D e n p a s a rr                                                                                              Denpasar    ...
KERTHA PERTIWI                                  Jurnal Ilmiah Magister Kenotariatan                              (Scientif...
PENGANTAR REDAKSI       Om, Swastyastu,       Puji syukur kami panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan YangMah...
DAFTAR ISI                                                                                                                ...
MODEL ANGGARAN DASAR PERSEROAN TERBATAS DIDIRIKAN UNTUK DI INDONESIA             UNTUK MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL ...
PENDAHULUAN                              Perseroan Terbatas (UUPT) dan peraturan pelaksananya.                            ...
bidang Hukum Kenotariatan pada Khususnya. Disamping                di    sekitarnya    dan    juga    memperhatikanitu has...
f.   Perseroan Tertutup adalah Perseroan terbatas       b.  Pengertian Anggaran Dasar Perseroan Terbatas.          yang mo...
d.    Bagi Pemerintah agar dapat selalu mengawasi           mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam baik       perkemb...
dengan sebaik-baiknya mengenai presentase keuntungan                   1.2 Ketentuan mengenai penggunaan laba tahunanperus...
b. Di bidang pendidikan :                              Perseroan Terbatas yang didalamnya memuat model        - Pemberian ...
1. Laba bersih Perseroan dalam suatu tahun buku                                    kegiatan yang tidak mencemari lingkunga...
ini berkeinginan untuk mengubah Anggaran Dasar               kegiatan tersebut akan memberikan manfaat kepadaperusahaannya...
Berdasarkan perbandingan diatas mengenai                      tidak akan memperdulikan apakah jenispengaturan CSR di Belan...
memberikan pengumuan kepada publik apakahPerseroan Terbuka tersebut telah melaksanakankegiatan CSR atau tidak dalam kegiat...
DAFTAR PUSTAKABambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.C.S.T. Kansil & Christin...
PEMBATALAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH DAN AKIBAT HUKUMNYA   TERHADAP AKTA JUAL BELI YANG MENJADI DASAR DITERBITKANNYA...
Administrative Court orders, but only based on legal defects in the certificate, which obviously is know byNational Land A...
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan             hierarki tata susunan ; suatu norma yang lebihhasilnya nanti dapat me...
“.Dengan demikian        Surat Edaran Mahkamah        dokumen, perundang-undangan, vonis-vonis yangAgung ( SEMA ) No 2 tah...
merumuskan        dan     saling    menghubungkan      (b) Pendekatan ius constitutum atau pendekatanpercontohan – percont...
berdasarkan pokok bahasan untuk memudahkan                  sertifikta yang baru menggantikan sertifiktaanalisis dan pada ...
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011

1,844 views

Published on

Jurnal Ilmiah ini memuat beberapa artikel pilihan dari Mahasiswa Program Magister Kenotariatan Universitas Udayana. Artikel tersebut merupakan ringkasan hasil penelitian tesis mahasiswa yang sudah diuji dan dapat dipertahankan oleh mahasiswa dalam sidang ujian dihadapan dewan penguji dan Guru Besar.

Published in: Education, Technology
  • Be the first to comment

Jurnal Ilmiah MKn Unud oktober 2011

  1. 1. D e n p a s a rr Denpasar Denpasa K e rrttth a P e rrtttiiiw iii Ker ha Per w Ke ha Pe w V o lllu m e 0 2 Vo ume 02 Vo ume 02 H a llla m a n 1 – 6 1 Ha aman 1 – 61 Ha aman 1 – 61 O k ttto b e rr 2 0 1 1 Ok ober 2011 Ok obe 2011KERTHA PERTIWI RT PE TIJ U R N A L IIL M IIA H M A G IIS T E R K E N O T A R IIA T A N U N IIV E R S IIT A S U D A Y A N AJURNAL ILMIAH MAGISTER KENOTARIATAN UNIVERSITAS UDAYANAJURNAL LM A MAG STER KENOTAR ATAN UN ERS TAS UDAYANA AH PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN PROG AM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN GR UNIVERSITAS UDAYANA UN VERSITAS UDAYANA NI 2011 2011
  2. 2. KERTHA PERTIWI Jurnal Ilmiah Magister Kenotariatan (Scientific Journals of The Master of Notary)Volume 02 Periode Oktober 2011 Susunan Organisasi Pengelola Ketua Penyunting Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH.,M.Hum. Wakil Ketua Penyunting I Made Tjatra Yasa, SH.,MH. Penyunting Pelaksana I Gusti Ngurah Alit Widana Putra, ST.,M.Eng. I Putu Artha Kesumajaya I Gde Chandra A. W. Petugas Administrasi I Made Suparsa I Ketut Wirasa Alamat Redaksi Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Udayana Jl. Pulau Bali No. 1 Sanglah Denpasar Telp. : (0361)264812. Fax (0361)264812 E-mail : notariat_unud@yahoo.com Website : http://www.fl.unud.ac.id/notariat/ G a m b a r C o v e r : P a n e n P a d i d a n S a wa h K e r t h a P e r ti wi m e r u p a k a n j u r n a l i l m i a h ya n g d i t e r b i t k a n d u a k a l i s e t a h u n ( A p r i l d a n O k t o b e r ) ya n g m e m u a t i n f o r m a s i t e n t a n g b e r b a g a i a s p e k h u k u m Kenotariatan dari : (1) hasil penelitian, (2) naskah konseptual/opini, (3) r e s e n s i b u k u , d a n i n f o K e n o t a r i a t a n a c t u a l l a i n n ya i
  3. 3. PENGANTAR REDAKSI Om, Swastyastu, Puji syukur kami panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan YangMaha Esa oleh karena atas perkenan dan rahkmat-Nyalah Jurnal Ilmiah Program StudiMagister Kenotariatan Program Pascasarjana Universitas Udayana Tahun 2011 dapatdiselesaikan. Disusunnya Jurnal Ilmiah Prodi M.Kn Unud ini dimaksudkan untuk dapatsebagai referensi dan pegangan bagi mahasiswa, dosen maupun pengelola dalam prosesbelajar mengajar maupun pengelolaan Program Studi Magister Kenotariatan UniversitasUdayana. Jurnal Ilmiah ini memuat beberapa artikel pilihan dari Mahasiswa Program MagisterKenotariatan Universitas Udayana. Artikel tersebut merupakan ringkasan hasil penelitiantesis mahasiswa yang sudah diuji dan dapat dipertahankan oleh mahasiswa dalam sidangujian dihadapan dewan penguji dan Guru Besar. Dengan diterbitkannya Jurnal Ilmiah 2011 ini diharapkan pelaksanaan dalampenyelenggaraan pendidikan menjadi lebih lancar didalam mewujudkan visi dan misi sertatujuan pendidikan pada Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Udayana. Kamijuga memberikan kesempatan kepada para pengajar, pengelola, mahasiswa dan alumniProgram Studi Magister Kenotariatan untuk berpartisipasi dalam menulis artikel ilmiahdengan tetap mentaati semua aturan atau ketentuan yang tercantum dalam Jurnal Ilmiah ini.Akhirnya, semoga Jurnal Ilmiah ini bermanfaat untuk semua pihak.Om, Santih, Santih, Santih, Om. Oktober 2011 Redaksi ii
  4. 4. DAFTAR ISI HlmSusunan Organisasi Pengelola ……………………………………………………………… iPengantar Redaksi ………………………………………………………………………….. iiDaftar isi ………………………………………………………………................................ iiiModel Anggaran Dasar Perseroan TerbatasDidirikan untuk di Indonesiauntuk Melaksanakan Tanggung Jawab Sosial PerusahaanA .A . R a t i h Pe r ma n as a ri .. . . . . . .. .. . . .. . . . .. .. . . .. .. . .. . . .. .. .. . .. . . .. .. . . . .. . . .. .. . .. . . .. . . .. . .. . . .. .. . . . . 1Pembatalan Sertipikat Hak Milik Atas Tanah Dan Akibat Hukumnya Terhadap AktaJual Beli Yang Menjadi Dasar Diterbitkannya Sertipikat Tersebut( Studi Kasus Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar )Ni Ketut Ayu Dewita Ismantari Artadi, SH ............................................................................................... 13Kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Ppat) Dalam Pemungutan PajakPenghasilan (Pph) Dari Jual Beli Hak Atas Tanah Dan/ Atau Bangunan Di WilayahDenpasar TimurPutu Ida Mahayani, SH. …………………………………………………………………………………. 26Kedudukan Hukum Dan Otentisitas Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (Ppat) DalamHal Pendaftaran TanahNi Putu Dhian Irmasari............................................................................................................................... 33Peran Pengurus Yayasan Dalam Penerapan Prinsip Transparansi Pada YayasanPendidikan Di Denpasar(Studi Di Yayasan Pendidikan Dwijendra Dan Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar)Cokorda Istri Jayanthi Pemayun…………………………………………………………………………. 42Eksistensi Akta Pengakuan Hutang Dalam Pemberian Kredit BankA.A. Ngr. Andy Priatna Panjiningrat, S.H……………………………………………………………….. 53Petunjuk Penulisan Artikel iii
  5. 5. MODEL ANGGARAN DASAR PERSEROAN TERBATAS DIDIRIKAN UNTUK DI INDONESIA UNTUK MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN A. A. Ratih Permanasari Magister Kenotariatan Universitas Udayana E-mail : - ABSTRACT A.A. Ratih Permanasari, student of Master of Notary Public, Faculty of Law, Brawijaya University, 2011, “ModelArticles of Association for Company Limited Established in Indonesia to Implement Corporate Social Responsibility”,Supervisor I : Afifah Kusumadara.,S.H.,LLM.,SJD and Supervisor II : Adiwati SH., MH. This thesis departs from the legal issue that is the vagueness of norms for the implementation of Corporate SocialResponsibility for Limited Liability Companies are required to take Corporate Social Responsibility in businessactivities, related to Law No. 40 of 2007 regarding Limited Liability Company which states in Article 74 paragraph (1)that every the Company is conducting its business activities to manage natural resources or related natural resourcesrequired to carry out social and environmental responsibility or Corporate Social Responsibility. But in the LimitedLiability Company Law of 2007 is not specified on the way for the government to be able to prove whether any of theCompany is required to implement Corporate Social Responsibility has done their duty or not and also for the Companyitself to prove that the Company has been implementing Corporate Social Responsibility or not. The research in this thesis using Juridical Normative legal research, analyze the legal issues based on the legalbasis of the legislation (Statute approach), in particular Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies Act andsuch other sectoral Law Earth Oil and Gas Law, Forestry Law, Investment Law, Law of Water Resources, Forestry Lawand Law of Environmental Management. The results of the research in this thesis is to provide a model that includes the Companys Articles of Associationof Corporate Social Responsibility clause for a Limited Liability Company whose operations manage natural resourcesand whose business activities relating to natural resources that is by explaining in the Articles of Association of theCompany of funds to implement Corporate Social Responsibility is taken from the annual profits of the Company and inaccordance with the approval of the General Meeting of Shareholders and mention about the activities of CorporateSocial Responsibility conducted by the Company both in the field of employee benefits, economic, environmental,educational and social.Keyword: Model Articles of Association, Limited Liability Company, Corporate Social Responsibility Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 1
