5. pedoman pendampingan

28,548 views

Published on

**TUKANG KETIK 24 JAM**
Layanan Jasa Profesional Pengetikan Tesis, Skripsi, Makalah, Dokumen, Tugas Kantor, Tugas Kuliah, Tugas Sekolah, Laporan, Buku, Modul, Proposal, Karya Ilmiah, Artikel, SPJ/LPJ, RPP Kurikulum 2013 semua mata pelajaran wajib, peminatan, mulok, SMA/MA dan SMK/MAK, Format-format Administrasi, dll.

**TUKANG TULIS TANGAN**
Penulisan Ijazah, Sertifikat, Undangan, dll.

**SERVICE ON YOUR BISNIS**
Data Entry dan Report (Rapot Sekolah, Karyawan) dengan Ms Excel, Freelance SAS (Sistem Adminitrasi Sekolah).
Pembuatan Aplikasi Raport Kurikulum 2013 dengan Ms. Excell + Pelatihan cara penggunaannya.
Pembuatan Aplikasi Excell lainnya sesuai kebutuhan dan yang anda inginkan dan butuhkan untuk memudahkan pekerjaan anda.
Terima Panggilan Les Private Ms. Word dan Ms. Excell 2007 ke rumah anda.

**KHUSUS GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN**
Terima pesanan pembuatan Perangkat Pembelajaran untuk Guru KTSP Berkarakter dan Kurikulum 2013.
Bagi yang membutuhkan RPP (Ready siap kirim : Matematika Wajib, Matematika Peminatan, Kimia, Biologi, Bahasa Indonesia SMA/SMK) kurikulum 2013 semester.
Untuk pemesanan pembuatan RPP mata pelajaran dan tingkat pendidikan selain di atas waktu tunggu 1 minggu.
Langsung atas nama anda (RAHASIA TERJAMIN).
Untuk mendapatkan/pembuatan RPP yang diinginkan, kirimkan bukti transfer ke nomor rekening BCA 4212562690 ke inbox saya atau mms/whatsapp ke 089650209941:
Besarannya = Rp. 100.000/RPP (per KD bahan ajar).
Bisa langsung print out dengan tambahan biaya Rp. 500/lembar (sudah termasuk ongkos kirim)

**GUDANG SOAL-SOAL UN/UNAS/UASBN SD,SLTP, SLTA**
Kirim Online soal-soal dari arsip tahun 2005 - 2012.

Anda lelah, sibuk, tidak sempat menyelesaikan pekerjaan anda? kami solusinya. JANGAN BUANG WAKTU ANDA.
Kami siap membantu anda, jangan ragu-ragu, hubungi 0896-5020-9941 atau 021-7870948 dokumen akan kami jemput dan setelah selesai akan kami antar kembali.
Rahasia anda adalah garansi kepuasan kami.

Published in: Education
4 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
28,548
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12
Actions
Shares
0
Downloads
1,245
Comments
4
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

5. pedoman pendampingan

  1. 1. PEDOMAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
  2. 2. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013 ii
  3. 3. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan dukungan tim pengembang materi berhasil menyusun Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013. Kegiatan pendampingan implementasi Kurikulum 2013 di tingkat satuan pendidikan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 secara keseluruhan. Pedoman ini memberikan acuan umum kepada semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pendampingan implementasi Kurikulum 2013, agar terarah sesuai dengan konsep dan nilai historis perubahan Kurikulum 2013 yang berlaku secara nasional. Disamping itu, aktivitas pendampingan untuk masing-masing petugas pendamping, yaitu guru inti, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penyusunan pedoman ini, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi dan sumbangan pemikirannya. Semoga pedoman ini dapat memberi manfaat positif dalam pelaksanaan diklat implementasi kurikulum dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Jakarta, September 2013 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Halaman | i
  4. 4. DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Tujuan D. Hasil yang Diharapkan II. KONSEP DAN PRINSIP PENDAMPINGAN A. Pengertian Pendampingan B. Pemberi Pendampingan C. Penerima Pendampingan D. Pelaksanaan Pendampingan E. Prinsip Pendampingan F. Kriteria, Tugas Pendamping, dan Materi Pendampingan III. SASARAN, STRATEGI, DAN MEKANISME PENDAMPINGAN A. Sasaran Pendampingan B. Strategi Pendampingan C. Mekanisme Pendampingan IV. PENUTUP ii iii 1 1 2 3 3 5 5 5 5 5 5 6 10 10 10 11 13 Lampiran-lampiran 14 Halaman | ii
  5. 5. DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Format Pendampingan Penguatan Pemahaman Guru terhadap Buku Pedoman Guru dan Buku Teks Pelajaran 16 Lampiran 2 Format Pendampingan Pemahaman Guru terhadap Proses dan Penilaian Pembelajaran 17 Lampiran 3 Format Pendampingan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 19 Lampiran 4 Instrumen Pendampingan Pelaksanaan Pembelajaran 22 Lampiran 5 Format Pendampingan Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran 28 Halaman | iii
