Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ideologi dan Nilai Nilai PANCASILA

6,303 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Ideologi dan Nilai Nilai PANCASILA

  1. 1. Oleh: 1. Berlian Bintang Wima Putri (05) 2. Chierly Ardevicia (07) 3. Dewi Kartika Ening Tyas K (10) 4. Grace Ratnaputri R (14) 5. Janitra Fullaroa Salsabil (18) 6. Natasya Mariana (19) 7. Orlin Moria Adyaningrum (23) 8. Rika Kristyanti Praba Gracia (25)
  2. 2. Pancasila lahir dari budaya bangsa, maka tepat bila dijadikan sebagai dasar negara.
  3. 3. Latar belakang Pancasila Sebagai Ideologi Negara  Pancasila : Lima dasar  Pancasila: adalah pedoman luhur yang wajib ditaati dan dijalankan oleh setiap warga negara Indonesia untuk menuju kehidupan yang sejahtera , tentram , aman , dan sentausa.  Pancasila digali dari : adat istiadat,kebudayaan, dan nila nila religius.
  4. 4.  Pancasila secara implisit dijadikan ideologi bangsa pada tanggal : 17 – 8 – 1945  Pancasila secara yuridis baru syah pada tanggal 18 – 8 -1945.
  5. 5. A. Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara # Sidang 1 BPUPKI tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Dr. Rajiman Widyodiningrat mengajukan usul tentang dasar negara Indonesia. Usul tersebut ditanggapi oleh: 1) Mr. Muhammad Yamin adalah seorang ahli sejarah dan sastrawan. Tanggal 29 Mei 1945 , mengemukakan pidato tentang dasar negara Indonesia, yang berisi:
  6. 6. 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kebangsaan Persatuan Indonesia. 3. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia
  7. 7. 2) Prof. Dr . Mr . Soepomo (31 mei 1945) Beliau menyampaikan pokok pokok pikirannya , bahwa NEGARA itu harus memenuhi unsusr unsur, sbb: 1. Persatuan 2. Kekeluargaan 3. Keseimbangan lahir batin 4. Musyawarah 5. Keadilan rakyat
  8. 8. 3) Ir. Soekarno (1 Juni 1945) Beliau mengajukan usulan tentang dasar negara yang isinya, sbb : 1. Kebangsaan Indonesia 2. Perikemanusiaan 3. Mufakat / Demokrasi 4. Kesejahteraan sosial 5. Keutuhan yang berkebudayaan. Saat itu Ir . Soekarno mengusulkan nama “Pancasila”
  9. 9. B. Piagam Jakarta Pada tanggal 22 Juni 1945, 9 tokokh nasional yang merupakan tokoh tokoh BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai). Mengadakan pertemuan dan mengadakan pembahasan-pembahasan apa usulusul mengenai dasar negara. Setelah megadakan pembahasan itu, 9 tokoh tersebut menyusun sebuah piagam yang kemudian diberi nama “PIAGAM JAKARTA”. Piagam itu memuat rumusan Pancasila.
  10. 10. 1. Ketuhanan dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  11. 11. Ke-9 tokoh tersebut: 1. Ir. Soekarno 2. Drs. Moh. Hatta 3. Mr. A.A. Maramis 4. Abikusno Joekrosoejoso 5. Abdulkahar Muzakir 6. H. Agus Salim 7. Mr. Achmad Subardjo 8. K.H. Wahid Hasyim 9. Mr. Muh. Yamin
  12. 12. C. Penerimaan Piagam Jakarta oleh BPUPKI tanggal 14 Juli 1945  Piagam Jakarta diterima BPUPKI tanggal 14 Juli 1945.
