Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Budaya Komunikasi yang Terungkap dalam
Wacana Bahasa Indonesia
Prof. Dr. H. Suparno
Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar
B...
Budaya
Komunikasi
Hakikat
Manusia
Makhluk
Sosial
Format Baru Komunikasi
Transparan
Jujur
Santun
Produk Budaya
Wacana
Teks ...
“Bahasa Mencerminkan Bangsa”
Budaya Komunikasi Wacana
Contoh:
Makna kata Rice (dalam bahasa Inggris)
Bahasa Indoensia = Pa...
Kelangsungan
Komunikasi
Arif (Jawa) vs Mertua (Batak)
Arif meminjam kendaraan mertua, dan ia
terkejut ketika mertua memintanya untuk
mengisi bensi...
Teori Tindak
Tutur Austin
Ilokusi : yang dilakukan penutur ketika bertutur
(minta mitra tutur melakukan sesuatu)
Komunikas...
Tindak Tutur berdasarkan maksud dan
tuturan yg terungkap
Jarak Kelangsungan Komunikasi
dapat Ditafsirkan
Cara Langsung : E...
Contoh Tindak Direktif tidak langsung diungkapkan
dengan enam bentuk
• Berhubungan dengan Aktivitas Pendengar
• Berhubunga...
• Can you pass the salt?
• Will you pass the salt?
• I would like (you to pass) the salt.
• Would you mind passing the sal...
Gangguan Teknis
Karena satu hal dan lain hal
Kesalahan Prosedur
Gaji anggota DPR: 1) Gaji Pokok, 2) Tunjangan
Perbaikan Pe...
Penyembunyian
Jati Diri
• Bertanya tentang jati diri yang
ditelepon* (lain dengan
budaya barat)
Nama
• Silakan minum!
• Mari dihabiskan saja!
Pela...
Motivasi Penyembunyian Jati Diri
Motivasi
Positif
Negatif
Realisasi Rasa Rendah Hati atau
mengajak orang lain ikut memilik...
Motivasi dalam Praktik Komunikasi
Budaya Terselubung
Kesantunan Kepuasan
Mitra Tutur
Pertimbangan pengungkapan terbuka
per...
Penolakan (Etnik Jawa)
•Menggunakan Alasan
•Menggunakan Kondisi
•Menyatakan Terima Kasih
•Menggunakan Komentar
•Mengajukan...
Kesantunan Berbahasa
Gejala Eufimisme
Pengungkapan secara Lebih Halus
- PRT (Pembantu Rumah
Tangga)
- Anus
- Urine
- Ke be...
Budaya
Topeng
Fenomena
Negatif
Eufimisme
Budaya komunikasi untuk
mengungkapkan informasi secara tidak
jelas dan mengakibat...
Pembudayaan ketidaksesuaian antara
makna dan kata yang pada gilirannya
menimbulkan pembusukan moralitas
individu, masyarak...
Uang saku
Biaya administrasi
Uang lelah
Bantuan dana dari luar negeri
Era Orde Baru :
Kata-kata bagian dari politik kebohongan
Menteri Pertambangan dan Energi mengumumkan
bahwa pemerintah tida...
Sarkasme
Pengungkapan maksud dengan kata-kata dan
ungkapan yang pedas, bahkan kasar
Soekarno
• Ganyang
Faisal Tanjung
• Li...
Dasar Teori menilai
Kesantunan
1. Brown & Levinson (1987) Konsep Muka
Muka Positif Muka Negatif
Kesantunan
Positif
Kesantu...
Pilihan Strategi Penutur
secara terus terang
menggunakan kesantunan positif
menggunakan kesantunan negatif
cara samar-samar
2. Leech (1983
Maksim Kearifan :
Skala Untung Rugi
Kendali Konteks
Mitra tutur: semakin ada untung yang
diperoleh mitra tu...
Keberagaman Masyarakat
Keberagaman Budaya
Komunikasi Masyarakat
Persepsi Kesantunan Direktif dalam
Bahasa Indonesia di Jak...
Fenomena Komunikasi
Masyarakat Papua
Masyarakat menuntut
Papua Merdeka
Forum Rekonsiliasi Rakyat
Irian (Foreri)
Frans Rumb...
Komunikasi Reseptif
Penggunaan Bahasa
Reseptif dari Segi
Pemahaman Suatu Teks
UUD 45 Bab II Pasal 7
“Presiden dan Wakil Pr...
Motivasi Kepentingan
Berperan
Sejauh motivasi kepentingan
diberlakukan, tafsiran yang
relevan berlaku
Sejauh motivasi kepe...
Simpulan dan Implikasi
Budaya Komunikasi  Wacana
Budaya Positif
dan Negatif
Budaya
Komunikasi
Indonesia
Berciri
Majemuk
B...
Terima Kasih
alda0adawi@gmail.com
Budaya Komunikasi yang Terungkap dalam Wacana Bahasa Indonesia
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Budaya Komunikasi yang Terungkap dalam Wacana Bahasa Indonesia