  6. 6. PENDAHULUAN Perseroan Terbatas (UUPT) dan peraturan pelaksananya. Ketentuan mengenai anggaran dasar Perseroan tertuangLatar Belakang Masalah dalam Pasal 15 ayat 1 Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Disebutkan pula dalam Sejarah munculnya CSR dimulai sekitar awal Pasal 15 ayat 2 Undang-undang No. 40 Tahun 2007, yaituabad kedua puluh di Amerika, dimana suatu reaksi “selain ketentuan sebagaimana dimaksud diatas, anggaranterhadap perusahaan-perusahaan besar dimulai. Bisnis- dasar dapat juga memuat ketentuan lain yang tidakbisnis perusahaan besar dikritik karena terlalu kuat dan bertentangan dengan Undang-undang ini”. Sesuai denganmelakukan praktek antisosial. Konsep CSR itu sendiri penjelasan diatas mengenai ketentuan lain dalam anggaranmulai dikenal pada tahun 1950 sampai 1960 di Amerika dasar Perseroan Terbatas, maka ketentuan mengenai CSRSerikat, seorang penulis yang bernama R. Bowen dapat pula dimuat dalam anggaran dasar Perseroan.mengemukakan pendapatnya mengenai kewajiban Namun sampai saat ini belum ada perusahaan yangperusahaan menjalankan usahanya sejalan dengan nilai- mencantumkan mengenai ketentuan CSR dalam Anggarannilai dan tujuan yang hendak dicapai masyarakat ditempat Dasar perusahaannya. Hal ini dikarenakan dalamperusahaan tersebut beroperasi. Masuknya prinsip-prinsip ketentuan UUPT tahun 2007 tidak terdapat ketentuan yangCSR ke Indonesia ditetapkan dalam Undang-undang yang mengharuskan setiap Perseroan yang wajib melaksanakanterdapat dalam Undang-undang Republik Indonesia CSR untuk mencantumkan CSR dalam AnggaranNomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dasarnya sehingga tidak ada suatu kewajiban atau unsurPengertian mengenai CSR termuat dalam Pasal 1 angka 3 paksaan bagi setiap Perusahaan yang wajib melaksanakanUndang-undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2007 CSR untuk mencantumkan CSR dalam Anggarantentang Perseroan Terbatas. Dalam Pasal 74 Undang- Dasarnya.undang No. 40 tahun 2007, CSR diterjemahkan ke dalambahasa Indonesia menjadi Tanggung Jawab Sosial dan Beberapa kendala yang dihadapi oleh PerseroanLingkungan. dalam menetapkan ketentuan CSR dalam anggaran dasar perusahaan adalah kemungkinan akan terjadinya kerugian Ketentuan mengenai CSR sebenarnya juga dalam perjalanan Perseroan sehingga tidaktercantum dalam beberapa Undang-undang sektoral selain memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan CSR.di dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Disamping itu ada perbedaan kendala yang dihadapi olehPerseroan Terbatas. Beberapa undang-undang sektoral Perseroan tertutup dan Perseroan yang terbuka. Hal iniyang juga mencantumkan mengenai ketentuan CSR antara dikarenakan dari segi modal, alokasi saham, penjualanlain: saham dan pembagian keuntungan bagi Perseroan yang tertutup dan terbuka berbeda jumlah dan prosesnya. a. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Berdasarkan latar belakang masalah diatas dan juga Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan dikarenakan sampai saat ini belum ada Perseroan Terbatas Batu Bara, Pasal 95 (d), (e) ; yang mencantumkan CSR dalam anggaran dasar b. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 perusahaannya, maka dalam tesis ini penulis tertarik untuk Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Pasal 15 membahas mengenai : Model Anggaran Dasar (b) ; Perusahaan bagi Perseroan Terbatas yang Didirikan c. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 di Indonesia untuk Melaksanakan Corporate Social Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, Pasal 47 Responsibility. (3) ; d. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Rumusan Masalah Minyak Gas dan Bumi, Pasal 40 (2), (3) dan (5) ; e. Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang 1. Bagaimana model anggaran dasar bagi Perseroan Kehutanan, Pasal 23 ; terbatas yang diwajibkan melakukan CSR dalam f. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang kegiatan usahanya ? Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 6 ayat 1 2. Masalah-masalah hukum apa yang dapat dihadapi dan ayat 2 ; Perseroan terbatas yang memasukkan CSR dalam anggaran dasarnya ? Untuk memahami lebih lanjut mengenaikewajiban CSR bagi Perseroan Terbatas yang didirikan di Manfaat PenelitianIndonesia, maka selanjutnya penulis akan membahasmengenai Perseroan Terbatas. Perseroan terbatas (PT) Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaatadalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, baik secara teoritis maupun secara praktis sebagai berikut:didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatanusaha dengan modal dasar yang keseluruhannya terbagi Manfaat secara Teoritisatas saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaatoleh Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang bagi pengembangan Ilmu Hukum pada umumnya dan Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 2
  7. 7. bidang Hukum Kenotariatan pada Khususnya. Disamping di sekitarnya dan juga memperhatikanitu hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi keberlangsungan lingkungan hidup di sekitarnyapengembangan pengetahuan terkait model CSR dalamAnggaran Dasar Perusahaan bagi Perseroan Terbatas yang Metode PenelitianDidirikan di Indonesia. a. Jenis PenelitianManfaat secara praktis Penelitian yang penulis lakukan adalaha. Bagi setiap Perseroan yang wajib untuk berdasar metode penelitian Yuridis Normatif, melaksanakan CSR dalam kegiatan Perseroannya maksudnya adalah menganalisa permasalahan hukum agar mengetahui mengenai manfaat dan kewajiban yang berpedoman pada landasan hukum yaitu dalam pelaksanaan CSR di Indonesia serta model peraturan perundang-undangan. Dalam tesis ini CSR dalam anggaran dasar perusahaannya. penulis menemukan adanya suatu kekaburan normab. Bagi setiap Perseroan terbuka dan tertutup yang akan atas pelaksanaan CSR bagi Perseroan Terbatas yang memasukkan ketentuan CSR dalam Anggaran Dasar diwajibkan melakukan CSR dalam kegiatan usahanya. Perusahaan agar dapat mengantisipasi kendala yang Hal ini dikarenakan dalam UUPT tahun 2007 dapat timbul dikemudian hari. menyebutkan bahwa setiap Perseroan yang melakukan kegiatan usahanya dengan mengelola sumber daya alam atau yang berkaitan dengan sumberKerangka Teoritik daya alam wajib untuk melaksanakan CSR. Namun UUPT tidak menentukan mengenai cara bagia. Teori Pertanggungjawaban pemerintah untuk dapat membuktikan apakah setiap Kewajiban Perseroan untuk Perseroan yang diwajibkan untuk melaksanakan CSR melaksanakan CSR termasuk ke dalam Prinsip telah melakukan kewajibannya atau tidak dan juga Tanggung Jawab Mutlak. Prinsip tanggung jawab bagi perusahaan untuk membuktikan bahwa mutlak mutlak (strict liability) merupakan gagasan perusahaan tersebut telah melaksanakan CSR atau yang disampaikan dalam UU No. 23 tahun 1997 tidak. Tentang Lingkungan Hidup kemudian dipertegas di UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan b. Definisi Konseptual Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 88 bahwa Beberapa istilah dalam penelitian ini setiap orang yang tindakannya, usahanya, dan/atau yang perlu penulis jelaskan agar maknanya tidak kegiatannya menggunakan, menghasilkan dan/atau terlepas dari konsep penelitian antara lain : mengelola limbah, dan/atau yang menimbulkan ancaman serius terhadap lingkungan hidup a. Model adalah rencana, representasi, atau bertanggung jawab mutlak atas kerugian yang terjadi deskripsi yang menjelaskan suatu konsep dimana tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan. dalam tesis ini khususnya mengenai Model Anggaran Dasar Perusahaan.b. Teori Demokrasi Ekonomi b. Model Anggaran Dasar adalah suatu bentuk Akta Teori demokrasi ekonomi mengandung yang dibuat dihadapan Notaris yang didalamnya konsekuensi moral, tetapi secara khusus disoroti memuat ketentuan mengenai kegiatan CSR bagi sebagai bentuk perpaduan antara politik, ekonomi, Perseroan Terbatas yang diwajibkan untuk dan moral kultural. Sistem politik, ekonomi, dan melaksanakan kegiatan CSR sesuai dengan moral kultural bekerja secara dinamis, seimbang, dan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang tidak saling mensubordinasikan sehingga masing- Perseroan Terbatas. masing berinteraksi secara baik. Dilihat dari landasan c. Perseroan Terbatas adalah Perseroan yang Yuridis pada Pasal 33 UUD Tahun 1945 ayat (1) melakukan kegiatan usahanya di bidang sumber menyatakan bahwa: “Perekonomian disusun sebagai daya alam atau yang berkaitan dengan sumber usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. daya alam, baik Perseroan tersebut masih Sesuai dengan Putusan Mahkmah Konstitusi berbentuk Peseroan Tertutup maupun telah Republik Indonesia Nomor 53/ PUU- VI/ 2008, menjadi Perseroan Terbuka. pengertian dari efisiensi berkeadilan adalah salah d. Perseroan Terbatas yang melakukan kegiatan satu prinsip penyelenggaraan ekonomi nasional usahanya dibidang sumber daya alam adalah berdasarkan demokrasi ekonomi. Oleh karena itu Perseroan yang kegiatan usahanya mengelola dan setiap Perusahaan yang didirikan di Indonesia yang memanfaatkan sumber daya alam. bergerak di bidang pengeloaan sumber daya alam e. Perseroan Terbatas yang kegiatan usahanya ataupun yang terkait dengan sumber daya alam, berkaitan dengan sumber daya alam adalah disamping mencapai tujuan utamanya yaitu Perseroan yang tidak mengelola dan tidak mendapatkan keuntungan, Perusahaan tersebut juga memanfaatkan sumber daya alam, tetapi wajib untuk memperhatikan kepentingan masyarakat berdampak pada fungsi kemampuan sumber daya alam. Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 3
