Epaper surya 2 oktober 2013

6,137 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,137
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
274
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper surya 2 oktober 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Kolaborasi Mantan Istri Dea Mirella A da jadinya jika dua perempuan yang pernah saling membenci karena berebut satu suami kemudian berdamai? Dea Mirella dan Ninda Syamil pernah bersete- ru. Ketika Dea masih menikah dengan Muhammad Abdu Elif Ritonga (Eel), penya- nyi bersuara bening itu melaporkan Eel karena dianggap memalsukan data dan menikah lagi dengan Ninda Syamil. Ketika akhirnya Dea bercerai dari Eel, ternya- ta Ninda pun bercerai. Usai urusan dengan Eel, dua perempuan yang sama-sama pernah sakit hati pada Eel itu pun berkarib. Jika dulu dua perempuan itu yang kecewa, kali ini Eel yang geram. Ia melaporkan mantan istrinya, Dea Mirella, dengan tuduhan menggelapkan Honda CR-V. Menurut versi Eel, mobil itu di- pinjam Dea pada 19 Agustus 2013 L etnan Satu Hanifah banyak dikenal oleh para petinggi TNI AL. Suara merdu perempuan kelahiran Pekalongan, 24 Feb- ruari 1965 itu sering terdengar di acara-acara internal korps prajurit laut. Banyak memang, yang memintanya maju ke pang- gung dan menunjukkan kebolehannya dalam urusan menyanyi. Tak mengherankan bila Hanifah, yang kini bertugas sebagai Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Totok Sugiarto menegaskan, dibuka- nya jalur taruni dalam Akademi Militer (Akmil) sudah melalui pertimbangan matang. Menu- rutnya, para pimpinan TNI menilai minat dan potensi perempuan berkarir di bidang kemili- teran sangat tinggi. “Program ini bukan ujug-ujug jadi. Para pimpinan sudah mengkaji lama dan hasilnya tahun ini kita buka kesempatan itu,” tegasnya. Totok melihat, para taruni ini kebanyakan ber- asa dari SMA Nusantara yang memang sedari awal diajarkan disiplin tinggi. Lebih lanjut Totok mengatakan, syarat men- jadi taruni tidak ubahnya taruna. Seorang calon taruni harus memiliki fisik dan intelektual yang sesuai standar kemiliteran. Pasalnya, mereka ditempa pendidikan dan pelatihan yang juga sama dengan para taruna. Nantinya, para taruni ini akan menjadi prajurit perempuan yang mumpuni. Termasuk dalam tempur dan penggunaan senjata berat. Program ini menurutnya merupakan bentuk keterbukaan TNI untuk menjaring potensi anak bangsa, baik laki-laki maupun perempuan. “Tidak ada perbe- daan perlakuan. Namun akan kita evaluasi ka- rena program ini kan baru,” pungkasnya.(idl) Perempuan Siap Jadi Panglima Tahun ini TNI Mulai Rekrut Taruni Peluang Karir Setara Taruna ■ ■ Surabaya, surya - Beberapa hari lagi usia Tentara Nasio- nal Indonesia (TNI) genap berusia 68 tahun. Berbagai per- ubahan dilakukan di- tubuh institusi yang di- pimpin Jenderal Moeldoko itu. Satu di antara perubahan itu adalah membuka peluang perempuan menyandang status prajurit. Ya, setelah sekian lama hanya mene- rima taruna, Akademi Militer (Akmil) mulai 2013 membuka kesempatan bagi perempuan untuk menjadi taruni. Ha- nya saja, kuota bagi perempuan untuk masuk Ak- mil belum banyak. Tahun ini, TNI menerima 16 taruni Ak- mil (TNI AD), 12 Karbol (TNI AU) dan 6 taruni AAL (TNI AL). Jumlah tersebut tidak terlalu banyak dibandingkan dengan taruna di ma- sing-masing matra. Di TNI AU misalnya, mereka merekrut 110 taruna. Di AD ada 176 taruna. Sedangkan AL 82 taruna. Jenderal TNI Pramono Edhie Wibo- wo, saat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mengatakan, perekutan dok pribadi Tentara Tangguh - Letnan Satu Hanifah, Kepala Urusan Tata Usaha di Dinas Penerangan Armada Timur TNI AL Surabaya bersama keluarganya. Belum banyak perempuan Indonesia yang memilih militer sebagai karier idaman. Tempaan fisik yang luar biasa keras, kehidupan penuh disiplin, seringnya penugasan meninggalkan keluarga, menjadi sedikit alasan mengapa militer masih sangat identik dengan laki-laki. Tapi, demi beberapa alasan, militer masih menjadi karir pilihan buat kaum perempuan. Apa saja? Mereka Bangga Menjadi Tentara Wanita (1) Mulai Pembuktian Diri sampai Beasiswa Kuliah Waspadai Kematangan The Citizens Adik Jadi Ketua DPRD, Kakak Bupati■ Manchester, surya - Man- chester City sudah dua musim selalu gagal bersaing di babak penyisihan grup Liga Champions. Kini, saat kembali berada satu grup dengan Bayern Muenchen, City bertekad melaju lebih jauh. Sejumlah perubahan dilakukan Man City. Poin penting dari perubahan mendasar itu adalah pergantian pucuk pimpinanpelatihdariRobertoMancini ke tangan Manuel Pellegrini. Di bawah sentuhan pelatih asal Cile ini, harapan The Citizens lalu digantungkan. Pellegrini sudah memberi sinyal perubahan performa City dengan menang telak 3-0 atas Viktoria Plzen pada matchday pertama lalu. Sebuah awal positif bagi The Citizens. Sekarang City akan melanjutkan petualangan dengan menjamu sang juara bertahan, Bayern Muenchen, pada matchday kedua penyisihan Grup D di Stadion Etihad, Kamis (3/10) dinihari. Di sinilah pengaruh Pellegrini dalam skuat City di Liga Champions Minat perempuan berkarir sebagai tentara semakin tinggi. TNI membuka perekrutan perwira perempuan atau Taruni. Kuota masih terbatas namun diyakini akan meningkat setiap tahunnya. Pendidikan Taruni akan sama dengan Taruna. ■ ■ ■ ■ storyhighlights KE HALAMAN 7■ SURYA/SIN Akhmad Syafii Yasin (kiri) dan Halili Yasin Halili Janji Kontrol Pemerintahan Kakak pamekasan, surya - Halili Yasin (45), adik kandung Bupa- ti Pamekasan Akhmad Syafii Yasin, akhirnya resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Pamekas- an, Selasa (1/10). Halili Yasin, anak ketiga dari lima bersaudara, pasangan HM Yasin (almarhum) dan Ny Ho- zaimah, menjadi Ketua DPRD Pamekasan, menggantikan Kha- lil Asyari (mantan Ketua DPRD Pamekasan), yang kini menjabat Wakil Bupati Pamekasan. Dengan dilantiknya Halili yang sebelumnya menjabat Plt Ketua DPRD itu, maka Pame- kasan sekarang dipimpin seo- rang kakak dan adiknya. Terkait posisi sebagai pemimpin dewan, Halili nanti akan mengontrol jalannya pemerintahan yang diemban kakaknya, Akhmad Syafii Yasin yang sudah dilantik Gubernur Jatim, Senin (22/4). “Selaku Ketua DPRD, saya berkomitmen akan konsisten mengawal Pamekasan secara professional, sesuai ketentuan yang berlaku, kendati harus Cadangan: Absen: Pelatih: 30 Pantilimon, 2 Richards, 6 Lescott, 14 García, 21 Silva, 15 Navas, 10 Dzeko Demichelis (cedera) Manuel Pellegrini (Cile) GRAFIS: BAYU Stadion: Wasit: Bursa Asian Handicap Etihad, Manchester Björn Kuipers (Belanda) Man City vs Muenchen (1/4 : 0) Ranking UEFA: 26 Cadangan: Absen: Pelatih: 22 Starke, 5 Van Buyten, 25 Muller, 11 Shaqiri, 15 Kirchhoff , 14 Pizarro, 19 Goetze Badstuber, Thiago Alcantara, Martinez (cedera) Pep Guardiola (Spanyol) Ranking UEFA: 2 1 Hart 5 Zabaleta 4 Kompany 33 Nastasic 22 Clichy 7 Milner 25 Fernandinho 42 Toure 8 Nasri 9 Negredo 16 Aguero 1 Neuer 13 Rafinha 17 Boateng 4 Dante 27 Alaba 21 Lahm 10 Robben 39 Kroos 31 Schweinsteiger 7 Ribery 9 Mandzukic Ikuti ulasan topik ini di pk 12.00 WIB link radio online: 202.148.14.92:8000 Bisakah tentara perempuan setangguh tentara laki-laki? Berbagilah di www.facebook.com/ suryaonline RABU, 2 OKTOBER 2013 NO. 322 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 TENTARA WANITA - Anggota korps wanita TNI AD men- demonstrasikan kemampuan bela diri di Jakarta. THE BEST OF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 SCTV Kamis (3/10) pukul 01.45 WIB LIVE The Saint Starter di hal 17■ BACAJUGA Taruni Bukan Program Ujug-ujug KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ SERUU.COM/DHANNY KRISNADHY KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■kapanlagi join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION RABU, 2 OKTOBER 2013 | surabaya, surya - Garu- da Indonesia membatalkan 15 penerbangannya dari Bandara Juanda tujuan Ngurah Rai Denpasar, karena bandara itu ditutup pada 6,8 dan 9 Oktober untuk mengakomodasi pen- daratan pesawat tamu negara yang hadir di KTT APEC 2013 di Nusa Dua Bali. General Manager Garuda Indo- nesia Surabaya, Ari Suryanta, me- ngatakan, selainitu adapotensike- terlambatansejumlah penerbangan di rute itu. “Tetapi ada kebijakan Kemenhub yang membebaskan denda penalti untuk maskapai yang delay penerbangannya ke Denpasar selama APEC,” kata Ari, Selasa(1/10). Safety Manager PT Ang- kasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Efferson Siregar di Den- pasar, Selasa mengatakan telah mempersiapkan dengan matang rencana kedatangan para kepala negara, termasuk penutupan bandara. Untuk itu ia telah mengirim surat ke seluruh maskapai di dunia untuk minta permakluman. (ben/ant) Jakarta, Surya - Keingin- an Raja Dangdut Rhoma Irama untuk maju sebagai calon pre- siden RI (capres) melalui Par- tai Kebangkitan Bangsa (PKB) tampaknya belum juga mulus. PKB menyatakan masih mem- pertimbangkan dua tokoh yang akan diusung sebagai ca- lon presiden. Dua tokoh terse- but adalah Rhoma Irama dan Mahfud MD. ”Dua ini yang akan kita nilai nanti sejauh mana populari- tas dan elektabilitasnya. Lihat dulu lah. Bisa jadi PKB akan dilamar orang juga,” kata Ke- tua Fraksi PKB Marwan Jafar di Gedung DPR, Jakarta, Sela- sa (1/10).  Ia mengatakan pihaknya sedang menguji kedua tokoh tersebut serta melihat respon publik. “Ini baru proses survey untuk assesment mereka berdua untuk lihat elektabilitas bahkan aksep- tabilitas. Atau bahkan nanti ada orang lain yg mau bergabung,” kata anggota Komisi V DPR. Menurut Marwan hal itu meru- pakan konvensi secara ilmiah. Nanti pilihan terbaik yang akan didorong PKB sebagai calon presiden. Sementara, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang juga Menakertrans itu, menu- rut Marwan, belum tertarik sebagai calon presiden. Tetapi, dia juga tak memastikan, apa- kah Muhaimin bakal bersedia maju jika dijagokan sebagai cawapres. “Dalam konteks capres be- liau tidak ikut-ikutan. Kalau cawapres enggak tahu ya,” im- buhnya. Diakuinya, banyak tokoh nasional dan partai-partai yang berkomunikasi de- ngan PKB untuk memin- ta dukungan. “Juga partai, terutama yg berbasis aga- ma. Saya tidak akan sebut nama. Nanti sekitar bulan Oktober, saya akan konfe- rensi pers,” kata Marwan. KPU: Saksi Berkah Bisa Dibantah jakarta, surya - Tim peng- acara KPU Jatim mengklaim tidak ada satupun dalil yang diajukan pasangan Khofifah Indar Parawansa – Herman S Sumawiredja (Berkah) bisa membuktikan kecurangan oleh KPU dalam Pemilihan Gubernur Jatim pada 29 Agustus 2013. “Itu tidak membuktikan pelang- garan di tingkat KPPS, PPS dan PPK yang menyebabkan suara Berkah berkurang. Atau tidak ada perbuatan KPU yang mengakibat- kan suara Berkah berkurang,” ujar kuasa hukum KPU Jatim Fahmi Bachmid sebelum sidang keempat di Mahkamah Konstitusi, Selasa (1/10). Menurut Fahmi, saksi-saksi Berkah tidak ada berkorelasi dengan perolehan suara Ber- kah di Pemilukada Jatim. Se- bab mereka justru mengung- kapkan kejadian-kejadian di TPS yang dimenangi Berkah. Contohnya, saksi Berkah dari Masalembu-Sumenep, Pulau Mandangin Sampang dan Sidoarjo. Sementara itu saksi-saksi dari KPU Jatim selaku Termo- hon, kata Fahmi sudah menje- laskan kepada majelis hakim MK bahwa semua tuduhan saksi Berkah itu sudah terban- tahkan. Pasalnya, saksi dari pasangan Berkah yang ada di TPS, PPS, KPU Kabupaten/ Kota bisa menerima dan tidak ada keberatan yang disampai- kan secara tertulis. “Dari 25 saksi Berkah yang sudah memberikan keterangan, tidak ada satupun yang me- nyentuh substansi perolehan suara,” tegas Fahmi Misalnya, saksi Berkah bernama Munir warga Desa Turjen, Kokop, Bangkalan. Munir mengaku, menjelang coblosan, ia disuruh Kepala Desa setempat mengedarkan surat undangan pencoblosan (form C6). Namun masih tersisa 50 undangan karena orangnya sudah pergi me- rantau dan sebagian telah meninggal dunia. Ia mengaku, ketika mengem- balikan formulir itu, ia malah disuruh mencoblos semua surat undanganitupadapasanganno- mor 1. Bahkan pada hari H pen- coblosan, dia