Surya epaper 19 desember 2013

3,569 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Surya epaper 19 desember 2013

  1. 1. TheNewspaper Best OF Java KAMIS, 19 DESEMBER 2013 Indonesia Print Media Award NO. 038 TAHUN XXVII (IPMA) 2013 TERBIT 24 HALAMAN HARGA Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA Rp 1.000 (031) 8419 000 Malaysia vs Indonesia Kamis (19/12), SCTV 16.30 Demi Nama Bangsa Indonesia ANTARA/Prasetyo Utomo HADAPI MALAYSIA - Pemain Timnas Indonesia berlatih di Zeyar Thiri Sport Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Rabu (18/12). Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada pertandingan sepakbola babak semifinal Sea Games ke-27 hari ini, Kamis (19/12). “Indonesia - boleh kalah dari tim negara mana saja asal tidak dari Malaysia. Malaysia boleh tewas dari negeri ma­nap ­ un jua asal tidak dari Singapura.” Itulah ringkasan dari dis­kusi panjang antara Tribun de­ngan salah seorang official tim nasional Malaysia U-23 di bilangan Senayan, Jakarta, saat perhelatan SEA Games 2011 lalu yang berlangsung di Jakarta. Pada akhirnya Malaysia yang keluar sebagai juara sepakbola SEA Games 2011 setelah melakoni laga dramatis yang ditentukan lewat adu penalti dengan kemenangan 4-3 atas Indonesia. Seantero Nusantara pun berduka setelah emas sepakbola melayang ke Negeri Jiran. Sehari setelah final sepakbola SEA Games 2011, Tribun kem­bali berjumpa dengan official Malaysia tersebut untuk me­ngucapkan selamat. Masih ber­tempat di Senayan, kami akhirnya tenggelam dalam laut ­ an samudera hubungan dua bangsa. Dalam obrolan dengan pria Melayu itu terungkap bahwa Malaysia sebenarnya tidak per­nah menjadikan Indonesia sebagai musuh bebuyutan, terutama dalam konteks komp ­ etisi sepakbola Asia Tenggara. Bahkan ia menilai, orang Indonesia kadang berlebihan sikap setiap kali Tim Merah Putih berjumpa Tim Harimau Malaya. Malaysia, sambung pria itu, masih tetap menganggap Indonesia sebagai Saudara Tua. Ini jika dibandingkan dengan ■ KE HALAMAN 7 Leluasa Berponsel dalam Penjara ■ Kunci Bandar Kendalikan Bisnis ■ Diduga Main Mata dengan Sipir BNN Imbangi dengan Penangkapan Berbasis IT SURABAYA, surya - Beberapa tahun lalu, bandar masih berani menyimpan narkoba dagangannya di kompleks penjara. Juga mengendalikan keu ­ angan dengan menyimpan uang di rekening sendiri. Kini modus itu bergeser. Bandar makin bersih. Mereka tidak lagi menyentuh dan menyimpan barang haramnya di kompleks penjara. Mereka memindahkan gudang itu di luar, begitu juga model transaksi. Bandar menggunakan rekening bank atas nama orang lain. Umumnya rekening orang yang dipercaya sebagai kasir. Kabid Pemberantasan Badan Narkotika N ­ asional Provinsi (BNNP) Jatim, AKBP Basuki Effendhy, menyebut modus ini mirip perusahaan penyedia barang . Faktor terpenting pengendalian bisnis ini adalah ketersediaan alat komunikasi, khususnya ponsel dan jaringan internet. ”Kuncinya ponsel. Selama mereka memiliki ponsel dan internet, mereka bisa leluasa mengendalikan jaringannya. Mereka tidak perlu me­megang atau melihat narkobanya. "Bandar cukup mengatur jalur distribusi dari penjara lewat ponselnya. Setelah dibayar, dia mengeceknya lewat e-banking,” ungkapnya. Ponsel itulah yang selama ini menjadi pusaka sakti para bandar, hingga tetap lancar menggerakkan jaringan, lokal maupun internasional. Penggunaan ponsel di penjara sudah menjadi rahasia umum. Para Bergesernya modus bandar mengendalikan bisnis dari balik penjara, membuat petugas harus memodifikasi model perburuan. Mereka tidak lagi mengandalkan pola tangkap dengan barang bukti narkoba di tangan. Pola itu tidak hampir mustahil diterapkan pada bandar yang umumnya bersih, alias tidak menyentuh barang bukti. Termasuk hasil-hasil transaksi keuangannya. Kini petugas memodifikasi model perburuan dan penangkapan. Satu diantaranya dengan mengandalkan piranti teknologi informasi (IT). Hal itu diungkapkan Kepala BNN Provinsi Jatim Iwan A Ibrahim, Selasa (17/12). Namun Iwan tidak mau menjelaskan secara detil ■ KE HALAMAN 7 Gembleng Napi Jelang Bebas Jadi Kader Andal Aset besar di luar penjara membuat bandar narkoba selalu memikirkan cara pengelolaannya. Pasalnya, salah didik kader sama dengan mengundang bencana dan kerugian besar. surya/MIFTAH FARIDL jakarta, surya - Ratusan tamu undangan telah menghadiri pelantikan Wali Kota (Walkot) dan Wakil Wali Kota Tangerang, Arief WismansyahSachrudin, Rabu (18/12) pagi. Mereka sudah memenuhi ruang paripurna DPRD setempat. Tamu laki-laki mengenakan setelan jas, dan wanita berkebaya. Namun mereka terpaksa pulang dengan perasaan kecewa karena Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah untuk kali kelima batal melantik Arif-Sachrudin. Pagi itu, para tamu berjuang menerabas guyuran hujan lebat. Mereka hadir ke gedung Balai Kota Tangerang, lokasi pelantikan yang dijadawalkan berlangsung pukul 10.00 WIB. Batalnya pelantikan akibat Gubernur Ratu Atut Chosiyah, ■ KE HALAMAN 7 P Penjara: Kampus Pengedar Barkoba (2) PERINGATAN - Papan peringtatan agar petugas selalu waspada terpampang di gerbang dalam Lapas Kelas I Madiun, ■ Batal Lantik Walkot Tangerang Browsing Dulu Sebelum Plesir ■ KE HALAMAN 7 A Ratu Atut Mendadak Sakit putri titian napi berkelas dan berduit, dengan leluasa menggunakan piranti itu. “Tahanan yang kere (miskin) seperti saya, biasanya nyewa. Dipinjam narapidana lain, tapi harus bayar, kayak pakai telepon di wartel,” tutur MH, mantan napi yang meninggalkan Lapas Kelas I di Jatim 2012 lalu. Meski miskin, MH sebenarnya mampu membeli ponsel. Tapi MH tidak bisa membawanya masuk penjara. Sebab ada nton harus menelan pil pahit kala dijebak seorang polisi yang menyamar pemesan sabusabu. Padahal pria itu selama ini dikenalnya sebagai sopir taksi. Anton pun menganggapnya teman yang baik dan pengertian. Setelah tertangkap Anton dikirim ‘kuliah’ di Lapas Klas ANTARA/Lucky R GAGAL DILANTIK - Ruang pelantikan Wali Kota Tangerang terpilih pasangan Arif R Wismansyah - Syahrudin sepi, Rabu (18/12), setelah Gubernur Banten Ratu Atut mendadak sakit. I Madiun. Pemuda 30 tahun itu divonis satu tahun penjara. Anton merasa beruntung dengan vonis itu. “Beruntung hakim masih memakai UU Narkotika lama. Kalau pakai UU baru, saya minimal kuliah empat tahun,” ujarnya sembari tertawa. Di penjara ia malah semakin keranjingan narkoba. Dari penikmat setia putauw, naik kelas ke sabu-sabu. “Di penjara, lebih mudah mendapatkan sabu ketimbang putauw,” tuturnya. Terjerembab semakin jauh di dunia narkoba, membuat Anton semakin dikenal di kalangan pemadat. Satu di antaranya adalah bandar besar. Si bandar meminta Anton menjadi kurirnya ketika bebas nanti. Kala itu, masa hukuman Anton tersisa tiga bulan saja. ”Para bandar ini selalu utri Titian Asih atau yang dikenal dengan nama Putri Titian (22) memang doyan plesir. Karena itu, perempuan yang akrab disapa Tian ini mengaku sangat antusias ketika mendapat kesempatan berlibur ke Eropa. Sebab, selama ini Tian belum pernah bisa ke sana. “Aku belum pernah ke Eropa sebelumnya. Lucu juga ke Paris dan lain-lain, list travelnya lucu-lucu banget sih,” katanya saat ditemui di Rumah Maroko, Medi-Terra Oncognita, Menteng, Jakarta Pusat. Aktris yang membintangi sedikitnya 15 judul sinetron ini sudah memperkirakan sebanyak apa nanti barang bawaanya selama berada di sana. Pemain sinetron Yusra dan Yumna ini mengatakan tidak ingin membawa terlalu banyak barang agar tidak repot. “Satu koper kali yah, eh enggak ngerti sih. Tunggu dapat kabar aja berapa harinya, jangan terlalu banyak koper. Malas, aku sendiri aja sudah lelet,” tuturnya. Jika sebagian orang memilih berbelanja saat berkunjung ke suatu tempat di dalam dan luar negeri, hal yang berbeda justru dilakukan Tian. Dirinya lebih menyukai jalan-jalan ke tempat yang belum dikunjunginya ketimbang harus berbelanja dan menghabiskan sejumlah uang untuk sekadar membeli barang. ■ KE HALAMAN 7 ■ KE HALAMAN 7 tribunnews.com join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. road to election KAMIS, 19 DESEMBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com | Pencucian Uang Berkedok Dana Kampanye ■ KPU Serahkan Biodata Caleg ke PPATK jakarta, surya - KPU dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bekerja sama untuk penelusuran dana kampanye parpol dan caleg peserta Pemilu 2014. Hal itu untuk menutup celah tindak pidana pencucian uang oleh para peserta pemilu. Kami tadi membahas MOU (memorandum of understanding) PPATK dengan KPU tentang dana kampanye terkait tindak pidana pencucian uang, ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah seusai pembahasan materi kerja sama, Rabu (18/12) di Kantor KPU, Jakarta. Dia mengatakan, rapat itu juga membahas usulan PPATK agar KPU menyerahkan nomor rekening caleg DPR dan DPRD agar aliran dananya ditelusuri. Dia mengatakan, hal itu sulit diatur, mengingat UU 8/2012 tentang Pemilu Legislatif menyatakan, peserta pemilu adalah parpol dan caleg DPD. Itu juga dibahas. Tapi kan kita harus juga mengikuti UU, kata Ferry. Dia mengatakan, penandatanganan kerja sama akan dilakukan pada akhir Desember 2013. Pendalaman materi akan dilakukan sekali lagi sebelum dituangkan dalam nota kesepahaman. Jelang Pemilu 2014, PPATK sudah memantau adanya kenaikan storyhighlights ■ KPU-PPATK bahas MoU pengawasan dana kampanye. ■ PPATK siap mengawasi dana parpol dan caleg DPR, DPRD dan DPD. ■ Pengawasan aliran dana kampanye caleg ini, PPATK meminta biodata para caleg ke KPU. transaksi keuangan perbankan. Ditakutkan, kenaikan transaksi keuangan ini merupakan modal parpol di Pemilu 2014. Melihat contoh Pemilu 2009, modusnya adalah pengijonan. Jadi, itu meninggi satu tahun sebelum pemilu, pada saat pemungutan suara dan satu tahun sesudah, ujar Kepala PPATK M Yusuf. Modus ini berlangsung sejak Pemilu 2004, 2009, dan sekarang mulai terlihat gejalanya untuk Pemilu 2014. Cukup Biodata Caleg Bodi Sementara itu, PPATK telah menyiapkan perangkat untuk menelusuri aliran dana kampanye parpol dan caleg baik DPR, DPRD dan DPD. Pada dasarnya kami siap menelusuri itu. Karena memang teknologi yang ada pada kami, kata Direktur Kerja Sama dan Humas PPATK Zulkarnaen Adinegara. Ia mengatakan, penelusuran aliran dana kampanye caleg DPR dan DPRD dilakukan berdasarkan biodata caleg yang diberikan KPU kepada pihaknya. Menurutnya, teknologi informasi yang dimiliki PPATK mampu menelusuri transaksi keuangan yang dilakukan setiap warga negara. KPU juga siap menyerahkan biodata para caleg tersebut. Ini untuk mencegah tindak pidana pencucian uang untuk dana kampanye. Kami akan menyerahkan biodata caleg yang ada baik DPR, DPD, dan DPRD kabupaten/ kota, ujar Ferry. Ferry juga mengingatkan, parpol dan caleg untuk tidak menerima sumbangan dana kampanye dengan jumlah yang melebihi ketentuan undang-undang dan peraturan KPU. Setiap kelebihan jumlah sumbangan harus diserahkan ke kas negara. Secara administratif (sumbangan melebihi ketentuan) kan melanggar aturan. Kami harus kembalikan ke kas negara. Itu yang jadi perhatian kami, ujarnya. (kompas.com/tribunnews) Incumbent Kembali Daftar Anggota KPU Surabaya, surya - Semua komisioner KPU Jatim periode 2009-2014 mendaftar kembali sebagai calon anggota KPU Jatim periode lima tahun mendatang. Mereka adalah, Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad, Nadjib Hamid, Agung Nugroho, Agus Mahfudz Fauzi, dan Sayekti Suindyah. Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Jatim, Aribowo mengatakan, dari total 183 orang yang menyampaikan berkas perndaftaran ke timsel, lima orang diantaranya adalah komisioner KPU Jatim yang saat ini masih menjabat. “Sebagai warga negara, mereka punya hak untuk mendaftar sebagai anggota KPU periode 2014-2019,” ujarnya, kepada Surya, Rabu (18/12). Namun, apakah incumbent ini nanti lolos atau tidak, ujar Aribowo, semuanya tergantung pada proses seleksi yang dilakukan timsel. Mulai seleksi administrasi, tes tulis, psikotes, dan tes kesehatan. Hasilnya, timsel akan menentukan 10 nama yang akan dikirim ke KPU RI untuk selanjutnya dilakukan fit and proper test dan hasilnya akan dirangking sesuai nilai yang didapat. “Nah, lima orang yang memperoleh nilai tertinggi akan ditetapkan sebagai anggota KPU Jatim yang baru. Sedangkan lima sisanya sebagai cadangan, terang Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga ini. Komisioner KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzi membenarkan dirinya mendaftar kembali sebagai calon anggota KPU Jatim periode 2014-2019. Alasannya, untuk menyelamatkan gelaran pemilu 2014 yang kurang sekitar empat bulan lagi. “Selain itu, saya ingin selalu memperbaiki pemilu dan demokrasi di Indonesia. Karena saya yakin ke depan perbaikan itu dapat dilakukan,” katanya. Jabatan anggota KPU Jatim periode 2009-2014 akan habis per 21 Pebruari 2014 nanti. (uji) ANTARA/Anis Efizudin Cegah Politik Uang - Petugas KPU Temanggung membagikan stiker pelaksanaan pemilu 2014 kepada warga di kawasan Pasar Kranggan. Sosialisasi Pemilu 2014 bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dan meminimalisir praktek politik uang. Caleg Ganda PKPI Dicoret dari DCT Pileg ■ Sutiyoso Pasrah ke KPU-Bawaslu Surabaya, surya - Banwaslu Jatim merekomendasikan pencoretan caleg PKPI, Toni Arif Setiawan dari Daftar Caleg Tetap (DCT) Pileg 2014. Menyusul namanya terdaftar ganda di DPRD Jatim Dapil 1 nomor 11 dan DPR RI Dapil 8 nomor 10. Ketua Divisi Penindakan Bawaslu Jatim, Sri Sugeng Pudjiatmiko mengatakan, rekomendasi pencoretan karena Toni tidak bisa membuktikan pengunduran dirinya dari caleg DPR RI. Ketika dilakukan klarifikasi ke KPU RI juga tidak ditemukan buktinya. Nah, karena menjadi caleg ganda, ya konsekweksinya dicoret dua-duanya, ujarnya rapat pleno Bawaslu Jatim, Rabu (18/12). Menurut Sugeng, hasil rekomendasi Bawaslu Jatim tersebut akan segera disampaikan ke KPU Jatim, KPU RI, dan Bawaslu RI. Setelah itu, proses selanjutnya menjadi kewenangan KPU. Ketua KPU Jatim, Andry Dewanto Ahmad mengatakan, pihaknya belum menerima surat rekomendasi Bawaslu Jatim. Setelah menerima suratnya, baru akan kita bawa ke pleno, katanya. Jika jadi dicoret, maka nomor urut, nama, dan foto caleg Toni akan dikosongkan dari DCT. Komisioner KPU RI, Arief Budiman juga mengaku belum menerima surat rekomendasi Bawaslu Jatim tersebut. Meski demikian, jika rekomendasinya dicoret dua-duanya, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu. Setelah itu baru melakukan rapat pleno untuk mengambil keputusan. Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPP PKPI Jatim, dr Chris Sangilarang menjelaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya persoalan caleg ganda sesuai aturan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku. “Kami tidak pernah menyalahkan siapa-siapa, kenapa hal itu bisa terjadi,” terangnya. Sehingga jika Bawaslu Jatim merekomendasikan Toni Arif Setiawan dicoret dari daftar DCT, pihaknya akan menerimanya. Hal senada disampaikan Ketua Umum DPN PKPI, Sutiyoso. Dia mengaku pasrah dan menerima apapun rekomendasi Bawaslu Jatim, maupun putusan KPU Jatim dan KPU RI. Urusan caleg ganda saya serahkan sepenuhnya kepada Bawaslu dan KPU, kalau mau dicoret ya silahkan, asal sesuai mekanisme dan aturan perudangan yang ada, katanya. (uji) INTER-NAS Sumbangkan Uang Lotere Rp 487M california, surya Pemenang lotere itu bernama Tom Crist. Dia menang salah satu dari dua lotere Lotto yang dibelinya. Crist yang sedang berlibur di California kala itu mengaku tidak menyangka mendapatkan hadiah tersebut. Namun bukannya menghabiskannya untuk berfoya-foya, pria ini malah menyumbangkan semuanya, tanpa tersisa sedikitpun, kepada sebuah lembaga penanganan kanker. Dia mengatakan, sumbangan ini diberikan untuk mengenang istrinya yang meninggal karena kanker. Saya cukup beruntung, telah berkarir 44 tahun di sebuah perusahaan. Hidup saya berkecukupan. Saya sudah memiliki cukup uang untuk diri sendiri, untuk masa depan anak-anak. Saya tidak terlalu butuh uang, kata Crist. Crist memenangkan lotere itu pada bulan Mei 2013 lalu. Dia baru memberitahu soal hadiah lotere ini pada anak-anaknya belakangan ini. Di luar dugaan, anak-anaknya mendukungnya menyumbangkan uang tersebut. Awalnya, Crist tidak ingin namanya dipublikasikan sebagai penerima lotere. Namun pemberi hadiah mengharuskan ada foto dan pengumuman penerimaan hadiah. Crist baru saja pensiun September 2013 lalu sebagai presiden dan CEO sebuah perusahaan produk kelistrikan. Perusahaan itu dijualnya akhir 2012 seharga US$1,14 miliar. (cnn/viva) Kepala Desa Dapat Gaji Tetap REUTERS/Adnan Abidi balas - Barikade keamanan di luar Gedung Kedubes AS di New Delhi dibongkar paksa. Aksi ini sebagai pembalasan atas ditangkapnya Devyani Khobragade (insert), wakil Konsul Jenderal India di New York. India Bongkar Barikade Kedubes AS ■ Pembalasan Penangkapan Diplomat Devyani New Delhi, surya - Ketegangan hubungan diplomatik Amerika Serikat (AS) dengan India meningkat. Pembatas beton untuk keamanan di depan Kedutaan Besar AS di New Delhi dibongkar paksa. Kemarahan negeri Shahrukh Khan ini tampaknya sebagai pembalasan atas penangkapan dan dugaan perlakuan kasar terhadap Devyani Khobragade, wakil Konsul Jenderal India yang dikenai tuduhan pemalsuan visa di Kota New York. Devyani ditangkap Kamis pekan lalu, usai mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. Dalam sebuah email, dikutip dari Channelnewsasia.com, Rabu (18/12), perempuan berusia 39 tahun ini mengaku telah berulang kali mengatakan kepada join facebook.com/suryaonline pihak berwenang yang menangkapnya bahwa ia memiliki kekebalan diplomatik. Saya harus mengakui bahwa saya menangis berkali-kali karena mengalami penghinaan, tangan saya diborgol. Saya juga ditelanjangi ketika mereka menggeledah saya, meskipun saya memiliki kekebalan diplomatik, katanya. Devyani ditahan atas dugaan menggaji pembantunya dengan upah dibawah UMR, dan berbohong dalam formulir aplikasi visa atau izin. Atas perlakuan yang diterima Devyani itu, menggunakan buldoser dan truk derek polisi di New Delhi menyingkirkan pembatas beton di badan jalan yang melintasi di depan Kedutaan Besar AS. Menurut kantor berita Reuters, ba- rikade itu merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah India untuk mengamankan gedung Kedubes AS dari ancaman serangan teroris. Reaksi keras juga ditunjukan dengan sikap para politisi dan pejabat India yang menolak menerima kunjungan delegasi parlemen AS pekan ini. Penasihat Keamanan Nasional India, Shivshankar Menon, menilai tindakan aparat AS itu adalah perbuatan barbar. Departemen Luar Negeri AS mengaku telah meminta pemerintah India untuk tetap melindungi Kedubesnya itu. Kami tidak mau masalah itu berdampak negatif atas hubungan bilateral kedua negara, ujar juru bicara Deplu AS, Marie Harf. (kompas.com/tribunnews/voa) jakarta, surya - Kabar menggembirakan bagi para kepala desa (Kades). Para kades dan perangkat desa akan mendapatkan gaji tetap, tunjangan dan jaminan kesehatan setiap bulannya. Hal itu diatur dalam UU Desa yang disahkan DPR dalam dalam rapat paripurna, Rabu (18/12). Penghasilan tetap kades dan perangkat ini bersumber dari dana perimbangan dalam APBN yang diterima oleh kabupaten/ kota dan ditetapkan dalam APBD. Besaran gaji, tunjangan, dan penghasilan lain akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Wakil Ketua Pansus RUU Desa Budiman Sujatmiko menyatakan, desa juga bisa membuat badan usaha sendiri. Badan usaha milik desa ini didirikan atas kesepakatan dan musyawarah desa. Desa bisa menentukan jenis usahanya apakah di bidang pertanian, perikanan, termasuk juga pariwisata, ujar Budiman. Anggota Pansus RUU Desa, Bachruddin Nasori menyatakan, dengan ditetapkannya UU Desa ini, maka kades harus belajar pembukuan. Sebab, dengan UU KOMPAS.COM/Sandro Gatra Bersyukur - Presiden SBY saat jumpa pers usai penetapan RUU Desa menjadi UU Desa. Desa ini, dana sebesar 10 persen dari APBN akan masuk langsung ke desa. Dengan disahkan UU Desa, kepala desa harus belajar accounting karena kepala desa nanti akan menjadi pejabat pembuat komitmen. Jangan sampai kepala desa masuk penjara karena ketidakmengertiannya dalam mengelola keuangan, katanya. Presiden SBY bersyukur dengan ditetapkannya RUU Desa menjadi UU Desa. Tentunya kepala desa, lurah, dan semua juga bisa mengelola kehidupan desa, menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai pemimpin sekaligus menggunakan anggaran dengan sebaikbaiknya. Saya berharap masyarakat dilibatkan, rakyat diajak serta, ujar Presiden SBY saat jumpa pers di Kantor Presiden, Rabu (18/12). (kompas.com/ ant/tribunnews) follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz All New Vios Tak Lagi Impor surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | Hari ini (18/12), PT Toyota Manufactur Indonesia (TMMIN) resmi memproduksi The All New Vios untuk pertama kalinya. TMMIN akan memproduksi 1.000 unit per bulan. Sebelumnya Toyota Vios masih diimpor dari Thailand. Toyota menanamkan investasi Rp 2,5 triliun untuk proyek lokalisasi Vios ke pabriknya di Karawang 2. Biasanya pabrik ini memproduksi Etios Valco, nantinya ditambah The All New Vios, dengan kapasitas produksi 70.000 unit per tahun. Masahiro Nomami KAMIS, 19 DESEMBER 2013 IST Presiden Direktur TMMIN Fokus Siapkan Pabrik Kopi di Sidoarjo SURABAYA, SURYA - Ekspansi usaha terus dilakukan PT Siantar Top Tbk (STTP), yang selama ini bergerak di industri makanan ringan. Tidak lama lagi, perusahaan ini akan mengoperasikan pabrik pengolahan kopi kemasan di Sidoarjo, pada periode antara triwulan ketiga dan keempat 2014. Saat ini, kemajuan pembangunan fasilitas tersebut mencapai 10 hingga 20 persen. Direktur Utama STTP, Pitoyo mengungkapkan, untuk pembangunan pabrik pengolahan kopi kemasan itu perseroan telah menyiapkan investasi senilai Rp 300 miliar.  Ground breaking pabrik ini dilakukan tahun 2013 dan sekarang progress-nya sudah 10 hingga sampai 20 persen, ujar Pitoyo, dalam pemaparan publik yang berlangsung di Hotel Sommerset, Surabaya, Rabu (18/12) siang. Peluang produk kopi di Indonesia masih cukup besar. Buktinya, masih banyak pemain-pemain baru yang terus masuk ke sektor ini, imbuhnya. Selain pabrik pengolahan kopi, perseroan juga berencana menambah fasilitas produksi pabrik biskuit dengan nilai investasi sekitar Rp 200 miliar. Untuk membiayai rencana itu, perseroan akan menerbitkan obligasi tahun depan. Dari situ perseroan berharap bisa menghimpun dana kurang lebih Rp 600 miliar.  Obligasi ini semula dijadwalkan tahun ini, tetapi kemudian kami batalkan. Diharapkan 2014 bisa terlaksana dan dananya sebagian untuk pengembangan kopi dan biskuit, lanjut Pitoyo.  Hingga saat ini, perseroan telah mengelola beberapa pabrik untuk memproduksi lima jenis produk makanan. Keempat pabrik itu berada di Sidoarjo, Bekasi, Medan, dan Makassar. Komposisinya, 50 persen produk dibuat di pabrik Sidoarjo, 30 persen diproduksi di Bekasi, 18 persen diproduksi di Medan, sementara sisanya 2 persen diproduksi di Makassar.  Hingga akhir triwulan ketiga 2013, Siantar Top mencatatkan penjualan bersih Rp 1,23 triliun, tumbuh 34,53 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu Rp 916 miliar.  Sementara, laba usaha hingga akhir September 2013 tercatat Rp 142,5 miliar, tumbuh 45,2 persen dibanding periode yang sama di 2012 sebesar Rp 98,1 miliar.  (ben) surya/SUGIHARTO tambah pabrik - Dirut PT Siantar Top Tbk, Piyoto (kanan) berdialog dengan Direktur PT Siantar Top Tbk, Armin di antara produk-produknya usai public expose di Hotel Somerset Surabaya, Rabu (18/12). Perusahaan yang memproduksi biskuit ini, terus mengebut pembangunan pabrik untuk pengolahan kopi kemasan di Sidoarjo. Lewat Tol Surabaya–Gempol Kian Cepat  ■ Jasa Marga Siapkan Enam Gardu Tol Otomatis story highlights ■ Pasang gardu tol otomatis untuk tekan kemacetan, karena proses pembayaran lebih cepat ■ Penggunaan etoll di Surabaya masih minim, hanya 3,2% ■ Target 2014, ada pertumbuhan pemakai e-toll dengan adanya gardu otomatis SURABAYA, SURYA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana memasang gardu tol otomatis di enam gerbang tol Surabaya-Gempol. Pemasangan rencananya dilakukan pada semester pertama 2014 mendatang. Vice President Operation Management PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Taruli Hutapea mengatakan, pemasangan gardu tol ini bermanfaat untuk mengurangi tingkat kemacetan di pintu masuk tol. Dibandingkan pembayaran manual maupun menggunakan kartu e-toll seperti saat ini, pembayaran lewat gardu tol otomatis sedikit lebih cepat sehingga kemacetan bisa dikurangi, kata Taruli Hutapea, ditemui usai Temu Pelanggan Jalan Tol 2013 di Surabaya, Rabu (18/12). Terkait nilai investasi untuk pengadaan perangkat itu, Maruli tak bisa memastikan karena perangkat EDC (Electronic Data Capture) akan disediakan oleh Bank Mandiri, selaku pihak perbankan yang digandeng. Untuk ruas jalan tol Surabaya-Gempol, Jasa Marga sebelumnya telah menerbitkan kartu e-toll untuk pembayaran secara elektronik. Penggunaan kartu itu juga bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hanya saja, mekanisme pembayaran menggunakan kartu e-toll masih dilakukan oleh petugas tol. Dengan gardu tol otomatis, kartu e-toll tak perlu lagi diserahkan ke petugas. Tetapi pengemudi menggesekkan sendiri, tambahnya.  Penggunaan e-toll di Surabaya sendiri, lanjut Taruli, terbilang cukup rendah, sekitar 3,2 persen dari total transaksi yang ada. Padahal, dalam sehari setidaknya terdapat 230.000 kendaraan yang melintas melalui ruas tol Surabaya-Gempol. Persentase itu juga terbilang sangat kecil apabila dibandingkan di Jabodetabek yang sudah sekitar 20 persen hingga 30 persen. Jumlah kendaraan yang melintasi ruas itu, tumbuh sekitar tujuh persen dibandingkan tahun lalu. Target Lebih 10% Dengan dipasangnya gardu tol otomatis, Jasa Marga berharap di 2014 mendatang penggunaan kartu e-toll bisa mencapai lebih dari sepuluh persen.   Dijelaskan General Manager Jasa Marga Surabaya-Gempol, Agus Purnomo, dari keseluruhan kendaraan yang melintasi ruas tol SurabayaGempol, hingga awal Desember tahun ini 2013, perseroan telah menghimpun pendapatan sekitar Rp 261 miliar. Sementara, sampai akhir tahun ditargetkan bisa mencapai Rp 265 miliar.  Ada pertumbuhan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 233 miliar, kata Agus.  Dilanjutkan Taruli, secara nasional perseroan memproyeksikan pendapatan senilai Rp 5,8 triliun. Meski tak menyebutkan pencapaian saat ini, namun dia memastikan pada akhir September 2013 telah terealisasi target pendapatan triwulan ketiga. Kemudian, di 2014 perseroan ingin mendongkrak pendapatan hingga Rp 6,2 triliun.  Untuk mendongkrak penggunaan etoll setelah gardu tol otomatis dipasang, Jasa Marga akan menggeber sejumlah program bersama Bank Mandiri. Meski belum memastikan program apa yang akan digeber, dia memastikan program-program itu tak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  Tahun lalu ada beberapa program yang sudah dilakukan bersama Bank Mandiri. Misalnya saja, di Jabodetabek dibuat program diskon 10 persen untuk pengguna e-toll dan  gratis bayar tol waktu pemegang kartu berulang tahun. Selain itu Bank Mandiri juga memperbanyak jumlah gerai untuk mempermudah ­ op-up kartu, t pungkas Taruli. (ben) Tambah 45 Bulog Mart hingga Kuartai I 2014 Investasi Rp 25 M untuk Gudang SURABAYA, SURYA - Bulog Jawa Sebenarnya, lanjut Rusdianto, Timur berencana menambah 45 gerai Bulog Mart diproyeksikan untuk Bulog Mart pada 2014. Selain untuk membidik segmen wholesale atau memperluas jaringan pemasaran, melayani penjualan secara grosir. penambahan dilakukan untuk men- Akan tetapi pada kenyataannya, dongkrak brand image mereka. penjualan komoditas di gerai-gerai Kepala Bulog Divisi Regional (Div- yang sudah ada masih didominasi re) Jawa Timur, Rusdianto menyam- oleh konsumen ritel. paikan, pembangunan 45 unit Bulog Kami tidak bisa menghindari itu Mart baru itu dengan memanfaatkan karena tidak mungkin menolak atau gudang-gudang Bulog melarang orang yang di beberapa Sub Divre. mau berbelanja, lanjut Upaya penambahan geRusdianto.  rai direncanakan tuntas Sementara itu, Bulog dan siap beroperasi pada Jatim juga akan meminta kuartal pertama tahun pemerintah untuk memmendatang. percepat pengeluaran beSekarang ini ada 59 ras dari gudang-gudang unit gudang di beberapa Bulog Jatim ke daerahlokasi. Sebanyak 45 akan daerah lain yang defisit. kami manfaatkan untuk Saat ini, Bulog Jatim meBulog Mart, ujar Rusdimiliki stok beras sekitar anto di Surabaya, Rabu 629.000 ton. surya/eben haezer p (18/12). Dari jumlah itu, sekitar Rusdianto Untuk penambahan 420.000 ton di antaranya Bulog Mart, Bulog Jatim telah menyi- didistribusikan ke sejumlah daerah apkan anggaran Rp 10 juta untuk tiap yang dinyatakan defisit. Daerahgerai. Itu berarti, bakal menggelontor- daerah itu yaitu Aceh, Sumatera kan dana tak kurang dari Rp 450 juta Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambu, untuk penambahan 45 gerai.  Bengkulu, Kalimantan Tengah, KaliDengan penambahan puluhan mantan Barat, Nusa Tenggara Timur gerai itu pula, total Bulog Mart yang (NTT), dan Papua. dikelola Bulog Jatim akan sebanyak Apabila distribusi ke daerah-daerah 59 gerai. Pasalnya, saat ini terdapat 13 itu dipercepat pada semester pertama gerai di 13 Sub Divre dan satu gerai di tahun depan, maka sebagian space semua kantor pusat Bulog Jatim.  gudang yang dikelola Bulog bisa dimanDi Bulog Mart ini kami akan men- faatkan sebagai Pojok Bulog Mart.  jual empat komoditas utama, yakni Kami akan minta ke pemerintah beras, gula pasir, tepung terigu, dan untuk mempercepat. Karena weweminyak goreng. Tetapi juga akan diju- nang mempercepat distribusi meal komoditas-komoditas lain sebagai mang ada pada pemerintah di pusat, pelengkap, imbuhnya.  pungkas dia. (ben) SUrabaya, surya - Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Wira Jatim Group, memulai proyek pembangunan pergudangan modern di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut dengan investasi sekitar Rp 25 miliar. Direktur Utama PT Wira Jatim Group Arif Afandi, saat pencanangan tiang pertama proyek tersebut di Surabaya, mengatakan pergudangan yang diberi nama Wira Jatim Warehouse itu untuk memenuhi kebutuhan sektor perdagangan dan jasa yang terus berkembang, terutama dalam fasilitas penyimpanan. Untuk mengoperasikan pergudangan modern di atas lahan seluas hampir 9.000 meter persegi, Wira Jatim Group menggandeng Kamadjaja Logistic sebagai operator manajemen. Adapun lahan proyek itu merupakan bekas pabrik cat milik Wira Jatim yang sudah lama tidak dioperasikan. Langkah bisnis baru ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Jatim yang banyak disumbang ektor perdagangan dan jasa, kata Arif, Rabu (18/12). Pihaknya terus bertekad membangun dan mengembangkan bisnis baru untuk mendukung visi pemerintah Jatim dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah, seperti Tuban, Banyuwangi dan Ponorogo. Sebelumnya, BUMD yang menaungi beberapa perusahaan sektor manufaktur dan jasa itu, juga ekspansi dengan mengoperasikan beberapa unit hotel di Surabaya. Chief Marketing Officer Kamadjaja Logistic, Stephani Ivy Kamadjaja mengatakan, proyek pembangunan pergudangan modern di kawasan SIER itu dijadwalkan selesai sekitar enam bulan. Dengan lokasi yang strategi di kawasan SIER, kami optimistis pergudangan ini akan menjadi landmark baru bagi Wira Jatim, ujarnya.(ant) Terimbas Cuaca Harga Cabai Sedikit Bergejolak ■ Pasokan Pangan Aman hingga Akhir Tahun surya/sugiharto Bergejolak - Cabai merah salah satu komoditas yang harganya bergejolak, sebagai imbas musim hujan. join facebook.com/suryaonline Jakarta, surya - Pemerintah memastikan pasokan dan harga sejumlah bahan pangan, jelang Hari Raya Natal, aman. Meski, untuk beberapa komoditas terjadi gejolak harga. Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, tingkat permintaan pangan akan meningkat seiring Hari Raya Natal dan masa liburan akhir tahun. Namun, pasokan sejumlah bahan pangan maupun harganya, dalam kondisi stabil. Pasokan aman, harga aman, kata Hatta singkat, usai memim- pin Rakor Pangan, di Jakarta, Rabu (18/12). Berbeda dengan Hatta, Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan mengungkapkan, harga cabai rawit dan cabai merah keriting sedikit bergejolak. Tetapi, untuk pasokan bahan pangan lain terbilang aman. Di Surabaya, harga cabai merah besar keriting berkisar Rp 25.000 per kg, demikian juga untuk cabai merah besar biasa. Sedang cabai rawit Rp 26.000 per kg. Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi membenar- kan bahwa terjadi kenaikan harga cabai-cabaian. Hal itu lantaran pengaruh musim. Jelang Natal, Insyaallah semuanya (pasokan) tersedia, kata Bayu. Menurutnya, kendala setiap akhir tahun adalah terhambatnya distribusi pangan akibat musim hujan. Ia mencontohkan, suplai hortikultura yang sedikit terhambat karena rusak selama perjalanan. Oleh karenanya, harga untuk bahan-bahan hortikultura, seperti cabai, masih berfluktuasi. Bayu berharap, pengusaha tidak menaikkan harga kebutuhan hortikultura karena gangguan ini. “Memang pasti ada loss dari kendala cuaca ini, tapi jangan naikkan harga,” ujar Bayu, Rabu (18/12). Selebihnya, lanjut dia, ketersediaan kebutuhan pokok lainnya relatif tidak mengalami masalah. Misalnya harga beras yang turun dari biasanya karena pasokan surplus. Demikian juga untuk harga gula, daging dan minyak goreng, juga lebih stabil. Tingginya permintaan jelang akhir tahun, ditambah pelemahan kurs mata uang, bisa dijadikan alasan oleh pedagang untuk menaikkan harga. Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Sutarto Alimoeso mengatakan, harga beras berada di kisaran Rp 8.100-Rp 8.200 per kg. Ia memperkirakan hingga akhir tahun bisa kembali turun. Inflasi Terjaga Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin menambahkan, dengan kondisi harga pangan yang lebih stabil, dia optimistis hingga akhir tahun inflasi bisa dijaga di level yang aman. Sebab, yang menjadi pendorong utama inflasi adalah kenaikan harga pangan. “Kalau harga pangan bisa dijaga seperti sekarang, inflasi aman,” ujar Suryamin. (kompas. com/kontan) follow @portalsurya
