Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kelompok 5 kimia XII TKJ 1

1,067 views

Published on

kalau ada salah, mohon dimaafkan :)
terimakasih
Assalamu'alalikum

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Kelompok 5 kimia XII TKJ 1

  1. 1. Oleh Riza Nurrohim Nur Rahmi Bagas Wijaya Nahary Ramadhan Nur Laily
  2. 2. Pengertian Hidrokarbon • Hidrokarbon ialah senyawa karbon yang hanya terdiri dari atom karbon (C) dan atom hidrogen (H). • Atom karbon bisa membentuk 4 ikatan kovalen dan dapat membentuk rantai karbon. • Atom karbon mempunyai kedudukan yang berbeda-beda di dalam rantai karbonnya.
  3. 3. Atom karbon primer, sekunder, tersier dan kuartener Keunikan atom C ??
  4. 4. Kedudukan Atom Karbon • Atom karbon primer, yaitu atom karbon yang terikat langsung pada satu atom karbon yang lain. • Atom karbon sekunder, yaitu atom karbon yang terikat langsung pada dua atom karbon yang lain. • Atom karbon tersier, yaitu atom karbon yang terikat langsung pada tiga atom karbon yang lain. • Atom karbon kuarterner, yaitu atom karbon yang terikat langsung pada empat atom karbon yang lain.
  5. 5. Jenis ikatan karbon Bedakan : 1Propana (jenuh) 1 Propena (tak jenuh) 1 Propuna (tak jenuh)
  6. 6. Penggolongan Hidrokarbon • Berdasarkan bentuk rantai karbon, dibagi menjadi dua yaitu rantai alifatik (lurus atau bercabang) dan rantai siklik (melingkar). • Berdasarkan jenis ikatan, dibagi menjadi dua yaitu ikatan jenuh (ikatan tunggal) dan ikatan tak jenuh (mengandung ikatan rangkap dua atau rangkap tiga).
  7. 7. Rantai Atom Karbon Bedakan : 2-metil butana siklobutana benzena Alifatik, rantai kabon terbuka siklik, rantai kabon melingkar Aromatik, berikatan konjungat
  8. 8. Hidrokarbon Berdasarkan jenis ikatan nya Berdasarkan bentuk rantai karbonnya Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh alifatik siklik aromatik contoh Hidrokarbon Alifatik : 2-metilbutana Jenuh : Alkana, Tak jenuh: alkuna, alkena Alisiklik : siklobutana Aromatik: benzena
  9. 9. Penggolongan hidrokarbon Alkana ialah senyawa hidrokarbon alifatik jenuh, yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan karbonnya merupakan ikatan tunggal. Contoh senyawa : CH4 (metana), C2H6 (etana), C3H8 (propana), C4H10 (butana), C5H12 (pentana), dll. Rumus umum alkana : CnH2n+2
  10. 10. Deret homolog Alkana NO Rumus Molekul Nama 1 CH4 metana 2 C2H6 etana 3 C3H8 propana 4 C4H10 butana 5 C5H12 6 C6H14 7 C7H16 8 C8H18 9 C9H20 10 C10H22 pentana heksana heptana oktana nonana dekana
  11. 11. • Alkena ialah senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap (C=C). • Senyawa alkena mempunyai rumus CnH2n. • Contoh senyawa : C2H4 (etena), C3H6 (propena), C4H8 (butena), dst.
  12. 12. Alkuna • Alkuna ialah senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh yang mengandung ikatan rangkap tiga . • Senyawa alkuna mempunyai rumus CnH2n-2. • Contoh senyawa : C2H2 (etuna), C3H4 (propuna), C4H6 (butuna), C5H8 (pentuna), dst.
  13. 13. Oleh Riza Nurrohim Nur Rahmi Bagas Wijaya Nahary Ramadhan Nur Laily
  14. 14. ASAL MULA MINYAK BUMI PROSES PEMBENTUKAN MINYAK BUMI HASIL PENGOLAHAN MINYAK BUMI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN MINYAK BUMI MANFAAT PENGGUNAAN MINYAK BUMI
  15. 15. ASAL MULA MINYAK BUMI • Minyak bumi berasal dari sisa-sisa fosil hewan yang telah melapuk di dasar bumi selama jutaan tahun. • Minyak bumi disebut juga sebagai bahan bakar yang tidak dapat diperbarui
  16. 16. Gambar Proses Pembentukan Minyak Bumi 1 2 3 4
