Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Dra. LAELASARI
Tiga sasaran dasar dari perawatan pesawat  udara adalah :1. Mengupayakan keselamatan penerbangan  semaksimal mungkin artin...
2. Mengoptimalkan ketersediaan pesawat  udara artinya keberadaan maintenance  mampu memenuhi persyaratan keselamatan  dan ...
3. Mengupayakan biaya perawatan (maintenance   cost) serendah mungkin. Biaya perawatan   antara lain meliputi pengadaan fa...
   Setiap organisasi yang mengoperasikan pesawat    udara untukpengangkutan penumpang atau    kargo memiliki tanggung jaw...
   Semua pekerjaan maintenance dan modification    pada pesawat udara, komponen-komponen dan    perlengkapan pesawat udar...
   Manual harus memuat informasi sebagai berikut    1. Approved Aircraft Specification    2. Prosedur inspeksi dan perawa...
•   Airline/operator memiliki tanggung jawab untuk    melaksanakan maintennace pd pesawat udara yang    dioperasionalkanny...
 Maintenance pesawat udara diklasifikasikan :1.  Menurut tempat pelaksanaan :    a. Line maintenance    b. Base maintenan...
1. Line Maintenance   Line maintenance dilaksanakan di line station atau   flight line of an airlines base station, jenis ...
2. Base Maintenance  Base maintenance dilaksanakan di aorline’s  base maintenance. Sifatnya adalah Fixed  Oriented karena ...
1.   Minor Maintenance     merupakan pekerjaan perawatan yang     memerlukan aircraft down time kurang dari     24 jam. Pe...
2. Major or Heavy Maintenance  adalah semua pekerjaan yang memerlukan  aircraft down time lebih dari 24 jam .  Pekerjaan i...
-   Struktur atau sistem pesawat terdiri dari sejumlah part,    component atau assembly-   Setiap partmemiliki kemampuan u...
1.   Hard Time maintenance     yaitu proses preventive maintenance agar     suatu part, component, assembly tidak     meng...
2. On Condition Maintenance  adalah proses preventive maintenance yang  dilakukan pada unit-unit, sistem-sistem atau  bagi...
3. Condition Monitoring Maintenance   Condition monitoring digunakan pada parts atau   sistem yang tidak memerlukan preven...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×
Upcoming SlideShare
Manajemen perawatan fasilitas total productive maintenance
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

1

Share

Download to read offline

Sasaran dan tanggung jawab maintenance (2007)

Download to read offline

dibuat oleh guru SMKN 29 jakarta

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Sasaran dan tanggung jawab maintenance (2007)

