Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
FILSAFAT PENDIDIKAN JASMANI 
Makul : Asas – asas dan Paradigma Pendidikan Jasmani 
KELOMPOK 2 : 
JANUARITA REFINDA 6102413...
LATAR BELAKANG STUDI 
FILSAFAT 
Filsafat mencakup proses dan hasilnya.proses 
adalah metode yang dipakai dalam membangun 
...
PENGERTIAN FILSAFAT 
Ada 3 pengertian mengenai filsafat : 
1. Filsafat merupakan studi 
kebenaran atau studi asas-asas 
ya...
Perbedaan : 
• Ilmu Pengetahuan >> Filsafat 
• Agama >> Filsafat 
• Sejarah >> Filsafat 
• Seni >> Filsafat 
Fakultas Ilmu...
Pendekatan Kajian Filsafat : 
Saran tentang kemungkinan jawaban yang 
Fakultas Ilmu Keolahragaan 
1. Spekulatif 
Universit...
Masalah – masalah Filsafat 
Olahraga 
• Pembatasan : aplikasi penalaran induktif untuk 
memberikan batasan dari aktifitas ...
Raga dan Keberadaan 
Pengertian hubungan raga-jiwa dan raga-roh, 
telah menjadi perhatian fisik sejak plato. 
Plato memand...
Olahraga sebagai Pengalaman yang 
Bermakna 
6 ciri umum dari pengalaman : 
1. Bersifat temporal 
2. Memiliki elemen-elemen...
Olahraga versus Pendidikan Jasmani 
Masalah pokok dalam konflik olahraga dan 
penjas adalah kaburnya pengertian-pengertian...
Olahraga dan Estetika 
Estetika mengkaji apa yang disebut 
indah. Ia mencakup masalah keindahan, 
selera dan hakekat pengh...
Olahraga dan Nilai-nilai 
Pendidikan untuk pendidikan moral dan 
nilai-nilai masih perlu dikaji khususnya bagi 
olahragawa...
Beberapa Pemikiran Filsafat 
Pendidikan 
1.Animisme 
2. Naturalisme 
3. Idealisme 
4. Realisme 
5. Pragmatisme 
6. Ekstens...
1. Animisme 
• Pandangan kepercayaan primitive yang 
menganggap bahwa semua obyek didunia 
bersemayam roh-roh. 
• Animisme...
2. Naturalisme 
• Beranggapan bahwa alam yang nyata merupakan atu 
satunya yang hakiki dan atom adalah unsur dari berbagai...
3. Idealisme 
• Menyatakan bahwa pikiran dan kecerdasan 
merupakan hal yang penting sebagai kebenaran 
yang hakiki 
• Seor...
4. Realisme 
• Ada diantara idealisme dan naturalisme 
• Realisme percaya bahwa dunia fisik dari alam 
merupakan sesuatu y...
5. Pragmatism 
• Gagasan yang melatar belakangi pragmatisme 
adalah bahwa perubahan merupakan 
karakteristik dari segala s...
6. Eksistensialisme 
• Dalam eksistensialisme pribadi lebih penting dari 
masyarakat 
• Sering disebut sebagai filsafah ne...
7. Pendekatan 
Humanisme 
• Humanisme menempatkan kesejahteraan manusia 
sebagai pusat perhatian dan kepentingan orang dal...
Filsafat Pendidikan Jasmani dan 
Olahraga 
Filsafat Fakta-fakta 
Asas-asas 
Kebutuhan 
Anak 
Tujuan dan 
Ukuran 
Keberhasi...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

