SlideShare a Scribd company logo

Sakramen Baptis

http://verschwinden24.blogspot.co.id/2015/10/sakramen-baptis.html

1 of 53
Download to read offline
Sakramen Baptis
Sakramen Baptis
Definisi Keselamatan
• Terhindar dari bahaya maut, sehingga masih bisa
melanjutkan hidupnya di dunia
• Diampuni dosa – dosanya, sehingga hidup
berbahagia di surga
• Keselamatan terjadi di tempat kita hidup, di dunia dan
di surga (dalam kehidupan kekal)
• Keselamatan terjadi di waktu sekarang, ketika kita
hidup di dunia dan kelak dalam kehidupan kekal
• Keselamatan diperuntukkan bagi semua orang
• Keselamatan adalah anugerah Tuhan
• Keselamatan terjadi kalau kita mengubah tingkah
laku yang buruk menjadi baik
Sakramen Baptis
Sakramen Baptis
• Melalui tanda dan sarana, masyarakat
berusaha mengolah dan mengatur kehidupan
di dunia agar semakin baik dan nyaman
sehingga setiap orang merasakan keselamatan
jasmani dan rohani dalam hidupnya
• Joyce Hiffler : “Memberi sering diartikan dari
sudut pandang barang yang kita berikan,
tetapi pemberian kita yang terbesar adalah
waktu kita sendiri dan kebaikan hati, bahkan
hiburan bagi mereka yang membutuhkan. Kita
menganggap hal – hal itu tidak berarti bagi
kita, sampai kita sendiri membutuhkannya”

Recommended

Tata Perayaan Ekaristi
Tata Perayaan EkaristiTata Perayaan Ekaristi
Tata Perayaan EkaristiQLang Project
 
Pel. 14 Sakramen Baptis
Pel. 14 Sakramen BaptisPel. 14 Sakramen Baptis
Pel. 14 Sakramen BaptisKornelis Ruben
 
Sakramen-Sakramen.ppt
Sakramen-Sakramen.pptSakramen-Sakramen.ppt
Sakramen-Sakramen.pptDinarDorotea
 
Tugas presentasi agama(gereja)
Tugas presentasi agama(gereja)Tugas presentasi agama(gereja)
Tugas presentasi agama(gereja)Dearest Rome
 
Pel 5. Yesus Memanggil Murid-Murid-Nya
Pel 5. Yesus Memanggil Murid-Murid-NyaPel 5. Yesus Memanggil Murid-Murid-Nya
Pel 5. Yesus Memanggil Murid-Murid-NyaKornelis Ruben
 
Mengenal kitab suci
Mengenal kitab suciMengenal kitab suci
Mengenal kitab suciakira6384
 
Pel. 13 Sakramen Pada Umumnya
Pel. 13 Sakramen Pada UmumnyaPel. 13 Sakramen Pada Umumnya
Pel. 13 Sakramen Pada UmumnyaKornelis Ruben
 

More Related Content

What's hot

Sakramen Perkawinan dalam Gereja
Sakramen Perkawinan dalam GerejaSakramen Perkawinan dalam Gereja
Sakramen Perkawinan dalam GerejaAlfonsus Widhi
 
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam Persekutuan
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam PersekutuanPel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam Persekutuan
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam PersekutuanKornelis Ruben
 
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)Chris Hukubun
 
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu KarangTogar Sianturi
 
Bertumbuh dalam kristus
Bertumbuh dalam kristus Bertumbuh dalam kristus
Bertumbuh dalam kristus gmahkjerusalem
 
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIII
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIIIRPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIII
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIIIDiva Pendidikan
 
sakramen krisma.ppt
sakramen krisma.pptsakramen krisma.ppt
sakramen krisma.pptDinarDorotea
 
Sakramen tobat dan pendamaian
Sakramen tobat dan pendamaianSakramen tobat dan pendamaian
Sakramen tobat dan pendamaianwim pau
 
Empat Sifat Gereja Katolik
Empat Sifat Gereja KatolikEmpat Sifat Gereja Katolik
Empat Sifat Gereja Katolikusiana
 
Kompendium Konsili Vatikan II
Kompendium Konsili Vatikan IIKompendium Konsili Vatikan II
Kompendium Konsili Vatikan IIGiovanni Promesso
 
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)SABDA
 
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi ModernKristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi ModernGiovanni Promesso
 
Doktrin Keselamatan
Doktrin KeselamatanDoktrin Keselamatan
Doktrin KeselamatanSABDA
 
Pelajaran 3 - Beriman Kristiani
Pelajaran 3  - Beriman KristianiPelajaran 3  - Beriman Kristiani
Pelajaran 3 - Beriman KristianiKornelis Ruben
 