  1. 1. Dra. LAELASARI
  2. 2. Tiga sasaran dasar dari perawatan pesawat udara adalah :1. Mengupayakan keselamatan penerbangan semaksimal mungkin artinya perawatan mamapu menjamin bahwa setiap bagian atau perlengkapan memiliki tingkat performansi yang tinggi dengan demikian keselamatan penerbangan akan terjamin
  3. 3. 2. Mengoptimalkan ketersediaan pesawat udara artinya keberadaan maintenance mampu memenuhi persyaratan keselamatan dan mencegah terjadinya kerusakan- kerusakan. Dengan demikian akan semakin banyak pesawat yang siap untuk diterbangkan . Pesawat dapat dioperasikan secara optimal (efisiensi jam terbang) sehingga memberikan keuntungan.
  4. 4. 3. Mengupayakan biaya perawatan (maintenance cost) serendah mungkin. Biaya perawatan antara lain meliputi pengadaan fasilitas, material, komponen-komponen dan sumber daya manusia diupayakan seefisien mungkinCatatan :Setiap orang yang berhubungan dengan maintenance baik sebagai supervisor, manager, engineer, mechanic dan lain-lain hendaknya peduli mengupayakan ketercapaian ketiga sasaran tersebut.
  5. 5.  Setiap organisasi yang mengoperasikan pesawat udara untukpengangkutan penumpang atau kargo memiliki tanggung jawab utama untuk merawat pesawatnya dalam keadaan aman dan laik udara (safe and airworthy) Terlepas apakah maintenance itu dilakukan oleh organisasi itu sendiri atau dikontrakkan ke organisasi lain maka penanggung jawab utama dari kelaikan udara adalah OPERATOR yang mengoperasikannya
  6. 6.  Semua pekerjaan maintenance dan modification pada pesawat udara, komponen-komponen dan perlengkapan pesawat udara hendaknya dilaksanakan, disahkan (disertifikasi) dan dicatat sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam CASR Operator hendaknya memiliki buku pedoman perawatan (maintenance manual yang dapat dipergunakan sebagai pedoman/guide bagi setiap personil yang berkaitan dengan pelaksanaan perawatan pesawat udara
  7. 7.  Manual harus memuat informasi sebagai berikut 1. Approved Aircraft Specification 2. Prosedur inspeksi dan perawatan yang berlaku untuk pesawat yang dioperasikan 3. Tanggung jawab personil inspeksi dan perawatan 4. Daftar organisasi /kontraktor yang di kontrak untuk melakukan pekerjaan tertentu yang tidak diizinkan dikerjakan sendiri oleh operator
  8. 8. • Airline/operator memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan maintennace pd pesawat udara yang dioperasionalkannya sesuai dengan persyaratan kelaikan udara.• Agar pelaksanaan maintenance teratur, maka operator harus memiliki AIRCRAFT MAINTENANCE SPECIFICATION dan menyusun maintenance program• Maintenance program berbeda antara airline yang satu dengan yang lainnya. Airline mengembangkan maintenance program disesuaikan dengan sifat operasi, komersial dan persyaratan teknis, peraturan pemerintah, struktur route, man power dan fasilitas .
  9. 9.  Maintenance pesawat udara diklasifikasikan :1. Menurut tempat pelaksanaan : a. Line maintenance b. Base maintenance2. Menurur jumlah waktu untuk perawatan a. minor maintenance b. major maintenance3. Menurut Konsep/proses maintenance a. Hard Time b. On condition c. Condition maintenance
  10. 10. 1. Line Maintenance Line maintenance dilaksanakan di line station atau flight line of an airlines base station, jenis pekerjaannya terdiri dari routine task dengan low interval dan non routine task. Routine task meliputi servicing, cleaning, refueling dan inspeksi-inspeksi ringan Non Routine seperti penggantian komponen sampai penggantian engineo Sifat pekerjaannya DEPARTURE ORIENTED artinya mengutamakan keberangkatan pesawat terutama menuju base dengan mengingat keterbatasan waktu, man power dan fasilitas pada line station
  11. 11. 2. Base Maintenance Base maintenance dilaksanakan di aorline’s base maintenance. Sifatnya adalah Fixed Oriented karena memiliki manpower dan fasilitas yang memadai sehingga mampu melaksanakan semua macam pekerjaan perawatan
  12. 12. 1. Minor Maintenance merupakan pekerjaan perawatan yang memerlukan aircraft down time kurang dari 24 jam. Pekerjaan yang dilakukan mencakup pekerjaan rutin seperti pre flight check sampai “B” check work packages serta pekerjaan tidak rutin lainnya seperti perbaikan ringan. Pelaksanaan pekerjaan di line station atau maintenance base
  13. 13. 2. Major or Heavy Maintenance adalah semua pekerjaan yang memerlukan aircraft down time lebih dari 24 jam . Pekerjaan ini meliputi structural inspection and repair, overhaul, cabin refurbishment, paint removal dll. Pelaksanaannya di maintenance base
  14. 14. - Struktur atau sistem pesawat terdiri dari sejumlah part, component atau assembly- Setiap partmemiliki kemampuan untuk menahan beban berbeda, begitu juga dengan material dan proses pembuatannya juga bervariasi.- Ketahanan suatu part untuk menanggung beban atau stress yang terjadi sangat berkaitan erat dengan waktu atau umur- Contoh part yg menerima beban berulang-ulang akan mengalami fatique atau dua part yang bergerak dan saling bergesekan lama kelamaan akan menjadi aus (wearout)- Part yang telah digunakan sekian lama akan mengalami kerusakan. Kemungkinan kerusakan semakin tinggi setelah mencapai umur tertentu, meski tidak semua part akan mengalami kerusakan pada umur yang sama.- Ketahanan terhadap failure perlu ditingkatkan /dikembalikan pada umur/waktu tertentu.
  15. 15. 1. Hard Time maintenance yaitu proses preventive maintenance agar suatu part, component, assembly tidak mengalami failure dan mengganggu keselamatan dengan cara diganti atau di overhaul pada interval waktu tertentu
  16. 16. 2. On Condition Maintenance adalah proses preventive maintenance yang dilakukan pada unit-unit, sistem-sistem atau bagian dari struktur yang kondisinya dapat ditentukan melalui pemeriksaan (inspection) atau mengetesan secara berulang-ulang pada interval waktu tertentu. Interval waktu pemeriksaan mula-mula pendek dan kemudian semakin bertambah bila telah ada service experience
  17. 17. 3. Condition Monitoring Maintenance Condition monitoring digunakan pada parts atau sistem yang tidak memerlukan preventive maintenance, dalam proses ini kerusakan / malfunction diizinkan terjadi. Bila terjadi kelainan-kelainan dalm operasi atau penurunan performance yang diketahui dari hasil monitoring maka akan dilakukan pekerjaan tertentu. Dari hasil monitoring ini akan dianalisis untuk menentukan langkah-langkah timdakan yang tetap misalnya penyetelan, perbaikan atau pergantian.
  • ramsessihotang9

    Sep. 17, 2014

dibuat oleh guru SMKN 29 jakarta

Views

Total views

7,605

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

1

Actions

Downloads

108

Shares

0

Comments

0

Likes

1

×