Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
2 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
ROADTOELECTION MINGGU, 7 JULI 2013 |
resmi partai, melainkan inisiatif
personal ko...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
Jatim Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa
SURABAYA, surya - Kali
keenam kontingen Ja...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURABAYABLITZ MINGGU, 7 JULI 2013 |
Kriminalitas Meningkat
SURABAYA, surya - Men-
je...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| MINGGU, 7 JULI 2013
jombang, surya - Dalam
waktu hampir bersamaan, dua
ke...
Malang Region
malang, surya - Jelang
Ramadan, perampokan mini-
market di Kota Malang mulai
meresahkan. Dalam semalam,
Sabt...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| MINGGU, 7 JULI 2013
Serma BW.
Berlawanan dengan kenyata-
an bahwa ia dit...
MINGGU, 7 JULI 2013 |
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
E paper surya 7 juli 2013
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

E paper surya 7 juli 2013

5,256 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
5,256
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
322
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

E paper surya 7 juli 2013

  1. 1. Harga Langganan: Rp 29.000/bulan l Berlangganan/Pengaduan/Sirkulasi: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Anggota TNI AU Terlibat Narkoba■ MINGGU, 7 JULI 2013 NO. 238 TAHUN XXVI TERBIT 20 HALAMAN HARGA Rp 1.000 Tetapi itu sebatas prediksi. NU tetap menggunakan metode rukyatul hilal sebagai dasar penentu awal Ramadan. KH A Ghazalie Masroeri Ketua Lajnah Falakiyah PBNU 32 Jiwa Korban Ricuh Mesir P ertemuan kembali empat sahabat, R Boedi Setia yang dikenal dengan panggilan Ucox, Ryadh Amir, Syahrul Sonata, dan Bestari Prawidyo berujung dengan terbentuknya FjazzC Surabaya. Tepatnya pada 2 Juni 2012, mereka, yang sama-sama ngeband di SMPN 1 Surabaya, membentuk lagi grup jazz. Mereka tampil di berbagai acara, mal atau panggung pertunjukan. “Tetapi, nggak ada yang nonton,” ucap Ucox, di antara permainan band-band musik fusion jazz di panggung Food Festival East Coast Surabaya, Sabtu (6/7). KE HALAMAN 7■ SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ FUSSION JAZZ - Band NIW tampil di Fussion Jazz Festival Show 2nd Big Stage di Food Festival East Coast Surabaya, Sabtu (6/7) untuk merayakan ulang tahun pertama Fussion Jazz Community Surabaya. Big stage, panggung besar lengkap dengan peralatan musik dan sound system. Penonton berdiri, duduk, atau lesehan di sekitarnya. Mungkin biasa bagi orang yang melintas. Namun, bagi para musisi yang tampil di atasnya, inilah reward yang sangat berharga. Fusion Jazz Community (FjazzC) Surabaya Kaderisasi Musisi Jazz Surabaya NU Perkirakan Awal Ramadan 10 Juli jakarta, surya - Nahdlatul Ulama (NU) memprediksi awal Ramadan akan jatuhpada Rabu,10Juli2013. Namununtukke- pastiannyamasihharusmenungguhasilrukyat yangakandigelarpadaSenin(8/7)besok. "Menurut prediksi hisab Lajnah Falakiyah PBNU menyatakan bahwa awal Ramadan 1434 H jatuh pada tanggal 10 Juli 2013, tetapi itu sebatas prediksi. NU tetap meng- gunakan metode rukyatul hilal atau peng- amatan hilal (bulan) sebagai dasar penentu awal Ramadan 1434 H," kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri dalam siaran pers, Sabtu (6/7). KE HALAMAN 7■ Kurangi Pertemuan tya ariestya S eiring pertambahan usia, Tya Ariestya enggan mengenakan busana agak terbuka. Tidak seperti dulu, koleksi tank top dan celana pendek mendominasi gaya berbusananya. Bintang film I Love You Masbro itu sekarang tampil berbeda. Dalam acara fashion show bertema Pelangi Rama- dhan, pemilik nama Ariestya Noormita Azhar ini tampak cantik dan anggun dalam balutan busana muslim lengkap dengan kerudung. Padahal, sebelumnya, ia sangat jarang mengenakannya. Namun, bukan berarti dia berpakaian tertutup Nudirman: Walikota New York Danai ICW jakarta, surya - Anggo- ta DPR dan aktivis ICW saling serang, menyusul rilis 36 calon anggota legislatif (Caleg) 2014 yang diragukan komitmennya dalam pemberantasan korup- si. Politikus Golkar Nudirman Munir dan politikus PPP Ahmad Yani menuding ICW menerima dana asing untuk membusukkan DPR. Nudirman meminta lima hal harus diklarifikasi ICW. Pertama, masalah kebohong- an dua anggota ICW terkait penggunaan dana didapat dari Michael Bloomberg, Wali Kota New York. Ia menyebut aktivis ICW Ade Irawan pernah menga- takan dana Rp 450 juta digu- nakan untuk sosialiasi pem- berantasan korupsi. Namun anggota ICW Emerson Yuntho mengatakan dana itu untuk survei pemberantasan anti- tembakau. "Dana itu diguna- kan ICW untuk pembusukan DPR karena ada kepentingan asing dari uang itu," tegas Nudirman Munir di Jakarta, Sabtu (6/7). Pertanyaan kedua Nurdi- man mengenai daftar 36 caleg yang divonis ICW tidak pro pemberantasan korupsi. Bagi Nudirman, tuduhan itu sudah melanggar asas praduga tak bersalah dan berpotensi men- cemarkan nama baik. Ketiga, berdasar daftar dari ICW, mereka mendapat Rp 12 miliar, di antaranya Rp 8 mili- ar dana asing. "Saya tanyakan soal dana asing, karena pasti ada pesan sponsor," katanya. Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, tujuannya minta klarifikasi ke ICW, ka- rena yang dilakukan periode terakhir ini sudah melenceng. Masalah keempat adalah penerimaan dana dari KPK dalam rangka pencegahan korupsi sebanyak Rp 407 juta. "Itu diakui sendiri oleh pim- pinan KPK saat rapat dengan Komisi III. Tahun 2012 dari dana Rp 40 miliar yang kami alokasikan ke KPK, sekitar Rp 400 juta diberi- kan ke ICW," kata Nudirman. Terakhir, akibat tindakan BLOG Nudirman Munir KE HALAMAN 7■ SBY Segera Nikmati Pesawat Kepresidenan Rp 864 M bogor, surya - Pesawat khusus kepresidenan pesanan In- donesia sebentar lagi akan datang di TanahAir. Dikabarkan pesawat tersebut akan datang pada Agus- tus mendatang. Dengan demi- kian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa menik- matinya sebelum mengakhiri masa jabatan pada 2014. Menteri Sekertaris Ne- gara (Mensesneg) Sudi Silalahi tidak bisa memastikan waktu pastinya kapan pesawat kepresidenan jenis Boeing Busi- ness Jet (BBJ) II ini datang. Hanya saja dia mengatakan mudah-mu- dahanAgustus mendatang sudah bisa dirasakan oleh Presiden SBY. "Mudah-mudahan iya (da- tang Agustus, -Red)," kata Sudi Silalahi di Istana Bogor, Jawa KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ THE BEST OF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Serma BW Dikenal Baik dan Ramah pekanbaru,surya - Serma BW anggota TNI AU yang terlibat kasus narkoba terkenal ramah dan mudah bergaul di lingkungan rumahnya. BW dan keluarganya menempati sebuah rumah mewah di Jalan Al Ihklas Gang Mantri No. 10 Pekanbaru. Rumah bercat abu-abu berukuran 25 meter x 20 meter ini memiliki pintu depan penuh dengan relief ini posisinya menghadap ke jalan. Tembok pagarnya dilapisi batu alam. Di sudut kiri dan kanan terdapa gerbang yang masing-masing menuju ke ga- rasi. Rumah itu secara keseluruhan teduh karena ba- nyak ditumbuhi pohon. Setidaknya terlihat tiga pohon mangga di depan dan kiri rumah. Pintu depan yang menuju ruang tamu tertutup. Ketika 10 anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) menggeledah rumah itu, Jumat (5/7) sore, dua unit mobil sedang diparkir di garasi kanan, Nissan X-Trail dan Suzuki Escudo. Diduga kedua mobil itu milik Nudirman menyebut, aktifis ICW Ade Irawan pernah mengatakan dana Rp 450 juta untuk sosialiasi pemberantasan korupsi. Namun anggota ICW Emerson Yuntho mengatakan itu untuk survei pemberantasan antitembakau. Emerson menegaskan, dana asing ke ICW adalah dana bebas kepentingan. ■ ■ storyhighlights Polisi dan Anti-Morsi Keroyok Pro-Morsi Orang Kuat Ikhwanul Muslimin Ditangkap ■ ■ kairo, surya - Sedikitnya 32 orang tewas dalam bentrokan antara para pendu- kung Presiden Mesir terguling, Mohammed Morsi melawan militer dan kelompok anti- Morsi. Meski begitu, pro-Morsi bersumpah tidak akan menghen- tikan perlawanan sampai presiden pertama yang terpilih secara demokratis itu dikembalikan ke kursinya. “Sebanyak 32 orang tewas, dan 1.138 orang lagi cedera dalam bentrokan pada Jumat di 19 gubernuran. Sebanyak 1.076 di antara mereka dipindah ke beberapa rumah sakit terdekat, sementara 62 orang lagi dirawat di lokasi,” kata Mohamed Sultan, Kepala Divisi Ambu- lans Mesir, kepada Xinhua, Sabtu (6/7) Menurut laporan Kementerian Kesehat- an, tujuh orang tewas di Ibu Kota Mesir --Kairo, 12 orang tewas di Iskandariyah, satu di Assiut, satu di Giza, satu di Suez, enam di Sinai Utara termasuk empat orang yang baru direktur, empat di Ismailiah dan ratusan orang cedera di gubernuran lain. AFP/MAHMUD HAMS TUNTUT PEMIMPIN - Pendukung Presiden Mohamed Morsi melakukan aksi di luar masjid Rabaa al-Adawiya Kairo, Sabtu (6/7). Umat Islami Mesir berjanji terus menuntut tentara untuk mengembalikan pemimpin pertama yang terpilih secara demokratis di negara itu setelah hari bentrokan yang melihat 32 orang tewas. Bagaimana sikap militer menghadapi perlawanan pro Morsi? KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ warta kota/nur ichsan Daud Yordan Ukir Sejarah PERTH - Petinju Daud Yordan meng- ukir sejarah dengan menjadi petinju Indonesia pertama yang merebut ge- lar kelas bulu dan kelas ringan. Ini se- telah menang angka melawan petin- ju Argentina, Daniel Brizuela di kelas ringan (61,2 kilogram) di Metro City Nightclub, Perth, Australia, Sabtu (6/7) malam. (ant) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. 2 surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION MINGGU, 7 JULI 2013 | resmi partai, melainkan inisiatif personal komunikasi dengan jokowi,” lanjutnya. Meski begitu, Andi mengaku tak menutup kemungkinan Par- tai Demokrat berkoalisi dengan PDIPerjuangan.“(Kitalihat)me- mungkinkan enggak Demokrat koalisi dengan PDI-P karena se- cara politik semua bisa berubah. Lagi pula, PDI Perjuangan dan Demokrat sama-sama belum punya capres,” katanya. Sementara itu Wakil Sekreta- ris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan, keputusan menentukan capres- cawapres PDIP berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekar- noputri. Saat ditanya mengenai pe- luang Joko Widodo diusung menjadi capres, Basarah enggan menanggapinya. Dia kembali menegaskan bahwa hal terse- but merupakan kewenangan Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. “Kita serahkan sepenuhnya keputusan itu ke- pada kebijakan dan kearifan Bu Megawati,” ujarnya, di Gedung Parlemen, Jakarta. Basarah mengatakan, kewe- nangan Megawati untuk menen- tukan capres dan cawapres yang akan diusung PDI-P didasari hasil Rapat Kerja Nasional DPP PDI Perjuangan pada 2011. Oleh karena itu, keputusan mengenai calon yang akan diusung PDI-P JAKARTA, SURYA - Partai Demokrat (PD) mengakui ada kadernya yang berusaha merayu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) supaya mau mengikuti konvensi calon presiden (capres) dan cawapres partai tersebut. Hal itu dikatakan Wakil Sek- retaris Jenderal Partai Demokrat Andi Nurpati di Jakarta, Jumat (5/7). “Memang ada oknum di Partai Demokrat yang melaku- kan komunikasi dengan Jokowi. Tapi saya kira kita menunggu sajalah, bagaimana nanti, kan masih tahap pembicaraan awal. Saya enggak tahu apakah itu resmi dari partai atau tidak. Te- tapi, yang saya denger sih bukan Ical Muter Pasar Pakai Pengeras Suara SAMARINDA, SURYA - Calon presiden dari Partai Golongan Karya (Golkar), Aburizal Bakrie (Ical) tebar pesona di Samarin- da, Kaltim, Sabtu (6/7). Gerakan mencari simpati itu dilakukan di Pasar Segiri dan Universitas Mulawarman (Unmul). Kedatangan Ical dan rom- bongan membuat suasana pasar terbesar di Samarinda itu men- dadak meriah. Selain datang rame-rame bersama rombongan besar, mereka juga mengguna- kan pengeras suara. Mirip rom- bongan kampanye atau berde- monstrasi, keliling pasar. Tim Ical melalui pengeras sua- ra itu berkali-kali mengumum- kan Ical sebagai calon Presiden RI. “Ini kunjungan ARB (Abu- rizal Bakrie), calon Presiden RI, dan Mukmin Faisjal, calon wakil gubernur Kaltim, ke masya- rakat,” tutur anggota tim tadi menggunakan pengeras suara. Bak