Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pbk

2,009 views

Published on

MATERI DIKLAT GURU PAI, LEC CIMAHI 22 - 30 NOPEMBER 2010

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pbk

  1. 1. PENILAIAN PEMBELAJARAN PAI<br />
  2. 2. PENILAIAN BERBASIS KELASClassroom Based Learning Assessment<br />OLEH :<br />N. ELIS SULISTIANI, M.Ag<br />
  3. 3.
  4. 4.
  5. 5.
  6. 6. 6<br />KOMPONEN SISTEM PEMBELAJARAN<br /> METODE PEMBELAJARAN<br /> DOSEN / GURU,<br />SISWA<br />EVALUASI<br />TUJUAN PEMBELAJARAN<br /> MEDIA PEMBELAJARAN<br /> TEMPAT/ LATAR<br /> MATERI PELAJARAN<br />Losarini sumartati<br />
  7. 7. ISTILAH-ISTILAH DALAM PENILAIAN<br />TES  Alat atau prosedursistematis untuk mengukur <br />(Test) suatu sampel perilaku <br />PENGUKURAN  Proses untuk mengetahui gambaran suatu objek<br />(Measurement) (sampel perilaku) dengan menggunakan alat ukur <br /> tertentu. Hasilnya berupa angka atau skor.<br />PENILAIAN  Proses menentukan nilai suatu objek sesuai (Assessment) dengan kriteria atau tolok ukur yang telah <br /> ditetapkan. <br /> Hasilnya : Baik – Buruk<br /> Berhasil – Tidak berhasil<br /> Efektif – Tidak efektif<br />EVALUASI  Sama dengan penilaian -- dalam konteks yang (Evaluation) lebih luas, dilakukan biasanya secara eksternal<br />
  8. 8. Assessment vs Evaluation<br />
  9. 9. PARADIGMA PENILAIAN<br />
  10. 10.
  11. 11. ApapengertianPenilaian?<br />Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan, pelaporan dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pengukuran untuk menganalisis atau menjelaskanunjuk kerja atau prestasi siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang terkait. <br />Proses penilaian mencakup pengumpulan sejumlah bukti-bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa. <br />Penilaian atau assessment adalah suatu pernyataan berdasarkan sejumlah fakta untuk menjelaskan karakteristik seseorang atau sesuatu. <br />
  12. 12. FUNGSI PENILAIAN KELAS<br />Gambaran penguasaan kompetensi<br />Mengevaluasi dalam rangka membantu peserta didik<br />Menemukan kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan<br />Alat diagnosis bagi guru dalam menentukan remedial atau pengayaan<br />Alat kontrol bagi pendidik dan sekolah tentang kemajuan peserta didik<br />
  13. 13. APAKAH MANFAAT PENILAIAN KELAS?<br />Umpan balik <br />Memantau kemajuan dan mendiagnosis kemampuan belajar siswa<br />Memberikan masukan kepada guru untuk perbaikan<br />Memungkinkan siswa mencapai kompetensi yang telah ditentukan<br />Memberikan informasiyang lebih komunikatif<br />
  14. 14. CIRI PENILAIAN KELAS<br />1. BELAJAR TUNTAS<br />2. OTENTIK<br />3. BERKESINAMBUNGAN<br />4. BERDASARKAN ACUAN KRITERIA / PATOKAN <br />5. MENGGUNAKAN BERBAGAI CARA & ALAT PENILAIAN <br />
  15. 15. Prinsip-prinsip<br />Valid <br />Reliabel<br />Mendidik<br />Berorientasi pada kompetensi <br />Adil dan objektif<br />Terbuka <br />Berkesinambungan <br />Menyeluruh<br />Bermakna<br />
