Cbis sim-sia

785 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
785
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
176
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Cbis sim-sia

  1. 1. SISTEM INFORMASI Dosen : Nahot Frastian, S.Kom PROGRAM STUDI : TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI SISTEM INFORMASI Sistem Informasi
  2. 2. Sistem Informasi Berbasis Komputer Tugas-tugas yang dilakukan oleh komputer disebut dengan aplikasi Pada awalnya aplikasi komputer adalah pengolahan data Sistem pengolahan data pada perusahaan terdiri dari beberapa subsistem antara lain subsistem penggajian/payroll dan subsistem persediaan/stock Aplikasi-aplikasi tersebut dikenal dengan sistem informasi akutansi (SIA)
  3. 3. Model SIA Manajemen Lingkungan Lingkungan SIA Perangkat Lunak Pengolahan Data Database Input Sumber daya Fisik Output Sumber daya Fisik Mengubah
  4. 4. Tugas SIA <ul><li>Pengumpulan data. </li></ul><ul><li>Saat perusahaan menyediakan produk dan jasa pada lingkungan, tiap tindakan dijelaskan oleh sa tu catatan data.Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan, maka disebut transaksi , kare na itu timbullah istilah pengolahan transaksi . </li></ul><ul><li>Sistem pengolahan megumpulkan data yang me njelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan traksaksi lingkungan perusahaan </li></ul>
  5. 5. Tugas SIA <ul><li>Manipulasi data. </li></ul><ul><li>Data perlu dimanipulasi/ diolah untuk menghasil kan informasi. Manipulasi meliputi : </li></ul><ul><li>a. Pengklasifikasian  kode-kode </li></ul><ul><li>b. Penyortiran  urut kode </li></ul><ul><li>c. Penghitungan  perhitungan aritmatika dan logi ka </li></ul><ul><li>d. Pengikhtisaran  disarikan dalam total, subto tal, rata-rata, dst </li></ul>
  6. 6. Tugas SIA <ul><li>Penyimpanan Data . </li></ul><ul><li>Tiap transaksi dijelaskan oleh beberapa ele men data. Ada ribuan traksaksi dan perlu di simpan dalam penyimpan sekunder berupa file-file. File-file tersebut diintegrasikan me njadi suatu sistem database  sebagian besar data dalam databaseadalah data akutansi </li></ul>
  7. 7. Tugas SIA <ul><li>4. Penyiapan Dokumen. </li></ul><ul><li>SIA menghasilkan output untuk perorangan dsn organisasi baik di dalam maupun di luar perusahaan. Pemicu output tersebut adalah : </li></ul><ul><li>a. Oleh suatu tindakan. Output dihasilkan jika terjadi suatu kejadian </li></ul><ul><li>b. Oleh jadwal waktu. Output dihasilkan pa da suatu saat tertentu </li></ul>
  8. 8. Tugas SIA <ul><li>Karakteristik pembeda antara SIA dengan CBIS yang lain, yaitu : </li></ul><ul><li>SIA : </li></ul><ul><li>1. Melaksanakan tugas yang diperlukan  sua </li></ul><ul><li>tu keharusan. </li></ul><ul><li>2. Berpegang pada sustu prosedur yang baku </li></ul><ul><li>3. Menangani data yang rinci/detail </li></ul><ul><li>4. Menyediakan informasi pemecahan masalah </li></ul><ul><li>yang minimal </li></ul>
  9. 9. Diagram Kontek dari Sistem Distribusi Sistem Distribusi Pelanggan Pemasok Manajemen Gudang
  10. 10. Sistem Informasi Manajemen <ul><li>Definisi SIM : Suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dg kebutuhan yang serupa. </li></ul><ul><li>Model SIM : (lihat gambar slide berikut). Database berisi data yang dikumpulkan oleh SIA. Data dan informasi diisikan dari lingkungan. Database diguna kan oleh program yang menghasilkan laporan peri odik dan laporan khusus, selain itu digunakan juga oleh model matematika yg menghasilkan beragam aspek operasi perusahaan </li></ul><ul><li>Output SIM digunakan oleh penanggungjawab pe mecah masalah dalam perusahaan </li></ul><ul><li>SIM tidak harus memberikan informasi pada ling kungan seperti halnya SIA. </li></ul>
  11. 11. MODEL SIM Lingkungan Lingkungan Pemecah masalah Organisasi SIM Database Perngk Lunak Penulisan Laporan Model Matematika
