Epaper Surya 4 Juli 2013

6,107 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,107
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
645
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Epaper Surya 4 Juli 2013

  1. 1. T UBUHNYAmungil diban- dingkan teman-teman seu- sianya. Kepalanya plontos. Zaka, namanya. Bocah 10 tahun itu juga tidak seriang sebayanya. Saat belasan anak pengungsi Syiah bergurau, Zaki lebih se- nang menemani wartawan Surya meliput aktifitas mereka. “Namanya abang siapa?” tanyanya dengan suara datar. Zaka tersenyum usai melon- tarkan pertanyaan itu. Setelah wartawan Surya memperke- nalkan diri, Zaka menjulurkan Melawan Kebiasaan TEMPAT penampungan para pengungsi di rumah susun Kompleks Puspo Agro, Jemun- do, Sidoarjo, memang diakui mewah oleh para pengungsi. Tak seperti pengungsi korban konflik lainnya, yang biasanya bertempat tinggal di masjid, balai desa, atau bahkan tenda darurat, korban konflik Sampang ini diinapkan di rusun bersih berharga sewa Rp 280.000 setiap bulannya itu. Pengungsi tinggal di dalam kamar unit hunian secara priva- te. Artinya, urusan ‘penyaluran hasrat biologis’ antara suami- istri pun tak akan ribet. Meski demikian, di dalam kamar unit hunian yang bertegel keramik putih bersih itu, mereka tak tidur di kasur. Hanya ada matras berbahan sponge setebal dua milimeter, sebagai alas tidur. Matras gulung yang biasanya dipakai oleh prajurit TNI untuk tidur dalam kondisi perang itu diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kepada setiap orang pengungsi tanpa pandang usia. Kakek nenek, orang dewasa, Andai Gubernur Sekolahkan Anak Kami Pasrah Menunggu Bantuan Pemerintah Anak-anak Butuh Pendampingan Psikolog ■ ■ SIDOARJO, SURYA - Para pengungsi Syiah berharap pe- merintah daerah punya solusi terkait kelangsungan pen- didikan anak-anak mereka di peng- ungsian. Umi Kulsum, istri dari pemimpin Syiah Sampang, Tajul Muluk, menga- takan, bantuan pemerintah ter- kait pendidikan, bakal sedikit me- ringankan beban mereka. “Kami tidak pernah mau ting- gal di luar rumah kami. Tapi, an- dai pemerintah (gubernur) bisa menyekolahkan anak-anak kami, itu akan sangat membantu,” ung- kap Umi. Bantuan yang diharapkan oleh pengungsi apa- lagi kalau bukan pendidikan gratis KE HALAMAN 7■ SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ BERMAIN - Anak-anak pengungsi Syiah bermain bola di halaman rumah susun komplek Puspa Agro, Sidoarjo, Selasa (2/7). Di Nangkreng, Karang- gayam dan Desa Bluuran, Sampang, warga Syiah sudah merasakan hidup dengan penuh keterbatas- an. Kini keterbatasan itu semakin melekat dalam keseharian Zaka dan anak-anak warga Syiah di pengungsian rumah susun (rusun) Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo. Melihat Keseharian Anak Pengungsi Syiah Sampang (2) Berusaha Mengalihkan Rasa Bosan AFP/FIKRI RAMADHAVI KORBAN GEMPA - Sejumlah korban luka akibat gempa di Lampahan, Bener Meriah, Aceh dikumpulkan di halaman sebuah rumah sakit, Rabu (3/7). Foto kanan: Warga histeris setelah terjadi gempa. BlackBerry Ngadat Sejak Pagi JAKARTA, SURYA - Layanan pesan instan BlackBerry Messe- nger (BBM) dilaporkan sedang bermasalah. Beberapa pengguna mengeluhkan gangguan mulai Rabu (3/7) pagi. Penyebab gang- guan belum diketahui pasti. Sekitar pukul 11.00 WIB, pengguna BBM yang berlokasi di Jakarta dan sekitar mulai mengeluhkan gangguan yang dialami melalui Twitter. Bersel- ancar di dunia maya mengguna- kan perangkat BlackBerry pun tidak bisa dilakukan. KE HALAMAN 7■ Ingin Dikenal Apa Adanya BUNGA CITRA LESTARI B ANYAK yang meramal- kan karier Bunga Citra Lestari (BCL) akan surut jauh setelah ia menikah. Setelah vakum sama sekali ketika hamil dan melahirkan anaknya, Noah, ia kembali menata diri. Ia ber- usaha meraih apa yang sebe- lumnya sudah didapatkan. Butuh keseriusan untuk kembali sejajar dengan artis lain yang selalu muncul. Akan tetapi, BCL tampil kembali dengan karakternya. Ia mulai menerima tawaran menyanyi dan main film. Lewat peran sebagai Ainun dalam film Habibie & Ainun, BCL kembali menjadi perbincangan. Apa- lagi satu lagu dalam film itu dinyanyikan KE HALAMAN 7 B ANYAK kan karier Bunga Citra Lestari (BCL) akan surut jauh setelah ia menikah. Setelah vakum sama sekali ketika hamil dan melahirkan anaknya, Noah, ia kembali menata diri. Ia ber- usaha meraih apa yang sebe- lumnya sudah didapatkan. Butuh keseriusan untuk kembali sejajar dengan artis lain yang selalu muncul. Akan tetapi, BCL tampil kembali dengan karakternya. Ia mulai menerima tawaran menyanyi dan main film. Lewat peran sebagai Ainun dalam film Habibie & Ainun, BCL kembali menjadi Merangkak dengan Kaki Putus Aceh Perlu Rumah Tahan Gempa■ BANDA ACEH, SURYA - Gempa 6,2 SR yang meng- guncang Dataran Tinggi Gayo, Selasa (2/7), menyisakan duka mendalam di hati warga Kabu- paten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Di Desa Blang Mancung Atas, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, misalnya, gempa terjadi saat sekelompok anak tengah asyik bermain layang- layang di lantai dua Masjid Babussalihin, sedangkan seba- gian lainnya sibuk mengaji di lantai dasar. Gempa meruntuhkan mas- jid itu dan belasan anak yang TRIBUNNEWS/JEPRIMA Layanan pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) mengalami masalah. Demikian pula dengan fasilitas browsing dan social media. Gangguan hanya terjadi pada BlackBerry yang menggunakan OS 5, 6 dan 7. Sedangkan BB 10 tidak bermasalah. Public Relation Manager RIM Indonesia, Yolanda Nainggolan mengatakan pihaknya masih fokus mengatasi masalah teknis, jadi belum bisa menjelaskan masalah sebenarnya. ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Apa masalah sebenarnya yang terjadi pada BlackBerry? Foto-foto gempa Aceh KAMIS, 4 JULI 2013 NO. 235 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 @gm_gm "@ PortalSurya: Di sidoarjo anak- anak peng- ungsi korban konflik Sampang tanpa akses pendidikan sama sekali. Ada solusi jitukah? Goenawan Mohamad @gusmusgusmu Banyak orang waras sudah menyampaikan pendapatnya tentang hal itu. Tinggal yang berkuasa mau mendengar- kan atau tidak. A. Mustofa Bisri @fadjroeL mere- ka memiliki hak konstitusional yang sama dengan siapa- pun di negeri ini, jadi negara harus melindunginya. @fadjroeL 250 orang Syiah Sampang kembali ke rumah- nya dan negara mengerahkan pengamanan maksimal utk mereka sesuai Pembukaan UUD 1945 @fadjroeL negara (pemerin- tah) @SBYudhoyono tidak boleh ada kompromi, itu Hak Konstitusional Fadjroel Rachman Hidup sebagai minoritas ba- gaikan perahu dihempas ombak.... Dedi CSa KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ ● HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 kicauan join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com KAMIS, 4 JULI 2013 |ROADTOELECTION Hanura Mulai Goyang jakarta, surya - Baru sehari Partai Hanura mende- klarasikan Wiranto-Hary Tanoe- sudibjo sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden, penentangan sudah muncul dari politisi senior partai itu, Fuad Bawazier. Deklarasi Wiranto - Hary Tanosudibjo (HT) digelar dalam pembekalan caleg di Jakarta, Selasa (2/7). Namun, menurut Fuad, seharusnya penetapan tersebut melalui rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Ha- nura. Ia pun menilai penetapan itu tidak sah. “Saya kira tidak sah. Mekanisme apa yang di- pakai? Kenapa tiba-tiba?” tanya Fuad, Rabu (3/7). Fuad mengatakan info menge- nai deklarasi itu hanya menggu- nakan pesan singkat. “Intinya, hari Senin (1/7) ada SMS masuk, harap hadir besok hari Selasa pagi. Pakai pakaian rapi, Wiranto- HT akan deklarasi,” kata mantan menteri keuangan yang mengaku mendapatkan SMS itu Senin sore. Ketua DPP Hanura Ali Kastela bahkan menyatakan penetapan duet itu belum final. “Deklarasi baru pengajuan, kan belum wak- tunya. Akan ada pertemuan lagi dengan DPC-DPC,” kata Ali. Ia mengatakan deklarasi ter- sebut bagian dari pencitraan saja sehingga kader tidak perlu protes. “Kalau pencalonan definitif sete- lah kita dapat kursi dari hasil pi- leg, baru kita tentukan,” ujarnya. Sementara Ketua DPP Syari- fuddin Suding membantah pen- capresan Wiranto - HT belum fi- nal. “Ya itu sudah final, kita kan sudah deklarasi. Internal solid 100 persen,” tuturnya. SudingmenjelaskanRapimnas 2011 telah menetapkan Wiranto sebagai capres sekaligus mem- beri hak pada Wiranto memilih pasangannya di Pemilu 2014. “Memang terserah Pak Wi- ranto. Ini mengakomodir desak- an lama dari DPC dan DPP dan kader di daerah supaya duet Wiranto-Hary Tanoe diusung Partai Hanura,” katanya. Pembelaan juga datang dari KetuaDPPHanuraSusaningtyas Nefo Kertopati. “Tidak menda- dak, karena saya kenal Pak Wi- ranto lebih dari 15 tahun,” kata Susaningtyas. Perempuan yang akrab di- panggil Nuning itu menegas- kan Wiranto tidak mengambil keputusan secara sembrono. “Keputusannya tidak grusa- grusu, tidak berubah dari dulu,” ujarnya. Anggota Komisi I DPR itu mengatakan keputusan deklarasi yang dilakukan Hanura tidak terlepas dari konsolidasi yang di- lakukan Wiranto dan Hary Tanoe. Duet Wiranto - HT Disoal■ Fuad Bawazier memprotes penetapan Wiranto dan Hary Tanoe sebagai capres/cawapres Hanura. Nuning : Itu sudah dipikirkan sejak lama, bukan dadakan. ■ ■ storyhighlights ANTARA/WIDODO S JUSUF KONSOLIDASI - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Suryadharma Ali (tengah) didam- pingi Wakil Ketua Umum Lukman Hakim Saifuddin (kanan) dan Sekjen Romahurmuziy menghadiri pembekalan caleg PPP di Jakarta, Rabu (3/7). Pembekalan ini merupakan konsolidasi seluruh caleg DPR PPP bersama-sama pengurus DPP PPP untuk pemenangan Pemilu Legislatif 2014. surabaya,surya-Persatuan Reog Ponorogo Indonesia (PRPI) Jawa Timur siap mengawal dan memenangkan pasangan Soekar- wo-Saifullah Yusuf (KarSa) pada Pilgub Jatim 2013. Pernyataan itu disampaikan Ketua PRPI Jatim Siswandi bersama pengurus PRPI Kabu- paten/Kota yang datang ke Bale KarSa di Jalan Citarum 2 Sura- baya, Selasa (3/7) siang. Kata Siswandi, mereka men- dukung KarSa karena pasangan ini peduli terhadap seni dan bu- daya, termasuk reog Ponorogo. “Jadi, kami sepakat mendukung dan memenangkan pasangan KarSa,” ujarnya, usai menyam- paikan dukungan. Menurut Siswandi, saat ini di Jatim terdapat 876 group Reog Ponorogo dan 754 group Jaranan yang masing-masing beranggota 35-50 orang. Khusus di Surabaya, terdapat 64 group yang tergabung dalam Persatu- an Unit-unit Reog se-Surabaya (PURBAYA). “Grup-grup terse- but nanti akan mensosialisasi- kan Pakde Karwo dan Gus Ipul kepada masyarakat,” tegasnya. Jika KarSa terpilih kembali, PRPI Jatim, kata Siswadi berharap setiap tahun bisa diselenggarakan festival Reog Ponorogo yang mem- perebutkan Piala Gubernur. “Se- perti tari Barong di Bali yang bisa pentas di hotel berbintang untuk menarik wisatawan berkunjung kesana,” imbuhnya. (uji) Para Reog Dukung KarSa “Sudah juga pikirkan segi positif atau negatif untung rugi sampai pada setelah penghitungan suara, pilpres,” imbuhnya. Mengenai AD/ART, Nuning mengatakan bila dalam keadaan force majeur atau keadaan da- rurat maka dapat diputuskan dengan tidak menyalahi atur- an tersebut. “Kita lihat situasi dan kondisi sudah saatnya Pak Wiranto - HT apabila sudah cocok jadi capres kemudian mereka deklarasi. Semoga ini menaikkan elektabilitas,” tutur- nya.