Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 |
LIMA,Surya - Sejumlah ne-
gara di Amerika Selatan sedang
...
”S
ekedar bagi-bagi bu-
nga, brosur tentang tips
keselamatan berken-
dara dan memberikan imbauan
kepada para pengguna jala...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURABAYABLITZ MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 |
SURABAYA, surya - Seorang
pembantu rumah ta...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013
Ngawi, surya - Sejumlah
petani tembakau di Desa ...
malang, surya - Sore hari,
akhir pekan kemarin, dua ke-
lompok mahasiswa Unversitas
Kanjuruhan Malang (Unikama)
terlibat b...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013
menyaksikan penghitungan suara
di PPS Mayangan ...
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Epaper Surya 1 September 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Epaper Surya 1 September 2013

7,457 views

Published on

Published in: News & Politics
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Epaper Surya 1 September 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 probolinggo, surya - Dengan telinga kiri tertutup verban, Kapolres Kota Pro- bolinggo, AKBP Tulus Ikhlas Pamoji langsung kembali memimpin pasukannya mem- buat stabil situasi keamanan di Kota Probolinggo yang sempat diguncang kericuhan sebagai buntut pemilihan wali kota. Sabtu (31/8) sore, ia sudah terlihat di Kantor KPU Kota Probolinggo, Tulus sudah terlihat di Kantor KPU Kota Probolinggo, Sabtu (31/8) sore, dengan pakaian dinas- nya. Perban nampak jelas me- nutupi telinga kirinya, yang terluka terkena lemparan batu para demonstran. Letih dan capek, terlihat di guratan wajahnya. Ia duduk di kursi plastik, menyilang- kan kakinya, sambil sesekali menghisap rokok. Wajahnya memang terlihat tegang dan agak murung. Kabar terbaru menyebut, ia dimutasi ke Pol- da Jateng. Sayang, ia bungkam ketika ditanya Surya. Sekitar pukul 18.00 WIB, The BestOF Java Newspaper IPMA 2013 MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 NO. 291 TAHUN XXVI TERBIT 20 HALAMAN HARGA Rp 1.000 KE HALAMAN 7■ A sap tebal mengepul dari Kawah Jonggring Saloko di Puncak Ma- hameru, Gunung Semeru,Senin (26/8)sekitarpukul10.00.Langit birucerahdipadudengansekum- pulanawanputihnancantiktam- pakmemayungigunungberapi tertinggidiPulauJawaitu. Selang sekitar lima menit, tampak beberapa pendaki berjalan menuju puncak Semeru dari jalur pendakian bermaterikan pasir dan batu. Mereka tampak berjalan memisah dan sebagian lagi tampak mengawasi seorang pendaki yang memakai helm berwarna kuning. Di antara mereka ada seo- rang pendaki berhelm kuning berjalan mundur. Sampai di puncak, ia mencium bendera Merah Putih yang tertancap di situ. Semua bertepuk tangan. Separo petualangannya terselesai- kan, karena ia harus turun lagi dengan jalan mundur juga. Pria itu adalah Iswahyudi atau akrab disapa Tarpin. Pekerjaannya adalah guide bagi turis yang ingin mendaki Semeru. Jadi bisa dibilang, ia hapal setiap jengkal rute ke puncak gunung itu.tribunjogja/susilo wahid nugroho awas - Dua kru mengarahkan Tarpin (helm kuning) yang berjalan mundur menuju puncak Semeru pekan lalu. Tarpin sukses mendaki Gunung Semeru dengan berjalan mundur. Porter berusia 48 tahun itu pun bercerita bagaimana sulitnya mendaki gunung tertinggi di Jawa dengan cara yang tidak biasa itu. Tarpin Berjalan Mundur Sampai Puncak Mahameru Ingatkan Pendaki Lain Hormati Kebersihan Semeru Rodgers Eksploitasi Transisi Moyes DUEL sengit dan panas antara dua musuh bebuyutan sekaligus klub tersukses di Inggris, Liver- pool dan Manchester United, kembali tersaji. Manajer Liver- pool Brendan Rodgers sudah memanaskan atmosfer pertan- dingan dengan menyerang Da- vid Moyes. Rodgers meyakini pergantian manajer United dari Sir Alex Ferguson ke Moyes bakal punya dampak siginfikan terhadap performa Setan Merah. Ia pun sesumbar bakal mengalahkan United. The Reds akan menjamu Uni- ted pada laga Super Sunday Pre- mier League di Stadion Anfield, Minggu (1/9) malam ini. “Derbi Merah” ini akan jadi laga perda- na buat Liverpool melawan Uni- ted tanpa kehadiran Ferguson di Anfield sejak 1986. Liverpool menderita kekalahan dua musim belakangan di An- field ketika United bersama Fer- guson. Kali ini dengan hadirnya Moyes, The Reds berharap ada perubahan nasib yang positif. KE HALAMAN 7■ Orang Tua Minta Maaf Judika-Duma Riris Imin: Jatah Khofifah Minimal Cawapres jakarta, surya - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskan- dar berencana menyiapkan po- sisi strategis Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa jika tidak terpilih men- jadi Gubernur Jawa Timur. “Khofifah ini kebang- gaan PKB dan kecintaan para konstituen Jawa Timur begitu kuat pada Khofifah,” ujar Muhaimin Iskandar saat meng- hadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka HUT ke-68 RI dan HUT ke-15 PKB di gedung NU 2, Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman, Jakarta, Jumat (30/8) malam. Menurut politisi yang akrab disapa Cak Imin ini, nantinya jika tidak terpilih, Khofifah akan didaulat bisa menjadi capres ataupun cawapres. “Pasti Ketua Umum Muslimat NU sudah menjadi keluarga besar bagian dari PKB, kalau nanti tidak terpilih, apakah kita promosikan ke jabat- an lain. Kan banyak peluang, bisa di kabinet, cawapres atau- pun capres,” kata Muhaimin. Ia menambahkan, saat ini PKB hanya memfokuskan Khofifah menjadi gubernur Jawa timur. “Khofifah bisa di kabinet tetapi KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ THE BEST OF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 KE HALAMAN 7■ tribunnews.com H ujan menyambut pernikahan Judika Nalon Abadi Siho- tang (34) dan Duma Riris Silalahi (29) Sabtu (31/8) di Bali- ge, Medan. Pemberkatan dilakukan di Gereja HKBP Balige. Sedan bermotif kain ulos mengantarkan kedua- nya. Judika dan Duma tampak berseri-seri. Meski menebar senyum begitu turun dari mobil, mata Duma langsung basah begitu masuk gereja. Lagu I Believe My Heart mem- buatnya meneteskan air mata. “Mama sempat bilang, kok belum mulai (pemberkatan) sudah menangis,” cerita Duma usai dari gereja. Ketika akan masuk itu perjalanan kasihnya bersama Judika tiba- tiba berkelebat. Judika dan Duma mengalami masa- masa sulit ketika keluarga mereka menentang hu- bungan itu. Akan tetapi, akhirnya keduanya berhasil menunjukkan bahwa mereka benar-benar serius. Ketidaksukaan terhadap Judika menurut mereka berawal dari salah paham. Setelah mengenal, baru Suasana tegang yang ada di Kantor KPU Kota Probolinggo, berangsur cair. Pada saat berita ini ditulis Sabtu (31/8) pukul 20.30 WIB, barikade penghalang di depan jalan ma- suk Kantor KPU sudah dibuka. Sebelumnya, barikade itu dija- ga sangat ketat. Hanya polisi, petugas KPU, dan wartawan dengan kartu identitas resmi yang boleh me- lintas. Sebelumnya, memang muncul rumor adanya serangan massa ke kantor KPU. Rumor ini diperkuat dengan semakin banyaknya massa tak berke- pentingan yang datang di se- kitar kantor yang beralamat di Jl Panglima Sudirman 154 itu, sejak siang hari. Diduga, massa hendak Pilwali Tak Diulang Kapolres Terluka Kena Mutasi Pula Korban Rusuh Probolinggo■ Massa marah atas kabar ada kotak suara tak bersegel di Kelurahan Mayangan. Polisi yang melindungi kotak suara terlibat bentrok dengan massa yang ingin merebut kotak itu. Kapolres Probolinggo kena lempar batu sehingga telinga kirinya luka dan harus dijahit. ■ ■ ■ storyhighlights AMANKAN KOTAK SUARA - Sejumlah kotak suara diangkut menggunakan mobil pickup dan dikawal anggota kepolisian di Kantor KPU Kota Probolinggo, Sabtu (31/8). SURYA/SUGIHARTO Mampukah Polres Probolinggo Kota mengungkap dalang kerusuhan Mayangan? join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 | LIMA,Surya - Sejumlah ne- gara di Amerika Selatan sedang menghadapi cuaca ekstrim. Badai salju dan cuaca sangat di- ngin membuat was-was warga dalam sepekan terakhir. Sedikitnya telah tujuh orang meninggal di Peru, empat di Bolivia dan dua di Paraguay. Sedikitnya 5.000 hewan ternak mati. Badan prakiraan cuaca me- nyatakan cuaca dingin datang dari angin Antartika yang memasuki kawasan ini hampir sepekan lalu. wakil menteri pendidikan Peru, Martin Vegas, mengatakan sejak Jumat (30/8) sekolah-sekolah di 43 provinsi telah ditutup. “Sekolah akan tetap tutup hingga pekan depan karena salju tebal diperkirakan masih akan turun,” katanya. Presiden Peru Ollanta Huma- la juga mengunjungi sejumlah kawasan yang terdampak paling parah awal pekan ini.Dia me- ngatakan selimut dibutuhkan, termasuk obat-obatan dan baju. Di Bolivia, jalan tertutup salju sehingga menggangu pasokan ke tambang-tambang di provinsi Inquisivi, di La Paz. Sebanyak lima tambang yang mempekerjakan ribuan karya- wan, juga telah menghentikan operasionalnya sejak akhir pe- kan lalu. Wartawan BBC melaporkan para pekerja tambang ini mulai kehabisan pasokan makanan. Anomali cuaca juga terjadi di salah satu tempat terkering di Bumi, yaitu gurun Atacama di Cile utara, yang pada pekan ini justru tertutup salju. Badan prakiraan cuaca mengatakan bada salju turun paling parah terjadi di ibukota Santiago. Pejabat setempat me- nyebut ini merupakan kondisi terburuk dalam tiga dekade terakhir. (ian/bbc) Capres Konvensi Minim Popularitas AUDISI - Marzuki Alie bicara seputar konvensi dalam dis- kusi bertema “Audisi Penuh Teka-Teki”, Sabtu (31/8). Ikut menjadi pembicara Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf, anggota Komite Konvensi Demokrat Hinca Pandjaitan dan Peneliti Politik LIPI Siri Zuhro. Amerika Selatan Terkurung Salju Marzuki Merasa di Atas Angin Putra Presiden Selundupkan 10 Kg Narkoba PARAMARIBO, SURYA - Presiden Suriname Desi Bouterse stress berat gara-gara kasus narkoba yang membelit anaknya, Dino. Kantor berita AP pada Sabtu (31/8) mengabarkan, Dino ditangkap polisi di Bandara Internasional Kota Panama, Kamis lalu. Kala itu, Dino sedang melancong mengguna- kan paspor diplomatik. Dino ditangkap petugas bandara, lalu diserahkan ke agen-agen AS. Selanjutnya, Dino diekstradisi ke New York. Dino ternyata telah menjadi target buruan petugas Amerika Serikat. Ia dikejar dengan tuduhan menyelundupkan narkoba seberat 10 kilogram pada Juli silam. Sangkaan lain yang diala- matkan pada Dino adalah pelanggaran atas kepemilikan senjata ilegal. Kata polisi dia mempunyai senjata antitank ringan. Stress Presiden Suriname, Desi Boutersi makin berat karena kursi kekuasaannya mulai digoyang lawan-lawan- nya. Gara-gara kasus itu ia menda- patkan serangan dari kelompok oposisi. Mereka melayangkan surat, yang intinya menanyakan kebenaran kabar Dino tersebut. Sementara itu, anggota dewan perwakilan rakyat yang juga oposan pemerintah, Asiskoemar Gajadien malahan mengatakan, Presiden Desi mestinya mundur. “Kalau mengikuti azas demokrasi yang normal, presiden semestinya mundur lantaran isu-isu serius tersebut,”katanya. Ulah Dino, menurut Gajadien adalah insiden yang mencoreng citra negara. Gajadien mengingatkan, Suriname tengah menjalani proses penting dalam kelompok Negara-negara Amerika Selatan (Unasur). Soalnya, sebagai tuan rumah perhelatan konferensi tingkat tinggi (KTT) ketujuh Unasur. Sementara itu, pemerintah Suriname mengeluarkan pernyataan singkat soal info pe- nangkapan Dino. Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di Suriname mengatakan, Dino ditahan di Panama dan dikirim ke wilayah otoritas AS. “Alasan penangkapan belumlah jelas. Kementerian Luar Negeri tengah mengikuti perkembangan isu secara lebih mendalam,” kata pejabat pemerintah Suriname.. Sebelum kasus narkoba itu mencuat Dino Bouterse diangkat oleh ba- paknya sendiri sebagai Direktu r Unit Antiterorisme Suriname pada Juli 2010. Pengangkatan itu bertepatan dengan keme- nangan ayahnya pada pemi- lihan umum presiden (pilpres). Karuan saja, pengangkatan itu menuai kritik kelompok oposisi. (kompas.com/ap) Tidak Dikenal di Daerah■ JAKARTA, surya - Sebelas nama calon presiden yang mengikuti Konvensi Partai De- mokrat masih minim populari- tas dan elektabilitasnya. Guru Besar UI sekaligus Pe- neliti Senior Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro menyatakan, kalau pemilihan presiden dige- lar hari ini, mereka dipastikan kalah. “Ini pekerjaan besar dari komite konvensi untuk me- moles para kandidat capres,” tuturnya Siti Zuhro dalam dis- kusi politik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/8) Sejumlah alasan dikemuka- kan Siti untuk memperkuat analisisnya. Kata Siti, keterpi- lihan capres sangat ditentukan pemilih yang tersebar di dae- rah. Padahal, sebelas nama ca- pres Demokrat itu tidak banyak dikenal disana. Pemilih di Indonesia sekitar 70 persen berada di daerah., Nah merek itu tidak kenal de- ngan 11 orang ini” kata Siti. Sebelumnya Presiden Susi- lo Bambang Yudhoyon (SBY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat, menyatakan se- belas tokoh yang ditetapkan sebagai peserta konvensi ter- sebut telah memenuhi kriteria dan syarat sebagai capres. “Rakyat belum tentu sepakat dengan pilihan SBY. Apalagi, masyarakat belum mengenal mereka,” katanya. Siti melihat sebelas peserta konvensi itu kualitasnya tidak merata. Sebagian tokoh, menurut Siti Zuhro, tidak memenuhi syarat. Sebagian lagi memenuhi stan- dar tapi dengan nilai C atau kualitasnya pas-pasan. “Ada yang memenuhi persyaratan untuk memimpin republik ini tapi sangat tidak terkenal sampai ke akar rum- put,” kata Siti. Kesebelas nama itu adalah Dino Patti Djalal, Anies Bas- wedan, Endriartono Sutarto, Hayono Isman, Irman Gus- man, Gita Wirjawan, Pramono Edhie Wibowo, Sinyo Harry Sarundajang, Ali Masykur Musa, Marzuki Alie, dan Dah- lan Iskan. Peran Besar SBY Dalam kesempatan itu, Siti Zuhro juga menyoroti bakal besarnya peran SBY dalam pe- nentuan pemenang konvensi. “Pasti besar (campur tangan SBY dalam konvensi),” kata- nya. Pernyataan Siti Zuhro ini berbeda dengan statemen-sta- temen di internal Demokrat, yang menyatakan penentuan pemenang diserahkan pada Komite Konvensi, dengan menggunkan dasar hasil survei elektabiltas. Siti lalu mencontohkan sikap SBY saat mengambil alih posisi Ketua Umum Partai Demokrat dari anas Urbaningrum. Saat itu, SBY mengaku melakukan- nya untuk menyelamatkan Partai Demokrat. “Jangan lupa sejarah waktu SBY harus ambil alih kepemimpinan, kan alas- annya penyelamatan. Jadi atas nama penyelamatan Partai De- mokrat, Pak SBY akan sampai titik darah penghabisan,” kata Siti. Siti yakin, tida akan ada satu pun tahapan konvensi yang dilewati peran SBY. Suka tidak suka, kata Siti, konvensi masih menjadi domain SBY sebagai Ketua Umum dan Ketua Maje- lis Tinggi Partai Demokrat. “Jadi kuat sekali peran SBY (dalam konvensi). (Peran SBY) Itu hal yang dilakukan tapi ti- dak perlu dikatakan,” ujarnya. (tribunnews.com/kompas.com) Mereka tidak dikenal di daerah. Padahal 70 persen pemilih berada di daerah. Sebagian capres tidak memenuhi kualifikasi presiden. Sebagian lagi, nilainya C alias pas- pasan kualitasnya. SBY akan menjadi penentu dalam penetapan pemenang, meski aturan formal menyebut penetapan pemenang didasarkan survei. ■ ■ ■ storyhighlights AP/BBC PETANI MERANA - Petani di pegunungan Peru menjadi pihak yang paling terimbas dampak badai salju. Staf Redaksi: Satwika Rumeksa, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Adi Agus Santoso, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq, Adrianus Adhi Nugroho, Eko Darmoko, Haorrahman Dwi Saputra, Muhammad Miftah Faridl, Ahmad Amru Muis, Sudarma Adi; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto, Njono, Anang Dwi H, Aloma Irjianto General Manager Business: Agus Nugroho; Wakil General Manager Busines: M Taufiq Zuhdi ; Manager Iklan: Shinta Indahayati; Manager Business Development: M Taufiq Zuhdi; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Iksan Fauzi Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Madiun: Imam Hidayat, Jakarta: Ravianto, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis 1 Karakter Rp 1.000 (minimal 2 baris); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 35.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 45.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk (hitam putih); Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Perwakilan Iklan Jakarta: Gedung PT Indopersda Primamedia, Jl Palmerah Selatan No.3 Jakarta. Telepon (021) 5483863, 54895395, 5494999,5301991 Fax:(021)5495360. BagianSirkulasi (Langganan):GedungKompasGramediaJl.JemurSariNo.64Surabaya, Telepon:(031)8479555(Pelanggan/Pengaduan), (031)8483939,8483500 (BagianSirkulasi)Fax:(031)8479595-8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya. HARIAN PAGI Pemimpin Umum : H Herman Darmo Pemimpin Redaksi : Febby Mahendra Putra Wakil Pemimpin Redaksi : Farhan Effendy Manajer Liputan : Sigit Sugiharto Manajer Produksi : Adi Sasono Sekretaris Redaksi : P Sujarwanto Rumah Petinggi Golkar Dibakar Massa TAMBOLAKA, SURYA - Rumah Ketua DPD II Partai Golkar Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Gerson Tanggu Dedo, dibakar massa, Jumat (30/8/2013) malam. Diduga pembakaran ini merupakan buntut dari ketidakpuasan terhadap pemilihan bupati dan wakil bupati Sumba Barat Daya. Rumah Gerson berada di Kampung Weemarama, Desa Lete Loko, Sumba Barat Daya. Yohanis Ndara, warga setem- pat menceritakan aksi pemba- karan dilakukan sekelompok orang tak dikenal. Puluhan orang, yang dipastikan bukan warga kampung sekitar terse- but, mengawali aksi anarki de- ngan melempari rumah Gerson menggunakan batu. Sejumlah warga hanya bisa melihat dari jauh. Tidak ada yang berani mendekat. Kahawa- tir justru terjadi bentrok. Setelah puas melempari de- ngan batu, massa melepaskan anak panah yang ujungnya telah dibakar ke arah rumah Gerson. “Adiknya Om Gerson harus dirawat dan dioperasi di rumah sakit karena dadanya luka. Tidak tahu dia dipanah atau ditikam. Tadi ada empat mobil dalmas lengkap dengan polisi harus mengamankan ru- mah Om Gerson,” ujar Ndara. (kompas.com) SURABAYA, surya - Ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah me- minta para calon dan masyarakat, terma- suk warga NU bersabar dan menunggu keputusan KPU terkait pemenang dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim. “Kami minta menahan diri atas klaim- klaim apapun terkait hasil penghitungan, sampai hasil penghitungan manual di- umumkan KPU,” katanya di Surabaya, Sabtu (31/8). Himbauan PWNU Jatim itu disampai- kan menyikapi adanya perbedaan hitung cepat dari lembaga survei dan PKB Jatim. Lembaga survei mengunggulkan pa- sangan Soekarwo-Saifullah Yusuf dengan 47-48 persen suara, namun real count PKB Jatim menyebut Khofifah-Herman menang dengan 44,08 persen suara. “Pilgub Jawa Timur 2013 yang berjalan dengan lancar dan aman adalah prestasi bersama sebagai warga Jawa Timur yang patut di- syukuri, karena itu semua pihak hendak- nya menjaga ketenangan dan keterliban dalam masa menunggu hasil penghitung- an manual oleh KPU Jatim,” katanya. Kepada siapapun pasangan calon Pil- gub yang nantinya dinyatakan KPU Jatim memenangi kontesta- si politik Pilgub, maka PWNU Jatim mengharapkan agar mengimplementasikan prog- ram-program pembangunan, baik yang menjadi visi-misi yang dikampanyekan maupun hasil proses akomodasi terhadap aspirasi masyarakat, semata-mata untuk kebaikan masyarakat Jawa Timur. “Sebaliknya, kepada siapapun pasang- an calon yang nantinya dinyatakan kalah dalam kontestasi politik Pilgub agar tetap menjaga keutuhan masyarakat, termasuk di antaranya dengan tidak melakukan pengerahan massa dalam merespons ha- sil Pilgub yang akan diumumkan secara resmi oleh KPU Jatim itu,” katanya. Pilkada Jatim memperebutkan suara dari 30.034.249 pemilih yang terdaftar. Namun 40 persen lebih warga tidak menggunakan hakl piihnya. Ada empat pasangan yang bertarung dalam Pilkada Jatim 2013 yakni pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), pasang- an Eggi Sudjana dan Muhammad Sihat, pasangan Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah, dan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja. (ant) NU Imbau Warga Sabar Tunggu Rekapitulasi KPU Roadtoelection INTER-NAS Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Marzuki Alie merasa di atas angin. Ia sangat yakin bisa memenangi konvensi dan terpilih menjadi pemegang tiket capres Partai De- mokrat, dalam pilpres 2014. Marzuki optimis bisa mengalahkan se- puluh kandidat lainnya yang terjaring dalan konvensi Demokrat. “99 persen. Satu persen pada Allah,” kata Marzuki dalam diskusi politik di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (31/8) Dibanding sepuluh calon lainnya, Mar- zuki mengaku punya modal investasi sosial paling kuat. Baik di internal partai maupun di luar. Di internal partai, ia jauh lebih dikenal sesama kader. Ia sudah berkiprah bersama SBY, sejak lahirnya Partai Demokrat 2003. Politisi yang akrab disapa Juki itu me- negaskan langkahnya untuk memenangi konvensi tinggal menghidupkan jaringan dan mesin politik yang telah dibangun sejak lama. “Saya membangun kaderisasi, saya membangun sumber daya manusia yang unggul dan tahan banting. Itu yang terlihat selama ini, semangat tinggi dan kuat tanpa dorongan uang dan sebagainya. Betul-betul didasari idealisme,” kata Marzuki optimis. Untuk menghidupkan kembali jaringan politik tersebut, Marzuki pun sudah menyi- apkan dana besar untuk biaya operasional. Bekas pegawai negeri sipil di KPN Departe- men Keuangan Palembang itu pun menya- takan bahwa dana-dana yang dia gunakan semuanya halal. Namun, bagaimana apabi- la Marzuki hanya menjadi calon wakil pre- siden?”Kita belum bicara cawapres. Yang penting kita maju jadi capres,” katanya. (tribunnews.com) ANTara join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. ”S ekedar bagi-bagi bu- nga, brosur tentang tips keselamatan berken- dara dan memberikan imbauan kepada para pengguna jalan yang sedang melintas. Ini kami lakukan untuk menyambut HUT Polwan ke-65,” terang Iptu Tri Puji Hastuti, koordinator acara bagi-bagi bunga tersebut. Dalam kegiatan tersebut, belasan polisi berparas cantik yang mengenakan selempang bertuliskan HUT Polwan berjejer di pinggir jalan. Begitu traffic light menyala merah, polwan- polwan yang berdinas di Sat Lantas Polrestabes ini kemudian ke tengah jalan dan mengham- piri para pengendara yang sedang berhenti. Termasuk pengendara sepeda motor, dan pengemudi mobil. Sembarimelakukankegiatan pengaturanlalulintas, mereka jugamembagi-bagikanbungadan selebaranberisitipsberkendaraan yangamankepadaparapengguna jalanyangsedangmelintas. ”Kami sebenarnya lebih fokus kepada pengguna jalan perempuan. Namun, kami juga tetap memberikan imbauan kepada pengendara lain yang helmnya belum diklik atau kelengkapan kendaraannya kurang,” imbuh Puji. Seperti yang terjadi pada acara sore kemarin. Tak sedikit penggu- na jalan yang dihampiri oleh para polwan ini, helm yang mereka gunakan ternyata tidak diklik. Alhasil, polwan-polwan ini pun membantu pengendara sepeda motor itu untuk memasangnya secara benar. Sementara untuk kelengkap- an berkendara lainnya, seperti spion, lampu-lampu kendaraan dan sebagainya, terlihat hampir semua sepeda motor yang melintas dan berhenti di peram- patan Jalan Polisi Istimewa itu sudah lengkap. Paling-paling, terlihat beberapa kendaraan ti- dak menyalakan lampu utama. Dan setelah diberi peringatan oleh para polwan, pengendara pun segera mematuhinya. Setelahtrafficlightmenyala hijau,polisi-polisicantikitupun kembalikepinggirjalansupaya aruslalulintastakterganggu.Dan merekakembaliketengahuntuk melanjutkanaksibagi-bagibunga setelahtrafficlightkembalimenyala merah.Demikianseterusnya. Kegiatan ini sempat menarik perhatian pengguna jalan yang sedang melintas. Terutama, para pengemudi mobil dan sepeda motor yang sedang berhenti di perempatan tersebut. Termasuk para pengendara dari sisi Jl Darmo, Jl Polisi Istimewa, dan Jl Dr Soetomo. Acara bagi-bagi bunga ini mengawali sejumlah rangkaian acara peringatan HUT Polwan yang bakal digelar di Polrestabes Surabaya. Disampaikan Puji, ada sejumlah acara yang bakal digelar pada perayaan HUT Polwan kali ini. Seperti bakti sosial, acara hiburan, anjang sana, sambang panti asuhan dan beberapa acara lainnya. ”Sebagaimana petunjuk dari pimpinan, bakal ada banyak sekali kegiatan dalam peringat- an HUT Polwan nanti. Saja juga tidak hafal satu persatu. Tapi, yang jelas berabagai kegiatan itu mulai dari