  4. 4. 4 FINANCE KAMIS, 19 DESEMBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com I I I I I 12 I I I I I 13 Minyak/Dolar AS I 4.182,35 I I I I I I I 4.196,28 I I I I I I I 16 17 120,00 110.00 100.00 90.00 18 I I I I I 12 I I I I I 13 Rupiah/Dolar AS I 97,26 I I I I I I I 97,22 I I I I I I I 16 17 18 12.500 12.000 11.500 11.000 I I I I I 12 I I I I I 13 I I I I 12.125 I I I I 12.168 I I I I I I I 16 17 18 KURS VALAS IHSG Jakarta 4.500 4.400 4.300 4.200 MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,998.53 HKD 1,575.29 1,559.48 SGD 9,712.10 9,611.26 THB 378.90 HARGA EMAS 1,978.56 SUMBER: BLOOMBERG Antisipasi Kredit Macet 17/12 | PERKIRAAN PASAR 18/12 DOLAR AS/TROY OUNCE 374.88 (24 KARAT) 1.237.20 Rp 486.000/gram 1.234.40 SUMBER: BANK INDONESIA ■ Bank-bank Diminta Tambah Modal JAKARTA, SURYA - Bank Indonesia (BI) meminta perbankan meningkatkan permodalan dan menyiapkan dana pencadangan kredit macet (Non-Performing Loan) untuk mengantisipasi pelonjakan karena pengaruh situasi ekonomi global dan domestik pada 2014. Mungkin keuntungan perbankan dalam jangka pendek tertekan karena kenaikan bunga, mungkin marjin juga turun dan bisa saja ada kredit macet yang meningkat, kata Deputi Gubernur BI, Mirza Adityaswara di sela penandatanganan 'Mini Master Repo Agreement (MRA)', Rabu (18/12). Industri perbankan di Indonesia sebelumnya sudah mengalami masalah serupa pada 2005 dan 2008. Problem itu setelah ada respons berupa kebijakan moneter dan kebijakan fiskal mampu teratasi. Saat ini, BI memberlakukan kebijakan seperti kenaikan BI Rate dan kenaikan harga BBM bersubsidi serta beberapa paket kebijakan moneter dan fiskal lainnya. Nanti kalau ada kejelasan FIGUR mengenai tapering, serta respons atas kebijakan itu, maka situasinya akan kembali normal. Nah, sekarang perbankan Indonesia dalam masa penyesuaian, papar Mirza Adityaswara. Ketika pemerintah dan bank sentral melakukan pengetatan di 2005 dan 2008, terjadi kenaikan jumlah kredit macet, dari dua persen menjadi 10 persen. Karena itulah, kini diingatkan perlunya dana pencadangan untuk kredit macet itu harus cukup. Saat ini, rasio kecukupan modal(CAR) perbankan masih kuat, yakni di kisaran 17 persen sampai 18 persen. Bank-bank besar dan menengah telah memiliki coverage ratio kredit macet di atas 100 persen. Mirza Adityaswara menyinggung roadmap permodalan bank di seluruh dunia yang sudah mengarah pada Basel III, sehingga tren bank di luar negeri ada pada upaya penambahan modal. Basel III meminta permodalan lebih tinggi. BI akan menyesuaikan dengan Basel III. Jadi, pasti per- GITA WIRJAWAN Basis Zona Ternak S AATNYA mempercepat revisi Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mempermudah pengadaan daging sapi melalui impor. Dengan begitu, importasi tidak menggunakan basis negara tapi basis zona. Saya meminta supaya dilakukan revisi UU segera mungkin, agar kita tidak menggunakan basis negara, tapi menggunakan basis zona, kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan seusai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (18/12). Proses revisi UU oleh Kementerian Pertanian telah memasuki pembahasan Daftar Isian Masalah (DIM) dan diharapkan selesai paling lambat akhir Januari 2014. Kalau sudah selesai pembahasan DIM-nya untuk revisi UU, mungkin dalam waktu dekat segera tuntas. UU itu menjadi dasar hukum yang memberikan kebebasan untuk melakukan importasi sapi, terutama terkait sistem berbasis negara. Indonesia dapat melakukan impor daging sapi dari negara seperti Brasil, yang saat ini menerapkan sistem ekspor impor berbasis zona. Kita bisa mengimpor sapi dari negara manapun selama ada zona-zona di situ yang aman dari penyakit. Kalau sekarang apabila salah satu negara ada IST zona yang tidak aman, kita tidak bisa impor dari negara itu, terang Gita Wirjawan. Saat ini, Indonesia memberlakukan sistem country base, yang menetapkan bahwa sapisapi hanya bisa didatangkan dari dua negara, Australia dan Selandia Baru. Padahal, impor sapi dari Selandia Baru tidak bisa menjadi pilihan karena kekuatan mereka adalah sapi perah. (ant) join facebook.com/suryaonline bankan harus memenuhi Basel III, tandasnya. Basel III merupakan standar global terbaru untuk pengaturan capital adequacy dan likuiditas perbankan. Bank perlu mempertahankan 4,5 persen saham umum dan enam persen dari modal inti (Tier I) dari asetaset terbeban risiko. Basel III juga memperkenalkan penyangga (buffer) tambahan, seperti countercyclical buffer bebas, yang memungkinkan regulator nasional menetapkan modal tambahan 2,5 persen pada periode-periode pertumbuhan kredit tinggi. Selain itu, memperkenalkan rasio leverage tiga persen dan mensyaratkan dua rasio likuiditas. Beberapa waktu lalu, Direktur Utama Bank Bukopin, Glen Glenardi mengatakan, penambahan modal perlu dilakukan. Di masa mendatang, perbankan harus memenuhi berbagai aturan yang dikaitkan modal inti. Salah satunya, aturan Basel III. Aturan ini menuntut modal yang lebih murni bukan modal hibrid, ujarnya. (ant) ANTARA MASIH NORMAL - Nilai tukar rupiah melemah 58 poin ke posisi Rp 12.176 per dolar AS, Rabu (18/12) karena pelaku pasar uang menantikan hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS. Menteri Keuangan, Chatib Basri menilai, fluktuasi rupiah masih normal. Situasinya mirip tahun 2009 ketika rupiah di kisaran Rp 12.000 per dolar AS. Jumlah Wirausahawan Jauh dari Standar SURABAYA, SURYA - Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2013 (WMM) yang digelar PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memasuki tahap final. Dari 567 peserta di Jawa Timur, dipilih enam wirausahawan terbaik yang selanjutnya berkompetisi di tingkat nasional. Deputy Regional Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah VIII Surabaya, Dyah Armyni menyebutkan, secara nasional WMM 2013 diikuti 6.745 peserta. Mereka terbagi dalam beberapa kategori, yaitu mahasiswa diploma dan sarjana, serta kategori alumni dan pascasarjana. Bidang usaha yang dikompetisikan ada tiga, boga, industri, serta perdagangan dan jasa kreatif. Untuk masing-masing bidang usaha dan kategori, kami cari satu terbaik sehingga muncul enam pemenang, katanya, Rabu (18/12). WMM merupakan merupakan ajang CSR tahunan Bank Mandiri sejak 2007. Menurut Kepala Wilayah PT Bank Mandiri Persero (Tbk) Surabaya, Edwin Dwidjajanto, saat ini jumlah wirausahawan di Indonesia masih di bawah angka standar. Karenanya, Bank Mandiri merasa ikut memegang peran untuk mendorong peningkatan jumlah wirausahawan. Jumlah wirausahawan di Indonesia hanya 1,56 persen dibanding populasi penduduk. Masih butuh minimal 2 persen wirausahawan dari total populasi penduduk untuk menyamai negara maju, ujarnya melalui keterangan tertulis. (ben) Saham SIDO Oversubscribed JAKARTA, SURYA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan, bertambahnya jumlah saham perusahaan pasar modal domestik dapat meningkatkan likuiditas. Sudah 31 perusahaan mencatatkan saham, yang berarti melampaui target BEI tahun ini. Tahun 2014, kami kembali menargetkan 30 perusahaan untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO). Kami optimistis minat perusahaan masih tinggi, kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen di sela pencatatan saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), Rabu (18/12). Presiden Direktur PT Kresna Graha Sekurindo, Michael Steven selaku penjamin emisi menambahkan, pertumbuhan industri pasar modal domestik masih memiliki ruang yang cukup baik. Ada lima perusahaan sudah menyampaikan minatnya untuk melakukan IPO kepada Kresna Graha. Saham SIDO sendiri mendapat tanggapan positif dari investor. Dari hasil pooling penawaran awal (bookbuilding) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 11,4 kali. Kelebihan dari investor ritel, sementara investor istitusi kelebihan permintaan enam hingga ANTARA RESMI MELANTAI - Dirut PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat (kiri) bersama Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito saat saat pencatatan saham, Rabu (18/12). tujuh kali, paparnya. Sido Muncul melepas 1,5 miliar saham baru atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perusahaan akan mendapatkan dana tunai sekitar Rp 870 miliar dari keseluruhan jumlah saham yang dilepas itu. Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat menjelaskan, alokasi penggunaan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi terdiri atas 56 persen, yang rencananya untuk modal kerja, 42 persen untuk investasi, dan sisanya untuk pengembangan sistem teknologi informasi dan komputerisasi perusahaan. Manajemen akan memperluas pabrik, dengan menambah 10 hektare tanah dan diharapkan pembangunan pabrik dapat dilakukan secepatnya. Untuk itu, penjualan 2014 ditargetkan Rp 2,8 triliun dengan keuntungan bersih Rp 450 miliar. Soal rupiah, jelas berdampak pada harga produk. Kami masih impor bahan untuk produk minuman energi, tambah Irwan Hidayat. (ant) follow @portalsurya
  5. 5. JAWA TIMUR | KAMIS, 19 DESEMBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Proyek Kargo Molor Kontraktor Didenda jombang, surya - Proyek pembangunan terminal kargo di Desa Tunggorono Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang, dipastikan tak selesai tepat waktu. Sesuai dokumen kontrak, proyek berdana APBD Jombang Rp 4,05 miliar dengan kontraktor PT Media Karya Utama, Kediri itu seharusnya tuntas pada 15 Desember lalu. Namun hingga kini, masih ada bagian-bagian proyek yang belum selesai dikerjakan. Anggota Komisi C (pembangunan) DPRD Jomang Erwan Prakoso memperkirakan, secara fisik, proyek baru mencapai kisaran 70-75 persen. “Seharusnya diputus kontrak, dan kontraktornya di-black list,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Rabu (18/12). Menurutnya, jangka waktu penyelesaian sebenarnya sudah cukup longgar, yakni 180 hari atau enam bulan. “Tapi tampaknya kontraktor tidak serius dalam pengerjaannya, sehingga gagal menyelesaikan tepat waktu sesuai kontrak,” kata Erwan. Kepala Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang, Kebersihan dan Pertamanan (CKTRKP), Abdul Qudus membenarkan kontraktor gagal menyelesaikan pekerjaan terminal kargo sesuai tenggat waktu yang disepakati, yakni 15 Desember. Bahkan, menurutnya kontraktor sempat meminta perpanjangan waktu pengerjaan. “Dia meminta perpanjangan selama 10 hari, dengan alasan terkendala hujan. Tapi permintaan saya tolak,” kata Qudus. Kendati demikian, Dinas PU CKTRKP tidak akan melakukan pemutusan kontrak terhadap rekanan. Sebab progres atau pencapaian pembangunan sudah lebih dari 90 persen. “Saya perkirakan 4-5 hari selesai. Maksimal sebelum saya menyelesaikan laporan akhir tahun 26 Desember, pekerjaan mereka selesai,” kata Qudus. Sebagai sanksi atas molornya pekerjaan, jelas Qudus, pihaknya mengenakan denda sebesar satu per mil kali nilai proyek setiap hari. Atau denda Rp 4 juta per hari sampai pekerjaan tuntas.(uto) surya/sutono didenda - Kontraktor didenda Rp 4 juta per hari sampai pekerjaannya tuntas. Pasalnya proyek terminal kargo molor dari jadwal Tanah di Perbukitan Ambles 1 Meter tulungagung, surya -Warga Dusun Krajan, Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo resah. Permukaan tanah di dusun perbukitan itu ambles rata-rata 1 meter. Bahkan, ada cekungan tanah berdiameter kira-kira 70 meter yang terlihat retak di sana-sini. “Kami khawatir terjadi tanah ambles yang luas. Kondisi itu muncul sejak ada hujan deras Senin pagi yang berlanjut sampai siang,” kata Ketua RT 2 RW 1 Dusun Krajan, Musalim, di rumahnya, Rabu (18/12). Menurut dia, warganya juga khawatir tanah yang ambles itu memicu longsor besar, apalagi hujan deras terus terjadi harihari ini. Guna mengantisipasi kejadian buruk itu, para lelaki dusun bergiliran jaga malam agar jika terjadi sesuatu dapat segera memberitahu semua penduduk untuk menyelamatkan diri. Mereka umumnya punya pe- LINTAS rasaan tidak nyaman karena lokasi tanah yang ambles berada di atas pemukiman penduduk. Jika terjadi longsor, mereka khawatir arahnya menuju perkampungan. “Lokasi tanah ambles kira-kira 300 meter di atas perkampungan. Sedangkan kemiringan tanahnya sekitar 60 derajat,” kata Musalim. Selain bergiliran jaga malam, penduduk juga bergotong royong menggali selokan mengelilingi lokasi tanah yang ambles, kemudian dialirkan menuju lokasi yang lebih rendah. Mereka berharap, cara itu dapat memudahkan air meresap ke bawah supaya tidak tertampung di bagian atas yang rawan longsor. Tidak itu saja, warga juga menancapkan batang bambu yang tinggi di sekitar lokasi tanah ambles. Bambu itu diberi secarik kain kelihatan mencolok dari bawah. Tujuannya, jika terjadi longsor, segera terlihat ambruk.(yul) JAWA TIMUR Sugianto Tewas Tabrak Mobil jombang, surya - Diduga mengantuk, Sugianto (35), warga Desa Jebo, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak median jalan dan bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan, di Jalan Desa Tejo, Mojoagung, Jombang, Rabu (18/12). Kecelakaan terjadi dinihari sekitar pukul 03.50 WIB. Bermula ketika korban mengendarai motor Vixion QG 2732 XJ, melaju kencang dari arah timur. Mendekati lokasi kejadian, mendadak motor yang dikendarai korban melaju terlalu ke kanan, menabrak median jalan, dan akhirnya motor meluncur di jalur dari arah berlawanan. Dalam waktu bersamaan, melaju dari arah berlawanan mobil Avanza L 1642 PZ yang disopiri Agung Wahyudi (39), asal Taman Kota, Madiun. Tabrakan tak terhindarkan, korban tewas.