FILSAFAT PENDIDIKAN JASMANI

6,776 views

Published on

Filsafat pendidikan jasmani, latar belakang, pengertian, hakekat filsafat, dll

Published in: Sports
  • Be the first to comment

FILSAFAT PENDIDIKAN JASMANI

  1. 1. FILSAFAT PENDIDIKAN JASMANI Makul : Asas – asas dan Paradigma Pendidikan Jasmani KELOMPOK 2 : JANUARITA REFINDA 6102413054 FARAH AUDINA 6102413055 CYNTHIA NOVITA H 6102413056 M. ANAS S 6102413067 DADIQ SEPTI G 6102413058 PRABOWO HARI P 6102413059 TRI MURYANTO 6102413060 SEPTIANA NAUMY F 6102413061 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013 / 2014
  2. 2. LATAR BELAKANG STUDI FILSAFAT Filsafat mencakup proses dan hasilnya.proses adalah metode yang dipakai dalam membangun sistem dan hasilnya adalah sistem nilai sebagai hasil proses. Arti kata filsafat adalah cinta akan kebanaran atau cinta akan kebijakan filsafat menelaah masalah seperti apakah makna dari hidup ini. Filsafat mencoba menjangkau makna melampaui batas fakta-fakta yang diketahui untuk memberikan arah kepada hidup seseorang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  3. 3. PENGERTIAN FILSAFAT Ada 3 pengertian mengenai filsafat : 1. Filsafat merupakan studi kebenaran atau studi asas-asas yang melandasi semua pengetahuan 2. Studi tentang asal dan asas semesta 3. Filsafat sebagai pedoman hidup Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  4. 4. Perbedaan : • Ilmu Pengetahuan >> Filsafat • Agama >> Filsafat • Sejarah >> Filsafat • Seni >> Filsafat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  5. 5. Pendekatan Kajian Filsafat : Saran tentang kemungkinan jawaban yang Fakultas Ilmu Keolahragaan 1. Spekulatif Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014 salah 2. Normatif Saran tentang petunjuk dan norma-norma 3. Analitik Penilaian gagasan yang lain
  6. 6. Masalah – masalah Filsafat Olahraga • Pembatasan : aplikasi penalaran induktif untuk memberikan batasan dari aktifitas yang disebut olahraga secara murni • Penetapan ciri-ciri menggunakan logika deduktif untuk menentukan elemen-elemen yang terdapat atau ciri-ciri yang menandai olahraga • Setelah ciri-ciri diterapkan, kemudian dicari hubungan-hubungan dasar • Akhirnya dipakai cara perbandingan untuk mencari apakah elemen-elemen itu benar jika dibandingkan dengan aktifitas lain Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  7. 7. Raga dan Keberadaan Pengertian hubungan raga-jiwa dan raga-roh, telah menjadi perhatian fisik sejak plato. Plato memandang raga negatif dan olahraga positif dengan akibat bahwa pendidikan jasmani dan olahraga menjadi perdebatan yang berkepanjangan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  8. 8. Olahraga sebagai Pengalaman yang Bermakna 6 ciri umum dari pengalaman : 1. Bersifat temporal 2. Memiliki elemen-elemen hubungan organik, fisik, kultural Setiap pengalaman selalu berbeda. 3. Ia menjangkau masa lalu, sekarang Tergantung pribadi yang mengalami karena presepsi setiap orang berlainan dan masa yang akan datang 4. Ia menyangkut ruang dan waktu 5. Ia menyangkut beberapa obyek atau fenomena dalam pengalaman 6. Merupakan bagian type, seperti perseptual, imajinatif atau konseptual Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  9. 9. Olahraga versus Pendidikan Jasmani Masalah pokok dalam konflik olahraga dan penjas adalah kaburnya pengertian-pengertian dalam istilah-istilah yang digunakan. Definisi atau pembatasan yang dikomunikasikan secara luas tidak membantu memberikan kejelasan karena biasanya dibebani implikasi nilai-nilai politik-ideologi yang kemudian ternyata besar Fakultas Ilmu Keolahragaan pengaruhnya Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  10. 10. Olahraga dan Estetika Estetika mengkaji apa yang disebut indah. Ia mencakup masalah keindahan, selera dan hakekat penghayatan estetika. Olahraga sudah lama dipandang sebagai subyek yang baik untuk penelaahan seni bahkan olahraga itu dianggap sebagai bentuk seni. Lebih dari itu, aktif turut serta berolahraga dapat merupakan suatu pengalaman estetika Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  11. 11. Olahraga dan Nilai-nilai Pendidikan untuk pendidikan moral dan nilai-nilai masih perlu dikaji khususnya bagi olahragawan amatir. Masalah lain yang berhubungan adalah batasan amatir. Kesulitannya adalah bahwa amatirisme akhirnya ditentukan oleh sikap olahragawannya sendiri dan bukan oleh tindakan yang dilakukan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  12. 