dikomando. Satu persatu pedagang dan pembeli di pasar tersebut mendekati dan berkeru- mun mengelilingi Ketua Umum Golkar tersebut. Dialog gayeng dilakukan Ical dengan para peda- gang dan pengunjung pasar. Ical memulai dialog dengan menanyakan lonjakan harga barang pasca kenaikan harga BBM dan menjelang Ramadhan. “Harganya sudah naik dua kali lipat Pak,” kata seorang ibu, ketika ditanyai Ical mengenai harga barang kebutuhan di Pa- sar Segiri. “Ohh, kalau begitu makannya harus sedikit-sedikit Bu, biar hemat,” canda Ical, yang disam- but tawa masyarakat di pasar tersebut. Ical pun sabar meladeni per- mintaan foto bersama dari ma- syarakat. Dalam kunjungannya ke Pasar Segiri, Ical didampingi sejumlah petinggi Golkar Kaltim. Kuliah Umum Sebelum kampanye di pasar, Ical mengunjungi Kampus Uni- versitas Mulawarman, Samarin- da. Ia memberi kuliah tentang pengelolaan energi. Dalam kesempatan itu, Ical mengatakan, tantangan Indone- sia ke depan adalah memenuhi kebutuhan pangan, keamanan energi, dan lingkungan hidup. Lebih-lebih energi yang tak terbarukan seperti batubara dan migas. Cadangan minyak bumi di- perkirakan habis 10 tahun lagi. Sedangkan gas bertahan untuk 30 tahun, dan batubara sedikit lebih lama yakni 50 tahun. “Upaya me- ningkatkan produksi terhambat pada tingginya biaya eksplorasi, dan insentif investasi yang tak menarik bagi investor,” urai Ical. Ical mengkritik banyaknya rencana pembangunan pemerin- tah daerah yang tidak terarah. Ini membuat daerah kerap tidak mendapatkan apa-apa dari hasil buminya. “Soal energi, ya kalau belum bisa dipakai sendiri, ya jangan dipaksa diekspor. Di da- lam negeriharus diprioritaskan pasokannya. Dalam produksi batubara, tentu harus meng- untungkan daerah penghasil. Pemerintah daerah misalnya, harus membangun pembang- kit listrik tenaga batubara dan menyiapkan distribusinya, agar hasil batubara itu dirasakan ma- syarakat,” sebutnya. (tribunnews.com) Demokrat Akui Rayu Jokowi Perguruan Tinggi Jadi Pemantau Pemilu 2014 MEDAN, SURYA - Perguru- an tinggi di Indonesia bakal ikut menjadi pemantau Pemilu 2014. Kepastian itu menjadi keputusan Forum Rektor di Medan, Sabtu (6/7). Forum di- gelar di Univesitas Muhamma- diyah Sumatera Utara (UMSU) di Medan. Ketua Forum Rektor Indo- nesia Prof Laode M Kamalud- din, mengatakan, keterlibat- an perguruan tinggi dalam pengawasan Pemilu itu akan dikoordinir pengelola kampus masing-masing. Laode M Kamaluddin men- jelaskan, keterlibatan pergu- ruan tinggi diharapkan bisa meminimalisir kecurangan. Utamanya oleh partai-partai kuat terhadap partai kecil. “Selama ini, pemantauan di tempat pemungutan sua- ra (TPS) hanya dilakukan partai politik yang memiliki dana yang banyak. Hal itu disebabkan pengerahan saksi untuk memantau TPS yang jumlahnya ribuan tersebut memerlukan biaya yang sa- ngat besar. Akibatnya, partai politik yang kekurangan dana hanya memiliki saksi sedikit, sehingga berpeluang dicu- rangi,” katanya. Pihaknya akan mengordina- sikansetiapperguruantinggidi Bersama Tim Capres Di Samarinda, Kaltim ■ ■ Ical datang ramai-ramai dengan rombongan besar. Dengan pengeras suara, tim pemenangan berkali- kali mengenalkan Ical sebagai calon presiden (capres). Sebelum tebar pesona ke pasar, Ical memberi kuliah umum di Universitas Mulawarman (Unmul). ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS BLITAR, SURYA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memuji militansi figur pasangan calon gu- bernur dan calon wagub (cagub/ cawagub) Bambang DH - Said Abdullah. Militansi itu pula yang menjadi pertimbangan Megawati merekomendasi Bambang DH- Said Abdullah. Hal itu disampai- kan Megawati di depan puluhan ribu kader dan simpatisan PDIP yang menghadiri deklarasi pasangan Bam- bang-Said, di lapangan PPIP, Kota Bli- tar, Sabtu (6/7) sore. “Saya tidak ragu saat memutuskan Bambang DH sebagai calon gubernur, dan Said Abdullah sebagai calon wakil gubernur. Karena itu, saya minta kader dan simpatisan PDI Perjuangan juga tidak ragu mendukung dan memilih,” tegas Megawati. Mega mengaku sudah mengenal Bambang sejak masih muda, dan aktif dalam pergerakan. Bambang DH, kata Mega, aktif dalam pergerakan meng- gulingkan orde baru. “Saat partai ini masih bernama PDI, Bambang DH ikut pergerakan partai, yang akhirnya ber- hasil menggantikan pemerintahan orde baru melalui gerakan reformasi,” jelas Mega. Mega mengakui, banyak yang mena- nyakan keputusannya merekom Bam- bang-Said, sebagaimana keputusannya merekom Ganjar saat Pilgub Jateng, dan Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta. “Se- perti saat pilkada Jateng, banyak yang meragukan saat saya memilih Ganjar. Namun ternyata, pasangan Ganjar-Heru bisa menang mutlak,” ungkapnya, sambil minta Ganjar yang juga hadir dalam dek- larasi, naik ke podium. Bambang DH, imbuh Mega, juga dikenal punya dedikasinya tidak diragukan. Lain halnya dengan kandidat dari partai lain, yang menurut Mega tidak lebih dari kutu loncat yang hanya mengejar kekuasaan. “Sampaikan kepada tetangga, juga seluruh saudara, untuk memilih Bambang-Said,” ujarnya. Deklarasi Bambang-Said dihadiri pengurus DPC PDIPse-Jatim, anggota fraksi PDIP, serta para caleg, dan kepala daerah dari PDIP. Dari DPP, tampak hadir Sekjen DPP Tjahjo Kumolo serta pengurus DPP, Wakil Ketua DPR Pra- mono Anung. (ian/fiq) ANTARA/RUDI MULYA DEKLARASI - Megawati Soekarnoputri diapit Cagub Bambang DH (kiri) dan Said Abdullah (kanan) meneriakkan yel-yel PDIP saat deklarasi pasangan cagub-cawagub Jatim di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (6/7). Megawati Puji Militansi Bambang DH TEMPEL STIKER - Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan penem- pelan stiker untuk kampanye di mobil Muslimat di Kantor Muslimat Jatim Jl A. Yani Wonokromo, Surabaya, Sabtu (6/7). Staf Redaksi: Satwika Rumeksa, Tri Yulianto, D Wahjoe Harjanto, Trihatmaningsih, Tri Dayaning Reviati, Eko Supriyanto, Hariyanto, Tri Mulyono, Tutug Pamorkaton, Wahyudi Hari Widodo, Endah Imawati,Yuli Ahmada, M Rudy Hartono, Ahmad Pramudito, Anas Miftahudin, Joko Hari Nugroho, Wiwit Purwanto, Suyanto, Deddy Sukma, Habiburrohman, Adi Agus Santoso, Titis Jatipermata, Fatkhul Alami, Doso Priyanto, Dyan Rekohadi, Sri Handi Lestari, Marta Nurfaidah, Sugiharto, Musahadah, Mujib Anwar, Ahmad Zaimul Haq, Aji Bramastra, Nuraini Faiq, Adrianus Adhi Nugroho, Eko Darmoko, Haorrahman Dwi Saputra, Muhammad Miftah Faridl, Ahmad Amru Muis, Sudarma Adi; Ilustrator: Rendra Kurniawan, Akhmad Yusuf Marzuki; Perwajahan: Teguh Wahyudi, Edy Minto Prasaro, Agus Susanto, Haryoto, Njono, Anang Dwi H, Aloma Irjianto General Manager Business: Agus Nugroho; Wakil General Manager Busines: M Taufiq Zuhdi ; Manager Iklan: Shinta Indahayati; Manager Business Development: Prasetiyo; Biro/Perwakilan: Malang: Hesti Kristanti, Wahyu Nurdiyanto, Eko Nurcahyo, Sylvianita Widyawati, Iksan Fauzi Alamat: Jl Sultan Agung No. 4, Malang. Telepon: (0341) 360201 Fax: (0341) 360204. Iklan: fax (0341) 360204, Sirkulasi (0341) 360203, Kediri: Didik Mashudi, Madiun: Imam Hidayat, Jakarta: Ravianto, Alamat: Jl Palmerah Selatan 12 Tlp (021) 5483008, Fax: (021) 5495360 Kantor Pusat: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293 Telepon: (031) 8419000, Fax Redaksi: (031) 8414024 Alamat Surat: PO BOX 110 SBS 60400 Surabaya Penerbit: PT Antar Surya Jaya, Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.202/SK/MENPEN/ SIUPP/A.7/1986 Tanggal 28 Juni 1986. Percetakan: PT Antar Surya Jaya. Isi di luar tanggung jawab percetakan. Tarif Iklan: Iklan taktis 1 Karakter Rp 1.000 (minimal 2 baris); Iklan display/umum (hitam putih) Rp 35.000/mmk, Iklan display/umum (warna) Rp 45.000/mmk; Iklan duka cita Rp 4.000/mmk (hitam putih); Iklan mendesak/duka cita untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00 WIB. Bagian Iklan: Jl Rungkut Industri III No 68 & 70 Surabaya 60293, Telepon: (031) 841 9000, Fax: (031) 8470000 dan (031) 8470500. Perwakilan Iklan Jakarta: Gedung PT Indopersda Primamedia, Jl Palmerah Selatan No.3 Jakarta. Telepon (021) 5483863, 54895395, 5494999,5301991 Fax:(021)5495360. BagianSirkulasi (Langganan):GedungKompasGramediaJl.JemurSariNo.64Surabaya, Telepon:(031)8479555(Pelanggan/Pengaduan), (031)8483939,8483500 (BagianSirkulasi)Fax:(031)8479595-8478753. Harga Langganan Rp 29.000/bulan, Rekening: BCA Cabang Darmo, Rek 088-3990380; Bank BNI Cabang Pemuda, Rek. 0290-11969-3 (untuk iklan); Bank Mandiri Cabang Rungkut, Rek 141-00-1071877-3 (untuk sirkulasi) atas nama PT Antar Surya Media. Surya Online: http://www.surya.co.id E-Mail: redaksi@surya.co.id SEMUA WARTAWAN SURYA DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER Setiap artikel/tulisan/foto atau materi apa pun yang telah dimuat di Harian Surya dapat diumumkan/dialihwujudkan kembali dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari Harian Surya. HARIAN PAGI Pemimpin Umum : H Herman Darmo Pemimpin Redaksi : Febby Mahendra Putra Wakil Pemimpin Redaksi : Farhan Effendy Manajer Liputan : Sigit Sugiharto Manajer Produksi : Adi Sasono Sekretaris Redaksi : P Sujarwanto SURABAYA, SURYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menetapkan 40 nama calon ang- gota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang akan memperebut- kan empat kursi DPD Jatim da- lam Pemilu 9 April 2014. Komisioner Bidang Pencalon- an KPU Jatim Agung Nugroho, mengatakan, ke-40 nama terse- but sudah dinyatakan meme- nuhi syarat dan akan diserah- kan ke KPU pusat dalam wakitu dekat. “Dari 40 bakal calon yang terdaftar, semuanya dinyatakan memenuhi syarat. Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan tim sukses calon terkait hasil verifikasi ini,” katanya. Ia mengatakan persaingan calon DPD RI asal Provinsi Jatim pada Pileg mendatang cukup se- ngit. “Untuk bisa duduk men- jadi anggota DPD RI asal Jatim periode 2014-2019, seorang ca- lon harus bisa mengalahkan 10 calon DPD yang lain,” katanya. Sementara, dalam pertemuan dengan tim sukses yang dige- lar Jumat (5/7) di Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis 1 Surabaya, dimaksudkan seba- gai verifikasi ulang sekaligus meminta persetujuan dari para calon menyangkut foto, alamat, nama berikut gelar yang akan dipasang dalam kartu suara nantinya. “Sebelum diserahkan ke KPU RI, kami rasa perlu di- lakukan cek ulang menyangkut data-data calon. Sebab setelah diserahkan, semua tanggung jawab menyangkut calon akan diambil alih KPU pusat,” kata Agung. Beberapa tim sukses calon DPD RI sempat mengajukan permohonan agar nama calon diubah. Alasannya, ada yang tidak sesuai dengan ejaan dan nama yang tertera di KTP, mau- pun minta disingkat karena na- manya terlalu panjang. “Nama saya yang benar, bukan Agus Patmino. Tetapi yang benar se- suai dengan KTP adalah Agus Patminto,” jelas Agus sambil KPU Jatim Tetapkan 40 Nama Calon Anggota DPD Tanah Air untuk mengoordinir mahasiswanya menjadi peng- awas dan pemantau yang han- dal. “(Parpol yang kekurangan dana) itu harus dibantu,” kata Rektor Universitas Islam Sultan Agung Semarang tersebut. Rektor UMSU Agussani me- ngatakan, keterlibatan kampus dalam pendidikan politik dan mendukung proses demokrasi yang lebih baik adalah terobos- an baru dalam demokrasi di Indonesia. Selama ini, banyak kalangan kampus yang me- nunjukkan kegerahan terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung di Tanah Air. Kegerahan tersebut dapat dilihdat dari banyak kalang- an mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang melakukan unjuk rasa atas kebijakan yang dikeluarkan pe- merintah. Untuk itu, pihaknya akan menyusun konsep agar kalangan kampus dapat mem- berikan partisipasi lebih baik terhadap proses demokrasi dan politik di Tanah Air. (ant) memperlihatkan KTP miliknya kepada anggota KPU Jatim. Selain itu, ada juga nama ca- lon yakni Dasemba Sagita Ale- xandra Nicodimus Titaheleu. Ia memohon agar namanya dising- kat menjadi DasembaAlexandra NT karena terlalu panjang. Na- mun KPU Jatim menolak karena merubah nama atau menyingkat nama itu harus ada penetapan dari pengadilan.