Selamat siang :D
Kelompok
Mata Kuliah : IPS
Metode IPS
A. Pengertian Metode Mengajar
• Bahasa latin yaitu “methodo” yang berarti “jalan”

• Winarno Surachmad (1976:76), menyatak...
Menurut Ida Badariyah Almatsir ada beberapa
faktor penentu keefektifan suatu mengajar :

•Tujuan
•Alokasi waktu
pengajaran...
B. Pemilihan
Metode Mengajar
Faktor
yang
mempengaruhi penentuan
mengajar :

a.

 Anak Didik
 Tujuan
 Situasi

 Fasilit...
b. Kriteria Menentukan Metode Pembelajaran

3 kriteria menurut Cheppy HC :
 Tujuan
 Kebutuhan dan minat anak
 Cara Pena...
C. Macam-macam Metode Pembelajaran IPS
Kesan bahwa pengajaran IPS membosankan dikarenakan :
1. materinya terlalu luas dan ...
Anita Lie (2002:4-5), menyatakan bahwa guru harus
menyusun

dan

melaksanakan

kegiatan

pembelajaran

berdasarkan beberap...
Cooperative Learning
Serangkaian aktivitas yang diorganisasikan,
pembelajaran

tersebut

difokuskan

pada

pertukaran info...
5 prinsip untuk mencapai hasil maksimal
dari

pembelajaran

cooperative

dengan

model

yang

harus

learning

dikembangka...
Teknik-teknik dalam
Cooperative Learning :
Teknik Mencari
Pasangan
Bertukar Pasangan
Keliling Kelompok
Jigsaw
Metode Karyawisata
Menurut Nursid Sumaatmadja (1980:113),
menyatakan bahwa karyawisata adalah suatu
kunjungan ke obyek ter...
Hal-hal yang perlu diperhatikan
guru :
 Mengetahui hakikat metode karyawisata.

 Mengetahui

kelebihan

dan

kelemahan

...
•

Fungsi Metode Karyawisata
 Mendekatkan dunia sekolah dengan kenyataan.
 Mempelajari suatu konsep atau teori dengan ke...
Metode Role Playing
Suatu teknik atau cara agar para guru dan
siswa memperoleh penghayatan nilai-nilai dan
perasaan.

Seda...
Menurut Shaftel, tujuan dan manfaat role
playing adalah sebagai berikut :


Agar menghayati sesuatu kejadian atau hal yan...
Metode Simulasi
• Berasal dari kata simulate yang
berarti pura-pura, dan simulation
yang berarti tiruan atau perbuatan
yan...
Menurut Sunaryo (198 :113-114)
tujuan simulasi adalah:
 Untuk melatih keterampilan tertentu,

baik yang bersifat profesio...
• Keterampilan dan pengetahuan
siswa yang dapat dikembangkan
melalui simulasi antara lain:
 Belajar tentang persaingan
 ...
• Kelebihan Metode Simulasi:
 Aktivitas simulasi menyenangkan siswa
 Memungkinkan eksperimen berlangsung tanpa memerluka...
D. Penerapan Metode Dalam Pembelajaran
IPS
b. Cooperative Learning
Teknik-teknik yang dapat dilakukan dalam
penerapannya, yaitu :

 Teknik Mencari Pasangan
 Bertuk...
c. Metode Karyawisata
Tahap-tahap pelaksanaannya dapat dibagi menjadi
tiga, yaitu:
Tahap persiapan
Tahap pelaksanaan karya...
d. Metode Role Playing


Pemanasan (pengantar serta pembahasan ceritera dari guru).



Memilih siswa yang akan berperan....
e. Metode Simulasi
Menurut Ida Badariyah Almatsir, Mulyono Tjokrodikaryo (tt:2223), kegiatan simulasi dapat dilakukan dala...
•

Tahap III: Pelaksanaan simulasi

•

Kegiatan permainan dan pengaturannya.

•

Balikan dan penilaian ( dari penampilan d...
Sekian
&
Terima Kasih
• Heru : dari metode tsb manakah yg cocok untuk kelas
rendah ? Kriteria khusus tujuan karyawisata ?
• Okthina : beda fasil...
PPT BAB METODE IPS
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PPT BAB METODE IPS

980 views

Published on

Mata Kuliah Pembelajaran IPS Di SD PGSD FKIP UNS

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
980
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
24
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PPT BAB METODE IPS

