HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDU...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
SURYALINES| RABU, 4 SEPTEMBER 2013
acuannya.
“Perlu diperjelas, kami ini bu-
kan tak...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
ROADTOELECTION RABU, 4 SEPTEMBER 2013 |
LAMONGAN, surya - Tiga
anggota DPRD Lamongan...
Bikin Kantor
Makin Efisien
Surabaya, surya - Memi-
liki kantor di pusat kota, untuk
memudahkan pebisnis men-
jalankan usah...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
Lipsusproperti RABU, 4 SEPTEMBER 2013 |
surabaya, surya - Peme-
nuhan teknologi suda...
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com
JAWATIMUR| RABU, 4 SEPTEMBER 2013
ponorogo, surya -
Kasus proyek pembangunan
ruang I...
HALAMAN  | | RABU, 4 SEPTEMBER 2013
Jawa Timur
surya.co.id | surabaya.tribunnews.com jaring wajah lama
Satpol PP Ponorogo ...
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
E paper surya 04 september 2013 ok
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

E paper surya 04 september 2013 ok

7,237 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
7,237
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
404
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

E paper surya 04 september 2013 ok

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 Bale Belum Mampu Tandingi Gaji Ronaldo SUPERSTAR Real Madrid Cris- tiano Ronaldo mungkin merasa cemburu setelah rekor yang di- pegangnya sebagai pemain ter- mahal dunia dipecahkan Gareth Bale. CR7 diboyong Madrid dari Manchester United pada tahun 2009 lalu dengan nilai tranfer 80 juta pound atau Rp 1,2 triliun. Sementara Bale yang telah res- mi menjadi milik Real Madrid selama enam tahun ke depan dibeli senilai 86 juta pounds atau menembus angka 100 juta euro setara Rp 1,6 triliun. Tapi Ronal- do tak perlu cemburu dengan angka-angka tersebut. Untuk urusan penghasilan yang masuk ke rekening pri- badi, pemain asal Portugal itu ternyata masih unggul diban- dingkan dengan nilai uang yang akan ditransfer ke rekening Bale setiap pekannya. Daniel: Saya 90 Persen Bentukan Pak Tandyo SURABAYA, SURYA - Nama besar Prof Soetandyo Wignjo- soebroto barangkali layak diabadikan, lebih dari sekadar yang tertulis di batu nisannya di TPU Keputih Surabaya. Namun, diyakini pengabadian itu bukan dalam bentuk prasasti atau menggunakan nama Soetandyo sebagai nama aula atau gedung di Universitas Airlangga. Keyakinan ini disampaikan Jo- eni Arianto Kurniawan dan Her- lambang Perdana Wiratraman, dua mantan mahasiswa Prof Soe- tandyo yang kini menjadi peng- ajar di Fakultas Hukum Unair. Menurut Joeni, bukan prasasti atau monumen yang harus dibuat untuk mengenangnya, tetapi mewarisi nilai-nilai yang ditanamkan. “Saya rasa Pak Tandyo tidak suka kalau dibuat prasasti, yang penting adanya melanjutkan gagasan-gagasan- nya,” kata Joeni ditemui usai pe- makaman jenazah Soetandyo di TPU Keputih, Selasa (3/9) pagi. Dan, agar gagasan-gagasan itu tidak hilang dimakan usia. Joeni mengusulkan agar Unair sebagai institusi yang dibangun Soetandyo berinistif membuku- kan pemikiran-pemikiran Soe- tandyo ke dalam sebuah buku besar. “Selama ini pemikiran- pemikiran beliau tercecer secara Sebar 500 Undangan AGNI PRATISTHA M ESKI baru setahun merajut asmara, langkah pasangan Agni Prastistha dan Ryan Anthony Monoarfa ke jenjang yang lebih serius kian mantap. Mereka bahkan sudah menetapkan bakal menikah awal Desember 2013. Meski begitu, pemain film Jakarta Hati dan Cinta tapi Beda itu belum mau menyebutkan nama maupun tempat akad nikah mereka. Agni juga enggan memapar tempat resepsi pernikahannya. “Tempatnya sih kecil. Jadi hanya sebar lima ratus undangan saja,” kata Agni disela-sela jumpa pers Taiwan Love Indonesia Vote for Cares di Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/9) sore. Setengah dari orang yang diundang menghadiri acara per- nikahan ialah keluarga besarnya. “Sisanya, paling teman-teman dari kecil sampai sekarang. Ya, semoga lancar dan nggak berubah lagi,” ujar Agni. Seluruh persiapan pernikahan dikerjakan Irjen Djoko Terus Senyum Saat Divonis Ringan Tak Jadi Kembalikan Rp 32 Miliar■ JAKARTA, SURYA - Irjen Djoko, terdak- wa kasus korupsi simulator SIM dan pen- cucian uang, tetap tidak terima divonis jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa dan memilih mengajukan banding. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Ja- karta, Selasa (3/9), mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri itu divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta sub- sider enam bulan kurungan. Padahal tun- tutan jaksa KPK adalah penjara 18 tahun, THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Ikuti ulasan topik ini di pk 12.00 WIB link radio online: 202.148.14.92:8000 Anda punya komentar tentang taksi pelat hitam di Juanda? www.facebook.com/ suryaonline RABU, 4 SEPTEMBER 2013 NO. 294 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 Beliau juga pesan dunia kampus jangan asing terhadap lingkungannya dan peduli terhadap kehidupan sosial. HERLAMBANG PERDANA WIRATRAMAN DOSEN FAKULTAS HUKUM UNAIR KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ DI UNAIR - Jenazah Prof Soetandyo sebelum dimakamkan di Keputih disemayamkan lebih dulu di Kampus Unair Surabaya, Selasa (3/9). P ETUGAS bagian konter langsung mencetak bukti pembayaran begitu Surya telah membayar tarif taksi pelat hitam ini. Bukti pembayaran dibuat rangkap tiga. Satu lembar untuk petugas konter, satu lembar Surya selaku calon penum- pang dan terakhir diberikan ke sopir sebagai bukti atau surat jalan. Model ini sama persis dengan mla- yanan di loket taksi Prima dan Wing yang berpelat nomor kuning. Sama dengan taksi pelat kuning, taksi pelat hitam juga menggunakan sistem antrean angkut. Bedanya taksi-taksi pe- lat hitam ini menggunakan dua nomor antrean. Satu unit taksi memiliki dua nomor antrean sekaligus. Terdiri nomor antrean jatah mengangkut penumpang luar kota dan satu lagi, nomor antrean jatah mengangkut penumpang dalam kota atau jarak pendek. Mereka memang memberikan layanan dalam kota dan luar kota. Trans Prima dan Pelangi memiliki armada pelat hitam paling banyak. Masing-masing 75 unit. Armada itu diparkir berderet tak jauh dari pintu kedatangan domestik. Di belakang parkiran tersebut, berderet pula taksi jenis sedan yang bernopol kuning. Berebut Rejeki Penumpang Bandara (Bagian-1) Sopir Pelat Hitam Kantongi Dua Nomor Antrean Taksi Pelat Hitam Penuhi Juanda Izin Travel, Beroperasi Taksi■ SURABAYA, SURYA - Ada gula ada semut. Ada penumpang ada angkutan datang berebut. Kondisi inilah yang terjadi di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Juanda. Hilir mudik pengunjung yang menyemut telah membuat para pengusaha angkutan berlomba me- nyambut. Bahkan tak sedikit pemilik mobil pribadi yang tertarik mendapatkan cipratan rezeki itu. Penumpang di Bandara Juanda setiap hari men- capai puluhan ribu dan terus berkembang setiap ta- hun. Data yang dirilis Angkasa Pura, pada 2010 saja sudah menembus angka 9,2 juta orang/tahun. Lalu meningkat tajam di tahun 2011 dengan mencapai 11 juta orang. grafis: surya/rendra TAKSITAKSITAKSITAKSI * Data penelitian YLPK Jatim 2011 JUMLAH PENUMPANG Angkutan Pilihan Penumpang Kendaraan pribadi : 1.430.725 orang (23 %) Taksi : 3.284.636 orang (57 %) Travel/sewa : 248.882 orang ( 4 %) Bus Damri : 684.260 orang (11 %) Kendaraan kantor : 284.822 orang ( 4 %) Lainnya : 62.205 orang ( 1 %) Total : 5.959.470 orang * 11 Juta orang (tahun 2011) 13,2 Juta orang (tahun 2012) 42.000 Orang Jumlah Angkutan Bandara Juanda 1. Taksi : 555 Unit 2. Travel/sewa : 159 Unit 3. Bus Damri : 23 Unit 4. Taksi Argo : 30 Unit (beroperasi 2013) Per tahun : Per hari: Dishub: Pelat Hitam Boleh Mobil Sewa■ KE HALAMAN 7■ DIREKTUR Utama PT Pelangi Bima Sakti, H Sugijanto, men- jawab persoalan pelat hitam yang melekat di armada Pelangi miliknya. Menurut Sugijanto, apa yang dilakukannya legal dan memenuhi regulasi pemerintah. Menurut Sugijanto, sedari awal, pihaknya bergerak di bidang jasa angkutan sewa, bukan taksi. Nah, sesuai peraturan yang ada, angkutan sewa memang diper- bolehkan memakai pelat hitam. Ia menunjuk Keputusan Menteri Perhubungan 35/2003 sebagai KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ SURYA/HABIBUR ROHMAN BERSAING KETAT - Persaingan jasa angkut di Bandara Internasional Juanda semakin ketat dengan banyaknya taksi pelat hitam, Selasa (3/9). Kami Tidak Langgar Aturan ANT Irjen Djoko DOKUMEN KELUARGA mereka. Agni juga enggan memapar tempat resepsi pernikahannya. “Tempatnya sih kecil. Jadi hanya sebar lima ratus undangan saja,” kata Agni disela-sela jumpa pers Taiwan Love Indonesia Vote for Cares di Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/9) sore. Setengah dari orang yang diundang menghadiri acara per- nikahan ialah keluarga besarnya. “Sisanya, paling teman-teman dari kecil sampai sekarang. Ya, semoga lancar dan nggak berubah lagi,” ujar Agni. Seluruh persiapan pernikahan dikerjakan KAPANLAGI KE HALAMAN 7■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| RABU, 4 SEPTEMBER 2013 acuannya. “Perlu diperjelas, kami ini bu- kan taksi, tapi angkutan sewa. Dalam peraturan disebutkan angkutan sewa, menggunakan pelat nomor hitam,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bandara Temindung Samarinda ini. Karena itulah, Sugijanto me- ngatakan, semua unit armada Pelangi, tidak ada yang memakai argometer. Kata Sugijanto, bila pihaknya memasang argometer, maka sesuai peraturan yang ada, setiap mobil Pelangi akan berstatus taksi. Ujung-ujungnya, mereka wajib memakai pelat nomor kuning. Sugijanto sendiri tak mau naif. Ia mengakui perusahaan- nya mengambil celah keun- tungan dari regulasi yang ada. Memakai pelat hitam, kata Su- gijanto, lebih menguntungkan dari pelat kuning. Keuntungan itu di antaranya didapat dalam proses peremaja- an unit angkutan. “Setiap mobil yang umurnya sudah lima tahun, kami jual dan ganti baru. Nah, kalau mobil kami pakai pelat ku- ning, harga jualnya pasti anjlok. Siapa sih yang mau beli mobil pelat kuning?” katanya. Namun, ia membantah bila dengan plat hitam, perusahaan- nya bisa mengirit banyak uang dari kewajiban uji kelayakan berkala (keur/kir). Sugijanto mengklaim, setiap mobil Pelangi taat pada kewajib- an tersebut. Setiap enam bulan sekali, semua mobil Pelangi diikutkan uji keur, sebagaimana kewajiban angkutan umum ber- pelat kuning lainnya. “Silakan periksa di sana (tem- pat pengujian keur). Bagi kami, keselamatan penumpang adalah yang utama,” sebut Sugijanto. Bagaimana bila model bisnis Pelangi ini dicontoh oleh orang lain? Sugijanto mengaku, ia akan menjadi orang yang paling berbahagia. “Silakan contoh apa yang kami lakukan. Saya bersyukur kalau ide saya ini menginspirasi. Toh, kami ini melayani masya- rakat dengan mematuhi semua regulasi,” tutur dia. (ab) sporadis di beberapa media. Unair harus mengompilasi pe- mikiran itu dalam sebuah buku dan merilis menjadi pemikiran Soetandyo. Itu yang terbaik, bu- kan monumen ataupun tugu,” kata pegiat asosiasi pelajar dan peminat sosio legal studies. Hal serupa disampaikan Herlambang Perdana Wiratra- man. Menurutnya Soetandyo tidak akan mau dirinya dipra- sastikan. Tandyo akan lebih senang ketika buah pikirannya diteruskan terutama dalam advokasi masyarakat adat, masyarakat pedalaman serta yang rentan menjadi korban pelanggaran hukum. Herlambang yang selama ini cukup akrab dengan Soetandyo masih mengingat tiga pesan yang selalu disampaikan Soe- tandyo selama hidupnya. Pertama, sesama ilmuwan harus saling tegur sapa. Artinya saling memperkuat, bukannya saling menjatuhkan. Kedua, pendidikan, selain mengajarkan ilmu juga harus melindungi ma- syarakat. “Beliau