(ant) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Jatim Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa SURABAYA, surya - Kali keenam kontingen Jawa Timur berhasil mempertahankan gelar juara umum Olimpiade Olahra- ga Siswa Nasional (O2SN). Itu artinya kontingen yang terdiri 150 atlet dan 50 official berhak membawa pulang piala bergilir Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan. Gelar juara umum itu untuk semua kategori, yakni SD, SMP, SMA/SMK hingga Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Gelar bergengsi itu diraih sete- lah siswa-siswa Jatim menyum- bangkan 25 emas, 17 perak dan 17 perunggu. Jauh meninggal- kan kontingen lainnya seperti Jawa Barat yang berada di urut- an kedua dengan 18 emas dan kontingen Bali dengan 14 emas. Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun mengungkapkan, prestasi ini meningkat diban- dingkan tahun lalu yang hanya meraih 24 emas. "Tahun lalu kontingen di bawah kita hanya selisih satu emas. Tapi tahun ini selisihnya hingga tujuh emas. Ini prestasi yang sangat membanggakan," kata Harun saat ditemuidikantornya,Sabtu(6/7). Kebanggaan Harun semakin bertambah dengan gelar kon- tingen paling fair play dari 33 provinsi di ajang yang digelar di Balikpapan dan Samarinda, Kalimantan Timur tersebut. Gelar fair play ini didasarkan pada ketepatan tiba di lapangan, kejujuran umur, serta sportivitas selama pertandingan. Menurut Harun, prestasi ini berkat kerja keras siswa, guru, pelatih serta didukung oleh pi- hak-pihak yang selama ini mem- berikan corporate social respon- sibility (CSR) ke dunia olahraga pendidikan. (uus) SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ ARTISTIC EVOLUTION - Sejumlah model memeragakan kreasi rias dalam Rever Make Up Graduation Show bertema Artistic Evolution di atrium Royal Plaza, Sabtu (6/7). Harus Atur Waktu Retno Rizki S tatus ibu rumah tangga tidak mematahkan sema- ngat Retno Rizki untuk terus menimba ilmu. Mahasis- wa Fakultas Hukum Univer- sitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya ini malah mampu membukti- kan bisa berprestasi meski sudah bersuami. Dia dinobatkan sebagai wisudawan sarjana terbaik angkatan LXIII Dengan nilai IPK3,89yangdigelardiGedung Giri Loka, kampus UPN Veteran, Sabu (6/7). Dan yang luar biasa, nilai itu hanya ditempuh dalam waktu tiga tahun 10 bulan. Skripsinya berjudul Pelaksana- an Pembiayaan Murabahah Emas juga mendapat nilai sempurna. ”Alhamdulillah, tidak nyang- ka,” kata perempuan kelahiran 17 Februari 1983 ini. Retno mengaku harus meng- atur waktu sedemikian rupa untuk bisa mengikuti perkuli- ahan. Maklum, selain istri pega- wai Kantor Bea Cukai, dia juga menjadi ibu dari dua anak yang berusia 12 dan empat tahun. Beruntung sang suami siap membantu jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Kini setelah berhasil menyelesaikan program sarjana, Retno semakin kecanduan kuli- ah. Rencananya dia akan melan- jutkan program pascasarjana (S2) ilmu hukum. ”Saat ini mengum- pulkan uang dulu. Semoga bisa langsung masuk S2,” katanya sambil tersenyum. (uus) Transparan Namun Tetap Memberi Kesan Fresh SURABAYA, surya - Memoles kulit wajah dengan warna-warni kosmetik hen- daknya harus memperhatikan teknik serta pengetahuan tentang kontur wajah. “Merias wajah itu memang ada triknya. Dan kalau sudah mengetahui itu, pasti mudah,” kata Public Relation Rever Academy, Riva Tama- ra di sela graduation siswa program tata rias di Royal Plaza, Sabtu (6/7). Agar polesan warna-warninya tidak ter- lalu menor, maka polesannya harus lebih transparan namun tetap memberi kesan fresh. Meski sepintas, polesan make-up hanya berkutat pada pewarnaan di pipi, kelopak mata, garis hidung maupun bibir. Seperti 20 siswa program tata rias di Rever Academy yang menunjukkan kepiawaiannya dalam menyapukan warna-warni kosmetik secara langsung di hadapan juri serta peng- unjung yang berlalu-lalang. Mengusung tema Artistic Evolution, selama 60 menit lamanya mereka beraksi. Ada yang mengaplikasikan riasan beauty commercial, fashion creative makeup dan traditional modification makeup. Karakter pengantin tradisional Thailand yang dibuat oleh Cory terlihat berbeda de- ngan riasan lainnya yang ada. Mengusung tema The Gorgeous Ladies of Thailand, Ia mengaplikasikan traditional modification makeup. Terinspirasi dari keunikan budaya negeri Gajah putih, Cory mengaplikasikan teknik airbrush foundation senada dengan warna kulit agar menampilkan kesan natu- ral. Begitu pula pada blush-on dan shading berwarna soft pink, yang menampilkan sisi feminitas. Berbeda dengan Cindy Purwoko yang justru mengaplikasikan fashion creative make-up. Mengangkat Fairy of Tale, Ia me- nampilkan keanggunan sosok peri. De- ngan kombinasi warna yang colourfull, se- perti creamy pink. (ida) surya/musahadah Bangga - Kadindik Jatim Harun menunjukkan piala bergilir Mendikbud dan piala fair play O2SN didampingi Kabid PMP dan PMA Bambang Soedarto serta Kasi PK Puji Hastuti, Sabtu (6/7). HALAMAN | | MINGGU, 7 JULI 2013 Tertangkap Setelah Lima Kali Merampas SURABAYA, surya - Di usia- nya yang baru 18 tahun, Rahmad Febrianto sudah menjadi bandit jalanan. Remaja yang tinggal di Kupang Panjaan III Surabaya ini pun akhirnya harus mendekam di tanahan Polsek Tambaksari, Sabtu (6/7/). Remaja yang tubuhnya pe- nuh tato ini ditangkap setelah merampas tas milik Nila Dewi (17), warga Pakis. Saat itu, kor- ban mengendarai sepeda motor sendirian di depan Hotel Dahlia Jl Dinoyo. Pelaku berboncengan dengan rekannya, Eg yang juga seu- muran, mengendarai Yamaha Mio putih nopol L 2739 WX mendekat dari belakang. Sejurus kemudian, Rahmat menarik tas korban dan kabur meninggal- kan lokasi. Tas cangklong milik korban tersebut berisi sejumlah pakaian, handphone uang tunai Rp 1,1 juta. “Tapi korban lang- sung berteriak minta tolong. Warga di sekitar lokasi pun me- ngejar pelaku. Termasuk, anggo- ta polisi yang sedang berada di sana,” ujar Kapolsek Tambaksari Kompol Suhartono. Dikejar warga dan polisi, dua bandit jalanan ini sempat kebingungan. Bahkan, sepeda motor yang mereka tumpangi sempat terjatuh. Namun, Eg yang menyetir motor berhasil kabur. Sementara Rahmat Feb- rianto tertinggal dan sempat digebuki warga. “Ia kemudian diamankan petugas dan dibawa ke polsek,” sambung kapolsek sambil menunjukkan sejumlah uang dan tas yang disita dari tangan pelaku. Dalam pemeriksaan, remaja berambut lurus ini ternyata su- dah berulang kali melancarkan kejahatannya dalam beberapa bulan terahir. Di antaranya, Jl Gresikan, Jl Pacar Keling, Jl Karang Asem, Jl Karang Menja- ngan dan terahir di Jl Dinoyo. ”Setiap kali beraksi memang selalu bersama teman saya ter- sebut. Dia yang mengendarai sepeda motor, dan saya yang merampas,” jawab Rahmat di sela menjalani pemeriksaan di Polsek Tambaksari. (ufi) Ijazah Madrasah Belum Turun Bisa Sulitkan Siswa Saat Daftar PTN■ SURABAYA, surya - Meski kelulusan sudah lewat sebulan lalu, hingga kini siswa Madra- sah Aliyah (MA) belum menda- patkan ijazahnya. Hal ini akan menjadi permasalahan ketika mereka mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN) yang men- syaratkan ijazah asli. Pengalaman ini dialami Ny Anjar, salah satu orangtua siswa MAN 1 Surabaya. Saat mengisi formulir pendaftaran jalur man- diri di Universitas Airlangga, dia dibuat pusing karena ada nomor ijazah yang harus diisi. Sementara hingga kini ijazah belum diterima anaknya. Ny Anjar sempat berpikiran bakal ditolak dan uang pendaftaran Rp 500.000 bakal lenyap karena tidak bisa memenuhi syarat. ”Saya akhirnya telepon ke panitia Unair menanyakan apa- kah kalau ijazahnya menyusul bisa, ternyata diperbolehkan dengan syarat membuat surat pernyataan. Akhirnya formulir pendaftaran anak saya bisa diprint meski tanpa ada nomor ijazahnya,” ceritanya saat men- dampingi anaknya verifikasi berkas pendaftaran di Airlangga Convention Center, Jumat (5/7). Meski sudah bisa mendaftar, kecemasan Ny Anjar belum hilang karena jika diterima dia harus melengkapi semua per- syaratan. Termasuk ijazah saat daftar ulang 15 Juli 2013 men- datang. Jika tidak bisa, sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat, maka dia harus meng- undurkan diri. Dihubungi terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Surabaya, Abdul Rahman mengatakan, ijazah ini kewenangan sepenuh- nya di kemenag pusat. ”Bukan kewenangan kami. Kalau kewe- nangan kami ya sudah kami bu- atkan sejak lama,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7). Rahman mengaku, akan segera koordinasi dengan kemenag pusat agar dipercepat pengiriman ijazah- nya. ”Mudah-mudahan sebelum tanggal 15 sudah keluar agar siswa tidakkesulitan,”harapnya. Sebelumnya, masalah ijazah ini juga sempat membuat sejum- lah siswa ditolak masuk SMP. Hal ini menimpa sembilan man- tan siswa MI Darul Hijrah dan seorang alumni MI Ibnu Husein Surabaya. Ke-10siswainisudahditerima di SMP Negeri Surabaya. Tapi karena saat daftar ulang mereka tidak bisa menunjukkan ijazah asli, pihak sekolah menolaknya. Hal ini lalu dilaporkan ke Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibti- daiyah Surabaya, Hasan Basri. Hasan Basri lalu turun tangan dan meminta surat keterangan kemenag tentang kelulusan 10 siswa ini. Pihak sekolah akhir- nya mau menerima mereka. ”Mereka sekarang sudah daftar ulang dan tidak ada masalah lagi,” kata Hasan Basri. Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Isa Anshori meminta kemenag segera menye- lesaikan masalah ijazah ini. Jangan sampai ini menghambat siswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. ”Kemenag harus bertang- gung jawab jika ada masalah yang dialami siswa karena keterlambat- anijazahkarenainibukansalahsis- wa,”tegasnya. (uus) Hingga kini ijazah seluruh lulusan madrasah di Surabaya belum diberikan Ini bisa menyulitkan siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi Pasalnya, sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri (PTN) minta ijazah asli saat proses daftar ulang ■ ■ ■ storyhighlights Tunjungan Life surya/uus join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURABAYABLITZ MINGGU, 7 JULI 2013 | Kriminalitas Meningkat SURABAYA, surya - Men- jelang datangnya bulan Ra- madan, angka kriminalitas biasanya cenderung meningkat. Untuk mengatasi segala bentuk tindak kriminalitas menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini, Polda Jatim telah memben- tuk tim khusus. Tim ini dibentuk untuk secara khusus menangani kejahatan menonjol di seluruh wilayah di Jawa Timur. Di antaranya pen- curian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). “Memang, menjelang Rama- dan dan Lebaran, tindak kejahat- an cenderung meningkat. Teruta- ma curas, curat, dan curanmor,” kataKapoldaJatimIrjenPolUng- gung Cahyono, Sabtu (6/7). Tim khusus ini beranggota- kan 17 personel gabungan, an- tara lain dari Brimob dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Tim ini dikomandani oleh Kasubdit Jatanras AKBP Heru Purnomo. Saat ini, tim telah terjunkan ke dua lokasi berbeda. Yakni di Jember dan Lamongan. Di Jember tim khusus diterjunkan untuk mem-backup Polres se- tempat dalam upaya mengung- kap kasus penyekapan keluarga polisi oleh perampok. Dan di Lamongan, tim ditugaskan un- tuk mengungkap kasus peram- pokan 12 kilogram emas. ”Hingga saat ini semua personel tim ini diterjunkan ke Lamongan dan Jember atas pe- rintah langsung dari Kapolda. Saya memang ditunjuk sebagai penanggungjawab operasi tim ini di lapangan,” jawab Heru melalui ponselnya. Selain kejadian di Jember dan Lamongan, Kota Surabaya juga menjadi salah satu daerah yang dianggap rawan kejahatan men- jelang Ramadan dan Idul Fitri. Termasuk beberapa daerah lain di sekitarnya, seperti Sidoarjo, Gresik, Malang dan sebagainya. Di Sidoarjo, perampasan sepeda motor dengan modus kepruk kepala akhir-akhir ini juga kembali marak. Yang ter- baru, perampasan sepeda mo- tor terjadi di Jl Cemengkalang, Sidoarjo. Dimana, pelakunya membawa senjata tajam dan senjata api rakitan untuk meng- ancam korban. Mengantisipasi berbagai ke- jahatan menjelang bulan puasa itu, Kapolda Unggung Ca- hyono memerintahkan semua anggotanya untuk terus meng- gelar Operasi Pekat (penyakit masyarakat) dan operasi Cipta Kondisi. ”Saat lebaran nanti, ada Ops Ketupat mulai H-7 sampai H+8 Lebaran. Tapi, untuk saat ini yang lebih perlu adalah cipta kondisi. Termasuk semua Pol- res jajaran,” sambung