Hoshin Kanri

8,825 views

Published on

penjelasan tentang hoshin kanri. kunjungi www.umam.web.id

Published in: Business, Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,825
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,899
Actions
Shares
0
Downloads
394
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hoshin Kanri

  1. 1. Hoshin Kanri Khairul Umam,ST. www.umam.web.id Definisi konsep Fokus kelebihan Prinsip overview Metode Proses
  2. 2. Apa itu Hoshin Kanri? <ul><li>Etimologis (jepang) </li></ul><ul><li>Ho = metode, shin = jarum kompas, kan = kontrol, dan ri = logika </li></ul><ul><li>Istilah </li></ul><ul><li>metodologi untuk pengarahan dan penyelarasan dengan pendekatan manajemen strategis yang memungkinkan perusahaan mengelola tujuan strategis lintas fungsi hierarki perusahaan </li></ul>
  3. 3. Konsep Hoshin Kanri <ul><li>Hoshin Kanri merupakan sistem manajemen untuk deployment dan eksekusi tujuan strategis yang akan dilaksanakan dalam jangka pendek dan jangka menengah. </li></ul><ul><li>Rencana jangka panjang yang telah dicanangkan dalam sistem bisnis, dimonitor dengan proses perencanaan adaptif dan mampu menyesuaikan dengan perubahan. </li></ul><ul><li>Rutinitas setiap karyawan harus memberikan kontribusi pada perusahaan sehingga secara signifikan tujuan jangka pendek perusahaan tercapai lebih maju dari kerja normal </li></ul>
  4. 4. Fokus Hoshin Kanri <ul><li>Hoshin kanri berfokus pada perbaikan komunikasi pada: </li></ul><ul><li>sistem dokumentasi </li></ul><ul><li>sistem perencanaan </li></ul><ul><li>sistem implementasi </li></ul><ul><li>sistem review </li></ul>
  5. 5. Kelebihan Hoshin Kanri <ul><li>Setiap orang mengetahui hubungan pekerjaan dengan tujuan taktis dan strategi bisnis </li></ul><ul><li>Mengaitkan core objective dan implementasi dengan memperjelas komunikasi secara cross functional dan aktivitas berbeda dalam bisnis </li></ul><ul><li>Review terstruktur dari kemajuan yang dicapai dan pemaparan core objective untuk perbaikan sistem bisnis </li></ul><ul><li>Metodologi hoshin kanri adalah review berkelanjutan untuk memperbaiki sistem perencanaan operasi </li></ul>
  6. 6. Prinsip-prinsip Hoshin Kanri <ul><li>Ada 7 prinsip Hoshin Kanri: </li></ul><ul><li>Prinsip 1: Partisipasi semua manager </li></ul><ul><li>Manager bertanggung jawab menjabarkan visi ke departemen masing-masing secara top-down dalam organisasi </li></ul><ul><li>Prinsip 2: Inisiatif Individu dan tanggung jawab </li></ul><ul><li>Setiap karyawan harus memikirkan target pencapaian yang realistis dan diukur dengan pengukuran yang disepakati dengan superior masing-masing. </li></ul><ul><li>Prinsip 3 : Fokus pada Root Causes </li></ul><ul><li>Menganalisis root cause yang paling memungkinkan dari gap antara rencana dan kondisi aktual </li></ul><ul><li>Prinsip 4 : Performance Appraisal yang tidak mengikat </li></ul><ul><li>Penilaian kerja seseorang tidak semata-mata dilihat dari perolehan individu tapai juga tim. </li></ul><ul><li>Prinsip 5 : Quality First </li></ul><ul><li>Fokus pada kualitas daripada profit dan mengutamakan planning process system daripada target. </li></ul><ul><li>Prinsip 6 : Catchball </li></ul><ul><li>Konsep komunikasi intensif secara vertikal dan horizontal </li></ul><ul><li>Prinsip 7 : Fokus pada proses </li></ul><ul><li>Setiap manajer menentukan tujuan kualitatif yang harus dicapai dalam satu tahun serta mengevaluasi kemajuan secara berkala. </li></ul>
  7. 7. Model Hoshin Kanri <ul><li>Sumber gambar: Akao Y., (1991) Hoshin Kanri, Policy Deployment for Succesfull TQM, Productivity Press, Cambridge MA, USA, p.xxv. </li></ul><ul><li>Keterangan: </li></ul><ul><li>Manajemen melakukan dialog dan </li></ul><ul><li>konsensus untuk sebuah perubahan. </li></ul><ul><li>Proses dimulai dari manajemen </li></ul><ul><li>senior kepada manajemen </li></ul><ul><li>menengah dan selanjutnya kepada </li></ul><ul><li>tim implementasi </li></ul><ul><li>Anak panah dua arah menunjukkan </li></ul><ul><li>dialog dua arah atau Catchball </li></ul><ul><li>diantara ketiga grup untuk </li></ul><ul><li>menentukan tujuan dan ukuran </li></ul>