  16. 16. Prinsip-prinsip Penilaian <br />Berbasis Kelas<br />1. Motivasi  mendorong guru dan peserta didik menilai secara objektif.<br />2. Validitas  harus menjamin tercapainya kompetensi/indikator.<br />3. Adil  semua peserta didik dapat kesempatan yang sama untuk dinilai.<br />4. Terbuka  semua pihak perlu mengenali kemampuan masing-masing.<br />5. Berkesinambungan  terencana, bertahap dan terus-menerus.<br />6. Bermakna  bermanfaat bagi semua pihak dalam melihat per-<br /> kembangan kemampuan peserta didik<br />7. Menyeluruh  dilakukan dengan berbagai teknik/prosedur agar<br /> tersedia informasi yang utuh dan lengkap<br />8. Edukatif  mendidik guru dan peserta didik untuk mengembangkan diri<br />
  17. 17. Menetapkan Kriteria Ketuntasan Setiap Indikator<br />Kriteria Ketuntasan Belajar<br />Per Indikator<br />Kriteria 0% - 100%<br />Idealnya 75%<br />Sekolah menetapkan sendiri dengan pertimbangan :<br /> Kemampuan Akademis Siswa<br /> Kompleksitas Indikator<br /> Daya dukung : Guru, Sarana<br />Tuntas Skor ≥ Kriteria Ketuntasan<br />Tuntas Indikator -> KD -> SK -> Mapel<br />
  18. 18. ContohPemetaanPenilaian<br />Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia<br />Kelas/Semester : III/2<br />
  19. 19. TEKNIK PENILAIAN KELAS <br />Penilaian Unjuk Kerja<br />Penilaian Sikap<br />Penilaian Tertulis<br />Penilaian Proyek<br />Penilaian Produk<br />Penilaian Portofolio<br />Penilaian Diri<br />
  20. 20. TES<br />TERTULIS<br />PENILAIAN<br />PORTO<br />FOLIO<br />PENILAIAN <br />DIRI<br />PENILAIAN<br />BERBASIS<br />KELAS<br />PENILAIAN<br />SIKAP<br />UNJUK KERJA<br />PENILAIAN<br />PRODUK<br />PENILAIAN<br />PROYEK<br />
  21. 21. PORTOFOLIO<br />KINERJA<br />PROYEK<br />PRODUK<br />T E S<br />TEKNIK PBK<br />NILAI AKHIR<br />
  22. 22. Langkah-langkah Pelaksanaan Penilaian<br /><ul><li>Langkah pertama; menjabarkan kompetensi dasar ke dalam indikator pencapaian hasil belajar
  23. 23. Langkah kedua; menetapkan kriteria ketuntasan setiap indikator
  24. 24. Langkah ketiga; pemetaan standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, kriteria ketuntasan dan aspek penialain
  25. 25. Langkah keempat; pemetaan standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator kriteria ketuntasan, aspek penilaian dan teknik penilaian
  26. 26. Langkah kelima; Penetapan teknik penilaian</li></li></ul><li>Pengelolaan Hasil Penilain<br />Pengolahan hasil penilaian<br />Interpretasi hasil penilaian dalam menetapkan ketuntasan belajar<br />Pelaksanaan penilaian hasil belajar, orientasi : Acuan/patokan berdasarkan indikator hasil belajar, ketuntasan belajar, cara penilaian dan kriteria penilaian.<br />
  27. 27. SEPERTI APA SOAL YANG BAIK ?<br />
  28. 28. PENILAIAN TERTULISTeknik Penilaiannyaa. Soal dengan memilih jawaban # Pilihan ganda # Dua pilihan (benar-salah, ya-tidak) # Menjodohkanb. Soal dengan mensuplai jawaban # Isian atau melengkapi # Jawaban singkat atau pendek # Soal uraian<br />
  29. 29. TEKNIK PENILAIAN SOAL<br />Menentukan tujuan penilaian<br />Menentukan standar kompetensinya untuk ulangan harian semester kenaikan kelas atau standar kelulusan<br />Menentukan KD atau gabungan antar KD yang diujikan , serta indikator materi sangat esensial (UKRK)<br />Tes<br />Non-tes<br />Tepat disajikan secara tertulis?<br />Pengamatan observasi (sikap, minat, portofolio,..),Tes sikap minat, dll<br />Tidak Tepat<br />Tepat<br />Bentuk objektif (PG, I, M, B-S)<br />Tes perbuatan : kinerja, proyek, product<br />Bentuk uraian<br />Tulislah berdasarkan kaidah penulisan soalnya dan susunlah pedoman penskorannya secara tepat dan adil<br />
