VasektomiVasektomi
Ricky Adriansjah, dr., SpURicky Adriansjah, dr., SpU
Asepsis AntisepsisAsepsis Antisepsis
 Asepsis: tindakan kita dalam mencegahAsepsis: tindakan kita dalam mencegah
terjadin...
 Dekontaminasi: membuat peralatan amanDekontaminasi: membuat peralatan aman
untuk ditangani oleh petugas sebelumuntuk dit...
 Yang harus diperhatikan dalamYang harus diperhatikan dalam
pencucian:pencucian:
 Petugas harus menggunakan sarung tanga...
 Bakteri endospora dalah bakteri yangBakteri endospora dalah bakteri yang
paling sulit dimusnahkan, karenapaling sulit di...
 Sterilisasi dengan pemanasan kering, baikSterilisasi dengan pemanasan kering, baik
untuk daerah lembab, tetapiuntuk daer...
 Yang harus diperhatikan dalam sterilisasi:Yang harus diperhatikan dalam sterilisasi:
 Sterilisasi uap dengan 121Sterili...
 Bila alat sterilisasi tidak ada, makaBila alat sterilisasi tidak ada, maka
desinfeksi tingkat tinggi dapat digunakandesi...
 Antipseptik yang tidak bisa dipakaiAntipseptik yang tidak bisa dipakai
sebagai desinfektan (untuk alat):sebagai desinfek...
 Antiseptik yang aman dan dapatAntiseptik yang aman dan dapat
digunakan untuk antisepsis (manusia):digunakan untuk antise...
TERIMA KASIHTERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

4. asepsis antisepsis vasektomi

1,687 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,687
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
393
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