bakti sosial hing- ga acara hiburan,” kelakar Iptu Puji diamini beberapa anggota polwan lainnya. (m taufiq) Selain memiliki program SM3T yang digulir- kan Kementerian Pendidikan dan Kebudaya- an, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) juga memiliki program Jatim Mengajar. Program ini hasil kerjasama Unesa dengan Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF). Rekrutmen program ini laiknya program SM3T, yang dikhususkan bagi sarjana pen- didikan lulusan tiga tahun terakhir. Dari hasil seleksi akhirnya dipilih 10 peserta yang lolos dan akan disebar ke wilayah pelosok di Ja- tim. Direktur Program Pendidikan Profesi Guru Prof Dr Luthfiyah Nurlaela mengatakan, wila- yah yang menjadi sasaran program ini di an- taranya Ponorogo, Madiun dan Lamongan. Di daerah-daerah itu kami pilih yang terpencil dan aksesnya sulit terjangkau, kata Luthfi- yah, Sabtu (31/8). Sebelum diterjunkan ke daerah tujuan, para peserta ini juga akan mengikuti pra kondisi laiknya peserta SM3T. Materi yang diberikan juga sama yakni tentang informasi daerah tujuan seperti budaya, kondisi pendidikan maupun infrstruktur yang ada. Peserta jatim mengajar juga diberi tam- bahan materi tentang YDSF karena di sana mereka tak hanya mengajar ilmu umum tapi juga berdakwah, terang Luthfiyah. Peserta Jatim mengajar ini juga mendapat intensif sebesar Rp 1,750 juta per bulan, asu- ransi serta transportasi pulang pergi. Semoga program ini bisa memberikan sumbangsih bagi dunia pendidikan di Jatim karena wilayah ter- pencil di jatim juga sangat banyak, tukas guru besar yang selalu berhijab ini. (uus) Marinir Ikut Latih 206 GuruAgar Betah di Daerah Terpencil■ surya/m taufik polisi cantik - Sejumlah polwan cantik saat membagi-bagikan bunga ke pengguna jalan di perempatan Jalan Polisi Istimewa, Sabtu (31/8). Belasan polisi wanita (polwan) berparas cantik, Sabtu (31/8) sore, menggelar aksi bagi-bagi bunga di perempat- an Jalan Polisi Istimewa Surabaya. Kegiatan simpatik ini dilakukan belasan polwan dari Sat Lantas Polrestabes untuk menyambut HUT (hari Ulang Tahun) Polwan ke-65 yang jatuh setiap tanggal 1 September. Sambut HUT Polwan ke-65 Polisi Wanita Polrestabes Surabaya Bagi-Bagi Bunga SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ KREASI PRE WEDDING - Maximilian John, pendiri Moire Photography (kanan) mengabadikan model didampingi Jerry Aurum (dua kanan), salah satu fotografer ternama Indonesia dalam acara A Thanksgiving to Our Customer di Ciputra World Surabaya (CWS), Sabtu (31/8). Ombak Laut Terbuat dari Kertas SURABAYA , surya - Cuaca panas di pantai membuat gerah kebanyakanorang.Takterkecua- li Maximilian John. Kali ini, dia harus menyerah dengan suhu tinggi bulan Agustus. Padahal, klien yang sedang dihadapinya, sepasang calon pengantin, ingin memiliki momen indah di sana. “Wah, gerahnya itu yang saya tidak kuat. Sebab, nanti juga akan makan waktu lama berada di pantai selama proses pemo- tretan,” ujar Max yang tak lain adalah seorang fotografer sekali- gus pendiri Moire Photography, Sabtu (31/8). Otak berputar, Max akhirnya membuat konsep baru tentang pantai. Di studio foto Moire di Jl Mayjen Sungkono, Max bersa- ma timnya mengusung butiran halus pasir pantai hingga berki- lo-kilogram. Pasir itu ditebar di lantai sesuai space yang diingin- kan. Lalu, potongan kertas ber- pola ombak diletakkan di salah satu sisi berdekatan dengan kaki kedua calon pengantin. Hasilnya? Sebuah foto dari angle atas atau mata burung yang mengabadikan gaya ke- duanya bermain di pantai. “Om- baknya dari kertas, dilengkapi dengan perlengkapan foto seba- gai detail permainan di pantai,” papar Max tentang setting foto tersebut sambil tertawa. Itulah tema baru yang bebe- rapa kali ditawarkan kepada kliennya ketika lokasi untuk mewujudkan keinginan mereka terhalang oleh kondisi alam. Cara tersebut juga memudah- kan Max yang masih single ini untuk merancang ide foto pre- wedding klien-kliennya. Nah, foto pantai dari angle atas tadi termasuk foto konseptual. Ada konsep yang diangkat, setting lokasi, wardrobe, dan make up yang menghasilkan foto utuh. Hingga kini, sejumlah 550 pa- sangan pengantin telah dipotret- nya. Tidak heran bila Sabtu ke- marin, Max menggelar acara A Thanksgiving to Our Customer di Ciputra World Surabaya (CWS). Fandi Dwi Putra Suprianto (31) dan Nathania Dewi Sutarto (27) pun hadir di sana. Mereka ada- lah pasangan pengantin pertama yang difoto Max pada 2010. (ida) SURABAYA, surya - Uni- versitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menggelar program sarjana mendidik di daerah terluar, terdepan dan tertinggal (SM3T). Di angkatan ke tiga ini, ada 206 sarjana pen- didikan yang akan dikirim. Mereka adalah sarjana pen- didikan tiga tahun terakhir, berusia maksimal 28 tahun serta memiliki indeks prestasi komulatif minimal 3,0. 206 peserta ini akan disebar ke wilayah Sumba Timur (86 peserta), Aceh Singkil (30 pe- serta), Talaud (20 peserta, Ma- luku Barat Daya (30 peserta) serta Memberamo Raya dan Memberamo Tengah (Papua), masing-masing 20 peserta. Dari enam wilayah tersebut, Papua baru kali pertama men- jadi sasaran SM3T. Menurut Direktur Program Pendidikan Profesi Guru Prof Dr Luthfiyah Nurlaela, Papua dipilih karena menjadi sasaran program unit pengembangan pendidikan Papua dan Papua Barat di bawah koordinasi langsung wakil presiden Budiono. Di program ini, ada 1.000 guru yang dikirim ke 21 kabu- patendiwilayahPapuadanPa- pua Barat untuk meningkatkan sisi pendidikan dan kesehatan. Kami sendiri mengirimkan 40 peserta dari program SM3T, katanya, Sabtu (31/8). Sebelum diterjunkan ke daerah-daerah terpencil, para peserta akan mengikuti pra kondisi yang digelar mulai Minggu (1/9) hingga 12 September 2013 di Komando Diklat Marinir (Kodikmar) Gunungsari, Surabaya. Di sini, para peserta akan dibekali informasi mengenai daerah tujuan seperti budaya, kondisi pendidikan maupun infrstruktur yang ada. Mereka juga diberi pembekalan teknis pengajaran seperti manajemen berbasis sekolah, pengem- bangan perangkat pembela- jaran reguler, multi subjek dan rangkap, sekaligus berlatih cara mengajar. Dan yang lebih penting, me- reka juga diberikan pelatihan tentang kecepatan beradaptasi serta bertahan hidup (survi- val). Ada juga pemberdayaan masyarakat serta wawasan kebangsaan. Setelah lolos program pra kondisi, 206 peserta ini mulai diberangkatkan ke daerah tujuan tanggal 13 September 2013 hingga setahun ke depan. Selama program ini, mereka tidak diperkenankan menikah maupun keluar dari wilayah tanpa izin. Selama mengikuti program ini, mereka akan mendapat intensif sebesar Rp 2 juta per bulan serta tambahan biaya hi- dup Rp 500.000 per bulan, asu- ransi serta biaya transportasi pulang pergi satu kali. Khusus untuk wilayah Papua kemung- kinkanan akan mendapatkan tambahan biaya hidup dari pemda setempat. Lulusan SM3T ini selanjutnya akan mengikuti program profe- si guru (PPG) yang akan digelar di Unesa kampus Lidah Wetan. Setelah lolos PPG mereka akan mendapatkan sertifikasi sehing- ga berhak mendapat Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) seperti lulusan PLPG. Beny Sayoda, lulusan SM3T angkatan kedua mengaku mendapat pengalaman tak ter- hingga ketika harus bertugas di Desa Ngkodal, Kecamatan Sambirampas, manggarai Timur, NTT.Kota itu jauh dari peradaban, tidak ada listrik, susah mendapat air bersih dan tidak terjangkau sinyal seluler. Ini benar-benar perjuang- an. Semoga berakhir baik nantinya, katanya saat dite- mui ketika mengikuti PPG di kampus Lidah Wetan belum lama ini. (uus) Juga Punya Program Jatim Mengajar HALAMAN | | MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 Paling Jauh Provinsi Papua■ Guyonan Gayeng di Republik Komedi SURABAYA, surya - Rakyat sudah jengah dengan polah politisi negeri ini. Bosan dengan pemberitaan korupsi yang ter- jadi hampir di semua lini. Miris dengan pemberitaan kriminal, perilaku orang zaman sekarang, hingga gosip para artis. Semua itu semakin membuat rumit otak, sebab kehidupan sehari-hari juga tak mudah dijalani. Nah, tak heran bila sebuah negara republik baru diidam-idamkan oleh masyara- kat. Tetapi, kali ini republiknya selalu mengocok isi perut warga negaranya. Republik ini adalah Republik Komedi. Tak ada presiden mau- pun menteri-menterinya. Mela- inkan berisi para comic, sebutan untuk para stand up comedian. Tugasnya hanya satu, membuat guyonan yang mampu menghi- bur penonton. “Kami tidak asal berkicau. Se- belum tampil di atas panggung, materi juga perlu dipersiapkan terlebih dulu. Jika perlu harus ditulis juga,” kata Pandji Pragi- waksono di sela persiapan Stand Up Show di Graha Institut Tek- nologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sabtu (31/8). Republik Komedi di Graha ITS ini juga dihadiri comic lainnya se- perti Muhadkly Acho yang kerap berkutat dengan euphoria masya- rakat urban, atau Ge Pamungkas, Kemal Palevi, dan Topenk_Enk yangkhasdenganbahanguyonan berkisar anak muda. Tentu saja, semua tema itu menjadi tontonan gayeng buat seluruh penonton di Graha ITS yang berjumlah 1.900 orang lebih tersebut. Tiga jam lamanya panggung ber-lighting memukau dan du- kungan sound system yang mak- simal itu menghibur penonton yang sebagian besar adalah ma- hasiswa. “Ini merupakan pang- gung stand up show yang paling besar di Jawa Timur dan Indo- nesia bagian timur,” kata Angga Prameswara, Ketua Komunitas Stand Up Comedy Jatim. (ida) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ ADU MELUCU - Comic (sebutan comedian stand up comedy) beradu melucu saat meet and greet di atrium Surabaya Town Square (Sutos) sebelum tampil di Graha ITS dalam acara Republik Komedi, Sabtu (31/8). Tunjungan Life surya.co.id | surabaya.tribunnews.com join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURABAYABLITZ MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 | SURABAYA, surya - Seorang pembantu rumah tangga, Muya- saroh (39), asal Desa Kalipang, RT 2/RW 5, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah, ditemu- kan tewas gantung diri di rumah majikannya Jl Kebraon Indah Permai Blok L, Sabtu (31/8). Muyasaroh sudah tiga tahun bekerja sebagai pembantu di ru- mah pasangan suami istri Joko Prianto (50) dan Dinasih Putri Mangastuti (47). Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh majikannya sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, wanita yang masih membujang ini ditemu- kan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di atas tangga dengan lehernya terikat selendang. Peristiwa itu kemudian dila- porkan ke polisi. Dan petugas langsung mengevakuasinya, setelah dilakukan pemeriksaan. Korban sudah dilarikan ke ka- mar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk kepentingan visum, ungkap Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang AKP Su- gimin. Dari pemeriksaan jenazah korban, polisi tidak menemukan luka bekas penganiayaan. Ar- tinya, korban diduga kuat me- mang tewas akibat bunuh diri. Namun, petugas masih terus mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan dari para saksi. Termasuk dua majikannya itu, imbuh Sugimin. Dari keterangan dua majikan itu, korban selama ini dikenal sangat tertutup. Bahkan dengan majikannya sendiri pembantu tersebut jarang sekali berkomu- nikasi. Dengan alasan itu, ma- jikannya juga merasa bingung, apa motif korban sampai nekat mengahiri hidup dengan gan- tung diri. Kepada polisi, pasangan sua- mi istri yang bekerja di Kantor Lelang di Sidoarjo dan Persona- lia PT Maspion II ini mengaku terahir bertemu dengan korban pada, Jumat (30/8). Sekitar pu- kul 20.00 WIB, korban pamitan keluar untuk membeli jamu. Tak ada kecurigaan apapun saat itu. Sekitar 10 menit berse- lang, dua majikan ini mengaku sempat mendengar langkah kaki korban masuk rumah. Artinya korban sudah kembali pulang dari membeli jamu. Kemudian, Sabtu pagi sekitar pukul 06.00, majikan korban merasa curiga karena tak se- perti biasanya pembantu yang telah bekerja tiga tahun belum bangun. Dia sempat diteriaki, tapi tetap tidak menjawab. Ke- mudian, dicari ke tempat lain di rumah. Saat mencari itulah, korban ditemukan di tangga bagian be- lakang rumah. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi ter- gantung dengan menggunakan kain selendang di atas tangga, urai Sugimin. (ufi) SURABAYA, surya - Seorang pemimpin dengan visi yang jelas, akan bisa mendorong orang atau anak buahnya untuk mencapai visi atau tujuan itu. Tapi bila seorang pemimpin tanpa visi, dia akan memimpin dengan ketakutan dan tidak berhasil da- lam tujuannya memimpin. Tips ini diberikan motivator ternama Andrew Nugraha, dalam seminar Leader Supervisor Manager yang digelar di lantai lima Hotel Santika Jemursari, Sabtu (31/8). Selain itu, pemimpin juga harus menjadi ayah dan ibu bagi anak buahnyaa, atau dalam tim, lanjut Andrew. Menjadi ayah atau ibu, menu- rut Andrew bisa dalam berbagai hal. Apakah itu menyangkut pe- kerjaan atau keluarga, maupun sosial. Dalam hal ini, menjadi ayah atau ibu dalam memberi- kan saran, dorongan, dan jalan keluar. Apakah itu diikuti, kan belum tentu. Yang pasti harus bisa mengayomi, paparnya. Selain dua tips di atas, juga ada tiga lagi. Yaitu pemimpin harus bisa menjadi role model atau panutan. Arinya, apa yang dikatakan dan dilakukan pemimpin, harus bisa mengin- spirasi, mendorong, dan mengil- hami anak buah atau orang lain untuk mengikuti. Selannjutnya, pemimpin ha- rus bisa mereduksi anak buah atau pemimpim untuk berani. Memberi semangat, dan bukan malah membuat anak buah atau orang lain yang bekerja bersa- manya harus melakukannya dalam ketakutan. Dan yang terakhir, pemimpin harus mengakui ketika dia ber- salah. Hal ini untuk mengajari integritas, jelas Andrew. Mengajari integritas, dilaku- kan bila pemimpin ingin anak buahnya mengakui bila telah berbuat kesalahan, maka dia juga harus berani minta maaf dan mengakui kesalahan bila salah. Maka integritas akan ter- bentuk untuk memberikan sua- sana kerja yang lebih nyaman. Para peserta seminar yang ikut terlihat puas dengan yang disampaikan Andrew. Sangat memberikan pencerahan dan kita jadi tahu apa yang harus di- lakukan dalam memimpin tim kerja, ujar Arso, salah satu pe- serta seminar. (rie) Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Dan petugas langsung mengevakuasinya, setelah dilakukan pemeriksaan. AKP Sugimin Kanit Reskrim Mutasi Perwira Menengah Polisi Kembali Bergulir SURABAYA, surya - Mutasi sejumlah kapolres dan perwira menengah di jajaran Polda Jatim kembali bergulir. Sesuai surat telegram (ST) Kapolri Nomor ST/1727/VIII/2013 tertanggal 30 Agustus 2013, ada 388 perwira menengah setingkat AKBP dan Kombes di seluruh Indonesia ter- kena mutasi. Termasuk 24 posisi strategis di jajaran Polda Jatim. Kasat Lantas Polrestabes Sura- baya AKBP Sabilul Alif dipercaya menjadi Kapolres Bondowoso, menggantikan AKBP Bonny Djianto yang berpindah tugas menjadi Wadirreskrimum Polda Jatim. Bonny menggantikan po- sisi AKBP Prasetijo Utomo yang bergeser menjadi dosen Akpol Lemdikpol Polri. ”Iya, saya sudah mendapat surat (mutasi) tersebut lewat email. Sebagai polisi, saya selalu siap menjalankan tugas dimana- pun,” kata AKBP Sabilul Alif saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (31/8). Kapolres Probolinggo Kota AKBP Tulus Ikhlas Pamoji yang baru saja mengalami luka akibat kerusuhan Pilkada juga ikut terkena mutasi. Ia berpindah tugas menjadi Wadirlantas Polda Jateng. Sedangkan posisinya diisi oleh AKBP Yulia Agustin Selfa Triana yang selama ini menjabat sebagai Kabag Sumda Polrestabes Surabaya. Mantan Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho yang menjadi Pamen di Polda Jatim karena tersangkut kasus dengan anak buahnya, Briptu Rani (sudah dipecat), berpindah tugas menja- di Kanit III Bagresmob Robinops Bareskrim Polri. Posisi Kapolres Mojokerto diisi oleh AKBP Muji Ediyanto yang sebelumnya men- jadi Koorspripim Polda Jatim. Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro dimutasi menjadi Kasubbag Prodsus Bagrod Roa- nalis Baintelkam Polri. Posisinya digantikan oleh AKBP Budhi Herdi Susianto yang sebelumnya menjabat Jobpamen Bagmut Job Robinkar SSDM Polri. Sementara Kapolres Ngawi AKBP Eddy Djunaedi berpindah menjadi Wadirlantas Polda Suma- tera Barat. Penggantinya adalah AKBP Valentino Alfa Tatareda yang sebelumnya menjabat Kasub- dit Regident Dirlantas Polda Jatim. Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi bergeser jadi Wadirpolair Polda Jatim dan di- gantikan oleh Kapolres Madiun AKBP Yusuf. Sedangkan jabatan Kapolres Madiun diisi oleh AKBP Rakhmad Setijadi yang selama ini menjadi Kapolres Bojonegoro. Selanjutnya Kapolres Bojonegoro diisi AKBP Ady Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polrestabes Surabaya. Kasat Brimob Polda Jatim Kom- bes Pol Mashudi yang berpindah menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Jabatannya diisi oleh Kom- bes Pol Rudi Kristantyo yang selama ini menjadi Kasat Brimob Polda Jambi. Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol Untung Widyatmoko pindah menjadi Pemeriksa Utama Rop- rovo Divpropam Polri. Penggan- tinya, Kombes Pol Hendi Hando- ko, Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan. Sedangkan Wadirnarkoba Pol- da Jatim AKBP Samudi menda- pat job baru sebagai Dir Narkoba Polda NTT. Posisi Wadirnarkoba Polda Jatim kemudian diisi oleh AKBP R Andria Martinus yang selama ini menjabat sebagai Ka- polres Bone. (ufi) surya/sri handi lestari pelatihan - Andrew Nugraha saat memberikan materi bertema Leader Supervisor Manager di hadapan para manager di ruang pertemuan lantai lima Hotel Santika Jemursari, Sabtu (31/8). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ Pemimpin Harus Berani Minta Maaf jika Salah surya/m taufik tester sabu - Snt alias Llk yang tinggal di Jl Banyu Urip Kidul ditangkap Polsek Genteng karena diketahui sebagai pemasok narkoba dan ahli mencicipi atau tester untuk mengetahui kualitas sabu, Sabtu (31/8). Kurikulum Mandiri Bisa Gunakan Dana BOS SURABAYA, surya - Pember- lakuan Kurikulum 2013 secara mandiri di Jawa Timur tetap berjalan, meskipun di sejum- lah daerah seperti DKI Jakarta melarangnya. Bahkan, sudah ada 22 kabupaten/kota di Jatim yang sanggup menerapkan Kurikulum 2013 secara mandiri. Jumlah ini berdasarkan penda- taan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim. Kepala LPMP Salamun me- ngatakan, 22 kabupaten/kota tersebut berinisiatif menggelar diklat mandiri untuk melatih guru-gurunya. Kota Surabaya dan Sidoarjo adalah dua daerah yang telah menggelar diklat mandiri. Selanjutkan akan disu- sul Kabupaten Pasuruan, Treng- galek, Sumenep, Lumajang dan Kota Blitar. Karena mandiri, seluruh biaya pelaksanaan mulai dari biaya diklat hingga pengadaan buku ajar ditanggung sekolah mau- pun pemerintah kabupaten/ kota setempat. Dinas pendidik- an kabupaten/kota yang meng- ajukan mandiri telah sanggup dengan itu. Jadi tidak diambil dari anggaran pemprov,” kata- nya, Sabtu (31/8). Sementara untuk buku pela- jaran, sekolah bisa mendapat- kan harga murah jika memesan langsung ke percetakan. Buku pelajaran SD seharga Rp 7.500 per eksemplar, SMP antara Rp 14.000 hingga Rp 24.000 per ek- semplar, dan SMA harga paling mahal hingga Rp 26.000 per eksemplar. Meski mandiri, Salamun me- minta agar sekolah tidak mem- bebani siswa dengan meminta mereka membayar biaya buku atau biaya diklat guru. Sekolah bisa mengambil dari dana Ban- tuan operasional sekolah (BOS). Hal itu tidak melanggar aturan karena di 13 poin peruntukkan dana BOS, salah satunya bisa digunakan sebagai pelatihan guru dan penggandaan buku inventaris. Agar dana BOS tidak banyak terserap di kegiatan ini, sekolah bisa menghemat dengan mengge- lar pelatihan guru di masing-ma- sing kota/kabupaten setempat. Hal ini untuk memperkecil biaya transportasi, makan dan lain-lain. Rencananya,Senin (2/9/2013) LPMP akan menerjunkan tim sensus ke sekolah-sekolah un- tuk mengetahui respons guru, kepala sekolah, orangtua wali murid, komite sekolah terhadap Kurikulum 2013. Terpisah, Kepala Dinas Pen- didikan Jatim Harun memasti- kan akan menggelar pelatihan Kurikulum 2013 terhadap guru SMK se Jatim. Pelatihan akan digelar mulai September hingga November 2013. Tahap pertama akan menya- sar guru-guru sekolah mene- ngah kejuruan (SMK). ”Ada 6.100 guru yang akan kami latih untuk angkatan pertama,” tan- das Harun. (uus) Sentuh 24 Jabatan Strategis■ Sesuai surat telegram Kapolri Nomor ST/1727/VIII/2013 tertanggal 30 Agustus 2013, ada 388 perwira menengah setingkat AKBP dan Kombes di seluruh Indonesia terkena mutasi Termasuk 24 posisi strategis di jajaran Polda Jatim Di antaranya Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Sabilul Alif dipercaya menjadi Kapolres Bondowoso, menggantikan AKBP Bonny Djianto ■ ■ ■ storyhighlights Sempat Beli Jamu Sebelum Gantung Diri di Tangga Rumah AKBP Sabilul Jabat Kapolres Bondowoso■ surabaya,surya -HariUlangTahun (HUT) Kebun Binatang Surabaya (KBS), Sabtu (31/8), dirayakan secara sederha- na di areal panggung hiburan. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjut dengan sholawat Nabi Muham- mad dan kuliah serta ditutup doa. Selain itu juga disediakan 70 buah do- orprize untuk para undangan dan tamu yang hadir. Tampak hadir di antara tamu, Ketua Perkumpulan Taman Satwa dan Flora Surabaya (PTSFS) Stany Soebakir, mantan pengelola KBS, I Wayan Titip Su- laksana, Daniel Rosyid, dan Hartoyo, Ke- tua Badan Pengawas (Banwas) KBS, serta pejabat dilingkungan Pemkot Surabaya. Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Ratna Ach- juningrum mengajak semua pihak me- lupakan masa lalu dan mengajak secara bersama-sama membangun kembali KBS untuk menjadi tempat yang membangga- kan bagi seluruh warga Kota Surabaya. Mencapai sejahtera bagi seluruh SDM, hewan, dan pengunjungnya. Jangan lagi dipikirkan kisruhnya, ungkap Ratna. Karena itu, di momen ulang tahun KBS yang ke-97 ini, juga dalam masa bulan Syawal, untuk saling memaafkan dan di- manfaatkaan sebagai momentum persa- tuan dan kesatuan untuk mengembalikan KBS berjaya sebagai ikon Kota Surabaya. Tempat meneliti, pengembangan ilmu pengetahuan, ruang hijau terbuka terbe- sar, dan tempat konservasi hewan tentu- nya, meski izin konservasi kami masih harus menunggu lagi, ungkap Ratna. Sementara itu, Direktur Operasional PDTS KBS, dr Liang Kaspe menyebutkan, di ulang tahunnya yang ke-97 ini harus ba- nyak melakukan perubahan dan perbaikan dalam segala bidang. Mulai dari kandang, perawatan hewan, hingga SDM-nya. Kami bahu-membahu untuk memperbaiki kondisi yang sebelumnya kacau. Dan ini perlu waktu dan tenaga yang lebih besar dibandingkan bila membuka KBS baru, ungkap dr Liang Kaspe. (rie) Ratna Achjuningrum: Ayo Bersama-sama Bangun KBS SPA MANGGA - Terapis melakukan perawatan Mango Spa Delight di Ten Eleven Spa, Hotel Santika Pandegiling, Surabaya, Sabtu (31/8) Scrub dan masker terbuat dari ekstrak mangga diyakini lebih kuat mengangkat sel kulit mati dan mengencangkan kulit. Karena buah Mangga yang kaya kandungan vitamin C bisa menangkal radikal bebas sekaligus menjadi antioksidan. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 Ngawi, surya - Sejumlah petani tembakau di Desa Le- gundi, Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi mengaku belum pernah tersentuh dana bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Temba- kau (DBHCT) 2013. Akibatnya, tanaman para petani, banyak yang terancam gagal panen. Puluhan petani dikampungkami,tidakpernah mendapat bantuan maupun danastimulusdaripemerintah. Semua biaya kami keluarkan sendiri, terang Partono (45) salah seorang petani tembakau warga setempat, Sabtu (31/8). Hal yang sama disampai- kan, petani tembakau lainnya, Slamet (51). Menurutnya, pe- tani selama ini membeli bibit tembakau dengan harga Rp 25.000 sampai Rp 30.000. Selain itu, pihaknya menjelaskan jika petani saat ini merasa resah akibat perubahan cuaca yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman tembakau. Sulit berkembang. Saya nggak tahu ini akan panen apa tidak? Sudah bulan pa- nen, tetapi tanaman kami tak kunjung bisa dipetik. Kemung- kinan gagal panen lebih besar, imbuhnya. Kabid Budidaya Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perke- bunan Ngawi Mujiono meng- aku jika DBHCT digunakan untuk sosialisasi ke masya- rakat dengan cara menanam tembakau yang baik dan benar. Selain itu, memberi bantuan pupuk dan bibit tembakau. Sementara, luasan lahan perkebunan tembakau Kabu- paten Ngawi saat ini mencapai 1.378,25 Hektare. Tanamannya terdapat tiga varietas yakni Vike, Ram, dan lokal. Lahan tembakau terluas dan hasil produksi terbesarnya berada di Kecamatan Karang- jati dan Kecamatan Bringin. Produksi tembakau rata-rata per tahun 3.169,36 kilogram per hektare dengan jumlah pekerja, petani, dan buruh tani tembakau 4.595 orang. Tahun 2010, Pemkab Ngawi digerojok dana DBHCT Rp 7,5 miliar. Tahun 2011 mendapat- kan Rp 9,3 miliar. Sementara Tahun 2012 Rp 8,7 miliar di bagi 8 SKPD. Sedangkan pada tahun 2013 ini kembali digerojok DBHCT plus Silpa mencapai Rp 13 mi- liar.