  8. 8. f. Perseroan Tertutup adalah Perseroan terbatas b. Pengertian Anggaran Dasar Perseroan Terbatas. yang modalnya berasal dari kalangan tertentu Dalam Pasal 15 UUPT 2007 yang dimaksud atau kalangan terbatas dan tidak dijual kepada dengan Anggaran Dasar dalam Pasal 8 Ayat 1 memuat umum. sekurang-kurangnya : g. Perseroan Terbuka adalah Perseroan terbatas yang menjual sahamnya kepada masyarakat a. Nama dan tempat kedudukan Perseroan ; melalui pasar modal (go public) yang sahamnya b. Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan ; ditawarkan kepada umum, diperjualbelikan c. Jangka waktu berdirinya Perseroan ; melalui bursa saham dan setiap orang berhak d. Besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan untuk membeli saham perusahaan tersebut. modal disetor ; h. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility e. Jumlah saham, klasifikasi saham apabila ada berikut adalah melaksakan tanggung jawab sosial dan jumlah saham tiap klasifikasi, hak-hak yang melekat lingkungan yang dianggarkan dan diperhitungkan pada setiap saham, dan nilai nominal setiap saham ; sebagai biaya Perseroan yaitu dengan melakukan f. Nama jabatan dan jumlah anggora Direksi dan Dewan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi Komisaris ; masyarakat dan juga dengan melakukan kegiatan g. Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan yang bermanfaat bagi pelestarian lingkungan. RUPS ; h. Tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentian KAJIAN PUSTAKA anggota Direksi dan Dewan Komisaris ; i. Tata cara penggunaan laba dan pembagian deviden.a. Istilah dan Pengertian Perseroan Terbatas Guna memahami model anggaran dasar Disebutkan pula dalam Pasal 15 Ayat (2) UUPTPerseroan terbatas yang diwajibkan untuk melakukan CSR 2007 bahwa “Selain ketentuan sebagaimana dimaksuddalam kegiatan usahanya, maka terlebih dahulu harus pada ayat (1) anggaran dasar dapat juga memuat ketentuandipahami pengertian mengenai Perseroan terbatas. lain yang tidak bertentangan dengan Undang-undang ini.” Suatu Perseroan yang telah memenuhi kriteria untukPasal 1 angka 1 UUPT 2007, berbunyi : merubah statusnya dari Perseroan tertutup menjadi Perseroan Publik atau terbuka, wajib untuk merubahPerseroan Terbatas yang selanjutnya disebut Perseroan, Anggaran Dasarnya menjadi Perseroan Terbuka. Adapunadalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, kewajiban unuk merubah Anggaran Dasar sesuai dengandidirikan berdasar perjanjian, melakukan kegiatan usaha ketentuan dalam Pasal 21 ayat (1) huruf f adalah dalamdengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham jangka waktu 30 (tiga puluh) hari terhitung sejakdan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam dipenuhinya kriteria untuk menjadi Perseroan terbuka,undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya. antara lain :Pengertian Corporation menurut Law Dictionary adalah : a. Sahamnya telah dimiliki sekurangnya oleh 300 (tiga ratus) pemegang saham ; Organization formed with state governmental b. Memiliki modal disetor sekurang kurangnya Rp.approval to act as an artificial person to carry on business 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah), atau ;(or other activities), which can sue or be sued, and (unless c. Suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yangit is non-profit) can issue shares of stock to raise funds ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.with which to start a business or increase its capital. Onebenefit is that a corporations liability for damages or Adapun dampak dari perubahan Anggaran Dasar terhadapdebts is limited to its assets, so the shareholders and pihak ketiga, antara lain:officers are protected from personal claims, unless theycommit fraud. a. Bagi Investor atau calon pemegang saham, agar dapat melihat jenis usaha serta maksud dan tujuan (Terjemahan bebas penulis : Organisasi yang dari Perseroan tersebut.dibentuk dengan persetujuan pemerintah negara untuk b. Bagi Perusahaan Perbankan, agar dapat lebihbertindak sebagai badan hukum buatan untuk menjalankan mengenal Perseroan yang akan diberikan danausaha (atau kegiatan lainnya), yang dapat menggugat atau pinjaman. Disamping itu, pihak Perbankan jugadigugat, dan (kecuali jika itu adalah non-profit) dapat dapat melihat keterbukaan informasi Perseroanmengeluarkan saham untuk mengumpulkan dana yang tersebut dari Bursa (bagi Perseroan Terbuka).dapat digunakan untuk memulai bisnis atau meningkatkan c. Bagi Perusahaan lain yang akan melakukan mergermodal. Salah satu manfaat adalah suatu kewajiban atau akuisisi, agar dapat melihat perkembangankorporasi atas kerusakan atau hutang terbatas pada aset, dari suatu perusahaan yang akan menjadi bagiansehingga pemegang saham dan petugas dilindungi dari merger atau akuisisi perusahan tersebut.klaim pribadi, kecuali mereka melakukan penipuan). Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 4
  9. 9. d. Bagi Pemerintah agar dapat selalu mengawasi mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam baik perkembangan Perseroan yang didirikan di sumber daya alam tersebut adalah sumber daya alam Indonesia. Sehingga dengan demikian, pemerintah hayati maupun non hayati. Adapun Perseroan-Perseroan dapat melakukan antisipasi apabila Perseroan yang kegiatan usahanya mengelola dan memanfaatkan tersebut memiliki tanda-tanda akan mengalami sumber daya alam, antara lain Perseroan yang bergerak kepailitan. dibidang pertambangan, sumber daya air, minyak gas dan e. Bagi Masyarakat sekitar, agar dapat melihat secara bumi. Sesuai dengan teori pertanggungjawaban yang telah nyata mengenai kondisi perusahaan tersebut penulis kemukakan diatas, maka perseroan yang bergerak apakah mengalami kemajuan ataukah kemunduran. di bidang pengelolaan sumber daya alam memiliki tanggung jawab mutlak untuk melakukan CSR dalam2.3 Pengertian Corporate Social Responsibility kegiatan usahanya. Hal ini dikarenakan setiap perseroan Corporate Social Responsibility mendapat yang mengelola sumber daya alam menggunakan danbanyak sekali perhatian dari masyarakat dunia khususnya memanfaatkan sumber daya alam untuk kelangsungannegara-negara maju, pengertian dari CSR ini sendiri dapat kegiatan usaha perusahaanya.dilihat dari berbagai sudut, salah satu pengertiannyaadalah “CSR is a development that meets the needs of the Untuk dapat mengetahui jenis kegiatan CSR yangpresent without compromising the ability of future sesuai bagi perusahaan yang bergerak dibidanggenerations to meet their own needs” dimana dalam hal pengelolaan sumber daya alam untuk kemudian ditetapkanini dimaksudkan bahwa CSR merupakan suatu dalam Anggaran Dasar Perusahaannya, maka selanjutnyaperkembangan yang mempertemukan berbagai kebutuhan penulis membandingkan dengan pelaksanaan CSR dipada saat ini tanpa merusak sesuatu yang dimiliki generasi Australia dimana pada tahun 2001 salah satu perusahaanmasa depan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. di Australia yang bernama AMP Henderson GlobalPerspektif mengenai CSR juga beraneka ragam, Investors meluncurkan suatu produk investasidiantaranya: bertanggung jawab sosial yang disebut dengan ‘Sustainable Future Funds’ atau Dana Masa Depan yanga. The Organisation for Economic Cooperation and Berkelanjutan. Produk ini menawarkan dana investasi Development (OECD) memandang bahwa CSR dapat yang berfokus pada industri-industri masa depan yang memiliki arti yang berbeda bagi masing-masing pihak. memperhatikan stadar kesehatan, komunikasi, OECD meyakini bahwa terdapat persetujuan umum pembaharuan energi dan pendidikan, serta menjadi dalam ekonomi global, dimana bisnis umumnya perusahaan yang berkomitmen untuk beroperasi dengan memainkan peranan yang terbesar antara lapangan cara yang bertanggung jawab sosial. pekerjaan dan penciptaan kesejahteraan, dan CSR adalah kontribusi bisnis bagi pembangunan yang Berdasarkan perbandingan dengan Negara berkelanjutan atau berkesinambungan (sustainable Australia diatas, maka perusahaan-perusahaan di development). Indonesia dapat menerapkan dalam anggaran dasarnyab. The World Bussiness Council for Sustainable suatu model program dana yang dilakukan secara Development (sekarang dinamakan Bussiness Action berkelanjutan, dimana dana ini diambil dari keuntungan for Sustainable Development) menempatkan CSR perusahaan setiap tahunnya. Adapun kegiatan-kegiatan dalam konteks pembangunan berkelanjutan. CSR CSR yang dapat dilakukan perusahaan yang kegiatan dipandang sebagai salah satu kunci tanggungjawab usahanya bergerak dibidang pengelolaan sumber daya badan hukum yang juga termasuk tanggungjawab alam adalah kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi dan tanggungjawab lingkungan. konservasi alam, seperti penanaman bibit pohon di lahan-c. The Commission for European Communities lahan yang kritis, kegiatan pembersihan lahan yang memandang CSR secagai esensi dari konsep dimana terkontaminasi oleh sampah ataupun limbah-limbah. perusahaan memberikan kesukarelaan dalam Disamping itu kegiatan CSR lainnya yang dapat mengkontribusi demi masyarakat yang lebih sejahtera dicantumkan dalam anggaran dasar perusahaan tersebut dan lingkungan yang lebih bersih. adalah kegiatan sosial bagi masyarakat yang dapat berupa pemberdayaan masyarakat sekitar dengan mendirikan PEMBAHASAN sekolah-sekolah atau memberikan bantuan keuangan atau beasiswa bagi anak-anak masyarakat sekitar, bantuana. Model Anggaran Dasar Bagi Perseroan Terbatas keuangan ataupun makanan bagi masyarakat sekitar yang Yang Diwajibkan Melakukan CSR Dalam kurang mampu serta dapat pula melakukan pembinaan Kegiatan Usahanya. untuk mendirikan usaha-usaha home industry. Kegiatan CSR ini dilakukan perusahaan-perusahaan denganModel Anggaran Dasar Bagi Perseroan Terbatas yang memperhatikan kepatutan dan kewajaran, dengan kata lainKegiatan Usahanya Mengelola Sumber Daya Alam kegiatan CSR yang dilakukan oleh perusahaan hendaknya Perseroan yang kegiatan usahanya bergerak di memperhatikan kondisi dari perusahaan itu sendiri. Jadibidang sumber daya alam adalah Perseroan yang perusahaan-perusahaan tersebut perlu menganggarkan Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 5
