Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pemahaman Jurnal Lingkungan

2,138 views

Published on

Jurnal ini berisi tentang penelitian mengenai dampak negatif terhadap lingkungan akibat pengaruh usaha sapi potong yang dilakukan oleh para petani ternak dapat menyebabkan penyebaran mikroorganisme berbahaya dan polusi di daerah sekitar peternakan jika tidak dapat dikontrol dengan benar

Published in: Education
  • Be the first to comment

Pemahaman Jurnal Lingkungan

  1. 1. PemahamanPemahaman JurnalJurnal LingkunganLingkungan Febrie Dharma Kuncoro (41609120011) Universitas Mercubuana FakultasTeknologi Industri Jurusan Teknik Industri ‘08
  2. 2. InformasiInformasi JurnalJurnal Judul : Pengaruh usaha sapi potong terhadap kondisi kesehatan lingkungan Penulis : IsbandiIsbandi Penerbit : Program Pascasarjana Universitas Airlangga (2003) Sumber : Jurnal biosains pascasarjana http://isjd.pdii.lipi.go.id/index.php/Search.html?act=tampil&id=2012&idc=27
  3. 3. PemahamanPemahaman :: Penelitian ini bersumber dari ide penulis tentang dampak negatif terhadap lingkungan akibat pengaruh usaha sapi potong yang dilakukan oleh para petani ternak dapat menyebabkan penyebaran mikroorganisme berbahaya dan polusi di daerah sekitar peternakan jika tidak dapat dikontrol dengan benar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan the postPenelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan the post test only control group design (Askandar dkk. 1996) terhadap kelompok petani-ternak sapi potong yang dibina oleh Dinas Peternakan. Kelompok I (S1) adalah kelompok petani ternak yang diberi bantuan berupa ternak sapi, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi sapi yang sakit. Dalam jangka waktu 5 tahun 1 ekor sapi harus dikembalikan 2 ekor sapi. Kelompok II (S2) atau kontrol adalah kelompok petani ternak tanpa mendapatkan bantuan
  4. 4. Penelitian dilakukan kabupaten yang memiliki daerah dataran rendah, sedang dan tinggi. Kabupaten yang terpilih dianggap sebagai cerminan Jawa Tengah yang memiliki dataran rendah, sedang dan tinggi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyakit yang menyerang sapi, baik sapi kelompok dengan bantuan maupun tanpa bantuan adalah ektoparasi (Caplak dan Jamur), endoparasit (Cacing dan Strongyloides spp) dan mikroba (E.coli).Air sumur mengandung E.Coli tinggi yang menyebabkan air sumur tidak banyak dikonsumsi. Secara umum kondisi kesehatan lingkungan (kualitas air sumur) tidak berbeda cukup nyata dengan kandungan E.clo tinggi.
  5. 5. SaranSaran Sebaiknya pembinaan secara berkelompok dengan bantuan dilanjutkan, air sumur yang akan dikonsumsi sebaiknya dimasak lebih dahulu atau dilakukan pengolahan terlebihdahulu atau dilakukan pengolahan terlebih dahulu dengan cara pemberian tawas dan kaporit.
  6. 6. TerimaTerima KasihKasihTerimaTerima KasihKasih

×