Makalah Mandiri

MACAM-MACAM METODE
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah
METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI

Disusun Oleh
MA...
PEMBAHASAN
MACAM-MACAM METODE PEMBELAJARAN

Metode dalam mengajar dapat dikenal dengan dua pola yaitu, pola
langsung (dire...
melakukan repetisi (tidak mengulang-ulang sehingga tidak membosankan siswa),
gunakan media diselingi pertanyaan. Kegiatan ...
f)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
3.

a)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
a)
b)
c)

Untuk memproleh pendapat pendapat da...
d)
e)
f)
g)
4.

a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
5.

a)

Cenderung untuk menjadi serial pida...
b)
c)
d)
e)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)
6.

a)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
a)
b)
c)
d)

Ketika mengolah beberapa segi ...
e)
7.

a)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
a)
b)
c)
d)
e)
8.

a)
b)
c)
4

Ada kesulitan dalam memerankan.4
Case-study a...
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
a)
b)
c)
d)
9.

a)
b)
c)
d)
e)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)
i)

Berhubungan dengan metode lainnya...
j)

Memberikan ksesempatan pada pemimpin untuk mempertimbangkan
keinginan/perhatian anggota-anggotanya
k)
Memungkinkan”pen...
c)
d)
e)
f)
g)
h)

a)
b)
c)
d)
e)
a)
b)

c)
d)
e)

12.

13.

5
6

Untuk membangkitkan pemikiran yang logis
Ketika problema...
14.

a)
b)
c)
d)
e)
f)
a)
b)
c)
d)
e)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)
i)
15.

a)
b)
c)
d)
e)
f)

Simposium adalah serangkaian pida...
g)
a)
b)
c)
d)
e)
f)

a)
b)
c)
d)
e)
16.

a)
b)
c)
d)

a)
b)
a)
b)
c)
7

Jika kelompok itu membutuhkan keterangan yang rin...
d)
e)
15.

Kurang efektif kalau tidak ada kesempatan siswa untuk memprakteknya
Sering memerlukan bahan atau alat yang cuku...
c)

a)
b)
c)
d)
a)
b)
c)
d)
17.

a)
b)
c)
d)
a)
b)
c)
a)
b)
c)
18.

Ingin mendapatkan imformasi tambahan mereka dari lapan...
Adalah cara penyampaian bahan pelajaran dengan memberikan
kesempatan berlatih kepada siswa untuk meningkatkan keterampilan...
d)
20.

21.

22.

23.

8
9

Memerlukan banyak waktu.8
Metode Demonstrasi
Yaitu guru membina pelajaran berkarakteristik sub...
24.

25.

26.

a)
b)
c)

10

mengorganisasikan siswa, salah seorang siswa yang akan melakukan
eksperimen memberikan imform...
a)
b)
c)
27.
a)
b)
c)
d)
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)
a)
b)
c)
d)
e)
f)

Kekurangan metode ini:
Kurikulum yang berlaku di Indon...
a)
b)
c)
d)

12

Kelebihan metode sosiodrama ini yaitu:
Sebagian besar anak tidak ikut main drama mereka menjadi kurang kr...
DAFTAR PUSTAKA

Supriadie didi, dkk. Komunikasi Pembelajaran. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
2012.
Slameto, Proses Belajar...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Macam macama metode dalam pembelajaran

4,191 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,191
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Macam macama metode dalam pembelajaran