juga pesan dunia kam- pus jangan asing terhadap ling- kungannya dan peduli terhadap kehidupan sosial,”katanya. Tanpa menunggu dari Unair, Herlambang dan teman-teman- nya sejak setahun lalu sudah membentuk tim untuk menyu- sun biografi Soetandyo. “Dan pada Oktober 2013 nanti kami juga akan pempublikasikan buku tentang pemikiran Prof Tandyo,”katanya. Menurut Joeni sangat sulit mencari tandingan Soetandyo. “Guru besar ada banyak. Ahli bidang tertentu juga banyak ber- munculan. Tetapi jarang muncul sosok guru yang tidak meng- gurui, menuntun, membimbing serta Mengajar dengan memberi contoh dengan perilaku sehari- hari. Itulah Pak Tandyo,” kata Joeni saat ditemui usai berziarah di makam Soetandyo di TPU Keputih, Surabaya. Sementaraitu,DanielSparing- ga, staf ahli presiden yang juga pernah mengajar di Fisip Unair mengaku bahwa 90 persen yang membentuk dia sekarang adalah Soetandyo. “Kalau saya ini di- anggap sebagai sebuah produk, maka 90 persen yang memben- tuk ya Pak Tandyo,” kata Daniel usai pemakaman. Daniel mengaku jarang berte- mu Soetandyo, namun ia berdia- log secara imajiner dengan man- tan anggota Komnas HAM itu sepanjang hidupnya. Karena itu, ia langsung terbang ke Surabaya dan mengikuti pemakaman Soe- tandyo. Terakhir Daniel bertemu Tan- dyo sekitar enam bulan silam saat dia menguji calon doktor. “Saya lihat beliau masih sehat, tapi mengeluh sakit. Dan sore harinya dia masuk ke rumah sakit karena terkena stroke,” ceritanya. Daniel melihat sosok Soe- tandyo sebagai ilmuwan sosial yang mampu mentransformasi- kan pengetahuan teoritis untuk tujuan kemanusiaan. Yang lebih membuat Daniel angkat topi, meski pemikir dan intelektual, namun Soetandyo menjalani hidupnya seperti orang kebanyakan. “Pak Tandyo menjadi penting tidak hanya dari apa yang diucapkan tapi apa yang dijalankan dan bagai- mana dia menjalani hidup. Cita- cita, nilai dan idealisme itu yang membuat kita tidak akan pernah kehilangan Pak Tandyo. Saya tidak tahu seberapa cepat kita dapat penggantinya,” pungkas- nya. (uus) Sepertidirilisbeberapamedia di Inggris dan Spanyol, pemain asal Wales itu akan menerima gaji 300.000 pounds atau Rp 4,5 miliar per pekan. Dengan logika yang sama maka akan diperoleh perhi- tungan gaji Bale menjadi Rp 642,8 juta per hari. Nilai itu bisa juga dinilai setara Rp 26,78 juta per jam dan Rp 4,46 juta per menit. Sementara Ronaldo baru- baru ini menyepakati kontrak baru dengan Real Madrid. Da- lam kesepakatan pembaruan kontrak itu, Madrid telah me- naikkan gaji mingguan Ronal- do menjadi 330.000 poundster- ling atau sekitar Rp 4,8 miliar per pekan. Dalam sehari eks bintang Manchester United ini akan mendapat Rp 685,7 juta atau Rp 28,57 juta per jam dan untuk se- menit saja rekeningnya sudah bertambah Rp 4,762 juta. Dengan demikian, Ronaldo saat ini masih menjadi pemain dengan gaji tertinggi di La Liga karena penghasilannya akan mencapai 17 juta euro (sekitar Rp 232,091 miliar) per musim setelah dipotong pajak untuk lima tahun ke depan. Penghasilan Ronaldo juga naik signifikan kontraknya direvisi. Ronaldo berhak atas 60 persen hak gambar dirinya, dan sisanya 40 persen untuk Madrid. Itu artinya, gaji Ro- naldo lebih banyak 1 juta euro (sekitar Rp 13,653 miliar) di- banding Lionel Messi dari Bar- celona. Messi, pemain terbaik dunia, saat ini bergaji Rp 3, 8 miliar per pekan, lebih rendah dari Bale. Sebenarnya, Messi punya peluang mengalahkan harga dua pemain termahal Madrid, andai ia mau meninggalkan Barcelona dan pindah ke klub lain. Namun, cintanya untuk Barcelona memaksanya me- nolak tawaran gaji 460.000 pounds per pekan (Rp 7 miliar) dari klub kaya raya asal Rusia, Anzhi Makhachkala. Saat konferensi pers sebelum diperkenalkan di publik di Sta- dion Santiago Bernabeu, Bale menolak mengomentari nilai transfernya. “Saya kira tidak ada pemain yang benar benar me- ngetahui nilainya. Itu antara dua klub dan saya tidak dalam posisi mengatakannya,” tegas Bale. Terlepas dari penghasilan yang didapatkan ketiga ikon La Liga itu, Bale pastinya akan jadi sorotan karena harganya yang mahal. Jika Ronaldo dan Messi sudah memperlihatkan kualitas yang setara dengan harganya, kini Bale yang akan tetap mengenakan nomor punggung 11 wajib membuk- tikan kemampuannya pantas dihargai semahal itu. Namun Bale mencoba tenang menyikapi hal tersebut. Dia mengatakan akan menentukan standar sendiri dengan berma- in sebaik mungkin. “Tekanannya adalah seba- nyak tekanan yang saya taruh kepada diri saya sendiri. Saya datang ke sini untuk mema- inkan sepakbola yang terbaik yang saya bisa dan saya akan memberikan 100% dan men- coba membantu tim untuk me- nang,” ungkap Pemain Terbaik Premier League Inggris musim lalu ini. Selain menambah kekuatan lini serang Los Blancos --berdu- et bersama Cristiano Ronaldo sebagai penyerang sayap, kubu Madrid juga berharap keha- diran Bale bisa menjadi mesin uang baru. Sebelum Bale bergabung dengan Real, sudah muncul per- tanyaan bagaimana hubungan Ronaldo dengan Bale di dalam maupun luar lapangan, dan Bale mengulang kembali keyakinan bahwa Ronaldo yang terbaik. “Ronaldo bos di sini, dia pe- main utama dan dia pemain terbaik di dunia jadi saya akan belajar dari dia,” ungkapnya dengan rendah hati. Dengan kerendahan hatinya, banyak publik yang memprediksi Bale akan sukses di Madrid. (Tri- bunnews.com/cen) denda Rp 1 miliar dan memba- yar uang pengganti kerugian ne- gara sebesar keuntungan yang diperolehnya dari proyek simu- lator SIM, senilai Rp 32 miliar. Jaksa juga menutut pencabutan hak politik Djoko, yaitu untuk dipilih dalam jabatan politik. Djoko pun dianggap terbuk- ti melakukan tindak pidana pencucian uang pada kurun waktu 2003 2010 dan 2010 2012. Perbuatan itu dilakukan Djoko dengan menyamarkan harta- nya yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Harta kekayaan Djoko dianggap tidak sesuai dengan profilnya sebagai Kepala Korps Lalu- lintas Polri. Begitu majelis hakim Peng- adilan Tipikor yang diketuai Suhartoyo mengetukkan palu tanda berakhirnya persidang- an, suami dari tiga perempuan itu langsung berdiri. Langkah- nya tenang. Lalu Djoko meng- hampiri lima hakim yang baru saja memvonisnya. Tangannya langsung di- ulurkan satu kepada per satu majelis hakim yakni Suhartoyo, Ismanto, Samiaji, Anwar dan Ugo. Tim pengacara Djoko pun juga mengikuti langkah Djoko menyalami hakim. Selesai menyalami hakim, Djoko yang mengenakan batik lengan panjang bermotif warna hijau gantian menyalami tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Senyum tipis terus ter- sungging dari bibir Djoko. Setelah itu, Djoko meng- hampiri tim penasihat hu- kumnya yang dipimpin Ju- niver Girsang. “Setelah kami berunding dengan klien kami, terhitung dengan putusan ini, kami mengajukan banding terhadap putusan ini,” kata Juniver Girsang. Usai putusan, tim penasihat hukum Djoko Susilo langsung mengajukan banding kepada majelis hakim. “Setelah kami berunding dengan klien kami, terhitung sejak dibacakan putusan ini kami mengajukan banding terhadap putusan ini,” kata Juniver Girsang, salah satu pengacara Djoko. Juniver menuturkan, pi- haknya mengajukan banding karena mencermati ada hal-hal yang tidak termuat secara jelas dan sesuai dengan fakta-fakta persidangan. “Aset-aset yang disita dan yang dikembalikan, penerapan pasal-pasal, analisis saksi-saksi dan buktinya, itu kami mencer- mati ada hal yang seharusnya tidak dimasukkan dalam ber- kas. Itulah yang akan kami buat dalam memori banding,” ujar Juniver Majelis hakim yang selama si- dang dikawal dua polisi menya- takan Djoko terbukti melakukan korupsi pengadaan alat untuk Simulator SIM serta terbukti melakukan pencucian uang. Ter- kait uang Rp 32 miliar yang oleh jaksa dituntut untuk diserahkan ke negara, hakim menganggap uang itu diterima Djoko dari PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA), perusahaan peme- nang tender proyek simulator SIM roda dua dan roda empat di Korlantas. “Terdakwa telah terbukti menerima uang dari Budi Susanto (PT CMMA) Rp 32 miliar,” kata Hakim Anggota Ugo membacakan analisis yuridis dari putusan Djoko di Pengadilan Tipikor. Transaksi uang ini diberikan dengan dua tahap yakni Rp 30 miliar dan Rp 2 miliar. Sementara, Hakim Anggota M Samiadji mengatakan uang Rp 30 miliar diberikan dalam 4 kardus, satu pekan pasca dikeluarkannya surat perin- tah membayar. “Terdakwa memanggil (AKBP) Legimo (Bendahara Korlantas Polri) di ruang kerja. Terdakwa bilang akan ada titipan jadi Legimo diminta tidak pulang dulu,” kata Hakim Samiadji. Majelis hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Su- hartoyo juga berkesimpulan, sejak tahun tahun 2002 2010, harta Djoko termasuk mobil, tanah dan rumah, SPBU hing- ga apartemen ditaksir menca- pai Rp 54,625 miliar dan uang 60.000 dolar AS. Semua harta itu dirampas. Menurut hakim anggota An- war, Djoko tidak bisa membuk- tikan seluruh harta itu bukan hasil korupsi. Harta Djoko juga sangat timpang jika dibanding- kan dengan penghasilan resmi dari Mabes Polri. “Tidak sesuai penghasilan terdakwa sebagai anggota Polri secara keseluruhan, yak- ni Rp 407.136 Juta. Sementara jumlah penghasilan di luar gaji yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara hanya sebesar Rp 1,2 miliar,” kata hakim Anwar. Namun ada tiga aset yang dinyatakan hakim tidak ter- kait pencucian uang yang dilakukan Djoko. Aset ter- sebut dikembalikan kepada pemiliknya, antara lain istri pertamanya, Suratmi. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menilai untuk Irjen Djoko itu terlalu ringan dan tak menjunjung rasa keadilan. “Saya pribadi wajib banding atas nama rasa keadilan rakyat,” kata Busyro melalui pesan sing- kat, Selasa (3/9). Busyro mengatakan, pimpin- an KPK akan segera mengge- lar rapat terkait putusan vonis Djoko tersebut, setelah jaksa menyatakan pikir-pikir atas pu- tusan itu. “Secara kolegial akan segera dirapimkan,” lanjut Bu- syro. (tribunnews/edw) Tahun 2012 meningkat lagi hingga tembus 13,2 juta orang. Itu berarti ada 42.000 orang pulang dan pergi di bandara setiap harinya. Jumlah itu belum termasuk pengantar. Ketua Yayasan Lembaga Per- lindungan Konsumen (YLPK) Jatim, Said Soetomo menuturkan, berdasarkanrisetyangdilakukan- nya, 60 persen lebih penumpang memanfaatkan angkutan umum. Selebihnya menggunakan kenda- raan pribadi dan kantor. Wajar, para pengusaha ber- lomba di Juanda. Sampai-sam- pai, menurut Said, pengusaha berusaha menyiasati regulasi agar bisa ikut memanen duit penumpang Juanda. Mulai dari penyediaan taksi yang tidak memenuhi standar taksi hingga menjadi mobil berizin travel tapi beroperasi dengan cara taksi. Cara ini menyiasati hadangan birokrasi perizinan yang ketat. Cara kedua ini yang sekarang marak di Juanda. Mobil-mobil travel dengan pelat nomor hitam menjadi angkutan resmi bandara. “Se- harusnya angkutan umum yang terdaftar di Juanda, semuanya pakai pelat kuning,” kata Said. Mobil penumpang umum de- ngan pelat hitam hanya bisa digu- nakan untuk kendaraan sewa. Di antara ciri mobil sewa adalah tidak masuk atau meng- ambil penumpang di terminal. Kendaraan sewa adalah layanan dari pintu ke pintu. Taksi pelat hitam di Bandara jumlahnya mencapai ratusan. Memang tidak ada tulisan taksi di badan mobil. Di konter mere- ka di Bandara Juanda terpasang tulisan, kendaraan resmi Ban- dara Juanda. Armada yang digunakan kebanyakan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Toyota Innova dan mobil station wagon lainnya. Rata-rata kendaraan juga ber- warna hitam. Praktis di Bandara Juanda, ha- nya taksi jenis sedan yang meng- gunakan pelat nomor kuning. Daripelatnomordanbentuknya, memang berbeda dengan taksi. Merekapuntidakmaudisebuttak- si.Merekalebihsukamenyebutnya angkutan bandara. Tepatnya mobil sewaataucharter. Namun