Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Presentasi seminar proposal

211,340 views

Published on

seminarr den

Published in: Education
  • Dating direct: ❤❤❤ http://bit.ly/2Qu6Caa ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating for everyone is here: ❶❶❶ http://bit.ly/2Qu6Caa ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ❶❶❶ http://bit.ly/33tKWiU ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/33tKWiU ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • ijin download ya mba'...thk
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Presentasi seminar proposal

  1. 1. SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI DEDET MEILYENDRI 13781/2009 Pembimbing : 1.Dra. Hj. Nelda Azhar, M.pd 2.Drs. H. Sukaya
  2. 2. KONTRIBUSI PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SALAH SATU SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENGGUNAAN ALAT UKUR ELEKTRONIKA KELAS X TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 1 KEC. GUGUAK KAB. 50 KOTA OLEH : MISWARDI 2009 / 13765 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2009
  3. 3. A. Latar Belakang  Di SMKN 1 Kec. Guguak, terlihat bahwa hasil belajar siswa masih ada sebagian siswa yang mendapat nilai dibawah KKM yaitu < 70. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 1 berikut:
  4. 4.  Adanya hasil belajar siswa yang masih belum mencapai batas KKM diduga disebabkan karena oleh faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Slameto (2010: 54) mengatakan bahwa: “Faktor yang mempengaruhi hasil belajar digolongkan menjadi dua golongan saja, yaitu faktor intern dan faktor ekstern”. Faktor intern yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu yang sedang belajar diantaranya kemampuan, bakat, minat, kreativitas, persepsi, motivasi, dan kebiasaan belajar. Faktor ekstern adalah faktor yang berada di luar individu yang sedang belajar yaitu berupa disiplin, lingkungan belajar, sosial budaya dan politik, dan interaksi guru siswa”.  Dari sekian banyak faktor tersebut diduga faktor motivasi berprestasi dan lingkungan belajar yang lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
  5. 5. B. Identifikasi Masalah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Masih belum maksimalnya hasil belajar siswa di sekolah, dibuktikan dengan masih adanya beberapa orang siswa yang belum mencapai batas KKM sebanyak 28 orang (34,15%) mendapatkan nilai dibawah batas KKM (<75), dan 54 orang (65,85%) mendapatkan hasil belajar sama atau diatas KKM (≥75). Masih rendahnya motivasi untuk berprestasi siswa kelas X SMKN 5 Padang dalam mengikuti pelajaran mata diklat Teknik Perakitan Elektronika. Lingkungan belajar siswa di SMKN 5 Padang baik di sekolah, rumah dan masyarakat masih kurang mendukung terhadap pencapaian prestasi belajarnya. Masih ada siswa yang tidak memperhatikan dan tidak mencatat penjelasan guru saat menjelaskan pelajaran. Masih ada siswa yang tidak mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Siswa cenderung diam dan tidak mengajukan pertanyaan apabila ada hal yang tidak dimengerti. Kurangnya tanggapan atau komentar yang diberikan siswa mengenai pelajaran yang telah diajarkan. Siswa cendrung menunggu perintah dari guru untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan.
  6. 6. C. Batasan Masalah 1. Kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 2. Kontribusi lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 3. Kontribusi motivasi berprestasi dan lingkungan belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang.
  7. 7. D. Perumusan Masalah 1. Seberapa besar kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang? 2. Seberapa besar kontribusi lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang? 3. Seberapa besar kontribusi motivasi berprestasi dan lingkungan belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang?
  8. 8. E. Tujuan Penelitian 1. Mengungkapkan besarnya kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 2. Mengungkapkan besarnya kontribusi lingkungan belajar terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 3. Mengungkapkan besarnya kontribusi motivasi berprestasi dan lingkungan belajar secara bersamasama terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang.