1,042 views

Published on

Pidato Prof. Dr. H. Suparno

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Budaya Komunikasi yang Terungkap dalam Wacana Bahasa Indonesia

  1. 1. Budaya Komunikasi yang Terungkap dalam Wacana Bahasa Indonesia Prof. Dr. H. Suparno Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Bidang Wacana Bahasa Indonesia Pada Fakultas Sastra Disampaikan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Negeri Malang 20 November 2000 Disajikan Oleh Siti Robiah 130211810262 Universitas Negeri Malang Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia April 2014
  2. 2. Budaya Komunikasi Hakikat Manusia Makhluk Sosial Format Baru Komunikasi Transparan Jujur Santun Produk Budaya Wacana Teks Tulis Teks Lisan
  3. 3. “Bahasa Mencerminkan Bangsa” Budaya Komunikasi Wacana Contoh: Makna kata Rice (dalam bahasa Inggris) Bahasa Indoensia = Padi, Gabah, Beras, Nasi, Lontong, dll Retorika Komunikasi • Budaya Kelangsungan Pengungkapan Maksud • Budaya Penyembunyian Jati Diri Penutur • Budaya Kesantunan
  4. 4. Kelangsungan Komunikasi
  5. 5. Arif (Jawa) vs Mertua (Batak) Arif meminjam kendaraan mertua, dan ia terkejut ketika mertua memintanya untuk mengisi bensin kendaraan yang dipinjamnya dengan cara langsung, “Belikan bensin!” Komunikasi Etnik Jawa: - Bensinnya tinggal sedikit, lo! - Bensinnya perlu ditambah!.
  6. 6. Teori Tindak Tutur Austin Ilokusi : yang dilakukan penutur ketika bertutur (minta mitra tutur melakukan sesuatu) Komunikasi Tindak Tutur Hakikat Komunikasi Interaktif Lokusi : tindak menuturkan sesuatu Perlokusi : tindak dari dampak lokusi dan ilokusi Teori Searle (1969)
  7. 7. Tindak Tutur berdasarkan maksud dan tuturan yg terungkap Jarak Kelangsungan Komunikasi dapat Ditafsirkan Cara Langsung : Eksplisit Cara Tidak Langsung : Implisit Tindak Tutur Langsung Tindak Tutur Tak Langsung
  8. 8. Contoh Tindak Direktif tidak langsung diungkapkan dengan enam bentuk • Berhubungan dengan Aktivitas Pendengar • Berhubungan dengan Tindakan Mendatang Pendengar • Berhubungan dengan Kemauan Pendengar • Berhubungan dengan Keinginan Pendengar • Berhubungan dengan Alasan Bertindak • Kalimat yg tersemat dalam salah satu dari lima di atas
  9. 9. • Can you pass the salt? • Will you pass the salt? • I would like (you to pass) the salt. • Would you mind passing the salt? • It might help if you passed the salt. • Can I ask you to pass the salt?
  10. 10. Gangguan Teknis Karena satu hal dan lain hal Kesalahan Prosedur Gaji anggota DPR: 1) Gaji Pokok, 2) Tunjangan Perbaikan Penghasilan, 3) Uang Paket, 4) Tunjangan Jabatan, 5) Tunjangan Beras, 6) Tunjangan Khusus.
  11. 11. Penyembunyian Jati Diri
  12. 12. • Bertanya tentang jati diri yang ditelepon* (lain dengan budaya barat) Nama • Silakan minum! • Mari dihabiskan saja! Pelaku (Pronomina) • Sebagaimana telah kita ketahui…. • Seperti telah kalian ketahui…. Pelibatan Pendengar atau Pembaca
  13. 13. Motivasi Penyembunyian Jati Diri Motivasi Positif Negatif Realisasi Rasa Rendah Hati atau mengajak orang lain ikut memiliki (Fenomena Kesantunan) Menjaga Objektivitas Substansi Bahasan (Wacana Ekspositori) Pengalihan bahkan Pelarian Tanggung Jawab
  14. 14. Motivasi dalam Praktik Komunikasi Budaya Terselubung Kesantunan Kepuasan Mitra Tutur Pertimbangan pengungkapan terbuka perlu dihindari karena tidak santun
  15. 15. Penolakan (Etnik Jawa) •Menggunakan Alasan •Menggunakan Kondisi •Menyatakan Terima Kasih •Menggunakan Komentar •Mengajukan Usul •Menggunakan Gestur (Gerak Mimik)
