lingkungan hidup

1,559 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,559
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
102
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

lingkungan hidup

  1. 1. LATAR BELAKANG PENGERTIAN JENIS SUMBER DAMPAK PENANGGULANGAN ANALISA KESIMPULAN
  2. 2. LATAR BELAKANGPolusi udara kota di beberapa kota besar diIndonesia telah sangat memprihatinkan. Di kota-kota besar, kontribusi gas buang kendaraanbermotor sebagai sumber polusi udara mencapai60-70%. Sedangkan kontribusi gas buang daricerobong asap industri berkisar 10-15%, sisanyaberasal dari sumber pembakaran lain, misalnyadari rumah tangga, pembakaransampah, kebakaran hutan, dll.
  3. 3. PENGERTIANPencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebihsubstansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalamjumlah yang dapat membahayakan kesehatan mahklukhidup, mengganggu estetika dan kenyamanan, ataumerusak properti. Pengertian lain menyebutkanpencemaran udara adalah masuknya, atautercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalamatmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinyakerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatanmanusia serta menurunkan kualitas lingkungan.
  4. 4. JENIS- JENIS BAHAN PENCEMAR UDARA1. Bahan pencemar udara menurut bentuknya, dibagi menjadi: a. Pencemaran udara berbentuk gas, yang terdiri dari: Golongan belerang, nitrogen , karbon dan gas yang berbahaya. b. Pencemaran udara berbentuk partikel, dibedakan menjadi : Mineral (anorganik), bahan organik dan makhluk hidup yang terdiri dari bakteri, virus, dan telur cacing.
  5. 5. 2. Bahan pencemar udara menurut tempatnya, dibagi menjadi:a. Pencemaran udara bebas (Out door air pollution), sumbernya antara lain: Alamiah dan kegiatan manusia.b. Pencemaran udara ruangan (In door air pollution), berasal dari: Pemukiman, perkantoran ataupun gedung tinggi.
  6. 6. 3. Bahan pencemar udara menurut gangguan kesehatan yang ditimbulkan, dibagi menjadi: a. Iritansia Merangsang proses peradangan pada saluran pernapasan bagian atas. Misalnya Sulfur dioksida, Sulfur trioksida, Amoniak, dan debu. b. Asfiksia Disebabkan oleh berkurangnya kemampuan tubuh dalam menangkap oksigen atau mengakibatkan kadar O2 menjadi berkurang. Yang termasuk golongan ini adalah gas Nitrogen, Oksida, Metan, Gas Hidrogen dan Helium.
  7. 7. c. Anestesia Bersifat menekan susunan syaraf pusat sehingga kehilangan kesadaran, misalnya eter, acetilene, propane dan alkohol alifatis.d. Toksis Menimbulkan gangguan pada sistem pembuatan darah, misalnya benzene, fenol, toluen dan xylene dan keracunan terhadap susunan syaraf, misalnya karbon disulfit, metil alkohol.
  8. 8. 4. Bahan pencemar udara menurut asalnya, dibagi menjadi: a. Pencemaran primer, adalah substansi pencemaran yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Contohnya karbon monoksida. b. Pencemaran sekunder, adalah substansi pencemaran yang terbentuk dari reaksi pencemaran- pencemaran primer di atmosfer. Contohnya pembentukan ozon. adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.
  9. 9. SUMBER PENCEMARAN UDARA SUMBERSUMBER LAIN ALAMI KEGIATAN SENYAWA MANUSIA KIMIA
  10. 10. Sumber Alami :•Gunung berapi.•Rawa-rawa.•Kebakaran hutan.•Nitrifikasi dan denitrifikasi biologi.Sumber Lain :•Transportasi ammonia.•Kebocoran tangki gas klor.•Timbulan gas metana•Uap pelarut organik.
  11. 11. DAMPAK PENCEMARAN UDARA
  12. 12. UPAYA PENANGGULANGAN
  13. 13. * Peduli terhadap lingkungan.* Menanamkan gerakan 3R (reduce, recovery, recycle).* Pemisahan sampah organik dan anorganik.* Upaya pemerintah dalam memperketat limbah yang di keluarkan oleh industri (cair/padat) untuk persyaratan limbah yang keluar tersebut harus sesuai persyaratan secara fisik, kimia, dan biologi.
  14. 14. * Program Langit Biru dari sumber bergerak (transportasi) dan tidak bergerak (industri).* Kebijakan tingkat mutu udara ambien, emisi kendaraan bermotor dan industri.* Kebijakan pemerintah tentang larangan merokok di tempat umum.
  15. 15. ANALISA BAHAN PENCEMAR UDARA Teknik Sampling : Untuk pengumpulan debu biasanya digunakanteknik filtrasi, sedangkan untuk mengumpulkan gasdari udara ambien diperlukan suatu teknikpengumpulan tertentu. Teknik pengumpulan gasyang umum digunakan untuk menangkap gaspencemar di udara ambien adalah teknik absorpsi,adsorpsi, pendinginan dan pengumpulan padakantong udara (bag sampler atau tube sampler).
  16. 16. Sulfur dioksida (SO2)1. Metode pararosaniline-spektrofotometri.2. Metode UV-spektrofotometri.Oksida-oksida Nitrogen1. Metode Griess-Saltman-spektrofotometri2. Metode chemiluminescenceKarbonmonoksidaMetode Nondispersive infrared (NDIR)
  17. 17. Ozon atau Oksidan1. Metode Neutral Buffer Potassium Iodine (NBKI) –spektrofotometri2. Metode ChemiluminescenceHidrokarbon1. Pengukuran secara langsung dangan Gas Chromatograf Hidrokarbon2. Metode adsorpsi dengan adsorben karbon aktifSuspended Particulate Matter atau Debu1. Metode high volume sampling2. Pengukuran PM 10 dan PM 2.5
  18. 18. Air sampler Dust sampler
  19. 19. KESIMPULAN Saving our nature for next generation Keep earth go in thedirection of a safe life

×