A. Pendahuluan    Perencanaan adalah proses menetapkan tujuan melalui cara atau metode yang tepatdan sistematis untuk menc...
satu jalur karier yang lain. Misalkan seorang teknisi telah mencapai posisi karier    tertinggi sebagai kepala bengkel, ma...
Kebutuhan Pekerja dalam Proses Perencanaan Karier                                       Employees’ Need                   ...
kepada mereka untuk mengembangkan dirinya guna mencapai posisi yang akan     ditujunya.5.   Career Satisfaction. Pekerja j...
Pengembangan karier adalah suatu rangkaian (urutan) posisi atau jabatan yang     ditempati seseorang selama masa kehidupan...
D. Pengembangan Karier Secara Individual1.   Pengembangan karier secara individual     a) Prestasi kerja     b) Exprosure ...
Lateral    Vertical    Relocation    Exploration    RealignmentF. Peranan Dan Departemen Personalia Dalam Pengembangan Kar...
H. Mendesain Program Pengembangan Karier     Desain program pengembangan karier ini akan membantu para manajer dalammembua...
I. Karier     Karier merupakan suatu yang harus diwujudkan dan terus dikejar bagi diri karyawan,dan keadaan karier macet h...
b. Organisasi        Komunikasikan misi, kebijakan dan prosedur        Berikan peluang pelatihan dan pengembangan        B...
 Keterlibatan : menjadi dikenal oleh orang yang memberikan kepuasaan dalam        memberi promosi rotasi dalam berbagai k...
-   Mengetahui sejak awal tenaga kerja yang kurang produktif, untuk segera    diambil tindakan.
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Msdm

3,695 views

Published on

created by my beth

  • Be the first to comment

Msdm

  1. 1. A. Pendahuluan Perencanaan adalah proses menetapkan tujuan melalui cara atau metode yang tepatdan sistematis untuk mencapai tujuan atau seperangkat tujuan. Melalui perencanaan ini,organisasi dapat menyusun prosedur atau metode terbaik dalam menjalankan kegiatan.Rencana yang dihasilkan juga berfungsi sebagai pedoman bagi organisasi dalammengalokasikan sumberdaya yang dimiliki, merancang kegiatan bagi anggotanya, danmerancang sistem pengendalian serta tindakan perbaikan apabila terjadi penyimpangan. Tahap awal dalam perencanaan adalah menyusun tujuan. Tujuan disusun secaraobjektif dengan memperhatikan kemampuan, keahlian, dan tingkat penerimaan(acceptability) anggota organisasi. Selanjutnya seluruh program kegiatan yang akandilaksanakan harus diarahkan kepada tujuan ini. Perencanaan memiliki jangka waktu (timeframe) tertentu dalam usaha mencapai tujuan. Perencanaan dapat bersifat jangka pendek(short term) dan jangka panjang (long term). Baik tujuan jangka pendek dan jangka panjang,kesemuanya itu dihasilkan oleh manajemen puncak sebagai bentuk tanggunjawabnyakepaada organisasi secara keseluruhan.Ada beberapa istilah-istilah yang berkaitan dengan karier yang perlu diketahui : Karier (career), yaitu semua pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang selama masa hidupnya Career Path, yaitu pola-pola sekuensi atau jalur yang ditempuh oleh seseorang dalam karier mereka Career Goals, yaitu posisi pekerjaan di masa depan yang ingin diraih oleh individu Career Planning, yaitu sebuah proses ketika seseorang memilih career goal-nya dan jalur (career path) yang akan dipilih untuk mencapai posisi tersebut Career Development, yaitu pengembangan diri individu yang bertujuan untuk mencapai career goal sesuai dengan perencanaan karier yang telah dibuat Dual Careel Path, yaitu sekuensi karier yang ditempuh seseorang yang menyertakan dua jalur karier. Artinya apabila seseorang telah mencapai posisi karier tertinggi dalam
