Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

Statistika dasar penyajian data

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
STATISTIKA DASAR
OLEH :
1. DEA MARIA NELI SARAGIH (0608)
2. IGA OCTRIANA (0608)
3. NURWANINGSIH (06081281520066)
4. RESTU ...
A. DAFTAR ISI
B. PENGERTIAN PENYAJIAN DATA...................................................................................
PENYAJIAN DATA DAN APLIKASI PADA DATA PENELITIAN
B. PENGERTIAN PENYAJIAN DATA
Penyajian data merupakan salah satu kegiatan...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Upcoming SlideShare
penyajian Data
penyajian Data
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 15 Ad

Statistika dasar penyajian data

Download to read offline

oleh neneng
Nurwaningsih
(06081281520066)
Nurwaningsih30@gmail.com

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2017
semoga bermanfaat

oleh neneng
Nurwaningsih
(06081281520066)
Nurwaningsih30@gmail.com

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2017
semoga bermanfaat

Advertisement
Advertisement

More Related Content

Slideshows for you (20)

Similar to Statistika dasar penyajian data (20)

Advertisement

More from nurwa ningsih (20)

Recently uploaded (20)

Advertisement

Statistika dasar penyajian data

  1. 1. STATISTIKA DASAR OLEH : 1. DEA MARIA NELI SARAGIH (0608) 2. IGA OCTRIANA (0608) 3. NURWANINGSIH (06081281520066) 4. RESTU SRI RAHAYU (0608) PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAR SRIWIJAYA 2016
  2. 2. A. DAFTAR ISI B. PENGERTIAN PENYAJIAN DATA.....................................................................................................3 C. TUJUAN PENYAJIAN DATA............................................................................................................3 D. BENTUK PENYAJIAN DATA............................................................................................................3 C.1 PENYAJIAN DATA DALAMBENTUK TABEL....................................................................................3 C.1.1 ATURAN-ATURAN PEMBUATAN TABEL.................................................................................3 C.1.2 MACAM-MACAMTABEL......................................................................................................5 C.2 PENYAJIAN DATA DALAMBENTUK GRAFIK / DIAGRAM................................................................7 C.2.1 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAMPEMILIHAN GRAFIK ........................................8 C.2.2 MACAM-MACAMGRAFIK/DIAGRAM....................................................................................8 D. APLIKASI PADA PENELITIAN........................................................................................................14 E. DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................................15
  3. 3. PENYAJIAN DATA DAN APLIKASI PADA DATA PENELITIAN B. PENGERTIAN PENYAJIAN DATA Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitian yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar mudah dibaca. Penyajian data juga dimaksudkan agar pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan, dan lain-lain. C. TUJUAN PENYAJIAN DATA Adapun tujuan penyajian data adalah; a. Memberi gambaran yang sistematis tentang peristiwa yang merupakan hasil penelitian atau observasi, b. Data lebih cepat ditangkap dan dimengerti, c. Memudahkan dalam membuat analisis data, dan d. Membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat, cepat dan akurat. D. BENTUK PENYAJIAN DATA Secara