dari model operasio- nal dan cara mencari penum- pang, nyaris tidak ada bedanya dengan taksi. Model pemberlakuan tarif sama-sama menggunakan sis- tem zoning, yang dibuat berda- sarkan jarak tujuan. Tidak pakai argometer seperti taksi atau tawar menawar seper- ti umumnya charteran. Mereka juga sama-sama menerapkan model antrean untuk setiap ar- madanya. Khusus taksi, hanya ada seba- gian kecil taksi bernopol kuning yang menggunakan sistem tarif argometer. Misalnya, Gold Taxi, Orenz dan Blue Bird. Jumlah mereka hanya 10 armada untuk setiap operator. Jadi total 30 unit. Taksi-taksi ini ditempel stiker Taksi Bandara. Ratusan armada pelat hitam ini dikuasai tiga perusahaan yang terdaftar di pengelola bandara. Ada perusahaan Prima Trans, Pelangi dan KAHA. Lalu sebagian kecil adalah Golden Bird milik Blue Bird. Perusahaan penyedianya memiliki konter tepat di depan pintu keluar kedatangan, baik di internasional maupun domestik. ”Tujuannya mana, Pak?” tanya perempuan penjaga konter saat Surya di Bandara, pekan lalu. Kemudian petugas mengecek di komputer tarif zona. Pelat Hitam untuk Sewa KepalaDishubdanLLAJJatim Wahid Wahyudi mengatakan, keberadaan kendaraan pelat hi- tam itu memang diperbolehkan Agni dan Ryan disela-sela kesi- bukan kerja. Keduanya menyi- apkan hari bahagianya tanpa ada bantuan wedding organizer. “Lantaran kecil acaranya, ya dikerjain sendirian,” tutur Puteri Indonesia 2006 ini. Agni mengaku pusing me- nyiapkan rencana pernikahan. “Namanya mau menikah. Ya pusing,” cetusnya. Tak hanya pusing, Finalis Miss Universe 2007 di Mexico ini pun merasa deg-degan seiring makin dekatnya waktu perhelatan pernikahannya. Pe- rasaan tidak menentukan yang dirasakan Agni terjadi karena ia khawatir acara pernikahannya tak berjalan baik. “Takutnya aja nanti nggak rapi,” ungkap pemilik nama Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono ini. Agni dan Ryan mempersiap- kan acara pernikahan mereka dengan konsep modern. “Mau buat acara tradisional malah susah,” ujarnya. Agni semakin deg-degan lantaran banyak kerabat yang tidak tinggal di Indonesia. “Mengumpulkan keluarga dari daerah saja susah. Apalagi keluarga yang ada di luar Indonesia. Takut nggak berjalan sesuai rencana,” tutur Agni. Ditambahkan Agni, persiapan pernikahan yang bakal digelar tiga bulan mendatang itu sudah hampir selesai. “Sudah tiga perempat jalan. Semoga awal Desember itu belum ada yang libur ya,” pungkasnya. Sebelum menjalin asmara dengan Ryan, perempuan kelahiran Canberra, Australia, 8 Desember 1988 ini pernah ber- pacaran dengan Dion Wiyoko dan Herjunot Ali. (wk) Untuk layanan luar kota, mereka bersaing dengan mobil-mobil travel atau mobil sewaan. Sementara untuk layanan dalam kota, mereka berebut dengan taksi. Khususnya taksi Wing dan Prima yang merajai Bandara Juanda. Tarif dibuat dengan sistem zoning, sesuai dengan jarak tempuh daerah yang dituju. Di Bandara Internasional Juanda sendiri ada pihak perorangan yang nekat menye- wakan mobil (carteran). Yang satu tidak terdaftar di dalam sistem layanan bandara. Mereka tidak punya loket atau konter. Petugas bandara menyebut mereka angkutan illegal atau taksi gelap. Mereka sudah biasa dirazia, tapi tetap saja mun- cul. Tentu dengan sembunyi- sembunyi, meski sebenarnya wajah mereka sudah cukup dikenali. Kebanyakan armada ilegal ini melayani rute luar kota. Sasaran mereka kebanyakan para TKI/TKW. ”Kalau ada razia dari keamanan bandara, mereka langsung bubar. Kembali ke taksi bernopol hitam, antrean dalam kota dan luar kota nomornya beragam. Kadang, dalam satu hari para sopir ini bisa melayani tiga sampai empat kali rute dalam kota. Sedangkan luar kota, rata-rata tiga sampai empat hari sekali. ”Hari ini antrean luar kota saya masih jauh. Kalau dilihat dari nomor urutnya, bisa lusa saya baru dapat job mengan- tar luar kota. Kalau kota-kota, alhamdulillah hari ini nomor satu,” ungkap sopir yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan itu. Sopit taksi pelat hitam yang ditumpangi Surya ini meng- ungkapkan, bayaran untuk sopir dihitung dari pendapat- an yang diperolehnya. Setiap Rp 100.000 yang dibayarkan penumpang, sopir ini menda- patkan bagian Rp 17.000. Dari data yang diterima Surya, jumlah total armada yang beroperasi di Bandara Internasional Juanda sekitar 760 unit. Dari jumlah tersebut, yang mengantongi ijin operasi 516. Sisanya, termasuk taksi bernopol hitam belum terdaf- tar sebagai angkutan umum bandara. Sumber Surya di lingkungan Angksa Pura menyebutkan, taksi bernopol hitam sebe- narnya sempat menimbulkan gesekan dan tarik ulur. Sebab mereka itu masuk dengan ijin operasional travel. Namun pada kenyataannya, mereka beroperasi layaknya taksi bernopol kuning. (idl) Kami Tidak... DARI HALAMAN 1■ Irjen Djoko... DARI HALAMAN 1■ Sebar 500... DARI HALAMAN 1■ Daniel: 90 Persen... DARI HALAMAN 1■ Bale Belum... DARI HALAMAN 1■ Taksi Pelat... DARI HALAMAN 1■ Sopir Pelat... DARI HALAMAN 1■ untuk mengangkut penumpang. Acuannya adalahKeputusan Menteri Perhubungan 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di dengan Kendaraan Umum. Dalam aturan tersebut dije- laskan, angkutan umum ada dua, yakni pelat kuning dan pelat hitam. Pelat kuning adalah angkutan yang punya trayek, seperti bus dan angkutan kota (angkot). Sedangkan pelat hitam merupakan angkutan sewa. “Nah, mungkin yang dimak- sud taksi pelat hitam itu masuk katagoriangkutansewa.Diabisa disewa ke Malang, Banyuwangi, dan kota lain. Armadanya bisa berupa sedan atau station wa- gon,” ujar Wahid, didampingi Kabid Angkutan Jalan Sumarso- no, kepada Surya, Selasa (3/9). Data Dishub dan LLAJ Jatim menyebutkan, perusahaan kendataan sewa yang sudah mengantongi izin, antara lain Pelangi dan Primkoppal. Dua perusahaan ini, armadanya ber- operasi di Bandara Juanda Su- rabaya. Sedangkan di Terminal Purabaya kendaraan terdapat taksi pelat hitam legal bernama Purabaya Sejahtera. “Di luar itu, belum mengantongi izin atau izinnya masih dalam proses,” jelas Sumarsono. Sayangnya Sumarsono tidak menjelaskan secara rinci perbe- daan bentuk operasional taksi dan kendaraan sewa. Termasuk tata cara dan tempat mencari penumpang. Aturan Kemenhub 35/2003 itu sendiri memberikan sejum- lah ciri kendaraan sewa. Yang paling pokok adalah angkutan dari pintu ke pintu dan tarif ber- dasarkan kesepakatan. Artinya bisa tawar menawar. Lalu dalam SK Dirjen Perhubungan darat ditambahkan penjelasan, ciri kendaraan sewa adalah tidak memasuki terminal transportasi jalan dan tidak mengambil pe- numpang selain di asal keber- angkatan. (idl/ab/uji) Mengenai senpi, Rikwanto me- ngatakan, bergantung bagaimana nanti hasil pemeriksaan. Nanti akan dipertimbangkan apakah akan dilakukan tes psikologi ulang, apakah layak memegang senpi atau tidak, tandasnya. KajariTangerangMajuAmbari- ta membenarkan jaksa Marcos adalah anak buahnya. Namun dia baru mendengar kabar ini. Dia akan mengkroscek langsung ke- pada jaksa itu. Saya cek dulu ya, jawab Maju kepada detikcom. Sementar itu, Kejaksaan Agung belum mendapat lapor- an tentang kelakuan jaksa Mar- cos yang dilaporkan ke polisi. Itu harus ada laporannya dulu. Saya belum mendapat laporan. Kalau nanti ada laporannya baru kami proses, kata Plt Jaksa Agung Muda Bidang Pengawas- an Mahfud Manan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jaksel, Selasa (3/9). MenurutMahfud,pemeriksaan dilakukan mulai dari jabatan. Bila nanti ternyata perbuatannya ter- bukti, maka sanksi siap dijatuh- kan. Kalau terbukti, sanksinya bisa ringan, bisa sedang, terang- nya. (ant/kompas/tribunnews/ detik/liputan6/tempo) Keluarkan Senjata... DARI HALAMAN 8■ TANAM POHON - Menteri Kehutanan (Menhut), Zulkifli Hasan memberikan bibit pohon kepada perwakilan mahasiswa saat menghadi- ri  Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Unesa, Ketintang. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION RABU, 4 SEPTEMBER 2013 | LAMONGAN, surya - Tiga anggota DPRD Lamongan asal Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) menggugat Ketua DPRD Lamongan. Me- reka menilai kebijakan Ketua DPRD telah melanggar hukum karena memproses pergantian antar waktu (PAW) dengan alasan surat pengunduran diri. Padahal mereka merasa sudah mencabut surat pengunduruan diri itu. “Kita terpaksa mensomasi ketua DPRD, ini suratnya sudah siap dikirim,’’ kata ang- gota F-PKNU Anshori di ruang Fraksinya, Selasa (3/9). Diungkapkan, Ketua DPRD dinilai telah melanggar tat tertib DPRD Lamongan pasal 41 ayat 9 yang menyebutkan semua kebijakan DPRD harus melalui rapat pimpinan. Tetapi, hal itu tidak melalui rapat dan diputuskan sendiri. Hari ini, tiga anggota F- PKNU itu akan melanjutlkan permasalahan ini sampai ke pengadilan. “Seharusnya pro- ses PAW itu dilanjut atau tidak menunggu inkrach (kekuatan hukum tetap), jangan sepereti ini,’’celetuk Abdussomad, mntan Ketua F-PKNU. Ketua DPRD Lamongan, Makin Abbas mengatakan, keputusan memproses PAW itu sudah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh DPC PKNU. Dari klarifikasi ketua DPC PKNU tidak menghen- tikan prises PAW, sebaliknya melanjutkan proses tersebut. “Karena partai minta dilanjut, berkas saya ajukan ke bupati untuk dikirim ke Gubernur,’’ ujarnya. Gonjang-ganjing politik ini bermula saat para anggota DPRD yang partainya tidak lolos pemilu itu maju caleg dengan berpindah partai. Sya- rat pencalegan saat itu, harus mundur dari partai asal sekali- gus dari keanggotaan DPRD. Belakangan muncul putu- san Mahkamah Konstitusi nomor : 39/PUU-XI/2013 tanggal 31 juli 2013, yang MegaBukaUsulan NamaCapres JAKARTA, SURYA - Partai Demokrasi Indonesia Perju- angan akan membahas kriteria calon Presiden sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 6-8 September mendatang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan membahas kriteria calon Presiden sebelum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 6-8 September mendatang. Ketua Umum DPP PDI Perju- angan Megawati Soekarnoputri akan menggelar rapat di Kantor DPP PDI Perjuangan untuk membahas persiapan Rakernas sekaligus membuat rumusan kreteria capres, Rabu (4/9). “Yang akan muncul kriteria capres yang akan datang. Mung- kin hari Rabu nanti akan ter- akhir dibahas dan diputuskan,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Kompleks Parlemen, kepada Kompas.com (Grup Surya), Selasa (3/9) PDI Perjuangan, kata Puan, sudah saatnya mengeluarkan kriteria-kriteria yang diinginkan oleh partai. PDI Perjuangan juga akan memutuskan apakah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dapat mengusulkan dan memberikan masukannya terkait pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Puan juga mengungkapkan rakernas PDI Perjuangan akan memberikan kejutan. Pasalnya, rakernas itu adalah yang terakhir kalinya dilakukan PDI Perjuang- an sebelum perhelatan Pemilu 2014. “Insya Allah di Rakernas kali ini akan ada kejutan-kejutan,” ujar Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senin (2/9/2013). Meski hanya membahas krete- ria,takmenampik kemungkinan nantinya pengurus Dewan Pim- pinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia akan mengusulkan nama capres. “Usulan akan disampaikan pengurus daerah langsung ke ibu Ketum dalam sebuah forum tertutup,” katanya. Usulan-usulan itu nantinya akan menjadi pertimbangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam memutuskan capres. Jangan Ikut Campur Sementara itu terkait mengge- lindingnya wacana pencapresan Jowo Widodo (Jokowi), kini muncul ketegangan antara PDIP dengan Gerindra. Penyebabnya Gerindra mencoba mempengaru- hiJokowiagartidakmencalonkan diri. Gerindra melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP, Ahmad Muzani mengatakan, Gerindra memintaJokowitetapkonsentrasi menjadi Gubernur DKI. “Kami