Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Mengembangkan Kepercayaan Diri

1,505 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Mengembangkan Kepercayaan Diri

  1. 1.  SELF-CONFIDENCE: Sureness about one’s self-worth and capabilities (keyakinan sso akan harga diri dan kemampuannya)
  2. 2.  Dua hal yang berkaitan dgn kepercayaan diri (self confidence) adalah self efficacy dan self esteem. Self efficacy (perasaan mampu/kemampuan diri), hal ini berkaitan dgn perasaan yg kita rasakan saat kita melihat diri kita (dan org lain juga melihat kita), ketika kita menguasai atau memiliki kemampuan tertentu dan mampu mendapatkan apa yang kita inginkan, pada suatu area atau keterampilan tertentu. Self efficacy adalah rasa percaya diri yang kita rasakan dalam konteks, jika kita mempelajari sesuatu, dan bekerja keras untuk menguasainya, dan kita berhasil. Hal ini merupakan tipe rasa percaya diri yang mendorong seseorang utk menerima tantangan yang sulit, dan tetap teguh konsisten walaupun menghadapi kesulitan. Self esteem adalah, perasaan bahwa kita mampu menghadapi berbagai hal atau kejadian yang terjadi dalam hidup secara umum, dan bahwa kita berhak untuk bahagia. Perasaan ini berasal dari keyakinan bahwa org-org disekeliling kita ada utk kita, bisa kita manfaatkan (scr positif), perasaan ini juga muncul dari keyakinan bahwa kita adalah individu yg mampu utk melakukan apapun yg kita ingin lakukan dan kita akan berhasil.
  3. 3. Percaya Diri Kurang (Tidak) Percaya DiriMelakukan sgl sstu berdasarkan apa yang Melakukan segala sesuatu berdasarkan apa yangdiyakini, (akan berhasil dan benar), bahkan jika dipikirkan org lainorang lain mengejek atau mengkritiknyaBersedia mengambil resiko dan melakukan Diam di area yang aman, takut akan kegagalansegala sesuatu diluar kemampuan untuk bisa dan menghindari dari resikomeraih apa yang diinginkan lebih baik darisebelumnyaBersedia mengakui kesalahan dan belajar dari Bekerja keras untuk menutupi kesalahan dankesalahan tersebut berharap bisa memperbaikinya sebelum org lain menyadari atau mengetahuinya.Menerima pengakuan dan ucapan selamat dari Memuji-muji kebaikan diri sendiri danorang lain untuk prestasi yang sudah diraih menceritakannya kepada sebanyak mungkin orgMenerima pujian dengan elegan dan Menyikapi pujian biasa saja, dan mengatakan, ohmengatakan, “terima kasih, saya memang bekerja keberhasilan itu bukan apa-apa, semua org jugakeras utk mendapatkannya, saya sangat merasa bisa melakukannya.terhormat anda menghargai apa yang sayalakukan”
  4. 4.  Dress Sharp berpakaian yg rapi dan pantas, walaupun bkn pakaian yg menentukan sso, tetapi pakaian dapat memberi dampak thd apa yg dirasakan sso thd dirinya. Tdk ada yg paling tau ttg penampilan fisik kita selain diri kita sndiri. Ketika kita merasa tdk nyaman dgn penampilan kita sendiri maka hal ini akan trs trbwa saat kita membawa diri dlm berinteraksi dgn org lain. Walk Faster berjalan dgn cepat, maksudnya adalah salah satu cara termudah utk menentukan apa yg dirasakan sso ttg dirinya adl melalui cara berjalannya. Apakah lambat, kelelahan, terlihat sakit? Atau energik, melangkah dengan pasti dan yakin? Org yg memiliki kepercayaan diri, berjalan dgn cepat. Mereka seperti org yg sudah punya tempat yg pasti yg akan dituju, ada org yg sdh jelas akan mereka temui, dan ada pekerjaan yang hrs diselesaikan. Bahkan jika tdk sedang buru-buru pun, org bisa meningkatkan rasa percaya dirinya dgn memberi tekanan yg pasti pada langkah-langkah saat ia berjalan. Berjalan 25% lebih cepat, akan membuat kita tampak dan merasa lebih penting.
  5. 5.  Good Posture org dgn posisi bahu yg turun (merosot), atau org yg gerakan badannya terkesan malas, bisa dipersepsikan sbg org yg kurang memiliki rasa percaya diri. Mereka tidak antusias terhadap apa yg mereka lakukan dan mereka tdk menganggap apa yang mereka lakukan sebagai sesuatu yg penting. Dgn trs menerus melatih postur tubuh, kita akan terlatih utk terbiasa tampil percaya diri. Caranya adl: tegakkan badan, naikkan bahu, angkat dagu sehingga wajah memandang lurus kedepan (tdk menunduk), dan pastikan selalu kontak mata saat berinteraksi dgn org lain. Dgn postur badan yg baik, kita akan memberikan impresi (kesan yg positif) pada org lain dan membuat diri sendiri menjadi merasa lebih mampu dan siap utk melakukan apapun. Personal Commercial salah satu cara utk membangun rasa percaya diri adalah biasakan utk mendengar kata-kata yg bersifat memotivasi atau membaca buku-buku yg bersifat membangun. Contoh : Mario Teguh, Tung Desem Waringin, Ary Ginanjar Agustian, dll. Jika tidak ada, kita bisa melakukannya dgn menyusun pidato atau kata-kata motivasi buatan sendiri dgn cara ungkapkan hal-hal atau kelebihan2 positif dan tujuan-tujuan hidup yg kita miliki dalam bentuk tulisan, kemudian ucapkan hal tsb scr rutin selama 30-60 detik. Lakukan didepan kaca dgn suara yg keras, atau ucapkan itu dlm hati spt saat kita berdo’a, tiap kali kita merasa perlu mendorong rasa percaya diri kita.
