Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
INTER-NAS KAMIS, 10 OKTOBER 2013 |
pasti diberhentikan. Tidak ada
ampun,” kata Ade K...
Surya Biz
S
UYOTO, Bupati Bojone-
goro penuh semangat
bercerita tentang renca-
nanya menjadikan daerahnya
sebagai sentra p...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
FINANCE KAMIS, 10 OKTOBER 2013 |
surabaya, surya - Pasar
induk modern agrobis Puspa
...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| KAMIS, 10 OKTOBER 2013
blitar, surya - Ditinggal
salat Magrib oleh penjag...
HALAMAN  | | KAMIS, 10 OKTOBER 2013
Jawa Timur
jember, surya - Sejumlah
perwakilan pedagang Pasar
Kencong mengadu ke gedun...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| KAMIS, 10 OKTOBER 2013
untuk praktik mahasiswa kedok-
teran.
Dekan Fakul...
jakarta, surya - Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK)
mulai menyita harga Ketua
Mahkamah Konstitusi (MK)
nonaktif, Akil Moch...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
Pernah Tinggal Satu Kos
Aldino, mahasiswa asal Timur Leste yang diduga
sebagai pelak...
Malang Life
BI Pusat Respons Konflik Graha Dewata
Dirwas Minta Data Transaksi BRI Kawi
Polisi Harus Usut Dugaan Gratifikasi
...
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Epaper surya 10 oktober 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Epaper surya 10 oktober 2013

5,311 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Epaper surya 10 oktober 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Sulitnya mendapatkan kadaver diakui oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Widya Mandala (UWM) Prof dr WF Ma- ramis. "Betul, kadaver memang langka. Semakin susah kami men- dapatkannya. Karena setiap orang wajib memiliki KTP, semakin sedikit jumlah mayat tanpa identitas,” tutur Maramis, Selasa (8/10). Meski demikian, Maramis memastikan kebutuhan kadaver di UWM tercukupi hingga dua tahun mendatang. “Di tempat kami, mahasiswa tidak perlu antre untuk praktikum anatomi," katanya. "Tapi, kami tetap harus berhemat. Kalau tidak, hati-hati, kadaver bisa rusak”. Maksud berhemat adalah kadaver dita- ngani seseorang yang ahli, sehingga bisa digunakan 4-5 kali praktikum. “Kami punya mesin seharga Rp 200 juta yang bisa men- dinginkan mayat hingga suhu minus 20 derajat. Kalau me- makai mesin ini, kami bisa menyimpan kadaver segar tanpa formalin,” ujarnya. FK Universitas Brawijaya juga menerapkan aturan sama dengan UWM, yakni mahasiswa dilarang membe- dah sendiri agar kadaver tidak rusak dan bisa diguna- kan praktik selama beberapa kali. Pembedahan dilakukan dosen praktikum agar mahasiswa tidak sembarangan memotong kadaver. “Yang dilakukan maha- siswa hanya identifikasi dan mencocokkannya di atlas anatomi atau check list yang dijadikan bahan praktik,” jelas Dekan FK UB Dr dr Karyono Mintaroem SpPA. Karyono menyatakan, dengan metode belajar baru ini, yakni me- ngurangi diseksi dan lebih banyak indentifikasi, maka umur kada- ver bisa diperpanjang empat hingga lima tahun. Meski menghemat, Karyono memastikan stok kadaver untuk mahasiswa UB cukup. Karena, selain mendapatkan dari RSSA, ada juga donor organ untuk praktik mahasiswa. Ia mengapresiasi dua calon pendonor yang bersedia memberikan tubuhnya M embedah mayat harus ditem- puh setiap mahasiswa kedok- teran semester II. Mayat yang dibedah kebanyakan tanpa identitas. Meski berhadapan dengan jasad yang tidak bergerak, para calon dokter masih harus tetap waswas. Mereka biasanya melakukan ritual khusus untuk menenangkan diri, sebelum mengutak-atik kadaver. Mereka merasa harus lebih ‘mengenal’ sosok mayat itu agar prroses kuliah bedah anatomi berjalan lancar. Lukman Hakim Andira, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unair, mengaku canggung tatkala harus menyentuh mayat pada awal kuliah bedah anatomi. Ia merasa canggung, apalagi, suasana ruang bedah di kampusnya terkenal menyeramkan. “Masuk ruangan laboratorium itu terasa bagaimana gitu. Memang ada hal lain yang kami rasakan. Aroma Untuk Praktik Mahasiswa Kedokteran Kadaver dari Kamar Mayat Terbatas ■ ■ Surabaya, surya - Jumlah mahasis- wa kedokteran di Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Malang, dari tahun ke ta- hun semakin banyak. Namun, beberapa universitas masih juga membuka fakultas kedokteran (FK) baru, meski hal itu belum diimbangi sarana perkuliahan yang me- madai. Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Universitas Brawijaya (UB) Malang boleh dikatakan sebagai kampus paling siap menyelenggarakan perkuliahan ke- dokteran. Dua kampus negeri itu saat ini sudah memiliki rumah sakit pendidikan untuk melengkapi sarana pembelajaran. KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ SURYA/SUGIHARTO Pencetak DOKTER - Sudut Kampus FK Unair Surabaya tempat para maha- siswa calon dokter menempuh pendidikan dokter umum. Awal perkuliahan di Fakultas Kedokteran biasanya penuh horor. Banyak hal baru yang harus dilakukan seorang calon dokter, termasuk membedah mayat. Tidak sedikit mahasis- wa yang gemetar saat harus bersentuhan langsung dengan mayat beku atau kadaver. Mereka yang Bergelut dengan Mayat 'Nuwun Sewu' ke Mayat sebelum Membedahnya KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Evan Dimas Darmono Tarif Tol Surabaya- Porong Naik 12 Persen surabaya, surya - PT Jasa MargaCabangSurabaya-Gempol akhirnya menetapkan kenaikan tarif tol untuk ruas Surabaya- Gempol (sekarang sebatas Sura- baya-Porong) sebesar 12 persen. Tarif baru itu akan berlaku mulai Kamis, 11 Oktober 2013 jam 00.00 WIB. Kenaikan tarif tol ini dipas- tikan juga mendongkrak pen- dapatan Jasa Marga Cabang KE HALAMAN 7■ Petai Bagus untuk Suara Rossa S ulit mencari kejutan untuk Rossa yang tengah berulang tahun. Setiap tahun kejutan yang diterima mirip. Tengah malam dikeroyok, mendapat kue dari fans, dan mencatat siapa yang kali pertama memberikan ucapan selamat ulang tahun. Usia 35 tahun menjadi usia matang bagi Rossa. Tak ada pesta atau acara khusus. “Aku tidak suka pesta. Aku berdoa agar menjadi orang yang lebih baik lagi,” kata ibu satu anak itu saat ditemui di kawas- an Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/10). Selain berdoa, Rossa berniat berpuasa. Namun, ia ragu setelah melihat jadwal kerjanya. Dari pagi sampai sore, ia harus menyanyi di sejumlah acara. “Kuat enggak, ya?” katanya. Kemarin, sepanjang hari adalah pesta bagi Rossa. Semua orang ingin memberi kejutan. Yang membuat Rossa tertawa keras adalah kartu ucapan dari Sahrul Gunawan, mantan kekasihnya. Kartu itu langsung dibacanya. “Sri, selamat ultah. Sukses dunia akhirat. Dari masmu, Alul. Indra Sjafri Simpan Evan Dimas jakarta, surya - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, kemungkinan mela- kukan rotasi pemain saat mela- wan Filipina U-19 pada laga ke- dua babak Kualifikasi Piala Asia U-19 Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10) malam ini. Sang kapten, Evan Dimas, termasuk pemain yang terkena kebijakan rotasi. "Berdasarkan hasil evaluasi tim yang jelas kita akan melakukan beberapa rotasi. Kami meng- antisipasi, karena terdapat tiga pemain yang mendapatkan kartu kuning," kata Indra di Hotel Sul- tan, Jakarta, Rabu (9/10). Tiga pemain mendapatkan kartu kuning di laga perdana saat melawan Laos, Selasa (8/10). Mereka yaitu Evan Di- mas, Zulfiandi, dan Angga Feb- ryanto Putra. Ketiga pemain itu kemungkin- an akan diistirahatkan di pertan- dingan melawan Filipina. Sebab setelah menghadapi Filipina, Indonesia bertemu Korea Selatan di pertandingan terakhir yang merupakan laga menentukan. Secara kesuluruhan para pemain Timnas Indonesia U-19 dalam kondisi sehat. Hanya satu KE HALAMAN 7■ THE BEST OF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Mayat Mr X Semakin Langka � Sumber kadaver berasal dari mayat tanpa identitas dan mayat donor. � Jumlah mahasiswa kedokteran angkatan baru di Jawa Timur terus bertambah. � Stok mayat untuk praktik (kadaver) semakin langka. � Rasio mahasiswa dengan jumlah kadaver tidak ideal. � Keterbatasan kadaver memaksa mahasiswa hanya bisa melihat proses pembedahan/ otopsi. � Mahasiswa tidak bisa praktik bedah secara langsung. SUSAHNYA MENDAPAT KADAVER SUSAHNYA MENDAPAT KADAVER grafis: surya/rendra grafis: surya/rendra SISTEM TERTUTUP (WARU-PORONG) Asal Tujuan Besarnya Tarif Tol Lama Baru Lama Baru Gol. I Gol. II Waru Sidoarjo 2.500 3.000 3.500 4.000 Porong 3.500 4.000 4.500 5.000 Sidoarjo Waru 2.500 3.000 3.500 4.000 Porong 2.500 3.000 3.500 4.000 Porong Sidoarjo 2.500 3.000 3.500 4.000 Waru 3.500 4.000 4.500 5.000 SISTEM TERBUKA (WARU-DUPAK) Dupak-Waru 2.500 3.000 3.500 4.000 KEPUTUSAN MENTERI PEKERJAAN UMUM Berlaku mulai 11 Oktober 2013 (pukul 00.00 WIB) KE HALAMAN 7■ Kampus Kedokteran Berebut Kadaver KE HALAMAN 7■ KAMIS, 10 OKTOBER 2013 NO. 330 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 INDONESIA VS FILIPINA LIVE RCTI KAMIS (10/10), 20.30 WIB pemain mengalami gangguan kesehatan, yakni bek tengah Muhammad Sahrul Kurniawan. "Dokter akan melihat kondisi Sahrul. Saya lagi menghitung hitung apakah dimainkan atau diganti. Saya melihat perkem- bangan yang ada," katanya. Sahrul terpaksa diganti di babak kedua saat melawan Laos akibat cedera kaki. Posisinya kemudian diisi Putu Gede Juni Antara, yang biasanya bermain sebagai bek kanan. Terkait kekuatan Filipina, Indra mengakusudahmengetahuigaya bermain calon lawannya itu. Berdasarkaninformasididapat- kan dari tim High Performance Unit (HPU), skuat asuhan Pela- tih Marlon Manos Maro itu memainkan sepakbola bertahan. Stra- tegi itu dite- rapkan saat Filipina U-19 m e l a w a n Korea Selatan di partai pertama. "Mereka bermain sepakbola negatif. Dia menerapkan com- pact defense di laga melawan Korea Selatan. Menumpuk 10 orang di lini belakang, ini me- nyulitkan lawan," jelas Indra. Mengantisipasi permainan Filipina, Indra sudah memper- siapkan strategi dan formasi menyerang saat latihan sore di Lapangan C, komplek SUGBK, Rabu (9/10) sore. "Saya mempersiapkan strategi membongkar permainan lawan. Saya akan cari pemain yang ber- tipikal menyerang. Kalau Filipi- na tak mau keluar, kami siapkan permainan build up, main satu lawan satu dan bermain di ke- dua sayap," katanya. Pelatih 50 tahun kelahiran Sumatera Barat itu mengaku, mewaspadai pemain Filipina Ikuti ulasan topik ini di pk 12.00 WIB link radio online: 202.148.14.92:8000 Calon dokter tak membedah mayat. Apa cukup? Bebagilah di www.facebook.com/ suryaonline tribunjakarta.com/jeprima Cadangan: Pelatih: Villanueva, Cerbolles, Maasin, Alvarez, Kanayama Marcos Mano Maro GRAFIS: BAYU Stadion: Gelora Bung Karno, Jakarta Ravi MMahdi Fahri Putu Gede Hansamu Hargianto Zulfiandi Paulo Dinan Muchlis Hadi Ilham Udin Ronilo Jr Manuel Ramos Calvo Ruiz Benedicto Jay R Bautista Clarino Gadia Crestal Cadangan: Meragukan: Pelatih: 12 Ruli, 3 Febly, 14 Dimas, 23 Dio Permana, 6-Evan Dimas, 7 Dimas, 15-Maldini Sharul Kurniawan Indra Sjafri join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com INTER-NAS KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | pasti diberhentikan. Tidak ada ampun,” kata Ade Komarudin di kantor DPR RI, Jakarta, Rabu (9/10). Meski demikian, Ade menga- takan pihaknya akan memberi bantuan hukum bila Chairun Nisa memintanya. “Ranah hukum silakan dipro- ses KPK, tapi kami akan mencari jalan keluar untuk mengatasi se- cara politik. (Pemecatan) tinggal menunggu waktu,” pungkasnya. Hambit Dipertahankan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani menegaskan partainya belum memecat ka- dernya, Hambit Bintih terkait kasus dugaan suap yang meli- batkan Ketua MK, Akil Moch- tar. Ia menyebut PDIP masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam kasus yang melibatkan kadernya itu. “Belum (dipecat), kan pra- duga tak bersalah,” ujar Puan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Rabu (9/10). Ia juga menyatakan pihak partai siap melakukan pendam- pingan hukum kepada Hambit jika memang yang bersangkut- an meminta pendampingan. “Kalau diminta tentu kami siap tapi kalau kemudian yang ber- sangkutan tidak menginginkan advokasi dari partai karena me- miliki tim hukum sendiri silah- kan berproses,” tuturnya. Sebelumnya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri juga mengung- kapkan hal serupa dimana PDIP masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi kasus yang melilit Hambit. (tribunnews) BEIJING, surya - Gara-gara menggelar pesta pernikahan yang sangat mewah, seorang pegawai negeri sipi (PNS) Cina dipecat. Selain dipecat, Ma Linxi- ang, yang menjabat sebagai wakil lurah di Desa Qinghueying ini, juga dilidik kepolisian setempat. Pemecatan tersebut merupakan langkah memberantas perbuatan tidak patut dan korupsi. Kantor berita Cina, Xinhua mengatakan, pesta pernikahan anaknya itu digelar di China National Convention Centre. Tempat ini merupakan salah satu tempat penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008. Pernikahan itu diduga meng- habiskan biaya 1,6 juta Yuan atau sekitar Rp 3 miliar. Selain untuk biaya menjamu tamu, pesta yang berlangsung selama dua hari itu, juga menghadirkan para artis terkenal. Ma mengatakan, bahwa per- nikahan itu diselenggarakan bersama oleh kedua belah pihak keluarga dan dia tidak dapat menghentikan keluarga mem- pelai perempuan yang berfoya- foya memilih tempat pernikahan serta menyewa hiburan terma- suk dua pesohor tenar untuk pesta pernikahan mewah itu. Ma bersikeras mengatakan bahwa ia memahami kampanye anti-korupsi Xi. Menurut Ma, keluarga pengantin perempuan yang mengeluarkan dana untuk pesta mewah tersebut. “Saya ini aparat desa, saya tahu betul aturan partai dan apa yang tidak boleh saya lakukan, tetapi keluarga mempelai pe- rempuan mendesak dan saya tidak bisa menghentikan mere- ka,” katanya. JAKARTA, surya - Kandi- dat Kapolri Komjen Sutarman berjanji akan menindak tegas anggota polisi yang terlibat dalam Pemilu 2014. Ia memas- tikan Polri bersikap netral dari kepentingan partai atau kelom- pok apa pun. “Netral, tidak boleh ikut apa pun. Apabila ada anggota yang ikut-ikutan di dalam pemilu, itu adalah pelanggaran etika, pelanggaran pidana dan seba- gainya. Tentu harus dilakukan tindakan secara hukum,” ujar Sutarman usai menerima kun- jungan Komisi III DPR RI di kediamannya, Jalan Kurcica X Nomor 11, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (9/10). Calon tunggal Kapolri itu menyatakan, proses pemilu ha- rus diamankan dengan bekerja sama dengan unsur lain seperti Linmas. “Kerja sama perlu un- tuk menyiapkan pengamanan dan sekaligus kita menjamin Polri harus netral dalam pelak- sanaan pemilu,” kata mantan Kapolwiltabes Surabaya yang kini menjabat Kabareskrim ini. Persoalan pemilu 2014 men- jadi sorotan utama anggota DPR menjelang uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri. Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari menilai sosok Kapolri yang terpilih nantinya harus menjaga netralitas. Eva menuturkan partainya sempat mempunyai fobia da- lam Pemilu 2009 lalu di mana Kapolri dianggap membela partai penguasa. “Kalau PDIP inginnya yang netral, karena kami fobia dulu di Pemilu 2009. Polri lebih condong ke Demo- krat,” ujar Eva. Sebanyak 16 anggota Komisi III DPR mendatangi kediaman calon Kapolri Komjen Sutar- man untuk melihat lebih dekat kehidupan sehari-harinya. Ini dilakukan sebelum melakukan fit and proper test terhadap Su- tarman pada 17 Oktober 2013. “Dalam rapat pleno Selasa kemarin, sebelum melakukan fit and proper test, kami kun- jungi dulu rumah sang calon, untuk menanyakan kepada te- tangganya tentang kehidupan sosial dan keluarganya sehari- hari,” ujar Bambang Soesatyo. (kompas.com/tribunnews) Ical: CN Korupsi Bela Calon PDIP JAKARTA, surya - Ketua UmumPartaiGolkarAburizalBa- krie (Ical) menyatakan, partainya tidak pernah menugaskan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Chairun Nisa mengurus sengketa pemilihan kepala daerah (pilka- da) hingga yang bersangkutan di- tetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Ical menyatakan, Chairun Nisa justru membela partai lain dalam kasus tersebut. “(Kasus) itu kan masalah pribadi. CN itu kan bela partai lain, yaitu satu Ketua PDIP yang jadi bupati (Bupati Gunung Mas yang juga kader PDIP Hambit Bintih). Jadi, artinya itu bukan penugasan partai,” ujar Ical sebelum me- nemui anggota MPR di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (9/10). Meski menyebut persoalan yang menjerat Chairun Nisa seba- gai kasus pribadi, Ical tidak sepa- kat jika disebutkan bahwa partai yang dipimpinnya dimanfaatkan oleh Chairun Nisa. “Tidak ada penukangan, jadi jangan diang- gap begitu (Golkar dimanfaatkan Chairun Nisa),” ujarnya. Dikatakannya, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Nisa masih menjabat sebagai anggota DPR. Meski demikian, lanjut Ical, partainya akan meng- evaluasi jabatan Chairun Nisa di Partai Golkar. “Masih jadi anggota DPR, tapi untuk DPP, kami sedang bicara- kan. Masalahnya, sekarang dia (Chairun Nisa) terjerat korupsi bukan karena Partai (Golkar), tapi membelapartailain.Ituyangakan kami bicarakan,” imbuhnya. Lebih jauh, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin menyatakan, sanksi pemecatan untuk Chairun Nisa, anggota Fraksi Partai Golkar yang kini duduk sebagai anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, tinggal menunggu waktu. Me- nurutnya, sanksi tegas itu telah menjadi aturan baku untuk se- mua anggota yang tersandung masalah hukum. “Kalautersangka,apalagiOTT (operasi tangkap tangan), sudah ANTARA/MUHAMMAD IQBAL CALON KAPOLRI - Kabareskrim yang juga calon tunggal Kapolri Komjen Pol Sutarman bersama istri dan anak-anaknya berbincang dengan sejumlah anggota Komisi III saat mengunjungi kediamannya di Bintaro Sektor IX, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (9/10). Gelar Pesta Pernikahan Mewah Pejabat Daerah Dipecat Sutarman Jamin Polisi Netral PDIP Belum Pecat Hambit■ Aburizal Bakrie mengaku tidak pernah menugaskan Chairun Nisa mengurus sengketa pilkada. Partai Golkar akan evaluasi jabatan Chairun Nisa. Puan Maharani mengaku belum memecat ambit Bintih dan akan memberikan pendampingan hukum. ■ ■ ■ storyhighlights Ia menggambarkan keluarga mempelai perempuan sebagai pengusaha kaya dari wilayah timur, Provinsi Jiangsu. Lembaga pemantau anti- korupsi cabang Partai Komunis yang berkuasa memecat Ma kare- na dianggap sebagai pemborosan dan melanggar disiplin, serta menambahkan tidak ditemukan adanya penyalahgunaan dana masyarakat (tribunnews/ant) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz S UYOTO, Bupati Bojone- goro penuh semangat bercerita tentang renca- nanya menjadikan daerahnya sebagai sentra produsen jambu merah internasional. Cerita itu disampaikan saat berkunjung ke Surabaya, awal pekan ini, setelah menerima penghargaan Sustainable Development Initiative Award dari forum APEC 2013 di Nusa Dua, Bali. Saya ingin menjadikan Bojo- negoro sebagai produsen jambu merah internasional. Selama ini pasar jambu merah masih dikuasai Brazil, Afrika Selatan, dan India, kata Suyoto. Tetapi, dia tak mau terlalu muluk-muluk membayangkan Bojonegoro menjadi sentra penghasil jambu kelas dunia. Tahap awal, yang dilakukan dalam jangka pendek adalah membidik pasar Asia Tenggara.  Untuk merengkuh impian itu, masyarakat Bojonegoro akan sepenuhnya dilibatkan. Pemkab akan membagikan 500.000 bibit jambu merah yang ditanam di sejumlah tempat, termasuk pekarangan warga yang tertarik menanam jambu. Dengan demikian, warga yang mendapat bagian bisa menanam bibit-bibit itu di pekarangan rumah dan menjual buahnya setelah dipanen. Tentu saja, untuk dukungan pema- saran, pemkab juga berupaya mengadakannya.  Topografi Bojonegoro sangat memungkinkan untuk budida- ya jambu merah, tambahnya. Ihwal munculnya keinginan Suyoto itu, berawal ketika dia bertemu seorang warganya yang sukses menekuni usaha budidaya jambu merah. Dari usahanya membudidayakan buah yang dapat tumbuh di semua jenis tanah ini, warga tersebut bisa mengecap keuntungan dan hasil panen maksimal.    Suyoto bilang, hasil budidaya salah satu warganya itu sangat baik. Saya sering ke luar daerah dan membawa jambu hasil war- ga itu. Di hotel ketika memakan- nya, saya bilang ini jambu terbaik di seluruh dunia. Jambu terbaik di Bojonegoro, urainya.  Dari hal itulah, muncul mimpi menjadikan Bojonegoro sebagai sentra penghasil jambu merah. Tak hanya untuk memenuhi konsumsi nasional, ia juga berharap bisa menjangkau pasar luar negeri. Apalagi, peluang ekspor untuk komoditas tersebut telah terbuka sangat lebar.  Jambu merah bukan satu-satunya komoditas sektor pangan yang diandalkan. Pasalnya, peningkatan pro- duksi beras untuk menjadikan kabupaten tersebut sebagai lumbung pangan nasional juga terus dikebut hingga setahun mendatang. Bojonegoro bermimipi. Di manapun ada supermarket, di situ ada produk pangan Bojo- negoro. Kami akan melakukan sejumlah upaya, seperti me- ningkatkan kualitas benih, pola tanam, sumber daya manusia, pembiayaan, dan penyiapan industri, serta pemasaran. pung- kasnya. (eben haezer panca)  Target Pemasangan RFID Bakal Molor SURABAYA, SURYA - Pemerin- tah memberikan tenggat waktu hingga akhir 2013 kepada PT Industri Telekomunikasi Indo- nesia (Inti) untuk menyelesaikan pemasangan perangkat RFID (Radio-Frequency Identification) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan kendara- an bermotor di Pulau Jawa. Namun ada sedikit pesimisme bahwa target tersebut akan dica- pai oleh PT Inti, sebagai peme- nang tender pengadaan RFID.  Hal ini disebutkan Manager External Communication PT Pertamina (Persero), Jekson Simanjuntak, di sela-sela ajang Pertamina Goes To Campus 2013 yang digelar di kampus ITS, Rabu, (9/10). Menurutnya, PT Inti masih ber- upaya mendatangkan perangkat RFID dan belum melangkah ke rencana pemasangan perangkat.  Terakhir mereka (PT Inti) masih dalam tahap pengadaan barang. Mereka kesulitan karena merek, model, dan spesifikasi pompa BBM yang berbeda-beda, sehingga RFID-nya juga harus berbeda, kata Jekson.  Melihat perkembangan yang ada, Jekson mengaku, belum yakin PT Inti akan sanggup me- nyelesaikan pemasangan RFID pada SPBU-SPBU di Jawa sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.  Saya kok kurang yakin. Tetapi siapa tahu juga dia (PT Inti) bisa ngebut, tambahnya.  Seperti diketahui, pemasangan perangkat RFID di pompa-pompa SPBU dan kendaraan bermo- tor merupakan langkah untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi. Selain itu, pemerintah juga berencana mengeluarkan kebijakan penggunaan smart card, yakni kartu yang didesain khusus untuk transaksi BBM bersubsidi.   Pengamat migas dari Indone- sia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara berpendapat, pemasangan RFID tampaknya tidak akan terlalu berhasil, apa- lagi biaya yang dibutuhkan juga terlalu mahal.  Semestinya, penggunaan RFID untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi bisa diganti de- ngan penggunaan e-KTP. Tapi sayang, proyek e-KTP juga man- deg (berhenti), kata Marwan.   Sedang penerapan penggu- naan smart card, Marwan bilang bahwa hal itu hanya sebagai solu- si jangka pendek. Yang dibutuh- kan sebenarnya adalah kebijakan dan aturan yang tegas, sehingga orang-orang yang harusnya tak disubsidi, tak bisa membeli BBM bersubsidi.   Harus ada aturan dan kebijak- an yang tegas, juga ada sanksinya, sehingga subsidi BBM tepat sasar- an. Transportasi publik juga harus dibenahi, pungkasnya. (ben) Kabupaten Bojonegoro pernah dikenal sebagai provinsi de- ngan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Pada periode 2007 hingga 2008, tingkat kemiskinan di sana tembus 28 persen. Meski sudah menyusut jadi 17,5 persen, bupati Bojonegoro belum merasa puas. Untuk mendongkrak kesejahteraan, jambu merah salah satu alatnya. Bojonegoro Ingin Jadi Sentra Jambu Merah Internasional Sebar 500.000 Bibit untuk Ditanam di Pekarangan Warga Warta kota/alex suban Input Data - Petugas menginput data kendaraan ke alat Radio Frequency Identification (RFID) Tag yang akan dipasang pada mobil pribadi, di SPBU Tanah Abang, Jakarta Pusat, baru-baru ini. RFID Tag yang dipasang pada mulut tangki bensin ini akan dipindai oleh RFID Reader yang terpasang di kran bensin SPBU untuk program pembatasan BBM Bersubsidi. surya/Eben Haezer Bupati Suyoto Tipe Pompa BBM Berbeda-beda■ Pertamina pesimistis pemasangan perangkat RFID memenuhi tenggat waktu PT Inti gagal memenuhi target penuntasan di wilayah Jakarta, Kaltim dan Kalbar, karena kesulitan dana PT Inti juga menghadapi masalah tipe pompa bahan bakar yang berbeda- beda, sehingga butuh spesifikasi RFID yang berbeda pula Pengendalian konsumsi BBM subsidi diprediksi bakal 'gagal'. ■ ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | KAMIS, 10 OKTOBER 2013 Minta Pengampunan Pajak Kalangan pengusaha meminta pemerintah, membuat aturan pengam- punan pajak seperti tahun 1984 dulu. Hal itu bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak negara. Maksudnya, pemerintah melalui Ditjen Pajak akan menghapus semua pajak dan denda selama sekian tahun terakhir. Dengan kondisi itu, negara tidak mengalami kerugian, meski potensi pajak sebelumnya dihapus. Sebab negara memiliki potensi penerimaan pajak di tahun berikutnya. Prijohandojo Kristanto Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang PajaK
