Sifat-sifat Allah

22,420 views

Published on

penulis menyadari bahwa dalam powerpoint ini banyak kesalahan, ini hanya sebuah pembelajaran

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
22,420
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
54
Actions
Shares
0
Downloads
353
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sifat-sifat Allah

  1. 1. Sifat-sifat bagi AllahAllah SWT adalah zat Maha Pencipta dan Maha Kuasa atas seluruh alambeserta isinya. Allah SWT memiliki sifat wajib, mustahil dan jaiz sebagaisifat kesempurnaan bagi-Nya.Sebagai muslim yang beriman, wajib mengetahui sifat-sifat tersebut.• Sifat wajib, artinya sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh Allah SWT – Sifat wajibAllah berjumlah 20.• Sifat mustahil, artinya sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada pada Allah SWT– Sifat mustahil merupakan kebalikan dari sifat wajib. Jumlahnyapun samadengan jumlah sifat wajib bagi Allah SWT.• Sifat jaiz, artinya sifat yang mungkin bagi Allah SWT untuk berbuat sesuatuatau tidak berbuat sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya. – Artinya Allahberbuat sesuatu tidak ada yang menyuruh dan tidak ada yang melarang.Sifat jaiz bagi Allah hanya satu, yaitu “Fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu.”Sifat WajibSifat MustahilSifat Jaiz
  2. 2. Wujud• Yaitu tetap dan benar yang wajib bagi zat Allah Ta’ala yang tiadadisebabkan dengan sesuatu sebab. Maka wujud ( Ada ) – disisiImam Fakhru Razi dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi bukan ia a’inmaujud dan bukan lain daripada a’in maujud , maka atas qaul iniadalah wujud itu Haliyyah ( yang menepati antara ada dengan tiada). Tetapi pada pendapat Imam Abu Hassan Al-Ashaari wujud itu ‘ainAl-maujud , karena wujud itu zat maujud karena tidak disebutkanwujud melainkan kepada zat. Kepercayaan bahwa wujudnya AllahSWT. bukan saja di sisi agama Islam tetapi semua kepercayaan didalam dunia ini mengaku menyatakan Tuhan itu ada. Firman AllahSWT. yang bermaksud :• ” Dan jika kamu tanya orang-orang kafir itu siapa yang menjadikanlangit dan bumi nescaya berkata mereka itu Allah yangmenjadikan……………” ( Surah Luqman : Ayat 25 )
  3. 3. SalbiyahSifat Salabiyyah adalah sifat yang menolaksegala sifat-sifat yang tidak layak dan patutbagi Allah s.w.t, sebab Allah Maha sempurnadan tidak memiliki kekurangan.SalbiyahQidamBaqa’Mukhalafatu lil hawaditsiQiyamuhu bi nafsihWahdaniyyah
  4. 4. QidamSifat Qidam menolak adanya permulaan bagi Allah s.w.t ,dengan kata lain adanya Allah s.w.t tidak didahului oleh tidakada, mustahil bagi Allah bermula dengan tidak ada.Allah berfirman :Artinya : “ Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Lahir danYang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu” (AlHadiid:3)
  5. 5. Baqa’Sifat Baqa` menolak adanya kesudahan dan kebinasaan WujudAllah s.w.t, mustahil bagi Allah bersifat Fana` atau binasa.Allah berfirman :Artinya : ”Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamudikembalikan.” (al-Qashash: 88).
  6. 6. Mukhalafatu lil HawaditsiMukhalafatu Lil Hawadith ( Berbeda dengan yang baharu )adalah sifat yang menolak adanya persamaan Zat, Sifat danPerbuatan Allah dengan Zat, sifat dan perbuatan baharu,dengan makna lain Allah tidak seperti makhluknya.Allah berfirman :Artinya : ”Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia,dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”(QS. As-Syura : 11).