  6. 6. I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2010-2014 mengamanatkan perlu adanya penataan kembali kurikulum yang diterapkan saat ini berdasarkan hasil evaluasi kurikulum yang dilakukan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk). Atas dasar itu, Pemerintah Republik Indonesia pada bulan Juli tahun ajaran 2013-2014 mencanangkan dan memberlakukan Kurikulum 2013 secara terbatas yang merupakan hasil dari penyempurnaan kurikulum sebelumnya. Hal ini dipertegas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui kebijakannya, bahwa Kurikulum 2013 diharapkan dapat menghasilkan insan indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi. Pengembangan Kurikulum 2013 diharapkan dapat mengatasi kelemahankelemahan yang ada pada kurikulum sebelumnya. Secara teoretik keberhasilan suatu kurikulum secara utuh memerlukan proses panjang, mulai dari kajian dan kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, pengembangan desain kurikulum, penyiapan dan penugasan pendidik dan tenaga kependidikan, penyediaan sarana dan prasarana, penyiapan tata kelola pelaksanaan kurikulum, pembelajaran, dan penilaian. Saat ini pengembangan Kurikulum 2013, sudah memasuki tahap implementasi bertahap-terbatas pada Kelas I dan IV SD/MI,Kelas VII SMP/MTs, dan Kelas IX SMA pada sebagian kecil satuan pendidikan dasar dan menengah di seluruh wilayah Indonesia. Pentahapan implementasi ini, dimaksudkan untuk memperoleh informasi tingkat keterlaksanaan kurikulum dan memberi peluang bagi penyempurnaan kurikulum secara bertahap. Langkah awal yang telah dilakukan dalam rangka persiapan implementasi Kurikulum 2013 adalah melakukan Pendidikan dan Pelatihan dalam rangka Implementasi Kurikulum 2013 kepada seluruh unsur pendidikan, dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah serta unsur-unsur lain yang terlibat langsung dalam proses pendidikan. Salah satu strategi untuk memahami dan memantapkan implementasi Kurikulum 2013, yaitu melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Implementasi Kurikulum 2013 yang diperuntukkan bagi guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Atas dasar itu, Diklat Implementasi Kurikulum 2013 merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mempercepat pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut. Untuk memelihara dan meningkatkan kesinambungan pemahaman dan implementasi Kurikulum 2013 di masing-masing satuan pendidikan, diprogramkan kegiatan pendampingan untuk para guru dan kepala Halaman | 1
  7. 7. sekolah. Program pendampingan ini dilakukan sebagai penguatan dalam memahami konsep Kurikulum 2013 berikut perubahannya di lapangan serta untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul pada saat implementasi kurikulum tersebut di sekolah. Mengingat pentingnya program pendampingan implementasi Kurikulum 2013 bagi para guru dan kepala sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyusun Pedoman Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013. Pedoman ini menjadi acuan bagi tim Guru Inti agar pelaksanaan kurikulum konsisten dan koheren dengan kebijakan yang ditetapkan. B. Landasan Hukum Secara normatif-konstitusional, pengembangan secara utuh berlandaskan ketentuan perundang-undangan sebagai berikut. a. Kurikulum 2013 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; b. Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Nasional Tahun 2005-2025; c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen d. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru e. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005; f. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 tahun 2013 tentang Standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah g. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan i. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah j. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Halaman | 2