(tribunnews) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz Surabaya, surya - Kepas- tian penjualan mobil murah dalam program low car green car (LCGC) mulai menunjuk- kan perkembangan. Meski pe- tunjuk teknis melalui peratur- an menteri belum final, tapi sudah didapatkan informasi penetapan harga jual mobil mulai Rp 95 juta. Informasi bocoran draf Per- menperin menyebutkan, harga maksimal LCGC ditetapkan Rp 95 juta off the road. Artinya, belum termasuk pajak daerah, Bea Balik Nama (BBN) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Harga acuan ini juga masih diperbolehkan naik sampai 15 persen jika terjadi perubahan pada kondisi ekonomi di Indonesia. Kenaikan harga di- izinkan dengan alasan seperti lonjakan inflasi dari BPS, kurs nilai tukar rupiah atau harga bahan baku. Kenaikan harga bisa juga muncul jika pabrikan menam- bah teknologi transmisi otoma- tis, kelengkapan keselamatan seperti anti-brakelock system (ABS) dan electronic brake- force distribution (EBD). Namun, pemerintah mene- gaskan tetap membatasi kena- ikan tidak lebih dari 15 persen dari Rp 95 juta. Perubahan har- ga juga bisa dilakukan setahun setelah merek resmi menda- patkan insentif pemerintah. Ketentuan ini berlaku untuk kendaraan bermesin bensin kapasitas silinder 980 cc-1.200 cc dengan konsumsi BBM minimal 20 kpl. Untuk mesin diesel, kapa- sitas mesin sampai 1.500 cc juga rata-rata konsumsi BBM sama. Rencananya Permenperin tinggal ditandatangani Men- teri saja, dalam waktu dekat, ujar Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, seperti dikutip KompasOtomotif, Rabu (3/7). Sebelumnya, Presdir PT As- tra Toyota Motor,  Johnny Dar- mawan mengatakan, pihaknya masih menghitung-hitung harga juala mobil. Perhitungan akan didasarkan pada ketentu- an juklak LCGC yang diharap- kan keluar bulan ini. Jika Juli juklak program mo- bil murah bisa keluar, produk Toyota Agya diperkirakan bisa dijual ke pasar Agustus tahun ini. “Dari sisi produksi, Toyota dan Daihatsu siap berjalan. Bahkan sejak produk Toyota Agya dan Daihatsu Ayla di- kenalkan tahun lalu, proses produksi sebenarnya sudah berjalan,” ujarnya. (rey) Gresik, surya - PT Blue Gas Indonesia, produsen kompor gas, selang, regulator, tabung dan isi ulang gas dalam satu paket dengan merek Blue Gaz, mengembangkan usaha dengan merelokasi Refilling Centre. Tar- getnya, membidik lebih banyak segmen pasar. Pengoperasian Refilling Centre yang menempati lahan seluas 15.000 meter persegi di kawasan Industri Gresik, Rabu (3/7), juga diharapkan meningkatkan kapa- sitas produksi hingga lima kali. Sekarang ini kapasitas terpa- sang 8.400 tabung atau 46,2 MT LPG per shift. Kapasitas bisa dikembangkan menjadi 25.200 tabung atau 138,6 MT LPG per shift, atau lima kali kapasitas Refilling Center sebelumnya. Sebelumnya, PT Blue Gas mengoperasikan di Margomu- lyo, dengan kapasitas produksi sebanyak 5.250 tabung atau 28,9 MT LPG per shift. Presiden Direktur PT Blue Gas Indonesia, Husen mengatakan, Blue Gaz yang mengejar segmen- tasi keluarga kelas menengah melihat potensi pasarnya akan terus membesar. Untuk menang- kap peluang itu, maka perusa- haan meningkatkan pelayanan dengan ekspansi ke Gresik. Fasilitas baru ini dibangun de- ngan nilai investasi Rp 36 miliar. Kapasitas di sini akan menjadi terbesar, lebih besar dari Refilling Centre di Jakarta, ujar Husen di sela peresmian, Rabu (3/7). Pusat pengisian gas ini untuk melayani permintaan Blue Gaz untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Melihat pertumbuh- an yang ada, kapasitas di Gresik dapat diutilisasi secara optimal sampai 15 tahun mendatang. Saat ini, rata-rata penjualan bisa 2.200 MT per bulan atau rata-rata 100 MT per hari. Jatim mengambil porsi 54 persennya. Memang share kami di pasar masih sangat kecil, tapi kami bukan sekedar menjual LPG tapi menjual solusi memasak yang aman dan nyaman, terangnya. Sebagai produk gas yang ditawarkan dengan harga non- subsidi, Blue Gaz menawarkan kelebihan service. Selain produk gas dalam kemasan tabung 5,5 kg, perusahaan ini juga menjual produk penunjang seperti kom- por, pemanas air hingga bera- gam perlengkapan dapur. Tahun lalu, Blue Gas mencatat pendapatan total sebesar Rp 400 miliar. Dari jumlah itu, 75 persen pendapataan disumbang dari penjualan gas. Sisanya berasal dari penjualan produk kompor dan perlengkapan dapur. (rey) S ANTHOSH Viswanathan, Chief Representative Intel Indonesia Corporation, sungguh bersemangat ketika menjelaskan detil spesifikasi dan keunggulan prosesor generasi keempat, Haswell. Ditemui di Surabaya, Rabu (3/7) sore, pria berdarah India itu langsung memamerkan Samsung Ativ, laptop layar sentuh terbaru buatan Samsung yang memiliki Operating System Windows 8. Di dalam perangkat itu, telah tertanam prosesor Haswell yang dijelaskan Santhosh. Ada empat hal yang membuat prose- sor generasi keempat ini begitu menarik, kata Santhosh. Pertama, urusan daya tahan baterai, Haswell mampu bertahan sembilan jam untuk memutar video berformat High Definition (HD). Dibandingkan generasi sebelumnya, Ivy Brid- ge, daya tahan baterai prosesor ini meningkat 50 persen.   Keunggulan lain, terletak pada grafis, performance, serta konsep komputer 2 in 1  yang menggabungkan laptop dan tablet. Intel juga mengembangkan beberapa tipe grafisnya dalam SoC (System on Chip) atau Chipset yang terintegrasi, katanya.   Untuk urusan pemasaran, Intel mulai melirik strategi baru yang sebelumnya sudah dipakai oleh pabrikan ponsel. Yaitu, menawarkan paket bundling melalui kerjasama dengan Telkom. Bagi para penggunanya nanti, bisa mendapat gratis koneksi internet dari Telkom selama enam bulan pertama. Stra- tegi bundling seperti ini baru pertama kali dilakukan Intel di Indonesia, bahkan di Asean, tambahnya.   Mengapa Intel memutuskan memakai strategi tersebut? Santhosh mengatakan, pasar Intel di sini masih minim. Di kelompok komputer rumah, Intel baru menguasai 16 persen pangsa pasar. Di sisi lain, penjualan perang- kat laptop dan tablet begitu tak terbendung meskipun belum bisa diimbangi oleh penetrasi internet yang  terbilang kecil.   Sebagian besar orang masih memakai internet sekedar untuk mengakses situs jejaring sosial. Ini berarti penetrasi internet ma- sih kecil. Selain itu, infrastruktur untuk akses internet juga kurang mendukung, ucapnya. Meski optimistis penjualan prosesor ini melalui vendor besar akan sangat bagus, namun Santhosh tak menyebut target perusahaan. Yang jelas kami akan gandeng sebanyak-ba- nyaknya vendor, pungkas dia. (Eben Haezer P) Margin Operator Taksi Menipis Tingginya pertumbuhan pasar tablet di Indonesia mulai dilirik Intel. Pabrikan tersebut, tahun ini  meluncurkan Haswell, prosesor generasi keempat Intel Core yang meng- gabungkan kinerja personal computer (PC) dengan mobi- litas ala tablet. Demi mendukung penjualan prosesor itu, Intel untuk pertama kalinya memakai strategi bundling.  Upaya Intel Perluas Pasar di Indonesia Mulai Pasarkan Prosesor Pakai Strategi Bundling Bidik Lebih Banyak Segmen Pasar  surya/dyan rekohadi Ragam Produk - Presdir PT Blue Gas Indonesia, Husen menunjukkan display produk di sela peresmian Refilling Centre Gresik, Rabu (3/7). Harga Mobil Murah Mulai Rp 95 juta SURYA/EBEN HAEZER PANCA P Generasi Baru - Santhosh Viswanathan menunjukkan laptop Samsung Ativ dengan prosesor Intel Core generasi keempat, Haswell, di Surabaya, Rabu (3/7). surabaya, surya - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berimbas pada penda- patan perusahaan pengelola taksi. Perusahaan taksi di Surabaya bahkan harus pintar-pintar meng- atur strategi, mengingat ketetapan Pemkot Surabaya dalam penen- tuan kenaikan tarif dinilai tidak sesuai harapan. Beberapa perusahaan meng- akui, dengan penetapan besaran tarif baru taksi ini akan berpenga- ruh pada margin mereka. GM Area Blue Bird Group Sura- baya, Ateng Aryono menyatakan, taksi yang operasionalnya full regulated mau tidak mau harus mengikuti ketetapan pemerintah. Meski diakui penetapan tarif baru ini masih jauh lebih rendah dari yang diharapkan. “Kalau hitung-hitungan kom- ponennya secara faktual, cost counting-nya memang lebih rendah, tapi di sisi lain pengelola taksi bisa melihatnya dengan arti punya kesempatan hidup lebih panjang daripada tidak ada kena- ikan,” ujar Ateng, Rabu (3/7). Ia menambahkan, resiko berku- rangnya pendapatan memang ter- buka. Pengurangan akan menjadi wajar dalam kondisi demikian, sehingga pengelola taksi harus berusaha tetap survive. “Sekarang bagaiman survive dulu, kalau bisa survive mudah-mudahan bisa kembali mendapat keuntungan,” tambahnya. Manajer Operasional Orenz Iwan Hermawan mengatakan, penetapan tarif baru untuk taksi cukup memberatkan. Jika di- hitung-hitung, nilai kebutuhan dalam pelayanan taksi ke pelang- gan setelah kenaikan BBM tidak sebanding dengan batasan yang ditetapkan Pemkot. “Sebenarnya masih kurang, kalau ditanya apakah masih dapat keuntungan ya sangat mepet,” ujar Iwan. Menurutnya, perhitungan operasional harus menghitung semua biaya coverage dan bukan hanya penggunaan BBM. Menghadapi kondisi demikian, perusahaan melakukan perlakuan khusus secara internal. “Perilaku driver itu bisa berpengaruh 3-4 per- sendaribiaya,karenaituuntukme- ngejar kekurangan kami mulai dari para pengemudi,” terang Iwan. Menurutnya cara mengemudi secara eco drive, seperti menet- ralkan perseneling di saat lampu merah dan menghindari pengere- man mendadak bisa berdampak positif secara ekonomis. Direktur Operasional Taksi Sil- ver, Adhi Pujianto menyebut, pe- netapan tarif baru lebih kecil dari yang dibutuhkan. “Dulu margin yang didapat masih mencukupi, dengan tarif baru sekarang kena- ikannya tidak signifikan dengan kenaikan BBM, sangat ngepres,” ungkap Adhi. Untuk menyesuaikan kondisi yang ada, Taksi Silver mulai me- wacanakan kembali memanfaat- kan Bahan Bakar Gas (BBG). Tarif baru taksi di Surabaya mu- lai diterapkan minggu ini, seiring dengan sosialiasi dan pemberla- kuan masa tera argo yang baru. Adhi menambahkan, perusa- haan pengelola taksi juga harus bersiap menghadapi kondisi shock pasar saat tarif diberlaku- kan. “Kondisi shock tetap akan ada, terlebih sekarang masa awal puasa, biasanya awal Ramadhan permintaan jasa taksi juga menu- run,” ungkapnyai Meski demikian, bisnis taksi di Surabaya diperkirakan bisa terus bertumbuh seiring pertumbuhan ekonomi dan kawasan baru di Surabaya. (rey) Tarif Baru Mulai Diterapkan■ BUMN Didorong Pakai Mebel Rotan SURABAYA, SURYA -Asosiasi Mebel Kayu dan Rotan Indonesia (AMKRI) Jawa Timur mendorong BUMN-BUMN dan lembaga- lembaga pemerintahan untuk memakai rotan dalam pengadaan mebeler. Halitumerupakansalahsatulangkahuntuk menggairahkan industri rotan di Jatim yang pertumbuhannya mengalami pelambatan. Ketua AMKRI Jatim, Nur Cahyudi, usai Focus Group Discussion membahas revita- lisasi industri rotan Jatim yang berlangsung di Sidoarjo, Rabu (3/7) mengatakan, selama ini terdapat lima kendala yang dihadapi oleh para pelaku industri rotan di Sidoarjo. Kendala-kendala itu di antaranya masalah permodalan, pasar, sumber daya manusia, kebijakan, serta bahan baku. Dalam hal permodalan, Nur mengatakan bahwa selama ini para pelaku industri rotan kesulitan mendapat akses kredit perbankan. Sedangkandalamhalpasar,krisisyangterjadidi Eropa, Amerika Serikat (AS), serta Jepang, telah menyebabkanpasareksporrotanbermasalah.   Sebenarnya hal ini membuka peluang untuk lebih fokus untuk menggarap pasar dalam negeri, kata Nur. Sayangnya, pasar dalam negeri ini juga belum tergarap secara maksimal karena belum kuatnya dukungan kebijakan dari pemerintah.  Sementara, ketika tetap fokus menggarap pasar ekspor, salah satu kendala yang mere- ka alami adalah tingginya biaya pengurusan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Padahal, sekitar 10 persen dari produk rotan yang dibuat para pengusaha dan diekspor ke luar negeri, komponennya adalah dari kayu.   Kami meminta keringanan tarif untuk pengurusan SVLK. Sebab, kalau tidak pakai SVLK juga lebih mahal biaya produksinya. Setiap satu container harus bayar 2,5 juta, tambah Nur Cahyudi.  (ben) surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | KAMIS, 4 JULI 2013 Peredaran ponsel ilegal di Indonesia semakin marak. Jumlahnya diperkirakan mencapai 70 juta unit dari 250 juta ponsel yang beredar di pasar dalam negeri. Kerugian negara dari ponsel ini berkisar Rp 35 triliun. Ponsel ilegal adalah yang tidak memiliki nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Kareba itu, kementerian akan kampanye menyadarkan konsumen dan pedagang ponsel agar tidak beli handset tanpa nomor IMEI. Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan ANTARA FOTO/Saleh subsidi pengemudi - Pengemudi Taksi Blue Bird perempuan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (3/7). Sementara belum ada kepastian penyesuaian tarif taksi, Blue Bird Group memberikan subsidi kepada para pengemudinya berupa bantuan langsung tunjangan BBM, mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 60.000. Selain itu, ada subsidi untuk pengemudi apabila mendapat penghasilan di bawah rata-rata. Tarif flag fall (tarif saat baru naik) semula batas bawah Rp 4.500, naik 15 persen menjadi Rp 5.000. Batas atas dari Rp 5.000 naik 10 persen menjadi Rp 5.500. Adapun tarif per kilometer batas bawah semula Rp 3.000 menjadi Rp 3.500 naik 17 persen. Sedang batas atas semula Rp 3.250 naik 23 persen menjadi Rp 4.000. Kenaikan tarif tunggu batas bawah semula Rp 30.000 naik 17 persen menjadi Rp 35.000. Sementara, batas atas semula Rp 32.500 naik 23 persen menjadi Rp 40.000. ■ ■ ■ story highlights Penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) mulai dilirik perusahaan pengelola taksi di saat perhitungan penetapan kenaikan tarif dinilai belum berimbang dengan kenaikan biaya operasional. Salah satunya, Taksi Silver yang berpengalaman menggunakan BBG, kini mulai mempertimbangkan pemakaian bahan bakar itu kembali. Direktur Operasional Taki Silver, Adhi Pujianto mengakui, jika pihaknya mulai mempertimbangkan opsi penggunaan BBG. “Masih ada peluang kami untuk melihat dan memperhitungkan menggu- nakan BBG,” ujar Adhi. Penggunaan BBG pernah dilakukan pada 2008, namun setelah berjalan sekian tahun, operator taksi ini secara bertahap memilih hijrah menggunakan BBM premium. Pasalnya, faktor harga gas yang meningkat. Kini ketika harga BBM kembali melonjak, alternatif penggunaan BBG kembali dilirik. Taksi Silver bukan hanya semata- mata mempertimbangkan harga gas yang lebih murah. Namun, keberadaan tempat pengisian BBG atau SPBG juga menjadi pertimbangan. Selain itu, dukungan pemerintah untuk penyediaan converter kit. Taksi Silver saat ini sudah mendapat bantu- an lima unit converter kit gratis. “Dari sisi harga, selisih antara premium dan gas cukup besar. Terakhir, harga gas Rp 3.900 per liter setara premium,” ungkap Adhi. Pengelola taksi ini akan berhitung investasi alat dulu dan efek keekonomi- an untuk kembali menggunakan BBG. (rey) Penggunaan BBG Bisa Jadi Pertimbangan Ponsel Ilegal Rugikan Rp 35 Miliar ANTARA join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com FINANCE KAMIS, 4 JULI 2013 | SURABAYA, SURYA- Jelang pengambilalihan fungsi peng- awasan perbankan pada 2014 mendatang,OtoritasJasaKeuang- an (OJK) kian gencar melakukan gebrakan. Tahun ini, lembaga tersebut berencana memberikan sanksi terhadap emiten yang tiba-tiba mengubah jadwal, serta agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang sebelumnya telah dipublikasikan secara luas. Direktorat Standar Akuntansi dan Tata Kelola OJK, Allison Ma- runduri, mengatakan bahwa atur- an mengenai Rencana dan Pelak- sanaan RUPS telah ada di dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) nomor IX.I.1 yang keluar tahun 1996. Hanya saja, aturan itu tidak menyebutkanadanyasanksibagi emiten yang tiba-tiba mengubah jadwal dan agenda RUPS yang sebelumnya telah diumumkan kepada para pemegang saham. Peraturan lama tahun 1996 itu akan direvisi pada tahun ini, kata Allison, yang ditemui usai Sosialisasi Peraturan IX.I.5 ten- tang Pembentukan dan Pedo- man Pelaksanaan Kerja Komite Audit, di Surabaya, Rabu (3/7).   Meski tak memiliki angka sta- tistik,Allisonmemastikanbahwa selama ini cukup banyak emiten yang melakukan perubahan jad- wal dan agenda RUPS. Hal tersebut dinilai cukup berdampak negatif. Sebab pengumuman mengenai agenda RUPS akan dipelajari dan men- jadi salah satu pertimbangan pe- megang saham dalam membuat keputusan.   Artinya, saat emiten tiba-tiba memutuskan mengubah jadwal dan agenda RUPS, maka  peme- gang saham akan sangat diru- gikan. Hal tersebut berpotensi menyebabkan saham turun dan ada pihak-pihak yang dirugi- kan, tambahnya. Wacana perubahan aturan ter- sebut kini masih digodok OJK. Namun gambarannya, emiten yang melakukan perubahan jadwal dan agenda RUPS akan dikenai sanksi. Emiten tersebut, rencananya baru akan bisa menggelar RUPS, yakni dua minggu dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya.   Misalnya rencana semula emiten menggelar RUPS tanggal 30 Juni, lalu beberapa waktu se- belum hari itu mengubah agen- da RUPS, maka mereka akan dikenai sanksi. RUPS baru akan bisa dilaksanakan 14 hari setelah tanggal 30 Juni. Pengunduran jadwal itu cukup berat bagi emiten karena akan menambah biaya, papar Allison. Harus Independen  Disisi lain, OJK juga sedang giat mensosialisasikan aturan mengenai Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Ko- mite Audit. Lewat aturan nomor IX.I.5, OJK ingin memastikan independensi komite audit yang terlibat dalam auditing laporan kinerja emiten.   Selama ini, lanjut Allison, tanggung jawab dan kualifikasi komite audit masih ngambang. Banyak komite audit yang me- miliki hubungan dengan per- usahaan. Seharusnya mereka independen dan tidak memiliki hubungan dengan pemegang saham, komisaris, maupun direksi. Yang mengetuai komite audit, seharusnya juga komisaris independen, pungkas Allison.   Terpisah, Komite Audit PT Te- lekomunikasi Indonesia (Tbk), Sahat Pardede menyebutkan bahwa aturan tersebut disosiali- sasikan untuk memastikan agar investor terlindungi.   Komite Audit harus indepen- den karena dia akan menjadi rujukan ketika ada perdebatan di dalam emiten, ujar Sahat. (ben) Jakarta, surya - Bank In- donesia (BI) telah menaikkan BI rate ke posisi 6 persen, Juni 2013. Namun, dikhawatirkan likuidi- tas bank masih akan mengetat. Pasalnya, tingkat inflasi yang lebih tinggi daripada BI Rate da- pat membuat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan datar karena bunga yang tak menarik. Likuiditas perbankan saat ini terancam, jelas Tony Prasetian- tono, Ekonom Universitas Gad- jah Mada (UGM), Rabu (3/7). Dari catatannya, ada satu bank milik investor Singapura yang merekam dana keluar se- besar Rp 4 triliun. Padahal, bank tersebut masuk 10 besar. Menurutnya, hal ini menan- dakan nasabah tidak mau me- nyimpan dana dengan posisi BI rate yang sama. Bila hal ini ber- langsung lama, akan berdampak pada krisis likuiditas perbankan. Maka dari itu, bank harus me- naikkansukubungadeposito.Bila tidak, kredit bisa tumbuh jauh le- bih kencang daripada DPK. Inilah yang bisa membuat rasio kredit terhadap simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) menanjak. Per April 2013, posisi LDR perbankan yakni 84,73 persen. Ini meningkat dibanding posisi April tahun lalu, 82,48 persen. Tony mengatakan, masih ada beberapa bank yang LDR-nya di atas 90 persen. Bahkan, LDR bank kecil bisa menginjak posisi 100 persen. Seyogyanya rasio berada di bawah 90 persen. Harusnya bank pada titik tak terlalu agresif, tapi tak terlalu lambat juga, sebutnya. Karena itu, Tony merasa BI perlu menaikkan lagi posisi BI rate. Ini supaya perbankan bisa terus meningkatkan suku bunga depositountukmenggenjotDPK dan menjaga posisi LDR. Ia menyebut, saat ini sudah ada beberapa bank yang me- ningkatkan suku bunganya di atas posisi ketentuan suku bunga yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Perlu diketahui, LPS rate saat ini 5,75 persen naik 25 basis poin me- nyusul kenaikan BI rate. Perihal suku bunga deposito yang melebihi tingkat suku bu- nga LPS, ia menyebut, nasabah cenderung mencari bank yang se- kiranya bisa dipercaya. Aset LPS saat ini Rp 30 triliun. Sedangkan aset bank yang dijamin yaitu Rp 4.200 triliun. Bila semua bank bangkrut, LPS tak bisa melaku- kan apa-apa, ujarnya. (kontan) I I I I I 1 I I I I I 3 I I I I I 2 I I I I I 28 I I I I I 27 I I I I I 1 I I I I I 3 I I I I I 2 I I I I I 28 I I I I I 27 I I I I I 1 I I I I I 3 I I I I I 2 P emerintah berjanji akan memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bisa lebih mengakses sumber dana di perbankan. Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hasan menutur- kan, keberadaan UMKM cukup penting untuk membantu men- dorong pertumbuhan ekonomi nasional. Jumlah UMKM akan meningkat dari tahun ke tahun, yang saat ini sekitar 56 juta di seluruh Indonesia. Ke depan diperkirakan, pelaku UMKM akan bertambah dan bisa menyerap tenaga kerja dengan jumlah lebih besar. Kontribusi 56 persen GDP dari UMKM, kalau begitu saya optimistis pertumbuhan kita akan lebih dari 6,3 persen dari UMKM, ujarnya, di Jakarta, Rabu (3/7). Untuk itu, pemerintah berjanji terus memberikan kredit usaha rakyat (KUR), yang sudah dilaksanakannya sejak 2007. Adapun outstanding hingga saat ini mencapai Rp 117 triliun. KUR adalah kredit yang sum- ber dananya dari pihak ketiga, yang dihimpun dari perbankan. Saat ini, sudah ada 26 bank daerah dan 6 bank pemerintah yang menerbitkan KUR. Jakarta, surya - Kementerian Perda- gangan (Kemendag) menerapkan aturan baru perizinan di bidang perdagangan, yang wajib dilakukan secara online (man- datory online). Beleid itu mulai diberlaku- kan sejak hari ini (3/7). Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, kebijakan anyar itu bertujuan memudahkan pengusaha dalam membuat izin di bidang perdagangan. Proses perizinan ini jauh lebih seder- hana, tertib, transparan, serta dapat dipre- diksi, ujar Gita, di Jakarta, Rabu (3/7). Pengembangan sistem online ini akan memudahkan petugas Kemendag saat melakukan penyimpanan, pengolahan, serta pertukaran data antarinstansi. Ada beberapa jenis perizinan di bidang perda- gangan yang termasuk kategori manda- tory online. Pertama, Nomor Pengenal Importir Khusus (NPIK) untuk kedelai, jagung, produk atau komoditas beras, tekstil dan produk tekstil, gula, elektronika dan komponennya, sepatu, serta mainan anak-anak. Kedua, Importir Terdaftar Produk Tertentu (IT-PT) untuk pakaian jadi, alas kaki, mainan, produk elektronika, obat tradisional dan herbal, produk makanan dan minuman, serta kosmetik. Bagi produk hortikultura izin yang diajukan ada tiga macam, yakni Importir Terdaftar (IT), Importir Produsen (IP), dan Persetujuan Impor (PI). Sementara, untuk hewan dan produk hewan memerlukan IT, PI, dan Persetujuan Ekspor (PE). Untuk mengajukan permohonan seca- ra online, pelaku usaha wajib registrasi melalui situs http://inatrade.kemendag. go.id lebih dahulu untuk mendapatkan Hak Akses Inatrade. Inatrade merupakan sistem informasi milik Kemendag. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Ke- mendag, Bachrul Chairi menegaskan, sejak Inatrade diberlakukan, jumlah kepemilik- an hak akses terus meningkat. Sebanyak 2.786 perusahaan tercatat memiliki hak akses pada akhir tahun lalu. Jumlah itu meningkat 6,9 persen men- jadi 2.981 perusahaan di akhir Maret 2013. Sampai Juni lalu, perusahaan yang meng- gunakan hak akses 3.422 perusahaan alias meningkat 14,8 persen. (kontan.co.id) Ubah Agenda RUPSAdaSanksi ANTARAFOTO/Fanny Octavianus wajib online - Petugas bagian konsultasi dari Unit Pelayanan Perdagangan (UPP) melayani pengusaha di kantor Kementrian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (3/7). Mendag Gita Wirjawan secara resmi memberlakukan 'mandatory online' (perizinan wajib online) untuk memudahkan pengusaha dalam membuat sejumlah perizinan di bidang perdagangan. Lebih Transparan Izin Perdagangan Wajib Online Kontan/baihaki Desak Naik - Suku bunga deposito perbankan diharapkan segera naik. Ini agar nasabah bisa lebih lama menyimpan dananya. Bank Harus Naikkan Suku Bunga Deposito Tahun Ini OJK Siapkan Aturan Baru■ Perubahan agenda RUPS oleh emiten, bisa merugikan pemegang saham Akan ada sanksi berupa pengunduran jadwal RUPS hingga dua minggu dari jadwal Pengunduran waktu ini akan dirasa cukup berat bagi emiten karena menambah biaya ■ ■ ■ antara storyhighlights HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 2/7 3/7 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.264.64 1.245.20 Rp 401.