Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Mediakom40

1,776 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Mediakom40

  1. 1. MEDIAKOMKementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk SemuaISSN1978-3523EDISI40IDESEMBERI2012ODHABerhak PerolehJaminan KesehatanHanya 20%Remaja yang tahuHIV-AIDSmengenal, mencegah pertumbuhanHIV-AIDS
  2. 2. ETALASESUSUNaN REDakSI PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR:Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi,SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, AjiMuhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. AnitasariS.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, WayangMasJendra,S.Sn,Lu’ay,S.Sos,DodiSukmana,S.I.KomISEKRETARIAT:WaspodoPurwanto,EndangRetnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati,S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. IALAMAT REDAKSI: PusatKomunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna SaidBlok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002;021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.idlindungiwanita dan anakdari HIV/aIdSdrg. murti utami, mPHTernyata, wanita dan anak menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penularan HIV-AIDS. Merekatak berdaya untuk menolak atau menghindar. Dia sebagai korban orang lain yang tak bertanggungjawab. Wanita itu bisa ibu rumah tangga, istri yang baik-baik atau pekerja seks komersial (PSK). Iburumah tangga atau istri, karena tertular dari suami. Sedangkan PSK, karena tertular pelanggan kecannya.Ibu rumah tangga dan PSK, tak kuasa menolak permintaan laki-laki, dengan berbagai alasan.Anak juga menjadi korban berikutnya setelah ibunya terkena HIV-AIDS. Sebab, ibu yang menderita HIV-AIDS akanmenularkan kepada anak yang masih dalam kandungan. Anak, tidak punya pilihan, kecuali pasrah menjalanikeadaan. Ia tak kuasa menolak dan tidak tahu apa-apa.Untuk itu, peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2012 mengambil tema “lindungi wanita dan anak dari HIV-AIDS”.Upaya menggelorakan semangat seluruh masyarakat Indonesia untuk melindungi wanita dan anak dari HIV-AIDS.Upaya ini harus mendapat dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, LSM dalam negeri danluar negeri, Swasta, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat luas. Dengan bekerja sama dengan semuapihak, penanggulangan HIV-AIDS akan segera memperoleh hasil yang diharapkan. Secara utuh, dari berbagaisudut pandang persoalan HIV-AIDS, kami kemukakan dalam rubrik Media Utama.Selainitu,kamiketengahkanjugaberbagaiinformasiringandanmenariktentanghasilevaluasisementarahasilrisetjampersal, tip-tip hidup sehat pada rubrik info sehat, perkembangan BPJS dan perkembangan penanggulanganHIV-AIDS di beberapa daerah Indonesia. Selamat mambaca. Redaksi.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 3
  3. 3. SURATPEMBACAPERTANYAAN:Bagaimana cara mengurus danprosedur untuk mendapatkanKartu Jamkesmas yang barukarena kartu Jamkesmassaya hilang bersama dompetdan tas yang dicuri? Mohoninformasi karena sayasangat membutuhkan kartuJamkesmas tersebut?Terimakasih.Salam,dariSeorangpesertaJamkesmasJAWABAN:Sebelumnya kami turut prihatinatas kehilangan tersebut. Untukmengurus Jamkesmas tidaklahsulit. Berikut ini langkah-langkah untuk pengurusanKartu Jamkesmas yang hilang:Hal pertama, saudara membuatlaporan pengaduan kehilanganKartu Jamkesmas ke Kepolisian(Kantor POLSEK atau POLRESterdekat), sama seperti bilaAnda kehilangan SIM, STNKatau surat-surat pentinglainnya.Kemudian kedua, menghubungiPT Askes (Persero) KantorCabang terdekat di kota Andadengan membawa kelangkapanseperti: surat identitas (KTPatau lainnya), Kartu Keluargadan Laporan kehilangan dariKepolisian.Langkah ketiga, lalu PT Askes(Persero) Kantor Cabangterdekat akan menerbitkanSurat Keterangan PenggantiKartu karena tidak adapenggantian kartu baru lagi.Untuk informasi lebih lanjutdapat Anda tanyakan langsungke Kantor Cabang PT Askes(Persero) terdekat di kota Anda.Terima kasihKementerian Kesehatan.2164SIapa diaaktivis aidsIndonesiauntuk rakyatWisata KesehatanPenggerakPerekonomian56mengenal danmencegah pertumbuhanHIV-aIdSEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM4
  4. 4. DAFTAR ISIInFO SeHaTmitos dan Kontroversianak Susah makanPenularan HIV pada Ibu rumahTangga lebih Tinggi dari PSKdengan atau Tanpa Jarum Steril,Junkies Tetap ‘butuh’ nyuntikdunia Kerja Tak bersahabatpada Pasien HIV/aIdSbersepeda Cepat bantuatasi ParkinsonSTOP PreSS“CerdIK” langkah Penting CegahPenyakit Tidak menular Sehatdengan Sedekahapresiasi menkesdi Hari Kesehatan nasional 2012rumah Sakit Jangan Tolak Pasiendalam Keadaan daruratHanya 20%remaja yang tau hiv-aidsgerakan Indonesia bersihPerkembangan bPJSOrmas, dunia usaha danKemenkes sepakat Capai mdg’smedIa uTamamengenal, dan mencegahPertumbuhan HIV-aIdSHIV-aIdSmenkes: “rS Perlumenyiapkan diri menyongsongera baru Pembangunan Kesehatandi Tanah air”Penandatanganan SKblima menteri untuk TanggulangiHIV-aIdSOdHa berhak PerolehJaminan Kesehatanmengenali HIV aIdS lebih dalamYuk, dengar Pendapat remajatentang HIV-aIdSHentikan aIdS, lindungiPerempuan dan anak-anak6-1314-2021-3738-4748-4970-7168-6964-6756-6350-55daeraHFenomena HIV/aIdSdi Papua WaYabulaberita aIdSdi empat Provinsi di IndonesiabuSKI, di Hulu Sungai utaraKOlOmKubiarkan Tb merasuki TubuhkuragamIbu Selamat anak Sehat: Fokus HariKesehatan nasional ke-48Hasil Sementara Studi evaluatifImplementasi Jampersal, 2012menkes Harapkan Komitmenbersama Wujudkan JaminanKesehatan SemestaunTuK raKYaTWisata KesehatanJadi Penggerak PerekonomianKunjungan Kerja menteri Kesehatanke Provinsi nusa Tenggara barat &Jawa TengahProgram Internship dokterSIaPa dIaaktivis aids IndonesiareSenSIlenTeramenikmati bukan meratapi(bagian kedua)EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 5
  5. 5. INFO SEHATProblem kesulitan makan pada anak balitamerupakan hal yang cukup lazim. Salah satuproblem yang paling sering ditemui adalahkebiasaan pilih-pilih makanan atau biasadisebutpicky eater. Kebiasaan ini banyak dialamioleh anak balita ketika mereka mulai beralihmengonsumsi makanan cair ke padat. Banyakorang tua kerepotan ketika mereka menemukananaknya mogok makan atau hanya maumengonsumsi jenis makanan tertentu. Meskimasalah ini kadang membuat frustasi, tetapidemi kebaikan dan masa depan buah hati, hal initentu tidak boleh dibiarkan oleh para orang tuamITOS danKOnTrOVerSIanak Susah makanEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM6
  6. 6. Berikut adalah 14 informasi mengenai mitos-mitos,kontroversi dan fakta seputar masalah anak yangsulit makan dan yang pilih-pilih (picky eater) :      Anak saya makannya banyak tetapi tidakgemuk Fakta: Sebenarnya bila dicermati memang adaada anak tertentu yang mempunyai pola genetiktertentu yang mengakibatkan berat badannya sulit gemuk. Tetapihal ini diperberat oleh pemberian jumlah asupan makanan yangtidak optimal. Anak sulit makan sering bosan makan dan bosan susu. Fakta: Sebenarnya, saat anak tidak mau makan atau menolakbukan karena bosan, tetapi karena nafsu makan yang berkurang.Keadaan ini sering terjadi pada anak kesulitan makan dengangangguan fungsi saluran cerna seperti mudah muntah saatmenangis atau batuk atau mudah atau mudah mual saat disuapmakanan atau memasukkan tangan ke mulut. Saat terjadi keluhanmual, biasanya nafsu makannnya menurun. Pada saat inilahanak menutup mulut, menepis makanan atau menolak makananyang karena keluhan mual dan muntah tetapi dianggap bosanmakanan atau bosan susu.    Anak hingga usia 2-3  tahun hanya mau minum susu tidak maumakan nasi, sayur atau daging. Karena kesalahan orangtuaterlambat atau kurang mengenalkan makanan padat sejak dini. Fakta: Sebenarnya bukan karena kesalahan orangtua, padahalmereka sudah mengenalkan makanan padat tersebut padaanak saat usia tertentu. Tetapi karena pada anak sulit makanmengalami gangguan oral motor yang mengakibatkangangguan mengunyah menelan sehingga mereka akan pilihpilih atau menolak makanan dengan tekstur tertentu terutamayang berserat . Anak seperti ini hanya mau makanan yang tidakberserat dan yang crispy atau kriuk.    Anak makannya pilih-pilih atau Picky Eaters karena salahorangtua tidak pernah mengenalkan makanan bervariasi. Fakta: Sebenarnya bukan hanya karena kesalahan orangtua,padahal mereka sudah mengenalkan makanan padat makananyang bervariasi. Tetapi karena pada anak sulit makan mengalamigangguan oral motor yang mengakibatkan gangguanmengunyah menelan sehingga mereka akan pilih pilih ataumenolak makanan dengan tekstur tertentu terutama yangberserat seperti sayur, daging sapi atau nasi. Anak seperti inihanya mau makanan yang tidak berserat dan yang crispy ataukriuks seperti biskuit, kerupuk dan sejenisnya    Anak beratnya kurang dan kurus karena anak tidak bisa diamdan anak sangat lincah. Fakta: Pada anak dengan berat badan yang kurus terjadi bisakarena genetik yang juga karena nafsu makannya hilang timbulkadang baik kadang kurang. Karena asupan makanan yang tidakoptimal ini maka berakibat berat badan kurang. Anak aktif danbanyak gerak tidak akan berdampak dengan gangguan kenaikkanberat badan bila asupan makanannya baik. Banyak anak aktif dansangat lincah tetapi gemuk dan badannya bagus selama asupanmakanannya konsisten baik dalam jangka panjang.    Anak sulit makan adalah hal yang biasa karena masa-masanyananti juga akan membaik sendiri. Fakta: Memang sekitar 30% anak mengalami sulit makandengan penyebab tersering karena gangguan ketidakmatangansaluran cerna. Hal itu dialami pada usia di bawah 3-5 tahun. Diatas usia tersebut akan membaik. tetapi sekitar 70% anak tidakmengalaminya.Sehingga kalau dikatakan normal tidak sepenuhnya benarkarena sebagian besar anak tidak mengalami. memang nantiusia tertentu akan membaik bukan karena masa-masanya anaksulit makan tetapi pada usia tertentu sekelompok anak tertentumengalami hipersensitif atau ketidak matangan saluran cernasebagai penyebab utama sulit makan. Kalau dibiarkan kesulitanmakan disebabkan karena gangguan ketidakmatangan salurancerna akan membaik dengan sendirinya tetapi sebaiknya janganmenunggu usia tertentu membaik karena bila hal ringan ituterjadi akan banyak timbul komplikasi yang tidak disadari sepertigangguan kenaikan berat badan, anemia (kekurangan darah) ataudefisiensi zat besi dan berbagai gangguan lainnya.    Anak tidak mau makan jika makanan kesukaannya tidakdisediakan, atau hanya mau makanan yang itu-itu saja. Padausia ini otak anak mulai berkembang dan bisa memilih manayang disukainya dan mana yang tidak. Fakta: Sebenarnya anak pilih-pilih makanan bukan karena yangdisukai tetapi karena yang hanya mau makanan yang mudahdikunyah dan ditelan. Pda anak sulit makan mengalami gangguanoral motor yang mengakibatkan gangguan mengunyah menelansehingga mereka akan pilih pilih atau menolak makanan dengantekstur tertentu terutama yang berserat seperti sayur, dagingsapi atau nasi. Anak seperti ini hanya mau makanan yang tidakberserat dan yang crispy atau kriuk seperti telor, nugget dansejenisnya    Anak sulit makan dan pilih-pilih meniru pola makanorangtuannya dari mulai meniru pola makan lingkunganterdekatnya yang juga pilih-pilih makanan. Fakta: Anak sulit makan dan pilih-pilih meniru pola makanorangtuannya dari mulai meniru pola makan lingkunganterdekatnya yang juga pilih-pilih makanan. Tetapi karenapada anak sulit makan mengalami gangguan oral motor yangmengakibatkan gangguan mengunyah menelan sehinggamereka akan pilih pilih atau menolak makanan dengan teksturtertentu terutama yang berserat seperti sayur, daging sapi ataunasi. Anak seperti ini hanya mau makanan yang tidak berserat danyang crispy atau kriuks seperti telor, mi, nugget, biskuit, kerupukdan sejenisnya. Gangguan oral motor biasanya sering disebabkankarena gangguan fungsi saluran cerna seperti GER, alergi atauintoleransi makanan lainnya. Penderita alergi atau gangguangenetik lainnya seringkali diturunkan oleh salah satu orangtuanyaterutama yang wajahnya sama. Jadi bila salah satu orangtua yangEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 7