  10. 10. dengan sebaik-baiknya mengenai presentase keuntungan 1.2 Ketentuan mengenai penggunaan laba tahunanperusahaan yang nantinya akan disisihkan dan digunakan Perseroan untuk kegiatan CSR oleh Perseroansebagai dana untuk kegiatan CSR karena kegiatan tersebut akan diatur lebih lanjut dalam Pasal 18.-adalah suatu program pemberian dana yang berkelanjutan. PENGGUNAAN LABA DAN PEMBAGIAN DEVIDEN Berikut dibawah ini penulis memberikan contoh ---------------------------Pasal 18---------------------------Akta Pendirian Perseroan Terbatas yang didalamnya 1. Laba bersih Perseroan dalam suatu tahun buku sepertimemuat model Anggaran Dasar Perusahaan yang tercantum dalam neraca dan perhitungan laba rugimengatur mengenai ketentuan CSR. Model Anggaran yang telah disahkan oleh Rapat Umum PemegangDasar ini dapat digunkan bagi Anggaran Dasar Perseroan- Saham (RUPS) tahunan dan merupakan saldo labaPerseroan yang kegiatan usahanya bergerak di bidang yang positif, dibagi menurut cara penggunaannyapengelolaan sumber daya alam. Garis besar model yang ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang SahamAnggaran Dasar ini mengikuti struktur isi Anggaran Dasar (RUPS) tersebut.------------------------Perseroan Terbatas pada umumnya, dengan tambahan 1.1 Perolehan laba bersih Perseroan dalam satuklausula yang mengatur tentang CSR. tahun akan disisihkan ____ % untuk penggunaan kegiatan CSR. (persentase laba Model Anggaran Dasar Perusahaan bagi Perseroan Perseroan yang disisihkan disesuaikanTerbatas yang Kegiatan Usahanya Mengelola Sumber dengan kondisi Perseroan itu sendiri).--- Daya Alam. 1.2 Jumlah laba bersih Perseroan dalam satu tahun yang disisihkan untuk pelaksanaan AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS kegiatan CSR serta jenis kegiatan CSR yang PT. __________ akan dilakukan oleh Perseroan akan Nomor : 01- ditentukan setiap tahunnya dalam Rapat ---Pada pukul _________, hari ______, tanggal Umum Pemegang Saham (RUPS).-------------- _________.- __Menghadap kepada saya _____________, Sarjana Hukum, Notaris di Denpasar, -------------PENGGUNAAN CADANGAN------------ dengan dihadiri para saksi yang saya , Notaris, kenal dan ----------------------------Pasal 19-------------------------- akan disebutkan pada bagian akta ini.----- 1. Tuan _________, ---- CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY----- 2. Tuan _________, ----------------------------Pasal 20-------------------------- ---Penghadap bertindak untuk diri sendiri telah dalam 1. Kegiatan Corporate Social Responsibility yang kedudukannya sebagaimana tersebut di atas dengan ini dilakukan oleh Perseroan adalah kegiatan yang menerangkan, bahwa dengan tidak mengurangi ijin dari dilaksanakan setiap tahunnya oleh Perseroan dengan pihak yang berwenang, telah sepakat dan setuju untuk menggunakan laba tahunan yang diperoleh Perseroan bersama-sama mendirikan suatu Perseroan Terbatas dimana laba ini khusus dianggarkan untuk dengan Anggaran Dasar sebagaimana yang termuat melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility dalam akta pendirian ini (untuk selanjutnya cukup .---------------- disingkat dengan “Anggaran Dasar”) sebagai berikut 2. Adapun kegiatan Corporate Social Responsibility :--------------- yang dilakukan oleh Perseroan setiap tahunnya adalah :----------------------------- --------NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN------- a. Di bidang lingkungan : ---------------------------Pasal 1---------------------------- - Melakukan penanaman bibit pohon ________ (jenis pohon) sebanyak _______ Dan seterusnya sampai dengan Pasal 16 (jumlah) bibit pohon di kawasan ____________. (wilayah tempat berdirinya RENCANA KERJA, TAHUN BUKU DAN LAPORAN Perseroan) ------------- TAHUNAN - Melakukan pembersihan kawasan --------------------------Pasal 17---------------------------- _________ (wilayah tempat berdirinya1. Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat Perseroan) berupa pembuatan bak juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan pembakaran sampah dan saluran air dengan Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelum tahun melibatkan masyarakat, yaitu ____ (jumlah) buku dimulai.--------- Kepala Keluarga di wilayah _______ dan 1.1 Rencana kerja dari Perseroan ini juga memuat sekolah dasar _____, ______ dan _____ mengenai rencana pelaksanaan kegiatan CSR (nama SD), yang berada di wilayah yang anggarannya didapatkan dari perolehan laba _____________. (wilayah tempat berdirinya tahunan Perseroan. ------- Perseroan) --- (atau) Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 6
  11. 11. b. Di bidang pendidikan : Perseroan Terbatas yang didalamnya memuat model - Pemberian bantuan beasiswa kepada murid- Anggaran Dasar Perusahaan yang mengatur mengenai murid sekolah dasar di kawasan ketentuan CSR. ____________, (wilayah tempat berdirinya Perseroan), khususnya pada Sekolah Dasar Model Anggaran Dasar Perusahaan bagi Perseroan _________(nama SD) sebesar Rp. Terbatas yang Kegiatan Usahanya Berkaitan dengan ___________ (jumlah) setiap tahunnya Sumber Daya Alam. kepada seluruh siswa dari kelas ____ SD sampai dengan kelas ____ AKTA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS - Pemberian bantuan dana untuk kelengkapan PT. __________ infrastruktur sekolah, khususnya kepada SD ______, SD ______ dan SD _______ yang Nomor : 01- terletak di wilayah____,-- (atau ) ---Pada pukul _________, hari ______, tanggal _________.- __Menghadap kepada saya _____________, c. Di bidang sosial : Sarjana Hukum, Notaris di Denpasar, dengan dihadiri para - Pembinaan industri rumah tangga (home saksi yang saya , Notaris, kenal dan akan disebutkan pada industry) kepada Ibu-ibu rumah tangga di bagian akta ini.----- kawasan _____________ yang berupa pembuatan kerajinan tangan yang dapat 1. Tuan _________, langsung dijual ataupun disalurkan kembali 2. Tuan _________, pada supplier.-------- ---Para Penghadap saya, Notaris kenal.------------------------ - Bantuan pengobatan gratis bekerjasama ------------- dengan Rumah Sakit ________ (nama Rumah Sakit) kepada masyarakat di desa ---Penghadap bertindak untuk diri sendiri telah dalam _____ dan desa ____. ----- kedudukannya sebagaimana tersebut di atas dengan ini menerangkan, bahwa dengan tidak mengurangi ijin dari Model Anggaran Dasar Bagi Perseroan Terbatas yang pihak yang berwenang, telah sepakat dan setuju untuk Kegiatan Usahanya Berkaitan Dengan Sumber Daya bersama-sama mendirikan suatu Perseroan Terbatas Alam. dengan Anggaran Dasar sebagaimana yang termuat dalam Yang dimaksud dengan “Perseroan yang akta pendirian ini (untuk selanjutnya cukup disingkatmenjalankan kegiatan usahanya yang berkaitan dengan dengan “Anggaran Dasar”) sebagai berikut :--------------sumber daya alam” adalah Perseroan yang tidakmengelola dan tidak memanfaatkan sumber daya alam, --------NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN-------tetapi kegiatan usahanya berdampak pada fungsi ---------------------------Pasal 1----------------------------kemampuan sumber daya alam. Berdasarkan pengertiantersebut maka setiap perusahaan yang kegiatan usahanya Dan seterusnya sampai dengan Pasal 16berdampak pada fungsi sumber daya alam sepertiperusahaan yang bergerak di bidang transportasi, RENCANA KERJA, TAHUN BUKU DAN LAPORANpenjualan kerajinan tangan dan furniture, perusahaan jasa TAHUNANakomodasi perhotelan adalah perusahaan-perusahaan yang --------------------------Pasal 17----------------------------memenuhi kategori untuk melaksanakan CSR. 1. Direksi menyampaikan rencana kerja yang memuat juga anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Tanggungjawab dari perusahaan ini terjadi Komisaris untuk mendapat persetujuan, sebelumkedalam dan keluar. Tanggungjawab kedalam menuntut tahun buku dimulai.----adanya transparansi dalam perusahaan oleh karena itu 1.1 Rencana kerja dari Perseroan ini jugamaka di perlukan Good Corporate Governance demi memuat mengenai rencana pelaksanaanketerbukaan informasi kepada publik. Keterbukaan ini kegiatan CSR yang anggarannya didapatkantentunya akan memberikan banyak kejelasan kepada dari perolehan laba tahunan Perseroan. ------karyawan dalam perusahaan tersebut mengenai -----------------------------keuntungan dari perusahaan sehingga hubungan antara 1.2 Ketentuan mengenai penggunaan labaperusahaan dan karyawan menjadi hubungan yang saling tahunan Perseroan untuk kegiatan CSR olehmenguntungkan, yaitu karyawan memberikan segenap Perseroan akan diatur lebih lanjut dalamusahanya untuk memajukan perusahaan dan perusahaan Pasal 18.-menjaga kesejahteraan dari karyawannya. Tanggungjawabkeluar dari perusahaan adalah kepada pemerintah, PENGGUNAAN LABA DAN PEMBAGIAN DEVIDENmasyarakat sekitar dan juga lingkungan sekitar. Berikut --------------------------Pasal 18----------------------------dibawah ini penulis memberikan contoh Akta Pendirian Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 7