  30. 30. HARI ESOK LEBIH BAIK DARIPADA HARI INI<br />Urgensi (wajib dikuasai siswa, Kontiunitas (merupakan materi lanjutan), relevansi (bermanfaat terhadap mata pelajaran lain), Keterpakaian dalam kehidupan sehari-hari<br />
  31. 31. KAIDAH PENULISAN SOAL BENTUK PG<br />Soal harus sesuai dengan indikator<br />Contoh soal kurang baik. <br />Indikator : Siswa dapat menentukan faktor yang harus diutamakan dalam<br /> pelaksanaan sistem perekonomian di Indonesia.<br />Faktor yang harus diutamakan dalam pelaksanaan sistem perekonomian di Indonesia adalah ....<br /> a. kebebasan individu secara mutlak<br /> b. mencari laba sebesar-besarnya<br /> c. kemakmuran rakyat secara menyeluruh*<br /> d. kebebasan memiliki barang-barang modal<br />Contoh pelaksanaan sistem perekonomian pada usaha informal yang terdapat di sekitar kita adalah ....<br /> a. pedagang keliling*<br /> b. rumah makan<br /> c. pabrik rokok<br /> d. pabrik jamu (EKONOMI SMP/MTs)<br />Contoh soal yang sesuai dg indikator.<br />
  32. 32. 2. Pengecoh harus berfungsi.<br /> Contoh soal kurang baik.<br /> “Why did Jimmy’s mother punish him?<br /> “She ... between eating.”<br /> a. caught him eating*<br /> b. was upset<br /> c. caught him playing truant<br /> d. caught him to eat (BING SMP/MTs)<br /> Penjelasan: pilihan b adalah kata sifat (adjective), sedangkan pilihan lainnya adalah kata kerja (verb).<br /> Perbaikan: pilihan b diperbaiki menjadi kata kerja. Atau dengan perbaikan misalnya “She …between eating.” Pilihannya: eat, eaten, to eat, eating*, atau to be eating.<br />
  33. 33. 3.Setiap soal harus mempunyai satujawaban yang benar. <br /> Contoh soal kurang baik.<br /> Bunyi /e/ pada kata enak sama dengan bunyi /e/ <br /> pada kata .... <br /> a. beras b. bebas* c. bela d. Bekas (BIN SMP/MTs)<br /> Penjelasan: pilihan c diperbaiki “belas”.<br />Penulisan kata berikut yang benar adalah ....<br />Senin, Sabtu, Februari, November*<br />Senin, Rabo, Kemis, Sabtu<br />Februari, Aperil, May, November<br />Senen, Sabtu, Pebruari, November<br />Penjelasan: Kunci jawaban jangan dijadikan pengecoh, <br /> kecuali mengukur keterampilan <br /> mengurutkan.<br />
  34. 34. CONTOH SOAL YANG LEBIH BAIK<br />Menu berikut yang memenuhi makanan <br />empat sehat lima sempurna adalah ....<br />nasi, sayur, daging, ikan laut, susu<br />nasi, sayur, ikan, buah-buahan, susu*<br />nasi, daging, sayur, tempe, buah<br />nasi, telur, sayur, tahu, ikan, susu <br /> (PA SD/MI)<br />Lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB <br />adalah ....<br />AS, Inggris, Jerman, Rusia, RRC<br />AS, Inggris, Perancis, Belanda, RRC<br />AS, Inggris, Perancis, Rusia, RRC*<br />AS, Inggris, Perancis, RRC, Australia <br /> (PS SD/MI)<br />