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | surabaya, surya - Pasar induk modern agrobis Puspa Agro kini menjadi sentra komo- ditas kelapa. Setiap hari terjadi ribuan transaksi kelapa antara pemasok dari beberapa daerah dan pedagang di wilayah Sura- baya dan Sidoarjo. “Kelapa dari mana-mana ma- suk ke sini, baik dari pemasok di Jatim sendiri maupun pemasok dari luar pulau,” ujar Direktur Utama PT Puspa Agro, Abdullah Muchibuddin, Rabu (9/10). Dalam sebulan, rata-rata ke- lapa yang masuk Puspa Agro mencapai 60 kontainer hingga 70 kontainer ukuran 40 feet. Per kontainer berisi sekitar 10.000 butir kelapa. Jika dihitung da- lam satuan, dalam sebulan kela- pa yang masuk ke Puspa Agro mencapai 600.000 butir hingga 700.000 butir. Kelapa banyak dipasok dari sentra kelapa di wilayah Jatim seperti Banyuwangi, Lumajang, Jember, dan Trenggalek. Dari luar Jatim,  datang dari Pangan- daran, Jateng, dan daerah sentra penghasil kelapa di Sulawesi, seperti Luwuk, Toli-toli, Palu, dan Gorontalo serta kelapa dari Maluku Utara dan Flores. Muchibuddin menyebutkan, dari Puspa Agro kelapa didistri- busikan ke pasar-pasar sekitar dan beberapa daerah di Jatim dan Jateng. Di antaranya, pasar Bendul Merisi, Mangga Dua, Gebang (Keputih), Sepanjang, Krian, Larangan (Sidoarjo). Di luar Surabaya dan Sido- arjo, mengalir ke pasar Gresik, Menganti, Babat (Lamongan), Tuban, Bojonegoro, Mojosari, Pare (Kediri), Kertosono. Bah- kan, dari Puspa Agro kelapa juga terdistribusi ke Jatirogo (Cepu), Solo, dan Yogya. Kahumas Puspa Agro, Suhar- toko menambahkan, para peda- gang dan penyalur bisa dengan mudah mendapatkan kelapa sesuai kebutuhan dan harga. “Kalau dihitung, harga kela- pa per biji di kisaran Rp 1.300 hingga Rp 1.500, tapi pembelian di sini sifatnya grosir, pedagang minimal membeli untuk satu pikap sekaligus,” ujarnya. Salah satu pedagang besar kelapa di Puspa Agro, H Tho- yibi mengatakan, keberadaan Puspa Agro sebagai sentra kelapa sangat menguntungkan. Area yang luas untuk parkir dan bongkar muat barang dan tersedianya tempat pembuang- an sabut kelapa yang memadai turut memudahkan pedagang dan pembeli. (rey) BPJS Tidak Optimal jakarta, surya - Opera- sional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang di- jadwalkan mulai 1 Januari 2014 terancam molor. Kalaupun di- paksakan akan kurang optimal karena masih banyak regulasi pendukung operasi BPJS yang belum siap. Setidaknya, 15 peraturan pen- dukung BPJS yang belum keluar. Padahal, mayoritas harus selesai akhir tahun 2013. Sebenarnya, kami sudah siap menjadi BPJS Kesehatan, kata Irfan Humaidi, Manajer Pemasaran PT Askes seperti dikutip kontan, Rabu (8/10). PT Askes sendiri mencatat ada 13 aturan, baik Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Pre- siden (Perpres), dan Peraturan Menteri (Permen), yang masih macet. Salah satunya, mengenai porsi iuran pekerja. Memang ada Perpres No 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan yang menetapkan iuran peserta BPJS sebesar lima persen dari gaji. Masalahnya, belum jelas berapa porsi yang harus ditanggung pengusaha dan kewajiban pekerja. Direktur Utama PT Jamsostek, Elvyn G Masassya mengaku sudah membantu pemerintah mempercepat penerbitan regu- lasi pendukung BPJS dengan merancang dan menyerahkan sekitar 13 draf regulasi. Tapi, tidak jelas kelanjutannya. Untuk menjadi BPJS Kete- nagakerjaan, Jamsostek butuh regulasi pengelolaan dana ja- minan sosial supaya peserta bisa mendapatkan manfaat optimal dari kepesertaan mereka. Melihatlandasanhukumyang belum jelas ini, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo menilai pemerintah belum siap menerapkan BPJS. Ia khawatir jangkauan peserta BPJS seba- nyak 86,4 juta jiwa akan mem- bebani anggaran negara. Kalau tidak bisa berjalan bertahap, preminya akan minim sehingga pelayanan justru tak optimal, tandasnya. Namun, semua kekhawatiran itu ditepis Direktur Pengupahan dan Jaminan Sosial Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Wahyu Widodo yang menegas- kan, hanya enam dari sejumlah regulasi yang wajib ada sebelum BPJS beroperasi. Keenam ran- cangan itu segera disahkan. Siap Dialihkan Menko Kesra, Agung Lakso- no mengatakan, layanan kese- hatan Badan Usaha Milik Nega- ra (BUMN) beserta keluarganya siap dialihkan ke BPJS Kesehat- an. Peralihan tidak hanya soal kepesertaan, tetapi juga peman- faatan fasilitas rumah sakit dan poliklinik milik BUMN.  Meski ada peralihan pertang- gungjawaban, karyawan BUMN dan keluarganya tetap bisa men- dapatkan layanan pengobatan untuk semua jenis penyakit, termasuk lima jenis penyakit berbiaya mahal, yakni jantung, diabetes, gagal ginjal, stroke hingga kanker. Hanya sedikit berbeda, yaitu dilakukansistemberjenjangatau rujukan mulai dari puskesmas atau dokter keluarga hingga rumah sakit, tambah Agung Laksono. Bergabungnya BUMN ke BPJS Kesehatan menambah panjang daftar lembaga yang sudah mendaftar, yaitu para pegawai yang tergabung dalam Jamsostek. Saat ini, ada sekitar 100 BUMN.   Sedangkan, kepesertaan su- dah sekitar 120 juta, yakni pen- duduk kurang mampu 86,4 juta jiwa, yang preminya ditanggung pemerintah, peserta eks Jamsos- tek delapan juta, peserta pega- wai negeri sipil (PNS) 16,4 juta dan anggota TNI/Polri beserta keluarganya sebanyak tiga juta. (ant/hri) surya/sugiharto pemasaran - Perajin tas rajut dari Gresik saat pameran produk unggulan di Tunjungan Plasa III, beberapa waktu lalu. Forum APEC 2013 salah satunya akan membantu pemasaran produk UMKM seperti ini lewat teknologi informasi. ist bongkar muat - Sentra komoditas kelapa di Puspa Agro bisa ditemui di zona gedung buah. Dalam Sebulan Tampung 60 Kontainer Kelapa Ada 15 Aturan Pendukung Belum Siap■ Pembayaran online lewat BNI, BRI dan Mandiri. Ketiga bank itu memiliki fasilitas virtual account, cash polling, penerimaan iuran, dan pengumpulan iuran. Selain kerja sama pembayaran melalui channel perbankan, sedang dibidik pengumpulan iuran melalui sistem Payment Point Online Banking (PPOB). ■ ■ bayar bpjs HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 8/10 9/10 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.324.50 1.317.74 Rp 493.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,888.00 1,869.12 HKD 1,495.78 1,480.73 SGD 9,277.66 9,178.99 THB 369.48 365.32 KURSVALAS sumber: bank indonesia Rheza karyanto g edung bertingkat atau pesawat pasti punya pintu darurat. Sama dengan kehidupan, orang juga harus memiliki pintu darurat untuk menghadapi kondisi ter- buruk. Pintu darurat itu bernama dana darurat, tutur Rheza Karyanto, Assistant Vice President Head of Investment, Ban- cassurance and Treasury Product Commonwealth Bank Indo- nesia kepada Surya. Dana darurat itu dapat berfungsi ketika terjadi musibah seperti PHK, anggota keluarga sakit, rumah rusak, dan seba- gainya. Ketersediaan itu membuat orang tidak perlu berutang atau menjual aset pribadi. Tapi berapa jumlah dana darurat yang harus disediakan? Menurut Rheza, idealnya, bagi yang lajang adalah tiga kali dari biaya hidup bulanan. Untuk pasangan suami istri, setidak- nya enam kali biaya hidup bulanan, karena memang risikonya lebih besar. Sepertinya berat? Saya kira tidak, Anda bisa mengumpulkan uang untuk dana darurat sedikit demi sedikit, atau jika ingin lebih cepat, ya, gunakan dana THR atau bonus. Pastikan menyimpan di simpanan dengan likuiditas tinggi seperti tabungan atau depo- sito, papar Rheza. (hri) Siapkan Dana Darurat I I I I I 3 I I I I I 4 I I I I I 7 I I I I I 8 I I I I I 9 I I I I I 3 I I I I I 4 I I I I I 7 I I I I I 8 I I I I I 9 sumber: bloomberg I I I I I 3 I I I I I 4 I I I I I 7 I I I I I 8 I I I I I 9 IHSG Jakarta 4.600 4.500 4.400 4.300 Minyak/Dolar AS 120,00 110.00 100.00 90.00 Rupiah/Dolar AS 11.700 11.500 11.300 11.100 4.432,51 103,49 11.2524.457,44 103,54 11.213 JAKARta, surya - Kesepa- katan paling konkret selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasifik Economic Cooperation (APEC), yaitu pembentukan pusat inkubasi usaha mikro, kecil dan mene- ngah (UMKM). Ketua Komisi VI DPR, Air- langga Hartarto mengatakan, ide pembentukan pusat inku- basi UMKM ini berdampak luas bagi masyarakat di ma- sing-masing negara anggota. Saat ini, sektor UMKM menyerap 101,72 juta tenaga kerja atau 97,3 persen dari total tenaga kerja Indonesia. UKM juga menyumbang 57,12 persen dari produk domestik bruto (PDB) yang mencapai Rp 8.200 triliun, katanya, Rabu (9/10). Di sisi lain, pembentukan itu mendorong ekonomi dalam skala luas di seluruh negara anggota APEC. Faktanya, eko- nomi mikro adalah penggerak ekonomi Indonesia. Data Ke- menterian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah per Juni 2013, sekarang ada 55,2 juta UMKM atau 99,98 persen dari total unit usaha di Indonesia. Anggota APEC Business Ad- visory Council (ABAC), Erwin Aksa menyebutkan, pusat in- kubasi UMKM menggunakan teknologi inovasi yang mem- berikan kemudahan pemasa- ran dan pembiayaan, karena menerapkan sistem all in one e-commerce. Pusat inkubasi atau acce- lerate center ini akan ada di 21 negara APEC. ABAC juga merekomendasikan munculnya kebijakan yang bisa memberi ja- minan kepada pelaku UMKM, khususnya jaminan Kredit Usa- ha Rakyat (KUR) dan diversifi- kasi pembiayaan, terang Erwin Aksa. ABAC merupakan suara resmi dari kalangan pebisnis APEC. Forum ini melibatkan para pemimpin bisnis dari 21 anggota APEC yang dipilih oleh kepala pemerintah ma- sing-masing. Alternate Member ABAC yang juga Dirut PT Bank Nega- ra Indonesia Tbk (BNI), Gatot M Suwondo menyatakan, yang harus diperhatikan para pe- mimpin APEC adalah mening- katkan kerja sama antarbank, menetapkan standar tata kelola, serta kebijakan keuangan yang baik. “Kami memberi usulan untuk meningkatkan peluang bagi UKM, mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi melalui penyeder- hanaan hukum dan peraturan,” tukasnya. Diharapkan negara-negara APEC membuat kebijakan yang mampu meningkatkan jiwa wirausaha dan muncul bisnis-bisnis baru, serta kebi- jakan yang mendorong inovasi berbagai bisnis. Menurut Gatot Suwondo, negara APEC harus mendo- rong penggunaan perangkat teknologi seperti internet untuk meningkatkan akses UKM ke pasar internasional,” imbuh- nya. (kompas.com) Bentuk Pusat Inkubasi UMKM Hasil Konkret Forum APEC 2013■ FIGUR ist join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| KAMIS, 10 OKTOBER 2013 blitar, surya - Ditinggal salat Magrib oleh penjaga dari Polres Blitar Kota, 2 imigran pe- rempuan asal Somalia kabur. Kedua imigran itu adalah Anad Supri Elmi (32), dan Farqi- anur (36), keduanya asal Soma- lia. Mereka diketahui keluar dari Hotel Patria Garden, di Jl Ma- haman, Kota Blitar--tempat me- reka ditampung selama sebulan, dengan jalan kaki menuju jalan raya yang berjarak sekitar 1 km. Selanjutnya, mereka mencegat bus jurusan Nganjuk-Jakarta. Saat ini kakak saya (Farqi- anur) sudah sampai di Jakarta. Ia baru saja menghubungi saya. Kini ia menginap di rumah yang dikontrak oleh para imigran, kata Sultana (14), perempuan yang tak lain masih saudara Far- qianur, ditemui di Hotel Patria, Rabu (9/10) sore. Saat ini, para imigran yang ka- bur sedang menyiapkan rencana untuk menolong rekan-rekan- nya yang masih tersebar di tem- pat-tempat rudenim. Termasuk akan menolong 32 imigran yang masih berada di Hotel Patria. Mereka akan menolong kami. Kami yang masih di sini juga sudah jenuh karena tak ada kejelasan, mau dibawa ke mana. Kabarnya, kami tak dipindah karena sudah tak ada tempat lagi (rudenim), papar Sultana yang agak lancar berbahasa In- donesia.