Presentasi icw

733 views

Published on

Korupsi Politik; sebuah perantauan mental untuk proses pembelajaran. bagi warga bangsa.

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
733
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi icw

  1. 1. Evaluasi Dana Politik: Peluang bagi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch
  2. 2. Kriteria Pengaturan Dana Politik <ul><li>Political equality : Menciptakan Kesetaraan politik </li></ul><ul><li>Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas </li></ul><ul><li>Memberikan legitimasi bagi pemilu  ( excesses and abuses donations ) </li></ul><ul><li>Dapat mencegah electoral corruption? </li></ul><ul><li>Popular Support: Memberi insentif bagi mass-based party & dukungan masyarakat </li></ul><ul><li>Administrative Operability: Kemampuan managemen keuangan </li></ul>
  3. 4. Sumber Pemasukan <ul><li>Jenis sumbangan tidak jelas (uang, natura, hutang, diskon dan hibah ) </li></ul><ul><li>Penilaian atas sumbangan non kas dengan menggunakan harga pasar wajar </li></ul><ul><li>Sumber dana kampanye: Pasangan calon, parpol  soft money dan tdk terbatas </li></ul><ul><li>Larangan menerima dana kampanye dari instansi publik, badan hukum asing, penyumbang anonim . </li></ul><ul><li>Batas sumbangan dari individu (100jt) dan badan hukum (750jt) </li></ul>
  4. 5. Penyumbang Fiktif Pilpres Rp. 2,45M Rp. 9,35 M TOTAL Tidak ada temuan 11 perusahaan (Rp 8,25 miliar) Sumbangan yang berasal dari satu sumber tapi melalui beberapa perusahaan 3. 7 perusahaan (Rp 785 juta) tidak ada temuan Perusahaan yang dikategorikan tidak layak menyumbang berdasarkan kemampuan ekonomi 2. 6 Perush (Rp 1,665M) 2 Perusahaan (Rp 1,1 M) Perusahaan yang alamatnya tidak jelas/fiktif 1. Badan Hukum B. Rp. 175 jt Rp. 1,69 M TOTAL Tidak ada temuan 5 alamat (Rp 500 juta) Penyumbang yang hanya digunakan namanya sebagai penyumbang 3. Tidak ada temuan 7 Alamat (Rp 700 jt) Penyumbang yang tidak layak menyumbang dilihat dari sisi ekonomi 2. 2 alamat (Rp 175 jt ) 5 alamat (Rp 490 jt) Penyumbang yang alamatnya tidak jelas 1. INDIVIDU A. SBY - Jusuf Kalla Megawati – Hasyim Kategori Temuan No.
  5. 6. Kampanye & Alokasi Media <ul><li>Masa kampanye: berapa lama yg efektif? </li></ul><ul><li>Tim kampanye (terdaftar), Bgmn dng ‘Centers’ </li></ul><ul><li>Waktu yg sama beriklan  biaya iklan ditanggung oleh peserta pemilu? </li></ul><ul><li>Batas pemasangan kampanye media: </li></ul><ul><li>Utk harian max 1 halaman per minggu </li></ul><ul><li>Utk majalah, tabloid max. 2 hal setiap terbitan. </li></ul><ul><li>Utk TV max. 10 spot (30 detik) per hari. </li></ul><ul><li>Utk Radio max 10 spot (60 detik). </li></ul><ul><li>Peserta pemilu tidak dapat menggunakan jatah yang tidak digunakan oleh peserta pemilu lain. </li></ul>