  2. 2. satu jalur karier yang lain. Misalkan seorang teknisi telah mencapai posisi karier tertinggi sebagai kepala bengkel, maka apabila ia menginginkan jabatan yang lebih tinggi dari kepala bengkel ia harus berpindah jalur karier. Misalkan pindah ke bagian administrasi yang menyediakan posisi yang lebih tinggi daripada kedudukan kepala bengkel. Apabila ia tidak pindah ke bagian administrasi maka posisi karier tertinggi di bagian teknisi adalah kepala bengkel. Career Plateau, yaitu suatu keadaan ketika seseorang sudah mencapai posisi karier yang tidak mungkin lagi berkembang atau stagnan. Ada beberapa manfaat yang bisa diporeleh perusahaan apabila proses perencanaankarier para pekerjanya dikelola dengan baik, diantaranya : Membantu menyelaraskan strategi perusahaan dan kebutuhan sumber daya manusia. Dengan membantu para pekerja merencanakan karier mereka, perusahaan bisa mengantisipasi dan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan akan sumber daya manusia di masa depan, termasuk jumlah dan kriteria-kriteria yang diperlukan. Membantu proses pengembangan karyawan. Proses perencanaan karier juga bisa membantu perusahaan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia melalui proses internal recruitmen, terutama sebagai salah satu sarana promosi pekerja yang baik untuk menduduki posisi yang lebih tinggi. Menurunkan tingkat perputaran karyawan (turnover). Perhatian yang diberikan perusahaan kepada perencanaan karier para pekerjanya akan meningkatkan moral pekerja. Hal ini akan berakibat pada bertambahnya loyalitas pekerja kepada perusahaan karena merasa diperhatikan kebutuhannya akan kelangsungan pengembangan kariernya. Memotivasi pekerja untuk terus mengembangkan diri. Dengan adanya proses perencanaan karier, maka pekerja akan selalu terpacu untuk mengembangkan dirinya guna mencapai career goal yang telah direncanakannya. Memenuhi kebutuhan pekerja. Pekerja memiliki kebutuhan akan prestasi (achievement), salah satu prestasi di tempat kerja adalah pencapaian akan posisi yang lebih tinggi.
  3. 3. Kebutuhan Pekerja dalam Proses Perencanaan Karier Employees’ Need In Career Planning Process P Career Supervisory Awareness of Employment Career Equity Concern Opportunities Interest Satisfaction SBerdasarkan hasil penelitan, terungkap bahwa pada umumnya ada lima faktor yangdianggap sebagai harapan dan atau kebutuhan pekerja dalam proses perencanaan karier:1. Career Equity. Pekerja menginginkan adanya persamaan dalam pengembangan karier mereka. Sistem promosi yang jelas dan fair serta adanya kesempatan yang sama bagi setiap pekerja untuk memperoleh pengembangan karier untuk mencapai posisi yang lebih tinggi.2. Supervisory Concern. Para pekerja mengharapkan atasan mereka memberikan perhatian terhadap perkembangan karier mereka. Pekerja menginginkan atasan mereka untuk terlibat dan berperan aktif dalam proses perencanaan dan pengembangan karier. Atasan juga diharapkan memberikan umpan balik mengenai kinerja para pekerja dan memberikan mentoring atau coaching kepada para anak buahnya.3. Awareness of Opportunities. Pekerja menginginkan segala ingormasi mengenai promosi, sistem karier, dan pengembangan karier mereka tersedia dengan jelas. Mereka mengharapkan semua pekerja mendapatkan informasi dan tidak ada penyembunyian informasi yang bisa menghambat perkembangan karier seseorang.4. Employment Interest. Pekerja memiliki keinginan dan preferensi berbeda-beda, termasuk dalam pilihan karier yang akan dijutunya. Oleh sebab itu, perusahaan harus mampu mengakomodasi preferensi setiap pekerja dan memberikan kesempatan
  4. 4. kepada mereka untuk mengembangkan dirinya guna mencapai posisi yang akan ditujunya.5. Career Satisfaction. Pekerja juga menginginkan kepuasan karier, artinya mereka mempunyai tingkat sikap puas akan sistem dan manajemen karier di perusahaan. Mereka memiliki rasa keyakinan bahwa posisi yang ada di perusahaan bisa dicapai oleh semua pekerja dengan kesempatan yang sama selama ia mampu memenuhi pesyaratan yang diperlukan untuk menduduki posisi tersebut. Bagi beberapa pekerja kepuasan karier ini sangat penting karena berkaitan dengan hasrat mereka untuk berprestasi (need for achievement).Pengembangan Karier Pengembangan karier pada dasarnya berorientasi pada