  1. 1. Makalah Mandiri MACAM-MACAM METODE Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI Disusun Oleh MAISYARAH Semeste : V ( Lima) Lokal :C Prodi : PAI Dosen Pengampu : Dts. H.M.Ilyas, M.A. SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) AULIAURRASYDIN TEMBILAHAN T.A. 2013 1
  2. 2. PEMBAHASAN MACAM-MACAM METODE PEMBELAJARAN Metode dalam mengajar dapat dikenal dengan dua pola yaitu, pola langsung (direct) adalah pemebelajaran yang di kemas dan disampaikan/dilakukan langsung oleh guru. Sedangkan (non-direct) adalah pembelajaran yang dikemas oleh guru dan atau bersama-sama siswa cenderung proses pembelajarannya secara aktif dilakukan siswa. 1 Proses belajar mengajar adalah intraksi antara guru dan peserta didik untuk mewujudkan tujuan yang diterapkan. Berbagai pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran agama islam harus dijabarkan ke dalam metode pembelajaran PAI yang bersifat procedural. “Bagi segala sesuau itu ada metodenya, dan metode masuk syurga adalah ilmu”. (HR.Dailami). 1. Metode ceramah yaitu pidato yang disampaikan oleh seseorang guru didepan sekelompok siswa/kelas. Hal yang harus disiapkan dalam metode ini: a) Analisis sasaran (audience) jika jumlah sedikit lakukan metode lain b) Analisis materi sesuai dan cukup ditutur/diimformasikan c) Rancang waktu secara efektif dan efisien diselingi media pembelajaran atau tanya jawab d) Tetapkan media untuk membantu penjelasan e) Siapkan sejumlah pertanyaandan upaya umpan balik siswa dalam belajar f) Siapkan usaha yang dapat membantu kelancaran ceramah g) Berikan contoh sesuai pengalaman yang diperoleh h) Siapkan kesimpulan sebagai bahan pegangan bagi siswa. Pelaksanaan metode ceramah yaitu, kemampuan merupakan modal awal yang harus dimiliki dapat menguasai diri agar tidak cemas. Dalam pelaksanaan ada hal-hal: (a) Lakukan dengan antusias, semangat dan penuh energi. (b) Pilih bahasa yang baik. (c) Gunakan kalimat pendek hindari kalimat majemuk. (d) Tempo yang tidak tergesa-gesa. (e) Selama ceramah lakukan kontak mata, gesture, gerak tubuh, tidak terkesan hilir mudik terpaku satu tempat, atau hanya duduk di kursi guru. Langkah dalam menggunakan metode ini yaitu, pada kegiatan awal (membuka pembelajaran) melkukan apersepsi, tanya jawab (bentuk pree-test), menjelaskan topik dan tujuan/kompetensi yang hendak dicapai, menjelaskan langkah pembelajaran. Kegiatan inti yakni menjaikan materi pokok secara sistematis, antusias, fokus, 1 Didi Supriadie,dkk.Komunikasi Pembelajaran,(Bandung: PT.Remaja Rosdakarya,2012),hlm.135 2
  3. 3. melakukan repetisi (tidak mengulang-ulang sehingga tidak membosankan siswa), gunakan media diselingi pertanyaan. Kegiatan akhir yakni, memberikan kesempatan bagi siswa untuk merespons keseluruhan materi pembelajaran, menyimpulkan dan melakukan post-test.2 Gunakan ceramah: a) Pada waktu memberi imformasi b) Ketika siswa yang belajar itu sudah mendapatkan motivasi c) Jika gur pandai mengguanakan”gambar” dalam kata-kata d) Jika ingin menambah atau menekankan apa yang sudah dipelajari e) Ketika mengulangi atau mengadakan pengantar pada suatu pelajaran atau aktivitas f) Jika siswa dapat memahami kata-kata yang digunakan. Keunggulannya yaitu: a) Dapat dipakai padaa siswa yang sudah dewasa b) Mengahbiskan waktu dengan baik c) Dapat dipakai pada kelompok yang besar d) Tidak melibatkan terlalu banyak alat pembantu e) Dapat dipakai sebagai penambha bahan yang sudah dibaca f) Dapat dipakai untuk mengulang atau member pengantar pada pelajaran atau aktivitas Kekurangannya yaitu: a) Menghalangi response dari siswa yang belajar b) Hanya sedikit pengjar yang dapat memjadi pembicara yang baik c) Pembicara harus menguasai pokok pembicaranya d) Dapat menjadi kurang menarik e) Sulit untuk dipakai pada anak-anak f) Membatasi daya ingat g) Pembicara tidak selalu dapat menilai reaksi siswa yang belajar 2. Diskusi kelompok Ialah percakapan yang direncanakan tatau dipersiapkan di antara tiga orang siswa/lebih tentang topik tertentu dengan seorang pemimpin. Gunakan diskusi kelompok yaitu: a) Pada waktu saling mengemukakan pendapat b) Untuk membuat problema itu menarik c) Untuk membantu peserta mengemukakan pendapatnya d) Untuk mengenal dan mengolah problema e) Untuk menciptakan suasana yang imformil 2 Ibid,hlm,136-137 3
