Epaper surya 18 september 2013

5,041 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
5,041
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
424
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper surya 18 september 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 surabaya, surya - Tata Vista, Tata Aria dan Tata Safari Storme menjadi andalan PT Tata Motors Distribusi In- donesia (TMDI) menembus pasar Jatim. Tiga varian produk ini resmi melun- cur, Selasa (17/9), bersamaan dengan pembukaan diler pertama di Jatim, PT Hanata Auto. Meski baru hadir September 2013, Hanata Auto optimistis membuat geb- rakan. "Target penjualan 200 unit dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, bukan- lah hal yang mustahil," ujar Direktur Hanata Auto, Agustinus L Kesuma di sela peluncuran produk Tata di Ball- room Galaxy Mall. Sebelumnya Tata Motors Indonesia telah membuka diler Jawa Indie Motor di Jakarta. Lalu telah dibuka juga Tata Mandiri Sentosa di Solo. Diler Tata Motors Surabaya berdiri di atas lahan 1.400 m2. Gedung diler yang Mantan Serdadu Stres Bantai 12 Orang washington, surya - Aaron Alexis, mantan personel Angkatan Laut AS (US Navy), ditembak mati oleh sejumlah polisi setelah ia membantai 20 orang yang mengakibatkan 12 di antaranya tewas. Pria 34 tahun ini diduga mengalami masalah dengan emosinya, karena sebelum ka- sus penembakan yang terjadi Senin (16/9) di Markas US Navy di Washington DC, ia juga pernah terlibat dalam ka- sus penembakan. Pada 2004, ia pernah di- tangkap karena menembaki roda-roda mobil milik seorang pekerja konstruksi. Semula ia mengaku menembak karena gelap mata, kemudian ia meng- aku merasa tidak dihormati si korban. Sehari-hari Alexis dikenal sebagai seorang pendiam yang bermeditasi secara reguler di sebuah kuil Buddha di Texas dan mempelajari bahasa Thai- land. Ia bekerja di The Expert, kontraktor untuk AL dan Koprs Marinir AS. “Hampir pasti dia melakukan pelanggaran selama tugasnya bersama AL. Saya tidak tahu, apakah ia dipecat atau tidak,” kata seorang perwi- ra AL yang tak mau disebutkan namanya. Diduga, perilaku aneh Alexis terkait serangan 11 September 2001 ke menara kembar World Trade Center di New York. “Dari luar dia adalah orang yang pendiam,” kata J Sirun, asisten biksu di kuil Buddha di Texas, menurut harian The Washington Post. “Namun di dalam hatinya dia adalah seseorang yang agresif. Dia tak suka terlalu dekat dengan siapa saja, seperti seorang tentara yang baru saja berperang,” tambah Sirun. Meski demikian, Sirun melan- jutkan, tidak ada yang menduga Alexis bisa melakukan tindakan sebrutal itu. “Saya tak akan kaget jika mendengar kabar Alexis bunuh diri. Saya tak pernah I a minta namanya disamarkan menjadi Budiman atau apa saja. Profesinya sebagai pengusaha dan tinggal di Surabaya. Sebagai pengusaha, ia mengaku sebenarnya tidak mem- butuhkan pengamanan super. Kehidupan diri dan keluarganya selama ini juga aman-aman saja. Tidak pernah ada ancaman keselamatan. . Begitu pula dengan lapangan usa- hanya, nyaris tidak bersentuhan dengan dunia jango dan bahaya maut. Ia seorang kontraktor yang dikenal sukses. Namun demikian, Budiman ternyata tetap merasa perlu memiliki senpi. Bahkan dua senpi sekaligus yang menemaninya. Satu senpi jenis pistol dan satu lagi revolver. Menurut Budiman, ia memiliki senjata api karena tertarik dengan tuah sosiologisnya. Kongkritnya menambah wibawa dan memper- luas pergaulan. Ia lalu bercerita, di kalangan pergaulannya, sesama pengusaha muda, senpi menjadi simbol kesukses- Maraknya penembakan terhadap anggota polisi menjadi perhatian polres-polres di Jatim. Di Kediri misalnya, polres menyiagakan anggotanya dengan cara memeriksa kesiapan senjata-senjata personil. Begitu juga di Tulungagung. Disini Polres mem- buat prosedur baru bagi personil dalam menjalan tugas di lapangan. Mereka tidak boleh bertugas seorang diri. Bahkan petugas lalu lintas yang sedang mengatur jalanan akan mendapat pengawalan dari intel dan reserse. Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susian- to menyatakan, pengecekan senjata anggota dila- kukan untuk memastikan apakah senjata-senjata itu masih berfungsi normal atau tidak. Itu penting untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya KE HALAMAN 7■ Satu Pistol Rp 80 Juta■ SURABAYA, SURYA - Aksi pe- nembakan belakangan ini menjadi perhatian sekaligus keprihatinan. Terutama penembakan dengan sa- saran para anggota polisi. Banyak kalangan, terutama DPR kemudian meminta dilakukannya evaluasi pola pengawasan peredaran senjata api (senpi). Sebagian lagi mempertanya- kan pelaksanaan penarikan sen- pi dari kalangan sipil. Perintah penarikan senpi dari tangan sipil itu sebenarnya telah dikeluarkan Mabes Polri delapan tahun silam. Tepatnya sejak keluar SK Kapolri SK Kapolri No 1117/8/2005 KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Menjaga dan membela diri menjadi alasan pemohon izin senjata api (senpi). Namun di balik alasan formal, ada setumpuk motivasi dari para sipil peme- gang perangkat pencabut nyawa itu. Warga Sipil Miliki Senjata Api (1) Keluarkan Puluhan Juta Demi Reputasi dan Relasi Elite Tebar Tiga Varian Patok 200 Unit KE HALAMAN 7■ Sebulan di Sidoarjo Happy Salma T antangan terberat bagi aktris adalah ketika tidak menemukan che- mistry dengan lawan main- nya. Sebagus apa pun akting itu, tidak akan optimal ketika perasaan tidak melebur. Bahkan, aktris sekelas Happy Sal- ma masih mera- sakan ke- su- litan itu. Ber- temu dengan pemain baru yang asli dari Sidoarjo membuat Happy banyak belajar. Ia harus mengimbangi logat Reza Farhan dan Ilman Lazulfa yang medok. Reza dan Ilman berperan sebagai Iqbal dan Delta ketika kecil. Pemeran Pembantu Terbaik Indonesia Movie Awards dan Pemeran Pembantu Wanita Terbaik Festival Film Indonesia itu berusaha mengerem logat aslinya agar ia benar-benar Hidup Mati demi Merah Putih Tata Motors Resmi Tembus Pasar Jatim■ sidoarjo, surya - Pertandingan terakhir menjadi momen krusial bagi Timnas Indonesia U-19 ketika menghadapi negara tetangganya, Malaysia U-19 pada duel terakhir Grup B turnamen Piala AFF U-19 di Sta- dion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (18/9) malam. Krusial KE HALAMAN 7■ Kediri-Tulungagung Siaga Penembak Polisi tata vista - Dua model berdiri di samping salah satu varian pro- dukTata Motors, yakni Tata Vista. Mobil ini menya- sar anak muda perkotaan yang smart, dinamis dan kreatif serta butuh performa andal, tahan lama serta efisien. SURYA/ERFAN HAZRANSYAH BERLATIH - Timnas U-19 Indonesia berlatih di Stadion Jenggolo untuk meng- hadapi Malaysia, Rabu (18/9). Ikuti ulasan topik ini di pk 12.00 WIB link radio online: 202.148.14.92:8000 Bagaimana sebaiknya mengontrol peredaran senjata api di kalangan sipil ? Berbagilah di www.facebook.com/ suryaonline The Best OF Java Newspaper Indonesia Print MediaAward (IPMA) 2013 surya/sugiharto Prakiraan Pemain Indonesia: Ravi Mur- dianto, Putu Gede Juti Antara, M Dimas Drajat, Mahd Fahri Albaar, M Sahrul Kurniawan, Evan Dimas Darmono, Zulfi- andi, Paulo Oktavianus Sitanggang, Ilham Udin Armaiyn, Dinan Yahdian Javier, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Malaysia: Amierul Haki- mi Awang, Amirul Hisyam Awang,Syazwan Zaipol Ba- hari, Alif Haikal Sabri, Arif Anwar, Thanabalan Nada- rajah, Faris Rosli, M Jafri, Fauzan Fauzi, Kannan Kai- selvan, Adam Nor Azlin. LIVE MNC TV Pukul 19.00 WIB KE HALAMAN 7■ Kapolda: Sudah Perketat Pengawasan■ KE HALAMAN 7■ surya/ahmad zaimul haq SenpiSipilMasihMarakdiJatim RABU, 18 SEPTEMBER 2013 NO. 308 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 grafis: surya/yusuf join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | Jakarta, surya - Partai- partai berbasis Islam berencana membentuk poros tengah un- tuk membahas calon presiden (capres) di Pemilu 2014. Poros tengah yang merupakan koalisi partai bernapaskan Islam seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bang- sa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sejumlah tokoh Islam seperti Mahfud MD, Amien Rais dan KH Hasyim Muzadi dikabarkan terus melakukan pertemuan un- tuk membahas poros tengah dan capres yang akan diusung. Meski masih bersifat perte- muan informal, Ketua Fraksi PAN di DPR RI Tjatur Sapto Edy mengatakan dalam pertemuan itu sempat terdengar nama Hatta Rajasa dan Mahfud MD diwacanakan sebagai capres. Terpisah, Anggota Majelis Syuro PKS Refrizal menambah- kan adanya koalisi poros tengah dapat memunculkan capres al- ternatif diluar nama-nama yang kini telah dikenal publik. Jadi bukan hanya 11 nama seperti konvensi (Demokrat). Bukan hanya Ical, Prabowo atau Wiranto, kata Refrizal. Refrizal bahkan mendukung koalisi tersebut menggelar kon- vensi capres dengan melibatkan Koalisi poros tengah dapat memunculkan calon presiden alternatif diluar nama-nama yang kini telah dikenal publik. Refrizal anggota Majelis Syuro KPS Capres Ical Bukan Harga Mati Jakarta, surya - Ketua De- wanPertimbanganPartaiGolkar Akbar Tandjung tertawa dengan pernyataan sejumlah pengurus Partai Golkar yang menyata- kan pencalonan Aburizal Ical Bakrie sebagai presiden adalah harga mati. Akbar menekankan, tak ada kemutlakan dalam du- nia politik. Siapa yang bilang Ical harga mati? ujar Akbar sambil tak kuasa menahan tawa kecilnya saat ditanya wartawan soal pen- capresan Ical, Selasa (17/9). Tidak ada politik yang mut- lak-mutlakan sehingga tidak te- pat disebut harga mati. Apalagi politik, kan ada perubahan-per- ubahan, lanjut Akbar. Mantan aktivitis Himpunan Mahasiswa Islam itu mengingat- kan elektabilitas Ical yang harus diamati. Menurutnya, elektabi- litas Ical tidak berbanding lurus dengan elektabilitas Partai Golkar dalam sejumlah survei. Elektabi- litas Ical cenderung stagnan dan di bawah kandidat capres lainnya seperti Prabowo Subianto dan Joko Widodo alias Jokowi. Pa- dahal elektabilitas partai Golkar terus berada di urutan teratas. Untuk itu, Golkar perlu memikir- kan langkah-langkah lain. Bukan maksud saya meng- ubah Aburizal, saya tidak punya niat itu. Tapi, salah satu solusi- nya adalah dengan mencari ca- wapres yang bisa meningkatkan elektabilitas Ical, kata Akbar. Sekjen Golkar Idrus Marham langsung menanggapi pernyata- an Akbar Tandjung dan memas- tikan akan melawan sikap yang menolak pencapresan Ical. Menurut Idrus, pencalonan Ical telah final dan sesuai AD/ ART partai. Ia pun mengimbau kepada dewan pertimbangan Golkar agar pihaknya tidak di- ajarkan melanggar AD/ART. Idrus pun meminta agar Akbar kembali menjalankan tugasnya sesuai AD/ART hasil Musyawarah Nasional (Munas) di Pekanbaru, Riau. Dewan pertimbangan tugasnya membe- rikan pertimbangan bukan opini kepada umum, kata Idrus. Idrus mengatakan pihaknya telah berkeliling ke sejumlah wi- layah. Hasilnya, tidak ada per- tentangan mengenai keputusan Ical sebagai calon presiden. Untuk itu, ia mempertanyakan mengenai wacana evaluasi Ical. (kompas.com/tribunnews) Partai Islam Gagas Pembentukan Poros Tengah Akbar Tanjung Minta Golkar Evaluasi Ical■ surya/Puspa Perwitasari Capres - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Wakil Bendahara Umum Bambang Soesatyo menyampaikan tang- gapan yang dilontarkan Akbar Tandjung terkait pencapresan Aburizal Bakrie, Selasa (17/9). ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah. Partai Islam Bersatu Sementara itu, Ketua Peng- urus Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin menyerukan seluruh partai Islam untuk ber- satu dan merumuskan strategi bersama menghadapi Pemilu 2014. Jika partai Islam “ngotot” maju sendiri-sendiri, partai Islam berpotensi ditinggalkan pendukungnya. Ia mengatakan, partai-partai yang memboyong ideologi Is- lam harus bermusyawarah me- mutuskan sikap politiknya dan arah dukungannya pada calon presiden (capres) tertentu. Capres tersebut, menurut- nya, bisa saja dari partai Islam. Namun, katanya, tidak tertutup kemungkinan partai Islam men- jagokan capres yang tidak berla- tar belakang partai Islam. “Terserah mereka. Kalau su- dah duduk bersama, bermusya- warah, capres bisa diambil dari partai Islam, bisa dari luar, entah siapa pun,” tegas Din. Disampaikannya, yang terpen- ting, seluruh partai Islam yang menjadi peserta Pemilu 2014, saat ini mempertanggungjawabkan nama “Islam” yang diembannya. “Jangan kemudian nama Is- lam itu diperjualbelikan saja. Itu tanggung jawab,” katanya. (kompas.com/tribunnews) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz SURABAYA, SURYA - PT MNC Life Assurance membidik premi senilai Rp 250 miliar tahun ini lewat produk Hario Proteksi Dini (Hario PD) yang menyasar kalangan muda, di bawah usia 40 tahun. Sejak meluncur pertengah- an Februari 2013, produk itu telah menghimpun premi Rp 2 miliar. Hario PD merupakan produk asuransi individu guna me- lindungi pemegang polis dari empat penyakit kritis, yakni penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker. Sudah ada 2.000 polis, tutur Vice President Agency MNC Life Assurance, Sanderson The, Selasa (17/9). Hario PD memiliki keunikan dibandingkan produk asuransi lain. Pemegang polis sudah bisa meminta klaim ketika penyakit masih berada pada stadium awal. Begitu dideteksi sejak dini dan terdiagnosa menderita kanker mi- salnya, bisa langsung minta klaim meski penyakitnya belum parah. Menurut Sanderson, dengan minimal pembayaran premi Rp 600.000 per tahun, sudah men- dapat pertanggungan maksimal Rp 100 juta. Sedangkan untuk premi Rp 20 juta per tahun, per- tanggungan maksimal sampai Rp 1 miliar. Tahun lalu, MNC Life Assu- rance berhasil menghimpun premi baru senilai Rp 158 mi- liar. Lebih banyak dari target yang ditetapkan Rp 150 miliar. Dibandingkan 2011, pencapaian itu menunjukkan pertumbuhan sekitar 300 persen, karena premi baru yang dihimpun pada 2011 hanya Rp 56 miliar.  Sanderson menjelaskan, hing- ga akhir 2012, aset MNC Life As- surance meningkat hampir 100 persen menjadi Rp 184,9 miliar, dari tahun sebelumnya yang ha- nya Rp 100 miliar sementara kewajiban klaim, hingga akhir 2012 terbayarkan Rp 66 miliar, meningkat dibanding tahun 2011 yang Rp 11 miliar. Untuk menggenjot jumlah polis dan premi, MNC Life Assurance memperkuat kanal agency dan masuk ke bisnis bancassurance. Saat ini, sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah bank. Selain itu, gencar menggelar seminar kesehatan di berbagai kota.     Masih banyak orang  yang tingkat harapan hidupnya pen- dekkarenagayahidupyangtidak sehat, tambah Sanderson. (ben) Garuda Sesuaikan Tarif surabaya, surya - Pele- mahan nilai tukar rupiah ter- hadap dolar AS membuat mas- kapai Garuda Indonesia (GIA) memilih menaikkan harga jual tiket. Selain melemahnya rupi- ah, harga avtur yang melam- bung tinggi juga mendorong pemberlakuan tarif baru. General Manager Garuda In- donesia Surabaya, Ari Suryan- ta menyebutkan, kenaikan har- ga tiket yang dipatok adalah 5 persen. Kenaikan itu berlaku untuk tiket sub-classes ekono- mi yang sebelumnya belum menyentuh tarif batas atas. “Untuk kelas ekonomi yang sudah menyentuh tarif batas atas, tarifnya tidak naik,” ka- tanya saat dihubungi Surya, Selasa (17/9). Sub-classes adalah pembagi- an kelas penumpang pada pesa- wat, khususnya kelas ekonomi denganhargayangmiring.Tem- pat duduk yang terletak di ekor pesawat, misalnya, biasa dijual dengan harga lebih murah dari kursi kelas ekonomi lainnya. Ari menjelaskan, rupiah yang terus anjlok hingga me- lampaui level Rp 11.000 per dolar AS, telah menyebabkan biaya operasional, khususnya pembelian bahan bakar mem- bengkak. Pasalnya, bahan ba- kar avtur dibeli menggunakan mata uang dolar AS. Selain pembelian avtur, bia- ya lain yang ikut membengkak adalah biaya sewa pesawat serta biaya landing. Kenaikan tiket berlaku per 1 Agustus, jelasnya. Di beberapa wilayah saat ini, terutama Indonesia bagian timur, harga avtur sudah men- capai angka Rp 10.000 per liter. Di Makassar, harga avtur Rp 10.279 per liter sedangkan di Sentani, Jayapura, harga avtur mencapai Rp 11.140 per liter. Sebelumnya, Garuda Indo- nesia telah meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk meninjau kembali tarif batas atas sesuai Permenhub (Peraturan Menteri Perhu- bungan) KM 26 tahun 2010. Menurut Permenhub itu, evaluasi besaran tarif batas atas bisa dilakukan apabila ter- jadi perubahan yang signifikan yang berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan usaha maskapai penerbangan. Perubahan signifikan yang SURYA/DODO HAWE DOUBLE PROTECTION - Vice President MNC Life Assurance, Sanderson The (kanan) didampingi Senior Agency Manager, Tjahyo Aristiawan memperlihatkan produk asuransi di sela seminar 'Kanker Serviks Double Protection' di Hotel Santika, Jl Pandegiling Surabaya, Selasa (17/9). Hario Proteksi Dini Bidik Kalangan Muda antara beri makan - Seorang bapak memberi pakan ayam di sebuah peternakan ayam petelur rumahan. Melemahnya rupiah mendorong harga konsentrat untuk pakan ayam menjadi Rp 650.000per kuintal dari sebelumnya Rp 630.00 per kuintal. Bahan Baku Impor Harga Pakan Ternak Naik jakarta, surya - PT Sierad Produce Tbk (SIPD) merencana- kan menaikkan harga jual pakan ternak sekitar 15 persen me- nyusul nilai tukar rupiah yang cenderung melemah terhadap dolar AS. Bahan baku pakan ternak, hampir 70 persen berasal dari impor. Lemahnnya rupiah cukup berdampak signifikan, kata Wa- kil Sekretaris Perusahaan Sierad, Indah Panggita, Selasa (17/9). Opsi menaikkan harga jual pakan ternak itu agar operasio- nal perusahaan yang berbasis di Sidoarjo ini, tetap berjalan de- ngan baik dan mempertahankan marjin. Meski demikian, dalam menaikkan harga akan dilaku- kan secara bertahap. Menurut Indah Panggita, saat ini persediaan bahan baku milik Sierad masih cukup aman untuk produksi hingga awal tahun 2014. Dengan demikian, kenaik- an harga pakan ternak diharap- kan tidak mengganggu kinerja perusahaan pada tahun ini. Mudah-mudahan rupiah tidak melemah lagi, bahkan bisa naik atau berada di level Rp 9.500 hingga Rp 10.000 per dolar AS, sehingga tidak terjadi kenaikan harga jual yang tinggi. Namun, kalau rupiah melemah lagi di atas level Rp 11.000 per dolar AS, kita akan menyesuai- kan, paparnya. Sierad Produce merupakan perusahaan yang mencakup produksi pakan ternak, peter- nakan dan penetasan, kemitra- an, rumah potong dan produksi lanjutan daging ayam. Perusa- haan ini telah menyerap belanja modal (capex) sebesar Rp 280 miliar atau 80 persen dari yang dianggarkan tahun ini senilai Rp 350 miliar. (ant) Gara-gara Nilai Tukar Rupiah yang Terus Melemah■ Rupiah menguat ke posisi Rp 11.203 per dolar AS pada Selasa (17/9) dibanding sebelumnya di posisi Rp 11.420 per dolar AS. Pengamat menyatakan, ekspektasi pasar terhadap pengurangan stimulus keuangan The Fed sebesar 10 miliar dolar AS akan sesuai dengan harapan. Kurs tengah Bank Indonesia pada hari Selasa ini, tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp 11.451 dibanding sebelumnya di posisi Rp 11.423 per dolar AS. ■ ■ ■ aksi rupiah surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | RABU, 18 SEPTEMBER 2013 Buka di Kota Kediri PT LG Electronic Indonesia meresmikan LG Brand Shop di Jl Dhoho, Kota Kediri, Selasa (17/9). Selain melayani pembe- lian, keberadaan brand shop membuka akses masyarakat Kediri dan sekitarnya menikmati kecanggihan produk LG. Peres- mian dilakukanPresdir PT LG Electronic Indonesia Weon Dae Kim, didampingi Sugito Puspo Aji, Branch Manajer Kediri PT LG Electronik Indonesia. (dim) seiring tingginya animo penumpang, Lion Air serius menggarap pasar penerbangan full service melalui anak usaha- nya, Batik Air dengan membuka rute Jakarta-Surabaya (PP). Penerbangan perdana dilaku- kan Senin (16/9) malam dengan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-900ER mendarat di Bandara Internasional Juanda dari Bandara Cengkareng. Armada Batik Air mengguna- kan Boeing 737-900ER yang berkapasitas 180 kursi, terbagi dalam 12 kursi kelas bisnis dan 168 kursi kelas ekonomi. Untuk kelas ekonomi Batik Air memanjakan penumpangnya dengan jarak kursi yang cukup lapang dan dilengkapi televisi layar sentuh ukuran 16x21cm. Rute Jakarta-Surabaya (PP) merupakan rute baru. Sebelum- nya, Batik Air sudah menjelajahi Jakarta- Manado (PP), Jakarta- Balikpapan (PP), Jakarta-Ambon (PP), Jakarta-Pekanbaru (PP), Jakarta-Yogya (PP) Jakarta-Bali (PP) dan Jakarta-Jayapura (PP). Rute Jakarta-Surabaya (PP) merupakan rute baru. Sebelum- nya, Batik Air sudah menjelajahi Jakarta- Menado (PP), Jakarta- Balikpapan (PP), Jakarta-Ambon (PP), Jakarta-Pekanbaru (PP), Jakarta-Yogya (PP) Jakarta-Bali (PP) dan Jakarta-Jayapura (PP). Selain memanjakan penumpang dengan fasilitas cukup mewah, Batik Air siap dengan layanan koneksi internet di udara. Kami sedang penjajakan hardware, provider dan izinya, tutur Maintenance Engineering Director Batik Air, Rudi Hartono, Senin (16/9). Koneksi internet telah men- jadi kebutuhan pokok dan Batik Air ingin memenuhi aspirasi konsumen. Apalagi, kepercaya- an terhadap maskapai ini terus meningkat. Sejak Mei 2013, Batik Air mencapai rata-rata load factor hingga 86 persen dari target 70 persen. Setiap hari, Batik Air mampu melayani 3.500 penumpang hingga 4.000 penumpang dari 24 penerbangan. Perusahaan sekarang mengoperasikan empat pesawat dan melayani 24 penerbangan dalam negeri dan direncanakan menambah pesawat pada akhir 2013, menjadi enam pesawat. Kehadiran Batik Air menam- bah persaingan antarpesawat guna memberikan layanan yang terbaik, tukas General Mana- ger Angkasa Pura I (Persero), Trikora Harjo. (gie) Batik Air Mulai Layani Rute Surabaya-Jakarta surya/sugiharto layanan mewah - Pramugari Batik Air memperlihatkan cara mem- buka dan mengoperasikan televisi yang ada di kursi penumpang. dimaksud, salah satunya ada- lah harga avtur yang menem- bus level Rp 10.000 perliter. SIA Kian Gencar Di tengah gejolak nilai tukar mata uang dan kenaikan harga bahan bakar avtur, Singapore Airlines justru kian gencar berekspansi. Sebagai maskapai yang melayani penerbangan internasional, mereka tidak ter- kena ketentuan tarif batas atas seperti yang pada maskapai domestik. Rencananya,mulai27Oktober 2013, Singapore Airlines mela- yani penerbangan ke Shanghai menggunakan armada Airbus A380. Sedikitnya akan ada 35 penerbangan per minggu ke Bandara Internasional Pudong Shanghai menggunakan Boeing 777 selama musim panas, dan 28 penerbangan perminggu selama musim dingin. “Pesawat lebih besar A380 dioperasikan untuk lima pe- nerbangan per minggu mulai awal musim dingin. Penggu- naan Airbus A380 ini akan mendongkrak kapasitas kursi secara keseluruhan sebesar 12 persen,” terang Manager Public Relations Singapore Airlines, Glory Henriette. Singapore Airlines dan anak usahanya, SilkAir, saat ini me- ngoperasikan 116 penerbangan perminggu menuju 10 destinasi di China daratan. Ke-10 desti- nasi itu adalah Beijing, Chang- sha, Chengdu, Chongqing, Gu- angzhou, Kunming, Shanghai, Shenzhen,Wuhan,danXiamen. Selain itu, mengoparasikan 49 penerbangan setiap minggunya menuju Hongkong. (ben) Masih Andalkan Gula Impor jakarta, surya - Ketergan- tungan terhadap gula impor ma- sih tinggi untuk memenuhi ke- butuhan gula konsumsi rumah tangga/gula kristal putih (GKP) maupun industri. Hanya sedikit gula konsumsi yang merupakan suplai dalam negeri sedangkan untuk gula industri 100 persen didapat dari impor. Sekjen Kementerian Perda- gangan, Gunaryo menyebutkan, sekitar 2,6 juta ton/tahun kebu- tuhan gula konsumsi, sekitar 2,3 -2,4jutaton/tahunbisadipenuhi dari produksi dalam negeri tapi untuk kebutuhan gula industri atau gula rafinasi untuk industri makanan dan minuman, Indo- nesia sepenuhnya masih meng- andalkan impor. Karena itu, setiap tahun