  9. 9. F. Manfaat Penelitian 1. Bagi peneliti Hendaknya dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi pelaksanaan penelitian-penelitian yang relevan di masa mendatang. 2. Bagi Sekolah (SMK Negeri 5 Padang) Hendaknya dapat dijadikan informasi dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya mata diklat Teknik Perakitan Elektronika.
  10. 10. A. Hasil Belajar     menurut Slameto (2010: 2) “Hasil belajar merupakan hasil pengalaman individu setelah melakukan interaksi dengan lingkungannya sebagai suatu proses dalam memperoleh suatu perubahan tingkah laku”. menurut Hamalik (2011: 30) “Bukti bahwa seseorang telah belajar ialah terjadinya perubahan tingkah laku pada orang tersebut, misalnya dari tidak tahu menjadi tahu dan dari tidak mengerti menjadi mengerti”. Bloom dalam Hamzah (2009: 211) “Mengkategorikan hasil belajar pada tiga ranah atau kawasan, yaitu Kognitif, Afektif dan Psikomotor”. Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa berupa kemampuan kognitif, afektif, psikomotor, serta perubahan tingkah laku setelah melakukan proses pengalaman belajar, yang diukur dengan melakukan evaluasi berupa nilai pada akhir pembelajaran yaitu pada akhir semester. Nilai inilah yang nantinya sebagai penentu bagi seorang guru, apakah siswa tersebut dapat memahami pelajaran tersebut atau tidak.
  11. 11. B. Motivasi Berprestasi     Djaali (2009: 110) menyatakan bahwa “Motivasi berprestasi merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan dalam belajar, besar kecilnya pengaruh tersebut tergantung intensitasnya”. McClelland dalan Hamzah (2012: 47) “Menekankan pentingnya kebutuhan berprestasi, karena orang yang berhasil dalam bisnis dan industri adalah orang yang berhasil menyelesaikan segala sesuatu, ia menandai tiga motivasi utama yaitu penggabungan, kekuatan dan prestasi”. menurut Heckhausen (dalam Djaali, 2009: 103) menyatakan “Motivasi berprestai adalah suatu dorongan yang terdapat dalam diri individu yang selalu berusaha atau berjuang untuk meningkatkan atau memelihara kemampuannya setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan”. Dari berbagai pendapat para ahli diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dikatakan motivasi berprestasi adalah suatu keinginan untuk berhasil, meraih sukses dan menjadi yang terbaik dengan bekerja sebaik mungkin dengan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai sebuah standar keunggulan dan mencurahkan usaha untuk mengungguli.
  12. 12. C. Lingkungan Belajar     Dalyono (2010: 130) menyatakan bahwa “Lingkungan sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, dimana lingkungan adalah keluarga yang mengasuh dan membesarkan anak, sekolah tempat mendidik, masyarakat tempat anak bergaul juga bermain sehari-hari dan keadaan alam sekitar dengan iklim, flora dan faunanya”. Menurut Syafril (2012: 81) “Lingkungan (environment) adalah semua kondisi dalam dunia ini yang dengan cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita, pertumbuhan, perkembangan atau life processes kita” Menurut Slameto (2010: 60) “Lingkungan pendidikan atau lingkungan belajar dibedakan menjadi 3 golongan, antara lain: lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat”. Dari berbagai pendapat para ahli di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Lingkungan belajar adalah sesuatu yang ada di alam sekitar yang meyediakan stimulus terhadap proses belajar mengajar individu, lingkungan tersebut adalah lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Lingkungan belajar mendukung dan berperan besar dalam keberhasilan belajar anak didik. Demikian besarnya pengaruh ketiga lingkungan ini terhadap perkembangan seseorang, sehingga ketiganya disebut sebagai tiga pusat pendidikan.