  7. 7. INFO SEHATwajahnya sama juga mempunyai problema kesulitan makanbukan karena meniru pola orangtua anaknya tetapi karenaproblema itu diturunkan secara genetik.    Anak sulit makan tidak mau atau sulit mencoba jenis makananbaru yang berbeda. Kondisi ini sering disebut denganneophobia, atau ketakutan untuk mencoba segala sesuatuyang baru. Fakta: Anak sulit makan bukan karena tidak mau atau sulitmencoba jenis makanan baru yang berbeda. Tetapi karenapada anak sulit makan mengalami gangguan oral motor atauoral hipersensitif. Gangguan itu mengakibatkan gangguanmengunyah menelan sehingga mereka akan pilih pilih ataumenolak makanan dengan tekstur tertentu terutama yangberserat seperti sayur, daging sapi atau nasi. Anak seperti inihanya mau makanan yang tidak berserat dan yang crispy ataukriuks seperti telor, mi, nugget, biskuit, kerupuk dan sejenisnya.Anak sulit makan juga mengalami oral hipersensitif ditandai sulitmakan makanan yang lengket, sulit makan makanan yang berasatajam seperti terlalu manis atau terlalu pahit biasanaya lebih sukayang agak asam.    Tidak ada jam makan Tidak adanya kedisiplinan waktu makan,pagi, siang, sore, dan kudapan di sela makan utama membuatanak bisa makan kapan saja tanpa kontrol. Fakta: Sebenarnya saat anak tidak mau makan atau menolakkarena selera makannya hilang timbul tidak menentu. Kadangmakan sulit pada hari dan jam-jam tertentu. Keadaan ini seringterjadi pada anak kesulitan makan dengan gangguan fungsisaluran cerna seperti mudah muntah saat menangis atau batukatau mudah atau mudah mual saat disuap makanan ataumemasukkan tangan ke mulut. Saat terjadi keluhan mual biasanyanafsu makannnya menurun. Pada saat inilah anak menutupmulut, menepis makanan atau menolak makanan yang karenakeluhan mual dan muntah tetapi dianggap bosan makananatau bosan susu. Gangguan mual yang mengakibatkan nafsumakan berkurang biasanya sering timbul saat pagi hari atausering diistilahkan morning sickness. Hal ini yang mengakibatkansebagian besar anak sulit makan lebih sulit makan saat pagihari, setelah pukul 10 dan diatasnya keadaan perutnya membaikbiasanya disertai nafsu makan agak membaik.    Komunikasi ibu-anak Jika ibu menyuapi anak balita denganpendekatan yang keliru, wajar jika anak menghindar saatwaktu makan tiba. Misalkan, ibu menjerit saking kesalnyakarena si anak tidak juga mau membuka mulutnya. Kebiasaansemacam ini membuat anak tak lagi menyenangi suasanamakan, apalagi makanannya. Fakta: Komunikasi dan suasana hati memang berpengaruhsaat makan, tetapi hal itu bukan yang utama. Kalaupun ituberpengaruh merupakan faktor yang memperberat bukanpenyebab utama. Anak sulit makan sering mengalami nafsumakan yang hilang. Sebenarnya saat anak tidak mau makan ataumenolak bukan karena bosan tetapi karena nafsu makan yangberkurang. Keadaan ini sering terjadi pada anak kesulitan makandengan gangguan fungsi saluran cerna seperti mudah muntahsaat menangis atau batuk atau mudah atau mudah mual saatdisuap makanan atau memasukkan tangan ke mulut. Saat terjadikeluhan mual biasanya nafsu makannya menurun. Pada saat inilahanak menutup mulut, menepis makanan atau menolak makananyang karena keluhan mual dan muntah tetapi dianggap bosanmakanan atau bosan susu. Dalam suasana hati yang baikpun,gangguan nafsu makan itu tetap tidak bagus, tetapi mungkinsuasana dan komunikasi yang buruk memang memperberatkeadaan yang sudah ada.    Peralatan makan yang terlalu tua, tidak menarik tidak bisamemancing selera makan. Fakta: Peralatan makan yang lucu, menarik mungkin akansedikit membantu problema sulit makan pada anak tetapi dalamkeadaan gangguan sulit makan yang tidak ringan cara itu tidakakan berhasil sama sekali. Anak sulit makan sering mengalaminafsu makan yang hilang. Sebenarnya saat anak tidak mau makanatau menolak bukan karena bosan tetapi karena nafsu makanyang berkurang. Keadaan ini sering terjadi pada anak kesulitanmakan dengan gangguan fungsi saluran cerna seperti mudahmuntah saat menangis atau batuk atau mudah atau mudah mualsaat disuap makanan atau memasukkan tangan ke mulut. Saatterjadi keluhan mual biasanya nafsu makannnya menurun. Padasaat inilah anak menutup mulut, menepis makanan atau menolakmakanan yang karena keluhan mual dan muntah tetapi dianggapbosan makanan atau bosan susu.Peralatan makan menarikpun kadang tidak akan memperbaikigangguan nafsu makan itu, tetapi mungkin peralatan yang tidakmenarik mungkin memang meperberat keadaan yang sudah ada.Yang penting adalah mencari penyebab mengapa gangguanpencernaan itu timbul dan bagaimana cara mengatasinya. Bilagangguan saluran cerna tersebut tidak diperbaiki tip memakaitempat makanan yang menarik tidak akan berdampak mengatasimasalah.    Beri makanan yang bentuknya menarik , ada mata, telinga ataubentuk gambar yang lucu-lucu. Fakta: Bentuk makan yang lucu atau menarik mungkin akansedikit membantu problema sulit makan pada anak tetapi dalamkeadaan gangguan sulit makan yang tidak ringan cara itu tidakakan berhasil sama sekali. Anak sulit makan sering mengalaminafsu makan yang hilang. Sebenarnya saat anak tidak mau makanatau menolak bukan karena bosan tetapi karena nafsu makanyang berkurang. Keadaan ini sering terjadi pada anak kesulitanmakan dengan gangguan fungsi saluran cerna seperti mudahmuntah saat menangis atau batuk atau mudah atau mudah mualsaat disuap makanan atau memasukkan tangan ke mulut. Saatterjadi keluhan mual biasanya nafsu makannnya menurun. Padasaat inilah anak menutup mulut, menepis makanan atau menolakmakanan yang karena keluhan mual dan muntah tetapi dianggapbosan makanan atau bosan susu.Bentuk makan yang tidak menarik mungkin kadangmengakibatkan gangguan nafsu makan itu, tetapi mungkinhal itu hanya meperberat keadaan yang sudah ada bukanEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM8
  8. 8. penyebab utama. Yang penting adalah mencari penyebabmengapa gangguan pencernaan itu timbul dan bagaimanacara mengatasinya. Bila gangguan saluran cerna tersebut tidakdiperbaiki tip menggunakan bentuk makan yang lucu ataumenarik mungkin tidak akan berdampak mengatasi masalah.    Anak sulit makan harus makan di pangkuan orangtua. Janganmembiasakan anak makan sambil berjalan berkeliling komplekrumah, bersepeda, atau menonton televisi. Fakta: Saat anak sulit makan kadang orangtua atau pengasuhterpaksa harus memberi makan saat anak bermain atau banyakbergerak. Beberapa rekomendasi menyebutkan bahwa saatmenyuap makan anak harus duduk manis dipangkuan orangtua.Tetapi sayangnya hal ini sulit dilakukan. Justru anak sulit makandengan gangguan saluran cerna biasanya mengakibatkan anaktidak bisa diam dan tidak bisa duduk lama. Anak sulit makan jugasering mengalami nafsu makan yang hilang.Sebenarnya saat anak tidak mau makan atau menolak bukankarena bosan tetapi karena nafsu makan yang berkurang.Keadaan ini sering terjadi pada anak kesulitan makan dengangangguan fungsi saluran cerna seperti mudah muntah saatmenangis atau batuk atau mudah atau mudah mual saat disuapmakanan atau memasukkan tangan ke mulut. Saat terjadi keluhanmual biasanya nafsu makannnya menurun.Pada saat inilah anak menutup mulut, menepis makanan ataumenolak makanan yang karena keluhan mual dan muntahtetapi dianggap bosan makanan atau bosan susu. Berbagaitip dan cara pemberian makanan pada anak sulit makantidak akan bermanfaat optimal bila tidak mencari penyebabmengapa gangguan pencernaan itu timbul dan bagaimanacara mengatasinya. Bila gangguan saluran cerna tersebut tidakdiperbaiki tip menggunakan bentuk makan yang lucu ataumenarik mungkin tidak akan berdampak mengatasi masalah.Penanganan terbaik atasi penyebabnya Proses makan terjadi mulai dari memasukkan makanan ke mulut,kemudian mengunyah dan menelan, sehingga ketrampilan dankemampuan sistem pergerakan motorik kasar di sekitar mulutsangat berperan dalam proses makan. Pergerakan motorik yangberupa koordinasi gerakan menggigit, mengunyah, dan menelandilakukan oleh otot di rahang atas dan bawah, bibir, lidah, danbanyak otot lainnya di sekitar mulut. Keterampilan dan kemampuan koordinasi oral motor ataukoordinasi pergerakan motorik kasar di sekitar mulut sangatberperanan dalam proses makan tersebut. Pergerakan moriktersebut berupa koordinasi gerakan menggigit, mengunyah danmenelan dilakukan oleh otot di rahang atas dan bawah, bibir,lidah dan banyak otot lainnya di sekitar mulut. Gangguan prosesmakan di mulut tersebut seringkali berupa gangguan mengunyahmakanan.Gangguan proses makan di mulut sering disertai gangguan nafsumakan yang makan yang tidak baik. Pengertian kesulitan makanadalah jika anak tidak mau atau menolak untuk makan, ataumengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minumandengan jenis dan jumlah sesuai usia secara fisiologis (alamiahdan wajar), yaitu mulai dari membuka mulutnya tanpa paksaan,mengunyah, menelan hingga sampai terserap dipencernaansecara baik tanpa paksaan dan tanpa pemberian vitamin dan obattertentu. Gejala kesulitan makan pada anak adalah (1) Memuntahkan ataumenyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulutanak, (2).Makan berlama-lama dan memainkan makanan, (3)Sama sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulutatau menutup mulut rapat, (4) Memuntahkan atau menumpahkanmakanan, menepis suapan dari orangtua, (5). Tidak menyukaibanyak variasi makanan atau suka pilih-pilih makan dan (6),Kebiasaan makan yang aneh dan ganjil. Gangguan oral motor dan nafsu makan yang berkurang seringdisebabkan karena gangguan fungsi saluran cerna.  Data yang adadi Picky Eaters Clinic Jakarta, sebagian besar penderita atau sekitar90 persen penderita sulit makan sering disertai gangguan alergidan hipersensitiftas saluran cerna. Berbagai tip dan cara pemberian makanan bagi anak ternyatakurang bermanfaat bila penyebab utama gangguan saluran cernapada anak sulit makan tidak diperbaiki. Ternyata saat dilakukanintervensi penanganan gangguan fungsi saluran cerna terdapatperbaikan diikuti membaiknya nafsu makan anak. EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 9
  9. 9. INFO SEHATPenularan HIV kini tidak hanya terjadi pada kelompokberisiko tinggi seperti pekerja seks dan pengguna narkobasuntik. Ibu rumah tangga yang selama ini dianggap tidakberisiko, malah lebih banyak terinfeksi dibandingkanpekerja seks.Tingginya kasus infeksi HIV, bahkan yang sudah berkembangmenjadi AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) padaibu-ibu rumah tangga diakui oleh Direktur Jenderal PengendalianPenyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) KementerianKesehatan, Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H,DTCE.«Jumlah kasus AIDS Januari-September 2012 pada ibu rumahtangga dan penjaja seks di seluruh Indonesia, berdasarkanpengakuan pasien dan berdasarkan laporan RS yang diterimaDitjen P2PL Kemenkes adalah 561 kasus pada ibu rumah tanggadan 128 kasus pada penjaja seks,» kata Prof Tjandra seperti ditulisRabu (5/12/2012).Kerentanan ibu-ibu rumah tangga yang selama ini dianggap tidakberisiko antara lain adalah ketimpangan gender yang membuatperempuan sulit mengontrol perilaku pasangannya. Otomatisjika perilaku pasangannya berisiko seperti suka membeli seks danpakai narkoba suntik, maka para istri ikut menanggung akibatnya.Dibanding pekerja seks, ibu rumah tangga juga dianggap lebihrentan terhadap penularan HIV karena minim perlindungan.Pekerja seks masih bisa memaksa pelanggannya untuk memakaiPenularan HIVpada IbuRumah TanggaLebih Tinggidari PSKkondom, sementara ibu rumah tangga karena berbagai alasansering tidak berdaya untuk meminta suaminya untuk memakaikondom saat berhubungan seks.Lebih memprihatinkan lagi, ibu-ibu yang tertular HIV olehsuaminya sendiri masih berisiko untuk menularkannya lagi padaanak-anak kandungnya. Akibatnya ibu-ibu rumah tangga dananak-anak yang tidak pernah pakai narkoba maupun membeliseks ikut menanggung akibatnya.«Peningkatan ibu rumah tangga menjadi keprihatinan karenaselalu diikuti oleh peningkatan kasus pada anak,» kata Dr Kemal NSiregar, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN)saat menghadiri peringatan Hari AIDS Sedunia yang diadakanoleh Durex dan komunitas BIke2Work di area Car Free Day, JlThamrin, Jakarta beberapa waktu lalu.Untuk mengurangi risiko penularan HIV pada ibu rumah tangga,Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menganjurkanagar perempuan memiliki posisi tawar dalam mengontrol perilakupasangannya. Bukan untuk urusan seks saja, tetapi juga perilaku lainyang berisiko menularkan HIV seperti menggunakan narkoba suntik.«Ibu rumah tangga harus bisa terbuka pada suaminya untukmeminta pertanggungjawaban suaminya secara setara. Kalauperilaku suaminya memang berisiko, ibu rumah tangga harusbisa meminta suaminya untuk periksa. Sama-sama periksauntuk memastikan ada penyakit atau tidak,» kata Inang Winarso,Direktur Pelaksana Pusat PKBI.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM10