garis besar ada dua cara penyajian data, yaitu dengan daftar atau tabel dan diagram atau grafik. Dua cara penyajian data ini saling berkaitan karena pada dasarnya sebelum dibuat sebuah grafik data tersebut berupa sebuah tabel. C.1 PENYAJIAN DATA DALAM BENTUK TABEL Misalkan kita mempunyai sekumpulan data dan data tersebut masih belum tersusun secara teratur. Untuk keperluan penganalisaan, biasanya data itu disusun dalam sebuah tabel. Oleh karena itu, berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang berkaitan dengan penyajian data dalam bentuk tabel. C.1.1 ATURAN-ATURAN PEMBUATAN TABEL Dalam sebuah tabel biasanya terdiri dari beberapa baris dan kolom. Dalam hal ini, untuk memuat sebuah tabel yang benar diperlukan aturan-aturan sebagai berikut: 1. Judul tabel Dalam judul tabel harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Harus ditulis ditengah-tengah bagian teratas b. Diberi nomor agar lebih mudah dalam pencarian tabel. Biasanya nomor itu meliputi bab berapa materi itu sedang dibahas dan nomor urut tabel itu sendiri.
  4. 4. Contoh 1: Daftar 1 (2) artinya tabel itu membahas materi bab 1 dan urutan tabel kedua yang dibahas. c. Ditulis dengan huruf besar semua. d. Ditulis secara singkat dan jelas meliputi: masalah apa, dimana masalah itu terjadi, kapan masalah itu terjadi dan satuan dari objek yang dipermasalahkan (jika ada). e. Dapat ditulis dalam beberapa baris, dengan tiap barisnya menggambarkan sebuah kalimat yang lengkap. f. Sebaliknya tiap baris jangan dilakukan pemisahkan kata. Contoh 2: Daftar 1(1) Berat Badan Mahasiswa Program S-1 Jurusan Pendidikan Matematika Tahun 1991 Dicatat Dalam KG 2. Judul Baris a. Ditulis secara singkat dan jelas b. Dapat ditulis dalam beberapa baris c. Sebaiknya jangan dilakukan pemisahan bagian kata 3. Judul Kolom a. Ditulis secara singkat dan jelas b. Dapat ditulis dalam beberapa baris c. Sebaiknya jangan dilakukan pemisahan bagian kata 4. Disebelah kiri bawah tabel biasanya terdapat bagian untuk menuliskan catatan yang diberikan (bila perlu) atau bisa juga kata “Sumber” yang menjelaskan dari mana data itu dikutip. Jjika kata “Sumber” itu tidak ada, itu berarti bahwa pemakai data itu sendiri yang mngumpulkan datanya (bisa berupa fiktif atau data yang benar-benar hasil penelitiannya). 5. Jika ada data mengenai waktu, maka waktu hendaknya disusun secara berurutan. Misalnya: a. Senin, Selasa, Rabu dan seterusnya b. 1980,1981,1982 dan seterusnya c. Januari, Februari, Maret dan seterusnya. 6. Jika ada data mengenai kategori, maka kategori disusun menurut kebiasaan. Misalnya : a. Laki-laki dahulu, kemudian perempuan b. Besar dahulu,kemudian kecil c. Untung dulu, kemudian rugi
  5. 5. d. Bagus dahulu, kemudian jelek/rusak. C.1.2 MACAM-MACAM TABEL Macam-macam tabel jika ditinjau dari jumlah karakteristik yang dimuat dalam tabel ada 3 yaitu; 1. Tabel satu arah Tabel satu arah adalah tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu karakteristik saja. Karakteristik yang ditunjukkan bisa berupa jumlah,frekuensi,ukuran kadar/persentasi dan lain sebagainya. Ini merupakan bentuk tabel yang paling sederhana dan paling mudah dibuat. Contoh : Daftar Inventaris Kelas XII IPA 1 menurut jenis barang Tahun Ajaran 2015/2016 NO NAMA BARANG JUMLAH (BUAH) (1) (2) (3) 1 MEJA 40 3 KURSI 41 3 PAPAN TULIS 1 4 SPIDOL 5 5 PENGHAPUS 2 Sumber : Data Fiktif 2. Tabel Dua arah Tabel dua arah adalah tabel yang menunjukkan hubungan antara dua hal atau karakteristik. Misalnya data jumlah penduduk menurut umur dan jenis kelamin, asal daerah dan agama, jumlah