  8. 8. k. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah l. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan m. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 Tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru Untuk Pendidikan Dasar Dan Menengah n. Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, dan o. Perkalan No.18 Tahun 2010, tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Pelatihan; C. Tujuan 1. Tujuan Umum Secara umum Program Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 dimaksudkan untuk menjamin terlaksananya implementasi Kurikulum 2013 secara efektif dan efisien di sekolah. 2. Tujuan khusus Secara khusus pendampingan memiliki tujuan sebagai berikut. a. Memberikan fasilitasi dalam implementasi Kurikulum 2013 pada satuan pendidikan; b. Memberikan bantuan konsultasi, pemodelan (modeling), dan pelatihan personal dan spesifik (coaching) untuk hal-hal spesifik dalam implementasi Kurikulum 2013 secara tatap muka dan online; c. Membantu memberikan solusi kontekstual dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat implementasi Kurikulum 2013 di sekolah masing-masing. d. Membangun budaya mutu sekolah melalui penerapan kurikulum secara inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan. Halaman | 3
  9. 9. D. Hasil yang Diharapkan Pada akhir program pendampingan, peserta diharapkan dapat menerapkan Kurikulum 2013 sesuai konsep pengelolaan pembelajaran yang diamanatkan dalam Kurikulum 2013 pada jenjang dan satuan pendidikan sebagai berikut. 1. Tersosialisasikannya Kurikulum 2013 kepada seluruh warga sekolah, mulai dari: rasional, elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL,KI dan KD dengan berbagai pendekatan sampai dengan strategi implementasi Kurikulum 2013. 2. Terlaksananya Kurikulum 2013 sesuai dengan filosofi, konsep, kaidah, prinsip, makna, dan prosedur yang tercakup dalam elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL, KI dan KD. 3. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan karakteristik dan tuntutan Kurikulum 2013 4. Terlaksananya budaya pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran inovatif sebagaimana dituntut oleh Kurikulum 2013 5. Terlaksananya pendekatan dan strategi dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013. penilaian otentik dan strategi sebagaimana Halaman | 4
  10. 10. II. KONSEP DAN PRINSIP PENDAMPINGAN A. Pengertian Pendampingan Pendampingan adalah proses pemberian bantuan penguatan pelaksanaan Kurikulum 2013 yang diberikan Guru Inti, kepala sekolah, dan pengawas sekolah kepada Guru Sasaran satuan pendidikan yang melaksanakan Kurikulum 2013. B. Pemberi Pendampingan Pendampingan implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar dilakukan oleh Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah Pembina, dan Guru Inti yang ada di sekolah tersebut. Sementara itu, pendampingan yang dilaksanakan di KKG dilaksanakan oleh Guru Inti yang telah dilatih. Pendampingan implementasi Kurikulum 2013 di SMP, SMA, dan SMK dilaksanakan oleh Guru Inti, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Pembina, baik di satuan pendidikan maupun di Musyawarah Guru Mata Pelajaran. C. Penerima Pendampingan Guru Sasaran yang telah mendapatkan pelatihan awal untuk melaksanakan Kurikulum 2013 untuk masing-masing satuan pendidikan SD, SMP, SMA, SMK D. Pelaksanaan Pendampingan Kegiatan pendampingan dilakukan di : 1. 2. E. Lokasi satuan pendidikan dimana Guru Sasaran bertugas. Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Prinsip Pendampingan Pendampingan dilakukan berdasarkan prinsip sebagai berikut: 1. Kolegial: yaitu hubungan kesejawatan antara pemberi dan penerima pendampingan. Dengan prinsip ini maka pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru pemberi bantuan dan pengawas, kepala sekolah, dan guru yang menerima bantuan memiliki kedudukan setara, tidak satu lebih tinggi dibaningkan lainnya. 2. Profesional: yaitu hubungan yang terjadi antara pemberi pendampingan dan penerima pendampingan adalah untuk peningkatan kemampuan profesional dan bukan atas dasar hubungan personal. Halaman | 5