  10. 10. Jakarta, Para junkies adalah kalangan yang rentan terkenaHIV/AIDS. Sebab salah satu penularan HIV/AIDS adalahmelalui jarum suntik yang tidak steril dan digunakan secarabergantian. Untuk itu perlu dilakukan pemutusan matarantai penularan HIV/ AIDS melalui jarum suntik.Karena itulah para junkies dianjurkan beralih ke metadon sebagaiupaya agar terlepas dari ketergantungan narkoba. Metadonmerupakan obat sintetis opioid yang memiliki efek sama denganopioid tapi tidak terlalu tinggi. Saat menggunakan metadon,para pasien akan tetap mendapatkan efek sebagaimana saatmengonsumsi opioid.«Tapi ketergantungannya akan diturunkan sesuai responstubuh, sehingga lama-kelamaan junkies itu akan sembuh dariketergantungan,» terang sukarelawan di Puskesmas Menteng,Bambang Sutrisno, dalam perbincangan dengan detikHealth,Rabu (4/12/2012).Menurut dia saat metadon diberikan, pasien juga mendapatkonsultasi dari para ahli. Terapinya pun berbeda-beda, antara 6bulan hingga 2 tahun. Selama kurun waktu terapi, dosis yangdiberikan bisa dinaikkan maupun diturunkan, disesuaikan dengankondisi tubuh yang bersangkutan. Karena itulah waktu terapinyabervariasi.«Saat mendapat terapi di puskesmas harus didampingi olehwali. Dulu saat diberi metadon, ada biaya Rp 5.000-Rp 15 ribu,tapi sekarang sudah gratis,» sambung pria yang akrab disapaBenkbenk ini.Menurut dia, metadon hanyalah salah satu bentuk terapi bagipara pecandu narkoba suntik atau IDU (Injecting Drug User).Sebab ada jalan terapi detoksifikasi, melalui jalur keagamaan dankonseling mental. Terapi apa yang akan dijalani dikembalikankepada para junkies.«Memang kalau junkie itu untuk metadon ada yang pasangbadan, nggak mau pakai. Ya itu tergantung keinginannya, kitanggak bisa paksa. Ada yang memilih melalui detox, obat lain, dansebagainya,» sambung Benkbenk.Saat mengonsumsi metadon, para junkies akan merasakanefeknya sekitar satu jam kemudian. Efek metadon dapat bertahanselama kurang lebih 24 jam, bahkan bisa mencapai 36 jam.Bandingkan dengan efek putaw yang hanya 3-4 jam, sehinggasetelahnya harus memakai lagi.«Treatment sampai 2 tahun. Dosisnya ada 200, 80, nanti diaturatau dikurangi sehingga nggak lagi tergantung. Di PuskesmasMenteng ada sekitar 150 orang yang menjalani terapi metadon,»tutur pria yang juga aktivis Komunitas Proklamasi ini ini.Pemberian metadon adalah legal karena ada payung hukumnyayakni Peraturan Menkes Nomor 494/Menkes/SK/VII/2006 tentangPenetapan Rumah Sakit dan Satelit Uji Coba Palayanan TerapiRumatan Metadon serta Pedoman Program Terapi RumatanMetadon.Holmberg (1996) secara kasar memperkirakan bahwa separuhdari infeksi HIV/AIDS terdapat pada pengguna jarum suntik.Secara global, sekitar 15,9 juta orang memakai narkoba suntikdan 3 juta di antaranya hidup dengan HIV. Data KementerianKesehatan, pada 2011 terdapat sekitar 42,4 persen prevalensi HIVdari pengguna jarum suntik. Angka ini menurun dari tahun 2007yang tercatat 52,4 persen. Namun angka ini harus terus mendapatperhatian. Telah ada upaya besar untuk meningkatkan layanan dampakharm reduction di Indonesia sejak 2006. Pendanaan untukmelaksanakan pencegahan HIV, pengobatan dan perawatansekarang tersedia untuk semua provinsi.Pemberian terapi metadon merupakan salah satu upayapengurangan dampak buruk (harm reduction) HIV/AIDS yangdigelar pemerintah. Pemberian jarum suntik steril pada parapecandu narkoba suntik adalah bentuk kegiatan harm reductionlainnya.Foto: Ilustrasi/ThinkstockDengan atau Tanpa Jarum Steril,Junkies Tetap ‘Butuh’ NyuntikEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 11
  11. 11. INFO SEHATTidak semua orang dengan HIV/AIDS (ODHA) adalah orang-orang yang gemar melakukanseks berisiko. Namun apapunpenyebabnya, pasien HIV/AIDS masihkerap didiskriminasikan. Bahkan untukmendapat pekerjaan agar mandiri dalamhidupnya, seorang ODHA sering kalikesulitan.Di tengah peringatan Hari AIDS seduniayang jatuh 1 Desember lalu, Xiao Qi(bukan nama sebenarnya) bergulatuntuk memperoleh haknya mendapatpekerjaan yang layak. Saat ini dia sedangdalam proses gugatan terhadap otoritaspendidikan yang menurutnya telahmenolak lamaran kerja karena dia adalahseorang dengan HIV positif.Gugatan yang dilayangkannya terhadapbiro pendidikan Kabupaten Jinxian diProvinsi Jiangxi, China memang belumsecara resmi terdaftar untuk ditangani.Xiao Qi mengajukan gugatan dipengadilan setempat pada 26 Novemberlalu.Pemuda ini bertekad untuk mendapatkankeadilan sehingga nekat mengajukangugatan. «Karena ini bukan hanya untuksaya, tapi untuk seluruh orang denganHIV/ AIDS yang rentan,» katanya sepertidikutip dari China Daily, Senin (3/12/2012).Pada Juni lalu Xiao telah lulus tes seleksimenjadi guru dengan nilai yang tinggi.Namun impiannya menjadi guru pupussetelah dalam tes kesehatan dinyatakanpositif HIV. Biro pendidikan setempatmendiskualifikasi pemuda tersebut.Itulah yang melatar belakangi Xiaomengajukan gugatan ke pengadilan.Dunia KerjaTak Bersahabatpada PasienHIV/AIDSKendati ada aturan hukum bahwa ODHAdan keluarganya memiliki hak untukbekerja, bersekolah, dan mendapatpelayanan kesehatan, namun diamengajukan gugatan dengan dipenuhiketidakoptimisan. Sebab Xiao bukanlahorang pertama di China yang mengajukangugatan tentang diskriminasi kerjaterhadap ODHA.780.000 Orang dari 1,3 miliar pendudukdi China diperkirakan hidup denganHIV/AIDS. Menurut data DepartemenKesehatan China, jumlah kasus yangdilaporkan hingga akhir Oktobermencapai 492.191, termasuk 68.802 kasusbaru pada tahun ini.Laporan Organisasi Buruh Internasional(ILO) serta Pusat Pengendalian danPencegahan Penyakit China pada 2010menyebut orang yang hidup dengan HIV/AIDS masih banyak yang mendapatkandiskriminasi kerja di China. Diskriminasi ituantara lain penolakan kesempatan kerjadan pengunduran diri paksa.Padahal berdasar peraturan tentangpencegahan dan penanganan HIV/AIDS pada 2006 di China, ODHA dankeluarganya memiliki hak hukum untukdilindungi, termasuk hak untuk menikah,perawatan kesehatan, dan pendidikan. Di Indonesia, Menkes Nafsiah Mboimenegaskan dirinya akan menindaktegas petugas kesehatan yang bersikapdiskriminatif atau memberi stigma kepadapenderita HIV/AIDS. Pemerintah Indonesiajuga gencar menyosialisasikan slogan‹Stop AIDS melalui Kesetaraan Genderuntuk Menghapus Segala Bentuk Stigmadan Diskriminasi›.Hingga September, jumlah kasus AIDS diIndonesia ada 39 ribu jiwa. Sementara itu3.541 kasus baru muncul pada Januari-September 2012. Papua merupakanprovinsi dengan kasus ODHA HIV/AIDStertinggi dengan angka 7.527 orang. DKIJakarta berada di peringkat kedua denganpengidap HIV/AIDS mencapai 6.299 orang,sedangkan Jawa Timur di tempat ketigadengan jumlah ODHA sebanyak 5.257orang.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM12
  12. 12. Bersepeda ternyata dapatbermanfaat untuk mencegahataupun mengobati penyakitParkinson, demikian menurutpenelitian terbaru yang dilakukanilmuwan dari Radiological Society ofNorth America di Chicago Amerika Serikat.Riset menunjukkan, bersepeda dapatmembantu memulihkan hubungan antaradaerah otak yang terkait dengan penyakit,dan meningkatkan koordinasi dankeseimbangan.Berdasarkan hasil pemindaian otak, parapeneliti menemukan bahwa mengayuhsepeda menyebabkan konektivitasyang lebih besar di daerah otak yangbertanggung jawab untuk gerakan padapasien Parkinson, terutama jika mengayuhdengan cepat melebihi rata-rata, meskipunkecepatan ayuhan bisa ditentukan olehmasing-masing individu.Para ahli memperkirakan bahwa sekitar7 sampai 10 juta orang di seluruh duniaterkena penyakit Parkinson, gangguankronis neurologis progresif yangmenyebabkan sel-sel saraf di otak yangmembuat dopamin secara perlahanhancur. Tanpa dopamin, otak tidak dapatmengirimkan pesan dengan benar,sehingga menyebabkan hilangnya fungsiotot.Gejala utama penyakit ini adalah gemetaratau tremor, otot kaku, dan gerakan fisikyang menjadi lambat, sampai kehilangankeseimbangan.Sebagian besar kasus terjadi setelah usia 50tahun, dan apabila bertambah parah maka akhirnya dapat menyebabkan masalahkognitif dan perilaku seperti demensia.Ketua penelitian Jay Alberts, ahli syaraf diCleveland Clinic Lerner Research Institute,mulai melakukan penelitian setelah iamelihat perbaikan pada pasien Parkinsonsetelah menempuh perjalanan jarak jauhbersepeda di Iowa. «Hal itu merupakantemuan yang tidak disengaja. Saat itu,saya mengayuh dengan cepat sehinggamengharuskan pasien mengayuh dengancepat juga,”kata Alberts dalam suatupernyataan. Penelitian ini melibatkan 26 pasienpenderita Parkinson berusia 30 hingga 75tahun. Efek olahraga diukur menggunakanalat bernama functional connectivitymagnetic resonance imaging (fcMRI). Alatini digunakan untuk mengukur perubahanoksigen darah di otak, untuk melihatseberapa aktif bagian otak yang berbedadan hubungannya satu sama lain.Para peneliti membagi pasien menjadidua kelompok. Satu kelompok mengayuhdengan kecepatan yang mereka tentukansendiri, sedangkan kelompok lainnyamengayuh pada tingkat kecepatan yangsudah ditentukan, yaitu dengan mengikutikecepatan sepeda motor.Hasilnya membuktikan bersepeda denganayuhan yang cepat dapat meningkatkanhubungan antara otak dengan gerakan,yang sangat baik untuk mencegah ataupunmengobati penyakit Parkinson. Hal inimenjadikan bersepeda dengan ayuhancepat disarankan dilakukan, mengingatkeefektifannya, serta biayanya yang murah.BersepedaCepat BantuAtasi ParkinsonEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 13