  12. 12. 1. Laba bersih Perseroan dalam suatu tahun buku kegiatan yang tidak mencemari lingkungan, seperti tercantum dalam neraca dan perhitungan laba khususnya di kawasan____________.-------- rugi yang telah disahkan oleh Rapat Umum ------------------------------------ Pemegang Saham (RUPS) tahunan dan merupakan (atau) saldo laba yang positif, dibagi menurut cara penggunaannya yang ditentukan oleh Rapat c. Di bidang sosial : Umum Pemegang Saham (RUPS) tersebut.------------ - Pemberian bantuan pangan setiap tahunnya ------------ berupa Sembako (beras, gula, minyak 1.1 Perolehan laba bersih Perseroan dalam satu goreng, daging, susu, telur, gas elpiji dan tahun akan disisihkan ____ % untuk garam beryodium) kepada masyarakat penggunaan kegiatan CSR. (persentase laba miskin sesuai dengan pendataan yang Perseroan yang disisihkan disesuaikan dilakukan oleh Perseroan di kawasan dengan kondisi Perseroan itu sendiri).--- ___________.------------------------------------ 1.2 Jumlah laba bersih Perseroan dalam satu ------ tahun yang disisihkan untuk pelaksanaan - Program hidup bersih di kawasan desa ________ kegiatan CSR serta jenis kegiatan CSR yang dan desa ________ dengan mendirikan tempat akan dilakukan oleh Perseroan akan MCK (Mandi Cuci Kakus) yang layak dan ditentukan setiap tahunnya dalam Rapat pembangunan instalasi pompa air.------------------- Umum Pemegang Saham (RUPS).------------ --------------------- -- b. Masalah-masalah Hukum Yang Dapat Dihadapi Perseroan Terbatas Yang Memasukkan CSR -------------PENGGUNAAN CADANGAN------------ Dalam Anggaran Dasarnya. ---------------------------Pasal 19--------------------------- Masalah Hukum Bagi Perseroan Terbatas yang Tertutup---- CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY----- --------------------------Pasal 20---------------------------- Pada Perseroan tertutup terdapat ciri-ciri khusus1. Kegiatan Corporate Social Responsibility yang antara lain : dilakukan oleh Perseroan adalah kegiatan yang a. Pemegang sahamnya terbatas dan tertutup (besloten, dilaksanakan setiap tahunnya oleh Perseroan dengan close). Hanya terbatas pada orang-orang yang masih menggunakan laba tahunan yang diperoleh Perseroan kenal mengenal atau pemegang sahamnya hanya dimana laba ini khusus dianggarkan untuk terbatas diantara mereka yang masih ada ikatan melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility keluarga dan tertutup bagi orang luar ; .--------------- b. Saham Perseroan yang ditetapkan dalam Anggaran2. Adapun kegiatan Corporate Social Responsibility Dasar hanya sedikit jumlahnya dan dalam Anggaran yang dilakukan oleh Perseroan setiap tahunnya Dasar sudah ditentukan dengan tegas siapa saja yang adalah :----------------------------- menjadi pemegang saham ; a. Di bidang kesejahteraan karyawan Perseroan : c. Sahamnya hanya atas nama (aandeel op nam, - Pemberian dana pensiun sebesar Rp. registered share) atas orang-orang tertentu secara __________ setiap bulannya kepada terbatas. Karyawan Perseroan yang telah tercatat bekerja selama ______ tahun di Perseroan Dikarenakan Perseroan tertutup memiliki saham dan telah memenuhi syarat-syarat pensiun.-- yang terbatas, maka modal dari Perseroan tertutup tersebut ----------- juga terbatas pada modal Perseroan yang terbagi dalam - Pembiayaan kegiatan keagamaan bersama saham, sehingga dalam melakukan pengembangan bagi seluruh karyawan Perseroan.------------- kegiatan usaha Perseroan hanya tergantung pada modal --------------- dan keuntungan yang diperoleh pada saat itu saja. (atau) Perseroan tertutup tidak menerima tambahan modal dari publik. Dengan demikian, maka keuntungan atau modal b. Di bidang ekonomi dan lingkungan : yang diperoleh Perseroan tertutup juga terbatas. Apabila - Memanfaatkan lahan yang terbuka di Perseroan Tertutup ini mencantumkan kegiatan CSR wilayah ________ untuk ditanam tanaman dalam Anggaran Dasarnya, maka akan terdapat yang bermanfaat bagi kelestarian kemungkinan besar kegaiatan CSR ini tidak akan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat terlaksana karena minimnya anggaran atau laba Perseroan, berupa _________ (jenis tanaman).----- hal ini disebabkan bukan karena Perseroan tersebut - Pemberian label hijau atau eco labeling atas mengalami kerugian, namun karena laba yang diperoleh produk-produk yang dihasilkan oleh Perseroan tersebut tidak akan mencukupi untuk Perseroan sebagai bukti bahwa kegiatan melakukan kegiatan CSR. Kedepannya apabila Perseroan yang dilakukan oleh Perseroan adalah Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 8
  13. 13. ini berkeinginan untuk mengubah Anggaran Dasar kegiatan tersebut akan memberikan manfaat kepadaperusahaannya dengan tidak mencantumkan klausula yang masyarakat dan lingkungan.mengatur mengenai CSR, maka akan memakan proseduryang panjang, karena untuk merubah Anggaran Dasar Masalah hukum lainnya yang dihadapi olehperusahaan berdasarkan ketentuan dalam Pasal 19 UUPT Perseroan Terbuka dalam menetapkan CSR dalam2007 adalah harus dilakukan Rapat Umum Pemegang Anggaran Dasar perusahaannya adalah tidak adanyaSaham terlebih dahulu yang kemudian harus segera aturan yang menyetarakan ketentuan mengenai kegiatandinyatakan dalam akta Notaris (batas waktunya adalah 30 CSR bagi seluruh Perseroan Terbuka di Indonesia. Denganhari semenjak didapatkannya keputusan dalam RUPS) dan demikian, maka terdapat perbedaan dalam laporanselanjutnya sesuai dengan Pasal 21 ayat (3) UUPT 2007 keuangan setiap Perseroan Terbuka. Perseroan yang telahharus dilakukan pemberitahuan kepada Menteri Hukum melaksanakan CSR dalam kegiatan usahanya akan melihatdan HAM atas perubahan Anggaran Dasar tersebut. bahwa ada Perseroan Terbuka lain yang tidak menganggarkan atau menyisihkan laba perusahaannya Untuk mengatasi masalah ini, maka bagi untuk melakukan kegiatan CSR. Perseroan lainnya yangPerseroan tertutup yang ingin melakukan komitmennya tidak menganggarkan kegiatan CSR dalam kegiatandalam melaksanakan CSR dalam kegiatan usahanya dan usahanya ini tidak akan mendapatkan sanksi darimencantumkannya dalam Anggaran Dasar Peseroan, maka pemerintah, karena memang tidak ada aturan khusus yangdalam Anggaran Dasar Perseroan tersebut sebaiknya mengatur mengenai ketentuan tentang kegiatan CSR yangdicantumkan mengenai klausula tentang waktu yang tepat diwajibkan untuk dicantumkan dalam Anggaran Dasar.untuk melakukan kegiatan CSR (misalnya dalam jangka Dengan demikian, akan terdapat kemungkinan bahwawaktu dua atau tiga tahun setelah Perseroan tersebut kedepannya Perseroan akan mencantumkan klausuladidirikan). Hal ini untuk mengantisipasi agar Perseroan mengenai CSR dalam Anggaran Dasar Perusahaannyatersebut telah berada dalam kondisi finansial yang stabil, sebagai suatu aksesoris saja, dalam arti bahwa ketentuansehingga dapat melakukan kegiatan CSR yang terencana CSR tersebut hanya untuk memenuhi ketentuan dalamdan dianggarkan dengan baik. Berikut penulis akan UUPT 2007 saja dan bukan untuk mecapai tujuan esensialmemberikan contoh klausula dalam Anggaran Dasar dari CSR yaitu kesejahteraan bagi masyarakat danPerseroan yang menjelaskan mengenai jangka waktu pelestarian lingkungan.pelaksanaan CSR dalam suatu Perseroan : Berikut penulis akan membandingkan dengan“Ketentuan mengenai pelaksanaan kegiatan CSR dalam ketentuan pelaksanaan CSR bagi Perseroan Terbatas yangPerseroan yang dianggarkan dari perolehan laba bersih terbuka di Belanda. Ketentuan bagi Perseroan Terbuka diPerseroan ini, akan dimulai pada tahun ke _____ sejak Belanda diatur dalam Dutch Corporate Governace Code.didirikannya Perseroan dengan mempertimbangkan Pada tahun 2008 Dutch Corporate Governance Codekondisi perkembangan finansial Perseroan.” direvisi dan secara khusus di bab Principles Dan Best Practice Provisions ditambahkan ketentuan mengenaiMasalah Hukum Bagi Perseroan Terbatas yang Corporate Social Responsibility bagi perushaan terbukaTerbuka yang mendaftarkan sahamnya di bursa efek Belanda menambahkan ketentuan formal mengenai Corporate Pada umumnya dalam peseroan terbuka orientasi Social Responsibility (CSR), dimana dalam revisi padayang di prioritaskan para Investor sebagai pemegang tahun 2008 tersebut Perseroan Terbatas di Belandasaham adalah dalam transaksi saham di pasar sekunder diharuskan untuk menyusun kebijakan mengenai CSR dandimana investor mengharapkan capital gain dari jual beli mencantumkannya dalam strategi perusahaan. Setiapsaham mereka di Bursa Efek. Dikarenakan orientasi para Perseroan Terbuka di Belanda yang sudah mendaftarkaninvestor sebagai pemegang saham Perseroan Terbuka ini sahamnya di bursa efek Belanda wajib untuk memberikanada pada keuntungan jual-beli saham Perseroan, sehingga laporan tahunannya kepada The Monitoring Committeekendala Perseroan Terbuka yang telah mencantumkan sebagai badan pengawas Perseroan Terbuka atasklausula mengenai CSR dalam Anggaran Dasarnya adalah pelaksanaan Dutch Corporate Governace Code, Dalamtidak adanya perhatian atau kepedulian dari pemegang laporan tahunan tersebut setiap Perseroan Terbuka wajibsaham peseroan akan pelaksanaan kegiatan CSR dalam untuk menjelaskan apakah Perseroan tersebutPeseroan tersebut. Hal ini juga dikarenakan anggaran melaksanakan atau tidak melaksanakan ketentuan dalamkegiatan CSR dalam Perseroan diambil dari laba Dutch Corporate Governace Code. Meskipun ketentuanperusahaan yang telah disisihkan, dimana laba perusahaan dalam Dutch Corporate Governace Code bersifat soft law,yang disisihkan untuk melakukan kegiatan CSR ini tidak namun rekomendasi dari The Monitoring Committeeakan mempengaruhi keuntungan para pemegang saham berdasarkan laporan tahunan dari Perseroan Terbukadalam melakukan jual beli saham mereka di pasar memiliki dampak yang besar pada reputasi setiapsekunder, sehingga para pemegang saham ini akan Perseoan Terbuka.menyetujui begitu saja kegiatan CSR yang akan dilakukanoleh Perseroan tersebut tanpa memperhatikan apakah jenis Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 9