  7. 7. Qiyamuhu Bi NafsihQiyamuhu Bi Nafsih ( Berdiri Allah dengan sendiri-Nya ), sifat inimenolak adanya Allah berdiri dengan yang lainnya, dengan maknalain, Allah tidak memerlukan bantuan dan pertolongan dari yanglainnya, bahkan Allah berdiri sendiri, tidak memerlukan penciptasebab Dia Maha Pencipta, tidak memerlukan pembantu sebab DiaMaha Kuasa, tidak memerlukan tempat sebab Dia yangmenjadikanya, tidak memerlukan waktu dan masa sebab dikekuasaan-Nyalah waktu dan masa.Artinya : ”Sesungguhnya Allah SWT benar-benar Maha Kaya (tidakmemerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (al-Ankabut : 6).
  8. 8. WahdaniyyahWahdaniyyah ( Esa ), maknanya adalah Allah memiliki yang Maha Esa, Esa pada Zat, Esa padasifat dan Esapada perbuatan, sifat ini menolak adanya Kam yang lima :a - Zat Allah tidak tersusun dari beberapa unsur ataupun anggota badan.b - Tidak ada satupun Zat yang sama seperti Zat-Nya Allah.c - Sifat Allah tidak terdiri dari dua sifat yang sama, seperti adanya dua Qudrah.d - Tidak ada satupun sifat di dunia ini yang sama seperti sifat Allah.e - Tidak ada satupun di dunia ini yang sama seperti perbuatan Allah.Dengan kata lain Allah tidak memiliki Zat Esa, tidak ada seorang makhluk pun yang sama Zatnya denganAllah, Allah memiliki Sifat yang Esa, tidak ada seorang pun yang bersifat dengan sifat Allah, Allah memilikiperbuatan yang Esa, tidak ada di dunia ini yang sama perbuatannya dengan Allah.Allah berfirman :Artinya : “Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu Telah rusakbinasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ’Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.” (al-Anbiya’: 22).
  9. 9. Ma’aniSifat Ma’ani ialah sifat yang Maujud atau ada yang berdiri pada Zat Allah s.w.t.yang menyebabkan Zat itu bersifat dengan suatu hukum Sifat Ma’nawiyah.Umpamanya Sifat Ma’ani seperti Ilmu, sifat ini ialah sifat yang berdiri pada ZatAllah. Artinya Ilmu itu sifat Allah bukan Zat Allah. Allah s.w.t. dapat mengetahuisesuatu dengan Ilmu-Nya bukan dengan Zat-Nya. Yang menyebabkan zat itubersifat dengan sifat suatu hukum Sifat Ma’nawiyah maksudnya Allah dikatakanKaunuhu ‘Aliman (Keadaan-Nya Berilmu). Kerana Allah mempunyai sifat Sama’maka Allah dikatakan Kaunuhu Sami’an (Keadaan-Nya Mendengar).Ma’aniQudratIradatIlmuHayyatSamaKalamBashor
  10. 10. QudratQudrah ( Maha Kuasa ) adalah sifat yang azali yang berada pastipada Zat-Nya Allah s.w.t yang Kuasa menjadikan danmenghancurkan setiap yang mungkin sesuai dengan Iradah-Nya.Allah berfirman :Artinya : ”Dan tiada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah baikdi langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahuilagi Maha Kuasa.” (al-Fatir: 44).
  11. 11. IradatIradah ( Maha Berkehendak ) adalah sifat azali yang berada padaZat-Nya Allah s.w.t menentukan sesuatu yang mungkin dengansebahagian yang boleh terhadapnya, seperti Allah menentukabahwa Zaid pintar dan Ziyad bodoh.Allah berfirman :Artinya : ” Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabilaKami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “Kun(jadilah)”, maka jadilah ia.” (an-Nahl: 40).
  12. 12. IlmuIlmu ( Maha Mengetahui ) adalah sifat Qadim yang berada pada Zat-Nya Allah s.w.tMengetahui seluruh sesuatu yang bersangkut paut dengan sekalian yang wajib,mustahil, dan yang boleh tanpa didahului oleh sesuatu yang menutupipengetahun-Nya.Allah berfirman :Artinya : “Dan Allah memiliki kunci semua yang ghaib; tidak ada yangmengetahuinya kecuali Dia, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan,dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya, dan tidakjatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu basah atau kering,melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” *Al An’aam:59]
  13. 13. HayatHayat ( Maha Hidup ) adalah sifat yang Qadim berdiri pada Zat Allah s.w.t yang Maha Hidup,dengan adanya sifat Hayat menetapkan dan mengkuatkan adanya sifat Qudrat, Iradat, Ilmu,Sama`, Bashar dan Kalam, hidupnya Allah yang kekal dan abadi.Allah berfirman :Artinya : ”Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagiterus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nyaapa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan merekatidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allahmeliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan AllahMaha Tinggi lagi Maha Besar” (al-Baqarah: 255).
