HAZARDCREATED BYNATAZZA HIFNI
BAB IPENDAHULUANLATARBELAKANGKETERANGANPENELITIANTUJUAN MANFAAT
BAB IITINJAUAN PUSTAKAPengertianbagunan dantukangbangunanPengertiandan SyaratAcuan SuatuKonstruksiSyarat-SyaratBalok Beton
BAB IIIPROSES KEGIATANPengawasanPada ProyekKonstruksianlisis tentanghazarddari seorangtukang bangunan
BAB IVTABEL ANALISISResiko SemikualitatifEvaluasiresikoPengendalianresiko
BAB VPENUTUPKESIMPULAN• Dari hasil penelitian, pekerjaan seorang tukang bangunanmempunyai 6 hazard. Berdasarkan tabel bent...
DAFTAR PUSTAKA• http://ilmu-konstruksi.blogspot.com/2012/12/syarat-syarat-balok-beton.html#_•• http://kontruksibangunan-kb...
• Saya memilih anlisis tentang pekerjaan tukangbangunan karena saya tertarik terhadappekerjaan yang membutuhkan tenaga fis...
• Objek penelitian : Pekerjaan Tukang bangunan• Latar penelitian : Jl. Cucut No.6BAB I
• Untuk mengetahui segala proses dari pekerjaantukang bangunan yang ada resiko dan masalah daripekerjaan tersebut• Untuk m...
• bagi penulis dan pembaca , dapat mnegetahui mengenaihazard yang ada pada pekeraan tukangbangunan, sehingga dengan menget...
• Bangunan : konstruksi teknik yang ditanam ataudilekatkan secara tetap pada tanahdan/atauperairan.menurut UU No 28/2002 :...
• Pengertian Singkat Acuan• Acuan adalah Suatu konstruksi pembantu yang bersifatsementara yang merupakan cetakan / mal ( b...
• Tebal selimut beton minimal 2 cm, bagian luar2,5 cm dan bagianyang tak terlihat 3 cm• Jarak bebas tulanglebh dari ø tula...
• Seorang pengawas proyek di lapangan dituntut untuk memiliki kecakapandan kemampuan untuk merencanakan, mengatur, mengara...
BABIII
Jenis bahaya Resiko KonsekuasiFaktor FisikCuaca yang berubah-ubah (panasdingin)DehidrasiBiang keringat pada kulitMudah ter...
Tingkat Keparahan Kemungkinan TerjadiJarang Terjadi(1)Kurang mungkinterjadi (2)Mungkin terjadi(3)Sangat Mungkinterjadi (4)...
NO HAZARD SKOR TAFSIRAN1. Kurangnya istirahat karena jamkerja yg terlalu lama8 Sangat mungkin terjadiPengaruh sangat ringa...
No hazard Pengendalian1 kurangnya istirahat karna Jam kerja terlalulamaAdanya jam istirahat di sela pekerjaanTidur yang cu...
SEKIAN
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hazard

1,335 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,335
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
853
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hazard

  1. 1. HAZARDCREATED BYNATAZZA HIFNI
  2. 2. BAB IPENDAHULUANLATARBELAKANGKETERANGANPENELITIANTUJUAN MANFAAT
  3. 3. BAB IITINJAUAN PUSTAKAPengertianbagunan dantukangbangunanPengertiandan SyaratAcuan SuatuKonstruksiSyarat-SyaratBalok Beton
  4. 4. BAB IIIPROSES KEGIATANPengawasanPada ProyekKonstruksianlisis tentanghazarddari seorangtukang bangunan
  5. 5. BAB IVTABEL ANALISISResiko SemikualitatifEvaluasiresikoPengendalianresiko
  6. 6. BAB VPENUTUPKESIMPULAN• Dari hasil penelitian, pekerjaan seorang tukang bangunanmempunyai 6 hazard. Berdasarkan tabel bentuk analisasemikualitarif, hazard yang paling tinggi memiliki skor 15 yangberarti berakibat fatal dan dapat mengakibatkan kematian.Sedangkan skor yang terendah adalah 8 yaitu kurang istirahat .• kita harus menghargai setiappekerjaan yang ada, tidak adapekerjaan yang rendah di dunia ini• Jadi kita harus bersyukur karena orangtua kita dapat bekerjadengan baik.• jadi pekerjaan jadi tukang bangunan sunguh mulia, karena telahmembantu orang untuk mendirikan rumah ataupun gedung yangnyaman• pekerjaan ini banyak mendapat resiko bagi tukang bangunankarena perlu ketelitian dan kondisi fisik yang kuat dalam bekerjandan sealu berhati-hati
