Kelenjar tiroid, paratiroid, dan timus

10,696 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,696
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
205
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjarendokrin terbesar pada tubuh manusia. Kelenjar ini dapat ditemui di bagian depan leher di sebelah bawah jakun sedikit di bawah laring dan terdiri dari dua buah lobus yakni sebelah kanan dan kiri laring. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.
  • Tiroid mengeluarkan tiga hormon penting, yaitu:TiroksinHormon Tiroksin (T4 = levothyroxine) adalah hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar gondok (kelenjar Tiroid) yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh dan pengaturan suhu tubuh, mengatur metabolisme karbohidrat, mengatur penggunaan oksigen dan karbondioksida serta mempengaruhi perkembangan tubuh dan mental serta menjadi faktor penting dalam proses perkembangan otak pada anak.Hormon terpenting yang disekresikan kelenjar tiroid adalah tiroksin. Hormon tiroksin terbentuk dari asam amino yang mengandung yodium. Bagi tubuh, hormon ini berpengaruh dalam proses metabolisme sel. Selain itu, hormon tersebut juga memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi jaringan tubuh.TriiodotironinTriiodotironin (triiodothyronine) atau T3 adalah hormon kedua yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid (yang lainnya adalah tiroksin atau T4). Hormon ini bersama-sama dengan tiroksin bertanggung jawab atas penggunaan energi oleh tubuh.KalsitoninKalsitonin adalah hormon yang diproduksi oleh sel parafolikular dari kelenjar tiroid. Kalsitonin dapat mengurangi kadar kalsium dalam aliran darah dengan menghambat aksi perombakan sel tulang oleh osteoklas, sel-sel yang menghancurkan matrix ekstraseluler.Triodotironin dan Tiroksin mengatur laju metabolisme dengan cara mengalir bersama darah dan memicu sel untuk mengubah lebih banyak glukosa.Jika Tiroid mengeluarkan terlalu sedikit Triodotironin dan Tiroksin, maka tubuh akan merasa kedinginan, letih, kulit mengering dan berat badan bertambah. Sebaliknya jika terlalu banyak, tubuh akan berkeringat, merasa gelisah, tidak bisa diam dan berat badan akan berkurang.
  • Beberapa penyakit manusia ada yang disebabkan oleh kelenjar tiroid. Kondisi kelebihan hormon tiroid (hipertiroid) dapat menimbulkan gejala hipermetabolisme (morbus basedowi), dengan tanda-tanda meningkatnya detak jantung sehingga muncul gugup, napas cepat dan tidak teratur, mulut menganga, dan mata melebar. Sementara itu, apabila seseorang sebelum dewasa kekurangan hormon tiroid (hipotiroid), tubuhnya dapat mengalami kretinisme (kerdil). Kretenisme ditandai dengan fi sik dan mental penderita yang tumbuh tidak normal.Pada orang dewasa, kondisi hipotiroid dapat menyebabkan miksedema. Gejala penyakit ini, adalah laju metabolisme rendah, berat badan bertambah, bentuk badan menjadi besar, kulit kasar, dan rambutmudah rontok. Selain penyakit-penyakit tersebut, seseorang juga dapat mengalami pembengkakan kelenjar tiroid karena kekurangan makanan yang mengandung yodium. Penyakit pembengkakan demikian dinamakan gondok.
  • Kelenjar paratiroid berada di bagian belakang kelenjar tiroid. Terdapat empat buah kelenjar paratiroid, 2 di sebelah kanan dan 2 di sebelah kiri. Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon paratiroid atau parathormon (PTH). PTH berperan meningkatkan kadar kalsium darah dan menurunkan kadar pospat darah. Kelenjar ini menghasilkan parathormon (PTH) yang berfungsi untuk mengatur konsentrasi ion kalsium dalam cairan ekstraseluler dengan cara mengatur : absorpsi kalsium dari usus, ekskresi kalsium oleh ginjal, dan pelepasan kalsium dari tulang.
  • Macam-macam kelenjar paratiroidPembagian kelenjar paratiroid berdasarkan kadar kalsium yang dihasilkan:HipoparatiroidismeTerjadinya kekurangan didalam darah atau Hipokalsemia mengakibatkan keadaan yang disebut telani. Dengan gejala khas kejang dan konvulsi, kususnya pada tangan dan kaki yang disebut karpopedal spasmus. Gejala—ini dapat diringankan dengan pemberian kalsium.HiperparatiroidismeBiasanya ada sangkut pautnya dengan pembesaran (tumor) kelenjar. Keseimbangan distrusi kalium terganggu, kalsium dikeluarkan lagi dari tulang dan dimasukan kembali keserum darah akibatnya terjadi penyakit tulang dengan tanda-tanda yang khas beberapa bagian kropos, yang dikenal sebagai otatis fibrosc stistika parens dan terbentuk kristal pada tulang, kalsiumnya diedarkan didalam ginjal dan dapat menyebabkan batu ginjal dan kegagalan ginjal hiperfungsi paratiroid terjadi memproduksi lebih banyak hormon paratiroksin dari biasanya.Tumor paratiroidmenyebabkankadarparathormonterlalubanyak di dalamdarah. Halinimengakibatkanterambilnyafosfor dan kalsiumdalamtulang, sehinggaurinbanyakmengandungkapur dan fosfor. Pada orang yang terserangpenyakitinitulangmudahsekalipatah. Penyakit ini disebut von Recklinghousen.
  • Kelenjar timus terletak di dalam mediastinum di belakang os sternum, dan di dalam torak kira-kira setinggi bifurkasi trakea. Warnanya kemerah-merahan dan terdiri dari 2 lobus. Kelenjar timus hanya dijumpai pada anak dibawah 18 tahun.
  • Kelenjar tiroid, paratiroid, dan timus