mengaku dipaksa panitia KPPS bernama Usman dan Wahid untuk mencoblos 50 surat suara sisa di TPS 14 desa Turjen. “Karena disuruh dan tak tahu kalau itu dilarang, ya saya coblos Pak,” ujar Munir. Namun tuduhan itu diban- tah oleh saksi KPU, Fauzan Jakfar (Ketua KPU Bangkal- an). Di hadapan ketua majelis hakim MK, Akil Mochtar, dia menegaskan bahwa berdasar- kan formulir C1 di TPS 14 Desa Turjen Kec Kokop Kab Bang- kalan tidak ada petugas KPPS yang namanya Usman dan Wa- hid. “Di TPS 1. itu petugasnya ada tujuh orang, yakni Tohir, Abdul Mukti, Sumali, Munir, Dehola, Dul Kirom dan Tikah,” tegas Fauzan. Sesuai jadwal, sidang lanjut- an MK atas nomor perkara 117/ PHPU.D-XI/2013 dilaksanakan pada Selasa (1/10)) pukul 17.00 WIB dengan agenda pembuktian dari keterangan saksi-saksi. Pa- sangan Berkah menghadirkan 10 orang saksi, sedangkan Kpu juga menghadirkan 10 saksi. (uji) ANTARA/WIDODO JUSUF pemilu bersih - Ketua Fraksi PKB DPR Marwan Jafar memberikan keterangan pers soal Gerakan Indonesia Menuju Pemilu Bersih di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10). PKB mengajak masyarakat memilih caleg bukan karena faktor uang atau popularitas semata, tetapi harus berdasarkan rekam jejak, integritas dan kapabilitas yang sudah teruji sehingga akan terwujud lembaga parlemen yang kredibel. Garuda Batalkan 15 Penerbangan Capres Rhoma Masih Ditimang-timang Sidang ke-4 Sengketa Pilgub Jatim di MK Kedua Kubu Sama-sama Bawa 10 Saksi ■ ■ Tim pengacara KPU mengklaim seluruh saksi Berkah tidak bisa membuktikan kecurangan KPU. Berkah menghadirkan 10 orang saksi untuk melawan KPU di Mahkamah Konstitusi ■ ■ storyhighlights AP/FIRDIA LISNAWATI JELANG APEC - Sejumlah turis berjalan di dekat poster selamat datang penyelenggaraan APEC di Nusa Dua, Bali, Selasa (1/9) Tak Perlu Revisi Lebih lanjut ia mengatakan, Fraksi PKB tetap mengingin- kan UU Nomor  42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tidak diubah. Karena waktu pelaksanaan Pe- milu tinggal 6 bulan lagi. “Waktunya  sudah sempit tinggal  6 bulan lagi Pemilu. UU Pilpres yang sekarang sudah ba- gus dan sudah memenuhi azas memperkuat sistem presiden- sil, katanya. Dijelaskan UU Pilpres yang sudah ada tidak perlu direvisi se- bab sudah ideal supaya tidak sa- ling sandera antara parlemen dan pemerintah dalam menentukan kebijakan. Jangan karena ambisi kekuasaan yang terlampau tinggi maka yang akan diturunkan pre- siden tresholdnya yang 20 persen itu padahal itu sudah sangat ide- al, kata Marwan. Menurut dia jika RUU Pilpres  direvisi maka akan ada pihak yang mengajukan judicial re- view ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dan itu tambah rumit dan perkepanjangan dan meng- uras energi. Mendingan RUU Pilpres seperti sekarang ini saja dan tidak usah direvisi, kata dia. (Tribunnews)  PENGUMUMAN LELANG PERTAMA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan sesuai Salinan Buku Tanah Hak Tanggungan yang dikeluarkan Kantor Pertanahan, melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap : NO. Nama Debitur Objek Lelang Alamat Agunan H. Limit (Rp.) Jaminan (Rp.) 1. MOCHAMMAD HAFI Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 176 a.n. MOCHAMMAD HAFI , terletak di Ds. Junwangi, Kec. Krian. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Babadan Asri Blok K No. 04, Sidoarjo 73.500.000 36.250.000 2. MOCHAMMAD TAMMIMUL HIDAYAT Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 535 a.n. MOCHAMMAD TAMMIMUL HIDAYAT , terletak di Ds. Kepuhkemiri Kec. Tulangan. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok N.3 No. 14, Sidoarjo 93.600.000 46.800.000 3. Nyonya NURHASANAH Sebidang tanah seluas 116 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1285 a.n. Nyonya NURHASANAH, terletak di Ds. Kalisampurno, Kec. Tanggulangin, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 2 Blok Q.4 No. 61, Sidoarjo 79.000.000 39.500.000 4. Raden RICKO HARDEMANTO NO (RICKO HARDEMANTO NO Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1099 a.n. Rden RICKO HARDEMANTONO (RICKO HARDEMANTONO, terletak di Ds. Kalisampurno Kec. Tanggulangin. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 2 Blok O.3 No. 07, Sidoarjo 87.600.000 43.800.000 5. ROHADI,Sarjan a Ilmu Politik Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1318 a.n. ROHADI, Sarjana Ilmu Politik , terletak di Ds. Sekardangan, Kec. Sidoarjo. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Pesona Sekar Gading III Blok N No. 11, Sidoarjo 130.600.000 65.300.000 6. Nyonya SRI LUDFIANI Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 713 a.n. Nyonya SRI LUDFIANI , terletak di Ds. Kalisampurno, Kec. Tanggulangin. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 2 Blok R.4 No. 38, Sidoarjo 70.700.000 35.350.000 7. ALI SUTRISNA Sebidang tanah seluas 119 m2, berikut bangunan, SHGB No. 747 a.n. ALI SUTRISNA , terletak di Ds. Keboansikep, Kec. Gedangan. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Griya Permata Gedangan Blok L.4 No. 35, Sidoarjo 236.900.000 118.450.000 8. Nyonya WAHYU MULYANI Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1306 a.n. Nyonya WAHYU MULYANI , terletak di Ds. Kalisampurno, Kec. Tanggulangin. Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 2 Blok Q.2 No. 05, Sidoarjo 142.100.000 71.100.000 Yang akan diselenggarakan pada : Hari Rabu, Tanggal 16 Oktober 2013, Pukul 10.30 WIB Tempat : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, Jalan Erlangga No. 161 Sidoarjo SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang ke rekening a.n. Rekening Penampungan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL ) Sidoarjo pada PT. Bank Mandiri ( Persero ), Tbk Cabang Pahlawan Sidoarjo dengan No. Rek. 142.000.2032.539, yang sudah masuk dan efektif diterima paling lambat 1 (satu ) hari kerja sebelum hari lelang. Peserta yang tidak memenangkan lelang, dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun dengan menunjukan asli bukti setoran dan kartu identitas diri. 2. Peserta yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya selambat – lambatnya 5 ( lima ) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang ditambah Bea Lelang Pembeli 2% dari harga terbentuk kerekening tersebut diatas, apabila tidak dilunasi, maka pemenang dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan disetorkan ke kas Negara serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan atau penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang tersebut diatas, maka pihak-pihak yang berkepentingan tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun ke KPKNL Sidoarjo dan Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. 4. Bagi peminat dapat melihat obyek yang akan dilelang pada alamat tersebut diatas, sejak pengumuman ini sampai dengan lelang. Semua obyek dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat lelang untuk memeriksa asset sebelum mengikuti lelang. Informasi lebih lanjut hubungi PT. Bank Tabungan Negara ( Persero ), Tbk , Area Collection II Jawa Timur, Jl. A. Yani 15 Sidoarjo ( Lantai III), Telp 031.8929211 ext. 305-306. Sidoarjo, 02 Oktober 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. KPKNL Sidoarjo PENGUMUMAN LELANG PERTAMA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan sesuai Salinan Buku Tanah Hak Tanggungan yang dikeluarkan Kantor Pertanahan, melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap : NO. Nama Debitur Objek Lelang Alamat Agunan H. Limit (Rp.) Jaminan (Rp.) 1. SYAIFUDIN Sebidang tanah seluas 91 m2, berikut bangunan, SHGB No. 131 a.n. SYIAFUDIN, terletak di Ds. Grinting, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Pesona Sentosa Residence Blok C No. 64, Sidoarjo. 74.000.000 37.000.000 2. Nyonya YUNI EKA WATI Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 306 a.n BAMBANG ERWANDI, terletak di Ds. Kebonsari Kec. Candi, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Pesona Sari Residence Blok F No. 03,Sidoarjo. 68.300.000 34.150.000 3. Puspitawati Wiji Purwaningsih Sebidang tanah seluas 104 m2, berikut bangunan, SHGB No. 2609 an. Doctorandus Ekonomi NOR DJAMAN , terletak di Ds. Sidokare, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Sidokare Asri Blok BX No. 27, Sidoarjo. 153.300.000 76.650.000 4. MUJI MULYANTO Sebidang tanah seluas 96 m2, berikut bangunan, SHGB No. 429 an. MUJI MULYANTO , terletak di Ds. Popoh, Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok B6 No. 10, Sidoarjo. 74.500.000 37.250.000 5. WAHYU WIDODO, Sarjana Hukum Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1598 an. WAHYU WIDODO, Sarjana Hukum, terletak di Ds. Grabagan, Kec. Tulangan, Kab. Mojokerto. Alamat : Perum Tas 3 Blok G7 No. 28, Sidoarjo. 92.300.000 46.150.000 6. SUGENG WALOYA Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1362 an. SUGENG WALOYA, terletak di Kel. Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok K3 No. 28, Sidoarjo. 131.000.000 65.500.000 7. IBNU MAULANA Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1265 an. IBNU MAULANA , terletak di Ds Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok K1 No. 23, Sidoarjo. 91.000.000 45.500.000 8. EKO SAPUTRO KUSTIANTORO Sebidang tanah seluas 90 m2, berikut bangunan, SHGB No. 1064 an. EKO SAPUTRO KUSTIANTORO, terletak di Ds. Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok M4 No. 55, Sidoarjo. 89.300.000 44.650.000 9. AMRIL PAIDJA, Sarjana Ekonomi Sebidang tanah seluas 102 m2, berikut bangunan, SHGB No. 448 an. AMRIL PAIDJA, Sarjana Ekonomi , terletak di Ds. Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok M6 No. 19, Sidoarjo. 96.300.000 48.150.000 10. RICHARN NIXON RORON Sebidang tanah seluas 135 m2, berikut bangunan, SHGB No. 439 an. RICHARN NIXON RORON , terletak di Ds. Kepuhkemiri, Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo. Alamat : Perum Tas 3 Blok N6 No. 32, Sidoarjo. 119.300.000 59.550.000 Yang akan diselenggarakan pada : Hari Rabu, Tanggal 16 Oktober 2013, Pukul 09.30 WIB Tempat : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, Jalan Erlangga No. 161 Sidoarjo SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang ke rekening a.n. Rekening Penampungan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL ) Sidoarjo pada PT. Bank Mandiri ( Persero ), Tbk Cabang Pahlawan Sidoarjo dengan No. Rek. 142.000.2032.539, yang sudah masuk dan efektif diterima paling lambat 1 (satu ) hari kerja sebelum hari lelang. Peserta yang tidak memenangkan lelang, dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun dengan menunjukan asli bukti setoran dan kartu identitas diri. 2. Peserta yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya selambat – lambatnya 5 ( lima ) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang ditambah Bea Lelang Pembeli 2% dari harga terbentuk kerekening tersebut diatas, apabila tidak dilunasi, maka pemenang dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan disetorkan ke kas Negara serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan atau penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa barang tersebut diatas, maka pihak-pihak yang berkepentingan tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun ke KPKNL Sidoarjo dan Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. 4. Bagi peminat dapat melihat obyek yang akan dilelang pada alamat tersebut diatas, sejak pengumuman ini sampai dengan lelang. Semua obyek dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat lelang untuk memeriksa asset sebelum mengikuti lelang. Informasi lebih lanjut hubungi PT. Bank Tabungan Negara ( Persero ), Tbk , Area Collection II Jawa Timur, Jl. A. Yani 15 Sidoarjo ( Lantai III), Telp 031.8929211 ext. 305-306. Sidoarjo, 02 Oktober 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. KPKNL Sidoarjo join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. SURABAYA, SURYA - Se- telah beberapa kali dihantam inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan faktor Lebaran, harga- harga barang dan jasa secara nasional mulai menunjukkan penurunan sepanjang Sep- tember 2013. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang September 2013 terjadi deflasi sebesar 0,35 persen. Hal ini cukup menarik karena deflasi yang terjadi pada bulan September, terakhir terjadi pada 2001. Namun, penurunan harga barang dan jasa tersebut ru- panya tidak banyak terjadi di Surabaya. Bisa dibilang, har- ga-harga barang dan jasa di Surabaya cenderung stagnan setelah terkena dampak kena- ikan harga BBM dan momen- tum Lebaran 2013. Ini terlihat dari tingkat deflasi Surabaya yang hanya 0,02 persen. Di tingkat regional Jawa Ti- mur maupun di tingkat nasio- nal, angka tersebut merupakan deflasi terkecil. Kepala BPS Jatim, M Sairi Hasbullah menga- takan, sepanjang September 2013, Jatim meng- alami deflasi 0,23 persen. Beberapa komoditas di kelompok bahan makanan, berkontribusi paling signifikan terhadap deflasi itu.   Dia menyebutkan, bahan makanan mengalami penurunan harga sebesar 2,25 persen. Komoditas yang memberi sumbangan terbesar di antaranya bawang merah, tomat sayur, cabe rawit, telur ayam ras, jagung muda, wortel, cabe merah, dan gula pasir.   Selain bahan makanan, kelompok transpor- tasi, komunikasi dan jasa keuangan juga mem- beri andil deflasi sebesar 0,45 persen. Beberapa komoditas di kelompok itu di antaranya ang- kutan antarkota dan kenda- raan carter.   Jadi, penurunan harga ter- tinggi yang signifikan yang mendorong deflasi di Jatim ada di kelompok volatile yang harganya mudah berge- jolak, Kata Sairi di Surabaya, Selasa (1/10).   Hal ini terjadi karena feno- mena musiman setelah Lebar- an, dimana permintaan ter- hadap bahan makanan mulai mengalami penurunan.  Meski tujuh kota di Jatim yang menjadi Indeks Harga Konsumen (IHK) sama-sama mengalami deflasi, namun ke- naikan harga atau inflasi tetap terjadi di sejumlah kelompok barang dan menyebabkan tertahannya laju deflasi.    Di antaranya kelompok ma- kanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang inflasinya tercatat sebesar 0,1 persen; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,08 persen; kelompok sandang 0,20 per- sen; kelompok kesehatan 0,02 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,01 persen.   Di kelompok sandang masih terjadi inflasi karena pengaruh harga emas perhiasan yang ikut naik seiring tren kenaikan harga emas du- nia, tambahnya.   Secara nasional, menurut Kepala BPS Pusat, Suryamin, dari 66 kota yang menjadi IHK atau Indeks Harga Konsumen, sebanyak 53 kota mengalami deflasi. Sementara sisanya masih mengalami inflasi.   Deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar minus 4,28 persen, sedangkan deflasi terendah di Surabaya sebesar 0,02 persen. Sementara inflasi tertinggi di Tanjung Pinang 1,27 persen, ujar Suryamin. (ben) Kelompok bahan makanan, seperti bawang merah, tomat, cabe rawit, telur, wortel, gula, mengalami penurunan harga 2,25% Selain itu, transport, komunikasi dan jasa keuangan, turut menyumbang deflasi 0,45% Sepanjang September 2013, Jatim mengalami deflasi 0,23%, dimana Surabaya terendah hanya 0,02% ■ ■ ■ HargaBarang danJasaStagnan surya/dyan rekohadi produk Baru - Manager PT Altrak 1978 wilayah Jatim, Hartanto Tjahjono (kiri) dan Direktur PT Altrak 1978, Hairuddin Halim menunjukkan salah satu produk alat berat JCB di kantor cabang Surabaya, Selasa (1/10). Produk baru JCB akan dikenalkan dalam acara gathering Altrak 1978, hari ini (Rabu, 2/10).  SURABAYa, surya - Pertum- buhan bisnis konstruksi di Jawa Timur, turut memperkuat posisi pasar produsen alat berat JCB. Melalui distributor resmi, Altrak 1978, produk alat berat asal Ing- gris itu menghadirkan produk dengan pilihan baru untuk meng- gaet pelanggan di wilayah ini. Direktur PT Altrak 1978, Hairuddin Halim mengatakan, pasar produk alat berat di Indo- nesia, termasuk di Jatim, meng- alami pertumbuhan bagus dari tahun ke tahun. Memasuki 2013, JCB mencoba menyegarkan kembali kondisi pasar dengan menawarkan produk baru. “Kami kenalkan produk Ex- cavator JS20S, sekaligus lebih mendekatkan produk JCB di sini,” ujar Hairuddin, ditemui di kantor Altrak 1978, Selasa (1/10). Altrak beroperasi sejak 1978, dan menjadi distributor resmi JCB pada 2009. Rencananya,Altrakakanmeng- gelar acara gathering dengan rekanan dan memperkenalkan produknya hari ini, Rabu (2/9). Produk JCB lain yang gencar dikenalkan di Jatim yakni Telesco- pic Handler. Ini salah satu produk unggulan karena multifungsi, bisa sebagai loader, forklift atau manlift hanya dengan mengganti ujung alat. Ada juga Backhoe Loader, Vibromax untuk pemadat tanah dan Lighting Tower yang merupakan perangkat genset, ber- ikut lampu dan menara lampu. MenurutHairuddin,permintaan alat berat di Indonesia cukup besar. Tahun lalu potensi pasar mencapai 17.000unit.Tetapitahuninidiperki- rakanhanya12.000unit. “Untuk backhoe loader kami ambil 40 persen market share, Te- lescopic Handler kisaran 45 per- sen, kecuali Excavator memang kami pemain baru,” tuturnya. Manager PT Altrak 1978 wi- layah Jatim, Hartanto Tjahjono menjelaskan, serapan alat berat di Jatim cukup tinggi. Sektor konstruksi dan industri menjadi penyerap produk terbesar, selain pertanian dan perkebunan. “Memang kondisi nilai tukar dolarAS ke rupiah berpengaruh, tetapi kebutuhan alat berat tetap ada,” ujar Hartanto. Produk Excavator JS205 dita- warkan kisaran 100.000 dolar AS. Untuk Backhoe Loader di kisar- an 80.000 dolar AS. Sedangkan Lighting Tower antara 15.000- 17.000 dolar AS. (rey) Produsen Alat Berat Incar Pasar Jatim Tingkat Deflasi Surabaya Paling Rendah■ storyhighlights Delegasi RI Ikuti Global Youth Summit SURABAYA, SURYA - Indosat dan induk per- usahaannya, Ooredoo Asia Pte Ltd mengirim 2 delegasi muda Indonesia ke forum internasional, Global Youth Summit BNYD 2015 di Kosta Rika pada 9-11 September 2013.  Masing-masing adalah technopreneur muda pemenang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC), Andry Soeprapto, serta pengajar muda inspiratif dari program Indonesai Mengajar, Hety Apriliastuti Nurcahyarini. President Director CEO Indosat, Alexander Rusli menyebutkan bahwa di ajang tersebut, ke- dua delagasi itu dapat menunjukkan eksistensinya sebagai generasi muda Indonesia. Yaitu, berperan aktif dalam pengembangan dan pemanfaatan tek- nologi informasi, untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, baik di bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, kesehat- an dan kesempatan kerja, serta kewirausahaan bagi generasi muda. “Indosat sebagai bagian dari Ooredoo sangat gembira dapat mengirimkan kedua delegasi ini ke ajang bergengsi The Global Youth Summit,” kata Alexander Rusli melalui rilisnya kepada Surya, Selasa (1/10). Perlu diketahui, The Global Youth Summit adalah ajang berskala internasional yang diseleng- garakan International Telecommunications Union (ITU), yakni lembaga di bawah PBB yang membi- dangi sektor telekomunikasi global.    Ajang itu diikuti tak kurang dari 300 generasi muda dari berbagai negara dan memberi kesem- patan kepada generasi muda untuk berkontribusi menciptakan solusi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. (ben)   surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | RABU, 2 OKTOBER 2013 Neraca perdagangan Jawa Timur sepanjang Agustus 2013 mengalami defisit sebesar 65 juta dolar AS karena porsi impor yang masih lebih tinggi ketimbang ekspor. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi neraca perdagang- an secara nasional yang mengalami surplus pada periode yang sama. Sepanjang periode Agustus 2013, nilai ekspor Jatim mencapai 1,09 miliar dolar AS. Sementara nilai impor periode yang sama mencapai 1,74 miliar dolar AS. Kepala BPS Jawa Timur, M Sairi Hasbullah menyebutkan, nilai ekspor Jatim pada Agustus menurun 5,64 persen dibanding bulan sebe- lumnya yang mencapai 1,16 miliar dolar AS.    Penurunan terjadi pada enam kelompok barang, yakni alas kaki yang turun 44,76 persen, kertas turun 41,22 persen, mesin/ peralatan listrik turun 31,45 persen, kayu dan barang dari kayu turun 28,34 persen, barang lemak dan minyak hewan/nabati turun 16,74 persen, serta ikan dan udang yang turun 13,67 persen.   Penurunan itu dipicu oleh melemahnya permintaan dari Jepang, China, dan AS, serta beberapa negara lain yang menjadi tujuan ekspor Jatim.    Dengan catatan tersebut, maka ekspor Jatim secara kumulatif selama periode Januari hingga Agustus 2013, telah mencapai 9,2 miliar dolar AS. Ekspor Jatim masih didominasi oleh ekspor nonmigas 1,02 miliar dolar AS. sementara ekspor migas hanya 74 juta dolar AS, kata Sairi, di Surabaya, Selasa (1/10). Segendang sepenarian, Impor yang dilakukan Jatim pada Agustus 2013 juga ikut merosot sebesar 28,45 persen dari tingkat impor bulan Juli 2013 yang mencapai 2,4 miliar dolar AS.  Penurunan impor itu didorong terutama oleh berkurangnya permintaan terhadap kelompok barang, yakni besi dan baja 67,4 persen, ampas dan sisa industri makanan berkurang 54,5 persen, serta gandum-gandu- man yang merosot 47,8 persen. (ben) Permintaan Drop Perdagangan Jatim Defisit  ist Perwakilan RI - Andry Soeprapto dan Hety Apriliastuti Nurcahyarini, delegasi muda Indonesia yang beruntung mengikuti forum Global Youth Summit BNYD 2015 di Costa Rica pada September 2013. HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 30/9 1/10 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.340.95 1.332.20 Rp 500.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI EUR 15,755.65 15,596.47 HKD 1,502.35 1,487.31 THB 373.67 369.47 USD 11,651.00 11,535.00 KURSVALAS sumber: bank indonesia Surya Biz join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Lipsusproperti RABU, 2 OKTOBER 2013 | pernah dengar kayu kom- posit? Dikenal sebagai wood plastic composite (WPC), hasil inovasi penggunaan teknologi terkini yang banyak diguna- kan di negara maju seperti Australia, AS dan negara-negara Eropa. Produk ini berpotensi luas pada penggunaannya. Kayu komposit menjadi alternatif kayu alami, karena berbiaya lebih murah. Saat ini, lazim untuk papan/dek kayu, kusen, daun pintu, pagar, penutup dinding, dengan variasi warna, tekstur dan profil. Bagi para penggemar kom- ponen kayu, kayu komposit dapat menjadi pilihat tepat untuk menghemat biaya mengingat harga kayu asli yang semakin mahal dari waktu ke waktu. Dari penelusuran di berba- gai situs, diketahui jika kayu komposit menggunakan bahan dasar kayu yang dicampur de- ngan bahan plastik. Karenaya WPC memiliki warna, tekstur, bahkan bau seperti kayu alami. Ia dapat diperlakukan seba- gaimana kayu, seperti dipaku, dibor, digergaji tapi punya keaweatan plastik, seperti tidak berjamur dan tidak dimakan rayap. Tampilan kayu komposit tak berbeda dari kayu. Bahkan lebih praktis, lebih siap pakai, dengan bobot lebih ringan dan finishing yang tidak memerlu- kan pengamplasan, cat dasar, maupun sealant . Produk ini termasuk material siap pakai. Dalam pengembangan di dalam negeri, ada produk kayu komposit yang tersusun atas serbuk kayu daur ulang, serbuk bambu, Polyvinyl Chloride (PVC), dan beberapa macam zat orga- nik sebagai pengikat. Produk ini diklaim sebagai salah satu material ramah lingkungan. Meski tidak bisa mengalah- kan daya tahan dan keindahan kayu asli, tapi produk ini tidak merambatkan api, tidak terpengaruh cuaca, dapat didaur ulang, tahan air dan lembap, bebas rayap, dan tidak mengandung racun. Produk ini juga banyak dipakai di negara- negara dengan standar green ketat, seperti Australia dan AS, ujar Direktur Marketing PT Green Resources Material (GRM), PN Theo. (hri/bbs) Material Ngikut Dolar AS surabaya, surya - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak segera memba- ik turut mempengaruhi harga jual sejumlah produk bahan bangunan (material). Kondisi ini secara tidak langsung juga bakal mempe- ngaruhi bisnis properti dan konstruksi. Memang tidak semua terkena imbas dolar AS. Hanya beberapa komponen bahan ba- ngunan yang mengalami kenaikan harga se- perti besi, cat