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,616.59 1,600.41 EUR 12,964.32 12,831.59 MYR 3,141.82 3,107.45 SGD 7,854.56 7,772.89 KURSVALAS sumber: bank indonesiasumber: bloomberg FIGUR Syarief HasanFIGUR Fasilitasi UMKM I I I I I 28 I I I I I 27 IHSG Jakarta 5.000 4.800 4.600 4.400 4.200 Minyak/Dolar AS 150.00 120.00 90.00 60.00 30.00 Rupiah/Dolar AS 10.000 9.900 9.800 9.700 9.600 4.792,58 96.60 9.938 4.736,73 4.579,54 98.17 101.16 9.936 9.977 Untuk itu, pemerintah sudah menyusun langkah-langkah un- tuk terus memfasilitasi UMKM agar bisa mengakses dana dari perbankan. Inilah yang diharapkan mampu menaikkan Koperasi atau UMKM, kata Syarief. (kompas.com) surya/eben Haezer p Allison Marunduri join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| KAMIS, 4 JULI 2013 kediri, surya - Rendahnya pemakaian kondom perempuan selain tidak nyaman ketika dipakai juga tidak praktis. Untuk memasangnya dibutuhkan keahlian khu- sus dan tidak boleh dilakukan tergesa-gesa. Akibatnya, banyak perempuan yang menghindari memakai kondom perempuan ketika berhubungan layaknya suami istri. Selain tidak praktis pemakaian- nya, kalau dipakai juga mengakibatkan suara berisik, ungkap Santi (30) salah satu wanita pekerja seks di Kota Kediri, Rabu (3/7). Diungkapkan Santi, dia mengaku pernah menda- patkan jatah pembagian kondom perempuan beberapa dos. Hanya saja kondom itu baru dipakai tiga kali sebe- lumnya akhirnya dikembalikan lagi. Susah memakainya dan tidak praktis karena ukur- annya kebesaran. Sehingga tidak nyaman saat dipakai, ungkapnya. Penuturan senada dikemukakanAmi (26) yang meng- aku memakai kondom perempuan selain tidak nyaman juga mengurangi mood waktu bercinta. Dimusnahkan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Kediri be- rencana memusnakan ribuan kondom perempuan yang pemakaiannya telah kedaluwarsa. Kondom perempuan itu akan dimusnahkan, Jumat (5/7). Rencananya ribuan kondom perempuan dimusnahkan dengan cara dibakar di Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah di lereng Gunung Klotok, Kota Kediri. Heri Nurdianto, Sekretaris KPA Kota Kediri menyebut- kan,pemakaiankondomperempuandiKotaKedirisangat rendah. Dari sekitar 15.000 stok yang diterima sejak empat tahun lalu yang telah didistribusikan baru sekitar 5.000. Karena masa pemakaiannya sudah kedaluwarsa solu- sinya harus dimusnahkan, ungkap Heri Nurdianto. Dijelaskan Heri Nurdianto, salah satu alasan rendah- nya pemakaian kondom perempuan memang tidak praktis. Selain itu juga tidak terbiasa dipakai perempu- an di Indonesia. Kondom perempuan yang bakal dimusnahkan meru- pakan bantuan dari USAID. Sehingga bentuk, ukuran dan desainnya tidak berpatokan anatomi perempuan Indonesia.(dim) Oknum Dewan Otak Penyerbuan magetan, surya - Penyer- buan dan penganiayaan yang dilakukan massa tidak dikenal terhadap para pendemo di magetan berbuntut panjang. Di- duga, para ada anggota DPRD yang memimpin penyerbuan. Ketua LSM Orang Indonesia (Oi) Kabupaten Magetan Sa- eful Anam resmi melaporkan seorang anggota DPRD yang melakukan pengroyokan dan pengrusakan di Kantor LSM Oi di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan . Sebenarnya, menurut teman- teman di antara puluhan orang yang menyerbu Kantor Oi, ada dua anggota DPRD. Tapi saya hanya melaporkan satu anggota DPRD, karena saya tahu persis dia yang menggedor-gedor dan merusak mobil,kata Saeful Anam, Rabu (3/7). MenurutAnam,laporandilaku- kan Selasa (2/7) malam, dengan Surat Tanda Penerimaan Lapor- an nomor STP/120/VII/2013/ Satreskrim dengan penyidik Ipda Shinto itu. Polisi juga mengajukan dua saksi yaitu Wahyu Nur Kha- yun dan Febri Indra Pradipta. Tapi sampai hari ini anggota DPRD yang dilaporkan belum diperiksa. Kami beri dead line dua hari sejak Selasa (2/7) kemarin. Kalau sampai batas waktu itu polisi tidak bersikap, kami akan melapor dan tidur di Mapolda Jatim,ujar Anam. Preseden Buruk Dikatakan Anam, aksi prema- nisme yang dilakukan anggota DPRD tidak bisa ditolelir, karena bisa menjadi preseden buruk. Anggota DPRD berlaku seperti itu seperti bukan orang terpelajar. Kecuali itu, kelakuan- nya mengeroyok dan merusak di depan aparat polisi sama de- ngan pelecehan terhadap aparat negara,jelas Anam Beruntung, tambah Anam, tidak ada yang sampai mati aki- bat pengroyokan. Padahal saat itu aparat keamanan mengawal aksi unjuk rasa LSM Oi. Bahkan sejumlah mobil Patwal mengeli- lingi mobil Oi untuk melindungi aksi anarkis dari orang yang dibawa anggota DPRD itu. Dikawal polisi saja mereka be- ranisepertiitu,apalagikalautidak dikawal. Pengawalan polisi kami acungi jempol. Tapi kemarin poli- si belum bertindak tegas terhadap pelaku anarkis itu,ujarnya. Mestinya, tambahAnam, poli- si membubarkan pasukan ilegal itu sebelum mereka melakukan aksi pengeroyokan dan pengru- sakan. Tapi kemarin polisi ter- kesan membiarkan pasukan itu hingga aksi pengeroyokan dan anarkis akhirnya terjadi. Diberitakan,puluhanpengun- juk rasa yang menuntut jaksa se- gera memeriksa anggota DPRD yang terlibat kasus Kunker fiktif senilai Rp 12 miliar, tiba-tiba di- serbu massa misterius, sehingga pendemo banyak yang terluka dan mobol LSM dirusak. Kendati banyak anggota poli- si yang melihat aksi penyerbuan itu, Kapolres Magetan AKBP Riky Haznul mengaku masih akan melihat peristiwanya. Ya kita lihat nanti bagaimana pe- ristiwanya,kata Kapolres Riky Haznul.(st40) Kondom Perempuan 'Berisik' Jika Dipakai LSM Oi Laporkan Anggota Dewan■ Usai diserbu massa tidak dikenal, LSM Orang Indonesia (Oi) akhirnya melapor ke polisi Dua oknum anggota DPRD Kabupaten Magetan diduga terlibat langsung dalam penyerbuan para pendemo LSM Oi melihat langsung oknum Dewan menggedor-gedor dan merusak mobil ■ ■ ■ storyhighlights surya/sutono ziarah - Setiap menjelang Ramadan, makam Presiden RI ke-4 KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) selalu dijubeli peziarah, kalau hari- hari biasa 2.000 peziarah per hari, kini meningkat menjadi 5.000 per hari. Akibatnya jalanan di sekitarnya padat merambat jombang, surya - Menjelang da- tangnya bulan suci Ramadan, makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng Jombang ramai dikunjungi peziarah. Dalam sehari, peziarah mencapai seki- tar 5.000 orang. Mereka tak hanya datang dari dari Jombang, mereka juga datang dari luar kota, bahkan luar provinsi. Zainul Arifin (54), salah satu pengurus Ponpes Tebuireng mengungkapkan, pe- ningkatan pengunjung mulai terasa sejak dua pekan terakhir ini. Jika hari biasa, jumlah peziarah seki- tar 2.000 orang, namun kini jumlahnya mencapai dua kali lipat. “Ya jumlahnya kisaran 4.000 sampai 5.000 orang,” kata Zainul Arifin. Pengurus Ponpes Tebuireng lainnya, Teuku Azwani, mengungkapkan selain jumlahnya meningkat, peziarah juga da- tang dari berbagai daerah di Indonesia. Ini terlihat dari catatan pada buku tamu di gerbang masuk makam. Para peziarah tersebut mengalir secara rombongan. Ada yang mengendarai bus, ada pula yang menggunakan mobil pri- badi. Bahkan, ada peziarah yang datang dengan roda dua. Ini terjadi setiap menjelang Ramadan. Karena dalam tradisi muslim, utamanya NU, ziarah makam leluhur dan ulama sudah menjadi kelaziman,” kata santri senior asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ini. Itu pula sebabnya arus lalu lintas di Jl Irian Jaya di depan Ponpes Tebuireng jadi tersendat, padat merayap. Di sisi kanan dan kiri jalan terlihat puluhan bus dan mobil pribadi berderet diparkir. Datangnya ribuan peziarah itu tak urung mendatangkan rezeki tersendiri bagi pe- dagang asongan dan kakilima di sekitar pondok.Pedagangyangberjualanberagam suvenir dan aksesoris sebagai.(uto) 5.000 Peziarah Jubeli Makam Gus Dur surya/imam taufiq dideportasi - 23 imigran asal Timteng dideportasi ke negara asal, sementara 97 imigran yang kabur masih dicari Imigran Timteng Dideportasi blitar, surya - Setelah dua malam menginap di Kantor Imigrasi Blitar, di Kecamatan Srengat, Rabu (3/7) 23 imigran gelap asal Timteng itu akan dideportasi ke negara asalnya, Iran. Mereka akan dinaikan Ke- reta Api (KA) ke Jakarta. Dari sini (Blitar), mereka akan dinaikan dua minibus, menuju Stasiun Kertosono, Nganjuk. Se- lanjutnya, mereka akan naik KA ke Jakarta, dan turun di Stasiun Pasar Senin, baru dibawa ke ban- dara, dengan tujuan Iran, kata Moh Sungeb, Kasi Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Imigrasi Blitar, Rabu (3/7). Menurutnya, untuk para imigran yang dideportasikan seperti mereka itu dihindari banyak transit. Sebab kalau ba- nyak transit, itu akan merepot- kan pihak imigrasi. Proses de- portasi mereka itu benar-benar merepotkan petugas imigrasi karena terus menolak. Bahkan, selama menjalani pe- meriksaan, mereka memberikan keterangan yang berbeda-beda. Seperti ketika ditanya soal uang saku yang dimilikinya, mereka kompak menjawab tak punya uang. Karena itu, mereka mau dipulangkan, asal dibelikan ti- ket. Namun, tatkala digeledah, mereka memiliki banyak uang. Begitu juga tatkala ditanya tujuannya di Indonesia, mereka semua mengaku akan ke Asus- tralia mencari suaka politik. Namun saat di Imigrasi, mereka mengaku menjadi turis. Para Imigran memang punya izin tinggal di Indonesia sejak 23 Juni sampai 23 Juli. Karena itu, mereka ngotot sebagai turis dan tak mengaku ke Australia.(fiq) sumenep, surya - Hujan deras yang berlangsung 24 jam menyebabkan banjir dan rumah roboh di Madura. Selain hujan deras, angin puting beliung memorak-po- randakan sejumlah rumah di Desa Paberrasan, Kecamatan Kota, Sumenep, Rabu (3/7). Selain memporak-poran- dakan rumah warga, puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon di pinggir jalan. Berapa jumlah kerugian akibat kejadian ini belum di- pastikan. Menurut sumber di lokasi kejadian, saat itu hujan deras lalu reda sebentar. Tiba-tiba dari arah timur daya terde- ngar suara gemuruh cukup keras mengagetkan warga. Sejumlah warga yang ber- ada di dalam rumah berham- buran ingin tahu apa yang terjadi. Namun dari arah kejauhan, warga melihat angin berwar- na abu-abu meliuk-liuk, lalu disusul tumbangnya sejum- lah pohon. “Saya bersama istri dan anak-anak meninggalkan ru- mah mencari tempat perlin- dungan,” kata Rahmat, yang rumahnya ambruk disapu puting beliung. Haliyanto (42), warga se- tempat menjelaskan, saksi lain di lokasi, mengatakan, angin tersebut merupakan sisa terakhir dari puting beliung sebelumnya. Sebab pusaran yang menghantam areal persawahan penduduk dan kebun pisang tingkat kerusakannya parah. Sami (54), pemilik rumah yang atapnya digunduli pu- tingbeliungmengungkapkan, bahwa dirinya beserta keluar- ga juga mencari perlindung- an, keluar dari rumahnya. Saya keluar dari rumah, jika anak dan keluarga saya di dalam saya tidak dapat membayangkan kejadiannya seperti apa,ungkapnya. Dia berharap, pemerintah memperhatikan warga yang ditimpa musibah. Sebab, bia- ya untuk memperbaiki atap rumahnya yang hancur tidak sedikit. Apabila tidak perhatian dari pemerintah, iya tidak apa-apa. Kami tetap memper- baikinya meskipun dari uang hasil pinjaman, kata Sami. Hingga berita ini diturun- kan, hujan masih mengguyur. mun kendati ada sejumlah rumah dan pepohonan yang ambruk disapu angin, hingga malam belum ada laporan adanya korban jiwa. Sedang- kan jumlah kerugian belum bisa ditaksir.(riv) Puting Beliung Sapu 3 Rumah surya/m rivai disapu angin - Hujan lebat bercampur angin melumat sejumlah rumah dan pepohonan di Sumenep, Rabu (3/7). Hakim Tipikor Minta JPU Hadirkan Calo Rekruitmen Siluman ponorogo, surya - Ketua Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Ko- rupsi (Tipikor), Antonius Simbolong me- minta dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara rekruitmen ratusan tenaga siluman yang bertugas di Dinas Perhubungan Pemkab Ponorogo, Yunianto Tri Wahono dan Tartilah untuk menghadir- kan dan memeriksa para makelar dalam proses rekruitmen tenaga nonprosedural yang bekerja hampir 2 tahun itu. Alasan Ketua Majelis Hakim, rata-rata makelar (calo) itu juga menerima uang pembayaran dari para pegawai yang su- dah ditugaskan diberbagai terminal dan sub terminal di Ponorogo itu. Apalagi, saat ini para pegawai ini di- berhentikan sepihak setelah kasus tenaga siluman itu mencuat dan disidik Kejari Ponorogo dan bahkan sudah menetapkan 2 tersangka yang kini menjadi terdakwa dalam perkara ini. Perintah Ketua Majelis Hakim itu, di- sampaikan ke JPU saat sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Surabaya. Sedangkan dalam tuntutannya, JPU meminta majelis hakim menjatuhi hukuman bagi terdakwa I, Widhie Wahyu Atmowidjoyo, Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Ponorogo dan terdakwa II, Mochammad Damin, mantan Kepala UPT Terminal Seloaji, Ponorogo dengan masing-masing hukuman 6 tahun penjara serta denda masing-masing mengembalian kerugian negara Rp 260 juta untuk terdakwa I dan Rp 350 juta untuk terdakwa II. Selain itu, alasan Ketua Majelis hakim lainnya adalah karena selama ini dalam setiap persidangan, JPU hanya menghadir- kan kedua terdakwa serta para saksi yang terdiri dari korban dan keluarga. Terdakwa I, Widhie Wahyu Atmowid- joyo mengatakan perintah itu disampaikan langsung kepada JPU saat sidang tututan di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Senin (1/7) kemarin. Apalagi, terdapat berbagai kejanggalan dalam perkara itu, karena JPU hanya menetap 2 tersangka dalam kasus itu. Padahal, masih banyak makelar (calo) yang menerima uang antara Rp 20 sampai Rp 100 juta lebih dalam memasukkan pe- gawai nonprosedural. Selainitu,kataWidhie,KetuaMajelisHakim jugamemintakepadaterdakwaIdanterdakwa II untuk melaporkan JPU ke KejaksaanAgung (Kejangung) RI, jika JPU tidak bisa mengha- dirkan para calo dalam persidangan. Apalagi, sebelumnya para calo itu juga sudah diperiksa timpenyidikKejariPonorogo. Ketua Majelis Hakim juga meminta kami melaporkan JPU ke Kejagug, jika JPU tidak bisa memanggil, memeriksa dan menetap- kan para calo sebagai tersangka, imbuhnya. Sementara, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ponorogo, Yunianto Tri wahono siap memeriksa calo, namun menunggu putu- san pengadilan.