Successfully reported this slideshow.
Aglomerasi dan Deglomerasi dalam        Lokasi Industri DanWilayah Pusat Pertumbuhan Industri              ( WPPI )- PANGE...
Aglomerasi danDeglomerasi dalam Lokasi        Industri
A G L O M E R A S II            AGLOMERASAglomerasi adalah pengelompokkan beberapaAglomerasi adalah pengelompokkan beberap...
PENYEBAB                    TERJADINYA                   AGLLOMERASI-Tenaga kerja tersedia banyak dan banyak yang memiliki...
AGLOMERASI      INDUSTRI pemusatan industri di suatu pemusatan industri di suatu   kawasan tertentu dengan   kawasan terte...
Gejala                     aglomerasi                      industriA. Adanya persaingan industri yang semakin hebat dan se...
PENYEBAB                 TERJADINYA                DEGLOMERASIA. Harga buruh yang semakin meningkat di daerahpadat industr...
WILAYAH PUSATPERTUMBUHAN INDUSTRI       ( WPPI )
WILAYAH PUSAT PERTUMBUHAN         INDUSTRI          ( WPPI )   lokasi pusat aktivitasmanusia di berbagai bidangyang berpen...
Faktor –faktor                suatu wilayah                    dapat                 berkembang                           ...
Teori Tempat sentral          (Walter Christaller, 1933)suatu pusat aktivitas yang senantiasa melayani berbagai kebutuhanp...
Teori Kutub                       Pertumbuhan                         (Perroux                           1955)pembangunan ...
KOTA – KOTA UTAMA SEBAGAI WILAYAH    PUSAT PERTUMBUHAN INDUSTRI                       KOTA MEDANKOTA DENPASAR             ...
KOTA DENPASAR                  ( PROVINSI BALI )      Pertumbuhan industri pariwisata di Pulau Bali   mendorong Kota Denpa...
KOTA PALUR,                      SURAKARTA                       ( PROVINSI                          JAWA                 ...
KOTA MEDAN                (PROV.               SUMATRA                UTARA)ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia.  ...
KOTA BATAM                       (PROV.                     KEPULAUAN                        RIAU)Batam merupakan sebuah k...
SEKIAN DANTERIMA KASIH               XII IPS 3
XII IPS 3
Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar
Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar
Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar
Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar

6,094 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Aglomerasi dan Deglomerasi dalam lokasi industri by Pangestu chaesar

