10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 1
PendidikanPendidikan
Lingkungan HidupLingkungan Hidup
Disusun Oleh :Disusun Oleh :
...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 2
KEPENDUDUKAN
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 3
PEMBAHASAN
 Pengertian Penduduk dan Kependudukan
 Jumlah dan Laju Pertumbuhan Pen...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 4
PENGERTIAN PENDUDUK
 Orang yang tinggal di daerah tersebut
 Orang yang secara huk...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 5
JUMLAH dan LAJU
PERTUMBUHAN PENDUDUK
Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui
m...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 6
Pertumbuhan penduduk
Indonesia
Penduduk Indonesia 2000 hingga tahun 2005
mencapai 2...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 7
Provinsi  
Jumlah 
penduduk  
Kepadatan Penduduk per km²
Indonesia 205.132.458 108
...
DKI Jakarta 8.361.079 12.592
Jawa Barat 35.724.093 1.033
Jawa Tengah 31.223.258 959
DI Yogyakarta 3.121.045 980
Jawa Timur...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 9
Grafik Perkembangan
Penduduk Indonesia Tahun
1930-2000
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 10
PENDUDUK DUNIA
Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh
Biro Sensus Amerika Seri...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 11
Populasi dunia 1950-2000 Kecepatan pertumbuhan
1950-2000
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 12
Berikut adalah peringkat negara-negara
di dunia berdasarkan jumlah penduduk
(2005)...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 13
USIA PRODUKTIF dan
NON PRODUKTIF
Penduduk usia produktif juga disebut sebagai ‘pen...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 14
KOMPOSISI PENDUDUK
Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan
penduduk berdasarkan kr...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 15
PERSEBARAN dan
KEPADATAN PENDUDUK
Secara garis besar persebaran penduduk
dapat di ...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 16
Piramida Penduduk
Piramida penduduk adalah dua buah
diagram batang, pada satu sisi...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 17
Bentuk Piramida
Penduduk
Piramida penduduk model ini
mempunyai dasar lebar dan
slo...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 18
Piramida model 2 ini lebih lebar dan
slope lebih curam sesudah kelompok
umur 0-4 t...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 19
Piramida penduduk dengan bentuk lonceng
(the belishaped pyramid). Bentuk ini
dicap...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 20
Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan
perempuan di daerah/negara terte...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 21
Contoh:
Suatu daerah terdapat penduduk laki-laki
berjumlah 185.000, sedang perempu...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 22
Provinsi
Province
Jumlah penduduk / Number of Population
Rasio Jenis Kelamin
Sex R...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 23
21. Kalimantan Tengah 986,430 926,596 1,913,026 106
22. Kalimantan Selatan 1,650,5...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 24
Faktor2 yg mempengaruhi
struktur umur penduduk
• Natalitas
• Mortalitas
• kematian...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 25
Rasio Ketergantungan
Definisi
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah
perba...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 26
Rasio ketergantungan dapat dilihat
menurut usia yakni :
Rasio Ketergantungan Muda
...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 27
Rumus
Dimana
RKTotal = Rasio Ketergantungan
Penduduk Usia Muda
dan Tua
RKMuda = Ra...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 28
Contoh
Di bawah ini diberikan contoh perhitungan dengan
menggunakan data SP 2000 (...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 29
Setelah jumlah penduduk kelompok umur muda (0-14
tahun), umur produktif (15-64 tah...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 30
Pendapatan per kapita
Pendapatan perkapita adalah besarnya
pendapatan rata-rata pe...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 31
PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh
pendapatan...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 32
NNP (Net National Product)
NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh ...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 33
Perbandingan per Kapita
Indonesia dengan Negara lain
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 34
Hubungan Pendapatan Nasional,
Penduduk dan Pendapatan Perkapita
Pendapatan nasiona...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 35
Dari tabel 1.1 di atas, nampak jelas bahwa India yang
memiliki PDB per tahun US $ ...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 36
Ternyata tingginya pendapatan nasional
suatu negara, tidak menjamin pendapatan
per...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 37
GNP INDONESIA Tahun 2009
Jika mengacu pada data World Development Indicators
datab...
