Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Fluida XII-IPA-III

3,127 views

Published on

nihh presentasi fisika tentang fluida, mari berbagi demi kebaikan bersama, sesama memerlukan harus saling membantu hee :)

Published in: Education
  • Be the first to comment

Fluida XII-IPA-III

  1. 1. Anggota kelompok : 1. Nur Maulida Ahniah 2. Pradhana Satria 3. Puti Salsa 4. Rachael Olivia Prasodjo FLUIDA
  2. 2. PENGERTIAN FLUIDA Fluida adalah zat yang dapat mengalir, yang terdiri dari zat cair dan gas. Ada fluida yang tak mengalir dan ada fluida yang mengalir. damn
  3. 3. FLUIDA DINAMIS  SIFAT UMUM GAS IDEAL  Aliran fluida dapat merupakan aliran tunak (STEADY ) dan tak tunak (non STEADY)  Aliran fluida dapat termanpatkan (compressibel) dan tak termanfatkan ( non compresibel )  Aliran fluida dapat berupa aliran kental (viscous) dan tak kental (non vicous)  GARIS ALIR ( Fluida yang mengalir) ada 2  Aliran garis arus (streamline)  Aliran turbulen
  4. 4. 1. Fluida Ideal Fluida ideal adalah fluida yang tunak,tak termampatkan,tak kental dan streamline (garis arus) Ciri – Ciri Fluida Ideal : 1.Aliran fluida dapat merupakan aliran tunak (steady) atau tak tunak (nonsteady) 2.Aliran fluida dapat termampatkan (compressible) atau tak termampatkan (incompressible) 3.Aliran fluida dapat merupakan aliran kental (viscous) atau tak kental (nonviscous) 4.Aliran fluida dapat merupakan aliran garis arus (streamline) atau aliran turbulen
  5. 5. 2. Persamaan Kontinuitas Debit adalah besaran yang menyatakan volume fluida yang mengalir melalui suatu penampang tertentu dalam satuan waktu tertentu. Debit fluida yang mengalir pada ketinggian tertentu dipengaruhi oleh gravitasi dan massa jenis air.
  6. 6. FLUIDA STATIK Fluida statik yang mempelajari gaya-gaya tekan cairan dalam keadaan diam. Cairan dalam keadaan diam maka tidak terdapat geseran baik antara lapisan cairan tersebut, maupun antara cairan dan batas padat.
  7. 7. 1. Tekanan Hidrostatik Keterangan: ph: Tekanan hidrostatis (N/m² atau dn/cm²) h: jarak ke permukaan zat cair (m atau cm) s: berat jenis zat cair (N/m³ atau dn/cm³) ρ: massa jenis zat cair (kg/m³ atau g/cm³) g: gravitasi (m/s² atau cm/s²) a. Tekanan mutlak dan tekanan gauge Tekanan gauge: selisih antara tekanan yang tidak diketahui dengan tekanan udara luar. Tekanan mutlak = tekanan gauge + tekanan atmosfer b. Tekanan mutlak pada kedalaman zat cair p0: tekanan udara luar (1 atm = 76 cmHg = 1,01 x 105 Pa)
  8. 8. 2. Hukum Pascal hukum pascal ditemukan oleh seorang filsuf dan ilmuwan Perancis, Blaise Pascal, yang menyatakan bahwa “Tekanan yang diberikan pada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan kesegala arah dengan sama besar”. Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah. Jika yang diketahui adalah besar diameternya, maka: Keterangan: F1: Gaya tekan pada pengisap 1 F2: Gaya tekan pada pengisap 2 A1: Luas penampang pada pengisap 1 A2: Luas penampang pada pengisap 2
  9. 9. 3. Hukum Archimedes Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair. Keterangan: Fa: gaya apung Mf: massa zat cair yang dipindahkan oleh benda g: gravitasi bumi ρf: massa jenis zat cair Vbf: volume benda yang tercelup dalam zat cair Mengapung, tenggelam, dan melayang Syarat benda mengapung: Syarat benda melayang: Syarat benda tenggelam:
  10. 10. 1. Terapung Benda terapun jika sebagian dari benda tercelup, sedangkan bagian yang lain berada di atas permukaan air. Volume benda yang tercelup V1 selalu lebih kecil daripada volume benda Vb . Jadi, massa jenis benda yang terapung lebih kecil daripada massa jenis fluida. 2. Melayang Pada benda melayang, besarnya gaya Archimedes FA=w . Jadi, syarat benda melayang adalah massa jenis benda sama dengan massa jenis zat cair. 3. Tenggelam Pada saat tenggelam, besar gaya Archimedes FA lebih kecil daripda berat benda mg. Dalam hal ini volume benda yang tercelup V1 sama dengan volume benda Vb . benda bertumpu pada dasar bejana sehingga ada gaya normal N sehingga berlaku : Benda akan tenggelam dalam fluida jika massa jenis benda itu lebih besar daripada massa jenis fluida. Prinsip Archimedes banyak diterapkan baik dalam teknologi maupun sains. Beberapa contoh peralatan yang bekerja berdasarkan hukum Archimedes adalah : hidrometer, kapal laut, galangan kapal, kapal selam, dan balon udara.
  11. 11. SOAL 1. Seorang anak hendak menaikkan batu bermassa 1 ton dengan alat seperti gambar berikut! Jika luas penampang pipa besar adalah 250 kali luas penampang pipa kecil dan tekanan cairan pengisi pipa diabaikan, tentukan gaya minimal yang harus diberikan anak agar batu bisa terangkat! 2. Pada gambar tersebut, G adalah generator 1.000 W yang digerakan dengan kincir angin, generator hanya menerima energi sebesar 80% dari air. Bila generator dapat bekerja normal, maka debit air yang sampai kekincir air Adalah …. 3. Minyak mengalir melalui sebuah pipa bergaris tengah 8 cm dengan kecepatan rata-rata 3 m/s. Cepat aliran dalam pipa sebesar …. 4. Debit air yang keluar dari pipa yang luas penampangnya 4cm2 sebesar 100 cm3/s. Kecepatan air yang keluar dari pipa tersebut adalah … 5. Air mengalir kedalam sebuah bak dengan debit tetap 0,5 liter/s. Jika bak tersebut berukuran 1x1x1 m3, maka bak tersebut akan penuh dalam waktu … menit.
  12. 12. PEMBAHASAN 1. Hukum Pascal Data : F1 = F F2 = Wbatu = (1000)(10) = 10000 N A1 : A2 = 1 : 250 2. Diketahui: Pg = 103watt ρg = 80% ρair = 0,8 ρair h = 10 m Ditanya Q = …. ? Pg = η.ρ.V.g.h 1000 = 0,8.103.V.10.10 V = 12,5.103m3 = 12,5L Q = V/t = 12,5 L/s 3. Q = π.R2.v = 3,14.16.10-4.3 = 0,151 m3/s = 151 liter/s 4. v = Q/A = 100/4 = 25 cm/s = 0,25 m/s 5. Q = 0,5 liter/s = 5.10-4 m3/s V = 1m3 A = 1m2 Ditanyakan: t = …. ? Jawab: t = V/Q = 1/5.10-4 = 2000 s = 33,3 menit

×