dan perangkat rumah. Harga sudah naik sejak dua minggu terakhir. Kisa- rannya variatif, antara tiga persen sampai 15 persen, ujar pemilik toko bahan bangunan Banuwa Raya, Hasyim kepada Surya, Selasa (1/10). Kenaikan harga terendah berlaku untuk bahan besi cor. Harga besi ada kenaikan se- kitar tiga persen sampai empat persen. Un- tuk besi ukuran 7,7 yang Standar Nasional Indonesia (SNI) misalnya, yang semula Rp 355.000 sekarang menjadi Rp 375.000. Revisi harga juga berlaku untuk produk cat. Kenaikannya bervariasi antara tujuh persen hingga delapan persen. Salah satu- nya, harga cat merek Paragon yang ukuran 5 kg, dari Rp 69.850 naik menjadi hampir Rp 75.000, atau naik sekitar 7,5 persen. Namun Hasyim yang memiliki toko ba- ngunan (galangan) di Jl Raya Rungkut Ki- dul menyebutkan, kenaikan harga tertinggi berlaku untuk produk kelengkapan rumah seperti kunci daun pintu, gerendel, tarikan dan lain-lain, yang relatif harus impor. Harga seperangkat kunci rumah itu bisa melonjak antara 10 persen, bahkan merek tertentu ada yang sampai 15 persen. Dengan dolar AS di atas Rp 11.000, harga di level sup- lier saja sudah naik 10 persen. Hasyim menambahkan, beberapa bahan bangunan utama yang lain seperti semen dan keramik hingga saat ini belum mengalami perubahan harga. “Semen dan keramik har- ganya masih tetap. Keduanya sudah lebih dulu naik harga, bahkan keramik beberapa kali naik saat kenaikan harga BBM subsidi lalu, paparnya. Meski ada kenaikan harga jual untuk beberapa jenis barang, mengaku penjualan masih berjalan normal. Pelanggannya yang rata-rata adalah pembeli perorangan masih mengalir seperti biasa. Penjualan bahan bangunan di akhir Sep- tember 2013 ini disebut mulai membaik. Se- belumnya di masa Lebaran penjualan mulai menurun, dan sekarang berangsur angsur membaik. “Pembeli tampaknya sudah bisa mengerti dengan adanya harga baru ini. Mereka juga mengikuti perkembangan informasi,” tam- bah Hasyim. Seorang karyawan di sebuah galangan di kawasan Sedati, Sidoarjo menambahkan, untuk material seperti batu bata dan batu (pondasi) rata-rata naik harga lima persen dari sebelum Lebaran. Kini, batu bata dijual Rp 500/buah, batu bata jumbo Rp 600/buah, batako Rp 1.800/buah. Sedangkan batu kali mencapai harga Rp 225.000/m3 dan batu koral Rp 240.000/m3. Yang lagi laris asbes, karena banyak orang merenovasi rumah di musim kemarau ini, katanya. Asbes Jabesmen (gelombang kecil) dijual sesuai dengan ukurannya. Untuk 150x105 harganya Rp 45.000/lembar, untuk 180x105 harganya Rp 50.000, ukuran 210x105 harga- nya Rp 60.000, untuk 240x105 harganya Rp 65.000, untuk 270x105 harganya Rp 75.000 dan untuk 300x105 harganya Rp 85.000. Sementara itu, Mbak Yati yang tergabung dalam jaringan Sari Bumi Raya menyebut- kan, harga material yang terus merangkak naik adalah triplek. Untuk triplek ketebalan 3 mm misalnya, harga eceran sebelumnya Rp 43.000 hingga Rp 44.000 sekarang berada di kisaran Rp 45.000 sampai Rp 46.000. Kenaikan harga sejumlah material ini tentu memberatkan konsumen tapi memang harus terjadi. Jika tidak, toko-toko bangunan sebagai salah satu mata rantai penjualan ti- dak mendapat keuntungan apa-apa. Bahkan, tak ada untung jika dihitung dari pembelian baru dan dijual dengan harga lama. (rey) surya/Dyan Rekohadi masih impor - Rata-rata harga cat berubah menyesuaikan penguatan dolar AS atas nilai tukar rupiah karena ada bahan baku dari cat yang harus diimpor. Kayu Komposit yang Antirayap surya/sugiharto alternatif - Kayu komposit yang ramah lingkungan saat ikut serta dalam pameran interior di Royal Plaza Surabaya, beberapa waktu lalu. Kenaikan Harga Berkisar 3 Persen hingga 15 Persen■ Mata uang rupiah pada Selasa (1/10) sore menguat setelah data ekonomi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hasil positif. Rupiah ditransaksikan antarbank di Jakarta menguat 150 poin menjadi Rp 11.345 dibanding sebelumnya di posisi Rp 11.495 per dolar AS. Namun pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Ruly Nova menyatakan, pasar keuangan di dalam negeri selalu dihadapkan pada tiga risiko, yakni perlambatan ekonomi domestiik, defisit neraca perdagangan Indonesia, dan inflasi yang tinggi. ■ ■ ■ kilas rupiah harga bahan bangunan dan harga properti di Jawa Timur bukan tidak mungkin akan kembali mengalami kenaikan seiring berkurangnya impor besi dan baja yang dilakukan Jatim sepanjang Agustus 2013. Pa- dahal komoditas itu merupakan komponen penting dalam sektor konstrukdi dan properti. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, impor besi dan baja menunjukkan penuru- nan paling besar dibandingkan kelompok barang impor lainnya. Pada Agustus 2013, nilai impor komoditas ini berkurang sebanyak 67,44 persen, yakni dari 206 juta dolar AS pada Juli 2013 menjadi 67 juta dolar AS. Meski menurun namun secara kumulatif, nilai ekspor besi dan baja sepanjang Januari hingga Agustus 2013 masih lebih tinggi ketimbang periode yang sama di tahun sebelum- nya. Pada Januari hingga Agustus 2013, nilai impor besi dan baja Jatim mencapai 1,3 miliar dolar AS, sementara di periode yang sama di tahun 2012, hanya sebesar 1,18 miliar dolar AS. Kepala BPS Jatim, M Sairi Hasbullah menyebutkan, penu- runan impor besi dan baja pada Agustus 2013 bisa berdampak buruk terhadap kinerja sektor konstruksi dan properti di Jatim yang kemudian berimbas ter- hadap kenaikan harga properti dan biaya konstruksi. Namun hal itu baru sebatas kemungkinan. Sebab, mungkin saja berkurangnya impor besi dan baja oleh Jatim sepanjang Agustus tersebut terjadi karena persediaan besi dan baja yang dimiliki industri pada bulan sebelumnya masih melimpah. “Berkuranganya impor harus diwaspadai karena tidak selalu berdampak baik. Untuk barang modal seperti besi dan baja, berkurangnya impor bisa berdampak terhadap laju sektor konstruksi dan properti,” kata Sairi di Surabaya, Selasa (1/10). “Tetapi kami (BPS) tidak boleh memprediksikan dan menyimpulkan apakah hal itu akan langsung berdampak pada kenaikan harga properti. Karena yang dilakukan BPS berdasar- kan survei,” tambah Sairi. (ben) Impor Besi dan Baja Jatim Berkurang join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| RABU, 2 OKTOBER 2013 t iga orang bersaudara war- ga Dusun Wolo, Kelurah- an Sarangan RT03/RW2, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan yang memancing di Telaga Pasir, setempat tengge- lam, dua orang meninggal dan seorang dirawat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sarangan, Selasa (1/10).dar. Tiga orang yang tenggelam itu yakni, Pendi (22), Suprapto (25) dan Jarot (20). Pendi sudah berhasil ditemukan setelah tenggelam beberapa saat dalam keadaan meninggal. Jarot ditemukan dalam keada- an shock dan dilarikan di Pustu setempat. Sedang Suprapto hingga pukul 14.00 masih dalam pencarian dan diduga korban sudah meninggal. Menurut Kapolsek Plaosan AKP Setyo Wiyono, kejadian itu bermula saat Pendi bersama dua saudaranya Suprapto dan Jarot memancing di Telaga Pasir yang kebetulan airnya lagi surut. Baru saja memancing tiga saudara sudah mendapatkan beberapa ikan. Ketiganya memancing di tempat yang sama dan masing-masing hanya berjarak beberapa meter. Informasi dari saksi, saat itu mata kail Pendi tersangkut dan berusaha menarik. Namun malang, bukan mata kailnya ter- lepas, Pendi malah terpeleset dan terjebur ke telaga. Melihat adiknya terjebur dan tenggelam, Suprapto berusaha menolong dengan menceburkan diri ke telaga, tapi Suprapto juga tidak juga terlihat keluar dari air,tutur Kapolsek Setyo Wiyono kepada Surya yang dikonfirmasi saat menyaksikan proses evakuasi ketiga korban, Selasa (1/10). Melihat kedua kakaknya tidak muncul dari dalam telaga, jelas AKP Setyo Wiyono, Jarot berusaha menyusul ke dasar telaga untuk menolang kedua kakaknya itu. Namun baru beberapa meter didalam telaga, Jarot keluar dari air dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Mendengar teriakan Jarot, warga setempat termasuk tu- kang perahu langsung berusaha menceburkan diri kedalam telaga, dan baru beberapa saat Pendi berhasil ditemukan, dalam keadaan tak bernyawa. Sedang Suprapto belum berhasil ditemu- kan,kata AKP Setyo Wiyono. Polisi juga berusaha meminta bantuan kepada anggota Tim SAR Kabupaten Magetan. Namun hingga pukul 14.20, korban Suprapto belum ditemukan. Suprapto sementara dipastikan telah meninggal, karena lebih dua jam berada di dalam air telaga. Ditengarai korban Suprapto sudah meninggal, karena sudah dua jam di dalam air, tegas AKP Setyo.(doni prasetyo) blitar, surya - Ratusan pendemo yang mengatasnama- kan LSM Komite Rakyat Pembe- rantasan Korupsi (KRPK) men- datangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Blitar, di Jl Imam Bonjol, Selasa (1/10). Mereka menuntut agar peme- rintah bersikap tegas terhadap pengusaha nakal. Terutama, yang membayar gaji karyawan- nya tak sesuai UMK, yakni Rp 900.000 per bulan. Massa datang dengan berjalan kaki, dari taman makam pahla- wan (TMP), menuju ke kantor Disnaker, yang berjarak 1 km. Mereka membawa poster yang berisi tulisan, copot kadisnaker Kota Blitar, jangan hanya urusi fee proyek saja namun urusi na- sib kami, tanpa seorang buruh ekonomi tak akan jalan. Sesampai di kantor Disnaker, M Trianto, koordinator LSM KRPK melakukan orasi, dengan mengata- kan, massa mendatangi kantor dis- naker ini tak mengemis, melainkan menanyakankejelasannasibburuh yangteraniayatersebut. Polisi Sita 12 Truk Penambang kediri, surya - Kapolres Kediri Kota yang baru saja dilantik, AKBPBudhi Herdi Susianto SH membuat gebrakan berani di Kediri. Sedikitnya 12 truk dan sebuah backhoe milik penambang liar yang selama ini terkesan kebal hukum akhirnya disita, Selasa (1/10). Razia dilakukan di penam- bangan galian C liar di tanah tegalan Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Galian C liar ini dikelola Ustad Maanas (43) warga Banyakan, Kabupaten Kediri. Polisi juga mengamankan uang tunai hasil penjualan tanah uruk dan batu besar Rp 2.255.000, dua buku ceker, tiga bolpoin, satu unit alat berat backhoe warna kuning merk Hyundai 210 beserta kun- cinya dan satu buku kas kantor. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono menjelaskan, razia penambang liar dilaku- kan karena pengelolanya tidak melengkapi dengan perizinan. Terlapor dan barang buktinya masih dilakukan pemeriksaan, jelasnya. Razia dilakukan setelah pe- tugas mendapatkan informasi dari masyarakat ada aktivitas penambangan tanpa izin. Dari hasil pengecekan ternyata usaha tambang galian C tidak dileng- kapi IUP, IPR atau IUPK. Karena melakukan penam- bangan liar petugas melakukan penindakan dengan mengaman- kan terlapor bersama barang buktinya. Andalkan Backing Penambangan liar galian C yang marak di Kediri diduga karena lemahnya penegakan hukum. Seperti pengelola pe- nambangan galian C liar yang dikelola Ustad Maanas di Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, sama sekali belum dilengkapi perizinan. Dari hasil penyelidikan pe- tugas, pengelola penambangan liar itu tidak dilengkapi dengan perizinan yang terkait dengan aktivitas penambangan seperti IUP, IPR atau IUPK. Izinnya sama sekali nihil, padahal penambangan galian C rawan merusak kelestarian ling- kungan, ungkap petugas yang ikut melakukan razia. Didugakarenaadayangmem- backingi, pengelola tambang liar itu sudah berani mendatangkan belasan dump truk pengangkut tanah dan alat berat backhoe di lokasi penambangan. Dump truk sebagian didatangkan dari Surabaya dan sebagian milik warga Kediri. Kegiatan penambangan di Desa Bedrek, Kecamatan Gro- gol, Kabupaten Kediri memang masih ada pro dan kontra. Sebagian warga menghendaki adanya penambangan dengan alasan ekonomis. Sebaliknya yang menolak menilai penambangan yang tidak terkontrol dapat merusak lingkungan. Selain itu pihak pengelola tidak bertanggung jawab atas kerusakan jalan desa akibat dilalui truk pengangkut tanah galian. Warga yang menolak aktivitas penambangan mendukung pe- nuh tindakan petugas melaku- kan razia. Kalau dibiarkan nanti di desa kami bakal banyak ditemukan penambangan liar, ungkap Su- habi, warga setempat.