  14. 14. Berdasarkan perbandingan diatas mengenai tidak akan memperdulikan apakah jenispengaturan CSR di Belanda, maka pemerintah Indonesia kegiatan CSR yang akan dilakukan olehdapat mengikuti kebijakan yang telah dilakukan di Perseroan tersebut akan memberikan manfaatBelanda, yaitu dengan membuat aturan yang jelas kepada masyarakat dan lingkungan serta tidakmengenai ketentuan pelaksanaan kegiatan CSR serta adanya aturan yang menyetarakan ketentuansanksi apabila Perseroan Tersebut tidak melaksanakan mengenai kegiatan CSR bagi seluruh PerseroanCSR dengan membentuk badan pengawas khusus untuk Terbuka di Indonesia. Oleh karena itumengawasi pelaksanaan kegiatan CSR di Indonesia, serta diperlukan adanya informasi yang sejelas-menggunakan Anggaran Dasar Perseroan Terbuka jelasnya kepada calon pemegang saham publiktersebut sebagai instrumen untuk pelaporan kegiatan CSR atas komitmen Perseroan untuk melakukandalam Perseroan tersebut. Dengan adanya mekanisme kegiatan CSR dan juga diperlukan evaluasi darilaporan tahunan pelaksanaan CSR seperti di Belanda, badan pengawas CSR dengan cara melakukanmaka hal ini dapat menjamin keadilan bagi seluruh review Anggaran Dasar dari Perseroan yangPerseroan Terbuka di Indonesia. Tidak ada lagi Perseroan akan melakukan penawaran umum agarTerbuka yang masih tidak bersedia menganggarkan mencantumkan ketentuan CSR dalam Anggarankegiatan CSR dalam Anggaran Dasarnya. Dasarnya. PENUTUP Saran Berdasarkan hasil penulisan dan pembahasanKesimpulan sehubungan dengan model Anggaran DasarKesimpulan dari hasil penulisan dan pembahasan perusahaan bagi Perseroan Terbatas yangpermasalahan tersebut diatas adalah sebagai berikut : didirikan di Indonesia untuk melaksanakan CSR, saran penulis adalah : 1. Model Anggaran Dasar Perusahaan bagi Perseroan Terbatas yang mengelola sumber daya alam dan 1. Bagi Perseroan Terbatas agar mematuhi ketentuan yang berkaitan dengan sumber daya alam adalah dalam UUPT 2007 yang mewajibkan dalam Pasal mengenai Rencana Kerja menyebutkan pelaksanaan CSR bagi Perseroan yang kegiatan mengenai pelaksanaan kegiatan CSR yang usahanya mengelola sumber daya alam dan yang mengambil dana dari laba tahunan yang diperoleh kegiatan usahanya berkaitan dengan sumber daya Perseroan. Kemudian dalam Pasal mengenai alam, baik perseroan tersebut masih merupakan Penggunaan Laba Dan Deviden disebutkan mengenai Perseroan Terbatas yang tertutup maupun telah jumlah persentase laba tahunan Perseroan yang akan menjadi Perseroan Terbatas yang terbuka. disisihkan oleh Perseroan tersebut dengan Perseroan-perseroan yang diwajibkan untuk persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. melaksanakan kegiatan CSR sesuai dengan Selanjutnya ditambahkan Pasal khusus yang ketentuan dalam UUPT 2007 dapat mengatur mengenai CSR dimana kegiatan tersebut mencantumkan ketentuan mengenai CSR dalam dapat berupa kegiatan di bidang lingkungan, Anggaran Dasarnya dengan mengikuti model kesejahteraan karyawan, atau dibidang ekonomi, yang telah penulis berikan diatas. bidang pendidikan atau sosial. 2. a. Masalah hukum yang dapat dihadapi Perseroan 2. Bagi Pemerintah diharapkan agar segera Terbatas yang tertutup adalah kegiatan CSR membuat peraturan perundang-undangan yang yang akan dilakukan oleh Perseroan ini tidak mendukung ketentuan mengenai CSR, agar setiap mendapatkan anggaran dari laba Perseroan, hal Perseroan yang diwajibkan untuk melakukan ini disebabkan bukan karena Perseroan tersebut CSR dalam kegiatan usahanya dapat melakukan mengalami kerugian, namun karena laba yang kegiatan CSR dengan baik dan terencana. diperoleh Perseroan tersebut tidak akan Adapun ketentuan yang harus ditetapkan dalam mencukupi untuk melakukan kegiatan CSR. peraturan perundang-undangan adalah mengenai Oleh karena itu sebaiknya dalam Anggaran jenis kegiatan CSR, pengawasan kegiatan CSR Dasar Perseroan Terbatas yang tertutup serta sanksi bagi Perseroan yang tidak dicantumkan mengenai klausula tentang waktu melaksanakan kegiatan CSR. Khusus untuk yang tepat untuk melakukan kegiatan CSR Perseroan terbuka, pemerintah dapat melakukan untuk mengantisipasi agar Perseroan tersebut pengawasan melalui pembentukan badan telah berada dalam kondisi finansial yang stabil, pengawasan khusus atau badan monitoring sehingga CSR yang dilakukan perseroan seperti badan monitoring yang ada di Belanda tersebut dapat terencana dengan baik. (The Monitoring Committee) untuk mengawasi pelaksanaan CSR dalam Perseroan Terbuka yang b. Permasalahan hukum yang dapat dihadapi oleh sudah mendaftarkan sahamnya di bursa efek. Perseroan Terbatas yang terbuka adalah para Pengawasan ini dapat dilakukan dengan cara pemegang saham publik perseroan terbuka Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 10
  15. 15. memberikan pengumuan kepada publik apakahPerseroan Terbuka tersebut telah melaksanakankegiatan CSR atau tidak dalam kegiatanusahanya. Adapun nantinya sanksi bagiPerseroan tersebut adalah berupa sanksi socialdimana public akan dapat melihat komitmen dariPerseroan Terbuka tersebut apakah telahmemperhatikan unsure CSR dalam kegiatanusahanya. Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 11
  16. 16. DAFTAR PUSTAKABambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2005.C.S.T. Kansil & Christine S.T Kansil, Seluk Beluk Perseroan Terbatas Menurut Undang-undang No. 40n Tahun 2007, PT. Rineka Cipta, Jakarta, 2009.Hendrik Budi Untung, Corporate Social Responsibility, Sinar Grafika, Jakarta, 2008.Henry R. Cheeseman, Business Law Ethical, International & E-Commerce Environment, Fourth Edition, Upper Saddle River, New Jersey, 2001.Ibid.M.Yahya Harahap., Loc.Cit.Mandate of the Special Representative of the Secretary-General (SRSG) on the Issue of Human Rights and Transnational Corporations and other Business Enterprises, Loc., Cit.PT. Bursa Efek Jakarta, Panduan Go Public, Jakarta Stock Exchange Building, Jakarta.  Jurnal Ilniah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 12
  17. 17. PEMBATALAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH DAN AKIBAT HUKUMNYA TERHADAP AKTA JUAL BELI YANG MENJADI DASAR DITERBITKANNYA SERTIPIKAT TERSEBUT ( Studi Kasus Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar ) Ni Ketut Ayu Dewita Ismantari Artadi, SH Magister Kenotariatan Universitas Udayana E-Mail : - ABSTRACT To obtain rights to land as determined by the applicable laws and regulation must go through theprocedures and ordinances that have been determined. In addition to the certificate issuance procedureand procedures specified in such a tight, proving the strength of a certificate of proof of evidence was alsoidentified as a perfect tool, as well as authentic deed under article 165 HIR, 285 RBG, 1870 code of civillaw. Even according to the provisions of article 32 paragraph 2 PP 24 in 1997, certificates which havealready been issued more than 5 years obtained by good conduct, to which acquired it cannot beprosecuted again. However, the certificate as strong and perfect evidence is not closed ti prove otherwise.The procedures that must be passed i.e. an announcement to the public for 60 days before the publicationof certificates issued its essence is to open to the public before the certificate of ownership issued in orderfor anyone who feel entitled to take the land may file an objection. The parties who object is given theopportunity by the Land Board to file a lawsuit to the court to prove the truth of the proposition ofobjection, and issuance of the certificates is postponed until a court decision is legally binding. If the certificates of land ownership has been issued then the certificate is the Decision of the StateAdministrative and in any party objects to the issuance of the certificates as the administrative Decision,the party who objects to the issuance of the certificates cant file to the Administrative Court. The partieswho filed an objection to the issuance of the certificate is a third party, but Article 55 of Law No. 5 of 1986is the provision of legal time limit to file of lawsuit only the intended party by the Decision of StateAdministrative while the third party that is not addressed by the Decision of the State Administrative is notreached. Consequently, through Circular Letter of Supreme Court No. 2 of 1991, as a void filler is the lawentitles a third party who feels aggrieved can file a lawsuit interest’s cancellation of certificates to theAdministrative Court. In practice, Administrative Court is common to cancel the certificate filed by a third party as theDecision of the State Administrative which is not addressed. The cancellation of the certificate by the StateAdministrative Court, in the ruling of course it follows the provisions of article 55 paragraph 1 of Law no.9 of 2004, i.e. Decision of the State Administrative has violated laws and regulations in force or violategeneral principles of good governance. Violating applied law and regulations can be examined to the basicissue of the certificate i.e. the deed of sale on which it is legal basis if there is a flaw in it or not, so thecancellation of the certificate can lead to the deed of sale on which it is mutatis mutandis become void andhave no legal force. Cancellation of certificates by the State Administrative Court under the provisions of article 53paragraphs 1 of Law no.9 of 2004 will be followed by a commanding officer who ordered the StateAdministrative (in this case) to revoke the certificate as ca be seen from the legal basis of article 97paragraph 9 of Law no. 9 of 2004. The authority of canceling the certificate is only give to the StateAdministrative Court, while the National Land Agency has only the authority to revoke under the legalbasis as provided in the article 97 paragraph of Law no. 9of 2004, so in terms of the National Land Agencyto revoke the certificate on the order of the Court, the termination cannot be countered against. Meanwhile, if the revocation of certificates made the National Land Agency, without being based on State Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 13