  4. 4. f) a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) f) 3. a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) a) b) c) Untuk memproleh pendapat pendapat dari siswa yang tidak suka berbicara. Keunggulan metode ini yaitu: Member kemungkinan untuk saling mengemukakan pendapat Merupakan pendekatan yang demokratis Mendorong rasa kesatauan Memperluas pandangan Menghayati kepemimpinan bersama-sama Memebantu mengembangkan kepemimpina Kekurangan dalam metode ini yaitu: Tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar Peserta mendapat imformasi yang terbatas Diskusi mudah terjerumus Membutuhkan pemimpin yang terampil Mungkin dikuasai siswa-siswa yang suka berbicara Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formil.3 Panel yaitu pembicaraan yang sudah direnacanakan di depan kelas tentang sebuah topik, diperlukan tiga panelis atau lebih dan seorang pemimpin. Gunakan metode panel yaitu: Pada waktu mengemukakan pendapat yang berbeda Jika ada panelis yang memenuhi syarat Jika pokok pembicaraan terlalu luas untuk didiskusikan dalam kelompok itu Jika dipandang lebih baik untuk mengajak pengunjung untuk “melihat kedalamnya” tetapi tidak memberkan tanggapan secara verbal di dalam diskusi Ketika mempertimbangkan keuntugan dan kerugian suatu pemecah masalaah Joika panelis dan moderator bersedia untuk mempersiapkan diri. Keunggulan metode ini yaitu: Membangkitkan pikiran Mengemukakan pandangan yang berbeda-beda Mendapat hasil Mendorong analisa Memanfaatkan orang yang betul-betul memenuhi syarat Kekeurangan metode ini yaitu: Mudah tersesat Memungkinkan panelis berbicara terlalu banyak Tidak memungkin semua peserta mengambil bagian 3 Slameto. Proses Belajar Mengajar Dalam Kredit Semester(SKS). (Jakarta: Bumi Aksara,1991), Hlm,100-101 4
  5. 5. d) e) f) g) 4. a) b) c) d) e) f) g) a) b) c) d) e) f) g) a) b) c) d) e) f) g) 5. a) Cenderung untuk menjadi serial pidato pendek Memecahkan pendengar(siswa) ketika mereka setuju dengan panelis tertentu Membutuhkan waktu dan persiapan yang lebih banyak Memerlukan seseorang moderator yang terampil Panel forum ialah panel yang disertai partisifasi tamu (bisa guru, siswa, atau nama sumber). Gunakan metode panel yaitu: Jika ingin mengabungkan penyajian isi degan reaksi tamu Jika anggota kelompok diharapkan member reaksi pada diskusi itu Jika ada pendapat yang sulit dikuasai sehingga perlu dibahas sebelum diajukan secara terbuka Jika waktunya cukup Ketika mempertimbangkan untung rugi suatu pemecahan masalah Jika ada panelis ayng memenuhi syarat Jika mengajukan pandagan yang berbeda-beda. Keunggulan dalam metode ini yaitu: Memungkin setiap anggota ambil bagian M,emungkinkan peputaran tanggung jawab Memungkinkan peserta menyatakan reaksinya Membuta peserta mendengar dengan penuh perhatian Memungkinkan adanya tanggapan terhadap pendapat panelis Adanya hasil Mengemukkkan pendapat yang berbeda Kekurangan metode nini yaitu: Membutuhkan banyak waktu Memrlukan moderator yang terampil Mungkin rasa”terputus-putus” Memnugkinkan panelis member pidato dan bukan bebicara dengan tamu Mudah tersesat Mungkin peserta kurang banyak bertanya dengan” betul” Memungkinkan orang yang suka berbicara memakan waktu yang banyak Kelompok studi kecil (buzz group) adalah pemecahan kelompok yang lebih besar. Kelompok kecil ini membahas tugas yang diberikan, dan biasanya melaporkan hasilnya pada kelompok besar. Gunakan kelompok studi kecil (buzz group): Jika kelompok terlalu besar sehingga tidak memungkinkan setiap siswa berpartisifasi 5
  6. 6. b) c) d) e) a) b) c) d) e) f) g) h) 6. a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) f) g) a) b) c) d) Ketika mengolah beberapa segi sebuah pokok bahasan/masalah Jika ada anggota kelompok yang lamban dan mengambil bagian Jika waktu terbatas Untuk menciptakan suasan yang menyenangkan dalam kelompok Keunggulan metode ini yaitu: Mendorong peserta yang malu-malu Menciptakan suasana yang menyenangkan Memungkinkan pembagian tugas yang kepemimpinan Menghemat waktu Memupuk kepemimpinan Memungkinkan pengumpulan pendapat Dapat dipakai dengan metode lainnya Member variasi Role-play adalah pemeran sebuah situasi dalam hidup manusia dengan tanpa diadakan latihan, dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk dipakai sebagai bahan analisa kelompok Gunakan metode ini: Jika peserta perlu mengetahui lebih banyak tentang pandangan yangberlawanan Jika peserta mempunyai kemampuan untuk memakainya Pada waktu memebantu peserta untuk”memahami” suatu masalah Jika ingin mencoba mengubah sikap Jika pengaruh emosi dapat membantu dalam penyajian masalah Di dalam untuk pemecahan masalah Keunggulan dalam metode ini yaitu: Segera mendapat perhatian Dapat dipakai pada kelompok besar maupun kecil Membantu peserta untuk menganalisa situasi Menambah rasa percaya diri pada peserta Membantu anggota dan peserta menyelami masalah Membantu anggota mendapat pengalaman yang ada pada pikiran orang lain Membangkitkan minat dan perhatian pada saaat untuk pemecahan masalah Kekurangan dalam metode ini yaitu: Mungkin masalahnya disatukan dengan pemerannya Banyak yang tidak senang memerankan sesuatu yang salah Membtuhkan pemimpin yang terlatih Terbatas pada beberapa situasi saja 6