  13. 13. STOP PRESSApresiasi Menkesdi Hari KesehatanNasional 2012Tanggal 12 Nopember 2012lalu, Menteri Kesehatan RI,dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH,memimpin upacara peringatanHari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 yangbertema“Indonesia Cinta Sehat”dengansub-tema“Ibu Selamat Anak Sehat”dilapangan kantor Kemenkes, Jakarta.Upacara diikuti para pegawai KementerianKesehatan, yang berasal dari kantor pusatmaupun perwakilan unit pelaksana teknis(UPT), rumah sakit vertikal, organisasikemasyarakatan dan dunia usaha.Dalam sambutannya, Menkes menyatakanbahwa pembangunan kesehatan tidakmungkin berhasil tanpa dukungan, peranserta dan komitmen seluruh pemangkumenjaga, meningkatkan serta mencintaikesehatan sebagai perilaku sehari-haridengan menjaga dirinya agar sehatdan tetap sehat, dari dalam kandungansampai seumur hidup. Hal ini dilakukandalam rangka menciptakan kemandirianmasyarakat untuk hidup sehat.Usai pelaksanaan upacara, Menkesmembuka pameran foto HKN 2012, yangbertema selaras dengan peringatan HKNke-48, yaitu“Ibu Selamat Anak Sehat”.Dalam kegiatan tersebut, dipamerkanberbagai karya fotografi para pegawaiKementerian Kesehatan, juga dokumentasiberbagai unit di Kemenkes. Hal yangmenarik dalam pameran tersebutadalah keberadaan salah satu sudutPada tanggal 7 November2012 lalu, Direktur JenderalPengendalian Penyakit danPenyehatan Lingkungan,Kementerian Kesehatan RI, Prof.dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K). MARS,DTM&H, DTCE, menyampaikan presentasimengenai Pengendalian Penyakit diIndonesia, pada seminar Nasional yangdiselenggarakan oleh Persatuan SarjanaKesehatan Masyarakat (PERSAKMI) danPerhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia(PAEI) di Sulawesi Selatan.Dalam seminar tersebut Prof. Tjandramenjelaskan mengenai peran kesehatandalam MDGs 2015, kesehatan dalambentuk triple burden di Indonesia, sertamenggambarkan situasi epidemiologidan program penanggulangan berbagaipenyakit.Beliau juga menyampaikan pendekatanCERDIK yaitu Cek kesehatan secara teratur,Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga,Diet yang sehat, Istirahat yang cukupdan Kelola stress, sebagai upaya yangsangat penting dilakukan cegah penyakittidak menular. Selain hal penting lainseperti Penanggulanan masalah merokok,pengaturan diet garam, dan gula sertalemak.Dalam kesempatan itu Prof. Tjandra jugamelakukan diskusi dengan para pesertaseminar, yang membahas beberapa topik,seperti kondom dalam pencegahanHIV/AIDS, Indonesia sehat vs MDGs,pentingnya budaya setempat dalampenyuluhan kesehatan, Hertz immunity,dan kemampuan petugas kesehatan untukmemasarkan isu kesehatan ke pimpinandaerah, pihak legislatif, dan masyarakatumum.“CERDIK”Langkah PentingCegah PenyakitTidak Menularkepentingan dan seluruh lapisanmasyarakat. Karena itu, dalam peringatanHKN ke-48 tersebut, Menkes menyampaikanterima kasih dan apresiasi kepada semuapihak yang terus memberikan dukunganbagi suksesnya pembangunan kesehatan ditanah air tercinta.“Secara khusus, atas nama Pemerintahdan Rakyat Indonesia saya inginmenyampaikan terima kasih danpenghargaan yang setinggi-tingginyakepada setiap petugas dan tenagakesehatan yang melayani masyarakatdi daerah-daerah yang paling susah, digunung-gunung dan pantai, di daerahpedesan yang terpencil, bahkan dipulau-pulau, di daerah perbatasan,daerah-daerah di mana masyarakat secarakhusus membutuhkan sentuhan petugaskesehatan”, kata Menkes.Pada kesempatan tersebut, Menkesmengajak semua pihak, untuk memelihara,“in memoriam Ibu Endang RahayuSedyaningsih”, dalam rangka mengenangjasa almarhumah dalam pembangunankesehatan di Indonesia.Selain acara tersebut Menkes jugamelakukan penandatangan memorandumof understanding (MoU) antara Kemenkesdengan empat lembaga swadayamasyarakat (LSM) dan delapan pimpinandunia usaha.Selain itu, diselenggarakan pula malamresepsi pada hari yang sama denganagenda utama adalah pemberiantanda penghargaan Manggala KaryaBakti Husada, Ksatria Bakti Husada,Mitra Bakti Husada. Selanjutnya, akandiberikan pula penghargaan kepadaTenaga Kesehatan Berprestasi, InstitusiKesehatan Berprestasi, Perpustakaanterbaik di lingkungan Kemenkes RI, sertapengumuman pemenang lomba K3,kebersihan dan kerapihan.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM14
  14. 14. Mulai sekarang setiap warga negara Indonesia, tidakperlu lagi khawatir akan ditolak oleh rumah sakitmana pun. Hal tersebut ditegaskan oleh Menkes RI, dr.Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, dalam sambutannya padapembukaan Kongres XII Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia(Persi) dengan tema Stragtegi Rumah Sakit Menghadapi Arus KuatPerubahan sebagai Dampak Berlakunya Undang-Undang SistemJaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Akreditasi Nasional, d JCCJakarta, Rabu pagi (7/11).“Tidak dibenarkan rumah sakit manapun, baik rumah sakit milikpemerintah maupun swasta menolak pasien dalam keadaandarurat, dengan alasan apapun. Apalagi bila karena alasan tidakada biaya.”Demikian pernyataan Menkes RI.“Saat ini telah tersedia pelayanan asuransi kesehatan (Askes),jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), bahkan jaminankesehatan daerah (Jamkesda)”, Menkes menambahkan.Menkes juga menghimbau kepada seluruh dokter, baik dokterumum maupun spesialis, untuk menuliskan resep berdasarkanRumah Sakit Jangan TolakPasien Dalam Keadaan Daruratdaftar obat yang telah disetujui, khususnya bagi para pasien yangmerupakan peserta Askes, Jamkesmas dan Jamkesda.“Jangan karena alasan dokter lebih suka obat paten, maka pasiendibebani untuk membeli obat paten yang mahal dan belum tentuefikasinya melebihi obat generik yang sudah tersedia”, terangMenkes.Menkes menyatakan bahwa dalam proses peningkatan menujurumah sakit yang bermutu dan terakreditasi, maka rumah sakitharus berpegang teguh pada prinsip dasar memberikan perhatiansebesar-besarnya kepada pasien (patient centeredness) denganpilar utama keselamatan pasien (patient safety).Menurut Menkes, patient safety di rumah sakit hanya dapat dijaminjika rumah sakit memberikan pelayanan bermutu dan seluruhpetugasnya bersikap profesional, dan memberikan perhatian baikkepada pasien.“Marikitabangunsemangatuntukbanggamelayanidanberprinsippatient care”, ajak Menkes.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 15
  15. 15. STOP PRESSSTOP PRESSSampah hingga saat ini menjadipermasalahan yang krusial. Beberapadaerah begitu kesulitan dalammenangani hal ini. Setiap orangIndonesia rata-rata menghasilkan 0,5kg sampah/orang/hariDirektur Jenderal PengendalianPenyakit dan PenyehatanLingkungan, KementerianKesehatan RI, Prof dr Tjandra Yoga AditamaSpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, dalam RapatKoordinasi Nasional Gerakan IndonesiaBersih (GBI), di Jakarta, mengatakan untukGerakan Indonesia BersihHanya 20%remaja yang tau hiv-aids“Siapa yang tau berapa jumlah anak muda yang usia15-24 tahun di Indonesia?”, tanya Menteri KesehatanRI dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH saat berdialog denganpara wartawan pada Pekan Kondom Nasional 2012,Rabu (5/12), di Jakarta. Diketahui bahwa pendudukusia 15-24 tahun di Indonesia berjumlah 65 juta jiwa (28% darijumlah penduduk), dan hanya 20.6% yang tau tentang HIV-AIDS. Artinya hampir 80% anak muda/remaja rentan terinfeksiHIV karena kurangnya pengetahuan tersebut. Hal ini lah yangmenyebabkan meningkatnya angka HIV-AIDS di Indonesia.Seperti yang sering diutarakan Menkes pada rangkaian kegiatanHari AIDS Sedunia tahun 2012, bahwa peningkatan pengetahuantentang HIV-AIDS pada kelompok usia remaja terus diupayakan.Pengetahuan bukan hanya mengenai HIV-AIDS, tetapi jugapendidikan tentang kesehatan reproduksi dan bahaya Napza. Usiaini sangat rentan terhadap infeksi HIV, karena terbukti pengidapAIDS sebagian besar berusia 20-29 tahun. Artinya orang-orangmuda ini terinfeksi HIV pertama kali pada 5 tahun sebelumnya,yaitu antara usia 15-24 tahun.Pengendalian dan pencegahan infeksi HIV butuh kerjasamasemua pihak baik orang tua, guru, dan juga media/wartawanuntuk berperan penting dalam memberikan informasi mengenaiHIV dan AIDS.“Disini lah peran Saudara untuk memberikan informasi yangbenar dan lengkap kepada generasi muda agar tidak berperilakuberisiko”, pesan Menkes kepada wartawan yang hadir.Peran semua masyarakat selain media masa dan guru, perusahaandan distributor kondom yang bekerjasama dengan KomisiPenanggulangan AIDS Nasional (KPAN) juga memegang peranpenting dalam pengendalian HIV AIDS. Ini bukan hanya masalahkondom, tapi menyangkut pencapaian MDGs. Pengetahunpenggunaan kondom yang benar pada masyarakat khususnyaremaja, dilakukan untuk mencegah perilaku berisiko.“Upaya kita komprehensif, di hulu itu yang paling penting”, tegasMenkes.Hal yang paling merisaukan adalah meningkatnya angka penyakitkelamin pada usia muda dan ibu-ibu yang mayoritas adalah iburumah tangga. Bila ibu hamil yang menderita penyakit kelamin,maka bayi yang dilahirkannya nanti akan mengalami kecacatan.Faktanya, ibu-ibu rumah tangga tersebut terinfeksi HIV bukankarena selingkuh atau menggunakan narkoba, melainkan tertulardari suami mereka. Ini lah mengapa peran laki-laki sangat pentinguntuk melindungi diri dan pasangannya. Lelaki yang terinfeksi HIVakan menimbulkan dampak pada kesehatan keluarganya.Mengendalikan dan melakukan pencegahan infeksi baru HIVmerupakan upaya yang akan berpengaruh terhadap peningkatanangka kesakitan penyerta AIDS yaitu TBC, selain itu jugaberpengaruh terhadap angka kematian ibu dan bayi. (Eci)mengatasi pengelolaan sampah perludilakukan 3R yaitu, reduce: kurangi jumlahsampah, reuse: sedapat mungkin jangangunakan bahan yang sekali pakai buang,tapi dapat digunakan kembali, dan recycle:sampah organik dapat diolah kembalimenjadi pupuk.“Untuk mewujudkan GBI diperlukanbeberapa tahapan kegiatan sepertiquick wins, perubahan paradigma, dankeberlanjutan”, ujar Prof. Tjandra.Dari sudut pandang kesehatanProf. Tjandra menambahkan bahwapengelolaan sampah dan sanitasi dapatdilakukan oleh Rumah Sakit, Puskesmas,apotek, dan laboratorium, dengankegiatan yang meliputi, sosialisasipedoman yang telah ada, penyiapansarana kebersihan, pelaksanaankebersihan, evaluasi, dan penilaian.Pada acara Rapat Koordinasi NasionalGerakan Indonesia Bersih (GBI), dibukaoleh Wakil Presiden RI, Dr. Boediono. Acaraini mengusung tema“Menjaga KebersihanCerminan Harkat, Martabat dan Harga DiriBangsa”.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM16
  16. 16. PerkembanganBPJSDiterbitkannya Undang-Undang (UU) Nomor24 Tahun 2011 tentangBadan PenyelenggaraJaminan Sosial (BPJS) yangmerupakan turunan dari UU Nomor 40Tahun 2004 tentang Sistem JaminanSosial Nasional (SJSN) menjadi tonggaksejarah pelaksanaan sistem jaminan sosialsecara komprehensif dan terintegrasi diIndonesia.Pada Pasal 1 ayat (1) Undang UndangNomor 24 Tahun 2011 tentang BPJSmenyebutkan bahwa BPJS adalahbadan hukum yang dibentuk untukmenyelenggarakan program jaminansosial. BPJS yang dimaksud terdiri dariBPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.Selanjutnya, dalam ayat (2) dijelaskanbahwa jaminan sosial adalah salahsatu bentuk perlindungan sosial untukmenjamin seluruh rakyat agar dapatmemenuhi kebutuhan dasar.BPJS Kesehatan sendiri merupakan hasiltransformasi dari PT Askes (Persero)yang berfungsi menyelenggarakanprogram jaminan kesehatan, sedangkanBPJS Ketenagakerjaan merupakan hasiltransformasi dari PT Jamsostek (Persero)yang berfungsi menyelenggarakanprogram jaminan kecelakaan kerja,program jaminan hari tua, programjaminan pensiun dan program jaminankematian. BPJS Kesehatan dan BPJSKetenagakerjaan akan mulai beroperasipada 1 Januari 2014. Dengan terbentuknyakedua BPJS tersebut nantinya jangkauankepesertaan program jaminan sosial akandiperluas secara bertahap.Dalam hal ini PT Jamsostek (Persero)yang harus bertransformasi menjadi BPJSKetenagakerjaan tentu harus menyusunserta merumuskan sistem dan proseduroperasional yang diperlukan untukberoperasinya BPJS Ketenagakerjaan.Secara umum, transformasi Jamsostekke BPJS Ketenagakerjaan menyaratkanhasil pengelolaan dana jaminan sosialdipergunakan seluruhnya untukpengembangan program dan sebesar-besarnya demi kepentingan peserta.Jamsostek juga terus melakukan ekspansidalam pelayanan dan peningkatanmanfaat tambahan untuk pekerja peserta,selain yang didapat dari empat programjaminan sosial. Bantuan uang mukaperumahan serta pembangunan rumahpekerja terus ditingkatkan.Sedangkan untuk masalah pelayananjaminan kesehatan bagi pekerja akandilimpahkan dari Jamnsostek ke BadanPenyelenggara Jamainan Sosial (BPJS)Kesehatan yaitu Askes mulai 2014.Dalam proses transisi ini, pemerintahmenjamin tidak akan ada perubahanpelayanan dalam jaminan kesehatan dariJamsostek. Pelayanan juga tidak akanterganggu dengan adanya pelimpahanpengurusan dan pengelolaan jaminankesehatan pekerja. Pada saat ini samapai2013 akan terus dilakukan inventarisasidan pencocokan data. Siapa saja pesertalayanan kesehatan Jamsostek yangakan ditangani BPJS Kesehatan. Dengandemikian, pada hari pertama di tahun2014, semuanya sudah bisa dilayanimaksimal.Walaupun mempunyai pembagian tugasyang jelas, Askes dan Jamsostek tetapbekerja sama membangun Rumah Sakit(RS) Pekerja yang juga bisa digunakan olehmasyarakat umum di KBN Cakung, Jakarta.Penandatanganan nota kesepahaman(MoU) terkait hal dilakukan di KementerianBUMN Jakarta, Senin 24 September 2012.Nilai investasi pembangunan rumah sakityang dibangun di lahan milik KBN seluas2,1 hektare ini diproyeksikan berkisarRp 200 miliar dan beroperasi akhir 2013.Sambil menunggu pembangunan RSPekerja di Cakung dan kawasan lainnyaselesai, Jamsostek dengan kemampuanpendanaannya juga akan membangunpoliklinik plus di 200 titik sentra/merupakan konsentrasi para buruh.Namun, kesiapan infrastruktur menjaditidak berarti tanpa adanya aturan turunanBPJS. Seharusnya saat ini pemerintahsudah mulai bergerak untuk menerbitkanaturan turunan UU BPJS yang berjumlah16 aturan. Sayangnya, menurut AnggotaKomisi IX DPR dari Fraksi PKS, pemerintahsulit menuntaskan 16 regulasi turunanEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 17