hanya ingin meng- ingatkan Jokowi pernah janji kepada kami dan rakyat Jakarta untuk berkonsentrasi mengurus Jakarta,” kata Muzani. Lagi pula, menurut Muzani, PDI Perjuangan sempat berjanji akan mendukung Gerindra pada 2014 sebagai kompensasi dukungan Prabowo kepada pencapresan Megawati Soekar- noputri pada 2009 lalu. Pernyataan Ahmad Muzani mendapat reaksi keras dari Sek- jen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo menilai. Menurut Tjahjo Partai Gerindra berlebihan merespons elektabilitas. Menurut Tjahjo, sikap Gerin- dra itu kurang etis karena kare- na mencampuri urusan internal PDI Perjuangan terkait calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2014. Tjahjo menegaskan, PDI Per- juangan memiliki hak penuh untuk mengusung salah satu kadernya sebagai calon presiden 2014-2019. Tak ada partai mana pun yang dapat menghalangi PDI Perjuangan mengusung calon presidennya sendiri. “Etikanya di mana ya? Sebuah partai politik yang melarang kader partai lain. Jokowi adalah kader PDI-P, yang berhak me- merintah dan melarang Jokowi ya partainya sendiri, bukan par- tai lain (Gerindra),” kata Tjahjo saat dihubungi, Selasa (3/9). (kompas.com) ANTARA/Widodo S Jusuf DENGAR PENDAPAT - Wakapolri, Komjen Pol Oegroseno (tengah) didampingi Asisten bidang Sarana dan Prasarana Kapolri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam (kiri) dan Asisten bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan Kapolri, Irjen Pol Sulistyo Ishak bersiap mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). Rapat tersebut membahas soal RKA K/L RAPBN Tahun Anggaran 2014. Cabut Surat Pengunduran Diri, Recalling Tetap Berlanjut Pada Rakernas PDIP 6-8 September Puan: Akan Muncul Kejutan ■ ■ PDIP menggelar Rakernas 6-8 September. Agenda forum diantaranya, membahas kreteria calon presiden (capres). Tapi tidak menutup kemungkinan muncul usulan nama. Usulan nama disampaikan langsung ada Megawati dalam forum tertutup. ■ ■ ■ ■ storyhighlights MERDEKA.COM KEJUTAN - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga, Puan Maharani. menyebutkan calon legislatif yang menjadi anggota DPR atau DPRD dari partai yang tidak lolos pemilu, tidak harus mundur dari keanggotaan Par- tai dan juga keanggotaan DPR atau DPRD. Maka selanjutnya tiga ang- gota F-PKNU mencabut surat pengunduran diri baik dari par- tai maupun dari keanggotaan DPRD Lamongan. Namun ter- nyata PAW tetap berjalan. st36 Tiga Anggota Gugat Ketua DPRD Lamongan■ www.tunjungan.co.id BALAI LELANG TUNJUNGAN www.tunjungan.co.id PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Tunjungan terhadap : Nama Debitur Objek Lelang Alamat Agunan H. Limit(Rp.) Jaminan(Rp.) 1.Dijah Tjatur Rachmawati Sebidang tanah seluas 150 m2 berikut bangunan, SHM No. 252 a.n. Nyonya Doktoranda Dijah Tjatur Rachmawati, Sarjana Pendidikan, Magister Management, terletak di Ds. Kemiri, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo. Alamat : Jl. Stadion III/10, Sidoarjo. 385.000.000 193.000.000 2.DIBATALKAN 3.Bernadus Y Pattipeilohy Sebidang tanah seluas 268 m2 berikut bangunan, SHM No. 1546 a.n. Bernadus Yulius Pattipeilohy, terletak di Kel. Geluran, Kec. Taman, Kab.Sidoarjo. Alamat:Jl. Taman Pondok Jati Blok AY/01, Sidoarjo. 590.000.000 295.000.000 Yang akan diselenggarakan pada : Hari Rabu, Tanggal 18 September 2013, Pukul 10.00 WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Sidoarjo, Jalan Erlangga No. 161 Sidoarjo SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta lelang menyetor uang jaminan lelang ke rekening a.n. Rekening Penampungan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo No.A/C 142.000.20325-39 pada Bank Mandiri Cabang Sidoarjo Pahlawan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. Peminat yang telah menyetorkan uang jaminan lelang diwajibkan mendaftarkan diri dengan membawa asli dan copy identitas diri (KTP/SIM) serta bukti asli slip setoran jaminan. Peserta yang tidak memenangkan lelang dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Peserta yang ditunjuk pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang ditambah Bea Lelang Pembeli sebesar 2 % dari harga terbentuk ke rekening tersebut diatas. Apabila tidak dilunasi , maka pemenang dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan disetorkan ke Kas Negara serta peserta lelang akan dimasukkan ke dalam DAFTAR HITAM LELANG. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan dan atau penundaan pelaksanaan lelang terhadap salah satu atau beberapa obyek tersebut diatas, maka pihak-pihak yang berkepentingan tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk dan PT. Balai Lelang Tunjungan. 4. Bagi peminat, dapat melihat obyek yang akan dilelang pada alamat tersebut diatas sejak pengumuman ini sampai dengan lelang. Semua obyek dijual dalam kondisi sesungguhnya di lokasi dengan semua cacat dan kekurangannya. Kami menganjurkan peminat lelang untuk memeriksa asset sebelum mengikuti lelang. Syarat- syarat lainnya ditentukan pada saat pelaksanaan lelang. Jakarta, 4 September 2013 PT. Balai Lelang Tunjungan PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk. KPKNL Sidoarjo INFO HUB. 031.545-1945 / 081.990.900.633 / 0856.5543.2672 PENGUMUMAN LELANG KEDUA Berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanca Surabaya Rajawali akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo melalui jasa pra lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap asset : 1. Yusuf Setiawan, Tanah dan Bangunan, SHGB No. 842, Lt. 162 m2, a.n. MANG YUSUF SETIAWAN, Perum Taman Pondok Jati Blok AK No. 11, Kel. Geluran, Kec. Taman, Kab. Sidoarjo. (Harga Limit Rp. 463.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 139.000.000,-) 2. Umi Mahbubah, Tanah dan Bangunan, SHM No. 1199, Lt. 813 m2, a.n. UMI MAHBUBAH, Bangsri No. 177 A, RT.05/RW.02, Ds. Bangsri, Kec. Sukodono, Kab. Sidoarjo. (Harga Limit Rp. 900.200.000,- / Uang Jaminan Rp. 271.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : Rabu, 18 September 2013; Pk. 09.00 WIB Tempat : KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Sidoarjo. SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Pahlawan Sidoarjo No. Rek. 142.000.2032.539 a.n. Rekening Penampungan Lelang KPKNL Sidoarjo, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 hari kerja sebelum lelang dan membawa asli bukti setor pada saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Setiap Peserta Lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan nilai limit, dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat dibatalkan dan bagi Peserta Lelang yang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 bulan di wilayah kerja KPKNL yang melaksanakan lelang. 3. Penawaran dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat. 4. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Sidoarjo, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Kanca Surabaya Rajawali dan PT. Central Asia Balai Lelang. 5. Syarat-syarat dan ketentuan lainnya ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 081 650 7000 Surabaya, 04 September 2013 KPKNL SIDOARJO PT. CENTRAL ASIA PT. B.R.I (Persero), Tbk BALAI LELANG KANCA SURABAYA RAJAWALI PENGUMUMAN LELANG KEDUA Menunjuk Pengumuman Lelang Pertama melalui Seleberan tanggal 20 Agustus 2013 dan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Pusat akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang melalui jasa pra lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap asset : 1. Dian Agung Anggraeny, Tanah dan Bangunan, SHM No. 3394, Lt. 82 m2, a.n. Nyonya DIAN AGUNG ANGGRAENY, Ruko The Great Kerinci Kav. 3, Jl. Kerinci (disertifikat tertulis Jl. Danau Kerinci), Kel. Lesanpuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang. (Harga Limit Rp. 850.000.000,- / Uang Jaminan Rp. 255.000.000,- ) 2. Heri Soegandi, Tanah dan Bangunan, SHM No. 1061, Lt. 108 m2, a.n. HERI SOEGANDI, Perum Puncak Dieng Eksklusif Blok JJ-5 No. 11, Ds. Kalisongo, Kec. Dau, Kab. Malang. (Harga Limit Rp. 691.500.000,- / Uang Jaminan Rp. 208.000.000,- ) 3. Mohamad Damannudin, Tanah dan Bangunan, SHM No. 1865, Lt. 102 m2, a.n. MOHAMAD DAMANNUDIN, Jl. Gamalama I No. 9, Kel. Pisang Candi, Kec. Klojen (sekarang Kec. Sukun), Kotamadya Malang. (Harga Limit Rp. 338.625.000,- / Uang Jaminan Rp. 102.000.000,- ) Pelaksanaan Lelang : Rabu, 18 September 2013; Pk. 09.00 WIB Tempat : KPKNL Malang, Jl. S. Supriyadi No. 157 Malang. SYARAT-SYARAT LELANG : 1. Peserta Lelang wajib menyetor uang jaminan ke PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang J.A. Suprapto - Malang No. Rek. 144-0003143978 a.n. Rekening Penampungan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, yang sudah efektif selambat-lambatnya 1 hari kerja sebelum lelang dan membawa asli bukti setor pada saat pelaksanaan lelang. Pelunasan selambat-lambatnya 3 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi pemenang lelang akan dianggap Wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. Bagi yang tidak memenangkan lelang, uang jaminan dikembalikan tanpa dikenakan potongan apapun. 2. Setiap Peserta Lelang wajib melakukan penawaran minimal sama dengan nilai limit, dimana penawaran yang telah disampaikan oleh Peserta Lelang kepada Pejabat Lelang tidak dapat dibatalkan dan bagi Peserta Lelang yang tidak melakukan penawaran akan dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 bulan di wilayah kerja KPKNL yang melaksanakan lelang. 3. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang, maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Malang, PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Pusat dan PT. Central Asia Balai Lelang. 4. Syarat-syarat dan ketentuan lainnya ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Semua obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya. Info: 081 2300 90000 / 081 650 7000 Jakarta, 04 September 2013 KPKNL MALANG PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG PT. BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR PUSAT Kantor SNVT Penataan Bangunan dan Lingkungan PROVINSI JAWA TIMUR LAMARANmembuka untuk TENAGA PENDAMPING PELAKSANAAN Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Permukiman , di 174 Desa/Kelurahan pada 25(P4IP) Kabupaten/Kota sbb : Adapun kualifikasi yang dibutuhkan sebagai berikut : 1. Sarjana (S-1) Teknik Sipil, Arsitektur; 2. Memiliki pengalaman minimal 3 tahun di Bidang : - Pelaksana dan Pengwasan Pembangunan Sarana dan Prasarana Lingkungan Permukiman - Bangunan Gedung skala Lingkungan Permukiman 3. Memiliki pengalaman yang cukup terhadap aktifitas Pemberdayaan Masyarakat 4. Bersedia di tempatkan / bertugas di lokasi kegiatan P4IPdi Desa/ Kelurahan Lamaran lengkap dapat di kirim ke-alamat : KANTOR SNVT PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN PROVINSI JAWA TIMUR Jl. RAYA MENGANTI WIYUNG PO.BOX 89 SB- KR SURABAYA (031-7525708) atau ke E-MAIL : zen_arf@yahoo.com lamaran diterima panitia paling lambat tanggal 11 September 2013 ber-stempel pos. Surabaya, 2 September 2013 Ttd PANITIA 1. Kab. Banyuwangi 2. Kab. Blitar 3. Kab. Bondowoso 4. Kab. Gresik 5. Kab. Jember 6. Kab. Jombang 7. Kota Kediri 8. Kab. Batu 9. Kab. Kediri 10. Kota Malang 11. Kota Pasuruan 12. Kota Probolinggo 13. Kota Surabaya 14. Kab. Lamongan 15. Kab. Lumajang 16. Kab. Magetan 17. Kab. Malang 18. Kab. Mojokerto 19. Kab. Nganjuk 20. Kab. Pasuruan 21. Kab. Probolinggo 22. Kab. Sidoarjo 23. Kab. Situbondo 24. Kab. Tuban 25. Kab. Tulungagung PENGUMUMAN join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. Bikin Kantor Makin Efisien Surabaya, surya - Memi- liki kantor di pusat kota, untuk memudahkan pebisnis men- jalankan usahanya, kini tidak perlu lagi biaya mahal. Karena, kebutuhan perkantor- an