mantan Kakor Brimob ini. Kapolda juga sudah me- merintahkan kepada semua anggota Polda Jatim dan polres jajaran untuk semakin rutin menggelar razia dalam upaya cipta kondisi. Targetnya adalah senpi, bahan peledak, narkoba dan senjata tajam. Bahkan, Kapolda menyata- kan akan meninjau langsung sepanjang jalur Pantura mulai dari perbatasan Jawa Tengah hingga perbatasan dengan Bali. Selain memantau keamanan, acara sidak ke sepanjang jalur Pantura juga dimaksudkan un- tukmengetahuisecaralangsung kondisi jalan raya di Jawa Timur menjelang mudik Lebaran. Terkait peredaran petasan dan kembang api, Kapolda mengimbau semua jajaran un- Jelang Ramadan dan Lebaran■ Menjelang Ramadan dan Lebaran, angka kejahatan di Jatim selalu meningkat Untuk mengantisipasi itu Polda Jatim telah membentuk tim khusus di bawah kendali AKBP Heru Purnomo Selain itu, Polda Jatim dan polres jajaran akan meningkatkan operasi pekat untuk cipta kondisi ■ ■ ■ storyhighlights SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ PENGAMANAN PEMILUKADA - Ratusan pengunjuk rasa menyerang pasukan Brimob Polda Jatim saat latihan pengamanan Pemilukada Jatim di Mapolda Jatim Surabaya, Sabtu (6/7). Latihan yang dilakukan serentak di seluruh satuan wilayah (satwil) jajaran Polda Jatim tersebut, bertujuan untuk menciptakan Jatim aman dan kondusif saat sebelum dan sesudah Pemilukada Jatim 2013. UPN Veteran Sangat Siap Jadi Perguruan Tinggi Negeri SURYA/HABIBUR ROHMAN TOLERANSI BERAGAMA - Warga mengikuti pengobatan gratis di GSJPDI Baitesda Kalijudan hasil kerjasama dengan Yayasan Abdi Husada Utama Surabaya, Sabtu (6/7). Polda Jatim Bentuk Tim Khusus■ SURABAYA, surya -Ternya- ta tidak hanya umat muslim saja yang menyambut datang- nya bulan Ramadan. Jemaat GSJPDI Baitesda di Jl Kalijudan XI juga mengadakan kegiatan pengobatan gratis untuk mem- bantu warga sekitar yang akan menjalankan puasa, Sabtu (6/7). Kegiatan itu mendapat du- kungan para dokter dan obat- obatannya dari Yayasan Abdi Husada Utama yang didirikan oleh 22 pengusaha. Lima orang dokter dipimpin dr Jimmy de- ngan semangat dan ramah mela- yani para warga yang umumnya berusia lanjut itu. Monggo, bu silakan duduk. Bagian apa yang sakit?, tanya dr Jimmy. JacobArifan,pimpinangereja GSJPDI Baitesda, mengatakan, kegiatan ini baru mereka gelar pertama kali. Ini merupakan kegiatan pertama kami berbagi dengan dengan warga sekitar. Sekalian ikut membantu warga yang akan menyambut Rama- dan dengan tubuh sehat lewat pengobatan gratis ini, jelas Jacob. Soeharsa Mulia Barata, Ketua Yayasan Abdi Husada Utama, memberikan informasi tentang perkembangan yayasan yang juga memiliki klinik dengan nama sama di Jl Mulyosari. Ini merupakan kegiatan kesekian yang kami gelar. Sebagai per- tanggungjawaban pada pen- diri, kami sebutkan bila yang sudah memanfaatkan kegiatan kami sebanyak 4.757 pasien sepanjang 2013, jelas Soeharsa, didampingi tokoh Tionghoa Jatim, Liem Oey Yen. Jumlah itu merupakan hasil kegiatan pengobatan gratis di kampung-kampung dan pasi- en di klinik. Total sejak opera- sional Maret 2012, jumlah pasi- en mencapai 9.322 orang. (rie) Bantu Pengobatan Gratis Agar Warga Sehat Berpuasa D emikian suara rekaman dari pengeras suara yang dipasang di sejumlah mobil patroli Sat Lantas Polrestabes Surabaya yang melintas di Jl Raya Darmo, Sabtu (6/7) siang. Mobil- mobil ini pun menjadi perhatian para pengendara yang sedang melintas di jalan utama tersebut. Saat ini ada 20 mobil patroli dan 18 motor gede (moge) Sat Lantas Polre- stabes yang sudah dilengkapi dengan pengeras suara dan rekaman suara berisi sosialisasi keamanan berkendara di jalan dalam bahasa Suroboyoan tersebut. Ini merupakan program baru yang diluncurkan Sat Lantas Polrestabes Surabaya setelah sebelumnya sukses dalam program pesan suara yang dipa- sang di traffic light perempatan Al Falah Surabaya. “Ini merupakan program baru yang kita luncurkan bersamaan dengan program Ops Patuh 2013 dan hari ini merupakan hari pertama peluncuran program mobil voice message traffic,” ung- kap Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Sabilul Alif. Program ini merupakan yang pertama kali ada di Indonesia. Menurut Sabilul, ide dasarnya bermula dari pemahan tentang polisi yang dalam menjalankan tugas pokoknya harus mampu berpedo- man pada hal yang bersifat fundamental, yakni kultural, sosial dan humanis. Sat Lantas Polrestabes Surabaya merasa bahwa penyampaian ke masya- rakat dalam semua tugas harus selalu mengedepankan kearifan lokal. Salah satu bentuknya, sosialisasi dikemas de- ngan bahasa Suroboyoan agar masyarakat bisa benar-benar tersentuh. “Sosialisasi dengan bahasa Suroboyoan ini merupa- kan salah satu bentuk local color policing. Dimana, kami akan senantiasa menjalan- kan tugas-tugas dengan selalu mengede- pankan kearifan lokal,” sambung Sabilul Alif di sela kegiatan sosialisasi di depan Taman Bungkul. Dengan sentuhan lokal, dia berharap masyarakat semakin mudah mengingat dan memahami pesan disampaikan. Bahkan, sosialisasi dengan metode kearifan lokal yang terus dan gencar dilakukan ini diyakini bakal membentuk mindset masyarakat. Hal ini sudah berhasil dibuktikan oleh Sat Lantas Polrestabes Surabaya. Sosialisasi dari rekaman suara yang selama ini dipasang dan selalu diputar lewat pengeras suara di perempatan Al Falah dengan Boso Suroboyoan telah banyak dihafal masyarakat. Diceritakan Sabilul, program mobil voice message traffic sendiri persiapan pelaksanaannya hanya dalam waktu seminggu. Setelah ide muncul dan disepakati bersama, persiapan dilakukan dengan merangkai kalimat dalam sosiali- sasi berbahasa jawa ala warga Surabaya, kemudian prose rekaman. Dalam seminggu terakhir ini pula, perlengkap- an pengeras suara mulai dipasangkan di masing-masing kendaraan Sat Lantas Polrestabes Surabaya. Setelah launching, sebanyak 38 mobil dan moge tersebut setiap hari bakal menyusuri jalan-jalan di Kota Surabaya untuk memberikan sosialisasi kepada semua pengguna jalan. Termasuk mobil yang digunakan perwira-perwira di Sat Lantas Polrestabes semua dilengkapi dengan pengeras suara berisi rekaman sosialisasi ini. Tak terkecuali mobil dinas Kasat Lantas, Wakasat Lantas dan semua pejabat Sat Lantas lainnya. Mobil dan moge itu wajib selalu rekaman ini saat digunakan dalam tugas. Termasuk ketika berpatroli di jalan raya, bahkan bagi para perwira yang sedang dalam perjalanan melakukan pengece- kan anggotanya juga wajib memutarnya. Saat bulan Ramadan nanti, mobil dan motor gede yang digunakan dalam prog- ram ini bakal ditambahi menu Islami. Menyesuaikan suasana. Seperti ditam- bahi dengan lagu-lagu Islami, pemberi- tahuan saat datang waktu buka puasa, serta informasi-informasi lain seputar Ramadan. (m taufiq) Dulur kabeh, monggo seng sepeda motoran lajur kiri yoo... Masio awan-awan, lampue dimurupno lho, ojo mung bengine tok Ojo lali, heleme seng digawe kudu seng SNI Mesisan ceke aman, pastikneo heleme wes di klik yo rek... Mobil Voice Message Traffic Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Pakai Boso Suroboyoan SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ SUROBOYOAN - Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Sabilul Alif saat peluncuran program Mobil Voice Message Trafficdi Taman Bungkul, Sabtu (6/7). SURABAYA, surya - Perubahan Uni- versitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) tinggal selangkah lagi. Visitasi yang dilakukan Kementeri- an Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen- dikbud), tinggal menunggu kesepakatan antara mendikbud dengan menteri perta- hanan nasional. Rektor UPN Surabaya Prof Dr Teguh Soedarto berharap secepatnya atau pa- ling tidak tahun ajaran baru 2013-2014 perubahan status itu sudah dilakukan. ”Sekarang bola ada di kementerian pen- didikan dan pertahanan. Tergantung dua menteri ini kesepakatannya bagaimana dan kapan dilaksanakan,”katanya saat ditemui usai wisuda sarjana LXIII dan pascasarjana XXV di Gedung Giri Loka, UPN Veteran Surabaya, Sabtu (6/7). Teguh memastikan, pihaknya sudah siap secara administrasi maupun teknis menyambut perubahan status tersebut. ”Andaikata bisa menetapkan tahun ini ya alhamdulillah. Kalau pemerintah punya keputusan lain, kita tunggu keputusan pemerintah,”ujarnya. Menurut Teguh, dengan penegerian itu pihaknya bisa semakin berkiprah luas. De- ngan jumlah mahasiswa sekitar 8.000 (ma- hasiswa baru per tahun 2.000 orang) bisa menjadi kekuatan besar. Meski berstatuas negeri, UPN tetap akan berada di bawah naungan Kemenhan dan Kemendikbud. Sebelumnya Menteri Pertahanan Na- sional Prof Purnomo Yusgiantoro menya- takan setuju dengan penergerian UPN. Saya sudah mengirimkan surat ke men- teri pendidikan dan kebudayaan. Intinya saya setuju menjadikan UPN sebagai PTN, tegas Purnomo saat berkunjung ke UPN Mei 2013. Sementara itu, untuk menguatkan pe- laksanaan tridharma perguruan tinggi, UPN meneken kerjasama dengan sejumlah lembaga. Di antaranya, Pemerintah Papua, Kadin, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim serta dengan BRI. Khusus dengan KONI, kerjasama akan diwujudkan dengan pemberian beasiswa terhadap para atlet-atlet nasional yang ada di Jatim. Jumlahnya tergantung yang diajukan KONI. ”Yang jelas harus memenuhi syarat seperti lulus tes yang kami selenggarakan, termasuk keluarga kurang mampu dan atlet naional,” kata Teguh Soedarto. Beasiswa bisa diwujudkan dengan penggratisan seluruh biaya kuliah, atau sebagian, tergantung nominasi yang ditentukan. ”Atlet ini harus kita dukung pendidikannya agar menjadi kader pen- didikan tinggi,” terangnya. Tahun ini UPN menyiapkan hampir Rp 2 miliar untuk pemberian beasiswa, termasuk untuk yatim piatu, kaum duafa serta untuk anak-anak Papua. (uus) surya/musahadah Wisuda - Rektor UPN Veteran Surabaya Prof Dr Teguh Soedarto saat mewisuda sarjana dan pascasarjana ke LXIII dan XXV di Gedung Giri Loka, Sabtu (6/7). Surabaya, surya - Maha- siswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan busana dengan bahan non-fabric atau non-kain, seperti kabel, kawat, kertas, VCD, kasa nyamuk, aluminium foil, peniti, dan sedotan. Setiap hari kami menemui kain, rasanya bosan, makanya teman-teman men- coba membuat baju dari bahan selain kain, kata salah seorang mahasiswi yang juga desainer, Fenny Ayu, Sabtu (6/7). DenganmengusungtemaGeo- metric, tujuh mahasiswa akhir- nya mencoba untuk mengotak- atik bahan non-fabric dress guna merancang10busanayanglayak pakai dan disuguhkan dalam rangkaian acara Micromart di Surabaya Town Square (Sutos), Minggu (7/7) malam. Banyak sekali acara yang bakal dipersembahkan dalam Micromart, antara lain string art yang belum pernah ada di Surabaya (membentuk rusa), photo hunting, pixel art (menu- tup gapura pintu setinggi 2,5 m x 3 m dengan potongan kertas warna-warni), dan pameran aneka kreasi unik. Menurut Fenny Ayu, karena terbuat dari bahan VCD, kabel, kasa nyamuk, aluminium foil, peniti, dan sedotan, maka per- lu energi ekstra untuk membu- at di setiap detail busana. (ant) Mahasiswa Ubaya Bikin Busana dari Kabel tuk lebih ketat dalam melaku- kan pengawasan. “Untuk yang mempunyai ukuran diatas 2 inci hingga 8 inci wajib mempunyai izin. Kalau tidak, akan dikena- kan pidana, karena membaha- yakan,” tegas Unggung. (ufi) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| MINGGU, 7 JULI 2013 jombang, surya - Dalam waktu hampir bersamaan, dua kecelakaan merenggut dua nya di Jombang dan Lamongan. M Riski Adi Susilo (9), anak dari Tajab (60) warga Dusun Ngemplak, Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan Jombang tewas dilindas truk gandeng, di Jalan RayaAbdul Rahman Saleh, Jombang, Sabtu (6/7) pagi. Peristiwa itu terjadi setelah bocah laki-laki tersebut terpen- tal ke tengah dari boncengan sepeda motor yang dikendarai ayahnya. Korban sendiri terpen- tal akibat motor yang dikendarai Tajab menabrak trotoar. Kecelakaan bermula ketika korban dibonceng Tajab, ayah- nya naik motor bernopol S 5535 WX melaju dari arah selatan di Jalan Abdul Rahman Saleh. Di jalan satu arah tersebut, saat itu situasi arus lalu lintas padat. Mendekati lokasi kejadian, Ta- jab bermaksud mendahului truk gandeng di depannya. Tajab langsung tancap gas menyalip truk gandeng bernopol Z-9381- NA yang dikemudikan Gatot Sukoco (37), asal Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kediri itu. Namun saat mendahului ke arah kanan truk, roda depan motornya malah menabrak ba- gian trotoar. Akibatnya, motor bersama Tajab terjatuh ke arah kiri. Bahkan, tubuh Riski ter- pental dari boncengan ke arah tengah jalan. Pada saat itulah, roda bagian belakang truk gandeng yang hendak didahului Tajab tanpa ampun lindas tubuh mungil Ris- ki. Korban pun tewas seketika di tempat kejadian. Tewas Tertabrak Colt Terpisah, seorang pensiunan TNI AL, Hartono (70) asal Dati RT 01 RW 01 Purworejo Pacitan tewas mengenaskan dengan luka parah akibat tertabrak colt pickup di jalan raya Tlemang, Babat - Ngimbang, Jumat (5/6). Menurut saksi mata Nurwadi (45), semula mobil AG 90722 DD yang dikemudikan Adi Wibowo (29) asal Desa Pelem, Pare, Kedi- ri melaju dari arah utara dengan kecepatan sedang melaju terlalu ke kanan. Sementara dari arah berla- wanan muncul motor AE 3166 YA yang dikendari korban Har- tono. Karena jarak yang terlalu dekat, sementara sang sopir colt lepas kendali, sehingga tabrakan tak terhindarkan.