    1. 1. Anjumanda Martha Ditya Dwi Nugroho Ido Widya Yudhatama Nadia Aliyatul Izzah
    2. 2. Kelenjar Tiroid Kelenjar Paratiroid Kelenjar Timus
    3. 3. Kelenjar ini ada di bagian depan leher di sebelah bawah jakun sedikit di bawah laring dan terdiri dari dua buah lobus yakni sebelah kanan dan kiri laring. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.
    4. 4. Tiroid mengeluarkan tiga hormon penting, yaitu:  Tiroksin hormon utama yang dihasilkan oleh kelenjar gondok yang mempengaruhi metabolisme sel tubuh  Triiodotironin fungsinya bersama-sama dengan tiroksin bertanggung jawab atas penggunaan energi oleh tubuh.  Kalsitonin hormon yang diproduksi oleh sel parafolikular yg dapat mengurangi kadar kalsium dalam aliran darah dengan menghambat aksi perombakan sel tulang oleh osteoklas
    5. 5. Beberapa penyakit yg disebabkan kelenjar tiroid:  hipermetabolisme (morbus basedowi)  kretinisme (kerdil)  miksedema  gondok
    6. 6.  berada di bagian belakang kelenjar tiroid. Terdapat empat buah kelenjar paratiroid, 2 di sebelah kanan dan 2 di sebelah kiri. Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon paratiroid atau parathormon (PTH) yg berperan meningkatkan kadar kalsium darah dan menurunkan kadar pospat darah.
    7. 7.    Pembagian kelenjar paratiroid berdasarkan kadar kalsium yang dihasilkan: Hipoparatiroidisme Terjadinya kekurangan didalam darah atau Hipokalsemia mengakibatkan keadaan yang disebut telani. Hiperparatiroidisme Keseimbangan distrusi kalium terganggu, kalsium dikeluarkan lagi dari tulang dan dimasukan kembali keserum darah akibatnya terjadi penyakit tulang dengan tanda-tanda yang khas beberapa bagian kropos
    8. 8. Fungsi kelenjar paratiroid:  Mengatur metabolisme fosfor  Memelihara kosentrasi ion kalsium yang tetap dalam plasma  Mengontrol ekskresi kalsium dan fosfat melalui ginjal  Mempercepat absorsi kalsium di intestine  Jika kalsium berkurang, hormone paratiroid menstimulasi reabsorsi tulang sehingga menambah kalsium dalam darah.  Menstimulasi dan mentransportasi kalsium dan fosfat melalui membran sel.
    9. 9.  Kelenjar timus merupakan kelenjar yang bertanggungjawab dalam pertumbuhan manusia. Kelenjar timus bahkan sangat berpengaruh pada saat usia pertumbuhan. Bila kekurangan kelenjar timus akan menderita kretinisme (kekerdilan) dan bila kelebihan menimbulkan gigantisme (raksasa).
    10. 10. Karakteristik kelenjar timus :  Terletak di sepanjang rongga trachea di rongga dada bagian atas.  Timus membesar sewaktu pubertas dan mengecil setelah dewasa.  Kelenjar ini merupakan kelenjar penimbunan hormon somatotrof atau hormon pertumbuhan dan setelah dewasa tidak berfungsi lagi.  Kelenjar timus berperan dalam sistem pertahanan tubuh dengan menghasilkan hormone Thymosin, Thymic humoral factor, Thymic factor dan Thymopoietin.
    11. 11. Fungsi kelenjar timus adalah:  Mengaktifkan pertumbuhan badan  Mengurangi aktivitas kelenjar kelamin  Menghasilkan timosin yang berfungsi untuk merangsang limfosit.
    12. 12.  End.

    ×