Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Upcoming SlideShare
Kearifan Lokal Dalam Semangat Kebangkitan Nasional Abad XXI
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

4

Share

Download to read offline

Rendahnya Rasa Nasionalisme Dikalangan Remaja

Download to read offline

pkn

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Rendahnya Rasa Nasionalisme Dikalangan Remaja

  1. 1. RENDAHNYA RASA NASIONALISME DIKALANGAN REMAJA
  2. 2. Kelompok 2 1. Alfa Rizki Aristyanto (03) 2. Annisa Dhea Agne Vilasari (05) 3. Baron Ardian Nurizudin (07) 4. Bobby Faried Afansyah (08) 5. Erika Dwi Susanty (15) 6. Febriana Riska Dwi Rahman (17) 7. Izatul Ainiah (21) 8. Nofa Bagus Anantyo (27) 9. Nova Angelia Eriyanti (28) 10. Zidni Ilma Khusnia (38)
  3. 3. Alternatif Untuk Mengatasi Masalah a. Menumbukan rasa Nasionalisme melalui Pendidikan Karakter Pada waktu pemerintahan Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, beliau mengatakan bahwa pendidikan karakter yang dilaksanakan di sekolah-sekolah, dapat membantu menumbuhkan rasa nasionalisme pada kalangan generasi muda (remaja). Oleh karena itu, Presiden melalui Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) meluncurkan Program Pendidikan Karakter. Penanaman jiwa nasionalisme perlu dilakukan disekolah, hal ini dikarenakan bahwa sekolah merupakan tempat pendidikan dan pembentukan jiwa serta semangat bagi generasi muda yang akan menentukan masa depan bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
  4. 4. • Kelebihan untuk alternatif penyelesaian poin ini adalah pendidikan karakter yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dapat membantu untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada kalangan remaja, contoh : pada saat guru memberikan pelajaran diselingi dengan ceramah (pengertian kepada siswanya) untuk cinta tanah air dan menyukai produk dalam negeri. • Kelemahan pada poin ini adalah banyak remaja yang masih belum bisa menerima / menerapkan ini kekehidupan sehari-hari.
  5. 5. b. Menumbuhkan rasa Nasionalisme Melalui Kegiatan Upacara Bendera Upacara Bendera adalah tindakan dan gerakan yang dirangkaikan dan ditata dengan tertib dan disiplin. Pada hakekatnya upacara bendera adalah pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa, hal ini merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain. Upacara bendera juga mengajak kita untuk berjiwa nasionalis. Berdiri dan menghormat kepada bendera sang saka merah putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya. Bila anda mampu berdisiplin, maka pada saat pengibaran bendera itu, hati anda akan bergetar sekaligus bangga karena sang merah putih berkibar dengan gagahnya. Di sanalah terlihat bahwa kita adalah bangsa yang telah merdeka dan berdaulat. Merdeka karena jasa para pahlawan kita yang gagah berani mengusir penjajah dari bumi Indonesia. juga mengajarkan pada kita untuk mengenang jasa para pahlawan, mendoakannya, dan menyanyikan lagu-lagu nasional yang membuat peserta didik tahu sejarah bangsa Indonesia dan menanamkan jiwa patriotisme di kalangan anak muda.
  6. 6. • Kelebihan pada point ini yaitu nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam upacara bendera begitu dalam jika setiap siswa bisa menangkap itu semua untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan remaja, contoh : saat pengibaran bendera merah putih kita diwajibkan untuk hormat dalam posisi tegak yang bemaknakan bahwa kita harus selalu mencintai dan menhormati Negara ini. • Kelemahannya yaitu masih banyak sisiwa yang kurang paham dengan makna upacara bendera dan masih menganggapnya suatu hal yang biasa yang harus dilakukan setiap hari Senin.
  7. 7. c. Menumbuhkan rasa nasionalisme melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah suatu mata pelajaran dimana didalamnya berisikan makna-makna pancasila dan segala tata aturan warga dalam menjalankan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
  8. 8. • Kelebihan point ini yaitu siswa bisa lebih dekat mengenal dan memahami nilai-nilai dan makna Pancasila serta mengetahui apa saja yang harus dilakukan seorang warga negara, contoh : di setiap pelajaran kita selalu diajarkan hal-hal yang sama dan saling berhubungan itu bermakna bahwa sosiali tentang nasionalisme yang paling rutin terjadi yaitu saat siswa belajar PPKn. • Kelemahan point ini yaitu PPKn masih dianggap pelajaran yang kurang penting bagi sebagian remaja dimana kurangnya keseriusan para siswa pada pelajaran ini dan memfokuskan pada bidang-bidang penjurusannya.
  9. 9. TERIMA KASIH
  • AchiriliaLegisa1

    Feb. 20, 2018
  • AlfiSyah3

    Feb. 19, 2018
  • AliyahHanun

    Apr. 7, 2017
  • RinaSetya

    Apr. 4, 2017

pkn

Views

Total views

21,581

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

2

Actions

Downloads

191

Shares

0

Comments

0

Likes

4

×