What's hot (20)

Sakramen Perkawinan dalam Gereja
Sakramen Perkawinan dalam GerejaSakramen Perkawinan dalam Gereja
Sakramen Perkawinan dalam Gereja
 
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam Persekutuan
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam PersekutuanPel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam Persekutuan
Pel 6 Cara Hidup Murid Yesus Dalam Persekutuan
 
abraham
abrahamabraham
abraham
 
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)
Baptisan Air (with Ps Chris Hukubun)
 
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang
3 Pelajaran Dari Petrus, Sang Batu Karang
 
Bertumbuh dalam kristus
Bertumbuh dalam kristus Bertumbuh dalam kristus
Bertumbuh dalam kristus
 
Peranan roh kudus
Peranan roh kudusPeranan roh kudus
Peranan roh kudus
 
yunus
yunusyunus
yunus
 
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIII
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIIIRPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIII
RPP Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (PAKK & BP) SMP Kelas VIII
 
Roh kudus
Roh kudusRoh kudus
Roh kudus
 
sakramen krisma.ppt
sakramen krisma.pptsakramen krisma.ppt
sakramen krisma.ppt
 
Ppt 3 gereja
Ppt 3   gerejaPpt 3   gereja
Ppt 3 gereja
 
Sakramen tobat dan pendamaian
Sakramen tobat dan pendamaianSakramen tobat dan pendamaian
Sakramen tobat dan pendamaian
 
Empat Sifat Gereja Katolik
Empat Sifat Gereja KatolikEmpat Sifat Gereja Katolik
Empat Sifat Gereja Katolik
 
Kompendium Konsili Vatikan II
Kompendium Konsili Vatikan IIKompendium Konsili Vatikan II
Kompendium Konsili Vatikan II
 
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)
Pembimbing Perjanjian Baru (PPB)
 
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi ModernKristologi dalam Refleksi Teologi Modern
Kristologi dalam Refleksi Teologi Modern
 
Menjadi Seperti Yesus
Menjadi Seperti YesusMenjadi Seperti Yesus
Menjadi Seperti Yesus
 
Doktrin Keselamatan
Doktrin KeselamatanDoktrin Keselamatan
Doktrin Keselamatan
 
Pelajaran 3 - Beriman Kristiani
Pelajaran 3  - Beriman KristianiPelajaran 3  - Beriman Kristiani
Pelajaran 3 - Beriman Kristiani
 

Viewers also liked

Pengajaran Dasar GBI
Pengajaran Dasar GBIPengajaran Dasar GBI
Pengajaran Dasar GBIKirenius Wadu
 
Ibadah dan Sakramen 2 agustus2015
Ibadah dan Sakramen   2 agustus2015Ibadah dan Sakramen   2 agustus2015
Ibadah dan Sakramen 2 agustus2015Setia Wirawan
 
Katolik_Perayaan Krisma
Katolik_Perayaan KrismaKatolik_Perayaan Krisma
Katolik_Perayaan KrismaLusius Sinurat
 
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)Kornelis Ruben
 
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan Ekologi
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan EkologiSurat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan Ekologi
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan EkologiKornelis Ruben
 
Sakramen pada umumnya
Sakramen pada umumnyaSakramen pada umumnya
Sakramen pada umumnyaPrasetyo Budi
 
Pel. 11 Gereja Sebagai Persekutuan
Pel. 11 Gereja Sebagai PersekutuanPel. 11 Gereja Sebagai Persekutuan
Pel. 11 Gereja Sebagai PersekutuanKornelis Ruben
 
Cara berkhotbah yang efektif
Cara berkhotbah yang efektifCara berkhotbah yang efektif
Cara berkhotbah yang efektifSAROFAMATI DUHA
 
Pel 9 Yesus Mengutus Roh Kudus
Pel 9 Yesus Mengutus Roh KudusPel 9 Yesus Mengutus Roh Kudus
Pel 9 Yesus Mengutus Roh KudusKornelis Ruben
 
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode Langham
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode LanghamMempersiapkan Khotbah dengan Metode Langham
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode LanghamSABDA
 
Kasih terhadap sesama
Kasih terhadap sesamaKasih terhadap sesama
Kasih terhadap sesamaPrasetyo Budi
 
YESUSLAH PENYELAMATKU
YESUSLAH PENYELAMATKUYESUSLAH PENYELAMATKU
YESUSLAH PENYELAMATKUEddyTG
 
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramen
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramenSakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramen
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramenwim pau
 
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejati
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejatiAjaran agama membawa pemerdekaan sejati
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejatiKornelis Ruben
 
