SlideShare a Scribd company logo
1 of 8
0 
PENCARIAN CINTA DAN KEBAHAGIAAN 
DALAM CERPEN SITI MAHIYA 
KARYA GUNAWAN MARYANTO 
Analisis Tematik 
Oleh 
Oki Feri Juniawan 
NIM 120210402021 
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Universitas Jember 
2013
1 
I. PENDAHULUAN 
1.1 Latar Belakang Masalah 
Kebahagiaan adalah dambaan setiap manusia di dunia. Kebahagiaan 
merupakan kesenangan dan ketentraman hidup lahir dan batin manusia. 
Dengan adanya kebahagiaan, manusia dapat menjauhkan diri dari kesusahan 
dan kesedihan. Kebahagiaan tidak timbul begitu saja dalam diri tiap manusia. 
Namun untuk mendapatkan kebahagiaan manusia perlu berusaha dan berdo’a 
untuk mendapatkannya. 
Ukuran kebahagiaan hidup setiap manusia berbeda-beda. Ada yang 
merasa bahagia karena hidup dengan kekayaan, dan ada pula yang hidup 
bahagia hanya dengan kesederhanaan. Kebahagiaan juga dapat timbul dengan 
hadirnya seseorang dalam hidup kita. Seseorang yang dicintai dan dapat 
mendampingi hidup selamanya dalam suka maupun duka. 
Namun bagaimana dengan seseorang yang tidak merasa bahagia hanya 
dengan kekayaan yang dimilikinya? Apa yang membuatnya merasa tidak 
bahagia? Dalam cerpen Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto, terdapat cerita 
tentang seorang saudagar kaya raya dari Benggala yang tak pernah bahagia. 
Oleh karena itu, penulis memilih cerpen tersebut untuk dianalisis karena 
memiliki kisah dan tema yang menarik. 
1.2 Rumusan Masalah 
1.2.1 Bagaimanakah cara menentukan tema? 
1.2.2 Bagaimanakah hasil analisis tematik dari cerpen Siti Mahiya karya 
Gunawan Maryanto? 
II. PEMBAHASAN 
2.1 Cara Menentukan Tema 
Nasution (1963:62) berpendapat bahwa tema memiliki dua jenis, yakni 
tema mayor dan tema minor. Tema mayor merupakan tema pokok atau tema 
dasar dari sebuah cerita, sedangkan tema minor merupakan bagian dari tema 
mayor. Keduanya saling membangun dalam suatu karya sastra. Esten 
(1990:92) mengemukakan cara menentukan tema, antara lain:
1) Persoalan mana yang paling menonjol; 
2) Persoalan mana yang paling banyak menimbulkan konflik. Adapun 
2 
konflik tersebut merupakan penyebab terjadinya peristiwa-peristiwa; 
3) Menentukan atau menghitung persoalan mana yang membutuhkan 
banyak waktu penceritaan. 
2.2 Hasil Analisis Tematik Cerpen Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto 
Menurut Kamus Besar Bahaa Indonesia, tema merupakan suatu pokok 
pikiran atau dasar dari sebuah cerita. Dalam menulis cerpen, puisi, novel, 
karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan lainnya haruslah memiliki 
sebuah tema. Jika diandaikan seperti sebuah rumah, tema adalah fondasinya. 
Tema juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. 
Jika temanya menarik, maka akan memberikan nilai lebih pada tulisan 
tersebut. 
Pada cerpen berjudul Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto, dapat 
dianalisis temanya dengan cara sebagai berikut: 
1. Persoalan mana yang paling menonjol 
Dalam cerpen tersebut yang menjadi persoalan utamanya ialah 
seorang tokoh yang bernama Tambijumiril, seorang saudagar kaya 
raya dari Benggala. Data yang membuktikan persoalan tersebut adalah 
sebagai berikut: 
“Masih inagt cerita Tambijumiril, seorang saudagar kaya raya 
dari Benggala yang tak pernah bahagia?. ... ” 
“... Pendeta Kanjulmukmin yang ditemuinya disebuah pulau 
memberinya petunjuk agar ia pergi ke tanah Mekkah. Mungkin 