  11. 11. 3. 4. Berdasarkan kebutuhan: yaitu materi pendampingan adalah materi teridentifikasi sebagai aspek yang masih memerlukan penguatan dan kegiatan penguatan akan memantapkan pengetahuan dan ketrampilan penerima pendampingan. 5. F. Sikap saling percaya: yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru yang menerima pendampingan memiliki sikap percaya kepada pemberi pendampingan bahwa informasi, saran, dan contoh yang diberikan adalah yang memang dikehendaki Kurikulum 2013. Berkelanjutan: yaitu hubungan profesional yang terjadi antara pemberi dan penerima pendampingan berkelanjutan setelah pemberi pendampingan secara fisik sudah tidak lagi berada di lapangan, dilanjutkan melalui e-mail, sms, atau alat lain yang tersedia. Kriteria, Tugas Pendamping, dan Materi Pendampingan 1. Kriteria Pendamping Pendamping pada dasarnya memiliki kompetensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang didampingi agar memiliki kepercayaan diri dalam proses pendampingan serta tidak menimbulkan resistensi pada yang didampingi. Syarat yang perlu dipenuhi untuk menjadi seorang pendamping adalah (1) memiliki pemahaman secara jelas mengenai konsep dan jiwa Kurikulum 2013, (2) memiliki kemampuan menjelaskan persoalan dan berkomunikasi secara baik dengan pihak yang didampingi, (3) berjiwa membimbing (tidak menggurui) demi terciptanya rasa nyaman pada pihak yang didampingi, serta (4) dapat memberikan bimbingan teknis bila diperlukan terkait dengan proses pembelajaran dan penilaian sesuai dengan Kurikulum 2013. Berdasarkan kriteria kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh seorang pembimbing, maka tidak semua Guru Inti yang direkrut untuk melatih Guru Sasaran dapat menjadi pendamping. Tapi hanya mereka yang memiliki kecakapan memberikan materi pelatihan saja yang dapat dipilih sebagai pendamping. Sebelum menjadi pendamping, Guru Inti, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah perlu dilatih kembali untuk penyegaran. Tim Guru Inti juga dapat diambilkan dari para TPK (Tim Pengembang Kurikulum) di setiap daerah dan guru di Gugus dengan persyaratan mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Halaman | 6
  12. 12. 2. Tugas Pendampingan a. Membangun empati dengan komunitas sekolah. Tugas ini dimaksudkan untuk membangun komunikasi awal sebelum proses pendampingan dilakukan dengan maksud tidak timbul resistensi pada guru yang akan didampingi. Sekaligus menjelaskan bahwa tugas pendampingan bukan untuk mengevaluasi proses, melainkan untuk memperkuat proses. Penjelasan ini perlu diberikan agar proses pendampingan tidak menimbulkan masalah baru (ketegangan), tapi justru seperti tujuan awalnya, memperkuat pemahaman guru terhadap konsep dan implementasi Kurikulum 2013. b. Mengamati proses pembelajaran berdasarkan semangat Kurikulum 2013. Sesuai dengan fungsi pendampingan untuk memperkuat proses pembelajaran sesuai dengan konsep dan jiwa Kurikulum 2013, maka tugas utama pendamping adalah mengamati proses pembelajaran di dalam kelas sehingga dapat mengetahui problemati yang muncul dalam proses pembelajaran dan memerlukan penguatan. c. Mendiskusikan proses pembelajaran dan evaluasi yang diamati. Tugas ini dimaksudkan untuk memberikan bimbingan secara tidak langsung kepada guru yang didampingi berdasarkan hasil pengamatannya selama mengikuti proses pembelajaran dan penilaian. Bila ada pemahaman yang kurang jelas terhadap konsep Kurikulum 2013, tentang model pembelajaran dengan menerapkan scientific, discovery learning, dan project base learning, pembuatan RPP, dan model penilaian authentic assessment maka dapat diperjelas dalam diskusi tersebut. Jadi diskusi bukan untuk mencari kelemahan dalam proses pembelajaran dan penilaian sesuai dengan Kurikulum 2013, tapi, untuk membangun persamaan persepsi tentang konsep dan implementasi Kurikulum 2013 sekaligus penguatan proses pembelajaran dan penilaian sesuai Kurikulum 2013. Model diskusi dipilih karena tidak mengesankan menggurui atau adanya superioritas dan inferioritas. d. Bersama yang didampingi melakukan refleksi atas proses pembelajaran dan penilaian yang sedang sedang dijalani. Refleksi bersama diperlukan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 dan upaya pemecahannya. Bila terdapat banyak kesulitan, pendamping tidak memperlemah semangat guru yang didampingi, melainkan justru harus memperkuat dengan memberikan pemahaman yang benar mengenai konsep Kurikulum 2013. Halaman | 7
