Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Bahasa Indonesia tentang jenis kata

6,451 views

Published on

Bahasa Indonesia tentang jenis kata

Published in: Education
  • Be the first to comment

Bahasa Indonesia tentang jenis kata

  1. 1. KATA DALAM BAHASA INDONESIA BAHASA INDONESIA DOSEN : SUYATNO, S.Pd, M.Pd Di susun oleh : Puji Winarni Di Susun Oleh : Puji Winarni Kelas : 01SAKPM Ruang : 316 NIM : 2013121487 UNIVERSITAS PAMULANG FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI AKUNTANSI TANGGERANG SELATAN 2013/2014
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis senantiasa panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia tentang “Kata dalam Bahasa Indonesia”. Dengan selesainya tugas Bahasa Indonesia ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada : 1. Bapak Dosen Suyatno, S.Pd, M.Pd 2. Teman-teman yang telah membantu dalam bentuk dukungan Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari tugas ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Tanggerang Selatan, Desember 2013 Puji Winarni
  3. 3. DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Kata Dalam Bahasa Indonesia A. Pengertian Jenis kata B. Jenis-Jenis Kata 1. Kata Benda (Nomina) 2. Kata Kerja (Verba) 3. Kata Sifat (Adjektiva) 4. Kata Keterangan (Adverbia) 5. Kata ganti (Pronomina) 6. Kata Bilangan (Numeralia) 7. Kata Sambung (Konjungsi) 8. Kata Sandang (Artikel) 9. Kata Seru (Interjeksi) 10. Kata Depan (Preposisi) Daftar Pustaka
  4. 4. Kata Dalam Bahasa Indonesia A. Pengertian Jenis Kata Jenis kata adalah golongan kata dalam satuan bahasa berdasarkan kategori bentuk,fungsi dan makna dalam satuan sistem gramatikal. B. Jenis-jenis Kata Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia, kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori, yaitu: 1. Kata benda (nomina) Kata benda atau nomina adalah nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Contoh :  Rumah : Saya pulang dari rumah langsung menuju rumah nenek.  Puji : Puji mempunyai teman dekat bernama Munif.  Babi : Orang Islam tidak diperbolehkan makan daging babi.  Sepeda : Putri pergi ke sekolah naik sepeda.  Bunga : Tetanggaku suka menyiram bunga di depan rumahnya. 2. Kata kerja (verba) Kata kerja atau verba adalah kata yang menyatakan perbuatan atau pekerjaan. Bentuk-bentuk kata kerja : a. Bentuk kata dasar,misalnya : makan,minum,pulang,bicara,pergi,duduk,dll. b. Bentuk kata imbuhan,misalnya : meminum,bekerja,mendahului,berjalan,dll. c. Bentuk kata ulang,misalnya : berjalan-jalan,mengayun-ayun,meraba-raba,dll. d. Bentuk kata majemuk,misalnya : berkeras hati,bernain mata,bermain hati,dll. Contoh kata dan kalimatnya:  Membayar : Para pelanggan membayar dengan uang tuani.  Memupuk : Ayu Ting Ting memupuk tanaman di kebunnya.  Makan : Kelinci itu makan wortel.  Duduk : Siapa saja boleh duduk di kursi belakang.  Memanggil : Sonia memanggil Duma dengan suara keras. 3. Kata sifat (adjektiva) Kata sifat atau adverbia adalah kata yang menyatakan atau menerangkan sifat khusus,watak,atau menyifatkan benda atau yang dibendakan. Bentuk kata sifat : a. Kata sifat yang terbentuk dari kata dasar Contoh : cerdik,pintar,bodoh,muda,cantik,kurus. b. Kata sifat yang terbentuk dari kata ulang Contoh : warna-warni,muda-muda,tampan-tampan c. Kata sifat yang terbentuk dari frase Contoh : berhati mulia,berjiwa besar,baik hati d. Kata sifat yang terbentuk dari kata serapan
  5. 5. Contoh : primer,sekunder,tersier,aktivitas,produktif,amoral Contoh kata dan kalimatnya :  Jahat : Orang jahat akan dijauhi teman.  Nakal : Alif sangat nakal karena suka mencuri uang jajan milik temannya.  Serakah : Pak Jamil adalah orang paling serakah di kampungku.  Berhati mulia : Perempuan yang berhati mulia selalu jadi idaman laki-laki.  Muda-muda : Mereka adalah para lelaki yang muda-muda. 4. Kata keterangan (adverbia) Kata keterangan atau adverbia adalah kata yang memberi keterangan atau penjelasan pada kata sebelumnya. Bentuk-bentuk kata keterangan : a. Keterangan waktu : sedang,kemudian,sering,sekarang,nanti,sebentar b. Keterangan tempat : di,ke,dari,kemana c. Keterangan sifat dan jumlah : sangat,amat,terlalu,agak,mungkin Contoh kata dan kalimatnya :  Sekarang : Sekarang Della mempunyai suami.  Nanti : Ibu akan memasak telur balado nanti sore.  Agak : Agak susah mencari orang yang mau jujur.  Sebentar : Sebentar lagi Bu Romlah akan melahirkan anak pertamanya.  Mungkin : Eyang Subur mungkin tidak akan menceraikan istri-istrinya. 