Pelajaran 1 - Allah menyelamatkan
Pelajaran 1  - Allah menyelamatkanPelajaran 1  - Allah menyelamatkan
Pelajaran 1 - Allah menyelamatkanKornelis Ruben
 
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2Bab 10 keterbukaan umat beragama 2
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2Kornelis Ruben
 
Pelajaran 2 - beragama dan beriman
Pelajaran 2  - beragama dan berimanPelajaran 2  - beragama dan beriman
Pelajaran 2 - beragama dan berimanKornelis Ruben
 
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015bpkgunungmulia
 

Viewers also liked (20)

Pengajaran Dasar GBI
Pengajaran Dasar GBIPengajaran Dasar GBI
Pengajaran Dasar GBI
 
Ibadah dan Sakramen 2 agustus2015
Ibadah dan Sakramen   2 agustus2015Ibadah dan Sakramen   2 agustus2015
Ibadah dan Sakramen 2 agustus2015
 
Baptisan air
Baptisan airBaptisan air
Baptisan air
 
Katolik_Perayaan Krisma
Katolik_Perayaan KrismaKatolik_Perayaan Krisma
Katolik_Perayaan Krisma
 
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)
Pel. 12 Keanggotaan Gereja (SMP Kelas 8)
 
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan Ekologi
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan EkologiSurat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan Ekologi
Surat dari teman_di_tahun_2070 Pertobatan Ekologi
 
Sakramen pada umumnya
Sakramen pada umumnyaSakramen pada umumnya
Sakramen pada umumnya
 
Pel. 11 Gereja Sebagai Persekutuan
Pel. 11 Gereja Sebagai PersekutuanPel. 11 Gereja Sebagai Persekutuan
Pel. 11 Gereja Sebagai Persekutuan
 
Cara berkhotbah yang efektif
Cara berkhotbah yang efektifCara berkhotbah yang efektif
Cara berkhotbah yang efektif
 
Pel 9 Yesus Mengutus Roh Kudus
Pel 9 Yesus Mengutus Roh KudusPel 9 Yesus Mengutus Roh Kudus
Pel 9 Yesus Mengutus Roh Kudus
 
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode Langham
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode LanghamMempersiapkan Khotbah dengan Metode Langham
Mempersiapkan Khotbah dengan Metode Langham
 
Kasih terhadap sesama
Kasih terhadap sesamaKasih terhadap sesama
Kasih terhadap sesama
 
YESUSLAH PENYELAMATKU
YESUSLAH PENYELAMATKUYESUSLAH PENYELAMATKU
YESUSLAH PENYELAMATKU
 
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramen
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramenSakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramen
Sakramen tobat berjumpa yesus dalam sakramen
 
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejati
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejatiAjaran agama membawa pemerdekaan sejati
Ajaran agama membawa pemerdekaan sejati
 
Pelajaran 1 - Allah menyelamatkan
Pelajaran 1  - Allah menyelamatkanPelajaran 1  - Allah menyelamatkan
Pelajaran 1 - Allah menyelamatkan
 
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2Bab 10 keterbukaan umat beragama 2
Bab 10 keterbukaan umat beragama 2
 
Pelajaran 2 - beragama dan beriman
Pelajaran 2  - beragama dan berimanPelajaran 2  - beragama dan beriman
Pelajaran 2 - beragama dan beriman
 
Penyegaran katekis inisiasi
Penyegaran katekis inisiasiPenyegaran katekis inisiasi
Penyegaran katekis inisiasi
 
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015
Katalog Perpustakaan Buku-buku BPK Gunung Mulia 2015
 

Similar to Sakramen Baptis

Pel. 14 akramen baptis
Pel. 14 akramen baptisPel. 14 akramen baptis
Pel. 14 akramen baptisKornelis Ruben
 
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannya
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannyaMakalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannya
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannyaPurnawan Kristanto
 
Adven pir pir-omk
Adven pir pir-omkAdven pir pir-omk
Adven pir pir-omkkarangpanas
 
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptx
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptxSPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptx
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptxDinarDorotea
 
Pelajaran 5 - perjuangan pengembangan iman
Pelajaran 5  - perjuangan pengembangan imanPelajaran 5  - perjuangan pengembangan iman
Pelajaran 5 - perjuangan pengembangan imanKornelis Ruben
 
Adven lingkungan 2014
Adven lingkungan 2014Adven lingkungan 2014
Adven lingkungan 2014karangpanas
 
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptx
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptxKULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptx
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptxwid211
 
Bahan sosialisasi bkl 2015
Bahan sosialisasi bkl 2015Bahan sosialisasi bkl 2015
Bahan sosialisasi bkl 2015karangpanas
 