  13. 13. 3. Materi Pendampingan Kegiatan pendampingan implementasi Kurikulum 2013 difokuskan pada penguatan penerapan Kurikulum 2013 oleh guru dan kepala sekolah di satuan pendidikannya, yaitu di Kelas I dan Kelas IV SD, Kelas VII SMP, dan Kelas X SMA/SMK. Materi pendampingan yang dilakukan Guru Inti terhadap guru sasaran mencakup pemahaman terhadap: - Buku teks pelajaran dan buku pedoman guru, - Proses pembelajaran dan penilaian, - penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, - pelaksanaan pembelajaran, - pelaksanaan penilaian Secara rinci materi-materi tersebut adalah sebagai berikut. a. Buku teks pelajaran dan buku pegangan guru, meliputi: 1) Pemahaman materi yang tertuang pada buku 2) Keterkaitan antara pengetahuan, keterampilan dan sikap 3) Pemahaman terhadap sumber-sumber belajar lainnya (buku, lingkungan sekitarnya, surat kabar/majalah/internet yang relevan dengan materi pembelajaran) 4) Keterkaitan antara dipergunakan sumber-sumber belajar dan alat-alat yang 5) Penekanan pada high order thinking (contoh-contoh) b. Proses pembelajaran dan penilaian 1) Pembelajaran yang menekankan pada tiga ranah kompetensi melalui pembelajaran pengetahuan untuk mengasah keterampilan dan membentuk sikap 2) Pembelajaran berbasis aktivitas 3) Pembelajaran untuk mengasah kreativitas 4) Penilaian proses 5) Penilaian kompetensi (secara utuh) Halaman | 8
  14. 14. c. Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran 1) Identitas mata pelajaran/tema 2) Perumusan indikator 3) Perumusan tujuan pembelajaran 4) Pemilihan materi ajar 5) Pemilihan sumber belajar 6) Pemilihan media belajar 7) Pemilihan metode pembelajaran 8) Pemilihan strategi pembelajaran 9) Penilaian pembelajaran d. Pelaksanaan Pembelajaran, meliputi: 1) Pendekatan pembelajaran saintifik: a) Mengajak siswa untuk mengamati b) Memotivasi siswa untuk menanya c) Memotiviasi siswa untuk menalar d) Memotivasi siswa untuk mencoba e) Memotivasi siswa untuk menyimpulkan 2) Discovery/inquiry learning a) Mengajak siswa untuk mencari tahu b) Mengajak siswa untuk membuktikan 3) Pembelajaran melalui projek a) Menyiapkan projek untuk dikerjakan siswa b) Membiasakan siswa bekerja berkolaborasi 4) Pembelajaran nonklasikal terutama dengan ko-kurikuler dan ekstra kurikuler sebagai implementasi dari pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran saintifik dan pembelajaran melalui projek e. Pelaksanaan Penilaian, meliputi: Halaman | 9
  15. 15. 1) Penilaian oleh guru: a) Penilaian penguasaan pengetahuan b) Penialian produk pembelajaran c) Penilaian iklim pembelajaran d) Penulisan buku laporan pendidikan (rapor) 2) Penilaian oleh siswa Halaman | 10
  16. 16. III. SASARAN, STRATEGI, DAN MEKANISME PENDAMPINGAN A. Sasaran Pendampingan Sasaran pendampingan adalah Guru Kelas I dan kelas IV SD, Guru Kelas VII SMP, dan Guru Kelas X SMA/SMK, dengan sebaran data sebagari berikut : Jenjang dan Jenis Pendidikan SD SMP SMA SMK Sekolah Mandiri Jumlah Jumlah Sekolah Sasaran 2.598 1.436 1.270 1.021 B. Strategi Pendampingan 1. Pertemuan awal, yaitu kegiatan pengkondisian, penjelasan tujuan, materi pendampingan, agenda kegiatan, serta informasi lain yang dibutuhkan bagi kelancaran pelaksanaan pendampingan. 2. Pelaksanaan observasi lapangan, yaitu kegiatan pengamatan terhadap rencana pelaksanaan pembelajaran, media dan alat bantu pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta pelaksanaan penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh pendamping kepada guru sasaran. 3. Pembahasan hasil observasi, yaitu kegiatan pembahasan hasil observasi lapangan untuk mendiskusikan dan merumuskan langkah-langkah perbaikan. 4. Perbaikan berdasarkan hasil observasi, yaitu kegiatan perbaikan yang dilakukan Guru Sasaran sebagai tindak tindak lanjut hasil diskusi pendamping dengan Guru Sasaran. 5. Penyusunan laporan, yaitu kegiatan pendamping menyusun laporan proses dan hasil pendampingan. C. Mekanisme Pendampingan Halaman | 11
  17. 17. 1. Persiapan pendampingan a. Penyiapan bahan pendukung, seperti silabus, contoh RPP, contoh projek, contoh penilaian portofolio, contoh rapor, dll. b. Instrumen dan petunjuk pengisian, yang terkait dengan pemahaman umum guru sasaran terhadap : - Buku teks pelajaran dan buku pedoman guru termasuk silabus, - Proses pembelajaran dan penilaian, - penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, - pelaksanaan pembelajaran, - pelaksanaan penilaian c. 2. Profil Guru Sasaran, yang meliptui data tentang nama guru, pangkat dan golongan, jenis guru dan mata pelajaran yang diampu, serta data lain yang diperlukan. Pelaksanaan pendampingan Pelaksanaan pendampingan dilakukan dalam bentuk kunjungan, observasi, diskusi klinis, dan perbaikan yang dilakukan oleh Guru Inti kepada Guru Sasaran. 3. Pelaporan hasil pendampingan Laporan hasil kegiatan pendampingan disusun oleh masing-masing Guru Inti sesuai dengan sistematika yang terdapat pada lampiran, dan disampaikan kepada direktorat teknis. Halaman | 12