  1. 1. Aglomerasi dan Deglomerasi dalam Lokasi Industri DanWilayah Pusat Pertumbuhan Industri ( WPPI )- PANGESTU CHAESAR S.
  2. 2. Aglomerasi danDeglomerasi dalam Lokasi Industri
  3. 3. A G L O M E R A S II AGLOMERASAglomerasi adalah pengelompokkan beberapaAglomerasi adalah pengelompokkan beberapaperusahaan dalam suatu daerah atau wilayah perusahaan dalam suatu daerah atau wilayah sehingga membentuk daerah khusus industri sehingga membentuk daerah khusus industriAglomerasi primerAglomerasi primer Aglomerasi Sekunder Aglomerasi Sekunder
  4. 4. PENYEBAB TERJADINYA AGLLOMERASI-Tenaga kerja tersedia banyak dan banyak yang memiliki kemampuandan keahlian yang lebih baik dibanding di luar daerah tersebut.- Suatu perusahaan menjadi daya tarik bagi perusahaan lain.- Berkembangnya suatu perusahaan dari kecil menjadi besar,sehingga menimbulkan perusahaan lain untuk menunjangperusahaan yang membesar tersebut.- Perpindahan suatu kegiatan produksi dari satu tempat ke beberapatempat lain.- Perusahaan lain mendekati sumber bahan untuk aktifitas produksiyang dihasilkan oleh perusahaan yang sudah ada untuk salingmenunjang satu sama lain.
  5. 5. AGLOMERASI INDUSTRI pemusatan industri di suatu pemusatan industri di suatu kawasan tertentu dengan kawasan tertentu dengantujuan agar pengelolanya dapattujuan agar pengelolanya dapat optimal optimal
  6. 6. Gejala aglomerasi industriA. Adanya persaingan industri yang semakin hebat dan semakinbanyak.B.Melaksanakan segala bentuk efisiensi di dalam penyelenggaraanindustri.C.Untuk meningkatkan produktivitas hasil industri dan mutuproduksi.D. Untuk memberikan kemudahan bagi kegiatan industri.E. Untuk mempermudah kontrol dalam hubungan tenaga kerja,bahan baku, dan pemasaran.F. Untuk menyongsong dan mempersiapkan perdagangan bebas dikawasan Asia Pasifik yang dimulai tahun 2020.Melakukan pemerataan lokasi industri sesuai dengan jumlah secaratepat dan berdaya guna G. serta menyediakan fasilitas kegiatanindustri yang berwawasan lingkungan.
  7. 7. PENYEBAB TERJADINYA DEGLOMERASIA. Harga buruh yang semakin meningkat di daerahpadat industriB. Penyempitan luas tanah yang dapat digunakankarena sudah banyak dipakai untuk perumahan dankantor pemerintah.C. Harga tanah yang semakin tinggi di daerah yangtelah padat.D. Sarana dan Prasarana di daerah lain semakin baiknamun harga tanah dan upah buruh masih rendah.
  8. 8. WILAYAH PUSATPERTUMBUHAN INDUSTRI ( WPPI )
  9. 9. WILAYAH PUSAT PERTUMBUHAN INDUSTRI ( WPPI ) lokasi pusat aktivitasmanusia di berbagai bidangyang berpengaruh terhadap wilayah sekitarnya 
  10. 10. Faktor –faktor suatu wilayah dapat berkembang 2. Kedekatan wilayah dari1. Aktivitas pusat manusia: pertumbuhan: potensi wilayah,perdaganga sumber daya n, industri, alam, sumberpendidikan, daya manusia,budaya dan serta sarana bangunan  jalan dan transportasi
  11. 11. Teori Tempat sentral (Walter Christaller, 1933)suatu pusat aktivitas yang senantiasa melayani berbagai kebutuhanpenduduk harus terletak pada suatu tempat yang sentral.Tempat yang sentral merupakan suatu titik simpul dari suatu bentukyang heksagonal (segi enam). Wilayah segi enam merupakan suatuwilayah yang secara efektif penduduknya mampu terlayani olehtempat sentral.Tempat sentral berupa kota-kota besar , pusat perbelanjaan, pasar,pusat pendidikan, pusat industri, kota propinsi, kota kabupaten,kota kecamatan dsb. Yang saling mempengaruhi penduduk denganjangkauan yang berbeda, kondisi ini menyebabkan adanya hierarkitempat-tempat sentral mulai dari yang besar, sedang sampai kecil
  12. 12. Teori Kutub Pertumbuhan (Perroux 1955)pembangunan di mana pun adanya bukanlah merupakan suatu proses yangtesecara serentak tetapi muncul ditempat-tempat tertentu dengankecepatan dan intensitas yang berbeda-beda. Tempat-tempat yang menjadipusat pembangunan itu dinamakan pusat-pusat pertumbuhan. Dari kutub-kutub pertumbuhan pembangunan selanjutnya menjalar ke wilayahsekitarnya. Wilayah tempat menjalarnya pusat pertumbuhan akan menjadikutub pertumbuhan yang baru.Pembangunan industri khususnya di Indonesia berdasarkan konsepsiWilayah Pusat Pertumbuhan Industri yang mencerminkan keterpaduan danketerkaitan serta bertumpu pada potensi sumber daya alam dan energi.Pada dasarnya pengembangan wilayah adalah usaha pembangunan daerahyang memperhitungkan keterpaduan program sektoral seperti pertanian,pertambangan, aspirasi masyarakat dan potensi loin denganmemperhatikan kondisi lingkungan.
  13. 13. KOTA – KOTA UTAMA SEBAGAI WILAYAH  PUSAT PERTUMBUHAN INDUSTRI KOTA MEDANKOTA DENPASAR (PROV.( PROVINSI BALI ) SUMATRA UTARA) KOTA PALUR, KOTA BATAM SURAKARTA (PROV.( PROVINSI JAWA KEPULAUAN TENGAH ) RIAU)
  14. 14. KOTA DENPASAR ( PROVINSI BALI ) Pertumbuhan industri pariwisata di Pulau Bali mendorong Kota Denpasar menjadi pusat kegiatan bisnis, dan menempatkan kota ini sebagai daerah yang memiliki pendapatan per kapita dan pertumbuhantinggi di Provinsi Bali. Pemerintah akan mempersiapkantiga kota yaitu Medan, Denpasar, dan Makassar sebagai kota metropolitan baru. Tata ruang tiga kota itu masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.
  15. 15. KOTA PALUR, SURAKARTA ( PROVINSI JAWA TENGAH )Palur merupakan wilayah pengembangan terbesar ke duasetelah kartasura. Beberapa Pusat perbelanjaan besar jugabanyak terdapat di wilayah ini yaitu Palur Plaza,Mall Luwes palurdan Mitra supermarket. Palur merupakan kawasan industriterbesar di kawasan soloraya,pabrik-pabrik besar banyakterdapat di kawasan ini. Kawasan ini sekarang berkembang lagike wilayah kecamatan lain disekitarnya yang berbatasanlangsung yaitu kecamatan gondangrejo dan kecamatankebakkramat di kabupaten Karanganyar,terlihat dari adanyapembangunan perumahan-perumahan baru di kedua kecamatantersebut serta munculnya pusat keramaian baru. Terdapatsebuah terminal bus antar kota sebagai titik penghubung antarakota Solo dengan Kabupaten Karanganyar dan KabupatenSragen. Terminal ini cukup penting bagi pertumbuhan danperkembangan ekonomi daerah Palur dan sekitarnya.
  16. 16. KOTA MEDAN (PROV. SUMATRA UTARA)ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar di Pulau Sumatera. Kota Medan merupakan pintugerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisataBrastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit Lawang, Danau Toba dan sebagai pusat industri terbesar di sumatra.
  17. 17. KOTA BATAM (PROV. KEPULAUAN RIAU)Batam merupakan sebuah kota dengan letak sangatstrategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional,kota ini memiliki jarak yang cukup dekat dengan Singapuradan Malaysia. Batam merupakan salah satu kota denganpertumbuhan terpesat di Indonesia. Ketika dibangun padatahun 1970-an awal kota ini hanya dihuni sekitar 6.000penduduk dan dalam tempo 40 tahun penduduk Batambertumbuh hingga 170 kali lipat.Pulau Batam ditetapkan sebagai lingkungan kerja daerahindustri dengan didukung oleh Otorita PengembanganDaerah Industri Pulau Batam atau lebih dikenal denganBadan Otorita Batam (BOB) sebagai penggerakpembangunan Batam.
  18. 18. SEKIAN DANTERIMA KASIH XII IPS 3
  19. 19. XII IPS 3

×