  7. 7. e) 7. a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) f) g) a) b) c) d) e) 8. a) b) c) 4 Ada kesulitan dalam memerankan.4 Case-study adalah sekumpulan situasi masalah, termasuk detail-detail yang memungkinkan kelompok menganalisa masalah itu. Permasalahan itu merupakan”bagian dari hidup” yang mengundang diagnose dan terapi, dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis. Juga secara dramatis. Atau dengan film, dapat juga berupa rekaman. Gunakan Case-study ini: Ketika menghubungkan maslah dengan situasi hidup Ketika menganalisa suatu masalah Jika anggota tidak mampu untuk role-play Untuk membantu anggota memahami masalah Jia mencari kemungkinan pemecahan masalah Ketika menganalisa fakta yang ada tentang suatu masalah Keunggulan metode ini yaitu: Dapat tertulis, lisan, dfilmkan, direkam, diperankan atau diceritakan Dapat ditugaskan sebelum diskusi Memungkinkan kesempatan yang sama bagi anggota untuk mengusulkan pemecahan Menciptakan suasana untuk pertukaraan pendapat Mengenai maslah yang menyangkut hidup Member kesempatan untuk memakai pengetahuan dan keterampilan Memungkinkan semacam follow-htrough stimulasi. Kekurangan metode ini yaitu: Membuttuhkan keterampilan untuk “menulis” masalah Maslah itu tidak selalu sama pentingnya bagi anggota Memerlukan banyak waktu jika dilakukan secara mendalam Meskipun cukup datanya tetap mungkin timbul berdebatan Membutuhkan pemimpin yang terampil Brainstorming Adalah semacanm cara pemecahan masalah dimana siswa mengusulkan dengan cepat semua kemungkinan pemecahan yang terpikirkan. Tidak ada kritik. Evaluasi atas pendapat-pendapat taid dilakukan kemudian. Gunakan metode ini: Untuk membangkitkan pemikiran yang kreatif Untuk merangsang partisifasi siswa Pada waktu mencari kemungkinan pemecahan masalah Ibid,hlm,102-105 7
  8. 8. d) e) f) a) b) c) d) e) f) g) a) b) c) d) 9. a) b) c) d) e) a) b) c) d) e) f) g) h) i) Berhubungan dengan metode lainnya Untuk membangkitkan pendapat-pendapat baru Untuk menciptakan suasana yang menyenagkan dalam kelompok Keunggulan metode ini yaitu: Membangkitkan pendapat baru Merangsang semua anggota untuk ambil bagian Menghasilkan”reaksi rantai” dalam pendapat Tidak menita banyak waktu Dapat dipakai pada kelompk besar dan kecil Tidak memerlukan pimpinan yang terlalu hebat Hanya sedikit peralatan yang diperlukan Kekurangan dalam metode ini yaitu: Mudah terlepas dari kontrol Harus dilanjutkan evaluasi jika diharapkan efektif Mungkin sulit membuat anggota tahu bahwa segala pendapat dapat diterima Anggota cenderung untuk mengadakan evaluasi segera setelah satu pendapat diajukan. Team pendengar yaitu, regu yang dibentuk dengan membagi pengunjung menjadi beberapa regu sebelum suatu penyajian. Setiap team diberi tugas mendengarkan dengan tugas khusus. Laporan tentang tugas itu disampaikan setelah penyajian. Gunakan team pendengar yaitu: Kalau ada pendapat tertentu yang memungkinkan luput dari perhatian Kalau berbagai masalah itu memerlukan penekanan Jika kelompok itu besar Untuk member tujuan pada diskusi Untuk menyajikan imformasi Keunggulan metode ini yaitu: Dapat dipakai pada kelompok besar dan kecil Menunjukkan beberapa ide secara terpisah Memeberi tujuan pada pendengar Menambah perhatian Membimbing umpan balik Membangkitkan daya tarik Memungkinkan semua anggota mengambil bagian dengan cara mendengarkan Memungkinkan diskusi tidak lanjut Mengurangi dominasi seseorang atau skelompok orang 8
  9. 9. j) Memberikan ksesempatan pada pemimpin untuk mempertimbangkan keinginan/perhatian anggota-anggotanya k) Memungkinkan”pengulangan” dengan umpan balik Kekurangan dalam metode ini yaitu: a) Pengunjung hanya mendengar apa-apa yang berhubungan dengan tugasnya b) Cenderung untuk mengurangi keseluruhan pendapat c) Membatasi pertukaran pendapat 10. Debat Ialah semua metode dimana pembicara dari pihak yang pro dan kontra menyampaikan pendapat mereka. Dapat diikuti dengan suatu tangkisan atau tidak perlu. Anggota kelompok atau siswa pendengar dapat juga bertanya kepada peserta debat/pembaca. Gunakan metode debat ini: a) Jika hasil pembicara perlu” diasah” b) Untuk membangkitkan analisa c) Untuk menyampaikan pendapat yang berbeda-beda d) Jika anggota bersedia untuk mendengarkan kedua segi permasalahan e) Jika kelompok itu besar Keunggulan dalam metode ini yaitu: a) Mempertajam hasil b) Menyajikan kedua segi permasalaha c) Membangkitkan anlisa daari kelompok d) Menyampaaikaan kedua faltor dari segi masalah e) Membangkitkan daya tarik f) Mempertahankan daya tarik, perhatian g) Dapat dipakai pakai pada kelompok yang besar Kekurangan dalam metode ini yaitu: a) Keinginan untuk menang mungkin terlalu besar b) Mungkin anggota mendapat kesan yang salah tentang orang yang berdebat c) Membatasi partisipasi kelompok, kecuali jika diikuti diskusi d) Mungkin terlalu banyak emosi yang terlibat e) Memerlukan baanyak persiapan 11. Diskusi formal adalah metode pemecahan problema yang sistematis mencakup: (1) penyampaian problema, (2) mengumpulkan data, (3) mempertimbangkan pemecahan yang mungkin dan, (4) memilih cara pemecahan yang terbaik. Pakailah diskusi formal: a) Jika ada waktu yang cukup banyak b) Pada waktu member latihan untuk pemecahan problema 9