  17. 17. Pembentukan Minyak Bumi berdasarkan Teori Teori Anorganik Teori Anorganik dikemukakan oleh Berthelok (1866) yang menyatakan bahwa minyak bumi berasal dan reaksi kalsium karbida, dan alkali menjadi CaC2 ( reaksi antara batuan karbonat dan logam alkali) dan air menghasilkan asetilen yang dapat berubah menjadi minyak bumi pada temperatur dan tekanan tinggi. CaCO3 + Alkali → CaC2 + HO → HC = CH → Minyak bumi Teori Organik Teori Organik dikemukakan oleh Engker yang menyatakan bahwa minyak bumi terbentuk dari proses pelapukan dan penguraian secara anaerob jasad renik (mikroorganisme) dari tumbuhan laut dalam batuan berpori.
  18. 18. Hasil Pengolahan Minyak Bumi
  19. 19. LPG LPG (Liquified Petroleum Gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana C3H8 dan butana C4H10. Sifat elpiji adalah sebagai berikut: - Cairan dan gasnya sangat mudah terbakar - Cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat. - Gas ini lebih berat dibanding udara sehingga akan banyak menempati daerah yang rendah.
  20. 20. Minyak tanah ( kerosin ) Kerosin adalah cairan hidrokarbon yang tidak berwarna dan mudah terbakar , kerosin memiliki titik didih 1500C sampai 2750C .rantai karbonnya dari C12-C15 . Solar solar adalah fraksi minyak bumi dengan titik didih antara 250- 340 derajat celcius .minyak solar digunakan sebagai bahan bakar kendaraan yang menggunakan diesel . Pelumas Pelumas adalah zat kimia yang berupa cairan, yang kemudian diberikan diantara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Pelumas berfungsi sebagai lapisan pelindung yang memisahkan dua permukaan yang berhubungan.
  21. 21. Lilin Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Bahan bakar yang digunakan adalah paraffin. Minyak bakar Minyak bakar adalah hasil distilasi dari penyulingan minyak tetapi belum membentuk residu akhir dari proses penyulingan itu sendiri. Biasanya warna dari minyak bakar ini adalah hitam chrom. Selain itu minyak bakar lebih pekat dibandingkan dengan minyak diesel. Aspal Aspal ialah bahan hidrokarbon yang bersifat melekat (adhesive), berwarna hitam kecoklatan, tahan terhadap air, dan visoelastis. Aspal sering juga disebut bitumen merupakan bahan pengikat pada campuran beraspal yang
  22. 22. 3. Efek rumah kaca (greenhouse effect ) Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.sehingga suhu panas bumi semakin meningkat Diartikan sebagai hujan dengan pH di bawah 5,7. Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen dioksida.
  23. 23. Manfaat sebagai Bahan Baku Industri Petrokimia Petrokimia adalah bahan-bahan atau produk yang dihasilkan dari minyak dan gas bumi. Bahan-bahan petrokimia tersebut dapat digolongkan ke dalam plastik, serat sintetis, karet sintetis, pestisida, detergen, pelarut, pupuk, berbagai jenis obat maupun vitamin. Terdapat tiga bahan dasar yang digunakan dalam industri petrokimia, yaitu olefin, aromatika, dan gas sintetis (syn-gas). Untuk memperoleh produk petrokimia dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu: a. Mengubah minyak dan gas bumi menjadi bahan dasar petrokimia. b. Mengubah bahan dasar menjadi produk antara. c. Mengubah produk antara menjadi produk akhir.
  24. 24. Manfaat Sebagai Bahan Bakar Sebagian besar produk minyak bumi digunakan sebagai bahan bakar, baik bahan bakar di rumah tangga, industri maupun bahan bakar kendaraan. Bahan bakar minyak yang digunakan di rumah tangga adalah minyak tanah dan gas elpiji.
  25. 25. Manfaat dari Segi Perdagangan • Minyak bumi merupakan senyawa hidrokarbon yang menjadi komoditi perdagangan yang sangat penting bagi dunia karena minyak bumi merupakan salah satu sumber energi yang paling utama saat ini. • Hasil penyulingan minyak bumi banyak menghasilkan senyawa-senyawa hidrokarbon yang sangat penting bagi kehidupan manusia, seperti layaknya bensin, petroleum eter (minyak tanah), gas elpiji, minyak pelumas, lilin, dan juga aspal.

×