  12. 12. Konsep Subsistem Informasi Organisasi <ul><li>Konsep subsistem organisasi diawali dng pengala man pengetrapan SIM yang mencakup seluruh peru sahaan, sehingga manajer-manajer di area-area ter tentu mulai juga mengetrapkan konsep tersebut se suai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Munculah sistem-sistem informasi fungsional, atau subset-subset daripada SIM yang disesuaikan dng kebutuhan masing-masing. Yang pertama menge trapkan konsep ini adalah sub sistem pemasaran </li></ul><ul><li>Area manufaktur menerima pengolahan komputer dan teknologi tersebut baik untuk sistem konseptual maupun sistem fisiknya (menggunakan robot-robot untuk berproduksi) </li></ul>
  13. 13. MRP dan CIM <ul><li>Istilah yang dipakai dalam area manufaktur adalah MRP (Material Requirements Planning) dan CIM (Computer Integrated Manufacturing) yang dijadi kan satu dibawah Sistem informasi manufaktur. </li></ul><ul><li>Area yang tetap menggunakan istilah Sistem Infor masi adalah area SDM yang disebut dng Sistem Informasi SDM ( Human Resources Information System) dan juga yang menggunakan istilah Sis tem Manajemen SDM ( Human Resources Manage ment System/HRMS) </li></ul><ul><li>Yang mulai muncul adalah Executive Information Syatem (EIS) (lihat slide berikut) </li></ul>
  14. 14. Sistem Informasi Organisasi SUBSISTEM EKSEKUTIV SUBSISTEM FUNGSIONAL SIS TEM INFO RMASI ORGA NI SASI KOMPOSISI DARIPADA SUATU SISTEM ORGANISASI SISTEM INFORMASI EKSEKUTIV SISTEM INFOR MASI PEMA SARAN SISTEM INFOR MASI MANU FAKTUR SISTEM INFOR MASI KEU ANGAN SISTEM INFOR MASI sdm Sistem Informasi Sumber daya Informasi
  15. 15. ERP <ul><li>ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan istilah yang populer untuk Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS) </li></ul><ul><li>ERP berupa perangkat lunak sebagai hasil evolusi daripada Sistem Informasi Perusahaan yang diawali dari MRP ( Material Requirement Planning) dan dilanjtkan dengan MRP II dan seterusnya ERP </li></ul>
  16. 16. Perangkat Lunak Penulis Laporan <ul><li>Terdapat dua PL penulis laporan : </li></ul><ul><li>Penulis Laporan : Laporan Periodik dan </li></ul><ul><li>Laporan khusus </li></ul><ul><li>2. Pembuatan model Matematika </li></ul><ul><li>3. Laporan yang disisipkan adalah Manage - </li></ul><ul><li>ment by exception yaitu : </li></ul><ul><li>a. Menyiapkan laporan jika terjadi perkecua </li></ul><ul><li>lian </li></ul><ul><li>b. Mengunakan urutan laporan dengan me </li></ul><ul><li>nunjuk yang perkecualian </li></ul><ul><li>c. Mengelompokan perkecualian jadi satu </li></ul><ul><li>d. Menggunakan varian dari normal </li></ul>
  17. 17. DSS <ul><li>DSS singkatan dari Decision Support System atau disebut juga SPK (Sistem Pendukung Keputusan) </li></ul><ul><li>Konsep ini didasari pada model pengambilan keputusan oleh Simon. Terdapat 4 tahap dalam pengambilan keutusan yaitu : Kegitana intelejen, Kegiatan merancang, Kegiatan memilih, dan kegiatan menelaah. </li></ul><ul><li>Model DSS seperti slide berikut </li></ul>
  18. 18. Model DSS Database Model Matematika Prkt Lunak Penulisan Laporan Prkt lunak GDSS Pemecah Masalah perorangan Para anggo ta kelompok yang lain Lingkungan Lingkungan DSS Inf Kom Data
  19. 19. Jenis Keputusan Menurut Simon : Keputusan Terprogram Keputusan Tak Terprogram Semi Terstruktur *Berulang dan rutin *Ada prosedur , keputusan *Tidak sbg sesuatu yang baru <ul><li>*Baru </li></ul><ul><li>*Tak terstruktur </li></ul><ul><li>Tidak ada metode </li></ul><ul><li>yang pasti, belum </li></ul><ul><li>pernah </li></ul><ul><li>ada sebelumnya </li></ul><ul><li>*Struktur rumit </li></ul><ul><li>Atau tak ada </li></ul>
  20. 20. Model Simon <ul><li>Tahap-Tahap Pengambilan Keputusan Menurut </li></ul><ul><li>Simon : </li></ul><ul><li>Kegiatan Intelejen : Mengamati lingkungan mencari </li></ul><ul><li>kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki </li></ul><ul><li>Kegiatan Merancang : Menemukan, mengembang </li></ul><ul><li>kan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan </li></ul><ul><li>yang mungkin </li></ul><ul><li>3. Kegiatan Memilih : Memilih satu rangkaian tindakan </li></ul><ul><li>tertentu dari beberapa yang tersedia </li></ul><ul><li>4. Kegiatan Menelaah : Menilai pilihan-pilihan yang </li></ul><ul><li>lalu </li></ul>