(wan) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | KAMIS, 4 JULI 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ngawi, surya - Polres Ngawi amankan 22 Suporter yang mengamuk melempari sejumlah truk yang melintas. Para pendukung Persebaya Surabaya yang berlaga dengan PSPS Sleman di Semarang. Para suporter diamankan di Pos Polisi Perempatan Siliwa- ngi, Desa Jururejo, Kecamat- an/Kabupaten Ngawi, Rabu (3/9) pagi. Akibat lemparan batu dan kayu, sejumlah truk rusak, se- hingga para sopir truk melapor ke polisi. Setelah kejar-kejaran dengan polisi, akhirnya 22 suporter yang tertangkap dijemur de- ngan telanjang dada di trotoar pos polisi. Namun, usai mendapat- kan hukuman itu, mereka langsung diantarkan petugas Polres Ngawi menggunakan 2 truk menuju perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah ke Desa/Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi yang berba- tasandenganDesa/Kecamatan Macanan, Kabupaten Sragen. Hal ini setelah para suporter berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi melempari truk yang tak mau ditumpangi puluhan suporter itu. Awalnya, puluhan suporter yang hendak menuju Sema- rang itu berhenti di perempat- an Siliwangi. Saat itu, mereka hendak mencegat truk yang menuju arah Jawa Tengah. Krena sopir truk, rata-rata ketakutan ditumpangi para su- porter itu, sopir truk tersebut tidak ada yang mau member- hentikan truk yang dikemudi- kannya. Hal ini memicu para suporter marah. Kemudian mereka melempari truk yang melintas dengan batu dan kayu. Jujur saya takut, makanya nggak berani berhenti. Teta- pi malah truk saya dipukul menggunakan kayu dan dilempari batu. Saya tidak apa-apa. Cuma lampu send truk saya rusak, terang salah seorang sopir truk, Kasminto (45) yang truknya dilempari suporter ini. Usai kejadian tersebut, ang- gota Satuan Lantas dibantu anggota Reskrim Polres Ngawi langsung mengamankan 22 suporter. Mereka kemudian diberikan hukuman dengan berjemur sambil telanjang dada. Saat menjalani hukuman itu, mereka disuruh meneriak- kan ' Kami berjanji tidak akan berbuat anarkhis di wilayah hukum Polda Jawa Timur, khususnya Ngawi. Kami ber- janji akan membawa uang saat hendak memberikan dukung- an Persebaya Surabaya yang berlaga ke luar Surabaya'. Usai berjanji, polisi mengantarkan para suporter ke perbatasan .(wan) d ata yang tidak valid terlihat antara lain orang meninggal 3 tahun lalu terdata sebagai penerima. Ada warga miskin tidak menerima BLSM, tetapi warga mampu malah mendapatkan bantuan. Warga yang mening- gal dunia, masih terdata sebagai penerima antara lain ditemui di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari, Baratan, dan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Di Kelurahan Jember Lor Ke- camatan Patrang, misalnya, ada seorang warga bernama Busini yang telah meninggal tiga tahun lalu. Namun dalam pembagian BLSM, namanya tercatat sebagai penerima. Karuan saja, ini memi- cu protes dari warga setempat. Saya heran, kok bisa ada nama orang meninggal masih tercatat. Padahal sudah tiga tahun lalu, ujar Munawir, Ketua RW 07 Kelurahan Jember Lor. Dia meyakini tidak ada pendataan menjelang pembagi- an BLSM. Selaku ketua RW, ia tidak pernah dilibatkan dalam pendataan apapun dalam beberapa tahun terakhir. DiLingkunganKrajanKelurahan BaratanKecamatanPatrang,ada empatorangyangsudahmeninggal dunianamunmasihmendapatkan BLSM.Padahalkeempatorangitu tidakmempunyaiahliwaris.Lagi- lagi,ketuaRTsetempatmengaku tidakpernahdilibatkandalam pendataanwarganya. Ironis sekali ada warga yang pantas mendapatkan bantuan itu tetapi mereka hanya gigit jari. Salah satu di antaranya Satiyan (82),warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Kaki kanan kakek ini cacat sehingga harus memakai penyangga ketika berjalan. Karena tidak punya pengha- silan tetap, ia kerap mendapat belas kasihan dari tetangganya yang mampu. Rumahnya se- derhana meskipun berdinding tembok. Namun isi rumah jauh dari layak. Kursi-kursi plastik ditempatkan di ruang tamu. Sehari-hari masih aktif mengajar ngaji di musala yang menyatu dengan rumahnya. Satiyan mengaku mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2009. Tetapi sekarang ti- dak dapat, tidak tahu, mungkin takdirnya begitu, ujar Satiyan. Tetangga Satiyan, Mbah Nami, yang juga cacat, tinggal di sebuah rumah berdinding kayu. Perempuan tua itu jarang keluar rumah karena sakit-sakitan. Ia juga kerap mendapat bantuan dari tetangganya yang mampu. Warga setempat lainnya, Ny Sani, juga bernasib sama dengan Satiyan dan Mbah Nami. Saya kerja seorang diri, suami sakit. Rumah saya gedhek (bambu), kok saya tidak dapat. Malah yang kaya-kaya saya dengar dapat, ujar nenek berpenghasilan Rp 10.000 per hari ini. Di Kelurahan Baratan ternyata ada pemilik toko dan ada yang memiliki rumah berlantai dua masih memperoleh BLSM. Lurah Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Ahmad Suroso, kaget mendapati ada warganya yang mampu mendapatkan BLSM. Namun di sisi lain, ada warga yang miskin tidak mendapatkan.(sriwahyunik) Pengungsi Dijatah Rp 280 Juta pamekasan, surya - Kendati pengungsi Syiah asal Sampang ditampung di rumah susun (Rusun), Puspo Agro, Je- mundo, Sidoarjo hanya bersifat sementara, namun Gubernur Jatim, Soekarwo, tidak bisa me- mastikan sampai berapa lama, pengungsi tinggal di sana. Sebab, problem yang dihada- pi mereka saat ini bukan hanya masalah keyakinan dan aqidah, tapi sudah penodaan agama yang menimbulkan konflik luar biasa, sehingga tidak bisa diper- kirakan berapa lama pengungsi tinggal di Rusun Puspo Agro, Sidoarjo. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Soekarwo, seusai pencanangan gerakan penyele- matan sumber mata air dan dai- daiyah lingkungan, di Pakong, Pamekasan, Rabu (3/7). Menurut Soekarwo, karena permasalahan ini menyangkut aqidah, maka penyelesaiannya diperlukan rekonsiliasi majelis ulama dan departemen agama menemukan solusi dan mem- Selain antrean dan kesemrawutan pada saat pen- cairan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), data penerima pun tidak valid. Inilah yang ditemui Surya ketika memantau pencairan BLSM di tiga kecamatan kota di Jember. Karut Marut Pembagian BLSM (2-habis) Warga Meninggal 3 Tahun Lalu Masih Menerima surya/sudarmawan 22 Suporter Dijemur Polisi di Ngawi Lempari Truk dengan Batu dan Kayu■ surya/sriwahyunik warga miskin - Pembagian BLSM di Jember salah sasaran, ada sejumlah warga miskin tidak menerima bantuan, sementara orang meninggal mendapat bantuan. Gubernur Tak Batasi Waktu■ Pengungsi Syiah asal Sampang yang saat ini tinggal di Rusun Puspo Agro Jemundo jumlahnya terus meningkat Gubernur tidak membatasi sampai kapan mereka tinggal. Seluruh biaya ditanggung pemerintah, sebulan Rp 280 juta ■ ■ storyhighlights jember, surya -'Menyambut Pagi di Bromo, Melepas Penat di Raja Ampat', inilah pilihan judul bukul Asita Djojo Ko- esoemo yang diluncurkan di Toko Buku Gramedia Jember, Rabu (3/7). Dari judulnya saja, pembaca bisa me- ngira kalau buku itu berbicara tentang keindangan Gunung Bromo di Probo- linggo, Jawa Timur dan eksotisme Raja Ampat di Papua. Buku yang diterbitkan Gramedia Pus- taka Utama itu memang buku perjalanan. Buku itu cocok bagi para traveler pemula yang ingin menjelajah sejumlah pulau dan tempat wisata di Indonesia. Asita, mantan wartawan Kompas me- nulis tentang wisata alam, budaya dan kuliner di enam pulau yakni Jawa, Suma- tra, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tengga- ra dan Papua. Daerah yang ditulis dari Pulau Jawa adalah Solo, Malang probo- linggo, Banyuwangi serta Surabaya. Dan tentu tidak lupa kampung halamanAsita, Jember. Tentu Jember saya tulis, karena inilah kampung halaman saya, ujar Asita yang aktif sebagai wartawan Kompas hingga tahun 1990 itu. Perjalanan Asita dimulai dari Bromo di Probolinggo dan berakhir di Kepulauan Raja Ampat di Papua. Jadi judulnya me- mang diambil dari awal perjalanan saya ke tempat-tempat indah di Nusantara ini. Saya mulai di Bromo, saya menyambut pagi di sana dan berjalan terus hingga melepaskan penat di Raja Ampat, imbuh perempuan yang juga pernah di Litbang Kompas itu. Buku setebal 135 halaman itu meru- pakan kumpulan tulisan perjalanannya selama dua tahun di enam pulau itu. Di sela-sela kerjanya, perempuan itu me- nyempatkan liburan dengan biaya sendi- ri hingga terkumpul tulisan-tulisan itu. Perempuan yang memilih pensiun dini dari Kompas di usia 50 tahun itu, terbersit mengumpulkan tulisannya sebagai buku setelah tulisannya tentang Raja Ampat yang berjudul 'Ke Raja Ampat Mahal?' memenangi Anugerah Pewarta Wisata Indonesia (APWI) 2011 untuk kategori media online. Asita kemudian rajin mengirimkan tulisan travelingnya ke Travel Kompas. com hingga akhirnya terkumpul 80 tulis- an dalam waktu setahun. Tulisan tentang tempat wisata dan kuliner itu kemudian disodorkan ke penerbit, sehingga disetu- jui untuk menjadi buku. Buku itu cocok sebagai pegangan para backpaker pemula. Sebab di buku itu, Asita menyelipkan cara-cara menuju lokasi yang ia tulis hanya berbekal dana cekak. Ia juga menyertakan tarif hotel, makanan dan transportasi menuju lokasi yang ia tulis. Pesan yang ingin saya sam- paikan dalam buku ini, cintai kekayanan alam Indonesia, tegas Asita. (uni) Penjahat Rampas Motor Habib jombang, surya - Habib Rahmad (21), mahasiswa asal Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, harus menye- rahkan motornya kepada penjahat, setelah tak berkutik akibat dikalungi celurit, di Jalan desa Karangwinongan, Mojoagung, Jombang, Selasa (2/7) malam. Kasus perampasan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Bermu- la ketika korban mengendarai motor Suzuki Satria warna hitam, nopol S 5723 ZD, dengan kecepatan sedang. Saat di lokasi, di jalan yang lumayan sepi, mendadak laju motornya dipotong dua sepeda motor yang ditumpangi empat lelaki tak dikenal. Tanpa banyak bicara penjahat rampas motor korban.(uto) Dana Bergulir Peternak Lenyap madiun, surya - Dana bergulir untuk kelompok ternak sapi dan kambing bersumber dari APBD Kabupaten Madiun sejak tahun 2004 sebesar Rp 784 juta terancam amblas. Pasalnya, em- pat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selaku koordinator terkesan lepas tangan. Masalah pengelolaan dana bergulir di beberapa SKPD tak kunjung tuntas, kata Prita Savitri dari Fraksi Partai Golkar. Pengelolaan dana bergulir mengakibatkan kerugian daerah dan 4 SKPD belum menyelesaikan. Yaitu Dinas Koperasi Perin- dustrian Perdagangan dan Pariwisata, Dinas Pertanian dan Hor- tikultura, Dinas Peternakan dan Perikanan dan BPR jumlahnya mencapai Rp 784 juta.