Indo- nesia rutin melakukan impor raw sugar, yang kemudian diolah oleh industri gula rafinasi di dalam negeri agar siap dipakai untuk konsumen industri. Ada sekitar 3 juta ton/tahun gula rafinasi untuk kebutuhan industri yang belum bisa dipenuhi dari dalam negeri, terangnya, Selasa (17/9). Keberadaan delapan pabrik gula rafinasi tidak harus diper- masalahkan oleh petani tebu. Alasannya, pabrik-pabrik itu menjadi harapan sektor industri untuk memenuhi kebutuhan gulanya. Apalagi, pendiriannya sudah sejak puluhan tahun lalu. Sebelumnya, para petani tebu yang tergabung dalam APTRI melakukan protes soal mem- banjirnya gula rafinasi ke pasar umum sehingga merusak harga lelang tebu dan gula petani. Ketua Komisi IV DPR, M Ro- mahurmuziy juga menegaskan, pemerintah harus menyetop impor gula rafinasi karena dini- lai telah merugikan para petani tebu. (ant) SURYA/DIM join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com LIpsusproperti RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | soal kondisi perekonomian saat ini, manajemen Pakuwon akan melakukan evaluasi pada Oktober 2013 untuk menerap- kan strategi baru maupun revisi target tahun ini. Tapi, kami yakin, animo pada produk kelas atas masih sangat kuat, kata Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, Selasa (17/9). Untuk penjualan produk apartemen misalnya, Pakuwon Group sudah memiliki strategi penjualan dengan cara pemba- yaran akternatif. Khusus untuk One Icon (apartemen) bisa melakukan pembelian secara cash (tunai) bertahap sampai 48 kali. Menurut Sutandi, penawaran ini tentunya menjadi menarik karena pembeli apartemen di TP 6 itu bisa membeli dengan cara pembayaran bertahap tanpa bunga. Pola pembayaran secara in-house ini cukup diminati pembeli apartemen, khususnya untuk kelas premium. Saat ini, Komposisi pembelian secara inhouse dan KPA di Pakuwon selama ini berimbang 50:50. Tapi di beberapa apartemen seperti Educity, pola pembelian melalui KPA lebih banyak atau sekitar 70 persen dibanding yang mebeli secara inhouse. Secara terpisah, Associate Director Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menyatakan, kondisi ekonomi sekarang tidak terlalu terhadap pembelian apartemen karena membeli yang melalui KPA hanya 20 persen. Pembelian apartemen banyak dilakukan dengan cara tunai atau cicilan bertahap. Cicilan bertahap diakuinya paling banyak dilakukan oleh pembeli. Itu dibayarkan (cicilan) selama masa konstruksi. Cash tanpa bunga dari developer, ujarnya. Sementara itu, kondisi suku bunga bank yang meningkat membuat pasar properti menjadi lebih peka. CEO BNI wilayah Surabaya Dasuki Amsir meng- akui jika kredit rumah melalui program FLPP di wilayah Jatim sangat minim. Kecilnya jumlah kredit dari kelompok ini tak lepas dari kondisi di lapangan yang berbeda dengan kebijakan. “Pengembang lebih memilih menjual rumah menengah ke atas karena perhitungan marjin- nya lebih menguntungkan. Jadi, untuk FLPP bukan kami tidak menyalurkan tapi di sini tidak ada pengembang yang memba- ngun, jelasnya. (rey/hri) pt Bank Central Asia Tbk (BCA) Surabaya masih mengenakan patokan suku bunga yang mereka sesuai- kan pada awal September 2013 setelah kenaikan BI Rate dari 6,50 persen menjadi 7 persen pada akhir Agustus 2013. “Kenaikan BI Rate menjadi 7,25 persen belum kami tindaklanjuti dengan menye- suaikan tingkat suku bunga KPR,” kata Ririen kepada Surya, Selasa (17/9). Pada kenaikan BI Rate menjadi 7 persen di akhir Agustus silam, BCA telah menaikkan suku bunga KPR fixed setahun dari 7,5 persen menjadi 8,25 persen. Suku bunga KPR fixed dua tahun dikatrol dari 8 persen menjadi 8,75 persen sementara untuk program fixed and cap, suku bunga KPR dinaikkan menjadi 8,8 persen (fixed tiga tahun) dan 9,9 persen (fixed dua tahun). “Sebelumnya untuk fixed and cap, suku bunganya sebesar delapan persen fixed tiga tahun dan 9,5 persen fixed dua tahun,” tambahnya. Rierin mengatakan, kena- ikan suku bunga KPR di awal September tersebut belum memperlihatkan dampak negatif terhadap permintaan KPR di BCA Surabaya oleh debitur ritel. Yang mulai ter- lihat mengalami pelambatan justru pada aplikasi primer oleh sektor korporat. “Kalau itu kan kami memang ikut developer. Efek pelambatan memang sedikit terasa, tetapi mungkin itu juga karena ada pengaruh dari momentum setelah lebaran,” ucapnya. Meski sedikit terjadi pelam- batan, BCA Surabaya masih optimistis target kucuran KPR hingga akhir tahun sebesar Rp 3,7 miliar bisa tercapai. Salah satu indikatornya, hing- ga kini mereka masih belum melakukan revisi target. “Untuk data hingga akhir Agustus ini belum keluar. Tetapi kami optimistis target bisa tercapai. Buktinya kami belum ada revisi target,” terangnya. Dikutip dari kompas.com, Presiden Direktur Bank Mega berpendapat bahwa perbank- an tidak akan agresif me- naikkan suku bunga sektor korporat karena persaingan yang sangat ketat. Perbankan akan memilih untuk menaikkan suku bunga kredit konsumsi seperti Kre- dit Pemilikan Rumah, Kredit Pemilikan Apartemen, dan Kredit Kendaraan Bermotor. (ben) Tarik Ulur Napas Penjualan surabaya, surya - Kena- ikan BI Rate ke level 7,25 persen mau tidak mau membuat perbankan melakukan penye- suaian bagi suku bunga kredit. Akibatnya, para pengembang mulai meraba-raba rencana penjualan ke depan ketika suku bunga kredit untuk sektor properti, seperti KPR maupun KPA mulai meningkat. Suku bunga KPR maupun KPA seolah menjadi pukulan bertubi untuk kesekian kalinya bagi para pengembang. Setelah Ramadan dan Lebar yang menjadi low season penjualan properti, bisnis perumahan belum juga bangkit karena reaksi pasar atas kenaikan nilai dolar AS. Seperti diketahui, pada akhir pekan kedua September tahun ini, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur kembali menaikkan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points menjadi 7,25 persen. Belum lagi masa transisi berakhir, kebijakan suku bunga bank membuat pengembang harus menarik napas dan me- nyiapkan strategi penjualannya. Beberapa pengembang memilih mengamati kondisi dan respons pasar dulu saat ini. Mereka berharap kenaikan suku bunga kredit tidak berdampak negatif bagi penju- alan properti. Tapi jika konisi pelemahan penjualan properti terjadi mereka harus berjuang membuat strategi baru. GM Citraland Surabaya, Andy Sugiharjo mengatakan saat ini kenaikan suku bunga belum direspon negatif oleh pasar. “Tapi kita perlu amati, apakah kenaikan ini berlang- sung terus atau berhenti, yang dikhawatirkan kalau terus- terusan,” ujarnya, Selasa (17/9). Kenaikan suku bunga KPR memang dirasakan memengaruhi pembeli investor atau pembeli untuk second home. Pembali dari kelompok ini tentunya akan memiliki pertimbangan baru sebelum menentukan akan mengambil rumah atau apartemen. Sedangkan bagi calon pem- beli dari kelompok end-user dinilai tidak akan terpengaruh. Mereka yang membeli rumah untuk dihuni sendiri akan tetap beli rumah meski ada kenaikan suku bunga. Andy menyebutkan, Citraland belum menerapkan strategi khusus untuk meng- hadapi kondisi pasar. Menu- rutnya, kenaikan satu digit seharusnya tidak berpengaruh karena bunga KPR masih relatif rendah. “Kalau bunga masih di bawah 10 persen, sebenarnya masih aman, tapi kalau indikasi terus seperti ini, bisa jadi kami mengambil langkah strategis seperti memberikan subsidi atau yang lain,” paparnya. Marketing Manager Citraland Surabaya, Pratami Harijanti me- nambahkan, penjualan dalam satu setengah bulan terakhir cenderung lesu karena banyak faktor. Kini, seiring kenaikan suku bunga, bank juga mulai merubah pola penawaran. “Dulu masih ada yang menawarkan flat dua tahun, bunga 8 persen tapi sekarang sudah tidak berani. Beberapa transaksi penjualan sekarang bahkan perlu dibuatkan kontrak tertulis, kalau ada kebijakan baru pembeli harus mengikuti,” terang Tami, panggilan Pratami. Beberapa pembeli yang tidak mau ribet ada yang memilih membeli dengan cash (tunai). Tapi ada pula yang memilih menunda pembelian karena menunggu perkembangan kondisi. Dari sekian banyak proyek perumahan, CitraLand Suraba- ya adalah proyek kebanggaan Grup Ciputra, hunian yang terlengkap dan termodern. Dan di antara provinsi di Indonesia, Jawa Timur adalah daerah di mana Grup Ciputra mena- namkan investasi paling besar. Selain CitraLand Surabaya, Grup Ciputra juga memiliki tiga proyek properti di Sidoarjo dan proyek terbaru superblok Ciputra World Surabaya. (rey) antara amati maket - Calon pembeli mengamati maket di salah satu stan dalam sebuah pameran Indonesia Properti Expo 2013. Sejumlah bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersiap menaikan suku bunga KPR antara 0,5 persen hingga satu persen sebagai imbas dari kenaikan BI Rate. Masih Gunakan Patokan Bunga Lama antara tunai - Meski kondisi ekonomi kurang baik tetap ada konsumen yang mampu membeli apartemen, bahkan secara tunai. Rumah Kelas Atas Masih Diminati Pengembang Bingung Siasati Harga■ Mandiri 10,75% BRI 9,99% BCA 9,50% BNI 10,65% CIMB Niaga 10,80% PermataBank 12,01% BTN 11,75% BII 10,02% Danamon 11,75 HSBC 8,50% Pan Indonesia 10,13% Citibank NA 11,76% Standard Chartered 12,50% Bank Mega 8,21% ANZ Panin 9,00% bunga dasar kpr per juli 2013 join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| RABU, 18 SEPTEMBER 2013 jombang, surya - Mem- peringati HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-68, ratusan aktivis dan relawan PMI Cabang Jombang menghibur masya- rakat dengan joget Caesar dan membagi-bagikan bunga, Selasa (17/9). Joget Caesar dan bagi-bagi bu- ngakepenggunajalandilakukan di dua lokasi, masing-masing di perempatan jalan dekat SMA Negeri 2 Jombang, dan Perem- patan Pujasera Kebonrojo. Ratusan relawan memulai ke- giatan sekitar pukul 07.00 WIB, di perempatan SMAN 2. Dengan iringan musik berirama dangdut berjudul ‘Buka Sithik Jos’, dan judul-judul lainnya, ratusan re- lawan bergoyang Caesar. Ratusan relawan itu bergo- yang bersama mengikuti gerak- an yang dilakukan pesenam Ida. Ida sendiri memandu dari atas mobil pikup, yang sekaligus di- muati perangkat sound system. Selama acara joget berlang- sung, membarengi suara musik, MC (master of Ceremony) Kris- na terus mensosialisasikan prog- ram-program PMI Jombang, dan BLSM Dipotong Rp 100.000 pamekasan, surya - Karut Marut pembagian dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di wilayah Jawa Timur masih saja terjadi. Di Ponorogo, dana BLSM diambil orang lain, sedangkan di Pamekasan, dana diptong kepala desa. Sekitar 50 warga Desa Cam- por, Kecamatan Proppo, Pame- kasan mendatangi Mapolres Pamekasan, mereka melaporkan Kepala Desa (Kades) Campor, Abd Khalik (30), Selasa (17/9). WargamelaporkanKadesAbd Halik, terkait dugaan pemo- tongan dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) milik warganya. Kedatangan warga ke polres tanpapemberitahuanlebihdulu, membuat kaget petugas, mengi- ra mereka hendak berdemo. Na- mun setelah petugas mendekati mereka yang bergerombol di depan polres, petugas baru tahu jika mereka hendak laporan. Kemudian beberapa warga masuk ke ruang sentra pelayanan terpadu (SPK), sementara lainnya duduk lesehan di atas trotoar pinggir jalan, depan polres. Kalau kami semua tidak boleh masuk, kami berlima saja Pak yang masuk melapor. Biar yang lain, menunggu di sini, ujar salah seorang dari mereka. Dalam laporannya, warga mengatakan pemotongan dana BLSM yang dilakukan Abd Khaliq terhadap warga masing- masing Rp 100.000 tanpa ada musyawarah dan pemberitahu- an sebelumnya. Jelas pemotongan ini menya- lahi prosedur dan merugikan warga. Seharusnya warga teri- ma Rp 300.000, namun hanya Rp 200.000. Ini sudah korupsi. Karena itu kami laporkan ke polres, Sudarman, 37. Diambil Orang Lain Terpisah, pembagian BLSM di wilayah Kabupaten Ponorogo selesai, akan tetapi masih me- nyisahkan sejumlah persoalan. Salah satunya adanya kasus 2 warga Desa Cepoko, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yang berhak mendapatkan uang BLSM itu, ternyata sebelum mengambil uangnya yang diba- gikan Kantor Pos Ponorogo itu, sudah diambil orang lain. Kondisi ini membuktikan, amburadulnya pencairan BLSM. Apalagi hal itu terjadi karena ke- telodoran dan kelalaian petugas Kantor Pos Ponorogo. Pasalnya, jika pemilik kartu belum mengambil uang senilai Rp 300.000, namun dalam ke- nyataan uang itu sudah bisa di- cairkan orang lain yang tak jelas identitasnya. Kedua warga Desa Cepoko, adalah pasangan suami istri Pa- rijo (38) dan Partini (33) warga RT 01, RW 02, Dusun Ngandel, Desa Cepoko, Kecamatan Ngra- yun, Kabupaten Ponorogo. Ironisnya lagi, para pemilik kartu BLSM itu, justru diping- pong oleh petugas Kantor Pono- rogo sejak 2 hari terakhir. Yakni dipaksa mondar mandir dari Kantor Pos Ponorogo ke Kantor Pos Ngrayun. Padahal, jarak rumah korban sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Ponorogo. Oleh karena itu- lah Partini, akhirnya melabrak Kantor Pos Ponorogo untuk kedua kalinya guna mendapat- kan haknya didampingi salah seorang perangkat desanya, Se- lasa (17/9). Akhirnya keduanya dapat pengganti dari pegawai Kantor Pos Ponorogo.