  18. 18. Berikut sistematika isi laporan pendampingan Halaman Judul Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar isi IV. V. Bab I Pendahuluan A. Rasional VI. B. Tujuan C. Sasaran VII. D. Hasil yang diharapkan Bab II Pelaksanaan PendampinganVIII. A. Persiapan IX. B. Pelaksanaan C. Hasil [tabulasi perbandingan antara sasaran] X. D. Kendala Bab III. Kesimpulan dan Rekomendasi XI. A. Simpulan B. Rekomendasi XII. LAMPIRAN XIII. 1. Nama Peserta Pendampingan 2. Jadwal kegiatan Pendampingan XIV. 3. Biodata Nara Sumber/Fasilitator dan Peserta Pendampingan XV. 4. Hasil dari Testimoni Peserta Pendampingan 5. Rekaman Dokumen Lainnya XVI. Ketentuan Lain 1. Ukuran kertas HVS A4 2. Jenis huruf Arial 11 dengan spasi 1,5 3. Laporan diserahkan ke Direktorat Teknis Halaman | 13
  19. 19. I. PENUTUP Pedoman pendampingan ini digunakan oleh Direktorat Pembinaan SD, SMP, SMA, dan SMK serta Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pedoman ini bersifat umum, dan petunjuk teknis lebih lanjut disusun oleh masing-masing direktorat teknis. Pedoman pendampingan ini diharapkan dapat mempermudah dan memberi motivasi para tim Guru Inti serta pemangku kepentingkan untuk berkomunikasi dan menyeleraskan kagiatan pendampingan, yang pada gilirannya akan mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum 2013. Halaman | 14
  20. 20. LAMPIRAN INSTRUMEN PENDAMPINGAN Halaman | 15
  21. 21. PETUNJUK PENGISIAN INSTRUMEN 1. Isilah identitas sasaran pendampingan pada kolom yang telah disediakan. 2. Terakanlah hasil pengamatan, penilaian, dan atau wawancara pada masing-masing indikator menggunakan tanda cek (√) pada kolom yang tersedia dengan ketentuan sebagai berikut : 4 : Jika indikator terpenuhi dan sangat sesuai, sangat memahami, atau terlaksana dengan sangat baik, 3 : Jika indikator terpenuhi, sesuai, memahami, atau terlaksana dengan baik, 2 : Jika indikator terpenuhi tetapi kurang sesuai, kurang memahami, atau kurang terlaksana dengan sangat baik, 1 : Jika indikator tidak terpenuhi 3. Tuliskanlah catatan atau temuan-temuan penting untuk masing-masing komponen pada kolom yang disediakan. Catatan atau temuan yang dituliskan dapat bersumber pada hasil pengamatan, wawancara, atau penilaian dari masin-masing indikator pada setiap komponen. 4. Jika kolom yang tersedia untuk membuat catatan atau temuan-temuan dipandang tidak mencukupi, petugas dapat menuliskannya pada lembar terpisah. Selamat Bertugas Halaman | 16
  22. 22. LAMPIRAN 1 FORMAT PENDAMPINGAN PENGUATAN PEMAHAMAN GURU TERHADAP BUKU PEDOMAN GURU DAN BUKU TEKS PELAJARAN 1. Nama Guru Sasaran 2. Asal Sekolah 3. Mata Pelajaran/Tema No . A. B. : ................................................. : ................................................. : ................................................. Komponen Indikator Pemahaman Guru Buku Pedoman 1. Memahami kelengkapan buku Guru pedoman guru. Buku Siswa Capaian (Isi 1-4) Catatan Pendamping 2. Memahami hubungan fungsional buku pedoman guru dan buku teks pelajaran dalam proses pembelajaran. 1. Memahami kelengkapan buku teks pelajaran. 2. Memahami hubungan aktivitas pembelajaran dengan sumber, media/alat pembelajaran. Komentar lainnya ……………………………..,………………………………...2013 ......................................................................... Halaman | 17
  23. 23. LAMPIRAN 2 FORMAT PENDAMPINGAN PEMAHAMAN GURU TERHADAP PROSES DAN PENILAIAN PEMBELAJARAN 1. Nama Guru Sasaran 2. Asal Sekolah 3. Mata Pelajaran/Tema No. Komponen Pemahaman Guru A. Penerapan pendekatan pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan) B. Penilaian otentik : ................................................. : ................................................. : ................................................. Indikator Capaian (Isi 1-4) Catatan Pendamping 1. Pengertian pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan). 2. Karakteristik dan langkah-langkah pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan) 3. Ragam pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan), seperti project-based learning, problem-based learning, discovey learning, inquiry learning. 1. Pengertian penilaian otentik 2. Karakteristik dan langkah-langkah penilaian otentik. 3. Ragam, proses, dan alat penilaian otentik, seperti portofolio, tes dan nontes (skala sikap, catatan anekdot, catatan prilaku), serta uji keterampilan. Komentar lainnya ……………………………..,………………………………...2013 ......................................................................... Halaman | 18