  10. 10. c) d) e) f) g) h) a) b) c) d) e) a) b) c) d) e) 12. 13. 5 6 Untuk membangkitkan pemikiran yang logis Ketika problema itu sudah di rumuskan dengan jelas Jika ada problema yang memerlukan rumusan Untuk mendorong kepada pemecahan problema secara menyeluruh Jika pemimpin cukup terampil dengan metode ini Jika kelompok tidak terlalu besar sehingga memungkinkan setiap peserta ambil bagian Keuntungan metode ini yaitu: Membangkitkan pemikiraan yang logis Mendorong ke arah analisa yang menyeluruh Prosedurnya dapat diterapkan pada macaam-macam problema Membangkitkan tinggkat kosentrasi yang tinggi pada diri peserta Meningkatkan keterampilan dalam mengenali problema. Kekurangan dalam metode ini yaitu: Membuthkan banyak waktu Membutuhkan pemimpin yang terampil Sulit dipakai pada kelompok yang besar Mengharuskan setiap anggota kelompok mempelajarinya dulu Mungkin dilanjutkan pada diskusi lain.5 Menurut Dagun dalam kamus besar Bahasa Indonesia (2008), diskusi diartikan sebagai pertemuan ilmiah sebagi pertukaran pikiran mengenai suatu masalah. Menyiapkan metode diskusi dengak memilih dan menentukan topic/tema diskusi. Topik tidak hanya menarik tapi relevan dengan materi pokok, dengan indicktor hasil belajar dan kompetensi dasar yang ingin dicapai, berdasarkaan kemampuan awal yang dimiliki siswa. Melaksanakan metode diskusi guru dengan arif membimbing, membantu siswa melaksanakan diskusi. Metode diskusi dalam konteks lebih luas terbagi atas, Diskusi panel, Simposium, Seminar, dan lokakarya. Seminar yaitu pertemuan yang dihadiri sejumlah orang untuk melakukan kajian dan pembahasan suatu masalah topik/tema melalui gagas piker dan tukar pendapat yang dipandu oleh seorang ahli. Metode lokakarya adalah bentuk pertemuan membahas masalah praktis/teknis/operasional biasanya merupakan tindak lanjut dari hasil seminar, hal yang berispat konseptual dapat diturunkan kedalam produk untuk dikembangkan. 6 Ibid, hlm, 105-110 Didi, Supriadie. Op.cit. hlm,139-142 10
  11. 11. 14. a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) a) b) c) d) e) f) g) h) i) 15. a) b) c) d) e) f) Simposium adalah serangkaian pidato pendek di depan peserta/siswa dengan seorang pemimpin, pidato itu mnegemukakan aspek-aspek yang beda dari topic tertentu. Pakailah metode symposium ini: Untuk mengemukakan aspek-aspek yang yang berbeda dari topik tertentu Jika kelompok itu besar Jika kelompok itu memerlukan keterangan yang ringkas Juka ada pembicara yang memenuhi syarat Jika tidak memerlukan reaksi pengunjung Ketika pokok pembicaraan sudah ditentukan Keuntungan dalam metode ini yaitu: Dapaat dipakai pada kelompok besar dan kecil Dapat mengemukakan banyak imformasi dalam waktu yang singkat Menyoroti hasil yang lebih baik Pergantian pembicara menambah variasi dan menjadikan lebih menarik Dapaat direncanakan jauh-jauh hari. Kekurangan dalam metode ini yaitu: Kurang spontanitas dan kreativitas Kurang interaksi kelompok Menekankan pokok pembicaraan Agak terasa formil Kepribadian pembicara dapat menekankan isi dengan kurang tepat Sulit mengadakan lontrol waktu Secara umum membatasi pendapat pembicara Membutuhkan perencanaan sebelumnya dengan hati-hati, utnuk menjamin jangkauan yang tepat Cenderung untuk dipakai secara berlebihan. Simposium-Forum Ialah simposium yang diikuti dengan parisipasi tamu. Pakailah metode simposium ini: Untuk memberikan kesempatan interaksi kelompok setelah simposium Pada saat diperlukan kombinasi penyajian isi dan reaksi tamu Ketika ada pendapat yang sulit harus yang harus ditangani secara benar sebelum didiskusikan secara terbuka Jika ada waktu dan persiapan yang cukup Jika mengajukan beberapa pandangan yang berbeda untuk minta tanggapan dari pengunjung Jika kelompok itu benar 11