di sanalah ia akan mendapatkan kebahagiaannya atau entah apa 
namanya.” 
“... Saya datang ke mari karena itulah petunjuk yang saya 
dapatkan sewaktu saya bertapa sepanjang delapan tahun 
lamanya. Kalau saya hendak mencari bahagia konon di sinilah 
tempatnya.”
Dari data tersebut dapat disimpulkan, bahwa persoalan yang 
menonjol perihal Tambijumaril yang merasa tak pernah bahagia. Dia 
tidak merasa bahagia hanya dengan memiliki kekayaan saja. Oleh 
karena itu ia pergi mencari kebahagiaannya sampai ke kota Mekkah. 
3 
2. Persoalan yang paling banyak menimbulkan konflik 
Persoalan yang menyebabkan banyak konflik dan peristiwa 
ialah perihal Tambijumaril yang merasa tak pernah bahagia, sehingga 
menyebabkan peristiwa-peristiwa berikut: 
“... Ya, ia yang meninggalkan seluruh harta kekayaannya dan 
pergi bertapa sungsang...” 
“... Konon ia mendapat wangsit dari Malaikat Jabarael untuk 
pergi berlayar untuk bertemu dengan jodohnya di sebuah 
padang pasir yang gersang. ...” 
“... Pendeta Kanjulmukmin yang ditemuinya di sebuah pulau 
memberinya petunjuk agar ia pergi ke tanah Mekkah.” 
“Baiklah, kuterima kau bekerja di sini. Sebagai tukang kebun 
taman sari.” 
“Sesosok perempuan berdiri di belakangnya. Wajahnya tertutup 
cadar. ...” 
Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa setelah menerima 
beberapa petunjuk, Tambijumiril benar-benar berusaha agar 
mendapatkan kebahagiaan yang selalu diimpikannya. Walau dia harus 
menjadi seorang tukang kebun. Dan di kebun tersebut, terjadilah 
peristiwa yang akan mengubah hidupnya. Ia bertemu dengan jodoh 
yang akan membuatnya bahagia.
3. Menentukan atau menghitung persoalan yang membutuhkan banyak 
4 
waktu penceritaan 
Setelah dihitung, ternyata persoalan-persoalan yang 
membutuhkan banyak waktu penceritaan ialah tentang proses 
perjalanan Tambijumiril dalam mencari kebahagiaannya. Mulai dari ia 
meninggalkan seluruh harta kekayaannya dan pergi bertapa sungsang 
hingga ia bertemu dengan Siti Mahiya di taman sari tempat ia bekerja 
sebagai tukang kebun. 
Dari uraian di atas dapat ditentukan bahwa tema mayornya adalah: 
Pencarian Cinta dan Kebahagiaan. Sedangkan tema-tema minor yang dapat 
mendukung tema mayor adalah: 
1. Kekayaan bukanlah sumber utama kebahagiaan. 
Hal ini dapat dibuktikan pada kisah hidup Tambijumiril 
sebelum bertemu dengan Siti Mahiya. Dia memang seorang yang kaya 
raya, tetapi kekayaannya bukan jaminan untuk membuatnya bahagia, 
justru ia merasa bosan dengan harta kekayaannnya. Dapat dilihat pada 
percakapan Tambijumiril dengan Baginda Asim berikut ini: 
“Ayah saya seorang saudagar kaya raya, Baginda. Saya lahir di 
tengah kekayaan tersebut. Saya pun tumbuh besar di sana 
hingga kemudian saya mengikuti jejak ayah saya menjadi 
saudagar. Harta kekayaan saya makin hari makin berlipat 
jumlahnya. Tapi lama-kelamaan saya bosan dengan semuanya. 
...” 
2. Berusaha dengan sabar akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan. 
Hal ini dapat dibuktikan dengan kesungguhan dan kesabaran 
Tambijumiril dalam menemukan kabahagiaan hidupnya. Ia sungguh-sungguh 
dalam bertapa hingga delapan tahun lamanya. Ia juga dengan 
sabar mengemban tugas sebagai seorang tukang kebun.
Cerpen tersebut sangatlah baik untuk dibaca. Karena selain memiliki 
kisah dan tema yang menarik, di dalamnya juga terdapat pesan-pesan yang 
dapat diserap dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam 