  1. 1. Selamat siang :D
  2. 2. Kelompok Mata Kuliah : IPS
  3. 3. Metode IPS
  4. 4. A. Pengertian Metode Mengajar • Bahasa latin yaitu “methodo” yang berarti “jalan” • Winarno Surachmad (1976:76), menyatakan bahwa metode adalah cara yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan. • Mengajar diartikan sebagai penciptaan suatu sistem lingkungan yang memungkinkan terhjadinya proses belajar (T. Raka Joni.1980:1)
  5. 5. Menurut Ida Badariyah Almatsir ada beberapa faktor penentu keefektifan suatu mengajar : •Tujuan •Alokasi waktu pengajaran yang tersedia •Bahan •Fasilitas yang pengajaran tersedia •Siswa yang•Media dan belajar sumber •Kemampuan •Situasi pada guru suatu saat •Besarnya •Sistem
  6. 6. B. Pemilihan Metode Mengajar Faktor yang mempengaruhi penentuan mengajar : a.  Anak Didik  Tujuan  Situasi  Fasilitator  Guru
  7. 7. b. Kriteria Menentukan Metode Pembelajaran 3 kriteria menurut Cheppy HC :  Tujuan  Kebutuhan dan minat anak  Cara Penampilan Guru Menurut Husein Akhmad dkk (1981;58) :  b. Siswa  c. Tujuan yang akan dicapai  d. Materi /bahan  e. Waktu  Fasilitas yang tersedia
  8. 8. C. Macam-macam Metode Pembelajaran IPS Kesan bahwa pengajaran IPS membosankan dikarenakan : 1. materinya terlalu luas dan hanya menghafalkan fakta-fakta 2. metode pembelajaran yang pergunakan guru kurang menarik 3. guru seringkali tidak mempunyai acuan yang jelas 4. tidak menciptakan kondisi pembelajaran yang aktif dan kreatif. 5. materi pelajaran tidak sesuai dengan tingkat perkembangan dan konteks kehidupan anak.
  9. 9. Anita Lie (2002:4-5), menyatakan bahwa guru harus menyusun dan melaksanakan kegiatan pembelajaran berdasarkan beberapa pokok pemikiran anatara lain :  Pengetahuan ditemukan, dibentuk dan dikembangkan siswa  Siswa membangun pengetahuannya secara aktif  Mengembangkan kompetensi dan kemampuan siswa  Pendidikan adalah interaksi pribadi diantara para siswa dan antara guru dan siswa
  10. 10. Cooperative Learning Serangkaian aktivitas yang diorganisasikan, pembelajaran tersebut difokuskan pada pertukaran informasi terstruktur antar siswa dalam kelompok yang bersifat sosial dan pembelajar bertanggungjawab atas tugasnya masing-masing.
  11. 11. 5 prinsip untuk mencapai hasil maksimal dari pembelajaran cooperative dengan model yang harus learning dikembangkan :  Saling ketergantungan  Tanggungjawab perseorangan  Tatap muka  Komunikasi antar anggota  Evaluasi proses kelompok
  12. 12. Teknik-teknik dalam Cooperative Learning : Teknik Mencari Pasangan Bertukar Pasangan Keliling Kelompok Jigsaw
  13. 13. Metode Karyawisata Menurut Nursid Sumaatmadja (1980:113), menyatakan bahwa karyawisata adalah suatu kunjungan ke obyek tertentu di luar lingkungan sekolah, di bawah bimbingan guru IPS, yang bertujuan untuk mencapai tujuan instruksional tertentu.
  14. 14. Hal-hal yang perlu diperhatikan guru :  Mengetahui hakikat metode karyawisata.  Mengetahui kelebihan dan kelemahan metode karyawisata.  Mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum pelaksanaannya.  Mempunyai keterampilan memilih pokokpokok bahasan yang cocok dikembangkan dengan metode karyawisata.
  15. 15. • Fungsi Metode Karyawisata  Mendekatkan dunia sekolah dengan kenyataan.  Mempelajari suatu konsep atau teori dengan kenyataan dan sebaliknya.  Membekali pengalaman riil pada siswa. • Kelebihan Metode Karyawisata  Siswa dapat mengamati obyek secara nyata dan bervariasi  Siswa dapat menjawab dan memecahkan masalah-masalah  Siswa dapat pula mendapatkan informasi langsung dari nara sumber • Kelemahan Metode Karyawisata  Jika terlalu sering dilaksanakan akan mengganggu rencana pelajaran.  Perlu pengawasan dan bimbingan guru.  Jika obyek yang akan dikunjungi terlalu jauh letaknya, menyulitkan transportasi dan pembiayaan.  Jika pelaksanaan karyawisata terlalu kaku sifatnya, dapat menurunkan minat siswa terhadap karyawisata.
  16. 16. Metode Role Playing Suatu teknik atau cara agar para guru dan siswa memperoleh penghayatan nilai-nilai dan perasaan. Sedangkan sosiodrama berarti mandramatisasikan cara tingkah laku di dalam hubungan sosial (Winarno Surachmad. 1973:125).