  12. 12. g) a) b) c) d) e) f) a) b) c) d) e) 16. a) b) c) d) a) b) a) b) c) 7 Jika kelompok itu membutuhkan keterangan yang ringkas. keuntungan dalam metode ini yaitu: Menambah nilai simposium dengan reaksi tamu Dapat dipakai pada kelompok pada kelompok besar dan kecil (terutama yang besar) Banyak dipakai untuk menyajikan banyak keterangan dalam waktu yang singkaat Menyoroti hasil Penggantian pembicara menambah variasi dan membuat lebih menarik Reaksi pengunjung mendorongkan pengunjung untuk mendengarkan dengan lebih banyak perhatian. Kekurangan dalam metode ini yaitu: Membutuhkan banyak waktu Tanggapaan dari kelompok tertunda Kepribadian pembicara memungkinkan penekanan pada isi yang kurang tepat Sulit dalam kontrol waktu Periode forum mudah terulur.7 Metode Demonstrasi Adalah penyajian bahan pelajaran oleh guru/instruktor kepada siswa dengan menunjukkan model/benda asli, atau dengan menunjukkan urutan prosedur pembuatan sesuatu atas proses terjadinya sesuatu untuk mencapai tujuan pengajaran. Gunkan metode ini bila anda ingin agar siswa mengetahui: Bagaiman cra mengaturnya, misalnya mengatur ruang rapat majelis Bagaimana proses pekerjaannya, misalnya pekerjaan bel listrik Bagaimana cara pemakaiannya, misalnya pemakaian alat las Bagaimana cara yang lebih baik, misalnya cara berkhotbah, cara percakapan pastoralan. Keunggulan metode ini yaitu: Perhatian akan lebih terpusat Melibatkan banyak indra sehingga meningkatkan hasil belajar. Kekurangan dalam metode ini yaitu: Kurang efektif untuk kelas besar Kalau alatnya kecil sehingga sukar diamati atau terlalu besar sehingga tidak dapat dibawa masuk ke dalam kelas Kadang-kadang timbul persepsi yang berbeda dari situasi yang sebenarnya Ibid, hlm, 110-111 12
  13. 13. d) e) 15. Kurang efektif kalau tidak ada kesempatan siswa untuk memprakteknya Sering memerlukan bahan atau alat yang cukup banyak. Metode Tanya Jawab Adalah cara penyajian bahan pengajaran dengan jalan mengajukan pertanyaan dengan maksud untuk mendapatkan jawaban lisan atau berupa tindakan sebagai jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan guru/instruktur kepada siswa atau sebaliknya sebagai upaya untuk melengkapi atau memperdalam penguasaan bahan guna pencapaian tujuan pengajaran. Gunakan metode Tanya jawab, bila: a) Mengulangi pelajaran yang lalu untuk mengaitkan dengan pelajaran yang baru b) Anda ingin mengikutsertakan siswa secara efektif dalam pengajaran c) Anda ingin menuntun pengamatan siswa dan pemikiran siswa d) Materi pelajaran berupa fakta dan impormasi yang umum dan mudah dilacak melalui berbagai sumber. Keuntungan dalam metode ini yaitu: a) Siswa aktif dalam pengajaran b) Terbuka peluang bagi siswa untuk menanyakan hal-hal yang kurang jelas c) Perbedaan pendapat dengan siswa atau antara siswa dapat diketahui sehingga mudah diarahkan kepada siswa diskusi, yang sehat d) Tidak menuntut banyak fasilitas Kekurangan dalam metode ini yaitu: a) Hampir tidak ada imformasi baru yang diperoleh b) Mudah terpancing untuk menyimpang dari pokok/bahan pelajaran c) Mudah terpengaruh untuk menggunakan jawaban siswa sebagai alat untuk menilai siswa d) Tidak semua guru/instruktur terampil bertanya e) Tidak cocok untuk mencapai tujuan pengajaran pada ranah efektif dan psikomotor. 16. Metode Perkunjungan Studi (Studi lapangan) Adalah cara penyampaian bahan pelajarn oleh guru/instructor kepada siswa dengan mengadakan perkunjungan kepada obyek tertentu dengan maksud untuk menyelidiki atau mempelajari hal-hal tertentu dari obyek itu guna pencapaian tujuan pengajaran. Gunakan perkunjungan studi , bila: a) Ingin mengintegrasikan bebagai mata pelajaran melalui studi lapangan b) Ingin membentuk persepsi yang benar tentang benda asli, benda tiruan, atau keadaan nyata di lapangan 13
  14. 14. c) a) b) c) d) a) b) c) d) 17. a) b) c) d) a) b) c) a) b) c) 18. Ingin mendapatkan imformasi tambahan mereka dari lapangan sebagai pelengkap imformasi di kelas. Keuntungan dalam metode ini yaitu: Siswa dapat mengamati sendiri keadaan yang sesungguhnya Memperkaya pengalaman belajar Pemahan yang terkotak dapat diintegrasikan Dapat memupuk minat untuk memperkembangkannya. Kelemahan dalam metode ini yaitu: Sering dapat mengganggu kelancaran rencana pelajaran apalagi kalau obyek yang dituju terlalu jauh Siswa bisa tertarik dan terpaku pada hal yang menarik, bukan pada hal yang penting Kadang-kadang pengelola obyek yang dituju kurang terbuka karena alasan tertentu Kadang-kadang memerlukan banyak biaya. Metode Pemberian Tugas dan Resitasi Adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa untuk dikerjakan di luar jadwal sekolah dalam rentangan waktu tertentu dan hasilnya harus dipertanggung jawabkan (dilaporkan) kepada guru/instructor. Gunakan metode ini bila: Siswa perlu meperdalamkan penguasaan bahan pelajaran Siswa perlu memperkembangkan bahan yang telah dipelajari Siswa perlu meningkatkan kemampuan sampai mengasilkan sesuatu sebagai tindak lanjut atau sebagai aplikasi bahan pelajaran yang sudah diperoleh Ingin memupuk minat dan rasa tanggung jawab siswa. Keuntungan dalam metode ini yaitu: Dapat mendorong inisiatif siswa Memupuk minat dan tanggung jawab siswa Dapat meningktakan kadar hasil belajar siswa. Kelemahan dalam metode ini yaitu: Sukar mengontrol apakah hasil tugas itu benar-benar hasil usaha sendiri atau bukan. Bila pemberian tugas itu terlalu sering, apalagi kalu tugas itu terlalu sukar, dapat mengganggu ketenangan siswa Sukar memberikan tugas yang sesuai dengan perbedaan tiap individu Metode Praktek 14