(sin/wan) surya/sutono joget - Para relawan PMI menghibur masyarakat dengan joget bersa- ma sambil kampanye aga warga bersedia mendonorkan darahnya Relawan PMI Ajak Warga Berjoget Warga Campor Pamekasan Lapor Polisi■ Warga Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan lapor ke polisi. Pasalnya dana BLSM dipotong kepala desa sebesar Rp 100.000 per keluarga. Di Ponorogo, dua warga penerima BLSM gigit jari, karena sudah diambil orang lain tanpa identitas yang jelas ■ ■ storyhighlights surya/sudarmawan terjepit - Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Madiun patut dipertanyakan, pasalnya bangunan Pos Pantau Dishub Pemkab Madiun yang terjepit proyek pembangunan ruko Pusat Grosir Delta Mas di pertigaan JL Raya Caruban - Ngawi, yang dibiarkan saja. jombang, surya - Per- ingatan bagi calon investor, jangan mudah tergiur untung besar. kalau tidak, bisa seperti H Effendi (55). H Effendi (55), warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Jombang tergiur tawaran usa- ha bersama, namun uang Rp 2 miliar lebih miliknya malah amblas karena ditipu rekan bisnisnya. Effendi pun melaporkan Irianto Sulistiawan (48), asal Kabupaten Kediri, orang yang dituduh menipunya, ke Polres Jombang, Selasa (17/9). Informasi yang diperoleh, kasus yang menimpa pelapor berawal dari pertemuannya dengan terlapor pada awal Mei 2012 lalu. Dalam pertemuan itu, pelapor tertarik dengan bisnis yang dijalankan terlapor. Dari ketertarikan tersebut, terlapor menawari pelapor un- tuk menanamkan modal, guna melakukan kerja sama usaha. Pelapor menyanggupinya, kendati diharuskan setor uang modal cukup besar. Beberapa hari kemudian pe- lapor transfer uang Rp 1 miliar ke rekening terlapor. Sebulan kemudian pelapor transfer lagi Rp 1,023 miliar. Usai itu, pelapor dijanjikan keuntungan secara periodik setiap bulan dan bisa langsung diambil. Namun setelah beberapa bulan berjalan, janji terlapor tak dipenuhi. Terlapor tak juga memberikan keuntungan tiap bulannya. Merasa tak beres, pelapor berusaha meminta uangnya dikembalikan. Apalagi, saat itu pelapor me- mang butuh uang untuk biaya keberangkatannya naik haji. Saat bertemu, terlapor meng- akui tak bisa mengembalikan uang milik pelapor. Alasannya, uang milik pe- lapor hilang tanpa didukung bukti. Hingga sekarang uang pelapor tak juga dikembali- kan. Tak ada jalan lain, Effendi akhirnya melaporkan kasusnya ke polisi. Laporan langsung dita- ngani. Pelapor sudah diminta keterangan. Usai kumpulkan keterangan saksi-saksi, terla- por pada gilirannya juga akan dipanggil untuk diperiksa, jelas Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Wido- do.(uto) Tergiur Tawaran Bisnis Rp 2 M Hilang Rekan Bisnis Mengaku Dana Hilang■ mengajak masyarakat menjadi donor darah. “Setetes darah Anda sangat berarti bagi orang lain yang membutuhkan. Bahkan boleh jadi, setetes darah Anda menye- lamatkan nyawa orang lain,” teriak Krisna yang juga penyiar sebuah radio swasta. Tak lebih dari setengah jam bergoyang, mereka pun sudah berkeringat. Usai itu mereka melanjutkan aksi dengan mem- bagi-bagikan buket bunga ke pengguna jalan yang melintas di perempatan. Mereka juga berpesan agar meningkatkan kepedulian sosial dengan donor darah. Ketua Unit Transfusi Darah PMI Cabang Jombang, dr Ivan Rovian, mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati ulang tahun PMI ke-68, yang jatuh pada 17 September. “Kami memperingatinya dengan kegiatan yang menghi- bur, sekaligus menggugah dan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat untuk menjadi pen- donor darah,” kata Ivan. Selain itu, sambungnya, juga sekaligus mensosialisasikan program-program PMI Cabang Jombang, mulai palang merah remaja, hingga pelatihan-pela- tihan penanganan kecelakaan.(- uto) blitar, surya - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang masih di bawah umur,Agn (16), tak sadarkan diri selama 7 hari setelah dicekoki minuman keras oleh empat pria iseng. Gadis asal Dusun Klepon, Desa Sudojadi, Kecamatan Ga- rum, Kabupaten akhirnya dila- rikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Ditemui di Kamar Bougenvil No 6, Selasa (17/9) siang, kon- disi korban masih lemah dan belum bisa diajak bicara. Saya melihatnya sangat kasihan. Kok, bisa kondisinya seperti ini. Mu- lai seminggu kemarin, belum bisa diajak bicara dan tak mau makan, hanya diam saja, kata Winarsih (50), ibunya. Ibunya sendiri tak tahu apa yang telah terjadi sebenarnya pada anak itu. Sebab, anaknya belum bisa bercerita dan saat ditemukan di rumah temannya, Rabu (12/9) kemarin, sudah da- lam keadaan seperti itu. Mulai Rabu kemarin, ya se- perti ini kondisinya, saya kan ta- kut sendiri. Makanya, saya bawa ke rumah sakit, paparnya. Menurut Winarsih, kasus ini bermula dari anaknya pulang dari Kediri, Rabu (12/9) kema- rin. Selama ini anaknya memang bekerja di Kediri, sebagai PRT. Oleh majikannya, ia disuruh mencarikan pembantu lagi se- hingga pulang kampung. Sehari di rumah dan mencari pembantu, ia mendapatkan te- mannya sendiri, Viv (17). Setelah mendapatkan teman pembantu, Rabu sore pamitan balik ke ru- mah majikannya, bersama Viv. Namun, saat balik, kata Viv, bertemu empat laki-laki. Selan- jutnya kedua gadis ini dicekoki minuman keras, tuturnya. Dalam kondisi mabuk, Viv di- antarkan pulang, sedang anak- nya tidak. Mungkin keempat pria itu takut, sehingga korban diantar ke rumah temannya, Dev (16) yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban. Baru dua hari kemudian, Jumat (14/9), ibunya diberi tahu te- tangganya kalau anaknya lagi sakit di rumah Dev. Karuan, ibu- nya kaget karena sudah pamitan balik dua hari lalu. AKP Ngadiman Rahyudi SH, Kasat Reskrim Polres Blitar, me- ngatakan, penyidik belum bisa memastikan apa yang dialami korban. Sebab, baik saksi dan korban belum bisa dimintai kete- rangan.Korbanakandivisumkan dulu, apakah ada pelecehan seks, ungkapnya.(fiq) Dicekoki Miras ABG Pingsan 7 Hari join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | RABU, 18 SEPTEMBER 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com magetan,surya - DPRD Kabupaten Magetan memerintahkan Dinas Perin- dustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat membongkar proyek kios yang sudah telanjur dibangun pondasinya. Perintah pembongkaran proyek kios di Pasar Penampungan Pasar Sayur itu, setelah dewan dan disperindag menda- pat protes dari pedagang pasar. Namun perintah itu tak berdampak apapun. Fak- tanya disperindag bergeming dan proyek itu masih tegak berdiri menutupi kios pedagang. Kami sudah perintahkan redesain ba- ngunan kios itu. Desain yang akan dibuat harus bisa menampung semua keinginan warga setempat. Jadi kami akan tampung keinginan pedagang dan sopir truk, kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ma- getan Suratman, Selasa (17/9). Diakui Suratman, proyek itu memang direncanakan bersama DPRD. Namun dalam pelaksanaannya DPRD tidak me- ngetahui proyek itu berupa kios. Yang direncanakan bersama DPRD dan dis- perindag, pembangunan tempat parkir untuk tukang ojek. Jadi bangunan yang dimaksud beratap, namun terbuka. Tapi dalam pelaksanaannya kok berupa kios, kilah Suratman. Proyek Rehabilitasi dan pembangunan los Pasar Sayur yang menghabiskan dana Rp 442 juta, itu tanpa menyebut sumber dana. Bahkan sebelumnya menurut ke- pala pasar setempat kepada Ketua Pagu- yuban Pedagang Pasar Sayur Magetan (P3SM), proyek yang menyimpang dari nama yang tertera di papan proyek itu merupakan titipan DPRD. Hal itu akhir- nya dibantah, Ketua Komisi B Suratman. Proyek itu juga dikeluhkan para peda- gang lantaran lapak mereka tertutup oleh kios baru. Selain itu, pembangunan kios baru bakal mengurangi lahan parkir truk dan menyulitkan bongkar muat barang. Para pedagang lebih setuju dana pem- bangunan kios untuk memperbaiki pasar yang mulai banyak kerusakan. Warga Pasar Sayur sudah lama mengusulkan perbaikan pintu Pasar Sayur, namun sampai Bupati Magetan menjabat untuk kedua kalinya ini tidak pernah mendapat tanggapan, kata kata Ketua Paguyuban Etek Lawu Yusuf. (st40) Puger Kembali Dijaga Ketat jember, surya - Sekitar 1.300 personel Polri dan TNI disiagakan di Kecamatan Puger, menyusul akan digelarnya tah- lilan di hari ketujuh meninggal- nya Eko Mardi Santoso, Selasa (17/9). Eko adalah korban kerusuhan Puger pada Rabu (11/9). Dia di- makamkan pada Kamis (12/9). Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Awi Seti- yono, ada 13 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 1.300 personel yang berjaga. Terdiri dari 8 SSK dari Polri dan 5 SSK dari TNI, ujarnya. Memang selama dua hari ter- akhir, jumlah personel sempat dikurangi. Namun mulai ke- marin jumlahnya ditambah lagi untuk mengantisipasi situasi. Sementara itu, polilsi terus mengembangkan pemeriksaan terhadap sejumlah orang hingga jumlah tersangka bertambah. Jika sebelumnya tersangka 19 orang yang terdiri dari tujuh tersangka kasus penganiayaan, sembilan tersangka dalam kasus perusakan dan tiga tersangka kepemilikan senjata tajam, ke- marin bertambah satu tersangka dalam kasus perusakan. Tersangka penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Eko Mardi Santoso dan tersangka perusakan ditahan di Mapolres Jember. Sedangkan tiga tersang- ka kepemilikan senjata tajam ti- dak ditahan, namun wajib lapor. Ketiganya ditangkap karena membawa senjata tajam ketika mengiringi jenazah Eko Mardi ke pemakaman desa setempat. Usai pemakaman, Kamis (12/9), polisi memeriksa para pengiring jenazah karena akan melewati Ponpes Darussolihin. Ternyata ditemukan tiga orang yang me- nyembunyikan celurit dan pe- dang di balik jaket. Kerusuhan Puger pecah Rabu (11/9). Masjid dan Ponpes Da- russolihin dirusak sekelompok orang. Perusakan itu menimbul- kan penganiayaan Eko Mardi hingga akhirnya tewas. Kerusuhan itu buntut dari digelarnya karnaval memper- ingati HUT Kemerdekaan RI. Te- tapi sebenarnya kasus antar dua kelompok itu sudah muncul se- jak Mei 2012 dan ternyata belum juga tuntas sampai sekarang. Pimpinan DPRD Jember mengagendakan pembicaraan penyelesaian kerusuhan Puger, dalam pekan ini. Dewan akan mengundang eksekutif dan ke- polisian. Kami ingin mengeta- hui sejauh mana upaya rekon- siliasi dilakukan. Pertemuan itu nantinya juga diharapkan bisa mencari solusi agar kasus seru- pa tidak terulang lagi, ujar Wa- kil Ketua DPRD Jember Miftahul Ulum, Selasa (17/9). Namun de- wan tidak akan campur dalam proses hukum. Sementaraitu,KetuaMajelisUla- ma Indonesia (MUI) Jember Halim Subahar menegaskan kerusuhan Puger harus dicari akar persoalan- nya. Ketika akar persoalan kasus itu ditemukan, maka solusi dan langkah-langkah penyelesaian bisa dirumuskan. Karena kalau tidak begitu, bisa sewaktu-waktu mele- tuslagi,ujarHalim. Menurut Halim, persoalan di Puger karena sejumlah faktor, ti- dak murni hanya karena perbe- daan faham keagamaan. Tetapi sudah bercampur, ada kepen- tingan di dalamnya, imbuh Ha- lim. MUI Jember, tegas Halim, juga meminta polisi mengusut tuntas orang-orang yang diduga menjadi provokator dalam keru- suhan itu. (uni) surya/doni prasetyo telanjur pondasi - Pembangunan kios di Pasar Sayur Magetan telanjur memasang pondasi, kini diributkan. Bahkan DPRD setem- pat yang semula ikut mendesain proyek itu, memerintahkan eksekutif membongkarnya. DPRD Perintahkan Bongkar Kios Pasar Sayur bangkalan, surya - Salah seorang guru SD di Kecamatan Tanah Merah berinisial MD, yang dilaporkan ke Polda Jatim atas dugaan penggunaan ijasah palsu mendatangi Mapolres Bangkal- an, Selasa (17/9). Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Polres (SPK), MD mengaku menjadi korban jaring- an pembuat ijasah palsu. Semula, ia mengaku tidak mengetahui jika ijasah strata 1 (S-1) yang diterimanya palsu. Ia baru me- ngetahui pada bulan puasa lalu ketika perguruan tinggi selaku pihak yang mengeluarkan ijasah menolak ijasah itu. ”Saya adalah korban bukan sebagai pengguna ijasah palsu, aku MD. Dia mendapatkan ijasah itu dari pria bernama Eko. Namun seperti diakui MD kepada petugas SPK Polres Bangkalan, Eko kini tak bisa ditemukannya. MD menduga Eko hanya ber- tindak selaku perantara. Awal- nya dia mendapat informasi kuliah cepat. Dia kemudian membayar uang muka kepada Eko. Setelah saya hubungi, tidak pernah nyambung. Tahu- tahu ijasah itu sudah jadi dalam waktu tiga bulan. Akhirnya saya lunasi,” ungkapnya tanpa me- rinci berapa nominal uang muka dan pelunasan untuk mendapat- kan ijasah tersebut. MD merupakan salah satu dari sekitar 10 guru dari berbagai dae- rah yang ditangani Polda Jatim dengan dugaan menggunakan ijasah palsu dalam pengajuan sertifikasi. Petuagas SPK Polres Bangkalan akhirnya mempersi- lakan MD mendatangi penyidik polres atas kasus tersebut. Plt Kasatreskrim Polres Bang- kalan Iptu Andi Purnomo meng- aku sudah mendengar ada guru mendatangi polres terkait ijasah palsu. ”Untuk sementara yang kami ketahui, ternyata dia juga terlapor. Kasus ini tengah dipro- ses di Polda Jatim,” jelas Andi Purnomo. Pihaknya tidak begitu saja langsung menerima laporan MD atas kasus tersebut. Selain MD sudah menjadi terlapor, ia belum bisa menunjukkan bukti-bukti kuat sebagai pelapor. Dikonfirmasi terpisah, Sekreta- ris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan Moh Kamil membe- narkan salah seorang guru SD di Kecamatan Tanah Merah sebagai terlapor atas penggunaan ijasah palsu. Dalam proses pemberkas- an untuk kepentingan sertifikasi guru, lanjutnya, MD belum me- nyetorkan ijasahnya karena ma- sih terkendala proses legalisir. Apakah ini bentuk kelalaian Disdik Bangkalan dalam melo- loskan nama MD untuk meng- ikuti sertifikasi guru? Moh Kamil menjelaskan, munculnya nama MD di database online disdik pu- sat mengacu hasil Uji Kompeten- si (UK) awal. Atas kasus tersebut, Moh Ka- mil menambahkan, akan kem- bali melakukan verifikasi setiap ijasah yang sudah disetor ke Dis- dik Bangkalan. ”Namun kami ti- dak bisa mendeteksi ijasah setiap guru. Apakah sesuai dengan no- mor registrasi kampus yang me- nerbitkan,” pungkasnya. (st32) Jelang Tahlil 7 Hari Korban Tewas■ Polisi kembali menambah aparat keamanan untuk bersiaga di Puger Penjagaan ketat terkait tahlil 7 hari meninggalnya Eko Mardi Santoso DPRD dan MUI Jember meminta pemerintah mencari akar permasalahan di Puger ■ ■ ■ storyhighlights Tuntut Perbaikan Kampus pamekasan - Sekelompok aktivis mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, berunjuk rasa menun- tut perbaikan fasilitas kampus, Selasa (17/9). Aksi digelar di ha- laman kampus dengan membawa berbagai poster dan spanduk. Para mahasiswa ini juga berkeliling halaman kampus dengan membawa mobil dan pengeras suara, sehingga mengganggu kegiatan akademik di kampus itu. Wakil Ketua II STAIN Pame- kasan Achmad Muchlis saat berdialog dengan mahasiswa berjanji akan menanggapi tuntutan mahasiswa, termasuk penyediaan alat proyektor yang menjadi tuntutan mahasiswa yang masih kurang. Kami tidak bisa melakukan pengadaan secepatnya, karena segala bentuk pengadaan itu ada aturannya, kata Muchlis. (ant) Pengedar dan Pembeli Tertangkap TULUNGAGUNG - Dua tersangka tersangkut narkoba di- tangkap petugas Polres Tulungagung, Selasa (17/9). Keduanya Wawan Budianto (31), warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru, dan Zainul Anshori (31), warga Desa Pucunglor, Kecamatan Sumbergempol ditangkap bersama barang bukti pil koplo. Dari Wawan Budianto polisi menyita 60 butir pil dobel L, uang Rp 50.000, dan. ponsel. Sedang dari Zainul didapati 1.000 pil dobel L dan ponsel. Zainul di depan wartawan mengaku, penangkapan dirinya bermula ketika Wawan memesan barang dagangannya. Ia mengaku tak tahu saat itu Wawan sebenarnya sudah ditang- kap polisi. Dia sengaja dimanfaatkan polisi untuk memancing dirinya hingga tertangkap tangan. (yul) LINTAS JAWA TIMUR surya/ahmad faisol terlapor melapor - MD (kanan) didampingi kerabatnya menda- tangi SPK Polres Bangkalan melaporkan kasus ijasah palsu. surya/ahmad faisol Polres setempat menggelar razia di dua lokasi berbeda dalam waktu bersamaan dengan sasaran senjata tajam tajam, senjata api, dan bahan peledak, Selasa (17/9). Namun hingga razia berakhir, polisi tak menemukan sesuatu yang patut dicurigai. (st32) razia senjata dan peledak Hanya Bayar Uang Muka Ijasah Keluar 3 Bulan surya/yuli ahmada duo tersangka - Wawan dan Zainul, tersangka narkoba di Mapolres Tulungagung, Selasa (17/9). JEMBER, surya - Pengasuh Ponpes Ashri di Lingkungan Talangsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates meminta polisi membersihkan spanduk di seng penutup lokasi yang sedianya bakal dibangun swalayan Giant. Awalnya spanduk yang dipa- sang adalah spanduk penolakan pembangunan Giant yang di- motori pengasuh Ponpes Ashri KH Syaiful Rizal (Gus Sef). Spanduk itu kemudian dicopot oleh sejumlah orang dan diganti spanduk dukungan pada Giant. Spanduk yang diatasnamakan oleh kelompok warga di sekitar itu dibentangkan dalam demo, Rabu (11/9) malam. Kalau kondisinya seperti ini tidak baik. Sebaiknya di sekitar lokasi yang awalnya hendak dibangun itu disterilkan dari spanduk, banner, ataupun baliho yang pro maupun yang kontra, ujar Gus Sef. Ia khawatir timbulnya dua ke- lompok itu bisa memicu konflik antarmasyarakat. Apalagi saat ini di Jember sedang diguncang konflik antarwarga di Kecamat- an Puger. Pembangunan Giant dibatal- kan oleh pemodal lantaran men- dapat tentangan dari Gus Sef dan sekelompok warga. Namun sete- lah Giant batal dibangun muncul demo tandingan yang meminta agar swalayan itu tetap dibangun di lokasi semula, eks-kantor Pab- rik Es Telengsari. (uni) Risih Ada Spanduk Pro dan Kontra JOMBANg, surya - Usulan penam- bahan lahan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Jombang Kota akhirnya di- setujui legislatif masuk dalam Perubahan (P)-APBD 2013, Senin (16/9) sore. Ketua Komisi B (bidang ekonomi-ke- uangan) Handy Widyawan membenar- kan sudah disetujuinya P-APBD, terma- suk di dalamnya usulan pengadaan lahan untuk RTH baru di kawasan Jombang Kota. Namun nilainya tidak sebesar yang diusulkan, Rp 17 miliar. “Setelah dilaku- kan kajian lebih jauh, disepakati nilainya dipangkas, tidak sebesar Rp 17 miliar,” kata Handy, Selasa (17/9). Handy tidak menyebut angka pasti dengan alasan lupa. “Kalau tidak salah kisaran Rp 12 miliar - Rp 15 miliar,” kata politisi Partai Golkar yang juga anggota badan anggaran DPRD. Sekretaris Komisi B, Munir Alfanani menambahkan, usulan RTH akhirnya memang disetujui, karena mayoritas fraksi mendukung. Hanya Fraksi PKB (7 kursi) dan PAN (4 kursi) menolak. Menurut Munir, sebenarnya Fraksi PKB menginginkan pembangunan RTH ditun- da, karena dianggap belum mendesak. Uang itu dianggapnya lebih baik diguna- kan untuk infrastruktur. “Tapi karena ekse- kutif dan mayoritas legislatif berpendapat lain, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi nilainya dikurangi jadi Rp 15 miliar,” kata Munir yang juga Ketua Fraksi PKB. (uto) Rp 15 Miliar untuk Taman Sampang, surya - Pasukan bersenjata dariBrimobPoldaJatimmengamankansidang kasus pembunuhan HabibAlwi di Pengadilan Negeri (PN) Sampang, Selasa (17/9). Pengamanan sidang ini sengaja kami perketat, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, kata Wakapolres Sampang Kompol Alfian Nurrizal. Saat sidang berlang- sung, sekelompok massa berunjuk rasa de- ngan membentangkan poster dan spanduk di depan kantor PN. Massa menuntut agar ter- dakwa pembunuh Habib Alwi dibebaskan, karena menurut mereka tidak bersalah. Terdakwa Mattawi yang disidangkan kemarin, didakwa sebagai aktor intelektual pembunan ulama Madura pada Oktober 2012. Mattawi membantah dakwaan itu dan menurutnya dirinya tidak terlibat dalam pembunuhan ulama Habib Alwi. Mattawi ditangkap tim Polres Sampang karena diduga kuat menjadi otak pembu- nuhan itu. Selain Mattawi, polisi menang- kap pelaku pembunuhan lainnya, yakni Matluki alias Mastuki, yang sedang men- jalani hukuman setelah divonis seumur hi- dup oleh PN Sidoarjo. Tapi, terdakwa meng- ajukan banding. Hingga pukul 13.00 sidang dugaan pem- bunuhan ini masih berlangsung di PN Sam- pang dengan penjagaan ketat. (ant) Sidang Pembunuhan Ulama Dijaga Ketattaman kota - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Keplaksari. Salah satu taman di kawasan perkotaan Jombang. surya/sutono join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| RABU, 18 SEPTEMBER 2013 sekaligus genting, karena kedua tim sama-sama dituntut menang demi mengamankan tiket ter- akhir ke semifinal. Di grup ini, Vietnam sudah terlebih dahulu melaju ke semi- final dengan raihan 12 poin. Se- dangkan Indonesia boleh lebih unggul dari Malaysia karena Evan Dimas dkk duduk di posisi dua dengan 9 poin. Malaysia di bawahnya dengan 7 poin. Secara matematis, Indonesia hanya bu- tuh seri untuk lolos sedangkan Malaysia harus menang. Tetapi tidak ada istilah hitung- an matematis ketika sudah ber- hadapan di lapangan. Malaysia tetap harus diwaspadai Indone- sia seperti lawan-lawan lainnya. Ini tetap bak laga hidup mati. Pelatih Indonesia, Indra Sjafrie hanya mengingatkan para pema- innya agar fokus dan tidak meni- lai Malaysia terlalu tinggi. Laga ini akan menentukan langkah Indonesia ke semifinal. Malay- sia tim tangguh, tetapi janganlah menganggap Malaysia sebagai musuh hebat, hal ini akan mem- buat Malaysia diuntungkan, te- gas Indra kepada Surya, Selasa (17/9). Sebaliknya, Indra juga memin- ta para pemain Garuda Muda tidak arogan dan takabur usai membungkam Thailand 3-1. Ba- gaimana pun, Malaysia turun di Piala AFF U-19 dengan meng- usung target tinggi. Indonesia tidak boleh takabur dan arogan. Hasil di laga lawan Malaysia memang menentukan langkah Indonesia, tetapi kita tidak boleh menganggap laga ini sebagai yang paling spesial. Indonesia harus melawan Ma- laysia sebagaimana melawan tim lainnya, kata Indra. Dijelaskan Indra, di sepanjang 2013 ini, Evan Dimas dkk sudah bertemu Malaysia dua kali. Per- tama, Indonesia menang 6-3 atas Malaysia di sebuah pertanding- an di Iran. Selanjutnya saat ber- tanding di Hongkong, Indonesia bermain 0-0 dengan Tim Harimau Malaya. Hal senada disampaikan Evan Dimas. Kapten Indonesia ini mengungkapkan, Indonesia di- larang berpuas diri dulu karena jalan menuju partai puncak ma- sih jauh. Apalagi PSSI memberi target tidak ringan kepada Indo- nesia yaitu juara. Indonesia jangan berpuas dulu usai menang lawan Thailand. Ka- rena lawan selanjutnya adalah Malaysia. Semuanya harus ber- juang keras demi hasil maksimal saat melawan Malaysia, kata pe- main yang pernah menimba ilmu sepak bola di Barcelona ini. Kami juga minta doa dari se- genapmasyarakatIndonesiaagar kami selalu diberi kemenangan. Terima kasih buat semuanya; rekan setim, pelatih, ofisial, dan tentu saja suporter, ucapnya. DarikubuMalaysia,pelatihAmi- nuddin Hussin mengaku sudah menyiapkan mental para pemain- nya menghadapi Indonesia. Men- tal pemain Malaysia harus sekokoh baja saat menghadapi 11 pemain Indonesia dan ribuan suporter. Na- mun Malaysia optimistis bisa men- jegalIndonesiadilagaini. Di Asia Tenggara, Indonesia dan Malaysia adalah musuh be- buyutan, sebagaimana rivalitas Inggris dan Argentina. Duel an- tara kedua tim ini pun dipasti- kan akan keras dan diselimuti atmosfer yang panas. Duel Indonesia kontra Malay- sia dipastikan menegangkan, pa- salnya di laga ini akan menentu- kan nasib mereka ke semi final. Keduanya sama-sama mengin- car poin di laga hidup mati ini. “Kami datang ke sini untuk menang dan kami yakin bisa mengalahkan Indonesia. Seba- gai pelatih, saya juga harus ya- kin bisa mengalahkan Indonesia. Yang terpenting mental pemain Malaysia harus bagus di lapang- an,” kata Hussin. DisinggungpetakekuatanIndo- nesia, Hussin mengakui Indonesia memiliki banyak pemain berba- haya di semua sektor. Mulai dari kiper, bek, gelandang, dan penye- rang, Indonesia memiliki pemain jempolan. Namun Hussin meng- utamakanstriker-strikerIndonesia yang nantinya wajib dikawal ketat ketika pertandingan. Dengan formasi 4-3-3, Indone- sia memiliki trio bomber Much- lis Hadi Ning Syaifulloh, Ilham Udin Armaiyn, dan Dinan Yah- dian Javier. Belum lagi alternatif lain Indonesia di depan seperti Paulo Oktavianus Sitanggang dan Maldini.