Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kb 2 phc

363 views

Published on

Kb 2 phc

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

Kb 2 phc

  1. 1. ii Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Jakarta 2015 Australia Indonesia Partnership for Health Systems Strengthening (AIPHSS) KEPERAWAATAN Nur Halimah KOMUNITAS I MODUL SEMESTER 6 Proses Keperawatan Komunitas KEGIATAN BELAJAR 2 PRIMARY HEALTH CARE
  2. 2. Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 2 Kegiatan Belajar 2 PRIMARY HEALTH CARE (PHC) Tujuan Pembelajaran Umum Setelah mempelajari isi modul ini, saudara diharapkan dapat memahami tentang konsep Primary Health Care (PHC) Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah mempelajari modul ini, merujuk pada tujuan umum saudara diharapkan mampu: 1. Menjelaskan perkembangan konsep PHC 2. Mendefinisikan PHC 3. Menjelaskan tujuan PHC 4. Menjelaskan fungsi PHC 5. Menjelaskan unsur PHC 6. Menjelaskan prinsip dasar PHC 7. Menjelaskan elemen PHC 8. Menjelaskan ciri-ciri PHC 9. Menjelaskan tanggung jawab perawat dalam PHC Pokok-Pokok Materi Berikut pokok-pokok materi yang dapat saudara pelajari didalam modul ini yang melipu- ti Perkembangan konsep PHC, definisi PHC, tujuan PHC, fungsi PHC, unsur PHC, prinsip dasar PHC, elemen PHC, ciri-ciri PHC, dan tanggung jawab perawat dalam PHC
  3. 3. 3 Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan Uraian Materi KemungkinanSaudara masihingatsebelumnya apa itu PHC ?, Bagaimana implementasinya di indonesia ?. baiklah coba pelajari materi dibawah ini. Dalam World Health Essembly tahun 1977 kesepakatan global telah menghasilkan untuk mencapai “Kesehatan Bagi Semua atau Health For All” Pada Tahun 2000 ( KBS 2000 / HFA by The Year 2000 ), yaitu Tercapainya suatu derajat kesehatan yang optimal yang memungkinkan setiap orang hidup produktif baik secara social maupun ekonomi. Selanjutnya pada tahun 1978, Konferensi di Alma Ata, menetapkan Primary Health Care (PHC) sebagai Pendekatan atau Strategi Global untuk mencapai Kesehatan Bagi Semua (KBS) atau Health For All by The Year 2000 (HFA 2000 ). Dalam konferensi tersebut Indonesia juga ikut menandatangani dan telah mengambil kesepakatan global pula dengan menyatakan bahwa untuk mencapai Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 ( HFA’200 ) kuncinya adalah PHC ( Primary Health Care ) dan Bentuk Opersional dari PHC tersebut di Indonesia adalah PKMD (Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa ). Gambar : kehilangan 1. PERKEMBANGAN KONSEP PHC Seperti saudara ketahui bahwa PHC merupakan hasil pengkajian, pemikiran, pengalaman dalam pembangunan kesehatan di banyak negara yang diawali dengan kampanye masal pada tahun 1950-an dalam pemberantasan penyakit menular, karena pada waktu itu banyak negara tidak mampu mengatasi dan menaggulangi wabah penyakit TBC, Campak, Diare dsb. Pada tahun 1960 teknologi Kuratif dan Preventif dalam struktur pelayanan kesehatan telah mengalami kemajuan. Sehingga timbulah pemikiran untuk mengembangkan konsep ”Upaya Dasar Kesehatan ”. Pada tahun 1972/1973, WHO mengadakan studi dan mengungkapkan bahwa banyak negara tidak puas atas sistem kesehatan yang dijalankan dan banyak issue tentang kurangnya pemerataan pelayanan kesehatan di daerah – daerah pedesaan. Akhirnya pada tahun 1977 dalam Sidang Kesehatan Sedunia ( World Health Essembly ) dihasilkan kesepakatan ”Health For All by The Year 2000 atau Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 dengan Sasaran Semesta Utamanya adalah : ”Tercapainya Derajat Kesehatan yang Memungkinkan Setiap Orang Hidup Produktif Baik Secara Soial Maupun Ekonomi”. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan perubahan orientasi dalam pembangunan kesehatan yang meliputi
