Rain Maker

704 views

Published on

Tips menjadi rain maker alias buzzer.

Published in: Technology, Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
704
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rain Maker

  1. 1. MENJADI ‘PAWANG HUJAN’ DI MEDIA SOSIAL
  2. 2. What is a
  3. 3. Mengapa pawang diperlukan? Hukum Paretto
  4. 4. Media sosial
  5. 5. Aktivitas di media sosial: <ul><li>Bertemu khalayak </li></ul><ul><li>Ngobrol </li></ul><ul><li>Berbagi cerita </li></ul><ul><li>Memberi manfaat </li></ul><ul><li>Menciptakan relasi seperti dalam kehidupan sehari-hari </li></ul>
  6. 6. Pekerjaan pawang: <ul><li>Merapal mantra (berkicau) </li></ul><ul><li>Menciptakan obrolan </li></ul><ul><li>Menghubungkan orang dan orang, orang dan khalayak </li></ul><ul><li>Membantu mendatangkan/menolak ‘hujan’ </li></ul>
  7. 7. Syarat menjadi pawang
  8. 8. Buka praktek di ….
  9. 9. Aktif secara sosial
  10. 10. Tampil beda
  11. 11. Terus cari ilmu …
  12. 12. Ilmu. Informasi tersebar di …
  13. 13. RINGKASNYA: OPEN MIND
  14. 14. Kiat | Jurus
  15. 15. Menyimak Mendengar!
  16. 16. Temu | Sapa | Akrab
  17. 17. Bercakap | Berkomunikasi
  18. 18. Bantu orang-orang ini .....
  19. 19. Buat suku/komunitas
  20. 20. Buatlah kegiatan bersama
  21. 21. Teruskan dan ulangi jurus-jurus itu <ul><li>Dengar, tanggapi, dan jalin percakapan sehingga modal sosial bertambah dan kredibilitas naik. </li></ul><ul><li>Ulangi secara kontinyu. Perhatikan frekuensi. </li></ul><ul><li>Tumbuh dan berkembang bersama khalayak. </li></ul>
  22. 22. Mantra yang dikicaukan <ul><li>Perihal yang kita lihat dan dengar dari sekitar. </li></ul><ul><li>Hal-hal yang menurutmu menarik. </li></ul><ul><li>Berbagi berita dan informasi. </li></ul>
  23. 23. “ Menjadi pawang yang dianggap sumber pengetahuan dan informasi.”
  24. 24. ACHTUNG! jangan menyerang orang lain …. atau cari masalah
  25. 25. Bijak dalam berkabar dan menyulam kata
  26. 26. Bila pengikut bervariasi, ciptakan kicauan yang mengangkat isu bersama.
  27. 27. Bila orang mengikuti karena profesimu, usahakan linmasa dialiri dengan kicuan yang sesuai.
  28. 28. Jika pawang mewakili brand global, bicarakan hal umum saja, misal, foto produk.
  29. 29. Sesekali boleh bicara isu universal, misal kehidupan keluarga. Frekuensi harus seimbang.
  30. 30. Racikan kicauan <ul><li>50% Informasi/berita </li></ul><ul><li>10% Kegiatan pribadi </li></ul><ul><li>5% Pancingan pertanyaan </li></ul><ul><li>20% Ikut dalam percakapan (nyamber) </li></ul><ul><li>5% Motivasi (wisdom, poet) </li></ul><ul><li>10% Uluran bantuan (FF) </li></ul>
  31. 31. Racikan yang pas akan membuat kicauan selalu segar dan membuka pintu percakapan. Pengikut tak merasa jenuh dan terganggu.
  32. 32. Saran : <ul><li>Kalau merasa terlalu berat, mulai dari yang gampang: hadir dan mendengar. </li></ul><ul><li>Yang penting: aktif di media sosial dengan jadwal reguler. </li></ul>
  33. 33. Saran <ul><li>Usahakan 10-15 menit dalam sehari untuk “check in” di media sosial. </li></ul><ul><li>Jangan “nongol” hanya sebulan sekali. </li></ul><ul><li>Jadi buatlah jadwal tetap, tentukan tujuan. </li></ul>Saran :
  34. 34. Akhirul kata … <ul><li>Jadi pawang hujan itu butuh waktu dan usaha. </li></ul><ul><li>Kita hanya akan memanen benih yang kita tanam. </li></ul>
  35. 35. [email_address] @ndorokakung Facebook.com/ndorokakung ndorokakung.com Sekian ....

×