(uto/st36) ponorogo, surya - Tiga hari menjelang bulan suci Ramadan, kenaikan 2 bahan kebutuhan pokok di Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan. Kedua bahan kebutuhan da- pur yang mengalami kenaikan mencolok itu adalah daging ayam dan telur ayam buras. Pa- salnya, kenaikan daging ayam mencapai Rp 9.000 per kilogram dan telur ayam naik Rp 5.000 per kilogram. Salah seorang pedagang daging ayam yang mangkal di pasar Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Ny Fathonah menga- takan jika kenaikan mencolok terjadi pada harga daging ayam. Pasalnya, jika sehari sebelum- nya daging ayam hanya seharga Rp 25.000 sampai Rp 26.000 per kilogram, kemarin naik menjadi Rp 32.000 per kilogram dan hari ini naik menjadi Rp 34.000 sam- pai Rp 35.000 per kilogram. Kenaikan hampir Rp 9.000 dalam hitungan 2 hari ini, membuat sejumlah konsumen dari kalangan ibu rumah tangga mengeluh. Bisa saja setiap hari naik, karena kenaikan harga daging ayam ini tidak menentu. Bisa jadi besok akan naik lagi. Kare- na sudah mendekati Ramadan kebutuhan akan daging ayam meningkat tajam. Kami hanya menjual sesuai harga kiriman daging ayam dari pemasok, terangnya, Sabtu (6/7). Hal yang sama disampaikan, Ny Tatik yang berjualan telur ayam. Meurutnya, jika sebe- lumnya harga telur ayam hanya seharga Rp 15.000 sampai Rp 160.000 per kilogram, kini men- jadi Rp 19.000 hingga Rp 20.000 per kilogram. Tidak hanya karena hendak memasuki puasa, kami rasa ke- naikan ini karena imbas kenaik- an BBM kemarin, ucapnya. Salah seorang konsumen, Ny Boyani warga asal Desa/Keca- matan Jenangan berharap agar Pemkab Ponorogo selalu me- mantau kenaikan harga kebu- tuhan pokok di pasaran. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kenaikan harga tanpa kendali. Seharusnya pemerintah mu- lai mengecek ke pasar semua kebutuhan pokok yang hampir rata naik semua sejak kenaikan BBM hingga menjelang Rama- dhan ini, pungkasnya .(wan) u ntuk mengantisipasi kemacetan dan tinggi- nya angka kecelakaan di Jalur Ponorogo - Pacitan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur mulai melaksana- kan perbaikan jalur mudik mu- lai Ponorogo - Pacitan hingga Ponorogo - Trenggalek. Perbaikan itu, selain dilaksa- nakan dengan melebarkan jalan juga membuatkan plengsengan di tepian jalan di sejumlah titik. Hal ini agar saat hujan deras, air sungai tak meluap ke jalan dan saat jalan dipenuhi air hujan bisa cepat meresap dan hilang dengan adanya plengsengan selokan jalur air. Sejumlah perbaikan yang dilaksanakan Dinas PU Provinsi Jatim, di antaranya perbaikan tanggul pengaman jalan yang ambrol beberapa bulan lalu di jalur Ponorogo - Pacitan, tepatnya di utara RSUD, dr Harjono Ponorogo. Pembuatan plengseng di tepian jalan Desa Ngampel, Kecamatan balong dan Desa Winong, Kecamatan Jetis ini, agar air banjir dari sungai di tepi jalan tidak meluap ke badan jalan Provinsi saat terjadi hujan deras. Selain itu, Dinas PU Provinsi juga melebarkan jalan mulai dari Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo, tepatnya di selatan RSUD Ponorogo hingga ke arah Kecamatan Balong. Kalau dilebarkan seperti ini saya rasa pas dan cocok. Seka- rang kendaraan semakin padat dan jalanya sempit tak pernah dilebarkan, terang Parni (50) warga Desa Ngampel, Kecamat- an Balong, Sabtu (6/7). KPA PPK proyek pelebaran jalan Provinsi di Madiun, Zainal menjelaskan pelebaran jalan provinsi Ponorogo-Pacitan mulai dari titik KM SBY 207 + 800 sampai dengan 208+800 dan 219 + 050 sampai dengan 219 + 500. Nilai kontrak pekerja- annya hingga Nopember 2013 mendatang Rp 5,691 miliar. Pelebaran ini karena di sejumlah titik tersebut jalannya masih sempit. Karena lebar jalan di lokasi yang dilebar- kan itu hanya 5 meter, akan dilebarkan menjadi 7 meter. Lebaran kami usahakan selesai untuk pemerataan dan overlay (lapisan pengerasan) jalan. Jadi proyek pelebaran ini 2 kilome- ter dan lapisan pengerasan nya 1,5 kilometer, paparnya. Kasi Jalan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jatim, UPT Madiun, Marijatuel Kittijah melalui ponselnya membenar- kan adanya proyek pelebaran jalan di jalur Ponorogo-Pacitan, tepatnya antara Desa Ngampel hingga Desa Jepun, Balong. Menurut Kittijah, jalur di lokasi pelebaran tersebut hanya memiliki lebar jalan 5 meter. Kondisi itu terlalu sempit bagi jalur cepat antar kabupaten dan antar provinsi. Kita tambah lebar ke kanan dan kiri, lebar jalan menjadi 7 meter, jelasnya.(wan) 'Jual' Kartu BLSM Diusut pamekasan, surya - Ka- sus pemotongan dana Bantuan Langsung Sementara Masyara- kat (BLSM) sebesar Rp 20.000 yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Muta'i, berbuntut panjang. Beberapa warga Desa Pang- legur, penerima dana BLSM yang kecewa lantaran uangnya dipotong tidak terima dan me- laporkan kadesnya ke Polres Pamekasan. Kepada Surya, Mohammad Latif, yang melapor bersama tiga warga penerima lainnya, menga- takan, semula kasus pemotongan dana BLSM di desanya, tidak ia persoalkan, karena untuk kepen- tingan perbaikan balai desanya yang membutuhkan dana. Namun setelah menerima dana BLSM dan mendapat informasi dari warga desa lain, jika dana BLSM yang diterima masyarakat utuh tidak dipo- tong dengan alasan apapun, ia kecewa, karena telah dibohongi kadesnya. Karena itu, lanjut Latif, ia tidak terima dan menuntut pe- motongan ini diselesaikan lewat jalur hukum. Karena dirinya saja yang keberatan, tapi sebagian besar penerima BLSM kecewa. “Kalau di desa lain, warga menerima utuh dana BLSM, kenapa di desa kami dipotong. Ini sudah penyimpangan,” kata Mohammad Latif, Sabtu (7/6). Kasubag Humas Polres Pame- kasan, AKP Siti Maryatun, yang dimintai konfirmasinya me- ngatakan, laporan pemotongan dana BLMS yang disampaikan warga Desa Panglegur, masih dalam penyelidikan petugas. Untuk menindaklanjuti lapor- an itu, penyidik akan meminta keteranga warga lain yang juga dipotong. “Selain kami meneri- ma laporan langsung dari warga penerima BLSM yang dipotong, kami juga sudah membaca di media massa,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelum- nya, sebanyak 522 warga Desa Panglegur, Kecamatan Tlana- kan, Pamekasan, penerima dana BLSM ditarik uangnya lebih dulu, masing-masing Rp 20.000 untuk pencairan dana BLSM. Para perangkat desa menda- tangi warganya yang menerima BLSM.Kepadawarga,perangkat desa mengatakan kalau untuk mencairkan dana BLSM, warga terlebih dulu dikenaikan uang Rp 20.000. Kades Panglegur, Musta'i, membenarkan adanya pena- riakan dana Rp 20.000 setiap penerima BLSM. Dana yang ter- kumpul bakal digunakan untuk memperbaiki balai desa. Sifatnya sukarela, kami nggak memaksa, kata Musta'i berdalih. Kalau sukarela mengapa pe- narikan dana jumlahnya sudah ditentukan Rp 20.000 dan mem- bayar di depan/ Kades Musta'i enggan menjawab. Disalurkan ke Desa Secara terpisah, Pemkab Ma- diun memutuskan penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) langsung ke desa-desa. Karena tempat ting- gal penerima BLSM jauh dari kantor pos di masing-masing kecamatan. Saya sudah memanggil para camat dan pihak PT Pos Indo- nesia untuk melakukan rapat penyaluran langsung ke desa- desa tempat tinggal penerima BLSM. Kami ingin mempercepat penyaluran agar segera sampai ditangan masyarakat, ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Soekardi. SementaraPostmasterMadiun PT Pos Indonesia Agus Wahyu Widayat menyatakan, sebanyak 1.813 warga sasaran yang telah mengambil jatah BLSM-nya. Jumlah ini jauh di bawah angka penerima BLSM di Kabupaten Madiun yang mencapai 59.905 keluarga miskin. Karena itu, pihaknya bersama Pemkab Madiun bersepakat pencairan BLSM akan dilakukan langsung di desa-desa. Sementara terkait salah sasar- an dalam penerimaan BLSM, Soekardi menyatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengoreksi data pene- rima meski diakui di lapangan banyak penerima yang ternyata bukan keluarga miskin. Ia mengatakan sudah ada tim khusus yang akan mengawasi ketepatan sasaran penyaluran BLSM. Tim itu dari pusat dan akan langsung melapor ke pusat. Nah, sekarang kita percepat agar bisa segera dilaporkan dan cepat ada respons, kata Soekar- di.(sin/bet) surya/sudarmawan DIKEBUT - Jelang Lebaran, Dinas PU Pemprov Jatim bekerja keras melebarkan jalan Ponorogo - Pacitan dan Ponorogo - Trenggalek. Bencana banjir di Ponorogo beberapa waktu lalu memorak-porandakan sejumlah bangunan, bahkan 5 jembatan ambrol sehingga tidak bisa dilewati. Selain jembatan ambrol, jalur Ponorogo - Pacitan juga ra- wan longsor. Itu sebabnya Dinas PU Pemprov Jatim kini kerja keras mengantisipasi Lebaran mendatang. Membenahi Jalur Sempit Menuju Kediaman Presiden SBY Jalan Aspal yang Dulunya 5 Meter, Kini 7 Meter surya/imam taufiq ke Blitar - Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarno Putri berkunjung ke Blitar didampingi puterinya, Puan Maharani, Cahyo Kumolo, Sekjen DPP PDIP, Pramono Anung, Sirmadji, Ketua DPD PDIP dan kedua pasangan cagup, Bambang DH dan Said. Tampak juga, Djarot Saiful Hidayat, mantan Wali Kota Blitar, dan Samanhudi Anwar, Wali Kota Blitar, serta Herry Noegroho, Bupati Blitar. Daging Ayam Tembus Rp 35.000Bocah SD Tewas Terlindas Truk Sejumlah Warga Desa Lapor Polisi■ Sebelum dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dibagi di Desa Panglegur, Tlanakan, pamekasan, warga diminta membayar Rp 20.000 Semula warga bersedia membayar, dikira semua penerima BLSM memang harus membayar ke desa Kades Panglegur, Musta'i membenarkan penarikan dana tersebut. Namun ia mengaku tidak memaksa. Dana yang sudah terkumpul untuk perbaikan balai desa ■ ■ ■ storyhighlights blitar, surya - Karut-marut pemba- gian dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) membuat Presiden RI ke-5, Megawati Soekarno gerah. Megawati Soekarno Putri juga meng- kritisi pembagian BLSM yang selalu antre. Itu menunjukkan, kalau anak bangsa kita itu sudah tak punya harga diri di mata du- nia. Kita malu ditonton bangsa lain. Ha- nya uang Rp 150.000, rakyat harus antre. Bahkan, pembagian seringkali menelan korban karena terinjak akibat antrean ter- sebut. Apakah nggak ada cara lain, negara itu untuk membuat anak bangsanya lebih berharga dan lebih cerdas lagi, kata Mega saat memberikan orasi politik di sela-sela deklarasi pasangan calon gubernur Jatim yang diusung PDIP, Bambang DH dan wakilnya, Said Abdullah, Sabtu (6/7). Yang salah lagi, papar dia, ada orang kaya malah mendapat pembagian BLSM. Sebaliknya, banyak orang yang tak mam- pu dan para janda-janda tua, justru tak da- pat. Itu menunjukkan kinerja pemerintah yang kurang maksimal. Di hadapan ratusan kader PDI Per- juangan, Megawati mengajak mereka memenangkan pasangan Bambang DH. Malu bung, kita warga Blitar kalau tak memilih Bambang dan Said. Karena pre- siden pertama kita juga orang Blitar. Kalau nggak milih Bambang, apa pingin disuruh antre BLSM seperti sekarang ini, ungkap Mega yang disamput aplaus. Mega sendiri datang didampingi puteri- nya, Puan Maharani, Cahyo Kumolo, Sek- jen DPP PDIP, Pramono Anung, Sirmadji, Ketua DPD PDIP dan kedua pasangan cagup, Bambang DH dan Said. .