(fiq) Kejari Turunkan Tim Ahli madiun, surya - Kepala SMAN I Kota Madiun, Bam- bang Budi Setiyono ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana block grant Tahun 2012 Rp 700 juta, uang komite sekolah Rp 200 juta serta Bantuan Khusus Mis- kin(BKM)daripemerintahpusat. Kendati sudah ditetapkan menjadi tersangka, Bambang Budi Setiyono mengaku belum menerima surat pemberitahuan resmi penetapan tersangkanya dari tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Madiun. Selama ini, Bambang mengaku hanya diperiksa sebagai saksi seperti halnya saksi lainnya. Wis to mas (sudahlah mas), saya ini orang kesusahan. Ja- ngan diwawancarai soal itu (pe- netapan tersangka, kata Bam- bang membuka obrolan dengan Surya, Rabu (9/10). Selain itu, Bambang meng- ungkapkan jika dalam pemba- ngunan 10 ruang kelas dari dana block grant tahun 2012 senilai Rp 700 juta dan uang komite sekolah Rp 200 juta itu, sesuai kontraknya hanya merenovasi 7 bangunan dan ditambah 1 ruang bangunan baru. Namun, dalam kenyataannya justru dalam pembangunan itu, dengan uang yang minimal bisa membangun 10 ruang kelas. Sebenarnya, sampai hari ini kami masih memiliki tang- gungan Rp 200 juta karena uang komite sekolah sampai saat ini belum ada. Apalagi, pemba- ngunan itu kan belum selesai kurang di bagian tangga menuju lantai 2 yang belum selesai, ka- rena anggaran dari pusat sam- pai tahun 2013 ini belum turun, imbuhnya. Di samping itu, Bambang mengungkapkan jika dirinya menduga kasus ini mencuat karena ada orang-orang di in- ternal SMA Negeri 1 Kota Ma- diun yang tidak suka terhadap dirinya. Oleh karenanya, orang yang tak suka itu melaporkan kasus pembangunan itu. Perasaan saya seperti itu (yang melapor orang internal). Tetapi sebenarnya saya tak mau berbenturan dengan tim penyi- dik. Nanti kalau saya bicara ba- nyak sebenarnya malah diang- gap menantang tim penyidik Kejari Madiun, paparnya. Sementara saat ditanya me- ngenai kedatangan tim ahli dari Universitas Brawijaya Malang dan para penyidik Kejari Madi- un, Bambang membenarkannya. Ya tim Unibraw tadi melaksa- naan pemeriksaan teknis dan manajemen. Semua sudah kami jelaskan ke tim Brawijaya bersa- ma para staf dan guru lainnya tadi, pungkasnya. Teror Telepon Setelah statusnya ditetapkan sebagai tersangka, Bambang Budi Setiyono mengaku ditele- pon dan diteror banyak 'dewa penyelamat' kasus yang tengah ditanganinya. Menurut Bambang, para penelepon yang kebanyakan menggunakan bahasa Indonesia itu, mengaku sebagai tim pe- nyidik Kejari Madiun, sebagai Kasi Pidsus Kejari Madiun, Su- darsana dan terakhir mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Kendati demikian, Bambang mengaku menolak semua usul- an dan permintaan orang-orang yang mengaku bisa menyela- matkan kasusnya itu.(wan) surya/sudarmawan teliti bangunan - Tim Ahli dari Unibraw sedang meneliti bangunan fisik gedung SMAN I Kota Madiun yang diduga diselewengkan oleh kepala sekolahnya. Bahkan Kejari Madiun menetapkan Kepala SMAN I Madiun, Bambang Budi Setiyono sebagai tersangka 2 Imigran Perempuan Somalia Kabur Kepala SMAN I Madiun Jadi Tersangka■ Kasek SMAN I Kota Madiun, Bambang Budi Setiyono diduga menyalahgunakan dana block grant, uang komite sekolah dan BKM Kejari Madiun menetapkan Bambang sebagai tersangka Untuk mendukung bukti, Kejari datangkan Tim Ahli peneliti bangunan dan manajeman dari Unibraw ■ ■ ■ storyhighlights magetan, surya - Tim Unit Tindak Pidana Korupsi Reskrim Polres Magetan menetapkan empat tersangka yang terlibat dalam kasus pembangunan Instalasi Rawat Inap (IRNA) III RSUD dr Sayidiman, tahun anggaran 2010. Keempat TSK itu tiga PNS di RSUD se- tempat, dan seorang direktur perusahaan jasa konsultan di Magetan. Ke-empat TSK itu yakni, RCM sebagai Panitia Pelaksa- na Teknik Kegiatan (PPTK), NPW panitia pengadaan, SHT juga penitia pengadaan, CRP panitia pengadaan juga direktur dari jasa konsultan Awan Indah. Saya mohon kedepankan praduga tak bersalah, tulis TSK cukup dengan inisial. Ini peraturan internasional. Kasus ini memang sudah tahap satu dan kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sejak September 2013 lalu,kata Kapolres Maget- an Riky Haznul didampingi Kasat Reskrim AKP Wasno, Kamis (9/10) Menurut Kapolres Riky, dugaan korupsi dalam pembangunan IRNA III RSUD dr Sayidiman terkuak dari pengadaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi (spek) yang tertulis di Rencana Anggaran Belanja. Mo- dus keempatnya TSK melaksanakan peker- jaan dengan mengatur spek. Jadi, spek di- arahkan ke merek tertentu, yang tidak ada di merek lain,kata mantan Dirbareskrim Polda Metro Jaya ini. Dicontohkan, keempat TSK bersekong- kol, namun pihak konsultan yang paling berperan dalam menentukan spek material bangunan. Dalam pelaksanaan proyek, konsultan tidak boleh mengatur, tapi dalam pelaksanaan pembangunan IRNAIII RSUD Magetan ini justru konsultan yang berpe- ran dan menguasai proyek,kata mantan penyidik KPK ini. Ketika ditanyakan apa kemungkinan ada pejabat di atas keempat TSK ini yang nantinya bakal dijadikan TSK, Kapolres mengatakan, masih terus dikembangkan, namun saat ini belum ada bukti-bukti yang mengarah ke pejabat yang lebih tinggi dari keempat TSK ini. Tapi semuanya tidak me- nutup kemungkinan. Akibat dari perbuat- annya itu ke-empat TSK terancam hukuman minimal 1 tahun, paling lama 20 tahun, de- ngan denda minimal Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar . Dari total biaya pembangunan IRNA III RSUD dr Sayidiman sebesar Rp 1,4 miliar, penyidik menemukan kerugian negara sebesar Rp 34 juta. Tapi pastinya, saat ini pihak yang berwenang (Inspektorat), ma- sih menangani penghitungan ulang proyek itu,kata Kapolres Riky.(st40) Polres Tetapkan 4 Tersangka Proyek RSUD surya/sutono Tahanan Polisi - Sepasang kekasih yang kompak mengedarkan sabu-sabu berhasil ditangkap polisi. jombang, surya - Baru sepekan diwisuda menjadi sar- jana, Ceria Ayu Ratnasari (21) diringkus polisi saat transaksi sabu sabu, Rabu (9/10). Ceria Ayu Ratnasari warga DusunBabatan,DesaSidomekar, Kecamatan Semboro, Jember, di- tangkap bersama pacarnya, Ari Andreanto (26), warga Desa/ Kecamatan Kesamben, Jombang saat transaksi sabu-sabu di Jalan Airlangga, Jombang. Uniknya, proses penang- kapan dua sejoli ini secara tak sengaja terekam sebuah kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) milik sebuah toko komputer, yang berlokasi dekat tempat penangkapan. Du- rasinya sekitar satu jam. Ayu baru sepekan diwisuda dari Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Husada Peterongan, Jom- bang. Sedangkan Ari Andreanto bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaanpembiayaankendara- Gadis Cantik Ditangkap Usai Wisuda nganjuk, surya - Kecela- kaan beruntun yang melibatkan mobil ambulans pengangkut jenazah korban kecelakaan de- ngan sepeda motor serta sebuah mobil CRV mengakibatkan satu korban tewas di Jalan Raya Sura- baya – Madiun tepatnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Tan- junganom, Kabupaten Nganjuk, Rabu (9/10) dini hari. Korban tewas menimpa Sa- imin (46) pengendara sepeda motor Vixion nopol S 2225 ZD. Warga Jati Gedong, Jombang itu mengalami luka parah dan meninggal di TKP. Kecelakaan terjadi saat mobil ambulans nopol P 8755 RY yang dikemudikan Muhammad Za- ini, warga Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember membawa jenazah kor- ban kecelakaan yang terjadi di Jember dengan tujuan Madiun. Saat itu mobil ambulans ber- jalan beriringan dengan mobil keluarga jenazah. Namun men- dadak dari arah berlawanan muncul sepeda motor Vixion yang dikendarai Saimin di de- pan mobil jenazah. Satu Tewas Diseruduk Mobil Jenazah Sulit Menghindar Pengemudi ambulans sempat mengerem mendadak, tapi ka- rena jarak terlalu dekat tabrakan tidak dapat dihindari. Akibat kecelakaan itu, mobil Honda CRV nopol L 1385 GM yang ikut mengiringi rombong- an pengantar jenazah yang ber- ada di belakang mobil ambulans tidak sempat mengerem. Mobil itu juga menabrak mo- bil ambulans dari arah belakang. Zaini yang menjadi pengemudi mobil ambulans mengaku tidak bisa menghindari kecelakaan karena jarak terlalu dekat. Petugas Unit Laka Polres Nganjuk kemudian mengeva- kuasi korban berikut jenazah yang diangkut ambulans ke RSUD Kertosono. Selanjutnya jenazah warga Madiun yang diangkut ambulans dipindahkan ke mobil ambulans dari RSUD Kertosono. Pasalnya mobil ambulans dari RSUD dr Soebandi Jember mengalami kerusakan parah dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.(dim) an bermotor. Keduanya kompak mengedarkan sabu-sabu. Dalam rekaman CCTV, tam- pak Ari dan Ayu berboncengan motor matik, berhenti di tepi trotoar. Ayu turun dan menemui seseorang, sedangkan Ari me- nunggu duduk di atas jok motor, sembari tetap memakai helm. Tak lama, seorang lelaki berkaus merah menemui Ari, merangkul pundaknya, dan mencopot kunci motor Ari dari lubangnya. Selanjutnya, lelaki itu, dengan tetap merangkul pundak Ari, mengajaknya du- duk di emperan toko. Usai itu, giliran Ayu tersorot kamera CCTV. Ayu yang berka- us kuning dan mencangklong tas warna cokelat datang bersa- ma dua lelaki bertubuh tegap, menghampiri pacarnya. Salah satu lelaki itu memegangi ta- ngan Ayu dengan erat. Selanjutnya, Ari yang duduk di emperan toko dinaikkan ke atas motor, diapit dua lelaki, dan bergerak meninggalkan lokasi. Tinggal Ayu di emperan toko ditemani lelaki tegap.(uto) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | KAMIS, 10 OKTOBER 2013 Jawa Timur jember, surya - Sejumlah perwakilan pedagang Pasar Kencong mengadu ke gedung DPRD Jember guna memrotes verifikasi pedagang yang dila- kukan oleh dinas pasar setem- pat, Rabu (9/10) sore. Para pedagang menganggap, upaya memverifikasi pedagang merupakantindakanprovokatif yang dilakukan dinas pasar. Bagi kami sudah final, jum- lah pedagang korban kebakar- an Pasar Kencong jumlahnya 699 orang. Itu berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Daerah Jember yang mengeluarkan kartu kendali. Jadi kenapa ha- rus diverifikasi? ujar perwakil- an pedagang M Sholeh. Kalaupun ada verifikasi, lan- jut Sholeh, sebaiknya hanya verifikasi luasan los yang di- punyai pedagang. Dia mencu- rigai, verifikasi itu dilakukan agar mengerucut pada jumlah kurang dari 699 orang. Pedagang lainnya, Maeran mengatakan saat ini pedagang tidak mau tahu dengan proses yang dilakukan oleh pemkab. Pedagang hanya berharap vo- nis hakim Pengadilan Negeri Jember segera dilaksanakan. Ketua Komisi B Anang Mur- wanto, yang menemui perwa- kilan pedagang mengatakan, pihaknya belum menerima amar putusan majelis hakim. Sampai saat ini, secara resmi kami belum menerima amar putusan. Itu yang yang mem- buat kami belum bisa melaku- kan isi vonis majelis hakim itu, ujar Anang. Sejauh ini yang sudah dilaku- kan DPRD Jember melalui Ko- misi B selaku mitra kerja dinas pasar, hanya berkomunikasi. Kalaupun di dalam amar pu- tusan ada pembebasan biaya pembelian kios, tentu berhu- bungan dengan penganggaran di APBD. Seperti diberitakan, pada Juli 2013 majelis hakim PN Jember menjatuhkan vonis dalam si- dang gugatan class action yang dimohon pedagang Pasar Ken- cong terhadap Bupati Jember MZA Djalal dan turut tergugat anggota DPRD Jember. Hakimmenyatakanbupatime- lakukan perbuatan melawan hu- kum karena membuat perjanjian denganPTPNXIdanCVBintang Surroya (investor Pasar Kencong Baru), dan melakukan proses tu- kar guling aset tanpa persetuju- an DPRD. Hakim menghukum bupati dengan menyelesaikan tukar guling dan membebaskan pedagang dari biaya pembelian kios. (uni) PAMEKASAN, surya - Se- jumlah rumah kos di wilayah Kecamatan Kota dan Kecamatan Pademawu, Pamekasan dirazia petugas Satpol PP, Selasa (8/10) malam. Namun dari lima lokasi yang menjadi sasaran operasi itu, petu- gas tidak menemukan penghuni kos yang berbuat asusila. Malah sebagian besar kamar kos ba- nyak kosong. Tidak jelas, apakah penghuninya kebetulan ke luar atau memang sepi penghuni. Operasi yang berlangsung mulai pukul 20.30 hingga pukul 23.00 itu, petugas pertama kali mendatangi