  35. 35. 4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.<br /> Contoh soal kurang baik:<br />Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling mulia. Pada hakikatnya manusia adalah sama, tetapi di hadapan Tuhan Yang Maha Esa manusia dibedakan menurut ....<br />a. status sosial yang dimiliki seseorang<br />b. tingkat keimanan dan ketaqwaan seseorang*<br />c. harta dan kekayaan yang dimilikinya<br />d. pendidikan dan kemampuan berpikir yang dimiliki (PKn SMP/MTs)<br />Perbaikan: kalimat pertama pada pokok soal di atas <br /> dihilangkan.<br />
  36. 36. 5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja.<br />Contoh soal kurang baik.<br />DewanPerwakilan Rakyat merupakanlembaga<br />tingginegara RI. Penulisansingkatandewan<br />perwakilanrakyat yang benarterdapatdalam<br />kalimat …<br /> a. Para anggota D.P.R. sedangrapat.<br /> b. Para anggota DPR. sedangrapat.<br /> c. Para anggota DPR sedang rapat.*<br /> d. Para anggota D.P.R sedangrapat.<br /> (Bhs. Indonesia SMP/MTs) <br />Penjelasan: Pokok soal diperbaiki “Penulisan singkatan Dewan Perwakilan Rakyat yang benar terdapat dalam kalimat ….”<br />
  37. 37. 6. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar.<br />Contoh soal kurang baik.<br />Tumbuhan berpembuluh seperti paku memiliki floem dan xilem karena itu paku digolongkan tumbuhan ….<br /> a. tidak berpembuluh<br /> b. berpembuluh*<br /> c. berbunga<br /> d. berbiji (BIOLOGI SMP/MTs)<br />Penjelasan: Kata “berpembuluh” dalam pokok soal dihilangkan. <br />
  38. 38. 7. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.<br />Contoh soal kurang baik.<br />Nama bangun ruang geometri di bawah ini bukan<br />merupakan bangun ruang, kecuali ....<br />segitiga samakaki<br />segitiga samasisi<br />prisma segitiga*<br />bujur sangkar (MAT SMP/MTs)<br />Pokok soal diperbaiki, “Nama bangun ruang geometri di bawah ini yang merupakan bangun ruang adalah ....”<br />
  39. 39. 8. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.<br />Contoh soal kurang baik.<br />Kata berikut yang termasuk kata ulang berubah <br />bunyi adalah ....<br />bolak-balik*<br />tali-temali<br />laki-bini<br />getar-gemetar (BIN SMP/MTS)<br />Penjelasan: pilihan c adalah kata majemuk bukan kata ulang. C diperbaiki “turun-temurun”.<br />
  40. 40. 9. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.<br />Contoh soal kurang baik.<br />Salah satu isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ….<br /> a. pembubaran Partai Komunis Indonesia<br /> b. kembali ke Undang-undang Dasar 1945*<br /> c. pembentuan Dewan Perwakilan Rakyat<br /> d. dibentuknya Dewan Nasional yang terdiri dari<br /> wakil-wakil semua partai yang ada<br /> (SEJARAH SMP/MTs))<br />Penjelasan: pilihan D diperbaiki, “dibentuknya Dewan Nasional”.<br />
  41. 41. 10. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”.<br />Contoh soal kurang baik.<br />Salah satu sendi dasar Koperasi Indonesia adalah ....<br />Mempunyai sifat keanggotaan terikat<br />Memperoleh laba sebesar-besarnya<br />SHU diatur menurut jasa para anggota<br />Semua pilihan jawaban di atas benar*<br /> (EKONOMI SMP/MTS)<br />Penjelasan: pilihan d diperbaiki menjadi, “rapat anggota merupakan kekuasaan”.<br />