  24. 24. LAMPIRAN 3 FORMAT PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 1. Nama Guru Sasaran 2. Asal Sekolah 3. Mata Pelajaran/Tema No Komponen Pemahaman Guru A. Identitas Mata Pelajaran/tema B. Perumusan Indikator : ................................................. : ................................................. : ................................................. Indikator Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) 1. Terdapat : satuan pendidikan,kelas, semester, program/program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran, jumlah pertemuan 1. Kesesuaian dengan KD, KI, dan SKL. 2. Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang dikembangkan. 3. Kesesuaian dengan muatan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. C. Perumusan Tujuan Pembelajaran D. Pemilihan Materi Ajar E. Pemilihan Sumber Belajar F. Pemilihan Media Belajar 1. Kesesuaian dengan kompetensi dasar. 2. Kesesuaian dengan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai. 1. Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran 2. Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik 3. Kesesuaian dengan alokasi waktu 1. Kesesuaian dengan KD dan KI 2. Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan) 3. Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik 1. Kesesuaian dengan KD dan KI. Halaman | 19
  25. 25. No Komponen Pemahaman Guru G. Model Pembelajaran H. Skenario Pembelajaran I. Penilaian Indikator Capaian (Isi 1-4) Catatan Pendamping 2. Kesesuaian dengan materi pembelajaran dan pendekatan pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan). 3. Kesesuaian dengan karakteristik peserta didik. 1. Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran 2. Kesesuaian dengan pendekatan pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan) 1. Menampilkan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan jelas dan proporsional. 2. Kesesuaian kegiatan dengan pendekatan scientific 3. Kesesuaian penyajian dengan sistematika materi 4. Kesesuaian alokasi waktu dengan cakupan materi 1. Kesesuaian dengan teknik dan bentuk penilaian autentik 2. Kesesuaian dengan dengan indikator pencapaian kompetensi 3. Kesesuaian kunci jawaban dengan soal 4. Kesesuaian pedoman penskoran dengan soal Komentar lainnya ……………………………..,………………………………...2013 ......................................................................... Halaman | 20
  26. 26. LAMPIRAN 4 INSTRUMEN PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Nama Guru Sasaran 2. Asal Sekolah 3. Mata Pelajaran/Tema No A. 1. 2. Komponen Pemahaman Guru Kegiatan Pendahuluan Apersepsi dan Motivasi Penyampaian Kompetensi dan Rencana Kegiatan : ................................................. : ................................................. : ................................................. Indikator Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) a. Mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman peserta didik atau pembelajaran sebelumnya. b. Mengajukan pertanyaan menantang. c. Menyampaikan manfaat materi pembelajaran. d. Mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan tema. e. Mengecek prilaku awal (entry behavior) a. Menyampaikan kemampuan yang akan dicapai peserta didik (interaksi KI 3 dan KI 4, yang berimplikasi pada pengembangan KI 1 dan KI 2). b. Menyampaikan rencana kegiatan misalnya, individual, kerja kelompok, dan melakukan observasi. B. 1. Kegiatan Inti Penguasaan Materi Pelajaran a. Kemampuan menyesuaikan materi dengan tujuan pembelajaran. b. Kemampuan mengkaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan, perkembangan Halaman | 21