  15. 15. Adalah cara penyampaian bahan pelajaran dengan memberikan kesempatan berlatih kepada siswa untuk meningkatkan keterampilan sebagai penerapan bahan/pengeetahuan yang telah mereka pelajari sebelumnya untuk mencapai tujuan pengajaran. Gunakan metode praktek bila: a) Siswa perlu menguasai dan meningkatkan keterampilan tertentu b) Siswa perlu membiasakan diri dengan situasi tertentu. Keuntungan dalam metode ini yaitu: a) Seringkali memerlukan fasilitas yang banyak b) Memerlukan banyak waktu c) Untuk kelas yang besar, pengawasan kurang efektif kalau instruktornya terbatas. 19. Metode Inkuiri Adalah cara penyampaian bahan pengajarn dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar mengembangkan potensi intelektualnya dalam jalinan kegiatan yang di susunnya sendiri untuk menemukan sesuatau sebagai jawaban yang menyakinkan terhadappermasalahan yang dihadapkan kepadanya melalui proses pelacakan data dan imformasi serta pemikiran yang logis, kritis dan sistematis. Metode inkuiri ini hampir sama dengan metode pemecahan masalah (prolem solving). Perbedaannya ialah dalam pemecahan masalah titik berta terletak pada terpecahkannya masalah sedangkan pada inkuiri titik berat terletak pada kedalaman pencarian sampai ditemukan pemecahan yang menyakinkan (proses pemecahan dan kualitasnya). Gunakan metode inkuiri bila: a) Anda ingin meningkatkan kadar kognitif siswa b) Bahan pengajaran mengandung problema yang menantang dan dapat dipecahkan sesuai dengan tingkat kematangan siswa c) Siswa sudah mampu berpikir analitis, kritis, dan sistematis d) Anda ingin mengembangkan kepercayaan diri siswa itu sendiri. Keuntungan dalam metode ini yaitu: a) Siswa menjadi lebih aktif b) Dapat meningkatkan kemampuan intelektual c) Meningkatkan kadar pengahayatan cara berpikir dan cara hidup yang tepat dalam berbagai situasi nyata. Kelemahan dalam metode ini yaitu: a) Tidak dapt diterapkan secara efektif pada semua tingkatan kelas b) Tidak semua guru/instruktur mampu menerapkannya c) Terlalu menekankan aspek kognitif dan kurang memperhatikan aspek afektif 15
  16. 16. d) 20. 21. 22. 23. 8 9 Memerlukan banyak waktu.8 Metode Demonstrasi Yaitu guru membina pelajaran berkarakteristik substansi materi dalil, rumus, hukum, mekanisme, proses, uji coba, praktek, atau mata pelajaran yang biasa dilakukan di laboratorium atau bengkel kerja, demonstrasi membelajarkan siswa yang sudah bisa dilakukan. Persiapan dalam metode demonstrasi yaitu, diawali dengan memeriksa ketersedian alat, bahan, benda, objek, maupun persitiwa (rekaman dari sebuah peristiwa nyata), ruang untuk siswa bejara, sesuai dengan materi, indicator, dan KD yang harus dicapai. Pelaksanaan metode demonstrasi yaitu, menata ruang, alat, mengorganisasi siswa, memberikan imformasi pokok materi uyang akan didemonstrasikan, mengimformasikan indicator yang akan dicapai, menberitahukan langkaglangkah pembelajaran, mengembangkan tanya jawab.9 Metode karyawisata ( field trip) yaitu kegitan kunjungan tau bepergian bersama memperluas pengalaman, pengetahuan, wawasan. Menurut Syaiful Sagala (2005) yang dilakukan oleh peserta didik untuk melengkapi pengalaman belajar tertentu dan merupakan bagian integral kurikulum sekolah. Persiapan metode ini, perencanaan yang komrehensif, tujuan karyawisata, kompetensi dan indicator, yang ingin dicapai, metri pokok yang dipelajari, langkah kegiatan, alat untuk mengamati dan menilai hasil belajar siswa, format laporan. Pelaksanaan metode ini, memberikan imformasi mengapa karyawisata dilakukan, tujuan dan kompetensi apa yang dicapai, dan materi pokok yang dipelajari, waktunya berapa lama, dalam bentuk kelompok/individual. Metode pemberian tugas (resitasi) yaitu pembacaan hafalan di muka umum atau hafalan di ucapkan oleh siswa-siswa di dalam kelas. Persiapannya yaitu, tugas sesuai dengan kompetensi dan inidkator hasil belajar, materi pokok, uraian tugas dikerjakan, waktu, dan buat contoh format laporan tugas. Pelaksanaannya yaitu, menjelaskan topic, indicator hasil belajar, KD yang ingin dicapai, uraian tugas yang harus dikerjakan, waktu dan sumber belajar. Metode eksperimen (mencoba) yaitu, cara membelajarkan siswa untuk melakukan uji coba (percobaan), penelitian dari sebuah masalah dan hipotesis yang telah dirumuskan untuk memperoleh bukti hasil temuannya, sehinggga dapat kesimpulan. Persiapan metode ini yaitu, tersedianya alat, bahan, ruang, sesuai dengan materi, indicator, dan KD yang harus dicapai, waktu, lembar pengamatan dan penilaian. Pelaksanaannya yaitu, menata ruang dan alat, Ibid, hlm, 112-117 Didi Supriadi, Of.Cit, hlm, 142-143 16