perkembangan perusahaan/organisasi dalam menjawab tantangan bisnis di masa mendatang. Setiap organisasi harusmenerima kenyataan, bahwa ekstensinya di masa depan tergantung pada SDM yangkompetitif sebuah organisasi akan mengalami kemunduran dan akhirnya dapat tersisihkarena ketidakmampuan menghadapi pesaing. Kondisi seperti itu megharuskan organisasiuntuk melakukan pembinaan karier pada pekerja, yang harus dilaksanakan secaraberencana dan berkelanjutan. Dengan kata lain, pembinaan karier adalah salah satukegiatan menejemen SDM, harus dilaksanakan sebagai kegiatan formal yang dilakukansecara terintegrasi dengan kegiatan SDM lainnya. Dari uraian diatas berarti pembinaan karier tidak dapat dilepaskan kaitannya dengankegiatan perencanaan SDM, rektrutmen, dan seleksi dalam rangka pengaturan staf(staffing). Dari kegiatan-kegiatan manajemen SDM tersebut, harus diperoleh sejumlahtenaga kerja yang potensial dengan kualitas terbaik. Tenaga kerja seperti itulah yang harusdiberi kesempatan untuk mengembangkan kariernya, agar dengan kemampuannya yangterus meningkatkan sesuai dengan tuntutan lingkungan bisnis, tidak saja mampumempertahankan eksistensi organisasi, tetapi juga mampu mengembangkan danmemajukan.B. Pengertian Pengembangan Karier
  5. 5. Pengembangan karier adalah suatu rangkaian (urutan) posisi atau jabatan yang ditempati seseorang selama masa kehidupan tertentu. Pengertian menempatkan posisi/jabatan seseorang pekerja di lingkungan suatu organisasi, sebagai bagian rangkaian dari posisi/jabatan yang ditempati selama masa awal memasuki suatu organisasi/perusahaan, sampaai saat berhenti, baik karena pension atau berhenti/diberhentikan maupun karena meninggal dunia. Pengembangan karier adalah perubahan nilai-nilai, sikap, dan motivasi yang terjadi pada seseorang, karena dengan penambahan/peningkatan usianya akan menjadi semakin matang. Dari pengertian ini, focus pengembangan karier adalah peningkatan kemampuan metal, yang terjadi karena pertambahan usia. Perkembangan mental itu dapat juga berlangsung selama seseorang menjadi pekerja pada sebuah organisasi, yang terwujud melalui pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tugas pokoknya. Pekerjaan karier adalah usaha yang dilakukan secara formal dan berkelanjutan dengan difocuskan pada peningkatan dan penambahan kemampuan seorang pekerja. Pengembangan karier adalah peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karier. Pengembangan karier adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan- peningkatan status seseorang dalam suatu organisasi yang bersangkutan.C. Tujuan Dan Tanggung Jawab Perkembangan Karier Pengembangan karier sebagai kegiatan manajemen SDM pada dasarnya bertujuanuntuk memperbaiki dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan pekerjaan oleh pekerjaanoleh pekerja, agar semakin mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkantujuan bisnis organisasi. Pengembangan karier dapat dibedakan menjadi 2 pendekatan dalam tanggung jawab,yaitu :1. Dengan pendekatan tradisional2. Dengan pendekatan baru
  6. 6. D. Pengembangan Karier Secara Individual1. Pengembangan karier secara individual a) Prestasi kerja b) Exprosure c) Permintaan berhenti d) Kesetiaan organisasional e) Mentors dan sponsor f) Kesempatan-kesempatan untuk tumbuh.2. Pengembangan karier secara organisasional Pengembangan karier seharusnya memang tidak tergantung pada usaha-usah individual saja, sebab hal itu kadang kala tidak sesuai dengan kepentingan organisasi, untuk memungkinkan sinkronnya dengan kepentingan organisasi, untuk memungkinkan sinkronnya dengan kepentingan organisasi, maka pihak bagian yang berwenang untuk itu, yakni departemen personalia, dapat mengatur perkembangan karier para karyawan/ anggota organisasi. Misalnya dengan mengadakan program-program latihan, kursus-kursus pengembangan karier dan sebagainya. Dalam hal ini lebih mantap lagi apabila pihak pimpinan organisasi