(dim) Desak Disnaker Tindak Pengusaha Nakal Penambangan Galian C Liar Dirazia■ Penambangan galian C di Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri selama ini tak tersentuh, karena ada yang backing Kapolres Kediri Kota yang baru tidak terpengaruh dengan backing 12 Truk, bechoe, uang tunai berikut peralatan penunjang lainnya disita ■ ■ ■ storyhighlights surya/didik mashudi disita - Penambangan liar galian C yang dikelola Ustad Maanas di Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri belum dilengkapi perizinan. Itu sebabnya polisi menyita 12 truk dan sebuah backhoe serta sejumlah uang tunai dan peralatan penunjang lain kediri, surya - Teras ru- mah toko di Jl Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur tiba-tiba ambruk. Akibatknya sebuah sepeda motor rusak parah ter- timpa reruntungan bangunan teras, Selasa (1/10). Bangunan ruko yang terasnya ambruk milik Bili Rachmat (65). Sedangkan sepeda motor yang tertimpa reruntuhan bangunan teras milik Muasin karyawan apotek yang ada di sebelahnya. Informasi yang dihimpun Surya, runtuhnya bangunan teras itu diduga karena faktor usia dan kondisi bangunan yang tidak diperkuat dengan beton cor. Banyak yang kaget tiba-tiba bangunan terasnya ambruk. Untung saja saat kejadian tidak ada orang yang lewat, padahal lokasinya berdekatan dengan kantor bank, ujar Hasim (60) salah satu saksi mata. Menyusul runtuhnya ba- ngunan teras juga menimpa sebagian teras tempat praktik dr Arsi dan dr Iskandar,SpOg. Kedua bangunan lokasinya sa- ling berasebelahan. Malahan sebuah bangunan ruko kosong di sebelah barat- nya juga mengalami retak-retak akibat dampak bangunan teras yang ambruk. Beruntung pada musibah itu tidak ada korban jiwa, padahal biasanyabanyakoranglalulalang di trotoar yang lokasinya ber- dekatan dengan dengan Kantor Bank Jatim. teks standar. Pasang Police Line Untukmengantisipasikejadian yang tidak diinginkan, polisi me- masang police line di lokasi teras ruko yang ambruk di Jl Brawija- ya, Kota Kediri, Selasa (1/10). Pemasangan police line di- lakukan di depan ruko yang ambruk, tempat dokter praktik dokter dan apotek serta ruko kosong di sebelahnya. Menyusulpemasanganpolice line itu membuat pengunjung yang hendak periksa ke dr Arsi dan dr Iskandar dan apotek menjadi ragu-ragu ketika hen- dak masuk. Mereka khawatir bakal ada bangunan yang me- nyusul ambruk. Sejauh ini belum diketahui penyebab runtuhnya bangunan teras ruko. Namun pemiliknya beberapa hari sebelum kejadian pernah melaporkan kabel besar PLN yang menumpang di atap teras. Pemilik sempat menghu- bungi PLN tapi belum mendapat tanggapan hingga teras ambruk. Pemilik rumah sebelumnya juga berupaya memperbaiki terasnya. Hanya saja karena kondisi bangunan retak, tukang bangunan mengurungkan niat- nya.(dim) Teras Ruko Runtuh Timpa Sepeda Motor Bangunann Tak Dilengkapi Cor■ pingsan - Seorang pedemo pingsan setelah tun- tut Disnaker tindak pengusaha nakal. Disnaker dinilai melempem menjalani fungsinya madiun, surya - Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek yang pekerjaannya di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan, Pemkab Madiun, Selasa (1/10). Dalam sidak tanpa didam- pingi Kepala Dinas PU Pengair- an itu, sejumlah anggota komisi pembangunan menemukan sejumlah kejanggalan dalam mengecek kondisi 2 pengerjaan proyek. Kedua proyek yang dilihat langsung adalah proyek pleng- sengan di Desa Jetis, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun sepanjang 350 meter, dengan pondasi 30 meter dan ketinggi- an bangunan 70 meter. Dalam sidak di lokasi proyek yang menelan anggaran Rp 213 juta yang dikerjakan CV Tridaya ini dewan menemukan adanya campuran adonan bangunan yang kurang maksimal. Selain itu, dewan menemu- kan adanya elevansi (keting- gian) jalur air yang kurang memadai lantaran semua ba- ngunan hampir dipukul rata, serta menemukan tidak ada papan nama proyek yang ada di lokasi pembangunan itu. Makanya tadi kami lang- sung meminta pelaksana untuk segera memasang papan nama proyek dan meminta memak- simalkan adonan bahan baku bangunan biar lebih tahan lama serta meminta elevansinya di- atur jangan sampai sama antara titik nol hingga ujung bangun- an. Karena kalau dibiarkan air irigasi tidak akan berjalan, terang Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Sarwo Edy kepada Surya, Selasa (1/10). Selain itu, politisi PDIP itu meminta, agar bangunan pleng- sengan memperdalam pondasi surya/sudarmawan SIDAK - Anggota dan pimpinan Komisi D DRPD Kabupaten Madiun sidak ke sejumlah bangunan proyek yang dilaksanakan PU Komisi D Temukan Kejanggalan Proyek bangunan sesuai spesifikasinya. Serta meminta bangunan pleng- sengan irigasi tidak menganut ketinggian tanah di tengah jalan menuju persawahan. Kalau mengacu sama jalan, jelas bangunan akan tidak ada manfaatnya karena membuat air tidak bisa mengalir dan terus mandeg di tengah aliran air irigasi, ini karena ketinggi- annya sama. Seharunya makin ke ujung penyelesaikan peker- jaan makin turun agar air lancar mengalir, imbuhnya. Sementara, Mandor Pelaksa- na pekerjaan plengsengan itu, Usman mengaku siap melaksa- nakan semua masukan dewan itu.(wan) jombang, surya - Dua bocah Kelas V SD, masing- masing RK (11) dan DY (12), warga Desa Mayangan, Keca- matan Jogoroto, harus men- jalani pemeriksaan di Polres Jombang, Selasa (1/10). Kedua bocah di bawah umur ini dituduh mencuri sebuah komputer jinjing atau laptop milik Muhaso- nah, seorang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Plandi, Jombang Kota, yang juga tetangganya sendiri. Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Wi- dodo, membenarkan dipe- riksanya dua bocah SD itu. “Mereka dilaporkan oleh tetangganya sendiri. Meski demikian mereka diperiksa masih dalam status sebagai saksi,” kata Sugeng Widodo. Ayahanda RK, Hariadi (37), yang mengantar RK menjalani pemerisaan men- jelaskan, kasus tersebut sebenarnya pernah dicoba diselesaikan di tingkat desa. Namun tidak ada titik temu, dan Muhasonah bersikeras melaporkannya ke polisi. Hariadi mengungkapkan, kasus itu terjadi 4 Septem- ber 2013. Bermula, sepu- lang sekolah, sekitar pukul 14.00 WIB, RK dan enam bocah temannya mandi dan bermain di sungai desa setempat, yang mengalir di depan rumah Muhasonah. Belum selesai bermain di sungai, tiba-tiba RK dipanggil temannya dan diminta ke ru- mah DY. Ternyata, di rumah DY sudah ada Muhasonah. Dalam pertemuan itu, DY dan RK diminta mengakui telah mencuri laptop Muhasonah. Karena merasa tidak mencuri, DY maupun RK menolak. Kemudian, Muhasonah mendatangi rumah Hariadi. Sembari marah-marah, Mu- hasonah menuntut Hariadi mengganti laptop yang hi- lang. (uto) 2 Bocah SD Dituduh Curi Laptop Telaga Pasir sarangan selama ini dikenal angker. Konon setiap tahun meminta tumbal. Kali ini 3 orang bersaudara tenggelam saat memancing ikan. Terlepas dari angker ataupun tidaknya Telaga Pasir, dua dari tiga saudara meninggal di dalam telaga. Telaga Pasir Sarangan Meminta Tumbal 3 Bersaudara Tenggelam saat Memancing Ikan surya/doni prasetyo EVAKUASI - Warga saat evakuasi korban tenggelam di Telaga Pasir, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Selasa (1/10). Sebab, ada buruh yang sejak Mei 2013 lalu, nasibnya digan- tung. Yakni, tak dipecat dan tak dipekerjakan sehingga tak diba- yar gajinya sejak empat bulan lalu. Padahal, buruh itu sudah bekerja di perusahaan (dealer motor) itu 15 tahun. Kami kecewa dengan Disna- ker, mengapa pengaduhan kami yang sudah empat bulan lalu tak ditindaklanjuti, tegas Trianto. Tak berselang lama, Drs Priyo Istanto, Kadisnaker menemui pendemo. Pihaknya membantah pengaduhan buruh itu tak ditin- daklanjuti. Saat ini, pengaduhan tersebut masih diproses, bahkan Selasa (8/10) mendatang, akan diagendakan pertemuan mem- bahas soal tersebut. Pertemuan itu kami agenda- kan di kantor sini. Nggak benar kalau tak kami tindaklanjuti. Kami sibuk workshop di Jakar- ta, ungkapnya.(fiq) surya/imam taufiq join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | RABU, 2 OKTOBER 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Butuh Bantuan Psikolog bondowoso, surya - Se- jumlah keluarga korban ledakan petasan di Gang Malabar, Kelu- rahan Kota Kulon, Kecamatan Kota, Bondowoso memerlukan pendampingan psikolog. Hal ini karena mereka masih syok akibat peristiwa yang terjadi, Minggu (29/9). Kepala Dinas Kesehatan Bon- dowoso, M Imron mengatakan, tingkat syok yang dialami oleh warga berbeda-beda. Dari pan- tauan kami yang paling syok keluarga adik Tara (Mutiara R Josefina), karena peristiwa itu membuat Tara meninggal du- nia, ujar Imron, Selasa (1/10). Anak-anak sekitar yang meli- hat kejadian itu, juga terus dipan- tau kondisinya. Meskipun seca- ra psikologis anak-anak sudah mulai pulih dan sudah sekolah, lanjutnya. Pihaknya siap mela- kukan pendampingan psikologi kepada keluarga korban ataupun warga sekitar yang masih takut. Keluarga Tara disebut yang pa- ling trauma akibat ledakan yang ditimbulkan petasan di rumah Serka Agus Suryadi. Peristiwa itu merenggut nyawa Tara akibat tertimbun reruntuhan tembok dan atap rumah ketika seluruh bangunan rumahnya ambruk. Tidak hanya itu, sejumlah rumah keluarga Tara, seperti rumah orangtua dan neneknya juga rusak parah, bahkan kini tidak bisa ditinggali. Sejumlah keluarga Tara yang sedang ber- kumpul di rumah sang nenek, Ny Beng terluka dan trauma. Masih syok Sejumlah warga lain juga ma- sih syok. Sahri, misalnya. Laki- laki yang berumur 60 tahun itu hingga sekarang masih agak takut karena dirinya sempat terlempar hampir 3 meter. Ketika itu, ia sedang member- sihkan selokan dekat rumahnya yang berjarak tidak jauh dari rumah Agus. Tiba-tiba ada ledakan dan saya terlempar, ada kalau 3 meteran. Kemudian keadaan gelap, ujar Sahri. Sedangkan anaknya, Hadi, langsung men- derita gangguan pendengaran sekitar 30 menit. Telingan Hadi berdenging selama itu dan tidak bisa mendengar secara baik. Selain masalah psikis, warga Gang Malabar juga menghadapi serangan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) akibat debu reruntuhan rumah yang beterbangan. Ada sekitar 25-an orang diketahui terkena ISPA. Hal itu diketahui ketika mereka memeriksakan diri ke posko ke- sehatan yang kami dirikan, ujar Kepala Dinas Kesehatan Bondo- woso, M Imron. Posko kesehatan masih berdi- ri di depan rumah Serka Agus Suryadi yang menjadi pusat le- dakan petasan. Di posko itu di- siagakan tim medis, baik dok- ter maupun perawat. Sejumlah obat-obatan dasar disediakan. Masker, merupakan barang yang paling banyak dicari baik oleh petugas yang bersih-bersih maupun warga sekitar. Di loka- si kejadian memang dipenuhi debu. Petugas yang membersih- kan puing-puing reruntuhan ha- rus memakai masker. (uni) surya/sri wahyunik reruntuhan - Petugas terus membersihkan puing-puing di lokasi ledakan yang berasal dari rumah warga yang runtuh. Reruntuhan itu juga menyebabkan penyakit ISPA bagi warga lantaran debunya beterbangan dan terisap oleh warga. sulit makan - Rudi Hartono yang menjadi korban salah tangkap dibonceng saudaranya. Dia mengaku sulit makan akibat dipu- kul polisi. Buruh Garam Jadi Korban Salah Tangkap Polisi pamekasan, surya - Rudi Hartono (24), warga Du- sun Bangkal, Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pamekasan, yang menjadi korban salah tangkap anggota reserse Polres Pamekasan, mengaku kesulitan mengunyah, saat makan. Rudimengakubagianlebamdi rahang akibat dipukul penyidik di Polres Pamekasan, sebelum dirinya dilepas, karena tidak ter- bukti melakukan tindakan krimi- nal seperti yang dituduhkan. Rudi, yang ditemui di rumah istrinya di Desa Polagan, Keca- matan Galis, Pamekasan, Selasa (1/10) mengatakan, sejak dirinya ditangkap polisi Minggu (29/9), ia trauma terhadap orang asing. Ia takut kejadian dia dijemput polisi itu terulang kembali pada dirinya. Dengan kalimat terpotong-potong sambil menahan sakit di rahangnya, Rudi