  14. 14. Sama’Sama` ( Maha Mendengar ) adalah sifat yang qadimberdiri pada Zat-Nya Allah s.w.t yang Maha Mendengardari seluruh yang ada baik suara ataupun selainnya.Allah berfirman :Artinya : “Janganlah kamu berdua khawatir,sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku Mahamendengar dan Maha melihat”. (Thaha: 46).
  15. 15. Bashor• Bashor ( Maha Melihat ) adalah sifat yang qadim yangberdiri pada zat Allah s.w.t Maha Melihat segala sesuatuyang ada, baik yang jelas, yang tersembunyi, maupun yangsamar-samar.Allah berfirman :• Artinya : “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia,dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (as-Syura: 11).
  16. 16. KalamKalam ( Maha Berbicara ) adalah sifat yang qadim yangberdiri pada Zat-Nya Allah yang Maha berbicara tanpamenggunakan huruf dan suara, tanpa i`rab dan danbina` dan Maha suci dari sifat-sifat kalam yang baharu.Allah berfirman :Artinya : ”…Dan Allah telah berbicara kepada Musadengan langsung”. (An-Nisâ: 164).
  17. 17. MaknawiyahSifat Ma`nawiyah adalah sifat-sifat yang melazimi dari sifat Ma`ani, dengankata lain sifat Ma`nawiyah adalah sifat yang wujud disebabkan adanya sifatMa`ani, seperti Allah memiliki sifat kuasa, maka lazimlah Allah itukeadaannya Kuasa.MaknawiyahKAUNUHU QADIRANKAUNUHU MURIDANKAUNUHU ALIMANKAUNUHU HAYYAN:KAUNUHU SAMI’ANKAUNUHU BASIRANKAUNUHU MUTAKALLIMAN
  18. 18. Kaunuhu QadiranKaunuhu Qadiran artinya keberadaan Allah ituharus berkuasa atas segala sesuatu. Sifat inidikatakan juga sifat yang qadim (dahulu) yangberdiri pada dzat-Nya, mulaziamah ataudilazimkan memiliki sifat al-Qudrah (kuasa). Sifatini juga merupakan bentuk fa’il atau pelaku dariSifat Ma’ani – kuasa. Dan untuk selanjutnya, kitabisa mengambil perumpamaan dan contoh darisifat Kudrah – Kuasa. Lihat pelajaran sebelumnyatentang sifat Kudrah.
  19. 19. Kaunuhu MuridanKaunuhu Muridan artinya keberadaan Allahitu harus berkehendak atas segala sesuatu.Sifat ini dikatakan juga sifat qadim (Dahulu)yang berdiri pada dzat-Nya dan dilazimkanmemiliki sifat Iradat (berkehendak) danmerupakan bentuk fa’il atau pelaku dari sifatMa’nai – Iradah (berkehedak). Dan untukselanjutnya kita bisa mengambilperumpamaan atau contoh dari isfat Iradatdalam pelajaran sebelumnya.
  20. 20. Kaunuhu AlimanKaunuhu ’Aliman artinya keberadaan Allah ituharus Maha Mengetahui atas segala sesuatu.Sifat ini dikatakan juga sifat Ilmu (Mengetahui)yang berdiri pada dzat-Nya dan dilazimkanmemiliki sifat ini. Sifat ini juga merupakanmerupakan bentuk fa’il atau pelaku dari sifatMa’nai – Ilmu (mengetahui). Dan untukselanjutnya kita bisa mengambilperumpamaan atau contoh dari isfat Ilmu.Lihat pelajaran sebelumnya.
