Tugas aircraft structure

7,245 views

Published on

dibuat oleh siswa SMKN 29 Jakarta

Published in: Education
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,245
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
204
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas aircraft structure

  1. 1. - FUSELAGE- EMPENNAGE- WING- DAFTAR PUSTAKA
  2. 2.  Fuselage adalah bagian utama pesawat yang menahan beban kru dan penumpang pesawat atau kargo. Fuselage juga berfungsi sebagai pengontrol posisi dan penstabilisasi permukaan dalam mengangkat (lifting) permukaan.
  3. 3.  Struktur pada fuselage terbagi menjadi 4 bagian, yaitu:- Struktur truss- Struktur monocoque- Struktur semi-monocoque- Struktur reinforced Walupun struktur – struktur pada fuselage sangat banyak, tetapi yang paling sering digunakan saat ini adalah ketiga struktur tersebut.
  4. 4. 1: Subsonic 2: High-speed / supersonic 3: High-capacity subsonic4: High-maneuverability supersonic 5: Flying boat 6: Hypersonic
  5. 5. 1 23 41. STRUKTUR TRUSS 3. STRUKTUR SEMI MONOCOQUE2. STRUKTUR MONOCOQUE 4. STRUKTUR REINFORCED
  6. 6.  Tipe struktur masih sering dipakai oleh berbagai pesawat kecil yang menggunakan gulungan tabung baja yang di-las (welded-steel tube trusses). Struktur ini bisa dibuat dengan menggunakan kayu yang telah di lapisi oleh plywood. Struktur ini dililit dengan menggunakan stringers yang ringan dan kuat, memungkinkan kain yang mengelilinginya membentuk bentuk yang lebih aerodinamis, atau menjadi sesuatu yang enak dipandang.
  7. 7.  Pada struktur ini permukaan terluar pada fuselage menjadi struktur utama pada fuselage. Bentuk sederhananya biasa dipakai pada pesawat buatan amatir yang menggunakan busa plastik (yang diperluas) kaku sebagai intinya dan dengan dilapisi oleh fiberglass. Kelebihannya menghilangkan kebutuhan cetakan fabrikasi, tetapi memerlukan upaya lebih untuk finishing – nya.
  8. 8.  Struktur pada semi-monocoque hampir sama seperti struktur pada monocoque, tetapi struktur pada semi monocoque telah menghilangkan kekurangan yang ada pada struktur monocoque yaitu setiap deformasi kerusakan (damage deformation) pada fuselage akan menyebabkan penurunan kemampuan fuselage untuk membawa muatan saat terbang Struktur ini bergantung pada bulkheads, formers, dan frames untuk tenaga vertikal dan longerons dan stringers sebagai tenaga longitudinal
  9. 9.  Struktur ini paling sering digunakan pada pesawat modern sekarang ini. Bentuk struktur ini dibuat oleh stringers, formers dan bulkheads, dan diperkuat oleh longerons yang akan men- toleransi bending stress (stress yang terjadi apabila fuselage membengkok akibat beban yang terlalu banyak). Longerons dan stringers dihubungkan ke bulkheads untuk menghasilkan bentuk yang diinginkan.
  10. 10.  Dimana lapisan skin dibaut dan dipaku bersama – sama pada stringers, formers, dan longerons , bisa diperkuat lagi oleh suatu hal, doubler adalah hal tersebut. Doublers sebenarnya adalah sebuah tali pengikat yang dipaku ke kedua lapisan skin pada sisi – sisinya. Doublers biasanya dipasang pada area dimana sering terjadi retakan.
  11. 11. Bagian – bagian pada empennage
  12. 12.  Empennage biasanya dikenal sebagai tail pada pesawat. Empennage berfungsi untuk menstabilkan pesawat, mirip seperti bulu pada anak panah. Empennage pada kebanyakan pesawat menggabungkan fitur penyeimbang permukaan secara horizontal maupun vertical yang menstabilkan dinamika penerbangan saat pitch dan yaw.
  13. 13.  Struktur dari empennage sendiri adalah sebuah fin, ekor pesawat, dan sebagian fuselage tempat bersambungnya empennage. Pada sebuah penerbangan sendiri, empennage merupakan tempat menyimpan flying and control surfaces dan beberapa antenna. CVR(Cockpit Voice Recorder) dan Flight Data Recorder juga tersimpan di empannage karena bagian tersebut lebih terproteksi jika ada kecelakaan pesawat