  21. 21. Penggagas DSS DSS diciptakan oleh : G. Anthony Gorry dan Michael S. Scott Morton tahun 1971 Pengendalian Operasional Pengendalian Manajemen Pengendalian Strategis Terstruktur Semi Terstruktur Tidak Terstruktur Piutang Dagang Analisis Anggaran biaya rekayasa Pengaturan armada Sistem PERT/COST Penjualan dan produksi Perencanaan Litbang Analisis Varian Anggaran Keseluruhan Penyiapan Anggran Penggabungan Usaha Dan Akuisisi Perencanaan Produk Baru Penjadalan Produksi Manajemen Kas Peramalan Jangka pendek Entry Pesanan Pengendalian persediaan Lokasi Gudang dan Pabrik Tkt Man Struk Maslh
  22. 22. Jenis-kenis DSS menurut Alter Makin Rendah Tingkat Kerumitan Sistem Pemecahan masalah Makin Tinggi ME NGAM BIL ELE MEN - ELE MEN IN FOR MASI ME NGAN ALISIS SELU RUH FILE ME NYI AP KAN LA POR AN DAN BER BA GAI FILE MEM PERKI RA KAN AKI BAT KEPU TUSAN ME NGU SUL KAN KEPU TUSAN MEM BUAT KEPU TUS AN
  23. 23. Perintis Lain <ul><li>Perintis yang lain dari[ada DSS adalah : </li></ul><ul><li>Peter G.W. Keen </li></ul><ul><li>yang bekerja sama dengan Scott Morton meperoleh : </li></ul><ul><li>Bahwa DSS haruslah : </li></ul><ul><li>Membantu Manajer membuat keputusan untuk </li></ul><ul><li>memecahkan semi struktur. </li></ul><ul><li>Mendukung penilaian manajer bukan mencoba me </li></ul><ul><li>nggantikannya </li></ul><ul><li>Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan </li></ul><ul><li>manajer dariada efisiensinya </li></ul><ul><li>Jadi tujuan tersebut berhubungan dengan 3 (tiga) </li></ul><ul><li>Prinsip dasar daripada konsep DSS : </li></ul><ul><li>Struktur masalah, 2. Dukungan keputusan dan </li></ul><ul><li>3.efektivitas keputusan </li></ul>
  24. 24. DSS Berfokus pada masalah semistruktur Solusi Manajer + Manajer DSS Solusi Kompu ter Solusi Manajer Terstruktur Semi-terstruktur Tidak-terstruktur Tingkat struktur masalah
  25. 25. Penerapan Groupware Tunjuk Pemimpin Groupware Pilih Proyek Percontohan Definisikan Masalah Pilih Groupware Budaya Perusahaan Politik Perusahaan Tantangan Individual
  26. 26. MDL OA Lingkungan Pemecah Masalah Pemecah Masalah Lain Aplikasi Otomasi Kantor Non-komp Aplikasi Otomasi Kantor basis-komp Database OAS Input Sumber daya Fisik Output Sumber daya Fisik Mengubah Perusahaan Inf Kom
  27. 27. Sistem Pengolah Kata Keyboard Tampilan CRT Komputer Dokumen Terketik Penyimpanan Dokumen Sekr/Manajer
  28. 28. Sistem Surat Elektronik Pemasukkan Surat Tampilan Surat Komputer Penyimpanan Surat Pemasukkan Surat Tampilan Surat Pemasukkan Surat Tampilan Surat User 1 User 2 User n
  29. 29. Sistem Voice Mail Komputer Penyimpanan SEkunder Sekr/Manajer Alat pengkode Dan pengurai Kode pesan User 1 User 2
  30. 30. Sistem Kalender Elektronik Pemasukkan Kalender Tampilan Kalender Komputer Penyimpanan Kalender Sekr/Manajer Pemasukkan Kalender Tampilan Kalender Pemasukkan Kalender Tampilan Kalender User 1 User 2 User n
  31. 31. Area Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan Bahasa Alamiah Belajar Sistem Pakar Jaringan Syaraf Perangkat Keras AI Sistem Persepsi (Penglihatan/ Pendengan Robotik
  32. 32. Model Sistem Pakar Expert And Knowledge organizer Development Engine Knowledge base Inference Engine User Interface Pemakai Instruksi Solusi dan Pengeta Dan Informasi Penjelasan huan Problem Domain Sistem Pakar
  33. 33. Model Sistem Pakar Expert and Knowledge engineer Know ledge Base Inference Engine Develop ment Engine Use Interface User Pengetahuan Instr/Inf Solusi/Penjelasan Sist Pakar Problem Domain
  34. 34. Protyping disatukan dalam Pengembangan Sistem Pakar Mempelajari domain masalah Mendefinisikan masalah Menentukan perangkat aturan Menguji sistem prototype Mengkonstruksi interface Melakukan pengujian pemakai Menggunakan sistem Menguji Sistem Aturan 1 : Aturan 2 : : Aturan 3 : : Aturan 4 : : Aturan 5 : : Aturan 8 : : Aturan 6 : : Aturan 7 : :
  35. 35. SISTEM INFORMASI Dosen : Nahot Frastian, S.Kom PROGRAM STUDI : TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI TERIMA KASIH Sistem Informasi

×