“SIMANTRI”
implementasi konsep
pertanian tekno ekologis
(Gubernur Bali I made mangku
Pastika)
Pertanian Tekno-Ekologis
: Alternatif Model dalam
Revolusi Hijau kedua
(Ketum Dewan Pimpinan Nasional
Himp. Kerukunan Tani...
Techno-farming
merupakan pola
pertanian yang lebih
banyak menekankan
pendekatan komoditas
dengan orientasi
penerapan tekno...
Ciri dan Faktor Pembentukan Model Pertanian
Tekno-Ekologis
a. Adanya diversifikasi (Keragaman) komoditas
b. Adanya Pola In...
Manfaat Model Pertanian Tekno-Ekologis
a. Mengurangi Risiko Usaha Tani
b. Mengurangi Emisi GRK
c. Mengefektifkan Langkah A...
Pertanian tekno ekologis
Pertanian tekno ekologis
Pertanian tekno ekologis
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pertanian tekno ekologis

905 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
905
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
10
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertanian tekno ekologis

  1. 1. “SIMANTRI” implementasi konsep pertanian tekno ekologis (Gubernur Bali I made mangku Pastika)
  2. 2. Pertanian Tekno-Ekologis : Alternatif Model dalam Revolusi Hijau kedua (Ketum Dewan Pimpinan Nasional Himp. Kerukunan Tani Ind. Prabowo Subianto)
  3. 3. Techno-farming merupakan pola pertanian yang lebih banyak menekankan pendekatan komoditas dengan orientasi penerapan teknologi maju Eco-farming merupakan pola pertanian yang berorientasi untuk memelihara keragaman hayati dan menjaga kelestarian ekosistem Eco-Techno farming merupakan alternatif pola pertanian yang berupaya menyelaraskan usaha tani dengan kondisi alam (ekosistem), dan membuka diri terhadap teknologi modern, sepanjang teknologi tersebut bersifat ramah lingkungan
  4. 4. Ciri dan Faktor Pembentukan Model Pertanian Tekno-Ekologis a. Adanya diversifikasi (Keragaman) komoditas b. Adanya Pola Integratif c. Orientasi Pemanfaatan Sumber Daya Lokal d. Ramah Lingkungan e. Adanya Pengelolaan Hasil
  5. 5. Manfaat Model Pertanian Tekno-Ekologis a. Mengurangi Risiko Usaha Tani b. Mengurangi Emisi GRK c. Mengefektifkan Langkah Adaptasi dan Mitigasi Membuat model pertanian “techno-ekologis” tidak harus dengan lahan yang luas, seberapa pun luas lahan anda akan bisa dibuat. Bisa dilakukan secara berkelompok dalam suatu kawasan, bisa pula dilakukan secara individu.

×