(edr) serangan mendadak. Pengecekan senjata personil dilakukan, Selasa (17/9) kemarin. Senpi yang menjadi sasaran pengecekan selain laras panjang juga pistol. Senjata itu sempat dilihat berfungsi apa tidak berikut peluru dan kartu surat izinnya. Pengecekan persenjataan ini akan ditindaklanjuti dengan pelatihan anggota di lapangan dalam menghadapi penembak misterius. “Nanti akan ada latihan tersendiri bagaimana menghadapinya,” ungkap AKBP Budhi. Dari hasil pengecekan la- pangan senjata yang diperiksa semuanya berfungsi dengan baik. Khusus senjata pistol semuanya dilengkapi dengan peluru tajam yang siap diper- gunakan. “Kami melakukan antisipasi kejadian penemba- kan yang mengincar anggota polisi. Untuk melindungi diri tentu kami cek senjata dan mobil operasionalnya. Dari hasil pengecekan ini kami tahu kelebihan dan kekurangan kami,” jelasnya. Upaya perlindungan juga dilakukan dengan meminta personel yang bertugas me- makai rompi anti peluru dan membawa senjata. “Kalau terus kita cek kesiapannya, anggota akan semakin siap,” tambahnya. Kesiagaan serupa dilakukan Polres Tulungagung. Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto meme- rintahkan anggotanya di unit intelijen dan reserse untuk mengawal temannya di bagian Polisi Lalu Lintas (Polantas). “Saya wajibkan saat bertugas tidak sendirian, harus ada teman. Ini instruksi dari Wakapolri. Jadi, kalau polisi lalu lintas bertugas, harus ada intelijen atau reskrim yang mengawasi di sekitar lokasi,” kata Hermawan merujuk pada perintah Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Oegroseno, Selasa (17/9). Menurut dia, kebijakan itu di- terapkan setelah sering terjadi penembakan terhadap anggota Polri di berbagai daerah, seper- ti menimpa Bripka Sukardi asal Tulungagung yang ditembak di depan gedung KPK, Jakarta. Hermawan menyebutkan, anggota Polri juga sering menjadi sasaran tembak kelompok teroris. Mereka tak peduli korbannya bekerja di unit selain Detasemen Khusus 88. “Kami tetap melakukan pengawalan terhadap masyara- kat, dan tidak boleh ragu ragu dalam bertugas tetapi semua anggota harus lebih teliti dan waspada,” ujarnya. Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk, kini Polres Tulungagung juga menggelar razia secara rutin. “Kita berharap dengan begitu tindak kriminal bisa diantisi- pasi sedini mungkin,” ujarnya. (dim/yul) menyangka dia bisa membunuh orang lain,” tambah Sirun. Alexis memulai aksinya Senin sekitar pukul 08.15 waktu se- tempat. Ia masuk ke kompleks markas AL. Saat masuk ia sudah menenteng dua senapan, sebuah shotgun dan senapan semioto- matis AR 15. Yang terakhir ini merupakan senjata yang digu- nakan aksi penembakan di AS sebelumnya, yaitu Sandi Brook dan Aurora. Menurut para saksi, ia naik ke lantai empat, lalu menem- baki orang-orang yang sedang berada di atrium lantai 1. Ia kemudian menjelajah lantai- lantai di bawahnya. Tak hanya itu, ketika melewati seorang polisi yang menjadi korbannya, Alexis memungut pistol polisi dan menggunakannya sebagai senjata untuk membunuh. “Sebanyak 12 orang dipasti- kan tewas setelah penembakan di Washington Navy Yard, dan sejumlah orang lain terluka,” kata Kepala Kepolisian District of Columbia Cathy Lanier. Lanier juga mengatakan, polisi sedang mencari dua orang lain berseragam militer yang diduga terlibat dalam penembakan itu. Namun, kemudian polisi menya- takan bahwa Alexis satu-satunya tersangka dalam insiden itu. Todd Brundidge, seorang saksi, mengatakan bahwa ia dan rekan- rekannya menghadapi seorang pria bersenjata di lorong lantai tiga gedung. Menurut dia, pira itu mengenakan pakaian serba biru. “Dia hanya berbalik dan mulai menembak,” tutur dia. Aksi Alexis itu tak urung memaksa pengamanan ketat di Senat AS. Bahkan satu pertan- dingan Liga Utama Bisbol juga ditunda karena serangan ini. “Saya sudah berbicara dengan pejabat di Navy Yard, kami akan berlakukan reses bagi Senat sam- pai besok pagi,” kata Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid di Twitter, Senin. Sementara itu, sergeant at arms SenatAS,TerranceGainer,menga- takan dalam sebuah pernyataan bahwa tak seorang pun diizin- kan keluar masuk Capitol Hill, gedung senat, dalam kurun dua jam setelah penembakan. Lokasi pangkalan militer dan gedung ini kurang dari tiga kilometer. “Mengingat ketidakpastian seputar penembakan di Navy Yard pagi ini dan khususnya ke- mungkinan masih ada tersangka lain (yang belum dilumpuhkan), kami telah memutuskan untuk mengunci kompleks Senat,” kata Gainer. Sementara itu, situs tim bisbol Washington Nationals meng- umumkan bahwa pertandingan mereka melawan Atlanta Braves yang dijadwalkan berlangsung di Nationals Park, tak jauh dari pangkalan militer itu, ditunda. (ap/kompas.com) berdekattaan dengan Kampus ITS itu menyediakan fasilitas ruang pamer, bengkel, gudang berikut ruang tunggu yang santai. Kembali ke soal penjualan, Tata Motors Surabaya memi- liki strategi tersendiri untuk mencapai target penjualan itu. Pertama, menggarap calon pelanggan dari kalangan kor- porasi. Kedua, optimalisasi pe- masaran dari seluruh tipe Tata yang dijual. Menurut Agustinus Kesuma, selain tiga tipe mobil berbeda yang mulai ditawarkan, ke- mungkinan besar Tata Motors masih akan menambah pilihan lain yang juga diluncurkan tahun ini. Presiden Direktur Tata Motors, Biswadev Sengupta enggan menyebutkan target penjualan. Untuk tahap per- tama penjualan di Indonesia, Tata Motors lebih berkosentra- si memperkuat citra dengan memberi layanan terbaik dan jaringan yang memadai. “Kami tidak menyebut ang- ka-angka, memang angka pen- ting bagi bisnis tapi sekarang ini lebih baik kami konsentrasi pada layanan karena dengan layanan baik, angka-angka itu akan datang dengan sendiri- nya,” kilah Biswadev. Tiga produk perdana Tata yang mulai ditawarkan masing- masing, Tata Vista yang bermain di kelompok small hatchback, TataAria di kelompok MPV-SUV dan Tata Safari Storme. Di Surabaya, Tata Vista dita- warkan dengan harga mulai Rp 137,3 juta, Tata Aria harga on the road-nya Rp 257,8 juta dan Tata Safari Storme harganya kurang lebih Rp 288,1 juta. Managing Director Tata Mo- tors Ltd, Karl Slym meyakini, ke- tiga produk ini dapat menjadi pi- lihan pertama bagi generasi baru masyarakat otomotif Indonesia yang mencari sebuah produk tangguh, berkualitas dan aman. Semua produk baru di- perkenalkan setelah melalui serangkaian uji coba jalan di Indonesia dan telah memenuhi persyaratan yang ada di Indo- nesia,” tambahnya. Selain tingkat durabilitas yang tinggi dan kualitas fit finish global, ketiga produk menawarkan keamanan dan ketenangan kepemilikan. Tata Motors juga menyediakan dukungan layanan servis dan ketersediaan suku cadang yang komprehensif hingga menjamin kebutuhanpurnajualkonsumen di segala aspek. (rey) tahun 2005 silam. SK Kapolri itu sekaligus mengakhiri pem- berian izin kepemilikan senjata bagi sipil. Kecuali senjata untuk kepentingan sport (olahraga). Namun demikian, ternyata ma- sih saja ada warga sipil yang bisa mendapatkan izin khusus senjata api (IKHSA). Edo (bukan nama sebenarnya), seorang penguasaha asal Surabaya yang ditemui Surya mengakui terus terang. Ia bisa mendapatkan izin memegang senjata, justru baru tahun 2008 lalu atau tiga tahun setelah terbit surat penarikan senpi dan penu- tupan izin senpi bagi sipil. Para pemilik senpi seperti Edo ini diperkirakan masih ribuan. Tersebar di berbagai daerah, terutama di kota-kota besar se- perti DKI Jakarta dan Jatim. Data Mabes Polri 2012 lalu mencatat, total senpi sipil yang masih be- redar mencapai 41.296 pucuk. Rinciannya, senpi peluru tajam 25.301 pucuk, senpi peluru karet sebanya 10.158 pucuk, dan senpi peluru gas sebanyak 5.810 pucuk. Semua senpi ini merupakan senpi legal, tapi kemudian izi- nya kadaluwarsa. Mereka tidak menyerahkan senjata-senjata meski polisi sudah menutup pintu perpanjangan izin peng- gunaan senjata. Jumlah senpi makin besar seiring beredarnya senpi ilegal dan rakitan. Senpi ilegal ini, bukanlah senpi yang izinnya kadaluwarsa, melainkan senpi yang sejak membeli memang ti- dak dilengkapi dokumen. Tidak sedikit senpi ilegal ini berasal dari luar negeri. Seorang mantan pedagang senjata ilegal, yang ditemui Surya tahu persis masuknya senjata-senjata ilegal ke Jatim. Senjata-senjata itu diperoleh dari Afghanistan maupun Filipi- na. Sebagian lagi, yang masuk ke Jatim itu merupakan senjata- senjata bekas konflik Poso. Ini semuanya tidak terdeteksi. Seorang pembeli senpi ilegal, sebut saja Bram, asal Malang. Pria yang bekerja sebagai sales mana- jer sebuah perusahaan besar ini mengaku memiliki senjata lewat jalur ilegal. Ia mengaku tidak sulit untuk mendapatkan lewat peda- gang di dalam negeri. Bram sendiri mengaku mera- sa perlu memiliki senjata untuk berjaga-jaga. Maklum ia punya masa lalu cukup kelam. Ia per- nah berada dalam geng narkoba sebelum bertaubat. Ia berusaha menjalani kehidupan normal, te- tapi komunitas hitamnya masih mengancam keselamatannya. Bagi sipil pemegang resmi, butuh persyaratan sangat ketat. Mulai tes kesehatan, tes tulis, tes psikologis, tes menembak hingga mendapatkan sertifikat lulus. Sebelum itu, ia perlu surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian sektor (Polsek) dan kepolisian resor (Polres). Perlu ada surat memiliki jabatan tertantu di instansi atau perusa- haan. Perlu surat dari kades ten- tang domisili usaha plus SIUP perusahaan dan lain-lain. Proses tes dan pemberian izin bisa ber- jalan tiga sampai enam bulan. Di tutupnya izin senjata ternyata bisa disiasati. Celah yang digunakan adalah izin penggunaan senjata untuk sport (olahraga). Edo menuturkan untuk mendapatkan senpi diri- ny mendaftar sebagai anggota Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin). Menurut Edo, Perbakin sen- diri selain wadah olah raga me- nembak. Perbakin sendiri selalu melakukan kontrol senjata api milik para anggotanya. “Saya harus punya KTA (Kartu Tanda Anggota) baru kemudian dapat izin penggunaan senjata api. Kalau tidak punya, wah mungkin sulit sekali,” jelas Edo. Pengusaha muda ini sudah menggenggam senpi sejak lima tahun lalu. Tidak semua senjata api bisa