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptx
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptxLiturgi dan Kalender Gerejawi.pptx
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptxMarto Marbun
 
Lat pel sel (pribadi)
Lat pel sel (pribadi)Lat pel sel (pribadi)
Lat pel sel (pribadi)wilaxmalaikat
 
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik Kristus
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik KristusPtt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik Kristus
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik KristusRuangguruKristen
 
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpointPekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpointHury Tinus
 
Doa berkarakter katolik
Doa berkarakter katolikDoa berkarakter katolik
Doa berkarakter katolikAlfonsus Widhi
 
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...audhie senas
 
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan Allah
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan AllahVisi Misi Pemuridan KK Kerajaan Allah
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan AllahAlex Nanlohy New
 

Similar to Sakramen Baptis (20)

Pel. 14 akramen baptis
Pel. 14 akramen baptisPel. 14 akramen baptis
Pel. 14 akramen baptis
 
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannya
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannyaMakalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannya
Makalah Liturgi prinsip dasar dan implikasi dalam perancangannya
 
Modul agama kristen
Modul agama kristenModul agama kristen
Modul agama kristen
 
Adven pir pir-omk
Adven pir pir-omkAdven pir pir-omk
Adven pir pir-omk
 
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptx
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptxSPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptx
SPIRITUALITAS GURU AGAMA KATOLIK.pptx
 
Pelajaran 5 - perjuangan pengembangan iman
Pelajaran 5  - perjuangan pengembangan imanPelajaran 5  - perjuangan pengembangan iman
Pelajaran 5 - perjuangan pengembangan iman
 
Adven lingkungan 2014
Adven lingkungan 2014Adven lingkungan 2014
Adven lingkungan 2014
 
Ppt 3 gereja
Ppt 3   gerejaPpt 3   gereja
Ppt 3 gereja
 
ENERGI ILAHI
ENERGI ILAHIENERGI ILAHI
ENERGI ILAHI
 
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptx
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptxKULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptx
KULIAH - 01 - KATEKIS & KITAB SUCI.pptx
 
Pertemuan VIII
Pertemuan VIIIPertemuan VIII
Pertemuan VIII
 
Bahan sosialisasi bkl 2015
Bahan sosialisasi bkl 2015Bahan sosialisasi bkl 2015
Bahan sosialisasi bkl 2015
 
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptx
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptxLiturgi dan Kalender Gerejawi.pptx
Liturgi dan Kalender Gerejawi.pptx
 
Lat pel sel (pribadi)
Lat pel sel (pribadi)Lat pel sel (pribadi)
Lat pel sel (pribadi)
 
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik Kristus
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik KristusPtt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik Kristus
Ptt Baptisan sebagai Tanda Menjadi Milik Kristus
 
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpointPekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
Pekabaran injil-pribadi-.2859184.powerpoint
 
Doa berkarakter katolik
Doa berkarakter katolikDoa berkarakter katolik
Doa berkarakter katolik
 
Adven 2014
Adven 2014Adven 2014
Adven 2014
 
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...
Ucapan syukur menurut kitab Ester AlkitabUcapan syukur menurut kitab Ester Al...
 
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan Allah
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan AllahVisi Misi Pemuridan KK Kerajaan Allah
Visi Misi Pemuridan KK Kerajaan Allah
 

Recently uploaded

Demonstrasi Kontekstual tugas Modul 3.2.pdf
Demonstrasi Kontekstual  tugas Modul 3.2.pdfDemonstrasi Kontekstual  tugas Modul 3.2.pdf
Demonstrasi Kontekstual tugas Modul 3.2.pdfResnaningPujiAstuti1
 
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksual
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksualaksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksual
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksualLIDIADEVEGA4
 
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxbab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxNurulyDybala1
 
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxLaporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxAdiPrasetia11
 
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptx
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptxINSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptx
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptxnurhayatisyarifi
 
power point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxpower point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxNurindahSetyawati1
 
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'e
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'eKamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'e
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'ePejuangKeadilan2
 
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdfdinpujiabdujihad1
 
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfCalon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfIwanSumantri7
 
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptmateri PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptArifRivaldi3
 
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahBahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahPejuangKeadilan2
 
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklimpemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklimJAYANTINURULITA3
 
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaan
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaanBAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaan
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaanBangkitRioPasaribuSE
 
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"SABDA
 
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikansoialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikanLIDIADEVEGA4
 
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarNofidaSaputri2
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Guruku
 
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7LIDIADEVEGA4
 
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfAKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfpaktani4
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...Kanaidi ken
 