mahasiswa menurut jurusan dan jenis kelamin dan sebagainya. Contoh: Jumlah Mahasiswa FKIP UNSRI Menurut Jurusan Dan 3 Angkatan Termuda. ANGKATAN JURUSAN JUMLAH MIPA IPS (1) (2) (3) (4) 2016 370 119 489 2015 366 89 455 2014 233 101 334 JUMLAH 969 309 1278 Sumber : Data Fiktif 3. Tabel 3 arah Tabel tiga arah adalah tabel yang menunjukka hubungan antara tiga hal atau tiga karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut jenis kelamin,asal daerah dan jurusan; data jumlah penduduk menurut kecamatan, kelompok umur dan jenis kelamin; data
  6. 6. petani padi menurut kategori luas lahan, umur dan jenis kelamin dan masih banyak contoh lainnya. Contoh: Jumlah Karyawan Perusahaan YZ Menurut Bagian Kerja, Jenis Kelamin, Dan Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan Tahun 2017 BAGIAN LAKI LAKI PEREMPUAN SMA D-1/D-2/D- 3 S1/S2/S3 SMA D-1/D-2/D- 3 S1/S2/S3 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) KEUANGAN 2 11 7 3 10 9 PEMASARAN 4 7 12 1 5 13 ADMINISTRASI 9 5 1 1 3 12 JUMLAH 15 23 20 5 18 34 Sumber : Data Fiktif Untuk menyusun sekumpulan data yang besar kecilnya belum tersusun secara teratur kedalam bentuk yang teratur, sebaiknya data itu disajikan dalam bentuk tabel. Dalam hal ini tabel yang biasa digunakan dalam statistika ada tiga macam, yaitu: 1. Tabel baris-kolom Tabel baris-kolom merupakan penyajian data dalam bentuk tabel dengan bentuk susunan baris dan kolom yang saling berhubungan. Untuk sekumpulan data yang diberikan, kita dapat membuat lebih dari satu macam tabel. Semakin banyak kategori atau klasifikasi data maka semakin sulit tabel dibuat, sehingga bijaksana apabila dibuat lebih dari satu tabel. Contoh 3: Daftar nilai raport matematika seorang siswa SMAN 5 BATAM Sumber : Data Fiktif 2. Tabel Kontingensi Tabel kontingensi merupakan bagian dari tabel baris kolom, akan tetapi tabel ini mempunyai ciri khusus, yaitu untuk menyajikan data yang terdiri atas dua faktor atau dua variabel, faktor yang satu terdiri atas b kategori dan lainnya terdiri atas k kategori, dapat NO SEMESTER NILAI MATEMATIKA 1 I 80 2 II 90 3 III 93 4 IV 88 5 V 85 6 VI 95
  7. 7. dibuat daftar kontingensi berukuran b x k dengan b menyatakan baris dan k menyatakan kolom. Contoh 4; Tabel Kontingensi Banyak Mahasiswa Berasal Dari Kepulauan Riau dan riau Yang Kuliah Di Universitas Sriwijaya Berdasarkan jenis kelamin JENIS KELAMIN KEPRI RIAU LAKI-LAKI 10 6 PEREMPUAN 7 15 TOTAL 17 21 Sumber : Data Fiktif 3. Tabel Distribusi Frekuensi Tabel distribusi frekuensi adalah alat penyajian data statistic yang terdiri dari baris dan kolom yang memuat angka-angka untuk menggambarkan distribusi atau pembagian frekuensi dari variabel yang sedang menjadi objek penelitian. Contoh 5: Nilai UAS KALKULUS 1 Mahasiswa Pend. MTK UNSRI 2015 NILAI FREKUENSI A 15 B 25 C 7 JUMLAH 47 Sumber : Data Fiktif Dalam tabel distribusi frekuensi diatas,terlihat angka yang menunjukkan variabel yaitu A,B,C dan D. Angka yang menunjukan frekuensi yaitu 15, 25 dan 7, sedangkan angka yang menunjukkan jumlah frekuensi yaitu 47. Jenis-jenis tabel frekuensi ada Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal, Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok, Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif, Tabel Distribusi Frekuensi Relative, Dan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Relative. C.2 PENYAJIAN DATA DALAM BENTUK GRAFIK / DIAGRAM Setelah mempelajari cara penyajian data dalam bentuk tabel, selanjutnya akan dibahas cara penyajian data dalam bentuk grafik atau diagram. Maksud dan tujuan meenyajikan data statistic dalam bentuk grafik maupun diagram adalah memudahkan pemberian imformasi secara