menginginkan sesuatu kita harus selalu berusaha dan bersabar. 
Selain itu, Cerpen Siti Mahila ini dapat menyadarkan membaca untuk 
selalu ingat bahwa kekayaan bukanlah sumber utama manusia untuk 
mendapatkan kebahagiaan. Karena selain kekayaan, manusia juga perlu 
memiliki sesuatu yang dinamakan cinta. Dan untuk mendapatkan cinta 
tersebut, manusia harus berusaha dengan sabar. 
5 
III. PENUTUP 
3.1 Kesimpulan 
Tema merupakan suatu pokok pikiran atau dasar dari sebuah cerita. 
Tema dapat dibagi menjadi tema mayor dan tema ninor. Sedangkan untuk 
menentukan tema dapat dilakukan dengan 3 cara, yakni mencari persoalan 
yang paling menonjol, mencari persoalan yang paling banyak menimbulkan 
konflik dan menentukan atau menghitung persoalan yang membutuhkan 
banyak waktu penceritaan. 
Dari cerpen yang berjudul Siti Mahiya karya Gunawan Marryanto 
dapat ditentukan bahwa tema mayornya adalah: Pencarian Cinta dan 
Kebahagiaan. Sedangkan tema-tema minor yang dapat mendukung tema 
mayornya adalah: Kekayaan bukanlah sumber utama kebahagiaan; dan 
Berusaha dengan sabar akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan.
6 
DAFTAR PUSTAKA 
Esten, Mursal. 1990. Sastra Indonesia dan Tradisi Sub Kultur. Bandung: Angkasa. 
http://id.wikipedia.org/wiki/Tema 
Maryanto, Gunawan. 2013 . Siti Mahiya. Jawa Pos Edisi Minggu, 8 September 2013. 
Mustamar, Sunarti. 1989. Laporan Penelitian Analisis Struktural Novel dan Senja Pun Turun 
Karya Nasjah Djamin. Jember: Universitas Jember. 
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: 
Balai Pustaka.
7 
Lampiran 
Sinopsis Siti Mahiya 
Karya Gunawan Maryanto 
Kisah ini menceritakan seorang saudagar kaya raya dari Benggala bernama 
Tambijumiril yang tak pernah bahagia. Kemudian ia meninggalkan kekayaannya dan pergi 
bertapa. Di dalam pertapaannya, ia mendapat wangsit dari Malaikat Jabarael untuk pergi 
berlayar ke padang pasir yang gersang untuk bertemu dengan jodohnya. 
Di sebuah pulau, dia bertemu dengan pendeta yang bernama Kanjulmukmin yang 
memberinya petunjuk untuk pergi ke tanah Mekkah. Di tanah Mekkah sendiri pada waktu itu 
masih berbentuk kadipaten dan diperintah oleh Baginda Asim. 
Baginda Asim memiliki 1 orang putri cantik bernama Siti Mahila, dan memiliki 2 
orang putra bernama Alip dan Abdulmuntalip. Siti Mahila adalah anak pertama yang sudah 
saatnya menikah, tetapi ia selalu menghindar jika ayahnya selalu membahas soal pernikahan. 
Maka sang Baginda menjadi gelisah akan hal itu. 
Setelah Tambijumiril sampai di kota Mekkah, ia langsung bertemu dengan Baginda 
Asim dan meminta untuk diberi pekerjaan. Baginda Asim yang tertarik dengan pemuda 
tersebut memberinya pekerjaan sebagai tukang kebun di taman asri, taman tempat Siti 
Mahiya biasa menyendiri. 
Tambijumiril bekerja dengan rajin. Ia selalu menyiram tanaman dan bunga sambil 
menembangkan Sekar Dandanggula. Hal itu sering didengarkan oleh Siti Mahiya secara 
sembunyi-sembunyi. Kemudian suatu hari Siti Mahiya menghampiri Tambijumiril yang 
sedang bekerja. Alangkah terkejutnya Tambijumiril, karena baru pertama kali itu ia melihat 
Siti Mahiya. Dan ia lebih terkejut lagi ketika Siti Mahiya memintanya menembangkan lagu 
yang sering ia perdendangkan. Maka menembanglah Tambijumiril di depan Siti Mahiya. Dan 
dari kejauhan Baginda Asim memperhatikan mereka. Hatinya benar-benar merasa lega. Dia 
merasa bahwa Tambijumiril adalah jodoh Siti Mahila.