dapat menyetujui dan merestui program-program departemen personalia tersebut. Sehingga dengan demikian pihak manejemen (pimpinan) selalu “ well-informed” mengenai upaya-upaya karier personalia dalam organisasinya.E. Pilihan Pengembangan Karier Pengembangan karier itu sendiri mempunyai arah atau jalur-jalur serta pilihan yangakan memberikan kepada setiap karyawan untuk mengembangkan karirnya sepanjang arahitu mencerminkan tujuan dan kemampuannya.Pilihan arah yang ingin dikembangkan merupakan kesempatan yang baik bagi karyawan itusendiri di manapun dan kapanpun. Pilihan arah atau jalur pengembangan karier meliputi : Enrichment
  7. 7. Lateral Vertical Relocation Exploration RealignmentF. Peranan Dan Departemen Personalia Dalam Pengembangan Karier Pengembangan karir seharusnya tidak hanya tergantung pada usaha-usaha individusaja, karena tidak selalu sesuai dengan kepentingan organisasi. Sebagai contoh : karyawanmungkin minta berhenti atau pindah ke perusahaan lain. Atau karyawan biasa tidak acuhterhadap kesempatan-kesempatan karier mereka dan kebutuhan-kebutuhan staffingorganisasi. Untuk mengarahkan pengembangan karier agar menguntungkan organisasi dankaryawan, departemen personalia sering mengadakan program-program latihan danpengembangan bagi para karyawan. Di samping itu, departemen personalia perlumengusahakan dukungan manajemen, memberikan kerja yang kohesif untuk meningkatkankemampuan dan keinginan karyawan dalam melaksanakan pengembangan karier.G. Manfaat Pengembangan Karier Pengembangan karier pada dasarnya memiliki manfaat yang hampir sama dengan apyang dikemukakan di atas, namun manfaat pengembangan ini ada kekhususan karenasudah menyangkut kegiatan pendidikan dan latihan. Manfaat tersebut adalah sebagai berikut : Meningkatkan kemampuan karyawan Meningkatnya suplay karyawan yang berkemampuan
  8. 8. H. Mendesain Program Pengembangan Karier Desain program pengembangan karier ini akan membantu para manajer dalammembuat keputusan yang kreatif mengenai pengembangan karier para pekerja. Untuk ituperlu dibedakan atas tiga fase dalam mendesain program pengembangan karier yang terdiridari : Fase perencanaan Fase pengarahan Fase pengembangan ad. 1) Melalui fase perencanaan ini, organisasi dapat menyusun prosedur atau metode terbaik dalam menjalankan kegiatan. ad. 2) face pengarahan :  Pengarahan dengan menyelenggarakan konseling karier.  Perbedaan dengan menyelenggarakan pelayanan informasi yang mencakup kegiatan sebagai berikut :  Sistem pemberitaan pekerjaan sasaran terbuka  Menyediakan informasi inventarisasi kemampuan pekerja, yang dapat dan boleh diketahui oleh masing-masing pekerja.  Informasi tentang aliran karier berupa chart yang menunjukkan kemungkinan arah dan kesempatan yang tersedia di dalam organisasi.  Selenggarakan pusat sumber pengembangan karier merupakan himpunan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan jabatab, dan lain-lain. ad. 3) Fase pengembangan : Fase ini adalah tentang waktu yang diperlukan pekerja untuk memenuhi persyaratan yang memungkinkannya melakukan gerak dari suatu posisi ke posisi lain yang menginginkannya. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan antara lain : a. Menyelenggarakan system mentor b. Pelatihan c. Rotasi jabatan d. Program beasiswa/ ikatan dinas
  9. 9. I. Karier Karier merupakan suatu yang harus diwujudkan dan terus dikejar bagi diri karyawan,dan keadaan karier macet harus dihindarkan. Untuk itu manajemen harus secarabersungguh-sungguh memperhatikan dan memperlakukan karyawan dengan menghargaipotensi prestasinya. pengguanaan arah dan jalur proses dan pengembangan karier sesuai dengan kebutuhandan kepentingan antara karyawan dengan perusahaan kearah saling menguntungkan. Proses dan pengembangan karier harus dapat memberikan kepastian kepada karyawanlebih transparan dan terjamin serta dapat menumbuhkan dan mengembangkan semuakemampuan, intelektual, wawasan, dan dedikasi