(wan) s eorang gadis yang baru berusia 16 tahun sudah menjadi residivis kasus pencurian dan penipuan. Ter- sangka adalah Eka Novi Widiati (16) warga asal RT 04, RW 01, Desa Gunungsari, Kecamatan/ Kabupaten Madiun. Kini tersangka bersama sejumlah barang bukti hasil kejatannya diamankan di Polsek Nglames (Madiun). Sebelum ditangkap dan dijebloskan ke dalam tahanan Polsek Nglames, pada Tahun 2012 lalu, tersangka dijatuhi hukuman selama 5 bulan penjara dalam kasus pencurian di Polsek Sawahan. Namun,belumsempatsetahun bebas,tersangkasudahberulah lagidengan2kasussekaligus, yaknipenipuandanpencurian. Kapolsek Nglames, AKP Muhammad Isnaeni Ujianto, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Suparman mengatakan jika tersangka ditahan karena terlibat dalam 2 kali sekaligus dalam sepekan. Kasus kriminal itu kedua- duanya dilakukan di wilayah hukum Polsek Nglames. Kasus pertama yakni penipuan terhadap Mamad (22) warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Hasil penipuan korban, tersangka gadis kelahiran Madiun 04 Nopember 1997 ini berhasil menggondol motor Yamaha Vixion bernopol AE 3086 KR warna putih. Berhasil mempedayai korban Mamad yang tak lain teman bermain sekaligus teman berpesta mi- num-minuman keras, tersangka membawa kabur motor vixion itu untuk digunakan bersama teman lelaki lain tersangka. Memang tersangka ini residi- vis dalam kasus pencurian. Tetapi itu yang terungkap dan tertangkap. Kalau yang belum diketahui kami rasa masih banyak lagi, terangnya kepada Surya, Sabtu (31/8). Usai mendapatkan motor Yamaha Vixion, saat kabur tersangka mampir ke rumah temannya, Bella (17) warga Desa Dimong, Kecamatan/Ka- bupaten Madiun. Saat mampir ke rumah Bella, tersangka ditemui nenek Bella. Sebelum pulang, tersangka berhasil menggondol dompet di rumah Bella yang berisi uang Rp 72.000, sebuah hand phone (HP) merek nokia yang dijual seharga Rp 185.000, sebuah cicin dan suratnya seberat sekitar 1 gram, serta STNK motor Yamaha Mio bernopol AE 3558 FZ. Novi merupakan anak tunggal pasangan suami istri, Hariyadi (41) dan Suliyem (38) warga RT 04, RW 01, Desa Gunungsari, Kecamatan/Kabu- paten Madiun. Gadis yang masih imut ini mengaku suka mencuri karena keluarganya berantakan sejak 6 tahun lalu. Ini menyusul keinginan ibu kandungnya yang bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia sejak tersangka berusia 10 tahun silam. Selain itu, bapak kandung tersangka yang selama ini tinggal serumah, jarang memberikan perhatian lantaran hanya bekerja sebagai kuli bangunan. Hal itulah yang membuat gadis kelahiran 1997 ini, sering keluar rumah untuk bermain sekaligus mencuri jika ada kesempatan.(sudarmawan) Jeruk Bikin Macet Ngawi tuban, surya - Dalam waktu sehari, terjadi kecelakaan yang semuanya meli- batkan truk. Dalam kecelakaan di tempat berbeda ini merenggut 1 nyawa dan be- lasan terluka. Di Tuban, truk kontainer B 9139 PEH yang mengangkutbuahmilikKementrianPertani- an terjun bebas di laut utara Jawa, tepatnya di Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) km 53 di Desa Banjarrejo, Kecamatan Bancar, Kabupa- tenTubanSabtu(31/8)pagi. Kecelakaan tunggal ini berawal saat truk yang berjalan dari arah Kota Tuban hendak mendahului truk di depannya. Ketika upaya itu dilakukan, tiba-tiba sopir truk yang belum diketahui identi- tasnya itu melihat sebuah mobil melaju kencang dari arah berlawanan. Untuk menghindari kecelakaan, sang sopir pun langsung membanting stir ke sebelah kanan. Karena jalan di Desa Banjarrejo sempit, truk trailer yang mem- bawa buah seberat 40 ton itu langsung masuk ke areal pantai, lalu terperosok ke laut yang dalamnya sekitar 5 meter. Truk melaju terus, sampai sopir dan truknya terendam air laut, kata Rohmad (43), salah satu warga di lokasi kejadian. Akibat kejadian ini kondisi truk di bagian depan ringsek. Sopir truk yang diperkirakan berusia 35 tahun itu pun terjepit dan langsung tewas. Proses evakuasi truk ini juga berlang- sung lama. Polisi bersama warga yang berusaha mengevakuasi korban saat itu membutuhkan waktu empat jam untuk mengeluarkan tubuh sopir dari truk. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RSUD Koesma Tuban. Sementara identi- tas korban belum diketahui, kata AKP Akmal, Kasat Lantas Polres Tuban. Ribuan Jeruk Tutup Jalan Di tempat terpisah, truk L 9995 UH bermuatan besi yang nyungsep masuk ke dalam jurang sedalam 8 meter di bawah jembatan Danyang, Desa Sukosari, Keca- matan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Sijiyat (43), sopir truk berkilah kecela- kaan disebabkan karena truknya meng- hindari motor di depannya yang membe- lok mendadak. Karena itulah, truknya tak bisa terkendali lantaran muatan besinya cukup banyak hingga terguling masuk jurang sungai. Sujiyat (43) yang meng- alami patah kaki dirawat di IGD RSU Aisyiyah dr Soetomo, Ponorogo. Kecelakaan juga terjadi di jalur teng- korak Jl Raya Ngawi-Solo, Desa kawu, Kedunggalar, Ngawi, Sabtu (31/8). Kecelakaan yang melibatkan 3 kenda- raan sekaligus ini menyebabkan 5 orang terluka parah karena terjepit bodi kedua truk dan tertimpa muatan truk. Ketiga kendaraan yang terlibat kecela- kaan itu, truk bermuatan jeruk AD 1843 AC, truk bermuatan pupuk cair AG 8005 JM serta sebuah motor AE 6654 RW. Aki- bat kerasnya benturan antar bodi depan kedua truk ini menyebabkan kedua truk ringsek dan terbalik. Sedangkan muatan kedua truk ber- hamburan menutup jalur utama Solo- Ngawi. (dri/wan) surya/didik mashudi balap karung - Lomba balap karung yang diikuti ibu-ibu banyak menarik perhatian, karena mereka yang bertubuh gemuk bergelimpangan. Usia memang masih anak baru gede (ABG) tetapi gadis imut yang satu ini sungguh keterlaluan. Kendati usianya masih di bawah umur, reputasi kejahatannya mengerikan. Betapa tidak, usai menja- lani hukuman kasus pencurian, kini tertangkap lagi karena terlibat kasus kriminal Bila Gadis 16 Tahun Mencari Perhatian Keluarga Tak Risih Jadi Residivis Kambuhan surya/sudarmawan TERTUTUP JERUK - Kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan buah jeruk dengan truk bermuatan pupuk dan sebuah sepeda motor menyebabkan 5 luka berat. Sementara jalur Ngawi - Solo, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi tertutup buah jeruk. Petani Tembakau Tak Peroleh DBHCT Sehari Tiga Kecelakaan Maut ■ Di Tuban, truk bermuatan 40 ton buah nyelonong masuk laut, sopir tewas karena terjepit bodi truk Sedangkan di Ponorogo, truk bermuatan besi tercebur jurang sedalam 8 meter, sopir dan kenek luka parah Seementara di Ngawi, kecelakaan melibatkan dua truk dan satu motor. Dalam kecelakaan ini 5 orang luka parah dan jalur Ngawi - Solo tertutup buah jeruk ■ ■ ■ storyhighlights kediri, surya - Pasukan Brimob dikerahkan untuk mengusir puluhan preman yang berjubel di lokasi rekapitulasi penghitungan suara di Kelurah- an Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (31/8). Para preman yang diusir itu karena tidak berkepentingan dengan kegiatan rekapitulasi penghitungansuaraPilwaliKota Kediri. Sebelum petugas datang, massa sempat bergerombol di sekitar Kantor Kelurahan Bujel. Karena kehadirannya dapat memicu kerawanan, petugas kemudian mendatangkan pa- sukan Brimob. Bahkan kendara- an water canon juga diparkir di jalan depan Kelurahan Bujel. Pengusiran puluhan preman dari sekitar kantor kelurahan sempat berlangsung tegang. Namun petugas secara persuasif dapat mengendalikan situasi dan preman yang bergerombol membubarkan diri. Diduga para preman dikerah- kan pihak-pihak yang berkepen- tingan dengan penghitungan rekapitulasi suara Pilwali Kota Kediri. Penghitungan rekapitu- lasi suara sendiri meski berlang- sung panas, dapat diselesaikan petugas PPS Kelurahan Bujel. Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro saat dikonfirma- si menegaskan, pihaknya menu- runkan pasukan Brimob karena kegiatan rekapitulasi suara di Kelurahan Bujel memang meng- undang kerawanan. Kehadiran preman yang tidak berkepentingan dapat mengundang kerawanan. Se- hingga kami memintanya bubar, karena tidak berkepentingan de- ngan rekapitulasi penghitungan suara, tandasnya. Kapolres menegaskan, pihak- nya akan mengamankan proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPS di Kota Kediri. Masih ada tujuh kelurahan yang kemungkinan rekapitulasi penghitungan suara baru selesai malam hari, jelasnya. Pilwali Kota Kediri rawan, karena selisih suara terpaut 0.17 persen.(dim) Brimob Usir Preman di Kediri Polisi Tambah 3 SSK di Kediri kediri, surya - Usai Pilwali, tingkat kerawanan di Kota Kediri semakin meningkat, itu sebabnya Polres Kediri Kota men- dapat tambahan pasukan dari Polda Jatim. Total ada tambahan tiga satuan setingkat kompi (SSK). Tambahan satu SSK dari Sabhara Polda Jatim dan satu SSK Kompi Brimob Kediri. Sedangkan satu SSK pasukan Brimob BKO dari Polda DI Yogjakarta masih tetap dipertahankan. Total ada tiga SSK pasukan yang diperbantukan untuk mengamankan proses rekapitulasi penghitungan surat suara, ungkap AKBP Ratno Kuncoro, Kapolres Kediri Kota kepada Surya, Sabtu (31/8). Diakui Kapolres, tingkat kerawanan memang meningkat ka- rena perolehan dua pasangan calon versi hitung cepat LSI hanya terpaut 0,17 persen. (dim) Rumah Bos Kuliner Dijarah jombang, surya - Rumah milik Suwito (40), di Jalan Ang- grek, Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang Kota, Jombang, disatroni pencuri, Sabtu (31/8). Saat itu, pemilik rumah yang juga bos Rumah Makan Dragon, sedang dalam kondisi kosong karena ditinggalkan bepergian pemilik beserta keluarganya. Akibatnya, brankas isi barang ber- harga serta uang tunai amblas. Kerugian ratusan juta rupiah. Bermula, Suwito bersama seluruh keluarganya pergi mening- galkan rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh pintu, jendela, maupun pagar rumah dikunci rapat oleh korban. Sekitar pukul 12.30 WIB, Suwito pulang ke rumah. Tiba di depan pagar, korban kaget. Sebab, kunci pagar depan dalam kondisi rusak. Saat me- langkah hendak masuk, diketahui pintu rumah juga rusak.Saat baru diketahui harta bendanya dijarah maling.(uto) LINTAS JAWA TIMUR Balap Karung Pukau Warga kediri, surya - Kendati hampir setiap tahun dilakukan, lomba balap karung ibu-ibu untuk memeriahkan Tujuhbelasan di Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, ber- langsung meriah dan menarik perhatian warga, Sabtu (31/8). Ada puluhan peserta yang merupakan ibu rumah tangga ikut serta dalam perlombaan. Karena tubuhnya gemuk dan tak pernah latihan, banyak peserta yang jatuh bangun saat balapan berlangsung. Sementara para penonton bersorak saat ibu-ibu ini bergelimpangan di arena balap. Selain ibu-ibu juga bapak-bapak memeriahkan lomba untuk memeriahkan tujuhbelasan. Selain lomba balap karung juga ada lomba memperebutkan uang receh di buah Semangka yang di lumuri dengan jelaga.(dim) Panen Padi Lamongan Melimpah lamongan, surya - Musim panen padi MK 1 ini merupa- kan berkah besar bagi petani Lamongan, utamanya petani yang ada di kawasan utara jalan raya nasional Gresik – Babat. Selain tidak ada serangan hama, kualitas produksi gabah ta- hun juga cukup baik. Kondisi ini tentu beda dengan panen tahun 2012, petani tidak bisa menikmati hasil panen karena rusak parah diserang hama wereng. Penanggulangan serangan hama wereng dengan berbagai macam insektisida tidak membuahkan hasil. Aris Setiadi, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan mengung- kapkan, serangan hama wereng musim tanam ini memang sangat kecil. Beberapa imbauan soal pemupukan dan pola tanam yang dikembangkan Dinas Pertanian banyak dilakukan petani.”Hasil penan melimpah dengan kualitas gabah yang cukup memuas- kan,”tandasnya.