(uto) Polisi Sita 5.000 Solar Ilegal blitar, surya - Truk tangki berisi solar ilegal yang dikemudikan Mattresno (51), warga Jl Kapten Kasihin, Desa Plandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung kena razia saat melintas di Jl Raya Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Selasa (17/12) petang. Karena tak ada dokumen apapun, termasuk DO dari pertaminan, truk tangki beserta isinya serta sopirnya langsung dibawa ke Polres Blitar Kabupaten. Iptu Suwoko, Kasubag Humas Polres Blitar, mengungkapkan, penangkapan dilakukan saat hujan lebat. Itu bermula dari kecurigaan petugas saat melihat ada truk tangki bernopol AG 8105 UY yang tangkinya tak ada tulisan jenis BBM yang diangkut. Namun, tangkinya polos dan hanya bercat merah putih. Karena curiga, petugas Polsek Sananwetan langsung menangkapnya.(fiq) join facebook.com/suryaonline Dua Jembatan Putus ■ Dihantam Longsor dan Banjir ponorogo, surya - Hujan lebat yang mengguyur Madiun, Ponorogo, dan sekitarnya tidak hanya menyebabkan bencana tanah longsor, tetapi juga memutus jembatan. Bencana tanah longsor di Ponorogo menimbun rumah Situ (63) warga Dusun Watu Agung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Selain menimbun rumah warga, material longsor juga menutup jembatan antar Dusun Watu Gunung dan Dusun/Desa Dayakan, Kecamatan Badegan. Akibat jembatan tertimbun tanah longsor, 500 Kepala Keluarga terisolir tak bisa menuju kantor desa dan Kecamatan Badegan. Beruntung puluhan warga langsung membersihkan puingpuing longsoran yang menutup jembatan antar-dusun itu. Kami bersama warga lainnya sudah sejak pagi membersihkan lumpur, sedangkan satu batu besar belum bisa dipindahkan lantaran terlalu berat, terang Suparno (54) warga Dusun Watu Agung saat kerja bakti, Rabu (18/12). Selain itu, Suparno mengaku warga tak bisa menunggu bantuan pemerintah, karena warga tidak ingin terisolir. Kalau menunggu, maka warga di kampung kami bisa terisolir, karena jembatan ini satusatunya yang menghubungkan warga dusun kami ke wilayah lainnya, imbuhnya. Kasi Penanggulangan Benca- surya/sudarmawan jembatan ambrol - Akibat tergerus air bah, jembatan yang menghubungkan Dusun Seweru dan Dusun Tegir, Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun yang dibangun Tahun 1997 ambrol, akibatnya 120 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Tegir terisolir, Rabu (18/12). na, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Ponorogo, Setyo Budiono menegaskan, bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan ada dua titik yakni satu titik merusak rumah warga dan titik lainnya menutup jembatan penghubung antar dusun. Jembatan Ambrol Terpisah, sekitar 120 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Tegir, Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun terisolir. Ini menyusul jembatan utama, sekaligus jembatan satu-satunya yang menghubungkan Dusun Seweru dan Dusun Tegir, Desa Kare itu, terputus. Hal ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah itu. Terputusnya jembatan itu tidak hanya membuat ratusan KK terisolir. Akan tetapi juga menyebabkan, akses jalan utama menuju lokasi wisata Air Terjun Kedung Malem di Dusun Tegir, Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun terputus total. Sejumlah siswa SD, SMP, dan SMA yang hendak menuju sekolah mereka masing-masing terpaksa berjalan melalui jalan alternatif lain melintasi jembatan darurat yang terbuat dari bambu sejauh sekitar 2 kilometer. Padahal, jembatan yang terputus itu sebelumnya bukan hanya dimanfaatkan untuk lalu lintas kendaraan roda 2 akan tetapi juga dimanfaat untuk akses mobil atau kendaraan roda 4 sejak dibangun tahun 1997 silam. Kepala Dusun Seweru, Desa/ Kecamatan Kare, Darto menegaskan, warga belum bisa memperbaiki jembatan antara dusun itu. Pasalnya, membutuhkan anggaran cukup besar.(wan) Bangunan Ruko Mantan Dewan Dirobohkan ■ Kalah Berperkara Melawan Mbok Kasih kediri, surya - Tim eksekutor terpaksa merobohkan bangunan toko meubel UD Al Amin milik H Romli karena pihak yang berperkara tidak menggubris peringatan. Beberapa hari sebelum pelaksanaan eksekusi, termohon telah diminta membongkar sendiri bangunannya. Hanya saja pemilik bangunan toko H Romli warga Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri tidak menggubrisnya. Akibatnya bangunan toko kemudian dirobohkan dengan alat berat. Kami sudah tiga kali memperingatkan untuk membongkar bangunan. Tapi peringatan kami tidak pernah digubris sehingga bangunan terpaksa kami bongkar paksa, ungkap Surya Wardana,SH, Kuasa Hukum Mbok Kasih Kartosumo kepada Surya, Rabu (18/12). Dijelaskan, eksekusi terhadap bangunan toko dilakukan karena sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Sebelumnya petugas telah mengeksekusi tanah seluas 3.345 m2 yang ada di selatan bangunan toko. Perkara sengketa tanah ini terjadi antara Mboh Kasih dengan Masngut dkk sejak 1998. Setelah beberapa kali persidangan perkara dimenangkan oleh Mbok Kasih. Di tengah proses persidangan, tanah tersebut kemudian dibeli oleh H Romli. Mantan anggota DPRD Kota Kediri dan pengasuh pondok pesantren itu kemudian membangun toko mebel dan furnitur di tanah sengketa. Tak lama setelah proses jual beli, turun putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) yang tetap memenangkan Mbok Kasih. Perempuan tua itu sudah meminta kepada pemilik toko untuk membongkar sendiri bangunannya tapi tak digubrisnya. Karena tetap tidak ada iktikat baik, kemudian petugas melakukan eksekusi bangunan toko. Seluruh sisa mebel yang ada di dalam toko dikeluarkan paksa. Selanjutnya sebuah alat berat merobohkan tembok dan atapnya. Hanya butuh waktu sekitar satu jam bangunan toko seluas 205 m2 itu sudah rata dengan tanah. Saat pelaksanaan eksekusi tidak ada perlawanan dari kubu pemilik bangunan H Romli dan termohon eksekusi Masngut dkk. Kedua orang yang terkait dengan sengketa tanah itu sepertinya pasrah karena semua upaya hukum telah dilakukan. Yuning menantu H Romli saat dikonfirmasi Surya di lokasi eksekusi mengaku tidak sempat menyelamatkan material bangunan dari kerusakan karena tidak diberi waktu lagi untuk membongkar sendiri bangunan toko.(dim) Sudah 20 Tahun Mbok Yam Praktik Pijat di Rumahnya Polisi Temukan 12 Janin Dikubur di Dapur Warga Desa Semendi, Tongas, Kabupaten Probolinggo geger. Pasalnya, dukun pijat yang selama ini dikenal ramah, ternyata praktik aborsi di rumahnya. Ketika digeledah, polisi menemukan 12 janin dikubur di dapur rumahnya. Kini Mbok Yam meringkuk di tahanan. K endati sudah terkenal hingga luar daerah, ternyata warga Dusun Polay, Desa Sumendi, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo, mengaku tidak mengetahui praktik pijat aborsi yang dilakukan oleh Senenti (60) alias Maryam atau yang akrab disapa Mbok Yam. Selama ini, baik para tetangga dekatnya maupun warga lainnya hanya mengenal Mbok Yam sebagai tukang pijat biasa, bukan sebagai dukun aborsi. Ya tahunya cuma tukang pijat biasa, kata Musan (35) tetangga sebelah rumah Mbok Yam, yang mengaku pernah dipijat Mbok Yam. Dia menuturkan, karena mengalami gangguan penglihatan, sehari-hari Mbok Yam tinggal ditemani oleh pembantunya bernama Sulastri (48). Masih kata Musan, sekitar setahun yang lalu, putra kandung Mbok Yam meninggal. Sementara suaminya, sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sementara menurut Hamidah (22), pasien atau pelanggan jasa pijat Mbok Yam tidak hanya warga sekitar. Dia mengatakan, terkadang banyak mobil parkir di depan rumah Mbok Yam. Tamunya bukan hanya warga sini, terang tetangga dekat Mbok Yam. Ia menuturkan, sudah 20 tahun lebih, Mbok Yam membuka praktik dukun pijat. Namun Hamidah mengaku tidak menyangka jika Mbok Yam melayani pasien yang ingin aborsi. Dia menuturkan, banyak warga termasuk dirinya yang cocok dengan pijitan Mbok Yam. Dalam sehari, kata Hamidah, Mbok Yam bisa melayani hingga tiga pasien. Kalau malam dia tidak mau, kata ibu dua anak ini. Ia menambahkan, Mbok Yam dikenal sebagai sosok tertutup. Meski ramah, namun, kata Hamidah, Mbok Yam jarang berbicara atau ngobrol dengan tetangga sekitar, dan lebih banyak tinggal di dalam rumah. surya/rehadian bagus prasetyo paktik aborsi - Rumah Mbok Yam, dukun pijat yang juga praktik aborsi akhirnya diamankan polisi setelah ditemukan 12 janin dikubur di dapur. 12 Janin Nama Mbok Yam mencuat setelah aparat Satreskrim Polresta Probolinggo berhasil membongkar praktik aborsi yang dilakukan Mbok Yam di rumahnya. Terbongkarnya praktik aborsi tersebut, setelah seorang pasiennya mengalami pendarahan, dan dirawat di RSU dr Saleh, Kota Probolinggo. Petugas medis RSU dr Saleh yang mengetahui korban baru saja melakukan aborsi, kemudian menghubungi polisi setempat. Dari informasi itu, petugas Polresta Probolinggo langsung bergerak. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Agus I Supriyanto, saat dihubungi mengatakan, setelah digeledah, polisi menemukan 12 janin di kubur di dapur Mbok Yam, sehingga polisi menahan pelaku. Saat ini kami baru menemukan 12 janin yang dikubur di dapur, ada kemungkinan jumlahnya bertambah, katanya. Polisi masih mendalami kasus aborsi tersebut, termasuk siapa saja yang pernah minta tolong jasa Mbok Yam, apakah pembantunya juga membantu mengubur janin-janin tersebut. (rehadian bagus prasetyo) storyhighlights ■ Di Ponorogo, timbunan longsor merusak rumah warga dan menimbun jembatan, sehingga transportasi terputus ■ Warga kerja bakti mengeruk timbunan longsor ■ Di Madiun, jembatan ambrol terkikis banjir, akibatnya 120 KK terisolir Perampok Beraksi Dekat Pos Polisi magetan, surya - Perampok yang satu ini sungguh berani, betapa tidak, pelaku beraksi di Toko Emas Damai, di Jl Panglima Sudirman yang jaraknya hanya 25 meter dari Pos Polisi Pasar Baru, Rabu (18/12). Akibat aksi kejahatan itu, pemilik toko emas menderita kerugian belasan juta rupiah. Keterangan yang dihimpun Surya menyebutkan, kejadian pencurian yang dilakukan penjahat berpotongan cepak, bertubuh gemuk dengan tinggi sekitar 165 centi meter itu, sangat cepat. Apalagi pelaku kejahatan itu menyaru sebagai pembeli, sehingga karyawan di toko perhiasan emas tidak menaruh curiga terhadap pelaku. Ketika pelaku datang, saya yang melayani, dia katanya mau membeli perhiasan gelang untuk ibunya dan dia menunjuk sejumlah gelang yang dipajang di etalase, kata Yuni karyawan Emas Damai kepada Surya, seusai kejadian. Meski melayani, lanjut Yuni, namun yang mengambilkan barang (perhiasan gelang) dari dalam etalase, Dewi temannya sesama karyawan setempat. Karena pelaku hanya menunjuk, Dewi mengambilkan contoh gelang emas itu tiga sekaligus. Maksud Dewi, kalau diberi tiga model sekaligus, pembeli bisa memilih, karena masingmasing memiliki berat 10 gram, sesuai dengan permintaan orang itu (pelaku kejahatan), kata Yuni. Tapi begitu tiga perhiasan emas berupa gelang itu diberikan kepada pelaku, tiba-tiba pelaku merebut tiga gelang emas dan kabur dengan motor yang sudah disiapkan. Setelah kejadian, polisi segera melakukan olah TKP dan meminta rekaman CCTTV dari enam kamera yang dipasang di toko itu. Kapolsek Kota Magetan AKP Marino yang dikonfirmasi seusai olah TKP di toko emas mengatakan, aksi ini begitu cepat, sehingga karyawan tidak bisa berbuat banyak. Polisi sedang melakukan pengejaran.(fiq) follow @portalsurya