  18. 18. Administrative Court orders, but only based on legal defects in the certificate, which obviously is know byNational Land Agency, for example dual certificates, there are some data errors, then the revocation ofcertificates made by the National Land Agencyis a decision of the State Administrative Court, can still beresisted by those who feel aggrieved at the State Administrative Court; question whether the revocation ofthe letter is Decision of the State Administrative is valid or not.Keywords : cancellation, certificates, legal effect, Deed of sale PENDAHULUAN - Apakah pembatalan sertipikat hak milik atas tanah1. Latar belakang juga berakibat batalnya akta jual beli yang menjadiSalah satu cara untuk memperoleh hak milik atas dasar pembuatan sertipikat tersebut.tanah adalah dengan jual beli. Jual beli tanah dapatdiawali dengan perjanjian jual beli, dilanjutkan 3. Tujuan Penelitiandengan akta jual beli, selanjutnya berdasarkan Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagaikepada akta jual beli , dapat diterbitkan sertipikat berikut :hak hilik atas tanah (SHM) oleh Kantor badan -Untuk mengetahui alasan – alasan hukum apa sajaPertanahan Nasional. Perjanjian jual beli atau akta yang dapat dipakai dasar pembatalan sertipikat,jual beli bersifat bilateral mengikat para pihak mengingat sertipikat hak milik atas tanahsecara kontaktual, sehingga sah atau tidaknya suatu diterbitkan atas dasar prosedur yang sangat telitiakta jual beli ditentukan oleh sah atau tidaknya dan juga sudah diumumkan kepada masyarakatsuatu kontrak berdasarkan ketentuan-ketentuan luas sebelum sertipikat itu diterbitkan.hukum perjanjian. Namun demikian ketika akta jual -Untuk mengetahui mengetahui apa akibat hukumbeli ditingkatkan menjadi sertipikat, maka sertipikat dari pembatalan sertipikat tersebut terhadap aktaadalah K.TUN. Dan apabila ada pihak yang jual beli yang menjadi dasarnya. Apakah dalam halberkeberatan atas terbitnya sertipikat itu, haruslah tersebut akta jual beli menjadi batal atau batalmengajukan gugatan ke Pengadilan tata Usaha demi hukum, yang dituangkan dalam Putusannegara. Hakim pengadilan TUN akan memeriksa Pengadilan Tata Usaha Negara. Dan upaya hukumgugatan menyangkut sah atau tidaknya sertipikat apa yang dapat dilakukan oleh pihak pembeli yangberdasarkan kepada berdasarkan kepada ketentuan dirugikan akibat batalnya sertipikat hak milikpasal 53 ayat 1 UU N0.5 tahun 1986 , bukan yang ber-akibat hukum kepada akta jual beli yangberdasarkan kepada sah tidaknya sertipikat menjadi dasar penerbitannya.berdasarkan ketentuan-ketentuan hukumperjanjian.Berdasarkan kepada latar belakang 4. Manfaat Penelitianseperti diuraikan diatas, saya melakukan penelitian Adapun manfaat yang diharapkan akan didapat daridan menyusun Tesis ini dengan judul “ Pembatalan penelian ini adalah sbb :Sertipikat Hak Milik Atas tanah dan akibat -Manfaat Teoritishukumnya terhadap akta jual beli, yang menjadi Dengan adanya penelitian ini diharapkan akan dapatdasar diterbitkannya sertipikat tersebut “. memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan hukum2. Rumusan masalah pertanahan, dan bermanfaat sebagai referensi bagiBertitik tolak dari uraian dalam latar belakang penelitian selanjutnya khususnya penelitian yangseperti tersebut diatas saya mengajukan rumusan berkaitan dengan kebatalan- kebatalan sertipikatpermasalah sebagai berikut ; yang diterbitkan berdasarkan jual beli dan akibat- Alasan-alasan apakah yang menjadi dasar hukumnya terhadap akta jual beli, oleh karena aktapembatalan sertipikat hak milik atas tanah oleh jual beli tidaklah merupakan putusan Tata UsahaPengadilan TUN ? negara yang dapat dibatalkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. -Manfaat praktis Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 14
  19. 19. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan hierarki tata susunan ; suatu norma yang lebihhasilnya nanti dapat memberikan manfaat praktis rendah berlaku, bersumber dan berdasar pada normabagi para pejabat Badan Pertanahan Nasional dan yang lebih tinggi lagi, demikian seterusnya sampaiPejabat Pembuat Akta Tanah , agar didalam pada suatu norma yang tidak dapat ditelusuri lebihmembuat akta tanah menjadi lebih cermat dan lanjut dan bersifat hipotesis dan fikif, yaitu normalebih berhati-hati ; dengan cara memperhatikan dasar (Grundnorm). Sejalan dengan teori yangketentuan - ketentuan hukum perdata , hukum dikemukakan Hans Kelsen tersebut, di IndonesiaPertanahan dan praktek Peradilan Tata Usaha terdapat tata urutan perundang-undangan yangNegara , yurisprudensi serta faktor- faktor diatur dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undangpenyebab dibatalkannya sertipikat Hak milik oleh Nomor 10 Tahun 2004 tentang PembentukanPengadilan Tata Usaha Negara , sehingga dengan Peraturan Perundang-Undangan, yang berbunyidemikian diharapkan dari padanya akan dapat sebagai berikut:ditekan se-optimal mungkin suatu sertipikat Hak Jenis dan hierarki Peraturan Perundang-Undanganmilik atas tanah dibatalkan apabila para pejabat adalah sebagai berikut::pembuat akta tanah sudah mengetahui ketentuan - a. Undang-Undang Dasar Negara Republikketentuan dan praktek hukum yang dapat Indonesia Tahun 1945;menyebabkan batalnya sertipikat tersebut. b. Undan-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang5. Kerangka teoritik. c. Peraturan Pemerintah Adapun teori-teori yang digunakan dalam d. Peraturan Presidenpenulisan tesis ini antara lain : teori keadilan, teori e. Peraturan Daerah.hierarki norma hukum, teori kepastian, teori Lebih lanjut dalam Pasal 7 ayat (4) UUkeberlakuan dan nilai dasar hukum, teori konflik Nomor 10 Tahun 2004 menyebutkan bahwa: Jenisdan teori konsensus. Peraturan Perundang-Undangan selain sebagaimana- Teori Keadilan dimaksud pada ayat (1), diakui keberadaannya dan Menurut Aristoteles keadilan dapat dibagi mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjangenam, yaitu ; Iustitia commutativa, iustitia diperintahkan oleh Peraturan Perundang-Undangandistributiva, iustitia vindicativa, iustitia protektiva, yang lebih tinggi.Dalam kaitan dengan Surta Edaraniustitia creativa dan iustitia lagalis. Teori keadilan Mahkamah Agung N0 2 tahun 1991 yangyang dikemukakan oleh Aristoteles yang relevan memberikan dasar bagi gugatan pembatalandengan kajian Tesis ini adalah keadilan comutativa sertipikat hak milik bagi mereka yang tidak ditujudan keadilan distributiva dimana dalam keadilan oleh Keputusan tata Usaha Negara, sehingga SEMAdistributiva ; hak- hak publik yang terdistribusi oleh tersebut dapat dipandang sebagai pengisi darikekuasaan tidaklah berdasarkan kesamarataan kekosongan hukum, karena SEMA itu diakuimelainkan berdasarkan kepada kualitas pribadi keberadaannya dan mempunyai kekuatan hukumdalam hubungannya dengan azas proporsionalitas sebagai mana dikemukakan dalam 7 ayat 4 yo Pasalsehingga keadilan yang memberikan kepada tiap- 56 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2004 jugatiap orang jatah menurut jasanya. Ia tidak menuntut menyebutkan bahwa “Jenis peraturan selain dalamsupaya tiap-tiap orang mendapat bagian yang sama ketentuan ini, antara lain ; peraturan yangbanyaknya, bukan persamaan, melainkan dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat,kesebandingan. Sedangkan keadilan comutatiiva ; dan Dewa Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilanialah keadilan yang memberikan kepada setiap Daerah, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi,orang masing-masing bagiannya dengan tidak Badan Pemeriksa Keuangan, Bank Indonesia,mengingat jasa-jasa perseorangan. Menteri, kepala badan, lembaga, atau komisi yang- Teori Hierarki Norma Hukum setingkat dibentuk oleh undang-undang atau Dalam teori ini dibahas mengenai jenjang pemerintah atas perintah undang-undang , Dewannorma hukum yang lebih dikenal dengan Stufenbau Perwakilan Rakyat daerah Propinsi, Gubernur,des rechts, dimana : norma-norma hukum itu Dewan Perwakilan rakyat Kabupaten / Kota, Bupatiberjenjang-jenjang dan berlapis-lapis dalam suatu / Wali Kota, Kepala Desa atau yang setingkat Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 15
  20. 20. “.Dengan demikian Surat Edaran Mahkamah dokumen, perundang-undangan, vonis-vonis yangAgung ( SEMA ) No 2 tahun 1991 sebagai salah diidentifikasikan sebagai hukum.satu bentuk produk peraturan Mahkamah Agung - Teori konflikadalah termasuk juga jenis peraturan per-undang- Kata kunci dari teori konflik adalahundangan yang diakui keberadaannya sebagaimana kepentingan yang berwujud kerugian baik kerugiandijelaskan oleh penjelasan pasal 7 ( 4 ) UU No 10 materiil maupun kerugian immateriil. Setiap orangtahun 2004 diatas, sehingga dengan demikian Surat selalu mengukur dan menjaga kepentingannya agarEdaran Mahkamah Agung ( SEMA ) No 2 tahun jangan sampai dirongrong oleh orang lain dalam1991 berkedudukan sebagai pengisi kekosongan lalu lintas hukum. Tiap-tiap kepentingan yanghukum untuk gugatan K.TUN yang tidak dituju dirongrong, berkonkwensi tuntutan pengembalianyang tidak dijangkau oleh pasal 55 UU No.5 tahun atas kerugian yang diderita atau pembatalan atas1986 yang hanya mengatur gugatan K.TUN untuk perbuatan yang bersifat merugikan itu.pihak yang dituju saja. Pengembalian keadaan dalam bentuk mengganti- Teori Kepastian hukum kerugian ataupun pembatalan suatu perbuatan yangKepastian hukum dalam hal ini adalah bahwa setiap merugikan tentu harus dilakukan sesuai ketentuanperbuatan hukum yang dilakukan harus menjamin hukum yaitu melalui Pengadilan. Dalamkepastian hukum misalnya ; Pasal 19 ayat (1) hubungannya dengan permasalahan yang dibahasUUPA manyatakan bahwa : Untuk menjamin oleh tesis ini, teori konflik dapat dipinjam untukkepastian hukum oleh pemerintah diadakan melakukan analisis.pendaftaran tanah diseluruh wilayah Republik - Teori konsensusIndonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur Kata kunci dari teori konsensus adalah bahwadengan peraturan pemerintah. Pasal 3 huruf a PP nilai- nilai merupakan unsur utama dari kehidupanNo. 