(st36) surya/didik mashudi usir preman - Pasukan Brimob dikerahkan mengusir puluhan pre- man yang berjubel di lokasi rekapitulasi penghitungan suara di Kediri surya/sudarmawan ditangkap - Kendati masih belia, Novi acapkali berurusan dengan polisi, kali ini ia ditangkap karena kasus pencurian dan penipuan join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. malang, surya - Sore hari, akhir pekan kemarin, dua ke- lompok mahasiswa Unversitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terlibat bentrok. Sabtu (31/8) sekitar pukul 17.00 WIB kedua kelompok saling serang dengan batu dan kayu hingga masuk kawasan perkampungan pen- duduk. Saat itu, sekelompok maha- siswa di luar pagar Unikama tiba-tiba saling lempar dengan mahasiswa lain berseragam Menwa (Resimen Mahasiswa) di dalam pagar halaman depan. Aksi saling lempar ini membuat warga sekitar panik. Warga berusaha melerai agar mahasiswa di luar pagar menghentikan lemparan batu. Upaya warga ini membuahkan hasil. Namun sebagian anggota Menwa ternyata keluar pagar melalui pintu belakang. Mahasiswa di luar pagar me- ngejar mereka. Aksi saling lem- par pun kembali terjadi. Kalah jumlah, para Menwa mundur hingga sekitar 300 meter masuk ke perkampungan. Aksi saling lempar ini berja- lan sekitar satu jam. Pukul 18.00 WIB, mereka bubar. Menurut penuturan mahasis- wa, awalnya Pembantu Rektor (PR) III, Drs Selamet Riyadi MPd mengundang dialog para mahasiswa membahas rencana Pengenalan Program Pendidik- an Tinggi (P3T) atau kegiatan sejenis ospek. Namun dalam dialog tersebut PR III justru membahas pembubaran organi- sasi intra kampus. “BEM (Badan Eksekutif Ma- hasiswa) dan organisasi lain akan dibubarkan dengan alasan terlibat konflik,” tutur seorang mahasiswa yang enggan disebut namanya. Karena merasa ditipu, sejum- lah mahasiswa keluar ruangan. Aksi tersebut memicu kema- rahan Menwa yang berperan sebagai keamanan. Seorang mahasiswa yang dianggap ber- kata kasar kemudian dikeroyok sejumlah Menwa. Dikatakan olehnya, mahasiswa tersebut sempat dipukul dengan paving block hingga pingsan. “Dalam konteks diskusi seha- rusnya kata-kata dibalas kata- kata. Jangan main fisik begitu,” tambahnya. Akibat pengeroyokan tersebut timbul solidaritas sesama ma- hasiswa dan melawan Menwa. Bahkan ada oknum mahasiswa yang membawa belati. Seorang polisi yang mencoba melerai tidak digubris. Sementara pihak Menwa, hingga sore kemarin, tidak mau dikonfirmasi. PR III, Selamet Riyadi mengge- lar pertemuan ini hingga malam hari. Informasi yang diperoleh Surya, pertemuan tersebut ada- lah rapat evaluasi P3T. Saat itu, ia mempertanyakan alasan ada demo penoalkan Mahfud MD saat pelaksanaanP3TkepadaBEMdan ornawa (organisasi mahasiswa). Saat itu Selamet menawarkan, perlu tidaknya BEM dibubarkan. Tawaran ini menyulut ornawa dan BEM panas. Pihak Menwa datang untuk mengamankan, namun justru menyulut bentrok. Kami saat ini sedang menuju ke Polresta untuk mendamaikan ke- dua belah pihak ini,' ujar Selamet saat ditelepon. Disayangkan Bentrok tersebut membuat panik sejumlah siswa SMPN 12 Kota Malang yang dekat dengan Unikama.Apalagi di sekolah ter- sebut dilaksanakan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami). “Kamisedangmenerimasiswa kelas VII untuk menjadi anggota gugus depan kami yang baru,” tutur Kepala Komite SMPN 12, Dermawan. Dermawan menyayangkan sikap dari para mahasiswa tersebut. Menurutnya aksi itu memberikan contoh buruk bagi para siswa yang sedang diper- kenalkan pada lingkungan baru. “Memang tidak ada batu yang sampai masuk ke lingkungan sekolah kami. Tapi aksi mereka kan menjadi tontonan adik- adiknya yang masih kecil,” sesal Dermawan.(day) malang, surya - Sebuah mal identik dengan kegiatan belanja. Namun yang dilakukan Winarni dan Sri Rismayanti di luar kebiasaan itu. Kedua guru SDN Dinoyo 1 Kota Malang ini justru terlihat asyik merajut di mal. Sabtu (31/8) siang di gerai Sarinah MX Mall Malang, Winarni dan Sri serius mengutak-atik hakpen (alat rajut). Mereka mengikuti kegiatan Kreasi Rajut Sarinah yang digelar gerai ini. Lebih dari 30 menit Winarni dan Sri mengait-nga- itkan benang wol. Akhirnya, sebuah bros cantik berhasil dibuat kedua guru ini. “Saya kira gampang tadi (membuatnya). Tahunya sulit juga. Untung diajari sama adek-adek mahasiswa ini,” kata Winarni. Peserta kreasi rajut ini menggandeng mahasiswa Program Studi Seni Rupa Universitas Negeri Malang (UM). Para mahasiswa ini mengajarkan caranya merajut yang benar dan cepat untuk pemula. “Merajut itu mudah asalkan telaten. Kebanyakan (peserta) yang merajut tadi sudah lumayan,” tandas Bunga Putri, Mahasiswa Seni Rupa UM asal Trenggalek. Promo Cabang Manager Communication Sarinah Emporium Malang, Febi Damayanti, menambah- kan kegiatan Kreasi Rajut Sa- rinah ini merupakan agenda tahunan Sarinah Malang. “Kalau dulu namanya Bengkel Rajut Sarinah. Kami ingin memperkenalkan seni merajut kepada pengunjung mal,” imbuh Febi. Untuk tahun ini, kegiatan tersebut digelar di MX Mall sebagai bagian dari promosi Sarinah yang membuka cabang di lantai 2 mal tersebut. Sebe- lumnya, Sarinah Departement Store hanya ada di Jalan Basuki Rahmad (Sarinah Alun-alun). “Kami ingin memperkenal- kan Sarinah MX Mall kepada warga Malang,” ujarnya. Pihaknya sengaja menggan- deng mahasiswa Seni Rupa UM, karena menurut Febi, karya-karya rajutan para ma- hasiswa ini ternyata memiliki potensi jual dan layak masuk displai Sarinah Malang. Febi bahkan mengatakan, tidak menutup peluang karya-karya mahasiswa tersebut masuk ke Sarinah, asalkan memenuhi standar Sarinah Emporium. “Tapi itu baru wacana, sebab kami juga harus berkordinasi dengan Sarinah Pusat,” pungkas Febi.(isy) Mahasiswa Unikama Perang Batu surya/david yohanes belajar di mal - Sejumlah pengunjung MX Mall Malang belajar merajut bros di gerai Sarinah, Sabtu (31/8). Dua Guru SD Asyik Merajut Bros di Mal malang, surya - Politeknik Ne- geri Malang (Polinema) bekerja sama dengan PT International Power Mitsui Operation Maintenance Indonesia (IPMOMI) Paiton, Probolinggo, untuk perekrutan tenaga kerja dari lulusan Polinema. Sabtu (31/8), 100 mahasiswa Po- linema mengikuti tes untuk masuk menjadi peserta Enrichment Program (EP) PT IPMOMI-Polinema. Ke-100 mahasiswa ini akan berebut 25 kuota sebagai karyawan PT IPMOMI. Di antaranya adalah Melisa Purna- masari dan Ilham Pradana. Usai ujian, kedua mahasiswa ini sangat berharap diterima di program EP. “Saya tahu adanya program ini dari Job Placement Center (JPC) Polinema. Kalau bisa bekerja di PT IPMOMI, saya berharap karir saya terjamin,” kata Melisa, ma- hasiswa jurusan Teknik Kimia. Pada program EP ini nanti, 25 maha- siswa Polinema akan diberi pelatihan khusus selama delapan bulan. “Soalnya sulit, semoga saja bisa lolos,” tandas Ilham, mahasiswa Teknik Mesin. Ketua Program EP PT IPMOMI- Polinema, Drs Bambang Soepeno, mengatakan program EP ini telah ber- langsung selama lima tahun berturut- turut. Nantinya, mahasiswa Polinema diberi pengayakan dan pelatihan yang spesifik, serta magang di PT IPMOMI, sesuai bidang-bidangnya. “Ada lima jurusan yang dibutuh- kan dari program ini, yaitu, Teknik Listrik, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Administrasi. Ma- sing-masing akan diambil lima,” kata Bambang. Fresh Graduate Community Development and Ex- ternal Relation Supervisor PT IPMOMI, Mohammad Antus, menjelaskan prog- ram EP dengan menggandeng Poline- ma adalah bagian dari kegiatan CSR PT IPMOMI di bidang pendidikan. “Sasarannya adalah menampung lulusan fresh graduate agar memiliki pengalaman bekerja,” jelas Antus. Menurutnya, lulusan Polinema me- miliki skill dan pengetahuan yang di- butuhkan untuk bekerja di perusahaan Unit 7 dan 8 Paiton Energy Co ini. “Mereka pun bebas memilih setelah delapan bulan di EP,” tandas Antus. Direktur Polinema, Ir Tundung Su- bali Patma, menambahkan Polinema banyak melakukan MoU dengan du- nia industri. Dikatakan, diliriknya Polinema sebagai penyedia tenaga kerja dunia industri tidak lepas dari penerapan kurikulum perkuliahan di Polinema. “Kami terapkan dua kurikulum, yaitu kurikulum umum dan kurikulum du- nia industri. Di kurikulum dunia indus- tri ini mahasiswa diajarkan tentang hal- hal spesifik apa-apa yang dibutuhkan perusahaan,” imbuh Tundung. (isy) Paiton Energy Berburu Mahasiswa Teknik Polinema bentrok - Dua kelompok maha- siswa Unversitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terlibat bentrok dengan saling lempar batu, Sabtu (31/8). Dipicu Diskusi Panas dengan PR III Terkait Demo■ Mahasiswa Unikama berdiskusi dengan PR III terkait rencana kegiatan P3T Diskusi memanas karena ada rencana organisasi intrakampus akan dibubarkan Mahasiswa keluar ruangan dan terjadi kericuhan dengan menwa yang menjaga keamanan ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id surabaya.tribunnews.com HALAMAN | MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 Telat Mengajar, Pak Dokter Tabrak Pengendara Vario malang, surya - Universitas Wisnu Wardhana (Unidha) akan membuka dua program studi (prodi) Magister tahun de- pan. Rektor Unidha, Prof Dr Suko Wiyo- no, mengatakan kedua prodi Magister itu adalah S2 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)dan S2 Bahasa Indonesia. “Persiapannya, baik sarana-prasarana dan tenaga pengajar, sudah kami kami persiapkan. Tinggal mengajukan perizin- annya saja,” kata Suko, Sabtu (31/8). Namun, Suko menuturkan pengajuan izin pembukaan kedua prodi Magister ke Dikti ini harus menunggu sampai 2014 mendatang. Suko menjelaskan penghentian semen- tara (moratorium) Dikti bagi perguruan tinggi swasta (PTS) yang ingin mengaju- kan pembukaan program pascasarjana baru akan berakhir 2014 nanti. “Yang kami lakukan saat ini menyem- purnakan apa-apa yang sudah siap. Kalau moratorium sudah selesai, saat mengirim proposal nanti, kami semakin siap,” sam- bungnya. Saat ini, Unidha sudah memiliki dua program Magister, yaitu Manajemen dan Hukum. Saat ditanya membuka Magister PKn dan Bahasa Indonesia, Suku mene- rangkan kedua ilmu tersebut merupakan pelajaran wajib di sekolah. “Di samping itu, basis S1 PKn dan Bahasa Indonesia di Unidha sangat kuat. Saya pikir, sudah waktunya ada program pascasarjana untuk kedua prodi itu,”urai- nya.(isy) Rektor Suko Kenalkan 2 Prodi Magister Baru surya/irwan syairwan malang, surya - Kondisi yang terburu-buru membuat Dokter Eko Sulistyono (44) ti- dak dapat mengendalikan laju mobil Hyundai Santa Fe N 1907 CC yang dikendarainya. Sabtu (31/8), mobil berwarna putih ini menghantam pengendara sepeda motor Vario N 6157 BZ saat melaju di perempatan Jalan Buring dari arah timur, tepat depan Hotel Graha Cakra, Kota Malang. Pengedara motor, Samsul Arifin (37),yang parah dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kepada polisi, Eko mengaku mengejar waktu karena ia harus mengajar kuliah mahasiswanya di RSSA. Ia memacu mobilnya menuju RSSA sekitar pukul 07.50 WIB. Bahkan saat melintas di perempatan Jalan Buring, Eko tidak mengurangi kecepatan mobilnya. Pada saat yang bersamaan se- buah motor matik yang dikenda- rai Samsul melaju dari selatan ke utara. Samsul pun tidak sempat mengurangi kecepatannya dan braak! Motor tersebut menabrak sisi kiri mobil Eko. Menurut saksi mata, Imron Rosadi (56), mobil berwarna putih tersebut melaju dengan kencang. Bahkan saat tabrakan terjadi, mobil tersebut tidak me- ngerem sama sekali. Akibatnya motor Vario warna merah jambu terseret hingga 12 meter. “Motor dan orangnya terseret karena mobilnya sama sekali tidak me- ngerem,” tutur Imron. Mobil tersebut terus melaju sampai melompati trotoar. Mo- bil tersebut baru berhenti ketika menabrak pondasi bando rekla- me di tengah taman. Akibatnya mobil yang baru dibeli pada Januari 2013 ini ringsek. Sementara Samsul terluka parah, terutama akibat benturan di kepalanya. Sekarung daging sapi yang dibawanya bersera- kan di jalanan. Pria yang akhir- nya diketahui sebagai penjual daging ini dilarikan ke RSSA. “Benturannya sangat keras, karena keduanya tidak ada yang mengerem,” tambah Imron. Batal Mengajar Eko adalah seorang dokter spesialis anak. Penuturannya