Recently uploaded (20)

Demonstrasi Kontekstual tugas Modul 3.2.pdf
Demonstrasi Kontekstual  tugas Modul 3.2.pdfDemonstrasi Kontekstual  tugas Modul 3.2.pdf
Demonstrasi Kontekstual tugas Modul 3.2.pdf
 
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksual
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksualaksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksual
aksi nyata iklim sekolah aman mencegah kekerasan seksual
 
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptxbab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
bab 5 konektivitas antar ruang dan waktu-1.pptx
 
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxLaporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
 
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptx
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptxINSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptx
INSTRUMEN ASESMEN MADRASAH KEMENTERIAN AGAMA.pptx
 
power point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxpower point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptx
 
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'e
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'eKamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'e
Kamus Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal woordenboek), Indonesia - Bare'e
 
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf
1. Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru_Gian Fajar.pdf
 
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfCalon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
 
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptmateri PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
 
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahBahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
 
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklimpemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim
pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim
 
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaan
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaanBAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaan
BAB 6.pptx kebangkitan heroisme daan kesadaran kebangsaan
 
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"
Materi Kelas Ministry Learning Center "Kehidupan Rasul Paulus"
 
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikansoialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
 
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
 
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7
Modul Ajar Teks Fantasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7
 
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfAKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
 