37 Tahun 1998 menyebutkan bahwa untuk sosial di masyarakat. Tiap kelompok masyarakatmemberikan kepastian hukum dan perlindungan menjunjung tinggi nilai-nilai tertentu, termasuk jugahukum kepada pemegang hak atas suatu bidang nilai-nilai hukum. Pasal 28 UU N0.4 tahun 2004tanah, satuan rumah susun dan hak-hak lain yang tentang Kekuasaan Kehakiman mengamanatkanterdaftar agar dengan mudah dapat membuktikan bahwa hakim wajib menggali, mengikuti dandirinya sebagai pemegang hak yang bersangkutan. memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yangDemikian juga hal yang berkaitan dengan kekuatan hidup dimasyarakat.hukum akta jual beli maupun sertipikat sertipikat Dalam kaitannya dengan permasalan yanghak milik serta kebatalannya nantinya dibawah akan diajukan dalam tesis ini, terutama berkaitan dengandikaji juga dengan teori kepastian hukum. Keputusan Tata Usaha Negara yang membatalkan- Teori Keberlakuan dan Nilai Dasar Hukum sertipikat dan akibat hukumnya terhadap akta jual Keberlakuan hukum . menurut Meuwissen beli, maka teori ini dipandang relevan dapat dipakaiharus dibedakan antara keberlakuan antara untuk melakukan analisis.keberlakuan idiil dan keberlakuan normatif.Keberlakuan idiil berkenaan dengan keberlakuan 6. Metode Penelitianyang dipretensikan atau keberlakuan umum dari - Paradigma penelitianmisalnya putusan-putusan kefilsafatan, jadi Gambaran fundamental tentang subyekberkenaan dengan kemungkinan untuk matter dalam suatu ilmu, disebut paradigma.membenarkan atau melegitimasi putusan-putusan Paradigma itu berfungsi untuk merumuskan apatertentu secara masuk akal (rasional). Sedangkan yang harus dikaji, pertanyaan pertanyaan apa yangkeberlakuan normatif berarti bahwa cara berada harus dipertanyakan, dan aturan aturan apa yangkaidah-kaidah dari hukum dan etika. Maksudnya harus diikuti dalam mengartikan jawaban jawabanbahwa hukum itu tidak dapat diamati secara yang diperoleh. Paradigma adalah unit yang palingindrawi, hukum itu ada tidak seperti hukum empirik luas dari konsensus didalam suatu ilmu danada misalnya ada gejala-gejala tertentu yang dapat bermanfaat untuk membedakan suatu komunitasdiamati, seperti prilaku-prilaku manusia, dokumen- keilmuan atau sub komunitas keilmuan dengan lainnya. Paradigma membuat penggolongan , Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 16
  21. 21. merumuskan dan saling menghubungkan (b) Pendekatan ius constitutum atau pendekatanpercontohan – percontohan, teori- teori, dan hukum positifmetode / alat- alat yang ada didalamnya. (c) Pendekatan ius operatum yaitu pendekatan Paradigma penelitian hukum dikenal, ada sosiologi hukum dan kajian empiris lainnya .dua yaitu ; Paradigma Penelitian hukum Normatif Oleh karena paradigma penelitian ini adalahdan Paradigma Penelitian hukum empiris. Dalam paradigma penelitian hukum normatif dengan sifatpenelitian ini dipilih sebagai paradigma penelitian penelitiannya eksploratoris yuridis makaadalah paradigma Penelitian Hukum Normatif. pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatanDalam penelitian ini terutama akan dilakukan perundang-undangan ( statute approach ), dandengan menggali dan menemukan ( meng- pendekatan konseptual ( conceptual approach )eksplorasi ) ketentuan ketentuan menyangkut sebagai pendekatan ius constitutum.pembatalan- pembatalan yang dapat ditemukandalam hukum perdata khususnya hukum perikatan - Sumber bahan hukumdan lebih khusus lagi hukum perjanjian dan Penelitian ini adalah penelian hukum normatif .selanjutnya menggali dan menemukan Sebagai penelitian hukum normatif maka bahanyurisprudensi menyangkut pembatalan sertipikat hukum dalam penelitiannya adalah ;hak milik oleh Pengadilan TUN dan juga Bahan hukum primer yaitu bahan-bahan hukummememukan putusan-putusan TUN dan yang mengikat, yang mencakup peraturanmempelajari pertimbangan hukumnya untuk perundang-undangan yang berhubungan denganmenemukan tentang alasan-alasan apa yang dipakai hukum keperdataan dan hukum pertanahan, sepertidasar memutuskan perkara TUN yang Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Peraturanmembatalkan sertipikat, meliputi pertimbangan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Peraturan Pemerintahhukum putusan Pengadilan TUN menyangkut Nomor 24 tahun 1997, Peraturan Pemerintahazas-azas umum pemerintahan yang baik yang Nomor 37 tahun 1998, berikut peraturandilanggar dalam pembuatan sertipikat itu, sehingga pelaksananya.sertipikat tersebut dibatalkan. Dengan demikian Bahan hukum sekunder yang akan digunakan untukpenelitian ini bersifat eksploratoris yuridis yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukummeng-ekplorasi dan menemukan ketentuan hukum primer tersebut, diantaranya doktrin,dan artikel-dan bahan bahan hukum primair ; yurisprudensi, artikel, hasil seminar, makalah, serta dokumenputusan hakim, dan pertimbangan hukum dari lainnya yang berkaitan dengan hukum perikatan,putusan hakim serta melakukan pengkajian hukum pertanahan dan pembatalan sertipikat danterhadap hal tersebut. akibat hukumnya terhadap akta jual beli tanah. Penelitian hukum normatif yang bersifateksploratoris yuridis bermakna lebih luas dari Bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang bisasekedar meneliti peraturan perundang – undangan memberikan petunjuk dan penjelasan terhadapyang berkaitan dengan obyek penelitian, melainkan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunderlebih jauh meliputi penelitian terhadap seperti ensiklopedia, jurnal-jurnal hukum.pertimbangan hukum dari suatu putusanPengadilan menyangkut obyek penelitian dalam hal 7. Teknik pengumpulan bahan hukumini pertimbanghan hukum dari putusan pengadilan Teknik pengumpulan data penelitian hukumyang membatalkan sertipikat hak milik, dan normatif dilakukan dengan cara; bahan hukumimplikasinya terhadap akta jual beli yang menjadi primer dan sekunder dikumpulkan berdasarkandasar penerbitan sertipikat itu. metode sistematis yaitu baik bahan hukum primer maupun sekunder yang saling berhubungan dicatat- Pendekatan penelitian pada kartu - kartu dengan ukuran tertentu. Dalam Secara garis besar , ada tiga pendekatan dalam kartu itu dicatat dari mana sumber dari bahan ilmu hukum, yaitu ; hukum itu didapat ( nama penulis / pengarang, (a) Pendekatan ius constituendum atau pendekatan tahun penulisan, judul artitel / buku , penerbit , filsafat hukum halaman, dan lain sebagainya ). Kartu kartu disusun Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 17
  22. 22. berdasarkan pokok bahasan untuk memudahkan sertifikta yang baru menggantikan sertifiktaanalisis dan pada kartu kartu juga dicatat konsep- yang lama. Pada hakekatnya azas hukum tidakkonsep yang ada hubungannya dengan faktor faktor dapat dipakai sebagai dasar hukum oleh hakimserta alasan alasan yang dapat dijadikan dasar untuk untuk membatalkan suatu peristiwa hukum,membatalkan akta otentik baik itu yang yang menjadi dasar hukum oleh hakim dalamberhubungan dan dijelaskan oleh dokumen putusannya adalah azas hukum yang sudahdokumen tersebut. dituangkan dalam peraturan perundang- undangan. Dengan demikian untuk pembatalan8. Analisis bahan hukum sertifikat hak milik atas tanah hakim harus Bahan hukum yang sudah dikumpulkan secara lebih khusus melihat kedalam peraturanberkenaan dengan masalah dalam penelitian ini yang mana azas hukum itu sudah dituangkan.terutama akan dianalisis secara normatif kualitatif. Dalam hubungannya dengan pembatalanBahan hukum yang diperoleh dianalisis dicari sertifikat hak milik yang diterbitkanpenyelesaiannya berdasarkan peraturan perundang – berdasarkan perjanjian jual beli (akta jual beli)undangan yang berlaku dan dianalogikan dengan maka selayaknya kebatalan-kebatalanbeberapa alternatif penyelesaian. menyangkut perjanjian yang akan ditinjau. Bahan bahan hukum yang dikumpulkan baik Suatu perjanjian sah apabila memenuhi syarat-itu bahan hukum primer maupun bahan hukum syarat sahnya perjanjian yang diatur dalamsekunder dengan langkah langkah meliputi pasal 1320 KUHPerdata. Syarat sahnyadeskripsi, sistematisasi, dan ekplanatasi. Depkripsi perjanjian meliputi syarat objektif danmencakup isi maupun struktur hukum positif. subjektif, dimana syarat subjektif adalah syaratDalam kaitannya dengan penelitian ini, maka pada sebagaimana ditentukan dalam pasal 1320 ayattahap depkripsi dilakukan pemaparan serta (1) : sepakat mereka yang mengikatkan diripenentuan makna terhadap bahan- bahan hukum, dan ayat (2) : kecakapan untuk membuat suatubaik bahan hukum primer maupun bahan hukum perjanjian.sekunder. Syarat objektif adalah syarat sebagaimana Langkah sistematis merupakan penyerasian ditentukan dalam pasal 1320 ayat (3) : Suatuterhadap bahan hukum, sehingga terhadap bahan hal tertentu dan ayat (4) : suatu sebab yanghukum yang satu tidak menunjukkan adanya halal. Pelanggaran terhadap syarat subjektifkontradiksi dengan bahan hukum yang lain. menyebabkan suatu perjanjian dapatKeserasian dari bahan bahan hukum yang saling dibatalkan dan pelanggaran terhadap syaratberhubungan dapat membantu untuk memudahkan objektif menyebabkan suatu perjanjian batalanalisis karena makna dari bahan hukum tersebut demi hukum.dapat dipahami secara logis. 2. Kajian tentang sertifikat hak milik atas tanah. Sertifikat hak milik atas tanah dilihat secara TINJAUAN PUSTAKA fisik adalah surat yang dibuat untuk tujuan sebagai bukti hak milik. Dalam pasal 1 ayat1. Kajian terhadap pembatalan sertifikat hak (11) PP 24 tahun 1997 tentang pendaftaran milik atas tanah. tanah menyatakan pendaftaran tanah baik Sertifikat hak milik adalah alat bukti bukan secara sistematik ataupun sporadic pada peraturan sehingga sebagai alat bukti dapat akhirnya berujung pada penerbitan sertifikat saja mengandung cacat hukum dan ia dapat yang bertujuan agar setiap hak atas tanah dibatalkan bukan karena berkaitan dengan memiliki surat tanda bukti hak yang berlaku sertifikat yang baru dan sertifikat yang lama sebagai alat bukti yang kuat. Dalam pasal 32 namun berkaitan dengan dasar peraturan mana ayat (1) PP 24 tahun 1997 berbunyi : sertifikat itu diterbitkan, apakah atas dasar “Sertifikat merupakan surat tanda bukti hak peraturan yang lama atau peraturan yang baru. yang berlaku sebagai tanda pembuktian yang Putusan pengadilan yang membatalkan kuat mengenai data fisik dan data yuridis yang sertifikat dapat dipakai untuk penerbitan termuat didalamnya, sepanjang data fisik dan Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan, 2011-2012 18

×