5. Kata ganti (pronomina) Kata ganti atau pronomina adalah segala kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda atau kata yang dibendakan. Menurut ciri atau karakteristiknya,kata ganti dibagi sebagai berikut: a. Kata ganti orang Kata ganti orang adalah kata ganti yang mengacu pada orang. o Pertama : saya,aku,daku,ku-,-ku,kami,kita. o Kedua : engkau,kamu,anda,dikau,-mu. o Ketiga : ia,dia,beliau,-nya,mereka. b. Kata petunjuk o Petunjuk umum : ini,itu o Petunjuk tempat : sini,situ,sana o Petunjuk ikhwal : begini,begitu c. Kata penanya Kata penanya adalah kata ganti yang dipakai untuk menandai suatu pertanyaan. Berikut beberapa contoh kata tugas : o Apa : menanyakan benda,barang,binatang o Siapa : menanyakan orang o Bagaimana : menanyakan keadaan atau proses o Dimana : menanyakan tempat o Kapan : menanyakan waktu o Berapa : menanyakan jumlah o Mengapa : menanyakan alasan Contoh kata dan kalimtnya :  Aku : aku sangat kecewa kepada Ibu, katanya mau datang ternyata tidak.
  6. 6.  Dia : Billy menyukai Sahnas, tapi dia tidak mau mengatakannya.  Siapa : Siapa orang yang mengintip itu ?  Ini : Ini makanan kesukaan kamu yang kemarin kubeli di Batam.  Engkau : Engkau adalah pujaan hatiku. 6. Kata bilangan (numeralia) Kata bilangan atau numeralia adalah kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya wujud (orang,binatang,barang) dan konsep. Berdasarkan bentuknya kata bilangan terbagi kedalam dua jenis yakni : a. Bilangan pokok : nol,banyak,beberapa b. Bilangan tingkat : kedua,pertama,ketiga,keempat Berdasarkan tentu atau tidaknya yakni : a. Bilangan tentu : satu,dua,tiga,empat,sebelas,sepuluh b. Bilangan tak tentu : beberapa,banyak,sedikit Contoh kata dan kalimatnya :  Satu : Ular yang berada di dalam karung itu bermata satu.  Kedua : Ajid menjadi juara kedua lomba melukis.  Limabelas : Setelah limabelas tahun lamanya, dia bertemu ayahnya.  Sebelas : Sebelas orang mengunjungi pantai Teleng Ria hari ini.  Beberapa : Beberapa anak muda akan melakukan baris-berbaris. 7. Kata sambung (konjungsi) Kata sambung atau konjungsi adalah kata yang bertugas menghubungkan dua kalimat menjadi satu kalimat yang utuh. Macam-macam kata sambung : a. Relasi penambahan atau penghubung : dan.serta,lagi,lagipula b. Relasi waktu : ketika,setelah,sejak,setelah itu c. Relasi sebab : sebab,karena d. Relasi akibat : sehingga,sampai-sampai,oleh karena itu,maka e. Syarat relasi atau syarat pengandaian : jika,apabila,asalkan f. Relasi pilihan : atau g. Relasi perbandingan : seperti,bagai,hak,laksana,ibarat,sedangkan h. Relasi korelatif : baik...maupun,tidak hanya...tetapi... i. Relasi penguatan : bahkan,apalagi j. Relasi rincian : yakni,adalah,yaitu,ialah k. Relasi penjelasan atau penegasan : bahwa Contoh kata dan kalimat :  Ketika : Orang itu menengok ketika ia dipanggil.  Dan : Sunny dan Jandi pergi ke Surabaya.  Karena : Olga giginya berlubang karena dia tak pernah gosok gigi.  Sejak : Sejak lima tahun yang lalu saya tinggal disini.  Atau : Kamu pilih dia atau aku sebagai kekasihmu. 8. Kata sandang (artikel) Kata sandang atau artikel adalah kata yang menentukan atau membatasi. Contoh : si,sang,hang,dang,para,yang,se,nya Contoh kata dan kalimat :
  7. 7.  Sang : Sang Pengantin akan di bawa ke depan.  Si : Si kancil sedang mencuri timun.  Para : Inul Daratista menyapa para penonton.  Sri : Sri Baginda Raja akan mengadakan sayembara untuk para prajurit.  Umat : Seluruh umat manusia akan meninggal di hari kiamat. 9. Kata seru (interjeksi) kata seru atau interjeksi adalah kata yang menyatakan kutipan perasaan atau emosi. Contoh : wow,wah,ah,oh,nah, Contoh kata dan kalimatnya :  Wow : Wow banyak sekali perhiasanmu!  Wah : Wah aku bisa makan enak hari ini !  Ah : Ah jangan saya terus yang jadi sasaran !  Oh : Oh jadi kamu perampoknya !  Nah : Nah kena sekarang kamu ! 10. Kata depan (preposisi) Kata depan atau preposisi adalah kata yang menghubungkan kata benda dengan kata lainnya. Jenis kata depan yakni : a. Kata depan asli : di,ke,dari b. Kata depan tidak asli : akan,demi,untuk,antara,daripada,dari luar,dari dalam,dari atas,di dalam c. Kata depan yang berupa kata kerja : hendak,sampai,menjelang,melayang Contoh kata dan kalimatnya :  Dari : Wendi keluar dari pintu belakang.  Ke : Kambing jantan itu berjalan ke padang rumput.  Di : Di atas pohon kelapa ada burung cendrawasih.  Hendak : Saya hendak menjenguk kakek yang sedang sakit.  Sampai : Sandi tenggelam sampai tak bisa bernafas.
  8. 8. DAFTAR PUSTAKA http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com http://wikipedia.org http://aristhaserenade.blogspot.com

×