  17. 17. STOP PRESSSTOP PRESSUU BPJS sesuai tenggat waktu yangditetapkan.Proses transformasi dari Jamsostekke BPJS juga akan dipantau oleh BPK.Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)Bahrullah Akbar mengatakan, sesuai tugasdan kewenangan, BPK akan memberikanpertimbangan terhadap rancangan sistemdan pengendalian internal pemerintahsebelum BPJS Ketenagakerjaan terbentuk.Saat ini hasil pemeriksaan BPKmenemukan beberapa masalah pentingdalam proses transformasi Jamsostekmenjadi PBJS Ketenagakerjaan. Hasilpemeriksaan, di antaranya terkait masalahevaluasi kebutuhan pegawai serta bebankerja dalam program jaminan hari tua(JHT). Selain itu menyangkut pengelolaandata peserta JHT serta pembenahansistem teknologi informasi yangmendukung keandalan data tersebut.Menurut Bahrullah Akbar, terdapatinefisiensi pada Jamsostek dalammemberikan perlindungan denganmembayarkan santunan JHT. Selainitu juga ada beberapa permasalahandalam distribusi manfaat bagi pesertaJamsostek. Terkait hal ini, BPK sudahmemberikan sejumlah rekomendasi terkaithasil pemeriksaan/temuan. BPK jugamemberikan masukan untuk dijadikanpertimbangan dalam penyusunanperaturan pelaksana dari Undang-UndangNomor 24 Tahun 2011 tentang BPJSmaupun peraturan teknis lainnya.Sementara itu, Direktur Utama JamsostekElvyn G Masassya menyambut baik inisiatiBPK sebagai lembaga pemeriksa keuanganatau auditor negara. Kami di Jamsostekakan tindak lanjuti masukan BPK. Terutamasoal efisiensi penyaluran dana JHT yangsaat ini nilainya terus menyusut, karenasudah ada pencairan dari peserta, katanya.Menurut dia, untuk meningkatkan efisiensiterhadap peserta, ke depannya BPJSKetenagakerjaan akan mengarahkanpelayanan berbasis teknologi. Layananakan cenderung mengedepankanpenggunaan teknologi pendukung,seperti registrasi kepesertaan secaraelektronik (e-registration), pembayaraniuran secara elektronik (e-payment)serta penyaluran klaim secara elektronik(e-claim). Elvyn juga menegaskan bahwaselama dua tahun persiapan menjelangperubahan menjadi BPJS Ketenagakerjaan,Jamsostek akan menambah gerai (outlet)hingga menjangkau 440 kabupaten/kota di Indonesia. Hal ini dilakukan untukmemudahkan akses pekerja/perusahaanterhadap pelayanan Jamsostek atau BPJSKetenagakerjaan.Dukungan terhadap BPJS juga disampaikan oleh Menag BUMN DahlanIskan. Beliau merasa yakin BadanPenyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)bisa dilaksanakan pada Januari 2014,untuk memberikan jaminan kesehatanbagi seluruh masyarakat. Di sisi lain,pemerintah daerah diharapkan dapatmendata masyarakat dari sektor nonformal, agar segera dapat terwujud healthuniversal coverage. Pada salah satukesempatan beliau mengatakan mulai2014 seluruh rakyat Indonesia mendapatjaminan kesehatan . PT Askes (Persero)sudah sangat siap sebagai BPJS yang tidakhanya mengelola jaminan kesehatan PNSdan pensiunan saja, tetapi akan mengelolajaminana kesehatan untuk seluruh rakyatIndonesia.Di sisi lain, PT Jamsostek (Persero) sudahberencana untuk memperbanyak kanal-kanal distribusi pelayanan di seluruhIndonesia mulai 2013. Hal ini dilakukanuntuk menjangtkau sekitar 20 juta pekerjaformal di perusahaan yang hingga kinibelum terlindungi program jaminansosial. Direktur Kepesertaan Jamsostekmengatakan, dari total sekitar 33 jutapekerja formal secara nasional, yang aktifmenjadi peserta program jaminan sosialyang diselenggarakan Jamsostek barusekitar 11 juta orang. Sementara daripekerja sektor informal atau peroranganmasih di bawah satu juta orang. Sisanyasekitar 20 jutaan pekerja formal hinggakini sama sekali belum tersentuh programJamsostek. Padahal mereka memiliki hakuntuk ikut program-program Jamsosteksesuai amanat Undang-Undang Nomor 3Tahun 1992.Masih rendahnya kesadaran perusahaandan pekerja terhadap pentingnya programJamsostek ini menjadi salah satu kendalabelum optimalnya jumlah kepesertaandi Jamsostek. Untuk itu Jamsostek akanmengintensifkan sosialisasi programjaminan sosial dan manfaatnya sertamemperbanyak kanal-kanal distribusipelayanan di seluruh Indonesia. Diantaranya memperbanyak kantor unitlayanan, selain kantor cabang. Jamsostekakan menjalin kerja sama dengan berbagaiinstansi untuk membuka unit-unitpelayanan bagi peserta tersebut.Sebelumnya, Direktur Utama JamsostekElvyn G Masassya mengatakan, kantorcabang PT Jamsostek (Persero) siapmengunjungi perusahaan-perusahaansebagai upaya jemput bola untukmeningkatkan kepesertaan. Apalagihingga saat ini belum seluruh pekerja diperusahaan menjadi peserta programjaminan sosial yang diselenggarakanJamsostek. Dalam hal ini ke depan,seluruh jajaran di Jamsostek tidak hanyamenunggu di kantor. Namun turun kelapangan melakukan pendekatan keperusahaan-perusahaan. Saat ini jumlahEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM18
  18. 18. pekerja formal di perusahaan swasta danBUMN yang menjadi peserta Jamsosteksebanyak 11,1 juta orang. Padahaldiperkirakan pekerja formal tersebutsecara nasional mencapai 33 juta orang.Sementara itu, PT Askes (Persero)diingatkan untuk memperhatikan masalahdata kepesertaan sebelum bertransformasimenjadi Badan Penyelenggara JaminanSosial (BPJS) Kesehatan pada 1 Januari2014, terutama terkait penerapan sistemdata kepesertaan dan pelayanan yangberbasis teknologi informasi (TI). KetuaDewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN)Chazali H Situmorang mengatakan,sistem berbasis TI harus sudah diterapkansebelum Askes bertransformasi menjadiBadan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Kesehatan. Hal ini bertujuan agarprogram jaminan kesehatan untukmasyarakat luas bisa dilaksanakan denganbaik. Jika tidak didukung sistem berbasisTI, maka BPJS Kesehatan berpotensimengalami kebangkrutan.Pihaknya kerap mengingatkan kepadaAskes agar TI diperhatikan, karena bisaterjadi peserta ganda, yang berartipembayaran berlapis. Lama-lamamasalah ini bisa membuat bangkrut BPJSKesehatan. Menurut Chazali, saat ini DJSNtengah mengharmonisasikan sisteminformasi jaminan kesehatan nasional.Selama ini, data pelaksanaan programjaminan kesehatan di Indonesia belumterintegrasi. Data peserta di seluruhpenyelenggara jaminan kesehatanbelum terhimpun dengan baik. Padahalbagian terpenting dalam manajemendan penyelenggaraan jaminan kesehatanyang efektif terkait sistem informasiyang terintegrasi. Sistem ini dapatmengharmonisasikan data pesertaprogram jaminan kesehatan dengan datadari Kementerian Dalam Negeri yangberdasarkan nomor induk kependudukan(NIK). Namun, NIK juga belumdisinkronisasi sebagai identifikasi pesertauntuk para peserta program jaminankesehatan. Padahal sistem informasijaminan kesehatan ini harus menjadilokomotif pelaksanaan sistem jaminansosial nasional (SJSN) secara keseluruhan,katanya.Sementara itu, Wakil Menteri KesehatanAli Gufron memastikan, BPJS Kesehatantetap akan beroperasi pada 1 Januari 2014meski belum ada harmonisasi data dansistem TI yang baku. Apalagi penerapansistem TI tidak mudah, karena banyakmodel yang harus disesuaikan dengankebutuhan. Apalagi sistem TI mencatatdata dan transaski yang ada. Beliaulantas membantah bahwa akibat belumdiharmonisasikannya sistem informasi padasaat BPJS Kesehatan, maka pelaksanaanprogram jaminan kesehatan bersifat ujicoba (trial and error). Apalagi dalam masatransisi pasti membutuhkan penyesuaian,seperti dalam pelaksanaan e-KTP.Menurut Ali Gufron, sistem TI merupakantulang punggung dalam pelaksanaanBPJS Kesehatan. Karena itu harus menjadiprioritas. Apabila sistem ini sudah bisadibangun, maka akan memudahkanpengintegrasian dengan program-program jaminan sosial lainnya, misalnyaterkait masyarakat yang tergolongpenerima besaran iuran (PBI) yang bisaberubah-ubah karena perubahan statussosial seseorang. Beliau menambahkan,yang semula miskin, bisa saja suatu saatmasuk dalam kelompok mampu. Atau,yang tadinya tidak miskin, karena sesuatuhal masuk dalam jurang kemiskinan.Jadi, dengan kata lain, PBI bisa siapa saja.Karenanya, harus ditopang dengan sistemIT agar PBI benar-benar sesuai sasaran.Beliau menyebutkan, PBI 2014 sendiritercatat sebanyak 86,4 juta orang miskindan berpendapatan rendah. Artinya ada40 persen masyarakat dengan penghasilanterendah hasil identifikasi Badan PusatStatistik (BPS) dan Tim Nasional PercepatanPenanggulangan Kemiskinan yang masukdalam catatan PBI. Data ini akan diperbaruitiga tahun sekali.Dengan kondisi seperti sekarang ini, tentusaja BPJS kesehatan dan ketenagakerjaansangat dibutuhkan oleh masyarakat.Namun dalam pelaksanaannyamasih ditemui hambatan-hambatanyang mengganggu jalannya prosestransformasi. Oleh karena itu, sebagaiwarga negara Indonesia, kita harus tetapoptimis dan mendukung adanya BPJSkesehatan dan ketenagakerjaan.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 19
  19. 19. Berkaitan dengan hal tesebut diatas, Menteri Kesehatanbersama beberapa Pimpinan Organisasi Masyarakat(Ormas) dan Mitra Dunia Usaha menandatanganikesepakatan bersama di bidang kesehatan, Senin(12/11) di Jakarta. Kesepakatan tersebut merupakankomitmen Ormas dan Dunia Usaha untuk mendukung danberperan aktif dalam pembangunan kesehatan, khususnya padapencapaian indikator MDG’s.Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Menkesdan Ormas dilakuan oleh Muhammad Jusuf Kalla selaku KetuaUmum (Ketum) Dewan Masjid Indonesia, M.Faqih Ridha KetumYayasan Jaringan Pesantren Nusantara, Anindyati SulasikinMurpratomo Ketum Yayasan Amal Bhakti Ibu Indonesia, dan M.Akbar Kepala Bidang Pengkaderan Himpunan Mahasiswa Islam.Sedangkan dari dunia usaha, penandatanganan dilakukan olehGatot M. Suwandono Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia,Dyah Anita Prihapsari Ketum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia(IWAPI), Mada Shinta Dewi Presiden Direktur PT. Johnson &Johnson Indonesia, Sandeep Sur Direktur PT. Novo NordiskIndonesia, Daniel Podiman Direktur Utama PT. Express TransidoUtama Tbk, dan Bambang Sutantio Direktur PT. Cisarua MountainDairy (Cimory).Menteri Kesehatan dr.Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH dalam kesempatantersebut memaparkan fokus kegiatan Ormas dan Dunia Usahadalam pembangunan kesehatan. Ormas fokus pada promosikesehatan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan tempatibadah, sekolah, dan pesantren dalam berperilaku hidup bersihdan sehat (PHBS) serta Desa Siaga Aktif. Sedangkan Dunia Usahafokus pada peningkatan kesehatan Ibu, penurunan kematiananak, peningkatan status gizi masyarakat, pengendalian penyakitHIV dan AIDS, penyehatan lingkungan dan pengendalian penyakittidak menular.Pembangunan kesehatan tidak mungkin dilaksanakan sendirioleh jajaran kesehatan, begitu pula Jaminan kesehatan Semestahanya mungkin terwujud jika didukung oleh seluruh jajaranpemerintah dan swasta serta masyarakat.“Pada kesempatan yangberbahagia ini saya mengajak dunia usaha, ormas, dan seluruhSTOP PRESSSTOP PRESSlapisan masyarakat agar berperan positif dalam mewujudkanjaminan kesehatan semesta”, ujar Menkes.Demi terwujudnya jaminan kesehatan semesta atau yang disebutuniversal health coverage, Pemerintah sedang menyiapkanpelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional Bidang Kesehatanbaik regulasi, sarana dan prasarana serta sumber daya manusiadan kegiatan sosialisasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) No. 40 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Nasional(SJSN) dan UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan PenyelenggaraanJaminan Sosial (BPJS). Diharapkan tahun 2019 jaminan kesehatansemesta ini sudah dapat terwujud di Indonesia.