  8. 8. Metode Pelaksanaan Hoshin Kanri <ul><li>Bentuk umum penerapan hoshin kanri: </li></ul><ul><li>1. Hoshin Plan Summary </li></ul><ul><li>Menunjukkan gambaran besar hoshin plan </li></ul><ul><li>2. Hoshin Action Plan </li></ul><ul><li>Penyebarluasan hoshin plan </li></ul><ul><li>3. Hoshin Implementation Plan </li></ul><ul><li>Dokumentasi eksekusi strategis untuk pencapaian tahapan tujuan serta hasil dibandingkan dengan proyeksi awal </li></ul><ul><li>4. Hoshin Implementation Review </li></ul><ul><li>Mencatat kemajuan dari target pencapaian utama dan mencari solusi masalah dengan target waktu yang ditentukan </li></ul>
  9. 9. Konsep Kunci Implementasi Metode Hoshin Kanri <ul><li>Sumber: Akao Y., (1991) Hoshin Kanri, Policy Deployment for Succesfull TQM, Productivity Press, Cambridge MA, USA, p.xxvi. </li></ul>
  10. 10. Proses Hoshin Kanri <ul><li>Proses hoshin kanri: </li></ul><ul><li>Proses jangka pendek </li></ul><ul><li>mengikuti siklus PDCA (Plan – Do – Check – Avtion) didahului dengan Action . </li></ul><ul><li>Proses jangka menengah </li></ul><ul><li>mengikuti kerangka FAIR (fokus, alignment, integration, review) </li></ul>
  11. 11. Proses Jangka Pendek Hoshin Kanri <ul><li>1. Action </li></ul><ul><li>Manajemen level atas mendeterminasikan kebijakan penting tahunan meliputi QCDE (quality, cost, delicery, education) </li></ul><ul><li>2. Plan </li></ul><ul><li>Manajer merencanakan target dan tujuan berdasarkan kebijakan tahunan yang ditetapkan. </li></ul><ul><li>3. Do </li></ul><ul><li>Target dan tujuan yang disepakati akan dilaksanakan dalam aktivitas rutin harian </li></ul><ul><li>4. Check </li></ul><ul><li>Manajemen level atas perlu memeriksa efektifitas dari proses dan kebijakan yang diambil </li></ul>
  12. 12. Proses Jangka Menengah Hoshin Kanri <ul><li>Focus </li></ul><ul><li>Menitikberatkan pada memperbaiki kelemahan yang signifikan yang mempengaruhi daya saing perusahaan. </li></ul><ul><li>2. Align </li></ul><ul><li>Tujuan dan kebijakan pada QCDE perusahaan diteruskan kepada level bawah untuk digunakan sebagai prioritas level tersebut sebagai bentuk partisipasi dalam bisnis. </li></ul><ul><li>3. Integration </li></ul><ul><li>Target dan tujuan harus terintegrasi kepada semua karyawan dengan mengadakan pertemuan rutin. Siklus PDCA digunakan untuk menjaga dan meperbaiki proses operasional tahunan. </li></ul><ul><li>4. Review </li></ul><ul><li>Review tahunan dilakukan untuk mengaudit kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan. </li></ul>
  13. 13. FAIR - PDCA Hoshin Kanri <ul><li>Sumber gambar: http://www.emeraldinsight.com/fig/0510220106001.png </li></ul>
  14. 14. Perumusan Tujuan Tahunan <ul><li>Sumber: Witcher, B.J & Chau, VS. (2007). Balanced Score Card and Hoshin Kanri: dynamic capabilities for managing strategic fit. Management Decision , Vol. 45 No.3, p.525. </li></ul>
  15. 15. Overview Proses Hoshin Kanri <ul><li>Sumber gambar: www.emeraldinsight.com/fig/0510220106002.png </li></ul>
  16. 16. Daftar Referensi <ul><li>Referensi Utama </li></ul><ul><li>Wahyu Eko P.U., (2009) Balance Score Card dan Hoshin Kanri Mampu Menyelaraskan Dinamika Manajemen Strategi (tesis), Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia, Indonesia. </li></ul><ul><li>Referensi Sekunder </li></ul><ul><li>Akao Y., (1991) Hoshin Kanri, Policy Deployment for Succesfull TQM, Productivity Press, Cambridge MA, USA. </li></ul>
  17. 17. Selesai.. Alhamdulillah.. “ Sebaik-baik manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.” (HR. Bukhari dan Muslim) Khairul Umam, ST. www.umam.web.id

×