  42. 42. 11. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya.<br />Contoh soal kurang baik.<br />The gardeners has been working since 8 o’clock. Now it’s 11.30. How long has he been working so far?<br />a. 3½ hours*<br />b. 2½ hours <br />c. 4½ hours<br />d. 1½ hours (BING SMP/MTs)<br />Penjelasan: pilihan jawaban diurutkan dari angka yang paling kecil ke yang paling besar atau sebalik- nya.<br />
  43. 43. 40<br />CONTOH MALPRAKTIK<br />Buah terlarang yang dimakan Nabi Adam adalah buah . . . . <br />khuldi*<br />?<br />?<br />? (PAI SMP/MTs)<br />Surat Al-Ikhlas diturunkan di . . . . <br />Makiyyah*<br />Madaniyyah<br />?<br />? (PAI SMP/MTs)<br />
  44. 44. TEKNIK MERANDOM DATA/ KUNCI JAWABAN<br />Menggunakan tabel random<br />Tabel Random<br /> 37 45 42 18 93 18 70 18 91 63<br /> 10 71 39 07 91 23 24 09 35 34<br /> 12 35 60 97 12 08 58 52 65 17<br /> 07 05 83 44 98 01 39 84 64 57<br /> 09 03 66 08 55 31 38 10 27 87<br />2. Menggunakan kalkulator. Misal fx-3600P.<br />INV<br /> .<br />0,424<br />3. Menggunakan program Microsoft Excel. Caranya ketik =RAND()*10 dan F9<br />4. Menggunakan program Statistical Program for Social Science (SPSS)<br />Data, Select Cases. Klik: Random Sample of Cases. Klik: Sample. Klik: Exactly ketik 5 misal dan<br /> ketik 50 misal jumlah soal. Atau Klik approximately ketik 10 misal. Continue dan OK. Untuk <br /> memudahkan membaca pilih Data sort Cases hasil random dipindah ke kotak Sort by. Klik <br /> Descending. OK. <br />5. Menggunakan rumus (Jumlah soal : option) ± 3<br />
  45. 45. TEKNIK MERANDOM DATA/ KUNCI JAWABAN<br />DENGAN MICROSOFT EXCEL<br />Ketik <br />=RAND()*10<br />(10 artinya 1 dijit sebelum koma; 100=2 dijit, 1000=3 dijit)<br />Dienter, menjadi<br />Untuk mencari angka berikutnya pencet F9<br />
  46. 46. CONTOH PERHITUNGAN<br />Jumlah soal= 50, jumlah option=4 <br />= (50 : 4) ± 3 = 12,5 = 12±3 + = 15 - = 9<br /> KUNCI JAWABAN A= 15<br /> B= 12RUMUS= (ΣSOAL : Σ OPTION) ± 3<br /> C= 9<br /> D= 14<br /> Jumlah= 50<br /> LEMBAR JAWABAN<br />1. A B C D 11. A B C D 21. A B C D 31. A B C D 41. A B C D 51. A B C D<br /> 2. A B C D 12. A B C D 22. A B C D 32. A B C D 42. A B C D 52. A B C D<br /> 3. A B C D 13. A B C D 23. A B C D 33. A B C D 43. A B C D 53. A B C D <br /> 4. A B C D 14. A B C D 24. A B C D 34. A B C D 44. A B C D 54. A B C D<br /> 5. A B C D 15. A B C D 25. A B C D 35. A B C D 45. A B C D 55. A B C D<br /> 6. A B C D 16. A B C D 26. A B C D 36. A B C D 46. A B C D 56. A B C D<br /> 7. A B C D 17. A B C D 27. A B C D 37. A B C D 47. A B C D 57. A B C D <br /> 8. A B C D 18. A B C D 28. A B C D 38. A B C D 48. A B C D 58. A B C D <br /> 9. A B C D 19. A B C D 29. A B C D 39. A B C D 49. A B C D 59. A B C D <br />10. A B C D 20. A B C D 30. A B C D 40. A B C D 50. A B C D 60. A B C D<br />