“kita sebagai petugas kesehatan, sebagai pemerintahberkewajiban untuk membantu rakyat sehat dan tetap sehat daridalam kandungan sampai Tuhan panggil dia”, tegas Menkes.Upaya lain yang telah dilakukan dunia usaha dan ormas dalampembangunan kesehatan, yaitu :• Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yangmenekankan pada terbentuknya masyarakat desa dankelurahan yang peduli, tanggap dan mampu mengenali,mencegah, serta mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi,termasuk upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.• Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagaitatanan masyarakat, seperti : rumah tangga, sekolah, institusikesehatan, tempat kerja dan tempat umum.• Penyediaan fasilitas pemberian ASI di tempat umum dantempat kerja, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif yang mewajibkanpengelola tempat umum dan tempat kerja untuk menyediakanfasilitas agar ibu dapat menyusui bayinya atau memerah ASI.• Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).• Pelaksanaan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat seperti Posyandu, Poskestren, dan Posbindu.Menkes menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepadadunia usaha dan ormas atas kerjasamanya selama ini denganpemerintah dalam berbagai kegiatan.“Selanjutnya saya berharapagar upaya-upaya tersebut dapat ditingkatkan”, ujar Menkes. (Eci)Ormas, Dunia Usaha danKemenkes sepakat Capai MDG’sPembangunan kesehatan tidak terlepas dari dukungan dan komitmen dari seluruh warga masyarakatIndonesia untuk mencapai Millenium Development Goal’s (MDG’s). Lima dari delapan agenda MDG’sberkaitan langsung dengan bidang kesehatan yaitu memberantas kemiskinan dan kelaparan,menurunkan Angka Kematian Anak, meningkatkan kesehatan Ibu, memerangi HIV/AIDS, Malaria,Tuberkulosis, dan penyakit lainnya, serta melestarikan lingkungan hidup.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM20
  20. 20. MEDIAUTAMASetiap tanggal 1 Desember selalu diperingati sebagai hari AIDS sedunia.Hari tersebut digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan sedunia padatahun 1988, guna menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS diseluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Namun sejauhmana Anda mengenal HIV dan penyakit AIDS itu sendiri? Karena masihbanyak masyarakat mendapatkan sebuah informasi yang salah terhadappenyakit satu ini.HIV-AIDSMengenal, dan Mencegah Pertumbuhan21EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM
  21. 21. MEDIA UTAMAHIV Menyerang Kekebalan Tubuh ManusiaHuman Immunodeficiency Virus atau yang dikenaldengan singkatan HIV adalah virus yang menyebabkanAIDS. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuhmanusia. Dengan melemahkan pertahanan tubuhterhadap penyakit, HIV menyebabkan tubuh menjadi rentanterhadap sejumlah infeksi dan yang berpotensi mengancamnyawa dan juga terhadap kanker. HIV dapat menular yang berartivirus tersebut dapat berpindah dari satu orang ke orang lain.HIV merupakan suatu subgroup retrovirus yang dikenal sebagailentivirus, atau“slow”virus. Jadi bagi orang yang terkena virusHIV dampaknya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lamahingga muncul gejala yang berat. Para penderita HIV ini disebutdengan ODHA.Terjangkitnya HIV dapat memunculkan penyakit AIDS (AcquiredImmune Deficiency Syndrome), yakni suatu kumpulan gejalaberkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan olehpenurunan kekebalan tubuh. AIDS dikenal luas sejak tahun 1981,meskipun virus telah terdapat pada darah yang tersimpan padatahun 1959. virus yang mirip telah ditemukan pada primata.Cara Penularan Virus HIVHIV terdapat dalam cairan tubuh ODHA, dan dapat dikeluarkanmelalui cairan tubuh tersebut. Jadi seseorang dapat terinfeksiHIV bila kontak dengan cairan tersebut. Meskipun virus terdapatdalam saliva, air mata, cairan serebrospinal dan urin, tetapicairan tersebut tidak terbukti berisiko menularkan infeksikarena kadarnya sangat rendah dan tidak ada mekanisme yangmemfasilitasi untuk masuk ke dalam darah orang lain.Cara penularan yang lazim adalah, melakukan kontak seksualyang tidak terlindungi (seks tanpa menggunakan kondom)dengan ODHA. Maka dianjurkan untuk tidak melakukan seksbebas di luar nikah. Lalu kontak dengan darah yang terinfeksi(melalui tusukan jarum suntik, pemakaian jarum suntik secarabersama, dan produk darah yang terkontaminasi). Kemudianpenularan dari ibu dengan HIV ke bayi (selama dan setelah lahir).Cara lain dapat juga ditemui seperti, tato, transplantasi organ danjaringan, inseminasi buatan, tindakan medis semi invasif.Mitos di masyarakat yang begitu ditakuti ternyata tidak ada risikopenularannya seperti, memeluk, bercium, pemakaian bersamaalat makan, sentuh tubuh, atau penggunaan toilet umum. HIVjuga tidak disebarkan oleh nyamuk atau serangga lainnya.Penyakit Yang Terkait Dengan Infeksi HIVOleh karena menurunnya sistem imunitas, maka seseorangmenjadi rawan untuk mendapatkan berbagai macam penyakit.HIV sendiri dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk yangberbeda. Ada pun penyakit-penyakit yang umum terkait denganinfeksi HIV adalah TB, Pneumocystis jerivecii, Kandidiasis esofagus,Kriptokokosis, Toksoplasmosis, Kriptosporodiosis, Cytomegalovirus(CMV), dan Infeksi mycobacterium avium complex (MAC).Bagaimana Mencegah HIV?Banyak cara untuk mencegah penularan HIV AIDS, dalam kontekshubungan seksual adalah dengan cara Abstinensia yaitu tidakmelakukan hubungan seksual, setia kepada pasangan, melakukanhubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom,mengobati pasangan seksual, menemukan dan mengobatisecara cepat kasus IMS. Kemudian pencegahan penularanmelalui darah dan cairan tubuh dapat dengan cara penggunaanjarum suntik yang steril, serta menghindari terkenanya darahdan cairan pasien HIV pada bagian tubuh yang ada luka denganmenerapkan kewaspadaan standar bagi petugas kesehatan. Laluuntuk mencegah penularan dari ibu kepada janin dengan caramenawarkan tes IMS dan HIV kepada ibu hamil serta pemberianARV kepada ibu hamil (HIV (+) melalui program pencegahan dariibu ke anak (PPIA).EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM22
  22. 22. Pertumbuhan Epidemi HIV-AIDS di IndonesiaSejak pertama kali kasus AIDS ditemukan tahun 1987 sampaidengan September 2012, kasus AIDS tersebar di 341 (68,478%)dari 498 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia. Wilayahpertama kali ditemukan adanya kasus AIDS adalah ProvinsiBali, sedangkan yang terakhir melaporkan adanya kasus AIDSadalah Provinsi Sulawesi Barat (2011). Sejak tahun 2005 sampaiSeptember 2012, terdapat kasus HIV sebanyak 92.251 yangdidapat dari laporan layanan konseling dan tes HIV. Faktor resikopenularan HIV tertinggi adalah hubungan sex tidak aman padaheteroseksual, seperti terlihat pada table berikut.Adapun 10 Provinsi jumlah kumulatif kasus AIDS terbanyak1987 sampai September 2012Berdasarkan kelompok umur, persentase kasus HIV tahun 2012didapatkan tertinggi pada usia 25 – 29 tahun, kemudian diikutioleh kelompok umur 30 hingga 39 tahun. Meskipun Indonesiatergolong epidemi rendah, namun Indonesia satu-satunya diregional ASEAN yang mengalami peningkatan prevalensi HIV-AIDS secara cepat. Kasus AIDS berdasarkan faktor risiko penularanyang tertinggi adalah melalui heteroseksual (77,4%), kemudiandiikuti pengguna napza suntik (32,4%), dan kemudian lelakiseks lelaki (3,7%) data ini berdasarkan laporan DepartemenKementerian Kesehatan Triwulan III, 2012.Indonesia terbagi menjadi dua daerah epidemi: pertama epidemiHIV di Tanah Papua ada kecenderungan meluas. Data STBP 2006prevalensi HIV pada masyarakat umum sebesar 2,4 %. Padaprovinsi lain epidemi terkonsentrasi pada populasi berisikotertular HIV.Upaya Pengendalian HIV-AIDSDalam upaya pengendaliannya dilakukan empat cara mulai daripromotif, yaitu dengan pemberian KIE kepada masyarakat umum.Melakukan kampanye,“Aku Bangga, Aku Tahu”kepada pendudukusia 15 sampai 24 tahun, karena kelompok ini rawan tertular HIV,dan kerjasama lintas sektor dan lintas program.Kemudian dilakukan pula upaya preventif, dengan cara tes HVterutama pada populasi berisiko dan penderita TB yang berisikopenemuan secara cepat dan pengobatan yang tepat kasus IMS,pengurangan dampak buruk Napza, serta pencegahan penularanHIV dari ibu ke anak. Setelah preventif upaya berlanjut kepadaKuratif yaitu mengadakan pengobatan yang cepat dan tepatdengan menggunakan Terapi Antiretroviral, dan pengobataninfeksi oportunistik. Terakhir upya yang dilakukan adalahRehabilitatif, yakni memberi dukungan psikososial kepada ODHA.Penanganan Kasus HIV-AIDSUntuk menjadi informasi bagi masyarakat bahwa penanganankasus HIV-AIDS mulai dari orang dengan risiko tertular HIV datangke pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Klinik, Rumah Sakitdilakukan konseling dan tes HIV. Setelahnya setiap orang yangdinyatakan HIV (+), dan nilai CD4 < 350 diberikan pengobatanObat Anti Retroviral gratis dengan paduan tiga rejimen obatsesuai buku panduan tatalaksana terapi ARV Kemenkes 2011.Bagi orang terinfeksi pengobatan diberikan seumur hidupkemudian diikuti perkembangan penyakitnya untuk mencegahtimbulnya infeksi oportunistik yang dapat memperberat daya tahantubuh ODHA. Penting dalam keberhasilan pengobatan agar ODHAberkomitmen untuk patuh meminum ARV seumur hidupnya.Hambatan Program Pengendalian HIV-AIDS di IndonesiaDalam mengendalikan HIV-AIDS di Indonesia masih mengalamihambatan berarti, seperti adanya stigma dan diskriminasi, lalunorma dalam masyarakat yang masih tabu membicarakankesehatan reproduksi, serta keterbatasan akses pelayanankesehatan disebabkan daerah sulit dijangkau atau dareahterpencil.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 23
  23. 23. EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM24
  24. 24. Berbagai penyakit terus berkembanga sekarang ini,baik yang menular maupun yang tidak menular. Daripenyakit yang menular dan tidak menular, banyakpenyakit yang sifatnya mematikan. Salah satu contohpenyakit yang mematikan, misalnya penyakit AIDS yangdisebabkan virus HIV.HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaituvirus yang menyerang sel CD4/sel darah putih dan menjadikannyatempat berkembang biak, kemudian merusaknya sehingga tidakdapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darahputih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpakekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuhkita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit danakibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenzaatau pilek biasa.Secara umum HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalahvirus penyebab AIDS. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuhmanusia yang akan melemahkan kemampuan tubuh untukmelawan segala penyakit yang datang. HIV terdapat di dalam cairantubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti di dalam darah, airmani atau cairan vagina dan air susu ibu (ASI). Pemahaman tentangpenyebaran HIV harus dipahami oleh setiap orang, sehingga semuapihak bisa mengatisipasi penyebaran virus ini.AIDS sendiri merupakan singkatan dari Acquired ImmuneDeficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala yang didapatkandari penurunan kekebalan tubuh akibat kerusakan system imunyang disebabkan oleh infeksi HIV. Penyakit yang menyerangisistem kekebalan tubuh ini, hingga sekarang belum ditemukanobatnya. Antiretroviral sendiri sebagai obat yang seringdikonsumsi penderita AIDS, hanya mengurangi aktifitas virus daninfeksi oportunistik. Walaupun sering virus HIV sudah ditemukanantivirusnya, tetapi virus ini adalah virus yang hebat. Saat antivirusHIV telah ditemukan, virus ini dapat mengubah RNA-nya (asamribonukleat) sehingga antivirus tersebut menjadi tidak mempanterhadap antivirus yang telah ditemukan dan harus dicari antivirusbarunya lagi.Sejarah penemuan penyakit HIV/AIDS dimulai sejak tahun 1981di Amerika Serikat. Kasus HIV/AIDS dimulai dengan munculnyalaporan mengenai kasus–kasus penyakit infeksi yang jarangterjadi, yang ditemukan dikalangan homoseksual, dan kemudiandirumuskan sebagai penyakit Gay Related Immune Deficiency(GRID). Penyakit GRID adalah penyakit yang menyebabkanpenurunan kekebalan tubuh yang sering dihubungkan dengankaum gay/homoseksual.Kemudian pada tahun 1982, CD–USA (Centers for Disease Control)Amerika Serikat untuk pertama kali membuat definisi AIDS. Sejaksaat itulah istilah AIDS mulai dipopulerkan. Pada tahun ini pula, LucMontagnier dari Pasteur Institut Paris menemukan bahwa kelainanini disebabkan oleh LAV (Lymphadenophaty Associaterd Virus ).Pada tahun 1984, Gallo dan kawan–kawan dari National Instituteof Health, Bethesda, Amerika Serikat menemukan HTLV III (Human T Lymphotropic Virus type III) sebagai sebab kelainan ini(AIDS). Pada tahun 1985, ditemukan Antigen untuk melakukantes ELISA, suatu tes untuk mengetahui terinfeksi virus itu atautidaknya seseorang. Pada tahun 1986, International Commintte onTaxonomi of Viruses, memutuskan nama penyebab penyakit AIDSadalah HIV, sebagai pengganti nama LAV dan HTLV III.Pada tanggal 15 April 1987, kasus AIDS di Indonesia pertama kaliditemukan. Seorang wisatawan berusia 44 tahun asal Belanda,Edward Hop, meninggal di Rumah Sakit Sanglah, Bali. Kematianlelaki asing itu disebabkan AIDS. Hingga akhir tahun 1987,terdapat enam orang yang didiagnosis HIV positif, dua di antaramereka mengidap AIDS akut.Sejak ditemukan tahun 1978, secara kumulatif jumlah kasus AIDSdi Indonesia sampai dengan tahun 2009 sebanyak 18.442 kasus.Angka ini kemudian meningkat pada tahun 2011. Berdasarkandata Kementerian Kesehatan tahun 2011, jumlah kasus AIDS telahmencapai 26.483 kasus dengan penyebaran pada 33 provinsidan 300 kabupaten/kota, dengan rasio laki-laki dan perempuansebanyak 3:1. Dalam laporan tahun 2011, kelompok umur yangterkena HIV/AIDS yaitu umur 20-29 tahun sebanyak 46,4%, umur30-39 tahun sebanyak 31,5%, dan 9,8% adalah umur 40-49 tahun.Diproyeksikan pada tahun 2014 nanti jumlah infeksi baru HIV usia15-49 tahun sebesar 79.200 dan proyeksi untuk usia 15-49 tahunsebesar 501.400 kasus.Jumlah penderita penyakit HIV/AIDS, atau yang dikenal denganOrang Dengan HIV AIDS (ODHA), yang meninggal akibat AIDSjumlahnya sekitar 3000-5000 orang per tahun di dunia, atausekitar 10 orang per harinya. Sasaran yang paling rentan terhadappenyakit HIV/AIDS adalah kelompok usia produktif, 15-49 tahun.Jika kelompok ini sudah terkena penyakit HIV/AIDS, makaperkembangan bangsa Indonesia ke depannya menjadi sebuahancaman. Sebab penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang dapatmenyebabkan kematian. Indonesia terancam kehilangan generasipenerusnya, jika penyakit ini tidak segera ditanggulangi.Salah satu hal yang penting untuk diketahui dalam penanggunganHIV/AIDS adalah mengenai penyebaran HIV/AIDS itu sendiri.Penyebaran HIV sendiri dapat menular melalui hubungan seksual(yang tidak terlindungi) dengan orang yang telah terinfeksi HIV,melalui jarum suntik/tindik/tato yang tidak steril dan dipakaibergantian, melalui tranfusi darah yang mengandung HIV, ibu HIVpositif ke bayinya; waktu dalam kandungan, ketika melahirkan ataumelalui ASI. Anggapan yang sering keliru dalam masyarakat adalahanggapan yang mengira bahwa HIV menular melalui sentuhan,HIV-AIDSEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 25
  25. 25. salaman, penggunaan peralatan makan bersama, kolam renang,gigitan nyamuk, tinggal serumah atau duduk bersama. Hal yangperlu ditekankan adalah bahwa HIV tidak akan menular dalamkegiatan sehari-hari seperti itu.Penyakit HIV/AIDS tidak semerta-merta muncul danmenyebabkan kematian pada penderitanya. Terdapat limastadium hingga akhirnya penderita HIV/AIDS sampai pada titikterparah. Lima stadium penyakit HIV/AIDS tersebut, yaitu padagejala awal (1) stadium infeksi, pasien mengalami demam,kelemahan, Nyeri sendi menyerupai influenza/nyeri tenggorok,dan pembesaran kelenjaran getah bening. Stadium kedua (2)merupakan stadium tanpa gejala, stadium dimana penderitanampak sehat, namun dapat merupakan sumber penularaninfeksi HIV. Stadium tiga (3), gejala stadium ARC, dengan ciri-ciridemam lebih dari 38°C secara berkala atau terus, menurunnyaberat badan lebih dari 10% dalam waktu 3 bulan, pembesarankelenjar getah bening, diare yang berkala atau terus menerusdalam waktu yang lama tanpa sebab yang jelas, kelemahan tubuhyang menurunkan aktifitas fisik, dan berkeringat pada malam hari.Tahap keempat (4) merupakan ciri utama gejala AIDS. Gejalaklinis utama yaitu terdapatnya kanker kulit yang disebut SarkomaKaposi (kanker pembuluh darah kapiler) dan juga adanya kankerkelenjar getah bening. Terdapat infeksi penyakit penyertamisalnya pneomonia, pneumocystis,TBC, serta penyakit infeksilainnya seperti teksoplasmosis dsb. Gejala terakhir (5) adalahgejala gangguan susunan saraf, yang terdiri dari lupa ingatan,kesadaran menurun, mengalami perubahan kepribadian, munculgejala–gejala peradangan otak atau selaput otak, dan akhirnyamengalami kelumpuhan.Umumnya penderita AIDS sangat kurus, sangat lemah danmenderita infeksi. Penderita AIDS selalu meninggal pada waktusingkat (rata-rata 1-2 tahun) akan tetapi beberapa penderita dapathidup sampai 3 atau 4 tahun.Di masyarakat sendiri sering muncul anggapan keliru mengenaipenyakit AIDS. Anggapan keliru tersebut misalnya1. Orang Yang Baru Didiagnosis HIV/AIDS Akan Segera Meninggal Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena seorang yangtelah terdiagnosis tertular HIV/AIDS, terbukti bisa hidup lebihlama dari perkiraan sebelumnya. Pemakaian obat, programpengobatan yang baik, dan pemahaman yang lebih baiktentang virus ini memungkinkan mereka yang terinfeksi untukhidup normal, sehat, dan tentunya tetap hidup produktif.2. HIV/AIDS Bisa Disembuhkan Lewat Pengobatan Alternatif Tidak sedikit orang ataupun klinik alternatif yang mengklaimmampu menyembuhkan AIDS. Padahal, kenyataannya sekarangini belum ditemukan obat untuk mengalahkan HIV/AIDS.3. Dokter Umum Bisa Mengobati HIV/AIDS Para ahli percaya bahwa dengan kompleksitas HIV dan AIDS,berarti hanya dokter spesialis kasus ini yang mampu merawatODHA. Dokter umum hanya mengetahui secara sepintasmengenai HIV/AIDS, tidak secara benar-benar mengatasinya.Apalagi AIDS belum ada obatnya.4. HIV/AIDS Tidak Bisa Tertular Lewat Seks Oral Ini merupakan pendapat yang tidak benar dan mitos inisangat berbahaya. Kondom harus tetap digunakan setiap kalimelakukan hubungan seksual, anal, dan oral. Sebab, padaprinsipnya HIV menular melalui cairan sperma atau vagina.5. Mengidap HIV/AIDS Tidak Bisa Punya Anak Wanita yang hidup dengan HIV/AIDS tetap bisa hamil danmemiliki keturunan. Untuk mengurangi risiko penularanHIV pada anak yang dilahirkan, ibu ODHA harus menjalanipengobatan untuk mengendalikan infeksi virus HIV.6. Usia Di Atas 50 Tidak Akan Tertular HIV/AIDS Dalam hasil studi penelitian lapangan, virus ini masihditemukan pada mereka yang berusia di atas 50 tahun. VirusHIV ini bisa menyerang segala usia.7. Pasangan yang Sama-sama Kena HIV/AIDS, Tak Perlu PakaiPengamanPara ahli menilai bila sesama ODHA tidak menggunakankondom ketika melakukan hubungan, hal tersebut dapatmemperparah kondisi ODHA dan proses pengobatan punmenjadi lebih sulit.8. Anggapan bahwa HIV Menular Akibat Salaman Hal ini merupakan anggapan yang keliru dan tidak baik bagiODHA. ODHA sering dijauhi dalam pergaulan akibat merekayang sehat dan normal takut tertular melalui sentuhan kulit.Padahal, HIV tidak menular melalui sentuhan kulit, sepertisalaman.Ada ungkapan bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati.Ungkapan ini berlaku pula bagi penyakit HIV/AIDS. Beberapa carayang dapat dilakukan untuk pencegahan HIV/AIDS adalah1. Pencegahan penularan melalui jalur non seksual : a. Transfusi darah cara ini dapat dicegah dengan mengadakanpemeriksaan donor darah sehingga darah yang bebas HIV sajayang ditransfusikan. b. Penularan AIDS melalui jarum suntik oleh dokter paramedisdapat dicegah dengan upaya sterilisasi yang baku ataumenggunakan jarum suntik sekali pakai.2. Pencegahan penularan melalui jalur seksual Pencegahan ini dapat dilakukan dengan pendidikan/penyuluhan yang intensif yang ditujukan pada perubahan carahidup dan perilaku seksual, serta bahayanya AIDS pada usiaremaja sampai usia tua.3. Pencegahan dengan program sosialisasi dan penyuluhan Dengan melalui program ini, masyarakat akan menjadiEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM26
  26. 26. lebih mengerti tentang HIV/AIDS yang sesungguhnya. Agarmasyarakat tidak sembarangan menggunakan jarum suntik,melakukan seks bebas dan mau bergaul dengan ODHA.Pemerintah sendiri, dalam hal ini melalui Kementerian Kesehatan,telah melakukan berbagai langkah sebagai upaya mencegah danmengurangi angka penderita HIV/AIDS. Salah satunya adalahbergabung dengan berbagai organisasi nasional, regional, daninternasional untuk mendukung Gerakan Indonesia Bebas AIDS,sebagai salah satu tujuan MDG’s 2015.HIV/AIDS setiap tahunnya sering diperingati oleh duniainternasional, yaitu tepatnya pada tanggal 1 Desember, sebagaiHari AIDS sedunia. Pada tahun 2012 ini, tema hari AIDS seduniaadalah Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV-AIDS. Temaini merupakan ajakan untuk menghentikan laju epidemi HIV/AIDS di masa mendatang. Pemerintah telah berkomitmen akanmeningkatkan kapasitas dengan memobilisasi sumber dayanasional secara terkoordinasi, sinergis, sinkron, dan akuntabelguna mempercepat pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS.Di Indonesia, puncak acara Hari AIDS sedunia akan dilaksanakanpada tanggal 11 Desember 2012. Dengan mengusung slogan“Stop AIDS Melalui Kesetaraan Gender untuk MenghapusSegala Bentuk Stigma dan Diskriminasi”, peringatan hari AIDSsedunia di Indonesia bertujuan utama untuk mempercepatrespon masyarakat terhadap HIV dan AIDS dengan fokus padaperlindungan perempuan dan perlindungan anak, mencegahinfeksi baru, meningkatkan akses pengobatan, dan mengurangidampak dari AIDS.Penyelenggaraan Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2012 ditingkat pusat akan diselenggarakan dalam bentuk (1) Seminar,Round Table Discussion, dan Pertemuan ilmiah membahas tentangHIV dan AIDS; (2) Advokasi dalam bentuk dialog media, siaranpers, dan temu pakar; (3) Promosi dan Kampanye dalam bentukpenyuluhan massa, publikasi melalui media cetak, publikasimelalui media elektronik, serta promosi melalui percetakan dandistribusi brosur, pamflet, topi; (4) Sosialisasi HIV dan AIDS dengankegiatan khotbah keagamaan, sesuai dengan agama masing-masing; (5) Mengadakan lomba-lomba, seperti lomba musikremaja, lomba karya tulis remaja, lomba pembuatan film pendek,dan lomba pepmbuatan cerpen, yang kesemuanya mengusungtema HIV/AIDS; (6) Pameran, yang berupa media, bahan KIE,program dan layanan.Tujuan dari acara puncak Hari AIDS Sedunia ini adalah untukmenggugah kepedulian seluruh komponen bangsa, baikpemerintah, dunia usaha, dan swasta serta berbagai lapisanmasyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahandan penanggulangan HIV/AIDS secara terintegrasi. Puncak acaraini akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah.Penyakit Tidak MenularSehat adalah sesuatu yang begitu berharga dan selalu berusahadijaga oleh seseorang. Cara yang dilakukan banyak orangtuntuk menjaga agar tetap sehat, misalnya dengan berolahraga,berusaha mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat,serta mencoba menjauhkan diri dari berbagai virus dan kuman.Akan tetapi, ketika seseorang hanya mencoba menjauhkan diridari berbagai virus dan kuman, orang tersebut hanya berusahamenjauhkan diri dari penyakit tidak menular. Sebab, penyakitpada dasarnya terbagi atas penyakit menular dan penyakit tidakmenular. Penyakit tidak menular banyak yang berujung padameninggalnya seseorang.Penyakit Tidak Menular atau yang lebih dikenal juga dengansebutan PTM, seperti gangguan jantung, stroke, kanker, diabetes,EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 27