  4. 4. Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 4 perubahan – perubahan dari : • Pelayanan Kuratif ke Promotif dan Preventif • Daerah Perkotaan ke Pedesaan • Golongan Mampu ke Golongan Masyarakat Berpenghasilan Rendah • Kampanya Massal ke Upaya Kesehatan terpadu. Sebagai tindak lanjut, pada Tahun 1978 Konferensi Alma Ata menetapkan ”Primary Health Care” ( PHC ) sebagai Strategi Global atau Pendekatan untuk mencapai ”Health For All by The Year 2000” ( HFA 2000 ) atau Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 ( KBS 2000 ). 2. DEFINISI PHC Sebelumnya tentu saudara pernah mendengar apa itu PHC ?, untuk coba saudara menuliskan apa yang saudara ketahui tentang PHC pada kolom dibawah ini. Baiklah saudara dapat mencocokan pendapat saudara tentang definisi PHC dengan sumber dibawah ini Primary Health Care ( PHC ) adalah : Pelayanan kesehatan pokok yang berdasarkan kepada metode dan teknologi praktis, ilmiah dan sosial yang dapat diterima secara umum baik oleh individu maupun keluarga dalam masyarakat melalui partisipasi mereka sepenuhnya, serta dengan biaya yang dapat terjangkau oleh masyarakat dan negara untuk memelihara setiap tingkat perkembangan mereka dalam semangat untuk hidup mandiri dan menentukan nasib sendiri. 3. TUJUAN PHC Tujuan Umum : Mencoba menemukan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang diselenggarakan, sehingga akan dicapai tingkat kepuasan pada masyarakat yang menerima pelayanan. Tujuan Khusus : 1. Pelayanan harus mencapai keseluruhan penduduk yang dilayani 2. Pelayanan harus dapat diterima oleh penduduk yang dilayani 3. Pelayanan harus berdasarkan kebutuhan medis dari populasi yang dilayani 4. Pelayanan harus secara maksimum menggunakan tenaga dan sumber-sumber daya lain dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. 4. FUNGSI PHC PHC hendaknya memenuhi fungsi-sungsi sebagai berikut : 1. Pemeliharaan kesehatan 2. Pencegahan penyakit
  5. 5. 5 Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan 3. Diagnosa dan pengobatan 4. Pelayanan tindak lanjut 5. Pemberian sertifikat . 5. UNSUR UTAMA PHC Tiga unsur utama yang terkandung dalam PHC adalah : 1. Mencakup upaya-upaya dasar kesehatan 2. Melibatkan peran serta masyarakat 3. Melibatkan kerjasama lintas sektoral. 6. PRINSIP DASAR PHC Lima prinsip dasar PHC adalah ” 1. Pemerataan upaya kesehatan 2. Penekanan pada upaya preventif 3. Menggunakan teknologi tepat guna 4. Melibatkan peran serta masyarakat 5. Melibatkan kerjasama lintas sektoral 7. ELEMEN - ELEMEN PHC Dalam pelaksanaan PHC harus memiliki 8 elemen essensial yaitu : 1. Pendidikan mengenai masalah kesehatan dan cara pencegahan penyakit serta pengendaliannya. 2. Peningkatan penyediaan makanan dan perbaikan gizi 3. Penyediaan air bersih dan sanitasi dasar 4. Kesehatan ibu dan anak termasuk KB 5. Imunisasi terhadap penyakit- penyakit infeksi utama 6. Pencegahan dan pengendalian penyakit endemik setempat 7. Pengobatan penyakit umum dan ruda paksa 8. Penyediaan obat-obat essential 8. CIRI – CIRI PHC Ciri- ciri dari pelaksanaan PHC adalah : 1. Pelayanan yang utama dan intim dengan masyarakat 2. Pelayanan yang menyeluruh 3. Pelayanan yang terorganisasi 4. Pelayanan yang mementingkan kesehatan individu maupun masyarakat 5. Pelayanan yang berkeseninambungan 6. Pelayanan yang progresif 7. Pelayanan yang berorentassi pada keluarga 8. Pelayanan yang tidak berpandangan kepada salah satu aspek saja 9. TANGGUNG JAWAB PERAWAT DALAM PHC Tanggung jawab perawat dalam PHC meliputi : 1. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan dan implementasi pelayanan kesehatan dan program pendidikan kesehatan. 2. Kerjasama dengan masyarakat, keluarga dan individu 3. Mengajarkan konsep kesehatan dasar dan teknik