dimiliki masyarakat umum. Jenis yang diperboleh- kan dikuasai pemegang IKH- SA memiliki senjata genggam berpeluru karet dan senjata genggam gas, cukup berijinkan direktorat Intel Polri. Jenis senjata api untuk bela diri yang bisa dimiliki oleh perorang- an adalah senjata api genggam jenis revolver kaliber 32/25/22 mm, jenis Shotgun kaliber 12 mm dan untuk senjata api klasifikasi (IKHSA) adalah jenis Hunter 006 dan Hunter 007. Bospertambanganiniternyata juga tidak harus bersusah-susah mendapatkan surat IKHSA plus senjata apinya. Pada 2008 lalu, dia ditawari temanya, sesama anggota Perbakin yang biasa mengurus hal ikhwal izin dan senjata api. Pemuda 30 tahun itu dijanjikan lulus semua ujian asal bisa meme- nuhi persyaratan administratif. “Saya disuruh kumpulkan foto- copy SIUP, SKKB, pas foto dan syarat administratif lainnya. Dua bulan kemudian, orang tersebut mengajak saya ke Polda Jatim untuk psikotes,” ungkap Edo. Satu Pistol Rp 80 Juta Mestinya memang ada tahapan tes. Tapi Edo hanya mengikutinya untuk formali- tas. Hanya saja, dia tidak mau membuka di tahap tes apa dia dimudahkan. Dia mencontohkan, psikotes yang diadakan di Polda Jatim ha- nyadiikutiempatorangtermasuk dirinya. Saat mengerjakan, suasa- na ruangan tidak seperti layaknya ujian pada umumnya. Edo meng- aku diberi banyak petunjuk oleh petugas agar bisa menyelesaikan soal tes. Setengah jam, ratusan soal terjawab. Hanya psikotes yang diikuti Edo. Bantuan sang teman itu membuatnya lolos uji tembak. Padahal, uji tembak ini untuk mendapatkan sertifikat sebagai persyaratan kepemilikan senjata api. “Seperti ujian SIM, kadang ujian praktiknya kan dilewati kalau kenal orang dalam,” im- buhnya sembari tertawa. Dua bulan kemudian, yang ditunggu Edo akhirnya terbit. Edo resmi menjadi warga sipil yang mendapatkan hak meng- gunkan senjata api. Awalmya, dia membeli senjata api jenis revolver. Kemudian ketagihan dan membali lagi jenis pistol merek FN. Tentu saja, ada harga yang harus dibayar Edo untuk men- dapatkan layanan praktis, cepat dan efisien. Layanan melewati berbagai meja birokrasi ini harus ditebus Edo dengan nominal Rp 80 juta. Jumlah itu hanya untuk mengurus perizinan dan sepu- cuk senjata api revolver. “Memang pasaran harganya ya sebesar itu. Saya sudah cek ke teman-teman yang lain memang tidak jauh dari kisaran Rp 80 juta. Itu pun harus ada sponsor atau orang kuat yang mereko- mendasi nama kita,” ungkap bapak dua anak itu. Edo menceritakan, pernah te- mannya juga mengajukan permo- honan IKHSA lewat jalur singkat yangdilaluinya.Bahkan,temannya itu berani menggelontorkan dana Rp 120 juta. Namun, gagal hanya karena dia tidak memiliki sponsor atau orang yang membawa na- manya calo perijinan senjata api itu.“Memang si calo itu juga perlu tahurekamjejakyangmengajukan. Kemudian, si calo juga harus yakin siapa orang yang membawa kita. Kalau dia kenal dan orang tersebut kuat, 100 persen urusannya pasti lancar,”ungkapEdo. Setelah mendapatkan senjata api jenis revolver, Edo ditawari lagi jenis pistol. Edo mengisti- lahkan temanya itu sebagai biro jasa pengurusan izin senjata api. Harga FN yang ditawarkan cukup tinggi, yakni Rp 60 juta. Karena modelnya bagus, Edo langsung membelinya. Perbakin Kontrol Anggota Belakangan dia baru tahu kalau pistol tersebut merupa- dapat berperan sebagai orang Sidoarjo. Yang membuat Happy harus mengerahkan kemampuan adalah ketika berperan sebagai ibu Delta yang dimainkan Vino G Bastian. Di alam nyata, me- reka seumuran. Di film, Happy harus menjadi ibu Vino. Teknik make up memang membantu, tetapi kekuatan aktingnya benar-benar ditantang. “Bermain di film Air Mata Terakhir Bunda (AMTB) membuat saya banyak belajar tentang karakter warga di sekitar lokasi lumpur, termasuk mencari kupang yang menjadi makanan khas Sidoarjo,” kata Happy ketika berkunjung ke Redaksi Surya, Selasa (17/9). Berperan sebagai Sriyani, ibu tunggal dengan kondisi ekonomi pas-pasan, Happy harus benar-benar lebur dengan perannya. Aktris yang terpilih menjadi Penulis Muda Berbakat Khatulistiwa Awards itu masuk ke sungai untuk mencuci kupang dan memasak lontong kupang. “Dari situ saya belajar ten- tang kesabaran sebuah proses. Kupang yang disantap dengan nikmat itu harus melalui proses yang tidak sederhana. Itu juga yang membuat saya selalu merasa menjadi kaya pengalaman karena dapat lang- sung hidup di antara warga,” kata istri Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthayasa yang sempat keracunan kupang karena mencoba kupang rebus di banyak tempat itu. Film produksi RK 23 Pictures akan tayang perdana 3 Oktober 2013 di jaringan Sinema 21. Menurut Erna Pelita, produser, ada banyak pesan yang disampaikan dalam film itu. “Berlatar belakang Sidoarjo, film ini menggambarkan kearifan lokal masyarakat Sidoarjo yang menyatu dengan alam, ramah saling menyapa, dan saling membantu. Masyarakatnya religius, tegar, dan mampu bangkit di setiap permasalahan,” kata Erna. Kisah yang diangkat dari novel karya Kirana Kejora itu cukup menyentuh. “Setiap pe- nonton akan diingatkan untuk selalu ingat kepada ibu. Betapa berharganya waktu kita untuk memberikan bakti kita pada ibu dan menonjolkan kekuatan sebuah keluarga,” tambahnya. Film yang settingnya berlokasi di Sidoarjo ini tentu diharapkan bisa menarik minat masyarakat Kota Udang untuk menyaksi- kannya. Beruntung, Bupati Sido- arjo H Saiful Ilah siap memberi dukungan sepenuhnya untuk ‘menggiring’ warga Sidoarjo menyaksikan AMTB. “Tadi, waktu bertemu Bu- pati, beliau menyatakan siap menggunakan media informasi outdoor milik pemkab sebagai wujud dukungan pada film ini,” ucap Erna. (end/pra) an dan kekuatan. Siapa yang berhasil mendapatkan izin khusus senjata api (IKHS), ter- masuk pengusaha muda yang bonafide dan punya reputasi. Sukses secara finasial, punya pergaulan kelas elit. ”Jadi ada perasaan bangga kalau berhasil dapat (senjata api),” kata Budiman, Selasa (17/9). Diakuinya, setelah memiliki senjata api, selalu ada saja ta- waran untuk menambah jumlah senjatanya. Budiman mengaku berulangkali ditawari berbagai merek pistol, mulai FN, Glock sampai Barreta. Namun, Budiman merasa cukup dengan senjata yang dimilikinya. Untuk satu pucuk pistol, rata-rata dibandrol Rp 30 juta sampai Rp 60 juta. Harga tergantung dengan model dan asesoris yang menyertai senjata tersebut. ”Kalau sudah senang, berapapun dibeli. Kalau bosan, ya dijual ke taman,” imbuhnya. Budiman pernah sekali meng- gunakan senjata apinya. Dia mengaku beruntung membawa senjata api saat itu. Pemuda 30 tahun itu bercerita, pernah dia mengendarai mobil bersama keponakannya yang masih kecil di sekitar Lakarsantri pada malam hari. Kondisi jalan gelap dan sepi. Budiman melintas di jalan yang belum ada pemukiman. Di kanan kiri jalan, hanya ada rumput yang tumbuh mening- gi. Tiba-tiba, ada gerombolan pemuda mabuk menghentikan mobilnya. Seorang pemuda menggedor kaca mobil hingga membangunkan keponakannya. ”Buka, cepetan buka!” kata pemuda itu seperti ditirukan Budiman. Melihat gelagat tidak baik dari gerombolan pemuda mabuk itu, Budiman mengambil senjata api miliknya yang disimpan di bawah jok. Perlahan dia membuka pintu. ”Dor!” suara senjata menyalak. Budiman menembak kaki pemuda yang menggedor kaca mobilnya. Dia mengaku terpa- sak menembak karena pemuda tersebut hendak menyerangnya dengan sebilah kayu. Tindakan tersebut diambil karena Budiman khawatir keselamatan keponakannya yang menangis ketakutan.(miftah faridl) Hidup Mati... DARI HALAMAN 1■ Tebar Tiga... DARI HALAMAN 1■ Sebulan di... DARI HALAMAN 1■ Kediri... DARI HALAMAN 1■ Mantan Serdadu... DARI HALAMAN 1■ Senpi Sipil... DARI HALAMAN 1■ Keluarkan... DARI HALAMAN 1■ kan senjata api hibah. Dia tidak mengerti aturan penghibahan senjata api. Hanya saja, dia membelinya sama sekali tidak memenuhi unsur hibah. “Saya beli. Tapi kata penjualnya me- mang barang orang lain yang dihibahkan,” katanya. Meskipun memiliki dua senja- ta api, Edo mengaku tidak terla- lu mengerti seluk beluk senjata tersebut. Dia juga tidak terlalu mahir menggunakan senpi, ter- lebih untuk sasaran jarak jauh. Edo hanya bisa menembak sa- saran dari jarak yang dekat saja. Terkait ketrampilannya yang pas-pasan, Edo mengatakan kalau itu karena dia tidak pernah berlatih di Perbakin. Dia memang menjadi anggota organisasi itu. Namun, keang- gotaannya bukan untuk berlatih dan mengasah ketrampilan. Edo menjadi anggota hanya untuk memenuhi persyaratan izin mendapatkan senpi. Perbakin sendiri menyatakan sudah melakukan kontrol ketat penggunaan senjata milik para anggotanya. Ada juga sanksi dan penarikan senjata bagi yang dinyatakan menyalahi prosedur penggunaan. Ketua Harian Pengprov Per- bakin Jatim, Roesdiarno, menye- but, pihaknya telah memberla- kukan regulasi dan persyaratan yang ketat. Regulasi dan syarat memiliki senpi sudah dirancang agar senpi tidak bisa jatuh ke tangan semua orang. “Masak Perbakin disalahkan denganberedarnyasenpiolehsipil. Perbakinsudahadasejakdulu,dan tidak ada yang mempermasalah- kan,”ujarRoesdiarno. Roesdiarno sendiri menolak komentar soal maraknya senpi di tangan sipil. “Saya tidak mau komentar ke masalah ini. Kami ini organisasi sport. Jangan diaduk-aduk ke urusan di luar itu, nanti akan memperkeruh,” sebut pria yang masih aktif sebagai staf ahli Pangdam V Brawijaya ini. Polda Perketat Pengawasan Sementara itu Polda Nyatakan Sudah Awasi Ketat. Kapolda Ja- tim Irjen Pol Unggung Cahyono menyatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan ketat terhadap senjata api (Senpi) yang berada di tangan warga sipil di Jatim. “Semuanya terus mendapat pengawasan ketat,” jawab Unggung Cahyono ketika ditemui usai acara pelantikan se- jumlah Kasatwil dan Kasatker di Polda Jatim beberapa hari lalu. Bagaimana detailnya? Kapol- da tidak berkomentar banyak. “Langsung ke Kabid Humas saja supaya dijelaskan secara detail (bagaimana system pengawasan danpenangananyangdilakukan Polda Jatim terkait peredaran senjata api),” sambung mantan Kakor Brimob ini. Sayangnya, Humas Polda Ja- tim sendiri belum bisa membe- rikan penjelasan dan data detil senpi yang beredar di tangan sipil. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono masih menunggu konfirmasi terlebih dulu ke Direktorat Intelejen (Di- ritel) selaku pemegang otoritas senjatasipil.“Sayaharusmemin- ta data dan penjelasan dulu dari Diritel untuk menyampaikan itu. Nanti, kalau sudah ada data- datanya saya kabari,” jawabAwi melalui ponselnya. Yang pasti, Polda Jatim juga su- dah melakukan penarikan senjata sipil secara bertahap sejak 2007 lalu. Namun hingga kini belum pernah ada publikasi hasil pena- rikan tersebut. (idl/ab/ian/ufi) datang. Saya akan jawab dan beri keterangan,” ujar Anang, Senin (16/9) malam. Ia menegaskan kalau acara itu dibiayai keluarga secara urunan. “Mulai dari transportasi sampai hotel, keluarga urunan. Jadi, tidak pakai APBD,” tegasnya. “Niat acara itu baik, kesannya jadi buruk. Kesannya kami juga jadi pesakitan,” imbuhnya. Pihak keluarga Anang di Jember memang berencana menggelar ngunduh mantu. Ternyata, Bupati Jember MZA Djalal, meminta acara itu dikemas dalam rangkaian BBJ dan diadakan di Pendapa Kabupaten Jember. “Siapa yang tidak mau. Niatnya baik, ingin mengang- kat nama Jember. Apalagi, aku juga tidak pernah masuk pen- dapa. Aku ke mana-mana juga selalu bawa nama Jember. Ya, karena diminta dan niatnya baik, aku mau saja,” tegasnya. (uni/dth) Buntut Pahit... DARI HALAMAN 8■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. grafis: surya/rendra 21.10 WIB : Tim koordinasi dengan room boy yang akan mengantar minuman ke kamar 917. 20.00 WIB : Direktorat Narkoba mendapat laporan tentang transaksi Narkoba di hotel kawasan Jakarta Barat. 21.00 WIB : � Tim Direktorat IV Narkoba Mabes Polri meluncur ke Hotel Mercure, melakukan penyelidikan singkat. 