Sakramen Baptis

  • 3. Definisi Keselamatan • Terhindar dari bahaya maut, sehingga masih bisa melanjutkan hidupnya di dunia • Diampuni dosa – dosanya, sehingga hidup berbahagia di surga • Keselamatan terjadi di tempat kita hidup, di dunia dan di surga (dalam kehidupan kekal) • Keselamatan terjadi di waktu sekarang, ketika kita hidup di dunia dan kelak dalam kehidupan kekal • Keselamatan diperuntukkan bagi semua orang • Keselamatan adalah anugerah Tuhan • Keselamatan terjadi kalau kita mengubah tingkah laku yang buruk menjadi baik
  • 6. • Melalui tanda dan sarana, masyarakat berusaha mengolah dan mengatur kehidupan di dunia agar semakin baik dan nyaman sehingga setiap orang merasakan keselamatan jasmani dan rohani dalam hidupnya • Joyce Hiffler : “Memberi sering diartikan dari sudut pandang barang yang kita berikan, tetapi pemberian kita yang terbesar adalah waktu kita sendiri dan kebaikan hati, bahkan hiburan bagi mereka yang membutuhkan. Kita menganggap hal – hal itu tidak berarti bagi kita, sampai kita sendiri membutuhkannya”
  • 9. • Gereja sebagai Sakramen Keselamatan, yakni tanda dan sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan seluruh umat manusia (LG Art. 1) • Konsili Vatikan II mengajarkan bahwa Gereja, yakni kita semua, murid – murid Yesus, agar menjadi tanda dan sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan seluruh umat manusia
  • 10. Pengertian Gereja sebagai Tanda dan Sarana Keselamatan • LG Art. 1 : Gereja sebagai persekutuan yang dijiwai Roh Kudus adalah suci dan mengungkapkan diri sebagai sakramen keselamatan • LG Art. 8 : Gereja yang harus selalu dibersihkan dan terus menerus menjalankan pertobatan dan pembaharuan • LG Art. 9 : Ia membentuk mereka menjadi Gereja supaya bagi semua dan setiap orang yang menjadi sakramen kelihatan yang menandakan kesatuan yang menyelamatkan
  • 13. Kesimpulan Pengertian Keselamatan menurut Kitab Suci • Keselamatan berarti bersatunya kita dengan Allah melalui dan dalam Yesus baik di dunia ini maupun di surga kelak • Keselamatan adalah sikap beriman kepada Yesus Kristus karena Dia adalah jalan menuju sumber kehidupan yaitu Allah, Bapa - Nya
  • 15. • Keselamatan adalah kasih karunia, maka dengan penuh terima kasih kita menjalani hidup ini dan kita lambungkan rasa syukur kepada Allah • Puncak rasa syukur kita itu kita panjatkan dalam Doa Syukur Agung di dalam Perayaan Ekaristi • Kita berterima kasih dan bersyukur atas anugerah – Nya dan karenanya kita dipanggil untuk menjadi anugerah bagi sesama kita • Kita hidup dalam masyarakat majemuk, maka kita menghormati bermacam – macam bentuk penghayatan dan perwujudan iman tanpa kehilangan identitas kita sebagai murid Yesus • Kita juga harus menghargai agama – agama lain dan para pemeluknya, karena agama – agama lain itu dapat menjadi jalan yang sah untuk keselamatan bagi pemeluknya (Mat 9 : 28 – 30)
  • 16. Makna Gereja sebagai Tanda dan Sarana Penyelamatan
  • 17. • Sabda dan tindakan Yesus – Menjadi tanda dan sarana yang memperlihatkan bahwa Yesus adalah Penyelamat – Memberi arti yang berkaitan dengan karya penyelamatan – Nya – Menunjukkan bahwa Yesus adalah tanda dan sarana kehadiran Allah yang menyelamatkan • Yesus adalah Tuhan yang selalu hadir di dalam Gereja – Nya • Di dalam dan melalui Gereja – Nya, dia berusaha menyelamatkan manusia dengan mencari dan menemukannya, berbicara dengannya, mengampuni dosanya, dan menganugerahkan hidup baru kepadanya
  • 18. • Makna Gereja sebagai tanda dan sarana penyelamatan –Sebagai tanda sekaligus sarana yang mengungkapkan peristiwa penyelamatan Allah kepada manusia –Sebagai sarana persatuan mesra dengan Allah dan kesatuan seluruh umat manusia • Tanda dan sarana menyelamatkan gereja dikenal dengan istilah SAKRAMEN • Tujuan sakramen – Memberitahu kita bahwa Ia masih selalu hadir, berbicara, dan bertindak menyelamatkan kita
  • 19. • Sakramen adalah tanda dan sarana kehadiran Allah yang menyelamatkan • Yesus disebut Sakramen Allah • Karena Yesus adalah tanda kehadiran yang utama, Yesus disebut Sakramen Utama karena hanya melalui Yesus kita dapat mengenal Allah dengan baik • Gereja adalah tanda dan sarana kehadiran Yesus yang menyelamatkan • Gereja disebut Sakramen Yesus Kristus atau Sakramen Dasar, karena di dalam Gereja, Yesus meletakkan dasar penyelamatan umat manusia, yakni persatuan manusia dengan Allah dan kesatuan seluruh umat manusia (LG Art. 1)
  • 20. Sakramen “sacramentum” (Latin) Tanda dan sarana yang kelihatan yang diadakan Yesus untuk menyatakan dan menyampaikan rahmat (rahmat adalah usaha Tuhan yang memanggil dan membahagiakan manusia) ARTI SAKRAMEN