10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 38
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kependudukan_PLH

770 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
770
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kependudukan_PLH

  1. 1. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 1 PendidikanPendidikan Lingkungan HidupLingkungan Hidup Disusun Oleh :Disusun Oleh : ≈≈ Indah WijayantiIndah Wijayanti ≈ Maryanah≈ Maryanah ≈≈ Adi IrawanAdi Irawan ≈ Imas Hartati≈ Imas Hartati ≈≈ AmimAmim ≈ Casmadi≈ Casmadi
  2. 2. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 2 KEPENDUDUKAN
  3. 3. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 3 PEMBAHASAN  Pengertian Penduduk dan Kependudukan  Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk  Persebaran dan Kepadatan Penduduk  Piramida penduduk  Faktor2 yg mempengaruhi struktur umur penduduk  Rasio Ketergantungan Hidup  Pendapatan per kapita
  4. 4. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 4 PENGERTIAN PENDUDUK  Orang yang tinggal di daerah tersebut  Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. PENGERTIAN KEPENDUDUKAN Sedangkan secara harfiah kependudukan berarti jumlah penduduk yang hidup dalam suatu wilayah
  5. 5. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 5 JUMLAH dan LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui beberapa cara yaitu : sensus penduduk, survey penduduk, registrasi penduduk.
  6. 6. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 6 Pertumbuhan penduduk Indonesia Penduduk Indonesia 2000 hingga tahun 2005 mencapai 205.132.458 jiwa. Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah penduduk terbanyak yaitu 35.724.093 jiwa dan Provinsi Irian Jaya Barat memiliki jumlah penduduk tersedikit yaitu 529.689 jiwa. Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi terpadat per km² yaitu 12.592 penduduk per km².
  7. 7. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 7 Provinsi   Jumlah  penduduk   Kepadatan Penduduk per km² Indonesia 205.132.458 108 Nanggroe Aceh Darussalam 3.929.234 76 Sumatera Utara 11.642.488 158 Sumatera Barat 4.248.515 99 Riau 3.907.763 52 Jambi 2.407.166 45 Sumatera Selatan 6.210.800 67 Bengkulu 1.455.500 74 Lampung 6.730.751 191 Kepulauan Bangka Belitung 899.968 56 Kepulauan Riau 1.040.207 -
  8. 8. DKI Jakarta 8.361.079 12.592 Jawa Barat 35.724.093 1.033 Jawa Tengah 31.223.258 959 DI Yogyakarta 3.121.045 980 Jawa Timur 34.765.993 726 Banten 8.098.277 936 Bali 3.150.057 559 Nusa Tenggara Barat 4.008.601 199 Nusa Tenggara Timur 3.823.154 83 Kalimantan Barat 4.016.353 27 Kalimantan Tengah 1.855.473 12 Kalimantan Selatan 2.984.026 69 Kalimantan Timur 2.451.895 11 Sulawesi Utara 2.000.872 132 Sulawesi Tengah 2.175.993 35 Sulawesi Selatan 7.159.170 129 Sulawesi Tenggara 1.820.379 48 Gorontalo 833.496 68 Sulawesi Barat 891.618 - Maluku 1.166.300 26 Maluku Utara 815.101 25 Irian Jaya Barat 529.689 - Papua 1.684.144 6
  9. 9. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 9 Grafik Perkembangan Penduduk Indonesia Tahun 1930-2000
  10. 10. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 10 PENDUDUK DUNIA Berdasarkan estimasi yang diterbitkan oleh Biro Sensus Amerika Serikat, penduduk dunia mencapai 6,5 milyar jiwa pada tanggal 26 Februari 2006 pukul 07.16 WIB. Dari sekitar 6,5 milyar penduduk dunia, 4 milyar diantaranya tinggal di Asia. Tujuh dari sepuluh negara berpenduduk terbanyak di dunia berada di Asia (meski Rusia juga terletak di Eropa).