  47. 47. CONTOH PERHITUNGAN<br />Jumlah soal= 40, jumlah option=4 <br />= (40 : 4) ± 3 = 10±3 + = 13 - = 7<br /> KUNCI JAWABAN A= 13<br /> B= 11RUMUS= (ΣSOAL : Σ OPTION) ± 3<br /> C= 7<br /> D= 9<br /> Jumlah= 40<br /> LEMBAR JAWABAN<br />1. A B C D 11. A B C D 21. A B C D 31. A B C D 41. A B C D 51. A B C D<br /> 2. A B C D 12. A B C D 22. A B C D 32. A B C D 42. A B C D 52. A B C D<br /> 3. A B C D 13. A B C D 23. A B C D 33. A B C D 43. A B C D 53. A B C D <br /> 4. A B C D 14. A B C D 24. A B C D 34. A B C D 44. A B C D 54. A B C D<br /> 5. A B C D 15. A B C D 25. A B C D 35. A B C D 45. A B C D 55. A B C D<br /> 6. A B C D 16. A B C D 26. A B C D 36. A B C D 46. A B C D 56. A B C D<br /> 7. A B C D 17. A B C D 27. A B C D 37. A B C D 47. A B C D 57. A B C D <br /> 8. A B C D 18. A B C D 28. A B C D 38. A B C D 48. A B C D 58. A B C D <br /> 9. A B C D 19. A B C D 29. A B C D 39. A B C D 49. A B C D 59. A B C D <br />10. A B C D 20. A B C D 30. A B C D 40. A B C D 50. A B C D 60. A B C D<br />
  48. 48. ANALISIS KEBAIKAN TES HASIL BELAJAR<br />Analisis Validitas Tes :<br /> 1.1. Validitas permukaan (face validity)<br /> 1.2. Validitas isi (content validity)<br /> 1.3. Validitas kriteria (criterion validity)<br /> 1.4. Validitas ramalan (predictive validity)<br />2. Analisis Reliabilitas Tes :<br /> 2.1. Test-retest method<br />2.2. Paralel test method<br />2.3. Split-half method<br />3. Analisis Kebaikan Butir Soal<br /> 3.1. Tes uraian -> daya pembeda (DP) dan <br /> tingkat kesukaran (TK) <br /> 3.2. Tes objektif Pilihan Ganda -> daya <br /> pembeda (DP), tingkat kesukaran (TK), <br /> pengecoh (distractor), dan homoginitas.<br />
  49. 49. Validitas Permukaan (face validity)<br /> Bahasa dan susunan kalimat (redaksi) jelas<br /> Isi jawaban yang diminta tidak membingungkan<br /><ul><li> Cara menjawab dipahami siswa jangan sampai</li></ul> siswa tahu jawaban tetapi tidak tahu cara<br /> menjawabnya<br /><ul><li>Telah disusun berdasar kaidah/prinsip-ptinsip</li></ul> penulisan soal<br />
  50. 50. Validitas Isi (content validity)<br /><ul><li>Kesesuaian seluruh butir soal (dalam </li></ul> satu tes) dengan kisi-kisi atau bahan<br /> yang akan diteskan  Kurikulum<br /><ul><li>Tidak menyimpang atau menuntut</li></ul> jawaban di luar bahan pelajaran <br /> yang diteskan<br />
  51. 51. Analisis Reliabilitas Tes<br /> Reliabilitas tes adalah tingkat keajegan atau<br /> konsistensi suatu tes  sejauh mana tes dapat <br /> dipercaya untuk menghasilkan skor yang ajeg,<br /> relatif tidak berubah meskipun diteskan pada<br /> situasi dan waktu yang berbeda-beda<br /> Reliabilitas tes diketahui dengan menghitung<br /> koefisien korelasi antara dua kelompok skor tes<br />
  52. 52. Cara Mengetahui Reliabilitas Tes<br /> Test-retest method (metode tes ulang) satu tes<br /> diteskan duakali terhadap kelompok siswa tertentu<br /> dengan jangka waktu tertentu. Skor tes pertama di-<br /> korelasikan dengan skor hasil pengetesan kedua;<br />koefisien korelasi yang didapat menunjukkan<br />koefisien reliabilitas tes tersebut. <br /><ul><li>Paralel tes method (metode tes paralel)  dua tes</li></ul> yang disusun dengan tujuan yang sama (sedikit <br /> perbedaan redaksi, isi dan susunan kalimat). Dua <br /> tes tsb. diteskan pada satu kelompok siswa dengan <br /> selang waktu tertentu. Hasil korelasi skor dari dua<br /> tes itu merupakan koefisien reliabilitas tes tersebut.<br />