  6. 6.  Gratitude (bersyukur) , jika kita terlalu focus pada apa yg tidak kita miliki, maka otak kita akan mencari alasan mengapa kita tidak bisa mendapatkannya. Hal ini akan membuat kita terus diam dan tinggal (hidup) dgn segala kelemahan kita. Cara terbaik utk menghindarinya adalah dgn secara sadar terus fokuskan pikiran dan perasaan pada rasa syukur (bersyukur). Aturlah waktu setiap harinya untuk secara sadar mensyukuri apa saja yg sudah kita miliki. Ingat-ingat apa yang pernah kita raih di masa lalu, kemampuan dan kelebihan yg dimiliki, keluarga dan org-orang yg mencintai kita serta kenangan-kenangan atau kejadian-kejadian menyenangkan yang terjadi dlm hidup. Dgn cara seperti itu, kita akan merasa sangat beruntung (dan tidak percaya (amaze) ) pd apa yg kita miliki, dan termotivasi utk terus menatap ke depan dan siap meraih cita-cita. Compliment other people  (memuji org lain), ketika kita berpikir negative ttg diri sendiri, seringkali pikiran itu tanpa sadar terungkap dlm bentuk proyeksi kepada org lain dlm situasi yg tidak menyenangkan atau dlm bentuk gossip. Utk memecahkan lingkaran negative ini, biasakanlah utk memuji dan bersikap positif thd org lain. Hindari terlibat dlm suasana atau situasi-situasi yg membuat kita ikut bergosip atau membicarakan keburukan orang lain, justru doronglah diri sendiri utk selalu melihat org lain dari sisi yg positif. Sebagai sebuah proses, jika kita trs melihat sisi positif org (bkn menjilat), maka org akan suka pada kita, jika org suka pada kita makan dgn sndirinya kita juga akan merasa positif dgn diri sendiri, dan percaya pada diri sendiri. Dgn melihat kebaikan org lain, secara tidak langsung kita juga akan mendorong keluar dan menampilkan kebaikan diri sendiri.
  7. 7.  Sit in the front row (duduk di barisan depan), di sekolah, di kantor, atau ditempat2 umum di seluruh dunia, manusia pd umumnya lebih suka memilih duduk dibelakang. Kebanyakan org melakukan ini, karena mereka takut atau tidak berani utk diperhatikan atau dilihat banyak org. hal ini merefleksikan kurangnya rasa percaya diri. Dgn memilih duduk didepan, kita dapat menghilangkan rasa takut yg tidak masuk akan ini dan meningkatkan rasa percaya diri. Dgn duduk didepan justru kita akan lebih mudah untuk dikenali atau diperhatikan oleh org penting yg sedang bicara didepan ruangan tsb. Speak up (bicaralah), dalam situasi atau suasana diskusi, banyak org tidak mau ikut bicara karena takut org lain akan menilai mereka, misalnya takut dikatakan idenya tidak bermutu atau takut dikatakan pendapatnya jelek atau bodoh. Rasa takut ini sesungguhnya tidaklah beralasan. Kita sering tidak menyadari bahwa pada umumnya, org lain sangat bisa menerima kita dan lebih apresiatif daripada yg kita bayangkan. Pada kenyataannya, semua org sesungguhnya memiliki perasaan takut yang sama dengan yang kita rasakan. Dengan mendorong dan memberanikan diri sendiri utk berbicara, setidaknya satu kali dalam setiap kesempatan brdiskusi, kemampuan kita dalam mengemukakan pendapat didepan umum semakin terlatih. Kita juga menjadi semakin percaya diri dengan apa yang kita pikirkan, dan akan dipandang sebagai seorang ‘pemimpin’ oleh org2 disekitar kita.
  8. 8.  Work out (Berolah raga), olah raga memiliki dampak positif dlm menumbuhkan kepercayaan diri. Jika tidak berolah raga secara rutin, kita akan merasa kurang fit, kurang menarik dan kurang energik. Dgn berolah raga kita bisa meningkatkan penampilan fisik kita, mendorong diri untuk lebih berenergi (bertenaga) dan merasa memiliki sesuatu yang positif. Sehingga kita akan merasa lebih percaya diri. Focus on contribution (focus pada kontribusi yg kita berikan), seringkali kita lebih banyak memikirkan diri sendiri, memenuhi kebutuhan kita sendiri dan lupa atau tidak memperhatikan kebutuhan org lain. Jika kita belajar untuk berhenti hanya memikirkan diri sendiri dan mulai belajar utk berpikir apa yang bisa kita berikan pada org2 disekitar kita, maka kita tidak akan lagi terlalu khawatir dgn kekurangan-kekurangan yg kita miliki. Hal ini akan membuat kita merasa berharga bisa memberikan sesuatu pada orang lain, perasaan berharga ini akan mendorong rasa percaya diri bahwa kita bermanfaat bagi org lain dengan keterbatasan yg kita miliki.

×