rumah kos di ka- wasan Jalan Pramuka. Di lokasi itu petugas hanya mendapat dua wanita remaja yang tinggal sendirian di kamarnya. Semen- tara di kamar lain kosong. Begitu juga ketika petugas mendatangi rumah kos yang tempatnya tersembunyi di ka- wasan Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Mereka hanya mendapati seo- rang wanita berusia 30 tahun tinggal di kamarnya sendirian. Sebagian petugas Satpol PP yang bertugas heran ketika me- ngetahui ada rumah kos yang memiliki sekitar 10 kamar di kampung gang sempit yang ha- nya bisa dilalui oleh motor. Di sebuah rumah kos di Jalan Gatot Koco, petugas hanya me- nemui seorang wanita kos yang tidak memiliki KTP dengan alas- an hilang. “Tolong KTP-mu diu- rus. Jangan sampai terjadi sesua- tu pada dirimu dan keluargamu tak bisa dihubungi karena kamu tidak punya KTP,” kata petugas. Kasi Penegakan Perda Syam- sul Rijal mengatakan, razia ini dilakukan untuk menjaga keter- tiban dan ketenteraman umum terhadap rumah kos. “Kami ti- dak menemukan penyimpang- an dan pelanggaran asusila yang dilakukan penghuni rumah kos, bukan karena operasi ini bocor, kata Syamsul. (sin) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Perlu Ada Pengawas Umbulan pasuruan, surya - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Provinsi Jawa Timur sudah memulai kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal)terhadapproyeksumber air Umbulan. Sebagai konsultan ditunjuk PT Rona Lestari. Target- nya, kajianAmdal akan rampung pada akhir Desember 2013. Namun pakar hidrologi Uni- versitas Brawijaya Malang, Ir Gunawan Wibisono berpenda- pat perlu segara dibentuk De- wan Sumber Daya Air (DSDA). Tujuannya, agar ada koordinasi kepentingan berbagai sektor, wilayah, dan para pemilik ke- pentingan. DSDAnantinya yang akan me- nentukan arah kebijakan. Dalam proyek air umbulan ini, DSDA akan melakukan pemantauan dan evaluasi kebijakan pengelola- an sumber daya air pada tingkat kabupaten, kata Gunawan, usai diskusi panel tentang pemanfa- atan air Umbulan, di Pasuruan, Rabu (9/10) siang. Ia menuturkan, DSDA akan di- ketuai oleh bupati atau wali kota. Selanjutnya, ketua DSDA akan membentuk tim yang terdiri dari organisasi pemerintah dan or- ganisasi nonpemerintah dengan jumlah yang sama. Jika memang dibentuk, DSDA Kabupaten Pasuruan akan menja- di DSDA pertama di Indonesia, imbuhnya. Selama ini belum ada daerah kabupaten atau kota yang membentuk lembaga semacam DSDA. Soal harga Pemprov Jatim telah menan- datangani kerjasama dengan Pemkab Pasuruan untuk me- manfaatkan sumber air Umbu- lan yang berada di Desa Um- bulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasurun. Dari debit 5.000 liter/detik yang ada akan dimanfaatkan 4.000 liter/detik untuk disalurkan ke lima daerah di Jatim, yakni Kota Surabaya Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota Pasuruan, dan Ka- bupaten Pasuruan. Namun, di antara lima daerah yang akan memanfaatkan mata air Umbulan, ada satu daerah yangbelummenyepakatiperjan- jian, yaitu Pemkot Pasuruan. Ke- tua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki mengatakan, belum di- tandatanganinya perjanjian ka- rena belum ada kesamaan sudut pandang, dan pemahaman. Kami bukan tidak setuju tapi kita hanya ingin keadilan. Kalau pemerintah bisa memanfaatkan limpahan air umbulan, kenapa tidak, kata Ismail. Hal yang belum disepakati adalah harga air yang ditetap- kan Pemprov Jatim. Kota Pasu- ruan akan mendapatkan jatah 110 liter/detik dengan harga Rp 1.200/meter kubik. Sementara Kabupaten Pasuruan mendapat jatah 410 liter/detik dengan har- ga Rp 1.100/meter kubik. Menurutnya, Kota Pasuruan memiliki sertifikat tanah atas wilayah Umbulan. Dengan buk- ti kepemilikan surat sertifikat yang masih berbahasa Belanda tersebut, menurutnya sudah se- layaknya Kota Pasuruan, men- dapat hak istimewa. (rbp) ANTARA/Musyawir PROYEK UMBULAN - Sejumlah warga mandi di Sumber Air Umbulan di Winongan, Pasuruan. Sesuai instruksi presiden, pembangunan proyek instalasi Umbulan yang mempunyai kapasitas debit air 4.000 liter/detik dimanfaatkan untuk lima daerah di Jatim. Naskah perjanjian telah ditandatangani oleh empat daerah itu bersama Pemprov Jatim. Pedagang Pasar Kencong Tolak Verifikasi Razia Rumah Kos Tanpa Pelanggaran surya/muchsin sepi - Petugas razia ketika berada di salah satu rumah kos yang sepi penghuni. Razia tidak menemukan satu pun pelanggaran. Penentu Kebijakan dan Pemantauan■ Pakar mengusulkan agar dibentuk Dewan Sumber Daya Air (DSDA) untuk memantau pengelolaan air Umbulan DSDA akan menentukan arah kebijakan dalam pemanfaatan air Umbulan DSDA diketuai bupati atau wali kota dengan anggota dari organisasi pemerintah dan nonpemerintah ■ ■ ■ storyhighlights Pipa Bersama Bisa Tekan Harga Gas bangkalan, surya - Forum Pengguna Gas Bumi mendesak agar pemerintah segera melaksanakan kebijakan open acces (pemakaian jaringan pipa bersama) tahun ini. “Kebijakan open access dapat membantu me- nekan harga gas tersebut,” Kata Sekjen Forum Pengguna Gas Bumi Rachmad Wijaya, Rabu (9/10). Dia mencontohkan, di Jawa Timur, industri pengguna gas dapat menikmati harga gas antara 5,5 - 9 dolar/mmbtu (million metric british thermal units), sedangkan di Jawa Barat yang belum open access, harga gas bisa melambung sampai 16 dolar/mmbtu. Kebijakan open acces ditetapkan dalam Per- aturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 19 tahun 2009. Namun meng- alami penundaan pelaksanaan hingga dua kali atas permintaan Perusahaan Gas Negara (PGN). Baru di Jawa Timur open acces dilaksanakan. Waktu itu, PGN sudah meminta perpanjangan waktu dua kali dan akan berlaku pada Oktober 2013 “Bagaimana kita mau bersaing kalau harga gas begitu tinggi,” tambah Rachmad Wijaya. Priagung Rakhmanto, pengamat gas dari Re- formines Institute mengatakan, di negara-negara lain open acess juga sudah diterapkan. “DiAmeri- ka Serikat, open acces diberlakukan pada jaringan pipa antar negara bagian di mana setiap negara bagian merupakan daerah otonomi,” katanya. Menurutnya ini juga pas diterapkan di In- donesia dengan berbagai wilayah otonominya. Majunya industri di suatu wilayah otonomi juga berdampak pada keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut. Oleh karena itu, karena saat ini telah tergelar jaringan distribusi gas yang antarkabupaten. Se- cara politik, otonomi juga sudah harus open ac- cess,” jelasnya. (tug) Insentif Guru Ngaji Rp 2,9 Miliar situbondo - Pemkab Situbondo menyiapkan bantuan untuk insentif guru mengaji Rp 2,9 miliar. Guru mengaji yang menda- patkan bantuan insentif itu 3.975 orang. Tahun ini guru mengaji masing-masing akan mendapatkan insentif Rp 750.000/orang,” ujar Sekretaris Kabupaten Situbondo, Syaifullah. Jumlah itu me- ningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 500.000/ orang Menurutnya, pemberian insentif ini merupakan upaya pemerintah mencerdaskan anak bangsa. Salah satunya di sektor pendidikan informal. Selain itu, pemberian insentif ini untuk merangsang para guru mengaji agar tetap semangat dalam mendidik para anak asuhnya. “Saya harap dengan bantuan ini, mereka lebih semangat untuk ikut mencerdaskan anak bangsa, terutama dalam mengaji,” pungkas Syaifullah. (izi) Honor PPK Telat pamekasan - Gara-gara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kadur dan PPK Palengaan, Pamekasan tidak menyelesaikan surat pertangugjawaban (SPJ), KPUD setempat menunda penca- iran honor untuk September 2013 tehadap 13 PPK di Pamekasan. Seharusnya, honor PPK untuk September diterima tanggal 25 atau paling telat 1 Oktober 2013, namun hingga Rabu (9/10) be- lum dicairkan. Penundaan ini membuat kecewa sejumlah PPK, karena hal ini bisa mengganggu aktivitas program kerja mereka, seperti pemutakiran data daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014. Sekretaris KPUD Pamekasan, Bambang Khairul Huda mengata- kan, pencairan honor tidak dilakukan satu-persatu, melainkan bersama. Karena ada dua PPK yang belum menyelesaikan SPJ, maka honor semua PPK tertahan. (sin) LINTAS JAWA TIMUR kurban penyakitan Dinas Peternakan (Disnak) Sumenep menemukan setidaknya empat kambing berpenyakitan ketika meng- inspeksi penjualan hewan kurban, Rabu (9/10). Petugas menyarankan agar kambing yang terkena penyakit mata itu segera diobati, karena bukan penyakit serius. (riv)surya/rivai Satu Desa Satu Alat Peraga bangkalan - KPUD Bangkalan membatasi di setiap desa hanya ada satu alat peraga berupa baliho, papan reklame, span- duk, dan umbul-umbul saat masa kampanye Pemilu 2014. Ketua KPUDBangkalan,FauzanDjakfarmengatakan,pembatasanjum- lah alat peraga itu sudah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 tentang pedoman kampanye. Di mana salah satun poinnya membatasi pemasangan alat peraga kampanye. Juga bertujuan agar ada perlakuan sama antara para caleg berduit dan yang tidak. Sehingga ada rasa keadilan yang sama, papar Fauzan saat menggelar rapat koordinasi pelaksanaan kampanye pemilu di aula KPUD Bangkalan, Rabu (9/10). KPUD Bangkalan juga menetapkan baliho dan papan nama hanya dipasang oleh parpol, bukan caleg. Para caleg bisa menggunakan spanduk yang juga bisa digunakan oleh parpol. (st32) Bagi kami sudah final, jumlah pedagang korban kebakaran Pasar Kencong jumlahnya 699 orang. Itu berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Daerah Jember yang mengeluarkan kartu kendali. M Sholeh, perwakilan pedagang join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| KAMIS, 10 OKTOBER 2013 untuk praktik mahasiswa kedok- teran. Dekan Fakultas Kedokteran Uni- versitas Airlangga Prof Dr Agung Pranoto juga menyampaikan hal senada. Stok kadaver bagi setiap mahasiswa masih cukup. Saya tidak tahu di kampus lain, utamanya kampus-kampus yang baru buka (fakultas kedok- teran). Tapi, di tempat kami, sam- pai saat ini tidak ada masalah apapun soal kadaver. Mahasiswa tidak perlu sampai menunda prak- tikum, hanya gara-gara menunggu adanya kadaver, sebut Agung. (ab/isy) Atut ingin mengamankan penga- ruhnya di Lebak. Politisi Golkar ini diduga berkepentingan agar pasangan yang diusung Golkar, Amir Hamzah-Kasmin, meme- nangkan Pilkada di Lebak. KPK telah mengantongi bukti komunikasi Atut-Akil. Wawan melalui pengacaranya, Tubagus Sukatma menyangkal keterlibat- an Atut, apalagi memerintahkan pemberian suap. Apakah pemeriksaan di Ju- mat keramat itu akan ada per- ubahan status hukum Atut dari saksi menjadi tersangka. Istilah Jumat keramat menjadi populer di KPK. Pasalnya, pemeriksaan di hari Jumat kerap diikuti per- kembangan heboh misalnya peningkatan status hukum, bahkan hingga langsung dima- sukkan ke tahanan. (kompas. com/tribunnews) Surabaya-Gempol sebesar 12 persen pula. Penetapan kenaikan tarif tol Surabaya-Porong dijalankan se- suai Keputusan Menteri Peker- jaan Umum dalam Kepmen No 394/KPTS/M/2013 tertanggal 27 September 2013. Tol Sura- baya-Porong merupakan satu- satunya ruas tol di Jatim yang tarifnya bisa direvisi  sesuai Keputusan itu. GM PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Agus Purno- mo mengatakan tarif baru yang akan diberlakukan rata-rata mengalami peningkatan sekitar 12 persen. Prinsipnya kenaikan 12 per- sen, tapi pembulatannya dengan nominal Rp 500-an, jadi yang misalnya kenaikan jadi Rp 2.700, Ya kami tetapkan Rp 2.500, yang terdekat dengan kelipatan Rp 500, ujar Agus, Rabu (9/10). Ia mengatakan penetapan ta- rif baru sudah disesuaikan de- ngan kondisi masyarakat dan kebutuhan perseroan. Kena- ikan tarif tol harus dilakukan untuk mengimbangi kondisi yang ada, termasuk tingginya laju inflasi yang menyebab- kan beaya operasional naik. Pertimbangan kenaikan upah pegawai dan perhitungan pe- ngembalian investasi juga jadi pertimbangan. “Tol Surabaya-Gempol ini bisa dikatakan tol dengan tarif terendah di Indonesia, tarifnya juga sudah dua tahun tidak per- nah mengalami kenaikan, jadi sudah sepantasnya sekarang ada penyesuaian, ujar Agus. Ia menyebut, jika dirata-rata tarif tol Surabaya-Porong sebe- sar Rp 120 per km. Nilai itu jauh di bawah tarif tol lain dan tarif tol baru yang kini rata-rata Rp 500 per km. Kenaikan tarif tol nanti men- jadi angin segar bagi Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol. Pa- salnya, perusahaan milik negara itu bisa mengantongi penda- patan lebih dan berharap bisa mencapai target pendapatan di akhir tahun ini. Agus menyebut hingga saat ini pengelolaan ruas jalan tol Su- rabaya-Porong belum kembali modal atau BEP. Beaya operasio- nal yang menyedot pendapatan sampai 50 persen menjadi salah satu faktor panjangnya waktu untuk pengembalian modal investasi. Realisasi pendapatan Jasa Marga Surabaya hingga triwu- lan ketiga tahun ini Rp 191 mili- ar. Jumlah itu sedikit melampaui target di triwulan ketiga Rp 190 miliar. Hingga akhir tahun nan- ti, Jasa Marga Surabaya ditarget- kan meraup pendapatan Rp 261 miliar. “Dengankenaikantarifharap- annya kami bisa mencapai target tahun ini, mungkin bisa melam- paui, karena dengan kenaikan tarif 12 persen, bisa dikatakan pendapatan bisa ada kenaikan 12 persen juga,” katanya. Agus memastikan layanan dan fasilitas tol Surabaya-Po- rong tetap diperhatikan dan ditingkatkan. Ia menegaskan jika peningkatan layanan dan fasilitas akan tetap ditingkatkan meski dengan atau tanpa kena- ikan tarif. Ruas Tol Surabaya-Porong hingga saat ini sudah dilalui sekitar 80 juta kendaraan. Rata- rata setiap tahun jumlah kenda- raan yang melintas meningkat sekitar 5 persen.  