  27. 27. No Komponen Pemahaman Guru Indikator c. d. 2. Penerapan Strategi Pembelajaran yang Mendidik a. b. c. d. e. f. g. 3. Penerapan pendekatan pembelajaran saintifik (pendekatan berbasis proses keilmuan) a. Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) Iptek , dan kehidupan nyata. Mengelola pembahasan materi pembelajaran dan pengelaman belajar dengan tepat. Menyajikan materi secara sistematis (mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak) Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai. Menfasilitasi kegiatan yang memuat komponen eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Melaksanakan pembelajaran secara runtut. Mengelola kelas (memelihara disiplin dan suasana kelas). Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual. Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif, sebagai dampak pengiring hasil pembelajaran (nurturant effect atau suasana kondusif yang tercipta dengan sendirinya (hidden curriculum). Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan. Memfasilitasi peserta didik untuk mengamati. b. Memancing peserta didik untuk menanya. c. Memberikan pertanyaan peserta didik untuk menalar (proses berpikir yang logis dan sistematis). d. Memfasilitasi peserta didik untuk mencoba. e. Menyajikan kegiatan peserta didik untuk mengkomunikasikan. Halaman | 22
  28. 28. No 4. 5. Komponen Pemahaman Guru Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu/Tematik Intramata pelajaran (IPA/IPS di SMP), Pembelajaran berbasis mata Pelajaran Pemanfaatan Sumber Belajar/Media dalam Pembelajaran Indikator Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) a. Menyajikan pembelajaran sesuai tema/materi pokok. b. Menyajikan pembelajaran dengan memadukan berbagai muatan kurikulum sesuai dengan karakteristik pembelajarannya. c. Menyajikan pembelajaran yang memuat komponen karakteristik terpadu. d. Menyajikan pembelajaran yang bernuansa aktif dan menyenangkan. a. Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan sumber belajar pembelajaran. b. Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran. c. Menghasilkan pesan yang menarik. d. Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan sumber belajar pembelajaran. e. Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan media pembelajaran. 6. Pelibatan Peserta Didik dalam Pembelajaran a. Menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik (mental, fisik, dan sosial) melalui interaksi guru, peserta didik, sumber belajar. b. Merespon positif partisipasi peserta didik. c. Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons peserta didik. d. Menunjukkan hubungan antar pribadi yang kondusif. e. Menumbuhkan keceriaan atau antusiasme peserta didik dalam belajar. Halaman | 23
  29. 29. No 7. C. Komponen Pemahaman Guru Penggunaan Bahasa yang Benar dan Tepat dalam Pembelajaran Penutup pembelajaran Indikator Capaian (Isi 1-4) Catatan Pendamping a. Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar. b. Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar. a. Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan peserta didik. b. Memberihan tes lisan atau tulisan. c. Mengumpulkan hasil kerja sebagai bahan portofolio. d. Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan kegiatan berikutnya dan tugas pengayaan. Komentar lainnya ……………………………..,………………………………...2013 ......................................................................... Halaman | 24
  30. 30. LAMPIRAN 5 INSTRUMEN PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PENILAIAN PEMBELAJARAN 1. Nama Guru Sasaran 2. Asal Sekolah 3. Mata Pelajaran/Tema No .A 1. 2. Komponen Pemahaman Guru Penilaian oleh guru Penilaian penguasaan pengetahuan Penilaian produk pembelajaran : ................................................. : ................................................. : ................................................. Indikator Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) a. Terlaksananya penilaian diakhir proses pembelajaran, baik lisan maupun tulisan. b. Tersedianya dokumen hasil penilaian penguasaan pengetahuan. c. Instrumen penilaian yang digunakan sesuai dengan kaidah d. Momentum (waktu yang paling tepat) melakukan penilaian) a. Tersedianya produk hasil pembelajaran (model, project, pemecahan masalah). b. Tersedianya himpunan hasil belajar siswa lengkap dengan komentar dan penilaian guru dalam satu portofolio. 3. Penilaian iklim pembelajaran B. Penilaian oleh siswa a. Terciptanya suasana atau aura pembelajaran yang kondusif. b. Terciptanya keteraturan suasana belajar a. Tercapainya indikator perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa b. Terekamnya kesan siswa terhadap Halaman | 25
  31. 31. No Komponen Pemahaman Guru Indikator Catatan Pendamping Capaian (Isi 1-4) pembelajaran c. Terekamnya semangat untuk belajar lebih lanjut Komentar lainnya ……………………………..,………………………………...2013 ......................................................................... Halaman | 26

×