  • 21. Unsur Sakramen • Forma –Forma adalah kata – kata atau doa yang menjelaskan sakramen yang diterimakan –Contoh : Aku membaptis engkau dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin. • Materia –Materia adalah sarana atau tindakan yang menjelaskan yang diterimakan
  • 22. Aspek dalam Sakramen • KRISTOLOGI –Sakramen berpusat pada Yesus Kristus • EKLESIOLOGIS –Perayaan sakramen diadakan dalam Gereja yang terdapat persekutuan persaudaraan • ANTROPOLOGIS –Sakramen bersifat pribadi dan manusiawi
  • 33. • Kegiatan dalam Jemaat Beriman – Berdoa – Mendengarkan dan menanggapi Sabda Tuhan – Merencanakan kegiatan – Berbagi pengalaman iman – Meneguhkan – Mengoreksi – Melengkapi hidup beriman kita • Manfaat kebersamaan – Iman kita terasah – Pengetahuan iman kita semakin luas dan dalam – Menghayati kebaikan dan kasih Tuhan dalam diri kita sendiri, sesama, dan dari semua orang – Semakin mengasihi Tuhan • Contoh cara berkembang dalam kebersamaan – Bergabung dalam • Mudika (Muda- Mudi Katolik) • Misdinar (putra – putri altar) • Choice • Legio Maria – Ikut retreat atau rekoleksi – Ikut kegiatan – kegiatan Paroki
  • 34. Menjadi Semakin Baik dalam Kata dan Perbuatan • Manfaat kata – kata – Mengungkapkan perasaan, kehendak, dan gagasan – gagasan kita – Menjalin hubungan dengan sesama kita • Kata – kata adalah suara di udara yang mempunyai makna, kekuatan, dan daya kreatif yang sangat efektif karena kata – kata tidak hanya menyatakan melainkan juga menciptakan sesuatu • Tugas manusia – Menguasai dan menaklukkan kata – kata yang merusak / destruktif, yakni kata – kata yang telah diracuni oleh dosa bersama Yesus karena hanya Yesus yang bisa menguasai dan menaklukan kata – kata tersebut
  • 36. 7 SAKRAMEN • Sakramen – sakramen Inisiasi – Sakramen Baptis – Sakramen Ekaristi – Sakramen Krisma / Penguatan • Sakramen – sakramen Panggilan – Sakramen Perkawinan – Sakramen Imamat • Sakramen – sakramen Kerapuhan / Penyembuhan – Sakramen Tobat – Sakramen Pengurapan Orang Sakit
  • 37. Sakramen Baptis • Sakramen Baptis adalah sakramen yang diterima pertama kali oleh orang yang masuk dalam persekutuan Gereja Katolik • Setelah menerima Sakramen Baptis, orang tersebut resmi menjadi warga Gereja Katolik. • Syarat pokok pembaptisan –Sungguh-sungguh beriman kepada Yesus Kristus –Mewujudkan imanNya dalam kehidupan sehari-hari
  • 40. • Dalam Sakramen Baptis, kita secara perlahan – lahan dilebur menjadi satu dalam Kristus tanpa kehilangan identitas pribadi kita • Kita mempersatukan hidup kita dengan hidup – Nya • Kita menjadi bagian dari Dia dan Dia menjadi bagian dari kita • Penyatuan diri dengan Yesus dilakukan secara – Fisik – Mental – Spiritual • Tujuan Sakramen Pembaptisan – Kita berbagi hidup dan kuasa dengan – Nya di dunia dan kelak selama – lamanya di surga
  • 41. Asal Mula Pembaptisan dalam Kitab Suci • Sebenarnya kata Baptis sudah ada lama sebelum masa Yesus • Kata Baptis berasal dari kata Yunani yaitu baptizein (kata benda : baptisma) yang berarti membenamkan atau menenggelamkan diri ke dalam air atau mencuci diri, baik seluruhnya maupun sebagian • Pembaptisan dapat dikatakan sebagai suatu pembersihan diri dari segala kotoran – kotoran dosa khususnya dosa yang disebabkan oleh nenek moyang yang disebut dosa asal
  • 42. • Pada masa awal Gereja, orang-orang Kristen dibaptis dengan menanggalkan pakaian dan menenggelamkan diri ke dalam air • Orang-orang Yahudi wajib membersihkan diri dalam kolam ritual yang disebut Mikveh • Kolam tersebut harus diisi air yang mengalir ( kadang – kadang disebut “air hidup”) • Mereka harus menenggelamkan diri sepenuhnya ke dalam air • Mereka memerlukan seseorang untuk menjadi saksi dalam upacara ini • Kaum pria wajib melakukan ini setiap Jumat malam • Kaum wanita hanya melakukan sebulan sekali • Banyak orang Yahudi yang saleh masih melakukan praktek ini
  • 43.  Dalam tradisi umat Israel, ada berbagai upacara yang mengarah pada arti pembaptisan  Contoh :  Upacara pentahiran yang menggunakan percikan air (Bil 9 : 17-22)  Mandi dengan menenggelamkan diri ke dalam sungai (2 Raj 5 : 14 ; Ydt 12 : 7)  Pewartaan Yohanes Pembaptis, ia berseru di padang gurun untuk menyerukan pertobatan “bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” (Mat 1:4)  Pertobatan yang diwartakan oleh Yohanes Pembaptis adalah seruan agar semua orang mempersiapkan dirinya akan kedatangan Kerajaan Allah  Yohanes mengajarkan bahwa orang tidak perlu melakukan ritual pembasuhan ini setiap minggu, cukup sekali saja asalkan mereka mengubah cara hidup