di kota bisnis seperti Suraba- ya, saat ini telah digarap salah satu penyedia layanan kantor internasional, vOffice. Marketing Director vOffice Indonesia, Erwin Soerjadi me- ngatakan, peluang menyewakan perkantoran di Jatim, khususnya Surabaya, sangat besar. Peng- usaha yang butuh perkantoran dipastikan sangat banyak, apala- gi Jatim memiliki pertumbuhan ekonomi cukup tinggi. VOffice tidak hanya menye- diakan layanan kantor pribadi, perusahaan ini juga penyedia layanan virtual office. Layanan ini cocok bagi pengusaha yang selalu mobile, tapi tetap ingin memiliki kantor, ujar Erwin, di sela pembukaan vOffice, Suraba- ya, Selasa (3/9) . Dengan menawarkan kantor virtual, lanjut Erwin, memung- kinkan perusahaan untuk mem- punyai kantor instan di lokasi pilihan dan bekerja kapan pun mereka inginkan. Para pebisnis juga dapat lang- sung memiliki alamat kantor, telepon lokal dan nomor faks, resepsionis profesional untuk menjawab panggilan, perminta- an ruang rapat dan sewa ruang kantor. Bahkan, pengusaha tak perlu lagi berinvestasi besar untuk memiliki kantor, cukup memba- yar Rp 800.000 per bulan, mera- ka sudah bisa memiliki alamat kantor, nomor telepon pribadi, faks, serta ruang meeting dan kantor pribadi selama 8 jam per bulan,” jelasnya. Wakil Ketua Bidang Pengem- bangan Kawasan REI Jatim, Nurul Asri menilai, bisnis pe- nyediaan layanan perkantoran, seperti virtual office memiliki prospek yang baik di Surabaya. Sebagai salah satu kota besar, lanjut dia, Surabaya sudah me- miliki pasar untuk pengusaha yang memerlukan kantor tetapi tak ingin berinvestasi mem- bangun atau menyewa kantor permanen sendiri. Pasarnya ada, kantor-kantor perwakilan, atau klien bisnis dari luar negeri yang  hanya memerlukan fasilitas penunjang transaksi dan tukar menukar data dan dokumen, banyak yang memerlukan kantor semacam ini, ujar Nurul, saat dihubungi, Selasa (3/9). Investasi Lebih Murah Erwin menambahkan, biaya memiliki kantor virtual sekitar 95 persen lebih murah daripada memiliki kantor tradisional dan tidak dengan kontrak jangka panjang. Hingga saat ini, sudah ada ratusan pengusaha telah berga- bung dan menjadi klien vOffice. Khusus vOffice Surabaya di Gedung Bumi Mandiri II di Jl Panglima Sudirman, ada sekitar delapan pengusaha yang me- manfaatkan service office dan menempati ruangan. VOffice Surabaya memiliki 25 kantor eksklusif yang akan dise- wakan. Saat ini, ada 16 ruangan yang telah selesai dan bisa ditempati, sisanya akan selesai bertahap. “Untuk virtual office, selama sebulan ini sudah ada sekitar 10 kilen yang bergabung. Target kami, cabang ini akan meng-co- ver layanan virtual office sekitar 50 hingga 70 pengusaha, tam- bah Erwin. (rey) surya/sugiharto Ganti Direktur - Dari kiri ke kanan, Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto, berdialog dengan Direktur Kepatuhan, Rudie Hardiono, Direktur Agribisnis dan Usaha Syariah, Tony Sudjaryanto dan Komisaris Independen, Soebagyo, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (3/9). Dalam RUPS LB ini, Bank Jatim melakukan penggantian dua direksi dan satu komisaris. Surabaya, surya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) berupaya menggenjot kucur- an kredit ke sektor agribisnis. Sejauh ini, sektor pertanian baru mendapat kucuran kre- dit sebesar enam hingga 10 persen dari total kredit yang dikucurkan bank ini. Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto menyebutkan, hingga akhir Juli 2013, pihak- nya sudah mengucurkan kredit sekitar Rp 21 triliun. Sebanyak 80 persen dikucurkan ke sektor UMKM, sisanya ke korporat. “Kredit sektor agribisnis ini masuk sektor UMKM,” kata Hadi, yang ditemui usai Ra- pat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung di Surabaya, Se- lasa (3/9). Dalam RUPSLB itu di- sepakati penunjukkan dua direktur baru, yakni Direktur Kepatuhan dan Direktur Retail, Agribisnis, dan Usaha Syariah. Selain dua direktur baru, juga ditunjuk Komisaris Independen yang baru. Sektor pertanian belum ba- nyak mendapat kucuran kredit karena tingkat risikonya tinggi. Artinya, Bank Jatim sangat selektif memberikan kredit ke- pada petani maupun peternak untuk menjaga tingkat kredit bermasalah (Non Performing Perkuat Kucuran Kredit di Sektor Agribisnis Layanan Virtual Office Mulai Dipasarkan■ Peluang persewaan kantor virtual di pusat kota/lokasi pilihan, cukup besar Meski mobile, pengusaha bisa memiliki alamat kantor, telepon, nomor faks, bahkan memanfaatkan untuk rapat Investasi untuk kantor virtual tidak besar, bahkan 95% lebih murah dibanding kantor tradisional ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | RABU, 4 SEPTEMBER 2013 SURABAYA, SURYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendesak semua sektor lembaga keuang- an untuk membentuk unit peng- aduan konsumen. Selain untuk melindungi kepentingan konsu- men, pembentukan unit peng- aduan konsumen penting untuk menghindari berbagai dampak sistemik perekonomian. Ini seperti disampaikan Direktur Pengembangan Kebi- jakan Perlindungan Konsumen OJK, Anto Prabowo. Menurut- nya, aturan mengenai syarat dibentuknya unit pengaduan konsumen ini telah dicantum- kan dalam peraturan OJK No 1/D.07/2013 tentang Perlin- dungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Ada beberapa standar atau prinsip perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Di anta- ranya transaparansi, perlakuan adil, kehandalan, kerahasiaan data dan informasi konsumen, serta penangangan pengaduan dan penyesaian sengketa, kata Anto, di sela-sela Sosialisasi Per- aturan Konsumen Sektor Jasa Keuangan yang berlangsung di Surabaya, Selasa (3/9). Disebutkan, deadline satu tahun yang terhitung sejak Agustus 2013, diberikan kepa- da lembaga-lembaga keuangan itu. Apabila dalam kurun wak- tu tersebut unit pengaduan konsumen tak terbentuk, OJK akan memberikan sanksi ke- pada lembaga keuangan yang bersangkutan.  Sanksi yang diberikan bersi- fat bertingkat. Sanksi paling ri- Bentuk Unit Pengaduan demi Lindungi Konsumen  HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 2/9 3/9 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.393.82 1.393.22 Rp 494.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI CNY 1,788.46 1,770.63 MYR 3,378.63 3,341.90 SGD 8,668.13 8,580.40 USD 11,038.00 10,928.00 KURSVALAS sumber: bank indonesia Surya Biz surya/sugiharto Kantor Instan - Sejumlah karyawan memanfaatkan ruang di Virtual Office usai launching di Tower Bumi Mandiri II Surabaya, Selasa (3/9). ngan adalah peringatan tertulis, dilanjutkan dengan pengenaan denda, pembatasan operasional, hingga yang terberat pencabut- an izin usaha, jelasnya.   Sejauh ini, lanjut Anto, masih kerap terjadi hal-hal yang me- rugikan konsumen. Yang paling banyak ditemukan, di industri keuangan non bank, seperti lem- baga pembiayaan dan asuransi. Pembentukan unit pengadu- an konsumen, menurut OJK, akan mendorong konsumen dan jasa keuangan terkait untuk menyelesaikan dulu permasa- lahan yang terjadi tanpa adanya campur tangan pihak lain.   Kalau dari situ deadlock, baru dimediasi OJK atau melalui arbitrase maupun pengadilan. Tetapi perlu diingat bahwa OJK hanya akan memediasi sengketa yang tingkat kerugian finan- sialnya maksimal Rp 500 juta, sementara asuransi umum mak- simal Rp 750 juta. Kalau di atas itu, diselesaikan di arbitrase atau pengadilan, pungkas Anto.   Terpisah, Ketua Asosiasi Asu- ransi Umum Indonesia (AAUI) Jawa Timur, Rudy Bachtiar me- ngatakan, desakan OJK ini pen- ting untuk melindungi kedua belah pihak, baik konsumen mau- pun jasa keuangan bersangkutan. Di AAUI sendiri, kata Rudy, telah dibentuk Badan Mediasi Asuransi Indonesia (BMAI) yang berperan melayani keluhan nasabah asuransi seputar klaim.  Di luar urusan klaim tidak dikerjakan di BMAI. Tetapi di struktur organisasiAAUI, sudah ada Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum, yang melayani ke- luhan nasabah berkaitan dengan hukum, ujar Rudy. (ben) Loan/NPL) yang saat ini 3,2 per- sen, papar Hadi. Tingkat risiko itu, lanjutnya, semisal terkait kesehatan ternak. Meski tingkat risiko tinggi, Bank Jatim tetap berupaya menggenjot kredit di sektor per- tanian. Strateginya, dengan me- nawarkan bunga subsidi rendah, yakni empat persen per tahun. Untuk produk tersedia, Bank Jatim memiliki Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) dan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS). “Pagunya maksimal Rp 500 juta,” pungkasnya. Optimalkan Kredit UMKM Tony Sudjiaryanto, Direktur Retail, Agribisnis dan Usaha Sya- riah Bank Jatim yang baru menye- butkan, belum ada target khusus yang hendak diusung terkait kredit ke sektor pertanian. “Yang jelas, kami akan optima- lisasidulukreditkeseluruhsektor UMKM. Karena selama ini mayo- ritas kredit memang dikucurkan ke sektor itu,” ucap Tony, yang sebelumnya menjabat Pemimpin Divisi Treasury Bank Jatim. DataBPSProvinsiJatim,selama kurun waktu 10 tahun terakhir, jumlah rumah tangga usaha per- tanian mengalami penyusutan. Angka sementara hasil pencacah- an lengkap Sensus Pertanian 2013 memperlihatkan, berkurangnya rumah tangga usaha pertanian dari 6,3 juta rumah tangga pada 2003 menjadi 4,98 juta rumah tangga pada Mei 2013. Artinya, terjadi penurunan sekitar 2,11 persen selama satu dasawarsa tersebut. (ben) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Lipsusproperti RABU, 4 SEPTEMBER 2013 | surabaya, surya - Peme- nuhan teknologi sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Fasilitas penunjang teknologi di dalam rumah sudah seperti bagian dari keseharian. Beberapa pengembang perumahan sudah menyiapkan fasilitas penunjang teknologi ini sebagai bagian dari paket properti yang dijual. Kebutuhan jaringan komunikasi seluler, internet dan televisi kabel seolah menjadi bagian wajib yang perlu disediakan di rumah bagi kelompok masyarakat menengah ke atas. Pemenuhan fasilitas itu diperkirakan akan banyak diminta. Karena itulah, beberapa pengembang memilih menyiapkan infrastruktur jaringan untuk pe- rumahan-perumahan baru dalam penyediaan layanan internet dan televisi kabel. Mulai meningkatnya permin- taan pasar internet dan layanan televisi kabel di perumahan ini dimanfaatkan First Media sebagai salah satu penyedia tv kabel dan broadband internet. Setelah me- menuhi pasar di wilayah Jabodeta- bek, First Media merambah pasar Jatim, khususnya Surabaya. General Manager Surabaya-Bali Branch First Media, Kusnuryono Wahyu Widodo mengatakan, pelanggan terbesar di Surabaya adalah dari kelompok ritel. Yang masuk dalam kategori ritel ini adalah pelanggan-pelanggan perumahan maupun penghuni apartemen. Untuk memperbanyak pelang- gan, First Media terus menggenjot jumlah pelanggan dari sektor perumahan dan apartemen itu antara lain dengan aktif memper- luas jaringan dengan menambah instalasi ke banyak kawasan. “Kami sudah kerja sama dengan banyak pengembang, tapi saat ini jangkauan kamu untuk menggaet pelanggan perorangan, belum untuk kerja sama menyediakan layanan dalam satu kawasan perumahan,” terang Kusnuryono. Jaringan First Media di Suraba- ya disebut melintasi 200.000-an ru- mah. Para penghuni rumah yang telah dilalui jaringan ini sewaktu- waktu bisa langsung berlangganan televisi kabel maupun internet. Di Surabaya sekarang, terdapat sekitar 30.000 pelanggan First Media dari total jumlah pelanggan nasional sebesar 700.000 pelang- gan. Jumlah pelanggan secara na- sional ditergetkan bisa mencapai 750 ribu pelanggan. Pertumbuhan pelanggan di Surabaya ditargetkan sekitar 20 persen. Kami terus meningkatkan jaringan, bahkan siap membidik Sidoarjo, selanjutnya Gresik dan kota-kota lain di Jatim, tambah Kusnuryono. Korwil DPP REI, Rudiansyah mengatakan, jaringan serat optik yang terutama untuk mendukung fasilitas komunikasi