12. Beberapa Pemikiran Filsafat Pendidikan 1.Animisme 2. Naturalisme 3. Idealisme 4. Realisme 5. Pragmatisme 6. Ekstensialisme 7. Pendekatan Humanisme Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  13. 13. 1. Animisme • Pandangan kepercayaan primitive yang menganggap bahwa semua obyek didunia bersemayam roh-roh. • Animisme mulai digunakan antropolog Edward N. Taylor untuk memberi nama kepada kepercayaan bangsa primitif • Animisme berkembang dari animatisme yaitu kepercayaan adanya roh dalam jagat raya keseluruhan • Pemujaan roh-roh nenek moyang dengan sesaji dan tari-tarian merupakan usaha dalam penyelamatan hidup bangsa primitif Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  14. 14. 2. Naturalisme • Beranggapan bahwa alam yang nyata merupakan atu satunya yang hakiki dan atom adalah unsur dari berbagai macam benda alam ( Demokritus 460S.M) • Berkembang pada pertengahan abad 19 dan naturalisme menolak pikiran adanya dunia selain dunia nyata • Pendidikan menurut Rousseau, harus dapat menjauhkan anak dari segala sesuatu yang bersifat buatan dan dapat membawa kembali ke alam • Alam adalah guru terbesar • Filsafat ini menghendaki pendidikan mendorong proses alamiah dan pertumbuhan dan perkembangan yang harus menyenangkan dan mementingkan aktivitas pribadi anak Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  15. 15. 3. Idealisme • Menyatakan bahwa pikiran dan kecerdasan merupakan hal yang penting sebagai kebenaran yang hakiki • Seorang idealis berpendapat bahwa dibalik dunia kenyataan terdapat dunia pikiran dan kerohanian • Idealisme berpengaruh terhadap pendidikan dalam bentuk pendidikan tradisional • Pelajaran-pelajaran kecerdasan pikiran sangat diutamakan • Filsafat ini menyatakan kebenaran dari budi, kemauan, pilihan dan keputusan manusia, kebebasan rohani Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  16. 16. 4. Realisme • Ada diantara idealisme dan naturalisme • Realisme percaya bahwa dunia fisik dari alam merupakan sesuatu yang nyata • Pendidikan bagi realisme adalah mengembangkan kemampuan menalar dari siswa, karena kemampuan tersebut dianggap esensial bagi kelanjutan belajar • Pendidikan jasmani penting bagi kurikulum realis, karena ia meningkatkan kesehatan dan produktivitas Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  17. 17. 5. Pragmatism • Gagasan yang melatar belakangi pragmatisme adalah bahwa perubahan merupakan karakteristik dari segala sesuatu • Filsafat ini mementingkan hidup bermasyarakat dalam mempersiapkan manusia untuk memperoleh tempatnya sehingga dapat hidup serasi dengan yang lain • Dasar pendidikan pragmatic dikemukakan oleh John Dewey, yang menekankan “belajar sambil berbuat” atau memperoleh pengetahuan dari pengalaman • Menurut pandangan pragmatik pendidikan jasmani, aktivitas sosial mempunyai nilai sosial Fakultas Ilmu Keolahragaan e Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  18. 18. 6. Eksistensialisme • Dalam eksistensialisme pribadi lebih penting dari masyarakat • Sering disebut sebagai filsafah negatif, filsafah putus asa. • Pendidikan dianggap sebagai proses belajar tentang diri sendiri dan mengembangkan kepercayaan pada diri sendiri • Dalam pendidikan jasmani eksistensialisme memberi kebebasan kepada siswa untuk memilih programnya yang bisa berbentuk macam-macam dan karenanya tidak dapat dibuat perencanaan oleh guru sebelumnya Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  19. 19. 7. Pendekatan Humanisme • Humanisme menempatkan kesejahteraan manusia sebagai pusat perhatian dan kepentingan orang dalam usahanya mencapai tujuannya sendiri • Pendekatan humanistik memandang bahwa setiap orang berhak turut serta dalam pendidikan sebagai kebutuhan dasar setiap orang • Pendekatannya adalah pengembangan saham maksimal potensi setiap siswa pada masyarakat sementara pada saat yang sama dikembangkan rasa harga diri siswa • Pendidikan jasmani dapat berperan besar karena aktivitasnya mencakup hubungan erat yang langsung antara individu dan kelompok Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014
  20. 20. Filsafat Pendidikan Jasmani dan Olahraga Filsafat Fakta-fakta Asas-asas Kebutuhan Anak Tujuan dan Ukuran Keberhasila n Fakultas Ilmu Keolahragaan Kebijakan : Kurikulum dan Administrasi Universitas Negeri Semarang 2013 / 2014

×