(uni) Megawati Malu Pembagian BLSM Amburadul surya/sudarmawan melambung - Menjelang ramadan, hanya dalam waktu dua hari, harga daging ayam di Ponorogo naik hingga Rp 35.000 per kilogram. Rumah Ny Musiah Dibondet jember, surya - warga Dusun Krajan Desa Sukorejo Keca- matan Bangsalsari, Ny Musiah (45) dilempar bondet oleh orang misterius, Sabtu (6/7) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu . Kendati ledakan tidak sampai mencedarai penghuni rumah, namun akibat ledakan yang cukup keras ini rumah Musiah ru- sak berat di bagian depan. Jendela dan pintu depan rusak. Kaca pecah hingga bertebaran di teras rumah. Plafon ruang tamu rusak, begitu juga keramik ada yang pe- cah. Perabot di ruang tamu juga rusak. Peristiwa itu membuat penghuni rumah kaget. Tidak hanya Musiah dan anak cucunya, tetangganya yang berjarak ratusan meter dari rumahnya juga kaget. Wakapolres Jember Kompol Cecep Susatya mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus itu .(uni) Bong Chino Jadi Tempat Mesum kediri, surya - Kawasan pemakaman Tionghwa di lereng Gunung Klotok, Kota Kediri, Jawa Timur pada malam hari se- ring menjadi lokasi tempat pacaran dan berbuat mesum. Pada siang hari menjadi tempat membolos sekolah. Informasi yang dihimpun Surya dari penuturan warga menye- butkan, pengunjung pemakaman Tionghwa bakal ramai pada malam Minggu atau Minggu malam. Mayoritas yang datang pasangan anak-anak muda yang berpacaran. Mereka datang malam hari bukan berziarah di Bong Cino tapi berpacaran. Kalau siang sekarang menjadi tempat membolos pelajar, ungkap Achmad (45) salah satu warga kepada Surya, Sabtu (6/7). Heri Nurdianto dari Komisi PenanggulanganAids (KPA) Kota Kediri mengakui kawasan Bong Cino menjadi titik rawan baru penularan HIV/Aids. Dulu tempatnya sepi, tapi sekarang ba- nyak pengunjungnya untuk berpacaran, ungkapnya.(dim) LINTAS JAWA TIMUR join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. Malang Region malang, surya - Jelang Ramadan, perampokan mini- market di Kota Malang mulai meresahkan. Dalam semalam, Sabtu (6/7) dini hari, dua mi- nimarket Indomaret dan satu minimarket Alfamart di Kota Malang dirampok. Ketiga minimarket ini ma- sing-masing berada di Jalan Ciliwung, Jalan Nusa Kambang- an, dan Jalan Sumbersari. Aksi perampokan ini terbilang sangat berani. Sebab, selain bersenpi, perampok yang menyatroni tiga minimarket ini tidak menggu- nakan penutup wajah ketika menjalankan aksinya. Di Indomaret Jalan Sumbersari, perampok sempat menendang salah satu penjaga toko. Saat keja- dian, minimarket 24 jam yang ter- letakdidekatkampusUINMaliki ini tengah dijaga Eko Prasetyo (19) dan Akmal Romadhoni (19). Sekitar pukul 01.00 WIB, Akmal sedang mendata transaksi pen- jualannya sementara Eko sedang menata-nata barang. Tiba-tiba dua orang peng- unjung yang langsung menuju kasir. Satu orang langsung ber- teriak agar Akmal menyerah- kan uang di mesin kasir sambil menodongkan senjata api. Akmal yang kaget hanya bisa mengangkat tangannya. Mende- ngar ancaman itu Eko langsung menghampiri Akmal, berusaha membela. Namun, perampok yang satu- nya langsung menendang dan memukul Eko. Mereka lantas menguras isi laci kasir. “Hilang sudah Rp 11 juta,” kata Dwiretno Wulandari, karyawan Indomaret Sumbersa- ri kepada Surya, Sabtu (6/7). Retno kembali menuturkan, suasana di sekitar minimarket saat itu sangat sepi. “Biasanya ramai mahasiswa ngopi di sekitar sini. Tapi karena mereka pada pulang kampung, sepi jadinya. Warung-warung di sekitar kami juga kebetulan tutup,” sambungnya. Meski begitu, Retno membe- berkan wajah pelaku telah tere- kam CCTV minimarket. “Rekamannya sudah diambil tadi pagi jam 07.00 WIB oleh polisi Polres Malang Kota untuk diidentifikasi,” ungkapnya. Untuk sementara, Indomaret Sumbersari buka hingga pukul 22.00 WIB. Berturut-turut Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Arief Kristanto, mengatakan jeda waktu ketiga perampokan minimarket ini tidak berbeda jauh antara satu dengan lainnya. Pertama terjadi di Indomaret Jalan Ciliwung, kemudian di Alfamart Jalan Nusa Kambangan, dan terakhir di Indomaret Jalan Sumbersari. Menurut Arief, ada dugaan kuat perampok di tiga minimar- ket ini merupakan pelaku yang sama. “Dugaan awal memang demikian, tapi tentu masih kami telusuri lagi,” tandas Arief. “Mereka juga tidak pakai penutup wajah. Ini keceroboh- an mereka (perampok) dan menjadi titik awal kami mela- kukan penyidikan karena di satu minimarket wajah mereka terekam,” imbuh Arief yang enggan membeberkan ciri-ciri pelakunya. Arief juga mengungkapkan rata-rata sekitar Rp 10 juta per- toko berhasil digasak perampok ini. Sebelum perampokan tiga minimarket ini, Selasa (2/7) lalu, Indomaret di Jalan Bungur pun juga disatroni perampok bersen- pi. Namun perampok berjumlah tiga orang dan menggunakan helm full face ketika beraksi .(mg2/isy) malang, surya - Tidak mudah mempertahankan jalur musik selama belasan tahun. Tapi grup band asal Bandung, /Rif sudah melakoninya selama 19 tahun. Tips bertahan inilah yang dibagikan personil /Rif kepada finalis Festival Band Kajoetangan (FBK) 2013 di Ga- leri Malang Bernyanyi (GMB), Sabtu (6/7) malam. Di hadapan finalis FBK dan wartawan, gitaris /Rif, Jikun mengungkapkan bermain mu- sik harus fun, baik saat di stu- dio maupun diatas panggung. Jikun minta musisi muda tidak menganggap musik sebagai pekerjaan. Sebab, anggapan ini akan menjadi beban bagi musisi muda untuk berkreasi. “Festival adalah tolak ukur dan kelayakan band bisa diteri- ma pendengar atau tidak,” kata Jikun. Musisi bernama lengkap Adji Pamungkas ini menyarankan agar musisi muda tidak terlalu terpatok dengan selera pasar, namun memiliki independensi dan idealisme sendiri. “Saat membuat lagu, kami tetap tidak mengikuti ikuti pasar. Kami hanya sesuaikan dengan mode di cafe dan sesuai keingin- an kami,” tambahnya.(jay/mg2) malang, surya - Universi- tas Ma Chung (UMC) memper- kuat posisi sebagai kampus riset dengan meningkatnya jumlah penelitian dosen dan mahasiswa UMC. Rektor UMC, Leenawaty Limantara PhD, mengatakan jumlah proposal penelitian do- sen sampai pertengahan tahun 2013 di kampus yang berdiri 7 Juli 2007 ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu hanya 59 peneliti- an. Tapi 2013 ini sudah ada 122 penelitian. Padahal baru me- masuki semester kedua tahun 2013,” kata Leenawaty acara Dies Natalis VI UMC: Reaching a Milestone di Gedung Balai Pertiwi UMC, Sabtu (6/7). Menurut data Kordinasi Per- guruan Tinggi Swasta (Kopertis) pun, UMC menduduki pering- kat 11 PTS terbaik se-Jatim di usianya yang baru menginjak tahun keenam. “Data Kopertis menunjukan usia kampus tidak menjadi patokan, selama performa dan tri dharma universitas terus di- jalankan secara maksimal. UMC berhasil menjawab tantangan itu,” ujarnya. Pengelola Yayasan Harapan Bangsa Sejahtera (yayasan yang menaungi UMC), Teguh Kinar- to, mengatakan mendukung secara finansial hal-hal yang dibutuhkan dalam riset. Teguh yang juga pendiri UMC ini menjanjikan investasi dana be- sar untuk mem-branding UMC sebagai kampus riset. Pada acara Dies Natalis ini, juga ada memberikan penghar- gaan sejumlah media sebagai apresiasi UMC kepada pers yang telah menyuport kegiatan akademik UMC, yakni bernama Marcomm Award (MA). Ada empat kategori dalam lomba ini, yaitu kategori ce- tak, audio, visual, dan digital. Namun ada satu penghargaan khusus berupa MA for Media as Best Supporter of Education untuk pemberitaan terbaik. Harian Surya, melalui pembe- ritaan feature Sabtu (29/7) yang ditulis Irwan Syairwan berjudul Mahasiswa Ma Chung Temukan Jamu Anti-obesitas: Berbahan Baku- kan Pigmen Tumbuhan Khas Nusan- tara, menyabet grand prize MA. Ia berhak membawa Piala Bergilir MAUMC dan uang tunai. Untuk kategori visual di- menangkan Kompas TV-ATV dengan judul Pendidikan Berbasis Entrepreneur, kategori digital oleh malang-online, dan kategori cetak oleh Malang Post.(isy) malang, surya - Besaran sumbangan biaya penyelengga- raan pendidikan (SBPP) dan sum- bangan pembinaan pendidikan (SPP) ajaran baru 2013 ini akan ditentukan bersama-sama pihak sekolah dengan wali murid. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN Kota Malang, Tri Suharno, me- ngatakan untuk biaya SBPP dan SPP akan ditentukan per siswa setelah tahun ajaran baru dimu- lai, 15 Juli mendatang. “Bisa juga setelah Hari Raya Idul Fitri, tapi masih akan dibica- rakan lagi. Kami tidak ingin lebih memberatkan wali murid dengan biaya-biaya ini menjelang Hari Raya,” kata Tri, Sabtu (6/7). Tri menuturkan untuk proses daftar ulang ini siswa tidak dipungut biaya apapun. “Yang penting anak-anak diterima di sekolah dan belajar. Untuk SBPP dan SPP menyusul nantinya,” sambungnya. Kasi Kurikulum Dinas Pen- didikan (Dindik) Kota Malang, Budiono, mengatakan SBPP dan SPP sekolah diimbau tidak memberatkan wali murid. Seko- lah juga harus menerima siswa SBPP dan SPP Rp 0 bagi siswa yang tidak mampu. Budiono menegaskan sekolah dilarang mencoret siswa jika ternyata dari kalangan tidak mampu. “Kalau sekolah main coret, langsung datang ke kantor saya,” tegasnya. SPP Akan Turun Kepala Sekolah SMAN 3, M Sulthon, mengatakan penentuan besaran SBPP dan SPP di satu di antara dua sekolah favorit di Malang ini diperkirakan akan turun dari tahun sebelumnya. Sulthon membeberkan pada tahun ajaran 2012/2013 lalu besaran SBPP Rp 0 hingga Rp 5.000.000, sedang SPP Rp 0 hing- ga Rp 250.000. “Tapi kemungkinan untuk tahun ini tidak lagi segitu, tapi lebih rendah lagi,” imbuhnya. Dijelaskannya, besaran SBPP dan SPP SMAN 3 mengacu pada program dan kebutuhan sekolah selama setahun. “Tahun lalu biaya total kami Rp 4 miliar, karena kami sedang membangun area parkir, labo- ratorium religi, dan lain-lain. Tahun ini sudah jadi, sehingga kebutuhan sekolah sudah turun, dan otomatis SBPP dan SPP juga akan turun,” paparnya. Meski begitu, Sulthon menu- turkan penentuan SBPP dan SPP yang pas masih harus menung- gu rapat bersama MKKS dan Dindik Kota Malang. Untuk siswa yang tidak mam- pu,Sulthontetapmemberlakukan SBPP dan SPP Rp 0. Tahun lalu ada dua siswa yang bebas biaya dan puluhan yang membayar di bawah Rp 5 juta dan Rp 250.000. “Sebab ada ketentuan 20 per- sen siswa miskin akan mendapat keringanan biaya pendidikan,” ujarnya. (isy) 3 Minimarket Dirampok dalam Semalam surya/hayu yudha prabowo iron man - Cristian Gonzales, striker Arema Cronous bersama sejumlah artis dalam Parodi for Charity, Iron Man Kepincut Ken Dedes di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Jumat (5/7) malam. Parodi yang digelar Komunitas Sego Bungkus ini menceritakan Iron Man (Cristian Gonzales) yang mengalami amnesia, jatuh cinta pada istri Ken Arok, Ken Dedes (Vega Darwanti). Tampil pula Aming, Gading Martin, dan Jojon. Siswa Miskin Bisa Dapat SPP Rp 0 surya/hayu yudha prabowo bintang tamu- Jikun, Ovi, dan Maggi tiga personel /rif dan Hengki Herwanto, ketua Galeri Malang Bernyanyi saat Meet and Greet di Museum Musik Indonesia (MMI) Malang, Sabtu (6/7). Pemberitaan Terbaik Diraih Harian Surya Bagi-bagi Tips ke Peserta Festival Band Kajoetangan■ surya/dokumentasi ma chung apresiasi - Pengelola Yayasan HArapan Bangsa Sejahtera dan pendiri UMC, Teguh Kinanto (kiri), memberikan Piala Bergilir Marcomm Award kepada wartawan Harian Surya, Irwan Syairwan, pada acara Dies Natalis VI UMC: Reaching a Milestone, Sabtu (6/7) Aksi Berturut, Diduga Pelaku Sama■Perampok berturut- turut menyatroni tiga minimarket Pelaku dua orang, tanpa memakai topeng Kerugian masing-masing minimarket sekitar Rp 10 juta Wajah pelaku terekam CCTV minimarket Ada dugaan perampok tiga minimarket ini orang yang sama ■ ■ ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id surabaya.tribunnews.com HALAMAN | MINGGU, 7 JULI 2013 /Rif Ingatkan Musik Bukan Pekerjaan Sekolah Main Coret, Laporkan Dindik■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| MINGGU, 7 JULI 2013 Serma BW. Berlawanan dengan kenyata- an bahwa ia ditangkap aparat BNN karena terlibat dalam per- dangangan narkoba, Serma BW dikenal baik di lingkungan itu. “Bapak itu (Serma BW-red) baru tinggal di sini sekitar 6 tahun yang lalu. Orangnya baik dan ramah, pandai bergaul ke- pada masyarakat sini,” ujar war- ga sekitar tanpa mau disebutkan namanya, seperti dikutip detik. com, Jumat (5/7). Di rumah itu, Serma BW tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Anak pertama, lali-laki sudah duduk di bangku per- guruan tinggi. Sedangkan dua anak lain perempuan, belajar di SMA dan SD. Pria itu dikenal baik, karena setiap kali pulang selalu menya- pa tetangga yang ditemuinya. “Bapak itu jauh lebih baik dan ramah kepada warga ketimbang istrinya.Kalauistrinyakayaknya bergaul pilih-pilih. Kalau kayak kami yang hidup kayak gini, kayaknya jarang mau bergaul,” cerita warga lainnnya yang juga tidak mau ditulis namanya. Dengan kenyataan itu, tentu saja warga setempat kaget. Me- reka tidak mengira, tetangga yang selama ini baik ternyata ditangkap aparat gara-gara tersangkut narkoba. “Kamu tidak tahu kalau soal narkoba itu. Tidak nyangka juga ternyata bandar narkoba,” kata warga lainnya. Seperti diberitakan, Serma BW dan lima temannya ditang- kap secara bergiliran oleh aparat BNN mulai Selasa (2/7). Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan di tahanan BNN, Jakarta Timur. Mereka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Un- dang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara seu- mur hidup atau hukuman mati. Dengan bisnis narkobanya, antara lain menyuplai tempat- tempat hiburan malam di Pe- kanbaru, Serma BW menjadi mi- liarder. Tak hanya itu, menurut cerita para sumber, Serma BW juga punya bisnis jual beli mobil. Termasuk juga dikabarnya pu- nya kebun sawit lumayan luas. Untuk setingkat pangkat Sersan Mayor, BW tergolong mapan di- banding anggota TNI AU yang ada di Pekanbaru. Bisnis keluarganya yang cu- kup terkenal di Pekanbaru ada- lah jual sate rusa. Jualan kuliner ini tidak begitu jauh dari rumah Serma BW. Hanya saja bisnis sate rusa yang dikenal dengan sebutan ERA 51 itu merupakan bisnis orang tuanya yang juga pensiunan TNI AU Kuliner sate rusa ini, sangat dikenal. Para pejabat dan tamu- tamu dari luar dan termasuk sejumlah artis ibukota sering mampir di sana. Lokasinya tidak jauh dari pintu gerbang akan masuk ke kawasan jalan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. (dtc/ant/tribunnews) Ghazalie menjelaskan, hasil hisab penyerasian yang dila- kukan oleh Lajnah Falakiyah PBNU untuk awal Ramadan 1434 H di markas Jakarta, seba- gaimana dimuat dalam alma- nak PBNU tahun 2013 menye- butkan: Ijtima’ atau konjungsi akan terjadi pada Senin, 8 Juli pukul 14:15:13 WIB, tinggi hilal saat dilakukan pengamatan 0 ke selatan, hilal akan berada di ufuk selama 3 menit 16 detik. Sesuai dengan kriteria imkan- urrukyat,makamenurutprediksi hisab NU bahwa awal Ramadan 1434HakanjatuhpadahariRabu (10 Juli), terang Ghazalie. Namun untuk menentukan secara pasti awal Ramadan, NU akan menyelenggarakan peng- amatan hilal di seluruh Indone- sia. Pengamatan di 90 titik stra- tegis dengan menugaskan 110 pelaksana rukyat bersertifikat nasional yang akan melakukan rukyat bersama para alim ula- ma, ahli hisab, ahli astronomi, ahli fikih, dan warga nahdliyin setempat. Laporan hasil rukyat dila- porkan pada posko Lajnah Fa- lakiyah di kantor PBNU Lantai 4, Jl Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, dan kemudian akan disampaikan di sidang itsbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama pada hari Senin, tutur Ghazalie. Setelah Sidang Itsbat di Ke- menterian Agama menetapkan awal bulan, barulah kemudian NU melakukan ikhbar atau pengumuman resmi mengenai awal Ramadan 1434 H, tam- bahnya. Sebelumnya, Muhammadiyah telah memastikan akan mulai berpuasa pada Selasa 9 Juli 2013. Kepastian itu didapat berdasar- kan hisab hakiki wujudul hilal dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Sekretaris Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Nadjib Hamid mengatakan, berdasar hisab hakiki wujudul hilal dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang digelar 13 Mei lalu, diputuskan bahwa awal bulan puasa atau 1 Rama- dan 1434 H jatuh pada Selasa Wage, 9 Juli 2013. Sedangkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Sya- wal 1434 H jatuh pada Kamis Wage tanggal 8 Agustus 2013. Khusus awal Ramadan, Nadjib menyebut ada potensi pelaksanaannya tidak bareng alias berbeda antara Muham- madiyah dengan Nahdlatul Ulama (NU). “Penyebabnya, ketinggian hilal kurang dari 1 derajat,” ujarnya. Menurut Nadjib, awal puasa dan lebaran tersebut telah dite- tapkan oleh PP Muhammadi- yah berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, tertuang dalamMaklumatNo.04/MLM/ I.0/E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H tertang- gal 23 Mei 2013, yang ditanda- tangani Ketua umum PP Mu- hammadiyah Din Syamsuddin dan Sekretaris Umum Danarto. Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa ijtimak jelang Ramadan 1434 H terjadi hari Senin, 8 Juli 2013 pukul 14.15.55 WIB. Tinggi bulan pada saat ter- benam matahari di Yogyakarta, hilal sudah terwujud. Pada saat matahari terbenam tanggal 8 Juli, di bagian wilayah barat Indonesia hilal sudah wujud dan di bagian wilayah timur Indonesia belum wujud. Dengan demikian, garis batas wujudul hilal melewati wilayah Indonesia dan membagi wilayah Indonesia menjadi dua bagian, kata Syamsul Anwar, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Mu- hammadiyah, dalam rilisnya. Sedangkan ijtimak jelang Syawal 1434 H terjadi pada Rabu, 7 Agustus 2013 pukul 04.52.19 wib. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yog- yakarta hilal sudah wujud dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu, bulan berada di atas ufuk. Karena itu, 1 Syawal 1434 H jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. (dtc/uji) Barat, kemarin (5/7). Sudi mengatakan pesawat ter- sebut tidak bisa buru-buru jadi. Sebab kelengkapan keamanan dan desain interior harus di- pastikan oke dan maksimal. Pe- sawat tersebut juga dilengkapi fitur dan keamanan canggih. Sistem keamanan, interiornya, semua betul-betul harus oke. Sebelum terbang akan dilakukan pengecekan dulu, jelas dia. Presiden SBY dikabarkan sudah melihat dan merasakan berada di dekat pesawat terse- but. Mungkin (presiden) cuma nyoba-nyoba, ucap Sudi. Kata Sudi, mungkin Presiden SBY sempat mencicipi pesa- wat super mewah ini sebelum mengakhiri masa jabatan pada 2014. Hanya saja menurutnya, pemesanan pesawat kepresi- denan ini untuk presiden masa mendatang. Yang penting un- tuk pemerintahan yang masa datang, jelas dia. Media Relations Boeing Commercial Airplanes AS Doug Alder ketika dikonfirmasi me- nyampaikan, pemerintah Indo- nesia dipastikan telah memesan jenis Boeing Business Jet II. Ya, saya bisa pastikan peme- rintah Indonesia sudah melaku- kan order khusus untuk Boeing Business Jet, ungkap Doug, Jumat (5/7). Namun, Doug menegaskan, Boeing tidak pernah memroduk- si pesawat khusus kepresidenan. Boeing memberikan kebebasan bagi pembelinya untuk meng- gunakan pesawat jet tersebut, termasuk jika digunakan untuk seorang Presiden. Kami tidak memberikan spesifikasi khusus (pesawat kepresidenan). Kita bebaskan kepada customernya, jelas Doug. Berapa harga pesawat kepre- sidenan tersebut? Sekretaris Kementerian Sek- retariat Negara (Kemensesneg) Lambock V Nahattands pada tahun 2012 lalu pernah meng- ungkapkan, pemerintah telah melunasi pembayaran sebesar 58,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 556,7 miliar kepada Boeing Company yang seluruhnya diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun dana sebesar itu baru untuk pembelian green aircraft atau pesawat kosong yang be- lum dilengkapi dengan interior dan sistem keamanan. Untuk pengerjaan interior kabin, pe- merintah menganggarkan dana 27 juta dolar AS atau sekitar Rp 225,6 miliar. Sedangkan untuk sistem keamanan sebesar 4,5 juta dolar AS atau mencapai Rp 42,7 miliar. Dengan demikian, total biaya yang dikeluarkan untuk mem- beli pesawat kepresidenan men- capai 91 juta atau kurang lebih sekitar Rp 864 miliar. Ini sesuai rencana, spesifi- kasi sesuai kebutuhan. Diaudit. Tidak ada kepentingan pribadi. Kalau jadi 2013, maka saya ha- nya setahun menggunakannya. Namun ini bisa lebih efisien, ujar Presiden SBY dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, awal tahun lalu. Pihak Garuda Indonesia per- nah menjelaskan, Presiden SBY sebelumnya menyewa pesawat jenis 787-800 NG untuk pener- bangan domestik. Sedangkan untuk jarak jauh atau interna- sional menggunakan pesawat pabrikan Airbus jenis A330. Nah untuk yang nanti Boeing Business Jet II itu tergantung pemerintah, apakah mau me- nyerahkan ke Garuda Indonesia untuk operasionalnya atau me- mang ingin mengelola sendiri, jelas sumber di Garuda Indone- sia. (tribunnews/dtc) ICW menganggap 36 caleg yang masih duduk di DPR tak pro pemberantasan korupsi dapat bermasalah pada ketatanega- aran. Alasannya, tudingan itu akan membuat anggota DPR lebih baik 5D (datang, dengar, duduk, diam, terima duit). Politikus PPP Ahmad Yani yang namanya masuk daftar 36 caleg juga mengungkap bahwa ICW tidak bersih dan diduga punya kepentingan. Apalagi, ICW mendapat dana asing. ICW Membantah Koordinator Bidang Hukum ICW Emerson Yuntho mem- bantah tudingan Nudirman. Menurutnya, dana asing yang ke ICW adalah dana bebas ke- pentingan. ICW menerimanya lantaran organisasinya me- nolak dana APBN dan APBD. Dana itu tak punya kepen- tingan menghancurkan DPR, tegas Emeson. Ia juga membantah ICW me- nerima dana Rp 407 juta dari KPK. Dana itu merupakan dana saweran pembangunan gedung KPK yang ICW kumpulkan. Dana itu masih belum disetor lantaran ada persoalan. Saat ini pendanaan ICW dari dua jalur. Dari publik melalui penggalang- an dana publik, kedua dari lem- baga donor yang itu jelas tanpa ikatan dan nggak ada intervensi apapun, terang Emerson. Pekan lalu dua anggota Komi- si III DPR RI yakni Ahmad Yani dan Sarifudin Suding melapor- kan ICW ke Mabes Polri dengan tuduhan penghinaan, pence- maran nama baik, membuat keterangan palsu dan mempro- vokasi rakyat. Yani mendesak Polri menindaklanjuti laporan- nya. Bareskrim harus didorong mengusut ini. Ini bukan hanya delik aduan tapi bisa dikenakan UU ITE. Silahkan Bareskrim un- tuk membuka website ICW soal itu, ungkap Yani. Emerson menyatakan ICW siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Menurutnya, ICW tak pernah merilis nama-nama tersebut sebagai politisi busuk atau menuliskan pesan agar tidak memilih nama tersebut. ICW tak pernah rilis daftar po- litisi busuk, pro koruptor. Yang kita sampaikan data politisi yang diragukan komitmennya dalam pemberantasan korupsi, ujarnya. Oleh karena itu ICW terlebih dahulu membuat lima kriteria caleg yang komitmennya dalam pemberantasan korupsi dira- gukan Kita kumpulkan bukti- bukti yang ada, kata dia. ICW bertekad mengawal agar parlemen mendatang diisi wakil rakyat yang berkomitmen pada pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, ICW mengajak ma- syarakat memberikan informasi nama-nama lain di luar 36 nama yang sudah dirilis itu. Bisa da- tang ke ICW di Kalibata Timur, Jakarta Selatan. Atau lewat website www.antikorupsi.org, katanya. (tribunnews/eri/okz/ dtc) Bentrokan dengan korban jiwa paling banyak terjadi di Iskandaria, kota terbesar kedua di Mesir yang terletak di tepi Laut Tengah. Di situ 12 nyawa melayang, sebagian besar anti- Morsi, kata petugas pelayanan darurat, Amr Salama. Seorang pria ditusuk dan dilemparkan dari atap sebuah gedung ketika mengibarkan bendera Mesir dan meneriakkan slogan-slogan yang menghina Morsi. Sementara itu, dari kota el- Arish, di Semenanjung Sinai, lima polisi tewas ditembak kelompok militant yang diduga berafiliasi dengan Ikhawanul Muslimin, organisasi pendu- kung utama Morsi. Aksi kekerasan juga terjadi di Jembatan 6 Oktober, Jumat (5/7) malam. Saat itu puluhan ribu pendukung Morsi sedang berpawai secara damai menuju Lapangan Tahrir, tempat kelom- pok anti-Morsi menggelar de- monstrasi dengan jumlah yang tak kalah besar. Mereka bergerak setelah ketua Ikhawanul Muslimin, Moham- med Badie, dalam pidatonya menegaskan para pengikuti Ikhwanul Muslimin tidak akan berhenti berjuang sampai Morsi dikembalikan ke kursinya seba- gai presiden. Tiba di tengah jembatan, ke- lompok anti-Morsi menghadang mereka. Terjadilah saling lempar batu dan petasan. Namun di sela bentrokan