  21. 21. Kaunuhu HayyanKaunuhu Hayyan artinya keberadaan Allah ituharus Maha Hidup tidak mati. Sifat inidikatakan juga sifat Al-hayatu (Hidup) yangberdiri pada dzat-Nya dan dilazimkan memilikisifat ini. Sifat ini juga merupakan merupakanbentuk fa’il atau pelaku dari sifat Ma’nai – al-Hayatu (Hidup). Dan untuk selanjutnya kitabisa mengambil perumpamaan atau contohdari isfat Hayat. Lihat pelajaran sebelumnya.
  22. 22. Kaunuhu Sami’anKaunuhu Sami’an artinya keberadaan Allah ituharus Maha Mendengar segala sesuatu. Sifatini dikatakan juga sifat Assam’u (Mendegar)yang berdiri pada dzat-Nya dan dilazimkanmemiliki sifat ini. Sifat ini juga merupakanmerupakan bentuk fa’il atau pelaku dari sifatMa’nai – Assam’u (Mendengar). Dan untukselanjutnya kita bisa mengambilperumpamaan atau contoh dari isfatAssam’u.
  23. 23. Kaunuhu BashiranKaunuhu Bashiran artinya keberadaan Allahitu harus Maha Melihat segala sesuatu. Sifatini dikatakan juga sifat Al-Basharu (Melihat)yang berdiri pada dzat-Nya dan dilazimkanmemiliki sifat ini. Sifat ini juga merupakanbentuk fa’il atau pelaku dari sifat Ma’nai – Al-bashar (melihat). Dan untuk selanjutnya kitabisa mengambil perumpamaan atau contohdari isfat Al-Basharu.
  24. 24. Kaunuhu MutakalimanKaunuhu Mutakalliman artinya keberadaan Allahitu harus Maha Berbicara dengan pembicaraanyang tidak menyerupai ciptaan-Nya. Sifat inidikatakan juga sifat Al-Kalamu (Berbicara) yangberdiri pada dzat-Nya dan dilazimkan memilikisifat ini. Sifat ini juga merupakan merupakanbentuk fa’il atau pelaku dari sifat Ma’nai – Al-Kalam (Berbicara). Dan untuk selanjutnya kitabisa mengambil perumpamaan atau contoh dariisfat al-Kalam.
  25. 25. Sifat Mustahil bagi Allah• ‘Adam, artinya tiada (bisa mati)• Huduth, artinya baharu (bisa di perbaharui)• Fana’, artinya binasa (tidak kekal/mati)• Mumathalatuhu Lilhawadith, artinya menyerupai akan makhlukNya• Qiyamuhu Bighayrih, artinya berdiri dengan yang lain (ada kerjasama)• Ta’addud, artinya berbilang – bilang (lebih dari satu)• ‘Ajz, artinya lemah (tidak kuat)• Karahah, artinya terpaksa (bisa di paksa)• Jahl, artinya jahil (bodoh)• Maut, artinya mati (bisa mati)• Syamam, artinya tuli• ‘Umy, artinya buta• Bukm, artinya bisu• Kaunuhu ‘Ajizan, artinya lemah (dalam keadaannya)• Kaunuhu Karihan, artinya terpaksa (dalam keadaannya)• Kaunuhu Jahilan, artinya jahil (dalam keadaannya)• Kaunuhu Mayyitan, artinya mati (dalam keadaannya)• Kaunuhu Asam, artinya tuli (dalam keadaannya)• Kaunuhu A’ma, artinya buta (dalam keadaannya)• Kaunuhu Abkam, artinya bisu (dalam keadaannya)
  26. 26. Sifat JaizAllah swt selain memiliki sifat wajib dan mustahiljuga memiliki sifat jaiz. Menurut arti bahasa jaizartinya boleh. Yang dimaksud dengan sifat jaizbagi Allah swt. yaitu sifat yang boleh ada danboleh tidak ada pada Allah. Sifat jaiz ini tidakmenuntut pasti ada atau pasti tidak ada. Sifat JaizAllah hanya ada satu yaitu Fi’lu kulli mumkinin autarkuhu, artinya memperbuat sesuatu yangmungkin terjadi atau tidak memperbuatnya.Maksudnya Allah itu berwenang untukmenciptakan dan berbuat sesuatu atau tidaksesuai dengan kehendak-Nya.

×