  6. 6. SURYA LINES | KAMIS, 19 DESEMBER 2013 Leluasa Berponsel... ■ DARI HALAMAN 1 hitung-hitungan biayanya. Harus bayar ke penguasa blok dan menyogok petugas. “Kalau tahanan yang top-top, ya santai saja pakai ponsel,” kenang MH. Penggunaan ponsel itu tentu lewat jalur belakang. Ketentuan di lembaga pemasyarakatan (lapas) maupun rumah tahanan (rutan) tegas-tegas melarang penggunaan ponsel. Jangankan penghuni, pengunjung saja dilucuti. Dengan prosedur pemeriksaan di pintu masuk, mustahil pengunjung, apalagi penghuni bisa membawa masuk ponsel. Di Rutan Medaeng misalnya, pemeriksaan barang dilakukan BNN Imbangi... ■ DARI HALAMAN 1 penggunaan teknologi itu. Iwan hanya menyebutkan teknologi itulah bisa membimbing petugas menelusuri dan menangkap jaringan, dari hilir hingga hulu. Dari pengecer hingga bandar. Yang pasti pola penangkapan berbasis teknologi itu cukup ampuh. Terakhir pola itu digunakan menangkap pengedar kelas internasional, yakni Austin alias Item,. Warga negara Nigeria ini mengendalikan bisnis dari dalam Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali dalam kasus narkoba di Pulau Dewata. Demi Nama... ■ DARI HALAMAN 1 Singapura, negara kecil yang berdiri di atas bekas kekuasaan Malaysia. Maka tensi masyarakat Malaysia sebenarnya lebih me­ninggi ­­­ ketika timnas ke­sayangan mereka bertemu Si­ngapura. Tetapi pria Melayu itu tetap mengakhiri katakatanya dengan slogan “Garuda di Dadamu, Loreng Harimau di Badanku”. Itu artinya seberapa besar respek yang ditunjukkan kubu Malaysia terhadap Indonesia, tetap dalam urusan kompetisi sepakbola nama baik sebuah bangsa akan dihitung dari prestasi yang pernah diraih tim kesayangan masing-masing. Dua tahun berlalu, Indonesia dan Malaysia ditakdirkan kem­bali bertemu di ajang SEA Games Myanmar 2013. Kali ini pertemuan dua tim terjadi di partai hidup mati babak semifinal yang akan dilangsungkan di Zeyar Thiri Stadium, Naypyitaw, Kamis (19/12) sore ini. Tak banyak perubahan terjadi di Gembleng Napi... ■ DARI HALAMAN 1 mencari napi yang dalam waktu dekat bebas. Selain imbalan uang, bandar tersebut akan mensuplai kebutuhan (narkoba) saya. Itu yang membuat saya tertarik,” kata Anton. Hal senada diungkapkan Sinyo, mantan pecandu narkoba yang pernah menghuni Lapas Klas I Surabaya Medaeng. Sinyo memang hanya enam bulan mendekam di Rutan Medaeng. Namun, masa tahanan yang singkat, tidak membuat penguasa napi kala itu, almarhum Cak Rosul, meragukan kesetiaan Sinyo. Rosul meminta Sinyo menunggunya bebas. Ratu Atut... ■ DARI HALAMAN 1 sebagai pejabat yang berwenang melantik, tak hadir. Pihak Pemprov Banten mengatakan Atut tak hadir karena alasan sakit. Namun desas-desus di tengah para undangan mengatakan ketidakhadiran Atut disebabkan status tersangka kasus suap yang sudah disandangnya sejak Selasa (17/12) lalu. Kalau cuma pelantikan lurah atau camat batal, mungkin tidak apa apa. Ini pelantikan wali kota. Masa seperti ini. Pemberitahuannya mendadak, ujar seorang undangan menggerutu. Kekecewaan juga tergambar di wajah para pejabat dan staf Pemkot. Kerja keras mereka mempersiapkan acara, termasuk menggelontorkan dana ratusan juta untuk sewa tenda, konsumsi, dan sebagainya, menjadi siasia. Ucapan selamat dalam bentuk hingga tiga lapis. Itu belum termasuk loket pendaftaran dan antrean. Begitu pula dengan Lapas Narkoba Madiun. Pemeriksaan barang masuk sangat ketat. Satu-satu jalan memasukkan barang adalah main mata dengan oknum petugas yang mau disogok. Fakta banyaknya piranti komunikasi itu bisa dilihat saat Rutan Kelas I Surabaya Medaeng menggelar operasi pertengahan tahun lalu. Razia berlangsung tiga hari itu menemukan 107 ponsel dan narkoba seberat 249,99 gram dan ratusan alat pemanas sabu. Razia Rutin Basuki menjelaskan, dalam jaringan ini selalu ada tempat yang dinamakan gudang yang tentunya terletak di luar penjara. Seorang bandar kemudian surya.co.id | surabaya.tribunnews.com membentuk struktur kerja seperti perusahaan jasa. Ada penjaga gudang, pengelola keuangan atau kasir, dan kurir-kurir. Pola distribusi narkoba diawali dengan komunikasi antara bandar di penjara dengan pemesan. Setelah jumlah narkoba dan harga disepakati, transaksi pun dilakukan. Bandar mengirim nomor rekening kasir. Bisa juga setelah uang masuk, kasir mengonfirmasi ke bandar. Bandar lantas memerintahkan penjaga gudang untuk menyediakan narkoba sesuai order. Setelah itu, ada beberapa kurir yang ditugaskan bandar mengambil. Mereka tidak saling mengenal. Bahkan, para kurir itu juga tidak akan tahu di mana alamat penjaga dan gudangnya. Kurir hanya ditugasi mengambil barang dari penjaga gudang di suatu tempat. Narkoba tersebut lantas diserahkan kurir lain, di tempat terpisah. Minimal ada dua mata rantai kurir sebelum barang sampai ke pemesan. Dari kurir kedua inilah narkoba sampai ke tangan pemesan. Namun, pemesan pun juga biasanya mengutus kurirnya. Terlalu berisiko bagi pemesan kalau mengambil narkoba itu sendiri. ”Intinya ada di gudang. Hampir semua bandar besar memiliki gudang. Karena tidak mungkin mereka menimbun narkoba dalam jumlah besar di penjara. Terlalu berisiko,” ungkap Basuki. Narkoba yang ada di gudang, jelas jumlahnya tidak sedikit. Sekali transaksi, nilainya minimal ratusan juta Rupiah. Untuk membongkar jaringan narkotika berpola seperti ini, polisi atau BNNP membutuhkan tenaga ekstra. Pasalnya, untuk mendapatkan bandar yang ada di penjara, aparat penegak hukum harus menelusuri jaringan mulai dari hilir sampai hulunya. Mulai kurir, pemesan, kasir baru sampai ke bandar. Kepala Lapas Klas I Madiun, Pargiyono, mengakui beberapa kali kecolongan, adanya ponsel masuk sel. Padahal dari segi prosedur pemeriksaan barang masuk, Pargiyono berani menjamin tidak akan ada barang terlarang yang bisa lolos. Pargiyono mencurigai ada anak buahnya yang nakal dan terus diusutnya. Untuk mengantisipasi razia rutin dilakukan. Terakhir, pada akhir November lalu petugas merazia kamar-kamar di lapas. Hasilnya, ditemukan 18 handphone. Razia rutin juga dilakukan di Rutan Medaeng. Kepala Rutan Klas I Surabaya Medaeng, Kadiono menegaskan, pihaknya menggelar razia rutin dan insidental atau inspeksi mendadak ke sel-sel penghuni. “Berbagai peralatan komunikasi juga ba- Mata Maba... ■ DARI HALAMAN 8 penyidik. Mereka memberikan keterangan yang berbelit-belit. Akibatnya, sejumlah penyidik menyempatkan diri keluar ruang penyidikan untuk mengh ­ irup angin segar. Rektor Kecewa “Austin baru kami ambil dari Lapas Kerobokan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata Iwan A Ibrahim. Warga Nigeria ini terkait dalam jaringan internasional, Huang Li Jie, warga China yang ditangkap di Bandara Juanda beberapa waktu lalu. Huang Li Jie kedapatan membawa sabu-sabu seberat 1,75 kilogram di dalam tujuh pasang sepatu yang dibawanya di bagasi pesawat. Dengan model penelusuran berbasis IT, petugas BNN berhasil menemukan mata rantainya, yaitu Teguh yang tinggal di Depok, Jabar. Penelusuran berlanjut. Mata teknologi mengangkap Teguh ter- nyata hanya kurir. Bos besarnya ternyata berada di Bali. Tepatnya di Lapas Krobokan. Model penangkapan berbasis IT juga terbukti ampuh saat mengungkap jaringan internasional yang dikendalikan dua tahanan Rutan Ke- las I Medaeng, Juli 2013 lalu. Cerita diawali dari penangkapan Tan Eng Kooi, warga Malaysia itu dengan sabu 182 gram. Dari sini BNN kemudian berhasil menangkap dua bandar selalu pemesan, Iwan dan Sefan, yang masih menghuni Rutan kedua tim. Indonesia masih akan dilatih pelatih yang sama, Rahmad Darmawan. Malaysia juga tetap ditangani Ong Kim-Swee. Beberapa pemain Indonesia seperti Kurnia Meiga, Andik Vermansyah, Egi Melgiansyah, dan Diego Michels masih ada dalam skuad Garuda Muda yang dua tahun lalu juga terlibat panasnya partai final menghadapi Malaysia. Meiga yang saat itu mera­sa­kan pedihnya kekalahan dari Malaysia setelah tidak mampu menghentikan ten­da­ngan terakhir eksekutor Ma­laysia, menyatakan ingin membayar kesalahan dengan mengeliminasi Malaysia di semifinal SEA Games kali ini. “Rasanya masih ada membekas sampai sekarang. Tapi kami sudah diberitahu pelatih agar tak mengingat lagi kejadian itu. Kekalahan itu memotivasi kami untuk mengalahkan mereka (Malaysia),” kata Meiga kepada Tribun. Namun demikan skuad Gar ­ uda Muda harus juga memp ­ erhatikan faktor non-teknis. Ada banyak pesan disampaikan para senior Timnas Indonesia agar Rhamdani Lestaluhu dkk tidak larut dalam permusuh- an dengan Malaysia, atau akan menghadapi kesulitan besar menundukkan Malaysia. “Para pemain Indonesia harus bermain sabar dan tidak terburu buru ke depan. Kemudian le­bih tenang saat melakukan pe­nyelesaian akhir dan me­ngatur tempo permainan,” pe­san mantan pemain Timnas Indonesia, Noah Meriem. Sayangnya banyak yang menilai kondisi Timnas Indonesia U-23 kali ini tidaklah sekuat tim yang tampil di SEA Games 2011 lalu. Performa tidak meyakinkan ditunjukkan Garuda Muda selama babak penyisihan grup. Bahkan lolosnya Indonesia ke semifinal setelah menang tipis 10 atas tuan rumah Myanmar sedikit dibantu keberuntungan. Indonesia diuntungkan aturan head to head yang unggul atas Myanmar. Perlu dicatat, Rahmad melak ­ ukan perubahan taktik radikal saat melawan Myanmar. Saat melawan Kamboja, Thailand, dan Timor Leste, pelatih berusia 47 tahun itu menerapkan pola 4 2 3 1. Tapi ketika menghadapi Myanmar di laga terakhir, Coach RD menerapkan skema 4 4 2. Yang ekstrem, pelatih asal Lampung itu mengistirahatkan dua bintangnya, Kurnia Meiga dan Andik! RD memilih menurunkan And ­ ritany Ardhiyasa di bawah mistar, yang tampil cukup tenang pada laga itu. Untuk lini belakang, empat yang diandalkan adalah Alfin Tuasalamony, Ma­nahati Lestusen, Mokhammad Syaifuddin, dan Diego Robbie Michiels. Selanjutnya, Rizky Pellu dan Dedi Kusnandar diduetkan sebagai gelandang jangkar. Sementara Rizki Ramdani Lestaluhu dan Bayu Gatra diinstruksikan untuk bermain menusuk lewat sayap. Rahmad pun memainkan secara bersamaan dua strikernya; Yandi Sofyan Munawar dan Fandi Eko Utomo. Strategi dengan me­ngan­dalkan serangan balik dan me­ngutamakan kolektivitas ini diharapkan kembali diualang untuk bisa memberikan tekanan lebih terhadap lini pertahanan Malaysia. “Bukan hanya sisi taktik dan teknik yang dikedepankan, tapi juga bagaimana mental pemain bisa stabil selama 90 menit,” kata Coach RD, soal persiapan timnya melawan Malaysia. Ketahanan mental para pemain sepanjang pertandingan memang diperlukan. Malaysia merupakan tim solid yang bagus dalam mengorganisasi permainan serta sabar, dan memberi kejutan saat melakukan serangan balik. “Mereka juga selalu mampu menghadirkan situasi situasi sulit kepada tim lawan pada menit menit akhir laga. Semua gol yang mereka ciptakan di SEA Games hampir seluruhnya terjadi pada menit menit akhir pertandingan,” ujarnya. Coach RD memang harus mewaspadai kecerdikan dari Pelatih Ong Kim Swee yang menerapkan strategi serangan balik akibat kondisi beberapa pemainnya tidak fit 100 persen. Malaysia akan memaksakan pertandingan berjalan alot sambil sesekali mencari celah saat pemain Indonesia hilang konsentrasi. Apapun itu, atas nama Bangsa Indonesia, tuntutan Garuda Muda untuk menang atas Malaysia sangat besar. Janji mereka untuk membawa pulang emas sepakbola ke Tanah Air harus terealisasi dengan terlebih dahulu melewati hadangan Malaysia. (Tribunnews.com/cen) Diceritakan Sinyo, Rosul meminta Sinyo untuk menjadi jarum. Jarum ada istilah untuk informan di dalam bank bagi para pelaku perampokan nasabahan. Di dalam penjara, Sinyo benar-benar diajari bagaimana mengendalikan bisnis yang bisa mendulang uang berlimpah tanpa banyak berkeringat. Namun nasib berkata lain. Beberapa bulan setelah bebas dari Medaeng pada 2006, hidup Rosul berakhir di ujung revolver polisi. Sinyo sempat berusaha mencari keberadaan Rosul. ”Tapi saya dapat kabar, dia tewas ditembak. Saya merasa kehilangan karena dialah yang menjaga saya saat di Medaeng,” ujar Sinyo. Sistem pengkaderan ini sudah lazim di dunia penjara. Para bandar narkoba atau pelaku kejahatan lainnya, membutuhkan orang yang bisa dipercaya untuk menjadi kaki tangan. Mereka memilih mantan napi yang dikenalnya di penjara karena faktor kepercayaan. Selain untuk menjadi kurir, tahapan karier mantan napi ini bisa saja sampai ke pengatur distribusi narkoba. Bahkan kalau kepercayaan bandar itu dibayar dengan kesetiaan, mantan napi tersebut bisa menjadi penjaga gudang dan aset bandar lainnya. “Bandar itu kan uangnya banyak sekali. Dia sendiri tidak bisa menikmati. Nah, uang tersebut kan biasa mereka gunakan untuk menghidupi keluarganya secara layak. Nah, dibutuhkan mantan napi yang dipercaya untuk mengelola uang itu,” ungkap Sinyo. Proses pengkaderan ini tidak sederhana. Para bandar biasanya memantau targetnya selama berbulan-bulan. Ada beberapa pertimbangan bandar dalam menentukan