  7. 7. DAFTAR PUSTAKA• http://ilmu-konstruksi.blogspot.com/2012/12/syarat-syarat-balok-beton.html#_•• http://kontruksibangunan-kb1.blogspot.com/2012/05/pengertian-dan-syarat-acuan-suatu.html•• http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/pengertian-bangunan-gedung/•• http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/311219_2086-910X.pdf•• http://t-bangunansmkn2bl.blogspot.com/2011/05/pengertian-bangunan.html
  8. 8. • Saya memilih anlisis tentang pekerjaan tukangbangunan karena saya tertarik terhadappekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik yanglebih ini. Ada sebuah bangunan rumah yangsedang dibangun di sebelah rumah saya, makadari itu saya tertarik untuk membuat suatumakalah mengenai bagaimana seorang tukangbangunan bekerja dan kemungkinan-kemungkinan apa saja yang akan terjadi sayaingin mengetahui lebih jauh mengenaipekerjaan unu, sehingga saya dapat mengetahuibagaimana beratnya menjadi seorang tukangbangunan. Dengan mencari informasi mengenaipekerjaan tukang bangunan saya juga mencarihazard dari pekerjaan tersebut.BAB I
  9. 9. • Objek penelitian : Pekerjaan Tukang bangunan• Latar penelitian : Jl. Cucut No.6BAB I
  10. 10. • Untuk mengetahui segala proses dari pekerjaantukang bangunan yang ada resiko dan masalah daripekerjaan tersebut• Untuk mengetahui analisa risiko dalam manajemenrisiko pada pekerjaan tukang bangunan• Untuk mengetahui evaluasi risiko dalammanajemen risiko pada pekerjaan tukang bangunan• Untuk mengetahui pengendalian risiko dalammanajemem risiko pada pekerjaan tukang bangunanBAB I
  11. 11. • bagi penulis dan pembaca , dapat mnegetahui mengenaihazard yang ada pada pekeraan tukangbangunan, sehingga dengan mengetahui dan memilikipengetahuan tersebut dapat meminimalisir resiko yangdihadapi seorang tukang bangunan. Penulis danpembaca juga dapat memahami mengenai pekerjaantukang bangunan yang biasanya dipandang sebelah mataoleh masyarakat. Selain itu, pemnulis dan pembacamendapatkan amanat moril, yaitu setiap pekerjaan itumemiliki hazardnya masing-masing, jadi apapunpekerjaan mereka, kita harus menghargai setiap orang.• BAB I
  12. 12. • Bangunan : konstruksi teknik yang ditanam ataudilekatkan secara tetap pada tanahdan/atauperairan.menurut UU No 28/2002 : Bangunangedung adalah wujud fisik hasil pekerjaankonstruksiyang menyatu dengan tempatkedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada diatasdan/atau di dalam tanah dan/atau air, yangberfungsi sebagai tempat manusiamelakukankegiatannya, baik untuk hunian atautempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatanusaha,kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatankhusus.• Tukang bangunan adalah orang yang melakukanpekerjaan untuk membangun sebuah bangunanagar berdiri kokoh dan tegapBAB II
  13. 13. • Pengertian Singkat Acuan• Acuan adalah Suatu konstruksi pembantu yang bersifatsementara yang merupakan cetakan / mal ( besertapelengkapnya ) pada bagian samping dan bawah darisuatu konstruksi beton yang dikehendaki.• Syarat Acuan Suatu Konstruksi• stabil• Tidak bocor• Mudah dibongkar• Ekonomis• Bersih BAB II
  14. 14. • Tebal selimut beton minimal 2 cm, bagian luar2,5 cm dan bagianyang tak terlihat 3 cm• Jarak bebas tulanglebh dari ø tulangan samaatau lebih dari 4/3 ø butir kricak yangdigunakan• Jaarak dari sumbu batang sama atau lebih kecildari 15 cm• Garis tengah tulang membujur minimal 12 mmdan ø begal 6 mm• Jarank begel harus lebih kecil 2/3 tinggi balokdan maksimum 30 cBAB II