  13. 13. D. Penelitian yang Relevan 1. Hendri Kurniawan (2009) dengan judul: Kontribusi Motivasi Berprestasi Dan Disiplin Terhadap Hasil Praktek Las Dasar Siswa Jurusan Teknik Otomotif SMK Negeri 8 Padang. Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa motivasi berprestasi memiliki kontribusi terhadap hasil belajar sebesar 16,08%. 2. Silfia Desfitra (2012) dengan judul: Kontribusi Kreativitas Siswa Dan Lingkungan Pendidikan Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Kkpi Siswa Kelas X Multimedia SMK Negeri 1 Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2011/2012. Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa lingkungan pendidikan memberikan kontribusi sebesar 28,19 % terhadap hasil belajar.
  14. 14. E. Kerangka Konseptual
  15. 15. F. Hipotesis Penelitian Berdasarkan kajian teori dan kerangka konseptual diatas, maka dapat dirumuskan hipotesis dalam penelitian ini yaitu: 1. Terdapat kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 2. Terdapat kontribusi lingkungan belajar terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang. 3. Terdapat kontribusi motivasi berprestasi dan lingkungan belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang.
  16. 16. A. Jenis Penelitian  Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasional. Menurut Arikunto (2010: 313) “Deskriptif korelasional merupakan suatu penelitian yang dirancang untuk menentukan tingkat hubungan variabel-variabel yang berbeda dalam suatu populasi”.  Metode penelitian : Kuantitatif
  17. 17. B. Populasi dan Sampel  Arikunto (2010: 173) menyatakan bahwa “Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang pada mata diklat Teknik Perakitan Elektronika yaitu 82 responden  Menurut Arikunto (2010: 174) menjelaskan bahwa ”Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti”. Banyak Sampel dalam penelitian ini yaitu 45 responden sisa responden untuk uji coba instrumen tapi masih dalam populasi.  Teknik pengambilan sampel simple random sampling
  18. 18. C. Variabel Penelitian 1. Variabel Independen (bebas) menurut Sugiyono (2009: 61) “Variabel Bebas (X1) dan (X2) adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat”. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah Motivasi Berprestasi yang disimbolkan dengan X1 dan Lingkungan Belajar yang disimbolkan dengan X2. 2. Variabel Dependen (terikat) menurut Sugiyono (2009: 61) “Variabel Terikat (Y) merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas”. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah Hasil Belajar mata diklat Teknik Perakitan Elektronika siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika SMK Negeri 5 Padang.
  19. 19. D. JENIS, Sumber, Teknik, dan Alat Pengumpul Data Tabel 2. Jenis, Sumber, Teknik, dan Alat Pengumpul Data No Jenis 1 Motivasi berprestasi dan lingkungan belajar 2 Hasil belajar Sumber Teknik Alat Pengumpul Data Siswa Angket Lembaran jawaban angket Dokumenter Format Lembaran format
  20. 20. E. Instrumen Penelitian  Menurut Sugiyono (2009: 148) “Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati”. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket yang disusun menurut model skala likert. Menurut Riduwan (2008: 87) ”skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial.  Model skala likert jawabannya terdiri dari lima skala Dengan penetapan skor penilaian dari lima sampai satu yakni sangat sering (SS), sering (SR), kadang-kadang (KD), jarang (JR), tidak pernah (TP) setiap butir dalam kuisioner diberi skor dari angka 5-4-3-2-1 bila pernyataan dalam angket bersifat positif, dan pernyataan bersifat negatif masing-masing butir memiliki skor dari 1-2-3-4-5.
  21. 21. F. Uji Coba Instrumen 1. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat ke validan atau kesahihan suatu instrumen. Rumus yang digunakan adalah rumus Pearson Product Moment 2. Reliabilitas Digunakan untuk mengetahui konsisten alat ukur. Rumus yang digunakan adalah rumus Alpha
  22. 22. G. Teknik Analisa Data 1. Deskriptif Data : dilakukan untuk menggambarkan data hasil 2. a. b. c. 3. a. b. c. belajar, menggunakan statistika deskriptif Uji Persyaratan Analisis Uji Normalitas, rumus dipakai Liliefors. Uji Homogenitas, rumus dipakai uji F Uji Linearitas, rumus dipakai Fhitung. Uji Korelasi Uji Korelasi Sederhana Uji Korelasi Ganda Uji Koefisien Kontribusi

×