Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

N3. (kopsin)

1,357 views

Published on

Published in: Spiritual, Business
  • Be the first to comment

N3. (kopsin)

  1. 1. KONSELING PSIKOLOGI INDIVIDUAL (KOPSIN)
  2. 2. <ul><li>Pengantar Konseling Psikologi Individual </li></ul><ul><li>Pandangan tentang manusia </li></ul><ul><li>Perkembangan kepribadian </li></ul><ul><li>Perkembangan kepribadian salah suai </li></ul><ul><li>Tujuan dan proses konseling </li></ul><ul><li>Teknik konseling </li></ul><ul><li>Kekuatan dan kelemahan konseling psikologi individual </li></ul><ul><li>Analisis kasus berdasarkan KOPSIN </li></ul>
  3. 3. Pengantar Konseling Psikologi Individual <ul><li>Tokoh: Alfred Adler </li></ul><ul><li>Adler menentang Freud secara terbuka dan menekankan berbagai faktor lain seperti: </li></ul><ul><li>Peranan pengalaman intrapersonal dlm perkembangan kehidupan manusia </li></ul><ul><li>Situasi sbg penentu tingkahlaku </li></ul><ul><li>Pembangunan dan pemeliharaan gambaran-diri (self-image) </li></ul><ul><li>Penjelasan secara luas mengenai posisi subjektivistik fenomenologis </li></ul>
  4. 4. Pandangan tentang manusia <ul><li>Manusia memiliki motivasi, t. jwb sosial dan kebutuhan untuk mencapai sesuatu </li></ul><ul><li>Tinglak individu ditentukan oleh lingk, pembawaan, dan ndividu itu sendiri </li></ul><ul><li>Tinglak ditentukan oleh bgmn indiv mempersepsikan kejadian </li></ul>
  5. 5. Perkembangan kepribadian <ul><li>Dasar kepribadian terbentuk usia 4-5 th </li></ul><ul><li>Manusia terlahir dg filling of inferiority selanjutnya felling of superiority </li></ul><ul><li>Berkembangnya sosial interest </li></ul><ul><li>  </li></ul>
  6. 6. TLSS <ul><li>Perasaan foi (felling of inferiority) yg tdk tertanggulangi karena: cacat, penganiayaan ortu, penelantaran </li></ul><ul><li>Pengaruh lingk ortu yg buruk/penolakan </li></ul><ul><li>Upaya mengejar superiority yg berlebihan </li></ul><ul><li>Terlalu keras/kaku </li></ul><ul><li>Perfeksionis </li></ul><ul><li>Sosial interest terganggu </li></ul><ul><li>Mengisolasi diri </li></ul>
  7. 7. Tujuan dan proses konseling <ul><li>Membantu ki mengubah konsep yang negatif tentang diri sendiri </li></ul><ul><li>Menstruktur dan menyadari life stylenya </li></ul><ul><li>Mengurangi penilaian negative ttg diri sendiri dan perasaan inferiority </li></ul><ul><li>Membangun sosial interest/ketertarikan sosial </li></ul>
  8. 8. Teknik konseling <ul><li>Membangun hub baik dengan klien </li></ul><ul><li>Proses pemahaman Life goal/tujuan Hidup dan Life style/gaya hidup </li></ul><ul><li>Mengembangkan Sosial interest </li></ul><ul><li>interpretasi </li></ul>
  9. 9. Kekuatan dan kelemahan konseling psikologi individual <ul><li>Kekuatan: </li></ul><ul><li>Bersifat konstruktif (merubah Foi  Fos) </li></ul><ul><li>Kelemahan: Sulit mengembangkan fos (felling of superiority)untuk klien yang mengalami cacat fisik </li></ul>
  10. 10. Analisis kasus berdasarkan KOPSIN <ul><li>Masalah-masalah klien timbul akibat kesimpulan-kesimpulannya yang berdasarkan logika pribadi, yang tidak sesuai dengan realita kehidupan sosial </li></ul><ul><li>Menurut Adler individu: </li></ul><ul><li>Berpikir-Berbuat-merasa(yang salah/negatif) membuat individu bermasalah) </li></ul>

×