  17. 17. 24. 25. 26. a) b) c) 10 mengorganisasikan siswa, salah seorang siswa yang akan melakukan eksperimen memberikan imformasi materi yang dicoba, memberitahukan indicator yang dicpai, langkah-langkah eksperimen, memperkenalkan alat, bahan,dan mengembangkan tanya jawab. Metode drill (latihan) yaitu, tindakan untuk meningkatkan ketererampilan dan kemahiran. Perisapan metode ini yaitu, membuat rancangan tugas, sesuai dengan kompetensi dan indicator hasil belajar, materi pokok, langkah dan tahapan latihan, waktu sumber belajar, format latihan dan tahapan latihan secara jelas. Metode problem solving yaitu, pemecahan masalah memeblajarkan siswa yang difokuskan kepada suatu masalah/ untuk dianalisis dan dipecahkan sehingga memperoleh kesimpulan. Persiapan metode ini, menyiapkan isi/problem bersifat masalah, siswa dibagi berkelompok, langkah pembelajaran, waktu, cara membuat laporan, dan cara melaporkannya. Pelaksanaan metode ini, membagikan isu problem pada kelompok, imformasikan tujuan dan kompetensi yang dicapai dan indikatornya, langkah pembelajaran: merumuskan masalah, merumuskan jawaban sementra (hipotesis) mengumpulkan data/fakta/imformasi (apakah melalui pengamatan, percobaan, penelitian/kerja laboratorium), analisis pengolahan data, dan menarik kesimpulan.10 Metode proyek atau unit adalah cara penyajian pelajaran yang bertitik tolak dari suatu masalah, kemudian dibahas dari berbagai segi yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluryhan dan bermakna. Kelebihannya yaitu: Dapat memperluas pemikiran siswa berguna dalam menghadapi masalah kehidupan Dapat membina siswa engan kebiasaan menerapkan pengetahuan, sikap, keterampilan dalam kehidupan sehari-hari Metode ini sesuai dengan prinsip-prinsip didaktik modern yang dalam pengajaran perlu diperhatikan: Kemampuan individual siswa dan kerja sama dalam kelompok Bahan pengajaran tidak terlepas dari kehidupan riil sehari-hari yang penuh dengan masalah Pengembangan aktivitas, kreativitas dan pengalamn siswa banyak dilakukan Agar teori dan praktik, sekolah dan kehidupan masyarakat menjadi satukesatuan tak terpisahkan. Ibid, hlm, 144-150 17
  18. 18. a) b) c) 27. a) b) c) d) a) b) c) d) e) f) g) h) a) b) c) d) e) f) Kekurangan metode ini: Kurikulum yang berlaku di Indonesia saat ini, secara vertikal/horizontal belum menunjang pelaksanaan metode ini Pemilihan topik unit sesuai dengan kebutuhan siswa cukup fasilitas dan sumber-sumber yang diperlukan bukanlah pekerjaan yang mudah Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengabur pokok unit yang dibahas.11 Metode sosiodrama dan rol playing adalah mendramatisasikan tingkah laku dalam hubungannya dengan masalaah sosial. Tujuan metode ini yaitu: Agar siswa dapat menghayati, menghargai perasaan orang lain Dapat belajar membagi tanggung jawaab Dapat belajar bagaimana mengambil keputusan dalam situasi kelompok secara spontan Merangsang kelas untuk berpikir daan memecahkan masalah. Petunjuk menggunakan metode ini yaitu: Tetapkan dulu masalah sosial menarik perhatian siswa untuk dibahas Ceritakan pada kelas (siswa) mengenai isi dari masalah dalaam konteks cerita tersebut Tetapkan siswa yang dapat bersedia memainkan peranannya di depan kelas Jelaskan pada pendengar mengenai peranan mereka pada waktu sosiodrama sedang berlangsung Beri kesempatan padaa pelaku berunding beberapa menit sebelum mereka memainkan peranannya Akhiri sosiodrama pada waktu situasi pembicaraan mencapai ketegangan Akhiri sosiodrama dengan diskusi kelas bersama-sama memecahkan masalah yang ada pada sosiodrama tersebut Jangan lupa menilai hasil sosiodrama sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut Kelebihan metode sosiodrama yaitu: Siswa melatih dirinya memahami dan mengingat isi bahan yang di dramakan. Siswa terlatih berinisiatif dan berkreatif Bakat yang ada siswa di pupuk sehingga mungkin akan muncul bibit seni drama Kerja sama antar pemain dapat ditumbuhkan dan dibina sebaik-baiknya Siswasiswa biasa menrima dan membagi tanggung jawab dengan sesame Bahasa lisan dapat dibina menjadi bahasa yang baik mudah dipahami orang lain 11 Drs.Syaiful, Bahri Djamarah, Strategi belajar mengajar, (Jakarta: PT.Rineka Cipta,2006), hlm.8384 18
  19. 19. a) b) c) d) 12 Kelebihan metode sosiodrama ini yaitu: Sebagian besar anak tidak ikut main drama mereka menjadi kurang kreatif Banyak makan waktu, persiapan dalam memahami isi bahan pelajaran pada pertunjukkan Merlukan tempat yang cukup luas, te,pat sempit kurang bebas bermain Sering kelas lain terganggu oleh pemain karena penonton tepuk tangan. 12 Ibid, hlm, 88-90 19
  20. 20. DAFTAR PUSTAKA Supriadie didi, dkk. Komunikasi Pembelajaran. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya. 2012. Slameto, Proses Belajar Mengajar Dalam Kredit Semester(SKS. Jakarta: Bumi Aksara. 1991. Bahri Djamarah, syaiful. Bahri Djamarah. Strategi belajar mengajar. PT. Rineka Cipta. 2006. 20

×