  14. 14.  Struktur pada empennage ada bermacam – macam bentuk tapi pada pesawat modern sekarang ini. Empennage biasa berbentuk fuselage mounted. Struktur pada fin-nya sendiri ada berbagai macam bentuk, tetapi yang sering dipakai sekarang ini adalah tailplane mounted.
  15. 15. 1. 2. 3. 4.1. Fuselage Mounted 3. T-tail2. Cruciform 4. Flying Tailplane
  16. 16. 1. 2. 3.1. Tailplane Mounted (Twin Tail) 3. Wing Mounted2. Twin Tailboom (Twin Boom)
  17. 17.  Wing pada pesbang bertipe Fixed – Wing. Wing ini berfungsi untuk menghasilkan gaya lift yang berasal dari bentuk sayap yang bergerak dengan sangat cepat. Wing mempunyai berbagai macam bentuk, posisi, jumlah, dan letak
  18. 18.  Menurut jumlahnya, Wing terbagi menjadi 3 macam, yaitu:- Monoplane.- Biplane.- Triplane atau Multiplane.
  19. 19.  Monoplane: mempunyai 1 set wing surfaces (wing kiri dan kanan). Biasa digunakan pada pesawat modern. Biplanes: mempunyai 2 set wing surfaces yaitu salah satu wing diletakkan diatas wing yang lainnya. Pada dasarnya, wing yang berada di bawah lebih kecil daripada wing yang ada di atas.
  20. 20.  Triplanes atau Multiplanes: mempunyai 3 set wing yang di susun seperti Biplanes. Tetapi pada struktur ini besarnya Wing sama besar dengan yang lainnya. Struktur ini jarang digunakan karena kekurangan yang amat banyak.
  21. 21. 1. 2. 3.1. Contoh Monoplane pada pesawat Curtiss P-402. Contoh Biplanes pada pesawat Sopwith Camel3. Contoh Triplanes atau Multiplanes pada pesawat Fokker Dr.I
  22. 22.  Menurut bentuknya, wing terbagi menjadi 7 bagian, yaitu :- Straight wing (sayap lurus)- Swept back wing (sayap condong ke belakang)- Tapered wing (sayap tirus)- Delta wing (sayap segitiga)- Swept forward wing (sayap condong ke depan)- Tapered and swept back wing- Variable geometry wing yaitu wing yang bisa berubah - ubah
  23. 23. 1. 2. 3. 1. 4.5. 6. 7.1. Straight wing 5. Sweptforward wing2. Sweptback wing 6. Tapered sweptback wing3. Tapered wing 7. Variable geometry wing4. Delta wing
  24. 24.  Menurut letaknya, wing terbagi menjadi 4 bagian, yaitu:- Parasol wing (wing yang letaknya di atas pesawat dan disanggah 2 penyanggah atau lebih)- High wing (wing yang letaknya di bagian atas fuselage- Mid wing (wing yang letaknya di bagian tengah fuselage)- Low wing (wing yang letaknya di bagian bawah fuselage)
  25. 25. 1. 2. 3. 4.1. Parasol wing 3. Mid wing2. High wing 4. Low wing
  26. 26.  Menurut posisinya, wing terbagi menjadi bagian, yaitu:- Gullwing- Inverted Gullwing- Dihedral- Anhedral- Polyhedral
  27. 27.  Gullwing : wing ini mempunyai lekukan pada bidangnya. Banyak pesawat kecil yang menggunakan konfigurasi ini. Inverted Gullwing : wing ini sama seperti konstruksi gullwing, hanya lekukannya dibalik menjadi ke bawah. Sama seperti gullwing, banyak pesawat kecil yang menggunakan konfigurasi ini.
  28. 28.  Dihedral : wing ini melengkung ke atas dari wing tip sampai wing root. Konfigurasi ini sering digunakan pada pesawat sipil. Anhedral : wing ini sama seperti dihedral, tetapi ia melengkung ke bawah. Konfigurasi ini sering digunakan pada pesawat tempur.
  29. 29.  Polyhedral : wing ini merupakan gabungan dari gullwing dan dihedral dimana lekukan dari gullwing diubah menjadi dihedral sehingga wing tip menjadi semakin melengkung keatas.
  30. 30. 1. 2. 3. 4. 5.1. Gullwing 3. Dihedral 5. Polyhedral2. Inverted gullwing 4. Anhedral
  31. 31.  http://en.wikipedia.org/wiki/Fuselage http://www.nordian.no/pdf/jaa_airframe_syste ms_demo.pdf http://en.wikipedia.org/wiki/Empennage http://en.wikipedia.org/wiki/Fixed-wing_aircraft http://rizkyakbarnugroho.blogspot.com/2011/0 9/jenis-pesawat-terbang-menurut-letak.html http://rizkyakbarnugroho.blogspot.com/2011/0 9/jenis-pesawat-terbang-menurut-bentuk.html http://en.wikipedia.org/wiki/Gull_wing http://en.wikipedia.org/wiki/Dihedral_%28aircr aft%29

×