  8. 8. visual. Penyajian data dalam bentuk grafik maupun diagram sangat banyak digunakan karena kedua bentuk ini sangat efektif untuk menyebarkan informasi baik melalui media surat kabar, majalah, maupun laporan-laporan statistic. C.2.1 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMILIHAN GRAFIK Agar tujuan membuat grafik dari berbagai tabel mencapai sasaran maka dalam memilih grafik yang sesuai perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Dari sudut penganalisaannya/penarikan kesimpulannya. Apakah yang ingin dilihat “perkembangan data” atau “perbandingan data”, misalnya untuk membandingkan beberapa kejadian atau keadaan pada saat tertentu. b. Dari bentuk / macam data yang disajikan dalam tabel yang ingin dibuat grafiknya. Ada data menurut deret waktu, data dalam dua periode atau lebih yang tidak menurut deret waktu dan sebagainya c. Harus disesuaikan dengan tingkat pengetahuan konsumen data, maka grafik harus dibuat sedemikian rupa (misalnya gambar-gambar yang menarik yang dapat membantu membaca angka statistic yang disajikan bagi masyarakat awam) sehingga penyajian data tersebut akan mencapai sasaran. C.2.2 MACAM-MACAM GRAFIK/DIAGRAM 1. DIAGRAM GARIS Diagram garis adalah penyajian data statistik dengan memakai garis yang melakukan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Sumbu X menunjukkan waktu pengamatan dan sumbu Y menunjukkan nilai-nilai data pengamatan untuk waktu tertentu. Gabungan waktu dan pengamatan membentuk titik XY. Misalnya data tentang produksi dari tahun ke tahun, nilai ekspor suatu jenis barang dari tahun ketahun dan sebagainya. Contoh6:
  9. 9. 2. Diagram Lingkaran Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan memakai gambar yang berbentuk lingkaran. Lingkaran tersebut dibagi dalam beberapa bagian yang menyatakan nilai dengan bentuk persen. Contoh 7; 3. Diagram Batang Diagram batang adalah diagram yang menunjukkan bilangan atau kuantitas yang dinyatakan dalam bentuk persegi panjang atau persegi. Pada umumnya diagram batang menggambarkan perkembangan nilai-nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Diagram batang menunjukkan batang-batang tegak, mendatar, dan sama lebar dengan batang-batang terpusah. Contoh 8; 4. Diagram Batang Daun Diagram batang daun adalah diagram sebagai contoh penyebaran data yang datanya diurutkan terlebih dahulu dari yang terkecil ke terbesar. Diagram terbagi atas dua yaitu diagram batang dan daun. Diagram batang daun memuat angkat puluhan serta bagian daun memuat angka satuan. Contoh 9;
  10. 10. 5. Diagram gambar atau piktogram Diagram gambar atau piktogram adalah diagram dimana datanya disajikan dalam bentuk gambar atau lukisan untuk mewakili benda yang menampilkan banyak benda sesungguhnya. Contoh 10; 6. Grafik Histogram dan poligon Histogram dan poligon adalah dua grafik yang digunakan untuk menggambarkan distribusi frekuensi, Data yang telah disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dapat disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram, yaitu diagram kotak yang lebarnya menunjukkan interval kelas, sedangkan batas-batas tepi kotak merupakan tepi bawah dan tepi atas kelas, dan tingginya menunjukkan frekuensi pada kelas tersebut. Apabila titik-titik tengah sisi atas dari histogram dihubungkan satu sama lain oleh ruas-ruas garis maka diperoleh poligon frekuensi. Untuk lebih memahami mengenai histogram dan poligon frekuensi, perhatikan contoh berikut.