  15. 15. • Seorang pengawas proyek di lapangan dituntut untuk memiliki kecakapandan kemampuan untuk merencanakan, mengatur, mengarahkan danmengkoordinasikan para pekerja. Seorang pengawas proyek juga harusmemiliki kemampuan memilih, mengawasi, melatih, dan mengevaluasistaf, mendelegasikan otoritas dan tanggung jawab. Serta mampumembaca, menafsirkan, menganalisis rencana konstruksi, maupunmengidentifikasi konsekuensi alternative solusi proyek. Kesemua haltersebut adalah hanya sebagian dari kemampuan yang harus dimiliki olehseorang pengawas proyek konstruksi di lapangan.• Seorang pengawas proyek di lapangan selain berfungsi untuk mengawasijalannya pembangunan proyek, juga harus melaporkan setiapperkembangan dan kemajuan proyek kepada owner atau pihak yangberkepentingan lainnya. Oleh sebab itu, kemampuan untuk berkomunikasidan mempersiapkan laporan yang jelas dan ringkas yang dapat denganmudah dimengerti oleh owner maupun pihak yang berkepentingan lainnyamerupakan hal mutlak dimiliki oleh seorang pengawas proyek. Dalamsetiap kegiatan proyek konstruksiseorang pengawas proyek banyakdihadapkan pada masalah-masalah yang terkait dengan kegiatanpembangunan ataupun kegiatan konstruksi. Masalah-masalah yang munculpada setiap tahapan kegiatan konstruksi tersebut berbeda-beda sesuaidengan tahapan dalam kegiatan konstruksi.BAB III
  16. 16. BABIII
  17. 17. Jenis bahaya Resiko KonsekuasiFaktor FisikCuaca yang berubah-ubah (panasdingin)DehidrasiBiang keringat pada kulitMudah terserang penyakitKelelahan, lemahGatal-gatal, kudisBatk, pilekFaktor BiologisJamurBakteriInfeksiInfeksiGatal-gatal pada tubuh, panuMuncul penyakit : bersinFaktor ErgonomikMengangkat bahan-bahanbangunan dengan tanganMenyemen tanoa menggunakan alaskakiOtot tegang dan kakuMasuknya cacingKaki menjadi tegangSulit beraktivitasPegal-pegalCacinganFaktor KimiaDebu yang berasal dari bahan-bahan bangunanAsap dari mesin bangunanBatukAsmaMata berairDada sesakSakit mata/katarakFaktor PsikososialKurangnya istirahat karena jamkerja yang terlalu lamaStress Tidak fokus dalam bekerjaAlat perlindungan diriTergores oleh alat –alat bangunanJatuh saat pengecekkan lotengJatuh saat mengecat dindingKecelakaanTerkena alat yang tajamKulit terlukaPendarahanPatah tulangkramBAB IV
  18. 18. Tingkat Keparahan Kemungkinan TerjadiJarang Terjadi(1)Kurang mungkinterjadi (2)Mungkin terjadi(3)Sangat Mungkinterjadi (4)Hampir Pasti terjadi(5)(1)Tidak ada pengaruh(2)Pengaruh sangatringanKurangnyaistirahat karena jamkerja yg terlalulama(8)CuacaPanas (8)(3)Pengaruh ringanDebu yangberasal dari bahan-bahan bangunanAsap darimesin bangunan(9)Mengangkatbahan-bahanbangunan dengantangan(15)(4)Pengaruh seriusJamurBakteriTergores olehalat-alat tajam(12)T(5)Pengaruh fatalBAB IV
  19. 19. NO HAZARD SKOR TAFSIRAN1. Kurangnya istirahat karena jamkerja yg terlalu lama8 Sangat mungkin terjadiPengaruh sangat ringan2. Cuaca panas 8 Sangat mungkin terjadiPengaruh ringan3. Debu yang berasal dari bahanbangunan9 Mungkin terjadiPengaruh ringan4. Asap dari mesin bangunan 9 Mungkin terjadiPengaruh ringan5. Jamur dan Bakteri 12 Mungkin terjadiPengaruh serius6. Tergores oleh alat-alatbangunan12 Mungkin terjadiPengaruh serius7. Mengangkat bahan-bahanbangunan dengan tangan15 Hampir pasti terjadiPengaruh ringanBAB IV
  20. 20. No hazard Pengendalian1 kurangnya istirahat karna Jam kerja terlalulamaAdanya jam istirahat di sela pekerjaanTidur yang cukup2 Cuaca panas Memakai topiMeminum air mineral3 Jamur dan bakteri Memakai alas kaki saat bekerjaMencuci kaki dan tangan setelah bekerja4 Mengangkat bahan-bahan bangunan tanpa alas Memakai alat bantu kerja berupa gerobakMengangkat bersama-sama5 Debu Memakai masker/penutup mulut dan hidungMencuci muka6 Asap Memakai masker/penutup hidung danmulutJarak antara pekerja dengan mesin janganterlalu dekat7 Tergores/luka karena alat-alat bangunan Memakai baju atau pelindung tubuhBerhati – hati saat bekerjaBAB IV
  21. 21. SEKIAN

×