(bet) LINTAS JAWA TIMUR surya/sriwahyunik Buku Baru - Asita Djojo Koesoemo penulis buku 'Menyambut Pagi di Bromo, Melepas Penat di Raja Ampat' di TB Gramedia Jember, Rabu (3/7) berikan pencerahan kepada mereka. Beda dengan proyek pemba- ngunan gedung ada batas wak- tunya. “Kalau sudah menyang- kut aqidah, pemerintah dilarang memaksakan kehendak, ini Undang Undang Dasar kita dan kita tidak bisa menentukan wak- tunya,” kata Soekarwo. Hidup Layak Saat ini, langkah Pemprov Jatim mengutamakan bagaima- na mereka bisa hidup layak di tempat penampungan semen- tara. Karena jika tetap berada di penampungan GOR Tenis, Sampang, memprihatinkan. Dibanding tempat sebe- lumnya (GOR Sampang.Red), mereka berkumpul jadi satu. Untuk memenuhi hasrat pribadi mereka menggunakan kamar cinta dan harus duduk antre. Dan dipindahnya ke rusun bu- kan karena dipaksa, tapi sudah persetujuan mereka. Ditambahkan, selama mereka ditampung di Rusun PuspoAgro, kondisi pengungsi makin baik dan menurut pengungsi lebih tenang tinggal di sana, karena berkumpul bersama keluarga. Awalnya, hanya sebanyak 52 kepala keluarga (KK), sekarang bertambah menjadi 56 KK yang menempati Rusun Puspo Argo. Dijelakan, selama mereka berada di Rusun Puspo Agro, berapapun lamanya biayanya ditanggung Pemprov Jatim, termasuk biaya listrik, air dan makan. “Untuk kepentingan mereka,pemprovmengeluarkan anggaran Rp 280 juta per bulan,” tambah Soekarwo. (sin) Mantan Wartawan Kompas Tulis Buku Keindahan Bromo Pamekasan Digelontor Banjir pamekasan, surya - Hu- jan deras selama sehari semalam di Pamekasan, menyebabkan ratusan rumah di Pamekasan terendam banjir, Rabu (3/7). Banjir setinggi 1 meter meren- dam ratusan rumah di Kelurah- an Barurambat Kota, Jungcang- cang, Patemon, Parteker dan Desa Jalmak, Desa Laden Keca- matan Pamekasan serta Kelu- rahan Barurambat Timur, Desa Lemper, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Selain merendam rumah, ban- jir akibat meluapnya Kali Sema- jid yang melintas di tengah kota, juga menggenani lembaga pen- didikan, SDN di Jl R Abd Azis, SMA Muhammdiyah di Masjid Patemon dan kantor Dinas Per- tanian dan Tanaman Pangan. Menurut Ketua RT VI, RW III, Kelurahan Patemon, Erwin Widodo, banjir setinggi 1 meter menggenangi rumahnya akibat hujan deras yang mengguyur selama 24 jam. Hardi, warga Kelurahan Ba- rurambat Kota menambahkan, dalam sebulan ini, Pamekasan dilanda banjir. Pertama pada Se- lasa (11/6) lalu, yang merendam ribuan rumah warga. Kepala Badan Penanggu- langan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Iskandar Syah, mengatakan pihaknya kini masih mendata rumah dan per- kantoran yang terendam banjir. “Untuk rumah yang terendam kami masih masih memantau di lapangan,” kata Iskandar.(sin) surya/muchsin rasyid TERENDAM - Akibat hujan yang mengguyur selama 24 jam, ratusan rumah dan kantor di Pamekasan terendam banjir, Rabu (3/7) Ribuan Kepala Rumah Tangga (KK), ratusan kantor dan puluhan lembaga sekolah mengeluh terkait masalah pe- ngelolaan dan pembuangan sampah. Pasalnya, kendati sudah membayar retribusi sampah, kenyataannya warga masih membuang sendiri sampahke tempat pembuangan sampah.(wan) Warga keluhkan sampah surya/sudarmawan DIJEMUR - Sebanyak 22 suporter Persebaya Surabaya yang hendak menuju Semarang dijemur dengan telanjang dada di Pos Polisi Perempatan Siliwangi, Desa Jururejo, Kecamatan/ Kabupaten Ngawi, karena menganiaya sopir dan merusak truk yang hendak ditumpanginya, Rabu (3/7). join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| KAMIS, 4 JULI 2013 tengah mengaji tertimbun re- runtuhan bangunan bertingkat ukuran 16 m x 16 m itu. Hanya satu orang yang dilaporkan selamat, yakni Agusrianda yang patah kaki. Hingga kemarin malam, ratus- an warga dan Muspika Ketol ma- sih sibuk mengevakuasi jenazah korban di sela runtuhan masjid. Tiga korban ditemukan mening- gal. Diduga, masih ada belasan anak tertimbun runtuhan. Anak saya Agusrianda ber- hasil keluar setelah merangkak dari runtuhan masjid. Namun, kakinya putus. Sisanya terting- gal di sana, kata Ny Murniati. Sampai Rabu (3/7), total kor- ban tewas yang sudah diidentifi- kasi sekitar 24 orang, sedangkan yang belum ditemukan dua, dan terluka 249. Itu data sementa- ra, ujar Kepala Pusat Data In- formasi dan Humas Badan Na- sional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta kemarin. Menurut Sutopo, dari 24 kor- ban, itu, 14 di antaranya ditemu- kan di Kabupaten Bener Meriah, sedangkansisanyadiKabupaten Aceh Tengah. Berdasar laporan Badan Pe- nanggulangan Bencana Alam (BPBA) Benermeriah, BPBA Aceh, dan BPBA Aceh Tengah, korban meninggal rata-rata aki- bat tertimpa reruntuhan rumah. Data di BPBA menyebutkan, 43 korban luka di Bener Meriah dirawat di Muyan Kute, 50 di Puskesmas Pante Raya, 16 di Puskesmas Lampaha, dan dua masih belum ditemukan. Sekitar 75 bangunan dan rumah rusak, sedangkan jalan yang tertimbun tanah longsor masih didata. Di Aceh Tengah, 140 orang terluka dan 300 bangunan dan rumah, serta beberapa akses ja- lan juga tertutup tanah longsor. Untuk penanganan darurat gempa itu belum ditentukan be- saran dananya. Tapi, BNPB ada dana Rp 40 miliar yang siap di- pakai untuk Aceh, kata Sutopo. PihakKemensosmengalokasi- kan dana Rp 1,2 miliar untuk 30 ton beras, sarden, tenda, selimut, dan lainnya. Sedangkan BNPB menggunakan dana untuk sewa pesawatuntuk mengevakuasii korban. MenurutSutopo,BNPBmeng- ajukan anggaran Rp 1 triliun untuk 2013 dan disetujui DPR. Namun, Menkeu menyetujui Rp 200 miliar. Dana Rp25 miliar sudah terpakai untuk mengatasi kebakaran dan asap di Riau, jika diperlukan, BNPB menyiapkan hingga Rp70 miliar. Sedangkan untukgempadiAcehdisediakan hingga Rp 40 miliar, katanya. Selain menyiagakan 1.524 personel Riau untuk dikirim ke Aceh, Sutopo mengatakan ada 110 Tagana dari Aceh Tengah dan Bener Meriah diterjunkan dan telah membuat dapur umum. Kebetulan masing- masing kabupaten juga sudah mengirimkan dua ton beras ke tempat pengungsian, ujarnya. Ada lima titik pengungsian di Bener Meriah dan 10 titik di Aceh Tengah. Saya belum dapat data pasti berapa total jumlah pengungsi, tapi di Kecamatan Ketol saja ada 700 pengungsi per lokasi. Diberitakan sebelumnya, gempa 6,2 SR berkedalaman 10 kilometer terjadi di wilayah Aceh, Selasa (2/7) pukul 14.37 WIB. Pusat gempa di daratan berada 35 km barat daya Kabu- paten Bener Meriah atau 43 km Tenggara Kabupaten Bireuen, atau 50 km Barat Laut Kabupa- ten Aceh Tengah. Gempa selama 15 hingga 45 detik dirasakan sangat kuat oleh warga Bener Meriah dan Aceh Tengah. Warga panik dan ber- hamburan keluar rumah. Menurut Badan Meteorolo- gi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa di Bener Me- riah dan Aceh Tengah memiliki intensitas 6 MMI (kuat) Sedang- kan menurut Badan Geologi Amerika Serikat gempa memi- liki intensitas 7,4 MMI. Gempa Aceh yang berpusat di sesar daratan dan hanya pada kedalaman 10 meter dengan getaran 6 MMI berisiko memicu guncangan kuat dan meroboh- kan bangunan. Itu sebabnya, Sutopo menekankan kembali pentingnya perencanaan pem- bangunan bangunan tahan gempa. Terutama di Aceh. Aceh diancam aktivitas sesar lautan dari zona subduksi yang sudah diketahui memicu gempa besar dan tsunami serta sesar daratan. Jadi, bangunan tahan gempa sa- ngat diperlukan, tegasnya. Pembangunan di Aceh selama ini belum memperhatikan risiko kegempaan. Wawasan masya- rakat tentang bangunan tahan gempa, juga masih rendah. (trubunnews/ant) tangannya untuk bersalaman. Zaka termasuk tidak canggung bertemu orang asing. Zaka mengungsi karena mengikuti orang tuanya. Se- benarnya dia tidak bersekolah di SD Negeri Karang Gayam, tempat sebagian besar anak- anak warga Syiah Sampang bersekolah dan akhirnya terusir. “Saya sekolah di SD Negeri Blado Wetan, Probolinggo,” ungkapnya. Fasilitas untuk anak-anak di rusun hampir tidak ada. Zaka dan sebayanya biasa memu- askan diri dengan bermain ala kadarnya. Zaka sendiri mengaku bosan dan memilih berdiam diri menemani para jurnalis yang meliput. Ruang bermain bagi anak- anak ini memang serba darurat. Selasar gedung A rusun diubah menjadi ruang terbuka untuk mereka. Lantai selasar dipasang mat- ras warga hitam oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memasang matras warna hitam. Di tempat itulah mereka bermain. Untuk menonton televisi, mereka harus ber- pindah ke gedung B yang letaknya bersebelahan. Televisi 21 inchi menjadi media mereka menonton film kartun. Sesekali relawan memutar DVD film anak-anak untuk menghibur mereka. Selasa (2/7) siang, Zaka mengaku badanya terasa pegal. Salah tidur katanya. Posisi tidur yang tidak nyaman membuat leher dan lengan kanan bocah berkulit cokelat itu nyeri. Ditanya tidur beralas apa, Zaka spontan menunjuk ke bawah, pada sebuah matras tipis. “Seperti ini. Tapi kalau di kamar warna seperti itu,” kata Zaka sembari menunjuk tembok yang bercat biru. Pengelola rusun memang hanya menyediakan kamar saja tanpa perabot seperti kasur dan kursi. Para pengungsi hanya diberi matras gulung yang lebih tipis dari yang ada di salasar. Muhamad Sofi, anak peng- ungsi lainnya juga mengatakan hal yang sama. Meskipun di pengungsian dia mendapatkan makan tiga kali sehari dengan menu berbeda, Sofi tak bisa menampik kerinduannya dengan desa tempatnya lahir. Dia mengakui kalau kamar di rusun jauh lebih bagus ketim- bang rumahnya di desa. Begitu juga dengan ketersediaan air. Namun, betapapun cara pemerintah membuat mereka kerasan di pengungsian, tidak akan mengalahkan keinginan mereka untuk pulang. Menjelang sore, beberapa anak laki-laki pergi bermain bola di halaman rusun. Bola plastik hadiah dari para relawan. Kejar mengejar bola, menjadi pengalih rasa bosan mereka. Sebagian bocah lain memilih masuk kamar untuk beristirahat. Mereka harus pintar mengalihkan rasa bosan itu. Pasalnya, tidak setiap hari ada kegiatan untuk mereka yang difasilitasi relawan. Keluar dari komplek rusun pun terlarang bagi mereka. “Ya kalau tidak ada acara, ya tidur-tiduran saja di sini,” kata Sofi. Berbeda saat mengungsi di GOR Sampang, mereka masih mendapatkan pendidikan di sekolah darurat yang diadakan di tenda. Kegiatan mereka pun juga banyak. Di rusun, belum ada sarana pendidikan bagi mereka. Menurut petugas piket dari BPBD Jatim, Subandi, tidak semua anak-anak pengungsi yang mau bermain di halaman rusun. Sebagian dari mereka yang kebanyakan perempuan, lebih suka menghabiskan waktu di kamar. Mungkin karena malu, katanya. Diakuinya, suasana hati anak-anak pengungsi ini mulai membaik. Pada hari-hari pertama di rusun, tidak satupun dari mereka yang mau bermain. “Murung terus. Ditanya hanya diam. Sekarang sih sudah mending banyak yang bermain,” kata Subandi. (miftah faridl) sampai bayi, semuanya tidur di atas matras hitam tersebut. Pengungsi bencana lainnya, biasanya juga bermasalah dengan urusan hajat dan air bersih, pengungsi Syiah Sampang, tak mengalami hal itu. Di dalam kamar hunian, tersedia sebuah kamar mandi berkeramik bersih. Air bersih pun lancar. Keran diputar, air menyembur deras. Tapi, kondisi itu tetap saja membuat para pengungsi murung. Djemali, seorang peng- ungsi mengatakan “Memang disini mewah. Tapi semewah apapun, tidak akan bisa meng- alahkan kampung halaman kami. Sampai kapanpun, ini bukan rumah kami,” ujarnya. Menarik memang, semua pengungsi sepakat jauh lebih senang hidup di pengungsian sebelumnya, yakni Gelanggang Olahraga Sampang, yang kondisinya tak sebaik di rusun Je- mundo. Padahal, disana, selama lebih dari enam bulan, mereka mesti hidup tanpa sekat. Ketika ditanya, alasan Djemali sederhana. “Disana masih bisa datang ke ladang buat bertani. Kalau disini, bagaimana bisa?” Para pengungsii memang sedang berjuang melawan ketertekanan hidup di pengung- sian. Pertama, mereka harus beradaptasi dengan kenyataan hidup di hunian vertikal. Para petani tembakau dan peternak yang masih biasa mandi dan buang hajat di sungai ini, kini harus hidup di rumah susun. Mereka jelas kaget. Masalah-masalah yang sebelumnya mungkin tak dibayangkan oleh pemerintah pun, akhirnya muncul. Urusan kecil memakai kamar mandi misalnya. Pengungsi kesulitan memakai kamar mandi. Mereka jelas tak biasa mandi pakai pancuran (shower) seperti yang biasa dila- kukan orang kota. Beruntung, petugas BNPB mau mengerti, dengan akhirnya memberikan ember kecil untuk menampung air. Tekanan lebih besar, yang mulai dirasakan oleh para pengungsi, adalah kejenuhan. Mereka, yang di kampung halaman menjadi manusia yang sibuk di ladang tani, kini menja- di pengangguran sepenuhnya. Tak ada yang bisa mereka lakukan selain tidur, makan, mengobrol, dan terus meng- ulangi kegiatan itu. Djemali mengaku, bahkan untuk ngobrol pun, mereka bosan. Itu belum termasuk posisi mereka disana yang bak narapidana. Sejumlah polisi berjaga disana. Untuk keluar mereka harus izin dulu ke pos keamanan. Petugas kepolisian yang berjaga di pos keamanan, menunjukkan raut wajah tak senang, ketika Zaini, seorang pengungsi bersama Surya, meminta izin untuk beli makan di warung sekitar rusun.. Maka tak heran, ketika Surya bertandang kesana, hampir semua pengungsi menunjukkan wajah muram, setiap berdis- kusi dengan sejumlah relawan pendamping. Mereka ingin pulang.