sudah men- jadi kebutuhan luas. Jika sebuah perumahan dilengkapi fasilitas itu tentunya akan memberi nilai tambah tersendiri. “Bisnis properti itu adalah bisnis yang memberi nilai tambah pada tanah, selai fasilitas olahraga, taman atau yang lain, adanya fasilitas jaringan fiber optic tentu punya nilai lebih,” ujar Rudian- syah, Selasa (3/9). Bagi kelompok mengah ke atas, ketersediaan fasilitas ini sudah menjadi kebutuhan. Kalangan profesional tentunya juga akan lebih melirik fasilitas komunikasi kecepatan tinggi walau kebutuhan itu ada yang dipenuhi melalui wireless (sambungan tanpa kabel). REI Jatim sebelum- nya menggandeng Telkom menggan- deng guna mengem- bangkan konsep hunian yang digital friendly, sehingga semua perumahan yang ada di Jatim bisa menikmati fasilitas broadband internet dan layanan digital lainnya. Targetnya, hunian menengah ke atas yang memang menginginkan tekno- logi informasi sebagai salah satu fasilitas plus mereka. (rey) surya/sugiharto infrastruktur jaringan - Kawasan Perumahan Graha Natura di Surabaya Barat sudah menyiapkan infrastruktur jaringan serat optik untuk mengantisipasi permintaan penghuni rumah akan layanan berbasis tekno- logi informasi. konsep teknologi merupakan bagian dari konsep hunian landed Graha Natura. Konsep ini melengkapi konsep ramah lingkungan yang diusung perumahan di kawasan Surabaya Barat itu. Project Manager Perumahan Graha Natura, Nugroho Sugianto mengungkapkan, guna mendukung konsep teknologi ini pihaknya sudah menyiapkan beberapa infrastruktur penunjang. Infrastruktur yang dimaksud seperti penerapan konsep instalasi bawah tanah. Fasilitas jaringan bawah tanah itu siap digunakan untuk jalur jaringan serat optik. ”Dari awal kami sudah menyiapkan konsep FTTH (Fiber To The Home), ini jaringan serat optik yang di- aplikasikan sehingga kabel FO bisa sampai ke setiap rumah. Tujuannya, kuantitas dan kualitas lebih bagus,” ujar Nugroho, Selasa (3/9). Meski secara konsep dan infrastruktur sudah disi- apkan, pelaksanaan di lapangan untuk serat optik ke setiap rumah bukanlah hal mudah. Bagian itu yang paling kompeten adalah para provider, sehingga deve- loper harus berdiskusi dengan mereka guna menemu- kan titik temu. Menurut Nugroho, di satu sisi, developer cenderung berharap ada beberapa provider yang bisa menyedia- kan layanan bagi penghuni perumahan. Tapi di sisi lain, para provider cenderung ingin memonopoli jaringan di satu kawasan. Selain itu, faktor perhitungan bisnis juga sulit dida- patkan titik tengah karena berkaitan dengan sarana dan peraatan jaringan. Konsumen tentu punya selera sendiri-sendiri, menurut kami akan lebih baik jika tidak ada monopoli,” tambahnya. Terlepas dari tantangan yang harus dihadapi untuk penyediaan jaringan serat optik dengan provider, pe- ngembang tetap melihat penyediaan fasilitas ini akan menjadi kebutuhan. Kalaupun minat pembeli perumah- an saat ini belum melihat sisi teknologi itu, beberapa tahun ke depan diyakini permintaan akan besar. Fiber Optic To The Home merupakan rintisan perta- ma dari PT Cyberindo Persada Nusantara untuk proyek perumahannya di Bogor, Jabar. Perusahaan ini meng- investasikan dana Rp 200 miliar untuk membangun kawasan terpadu Cyber Park Indonesia seluas total 13 hektare. Cyber Park Residence, nama perumahan itu, memi- liki fasilitas Fiber Optic To The Home untuk memudah- kan koneksi internet sehingga penghuni rumah bisa melakukan segala aktivitas berbasis teknologi. Sa- sarannya, pasangan muda yang punya passion dalam bisnis online atau teknologi. (rey) Serat Optik di Perumahan Provider Ingin Monopoli Developer Butuh Banyak Pilihan antara Cepat - CEO First Media, Ted Schremp (kanan), CMO First Media, Iris Wee (tengah), dan Chief Teach Officer, Desmon Poon saat uji coba layanan broadband rumahan 'Fastnet 100 Mbps'. Jadi Bagian Properti yang Dijual■ Serat optik (fiber optic) disebut serat kaca. Serat ini dibuat khusus agar dapat dilewati data yang ingin dikirim atau diterima. Pada 1983, Corning memperkenalkan serat optik, yakni helai kaca yang dapat mengirimkan sinyal telekomunikasi dengan sempurna pada kecepatan cahaya. Saat ini, Corning merupakan satu-satunya produsen serat optik di AS. ■ ■ ■ serat optik pt Telekomunikasi Indonesia (Tbk) atau Telkom telah menggandeng 600 pengem- bang perumahan anggota Realestate Indonesia (REI) Jatim untuk menyediakan infrastruktur jaringan internet berkecepat- an tinggi (broadband) di kawasan-kawas- an perumahan di Jatim. Kerja sama itu oleh Telkom dima- sukkan sebagai bagian dari program Indoensia Digital Network (IDN) untuk menyukseskan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesi a (MP3EI) yang salah satunya mendorong peran ICT (Information and Commun- cation Technology) untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Public Relations Telkom Regional Jatim, Ivone Andayani, menyebutkan bahwa infrastruktur yang disediakan adalah jaringan berbasis serat optik (fiber optic) yang kecepatan aksesnya lebih tinggi ketimbang internet berbasis WiFi. “Kerja sama itu sebenarnya sudah mulai dibentuk awal Januari 2013,” kata Ivone, Selasa (3/9). Meski belum bisa menyebutkan berapa banyak sambungan internet yang telah diberikan melalui kerja sama tersebut, namun Ivone memastikan bahwa kerja sama itu masih tetap berlangsung hingga kini. Kami akan kami lakukan secara bertahap sesuai kesiapan jaringan Telkom, imbuhnya. Selain menyediakan internet berke- cepatan tinggi melalui jalur serat optik, Ivone bilang bahwa Telkom juga akan menyediakan layanan Wi-Fi di kawasan public area serta pusat-pusat komunitas yang ada di sekitar perumahan. Kerja sama dengan REI Jatim ini ada- lah kerja sama yang sangat strategis. Pa- salnya, di keanggotaan REI Jatim terdapat tak kurang dari 600 pengembang atau developer yang membangun berbagai proyek dengan aneka segmen dan tipe, seperti apartemen, permukiman, rumah susun, hingga rumah sederhana. “Dengan kerja sama ini, ke depan, kami bisa memberikan akses broadband secara merata, tak hanya untuk kalangan menengah atas yang berada di kawasan hunian mewah tapi juga ke masyarakat kelas bawah di rumah-rumah sederhana,” tandas Ivone. Bukan hanya Telkom atau First Media yang berupaya menawarkan jalur broad- band di kawasan perumahan. Secara mandiri, kampung-kampung di Surabaya sudah memulai membangun komunitas berbasis teknologi informasi. Satu acces point Wi-FI digunakan ramai-ramai sehingga iuran pembayaran jatuhnya lebih murah. Di bagian lai, ada penjual jasa untuk membangun RT/RW Net, yakni suatu konsep ketika beberapa komputer dalam suatu perumahan atau blok dapat saling berhubungan dan dapat berbagi data serta informasi. Konsep lain dari RT/RW Net adalah memberdayakan pemakain internet dima- na fasilitas internet tersedia selama 24 jam sehari selama sebulan. Biaya yang akan dikeluarkan akan murah karena semua biaya pembangunan infrastruktur, operasional dan biaya langganan akan ditanggung bersama. (ben/hri) Telkom Jaga Kerja Sama dengan 600 Pengembang join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| RABU, 4 SEPTEMBER 2013 ponorogo, surya - Kasus proyek pembangunan ruang Irna VI RSUD dr Harjono masih belum tuntas, kini RSUD milik Pemkab Ponorogo malah membangun 2 gedung perawa- tan senilai Rp 5 miliar. Kasus bangunan berlantai 4 itu, hingga kini baru diselesa- ika hingga bangunan lantai 3 dengan anggaran Rp 40 miliar, masih dalam penyelidikan po- lisi. Bahkan sejumlah pejabat sudah diperiksa. Anggaran pembangunan dua gedung bersalin dan ruang perawatan paru berasal dari APBD Pemkab Ponorogo dan Dana Bagi Hasil Cukai Temba- ku (DBHCT). Kedua proyek ini dikerjakan 2 rekanan (pelaksa- na) yang berbeda. Berdasarkan pantuan Surya di lapangan, untuk proyek pembangunan gedung ruang bersalin yang berada di lahan kosong bagian belakang sisi selatan, dapat dilihat besaran nilai proyeknya dan sumber dananya. Sedangkan gedung Pera- watan Paru hingga berita ini ditulis belum bisa dilihat papan proyeknya. Hingga kini, tidak ada papan nama yang terpa- sang di proyek. Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, drg Priyo Langgeng yang dikonfirmasi melalui Wa- kil Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, dr Barunanto Ashadi mengungkapkan jika proyek tersebut dibangun dari APBD dan DBHCT Tahun 2013. Na- mun untuk nilai pekerjaannya, ia mengaku lupa karena tidak melihat laporan tertulisnya. Wadir RSUD dr Hardjono Ponorogo ini mengaku kaget saat ditanya mengenai papan proyek pekerjaan gedung Pera- watan Paru yang belum dipa- sang. Padahal kemarin waktu evaluasi sudah diperjelas agar segeramemasangpapannama, tambahnya.(wan) tulungagung, surya - Akibat cuaca buruk yang menyebabkan ombak tinggi, akibatnya sekitar 25 kapal ne- layan tenggelam dan tiga kapal pecah di perairan Teluk Popoh, Tulungagung, dalam waktu se- pekan terakhir ini. Selain menghancurkan pera- hu nelayan, hingga Selasa (3/9), para nelayan masih trauma dan tidak berani melaut dan pilih menambatkan kapalnya dekat dermaga. Selain kerugian material ratusan juta, bencana ini juga mengakibatkan hilangnya pen- dapatan nelayan selama bebera- pa hari. Namun, sejauh ini, tidak ada korban jiwa akibat amuk ombak teluk yang menghadap Samudera Indonesia itu. Menurut Saputro, salah se- orang nelayan Popoh, sampai kini cuaca masih buruk dan sangat rawan terjadi gelombang besar lagi. Katanya, ombak besar memang biasa terjadi menjelang akhir bulan Syawal dalam kalen- der Hijriyah atau Sawal dalam kalender Jawa. “Tinggi ombak masih lima meter dan kecepatan angin mencapai 40 knot,” kata nelayan itu. Nelayan lainnya, Edi, menam- bahkan, cuaca buruk ini mung- kin akan berlangsung sampai sepekan mendatang. “Ya ter- paksa menganggur dulu sambil membenahi kapal,” katanya. Sementara, nelayan lain ber- nama Slamet, menyebutkan, sebenarnya ada peluang untuk mengatasi kondisi alam ini. Yakni, perlu dibangun “break water” atau pemecah ombak di tepi pantai. “Kami sudah usul berkali-kali ke pemerintah tetapi tidak ada tanggapan,” ujarnya. Slamet menyadari, biaya pembangunan pemecah ombak memang mahal dan dengan de- mikian hanya pemerintah yang sanggup menanggungnya. “Tapi kalau pemerintah mau membangun pemecah ombak, pendapatan nelayan tentu akan meningkat dan akhirnya juga membantu penambahan retri- busi maupun pendapatan asli daerah,” ujarnya.ndar. Namun hingga kini belum ada tanggapan dari pemerintah setempat. (yul) Kubu SAS Gugat KPU kediri, surya - KPU Kota Kediri akan menunjuk pena- sehat hukum jika ada gugatan Pilwali Kota Kediri yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK). Langkah itu dilakukan setelah tim hukum pasangan SAS berni- at menggugat KPU ke MK. Setelah penetapan, kami akan mengirimkansuratkeMahkamah Konstitusi apakah ada gugatan Pilwali Kota Kediri, ungkap Agus Rofik, Ketua KPU Kota Ke- diri usai penetapan rekapitulasi perolehan suara, Selasa (3/9). Dijelaskan Agus Rofik, jika ada gugatan pihaknya akan me- lakukan rapat bersama anggota lainnya untuk menunjuk pena- sehat hukum. Namun jika tidak ada gugatan, pihaknya akan me- neruskan penetapan KPU Kota Kediri kepada DPRD Kota Ke- diri. Kami tidak berandai-andai dan menunggu perkembangan apakah ada gugatan atau tidak di MK, jelasnya. Sementara Nurbaedah,SH, kuasa hukum pasangan Abdul- lah Abu Bakar - Lilik Muhibah menyatakan sudah siap meng- walk out- Dua wakil saksi pasangan Cawali SAS memilih walk out dari arena rapat pleno terbuka reka- pitulasi hasil penghitunhan perolehan suara KPU Kota Kediri, Selasa (3/9). Kedua wakil SAS Jaka Siswa Lelana dan Syamsu Umam sebelumnya mengirim surat supaya rapat pleno ditunda karena masih banyak permasalahan di bawah. Ombak 5 Meter Gulung 25 Kapal surya/sudarmawan gedung baru - RSUD dr Harjono kembali