More Related Content

More from Oki Feri Juniawan

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiOki Feri Juniawan
 
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Oki Feri Juniawan
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasOki Feri Juniawan
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusOki Feri Juniawan
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Oki Feri Juniawan
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Oki Feri Juniawan
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoOki Feri Juniawan
 

More from Oki Feri Juniawan (12)

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
 
Outline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & BayaOutline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & Baya
 
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
 
Saintifik
SaintifikSaintifik
Saintifik
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
 
Tahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidatoTahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidato
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 

Recently uploaded

MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptxyeniyoramapalimdam
 
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxtressa8
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdfPPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdfssuser8410f71
 
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdf
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdfLaporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdf
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdfSriHandayaniLubisSpd
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfSriHandayaniLubisSpd
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docx
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docxRPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docx
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docxRahmiRauf
 
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMform Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMAgungJakaNugraha1
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxsarimuliati80
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?AdePutraTunggali
 
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1AdiKurniawan24529
 
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docxKisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx1101416
 
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik WidarsihTugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsihninikwidarsih44
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanTitaniaUtami
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Laporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdfLaporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdfSriHandayaniLubisSpd
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptxDwiNovitaSari70
 

Recently uploaded (20)

MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
 
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdfPPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
 
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdf
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdfLaporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdf
Laporan_Rekan_Sejawat Sri Lubis, S.Pd (1).pdf
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docx
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docxRPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docx
RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 8 Semester 2 (gurusekali.com).docx
 
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMform Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1
PPT PEMBELAJARAN KELAS 3 TEMATIK TEMA 3 SUBTEMA SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1
 
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docxKisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
 
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik WidarsihTugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Laporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdfLaporan observasi sri handayani lubis.pdf
Laporan observasi sri handayani lubis.pdf
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
 

Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto

  • 1. 0 PENCARIAN CINTA DAN KEBAHAGIAAN DALAM CERPEN SITI MAHIYA KARYA GUNAWAN MARYANTO Analisis Tematik Oleh Oki Feri Juniawan NIM 120210402021 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember 2013
  • 2. 1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kebahagiaan adalah dambaan setiap manusia di dunia. Kebahagiaan merupakan kesenangan dan ketentraman hidup lahir dan batin manusia. Dengan adanya kebahagiaan, manusia dapat menjauhkan diri dari kesusahan dan kesedihan. Kebahagiaan tidak timbul begitu saja dalam diri tiap manusia. Namun untuk mendapatkan kebahagiaan manusia perlu berusaha dan berdo’a untuk mendapatkannya. Ukuran kebahagiaan hidup setiap manusia berbeda-beda. Ada yang merasa bahagia karena hidup dengan kekayaan, dan ada pula yang hidup bahagia hanya dengan kesederhanaan. Kebahagiaan juga dapat timbul dengan hadirnya seseorang dalam hidup kita. Seseorang yang dicintai dan dapat mendampingi hidup selamanya dalam suka maupun duka. Namun bagaimana dengan seseorang yang tidak merasa bahagia hanya dengan kekayaan yang dimilikinya? Apa yang membuatnya merasa tidak bahagia? Dalam cerpen Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto, terdapat cerita tentang seorang saudagar kaya raya dari Benggala yang tak pernah bahagia. Oleh karena itu, penulis memilih cerpen tersebut untuk dianalisis karena memiliki kisah dan tema yang menarik. 1.2 Rumusan Masalah 1.2.1 Bagaimanakah cara menentukan tema? 1.2.2 Bagaimanakah hasil analisis tematik dari cerpen Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto? II. PEMBAHASAN 2.1 Cara Menentukan Tema Nasution (1963:62) berpendapat bahwa tema memiliki dua jenis, yakni tema mayor dan tema minor. Tema mayor merupakan tema pokok atau tema dasar dari sebuah cerita, sedangkan tema minor merupakan bagian dari tema mayor. Keduanya saling membangun dalam suatu karya sastra. Esten (1990:92) mengemukakan cara menentukan tema, antara lain:
  • 3. 1) Persoalan mana yang paling menonjol; 2) Persoalan mana yang paling banyak menimbulkan konflik. Adapun 2 konflik tersebut merupakan penyebab terjadinya peristiwa-peristiwa; 3) Menentukan atau menghitung persoalan mana yang membutuhkan banyak waktu penceritaan. 2.2 Hasil Analisis Tematik Cerpen Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto Menurut Kamus Besar Bahaa Indonesia, tema merupakan suatu pokok pikiran atau dasar dari sebuah cerita. Dalam menulis cerpen, puisi, novel, karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan lainnya haruslah memiliki sebuah tema. Jika diandaikan seperti sebuah rumah, tema adalah fondasinya. Tema juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. Jika temanya menarik, maka akan memberikan nilai lebih pada tulisan tersebut. Pada cerpen berjudul Siti Mahiya karya Gunawan Maryanto, dapat dianalisis temanya dengan cara sebagai berikut: 1. Persoalan mana yang paling menonjol Dalam cerpen tersebut yang menjadi persoalan utamanya ialah seorang tokoh yang bernama Tambijumiril, seorang saudagar kaya raya dari Benggala. Data yang membuktikan persoalan tersebut adalah sebagai berikut: “Masih inagt cerita Tambijumiril, seorang saudagar kaya raya dari Benggala yang tak pernah bahagia?. ... ” “... Pendeta Kanjulmukmin yang ditemuinya disebuah pulau memberinya petunjuk agar ia pergi ke tanah Mekkah. Mungkin di sanalah ia akan mendapatkan kebahagiaannya atau entah apa namanya.” “... Saya datang ke mari karena itulah petunjuk yang saya dapatkan sewaktu saya bertapa sepanjang delapan tahun lamanya. Kalau saya hendak mencari bahagia konon di sinilah tempatnya.”
  • 4. Dari data tersebut dapat disimpulkan, bahwa persoalan yang menonjol perihal Tambijumaril yang merasa tak pernah bahagia. Dia tidak merasa bahagia hanya dengan memiliki kekayaan saja. Oleh karena itu ia pergi mencari kebahagiaannya sampai ke kota Mekkah. 3 2. Persoalan yang paling banyak menimbulkan konflik Persoalan yang menyebabkan banyak konflik dan peristiwa ialah perihal Tambijumaril yang merasa tak pernah bahagia, sehingga menyebabkan peristiwa-peristiwa berikut: “... Ya, ia yang meninggalkan seluruh harta kekayaannya dan pergi bertapa sungsang...” “... Konon ia mendapat wangsit dari Malaikat Jabarael untuk pergi berlayar untuk bertemu dengan jodohnya di sebuah padang pasir yang gersang. ...” “... Pendeta Kanjulmukmin yang ditemuinya di sebuah pulau memberinya petunjuk agar ia pergi ke tanah Mekkah.” “Baiklah, kuterima kau bekerja di sini. Sebagai tukang kebun taman sari.” “Sesosok perempuan berdiri di belakangnya. Wajahnya tertutup cadar. ...” Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa setelah menerima beberapa petunjuk, Tambijumiril benar-benar berusaha agar mendapatkan kebahagiaan yang selalu diimpikannya. Walau dia harus menjadi seorang tukang kebun. Dan di kebun tersebut, terjadilah peristiwa yang akan mengubah hidupnya. Ia bertemu dengan jodoh yang akan membuatnya bahagia.