  13. 13. D. PPKI  PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945.  PPKI (Dokuritsu Junbi iinkay) Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.  Ketua = Ir Soekarno  Wakil Ketua = Drs. Moh. Hatta
  14. 14. E. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945     Pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang menyerah kalah kepada sekutu. Pada saat terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Inggris oleh sekutu yang diserahi estafet kekuasaan belum datang. Pada saat kita masih diawasi oleh Jepang. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh para pemuda untuk mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kemudian naskah proklamasi di tanda tangani oleh Ir. Soekarno dan Moh Hatta
  15. 15. F. Pengesahan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945  1) 2) Negara RI lahir tanggal 17 Agustus 1945. untuk melengkapi alat kelengkapan negara PPKI kemudian mengadakan sidang tanggal 18 Agustus 1945. yang menghasilkan UUD 1945 yang terdiri dari : Pembukaan, terdiri atas 4 alinea yang pada alinea ke-4 terdapat rumusan pancasila. Batang Tubuh, terdiri dari 37 pasal. 4 aturan peralihan serta 2 aturan tambahan
  16. 16. G. Dasar Negara RI a. b. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, yaitu merupakan kristalisasi pengalaman, sikap, watak, perilaku, nilai, moral, et ika yang melahirkan pandangan hidup. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum / sumber tertib hukumArtinya : pancasila sumber dari segala sumber hukum di negara itu. Oleh karena itu pelaksanaan ketatanegaraan dan lain-lainnya harus berdasarkan pancasila.
  17. 17. c. Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa. Oleh karenanya seluruh rakyat bersepakat untuk melaksanakan, memelihara dan melestarikannya. d. Pancasila sebagai kepribadian bangsa, artinya pancasila berfungsi dan berperan dalam menunjukkan adanya kepribadian bangsa Indonesia yang dapat dibedakan dengan bangsa lain misalnya mental, sikap, tingkah laku.
  18. 18. e. Pancasila sebagai moral pembangunan. Hal ini mengandung maksud nilai luhur pancasila yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 dapat dijadikan tolak ukur dalam melaksanakan pembangunan. f. Pancasila sebagai ideologi negara. Dengan tujuan bahwa segala sesuatu dalam gerak pelaksanaannya dalam bidang pemerintahan harus dilandasi oleh pancasila.
  19. 19. g. Pancasila sebagai ideologi persatuan. Sejak awal pancasila telah berperan dan berfungsi sebagai pemersatu seluruh rakyat Indonesia. Bangsa kita yang multietnis (etnis = suku) multi religi (religi = agama) multiideologi (ideologi= budaya) bisa menjadi bangsa yang bersatu dan percaya diri.
  20. 20. h. Idelogi terbuka dan tertutup  terbuka artinya : nilai-nilai pancasila dan cita-cita yang terkandung dalam pancasila, tidak dipaksakan dari luar.  Tertutup artinya : hidup dalam masyarakat itu akan ada tuntutan untuk taat terhadap ideologi tersebut
  21. 21. H. Pengertian dan Pentingnya Ideologi Bagi Suatu Negara  Pengertian Ideologi : Ideologi dari kata idea : gagasan konsep pengertian dasar dan cita-cita. Logi dari kata logis artinya ilmu.  Kata ideologi diciptakan oleh seorang yang bernama Destult de Tresvy pada abad ke-18
  22. 22. Arti Penting Ideologi bagi Suatu Bangsa 1. 2. 3. 4. Ideologi mampu membangkitkan kesadaran akan kemerdekaan Dengan Ideologi negara dapat berdiri kokoh tidak gampang dipengaruhi oleh ideologi lain Ideologi memberikan tujuan yang jelas menuju ke kehidupan yang dicita-citakan Dengan ideologi dapat mempersatukan berbagai agama
  23. 23. 5. 6. Dengan ideologi dapat mengatasi konflik Ideologi dapat mempersatukan orang dari berbagai golongan
  24. 24. I. Hakikat dan Fungsi Ideologi  Hakikiat ideologi adalah hasil refleksi manusia yang diperoleh dari kemampuannya mengadakan distansi (jarak) terhadap kehidupannya. Fungsi ideologi antara lain  Sturktur Kognitif yaitu pengetahuan yang dapat menjadi landasan untuk memahami dan menfsirkan dunia.