menceritakan, sebelum ditang- kap,iakedatanganpriamenawarkan pekerjaan baru untuknya dengan bayarancukuptinggi. Rudiyangmenjadiburuhpetani garam dengan upah Rp 20.000 per hari, langsung tertarik dan menyerahkan KTP miliknya ka- rena diminta pria itu untuk syarat usaha pembelian barang bekas. Pria itu meminta Rudi menunggu di rumah, karena nanti ada orang yang bertamu ke rumahnya. Namun 3 jam kemudian, yang datang adalah delapan anggo- ta Polres Pamekasan dengan membawa surat perintah pe- nangkapan. Walau saat itu Rudi menolak, karena dirinya merasa tidak melanggar hukum, namun terpaksa ikut karena dipaksa dengan tuduhan penggelapan mobil dan uang. Di mapolres, Rudi diinteroga- sisepertipesakitanyangberbuat kriminal. Dia dipaksa mengaku menggelapkan mobil dan uang. Karena Rudi tidak mengerti apa yang dituduhkan, dia tetap ti- dak mengaku meski. mendapat pukulan yang menyakitkan. “Karena saya tetap tidak mau mengakui apa yang dituduh- kan polisi, saya dipukul tiga Kerugian akibat ledakan petasan di Gang Malabar, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Kota Kabupaten Bondowoso, paling sedikit di- perkirakan Rp 600 juta. Kerugian Rp 600 juta itu didapatkan oleh kelurahan yang melakukan identifikasi bangunan yang rusak. Hari ini saya dapat laporan jumlah ba- ngunan yang rusak bertambah jadi 106 unit. Bertambah lima unit dari kemarin. Kerugian materialnya diperkirakan mencapai Rp 600 juta. itu penghitungan pihak kelurahan, ujar Camat Kota Ny Haeriyah Yuliati yang dihubungi Surya melalui ponselnya, Selasa (1/10). Namun Haeriyah menyangsikan jumlah ke- rugian itu. Ia memprediksi jumlahnya bisa le- bih besar dari itu. Nanti biar Dinas PU Cip- ta Karya juga membuat penilaian karena ini harus kami laporkan kepada pemkab, lanjut Haeriyah. Kemarin perbaikan kerusakan dan pember- sihan puing-puing masih terus dilakukan di loka- si kejadian. Warga bersih-bersih dibantu petugas baik dari TNI maupun Polri. Hingga kemarin polisi masih terus menyelidi- ki kasus ledakan petasan di rumah Serka Agus Suryadi di Gang Malabar yang menewaskan dua orang dan meruntuhkan puluhan rumah itu. Kapolres Bondowoso AKBP Sabilul Alif me- ngatakan hingga kini sudah ada 12 orang yang dimintai keterangan. Kemarin lima orang, se- karang totalnya sudah 12 orang yang dimintai keterangan. Semuanya masih saksi, ujar Sa- bilul kepada Surya yang dihubungi melalui pon- selnya, Selasa (1/10) sore. Di antara mereka yang diperiksa terdapat Sumardi, adik Agus Suryadi. Laki-laki itu dipe- riksa masih sebagai saksi. Dia masih diperik- sa. Kami belum mengejar tersangkanya dulu. Sejauh ini, apa yang kami lakukan diharapkan bisa menjadi efek jera kepada warga, lanjut Sabil. Dari informasi yang dihimpun Surya, keluar- ga inti almarhum Serka Agus juga sudah di- mintai keterangan antara lain istrinya. Sabil mengatakan peristiwa itu harus men- jadi titik awal perang terhadap petasan di Ka- bupaten Bondowoso. Polisi telah bekerjasama dengan pemkab mengeluarkan seruan pela- rangan pemakaian petasan. Sementara itu Bupati Bondowoso Amin Said, telah mengeluarkan surat edaran. Surat itu ber- isi larangan pembuatan, pemakaian dan mem- bunyikan petasan, di Kabupaten Bondowoso. Surat itu telah disebarkan ke sejumlah kecamat- an dan kelurahan di Bondowoso. Kami akan melarang pembuatan dan pe- makaian petasan karena jelas-jelas berbaha- ya, tegas Amin. Menurutnya, hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, akan tetap meriah meskipun tanpa ada bunyi petasan. (uni) Bupati Edarkan Surat Larangan Petasan kali hingga pandangan saya kabur. Hingga sekarang bekas pukulan masih sakit, terutama di rahang saya,” kata Rudi. Setelah Rudi dinyatakan ti- dak terbukti mengelapkan mo- bil dan uang, akhirnya dilepas. Sebelum dipulangkan, petugas yang memukulnya minta maaf, sembari memberi uang Rp 50.000, namun ditolak. Dikonfirmasi tentang tindak- an anak buahnya, Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Moh Nur Amin memastikan akan memberikan sanksi tegas. Kami telah memproses penyidikan ok- num anggota kami yang telah melakukan pemukulan warga itu dan kasus ini telah ditangani oleh Kabid Propam Polres Pame- kasan, kata Nur Amin. Menu- rutnya, tindakan yang dilakukan anak buahnya itu sudah melang- gar disiplin Polri dan oleh kare- nanya diberi sanksi. (sin) Korban Ledakan Bondowoso Kena ISPA■ Warga Gang Malabar membutuhkan bantuan psikolog akibat trauma ledakan di rumah Serka Agus. Yang paling syok adalah keluarga Mutiara yang meninggal dalam kejadian itu Sekitar 25 orang diketahui terkena ISPA akibat debu di lokasi ■ ■ ■ storyhighlights KPUD Kota Madiun Surati Presiden madiun, surya - Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pilkada yang diajukan Parji - Indah Raya Ayu Miko Saputri (Pari), KPUD Kota madiun segera mengambil lang- kah lanjut. Salah seorang komisioner KPUDKotaMadiun,KokokHeru Purwoko mengatakan, pihaknya bakal mengirim surat penetapan pemenang Pilkada Kota Madiun 2013 dan lampiran surat putusan MK ke presiden melalui Menteri Dalam Negeri. beberapa lembaga lain juga mendapat pemberitahu- an, di antaranya gubernur, DPRD I Jatim, dan DRPD Kota Madiun untuk memenuhi persyaratan pemenang itu. Secepatnya besok (Rabu, 2/9), kami langsung mengirim surat keputusan (SK) penetapan Pilwa- li Kota Madiun dan keputusan MK ke presiden melalui Men- dagri, dan ke gubernur, DPRD I, dan DPRD II, terangnya kepada Surya, Selasa (1/10). Semua surat yang dikirim ke beberapa lembaga dan instansi tersebut untuk melengkapi pe- syaratan pelantikan Wali Kota Madiun terpilih periode 2014- 2019. Berdasarkan tahapan Pil- wali Kota Madiun, pelantikan wali kota terpilih dijadwalkan 29 April 2014. Majelis hakim MK menolak seluruh permohonan gugatan yang diajukan pasangan nomor urut 3, Pari, Senin (30/9). Majelis hakim yang diketuai Akil Moch- tar menolak seluruh isi permo- hanan gugatan yang diajukan oleh pasangan Pari. Alasan ma- jelis hakim, karena dalil-dalil dalam gugatan pemohon tidak terbukti secara sah dan meya- kinkan. Selain itu, tidak dite- mukan unsur kecurangan yang terstruktur, masif dan sistematis seperti yang dituduhkan. (wan) Nelayan Tenggelam Ditemukan jember - Setelah empat hari, akhirnya nelayan yang hilang di- empas ombak di Plawangan, Puger, ditemukan warga. Jenasah Suhadak (40) salah satu dari dua nelayan yang hilang asal Du- sun gemuling, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu ditemukan, Selasa (1/10). Ia ditemukan di Pantai Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, beberapa kilometer di sisi barat Plawangan. Menurut anggota Satuan Kepolisian Air Jember di Puger, Briga- dir Rifai, Suhadak ditemukan di pantai dalam kondisi meninggal dunia. Ketika ada laporan jenasah, kami langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar, ia nelayan yang terseret ombak, ujar Ri- fai, Selasa (1/10). Satu nelayan yang masih bekum ditemukan adalah Sarbi alias Kampek, warga Desa Puger Wetan. Selain mencari satu nelayan hilang, polisi juga masih mencari Ilyas Fa- toni dan M Muafi, dua siswa MTs Negeri Kencong yang terseret ombak di Pantai Paseban, Kencong pada Minggu (29/9). Mereka hilang ketika mandi di pantai. (uni) LINTAS JAWA TIMUR surya/didik mashudi Buta Aksara 85.000 Orang bangkalan - Warga di Bangkalan yang masih belum bisa membaca ada 85.000 orang dengan didominasi usia 25 tahun ke atas. Rata-rata yang belum bisa baca antara usia 15 hingga 59 ta- hun. Paling banyak usia 25 tahun ke atas, ungka Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Kesenian dan Olahraga (Diklus Seni raga) Dinas Pendidikan Kabupaten Achmad Mustakim, Selasa (1/10). Dari 18 kecamatan di Bangkalan, tiga kecamatan tertinggi buta aksara adalah Kecamatan Galis 18.800 orang, Geger 15.401 orang, dan Klampis sebanyak 10.725 orang. Setiap tahun kan- tong-kantong buta aksara di setiap kecamatan selalu berkurang. Data sensus BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2010 mencatat 125.030 orang buta aksara, kini tinggal 85.000 orang, jelasnya. Pihaknya terus berupaya guna menekan tingginya angka buta aksara dengan melaksanakan program Jawa Timur berupa Keak- saraan Fungsional (KF) setiap tahun. Termasuk memaksimalkan rumah pintar di Kecamatan Modung dan menjalin kerjasama dengan organisasi masyarakat, tambahnya. (st32) Pengecer Elpiji Merasa Tersaingi SPBU situbondo, surya - Se- jumlah pengecer elpiji dari lima pangkalan dan agen di Situ- bondo menggelar aksi mogok, Selasa (1/10). Mereka memrotes penjualan gas elpiji tabung 3 kg oleh SPBU yang harganya lebih murah da- ripada mereka. Akibatnya, para pengecer merasa tersaingi dan terancam bisnisnya. Kekesalan mereka diwujudkan dengan menurunkan sejumlah tabung elpiji 3 kg dari mobil pi- kap di pinggir jalan. Ketua Paguyuban Pangkalan LPG Ahmad Lutfi mengatakan, sejumlah SPBU di Situbondo menjual elpiji 3 kg seharga Rp 12.700, sedangkan pengecer Rp 13.000. “Kami kulakan ke SPBE saja sudah Rp 12.700, kalau kemu- dian kami jual Rp 13.000 sebe- narnya kami masih rugi, karena kami harus keluar biaya trans- por ke konsumen,” ujar Ahmad Lutfi kepada Surya. Menurutnya, adanya SPBU yang menjual elpiji dengan har- ga lebih murah dinilai merupa- kan monopoli permainan harga di Situbondo. Bahkan, mereka mensinyalir beberapa SPBU yang menjual elpiji murah ini, sebenarnya milik pengusaha yang juga mengelola SPBE (Sta- siun Pengisian Bahan Bakar El- piji) di Situbondo. “Saya tidak mau menyebut- kan nama, tetapi semua orang kan sudah tahu kalau SPBU dan SPBE itu adalah milik orang yang sama, jadi jelas ini kasus monopolinya,” katanya. Dia mengaku, dampak SPBU menjual elpiji murah akan mengu- rangi omset para pengecer dan agen. Tak hanya itu, masyarakat yang selama ini menjadi pelang- gan tetap meraka, akan memilih membeli di SPBU dan meninggal- kanagensertapengecer. Mogok para pengecer dan agen elpiji ini akhirnya menda- pat respon Kasubag Sarana Pro- duksi , Bagian Ekonomi Pemkab Situbondo, Suyaji. Dia lang- sung turun dan menemui para agen dan pengecer untuk men- dengarkan keluhan mereka. Suyaji mengatakan, akan me- nyampaikan aspirasi para peng- ecer dan agen elpiji itu kepada pemilik SPBU dan SPBE. “Mereka semua akan kami panggil dan dipertemukan, se- hingga ada kesepakan harga anta- ra pengecer dan SPBU yang men- jualelpijiitu,”kataSuyaji. (izi) surya/izi hartono mogok - Para pengecer elpiji menurunkan rabung gas milik mereka di pinggir jalan sebagai aksi mogok memrotes penjualan elpiji di SPBU. Satreskrim Polres Kediri benar-benar panen kasus judi. Sedikitnya 34 tersangka kasus perjudian diamankan dari berbagai arena perjudian selama September 2013. Judi yang digelar beraneka, mulai judi togel, sabung ayam, dan kartu remi. (dim) sebulantangkap 34 Pejudi Permintaan Air Bersih Meningkat Pacitan - Permintaan droping air bersih di sejumlah daerah yang rawan kekeringan di Kabupaten Pacitan terus meningkat, seiring kemarau yang melanda wilayah itu. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Pujono menyebutkan ada delapan keca- matan yang terdeteksi kesulitan air bersih. Itu data umum ber- dasar permintaan droping air bersih yang diajukan ke BPBD, katanya, Selasa (1/10). Sejak Agustus hingga sekarang telah 78 kali pengiriman air bersih ke desa-desa yang tersebar di delapan kecamatan tersebut. Ia memperkirakan wilayah yang kesulitan air bersih akan terus meningkat karena berdasar prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), perubahan musim dari kemarau ke hujan baru akan terjadi sekitar Novem- ber-Desember. Permintaan bantuan air bersih akan mencapai puncaknya pada bulan ini. (ant) surya/muchsin join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| RABU, 2 OKTOBER 2013 Menurut penjelasan kerabat Holly bernama Tanty itu, tetesan darah masih menetes dari kepa- la Holly. Kondisi wajah Hollyl juga lebam-lebam. Sepertinya sih bekas pukulan, katanya. AnakkandungHolly,Caca,Se- lasa sore menyambangi RSCM melihat jenazah ibundanya. Ia datang bersama adik kandung ibundanya yang juga berasal dari Salatiga, Jawa Tengah. Itu perempuan yang pakai baju ungu namanya Caca, itu anaknya. Dia datang dari Salati- ga bersama adik kandung Holly bernama Prabu, kata Umar, ka- kak angkat Holly. Sampai sore, puluhan keluarga dan kerabat Holly masih di RSCM. Umar menambahkan selama ini Caca tinggal di Salatiga ber- sama orangtua Holly. Sebelum tewas, wanita cantik 37 tahun ini sempat minta per- tolongan kepada ibunya melalui telepon.Diasempatteleponibu- nya, dia bilang sedang dipukuli, dia minta tolong, kata Kombes Rikwanto. Mendengar itu, ibunda Holly menghubungi pengelola aparte- men dan memberi tahu kejadian yang tengah menimpa anaknya. Tiga petugas keamanan apar- temen langsung mendatangi kamar di lantai 9 itu dan mene- mukan Holly sudah bersimbah darah.  