  17. 17. Menurut Shaftel, tujuan dan manfaat role playing adalah sebagai berikut :  Agar menghayati sesuatu kejadian atau hal yang sebenarnya dalam realita hidup  Agar memahami apa yang menjadi sebab dan akibat  Untuk mempertajam indera dan rasa siswa  Sebagai penyaluran/pelepasan ketegangan dan perasaan  Sebagai alat mendiagnosa keadaan kemampuan siswa  Pembentukan konsep secara mandiri  Menggali peranan-peranan dari pada seseorang  Membina siswa dalam kemampuan memecahkan masalah  Melatih anak ke arah mengendalikan dan membaharui perasaannya, cara berfikirnya, dan perbuatannya
  18. 18. Metode Simulasi • Berasal dari kata simulate yang berarti pura-pura, dan simulation yang berarti tiruan atau perbuatan yang hanya pura-pura. • Menurut Soli Abimanyu (1980), simulasi adalah tiruan atau perbuatan yang hanya pura-pura saja.
  19. 19. Menurut Sunaryo (198 :113-114) tujuan simulasi adalah:  Untuk melatih keterampilan tertentu, baik yang bersifat profesional maupun bagi kehidupan sehari-hari.  Untuk memperoleh pemahaman tentang suatu konsep atau prinsip.  Untuk latihan memecahkan masalah.
  20. 20. • Keterampilan dan pengetahuan siswa yang dapat dikembangkan melalui simulasi antara lain:  Belajar tentang persaingan  Belajar kerjasama  Belajar empati  Belajar tentang sistem sosial  Belajar konsep  Belajar menerima hukuman  Belajar berpikir kritis • Guru berperan sebagai:  Informan  Mengawasi simulasi  Melatih siswa
  21. 21. • Kelebihan Metode Simulasi:  Aktivitas simulasi menyenangkan siswa  Memungkinkan eksperimen berlangsung tanpa memerlukan lingkungan yang sebenarnya  Mengurangi hal-hal yang terlalu abstrak  Strategi ini menimbulkan respon yang positip dari siswa yang lamban  Simulasi menimbulkan berpikir kritis siswa • Kelemahan Metode Simulasi:  Simulasi menghendaki banyak imaginasi dari guru dan siswa.  Menghendaki pengelompokkan siswa yang fleksibel  Sering mendapatkan kritikan dari orang tua siswa
  22. 22. D. Penerapan Metode Dalam Pembelajaran IPS
  23. 23. b. Cooperative Learning Teknik-teknik yang dapat dilakukan dalam penerapannya, yaitu :  Teknik Mencari Pasangan  Bertukar Pasangan  Berpikir Berpasangan Berempat  Keliling Kelompok  Jigsaw
  24. 24. c. Metode Karyawisata Tahap-tahap pelaksanaannya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: Tahap persiapan Tahap pelaksanaan karyawisata di lapangan Tindak lanjutnya pelaksanaan karyawisata (setelah kembali ke tempat)
  25. 25. d. Metode Role Playing  Pemanasan (pengantar serta pembahasan ceritera dari guru).  Memilih siswa yang akan berperan.  Menyiapkan penonton yang akan mengobservasi.  Permainan. Mengatur panggung/ruang.  Diskusi dan evaluasi.   Permainan berikutnya.  Diskusi lebih lanjut.  Generalisasi.
  26. 26. e. Metode Simulasi Menurut Ida Badariyah Almatsir, Mulyono Tjokrodikaryo (tt:2223), kegiatan simulasi dapat dilakukan dalam empat tahap yaitu: • Tahap I: orientasi • Mengemukakan pokok bahasan dan konsep yang akan disimulasikan. • Menjelaskan model dan permainannya. • Tahap II: latihan peserta • Menetapkan skenario • Tugas-tugas peran. • Latihan singkat.
  27. 27. • Tahap III: Pelaksanaan simulasi • Kegiatan permainan dan pengaturannya. • Balikan dan penilaian ( dari penampilan dan pengaruh keputusan ) • Penjernihan (klarifikasi) kesalahan konsep • Kelanjutan simulasi • Tahap IV: Debriefing dengan peserta: • Ringkasan peristiwa dan persepsi • Kesulitan dan pemahaman • Analisis proses • Perbandingan antara kegiatan simulasi dan dunia nyata • Kaitan kegiatan simulasi dan materi pelajaran • Rancangan ulang simulasi
  28. 28. Sekian & Terima Kasih
  29. 29. • Heru : dari metode tsb manakah yg cocok untuk kelas rendah ? Kriteria khusus tujuan karyawisata ? • Okthina : beda fasilitator dan guru dalam pemilihan metode ?? • Mita : maksud dari situasi dalam faktor pemilihan metode ? • Nanti:contoh pelaksanaan bertukar pasangan dan keliling kelompok ? • Layla : perbedaan utama dari simulasi dan role playing ? • Rika : role playing dan sosiodrama berbeda atau tidak ?

×