  6. 6. Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 6 Rangkuman Berdasarkan uraian materi PHC tersebut diatas, maka dapat dirangkum sebagai berikut : 1. PHC ( Primary Health Care ) dan bentuk opersional dari PHC tersebut di Indonesia adalah PKMD (Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa ). 2. PHC adalah pelayanan kesehatan pokok yang berdasarkan kepada metode dan teknologi praktis, ilmiah dan sosial yang dapat diterima secara umum baik oleh individu maupun keluarga dalam masyarakat melalui partisipasi mereka sepenuhnya, serta dengan biaya yang dapat terjangkau oleh masyarakat dan negara untuk memelihara setiap tingkat perkembangan mereka dalam semangat untuk hidup mandiri dan menentukan nasib sendiri. 3. Tanggung jawab perawat dalam PHC adalah mendorong partisipasi masyarakat, kerjasama dengan masyarakat dan mengajarkan konsep kesehatan dasar Evaluasi Formatif 1. Konferensi di Alma Ata menetapkan Primary Health Care (PHC) sebagai pendekatan atau strategi global untuk mencapai kesehatan bagi semua. Bentuk operasional dari PHC di Indonesia adalah…….. A. Posyandu B. MMD C. PKMD D. Poskesdes E. Polindes 2. Prinsip dasar dalam pelaksanaan PHC adalah……….. A. Pemerataan tenaga kesehatan B. Penekanan pada upaya kuratif C. Menggunakan teknologi tepat guna D. Melibatkan peran serta pemerintah E. Melibatkan kerjasama dengan LSM 3. Tanggung jawab perawat dalam implementasi PHC adalah....... A. Mendorong partisipasi masyarakat B. Melibatkan pemerintah daerah dalam kegiatannya C. Mendorong keterlibatasn LSM D. Melibatkan investor asing dalam penanggulangan masah kesehatan E. Melibatkan investor swasta. 4. Dibawah ini yang tidak termasuk dalam fungsi PHC adalah…. A. Pemeliharaan kesehatan B. Pencegahan penyakit C. Pemulihan/rehabilitasi terhadap penyakit D. Pelayanan tindak lanjut E. Pemberian sertifikat
  7. 7. 7 Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan Kunci Jawaban 1. C 2. C 3. A 4. C
  8. 8. Modul Pendidikan Jarak Jauh, Pendidikan Tinggi Kesehatan 8 ACUAN PUSTAKA Allender, J.N., & Spredley, B.W. (2001). Community health nursing : concept and practice. Philadelphia : Lippincot. Anderson, E.T. & McFarlane, J. (2000). Community as partner: Theory and practice in nursing. Philadelphia : Lippincot. BadanPemberdayaanMasyarakatProvinsiDKIJakarta.(2004).Manajemenpemberdayaan masyarakat. Pemda Provinsi DKI Jakarta :Jakarta. Departemen Kesehatan RI .(2003). Kemitraan menuju Indonesia sehat 2010. Jakarta : Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI. Ervin, N.E. (2002). Advanced community health nursing practice : population focused care. New Jersey : Pearson Education,Inc. Green, L.W & Kreuteur, M.W. (1991). Health promotion planning : An educational and environmental approach. London : Mayfield Publishing Company. Helvie, C.O. (1998). Advanced practice nursing in the community. California: SAGE Publication Inc. Hitchcock, J.E., Scubert, P.E., & Thomas, S.A. (1999). Community health nursing: Caring in action. USA: Delmar Publishers. McMurray, A. (2003). Community health and wellness : a socioecological approach. Toronto: Mosby. Neuman, B. (1995). The Neuman systems model ( 3 ed.). Norwalk, CT: Appleton-Lange. O’Connor F.M.L; & Parker, E. (2001). Health promotion: Principles and practice in the Australian Context. Australia: Agency Limited (CAL) under the Act. Stanhope, M, & Lancaster,J. (2000). Community and public health nursing. The Mosby Tear Book: St.Louis.
  9. 9. 9 Modul Pendidikan Jarak Jauh, Jenjang Diploma 3 Program Studi Keperawatan Hak Cipta Kementrian Republik Indonesia Bekerjasama Dengan Australia Indonesia for Health Systems Strengthening (AIPHSS) 2015

×