  6. 7. Pengeluaran Dana Kampanye 667 2,414,254 1,605,823,200 PDS 2,764,998 n.a PBR 2,970,487 n.a PBB 2127 7,303,324 15,534,500,000 PAN 8,325,000 n.a PKS 4552 3,569,861 16,248,378,120 Haz - Agum 8,455,225 n.a Demokrat 1973 17,392,931 34,316,744,412 Amien – Sis 9,248,764 n.a PPP 3273 26,286,788 86,040,000,000 Wir-Sholah 11,989,564 n.a PKB 2122 31,569,104 85,940,551,128 Mega- Hasyim 5019 21,026,629 105,529,687,000 PDIP 1788 39,838,184 71,225,675,216 SBY – Kalla 3374 24,480,757 82,594,780,000 GOLKAR Biaya / pemilih Perolehan Suara Budget^ Kandidat Biaya / Pem lih Perolehan Suara Budget^ Partai* Dana Kampanye Pemilu Presiden Dana Kampanye Pemilu Legislatif
  7. 8. Larangan Kampanye Pemilu <ul><li>Pejabat publik dilarang berkampanye </li></ul><ul><li>Tdk menggunakan fasilitas publik yang melekat </li></ul><ul><li>Menjanjikan dan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih </li></ul><ul><li>Pemasangan alat peraga kampanye tidak boleh di tempat-tempat ibadah, RS, Gedung pemerintah, Lembaga Pendidikan, jalan protokol & Tol. </li></ul><ul><li>Calon DPD tidak boleh berkampanye utk Parpol dan sebaliknya </li></ul>
  8. 9. Managemen Dana Politik <ul><li>Rekening khusus dana kampanye </li></ul><ul><li>Saldo awal ? </li></ul><ul><li>Kewajiban mencatat setiap pemasukan kegiatan kampanye dan memelihara bukti2 keuangan (diatas 5 juta) </li></ul><ul><li>Standarisasi akutansi keuangan dan laporan yang terkonsolidasi. </li></ul><ul><li>Audit oleh akuntan publik 15hr  audit sesuai prosedur yg disepakati . </li></ul><ul><li>Bisa diakses oleh masyarakat. </li></ul>
  9. 10. Pengeluaran Dana Kampanye - 1 <ul><li>Definisi dan Batas Pengeluaran Kampanye </li></ul><ul><li>Limit pengeluaran dana kampanye dari partai politik, caleg dan capres </li></ul><ul><li>Pengeluaran diatas 1 juta menggunakan cek atas unjuk. </li></ul><ul><li>Kampanye yang dilakukan oleh pihak ketiga harus diakreditasi oleh KPU </li></ul>
  10. 11. Pengeluran Dana Kampanye - 2 <ul><li>Pengeluaran hanya boleh dilakukan oleh Kandidat atau Tim Kampanye </li></ul><ul><li>Batasan maksimal pengeluaran </li></ul><ul><li>Sumbangan, sedekah, zakat?? </li></ul>Mencegah proyek2 ‘populis’: 3 bulan sebelum dan 1 bulan setelah
  11. 12. Laporan Dana Kampanye <ul><li>Laporan awal rekening  sumber saldo awal </li></ul><ul><li>Periode laporan: persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian kampanye </li></ul><ul><li>Lap dana kampanye (Ps. 10): </li></ul><ul><li>Pemilu legislatif  60 H ke KAP + 30 H Audit </li></ul><ul><li>Pemilu Presiden  3 hari ke KPU + 15H Audit </li></ul><ul><li>Jika tidak melaporkan tidak ada sanksi </li></ul><ul><li>Pemilihan KAP  oleh siapa? </li></ul><ul><li>Sisa dana Kampanye diserahkan ke Partai, calon DPD </li></ul>
  12. 14. Formula Alokasi Kampanye Media <ul><li>Semua partai atau kandidat memperoleh jatah yg sama (Ceko, India, Meksiko) </li></ul><ul><li>Berdasarkan jumlah list kandidat (Jepang). </li></ul><ul><li>Berdasarkan jumlah kursi pd pemilu sebelumnya (Belgia, Yunani, Spanyol). </li></ul><ul><li>Gabungan dari formula2 diatas (Belanda, Israel, Turki). </li></ul><ul><li>Dilakukan oleh Komisi Penyiaran (Australia, Inggris). </li></ul><ul><li>Potensi saat ini  dukungan yang diperoleh, kemampuan menggalang dana </li></ul>

×