(ab) buat anak-anak mereka. Saat ini, sebagian besar anak-anak yang masih bertahan di pengungsian, tidak bersekolah karena tidak adanya biaya. Para pengungsi bisa dibilang saat ini lumpuh secara finansial. Satu-satunya kemampuan me- reka adalah bertani tembakau dan beternak sapi atau kambing, sementara lahan untuk bekerja, mustahil mereka bawa dari kampung halaman. Djemali (45), pengungsi yang membawa dua orang anak di pengungsian, mengaku tak bisa apa-apa selama di pengungsi- an. Selama di Rusun Jemundo, mayoritas penghuni merasakan stress, karena tak punya kegiat- an berarti yang bisa dilakukan. Bukan hanya mereka harus hidup bak narapidana, karena mau keluar harus lapor petugas keamanan, tapi lantaran tak pu- nya kesibukan berarti. “Biasanya kami bertani se- harian, kini hanya bisa diam di kamar. Menunggu jatah makan, lalu tidur. Bahkan ngobrol de- ngan sesama pengungsi pun kami sampai bosan!,” katanya. Beberapaadayangberuntung, karena mendapat pasokan ban- tuan dari saudara dan kerabat yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya. Beberapa lagi masih mengandalkan simpanan uang yang sempat terbawa. “Yang tidak ada (saudara dan simpanan), ya pinjam kiri kanan selamadipengungsian,”kataUmi. Dilema batin juga dirasakan para pengungsi. Menurut Umi, para pengungsi sebetulnya men- dapat tawaran agar anak-anak mereka bisa kembali bersekolah di Sampang. Tapi, dengan syarat, mereka maumenandatanganipernyataan untuk meninggalkan keyakinan Syiah mereka. “Yang masih ada disini berarti tetap bertahan,” ujar ibu dari enam orang anak ini. Jumlah pengungsi Syiah memang terus menyusut. Dari semula 600 di awal konflik menjadi 250 orang, kini angka terakhir di posko BNPB Rusun Puspa Agro Jemundo, jumlah pengungsi ‘tinggal’ 205 jiwa. Entah kemana mereka. Sebagian pengungsimeyakinimerekakeluar menumpang hidup di rumah kera- batyangadadiluarMadura. Kemungkinan lain, bahwa me- reka akhirnya ‘menyerah’, kem- balikekampunghalamandengan melepas keyakinan Syiah. Para pengungsi sendiri tidak berdaya untuk mengedukasi anak-anak mereka secara swa- daya. M Zaini (21), misalnya, adalah satu-satunya pengungsi yang berstatus sebagai mahasiswa di pengungsian. Mahasiswa STAIN Pamekas- an jurusan Ilmu Syariah ini me- nyebut, rendahnya pendidikan yang dimiliki rata-rata peng- ungsi, tidak memungkinkan untuk membuat sekolah secara swadaya di sana. “Bagaimana mau mengajar, kalau orang-orang di sini saja hanya sedikit yang mampu berbahasa Indonesia. Kalau ada anak-anak yang bisa, itu berarti merekasebelumnyamengenyam bangku sekolah,” kata Zaini. Psikolog Pendamping Dosen Fakultas Psikologi Uni- versitas Widya Mandala (UWM), Yettie Wandansari mengatakan, butuh penanganan yang serius untuk mengobati trauma pasca konflik bagi anak-anak warga Syiah Sampang yang mengungsi. Penanganan ini harus me- nyeluruh dan didasarkan pada klasifikasi usia serta tingkat traumatis pada mereka. “Penanganan untuk anak- anak dan remaja jelas berbeda. Mereka memang melihat keke- rasan. Tetapi tingkat emosi dan kognitif mereka berbeda dalam merespon apa yang dilihat,” ulasnya, Rabu (3/7). Untuk menangani anak usia di bawah 10 tahun, Yettie menekan- kan pada pengalihan stres dan trauma dengan kegiatan seperti menggambar, menulis, bermain sampai bercerita. Sedangkan un- tuk remaja, lebih mengedepankan diskusi ringan atau curhat. Bagi Yettie, penting sekali anak-anak atau remaja korban konflik mengeluarkan cerita dan uneg-uneg. “Mereka hanya melihat dan merekam. Sedangkan yang rema- ja, mungkin sudah pada fase me- nyimpan dendam. Ini berbahaya kalau tidak segera dibuatkan ka- nal agar semua uneg-uneg mere- ka keluar agar mengikis dendam dan kebencian,” imbuhnya. Yettie juga menyarankan per- lunya ada intervensi psikolog profesional untuk memulihkan trauma. Selain itu dibutuhkan pendamping yang mengerti ka- rakter dan dipercaya agar anak- anak ini nyaman. “Setiap anak berbeda sehing- ga ukurannya juga berbeda. Ter- kadang, ada anak yang sangat traumatis melihat kekerasan. Di sisi lain, ada anak yang meng- anggap itu biasa. Tetapi, yang sama adalah kita harus mensti- mulasi mereka untuk mau ber- cerita,” ujar Yettie. Orang Tua Yettie menegaskan, meskipun hidup di pengungsian, peran serta orang tua tetap yang pa- ling dominan dalam pemulihan trauma anak-anak mereka. Rela- wan yang ada di pengungsian, sifatnya hanya sementara. Orang tua, dalam hal ini warga Syiah yang mengungsi, memang tidak bisa terhindar dari trauma. Namun mereka harus bisa me- ngontrol emosi dengan membe- rikan rasa tenang kepada anak- anak mereka. Dengan melihat orang tua yang tenang anak-anak akan ikut tenang, ucapnya. Kondisi berbeda kalau orang tua menunjukkan emosi berle- bih, maka anak-anak cenderung akan meniru atau setidaknya semakin trauma. “Orang tualah yang nantinya menjadi pendamping permanen bagi anak-anak ini. Kalau orang tua mereka tenang dan tabah, maka kondisi yang sama akan terjadi pada anak-anak mereka, ucap Yettie. Orang tua harus menanamkan pelajaran tentang toleransi dan anti kekerasan agar rantai kekerasan bisa terputus,” pungkasnya.(ab/idl) sendiri. Di luar syuting, BCL tetap sibuk dengan aktivitas tiga pro- duk yang ia bintangi iklannya. Ia juga masih berlatih dengan band-nya seminggu sekali. Sabtu dan Minggu masih digunakan untuk menyapa penggemar. “Jika ada orang yang mengatakan saya workaholic, benar. Saya menikmatinya. Saya senang sekali bisa menjadi ibu, istri, dan punya karier yang saya cintai. Itu pilihan hidup saya. Jadi biarpun sibuk saya tidak akan mengeluh. Itu memang konsekuensinya,” tuturnya. Baginya, apresiasi yang luar biasa dari masyarakat atas apa yang sudah dikerjakannya tidak bisa dibayar dengan apapun seperti penghargaan di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2013. meraih penghargaan untuk kategori Artis Solo Pop Wanita Terbaik. Selain itu namanya juga disebut dalam Soundtrack Film Terbaik dan Karya Produksi Dance/Dance Electro Terbaik. “Penghargaan ini begitu istimewa buat aku,” kata BCL di Studio 8 RCTI, Jakarta Barat, Selasa (2/7) malam. Ibu satu anak dan istri pesinetron Ashraff Sinclair itu mengaku kaget ketika namanya dise- butkan. “Aku tidak pernah menyangka,” ujar BCL. Ia memberikan penghargaan itu, terutama untuk pasangan Habibie dan Ainun, juga Melly Goeslow dan Anto Hoed. Pasangan penyanyi dan musisi itulah yang memberi kepercayaan kepada BCL menyanyikan lagu Cinta Sejati. Itu adalah soundtrack dilm Habibie Ainun. “Beneran, ini samasekali diluar dugaan. Aku datang kemari untuk nyanyi saja. Jadi awards ini memang di luar ekspektasi buat aku,” katanya. “Aku pengin dedikasikan penghargaan ini buat ibu Ai- nun. Dia sudah menginspirasi aku akhirnya bisa mendapat penghargaan ini,” ucap BCL. Dia tambahkan pula,”Aku juga bersyukur banget telah banyak belajar dari beliau. Nggak lupa aku juga mau ucapkan terima kasih ini, buat teh Melly Goeslaw dan Anto Hood. Aku berharap albumnya tambah laku.” Penghargaan itu menjadi salah satu puncak kesuksesan setelah meninggalkan dunia hiburan untuk merawat anak. Keberhasilan yang diraihnya juga tidak lepas dari prinsip hidupnya untuk selalu menjadi diri sendiri. “Saya ingin dikenal sebagai diri saya apa adanya. Tidak lebih tidak kurang. Tidak ada yang berubah dari saya yang dahulu dengan yang sekarang. Saya masih gemar nongkrong di pinggir jalan untuk sekadar mencicipi makanan favorit,” pungkasnya. (tribunnews/wk/ kompas.com) “Ini perasaan aja atau gimana ya, BBM-nya lagi pending ba- nget,” tulis salah satu pengguna. Operator seluler XL melalui akun Twitter-nya @XLCare pun telah mengonfirmasi masalah ini. “Saat ini pihak BlackBerry menginfokan sedang terjadi incident yang menyebabkan ken- dala pada browsing dan aplikasi social media khusus pengguna BlackBerry,” tulis akun tersebut. Halserupadilakukanoperator Axis melalui akun Twitter, @ask_ AXIS, dengan pesan: “Temans, maaf ya apabila BBM, browsing, dan akses social media-mu dari BlackBerry berkendala”. Informasi tersebut diperte- gas oleh Head of Corporate Communications Axis, Anita Avianty. Menurutnya, pihak Axis sudah menerima notifikasi dari BlackBerry tentang adanya gangguan pada browsing dan BBM. “Tapi gangguan ini hanya terjadi pada pelanggan yang memakai ponsel BlackBerry OS 5, 6 dan 7. Pengguna BlackBerry 10 tidak mengalami gangguan,” ungkap Anita. XL Axiata juga menyatakan hal yang sama. “Pengguna Blackberry 10 hari ini tidak mengalami gangguan,” kata Henry Wijayanto, Manager Pu- blic Relations Corporate Com- munications XL Axiata. Division Head Data Services Indosat Sharif Mahfoedz menga- takan, semua komunikasi yang berhubungan dengan internet dari Blackberry OS harus me- lewati jaringan dan server BIS, termasuk Blackberry Messenger (BBM), e-mail, berselancar inter- net, sampai jejaring sosial. “Sementara ponsel Blackberry 10 tidak lagi memakai BIS. Dia menggunakan jalur internet nor- mal, yang juga dipakai smartphone pada umumnya,” terang Sharif ketika dihubungi KompasTekno. Namun, tampaknya ganggu- an ini hanya terjadi di bebera- pa operator tertentu saja. Saat KompasTekno mencoba layanan operator Telkomsel, BBM tetap dapat berjalan seperti biasa. Terjadinya gangguan pada layanan BBM diakui oleh Public Relation Manager PT Research In Motion (RIM) Indonesia, Yo- landa Nainggolan. Kepada Surya, perempuan yang akrab dipanggil Yola ini me- ngatakan bahwa sejak Rabu siang dirinya telah mendapat banyak pertanyaan mengenai masalah yang terjadi pada layanan BBM. Berbagai pengaduan tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti RIM dengan melakukan investigasi internal sejak pukul 14.00 WIB. Tindakan itu dilakuakn untuk mengetahui penyebab masalah teknis tersebut. “Tapi sampai sekarang saya belum mendapat laporan me- ngenai penyebab masalah ini,” kata Yola, Rabu (3/7) malam. Dia menegaskan, setelah mendapat laporan mengenai permasalahan yang terjadi, tim teknis RIM langsung bekerja keras untuk menyelesaikan per- masalahan yang terjadi. “Prioritas tim teknis adalah mengatasi permasalahan yang terjadi sehingga pengguna bisa segera kembali memanfaatkan layanan BBM. Jadi saya juga tidak bisa mendesak mereka untuk memberikan informasi perkembangan terbaru menge- nai penyebab gangguan yang terjadi,” urainya. Yola memastikan, gangguan yang terjadi pada layanan BBM ini hanya muncul di Indonesia. Bukan terjadi di seluruh Asia Pasifik seperti sebagian kabar yang sempat beredar. Selain itu, permasalahan juga terjadi hanya untuk BlackBerry yang memakai sistem operasi Blackberry 10. “Saya sendiri memakai Blackberry Z10 dan tidak meng- alami gangguan sama sekali,” pungkas Yola. (kompas.com/ben) Berusaha... DARI HALAMAN 1■ Ingin... DARI HALAMAN 1■ Melawan... DARI HALAMAN 1■ Merangkak... DARI HALAMAN 1■ Andai... DARI HALAMAN 1■ BlackBerry... DARI HALAMAN 1■ ANTARA/AMPELSA EVAKUASI - Petugas medis menggendong bocah korban gempa Aceh Tengah, yang dievakuasi dengan pesawat PK MAN (MAF) setibanya di Bandara Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh, Selasa (3/7). Polisi Cari Info Pencuri 12 Kg Emas Lewat Ponsel Korban lamongan, surya - Para penyidikPolresLamonganterus mengembangkan penyelidikan kasus pencurian 12 kg emas di Toko Emas Almas Utama, Babat. Kini penyidik menyita 11 ponsel untuk diselidiki jejak rekamnya ke Polda Jatim. Kesebelas ponsel itu milik korban H Ainul Arifin dan istrinya, karyawan toko Sugito dan delapan ponsel milik tujuh satpam Pasar Babat. ”Sudah kami kirim ke polda untuk me- ngetahui rekam jejaknya,” kata Kasat Reskrim AKP Hasran, Rabu (3/7) saat ditanya per- kembangan kasus perampokan yang terjadi Senin (1/ 7). Hasran menjelaskan, penyita- an ponsel itu bukan untuk me- nuduh di antara pemilik ponsel itu sebagai pelaku. “Tapi semata untuk membantu penyidik agar bisa menjadi petunjuk petugas dalam mengembangkan penye- lidikan,” kata Hasran. Hasil jejak rekam sebelas ponsel masih di tangan polda dan belum diturunkan ke pol- res. Hasran mengatakan, hasil penelitian tim polda tak lama lagi akan diketahui. Sampai hari ketiga ini, pihak- nya masih belum menemukan jejak pencuri. Ia pun maklum kalau kasus perampokan di Babat Lamongan ini perhatian nasional. Karena menurut peng- akuan korban, emas yang dicuri dari dalam brankas itu cukup fantastis hingga mencapai 12 kg. Informasi yang didapat pe- tugas, menurut Hasran, korban ini tercatat sudah tiga kali di- rampok. Jejak itu juga menjadi bahan kajian dan juga modal penyelidikan petugas. Hasran mengaku kasus pen- curian terhadap toko milik H Ainul Arifin ini menjadi peker- jaan rumah yang besar. Hasran juga meminta semua pengusaha ekstra hati-hati dan lebih keras melindungi usaha- nya. ”Kalau mau minta bantuan pengawalan polisi juga silakan. Gratis kok,”tandasnya. (st36) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. HALAMAN JALAN LAIN MENUJU KESEJAHTERAAN RAKYATJ A L I N K E S R AJ A L I N K E S R A S aat Pakde