Jenis kendaraan yang melin- tas masih didominasi kendara- an Golongan I atau kendaraan pribadi. Sekitar 70 persen dari jumlah kendaraan yang melin- tas tol Surabaya-Porong adalah kendarann golongan I. “Meski yang paling banyak melintas kendaraan Golongan I, tapi ka- laudihitung-hitung,pendapatan terbesar bukan dari kelompok ini, Golongan I mungkin hanya berkontribusi sekitar 30 persen,” ungkap Agus. Selain mencermati ruas Tol Surabaya-Porong, PT Jasa Mar- ga juga mengejar pembangunan dan operasional tol baru, Keja- panan–Gempol dan Gempol- Pandaan. Saat ini pengerjaan tol Keja- panan-Gempol sepanjang 3,5 km masih berjalan diharapkan akhir tahun bisa selesai. Ruas tol Gempol–Pandaan sepanjang 12 km tahun ini ditargetkan pem- bangunan fisik bisa selesai  dan di akhir triwulan tahun depan bisa beroperasi. (rey) bernomor punggung 11, yakni Nikko Ralph De Arce Benedicto. Saya mewaspadai pemain Filipina bernomor punggung 11. Dia bergerak dari sisi sebelah kiri. Pergerakan dia menyulit- kan, tambahnya. Namun Pelatih Filipina Marlon Manos Maro mengaku akan mengubah gaya permain- an timnya saat menjalani laga kedua melawan Indonesia. Me- reka akan bermain menyerang. SayamelihatIndonesiadiAFF tapi kebetulan kami tidak ketemu karena tidak satu grup, kami berharap bisa mencetak gol. Kami bermain lebih banyak bertahan karena kami melawan Korsel tapi kami akan lebih agresif di laga se- lanjutnya dengan menguasai ball posession, tandasnya. Suporternya Mana? Di sisi lain, pemain Indone- sia U-19 mengharapkan du- kungan suporter saat melawan Filipina. Mereka ingin menda- pat dukungan penuh seperti saat berlaga pada Piala AFF di Sidoarjo, Jawa Timur, tiga pekan lalu. Skuat Garuda Jaya mengeluh- kan minimnya dukungan supor- ter di Jakarta saat melawan Laos. Bek Hansamu Yama Pranata menjelaskan rekan-rekannya bahkan merasa kesepian saat mentas di stadion kebanggaan masyarakat Tanah Air itu. Kami main buruk di babak pertama tadi karena faktor suporter, waktu pemanasan kami merasa kesepian, teman- teman sempat bilang lebih enak main di Sidoarjo karena suporternya lebih banyak, kata Pranata. Dalam rilis yang dikeluarkan panitia pertandingan, penonton yang hadir di GBK hanya 15.000, jauh dari kapasitas stadion yang mampu menampung 80.000 tempat duduk. Kami berharap dapat dukungan lebih besar lagi di dua pertandingan selanjut- nya, ujar Pranata. Sepinya penonton juga dia- kui Indra berdampak besar pada psikologi pemain. Pe- main Timnas tak bisa bermain bagus jika hanya dihadiri sedikit penonton. Sempat ada perkataan dari anak-anak lebih enak di Sidoarjo karena penontonnya lebih ba- nyak, pengaruh penonton di tim ini sangat besar. Kami berharap adanya dukungan lebih besar dari masyarakat di dua laga nanti, ujar Indra.(tribunnews.com/gle) Meski demikian, ada masalah yang sulit dipenuhi di hampir semua fakultas kedokteran, baik negeri maupun swasta, yakni me- nyediakan mayat untuk keperluan praktikbedahanatomi(kadaver). Semakin banyaknya maha- siswa kedokteran tak sebanding dengan tersedianya kadaver untuk praktik mahasiswa yang rata-rata dimulai pada semester II. Apalagi, kadaver tak hanya dibutuhkan mahasiswa kedok- teran umum, melainkan juga untuk mahasiswa kedokteran gigi dan ilmu kebidanan. Mahasiswa kedokteran gigi butuh kadaver untuk mempela- jari bagian kepala sampai leher. Tubuh utuh akan dipakai bahan praktik bedah bagi mahasiswa kedokteran umum. Sedangkan para calon bidan butuh kadaver untuk mempelajari detail bagian perut ke bawah. Untuk memenuhi kebutuhan kadaver, kampus di wilayah Su- rabaya biasanya mengandalkan pasokan mayat tanpa identitas atau Mr/Mrs X dari RSU Dr Soe- tomo Surabaya. Sedangkan untuk kampus di wilayah Malang dari RSU dr Saiful Anwar (RSSA) dan wilayah Jember dari dari rumah sakit daerah setempat. Tentu saja jumlah pasokan mayat tidak pernah pasti. Ka- dang melimpah, namun sering juga tak ada yang bisa disetor ke kampus. Tidak semua mayat dengan label X juga bisa menjadi media mata kuliah bedah anatomi. Ha- nya mayat dengan kondisi baik yang bisa dimanfaatkan. Tidak jarang mayat yang di- kirim ke ruang jenazah RSU Dr Soetomo atau RSU dr Saiful An- war dalam keadaan membusuk, sehingga sulit sekali dipakai untuk mempelajari anatomi tu- buh, karena banyak organ yang sudah rusak. Dari data yang diperoleh Surya di ruang jenazah RSU Dr Soeto- mo, pada 2012 jumlah mayat tan- pa identitas (T4/ tempat tinggal tidak tetap) 61 jenazah. Sedang- kan jumlah mayat yang harus menjalani otopsi ada 92 jenazah. Pada 2013 hingga September 2013, tercatat ada 34 mayat T4 dan 62 jenazah yang diotopsi. Melihat melambungnya jumlah mahasiswa kedokteran, jumlah kadaver yang tersedia jelas tidaklah memadai. Ambil contoh FK Unair dan FK UB, jumlah mahasiswa satu angkat- an bisa mencapai 250-300 orang. Hahahaha, kurang ajar, pakai Sri,” tawa Rossa terbahak- bahak , Rabu (9/10). Sahrul dengan iseng meng- gunakan panggilan Sri. Nama lengkap Rossa adalah Sri Rossa Roslaina Handiyani. Ia juga mendapat hadiah petai dan jengkol karena pelan- tun lagu Tegar itu penyuka dua makanan beraroma dahsyat itu. “Jangan salah, ya. Petai itu bagus untuk suara dan ginjal. Kalau jengkol terbawa teman, gara-gara Teh Iis Dahlia,” kata Rossa tertawa. Teman-teman- nya memang iseng karena mereka mengaku bahwa Rossa tidak kalah iseng. Kemarindiamemangmenda- patbanyakucapanselamatulang tahundandoa.“Banyakbanget yangkasihucapan,adaorang tua,keluarga,pacar,dansahabat dekat,”ujarRossa. Ia mengingatkan Oktober memang bulan istimewa. De- ngan wajah bahagia ia bercerita bahwa Rizki Langit Ramadhan, anaknya, juga baru berulang tahun. “Rizky baru ulang tahun tanggal 3 Oktober, lho. Kami anggota klub keluarga Libra,” ujar Rossa dengan tawa berderai. Menurut Rossa, karena sama-sama Libra, ia dan Rizky punya sifat sama. “Sama-sama senang tertawa dan keras kepala,” katanya. Rossa senang karena keka- sihnya yang kabarnya adalah ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ikut berebut memberi ucapan selamat. “Yang pasti ingin jadi lebih baik. Lebih oke lagi, lebih ba- nyak rezeki,” ungkap pemilik rumah karaoke yang mulai memiliki banyak cabang di berbagai kota ini. “Semoga semua masalahku selesai tahun ini dan aku tak lagi jadi orang plin-plan,” tambahnya. (tri- bunnews) ruangan kan memang berbeda dengan ruangan lain,” kata ma- hasiswa semester V itu. Apalagi, banyak cerita menyeramkan yang menyebar turun-temurun di kalangan mahasiswa. “Katanya sih memang banyak itu (penampakan),” kata Lukman sembari tertawa. Meskipun berat di awal, Lukman mengakui memiliki sensasi sendiri saat me- nempuh mata kuliah bedah anatomi. “Asik sih. Kami bisa membedah mayat sendiri,” imbuhnya dengan nada ringan. Sebelum membedah, para mahasiswa ini diwajibkan membaca doa. Biasanya, mereka mendoakan mayat yang akan dibedah. Di dalam doanya, mereka juga menye- lipkan permintaan izin kepada si mayat agar diperkenankan membedah. “Bahasa umumnya ya kami ini 'nuwun sewu' (permisi) ke mayatnya itu,” kata Lukman. Ada etika lain yang harus ditaati mahasiswa. Mereka tidak diperkenankan mengam- bil foto mayat sampai proses pembedahan berjalan. Foto mayat saja dilarang, apalagi foto alay di depan mayat. Bagi yang melanggar etika itu, sanksi dari kampus sudah pasti menunggu. Empat bulan lamanya ma- hasiswa ini berurusan dengan mayat. Ada tiga paket materi yang mereka kerjakan dengan media kadaver. Pertama, mere- ka harus belajar mengenali alat gerak di tubuh manusia. Lalu, organ seperti jantung, paru- paru, dan saluran pencernaan. Yang terakhir adalah otak yang berkaitan dengan syaraf. Dari belasan kadaver yang dibagikan ke kelompok, kebanyakan merupakan mayat laki-laki. Dalam satu kelas, hanya ada sekitar dua kadaver perempuan. Lukman mengaku tidak mengetahui kenapa lebih banyak mayat tanpa identitas berkelamin laki-laki, diban- ding perempuan. “Bingung ya. Kenapa kok yang mati tanpa identitas itu kebanyakan laki- laki,” katanya menerka-nerka. Yang menarik, Lukman mengakui teman kelasnya yang perempuan lebih berani membedah mayat. Padahal, dia sempat memandang mahasiswa tidak akan seberani laki-laki dalam membedah kadaver. “Mungkin karena bedah anatomi ini termasuk ujian, jadi mereka rajin dan cermat sekali,” tandas Lukman. Karena hanya dijatah satu kadaver untuk satu kelompok, Lukman dan kelompoknya sangat berhati-hati saat membedah. Salah bedah akan berdampak merusak banyak jaringan. “Kalau salah iris, bisa merusak arteri, vena, dan nervous. Saat urusan perkuliahan tuntas, kadaver harus dima- kamkan secara layak. Di FK Unair, pemakaian kadaver hanya sekali pakai. Kampus lantas harus mencari kadaver lagi untuk mahasiswa baru. (miftah faridl) Mayat Mr X... DARI HALAMAN 1■ Tarif Tol... DARI HALAMAN 1■ Petai Bagus... DARI HALAMAN 1■ Atut Diperiksa... DARI HALAMAN 8■ Indra Sjafri... DARI HALAMAN 1■ KampusKedokteran... DARI HALAMAN 1■ 'Nuwun Sewu'... DARI HALAMAN 1■ Kaklau untuk satu angkatan di FK Unair saja butuh minimal 20 kadaver, betapa besar jumlah total kadaver yang diperlukan bagi semua mahasiswa itu. Terbatasnya jumlah kadaver untuk praktik mahasiswa ke- dokteran ini jelas berimplikasi pada proses pembelajaran. Ha- rus benar-benar menggunakan kadaver seefektif dan seefisien mungkin, meskipun ini berarti pembelajaran kurang maksimal. Ivan Bintang, mahasiswa FK UB angkatan 2012 asal Jakarta, menuturkan, setiap kali praktik ada sekitar 10 kelompok yang terdiri 9-15 mahasiswa. Masing- masing kelompok ini mendapat- kan satu kadaver. “Tapi kami tidak boleh mem- bedah. Yang kami lakukan ada- lah mengamati dan menyentuh bagian-bagian yang dijadikan objek praktik,” kata Bintang. Dekan FK UB Dr dr Karyono Mintaroem SpPA mengung- kapkan, saat praktik anatomi, mahasiswa memang tidak di- perkenankan membedah. Pem- bedahan dilakukan oleh dosen praktikum agar mahasiswa tidak sembarangan memotong kadaver. “Yang dilakukan mahasiswa hanya identifikasi dan menco- cokkannya dengan atlas anato- mi atau check list yang dijadi- kan bahan praktik. Saat ujian praktik, mahasiswa memberi bendera pada bagian-bagian kadaver ini,” jelasnya. Dengan proses belajar seperti ini, umur kadaver untuk praktik bisa lama, yakni 4-5 tahun. Ar- tinya, FK UB tidak harus terus- menerus berburu mayat MR X untuk dijadikan bahan praktik mahasiswanya. Menurut seorang mahasiswa Unair yang ditemui Surya, untuk mata kuliah bedah anatomi, satu kelompok berisi 8 sampai 10 ma- hasiswa. Sama dengan rekannya dikedokteranUB,masing-masing kelompok hanya mendapatkan jatah satu kadaver utuh. Padahal, menurut beberapa dosen Unair dan UB yang diwa- wanacara Surya, idealnya satu kadaver digunakan 4-5 orang mahasiswa. Terkait pasokan kadaver, su- dah pasti kampus yang paling mudah mendapatkan pasokan kadaver tentunya FK Unair ka- rena memang memiliki rumah sakit pendidikan sendiri. Begitu juga dengan FK UB yang ten- tunya berafiliasi dengan RSSA karena sama-sama berstatus negeri. Meski demikian, sumber Surya di kamar jenazah RSU Dr Soetomo mengatakan, tidak lagi mengirim jenazah Mr