membangun dua gedung perawatan bersalin dan perawatan paru, padahal kasusnya masih belum tuntas. Petani Blitar Bakar Tanaman Padinya blitar, surya - Akibat serangan hama wereng para petani di Kabupaten Blitar gagal panen. Bahkan mereka sengaja membakar tanaman padinya yang siap panen. Totaldariduakecamatanyang gagal panen seluas 1.500 hektare. Itu berada di Kecamatan Kesam- ben dan Selopuro. Lahan padi di dua kecamatan kini dibabat ha- bis dan langsung dibakar karena sudah tak bisa diselamatkan lagi dari serangan hama wereng. Di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar lahan padi seluas 220 Ha rusak karena digerogoti wereng. Pada- hal, padi itu semestinya sudah siap panen atau kurang sekitar 20 hari lagi. Slamet (65), pemilik lahan padi seluas 250 m2, menutur- kan, dirinya mengalami gagal panen tahun ini karena padinya yang sudah menguning dan se- bentar lagi akan panen itu, tiba- tiba mati. Pohon dan daunnya mendadak mengering dan tak bisa ditolong lagi. Meski sudah diobati namun tak bisa disela- matkan. Kami sudah menyemprotnya dengan obat-obatan namun tak mempan. Kini padi kami tetap mati, tuturnya, Selasa (3/9). Lahan seluas itu, papar Sla- met, bila panen normal seperti tahun-tahun sebelumnya, se- mestinya memperoleh hasil 1,5 Pasangan Mas Abu Unggul ■ Proyek gedung 4 lantai RSUD dr Harjono senilai Rp 40 miliar kini masih dalam pengusutan pihak kepolisian. karena diduga ada penyimpangan Kini Pemkab Ponorogo mengucurkan dana Rp 5 miliar untuk membangun dua ruang perawatan bersalin dan paru Pengerjaan proyek perawatan paru tak dilengkapi papan nama ■ ■ ■ storyhighlights RSUD dr Harjono Bangun 2 Ruang Rawat Kasus Penyimpangan Belum Tuntas■ surya/yuli ahmada karam - 25 Perahu nelayan tenggelam akibat cuaca buruk di Teluk Popoh yang terjadi akhir-akhir ini. hadapi gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Prinsipnya kita siap jika ada gugatan ke MK, ungkapnya. Sementara rapat pleno KPU Kota Kediri menetapkan pa- sangan Abu Bakar - Lilik Mu- hidah mendapatkan 67.915 atau 45,09 persen dan dr Samsul - Ir Sunardi mendapat 63.784 atau 42.34 persen. Temukan Kecurangan Tim hukum pasangan calon dr Samsul Ashar - Ir Sunardi (SAS) telah menyiapkan langkah hu- kum menyusul penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilwali Kota Kediri. Upaya hukum yang bakal dilakukan yakni mengajukan gugatan ke Mahkamah Kon- stitusi (MK). Gugatan ke MK dilakukan setelah mendapatkan salinan penetapan perolehan suara dari KPU Kota Kediri. Langkah gugatan hukum ke MK jelas kami lakukan karena banyak kecurangan di lapangan yang dilakukan secara sistema- tis dan terstruktur, tandas Jaka Siswa Lelana, ketua tim peme- nangan SAS, Selasa (3/9). Dijelaskan Jaka Siswa Lelana, di lapangan pihaknya men- dapatkan laporan terjadinya banyak kecurangan. Namun semua kecurangan tidak pernah ada tindaklanjutnya. Seperti tindakan polisi me- masang police line kotak suara karena segelnya terbuka di 5 ke- lurahan ternyata tidak ditindak lanjuti pemeriksaan siapa yang membuka kotak suara. Kami patut mempertanyakan ada apa di balik ini, tandasnya. M Sholeh,SH menyebutkan pihaknya menemukan bukti adanya kontrak politik antara pasangan calon Abdullah Abu Bakar dengan para ketua RT di Kota Kediri. Pada kontrak politik itu juga disebut men- janjikan Rp 50 juta per RT per tahun.(dim) magetan, surya - Na- sib tenaga honorer kategori 2 (K2) belum membaik. Pasal- nya dalam seleksi pengang- katan awal November nanti, beredar kabar para tenaga honorer harus membayar Rp 70 juta - Rp 90 juta untuk bisa lolos. Selain kabar soal tinggi- nya peliscin, kewenangan penuh seleksi pengangkatan tenaga honorer K2 berada di tangan Kementerian Penda- yagunaan Aparatur Negara (Kemenpan). Yang jelas kalau daerah tidak punya kewenangan, kriteria lama pengabdian dan usia tidak menjadi ba- han pertimbangan seseorang untuk bisa diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil, ini sangat rawan jual beli, kata salah seorang tenaga hono- rer K2. Ini ada benarnya, lanjut dia, kabar adanya komando bagi honorer K2 yang meng- inginkan diangkat, harus menyediakan dana sebesar Rp 70 juta - Rp 90 juta. Ini sudah bukan rahasia lagi, tidak mungkin aparat negara tidak dengar dan tahu masalah minta suap ini,tambahnya. Kepala Badan Kepegawai- an Daerah (BKD) Kabupa- ten Magetan Suko Winardi membenarkan adanya selek- si tenaga honorer K2 dalam awal bulan November 2013. Sesuai jadwal dari Ke- menpan untuk pelaksanaan ujian tenaga Kerja Daerah (TKD), akan dilaksanakan 3 November 2013 menda- tang,kata Suko Winardi . Menurut Suko, dari jum- lah 795 tenaga honorer K2 itu pagu Kabupaten Magetan ditentukan secara nasional oleh Kemenpan. Pagu na- sional 30 persen dari jumlah tenaga honorer K2. Kalau pagu masing-masing daerah tidak ada,ujar nya. Sementara menanggapi kabar soal uang pelicin se- besar Rp 70 juta - Rp 90 juta, Suko hanya diam.(st40) Seleksi Honorer K2 Dibayangi Isu Suap jombang, surya - Dalam waktu hampir bersamaan, dua pencuri motor tertangkap dan dihakimi warga di Jombang dan kediri, Selasa (3/9). Di Jombang, Sugeng Wijaya (23), asal Sampit, Kalimantan Selatan, babak belur digebuki massa. Sugeng tertangkap basah mencuri motor milik te- mannya sendiri, di musala Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Usai dihakimi, tersangka diserahkan ke polisi. Selain tersangka, juga diamankan ba- rang bukti motor Honda Vario H 3186 W milik korban. Yakni Moh Nurul Hikam (21), asal Desa Cangkringan, Kecamatan Mijen, Semarang. Bermula ketika korban bersa- ma pelaku berboncengan naik motor datang ke musala. Saat Nurul salat, motornya dibawa kabur pelaku. Beruntung pe- miliknya mengetahui motornya dibawa kabur, sehingga ia ber- teriak minta tolong. Sehingga warga menghadang pelaku dan menangkapnya. Tepergok Pemilik Motor Di Kediri, tubuh Dwi (25) warga, Desa Blimbing, Keca- matan Mojo, Kabupaten Kediri, babak belur dihakimi massa. Penyebabnya Dwi ketahuan mencuri sepeda motor milik Suminto (44) warga sedesanya. Evakuasi pelaku dari TKP di Desa Jugo, Kecamatan Mojo sempat mengalami kesulitan karena jalan masuk dipenuhi massa. Namun berkat peng- amanan yang ketat petugas berhasil membawa korban untuk dirawat ke rumah sakit. Pelakunya masih dirawat, kata AKP Surono, Kasubag Hu- mas Polres Kediri Kota. Kasus ini terkuak saat pemi- lik motor mengenali motornya yang hilang. Sehingga ia dan warga menangkap pelaku saat nonton jaranan.(uto/dim) 2 Pencuri Motor Digebuki Warga Dinas Pertanian Lamban Bergerak■ ton. Namun karena diserang hama wereng, akhirnya lahan padi miliknya dibabat habis dan dibakar. Kasus serupa juga dialami Sutrisno (50), petani padi yang bertetangga dengan Slamet. Me- nurutnya, lahan padinya seluas 1 Ha kini gagal panen. Kasusnya sama yakni dihabiskan hama wereng. Kami minta pemerin- tah turut campur, membantu persoalan yang dialami para petani ini, pintanya. Budi Arifurrohman, Kades Si- raman, mengatakan, para petani kini tak punya cara lagi, kecuali membabat habis padinya. Kami melapor ke dinas per- tanian. Sayang, bantuan obat- obatan tak sepadan dengan luas lahan padi yang diserang wer- eng. Tindakan penyemprotan itu juga terlambat. Hama wer- eng sudah menghabiskan lahan padi, justru penyemprotan baru dimulai, sesalnya.(fiq) bakar padi - Seorang petani di Kabupaten Blitar terpaksa membakar tanaman padinya yang siap panen. Pasalnya tanaman padi mati diserang hama wereng. Celakanya Dinas Pertanian turun tangan setelah tanaman padi mengering dan mati. tulungagung, surya - Penarikan dana tabungan se- cara massal terjadi di Koperasi Simpan Pinjam Panca Hidayah, Jl Raya Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Selasa (3/9). Panca Hidayah yang berba- dan hukum sejak Desember 1994 itu kini memiliki 4 kantor di Tulungagung. Sebagian anggota mengaku khawatir uangnya macet, se- perti kasus di Koperasi Serba Usaha Tunas Mulya Mandiri, Desa Purworejo Kecamatan Ngunut. Koperasi itu tiba-tiba tutup sejak Lebaran, dan manajernya, Imam Saifudin, dilaporkan 3 anggotanya atas tuduhan peng- gelapan uang Rp 602 juta. Terus terang saya khawatir Panca Hidayah juga ada apa- apa seperti kasus koperasi lain, kata Umi S (29), anggota koperasi Panca Hidayah dari Desa Wates, Kecamatan Sum- bergempol. Umi berniat menarik uang Rp 5,5 juta tetapi tidak bisa ka- rena kas koperasi sedang tidak seimbang akibat sebelumnya anggota juga menarik dananya. Antrean puluhan anggota memang terlihat di Panca Hida- yah hingga Selasa sore. Namun, benarkah kebanyakan datang karena ingin menarik dananya? Manager Koperasi Panca Hi- dayah, Safiq, mengakui bahwa memang terjadi penarikan dana di luar kebiasaan. Ia memak- lumi ketidakpercayaan anggo- tanya jika memang akibat me- ngetahui informasi bahwa ada koperasi lain yang bermasalah. Menurut Safiq, penarikan dana secara massal di koperasinya terjadi sejak 2 pekan lalu. Kalau banyak yang meng- ambil tabungan secara bersa- maan, tentu tidak bisa, tetapi kami menjamin Panca Hidayah masih baik, dan jauh dari bang- krut, katanya.(yul) Nasabah Panca Hidayah Antre Tarik Dana surya/imam taufiq surya/didik mashudi join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. HALAMAN | | RABU, 4 SEPTEMBER 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com jaring wajah lama Satpol PP Ponorogo kembali merazia para gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berope- rasi di kota. Delapan gepeng yang terjaring kemudian didata di kantor Dinas Sosial Pemkab Ponorogo. Ternyata semuanya adalah wajah-wajah lama yang menjadi langganan razia. (wan) surya/sudarmawan bangkalan, surya - Menginjak musim kemarau, beberapa daerah di Kabupaten Bangkalan terancam kekering- an. Badan Penanggulangan Ben- cana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan memanggil 17 camat terkait status darurat kekeringan di 159 desa yang diberlakukan sejak 29 Agustus hingga 5 Okto- ber 2013, Selasa (3/9). Dari 18 kecamatan dan 281 desa yang ada, 159 desa di 17 kecamatan terdampak bencana kekeringan. Dalam rakor di- usulkan sebanyak 159 desa dari 17 kecamatan yang akan didro- ping air bersih, ungkap Kepala BPBD WH Hidayat. Ia menjelaskan, usulan ter- sebut nantinya akan dikoordi- nasikan dengan BPBD Propinsi Jatim agar beban masyarakat di 159 desa sedikit berkurang. Ta- hun lalu disetujui 32 tandon air dari propinsi. Mungkin tahun ini droping air bersih sementara yang akan dimulai pada 12 Sep- tember mendatang, tandasnya. Camat Socah Ismet Sofyan menerangkan, ada dua desa terdampak kekeringan; Desa Sanggragung dan Jaddih Barat. Antisipasi kekeringan panjang. Sebatas usulan agar dua desa itu diberikan bantuan, katanya. Sementara itu, 21 desa yang tersebar di sebelas kecamatan di Kabupaten Situbondo mu- lai krisis air bersih. Sumber air di desa-desa itu mulai banyak yang mengering. Bahkan, untuk mendapatkan air bersih, warga harus menempuh jarak 1,5 kilo- meter hingga 3 kilometer berja- lan kaki. Kepala BPBD Situbondo, Za- inul Arifin mengatakan, pihak- nya telah menyiapkan 28 tan- don yang akan dikirim ke titik pendistribusian air bersih di desa yang mulai krisis air bersih tersebut. Pengiriman air bersih akan melibatkan PDAM Situ- bondo. “Dua hari sekali, ada tiga unit kendaraan yang menyuplai air bersih. Pengiriman ini akan ber- henti saat memasuki musim hu- jan,” pungkasnya. (st32/izi) J aksa penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember mulai menyelidiki penggunaan anggaran BBJ tahun 2012 itu sejak seminggu lalu. Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember M Hambaliyanto, 10 orang sudah diperiksa untuk dimintai keterangan. Mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam kepanitiaan sejumlah kegiatan dalam BBJ tahun 2012. BBJ tahun 2012 kan ada 24 kegiatan, jadi penyelidikan masih panjang. Ini juga baru seminggu ini kami lakukan, sudah 10 orang dari kepanitiaan sejumlah kegiatan yang kami periksa, ujar Hambali. Tetapi Hambali tidak mau menyebut panitia kegiatan apa yang sudah dimintai keterang- annya. Ia juga tidak menyebut kegiatan apa yang sudah di- periksa. Pokoknya yang kami periksa penggunaan anggaran BBJ. Anggarannya berjumlah Rp 6,5 miliar, tetapi berdasarkan laporan penggunaan anggaran hanya Rp 4,2 miliar. Penggu- naan anggaran itu yang kami periksa, lanjutnya. Penyelidikan dilakukan untuk menemukan indikasi pe- nyelewengan atau kecurangan. Jika ada indikasi kecurangan, maka kasus itu bisa dinaikkan statusnya menjadi penyidikan. Berdasarkan catatan Surya, 24 kegiatan digelar dalam BBJ tahun 2012 mulai Juli - Septem- ber 2012. Kegiatan antara lain kompetisi panjat pinang, ngun- duh mantu Anang - Ashanty, perlombaan kasti, downhill, paralayang, panjat dinding, lomba burung berkicau, juga motorcross. Berdasarkan data yang dipu- nyai Surya, tahun 2012 ada dana Rp 10 miliar yang dititipkan ke tiga instansi di Jember, yakni KONI, Kantor Pariwisata, dan Kantor Bagian Humas. Dari ketiga lembaga itu, KONI-lah yang paling banyak mendapat titipan dana, yakni Rp 6,5 miliar. Dana itu digunakan untuk sejumlah kegiatan itu. Di APBD 2012 memang tidak ada pos untuk BBJ secara khu- sus. Dana untuk kegiatan BBJ menempel di tiga lembaga itu. KONI di tahun 2012 mendapat kucuran dana Rp 8,8 miliar. Dari dana itu, Rp 6,5 miliar merupakan dana 'titipan' yang digunakan untuk kegiatan BBJ. Persoalan penggunaan dana BBJ itu menuai kritik dari warga ketika acara ngunduh mantu Anang - Ashanty digelar. Acara itu digelar di pendapa dan dalam rangkaian BBJ. Penggunaan pendapa sebagai acara itulah yang memunculkan kritik di sejumlah kalangan. Event Organizer acara ngunduh mantu membantah kalau acara itu memakai dana APBD. Tahun 2013 BBJ kembali dige- lar meski dengan nama lain, 'Jem- ber Multi Event'. Ada 23 kegiatan dalam acaara yang digelar mulai pertengahan Agustus hingga awal Oktober itu. Sejumlah ke- giatan sudah digelar antara lain lomba koong perkutut, seminar nasional temu pakar teknologi pertanian, Jember airshow dan jambore RX-King. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini tidak ada perlombaan panjat pinang. Padahal lomba olahraga tradi- sional itu tidak pernah absen dalam ajang BBJ. Tahun lalu lomba ini berlangsung kisruh. Hadiah di puncak pohon habis diserbu pengunjung sebelum acara dibuka secara resmi oleh bupati. (sri wahyunik) Suasana Paseban Tegang jember, surya - Sehari sete- lah penutupan jalan oleh warga Desa Paseban, Kecamatan Ken- cong, Kabupaten Jember, suasa- na di sana mulai tegang. Warga mulai waspada terhadap warga asing dan aparat. Seperti yang terjadi Selasa (3/9) pagi, sejumlah personel kepolisian di luar anggota Polsek Gumukmas terlihat berada di polsek itu. Mereka tiba dengan diangkut empat truk dan dua mobil polisi. Dalam rombongan itu juga terlihat puluhan perso- nel Brimob Polda Jatim. Situasidiluarkewajaranitulang- sung memicu kegelisahan warga. Warga bertanya-tanya, juga resah karena keberadaan personel itu, ujar seorang warga Kencong, M Sholeh. Warga menduga kehadiran aparatituuntukmelakukantindak- an represif terhadap warga yang secara sepihak menutup jalan desa. Kami khawatir dan bertanya- tanya. Kami terus bersiaga, ujar Lasidi, salah satu warga Paseban. Sebab, sebelumnya tidak ada per- sonel sebanyak itu di Mapolsek Gumukmas. Namun Kapolres Jember AKBP Awang Joko Rumitro menepis pe- ngerahan personel itu untuk rinda- kan represif di Paseban. Itu hanya patroli biasa saja, cuma dalam skala besar. Kami memang rutin melaku- kan patroli, terutama di kawasan yang rawan, ujar Awang. Patroli itu untuk mengantisipasi teror han- dak (bahan peledak) dan terorisme. Sedangkan personel Brimob dalam rangka digeser ke Banyuwangi un- tuk pengamanan pilkades serentak. Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) tahun 2012 sudah selesai tahun lalu. Namun masih terasa gaungnya hingga sekarang. Sayangnya itu bukan gebyar dan meriahnya acara, melainkan pertang- gungjawaban penggunaan dana Rp 6,5 miliar. Gebyar BBJ Menyisakan Masalah Kejari Selidiki Penggunaan Dana Rp 6,5 Miliar surya/sri wahyunik blokir jalan - Warga Desa Paseban menutup jalan desa sebagai wujud kekecewaan mereka lantaran pemerintah memberikan izin penam- bangan pasir besi di wilayah mereka. Warga menolak penambangan itu, namun aspirasi mereka tidak didengar. Kekeringan Mulai Mengancam surya/sudarmawan tersangka - Rendy Anindita Putra yang disangka mencuri motor milik teman karibnya ditahan di Polsek Taman. Rencanakan Droping Air Bersih■ surya/sri wahyunik kegiatan BBJ - Jember City Carnival (JCC) tahun 2012, yang meru- pakan bagian rangkaian BBJ tahun itu.2012. Warga Sensitif pada Aparat ■ Warga Paseban menjadi sensitif terhadap aparat setelah mereka menentukan sikap tetap menolak penambangan pasir besi Pembahasan RTRW alot hanya karena muncul kata 'penambangan' RTRW akhirnya disepakati tanpa ada eksploitasi tambang kecuali untuk ilmu pengetahuan ■ ■ ■ storyhighlights Wajib Salat Berjamaah Menuai Kritik situbondo, surya - Sejak dua minggu lalu para kepala dinas (kadis) dan staf di ling- kungan Pemkab Situbondo yang muslim diwajibkan meng- ikuti salat duhur berjamaah di Masjid Al Abror. Kebijakan Bupati Dadang Wigiarto menuai kritik dari ber- bagai kalangan. Di antaranya, Ketua Komisi I DPRD Situbon- do dan aktivis LSM. Aktivis LSM Supriyono berpendapat, instruksi untuk meningkatkan ketakwaan bagi para PNS muslim itu sangat bagus, namun jangan menjadi doktrinasi. Terlebih para PNS sebenarnya berperan sebagai pelayan masyarakat. “Saya lihat sendiri, saat sa- lat duhur seluruh staf pergi meninggalkan ruangan untuk pergi salat berjamaah,” ujar Su- priyono kepada Surya, Selasa (3/9). Sebenarnya para PNS bisa melaksanakan salat duhur di masjid yang ada di kantor Pem- kab Situbondo, sehingga waktu mereka tidak terbuang untuk pergi ke Masjid Al Abror. Dia juga tidak sependapat jika para PNS harus diabsen ke- tika hadir di masjid untuk salat berjamaah. Ketua Komisi I DPRD Situ- bondo,SaifulBahrimengatakan salat berjamaah yang diformal- kan itu merupakan kebijakan yang salah kaprah. Pemerintah tidak perlu mengurusi hal-hal yang bersifat individu terkait dengan keyakinan. “Apalagi ini dimasukkan dalam kriteria pe- nilaian kepangkatan. Saya kira itu ditarik-tarik, dan itu tidak benar,” kata Syaiful Bahri. Menurut Syaiful, penilaian kepangkatan bukan dari keha- diran salat berjamaah, melain- kan berdasarkan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pegawai ma- sing masing. “Kinerja pegawai bukan dinilai dari salat. Nanti ada pegawai salat karena takut kepada bupati,” kritiknya. Terkait kebijakan tersebut, KomisiIDPRDSitubondoakan memanggil BKD (Badan Kepe- gawaian Daerah) untuk men- jelaskan kebijakan itu. “Dalam waktu dekat, semua yang ter- libat baik BKD dan intansi lain akan kami mintai keterangan,” tegas politisi FKB ini. (izi) Kawah Ijen Dibuka Terbatas jember - Pendakian ke kawah Gunung Ijen mulai dibuka per 1 September 2013. Meski dibuka, pengelola lokasi wisata alam itu, yakni Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 3 Jawa Timur masih memberlakukan pembatasan. Jadi dibuka secara terbatas. Pembukaan ini dilakukan setelah adanya penu- runan status Gunung Ijen dari siaga ke waspada, ujar Kepala BKSDA Wilayah 3 Jatim di Jember, Sunandar Trigunajasa, Selasa (3/9). Kegiatan pendakian dapat dilakukan hanya hingga radius 1 kilometer dari kawah aktif. “Maksimal sampai tanda-tanda larangan yang ada di lapangan,” jelasnya. Pendakian ke kawah Gunung IJen secara resmi ditutup sejak 15 Desember 2011, karena aktivitas vulkaniknya meningkat. (uni) Siswa Jadi Korban Sengketa Lahan sumenep - Sengketa lahan SDN Duko 3 Kecamatan Arjasa, Ke- pulauan Kangean, Sumenep, yang sudah berlangsung 10 tahun, hingga kini belum usai. Bahkan pihak ahli waris pemilik lahan kembali melakukan penyegelan. Hal itu menyebabkan para siswa tidak bisa belajar. Suwa (30) salah satu guru SDN Duko 3 mengata- kan, dirinya bersama para guru lainnya tidak bisa berbuat banyak ketika gedung sekolah tempatnya mengajar kembali disegel oleh ahli waris. Sengketa itu terjadi antara pemilik lahan dan Pemkab Sumenep mengenai ganti rugi lahan. Pemilik menuntut ganti rugi Rp. 400 juta atas lahan milik mereka yang ditempati sekolah.Agar para siswa tetap bisa belajar, mereka meminjam ruangan sekolah swasta yang kondisnya juga tidak layak. (riv) LINTAS JAWA TIMUR 'Pinjam' Motor Teman Masuk Sel madiun - pemuda pengangguran, Rendy Anindita Putra (21) Warga Dusun Glonggong, Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dijebloskan ke dalam tahanan Polsek Taman. DiadisangkamenggondolmotorSuzukiSatriaFUbernopolAE6602 BH milik teman dekatnya, Adzinta Winarwan Tito warga Perum Bumi Mas I, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Pencurian itu dipicu karena tersangka berkeinginan memiliki motor 150 CC itu. Dia mengambil motor itu dari rumah korban, kemudian dipakainya beberapa hari. Namun ketika motor itu dibawa kembali ke rumah korban, dia ditangkap warga dengan tuduhan mencuri motor dan diserahkan ke polisi. Kini tersangka beserta barang bukti motornya diamankan di Polsek Taman. (wan) Rekapitulasi Ditunda Hari Ini pamekasan - Rekapitulasi suara Pilgub Jatim, di KPUD Pa- mekasan, yang sedianya dilaksanakana, Selasa (3/9), terpaksa ditunda Rabu (4/9), dengan mengambil tempat di aula SMK 2, Jl Kabupaten, pukul 13.00. Penundaan itu lantaran tak seorang pun dari anggota KPUD Jatim yang bisa hadir ke Pamekasan. Menu- rut informasi, semua anggota KPUD Jatim pada waktu bersama- an menghadiri pleno di KPUD Lumajang. Divisi Sosialisasi Infor- masi dan Pendidikan Pemilih KPUD Pamekasa, Didin Sudarman mengatakan, KPUD Pamekasan anggotanya hanya tiga orang. Jika rapat pleno dikendalikan KPUD Jatim, maka ketika anggota KPUD Jatim tidak bisa hadir, rekapitulasi di KPUD Pamekasan tidak bisa dilaksanakan. (sin) RTRW tambang Warga Paseban menutup ja- lan desa lantaran kecewa, rapat dengar pendapat dengan DPRD dan eksekutif pada Senin (2/9) tidak membuahkan hasil. Warga menentang kehadiran perusa- haan penambang pasir besi di pantai Paseban. Kendati blokir jalan sudah dibuka, tetapi warga tetap waspada. Pertambangan kini benar-be- nar menjadi isu sensitif di Kabu- paten Jember. Bahkan gara-gara kata 'pertambangan' ini juga membuat pembahasan raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh panitia khusus di gedung DPRD Jember berjalan alot, Selasa (3/9). Dalam waktu sekitar lima jam, pansus hanya membahas satu pasal, yakni pasal 46 tentang ka- wasan peruntukan pertambang- an. Pembahasan tentang pasal itu bersamaan dengan muncul- nya kembali rencana penam- bangan pasir besi Paseban juga penolakan warga Desa Paseban terhadap penambangan itu. Setelah beradu argumentasi, akhirnya keluar keputusan yang dituangkan dalam salah satu ayat di pasal itu. Ayat itu berbu- nyi, potensi tambang mineral lo- gam di Kabupaten Jember tidak un- tuk dieksploitasi (produksi) tetapi digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan penelitian. Artinya tidak ada eksploi- tasi untuk tambang mineral logam seperti di Paseban itu. Itu kesepakatan di pansus dan menjadi arahan kami bagi pi- hak eksekutif, ujar Wakil Ke- tua DPRD Jember Miftahul Ulum yang memimpin rapat. Karena itu, rencana penam- bangan pasir besi di Paseban, menurut RTRW disepakati ti- dak ada. (uni) surya/izi hartono droping air - Tangki air milik BPBD Situbondo membawa air bersih untuk droping desa yang kekeringan. join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×