  27. 27. dan penyakit paru-paru telah menjadi pembunuh nomor satu diAsia Tenggara, termasuk Indonesia. Hal ini seperti yang dikatakanoleh Penasihat Regional Penyakit Tidak Menular OrganisasiKesehatan Dunia Wilayah Asia Tenggara (WHO SEARO), Regu Garg,pada bulan September 2012 di Yogyakarta. Garg mengatakanbahwa kematian di Asia Tenggara yang disebabkan oleh penyakittidak menular berjumlah 7,9 juta kematian (55%), sedangkankematian yang disebabkan penyakit menular berjumlah lima jutajiwa (35%) dan akibat cedera 1,5 juta jiwa (10,7%). Di Indonesia,angka kematian PTM sendiri terus meningkat. Berdasarkan hasilRiset Kesehatan Departemen Kesehatan, proporsi angka kematianakibat PTM meningkat dari 41,7% pada tahun 1995 menjadi 49,9%pada tahun 2001 dan 59,5% pada tahun 2007.Pada dasarnya, Penyakit Tidak Menular adalah sebutan bagipenyakit-penyakit yang tidak ditularkan oleh virus dan bakteri.Penyakit menular sendiri cenderung sulit diketahui penyebabutamanya. Akan tetapi, penyakit tidak menular sering berkaitandengan usia produktif manusia, usia yang berkaitan denganmasa seseorang saat mencari penghasilan atau pekerjaan. Orangyang berada pada usia produktif cenderung lebih fokus padapekerjaannya sehingga melupakan keadaan kesehatannya. Dalamkeadaan seperti inilah penyakit tidak menular tumbuh, contohkasusnya seperti munculnya penyakit diabetes akibat terlalubanyak mengkonsumsi makanan/cemilan manis di kantor, ketikasedang bekerja.Beberapa hal yang turut mempengaruhi terjangkitnya penyakittidak menular pada diri seseorang adalah asap rokok, pola hiduptidak sehat, kurang olahraga, dan konsumsi alkohol. Faktor–faktorinilah yang didasarkan hasil penelitian menjadi empat faktor risikopenyakit tidak menular,seperti kardiovaskuler, diabetes, kanker,dan berbagai penyakit kronis lainnya.Di Indonesia sendiri telah terjadi perubahan pola penyakit, daripenyakit menular ke penyakit tidak menular, yang dikenal sebagaitransisi epidemiologi. Terjadinya perubahan pola penyakit iniberkaitan dengan beberapa hal, seperti (1) perubahan strukturEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM28
  28. 28. masyarakat dari agraris ke industri; (2) perubahan strukturpenduduk dalam hal penurunan jumlah anak usia muda danpeningkatan jumlah penduduk usia lanjut karena keberhasilanKB; (3) perbaikan dalam sanitasi lingkungan untuk menurunkanpenyebaran penyakit menular; (4) peningkatan tenaga kerjawanita karena emansipasi; (5) peningkatan pelayanan kesehatandalam memberantas penyakit infeksi dan meningkatkan angkaumur harapan hidup.Penyakit tidak menular mempunyai kesamaan dengan (1)penyakit kronik; (2) penyakit non-infeksi; (3) new communicabledisease; (4) penyakit degeneratif. Dikenal sebagai penyakit kronikkarena PTM biasanya bersifat kronik, walaupun ada juga yangkelangsungannya mendadak, seperti keracunan; disebut penyakitnon-infeksi karena penyebab PTM bukan mikroorganisme, namuntidak berarti tidak ada peranan mikroorganime dalam terjadinyaPTM; disebut penyakit degeneratif karena berhububungandengan proses degenerasi atau ketuaan, sehingga PTMbanyak ditemukan pada seseorang berusia lanjut, dan karenaperlangsungannya yang lama, menyebabkan PTM berkaitandengan proses degeneratif yang berlangsung sesuai waktu danumur; disebut new communicable disease karena dianggap dapatmenular melalui gaya hidup, dalam hal ini menyangkut polamakan, kehidupan seksual dan komunikasi global.Karakteristik dari penyakit tidak menular adalah penularanpenyakitnya tidak melalui suatu rantai penularan tertentu, masainkubasi yang panjang, banyak menghadapi kesulitan diagnosis,mempunyai variasi yang luas, memerlukan biaya yang tinggidalam upaya pencegahan maupun penanggulangannya, danfaktor penyebabnya multikausal, bahkan cenderung tidak jelas.Penyakit tidak menular mempunyai beberapa perbedaan denganpenyakit tidak menular. Perbedaan tersebut dapat kita lihat padatabel di bawah ini,PenyakitTidak Menular Penyakit MenularLebih banyak ditemui di negara industri lebih banyak ditemui di negara berkembangTidak ada rantai penularan rantai penularan jelasPerlangsungan kronik perlangsungan akutEtiologi tidak jelas etiologi mikroorganisme jelasBiasanya multiple causa bersifat single causaDiagnosis cenderung sulit diagnosis cenderung mudahSulit mencari penyebabnya cenderung mudah mencari penyebabnyaBiaya mahal biaya relatif murahAda iceberg phenomen jelas muncul di permukaanMorbiditas dan mortalitasnya cenderungmeningkatmorbiditas dan mortalitasnya cenderungmenurunPentingnya pengetahuan tentang penyakit tidak menular (PTM)di latarbelakangi dengan kecenderungan semakin meningkatnyaprevalensi PTM dalam masyarakat ,khususnya masyarakatIndonesia. Bangsa Indonesia yang sedang membangun dirinyadari negara berkembang menuju masyarakat industri membawakecenderungan baru dalam pola penyakit masyarakat. Perubahanpola struktur masyarakat dari struktur agraris ke strukturmasyarakat industri banyak memberi andil terhadap perubahanpola fertilitas, gaya hidup, sosial ekonomi, yang juga kemudianperubahan dalam meningkatnya penyakit tidak menular.Penyakit tidak menular dapat dicegah dengan mengkolaborasikanberbagai aspek seperti pertanian, makanan, pendidikan,lingkungan, informasi, serta keuangan. Implementasinya antaralain dengan memperbanyak informasi tentang bahaya rokokdan alkohol, mengajarkan anak tentang gaya hidup sehat,meningkatkan pajak rokok, dan meningkatkan fasilitas fisik untukberolahraga.Langkah untuk mengatasi penyakit tidak menular bukan sajamenjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi juga pihak swastadan kerjasama dari masyarakat. Kerjasama nyata untuk mengatasimasalah penyakit tidak menular misalnya adalah kementerianolahraga dan infrastruktur dapat menyiapkan sarana dan fasilitasuntuk berolahraga. Kementerian informasi melalui televisiswasta ataupun berbagai media massa mengendalikan iklan danpromosi makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang berdampakEDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM 29
  29. 29. MEDIA UTAMAburuk bagi kesehatan. Anak mudah terpengaruh iklan sehinggamenginginkan makanan-makanan itu. Anak yang obesitasmerupakan calon penderita penyakit tidak menular.Kementerian Kesehatan sendiri telah mengembangkan programpengendalian PTM sejak tahun 2005. Upaya pengendalian faktorrisiko PTM yang telah dilakukan berupa promosi Perilaku Bersihdan Sehat (PBS) serta pengendalian masalah tembakau. BeberapaPemerintah Daerah telah menerbitkan peraturan terkait KawasanTanpa Rokok (KTR) dan membentuk Aliansi Walikota/Bupati dalamPengendalian Tembakau dan Penyakit Tidak Menular. RancanganPeraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengendalian Tembakaudalam proses. Sedangkan untuk pengaturan makanan berisiko,Kementerian Kesehatan akan membuat regulasi yang mengaturmengenai gula, garam dan lemak yang tidak standar dalammakanan yang dijual bebas.Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan PenyehatanLingkungan Kementerian kesehatan RI, Tjandra Yoga Aditama,mengatakan bahwa Indonesia sudah melakukan upaya untukmencegah penyakit tidak menular. Di antaranya melaluiprogram screening kanker payudara dan serviks di 18 provinsi diIndonesia, pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah,serta pengendalian penyakit kronis degeneratif.Dalam kesempatan lain, Seminar Nasional Persatuan SarjanaKesehatan Masyarakat (PERSAKMI) dan Perhimpunan AhliEpidemiologi Indonesia (PAEI) di Sulawesi Selatan, Tjandra YogaAditama menjelaskan mengenai peran kesehatan dalam MDGs2015, serta menggambarkan situasi epidemiologi dan programpenanggulangan berbagai penyakit, termasuk di dalamnyamengenai penanggulangan PTM.Dalam seminar ini, Tjandra menyatakan bahwa perlu cara“CERDIK”untuk menanggulangi penyakit tidak menular. Hal yangdimaksud cara CERDIK tersebut adalah Cek kesehatan secarateratur, Enyahkan asap rokok, Rajin berolahraga, Diet yang sehat,Istirahat yang cukup dan Kelola stress(CERDIK). Disamping caraCERDIK tersebut, hal lain yang dapat dilakukan adalah denganpenanggulangan masalah merokok, pengaturan diet garam, guladan lemak.Dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2012 yangtelah diperingati pada 12 November lalu, Menteri Kesehatan turutmemberikan perhatiannya pada masalah penyekit tidak menular.Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan mengatakanbahwa Kementerian Kesehatan telah berhasil menurunkanmasalah penyakit menular dan gizi buruk di tanah air, namundiakui bahwa penyakit tidak menular dan penyakit menulartertentu seperti HIV/AIDS, justru menunjukkan peningkatan.Faktor risiko utama terjadinya penyakit menular maupun penyakittidak menular adalah gaya hidup dan perilaku yang tidak sehat.Menurut Menkes, gaya hidup yang sehat dalam rangkameningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup, perludikembangkan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari. Gayahidup sehat, tersebut diantaranya berolahraga teratur, makandengan menu seimbang, tidak merokok, tidak mengkonsumsialkohol atau Napza, mengatasi stres, menghindari perilaku seksberisiko, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.Menkes juga mengimbau agar seluruh jajaran kesehatansenantiasa selalu mempromosikan pola hidup sehat dimanapunberada, serta dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalammenerapkan pola hidup sehat. Menkes juga menegaskanbahwa dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, promosikesehatan, pencegahan spesifik dan diagnosis dini perludiutamakan. Apabila penyakit sudah terjadi pada diri seorangpasien, maka harus ada aksi cepat tanggap untuk melakukanpengobatan dan perawatan dari pihak rumah sakit setempat.Perhatian mengenai masalah penyakit tidak menular datangjuga dari pihak swasta, salah satunya adalah dari YayasanJantung Indonesia. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter spesialis KardiovaskulerIndonesia (PERKI) berinisiatif membentuk Aliansi NasionalPencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Aliansiini beranggotakan Ikatan Dokter Indonesia, PERKI, PerhimpunanDokter Spesialis Paru, Perhimpunan Dokter Spesialis SyarafIndonesia, Perhimpunan Hipertensi Indonesia, PerhimpunanSpesialis Penyakit Dalam Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia,Perhimpunan Onkologi Indonesia, Perhimpunan NefrolofiIndonesia, Yayasan Jantung Indonesia, Yayasan Kanker Indonesia,Yayasan Stroke Indonesia danPersadia.Aliansi ini sepakat untuk menerapkan cara yang efisien danefektif dalam mengurangi munculnya penyakit tidak menular dimasyarakat. Terdapat beberapa butir kesepakatan Aliansi NasionalPencegahan dan Pengendaian Penyakit Tidak Menular, yangdiharapkan dapat segera terwujud untuk mengurangi angkapenderita Penyakit Tidak Menular. Berikut ini adalah butir-butirAliansi Nasional Pencegahan dan Pengendaian Penyakit TidakMenular,• Mengharapkan komitmen pemerintah untuk lebihmemperhatikan upaya pencegahan dan pengendalian PenyakitTidak Menular melalui pendanaan yang cukup.• Meminta langkah lanjut Pemerintah Indonesia untukmengaksesi dokumen FCTC (Framework Convention onTobacco Control), guna melindungi generasi sekarang dan masadepan dari dampak buruk kesehatan, sosial, lingkungan danekonomi akibat konsumsi rokok.• Berusaha mewujudkan komitmen nasional untuk melakukanupaya-upaya dan manajemen pencegahan faktor-faktor risikopenyakit tidak menular.• Mendorong kesepakatan dengan pemerintah bahwa penyakittidak menular dimasukkan dalam pencapaian tujuan MDG’S• Mendorong dan menumbuh kembangkan perilaku hidup sehatdalam masyarakat.EDISI 40 I DESEMBER I 2012 MEDIAKOM30

×