Karwo, sapaan Soekarwo, masuk desa lokasi sumber mata air hingga ujung jalan masuk desa, warga dan siswa sekolah sangat antusias menyambut- nya. Diiringi mobil hias dan drumband siswa, Pakde Karwo turun dari mobil langsung menebar senyum dan menjabat tangan warga. Masyarakat datang dengan antusias meski berlindung di bawah payung. Warga yang sebagian besar petani itu ingin menyaksikan acara yang menjadi bagian dari penyela- matan lingkungan. Mereka pun senang, desa mereka diperhati- kan gubernur. “Bismillahirohmanirohim, se- moga sumber mata air ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pamekasan sehingga dapat menyejahterakan kehidupan masyarakat Pulau Madura,” kata Pakde Karwo. Dalam acara itu, Gubernur mendapat kado istimewa dari tokoh masyarakat dan ulama di sumber mata air. KH Ahcmad Madani Pengasuh Ponpes Sumber Bungur spontan mendoakan Pakde Karwo agar senantiasa menjalankan amanah dari masyarakat khususnya menjaga dan melestarikan lingkungan di Jatim. “Semoga Pak Gubernur senantiasa diberi kesehatan dalam memimpin rakyat Jatim dan Pulau Madura,” ujarnya yang diamini seluruh masyara- kat yang hadir. Kiai Madani mengajak Pakde Karwo melakukan salat sunnah “Tahiyatul Masjid” sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas mata air tak jauh dari Masjid Nurul Rohman ini. Sumber mata air ini mengha- silkan 10.000 liter perdetik yang dapat menghidupi ribuan orang di wilayah Pakong dan sebagian wilayah Guluk-Guluk, Sumenep. Data geologi yang diperoleh Tim Kapal Jatim menyebutkan, dua juta tahun yang lalu sumber ini telah berproses menyediakan air bagi pen- duduk. Wilayah perbukitan ini adalah penyangga hidup masyarakat yang terletak kisaran 50-350 mdpl dengan kemiringan antara 30-50 % dan menempati 22,23 % wilayah Kab. Pamekasan. Pamekasan terbagi menjadi tiga wilayah yakni pantai (37,74%), dataran rendah (40,03%)dan perbukitan tempat sumber air (22,23%). Sumber air di wilayah perbukitan ini telah mengalir menjadi 12 sungai di Pamekasan untuk memenuhi kebutuhan hidup warganya Pada kesempatan itu, Pakde Karwo juga menanam pohon Atin dan Pohon Setigi. Dua po- hon ini sudah sulit ditemukan dan seringkali dikeramatkan. Namun yang menjadi keya- kinan bahwa kedua pohon itu memiliki khasiat dan berman- faat untuk kesehatan. “Pohon Setigi diyakini masyarakat dapat mengusir ular,” ujar Dr. Soepartowijoyo ketua Kapal Jatim menerangkan salah satu manfaatnya. (nif) Rp 301 Miliar untuk Madura sampang, surya - Guber- nur Jawa Timur Dr H Soekarwo memberikan bantuan senilai Rp 301 miliar untuk masyarakat Madura. Dari total dana tersebut, sebanyak Rp 131 miliar untuk Kabupaten Pamekasan. Bantuan ini merupakan program prioritas Pemprov Jatim untuk membantu dan membenahi pembangunan di Madura. Tahun 2013 ini, Pemprov Jatim ingin membe- nahi pengairan, sumber air, dan pantai di seluruh Madura. Tak hanya dari Pemprov Jatim, pemerintah pusat pun meng- gelontor bantuan senilai Rp 1 triliun untuk Madura tahun 2013 dan 2014. Hal tersebut terungkap dalam Pencanangan Gerakan Penyelamatan Sumber Air dan Pengukuhan Da’i – Da’iyah Lingkungan Kenduri Agung Pengabdi Lingkungan (KAPAL) Jatim di Kawasan Sumber Ta- man, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Rabu (3/7). Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, memerinci bantuan itu, antara lain untuk mengurangi banjir sebanyak Rp 48 miliar, pengaman pantai Rp 40 miliar, memperbaiki dan membuat pompa sumur air dalam sebanyak Rp 15 miliar, rehabilitasi sumur air dalam dan pompa yang rusak Rp 14 miliar. “Jadi dana yang dikucurkan dari Pemprov Jatim ke Kabu- paten Pamekasan sebanyak Rp 131 miliar. Tahun 2014 akan ditambah lagi karena ini untuk pembenahan infrastruktur air,” ujarnya. Pakde Karwo memaparkan ada empat hal menjadi fokus yakni pembangunan geomembran sebanyak Rp 83 miliar, tanam tebu dan jagung tanah kering, pembangunan geomembran untuk garam, dan pembangunan infrastruktur antarkecamatan. Kalau empat hal ini serentak diurus, maka permasalahan tebu, jagung, air, dan garam bisa diselesaikan. “Harga akan naik turun jika infrastruktur tidak bagus. Untuk itu, perlu adanya pembangunan infrastruktur dan masyarakat harus bersatu membangun Madura,” tegasnya. Menurutnya, pembangunan geomembran merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Karena air sangat dibutuhkan bagi kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga pen- ting bagi kesehatan, pengairan, dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai contoh, jika ingin beribadah, maka dibutuhkan air yang bersih untuk wudhu. Geo- membran, bila digunakan untuk membuat garam, kata Gubernur, juga akan menghasilkan garam yang bagus. Dijelaskannya, pembuatan embung geomembran seluas 50 m x 50 m dengan kedalaman 4 meter yang bisa menampung air hujan sebanyak 5 juta liter. Geomembran tersebut bisa digunakan untuk 3 desa dalam 4 bulan saat kekeringan air. Untuk Kabupaten Pamekasan dibangun 5 lokasi geomembran. Pakde Karwo mengapresiasi air bersih di Desa Pakong ini. Namun kondisi ini harus terus dipelihara oleh semua masyarakat di sekitar. Gerakan penyelamatan sumber air, menurutnya, bisa menjaga kualitas air, lingkungan, seka- ligus bentuk ibadah yang baik kepada masyarakat. Sementara itu, penanaman tebu dan jagung tanah kering menjadi fokus pembangunan di Madura. Tebu tanah kering ini dapat ditanami pada musim kemarau kosong, agar hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Panen tebu tanah kering rendemennya 8,3. Kualitas tebu sangat bagus di Madura. Pakde Karwo juga mengim- bau agar masyarakat Madura menanam jagung tanah kering hibrida. Karena jagung ini bisa menghasilkan 2,2 juta ton produksi dari Madura. Khusus tanah kering yang kosong saat kemarau bisa ditanami jagung tanah kering. Berikutnya, pembangunan infrastruktur antar kecamatan di Madura menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Jalur utara Madura akan diambil jalan negara dan dilebarkan menjadi 7 meter. Jalur utama ini dibenahi karena daerah tersebut memiliki potensi perikanan yang sangat bagus. Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo mengukuhkan Da’i dan Da’iyah Lingkungan KAPAL Jatim. Menurutnya, para da’i dan da’iyah terus memberikan pemikiran serta tindakan dalam menyeuarakan kepentingan perlindungan lingkungan me- lalui kotbah-kotbah lingkungan maupun gerakan menanam. “Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menjaga semangat ekologi para pengabdi lingkungan di Desa Pakong ini, karena desa ini memiliki kondisi alamiah yang menghasilkan sumber air bawah tanah,” ujarnya. (Humas Setdaprov. Jatim/Gd/Asikin/Dikky) Meski hujan, warga tetap antusias menunggu Gubernur Jatim Soekarwo di Desa/Kecamatan Pakong, Pamekasan untuk mencanangkan gerakan penyelamatan sumber air dan pengukuhan dai-dai- yah lingkungan Kapal Jawa Timur Taman Pakong Air di Masjid Nurul Rahman. Gerakan Penyelamatan Sumber Air di Pamekasan Pakde Tanam Pohon Langka di Sumber Air Tua humas pemprov jatim AKRAB - Pakde Karwo membunyikan terompet dan berinteraksi dengan masyarakat pengabdi lingkungan Kab Pamekasan, Rabu (3/7) Pemprov Janjikan Bosda untuk Madrasah Aliyah humas pemprov jatim SEGAR - Pakde Karwo mencoba air dari sumber Taman Desa Pakong Kabupaten Pamekasan. Lantik Dai untuk Kotbah Pro-Lingkungan■ Gubernur Jatim Soekarwo memberikan bantuan Rp 301 miliar untuk pembangunan Madura. Bantuan itu antara lain untuk membangun geomembran yang berguna menjamin ketersediaan air bersih, sekaligus berguna untuk meningkatkan perekonomian. Gubernur juga melantik sejumlah dai-daiyah yang akan banyak menyampaikan kotbah berisi ajakan menyelamatkan lingkungan di Madura. ■ ■ ■ storyhighlights MEREKA BICARA Pakde Juga Gubernurnya Madura Pakde Karwo Gubernurnya orang Madura juga. Program-program Pakde Karwo sangat menyentuh masyarakat Madura. Maka Pakde Karwo bukan saja. Pakdenya orang Jawa Timur tapi juga gubernurnya masyarakat Ma- dura. Menurut Syafii, Pakde Karwo sangat peduli terhadap lingkung- an sehingga melalui dorongan dan kepemimpinan beliau Jawa Timur mampu meraih Adipura 37 dari 38 kab/ kota yang ada di Jatim. Hanya satu kabupaten yang belum meneri- ma, Kegiatan KAPAL ini sangat memberikan dampak besar bagi masyarakat Pamekasan. (humas pemprov) Drs Ahmad Syafii MSi - Bupati Pamekasan PEMPROV JATIM Gugah Kesadaran Jaga Sumber Air KAPAL Jatim ini mengingatkan kembali masyarakat soal penting- nya kepedulian terhadap keberada- an sumber mata air yang selama ini kurang diperhatikan. Masyarakat akan lebih termo- tivasi menanam dan memelihara pohon. Sesuai program Bupati Pa- mekasan agar disetiap desa mena- nam pohon melalui Alokasi Dana Desa (ADD), saat ini masyarakat te- lah memanfaatkan pekarangan ru- mahnya untuk menanam sayuran, sehingga dapat menambah pendapatannya serta menghemat anggaran belanja. (humas pemprov) Sigit Priyono AP - Camat Pakong PEMPROV JATIM Bawa Program Pro Lingkungan Terima kasih atas perhatian yang diberikan, kami akan tular- kan ke Ponpes terkait program Pro Lingkungan yang menjadi program serius dari Pemprov Jatim ini. Pemberian bantuan dari Pakde Karwo ini akan kami tindaklanju- ti di Pondok Pesantren khususnya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Selain itu, bantuan ini akan kami gunakan untuk menghijaukan desa sebagai bentuk apresiasi dan peran serta dari masyarakat untuk lebih melestarikan dan menyela- matkan lingkungan. Semoga usaha ini dapat bermanfaat khu- susnya untuk sumber mata air yang menjadi sasaran gerakan penyelamatan. (humas pemprov) KH A Warits Ilyas - Pengasuh Ponpes An-Noqayah Guluk-Guluk Sumenep PEMPROV JATIM Harga akan naik turun jika infrastruktur tidak bagus. Untuk itu, perlu adanya pembangunan infrastruktur dan masyarakat harus bersatu membangun Madura. soekarwo gubernur jatim KAMIS, 4 JULI 2013KAMIS, 4 JULI 2013 sampang, surya - Dalam kunjungannya ke Pulau Ma- dura,Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyempatkan diri bersilaturahmi dengan peng- urus NU Sampang di Kantor PCNU Sampang, Jl Diponegoro 51 Sampang, Rabu (3/7). Silaturahmi tersebut bertuju- an menjalin komunikasi antara pemerintah provisi dengan pemerintah daerah serta ulama. Terlihat Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jawa Timur didampingi Bupati Sampang Fannan Hasim. Dengan se- nyum khasnya, Pakde Karwo menyapa undangan dan warga sekitar yang hadir. Dengan cara itu Pakde bisa berinteraksi langsung dengan warganya. Tidak sedikit pula warga yang ingin bersalaman dan berfoto bersama Pakde yang sukarela meladeni permintaan mereka. Pakde juga sempat meres- mikan SD NU di tempat yang sama. Dalam sambutannya, Pakde menyatakan targetnya pada 2014 Bantuan Operasional Sekolah Daerah(Bosda) tidak hanya diberikan bagi sekolah formal.”Nanti, madrasah ali- yah (MA) juga akan mendapat Bosda, karena memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah,”ujarnya. Menurutnya, MA melengkapi materi pendidikan yang belum ada di sekolah formal, yaitu ilmu moral dan spiritual. “Pendidikan moral dan spiritual menjadi fak- tor penting dalam membangun bangsa, sehingga guna memaju- kan madrasah aliyah, nanti harus juga mendapat Bosda. Di sana anak - anak diajarkan menjadi pemimpin yang bermoral dan beretika,” ucapnya. Pakdemenuturkan,padatahun 2012bosdamadinyangdikemba- likan Rp 27,9 miliar. Padahal apa- bila bosda madin dapat tersalur- kan maka semakin banyak siswa madrasah mendapatkan bantu- an. “Kendalanya adalah bantuan tidak sampai pada alamat yang menjadi sasaran. Ke depan, akan dilakukan pendataan lagi by name dan by address agar ban- tuan bisa tersalurkan lebih lancar dan tepat sasaran,” jelasnya Selain itu, ia mengungkapkan Bosda akan lebih tepat sasaran dan merangkul lebih banyak sis- wa apabila ada kerja sama dari semua pihak baik pemerintah. provinsi , daerah dan pondok pe- santeen. “Tanpa ada kerja sama Bosda tidak akan sampai pada sasaran. Semoga nanti Pemilih- an Umum bisa satu putaran, agar anggaran bisa dialihkan untuk kebutuhanpendidikan,”tambah- nya. (humaspemprov/tra/zal) humas pemprov jatim silaturahmi - Gubernur Soekarwo menandatangani prasasti peresmian Kantor PCNU Kabupaten Sampang, Rabu (3/7). Nanti, madrasah aliyah akan mendapatkan bosda, karena memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah. soekarwo gubernur jawa timur join facebook.com/suryaonline follow @portalsuryaadvertorial

×