Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Laporan laba rugi

4,735 views

Published on

merupakan tugas kelompok yang membahas tentang laporan laba rugi

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

Laporan laba rugi

  1. 1. KELOMPOK 1 LAPORAN LABA RUGI
  2. 2. Hubungan Rugi Laba dan Neraca• Articulated Approach, kedua laporan dianggap memiliki hubungan matematis, laba rugi hanya merupakan perubahan modal pada periode itu dengan asumsi tidak ada transaksi modal dan penyesuaian modal.• Non-Articulated Approach, kedua laporan tersebut tidak memiliki hubungan, minimal tidak otomatis dan masing- masing berdiri sendiri antara satu sama lain. Dalam pendekatan articulated dikenal dua konsep, yaitu Revenue – Expense Approach, menganggap bahwa laporan utama adalah laporan laba rugi. Asset Liability Approach, menganggap bahwa langkah pertama bukan mengukur laba, tetapi mengukur harta dan kewajiban.
  3. 3. Konsep Matching• Menurut konsep matching, maka biaya harus dibebankan sesuai dengan pengakuan dan periode hasil. Dalam hal sukar melakukan matching, maka pembebanan harus dilakukan secara rasional dan sistematis. Dalam hal biaya yang dikeluarkan masih memiliki potensi menghasilkan di masa yang akan datang, maka dapat ditunda pembebanannya, sebaliknya jika tidak ada kemungkinannya lagi, langsung dibebankan.
  4. 4. Konsep Matching• Prinsip Matching dibedakan menjadi dua macam yaitu:1. Direct matching, secara langsung, berarti menandingkan antara pendapatan dan biaya secara langsung.2. Indirect matching, secara tidak langsung, berarti menandingkan antara pendapatan dan biaya secara tidak langsung.
  5. 5. Definisi Hasil, Biaya, dan Laba HASIL• Comitee on Terminology mendefinisikan Revenue sebagai hasil dari penjualan barang atau jasa yang dibebankan kepada langganan atau mereka yang menerima jasa.• Kemudian FASB memberikan defenisi revenue sebagai arus masuk atau peningkatan nilai asset dari suatu entitas atau gabungan keduanya selama periode tertentu yang berasal dari penyerahan produksi barang, pemberian jasa atas pelaksanaan kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang sedang berjalan
  6. 6. Definisi Hasil, Biaya, dan Laba BIAYA• Pengertian biaya menurut Comitee on Terminology adalah ”semua biaya yang telah dikenakan dan dapat dikurangkan pada penghasilan.• FASB mendefinisikan Expense sebagai “arus kas keluar aktiva, penggunaan aktiva atau munculnya kewajiban atau kombinasi keduanya selama suatu periode yang disebabkan oleh pengiriman barang, pembuatan barang, pembebanan jasa atau pelaksanaan kegiatan yang merupakan kegiatan utama perusahaan.
  7. 7. Definisi Hasil, Biaya, dan Laba LABA• Gain (laba/keuntungan dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil) FASB mengemukakan bahwa Gain adalah naiknya bilai ekuitas dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukannya kegiatan utama entitas dari transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama satu periode tertentu kecuali yang berasal dari hasil atau investasi dari pemilik.• Losses (rugi dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil) Losses adalah turunya nilai ekuitas dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukan kegiata utama entitas dari seluruh transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama periode tertentu kecuali yang berasal dari biaya atau pemberian kepada pemilik.
  8. 8. Pengakuan Penghasilan• Suatu penghasilan akan diakui sebagai penghasilan pada periode kapan kegiatan utama yang perlu untuk menciptakan dan menjual barang dan jasa itu telah selesai.• Dalam hal waktu yang dimaksud disini ada empat alternatif, yaitu :a) Selama produksib) Pada saat produk selesaic) Pada saat penjualand) Pada saat penagihan kas.
  9. 9. Bentuk Penyajian Laba RugiA. Pola Laporan Laba-Rugi dengan Penyajian Aktivitas Utama (Current Operating Performance Income Statement)B. Pola Laporan Laba – Rugi Menyeluruh (All Inclusive Income Statement)
  10. 10. Income Smoothing – Creative Accounting• Income smoothing yaitu upaya menstabilkan laba dimana tidak banyak fluktuasi atau varians dari satu periode ke periode lain• Income smoothing biasanya dilakukan dengan berbagai cara, yaitu :1. Mengatur waktu kejadian transaksi2. Memilih prinsip atau metode alokasi3. Mengatur penggolongan antara laba operasi normal dan laba yang bukan dari operasi normal.
  11. 11. Perubahan Akuntansi. Tiga pendekatan berikut telah disarankan untuk melaporkan perubahan prinsip akuntansi:a. Pelaporan perubahan pada periode berjalan.b. Pelaporan perubahan secara retrospektifc. Pelaporan perubahan secara prospektif (dimasa depan)

×