kepada penyidik, sebelum keja- dian Eko diminta memeriksa pa- sien di sebuah rumah sakit anak di Jalan Pahlawan TRIP. Setelah dari rumah sakit tersebut, Eko ada jadwal mengajar mahasiswa kedokteran di RSSA. “Karena waktunya yang mendesak, pengendara mobil memacu mobilnya dengan buru-buru,” terang Kanit Laka, Satlantas Polres Malang Kota, Ipda Ega Prayudi, kemarin. Akibat kejadian ini Eko batal memberi kuliah dan harus men- jalani penyidikan. Eko meng- aku dalam kondisi panik. Saat benturan terjadi dirinya justru menginjak gas sehingga motor korban terseret. “Mungkin tadi saya lupa malah injak gas, bu- kan rem,” katanya. Polisi masih melakukan penyidikan terhadap Eko Su- listyono. Sementara kondisi Samsul sangat parah dan da- lam kondisi kritis di IGD RSSA Kota Malang. (day) Malang Region Tundung Subali Patma surya/david yohanes join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| MINGGU, 1 SEPTEMBER 2013 menyaksikan penghitungan suara di PPS Mayangan yang tertunda akibat kerusuhan semalam. Ru- mor itupun tak terbukti. Menjelang sore, satu persatu massa yang berkerumun meninggalkan lokasi. Meski demikian, saat ini, masih ada ratusan anggota Sa- bhara dan TNI AD yang berjaga di tempat tersebut. Mereka kebanyakan bersantai, setelah bersama-sama menyantap nasi kotakan sebagai makan malam. Satu unit kendaraan rantis water- cannon tank, disiagakan di jalan masuk. Selain itu, dua ombivan milik televisi nasional, juga diizin- kan berada di dalam kompleks Kantor KPU. Ketua KPU Kota Probolinggo Sukirman Wiji Hadi Prajitno mengakui soal adanya temuan warga akan kotak suara yang tidak tersegel. “Ya, itu ada. Itu memang sebuah pelanggaran,” ujar Sukirman. Namun, Sukirman buru-buru mengklarifikasi, bahwa temuan itu tidak mempengaruhi jumlah suara yang ada di dalam kotak tersebut. Menurut Sukirman, se- gera setelah pihaknya memasti- kan adanya temuan, KPU segera mengumpulkan semua saksi dan perangkat PPS yang bertugas. “Setelah kami cocokkan de- ngan sata semua saksi, jumlah suara semuanya sama. Jadi tidak ada masalah,” dalih Sukirman. Sukirman juga menegaskan, adanya pelanggaran terhadap pelaksanaan pemungutan suara, tidak bisa lantas dijadikan alasan untuk mengulang Pilkada. “Kalau ada yang tidak puas dengan ki- nerja PPS atau KPU, ya lapor ke Panwaslu. Jadi tidak bisa lang- sung minta diulang, karena ada prosedurnya sendiri. Gugat saja lewat MK,” kata Sukirman. Karena itu, Sukirman mene- gaskan tidak akan memenuhi tuntutan pendemo untuk meng- ulang Pilkada. Sukirman menga- takan, proses pilwali hanya bisa diulang, bila terbukti ada kecu- rangan yang dilakukan petugas KPU, atau terjadi hal yang bersi- fat force majeur, seperti bencana alam. Sementara, ia bersikukuh, bahwa proses penghitungan sua- ra di Mayangan, berjalan normal. Sukirman sendiri mengimbau kepada para pendemo, untuk menempuh prosedur yang se- mestinya, bila curiga pada kiner- ja KPU. Gara-gara kisruh Masangan itu, KPU Kota Probolinggo memutus- kan mempercepat rekapilutasi akhir. Kepala Bidang SDM, Sosia- lisasi, dan Data Pemilih, Eko Edi Poerwanto, mengatakan, rekapi- tulasi sejatinya dilakukan pada 5 September, tetapi kemungkinan maju menjadi Senin (2/9). “Banyak quick count dan ini mem- buat resah dan curiga banyak pihak. Percepatan rekapitulasi diharapkan bisa meredam hal ini,” kata Eko. Komisi Pemilihan Umum Pro- vinsi Jawa Timur menyesalkan kerusuhan di depan Kantor Kelurahan Mayangan, Kota Pro- bolinggo, Jumat (30/8) malam hingga Sabtu dini hari, menuntut pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah setempat diulang. “Kenapa sekarang masih ada saja masalah yang diselesaikan dengan cara kekerasan, khusus- nya berkaitan dengan pilkada? Menurut saya ini ironis,” ujar Ketua KPU Provinsi Jatim Andry Dewanto Ahmad ketika dikonfir- masi wartawan, Sabtu pagi. Untuk diketahui, Pilwali Probo- linggo diikuti oleh empat pasang- an kandidat. Pasangan nomor urut 1 Dewi Ratih-As,ad Ansyari (DERAS), nomor urut 2 pasang lainnya Rukmini - Suhadak (Ha- rus Pas), nomor 3 Zulkifli Khalik- Maksum Subani (Zam Zam), no- mor 4 Hadi Zainal Abidin-Kusnan (Handalam). Pada hari pemungutan suara yang berlangsung bersamaan dengan Pemilihan Gubernur Jatim, Kamis (29/8), pasangan Rukmini - Suhadak menggelar hitung cepat. Hasilnya, Rukmini - Suhadak meraup 39,39 persen, Zam-Zam (Zulkifli Chalik-Maksum Subani) meraih 29,65 persen, Deras (Dewi Ratih-As’ad Ansha- ri) meraih 16,76 persen, dan Handalanku (Hadi Zainal Abidin – Kusnan) meraih 14,30 persen. Sekadar diketahui, Rukmini ada- lah istri dari walikota Buchori yang duduk di DPR RI dari Fraksi PDI Per- juangan. Dia maju untuk melanjut- kan program suaminya. (ab) sementara gubernur dulu lah, jadi belum ada peluang,” pung- kasnya. Hasilhitungcepatpemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pil- gub) Jawa Timur (Jatim) menun- jukkan pasangan calon yang di- usung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khofifah Indar Parawansa- Herman S Sumawiredja (Berkah) menempati urutan kedua dalam perolehan angka. Meskipun demikian, PKB masih optimistis pasangan itu menang dan akan menjadi Gu- bernur Jatim periode 2013-2018. “Ya, itu sementara (hasil hitung cepat). Laporan dari daerah, kami (memperoleh) 42 persen (suara). Itu di quick count baru 38 persen. Ya, kami masih optimistis lah,” tukas Cak Imin. Dia mengatakan, tidak ada pihak yang sudah bisa memas- tikan perolehan suara setiap kandidat Pilgub Jatim. Jadi, katanya, Khofifah belum dipas- tikan kalah. Ia menganggap, hasil penghitungan cepat yang disampaikan beberapa lembaga survei hanya informasi semata dan bukan hasil tetap. “Selagi informasinya hanya quick count, kami hanya me- nanggap itu informasi semata. Basisnya hanya sampling bukan faktual,” tuturnya. Untuk itu, tegas dia, PKB akan terus mengawal proses peng- hitungan suara. Harapannya, kata dia, tidak ada manipulasi suara dan tidak satu pun suara yang mendukung Khofifah hi- lang. “Faktualnya ini akan kami kawal terus, sehingga tidak ada satu pun suara yang hilang, ma- nipulasi tidak terjadi,” katanya. Politisi yang akrab disapa Cak Imin itu meminta semua kader PKB, terutama di wilayah Jatim untuk mengawal rekapiltulasi suara mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS) di kelu- rahan, panitia pemilihan kecamat- an (PPK), dan di komisi pemilihan umum (KPU) tingkat kabupaten. “Terus sampai kabupaten masing- masing, dan kami terus menghi- tung,”tegasMuhaimin. Seperti diberitakan, hasil hi- tungan cepat (quick count) atas Pilgub Jatim Kamis (29/8/2013) yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menem- patkan pasangan Khofifah-Her- man (Berkah) pada peringkat kedua. Pasangan itu merebut 37,76 persen dari total sampel suara yang digunakan di 350 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Jawa Timur. Perolehan itu selisih sekitar 10 persen dengan peringkat per- tama, pasangan petahana Soe- karwo-Saifullah Yusuf (Karsa) yang meraih 47,95 persen suara. Pasangan nomor urut 3 yang di- usungPDIPerjuangan,Bambang DH-Said Abdullah (Bangsa) me- raih 11,05 persen suara. Sedang- kan pasangan perseorangan Eggi Sudjana-M Sihat (Beres) yang ha- nya mendapat 2,38 persen suara. (kompas.com) Tulus pergi meninggalkan kantor KPU yang hingga pukul 19.30 masih dipenuhi petugas antihuru-hara Sabhara. Tulus meninggalkan kantor KPU, se- kitar 15 menit setelah Kadiv Hu- mas Polda Jatim, Kombes Awi Setiono, meninggalkan lokasi. Tulus adalah salah satu kor- ban terparah baku lempar antara demonstran dengan polisi Jumat (30/8) malam. “Pak kapolres terkena lemparan batu saat me- lakukan pengamanan tadi,” ujar Serma TNI Kuswari, Babinsa Kelurahan Mayangan. Hal ini juga dibenarkan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Unggung Cahyono. Ia mengatakan, telinga kapolres mengalami luka parah, sehingga harus menjalani operasi. “Kapolresterluka,”kataUnggung ketika ditemui di lokasi. Menurut informasi yang dipe- roleh Surya, malam itu Kapolres Tulus memimpin langsung pengamanan. Ia tak menyangka bakal ada perlawanan massa de- ngan melempar paving ke arah polisi sehingga tidak menyiap- kan pengaman badan. “Maka- nya saat ditawari untuk pakai helm, Pak Kapolres tak mau. Ngak tahunya massa melempar batu,” ujar salah satu polisi. Akibat lukanya yang cukup parah itu, Tulus menjalani pera- watan di RS Husada Proboling- go. Informasinya, di RS itu teli- nga Tulus mendapat 10 jahitan. Di tengah ketegangan di Pro- bolinggo itulah muncul kabar bahwa Tulus dimutasi menjadi Wakil Direktur Lalu Linta Ke- polisian Daerah Jawa Tengah. Sedangkan posisinya diisi oleh AKBP Yulia Agustin Selfa Triana yang selama ini menjabat Kepala Bagian Sumber Daya Polrestabes Surabaya. Ia termasuk 388 perwira menengah yang disebut dalam telegram Kapolri bernomor ST/1727/VIII/2013 tertanggal 30 Agustus 2013. Mutasi itu me- nyangkut24posisistrategisyang ada kepolisian Jawa Timur. Bentrok Suasana Kota Probolinggo mencekam akibat bentrokan yang terjadi antara massa de- ngan polisi karena menuntut Pemilihan Kepala Daerah (Pil- kada) di kota setempat diulang, Jumat malam. Semula, massa mendengar adanya dugaan kotak suara yang tidak disegel saat di- lakukan penghitungan di tingkat PPS,tepatnyadidepankantorKe- lurahan Mayangan, Jumat (30/8) pagi. Massa semakin banyak usai salat Jumat. Melihat situasi tidak me- mungkinkan untuk dilakukan penghitungan suara di situ, po- lisi memutuskan mengamankan dan mengevakuasi kota suara itu. Namun, upaya itu dihalang- halangi massa yang volumenya semakin besar. Bentrokan pun tidak bisa dihindarkan. Polisi terpaksa me- ngeluarkan gas air mata untuk menghalau, namun massa sema- kin beringas dan tak terkendali. “Saat polisi menembakkan gas air mata, massa sempat semburat. Tapi massa semakin marah dan bentrokan tak terhindarkan,” kata salah satu warga di lokasi. Selain melempari kantor ke- lurahan, massa menggulingkan mobil milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo. Tidak itu saja, massa yang sudah diluar kendali membakar mobil milik Binmas Polresta Pro- bolinggo yang terparkir tidak jauh dari kantor kelurahan. Hingga menjelang tengah malam, suasana di Kota Probo- linggo masih mencekam. Aparat juga meminta bantuan dari per- sonel TNI Kabupaten Lumajang membantu mengamankan loka- si. “Sekitarpukul00.30WIB,Sabtu dinihari, polisi sudah dapat me- ngendalikan situasi di lokasi ke- jadian,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono.. Di antara mereka, yang paling merasa tegang, tentu saja Ke- tua Panitia Pemungutan Suara Kelurahan Mayangan, Suroso. Lelaki 50 tahun ini mengaku, masih merasa ketakutan. “Ya jelas takut. Gimana nggak takut, batu melayang dimana-mana,” ujar Suroso, ditemui Surya di Kantor KPU Probolinggo, Sabtu (31/8) malam. Saking takutnya, Suroso sampai menelepon keluarga. Ia mengakumenenangkananggota keluarganya, yang tentu merasa cemas. “Saya juga berdoa. Ra- sanya lemas, yang menyerang begitu banyak,” katanya. Peristiwaitusendiri,kataSuroso, di luar dugaan semua pihak. Ber- awal dari demonstrasi kecil yang dilakukanoleh70-anibu-ibuwarga kawasanMayangan. Demo ini bubar saat adzan Maghrib berkumandang. Su- roso yang ketika itu yakin aksi tak berlanjut, kemudian kaget bukan kepalang, ketika selepas adzan Isya, ratusan massa ber- datangan dari segala penjuru. Aksi kerusuhan pun tak ter- kendali. Suroso pun bersyukur, ia dan anggota PPS lain, men- dapat perlindungan dari polisi. “Coba polisi terlambat sedikit saja, ya sudah lain ceritanya,” kata Suroso. Amankan Dua Provokator Namun, situasi bukannya se- makin tenang, melainkan massa yang jumlahnya mencapai ra- tusan itu semakin marah. Dua mobil dirusak, yakni milik Bin- mas Polresta Probolinggo yang dibakar dan mobil milik KPU setempat digulingkan. Polisi juga mengamankan dua warga yang diduga menjadi provokator. Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut saat ini juga sedang menjalani perawatan karena mengalami luka ringan. Namun kemudian, satu di antara mereka dilepas karena tidak ada bukti terlibat aksi kekerasan itu. Polisi pun menggelar olah tempat kejadian perkara antara pukul 14.30 – 15.00 WIB di Kantor Kelurahan Mayangan Kota Pro- bolinggo. Tiga petugas dari tim gabungan Polda Jatim dan Polres Probolinggo turun ke TKP. Dalam olah TKP tersebut, tim forensik menempatkan lebih dari 20 nomor identifikasi. Petugas mencatat semua kerusakan yang ada, termasuk mobil Toyota Avanza milik KPU yang hancur. Handalanku Membantah Tidak jelas massa digerakkan oleh siapa. Namun, dari rumor yangberedar,merekaadalahmas- sa pasangan calon Zulkifli Cha- lik-Maksum Subani (Zam-Zam) dan Hadi Zainal Abidin-Kusnan (Handalanku). Pihak Zam-Zam mengakui namun pihak Handal- anku mengelak. “Memang massa kami tetapi kami tidak memerintah- mereka melihat Judika adalah sosok yang baik dan rendah hati. “Dia juga bertanggung jawab, jujur, pekerja keras yang ulet, memikirkan masa depan, dan sayang sama orang tua,” kata Mince. Mereka melihat cinta Judika terhadap Duma luar biasa. “Kami jadi luluh. Orang tua lain pasti bersikap seperti kami. Luar biasalah perjuang- annya,” ucap Mince. Melihat keharuan Duma, orang tuanya ikut terharu. Ibun- da Duma, Mince, yang sempat tidak merestui hubungan Duma dengan Judika membisikkan minta maaf. Demikian juga dengan Nobel, ayah Duma. Suasanaharuitupecahketika prosesidimulai.Usaipemberkat- an,pendetabermaksudmenyala- miJudika.Judikaspontanmeng- ulurkantangankiri.Itumembuat yanghadirkaget.Judikatidak kalahkaget.Barukemudiania sadar,tangankanannyatidak lepasdarigenggamanDuma. Barukemudianiamenyalami pendetadengantangankanan, sambiltertawamalu. Usai menikah, mereka baru sadar bahwa gereja penuh hingga lantai atas. Menurut Duma, mereka senang melihat sambutan itu. “Lucunya, ada saja yang ber- teriak Judika, I love you!” kata Duma yang menginginkan tiga anak itu sambil tertawa. Prosesi acara dilanjutkan dengan resepsi serta acara adat di Lapangan Silalahi, tepat di depan rumah orang tua Duma. Lapangan yang biasa dipakai untuk pertandingan sepakbola itu diisi oleh tenda-tenda besar. Rangkaian prosesi adat Batak itu berlangsung hingga malam. (Tribunnews) Mengambil start dari Ranu Pane, Tarpin mulai mendaki pukul 08.15, Sabtu (24/8). Pukul 13.30, ia sudah menginjak Ranu Kumbolo adalah pria yang berjalan mundur tersebut. Pria 48 tahun itu, memang sengaja berjalan menuju puncak Mahameru dari rute Ranu Pane yang merupakan titik awal pendakian gunung Semeru pada umumnya. Pendakian Tarpin dimulai sejak Sabtu (24/8) pagi sekitar pukul 08.15 dengan start dari Pos Pendakian Semeru di Ranu Pane. Dengan dikawal sekitar 60 orang kru, Tarpin memulai pendakian setapak demi setapak di jalur Semeru. Sekitar pukul 13.30, Tarpin sampai di Ranu Kumbolo dan pukul 16.00 ia melanjutkan langkah menuju Kalimati dan sampai 2,5 jam berikutnya. Di situlah Tarpin dan timnya berkemah untuk melanjutkan pendakian Minggu (25/8) pagi. Sampai di puncak Senin pagi, siangnya, Tarpin langsung turun lagi dan tiba kembali di Pos Ranu Pane Selasa sore. Butuhwaktu2x24jamtermasuk istirahatbagiTarpinuntukmencapai puncakMahamerudenganberjalan mundur.Ditambah1x24jam kembaliRanuPanejugadengan berjalanmundur.Luarbiasanya, waktutersebutadalahhitungan normalbagiseorangpendaki sampaikepuncakMahamerupada umumnya.“Kalautidakberjalan mundursayabisaseharisemalam pulang-pergidariRanuPaneke puncakMahameru,”kataTarpin. Diakui Tarpin, kesulitan terbesar saat mendaki dengan berjalan mundur tersebut adalah menentukan arah berjalan ketika ada belokan. Pasalnya, alat bantu dua spion yang dipasang di tubuhnya terkadang justru membuatnya bingung. “Di kaca sepertinya jalannya ke arah kanan, tapi sebenarnya ke kiri, jadi terkadang salah arah dan terpeleset,” kata pria yang tinggal di Jl Sadewa 5, Tumpang. Background seorang porter, memang sangat membantu Tarpin melakukan aksi ‘nye- lenehnya’ itu. Sudah puluhan tahun dan lebih dari 800 kali Tarpin naik turun puncak Semeru dengan membawa barang-barang para pendaki yang menyewanya. Ditambah, persiapan matang juga dilaku- kan Tarpin sebelum melakukan aksi berjalan mundur itu. Terlebih, Tarpin punya riwayat luar biasa kala menaklukkan gunung-gunung di Jawa. Tahun 2011 lalu, Tarpin sempat mendu- duki peringkat 3 dari 30 negara saat event mendaki marathon di puncak gunung Arjuno, Welir- ang, Bromo, Semeru, Argopuro, Raung, Ijen dan Agung. ApayangdilakukanTarpin tersebut,adalahsatubentuk panggilanhatidarinya.Sudah sejaklama,Tarpininginmenakluk- kanSemerudengancaraberjalan mundur.“Inimurnikeinginandari Pilwali... DARI HALAMAN 1■ Orang Tua... DARI HALAMAN 1■ Rodgers Eksploitasi... DARI HALAMAN 1■ Imin: Jatah... DARI HALAMAN 1■ Kapolres Terluka... DARI HALAMAN 1■ Ingatkan Pendaki... DARI HALAMAN 1■ kan aksi tersebut,” kata Zulkifli da- lam jumpa pers yang digelar di ru- mahnya,JalanSuroyo,Sabtu(31/8). Justru Zulkifli sangat menya- yangkan aksi brutal tersebut. “Kami mencurigai ada provoka- tor di dalam massa kami,” ujar Zulkifli. Berbeda dengan kubu Zam- Zam, kubu Handalanku mem- bantah, ratusan orang yang telah berbuat kisruh itu orang suruhannya. “Massa rusuh bu- kan simpatisan kami. Karena kami calon yang berasas Islam. Simpatisan kami didominasi para perempuan dan ibu-ibu yang tekun salat,” kata Hadi. Hadi Zainal menerangkan, peristiwa itu juga tak terkait dengan hasil quick count. Dalam quick count, pasangan Handal- anku menempati posisi nomor 4 alias posisi buncit. “Hasil quick count, Handalanku menduduki peringkat 4 raihan suara. Kami siap kalah kok,” pungkas Hadi. Sekolah Libur Buntut amuk massa di kan- tor Kelurahan Mayangan, Jalan Ikan Hiu, Kecamatan Mayang- an, Kota Probolinggo, ratusan pelajar SDN Mayangan 1 Kota Probolinggo terpaksa dilibur- kan. Sekolah yang terletak di Jalan Ikan Tengiri ini berjarak sekitar 100 meter dari kantor Kelurahan Mayangan. “Terpaksa pagi ini sekolah kami liburkan. Kami khawatir bakal ada aksi lagi. Karena ka- barnya bakal ada aksi unjukra- sa kembali,” ujar Sunarso, guru kelas 6, Sabtu (31/8). Menurut Sunarso, jumlah sis- wa SDN Mayangan 1 menca- pai 254 siswa. Mulai kelas satu hingga kelas enam. Sunarso menambahkan, se- benarnya tiap malam hari, seko- lah juga menggelar les tamba- han bagi murid kelas lima dan enam. Mereka mendapatkan les mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. “Namun karena semalam ada aksi unjuk rasa, terpaksa les juga diliburkan,” kata dia. Keputusan libur sekolah secara mendadak ini tak banyak diketa- hui siswa. Karena itu, Sabtu pagi tadi masih banyak siswa maupun wali murid yang mengantar anak- nya ke sekolah. Mereka terpaksa harus balik kanan begitu diberita- hujikasekolahdiliburkan. Salah satu guru tampak ber- diri di pertigaan Jalan Ikan Hiu dan Jalan Ikan Tengiri. Dia menghalau siswa yang hendak melihat-lihat lokasi pengrusak- an. (ab/bet/ant/gie) surya/sugiharto hitung manual - Anggota KPU Kota Probolinggo merekapitulasi suara Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Probolinggo, setelah kantor kelurahan itu diserbu massa, Sabtu (31/8). “Saya pikir pensiunnya Ferguson akan mempengaruhi sikap para pemain United. Seo- rangmanajerdapatmempenga- ruhi sikap para pemainnya,” kata Rodgers seperti dilansir Guardian.co.uk, Sabtu (31/9). Manajer yang baru dua mu- sim ditunjuk sebagai bos The Reds ini lalu mengungkapkan fakta hasil United kontra Chel- sea pekan lalu yang berujung pada hasil seri tanpa gol. Jika masih ada Fergie, besar ke- mungkinan United menang. “Ini soal sikap dan perilaku pemain yang telah terpasang selama bertahun-tahun,” tam- bah Rodgers. Dalam kata lain, Rodgers memang sangat terlihat ingin mengeksploitasi masa transisi United dari kepemimpinan Fergie ke Moyes. Serangan psi- kis penting dilancarkan apalagi dengan status Moyes sebagai mantan manajer Everton. Rivalitas Everton dan Liver- pool selalu memanas setiap kali terlibat duel bertajuk derby Merseyside. Dan sayangnya Moyes selama tujuh tahun ka- riernya melatih Everton belum pernah menang atas Liverpool dalam derby Merseyside yang berlangsung di Anfield. Dan kali ini tentu akan jadi pertandingan yang berbeda buat manajer asal Skotlandia itu ketika dia melawan Liver- pool dengan membawa United. Pastinya ini tidak akan sama dengan ketika dia membawa Everton melawan Liverpool. “Saya tidak tahu ini akan berbeda (melawan Liverpool bersama United) sebab ini belum terjadi. Semua berkata kepadaku ada rivalitas besar, saya hanya melihat ke depan dan ingin menyajikan tipikal permainan United,” ujar Moyes dilansir situs remsi United. Di mata Moyes, Liverpool musim ini menjalani awal mu- sim bagus. Rodgers diakuinya melakukan sejumlah perubah- an dengan mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Iago Aspas, Simon Mignolet, Kolo Toure, dan Aly Cissokho. “Saya pikir Brendan Rodgers sedang membangun sebuah tim, dia melakukan pergantian untuk mendapatkan perma- inan yang sesuai dengan ke- inginannya. Liverpool selalu memainkan sepakbola bagus dan berpeluang mendapatkan trofi,” ujar Moyes. Liverpool musim lalu meng- akhiri kompetisi dengan selisih 28 poin jauh berada di bawah United yang keluar sebagai kampiun Premier League. Mu- sim lalu Liverpool tak menda- patkan gelar apapun, bahkan tidak mampu meraih tiket ke Eropa. Perseteruan kedua tim ini pernah memanas dua musim lalu ketika mereka bersaing memperebutkan gelar juara ke-20 sekaligus menjadi tim dengan gelar juara Liga Inggris terbanyak. “Saya pikir ini adalah per- tandingan terbesar antara dua kota dan dua klub ini. Ini bagus dalam segi olahraga, laga yang hebat dan akan jadi sesuatu yang selalu hebat untuk liga. Ini adalah laga yang dinantikan oleh siapapun,” ujar bek kanan Liverpool Glen Johnson kepada Liverpoolfc.com. Johnson yang telah bermain sebanyak tujuh kali di liga melawan sang rival sejak ber- gabung ke klub empat tahun lalu, optimistis bisa meraih hasil positif dengan dukungan penuh Liverpudlian. Sayangnya berita buruk da- tang dari tim medis Liverpool. Aly Cissokho, Joe Allen, dan Kolo Toure dipastikan absen karena cedera. Liverpool juga belum bisa memainkan striker kontrover- sialnya, Luis Suarez, di laga ini karena masih menjalani sanksi 10 laga. Namun bek tengah Martin Skrtel sudah fit dan siap menggantikan posisi Kolo Toure untuk berduet dengan Daniel Agger. Sementara itu United tak me- miliki daftar pemain baru yang mengalami cedera kecuali para pemain yang lama dibekap cedera seperti halnya Rafael da Silva, Darren Fletcher, Luis Nani, dan Javier Hernandez. Artinya Setan Merah bisa tam- pil dengan skuad terbaiknya termasuk penyerang Robin Van Persie dan Wayne Rooney yang kembalididuetkandilagaterakhir ketika United melawan Chelsea. (Tribunnews.com/cen) hatisaya,bukanpamerataugaya- gayaan,”kataTarpin. Dengan aksinya itu, Tarpin ingin mengingatkan para pendaki agar mereka menjaga kebersihan gunung dengan tidak meninggalkan sampah. Kebiasa- an jorok itu yang kerap membuat Tarpin geram. “Saat turun, kami membersihkan sampah-sampah di sepanjang jalur pendakian, saya harap ini bisa menjadi contoh bagi pendaki lain agar juga ikut menjaga kebersihan gunung,” kata Tarpin. Keberhasilan Tarpin menaklukan Semeru dengan berjalan mundur, tidak lepas dari peran sekitar 60 orang kru yang dikerahkan untuk meng- awalnya. Kru yang mayoritas berasal dari komunitas Gimbal Alas Indonesia tersebut, disebar di beberapa titik baik itu di jalur depan atau di belakang Tarpin. Salah satu kru yang ikut mengawal Tarpin, Triyanko atau yang akrab disapa Slank mengatakan para kru bertugas memastikan jalur yang dilewati Tarpin bersih dari pendaki lainnya. Baik itu di depan maupun di belakang Tarpin. “Tiap pendaki lain yang lewat kami minta berhenti, atau paling tidak minggir sejenak,” kata Triyanko. Mereka juga berperan sebagai navigator, karena Tarpin tak bisa 100 persen mengandalkan spionnya. Mereka selalu berteriak, “kiri – kanan” atau “awas, hati-hati.” Anehnya, meski berjalan mundur, justru Tarpin melaju lebih cepat dari para kru yang berjalan biasa. Tak jarang para kru tertabrak Tarpin. “Kita se- ring kewalahan, karena Tarpin berjalan dengan cepat semen- tara para kru harus berdesakan dengan kru lain atau pendaki lain,” imbuh Triyanko. Meski demikian, Triyanko sen- diri cukup memuji semangat Tar- pin yang berjuang keras untuk mewujudkan impiannya menuju puncak Semeru dengan berjalan mundur. (tribunjogja/sus) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×