X ke kampus FK Unair sejak empat tahun terakhir. Dapat (kadaver) dari mana saya tidak tahu. Ru- mah sakit sendiri jarang sekali, bahkan tidak pernah lagi mem- SURYA/SUGIHARTO TARIF NAIK - Seorang petugas penjaga pintu masuk tol melayani pengendara yang masuk jalan tol Satelit Surabaya, Rabu (9/10). Menurut keputusan menteri, tarif tol akan mengalami penyesuaian mulai Jumat (11/10). disopiri Akil, dan Daryono, so- pirnya, malah disuruh duduk di jok belakang. Soal mobil, Sugianto meng- ungkapkan, selama tiga bulan terakhir sudah dua kali bosnya memboyong sedan mewah, ya- itu Mercedes Benz dan Toyota Crown. “Dua mobil yang dibeli Crown dan Mercy saya tidak tahu, tiba-tiba ada mobil. Saya sempat ngeri,” ujar pria yang sudah bertugas di MK sejak 2010. Ditemui TRIBUNnews usai persidangan, anggota Dirlantas Polda Metro Jaya itu meng- aku sama sekali tidak pernah melihat dua mobil mewah itu digunakan. Bahkan mobil itu tidak pernah dinyalakan untuk memanaskan mesinnya sekalipun. Hal yang sama juga disampaikan Kasno. Bertugas sejak 2010, bukan berarti Sugianto merasa betah. Ia merasa mulai jenuh menjadi ajudan petinggi MK dan meng- ajukan permohonan pindah tugas. “Tapi pada dasarnya saya bukan orang yang suka pilih-pilih tugas. Ditugaskan di mana saja, saya pasti lama. Di Pusdiklantas saja tiga tahun,” katanya. Soal ketiga mobil itu, Akil Mochtar, melalui peng- acaranya, mengatakan ketiga mobil itu dibeli menggunakan uang halal, bukan pemberian orang lain. “Kalau menurut yang di- sampaikan (Akil Mochtar), itu perolehan sendiri. Tetapi klien saya menghormati proses hu- kum di KPK,” kata Tamsil Sjo- ekoer, pengacara Akil, seraya menambahkan kliennya sudah tahu penyitaan itu. Juru bicara KPK, Johan Budi mengatakan, ketiga mobil dan surat berharga itu disita KPK karena terkait perkara yang sedang disidik. Menurut Juru Bicara KPK Jo- han Budi, penyitaan itu dilaku- kan karena penyidik menduga mobil dan surat-surat berharga tersebut terkait dengan tindak pidana korupsi yang sedang disidik. Akil juga diduga melaku- kan tindak pidana pencucian uang dengan menggunakan perusahaan yang dikendalikan kerabat dekatnya di Pontianak, Kalimantan Barat. KPK mene- mukan rekening perusahaan, yang diduga menjadi tempat Akil menyamarkan asal usul perolehan dana tersebut, yang besarnya mencapai Rp 100 mi- liar melalui CV Ratu Semangat, milik istrinya, Ratu Rita. Karena itu, kata Johan Budi, KPK pun bakal menjerat Akil dengan tindak pidana pencu- cian uang, selain dengan pasal- pasal tindak pidana korupsi yang telah disangkakan sebe- lumnya. Hal ini juga dibantah Tamsil yang menegaskan bahwa per- usahaan itu murni milik Ratu Rita. “Ya kalau menerut kete- rangan yang disampaikan ke saya, ya itu kan usaha istrinya, di Pontianak,” katanya. Dijelaskan Tamsil, berdasar- kan penuturan Rita dan klien- nya, perusahaan itu bergerak di bidang perkebunan dan jasa, bukan untuk menampung re- kening ratusan miliar rupiah itu. “Ya kalau menurut yang di- sampaikan ke saya, gak seperti itu, ya saya menyatakan dari usaha, saya kan berdasarkan keterangan dari ibu (Rita) dan bapak (Akil),” kata Tamsil.(tr- ibunnews/kompas.com) Tiga Bulan... DARI HALAMAN 8■ berikan kadaver ke FK Unair,” ujar sumber Surya. Lantas bagaimana dengan FK swasta mendapatkan ka- daver? Nyoman (bukan nama sebenarnya), seorang dokter yang dulu pernah berkuliah di fakultas kedokteran di sebuah kampus swasta di Surabaya mengakui permintaan kadaver sangat tinggi. Namun, pasokan kadaver tidak selalu ada. Saat berkuliah, dia mengaku tidak kesulitan mendapatkan kadaver untuk mata kuliah bedah anatomi karena hal itu sudah menjadi tanggung jawab kampus. Namun, saat itu hanya ada tiga kadaver yang disediakan kampus dan kemudian menja- di objek praktik beramai-ramai dengan rekannya. “Ketiganya merupakan ma- yat tanpa identitas alias Mr X,” ujar pria asal Bali itu. “Cuma saya tidak tahu berapa rupiah untuk menebus kadaver itu, ” ujarnya. Dia meyakini tidak ada yang gratis. Nyoman yakin untuk mendatangkan kadaver dibu- tuhkan dana yang tidak sedikit. “Dengar-dengan sih jutaan ya. Tapi, pastinya saya tidak tahu,” ungkapnya. Informasi yang didapat Sur- ya, satu kadaver bisa dihargai Rp 6 juta sampai Rp 8 juta. Kalau dibagi sepuluh mahasis- wa dalam satu kelompok, satu mahasiswa harus merogoh ko- cek Rp 800.000. Tentu saja ada uang, ada barang. Pasalnya, ka- daver tidak selalu ada di ruang pendingin kamar mayat RSU Dr Soetomo. Peristiwa yang dialami Nyoman ini memang terjadi beberapa tahun lalu. Namun, kondisi ini bisa memberi gam- baran jika mayat untuk prak- tik pada masa depan akan sangat terbatas seiring jumlah mahasiswa yang terus bertam- bah serta rencana beberapa universitas swasta maupun negeri yang akan membuka fakultas kedokteran umum. Artinya, kampus-kampus swastayangadadiSurabayadan Malang tentu saja harus beradu cepat mendapatkan kadaver untuk media praktikum maha- siswanya. Bilatidak,bisajadimediaprak- tikum bedah anatomi dilakukan hanya menggunakan manekin atau boneka atau bedah virtual melalui komputer. (idl/ab/isy) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. jakarta, surya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyita harga Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif, Akil Mochtar. Tiga mo- bil mewah sudah dipindahkan dari rumah Akil ke kantor KPK di Kuningan Jakarta Pusat. Ketiga sedan mewah dari ru- mah Akil di Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (8/10) itu adalah Mercedes-Benz S 350 (B 1176 SAI) yang diatasnama- kan sopirnya, Daryono, Toyota Crown Athlete (B 1614 SCZ) dan Audi Q5 (B 234 KIL). Ketiga mo- bil itu diduga dibeli Akil meng- gunakan uang hasil korupsi. Dalam penggeledahan itu, KPK juga menyita sejumlah surat ber- harga senilai Rp 2 miliar. Terkait mobil-mobil itu, dua ajudan Akil, AKP Sugianto dan Ipda Kasno, punya banyak ce- rita yang disampaikan kepada Majelis Kehormatan MK dalam pemeriksaan yang berlangsung Rabu (9/10). Menjawab pertanyaan ketua majelis, Harjono, Kasno meng- aku menjadi ajudan sejak ketua MK dijabat Mahfud MD dan tetap menjadi ajudan ketua, ke- tika Akil menggantikan Mahfud enam bulan lalu. Ia mengaku bertugas tiap dua hari, tapi tak jarang saat libur pun ia bisa tetap dipanggil me- layani Akil. Ia bahkan menyak- sikan penangkapan bos-nya itu Rabu pekan lalu. Di tengah pemeriksaan, tiba- tiba Harjono mengaku masih ingat bahwa Akil punya dua mobil, Toyota Infinity dan To- yota Land Cruiser. “Sekarang kemana dua mobil itu?” tanya Harjono. “Semua tidak ada, yang ada cuma Mercy,” jawab Kasno. Harjono pun menanyakan apakah Mercedes itu baru, sebab Tiga Bulan Dua Sedan Mewah Akil Tambah Koleksi Mobil■ KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZE MOBIL MEWAH - Tiga mobil mewah, Mercedes-Benz S 350, Toyota Crown Athlete, dan Audi Q5 milik mantan Ketua MK Akil Mochtar, yang disita KPK kini diparkir di halaman Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/10). Ajudan Akil Mochtar mengungkap, dalam tiga bulan bosnya punya dua sedan mewah baru. Dua mobil itu hanya ditutup, tanpa pernah dipanaskan mesinnya sampai akhirnya disita. ■ ■ storyhighlights HALAMAN | KAMIS, 10 OKTOBER 2013 Tepergok Main Game Saat Sidang PARIS - Bosan dengan acara sidang, Selasa (8/10), anggota parlemen Prancis ini memilih main game di komputer tabletnya. Meski coba ditutupi, kegiatannya ketahuan juga oleh jurnalis foto. (afp) ia belum pernah melihat mobil itu di kantor. Kasno mengata- kan, mobil itu tergolong baru karena keluaran 2013. Namun, ia mengaku tidak tahu detail mobil itu karena selalu terbung- kus rapi di rumah dinas. Lain lagi dengan cerita Sugi- anto yang mengaku sangat de- kat dengan Akil, karena sudah mengawalnya sejak 2011, sebe- lum Akil terpilih menjadi ketua MK. Ia bahkan mengaku pernah Setelah hampir seminggu dice- gah ke luar negeri, akhirnya Ratu Atut akan segera diperiksa KPK. Gubernur Banten itu akan diperik- sa, Jumat (11/10) besok.Telah dikirimkan surat panggilan kepada Ratu Atut untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka STA pada hari Jumat (11/10), ujar Jubir KPK Johan Budi, Rabu (9/10). Ratu Atut akan diperiksa seba- gai saksi untuk tersangka Susi Tur Andayani, terkait kasus suap peng- urusan sengketa Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam kasus ini KPK telah menetapkan adik Atut, Tubagus Chairy Wardhana atau Wawan se- bagai tersangka. Uang Rp 1 miliar yang diamankan dari Susi diduga pemberian Wawan yang akan di- berikan ke Akil Mochtar. Diduga, uang Rp 1 miliar itu sebagian milik Ratu Atut. Diduga Atut Diperiksa di Jumat Keramat KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Segenap masyarakat Kabupaten Jember dan Lumajang mengucapkan Selamat Ulang Tahun Pernikahan yang ke-25 (Perak) kepada Bpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPd “Sayangku, jangan berjalan di belakangku, karena aku tak ingin memimpin kamu walau harus. Jangan pula berjalan di depanku, karena aku tidak ingin jadi pengikutmu. Berjalanlah di sampingku dan jadilah temanku dalam mendidik dan membina anak kita dalam Ridho Illahi!” Semoga tetap menjadi keluarga langgeng,sakinah mawadah,warahmah dan semoga tetap menjadi wakil rakyat yang amanah serta aspiratif. ( 10 OKTOBER 1988 - 10 OKTOBER 2013 ) M Sarwo Edy Ketua LP2KR Jember Heru Prasetyo Adi Ketua LPM3 Lumajang H Ahmad Iskandar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur TURUT MENGUCAPKAN SELAMAT: Bpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPdBpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPdBpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPdBpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPdBpk H Hery Prasetyo SPd - Ibu Hj Inun Dianawati SPd Drs Syamsul Huda Waka I DPC Partai Demokrat Lumajang Farah Safrotin Kepala RA Darut Tauhid Pakusari Jember Keluarga Besar Ayurveda AV Cab Lumajang Agus Basuki Kades Rejoagung, Semboro Jember JUNAEDI (MANTAN KADES PASRUJAMBE) KEC. PASRUJAMBE LUMAJANG Supriyadi Kades Sidomekar, Semboro Jember SUGENG BUDIYONO KADES TUNJUNGREJO, JEMBER KADES WONOKERTO KECAMATAN TEKUNG KEPALA DESA SUPARTO KEDUNGMORO PURYANTO (MANTAN KADES KLAKAH KEC. KLAKAH SUKIDI MANTAN KADES BARAT LUMAJANG WAGE (MANTAN KADES KERTOWONO) KEC. GUCIALIT LUMAJANG AHMAD KHIRI KADES MUNDUREJO, UMBUL SARI, JEMBER EVI HERMAWAN (MANTAN KADES RANUBEDALI) KEC. RANUYOSO LUMAJANG H. HARYONO (MANTAN KADES TUNJUNG) KEC. GUCIALIT LUMAJANG H. SATUMAN (MANTAN KADES RANDUAGUNG) KEC. RANDUAGUNG HARDI KUSUMA (MANTAN KADES NDADAPAN) KEC. GUCIALIT LUMAJANG Ki Imam Sudaim Ketua PEPADI Kab JEMBER Mila Perhimpunan Perempuan Pakusari Jember SITI SUNDARI KETUA HIMPAUDI KEC.PASIRIAN LUMAJANG Tokoh Pedalangan se-Kab. Jember Winarko Tokoh masy Jelbuk H. SUDARMAJI KETUA PAGUYUBAN RT.RW KAB. LUMAJANG Henu Tokoh Guru Gumuk Mas HIMPAUDI KEC. PASIRIAN - LUMAJANG HIMPAUDI KEC. PASRUJAMBE - LUMAJANG INDARTO CEO UTAMA Group Anang Murwanto Ketua Komisi B DPRD Jember Suprapto Ketua FPD DPRD Jember Kyai Fahrurrozi Pengasuh Ponpes Darul Ibad Ds. Rowo Indah Kec. Ajung Jember KH Muzayin Pengasuh Ponpes Darul Ulum H.Syamsul Arifin,S. Sos, M. Si pemangku PONPES Al Amien Ambulu kasek Aliyah AL Amien Ambulu THOMAS MANTAN KADES RANUPANI KEC. SENDURO LUMAJANG join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Pernah Tinggal Satu Kos Aldino, mahasiswa asal Timur Leste yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Ismenio Boy Algerio dan Ubaldo, keduanya juga mahasiswa dari Timur Leste, ternyata pernah tinggal di tempat kos yang sama. Aldino itu yang menusuk (korban). Dia menye- rang dua korban bersama teman-temannya. Banyak warga yang mengetahuinya, ujar Fitria Dwi Astuti, ibu kos Boy saat ditemui Surya di rumahnya, Rabu (9/10) siang. K etika turun dari bus dan masuk ke gedung Wismilak di Jalan Raya Darmo, wajah Henry Tjioe langsung sumringah. Pria berusia 80 tahun itu kemudian menarik tangan istrinya, Flo- rence, untuk bergegas masuk. “Mami, masih ingat tempat kerjaku dulu kan. Ayo kita cari bekas ruang kerjaku,” kata Henry. Keduanya kemudian masuk diikuti para peserta lainnya. Namun usaha Henry untuk mencari bekas ruang kerjanya harus ditahan dulu, karena mereka lebih dulu menda- pat sambutan dari pengelola gedung saat ini. Tapi begitu acara penyambutan selesai, keduanya langsung naik ke lantai dua. “Kalau dulu harus pakai tangga kayu. Sekarang sudah ada lift. Baguslah,” ujarnya sebelum sampai ke lantai yang dituju. Tak hanya Henry, banyak peserta rombongan lain yang terlihat asyik mengamati gedung itu. “Syukurlah tidak banyak berubah. Dulu saya sering pulang sekolah mampir dan berdiri lama di depan gedung ini,” kata Rika Amber, yang mengaku dulu sekolah di SDK Santa Maria, Jalan Raya Sekitar 400 orang yang sudah lanjut usia, dengan menggunakan 6 bus, berkeliling dan masuk ke gedung-gedung tua Kota Surabaya, Rabu (9/10). Mereka merupakan orang-orang yang dulu pernah tinggal di Surabaya di jaman Kolonial Belanda, masa perjuangan kemerdekan, hingga sebelum tahun 1965. Reuni Komunitas Kripoet Seharian Telusuri Kota Lama Tunjungan Life Tawuran di Klampis Semalang pada Rabu (9/10) dinihari yang menyebabkan Ismenio Boy Algerio, mahasiswa Narotama dan Ubaldo mahasiswa ITATS, tewas, terkait perseteruan dua perguruan silat, Kera Sakti dan Korka. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Mahasiswa Timor Leste (Kestopis), Jose Martins Ximenes. Yang menyerang duluan dari Korka, dengan membawa parang, kayu, dan benda lainnya, mereka mencari seseorang bernama Boy, kata Ximenes, yang saat itu berada di lokasi dan melihat langsung tawuran tersebut. Menurutnya, dua kelompok tersebut anggotanya berasal dari Timor Leste semua. Saya tidak tahu apakah sebelumnya mereka ada masalah atau tidak, katanya. Saat peristiwa itu terjadi, Ximenes dan teman-temannya, sedang Terbunuh Bersama Adik Sepupunya■ surabaya, surya - Dua mahasiswa tewas mengenas- kan dalam peristiwa bentrok- an di Klampis Semalang Su- rabaya, Rabu (9/10) dinihari. Mereka adalah Ismenio Boy Algerio mahasiswa Narotama dan Ubaldo mahasiswa ITATS. Diduga, pelaku pembunuh- an terhadap dua mahasiswa asal Timor Leste itu adalah Aldino alias Sudrun, tetangga kos korban bersama beberapa rekannya. Dugaan ini mun- cul karena sebelumnya Aldi- no sempat bertengkar dengan korban, dan dinihari itu Aldi- no bersama rekan-rekannya datang kembali untuk menye- rang korban. Informasinya, Aldino dan Boy yang sama-sama asal Ti- mor Leste sempat bersitegang di tempat kos mereka di Jalan Klampis Semalang Gang I Su- rabaya pada Selasa (8/10) seki- tar pukul 19.00. Aldino sempat membawa pe- dang dalam peristiwa itu. Na- mun, suasana berhasil diredam HALAMAN | | KAMIS, 10 OKTOBER 2013 rasa jawa dalam kuliner china Masakan Indonesia yang berkembang saat ini merupakan resapan dari berbagai teknik dan seni memasak budaya lain. Pengaruh tersebut dibawa di masa perdagangan dan penjajahan. Beberapa menu masih bertahan, seperti bakso dan mi ayam, yang merujuk pada kuliner China. baca halaman 11 Juara Esai Internasional Levina atmadja B udaya Korea atau biasa disebut Korean pop (K-pop) tak hanya indah dinikmati. Bagi, Le- vina Atmadja, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen (UK) Petra Suraba- ya, K-pop telah mengantarkan dia menjadi juara dua penulisan esai internasional yang diselenggarakan World Association of Hallyu Studies (WAHS), sebuah asosiasi yang meneliti budaya K-pop di dunia akade- mis dan berpusat di Seoul, Korea Selatan. Awalnya, Xena-panggilan Levina Atmadja, sempat ragu mengikuti kompetisi itu. Namun keraguan itu ditepis ketika pada Mei 2013 silam ia telah mengum- pulkan skripsi. Di sela waktu senggangnya ia lalu berpikir ulang untuk mengikuti kompetisi ini. “Lomba penulisan esai tahun 2013 ini merupakan kali pertama diada- kan WAHS. Pikir saya, kalau saya mengikutinya pe- luang untuk mendapatkan juara terbuka lebih besar,” papar Xena yang hobi jurnalistik ini, Rabu (9/10). Boy Tak Bisa Ikuti Wisuda HISTERIS - Teman korban terlihat histeris saat petugas mengevakuasi jenazah korban bentrokan yang terjadi di Jalan Klampis Semalang Gang II, Surabaya, Rabu (9/10) dinihari. surya/habibur rohman reuni - Peserta Kripoet Reunion menikmati suasana bangunan Grha Wismilak Jalan Darmo Surabaya, Rabu (9/10). KE HALAMAN 15■ Perseteruan Dua Perguruan Silat KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ surya/ook/timorexpose boy (atas) dan ubaldo UK PETRA FOTO/GRAFIS: SURYA/M TAUFIK/YUSUF PERIJINAN MUDAH DAN PRAKTIS MELALUI SURABAYA SINGLE WINDOW Izin Gangguan (HO) Izin Usaha Jasa Konstruksi Izin Pr enaga Medis Izin Pemak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) elekomunikasi K anda Pencari K Surat Izin Jasa Perdagangan (SIUP) Izin Rekomendasi Menara ar Usaha Pariwisata Pelayanan Loket Surabaya Single Window PILIH JENIS SUB IJIN PARSIAL Perijinan yang dapat diakses secara online di situs ssw.surabaya.go.id SURABAYA SINGLE WINDOW PENGISI FORMULIR WEB VALIDASI PENGOLAHAN DATA MENYALURKAN ALIRAN DATA ONLINE MEMONITORING EVALUASI DATA - - - - PROSES ENTRY DATA PEMOHON DAN MENYERAHKAN BERKAS HARDCOPY KE UPTSA SKRK (SURAT KETERANGAN RENCANA KOTA) DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DOKUMEN LINGKUNGAN (AMDAL/ UKL-UPL/ SPPL/ REKOM ANDALALIN RENCANA DRAINASE KOTA BLH, DBMPU DISHUB TDUP (TANDA DAFTAR USAHA PARIWISATA) DISPARTA IJIN GANGGUAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP IMB (IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN) DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  10. 10. Malang Life BI Pusat Respons Konflik Graha Dewata Dirwas Minta Data Transaksi BRI Kawi Polisi Harus Usut Dugaan Gratifikasi ■ ■ MALANG, SURYA- Bank In- donesia (BI) selaku pengawas bankdiKotaMalangmelakukan proses pengawasan terkait kon- flik BRI Kawi dengan warga Pe- rumahan Graha Dewata (PGD). Lewat Direktorat Pengawasan (Dirwas) Bank I, BI pusat akan meminta data transaksi BRI. Menurut Kepala Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi, se- lama ini dia sudah melaporkan konflik BRI Kawi dan warga PGD ke BI pusat. BI Malang juga meminta izin untuk meng- akses data-data transaksi yang ada kaitannya dengan konflik itu. Namun, BI pusat belum memberikan izin itu. “Bukan berarti tidak ada respons dari BI pusat. BI pusat yang akan turun langsung ke Malang,” terang Dudi kepada Surya di Rumah Makan Inggil, Rabu (9/10). Dudi mengungkapkan, peng- awasan BRI berada di bawah Dirwas Bank I. Berdasar meka- nisme pengawasan, BI Malang tak dipercaya untuk melakukan pengawasan langsung terhadap bank di wilayahnya. Turunnya Dirwas juga untuk menjaga independensi BI. Namun BI Malang terus mengikuti kasus itu. BI Ma- lang juga mengusahakan jalan tengah antara BRI Kawi dan warga PGD. Menurut Dudi, penyelesaian di luar pengadilan perlu diupayakan kedua belah pihak. Sebenarnya, lanjut Dudi, BRI SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO GUNCANG MALANG - Personel Skid Row berfoto bersama di Hotel Best Westren OJ Kota Malang, Rabu (9/10). Band rock kawakan asal Amerika ini akan tampil dalam konser Log 2 Rock bersama Jamrud di Lapangan Rampal Kota Malang, Kamis 10 Oktober 2013 malam. Rendra Ragu KA Lawang- Kepanjen Diminati Warga KEPANJEN, SURYA - Bu- pati Malang, Rendra Kresna mendukung rencana studi kelayakan untuk rute kereta api Lawang-Kepanjen sebagai pengganti komuter. Tapi ia khawatir KA tersebut kelak tidak diminati karena kalah bersaing dengan motor atau angkutan umum. “Kendaraan umum saja sudah kesulitan mendapat penumpang karena terdesak dengan motor,” papar Rendra Kresna, Rabu (9/10). Hal itu dikatakan Rendra menanggapi hasil kunjungan komisi C dan B ke Kemente- rian Perhubungan beberapa waktu lalu. Pihak kementerian memberikan usulan agar dae- rah membeli lokomotif sendiri yang harganya mencapai Rp 25 miliar. Sedang gerbongnya bisa dibantu lewat PT KAI. “Menurut saya, untuk me- realisasi itu perlu perencanaan yang matang. Saya setuju studi Komisi A Tawarkan Verifikasi Ulang Jumlah Pedagang MALANG, SURYA - Pedagang Pasar Blimbing Kota Malang meminta kepada investor tidak melakukan aktivitas pemba- ngunan pasar sebelum ada ke- sepakatan yang disetujui antara kedua belah pihak. Mereka me- minta Pemkot Malang mampu menjembatani kepentingan dua belah pihak. Hal itu diungkapkan Juru bicara Paguyuban Pedagang Pasar Blimbing Sutrisno saat melakukan pertemuan dengan investor yang difasilitasi Dinas Pasar Kota Malang, di ruang rapat Dharma Wanita, Pemkot Malang, Rabu(9/10). Pertemuan tersebut untuk membahas site plan pembangunan Pasar Blim- bing. Namun, dalam pertemuan tersebut belum ada titik temu. “Kami setuju komunikasi antara pedagang dan investor diwakili Pemkot. Tetapi, kami meminta ada ketegasan dari Pemkot. Sebelum ada kesepa- katan, Pasar Blimbing jangan diotak-atik. Kalau ada aktivitas oleh investor, akan ada tawur- an,” kata, Sutrisno. KE HALAMAN 15■ Tiang Listrik Beres, Terhadang Galian Riol MALANG, SURYA - Pihak PLN mendukung Pemkot Ma- lang dalam penerapan rekayasa lalu lintas jalur satu arah di Jalan Gajayana dan Jalan DI Panjaitan. Namun, PLN meminta meminta Pemkot membiaya penggeseran tiang listrik yang membutuhan dana sekitar Rp 26 juta. Dalam pertemuan Forum lalu lintas dengan PLN, Rabu (9/10), di Bali Kota Malang, pihak PLN menyatakansiapmenggesertiga tiang listrik di Jalan Bogor dan satu tiang listrik bertegangan tinggi di taman Veteran. Untuk menggeser empat tiang listrik tersebut dibutuhkan biaya seki- tar Rp 26 juta. Penggeseran tiang listrik itu untuk membuat jalur khusus mikrolet. Manejer Area PLN Kota Ma- lang, Agung Surano, menyata- kan, PLN terkendala masalah HALAMAN 9 | | KAMIS, 10 OKTOBER 2013 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Ingin Cicip MALANG, SURYA - Pecinta musik cadas akan mendapat suguhan menaik dari Skid Row. Grup band beraliran glam metal asal Amerika Serikat, Skid Row akan meng- gebrak Lapangan Rampal, Kota Malang, Kamis (10/10) malam. . Malang adalah kota keenam yang disinggahi Skid Row setelah Jakarta, Bandung, Bali, Semarang, dan Yogyakar- ta. Surabaya akan menjadi kota terakhir yang disinggahi dalam tur kedua Skid Row. Band yang digawangi oleh Rachel BI Malang sudah melaporkan konflik antara BRI Kawi dan warga PGD ke BI pusat. BI pusat merespons dengan menurunkan Dirwas Bank 1. BI pusat lewat Dirwas juga minta data transaksi BRI. Terkait dugaan gratifikasi ke pegawai BRI, BI menegaskan bukan kewenangannya. Masalah itu merupakan ranah hukum dan polisi berhak untuk mengusutnya. ■ ■ ■ SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI CEGAH LENGKET - Petugas dari Pabrik Gula Kebon Agung mem- bersihkan air nira yang muncrat ke Jalan Raya Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (9/10). Kerusakan pompa vakum pada mesin mem- buat air nira yang diolah dalam pabrik tersebut menyebur keluar dan bisa membahayakan pengguna jalan. Kami siap menuruti kemauan pedagang, tetapi pemerintah juga harus bertanggungjawab terhadap investor LITIANSYAH KING DIREKTUR PT KIS KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ Malang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeHALAMAN Malang LifeMalang Life9 Malang LifeMalang Life| Malang LifeMalang Life| Malang LifeMalang Life| Malang LifeMalang LifeKAMIS, Malang LifeMalang Life10 OKTOBER 2013 Malang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang LifeMalang Life Ingin CicipIngin Cicip BAKSO MALANG STORYHIGHLIGHTS PERIJINAN MUDAH DAN PRAKTIS MELALUI SURABAYA SINGLE WINDOW Izin Gangguan (HO) Izin Usaha Jasa Konstruksi Izin Pr enaga Medis Izin Pemak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) elekomunikasi K anda Pencari K Surat Izin Jasa Perdagangan (SIUP) Izin Rekomendasi Menara ar Usaha Pariwisata Pelayanan Loket Surabaya Single Window PILIH JENIS SUB IJIN PARSIAL Perijinan yang dapat diakses secara online di situs ssw.surabaya.go.id SURABAYA SINGLE WINDOW PENGISI FORMULIR WEB VALIDASI PENGOLAHAN DATA MENYALURKAN ALIRAN DATA ONLINE MEMONITORING EVALUASI DATA - - - - PROSES ENTRY DATA PEMOHON DAN MENYERAHKAN BERKAS HARDCOPY KE UPTSA SKRK (SURAT KETERANGAN RENCANA KOTA) DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DOKUMEN LINGKUNGAN (AMDAL/ UKL-UPL/ SPPL/ REKOM ANDALALIN RENCANA DRAINASE KOTA BLH, DBMPU DISHUB TDUP (TANDA DAFTAR USAHA PARIWISATA) DISPARTA IJIN GANGGUAN BADAN LINGKUNGAN HIDUP IMB (IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN) DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×