  • 5. 3. Menentukan atau menghitung persoalan yang membutuhkan banyak 4 waktu penceritaan Setelah dihitung, ternyata persoalan-persoalan yang membutuhkan banyak waktu penceritaan ialah tentang proses perjalanan Tambijumiril dalam mencari kebahagiaannya. Mulai dari ia meninggalkan seluruh harta kekayaannya dan pergi bertapa sungsang hingga ia bertemu dengan Siti Mahiya di taman sari tempat ia bekerja sebagai tukang kebun. Dari uraian di atas dapat ditentukan bahwa tema mayornya adalah: Pencarian Cinta dan Kebahagiaan. Sedangkan tema-tema minor yang dapat mendukung tema mayor adalah: 1. Kekayaan bukanlah sumber utama kebahagiaan. Hal ini dapat dibuktikan pada kisah hidup Tambijumiril sebelum bertemu dengan Siti Mahiya. Dia memang seorang yang kaya raya, tetapi kekayaannya bukan jaminan untuk membuatnya bahagia, justru ia merasa bosan dengan harta kekayaannnya. Dapat dilihat pada percakapan Tambijumiril dengan Baginda Asim berikut ini: “Ayah saya seorang saudagar kaya raya, Baginda. Saya lahir di tengah kekayaan tersebut. Saya pun tumbuh besar di sana hingga kemudian saya mengikuti jejak ayah saya menjadi saudagar. Harta kekayaan saya makin hari makin berlipat jumlahnya. Tapi lama-kelamaan saya bosan dengan semuanya. ...” 2. Berusaha dengan sabar akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan. Hal ini dapat dibuktikan dengan kesungguhan dan kesabaran Tambijumiril dalam menemukan kabahagiaan hidupnya. Ia sungguh-sungguh dalam bertapa hingga delapan tahun lamanya. Ia juga dengan sabar mengemban tugas sebagai seorang tukang kebun.
  • 6. Cerpen tersebut sangatlah baik untuk dibaca. Karena selain memiliki kisah dan tema yang menarik, di dalamnya juga terdapat pesan-pesan yang dapat diserap dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam menginginkan sesuatu kita harus selalu berusaha dan bersabar. Selain itu, Cerpen Siti Mahila ini dapat menyadarkan membaca untuk selalu ingat bahwa kekayaan bukanlah sumber utama manusia untuk mendapatkan kebahagiaan. Karena selain kekayaan, manusia juga perlu memiliki sesuatu yang dinamakan cinta. Dan untuk mendapatkan cinta tersebut, manusia harus berusaha dengan sabar. 5 III. PENUTUP 3.1 Kesimpulan Tema merupakan suatu pokok pikiran atau dasar dari sebuah cerita. Tema dapat dibagi menjadi tema mayor dan tema ninor. Sedangkan untuk menentukan tema dapat dilakukan dengan 3 cara, yakni mencari persoalan yang paling menonjol, mencari persoalan yang paling banyak menimbulkan konflik dan menentukan atau menghitung persoalan yang membutuhkan banyak waktu penceritaan. Dari cerpen yang berjudul Siti Mahiya karya Gunawan Marryanto dapat ditentukan bahwa tema mayornya adalah: Pencarian Cinta dan Kebahagiaan. Sedangkan tema-tema minor yang dapat mendukung tema mayornya adalah: Kekayaan bukanlah sumber utama kebahagiaan; dan Berusaha dengan sabar akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan.
  • 7. 6 DAFTAR PUSTAKA Esten, Mursal. 1990. Sastra Indonesia dan Tradisi Sub Kultur. Bandung: Angkasa. http://id.wikipedia.org/wiki/Tema Maryanto, Gunawan. 2013 . Siti Mahiya. Jawa Pos Edisi Minggu, 8 September 2013. Mustamar, Sunarti. 1989. Laporan Penelitian Analisis Struktural Novel dan Senja Pun Turun Karya Nasjah Djamin. Jember: Universitas Jember. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
  • 8. 7 Lampiran Sinopsis Siti Mahiya Karya Gunawan Maryanto Kisah ini menceritakan seorang saudagar kaya raya dari Benggala bernama Tambijumiril yang tak pernah bahagia. Kemudian ia meninggalkan kekayaannya dan pergi bertapa. Di dalam pertapaannya, ia mendapat wangsit dari Malaikat Jabarael untuk pergi berlayar ke padang pasir yang gersang untuk bertemu dengan jodohnya. Di sebuah pulau, dia bertemu dengan pendeta yang bernama Kanjulmukmin yang memberinya petunjuk untuk pergi ke tanah Mekkah. Di tanah Mekkah sendiri pada waktu itu masih berbentuk kadipaten dan diperintah oleh Baginda Asim. Baginda Asim memiliki 1 orang putri cantik bernama Siti Mahila, dan memiliki 2 orang putra bernama Alip dan Abdulmuntalip. Siti Mahila adalah anak pertama yang sudah saatnya menikah, tetapi ia selalu menghindar jika ayahnya selalu membahas soal pernikahan. Maka sang Baginda menjadi gelisah akan hal itu. Setelah Tambijumiril sampai di kota Mekkah, ia langsung bertemu dengan Baginda Asim dan meminta untuk diberi pekerjaan. Baginda Asim yang tertarik dengan pemuda tersebut memberinya pekerjaan sebagai tukang kebun di taman asri, taman tempat Siti Mahiya biasa menyendiri. Tambijumiril bekerja dengan rajin. Ia selalu menyiram tanaman dan bunga sambil menembangkan Sekar Dandanggula. Hal itu sering didengarkan oleh Siti Mahiya secara sembunyi-sembunyi. Kemudian suatu hari Siti Mahiya menghampiri Tambijumiril yang sedang bekerja. Alangkah terkejutnya Tambijumiril, karena baru pertama kali itu ia melihat Siti Mahiya. Dan ia lebih terkejut lagi ketika Siti Mahiya memintanya menembangkan lagu yang sering ia perdendangkan. Maka menembanglah Tambijumiril di depan Siti Mahiya. Dan dari kejauhan Baginda Asim memperhatikan mereka. Hatinya benar-benar merasa lega. Dia merasa bahwa Tambijumiril adalah jodoh Siti Mahila.