karyawan pada posisi pekerjaan yangdiemban. Lewat proses dan pengembangan karier tersebut dapat diupayakan pembinaankaryawan kearah “ the right on the ringht place”Hal yang perlu diperhatikan dalam kebijakan promosi karier adalah : Dasar apakah yang dijadikan patokan bagi seseorang mendapatkan promosi, apakah berdasarkan senioritas ataukah berdasarkan kompentensi individu Apabila keputusan promosi karier didasarkan pada kompetensi individu, maka hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara mengukur kompetensi individu tersebut sehingga diperoleh penilaian yang adil Berikutnya, apakah promosi karier dilaksanakan secara formal ataukah informal. Hal terakhir adalah jalur karier (career path) yang akan ditempuh oleh individu utuk mencapai posisi puncak.Peran dalam pengembangan karira. Manajer Berikan umpan balik kinerja yang tepat waktu Berikan dukungan dan penilaian pengembangan Berpartisipasi dalam diskusi pengembangan karir Dukunglah rencana pengembangan karyawan
  10. 10. b. Organisasi Komunikasikan misi, kebijakan dan prosedur Berikan peluang pelatihan dan pengembangan Berikan informasi karir dan program karir Tawarkan satu keanekaragaman pilihan karirManajemen Karir dan Kebutuhan Pegawai  Persamaan kesempatan karier. Pegawai menghendaki persamaan dalam sistem promosi.  Pengawasan . para pegawai menghendaki para supervisor untuk memainkan peran aktif dalam pengembangan karier dan memberikan masukan atas kinerjanya secara tepat waktu.  Kesadaran. Pegawai mengendaki imformasi akan pentingnya kemajuan karir.  Minat kerja. Pegawai memerlukan sejumlah yang berbeda dan juga memiliki tingkat keinginan yang berbeda dalam kemajuan karier.  Kepuasaan karir. Pegawai memiliki tingkat kepuasan karir berbeda tergantung pada usia dan jenis pekerjaan.Keuntungan Perencanaan Karir  Memadukan strategi dengan persyaratan penempatan internal pegawai  Mengembangkan karyawan yang pantas dipromosikan  Menurunkan pergantian pegawai  Mendorong pertumbuahan kepribadian  Memberikan kepuasan guna pemenuhan kebutuhan pegawai  Membantu terwujudnya rencana kerja yang jelasRencana Karier harus ditunjang oleh  Pendidikan karir  Informasi karir  Bimbingan karirPelaksanaan pengembangan karir  Kinerja pegawai : kinerja menjadi lebih baik
  11. 11.  Keterlibatan : menjadi dikenal oleh orang yang memberikan kepuasaan dalam memberi promosi rotasi dalam berbagai kesempatan  JaringanFaktor yang mempengaruhi perencanaan karir :  Tingkat kehidupan : pencarian identitas/ seseorang memilih berbagai alternatif karir; memilih kesempatan dan menetapkan jalur karir mempertahankan kehidupan yang dijalani, melakukan penyesuaian berubah karena kualitas kehidupan; memantapkan pilihannya karena kemampuan mulai berkurang.  Dasar karir : kemampuan manajerial; kemampuan teknis keamanan; kreativitas; dan kebebasan.Perencanaan karir bermanfaat untuk : Mempersipkan seseorang dalam menggunakan kesempatan-kesempatanpeningkatan karir dan harus dilakukan secara bertahap dan periodik.Perencanaan karir tenaga kerja termasuk sebagai program pembinaan tenaga kerja.Tujuan pembinaan tenaga kerja : Untuk memelihara (maintain) tenaga kerja dengan cara mengembangkannya, sesuaidengan bakat dan kemampuannya, agar bisa berfungsi dengan baik dan optimal dalamperusahaan.Manfaat pembinaan karir tenaga kerja :  Bagi tenaga kerja - Menawarkan kesempatan untuk dapat mengembangkan potensi kemampuan dan ketrampilannya - Memberikan kesempatan untuk mempelajari hal-hal yang baru dan untuk memperluas wawasan - Memberikan kesempatan untuk memilih jalur karir atas dasar keinginan dan pilihan pribadinya terhadap pencapaian posisi yang ditargetkan dalam organisasi  Bagi perusahaan - Menurunkan tingkat turn-over - Membantu terlaksananya program kaderisasi - Mengetahui dan mengantisipasi keinginan dan bakat tenaga kerja
  12. 12. - Mengetahui sejak awal tenaga kerja yang kurang produktif, untuk segera diambil tindakan.

×