  • 44.  Gereja Perdana melaksanakan pembaptisan dalam berbagai cara  Karena sebagian besar yang dibaptis adalah orang dewasa, pembaptisan yang umum adalah dengan membenamkan orang yang dibaptis kedalam air (Hal ini mengakibatkan perasaan tenggelam sesaat, lalu saat mereka yang dibaptis muncul dari air, mereka akan mengalami rasa bangkit dari mati yang melambangkan keikutsertaan dalam kebangkitan Yesus)  Saat pembaptisan dilakukan atas bayi-bayi juga, cara pembaptisan diubah hanya dengan menuangkan air saja  Banyak Gereja yang menolak pembaptisan bayi, namun Gereja Katolik mempraktekkannya seturut
  • 45. Upacara Pembaptisan • Sakramen Baptis menyangkut lebih dari sekedar mencelupkan atau menenggelamkan ke dalam air • Gereja menambahkan bahasa – bahasa isyarat yang berguna untuk mempertegas maknanya
  • 46. Bahasa Isyarat dalam Sakramen Baptis  Mengurapi atau mengoleskan minyak suci  Orang tua biasa menggunakan baby oil untuk melindungi bayi mereka  Fungsi Baby oil  Membersihkan kulit bayi tanpa menjadikannya kering  Melindungi bayi dari kuman - kuman  Sebelum pembaptisan, imam menandai dahi bayi dengan Tanda Salib  Sesudah pembaptisan, imam mengurap dahi bayi dengan minyak Krisma (suatu campuran minyak dan balsem wangi) dengan membuat tanda salib  Kata Kristus berarti yang diurapi dengan minyak  Dengan demikian anak sungguh terurapi  Baju atau kain putih yang dikenakan imam pada si bayi  Praktek ini dimulai ketika umat Kristen Perdana seluruhnya ditenggelamkan ke dalam air dalam upacara pembaptisan  Mereka akan melepas baju luar mereka sebelum upacara dan sesudahnya mengenakan baju yang baru  Sebagian keluarga mewariskan baju baptis dari generasi ke generasi  Pemberian lilin menyala kepada orang tua bayi  Lilin menyala melambangkan Kristus yang telah bangkit dengan mulia
  • 47.  Pokok sakramen pembaptisan  Mengambil bagian dalam wafat dan kebangkitan Kristus  Pembaptisan sangat perlu untuk keselamatan, maka Tuhan Yesus memberi perintah pada para murid untuk mewartakan injil dan membaptis bangsa – bangsa  Orang yang dibaptis memperoleh kelahiran kembali dari air dan Roh  Katekismus Gereja Katolik art. 1257  Tuhan telah mengikat keselamatan pada Sakramen Pembaptisan, tetapi Ia sendiri tidak terikat pada sakramen-sakramen – Nya
  • 48.  Gereja Katolik dari dulu yakin bahwa orang yang mati karena imannya pada Yesus Kristus tanpa sebelumnya menerima Sakramen Pembaptisan, telah dibaptis untuk dan bersama Kristus oleh kematiannya  Bagi para katekumen yang meninggal sebelum pembaptisan, kerinduan untuk menerima Sakramen Pembaptisan, penyesalan dosa, dan cinta kasih sudah menjadi jaminan keselamatan yang tidak dapat mereka terima melalui Sakramen
  • 49.  Karena Kristus telah wafat bagi semua orang dan panggilan terakhir manusia hanya satu, yakni bersifat ilahi, kita harus berpegang teguh bahwa Roh Kudus membuka kemungkinan bagi semua orang untuk bergabung dengan cara yang diketahui oleh Allah dengan misteri Paska  Setiap manusia yang tidak mengenal Injil Kristus dan Gereja – Nya, tetapi mencari kebenaran dan melakukan kehendak Allah sesuai dengan pemahamannya akan diselamatkan
  • 50.  Secara umum orang yang dapat membaptis seseorang menjadi Katolik ialah uskup, imam, atau diakon  Namun dalam keadaan mendesak, siapa saja dapat dan wajib melakukannya  Format pembaptisan, “Aku membaptis engkau dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.”  3 bentuk pembaptisan:  Air  Darah (martir)  Kerinduan (seseorang yang rindu menerima pembaptisan, tetapi meninggal dunia sebelum sempat menerimanya)
  • 51.  Setiap calon baptis harus memiliki wali baptis  Tanpa wali baptis pembaptisan tetap sah  Peran utama wali baptis  Saksi upacara pembaptisan  Sebagai wakil umat / jemaat  Melindungi anak baptis  Membutuhkan jauh lebih banyak keterlibatan, yaitu hubungan yang berkenlanjutan dengan si anak  Wali baptis adalah orang yang dianggap tepat untuk menjadi penjamin pada Sakramen  Penguatan ketika anak sudah cukup besar untuk menerimanya  Tanggung jawab wali baptis  Jika sesuatu terjadi yang menghalangi orang tua untuk membesarkan anaknya dalam Iman Katolik, ia harus memastikan bahwa anak memperoleh pendidikan iman
  • 52. MENJADI ANGGOTA GEREJA • Gereja sebagai Tubuh, yaitu Tubuh Kristus • Seseorang yang dibaptis menjadi anggota Tubuh Kristus • Artinya, baptisan yang diterimanya mengubah status hidup dari bukan kristen menjadi kristen sehingga ia boleh menerima hak – hak sebagai orang Kristen • Orang yang telah dibaptis diterima menjadi anggota gereja, sekaligus diterima Tuhan Yesus sendiri • Ia mulai membangun relasinya dengan Tuhan, menyerahkan hidupnya pada Tuhan yang menyelamatkan hidupnya • Beriman tidak hanya percaya, tetapi sekaligus menyerahkan diri dan mau hidupnya dibentuk sesuai dengan nilai – nilai Kerajaan Allah yang diwartakan Yesus Kristus, serta bersama dengan semua orang mau mewartakan dan mewujudkan nilai – nilai Kerajaan Allah dalam kehidupan bermasyarakat