1 2 3 4 5 6 � Polwan sempat menggeledah badan Vanny Rossyane di kamar mandi, tapi tak ditemukan barang bukti. � Vanny dibawa ke kantor Direktorat IV Narkoba di Cawang, Jakarta Timur. DRAMA SENIN MALAM DRAMA SENIN MALAM 21.15 WIB : � Saat pintu kamar 917 dibuka, petugas masuk dan menggeledah dan menemukan satu paket sabu seberat 0,27 gram di meja, sabu di laci 0,58 gram, satu alat bong berikut korek api. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA DITANGKAP - Vanny Rossyane, mantan kekasih bandar narkoba yang divonis mati Freddy Budiman, digiring ke Gedung Direktorat IV Narkoba, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (17/9). Vanny ditangkap polisi di salah satu hotel di Jakbar, dengan barang bukti berupa sabu 2 paket, alat hisap, dan 2 ponsel. semarang, surya - Po- lisi memeriksa sejumlah saksi mata menyusul ledakan low explosive di dekat Pos Polisi Ja- lan Kaligawe Semarang, Senin (16/9) malam. Kami periksa tiga tukang ojek serta seorang polisi yang sedang bertugas, kata Ka- polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno di Semarang, Selasa (17/9). Menurut kapolda, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di pos polisi itu. Dari rekaman itu, polisi mencurigai pria berusia sekitar 20 tahun yang diduga meletakkan benda yang mele- dak itu. Selain itu, lanjut dia, ada pula pengendara sepeda motor serta satu orang lagi yang tidak terlalu jelas terlihat karena membelakangi kamera. Dalam mengungkap peris- tiwa itu, kepolisian juga akan melibatkan Densus 88 untuk mengetahui dugaan keterka- itan teror itu dengan jaringan atau kelompok tertentu. Brigadir Bambang Sudjadi, anggota Polsek Genuk menga- takan ledakan menyebabkan kaca pos polisi retak. Selain itu, ledakan keras juga menyebab- kan tembok antara pembatas trotoar dan sungai di ruas jalan itu hancur. HasilanalisisterhadapCCTV menunjukkan pria berusia se- kitar 20 tahun itu berjalan dan meletakkan benda berisi pele- dak di lokasi kejadian. Waktu diletakkannya benda itu hing- ga terjadinya ledakan memiliki rentang sekitar 30 menit. Kepolisian memastikan ben- da itu berdaya ledak rendah (low explosive) sehingga hanya menyebabkan kaca pos polisi retak dan beberapa bagian tem- bok pos rusak. Meski daya ledaknya rendah, suara bom itu keras. Suaranya terdengar hingga radius 200 me- ter. Saat itu kami sedang nonton televisi, kata Saduri, 40, tukang ojek. Ledakan juga mengagetkan Brigadir Bambang Sudjadi, anggota Polsek Genuk yang berada di pos polisi itu. Saya kaget dan mengira ban truk pecah, tapi saat lari keluar pos tidak ada truk melintas, kata- nya. Di samping kiri pos polisi itu, kata Bambang, terlihat kepulan asap dan percikan api. Saat di- cek bersama rekan dan tukang ojek, ternyata kaca samping pe- cah parah dan ditemukan ka- leng yang diduga sebagai alat memicu terjadinya ledakan. Sejumlah informasi lainnya menyebutkan, bau ledakan seperti mercon, tetapi barang bukti yang ditemukan beru- pa serpihan alumunium dan potongan-potongan plastik. Barang bukti sudah ditangani Inafis dan Tim Gegana Polda Jateng. Masih dianalisis barang buktinya, katanya. Usai ledakan, petugas me- nyisir sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan metal detector untuk mengumpul- kan serpihan ledakan. Polisi juga memasang police line. Kapolda Dwi Priyatno juga mengunjungi lokasi ledakan, Selasa pagi. Ia sempat melihat rekaman CCTV dan melihat gambar pria yang diduga datang dengan mengendarai motor itu. Ledakan ini akan menam- bah panjang daftar teror terhadap aparat kepolisian, setelah sejumlah polisi tewas dan terluka ditembak di jalan. (ant/tribunnews) Ledakan di Pos Polisi Low Explosive Saksi Mata Mengira Ban Truk Pecah■ Buntut Pahit Ngunduh Mantu anang-ashanty K emeriahan Ngunduh Mantu perkawinan Anang Hermansyah dan Ashanty masih dapat diingat. Kota Jember menjadi hiruk-pikuk karena dua penyanyi itu diarak dengan kereta berkeliling kota. Sayangnya, pesta meriah itu berbuntut panjang. Sejak beberapa hari lalu, bergulir berita bahwa pesta mereka didanai APBD. Saat ini, Kejari Jember sedang menyelidiki penggunaan dana APBD 2012 untuk kegiatan Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ). Acara Ngunduh Mantu merupakan salah satu rangkaian acara BBJ itu. Awalnya, Anang dan Ashanty tidak peduli pada sinyal itu. Akan tetapi, ketika perkembangan selanjutnya semakin menyudutkan, mereka pun angkat bicara. Ashanty membantah memakai dana APBD seperti yang dituduhkan. Menurutnya, kala itu ia sudah merancang acara Ngunduh Mantu yang cukup mewah. “Pesta itu dua minggu sebelum acara Jember. Kami diundang Bupati Jember untuk berpartisipasi dengan semua artis yang hadir,” kisahnya saat ditemui di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (17/9). Itu sebabnya, Anang dan Ashanty mengundur acara dari yang sudah direncanakan. Mereka memilih waktu berbarengan dengan BBJ sehingga acara itu terkesan besar-besaran. “Kan pakai uang sendiri. Kalau korupsi, korupsi apanya? Kalau pakai pendopo bupati, kan Mas Anang juga putra daerah Jember. Jadi, fasilitas itu sah-sah saja,” ujarnya. Ashanty juga curiga ada yang ingin sengaja menjatuhkan nama suaminya karena Anang akan masuk dalam dunia politik. Anang mengaku siap datang ke Kejari Jember jika dipanggil jaksa untuk dimintai keterangan. “Saya siap Vanny Rossyane: Saya Dijebak! Pacar Terpidana Mati Gembong Narkoba Freddy Budiman Ditangkap■ jakarta, surya - Vanny Rossyane, model mantan kekasih terpidana mati gembong narkoba internasional Freddy Budiman, bikin berita lagi. Model majalah dewasa itu ditangkap, Senin (16/9) malam di Hotel Mercure, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Direktur Narkoba Mabes Polri BrigjenArman Depari, mengungkapkan penangkapan Vanny berawal dari informasi masyarakat yang menginfor- masikan ada transaksi narkoba di hotel di Jalan Hayam Wuruk, Senin malam. Informasi itu ditindaklan- juti, kata Arman di Direktorat IV Narkoba Bareskrim, Cawang Jakarta Timur, Selasa (17/9). Tim dari Direktorat IV Narko- ba Bareskrim kemudian menda- tangi lokasi. Polisi bekerja sama dengan room boy yang akan mengantar minuman ke kamar 917 tempat Vanny menginap .Tim menggeledah kamar dan menemukan sabu dan meng- amankan Vanny, ungkapnya. Petugas menyita sabu 0,27 gram di meja serta 0,58 gram di laci meja. Dari hasil tes urine, Vanny positif memakai sabu. Bagaimana reaksi Vanny?Sa- ya merasa dijebak! kata Vanny usai pemeriksaan, Selasa (17/9). Pengacara Vanny, Farhat Ab- bas mengatakan,kliennya masih KAPANLAGI BERMASALAH - Anang dan Ashanty saat prosesi acara ngunduh mantu di Pendopo Pemkab Jember. Sebuah ledakan low explosive terjadi di Pos Polisi Jl Kaligawe, Semarang Dari CCTV, terlihat seorang pria berusia sekitar 20 tahun meletakkan benda yang meledak itu. Polisi memeriksa tiga saksi mata di di lokasi kejadian Polisi masih menyelidiki keterkaitan ledakan ini dengan berbagai jaringan atau kelompok tertentu ■ ■ ■ ■ storyhighlights HALAMAN | RABU, 18 SEPTEMBER 2013 25.000 Pelamar Bakal Berebut CPNS Jatim surabaya, surya - Lowongan kerja yang ditawarkan Pemprov Jatim diserbu hampir 6.000 pelamar. Kepala Badan Kepegawaian Dae- rah (BKD) Jatim Akmal Boedianto mengatakan, sampai Selasa (17/9) pukul 12.09 WIB, pendaftar online lewat http://cpns2013.bkd.jatimprov. go.id/cpnsDaftar.php, mencapai 5.875 orang, 4.500 di antaranya mengincar posisi tenaga teknis dan sisanya ada- lah bidang kesehatan. “Formasi pelamar terbanyak per- tama adalah Kebidanan DIII dengan jumlah 452 orang. Posisi kedua S1 Akuntansi 391 orang, dan ketiga S1 Teknik Informatika 298 orang,” ujarnya, kepada Surya , didampingi Kabid Formasi dan Pengembangan BKD Eka Agus. Akmal memperkirakan hingga terakhir pendaftaran pada 24 Septem- ber, jumlah pelamar online mencapai 25.000 orang. Namun, agar diproses secara administratif, pelamar harus mengirimkan lamaran melalui pos. “Berkas lamaran dikirim ke BKD Jawa Timur Jalan Jemur Handayani 1, Sura- baya,” jelasnya. Ia menambahkan, sampai hari ke- dua pendaftaran CPNS, belum ada satupun pelamar mengirimkan berkas ke BKD. Dalam rekruitmen CPNS 2013 ini, Pemprov Jatim mendapat kuota 585 untuk jalur umum. Dari jumlah itu, 60 persennya (351 formasi) diisi bidang kesehatan dan 40 persen sisa- nya formasi non kesehatan, seperti, analis, manajemen, akuntan, dan hubungan internasional. Selain jalur umum, Pemprov Jatim juga menye- lenggarakan rekruitmen CPNS 2013 melalui jalur honorer K2, dengan kuota 307. Akmal menambahkan, selain Pem- prov Jatim, 10 daerah lain di Jatim juga membuka tes CPNS. Mereka adalah, Surabaya, Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Tuban, Jember, dan Pamekasan. “Provinsi dan Kabupaten/Kota ha- nya panitia. Hasil tes akan dikirimkan ke pusat, karena yang menilai sepe- nuhnya Pemerintah Pusat,” tegasnya. (uji) Tari Harimau Buka Festival Panen KOCHI - Dua penari bersiap dengan tubuh yang sudah dilukis motif kepala harimau untuk membuka Festival Panen Onam di Kochi, India. (chinadaily) Mobil Munir Dibakar Sepulang dari Kades Terpilih situbondo, surya - Mobil Su- zuki APV milik MIftahul Munir, Wakil Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Situbono, dibakar orang tak dikenal, Selasa (17/9) dini hari. “Saya terbangun saat mendengar ada teriakan maling. Tak tahunya, mobil saya yang diparkir di halaman rumah ada yang membakar,” ujar Miftahul Munir. Saat keluar rumah, dirinya sudah melihat beberapa orang berusaha me- madamkan kobaran api di mobilnya. Menurutnya, mobil itu sebenarnya bukan miliknya, melainkan mobil milik orang lain yang dia ambil dari pegadaian. “Mobil itu saya ambil dari gadai Rp 25 juta,” tkatanya. Pembakaran mobil diduga berkait dengan pemilihan kepala desa (pill- kades), karena Miftahul Munir yang menjabat Wakil BPD dituding mendu- kung Sukarwi, calon kades terpilih. “Kasus ini masih dalam penyeli- dikan,” ujar AKP Wahyudi saat di- konfirmasi di kantor Pusat Informasi Mapolres Situbondo. Pembakaran mobil itu terjadi sete- lah Munir pulang dari rumah Sukar- wi, kades terpilih di Desa Curah Ka- lak.“Saya datang jam 21.00 langsung tidur,” kata Munir. Munir mengaku selama ini tak pernah terlibat perselisihan dengan warga atau tetangga. Menurutnya, kedatangannyanya ke rumah kades terpilih, tak lain hanya sebagai warga dan juga wakil BPD untuk memberi- kan ucapan selamat. “Saya pasrah, karena kasusnya sudah ditangani polisi,” pungkasnya. (izi) ANTARA/R Rekotomo LEDAKAN - Petugas memeriksa lokasi ledakan Pos Polisi Jalan Kaligawe Semarang, Jateng, Selasa (17/9). syok. Dia menangis, syok, dan teriak-teriak kalau dia sedang tidak menggunakan narkoba saat ditangkap, ujar Farhat saat dihubungi. Seharusnya, polisi sudah tahu, dia itu pengguna nar- koba. Tapi dia ini kan yang membuka jaringan narkoba di penjara (whistle blower), kok ditahan,” tanya Farhat. Status Vanny telah ditetap- kan tersangka dan ditahan, tegas Arman. Polri menahan Vanny di tahanan di gedung tahanan di Cawang. Tapi di gedung itu juga ada Freddy Budiman yang sudah divonis mati Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar). Sudah hampir 2 bulan ini, Freddy dipinjam polisi dari LP Nusa- kambangan.Iya Freddy masih di sini, kata Arman. Vanny diduga orang yang dicari Freddy. Bukan tanpa alasan, Vanny yang membong- kar fasilitas istimewa Freddy dan pabrik sabu dia di LP Ci- pinang. Vanny mengaku pecandu narkoba. Bahkan dia mengaku bisa nyabu bareng dengan Freddy di Cipinang. Setelah itu Freddy dipindah ke Nusakambangan. Petugas LP sempat menemukan sabu di celana dalam Freddy saat dipe- riksa masuk Nusakambangan. Kemudian diungkap pabrik sabu Freddy di LP Cipinang. Sang bandar itu lalu dibawa ke Jakarta lagi. Amankah Vanny ada di tahanan yang sama dengan Freddy? Kita jamin keaman- annya, jelas Arman Depari. (tribunnrews/dt/vvn) KE HALAMAN 7■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×