calon kaki tangannya. Selain bisa dipercaya, target harus pecandu narkoba. Para pecandu lebih mudah dikendalikan karena terus bergantung pada pasokan narkoba dari bandar itu. Setelah bebas, mantan napi biasanya diberi proyek kecil-kecilan sebagai percobaan. Misalnya, mengantarkan 1 gram sabu. Percobaan awal ini dilakukan berkali-kali sampai sang bandar merasa yakin untuk tugas yang lebih besar. Sukses tugas akan diiringi bertambahnya kepercayaan yang ditandai dengan besarnya kiriman. Dari paket kecil-kecilan 5 gram, 10 gram sampai 0,5 ons. Prosesnya sama, dilakukan berulang-ulang sampai. ”Kalau sudah bisa dipegang, bandar memberikan tugas untuk kirim 1 ons sabu,” kata Anton. Model ini memang mengandung spekulasi. Kurir bisa saja melarikan barang milik bandar karena tidak ada risiko di pihak kurir. Antara kurir dan bandar, kadang tidak saling mengetahui alamat. Namun, meskipun spekulatif, bandar mendapatkan lebih banyak keuntungan. (miftah faridl) ratusan karangan bunga dari berbagai instansi hanya menambah kesan sesak halaman kantor Pemkot. Suara hujan dan halilintar juga menambah suasana murung pagi itu. Di dalam gedung Pemkot Tangerang, Arief dan Sachrudin terlihat sibuk menyalami tamu undangan. Arief berusaha tersenyum. Namun di balik senyum itu, terlihat mantan Wakil Wali Kota Tangerang itu kecewa berat. Wakilnya, Sachrudin, juga berusaha tampil wajar tanpa menunjukkan kekecewaan. Saat diwawancara wartawan, suara Arief terdengar seperti menahan emosi. Ia sempat bertutur dengan nada tinggi saat wartawan bertanya perihal komunikasinya dengan Gubernur Atut perihal pelantikan. Ditelepon saja susah, bagaimana mau ketemu (Atut)? ujar Arief dengan nada meninggi. DPRD Kota Tangerang tetap menggelar rapat paripurna meski pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota dibatalkan. Namun, paripurna digelar bukan untuk melantik, tapi untuk membatalkan acara pelantikan. Ini paripurna pembatalan, kata Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine. Menurut Herry, pembatalan pelantikan Wali Kota Tangerang adalah yang kelima kalinya. DPRD merasa kecewa sekaligus prihatin dengan terkatung-katungnya penetapan Wali Kota Tangerang ini. Kami kecewa dan yang lebih kecewa lagi masyarakat, kata Herry. DPRD Kota Tangerang sebelumnya telah lima kali menjadwalkan acara pelantikan Arief Sachrudin, yaitu pada 27 November. Kemudian diundur menjadi 11 Desember, 15 Desember, 16 Desember, dan terakhir 18 Desember 2013. Empat kali rencana pelantikan sebelumnya dibatalkan dengan konfirmasi lebih awal dari pihak Pemprov Banten. Tapi pembatalan hari ini, DPRD kecewa karena sejak tadi malam pihak protokoler Gubernur ikut gladi bersih, kata Herry. Pembatalan ini, lanjut Herry, mengejutkan karena sejak kemarin pihak Pemprov Banten memastikan Gubernur Ratu Atut akan hadir untuk melantik. Bahkan, protokoler Gubernur ikut gladi bersih kemarin, kata Herry. DPRD Kota Tangerang sedang berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah Sachrudin. Mendagri harus mengambil alih pelantikan ini agar tidak berlarut-larut, kata Herry. DPRD Kota Tangerang, akan mengirim surat ke Kemendagri. Masalah pembatalan hari ini akan kami laporkan, katanya. Menurut Herry, sudah saatnya Mendagri turun tangan menyelesaikan permasalahan pelantikan ini. Mantan Wali Kota Tangerang Muhammad Thamrin berpendapat senada. Daripada terkatung-katung, sebaiknya masalah pelantikan dikembalikan ke Kemendagri. Menurut Thamrin, semestinya pembatalan tak perlu terjadi jika ada koordinasi baik antara Gubernur dan Kemendagri. Kalau memang Gubernu tidak bisa, sampaikan ke Mendagri, pasti Kemendagri akan mengutus pejabat di Kementerian untuk melantik, kata Thamrin. Sekretaris DPRD Kota Tangerang Emed Mashuri mengakui pembatalan pelantikan ini sangat mendadak. Kami baru menerima surat pembatalan dari Gubernur pukul 08.15 pagi, katanya. Surat pembatalan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang 2013-2018 dari Sekretariat Daerah Provinsi Banten dikirim ke DPRD Kota Tangerang Rabu pagi. Surat berisikan bahwa pelantikan dibatalkan karena Gubernur Atut sakit. Yulianis Berang... ■ DARI HALAMAN 8 diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Pertanyaan penyidik saat itu menyangkut Kongres Demokrat 2010 di Bandung. Wakil Ketua Bambang Widjojanto menegaskan cepat atau lambat pihaknya akan memeriksa Kelas I Medaeng. BNN bisa sampai pada Iwan dan Sefan, setelah menyisir jaringan kurirnya. Ada lima orang kurir yang semuanya bekerja dengan sel terputus, berhasil dicokok lebih dulu. (ufi) Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro jika ada saksi yang menyebut namanya. Menurut Bambang, pemanggilan Ibas tak perlu menunggu kesaksian Yulianis di persidangan Deddy Kusdinar. Namun, pemanggilan Ibas perlu menunggu saat penyidik memerlukan keterangannya. Bambang mengaku akan mengecek pengakuan Yulianis yang menyatakan sudah menyampaikan keterangan mengenai Ibas di BAP. “Nanti saya periksa dulu, jelasnya. (tribunnews/edw) Sementara Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Mal ­ ang, Suparno Djiwo mengaku kecewa pada panitia KBD begitu melihat foto-foto aksi kekerasan terbaru yang muncul di internet. “Saya kecewa pada keterangan awal panitia. Foto yang diserahkan semua yang baik-baik saja,” katanya. Namun begitu Suparno tet ­ ap percaya pada keterangan panitia bahwa Fikri meninggal karena kelelahan fisik, bukan karena kekerasan. Yang terjadi, kata Suparno, adalah kesalahan prosedur. “Seharusnya panitia tahu batas fisik seseorang. Jika ada peserta yang kelelahan, apalagi sampai tak sadarkan diri, segera larikan ke rumah sakit. Bukan ditangani sendiri,” tambah Suparno. Ia juga menyorot pelanggaran izin kegiatan yang dalam proposal disebutkan bahwa ke­giatan dilakukan di tengah permukiman. Kenyataannya, mayoritas kegiatan dilakukan di pinggir pantai. “Aturannya, jarak kegiatan kurang dari 25 km dari kampus agar mu­dah dipantau. Ketentuan tersebut juga dilanggar,” kata Suparno seraya mengatakan sudah me­nyerahkan hasil penyelidikan internal kampus ke polisi. Meski percaya pada keter ­ angan panitia, Suparno tetap menyerahkan kasus ini ke pro- nyak disita,” katanya. Sejak menjabat Juni lalu, Kadiono menerapkan pengetatan kunjungan dan menginstruksikan semua petugasnya lebih teliti berulang kali. “Akan lebih bagus lagi, kalau ke depan, Rutan Medaeng dilengkapi fasilitas scaning layaknya bandara,” katanya. (idl/ian) ses hukum. Semua yang bersalah, kata Suparno, akan dipecat. “Panitia KBD itu kan mahasiswa senior, termasuk Sekjur dan Kajur. Mereka akan dipecat dari ITN jika nanti menjadi tersangka,” tegasnya. Sebelumnya kampus sudah menjatuhkan sanksi pada 110 panitia berupa pengurangan kuliah dan skors satu hingga dua semester. Mereka dianggap lalai sehingga Fikri meninggal saat terlibat dalam kegiatan. Untuk mengantisipasi ka­sus ini terus bergulir hingga pengadilan, ITN berkomunikasi dengan sejumlah pengacara untuk mendampingi para pa­nitia. “Kami belum me­nunjuk secara resmi kuasa hukum jika nanti sampai ke pengadilan. Tapi kami berjanji akan memberikan dampingan hukum jika ada warga ITN yang jadi tersangka,” pungkas Suparno. Sementara itu, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memeriksa polisi yang ter­kait dengan kematian Fikri. Menurut koordinator KontraS Jawa Timur, Andy Irfan, po­lisi tidak melihat lebih da­lam kasus kematian Fikri sejak awal. “Kompolnas bisa melakukan pemeriksaan ke Polres Malang, khususnya Polsek Sumbermanjing dan Kapolseknya,” ujar Andy. Lanjut Andy, Kompolnas seharusnya bekerja tanpa men ­ unggu pengaduan masyar ­ akat. Apalagi banyak kasus baru menjadi perhatian polisi ketika sudah menjadi perhatian publik. “Kompolnas harus me­mastikan, polisi sudah profesional atau lalai dalam penanganan perkara ini,” te­gasnya. (day) pemeriksaan panitia - Gedung Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) menjadi lokasi pemeriksaan 100 panitia Kemah Bakti Desa ITN, Rabu (18/12). surya/david yohanes join facebook.com/suryaonline Proyek Percobaan Browsing Dulu... ■ DARI HALAMAN 1 “Aku kurang suka belanja, aku lebih ke jalan-jalan seru ke tempat-tempatnya dibanding berbelanja,” ungkapnya. Namun, gadis kelahiran 7 April 1991 silam itu tetap memiliki budget khusus untuk membeli cinderamata bagi orang-orang terdekatnya. “(Budget) pasti sudah punya buat pegangan nanti pas berbelanja,” beber pemain sinetron Cerita Cinta itu. Sebagai orang yang senang berpelesir untuk sekadar jalan-jalan, Tian mempunyai tipsnya tersendiri. Apalagi, Dalam surat ditandatangani Asisten Sekda bidang Administrasi Pemerintahan Umum, Muhammad Januar, itu meminta DPRD menjadwal ulang lagi waktu pelantikan. Golkar Usul Copot Atut Sementara itu, DPP Partai Golkar mengusulkan pencopotan Ratu Atus Chosiyah dari jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Banten. Usulan ini disampaikan, begitu Gubernur Banten itu ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar dalam pengurusan sengketa Pilkada Lebak. Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, setelah penetapan status tersangka oleh KPK, pihaknya langsung mengusulkan kepada Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie untuk mencopot Atut dari ketika harus bepergian ke luar negeri, tempat yang mungkin belum pernah dijelajah sebelumnya. “Selalu bawa gadget. Kalau ke luar negeri ingat jangan cepat-cepat, orang Indonesia itu jalannya semrawut, kalau mereka itu teratur,” cetus perempuan yang melejit lewat mini seri Jungkir Balik Dunia Sissy ini. Tidak lupa pemain FTV Pacarku Banyak Aturan itu juga menganjurkan agar para petualang alias traveller mempelajari terlebih dahulu peraturan tempat yang bakal dikunjunginya. “Jangan lupa pelajari peraturan negara orang. Browsing dulu, apa yang boleh dan tidak boleh,” tegasnya. (wk) jabatan Ketua Golkar Banten. Pertimbangannya, status Atut dapat memengaruhi pencitraaan Golkar menjelang pemilu 2014. Dengan pertimbangan menyelamatkan citra partai, saya minta Aburizal Bakrie segera mencopot Atut,” tegas Akbar, Rabu (18/12), usai menjadi pembicara dalam seminar 'Mencari Pemimpin Integritas 2014' di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Rabu (18/12). Menurut Akbar, dengan dicopot dari jabatan Ketua Golkar Banten, Atut diharapkan dapat berkonsentrasi menghadapi persoalan hukumnya. Mantan Ketua Umum Golkar ini tak menampik kasus Atut akan berimbas terhadap citra Golkar. Namun kita menghormati keputusan KPK. KPK tentu punya alasan dan bukti yang cukup. Makanya kita menyerahkan ke KPK untuk melanjutkan proses hukum, imbuhnya. (warta kota/kar/uji) follow @portalsurya