Istri Pejabat BPK Holly Angela semula disebut- sebut merupakan istri seorang pejabat tinggi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Suaminya pejabat Kemen- hub, nikah siri katanya, ujar se- orang penghuni apartemen tak mau disebutkan namanya. Saat dikonfirmasi, Bambang S Evan, Humas Kemenhub, mengaku akan kroscek dulu. Namun dari informasi lain , Holly kabarnya merupakan istri seorang pejabat tinggi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ber- nama Gatot Supiartono. Menurut seorang pegawai klinik tak jauh dari apartemen korban, Hollykerap ke klinik bersama suaminya. Dia suka berobat di sini, ditemani sua- minya, kata petugas klinik itu, Selasa (1/10). Holly terkahir berobat di klinik itu 27 Februari 2013 me- ngonsultasikan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dideritanya. Sang suami, Gatot Supiartono juga pernah berobat di klinik itu. Pria kelahiran 9 Oktober 1959 itu datang bersama Holly untuk memeriksa kondisi lam- bungnya. Dia ada gangguan pada lambung, lanjutnya. Dalam formulir pengobatan, Holly selalu menulis nama Ga- tot Supiartono sebagai 'kepala keluarga'. Kalau dokter minta pasien nulis sendiri data pasien. Di situ ada tulisan kepala keluarga dan diisi dengan nama Gatot Supiar- tono, ujar pegawai itu. Ketika wartawan mencoba menunjukan foto pria yang dimaksud, petugas itu pun me- ngiyakan yang di foto itu adalah Gatot Supiartono, suami Holly. Kerabat Holly, Tati, membe- narkan Holly sudah menikah 2 tahun dengan Gatot Supiartono, suami keduanya. Biasa dipang- gil Mas Gatot. Kerjanya audit di BPK. Ini lagi di Australia, ujar Tati, ditemui di Jl Talang no 22, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Sela- sa (1/10/2013). Alamat ini yang dipakai Holly untuk membuat KTP. Di KTP, Holly memang tertera memakai alamat itu. Tati menambahkan, sepenge- tahuannya hubungan Holly dan suaminya baik saja. Orangnya baik, nggak ada musuh. Kalau ke sini juga selalu ngabarin suami- nya. Kadang datang sama suami- nya, naik mobil, imbuh Tati. Holly diketahui Tati sering melakukan kegiatan sosial di Pegangsaan. Dia nggak tinggal disini, tapi sering kalau ada acara-acara ngasih bantuan buat anak-anak yatim, kata Tati. Dari dokumen yang diperoleh, nama pria yang diduga suami Holly adalah Gatot Supiartono. Anggota BPK Ali Masykur Musa yang dikonfirmasi hanya menja- wab diplomatis. Saya belum tahu, cobasayacaritahu,tuturnya. Dari penelusuran, pada 27 Juli 2009 lalu Gatot Supiartono, SH MAcc Ak CFE dilantik sebagai pejabat eselon I yakni sebagai Auditor Utama Keuangan Ne- gara I BPK. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari BPK. (tribunnews/dt/ kompas.com/lip6) dengan alasan untuk men- jemput anak mereka, Melody Zahira Chielda Ritonga. “Setelah dua hari, saya tagih. Dia bilang masih butuh,” ujar Eel Ritonga, Selasa (1/10). Akan tetapi, lelaki itu terkejut karena ketika menemui Dea di rumah pamannya, ia mendapat kabar bahwa mobil warisan keluarga- nya itu telah digadaikan. “Dea bilang digadaikan Rp 100 juta, sama bunganya Rp 10 juta per dua minggu, ungkap Eel. Masih menurut cerita Eel, pada 18 September, Dea menanyakan urusan mobil itu. “Kata Dea, bagaimana… mobil mau ditebus nggak, tuh? Kalau nggak saya akan jual,” tutur Eel. “Saya bilang tunggu dulu, saya cari dulu. Nggak gampang cari uang Rp 110 juta. Pas saya dapat uang, eh dia bilang sudah dijual sama Ninda,” ungkap Eel. Emosi Eel memuncak. Senin (30/9) Eel melaporkan Dea ke Polresta Bekasi dengan tuduhan melanggar pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Buntutpelaporanolehmantan penabuhdrumADABanditu, DeaangkatbicaramelaluiRusdi- yanto,kuasahukumnya.Menurut Rusdiyanto,sejakberceraidengan Eelbeberapatahunlalu,Deatidak pernahdiberinafkah. “Menurut putusan Peng- adilan Agama Bekasi, Eel memiliki beberapa kewajiban kepada Dea setelah bercerai. Banyak sekali yang tidak ia berikan. Misalnya, rumah yang ditinggali Eel itu seharusnya ditinggali Dea dan Melody,” kata Rusdianto, Selasa (1/10). Eel pun membantah tudingan yang menyebut ia tak pernah membiayai anak dan mantan istrinya. Ia mengaku pernah memberikan mobil Suzuki Swift untuk Melody. Namun, hal itu dibantah pengacara Dea. “Dia itu bukan beli mobil, te- tapi kredit mobil, lalu diberikan ke Dea. Katanya untuk Melody, tetapi cicilan mobil nggak pernah dibayar sampai akhirnya diambil pihak leasing,” ungkap Rusdiyanto, Selasa (1/10). Saat itu mantan istri Eel yang lain, Ninda Syamil, punya ide. Selama ini, bukti kepemilikan mobil Honda CRV yang dipakai Eel sehari-hari adalah atas nama Ninda. “Ninda bilang ke Dea, 'Itu mobil saya, atas nama saya, ya saya berikan itu ke Anda'. Akhirnya diambil Dea dan dijual karena Dea menganggap ia telah diberi izin oleh pemilik sahnya,” tambahnya. Uang hasil penjualan mobil CRV sebesar Rp 200 juta di- pakai untuk menebus Suzuki Swift yang ditahan leasing. Sebagian lagi untuk membeli susu anaknya. (lipt) berhadapan dengan kakak kan- dung saya sendiri,” ujar Halili, kepada Surya, beberapa waktu lalu, sebelum dilantik. Meski kakak beradik, namun Halili dan Achmad Syafii ber- beda partai. Halili merupakan Wakil Ketua DPC PPP Pame- kasan, Bidang Organisasi dan Kaderisasi. Sedangkan Achmad Syafii, mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat. Dalam Pilbup Pamekasan pada 9 Januari 2013, dua par- tai itu berkoalisi mengusung pasangan calon Achmad Syafii dari Partai Demokrat dan man- tan Ketua DPRD Pamekasan Kholil Asy'ari dari PPP. Sebagian kalangan tak yakin kalau duet bupati dan ketua DPRD yang kakak-beradik itu akan profesional dan tidak KKN. Bahkan mereka mempre- diksi kepemimpinan mereka bakal menjadikan pemerin- tahan di Pamekasan memiliki sistem kontrol yang lemah dan berpotensi KKN. Namun, sejumlah fungsiona- ris PPP menyatakan, justru duet kakak-adik itu akan membuat mereka ekstrahati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Kami tentu saja tak ingin dicap oleh masyarakat sebagai tidak mampu menjalankan tugas-tu- gas kenegaraan secara profesio- nal, ujar Iskandar, kader PPP Pamekasan. Selain melantik Halili, dalam rapat paripurna istimewa kema- rin DPRD Pamekasan juga me- lantik Suli Faris, sebagai Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Bulan Bintang (FBB), menggantikan Muhdlar Abdullah, yang dipecat karena pindah Partai Nasdem, menjadi caleg DPR RI untuk wi- layah Jember dan Lumajang. Sebelumnya, Suli Faris yang menjabatKetuaKomisiADPRD Pamekasan, mengaku siap me- laksanakan tugasnya dengan baik. “Tekad kami bagaimana agar seluruh anggota DPRD ini mampu dan professional dalam menjalankan tugas dan fungsi, sesuai aturan,” kata Suli Faris. (sin/ant) akan teruji. Aspek pengalam- an Pellegrini setidaknya bisa jadi modal untuk menghadapi Muenchen, yang dua musim lalu menyisihkan City. Pellegrini dalam CV kepela- tihan sebelum menangani City sudah teruji. Dia tak pernah gagal membawa tim lolos dari penyisihan grup, bahkan selalu melebihi ekspektasi. Musim lalu, Pellegrini mampu memba- wa tim debutan Malaga hingga ke perempatfinal. Sebelum itu pelatih yang pernah melatih Real Madrid itu bahkan pernah membawa Villarreal hingga babak empat besar Champions pada musim 2005/06. Pengalaman itulah yang akan membuat skuat City makin matang di Liga Champions. Hal terpenting dari semua aspek yang Anda butuhkan ada- lah membuat para pemain me- rasakan kapasitas yang mereka miliki. Setelah itu akan muncul kepercayaan diri dari mereka, kata pelatih berusia 60 tahun ini dilansir UEFA.com. Tentunya ada perbedaan ketika Pellegrini sukses mem- bawa dua tim Spanyol lolos dari babak penyisihan grup dengan situasi di City. Dia mengakui bahwa klub Inggris selalu pu- nya tekanan lebih saat mentas di kompetisi Eropa. Ini sungguh berbeda. Sangat jelas bahwa tanggung jawab di City lebih besar. Apalagi dengan skuat yang dikumpulkan pemi- lik klub dengan investasi besar. Mereka punya harapan besar bisa mencapai level tinggi di Liga Champions, tegasnya. Salah satu pemain andalan yangdidatangkanCitydandiha- rapkan bisa memberi perubahan di pentas Champions adalah Fernandinho. Gelandang asal Brasil inipun mengaku jika City mampu menang atas Muenchen, maka itu akan mempertebal rasa percaya diri pasukan The Citizens. Musim lalu, Muenchen ada- lah tim yang bermain dengan gaya sepakbola terbaik dunia. Mereka menjadi juara Eropa. Jadi, jika Anda mengalahkan mereka, maka semua orang akan menandai penampilan tim Anda, kata Fernandinho. Kematangan The Citizens ini- pun ditangkap oleh skuat Muen- chen. Bek Jerome Boateng meng- anggap City sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan. Dua tahun silam, Muenchen menyerah dua gol tanpa balas di kandang The Eastlands dalam partai terakhir grup. Saat itu laga tersebut tak lagi menentukan karena Die Roten sudah dipas- tikan lolos fase 16 besar. Meski menang, City akhirnya hanya finis ketiga di bawah Muenchen dan Napoli.  Semakin Kuat Boateng, yang pernah semu- sim memperkuat City, meng- anggap mantan klubnya itu telah berkembang makin kuat ketimbang dua musim terakhir, di mana mereka selalu kandas di fase penyisihan. Mereka kini lebih kuat, de- ngan pelatih baru dan perubah- an taktik. Mereka bahkan tampil lebih baik bersama sama. Tak seperti dua tahun lalu. Mereka sekarang lebih padu sebagai sebuah tim, kata Boateng. Hal sama diungkapkan kiper Muenchen, Manuel Neur. Kiper nomor satu Timnas Jerman itu meminta rekan-rekannya kali ini tak meremehkan The Citizens. Kami tahu City sangat bagus, kami khawatir dengan senjata yang mereka miliki. Maka saya melihat pertandingan ini akan terbuka bagi kedua tim untuk melakukan aksi saling serang, kata Neur dalam situs resmi Muenchen. Pellegrini pada pertandingan ini memiliki skuat utuh kecuali defender Martin Demichelis yang masih cedera. Sergio Aguero yang diistira- hatkan di pertandingan terakhir melawan Aston Villa diprediksi akan kembali jadi starter. David Silva yang cedera sejak Agustus sudah fit dan siap comeback. Aguero bersama Alvaro Ne- gredo atau Edin Dzeko akan menjadi tumpuan lini depan, dengan dukungan gelandang elegan Yaya Toure. Sementara Pep Guardiola sudah mempersiapkan timnya sebelum ke Manchester. Muen- chen masih kehilangan Holger Badstuber, Thiago Alcantara, dan Javi Martinez karena cedera. Duet Robbery, Arjen Robben dan Franck Ribery, masih menja- di andalan untuk menyisir dari dua sayap, akan berkolaborasi dengan duet gelandang Timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger- Toni Kroos, untuk mendukung goal getter Mario Mandzukic atau Thomas Mueller. Guardiola tetap akan mene- rapkan formasi 4-1-4-1 dengan memainkanKaptenPhillipLahm sebagai gelandang jangkar. Gaya tiki-taka dengan umpan-umpan pendek juga menjadi warna permainan FC Hollywood. (tri- bunnews.com/cen) taruni memang sudah waktunya sertamemberi kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berkarir di militer. Karena memang wanita sudah dalam posisi yang setara dengan pria. Bukan karena de- sakan LSM. Tetapi tidak semua bisa disamakan. Tapi kami tidak memberikan hak khusus pada mereka, kata Pramono, kepada wartawan Maret 2013 lalu. Pramono menambahkan, penerimaan Taruni merupakan upaya TNI AD dalam kesetara- an gender. Mereka