  53. 53. <ul><li>Split-half method (metode belah dua) satu tes</li></ul> diteskan satukali terhadap sekelompok siswa.<br /> Pada saat penyekoran, tes dibelah menjadi dua <br /> sehingga setiap siswa memiliki dua macam skor<br /> (jumlah skor soal bernomor ganjil dan jumlah skor<br /> soal bernomor genap), kemudian dikorelasikan,<br /> hasilnya adalah koefisien korelasi ganjil-genap.<br /> Karena tes dibelah jadi dua, maka koefisien kore-<br /> lasi ganjil-genap harus dikorelasikan sehingga<br /> menjadi koefisien reliabilitas, dengan rumus :<br />
  54. 54. Contoh Perhitungan Reliabilitas (Metode Belah Dua)<br />2<br />2<br />
  55. 55. Diperoleh harga-harga :<br /> N = 12 ∑X = 389 ∑Y = 390<br />∑X = 13305 ∑Y = 13448 ∑X.Y = 13287<br />2<br />2<br />Harga-harga tsb. masukkan ke dalam rumus Pearsons<br />Product Moment sebagai berikut :<br />
  56. 56. Analisis Kebaikan Butir Soal Uraian<br /> AnalisisDayaPembeda (DP) Soal<br />Daya pembeda (DP) soal adalah kemampuan suatu soal untuk membedakan antara siswa pandai (menguasai materi yang ditanyakan) dengan siswa yang kurang (belum/tidak menguasai materi yang ditanyakan)<br />
  57. 57. Langkah-langkah analisis daya pembeda (DP) <br /><ul><li> Menghitung dan mengurutkan skor total siswa </li></ul> dari terbesar sampai terkecil, sehingga dapat <br /> diklasifikasi menjadi kelompok unggul (atas)<br /> dan kelompok asor (bawah)<br /> Jika peserta tes cukup banyak, masing-masing kelompok ditetapkan sebanyak 27 % - 33 %<br /><ul><li> Hitung skor rata-rata (mean) masing-masing</li></ul> kelompok.<br />
  58. 58.  Hitung DP soal dengan rumus :<br /> Rata-rata Atas – Rata-rata Bawah<br />DP = ---------------------------------------------<br /> Skor maksimal soal<br /> Hasil hitung bandingkan dengan kriteria :<br /> > 0,40 = Sangat Baik<br /> 0,30 – 0,39 = Baik<br /> 0,20 – 0,29 = Cukup, soal perlu direvisi<br /> < 0,19 = Jelek, soal dibuang<br />
  59. 59. Contoh :<br /> (8 + 7)/2 – (6 + 3)/2 7,5 – 4,5<br />DP Soal 1 = ---------------------------------- = ---------------- = 0,30 (BAIK)<br />10 10<br />
  60. 60.  Analisis Tingkat Kesukaran (TK)<br />Tingkat kesukaran adalah peluang untuk menjawab <br />benar suatu soal pada tingkat kemampuan tertentu<br />Langkah-langkah analisis Tingkat Kesukaran (TK) :<br /> 1. Menghitung skor rata-rata untuk suatu butir soal <br /> 2. Menghitung TK dengan rumus :<br /> Skor rata-rata<br />TK = ------------------------------------<br /> Skor maksimum suatu soal<br /> 3. Kriteria : 0,00 – 0,30 = Sukar<br /> 0,31 – 0,70 = Sedang<br /> 0,71 – 1,00 = Mudah <br />
  61. 61. TINGKAT KESUKARAN<br />Adalah peluang untuk menjawab benar suatu soal pada tingkat kemampuan tertentu yang biasanya dinyatakan dalam bentuk indeks<br />Indek tingkat kesukaran berkisar : 0,00 – 1,00<br />Semakin bsar indeks tingkat kesukaran, berarti semakin mudah soal itu<br />TK = 0,00 artinya bahwa tidak ada siswa yang menjawab benar<br />TK = 1,00 artinya bahwa siswa semuanya menjawab benar<br />
  62. 62. 2. Tes objektif Pilihan Ganda<br />a. Daya Pembeda (DP)<br />b. Tingkat kesukaran (TK)<br />c. Pengecoh (distractor)<br />d. Homoginitas.<br />
  63. 63. SEKIAN DAN TERIMAKASIH<br />

×