  11. 11. Berikut ini upah karyawan (dalam ribuan rupiah) per minggu dari sebuah perusahaan. Sumber : https://yos3prens.wordpress.com/2013/08/18/histogram-poligon-dan-ogive/ Langkah-langkah dalam membuat histogram dan poligon frekuensi dari tabel distribusi frekuensi di atas adalah sebagai berikut. 1. Membuat sumbu datar dan sumbu tegak yang saling berpotongan. Untuk menyajikan data yang telah disusun dalam tabel distribusi frekuensi menjadi diagram, seperti biasa dipakai sumbu datar untuk menyatakan kelas interval dan sumbu tegak untuk menyatakan frekuensi. 2. Menyajikan frekuensi pada tabel ke dalam bentuk diagram. Setelah sumbu datar dan sumbu tegak dibuat pada langkah 1, buat diagram yang menyatakan frekuensi data. Bentuk diagramnya seperti kotak (diagram batang) dengan sisi-sisi dari batang-batang yang berdekatan harus berimpitan. Pada tepi masing-masing kotak/batang ditulis nilai tepi kelas yang diurutkan dari tepi bawah ke tepi atas kelas. (Perhatikan bahwa tepi kelas terbawah adalah 99,5 – 199,5). 3. Membuat poligon frekuensi. Tengah-tengah tiap sisi atas yang berdekatan dihubungkan oleh ruas-ruas garis dan titik- titik tengah sisi-sisi atas pada batang pertama dan terakhir di sisi terakhir dihubungkan dengan setengah jarak kelas interval pada sumbu datar. Bentuk yang diperoleh dinamakan poligon frekuensi (poligon tertutup).
  12. 12. Hasil akhir dari histogram dan poligon frekuensi dari tabel distribusi frekuensi di atas dapat dilihat pada gambar berikut. 7. Ogive Ogive adalah grafik yang digambarkan berdasarkan data yang sudah disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif. Untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari, grafiknya berupa ogive positif, sedangkan untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif lebih dari, grafiknya berupa ogive negatif. Frekuensi kumulatif kurang dari untuk suatu kelas adalah jumlah frekuensi semua kelas sebelum kelas tersebut dengan frekuensi kelas itu. Sedangkan frekuensi kumulatif lebih dari suatu kelas adalah jumlah frekuensi semua kelas sesudah kelas tersebut dengan frekuensi kelas itu. Data upah karyawan sebelumnya dapat digambarkan ogivenya. Akan tetapi sebelum itu, buat terlebih dahulu tabel distribusi frekuensi kumulatifnya.
  13. 13. Dari tabel distribusi frekuensi kumulatif di atas, dapat digambarkan ogive seperti pada diagram berikut.
  14. 14. D. APLIKASI PADA PENELITIAN Data yang akan disajikan sebaiknya sederhana dan jelas agar mudah dibaca dan dipahami pembaca. Penyajian data berguna agar para pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan. Suatu “penyajian” sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Penyajian-penyajian yang lebih baik merupakan suatu cara yang utama bagi analisis kualitatif yang valid, yang meliputi berbagai jenis matrik, grafik, jaringan, bagan, serta gambar. Semuanya dirancang guna menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang padu dan mudah diraih. Dengan demikian seorang pengamat dapat melihat apa yang sedang terjadi, dan dapat menarik kesimpulan yang benar ataukah terus melangkah melakukan analisis yang menurut saran yang dikisahkan oleh penyajian sebagai sesuatu yang mungkin berguna.
  15. 15. E. DAFTAR PUSTAKA Buku statistika pendidikan subana Buku statistika dasar univ terbuka https://yos3prens.wordpress.com/2013/08/18/histogram-poligon-dan-ogive/ http://www.artikelsiana.com/2015/04/pengertian-diagram-macam-contoh.html http://eijuntwenty.blogspot.co.id/2014/05/jenis-jenis-tabel.html http://laudittasr.blogspot.co.id/2014/09/makalah-statistika-dasar.html

×