  7. 7. Jawa Timur temukan jenazah surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | KAMIS, 19 DESEMBER 2013 Tim SAR akhirnya menemukan jenazah Mega Iriyanti (18), janda asal Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo di pantai Tanjung Kamal, Rabu (18/12). Korban diketahui menceburkan diri di Sungai Sampean Lama setelah berselisih dengan pacarnya. (izi) surya/izi hartono Tuntut Lahan Adat Alas Purwo ■ Warga Grajagan Datangi DPRD surya/sri wahyunik dikeruk - Petugas dari Dinas PU Pengairan Jember mengeruk saluran di punggir Jalan Hayam Wuruk yang mendangkal. Akibat pendangkalan itu, saluran tidak mampu menampung limpahan air hujan dan menjadikan jalan tergenangi banjir. Baru Bertindak Setelah 4 Kali Banjir jember, surya - Setelah empat kali dalam sepekan banjir menggenangi Jalan Hayam Wuruk, Pemkab Jember baru turun tangan. Rabu (18/12) pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Jember mengeruk saluran air di sisi utara jalan tersebut. Pengerukan dilakukan secara manual dan alat berat. Kepala Bagian Kepegawaian Dinas Pengairan Jember, Ahmad Sibir mengatakan, pengerukan tersebut untuk memaksimalkan penyerapan air hujan di kawasan itu. Karena dalam sepekan terakhir, goronggorong tidak kuat menampung limpahan air, ujar Sibir. Akibatnya, air dari saluran tersebut meluap ke Jalan Hayam Wuruk. Genangan paling parah berada di sepanjang 500 meter. Namun penyebab banjir di jalan itu karena sejumlah hal, di antaranya pendangkalan drainase dan bertambahnya volume air akibat hujan deras. Saluran itu ternyata juga menjadi tempat pembuangan air dan sampah dari beberapa perumahan baru di sisi barat dan utara jalan tersebut. Sehingga ada penumpukan volume, ditambah ada pendangkalan akibat sedimentasi, ujar Sibir. Apa yang disebutkan Sibir juga diungkapkan oleh warga setempat, Samirin. Saluran air yang berada di depan rumahnya juga menjadi saluran pembungan dari perumahan yang bermunculan di kawasan Sempusari, yang berada di sisi barat utara jalan tersebut. Dulu ketika belum ada perumahanperumahan itu, saluran ini hanya menjadi saluran untuk menampung air hujan. Sekarang tidak hanya air hujan, tetapi juga saluran pembuangan dari perumahan, kata Samirin. Ditambah lagi saluran dangkal. Semua itu belum dipecahkan, ditambah lagi adanya median jalan yang dianggap warga ikut menjadi biang menggenangnya air di satu tempat. Bupati Jember MZA Djalal sempat meninjau lokasi. Dia bersama Kepala Dinas PU Pengairan Joko Santoso dan Kepala Dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria melihat saluran air yang berada di jalan tersebut. Dalam sepekan terakhir, jalan poros menuju kota Jember itu tergenang banjir. Air mencapai ketinggian 30 centimeter, bahkan sampai setinggi median jalan yang berada di tengah. Akibat adanya median jalan, air lebih sering menggenangi sisi utara jalan. Dalam banjir yang terjadi, Selasa (17/12) sore, belasan kendaraan bermotor mogok akibat terjebak banjir. Warga setempat yang menganggap median jalan sebagai biang banjir secara sepihak membongkarnya. (uni) banyuwangi, surya Ratusan warga Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi mendatangi gedung DPRD setempat, Rabu (18/12) siang. Warga yang menamakan diri Forum Tanah Pusaka-Grajagan berharap DPRD membantu penyelesaian kasus tanah yang mereka klaim sebagai tanah adat tapi saat ini juga diklaim oleh Taman Nasional Alas Purwo. Tanah seluas 314 hektare yang disoal warga berada dalam kawasan hutan yang dinaungi oleh Taman Nasional Alas Purwo. Kami ini keturunan kelima dari Kyai Lambang Sukmo dan Rekso Wono Samudro yang sudah memiliki tanah adat tersebut sebelum Belanda datang ke Indonesia. Jadi kami bukan asalasalan menempati lahan tersebut yang saat ini diklaim milik Perhutani dan Taman Nasional Alas Purwo, terang Khoirul Anam, koordinator warga saat menyampaikan aspirasinya kepada perwakilan Komisi I DPRD Banyuwangi. Selain itu, warga juga menuntut pembebasan dua warga mereka Sutrisno (45) dan Sarnianto (45) yang sejak 16 Agustus 2013 storyhighlights ■ Warga Desa Grajagan mendatangi kantor DPRD Banyuwangi guna meminta penyelesaikan sengketa lahan ■ Lahan 314 hektare yang diklaim warga sebagai tanah pusaka dikuasai Taman Nasional Alas Purwo ditahan kejaksaan karena dilaporkan menempati atau melakukan penguasaan lahan tanpa izin. Keduanya dilaporkan ke polisi pada Agustus 2013 oleh Taman Nasional Alas Purwo, namun baru menjalani penahanan pada 16 Desember 2013. Kasus keduanya juga sudah dilimpahkan ke pengadilan dan tinggal menunggu sidang pengadilan. Keduanya tinggal di lahan mereka sendiri tapi dibilang menduduki lahan secara ilegal, lanjut Anam. Menurut Anam, sengketa tanah ini berlangsung sejak 2003, saat Taman Nasional Alas Purwo me- masang patok pada lahan yang oleh warga disebut lahan adat. Sementara itu, Sukarno, perwakilan komisi I yang menemui warga berjanji akan melakukan upaya terbaik untuk penyelesaian kasus ini. Sebagai langkah awal, komisi I akan melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait seperti warga Dusun Grajagan Pantai, Perhutani dan Taman Nasional Alas Purwo. Kami juga minta warga membawa bukti-bukti terkait klaim tanah ini pada pertemuan berikutnya, kata Sukarno. Meski telah mendapat janji dari komisi I bakal ada pertemuan lanjutan, warga tetap kecewa karena tidak ada kepastian kapan pertemuan lanjutan dilakukan. Selain itu, warga juga menyatakan kekecewaannya, karena permohonan beberapa kali audiensi dengan komisi I juga tidak pernah dipenuhi. Semoga memang ada pertemuan lanjutan. Karena sebelumnya permintaan audiensi tak pernah ada kejelasan, padahal mereka ini perwakilan kami, perwakilan rakyat, kata Soleh, seorang warga Dusun Grajagan. Warga memang berharap ada mediasi yang bisa menyelesaikan sengketa lahan ini. Selama ini sering terjadi ketegangan antara warga dan taman nasional terkait lahan itu. (why) Gerakan Perempuan Jember Melawan Kekerasan surya/ahmad faisol produk jamu - Distributor Tongkat Madura, Ny Mulyar Mochtar di depan etalase jamu produk tradisional Madura di Bangkalan. Abu Dhabi Borong 7.500 Tongkat Madura ■ BPPOM Nyatakan Jamu Berbahaya bangkalan, surya - Keampuhan khasiat Tongkat Madura sebagai jamu khusus wanita ternyata sudah sampai ke Arab Saudi sejak dulu. Bahkan, Abu Dhabi pernah mengimpor 7.500 batang Tongkat Madura dari Bangkalan. Begitu pula Turki, juga pernah mendatangkan jamu yang berbentuk mirip cerutu itu 3.000 batang. Karena khasiatnya pula, pengusaha asal Abu Dhabi meminta perajin Tongkat Madura untuk untuk datang langsung dan memproduksi di sana. Saya tolak langsung karena pasti pekerja saya nanti 'ditendang' jika orang Abu Dhabi itu sudah mahir membuat Tongkat Madura sendiri, ungkap Moh Tohir (55), warga Kecamatan Kota Bangkalan, Rabu (18/12). Penjual dan produsen Tongkat Madura itu menceritakan, pengusaha Abu Dhabi itu datang langsung ke Bali untuk bertemu dengan salesnya. Saya meminta Rp 10 miliar untuk memberikan rahasia komposisi ramuannya. Tapi dia tidak mau dan meminta agar pekerja saya diberangkatkan ke Abu Dhabi. Itu tetap saya tolak, paparnya. Selain pernah mengirim ke Abu Dhabi dan Turki, Tohir juga pernah mengirim sendiri ke Taiwan 100 batang Tongkat Madura. Akhirnya saya hentikan saat mendengar petugas airport me- nyita barang ini, tuturnya. Bukan hanya Tohir pembuat Tongkat Madura di Bangkalan. Mulyar Mochtar, distributor Tongkat Madura sekaligus pemilik Ole Olang Resto mengatakan, penjualan Tongkat Madura lebih laris ke luar Madura. Seperti Makassar, Palu, Lampung, dan Kalimantan. Bahkan, rekannya dari Palu meminta kiriman 20 batang Tongkat Madura setiap bulan. Guna memanjakan para pengunjung restonya, ia menyediakan paket oleh-oleh khusus pengunjung wanita. Di dalamnya ada Tongkat Madura selain jamu tradisional lainnya. Sementara untuk pria ada paket khusus lain, tapi khasiatnya sama untuk keharmonisan keluarga, ungkap pria yang akrab disapa Abi itu kepada Surya. Seperti diberitakan Surya, Rabu (18/12), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Surabaya menyatakan, jamu Tongkat Madura berbahaya bagi penggunanya. Karena itu, BPPOM bakal melarang peredarannya. Kasi Registrasi dan Akreditasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Ken Diah Herniwati mengungkapkan, selama ini pihaknya belum menerima keluhan atau pun pengaduan masyarakat atas penggunaan Tongkat Madura. (st32) join facebook.com/suryaonline KEKERASAN dalam rumah tangga (KDRT) masih sering terjadi di masyarakat. Kebanyakan korban adalah kaum perempuan. Kondisi fisiknya yang lemah, membuat perempuan rentan dijadikan sasaran berbagai tindak ke­ kerasan. Berbagai kasus kekerasan pada perempuan juga terjadi di wilayah Kabupaten Jember. Namun perempuan­ perempuan di Jember tak tinggal diam. Mereka bersatu dan berkomitmen untuk melawan kekerasan yang terjadi pada diri mereka. A tas prakarsa serta difasilitasi oleh Tim Penggerak PKK Ka­ bupaten Jember, terbentuk­ lah satu lembaga pendampingan dan perlindungan korban KDRT di Kabupaten Jember atau yang dike­ nal sebagai Griya Asih. Griya Asih merupakan unit layanan yang ter­ letak di wilayah desa/kelurahan di bawah koordinasi Tim Penggerak PKK, bekerjasama dengan instansi/ lembaga yang ada, dengan tujuan untuk memberikan advokasi dan pendampingan serta perlindungan bagi korban KDRT. Di Griya Asih, korban dapat mengadukan kasus kekerasan yang dialaminya dengan mekanisme berjenjang, mulai dari tingkat desa, tingkat kecamatan hingga kabupaten. Di tingkat desa, korban bisa melapor kepada Dasa Wisma (Dama), yang kemudian dilanjut­ kan ke Griya Asih Desa. Di Griya Asih Desa, korban akan menjalani beberapa proses seperti diinterview, mediasi, observasi/bimbingan, ser­ ta rujukan. Namun jika Griya Asih Desa belum bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kor­ ban, maka proses pengaduan bisa dilanjutkan ke unit layanan tingkat kecamatan. Dan jika masih juga belum terselesaikan,maka proses pengaduan bisa dilanjutkan ke tingkat kabupaten. Atas didirikannya Griya Asih ini, tidaklah berlebihan jika Kabupaten Jember mendapat penghargaan berupa prestasi Pakarti Utama I Tingkat Nasional, karena dinilai sebagai pelaksana terbaik Pence­ gahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tahun 2013, yang diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Pusat, Ibu Vita Gamawan Fauzi dalam acara puncak peri­ ngatan Gerakan Nasional BBGRM X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 41 tingkat nasional di Kota Banjar Baru Provinsi Kalimantan Selatan. Perempuan­perempuan Jem­ ber bukan hanya berupaya untuk melawan kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga, tetapi juga berjuang keras untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AK­ BAL). Di Jember angka kematian ketiganya bisa dikatakan masih cukup tinggi. Hal tersebut disebab­ kan berbagai faktor, seperti masih adanya dukun yang membantu proses persalinan dan kurangnya pemantauan kesehatan ibu hamil. Tim Penggerak PKK Kabu­ paten Jember tak henti­hentinya membantu Dinas Kesehatan un­ tuk melakukan sosialisasi un­ tuk menurunkan angka kema­ tian ibu dan anak. Salah satunya adalah melakukan sosialisasi dan pendekatan personal kepada du­ kun supaya tidak membantu per­ salinan. Dukun hanya diperke­ nankan mengantar ibu hamil ke bidan. Setelah bayi lahir, dukun boleh membantu proses perawatan bayi di rumah sehingga dukun ti­ dak serta merta kehilangan mata pencaharian yang dimiliki. Upaya penurunan angka kema­ “Tim penggerak PKK menjadi salah satu penggerak pembangunan di Kabupaten Jember. Dibutuhkan peran aktif kaum perempuan Jember untuk mensukseskan pembangunan terutama di bidang sosial, kesehatan dan pendidikan” Bupati Mza Djalal tian ibu dan anak juga dilakukan di posyandu. Kader­kader yang tersebar di setiap pelosok desa, siap bekerja keras untuk melayani kesehatan ibu hamil dan anak. Di posyandu, kesehatan anak di­ pantau mulai dari penimbangan berat badan, pemberian makanan tambahan, serta pemberian imu­ nisasi. Pada saat jadwal pemberian imunisasi, kader posyandu juga tak segan mendatangi rumah­rumah warga yang tak bisa datang ke posyandu. Dengan demikian pela­ yanan imunisasi seluruh anak di wilayah tersebut tidak terlewatkan. MANFAATKAN TEKNOLOGI Perkembangan teknologi yang semakin pesat ternyata dimanfaat­ kan juga oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember. Salah satunya adalah penerapan Sistem Infor­ masi Manajemen atau yang lebih dikenal dengan sebutan SIM PKK. SIM PKK ini merupakan program dari pemerintah pusat yang tahun ini mulai diterapkan di Kabupa­ ten Jember dengan tujuan untuk memudahkan proses administrasi, akurasi data, dan koordinasi bisa lebih cepat karena pemrosesan data dilakukan dari tingkat dasa wisma hingga tingkat kota. Untuk memantapkan program SIM PKK ke seluruh wilayah Kabupaten Jember, Tim Penggerak PKK kerap mengadakan sosialisasi dan pelati­ han kepada kader PKK. Ketua Tim Penggerak PKK Ka­ bupaten Jember, Sri Wahyuni Djalal berharap dengan adanya penerapan SIM PKK, kualitas selu­ ruh kader PKK yang ada di Kabu­ paten Jember meningkat terutama dalam bidang teknologi. Selain itu SIM PKK juga diharapkan mampu membantu menyukseskan seluruh program PKK yang ada di semua wilayah Kabupaten Jember. (ikl) follow @portalsurya

×