itu juga terdengar tembakan senjata api. Lalu, empat pendukungMorsiterkapartewas. Diduga tembakan itu berasal dari polisi yang memang cenderung mendukung anti-Morsi. ‘Pertem- puran’ itu berakhir setelah tujuh panser merangsek ke tengah jem- batan dan mengejar pendukung Morsi. Seorang pemuda terlihat naik ke salah satu mobil dan berteriak, “Angkatan Darat dan rakyat bersatu.” Peristiwa kekerasan yang terjadi secara sporadis di Me- sir ini memperburuk kondisi pasca penggulingan Morsi dan pengangkatan Adly Mahmud Mansour sebagai presiden se- mentara. Badie, dalam pidatonya meng- imbau pada militer agar tunduk pada Morsi yang dianggapnya masih menjabat sebagai presiden yang sah. “Sebuah kehormatan bagi militer untuk tunduk pada presidennya. Pemimpin kalian adalah Morsi… Kembalilah ke rakyat Mesir. Pelurumu tidak untuk menembak anak-anak dan rakyatmu sendiri,” kata Badie. Sabtu (6/7) pagi, wakil Badie, Khairat el-Shater, yang dianggap sebagai figure terkuat di Ikhwa- nul Muslimin ditangkap di se- buah apartemen di Kairo bersama saudara laki-lakinya. “Mereka dituduh menghasut dan memicu kekerasan,” kata juru bicara Ke- menterian Dalam Negeri, Hani Abdel-Latif kepada AP. Departemen Luar Negeri AS mengecam aksi kekerasan yang terjadi di Mesir mendesak para pemimpin negeri itu untuk tidak menggunakan kekerasan dan mencegah pertumpahan darah di antara pihak-pihak yang bertikai. “Suara semua pihak yang memprotes secara damai harus didengar, baik itu dari menyam- but baik peristiwa yang baru saja terjadi (penggulingan Mor- si) maupun pihak yang mendu- kung Morsi. Warga Mesir harus bersama-sama menyelesaikan perbedaan di antara mereka secara damai,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki. Kolonel Ahmed Ali, juru bicara militer mengatakan, Ikhwanul Muslimin, mencoba memicu pe- rang dengan militer dan menyer- etnya ke dalam keributan untuk mengirim pesan ke barat bahwa yang terjadi di Mesir sebenarnya adalah kudeta dan militer me- numpas demonstrasi damai. Pernyataan ini sebangun de- ngan pernyataan dari kelompok payung anti-Morsi, termasuk Front Penyelamat Nasional dan sejumlah kelompok pemuda. Kelompok ini menyerukan ke- pada anggotanya agar secepat mungkin menguasai jalanan un- tuk mempertahankan legitimasi rakyat melawan konspirasi jahat Ikhwanul Muslimin. Pemimpin oposisi Mohamed ElBaradei, yang dicalonkan un- tuk mengisi jabatan wakil pre- siden, pada Sabtu mengatakan, “Hubungan dengan Ikhwanul Muslimin --kelompok asal Morsi-- bukan kejahatan, dan campur tangan militer adalah pilihan yang tak terlalu menya- kitkan.” “Pilihan lain adalah perang saudara,” kata ElBaradei kepa- da harian Ash-Sharq Al-Awsat, yang berpusat di London, dan menambahkan itu “bukan ku- deta militer”. ElBaradei juga mengatakan serangkaian penangkapan ada- lah “prosedur pencegahan dan keamanan” guna menghindari hasutan bagi kekerasan. Ia me- nyatakan Morsi “diperlakukan dengan cara yang sangat sopan oleh pasukan keamanan ketika ia ditahan”. Kaum independen kini ber- gabung dengan Ikhwanul Mus- limin menyuarakan pengemba- lian Mohammad Morsi sebagai presiden sah Mesir. “Saya bukan (anggota) Ikh- wanul Muslimin, saya ini profe- sional, mendambakan Mesir se- bagai negara demokrasi hakiki,” kata Dr. Mohamed Al Farouk kepada Antara di kerumunan demo pendukung Morsi di de- pan kampus Cairo University, Giza, bagian barat Kairo, Jumat. Farouk, dosen di Cairo Uni- versity, mengatakan penampilan Presiden Morsi dalam setahun pemerintahannya memang ada kelemahan manajemen tetapi itu bukan pembenaran untuk melengserkan dia secara paksa oleh tentara. “Saya ini pengeritik Morsi agar ia memperbaiki manajemen pemerintahannya.Tapisayajuga maklumi, siapapun memimpin Mesir saat krisis multidimensi ini pasti mengalami hal serupa,” ujarnya. Aminah Wahab, seorang wa- nita yang tidak berjilbab, juga berpendapat serupa. “Awalnya saya maklumi pelengseran Mor- si. Tapi belakangan hati nurani ini hanya karena menjelang bulan suci Ramadan. Alumni SMAN 6 Jakarta ini sudah meneguhkan hati untuk mengenakan busana muslim dan kerudung dalam keseha- riannya. Namun, bekas atlet nasional Taekwondo itu, nampaknya belum siap mengubah penam- pilannya. “Aku enggak mau ngomong sembarangan. Buat aku niatan itu turunnya dari Allah. Aku harus meneguhkan hati. Enggak bisa main-main, itu butuh kesiapan,” tandasnya saat ditemui di Skenoo Hall, Lantai 4, Gandaria City, Ke- bayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/7). Tya mengaku sempat berpi- kir betapa ribetnya mengena- kan busana muslim lengkap dengan kerudung atau hijab. Mengenakan jubah panjang yang menjuntai ke lantai saja merepotkan. Kadangkala sering terinjak-injak. “Awalnya, aku pikir ribet banget ya. Kan busananya panjang, bisa terinjak-injak. Sekarang aku malah lihatnya nyaman,” ungkapnya. Tya bisa merasakan kenyamanan itu setelah mengenakannya dalam acara fashion show bertema Pelangi Ramadhan. Finalis Gadis Sampul 2001 itu mengenakan busana muslim yang menjuntai sampai mata kaki lengkap dengan kerudung. Karena itu, ia memanfaakan momentum Ramadan untuk belajar mengenakan busana muslim lengkap dengan kerudung. Tya pun sudah membicarakan rencananya kepada keluarga dan pacarnya. “Aku didukung orang di sekeliling, apalagi mama. Pacar aku juga suka nyentil untuk berhijab, katanya cantik pakai hijab, dia memuji kalau salat pakai pakaian tertutup,” ujarnya. Soal urusan asmara, Tya pun menegaskan dirinya akan mengurangi intensitas perte- muan dengan sang pacar saat memasuki bulan suci Rama- dan. Terutama saat ngabuburit. Sebab, ia tidak mau ibadah puasanya kurang afdol. “Aku ngabuburit enggak mau terlalu sering bareng pacar. Takutnya, nanti puasa aku malah enggak afdol,” ucapnya. Bintang FTV Purnama Buat Luna ini kebetulan sibuk pada pekerjaannya. Ada beberapa program Ramadan di televisi yang melibatkannya. Selebihnya, ia mengisi waktu senggang bersama keluarga. Biasanya, ia dan keluarganya buka puasa bareng. “Kadang buka puasa di restoran,” tuturnya. Namun, dia- kui lebih sering buka puasa di rumah. Ia paling suka masakan ibunya yang menurutnya sangat enak dan nikmat. “Masakan mama enak banget. Nanti deh kapan-kapan aku bakal ajak mamaku. Aku harus langsung makan besar,” cetus Tya. Meski kebanjiran tawaran kerja saat memasuki bulan puasa, Tya tidak mau mene- rima semuanya. Ia cenderung selektif supaya tidak meng- ganggu ibadah puasanya. “Pasti aku berpikirnya sta- mina aku. Jangan sampai nanti- nya ibadah aku terganggu. Makanya, aku pilih pekerjaan yang bisa ambil hikmahnya,” ujarnya. (tribunnews) Namun, mereka tidak kapok. Akhirnya, setelah berjalan tiga bulan, anggotanya mencapai 5.000 orang atau 50 band musik jazz yang menyebar di seluruh Indonesia. Dikatakan Ucox selaku founder (pendiri) dan manajemen komunitas FjazzC, musik fusion jazz lebih mudah diterima masyarakat karena sudah bercampur dengan genre musik lainnya seperti pop, rock, etnik, dan sebagainya. Merujuk pada kata fusion atau fusi yang berarti benturan. Enam puluh hingga 70 persen jazz, sisanya dari genre lain. “Boleh dibilang 80 persen musik jazz yang sliwar-sliwer di media Indonesia atau biasa didengar orang merupakan fusion jazz,” papar Ucox yang sehari-hari berprofesi sebagai fotografer. Musik jazz murni sepertinya masih sulit diterima pendengar Nusantara. Diakuinya mengumpulkan orang banyak untuk menonton musik jazz tidak mudah. Maka, dia berpikir jika ada komunitas musik jazz, penontonnya bakal tersegmen dan dengan sendirinya tampak ramai. “Karena ramai tadi, maka banyak orang mau menonton, seperti sekarang ini,” ujarnya sembari menunjuk penonton yang rela lesehan di depan panggung. Fusion Jazz Show di East Coast ini merupakan perayaan satu tahun FjazzC Surabaya. Anggota beragam dari anak usia enam tahun hingga dewasa. Namun, sebagian besar adalah anak-anak muda yang aktif mengekspresikan diri melalui band-band fusion jazz. Ini sesuai dengan tujuan FjazzC Surabaya untuk mengader musisi muda. Paul Sondakh, drummer grup O2, misalnya. Kepiawaiannya menabuh drum sejak kelas V SD menuai banyak prestasi. “Saya menyukai musik ini. Selain bermain di O2, juga bergabung dengan Pak Ucox di grup N.I.W yang juga mema- inkan lagu tradisional,” kata siswa kelas III SMP YBBK IV Surabaya ini. Lagu Gundul-Gundul Pacul bersanding dengan lagu-lagu modern Soul Capital S, Talk in Loud, You Are the Universe sangat apik dibawakan mereka. Musisi muda juga memper- kuat grup lainnya seperti Korek Jazz, atau vokalis bernama Widya Kirana (16). Siswi SMAN II Surabaya ini bergabung dengan band Pyur. Dia juga sering menang kompetisi musik di seputar Jawa Timur. Tantangan yang dihadapi adalah menyamakan visi. Kata Bestari, mereka yang bergabung di FjazzC Surabaya ini tergo- long musisi idealis serta musisi yang bermain musik jazz untuk mencari penghasilan. “Tentu saja menggabungkan dua pemikiran ini tidak mudah. Pasti ada perbedaan, dan big stage malam ini memerlukan pengorbanan dari mereka,” terang Bestari, pemain drum FjazzC Founder, grup musik yang diawaki para pendiri komunitas. Minggu malam kemarin mereka memainkan lagu Gadang dan High Season. Bestari juga menerangkan, banyak musisi jazz di Sura- baya punya kualitas, tetapi tidak tampak oleh publik. Dia mencontohkan grup Exist yang terbentuk sejak 1980-an dan selalu menciptakan lagu sendiri. “Kebanyakan event musik jazz di Surabaya justru men- datangkan musisi dari Jakarta. Padahal, Surabaya memiliki Torn dan Eye Contact yang juga bagus kualitasnya,” ujar Bestari yang berprofesi sebagai guru ini. Pada perayaan ulang tahun pertama ini, tampil 12 grup dan di antaranya, Harry Toledo yang tak lain adalah bassist dari Lee Ritenour dan Phil Perry. Diluncurkan pula program Su- rabaya Jazztory yang bertujuan menunjukkan kepada masyara- kat tentang sosok tokoh-tokoh Jazz di Surabaya. “Mereka tidak bisa digoogling untuk mencari jatidirinya tetapi mereka berdedikasi terhadap perkembangan musik jazz di Surabaya,” imbuh Ucox. Sebut saja, drg R Indiarto yang sejak 1960-an hingga 1990- an berperan membina grup band di Surabaya bersama Thio Tjoen Shen, pemilik toko musik terkenal di Surabaya masa itu yaitu Dempo Musik. Indiarto juga turut membesarkan band Varia Nada sebagai manajernya. Kemudian pada 1980an, Indiarto dengan Soenardi, pemilik Phoenix Restaurant, membentuk Surabaya Jazz Club. Mereka kerap bermain di Pink Pub bersama Buby Chen. Surabaya Jazztory juga mem- perkenalkan Yohanes Gondo yang membentuk Gondo Jazz Trio. Mereka ini juga sering bermain musik bersama Buby Chen FjazzC Surabaya ini hampir setiap minggu tampil off air, dan sebulan tiga kali on air di stasi- un televisi di Surabaya. Mereka juga menggelar Tunjungan Jazz Street sebulan sekali di trotoar Jl Tunjungan. Ketika orang mengenal New Orleans dengan musik jazz-nya, FjazzC ingin mengangkat Tunjungan sebagai ikon musik jazz di Surabaya. (marta nurfaidah) Serma BW... DARI HALAMAN 1■ Nudirman: ... DARI HALAMAN 1■ Kurangi... DARI HALAMAN 1■ NU Perkirakan... DARI HALAMAN 1■ SBY Segera... DARI HALAMAN 1■ 32 Jiwa... DARI HALAMAN 1■ Kaderisasi... DARI HALAMAN 1■ saya tidak menerima ketika pers dibungkam oleh penguasa oto- riter pasca-kudeta,” ujar wanita setengah baya itu. Karyawati bank pemerintah itu merujuk pada pembungkam- an sejumlah media massa cetak dan elektronik pasca-pelengse- ran Morsi yang dianggap pro- Ikhwanul Muslimin. Selain media massa setempat, jaringan televisi berbahasa Arab yang sangat berpengaruh di Timur Tengah, Aljazeera juga dilarang mengudara di Mesir sejak Rabu, tak lama setelah pelengseran Morsi. Kantor biro Aljazeera di Kairo diobrak-abrik pihak keamanan dan beberapa reporternya dipak- sa berhenti mengudara saat siaran langsung di Bundaran Tahrir dan ditahan, kata manajemen televisi yang berpusat di Doha, Qatar Ahmed Al Goundy, maha- siswa teknik dari Univeritas Al Azhar mengaku baru pertama kali turun ke jalan untuk me- nentang kudeta. “Terus terang, saya bukan pro atau pendukung pemerintah. Ini pengalaman pertama saya bergabung untuk memperjuangkan demokrasi yang benar,” tutur Al Goundy di Bundaran Masjid Rabiah Ada- wiyah.(ap/ant/xin) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. MINGGU, 7 JULI 2013 |

×