  11. 11. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 11 Populasi dunia 1950-2000 Kecepatan pertumbuhan 1950-2000
  12. 12. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 12 Berikut adalah peringkat negara-negara di dunia berdasarkan jumlah penduduk (2005): 1. Republik Rakyat Cina (1.306.313.812 jiwa) 2. India (1.103.600.000 jiwa) 3. Amerika Serikat (298.186.698 jiwa) 4. Indonesia (241.973.879 jiwa) 5. Brasil (186.112.794 jiwa) 6. Pakistan (162.419.946 jiwa) 7. Bangladesh (144.319.628 jiwa) 8. Rusia (143.420.309 jiwa) 9. Nigeria (128.771.988 jiwa) 10. Jepang (127.417.244 jiwa)
  13. 13. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 13 USIA PRODUKTIF dan NON PRODUKTIF Penduduk usia produktif juga disebut sebagai ‘penduduk usia pekerja’. Berbeda dengan penduduk yang bisa melakukan kegiatan ekonomi , penduduk usia produktif berarti kelompok populasi dengan usia tertentu. Standar untuk mengukur usia penduduk produktif tersebut berbeda bagi setiap negara. Sedangkan Penduduk yang tergolong usia non produktif adalah penduduk kelompok umur 0-14 dan 65 tahun atau lebih.
  14. 14. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 14 KOMPOSISI PENDUDUK Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan penduduk berdasarkan kriteria (ukuran) tertentu. Umur penduduk dikelompokkan menjadi 3 yaitu: Umur 0 – 14 tahun dinamakan usia muda/usia belum produktif. Umur 15 – 64 tahun dinamakan usia dewasa/usia kerja/usia produktif. Umur 65 tahun keatas dinamakan usia tua/usia tak produktif/usia jompo.
  15. 15. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 15 PERSEBARAN dan KEPADATAN PENDUDUK Secara garis besar persebaran penduduk dapat di golongkan menurut : Geografis Administratif dan politis
  16. 16. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 16 Piramida Penduduk Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki- laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan.
  17. 17. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 17 Bentuk Piramida Penduduk Piramida penduduk model ini mempunyai dasar lebar dan slope tidak terlalu curam atau datar. Bentuk semacam ini terdapat pada penduduk dengan tingkat kelahiran dan kematian sangat tinggi, sebelum mereka mengadakan pengendalian terhadap kelahiran maupun kematian. Contoh : India 1951 dan Indonesia 1971
  18. 18. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 18 Piramida model 2 ini lebih lebar dan slope lebih curam sesudah kelompok umur 0-4 tahun sampai ke puncak piramida. Terdapat pada negara dengan permulaaan pertumbuhan penduduk yang tinggi/ cepat akibat adanya penurunan tingkat kematian bayi dan anak –anak tetapi belum ada penurunan tingkat natalitas. Contoh : Sri Lanka, Meksiko, Brasil Bentuk piramida ini di kenal dengan bentuk sarang tawon kuno (old fashioned beehive). Terdapat pada negara dengan tingkat kelahiran yang rendah begitu pula tingakat kematiannya rendah pula. Contoh : hampir seluruh negara Eropa Barat
  19. 19. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 19 Piramida penduduk dengan bentuk lonceng (the belishaped pyramid). Bentuk ini dicapai oleh negara – negara yang paling sedikit sudah 100 tahun mengalami penurunan tingkat natalitas (kelahiran) dan kematian. Contoh : Amerika Serikat Terdapat pada negara yang menjalani penurunan drastis yang tingkat kelahiran dan kematiannya sangat rendah. Contoh : Jepang