  16. 16. Kesantunan Berbahasa Gejala Eufimisme Pengungkapan secara Lebih Halus - PRT (Pembantu Rumah Tangga) - Anus - Urine - Ke belakang (buang air besar atau buang air kecil) - Kurang pandai - Kurang waras - Kurang mampu - Pesan-pesan - Pariwara - Selingan - Tuturan kosong 1. “Mari kita mundur dan muncul kembali dalam Warna-Warni!” 2. Kami tidak menerima sumbangan dalam bentuk kado.
  17. 17. Budaya Topeng Fenomena Negatif Eufimisme Budaya komunikasi untuk mengungkapkan informasi secara tidak jelas dan mengakibatkan kerugian
  18. 18. Pembudayaan ketidaksesuaian antara makna dan kata yang pada gilirannya menimbulkan pembusukan moralitas individu, masyaraktat, dan budaya Penggunaan bahasa yang tidak efektif dan efisien sebagai alat berpikir dan berasa, serta alat memahami pikiran dan perasaan Kemerosotan kredibilitas kalangan penguasa dan kalangan masyarakat
  19. 19. Uang saku Biaya administrasi Uang lelah Bantuan dana dari luar negeri
  20. 20. Era Orde Baru : Kata-kata bagian dari politik kebohongan Menteri Pertambangan dan Energi mengumumkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM, beberapa pekan setelah itu harga BBM pun naik. Aparat keamanan menenangkan masyarakat bahwa keadaan kota aman, tak lama kemudian terjadi kerusuhan besar.
  21. 21. Sarkasme Pengungkapan maksud dengan kata-kata dan ungkapan yang pedas, bahkan kasar Soekarno • Ganyang Faisal Tanjung • Libas Soeharto • Gebuk Gus Dur • Biang kerok
  22. 22. Dasar Teori menilai Kesantunan 1. Brown & Levinson (1987) Konsep Muka Muka Positif Muka Negatif Kesantunan Positif Kesantunan Negatif Tingkat Keterancaman Muka Besaran Kekuasaan Status Sosial Jarak Sosial
  23. 23. Pilihan Strategi Penutur secara terus terang menggunakan kesantunan positif menggunakan kesantunan negatif cara samar-samar
  24. 24. 2. Leech (1983 Maksim Kearifan : Skala Untung Rugi Kendali Konteks Mitra tutur: semakin ada untung yang diperoleh mitra tutur, suatu ungkapan semakin santun, dan sebaliknya.
  25. 25. Keberagaman Masyarakat Keberagaman Budaya Komunikasi Masyarakat Persepsi Kesantunan Direktif dalam Bahasa Indonesia di Jakarta (Empat Modus Direktif) • Pernyataan Keinginan • Performatif • Performatif Berpagar • Isyarat Kuat Hierarki Jawa mirip Sunda Hierarki Minang mirip Batak
  26. 26. Fenomena Komunikasi Masyarakat Papua Masyarakat menuntut Papua Merdeka Forum Rekonsiliasi Rakyat Irian (Foreri) Frans Rumbrawer, dosen Lingustik Uncen: Mediator Komunikasi Santun, moderat, jelas, jujur, terbuka, dan tegas* Budaya Komunikasi orang Papua tidak diikuti oleh partisipan non-Papua
  27. 27. Komunikasi Reseptif Penggunaan Bahasa Reseptif dari Segi Pemahaman Suatu Teks UUD 45 Bab II Pasal 7 “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali. “Berlaku sejak tanggal ditetapkan” tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan Kapolri masa Gus Dur.
  28. 28. Motivasi Kepentingan Berperan Sejauh motivasi kepentingan diberlakukan, tafsiran yang relevan berlaku Sejauh motivasi kepentingan tidak diberlakukan, tafsiran yang tidak relevan berlaku. Motivasi Kepentingan  Pertimbangan Untung Rugi Penting
  29. 29. Simpulan dan Implikasi Budaya Komunikasi  Wacana Budaya Positif dan Negatif Budaya Komunikasi Indonesia Berciri Majemuk Budaya Wacana Ekspositori layak dikembangkan
  30. 30. Terima Kasih alda0adawi@gmail.com

×