4. asepsis antisepsis vasektomi

  1. 1. VasektomiVasektomi Ricky Adriansjah, dr., SpURicky Adriansjah, dr., SpU
  2. 2. Asepsis AntisepsisAsepsis Antisepsis  Asepsis: tindakan kita dalam mencegahAsepsis: tindakan kita dalam mencegah terjadinya infeksi, dibagi dalam :terjadinya infeksi, dibagi dalam :  Desinfeksi u/ alatDesinfeksi u/ alat  Antisepsis u/ makhluk hidupAntisepsis u/ makhluk hidup  3 langkah dasar pemerosesan alat-alat:3 langkah dasar pemerosesan alat-alat:  DekontaminasiDekontaminasi  PencucianPencucian  StrelisasiStrelisasi
  3. 3.  Dekontaminasi: membuat peralatan amanDekontaminasi: membuat peralatan aman untuk ditangani oleh petugas sebelumuntuk ditangani oleh petugas sebelum dilakukan pencucian.dilakukan pencucian.  Peralatan yang telah digunakan harusPeralatan yang telah digunakan harus segera didekontaminasi dengansegera didekontaminasi dengan merendam dalam larutan klorin 0.5%merendam dalam larutan klorin 0.5% selama 10 menit, dapat membunuh virusselama 10 menit, dapat membunuh virus HBv dan HIV.HBv dan HIV.  Pencucian: langkah penting utk memberiPencucian: langkah penting utk memberi keamanan dan membebaskan peralatankeamanan dan membebaskan peralatan dari infeksi.dari infeksi.
  4. 4.  Yang harus diperhatikan dalamYang harus diperhatikan dalam pencucian:pencucian:  Petugas harus menggunakan sarung tangan.Petugas harus menggunakan sarung tangan.  Bila tersedia gunakan kaca mata plastik.Bila tersedia gunakan kaca mata plastik.  Peralatan harus dibersihkan dengan sikat.Peralatan harus dibersihkan dengan sikat.  Selama pencucian berhati-hatilah terhadapSelama pencucian berhati-hatilah terhadap jarum suntik, benda tajam.jarum suntik, benda tajam.  Alat-alat yang sudah dicuci harus dibilasAlat-alat yang sudah dicuci harus dibilas dengan air mengalir.dengan air mengalir.  Sterilisasi: dilakukan dengan tujuanSterilisasi: dilakukan dengan tujuan mematikan semua mikroorganisme,mematikan semua mikroorganisme, termasuk bakteri endospora.termasuk bakteri endospora.
  5. 5.  Bakteri endospora dalah bakteri yangBakteri endospora dalah bakteri yang paling sulit dimusnahkan, karenapaling sulit dimusnahkan, karena berselaput tebal.berselaput tebal.  Macam-macam sterilisasi:Macam-macam sterilisasi:  Otoklaf (penguapan tekanan tinggi)Otoklaf (penguapan tekanan tinggi)  Pemanasan keringPemanasan kering  Larutan kimia (sterilisasi dingin)Larutan kimia (sterilisasi dingin)  Yang harus diperhatikan dalam sterilisasiYang harus diperhatikan dalam sterilisasi otoklaf: uap dapat mencapai seluruhotoklaf: uap dapat mencapai seluruh permukaan alat. Menyimpan alat dalampermukaan alat. Menyimpan alat dalam kontainer tertutup dan mensterilisasikontainer tertutup dan mensterilisasi dengan otoklaf,dengan otoklaf, hanya akanhanya akan mensterilkanmensterilkan bagian luar dari kontainer saja.bagian luar dari kontainer saja.
  6. 6.  Sterilisasi dengan pemanasan kering, baikSterilisasi dengan pemanasan kering, baik untuk daerah lembab, tetapiuntuk daerah lembab, tetapi membutuhkan listrik yang stabil, sehinggamembutuhkan listrik yang stabil, sehingga tidak baik untuk daerah pedesaan.tidak baik untuk daerah pedesaan.  Sterilisasi metoda ini hanya dapatSterilisasi metoda ini hanya dapat digunakan untuk alat yang terbuat daridigunakan untuk alat yang terbuat dari kaca dan logam. Jarum dan alat tajamkaca dan logam. Jarum dan alat tajam lainnya hanya dapat disterilkan denganlainnya hanya dapat disterilkan dengan suhu tidak lebih dari 160suhu tidak lebih dari 160ºC.ºC.  Sterilisasi kimiawi: merendam alat selamaSterilisasi kimiawi: merendam alat selama 8 sampai 10 jam dalam8 sampai 10 jam dalam glutaraldehidglutaraldehid (Cydex®) atau 24 jam dalam(Cydex®) atau 24 jam dalam formaldehidformaldehid 8%.8%.
  7. 7.  Yang harus diperhatikan dalam sterilisasi:Yang harus diperhatikan dalam sterilisasi:  Sterilisasi uap dengan 121Sterilisasi uap dengan 121ºC pada 106 KPaºC pada 106 KPa selama 20 menit untuk alat-alat yang tidakselama 20 menit untuk alat-alat yang tidak dibungkus, dan 30 menit untuk alat yangdibungkus, dan 30 menit untuk alat yang dibungkus.dibungkus.  Pemanasan kering dengan 170ºC selama 1Pemanasan kering dengan 170ºC selama 1 jam atau 160ºC dalam 2 jamdenganjam atau 160ºC dalam 2 jamdengan pendinginan 2 – 2.5 jam kemudian.pendinginan 2 – 2.5 jam kemudian.  Sterilisasi kimiawi tidak baik untuk alat jarumSterilisasi kimiawi tidak baik untuk alat jarum suntik atau tabung suntik, karena dapatsuntik atau tabung suntik, karena dapat menimbulkan residu.menimbulkan residu.
  8. 8.  Bila alat sterilisasi tidak ada, makaBila alat sterilisasi tidak ada, maka desinfeksi tingkat tinggi dapat digunakandesinfeksi tingkat tinggi dapat digunakan (DTT), yaitu: merebus, menguapkan, dan(DTT), yaitu: merebus, menguapkan, dan kimiawi.kimiawi.  Petunjuk merebus:Petunjuk merebus:  Merebus selama 20 menit pada panci yangMerebus selama 20 menit pada panci yang mempunyai tutup.mempunyai tutup.  Waktu merebus dihitung sejak air mulaiWaktu merebus dihitung sejak air mulai mendidih.mendidih.  Alat-alat harus terbenam seluruhnya.Alat-alat harus terbenam seluruhnya.
  9. 9.  Antipseptik yang tidak bisa dipakaiAntipseptik yang tidak bisa dipakai sebagai desinfektan (untuk alat):sebagai desinfektan (untuk alat):  TurunanTurunan acridineacridine (gentian violet)(gentian violet)  CetrimideCetrimide (Cetavlon(Cetavlon®)®)  Chlorhexidine gluconateChlorhexidine gluconate (Hibiscrub®)(Hibiscrub®)  CetrimideCetrimide dengandengan chlorhexidine gluconatechlorhexidine gluconate (Savlon®)(Savlon®)  Boric Acid (Eusol®)Boric Acid (Eusol®)  ChloroxylenolChloroxylenol (Dettol®)(Dettol®)  HexachloropheneHexachlorophene (Phisohex®)(Phisohex®)
  10. 10.  Antiseptik yang aman dan dapatAntiseptik yang aman dan dapat digunakan untuk antisepsis (manusia):digunakan untuk antisepsis (manusia):  Alkohol 60-90%Alkohol 60-90%  CetrimideCetrimide dengandengan chlorhexidine gluconatechlorhexidine gluconate (Savlon®)(Savlon®)  Chlorhexidine gluconateChlorhexidine gluconate (Hibiscrub®)(Hibiscrub®)  HexachloropheneHexachlorophene 3%3% (Phisohex®)(Phisohex®)  ChloroxylenolChloroxylenol (Dettol®)(Dettol®)  Iodine 1-3%Iodine 1-3%  Iopdphor (Betadine®)Iopdphor (Betadine®)
  11. 11. TERIMA KASIHTERIMA KASIH

×