  20. 20. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 20 Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di daerah/negara tertentu pada tahun tertentu disebut perbandingan jenis kelamin (Sex Ratio) SEX RASIO Rumus untuk menghitungnya :
  21. 21. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 21 Contoh: Suatu daerah terdapat penduduk laki-laki berjumlah 185.000, sedang perempuan berjumlah 197.000. Hitunglah Sex Rationya! Penyelesaian :
  22. 22. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 22 Provinsi Province Jumlah penduduk / Number of Population Rasio Jenis Kelamin Sex RatioLaki-laki Male Perempuan Female Total Total 1. Nanggroe Aceh Darussalam 2,005,763 2,025,826 4,031,589 99 2. Sumatera Utara 5,833,465 5,855,522 11,688,987 100 3. Sumatera Barat 2,248,970 2,306,840 4,555,810 97 4. Riau 2,329,094 2,234,312 4,563,406 104 5. Jambi 1,351,370 1,275,846 2,627,216 106 6. Sumatera Selatan 3,424,444 3,343,201 6,767,645 102 7. Bengkulu 788,630 757,656 1,546,286 104 8. Lampung 3,682,753 3,421,819 7,104,572 108 9. Kep. Bangka Belitung 543,878 498,950 1,042,828 109 10. Kepulauan Riau 636,078 636,933 1,273,011 100 11. DKI Jakarta 4,390,746 4,448,501 8,839,247 99 12. Jawa Barat 19,703,106 19,183,869 38,886,975 103 13. Jawa Tengah 15,929,449 15,966,665 31,896,114 100 14. DI Yogyakarta 1,669,939 1,667,156 3,337,095 100 15. Jawa Timur 17,906,468 18,151,639 36,058,107 99 16. Banten 4,587,897 4,420,254 9,008,151 104 17. Bali 1,715,130 1,662,962 3,378,092 103 18. Nusa Tenggara Barat 2,014,744 2,154,951 4,169,695 93 19. Nusa Tenggara Timur 2,125,959 2,117,223 4,243,182 100 20. Kalimantan Barat 2,070,557 1,972,260 4,042,817 105 Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin menurut Provinsi dan Kabupaten/Kota, 2005
  23. 23. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 23 21. Kalimantan Tengah 986,430 926,596 1,913,026 106 22. Kalimantan Selatan 1,650,537 1,620,876 3,271,413 102 23. Kalimantan Timur 1,486,179 1,354,695 2,840,874 110 24. Sulawesi Utara 1,080,528 1,040,489 2,121,017 104 25. Sulawesi Tengah 1,174,656 1,116,313 2,290,969 105 26. Sulawesi Selatan 4,115,294 4,341,829 8,457,123 95 27. Sulawesi Tenggara 988,121 972,576 1,960,697 102 28. Gorontalo 463,073 456,942 920,015 101 29. Maluku 634,107 615,105 1,249,212 103 30. Maluku Utara 452,127 429,740 881,867 105 31. Papua 1,290,799 1,149,039 2,439,838 112
  24. 24. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 24 Faktor2 yg mempengaruhi struktur umur penduduk • Natalitas • Mortalitas • kematian bayi • Migrasi
  25. 25. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 25 Rasio Ketergantungan Definisi Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun Rasio Ketergantungan didapat dengan membagi total dari jumlah penduduk usia belum produktif (0-14 tahun) dan jumlah penduduk usia tidak produktif (65 tahun keatas) dengan  jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun).
  26. 26. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 26 Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yakni : Rasio Ketergantungan Muda Rasio Ketergantungan Tua.