akan dididik bersama dengan para taruna pria, di tempat dan dengan mata pelajaran yang sama. Mereka dididik di kampus yang sama, namun di tempat ti- dur yang berbeda, kata Pramo- no seperti dikutip Kantor Berita Antara. Meski mengakui kuota pe- rempuan jauh lebih sedikit dibanding kuota pria, namun Pramono menyatakan ini adalah langkah awal bagi TNI untuk membuka perekrutan perempu- an sekaligus upaya TNI dalam kesetaraan gender. Kebijakan ini jelas menjadi angin segar bagi kaum hawa yang ingin mengabdi kepada negara. Apalagi, di setiap ke- satuan TNI, jumlah prajurit pe- rempuan memang belum ideal. Diperkirakan, jumlah taruni yang direkrut setiap tahunnya akan terus meningkat. Selain itu, jaminan karier Ta- runi akan sama dengan Taruna juga sudah dikemukakan oleh para petinggi TNI. Artinya, seorang Taruni usai lulus pendi- dikan bisa memimpin pasukan, menjadi jenderal hingga Pangli- ma Tinggi atau menjabat posisi strategis lainnya. “Hak dan kewajiban prajurit pria dan wanita adalah sama, peluang kariernyapun demiki- an,”tegas Komandan Komando Pendidikan (Dan Kodikau) TNI AU Marsekal Muda TNI M Nu- rullah SIP. Selama ini tentara memang identik dengan laki-laki. Latihan dan karakter tentara yang keras, dianggap tidak sesuai dengan perempuan yang lembut dan feminim. Namun kini, banyak perempuan berstatus prajurit. Bahkan tidak sedikit dari me- reka yang bertugas di medan tempur. Mereka seakan tidak ngeri melihat latihan dan pendidikan militer yang dikenal keras. Un- tuk menjadi seorang prajurit, para jelita perkasa ini harus merelakan fisiknya ditempa agar kuat dan tangguh. Namun begitu, mereka tetap bisa menja- di perempuan meskipun dilatih layaknya laki-laki. Dari ribuan prajurit perem- puan ini, ada beberapa yang menonjol. Ada di antara mereka yang memiliki prestasi olah raga, mantan model, bahkan dipercaya bertugas di medan konflik seperti di Lebanon dan Sudan, satu di antara negara di Benua Afrika. Adalah Kapten (Sus) Sanra Michiko Moningkey, Sertu Reni Marlinawati Admaja, Serda Wenny Dwyana Sari, Serda Wilia Arisila dan Serda Nicky Novitasari yang pernah diper- caya bertugas di daerah konflik Lebanon pada 2009. Mereka merupakan lima prajurit perempuan dari 1321 prajurit laki-laki yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXV- B/ UNIFIL (United Nations Interim Forces In Lebanon). Para jelita perkasa ini ditempatkan di sebagai polisi militer, mekanik dan pengolah data di berbagai markas UNIFIL. Kapten Michiko, Serda Wen- ny dan Sertu Reni merupakan anggota Wanita Angkatan Udara (Wara). Sedangkan Serda Wilia berdinas di Korps WanitaAngkat- anLaut(Kowal).KemudianSerda Nicky berkarir di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Bukan cuma tangguh dan cer- das, para prajurit perempuan ini memiliki paras yang cantik. Toh wajah cantik tidak menghalangi mereka berprofesi di bidang yang identik dengan laki-laki. Mereka juga menempuh pen- didikan keras yang tidak ada bedanya dengan pra prajurit laki-laki. Selain berkutat dengan senjata dan peperangan, prajurit perem- puan juga memiliki beragam kemampuan istimewa. Con- tohnya, Letkol Laut (K/W) Wi- dyati, Dra., Apt, M.Clin Pharm. Perwira kelahiran Cirebon itu merupakan pakar farmasi yang disegani di negara-negar Asia. Widyati lulusan Clinical Par- macy, Australia. Berkat kemam- puan akademisnya, Widyati juga menjadi dosen beberapa universitas, baik swasta maupun negeri. Dia juga pernah didapuk menjadi moderator di acara per- temuan para ahli farmasi dunia yang digelar di Hongkong Uni- versity. Ada juga mantan model can- tik yang banting stir menjadi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Serda Eka Patmawati namanya. Dara cantik 24 tahun itu bukan sembarang Kowad. Eka saat ini tergabung dalam pasukan para komando atau Komando Pasukan Khusus (Ko- passus). Atau Letkol Chb (K) Tiurma Theresia LT, pemegang prestasi langka karena menjadi perem- puan yang dipercaya memegang tongkat komando dan memim- pin pasukan. Ibu dua orang anak ini dipercaya sebagai Komandan Detasemen Perhubungan Korem 082 di Mojokerto. Jangan Jadi Pemanis Perekrutan taruni ini diapre- siasi anggota Komis III DPR RI, Eva Kusuma Sundari. Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, institusi TNI sudah mulai me- ninggalkan patron patriaki dan beralih ke paradigma afirmasi. “Saya apresiasi ini (kebijakan),” ujarnya, Selasa (1/10). Dia meminta agar TNI mening- katkan jumlah taruni dan perwira perempuan di dalam institusi- nya. Eva juga secara bertahap sebanyak 30 persen anggota TNI adalah perempuan. Target terse- but dianggapnya minimal karena idealnya di situasi yang kondusif ini prajurit perempuan dimung- kinkan bisa mencapai 50 persen. “Namun begitu tentu harus dilakukan bertahap. Kita tidak bisa langsung memaksakan menjadi 30 atau 50 persen. Pa- salnya, tentu TNI perlu mem- persiapkan diri. Begitu juga de- ngan minat masyarakat,” imbuh politisi kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu. Eva bercerita, dirinya pernah berkunjung ke kapal induk milik Amerika Serikat. Di atas basis militer mengambang itu, Eva melihat banyak prajurit pe- rempuan yang memiliki peran dan jabatan penting. Dia tidak melihat ada diskriminasi gender di atas kapal itu. “Saya lihat ada prajurit perem- puan yang menjadi pilot pesawat tempur. Beberapa dari mereka bahkan juga mengoperasikan artileri berat. Ini membuktikan perempuan pasti bisa kalau diberi kesempatan. Prajurit perempuan ada sepuluh konsep,” ungkap Bella. Adjie tampaknya hanya pas- rah. “Pasangan berantem itu biasa, pasang surut hubungan. Kalau memang itu yang dimau Bella, ya sudah. Saya ikhlas saja,” kata duda satu anak yang mengaku hanya mendengar- kan curhat Devi yang kabarnya masih saudara sepupu Bella. Bella mengakui selama ini hubungan yang sudah meng- arah ke pernikahan itu masih putus-sambung. Bella bahkan mengaku belum dikenalkan ke keluarga besar Adjie. “Sampai sekarang belum ada bahas apa-apa lagi lebih jauh. Cuma kayaknya aku pilih mundur. Aku sudah enggak sanggup lagi,” kata Bella. (nva) Kepala Urusan Tata Usaha di Dinas Penerangan Armada Timur TNI AL Surabaya itu, cu- kup piawai menyanyi. Di masa remajanya, ia memang seorang penyanyi. “Sebelum jadi tentara, saya dulu memang penyanyi. Saya ikut band Bapparda (Badan Pariwisata Daerah, sekarang Di- nas Pariwisata, Red) di Kendari sana. Sering sekali ada tanggap- an dari satu panggung pesta pernikahan, ke panggung lain,” kenang Hanifah. Hanifah sebetulnya cukup senang menjadi penyanyi pang- gung. Kesenangan menyalurkan hobi dan uang saku, sama-sama ia dapat. Tapi, ia tak mau berbo- hong, bahwa menjadi penyanyi membebani pikirannya. Menurutnya, banyak masya- rakat yang mengecap penyanyi dengan stigma negatif. Mulai dari suka minum, bahkan sam- pai pergaulan bebas. “Darisinilahtiba-tibadihatikecil saya ada keinginan masuk tentara. Saya ingin membuktikan, kalau saya gadis yang bersih dari semua stigma itu. Kalau masuk tentara kan orang harus bersih, dan harus perawan,”ujarHanifah. Menjadi tentara wanita, me- nurut Hanifah, memang sangat berat. Dalam pendidikan dasar militer yang berlangsung selama tiga bulan, tidak ada perbedaan perlakuan berdasarkan gender. Baik laki-laki maupun perem- puan, jatuh dan bangun di parit yang sama. “Sama sekali tidak ada per- bedaan. Kami berlari sama jauhnya. Kami dijemur di tem- pat yang sama, kami mendapat tempaan fisik yang sama persis dengan taruna laki-laki,” kata Hanifah. Banyak taruna perempuan yang menangis. Menurut Hani- fah, kaum perempuan jelas mera- sakan beban yang lebih berat dari laki-laki. Mulai dari kelelahan fisik, stress menghadapi tekanan, dan yang paling berat, adalah teringat keluarga di rumah. Tapi, meskipun demikian, tentu saja, mereka harus me- nyembunyikan air mata itu dari para pembina. “Kalau ketahuan menangis, ya semakin dimarahi. Semakin diembek-embek,” sebut Hanifah sambil tersenyum. Toh, tak terlintas sedikitpun di pikiran Hanifah untuk mundur. “Karena saya sudah bertekad harus bisa jadi tentara. Sedari awal, saya mau masuk tentara itu untuk membuktikan citra saya di mata masyarakat. Saya malu kalau gagal,” cerita istri dari Mayor Marinir Edy Bam- bang Sutoyo ini. Sementara seorang Letnan Kolonel Widyati, punya moti- vasi lain untuk menjadi tentara. Komandan Sekolah Kesehat- an AL (Sekesal) Surabaya ini mengakui, masuk militer demi mengejar tawaran beasiswa pendidikan. Selepas mendapatkan gelar sarjana Farmasi Universitas Pad- jajaran, Widyati harus mengha- dapi fakta, bahwa ia tak bisa lagi mendapat sokongan dana dari orangtua untuk melanjutkan pendidikan profesi. “Untuk ukuran sarjana far- masi, mau cari kerja juga susah. Ketika itu, satu-satunya peluang yang saya miliki, adalah tawaran beasiswa, bila mau bergabung menjadi anggota TNI AL jalur profesi. Jadilah saya masuk ten- tara, demi mengejar kelanjutan pendidikan saya,” ujar dia. Pada awalnya, masuk militer memang berat bagi Widyati. Ia tetap harus mengikuti pendi- dikan dasar militer, sebuah hal yang sebelumnya tak terlintas di pikirannya. “Paling berat jelas waktu lintas medan ya. Saya sampai masuk ambulan, karena saya ini punya flat feet, sehingga tidak bisa jalan jauh. Saya beruntung, pembina tetap melihat upaya keras saya untuk mengalahkan rasa sakit,” kenangnya. Namun, garis rejeki Widyati sepertinya memang sudah ditakdirkan lewat jalur militer. Lewat jalan ini, ia menemukan sinar kehidupannya. “Tidak hanya kesempatan menempuh pendidikan profesi. Tapi berkat berkarir di TNI AL, saya juga berkesempatan meng- ikuti pendidikan di Australia. Nah di Australia ini, saya mulai berkenalan dengan dunia far- masi klinis, hingga jadi seperti sekarang ini,” tutur Widayati. Perwira di Korps KesehatanAL itu tenar sebagai salah satu perin- tis dan ahli farmasi klinis (clinical pharmacy) di Indonesia. Belum banyak ahli farmasi di Indone- sia yang menguasai bidang ini, sehingga iapun banyak diminta menjadi pengajar maupun pem- bicara di banyak seminar. Ia banyak diminta menjadi do- sen tetap, mengisi ruang kuliah dari Universitas Airlangga Sura- baya, hingga UGM Yogyakarta. Hampir semua kota penting di Indonesia sudah disinggahinya, untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya di bidang far- masi klinis. Ibu dari dua orang putri ini bahkan beberapa kali mendapat undangan mengisi seminar ilmi- ah dari institusi luar negeri. (aji bramastra) Kolaborasi... DARI HALAMAN 1■ Waspadai... DARI HALAMAN 1■ Batal Nikahi... DARI HALAMAN 8■ Holly Terikat... DARI HALAMAN 8■ Halili Janji... DARI HALAMAN 1■ Perempuan... DARI HALAMAN 1■ Mulai Pembuktian... DARI HALAMAN 1■ memang hanya butuh diberi ke- sempatan itu,” tegasnya. Bukan hanya di Amerika Se- rikat, di Lebanon yang notabene negara Islam juga tidak sedikit prajurit perempuan yang ber- tempur di medan perang. Tentu saja penempatan prajurit jelita perkasa ini harus disesuaikan dengan kemampuan yang dida- sarkan pada kesetaraan. Hanya saja, Eva mewanti- wanti agar perekrutan taruni ini tidak dijadikan ajang pema- nis meja pimpinan belaka. Dia meminta TNI tidak merekrut perempuan hanya untuk dijadi- kan pelengkap, bahkan jongos. “Kalau bisa (tempur) kenapa dibatasi. Berikan kesempatan yang sama,” kata Eva. Dia yakin, para prajurit pe- rempuan Indonesia memiliki kemampuan yang baik dalam dunia militer. Dia mencontoh- kan, di dominasi kaum adam di dunia intelijen, intelijen perem- puanlah yang lebih berprestasi. Di sisi lain, karena sedikitnya pagu yang dibuka TNI untuk taruni, Eva meminta agar TNI mau proaktif mencari calon ta- runi sampai ke daerah-daerah. Eva menilai, para atlet yang memiliki kemampuan fisik lebih diprioritaskan. (idl/ab/bet) ANTARA/Regina Safri INDONESIA MENANG - Pemain Indonesia XI, Juan Revi (kiri) dan Ismed Sofyan (kanan) membayangi pergerakan pemain Fulham U-21, Lylf Della pada pertandingan persahabatan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (1/10). Indonesia menang dengan skor 2-0. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×