  25. 25. Orientasi dasar dengan membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupannya.  Norma-norma yang menjadi pegangan dan pedoman bagi seseorang untuk melangkah dan bertindak.  Bekal dan jalan seseorang untuk menemukan identitasnya.  Kekuatan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan.  Pendidikan bagi seseorang/masyarakat untuk memahami, menghayati, dan memolakan tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma yang terkandung didalamnya 
  26. 26. J.Dimensi Ideologi  Menurut Dr. A’fian, ideologi mengandung 3 dimensi, yaitu sebagai berikut  Dimensi Realitas Ideologi mengandung makna nilai-nilai dasar yang ada didalamnya bersumber dari nilai-nilai yang riil ada/hidup dalam masyarakatnya.  Dimensi Idealisme  Suatu ideologi mengandung cita-cita ideologi besar yang ingin dicapai didalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegera.  3. Dimensi Fleksibilitas (pengembangan) Dimensi pengembangan hanya dimiliki secara wajar dan sehat oleh suatu ideologi yang terbuka(demokratis)
  27. 27. J.Ideologi Besar di Dunia 1.  a) b) Kapitalis berasal dari kata “capital”/ “capitale” yang berarti kepala. Bisa juga berarti dana (abad 12 dan 13), cara produksi (Karl Marx), dan suatu kegiatan ekonomi untuk menghasilkan laba dengan adanya pertukaran pasar( Max Weber). Ciri-ciri kapitalisme adalah Penggunaan perhitungan rasional untuk mendapatkan keuntungan. Penyesuaian semua alat produksi materi
  28. 28. 2. Sosialisme adalah sebuah istilah umum untuk semua doktrin ekonomi yang menetang kemutlakan milik perseorangan dan menyokong pemakaian milik tersebut untuk kesejahteraan umum. 3. Komunisme dipelopori oleh Karl Marx. Ciri-ciri masyarakat komunisme adalah sebagai berikut :  Penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi  Penghapusan adanya kelas-kelas sosial  Penghilangan suatu negara  Penghapusan pembagian kerja Masyarakat komunisme tidak menghendaki adanya nasionalisme, komnusme membangun negara berdasarkan kelas
  29. 29. 4. Fasisme Kata fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, bahasa latin,fascis, berarti seikat tangkaitangkai kayu. Konsep dasar fasisme adalah negara memiliki suatu kehidupan, kesatuan, dan kewenagan yang tidak selalu sama dengan yang diinginkan individu. 5. Liberalisme Paham individualisme mengembangkan paham kapitalisme yang eksplotatif, yaitu penguasaan atas alat-alat produksi oleh kapitalis, dan pemerasan terhadap hak-hak buruh. Paham liberalisme juga berpaham sekuler, yaitu bersifat memisahkan antara agama dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.
  30. 30. K. Karakteristik Ideologi Pancasila 1. 2. Ketuhanan Yang Maha Esa, artinya bangsa Indonesia mengakui dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta, penguasa dan pemelihara alam semesta. Kemanusiaan Yang Asil dan Beradab, artinya bangsa Indonesia menghargai nilai-nilai kemanusiaan atas dasar prinsip persamaan derajat,hak,dan kewajiban.
  31. 31. 3. Persatuan Indonesia,artinya bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa pada posisi utama. 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, artinya bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut kepentingan bersama lebih mengutamakan/ mengedepankan musyawarah untuk mufakat.
  32. 32. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya salah satu tujuan nasional yang hendak diwujudkan oleh bangsa Indonesia adalah kehidupan nasional yang adil dan makmur. Tiga visi yang terkandung dalam ideologi pancasila menurut Dr. Alfian, adalah sebagai berikut : 5.
  33. 33. Pancasila Sebagai Ideologi Persatuan  Berfungsi dalam mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. 2. Pancasila sebagai Ideologi Pembangunan  Pancasila mampu memberikan arah, tujuan, orientasi, dan wawasan ke depan tentang konsep-konsep pembangunan nasional. 3. Pancasila sebgai Ideologi Terbuka  Mencerminkan adanya kemampuan ideologi pancasila untuk menyesuaikan diri dengan pertumbuhan dan perkembangan masyarakat. 1.