  27. 27. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 27 Rumus Dimana RKTotal = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Muda dan Tua RKMuda = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Muda RKTua = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Tua P(0-14) = Jumlah Penduduk Usia Muda (0-14 tahun) P(65+) = Jumlah Penduduk Usia Tua (65 tahun keatas) P(15-64) = Jumlah Penduduk Usia Produktif (15-64 tahun) RK Total = (0 14) 65 (15 64) 100 P P x P − + − + RK Muda = (0 14) (15 64) 100 P x P − − RK Tua = 65 (15 64) 100 P x P + −
  28. 28. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 28 Contoh Di bawah ini diberikan contoh perhitungan dengan menggunakan data SP 2000 (lihat Tabel 1). Langkah pertama adalah menghitung jumlah penduduk yang dikelompokkan menjadi tiga yaitu kelompok umur muda (0-14 tahun), kelompuk usia kerja 15-64 tahun (umur produktif) dan kelompok umur tua (65 tahun ke atas). Penduduk Menurut Kelompok Umur Muda, Produktif, dan Tua, Tahun 2000 Kel. Umur Jumlah penduduk 0-14 63.206.000 15-64 133.3057.000 65+ 9.580.000
  29. 29. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 29 Setelah jumlah penduduk kelompok umur muda (0-14 tahun), umur produktif (15-64 tahun) dan umur tua (65 tahun ke atas) diperoleh. Selanjutnya dapat dihitung rasio ketergantungan (dependency ratio, dengan hasil seperti yang disajikan pada Tabel 2 berikut. Tabel 2 Rasio Ketergantungan Muda, Tua, dan Total Tahun 2000 Keterangan Rasio Ketergantungan RK Total 54,7 RK Muda 47,0 RK Tua 7,2
  30. 30. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 30 Pendapatan per kapita Pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan perkapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut Pendapatan perkapita sering digunakan sebagai tolak ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan perkapitanya, semakin makmur negara tersebut.
  31. 31. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 31 PENDAPATAN NASIONAL Pendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun KONSEP PENDAPATAN NASIONAL PDB/GDP (Produk Domestik Bruto/Gross Domestik Product) adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu Negara selama satu tahun PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product) adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri. Rumus GNP = GDP – Produk netto terhadap luar negeri
  32. 32. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 32 NNP (Net National Product) NNP adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal. Rumus : NNP = GNP – Penyusutan NNI (Net National Income) NNI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax) Rumus : NNI = NNP – Pajak tidak langsung PI (Personal Income) PI adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran asuransi, iuran jaminan social, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer payment. Rumus : PI = (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan social + Pajak perseorangan ) DI (Disposible Income) DI adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh penerimanya. Rumus : DI = PI – Pajak langsung
  33. 33. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 33 Perbandingan per Kapita Indonesia dengan Negara lain
  34. 34. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 34 Hubungan Pendapatan Nasional, Penduduk dan Pendapatan Perkapita Pendapatan nasional pada dasarnya merupakan kumpulan pendapatan masyarakat suatu negara. Tinggi rendahnya pendapatan nasional akan mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan per kapita negara yang bersangkutan. Akan tetapi, banyak sedikitnya jumlah penduduk pun akan mempengaruhi jumlah pendapatan per kapita suatunegara
  35. 35. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 35 Dari tabel 1.1 di atas, nampak jelas bahwa India yang memiliki PDB per tahun US $ 427.407.000.000,00 hanya mendapatkan pendapatan per kapita US $ 440,00. Lain halnya dengan Singapura yang mendapatkan PDB per tahun US $ 95.453.000.000,00 ternyata pendapatan per kapitanya US $ 30.170,00. Mengapa demikian?
  36. 36. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 36 Ternyata tingginya pendapatan nasional suatu negara, tidak menjamin pendapatan per kapitanya juga tinggi. Hal ini terjadi karena faktor jumlah penduduk juga sangat menentukan tinggi rendahnya pendapatan per kapita
  37. 37. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 37 GNP INDONESIA Tahun 2009 Jika mengacu pada data World Development Indicators database yang dirilis oleh Bank Dunia pada 1 Juli 2009, Malaysia berada di urutan ke 79 dengan GNP per kapita sebesar US$ 13.740 per tahun. Sedangkan, Indonesia berada di urutan ke 146 dengan GNP per kapita sebesar US$ 3.830 per tahun. Itu setara dengan Rp 38 jutaan per tahun.
  38. 38. 10/07/13 Pendidikan Lingkungan Hidup 38

×