  34. 34. Kelebihan Ideologi Pancasila 1. 2. 3. 4. Pengakuan terhadap Tuhan yang maha esa Ideologi pancasila menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan Pancasila mengedepankan persatuan seluruh bangsa Indonesia Ideologi Pancasila menganut paham demokrasi yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat
  35. 35. Prinsip pokok Demokrasi Pancasila 1. Pemerintahan berdasarkan hukum (pasal 1 ayat (3) UUD 1945) 2. Perlindungan terhadap HAM 3. Pengambilan keputusan berdasar musyawarah 4. Peradilan yang merdeka 5. Adanya partai politik dan organisasi sosial politik 6. Pelaksanaan pemilihan umum
  36. 36. 7. Kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan menurut UUD (pasal 1 ayat (2)) 8. Keseimbangan antara hak kewajiban 9. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME, diri sendiri, masyarakat, Dan negara 10.Menjunjung tinggi tujuan dan citacita nasional
  37. 37. Nilai Pancasila sebagai dasar Negara & Ideologi Prof. Dr. Mr. Notonegoro membagi menjadi 3 : 1. Nilai Materiil: segala sesuatu yang berguna bagi semua unsur manusia 2. Nilai Vital: segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk mengadakan kegiatan atau aktifitas 3. Nilai Kerohanian: segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
  38. 38. Nilai Kerohanian dibedakan menjadi 4 macam, yaitu: 1. Nilai kebenaran 2. Nilai Keindahan 3. Nilai kebaikan 4. Nilai religius
  39. 39.  Pancasila termasuk dalam nilai kerohanian yang mengakui nilai materill dan vital. Nilai-nilai Pancasila :  Sila 1 : mengandung nilai Religius 1. Ketaqwaan kepada Tuhan YME 2. Hormat menghormati antar pemeluk agama 3. Saling bekerja sama antar umat beragama
  40. 40.  Sila 2: mengandung nilai kemanusiaan: 1. Perlkuan yang adil terhadap sesama manusia 2. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan 3. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
  41. 41.  Sila 1. 2. 3.  1. 2. 3. 3 : mengandung nilai persatuan Menjaga persatuan bangsa NKRI Cinta tanah air Rela berkorban untuk Indonesia Sila 4 : mengandung nilai kerakyatan Menghargai pendapat orang lain Tidak memaksakan kehendak orang lain Mengutamakan musyawarah
  42. 42.  Sila 1. 2. 3. 5 : mengandung nilai keadilan Bersikap adil Menolong sesama Menghargai hak-hak orang lain
  43. 43. P. Sikap Positif Terhadap Ideologi Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, d an Bernegara  Mengamankan pancasila berarti menyelamatkan, mempertahankan, dan menegakkan Pancasila yang benar agar tidak diubah, atau dihapus dan diganti dengan ideologi lain. Menurut Pra.Darji Darmodiharjo menngamnkan pancasila hakikatnya adalah mengamankan negara.
  44. 44.  Upaya pengamanan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara pada dasarnya dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu preventit dan represit (preventit : pencegahan ; Represit : tindakan)
  45. 45.  Preventif : upaya ini pada hakikatnya merupakan upaya yang lebih fundamental (mendasar),termasuk didalam nya meningkatkan kewaspadaan secara terus menerus terhadap berbagai kemungkinan adanya upaya dari mana pun.
  46. 46. Upaya pencegahan ini misalnya: a. Membina keadaan Wawasan Nusantara. b. Membina kesadaran ketahanan Nasional. c. Melaksanakan sistem doktrin hankamrata. d. Meningkatkan perngertian,pemahaman dan penghayatan tentang Pancasila melalui pendidikan.
  47. 47.  Reprensif : Upaya ini bersifat membasmi bahaya yang mengancam Pancasila,baik dari dalam maupun luar negeri.Upaya Reprensif ,misalnya memenjarakan orang yang terlibat dalam: -Pemberontakan -Pengkhianatan -Pelanggaran Hukum -Tindakan merongrong Pancasila -Subversi

×