DISUSUN OLEH: Nadya Nur A Siti Jenabiah SMAN 1 PANGALENGAN Kelas: XII A 3
DAFTAR ISI <ul><li>PENJELASAN GAS MULIA  </li></ul><ul><li>SIFAT – SIFAT FISIS GAS MULIA  </li></ul><ul><li>SIFAT-SIFAT KI...
GAS MULIA <ul><li>Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA (18) dalam tabel periodik. Disebut mulia karena unsur-unsur ...
SIFAT FISIS Kembali Daftar Isi Selanjutnya SIFAT He Ne Ar Kr Xe Rn NO. ATOM 2 10 18 36 54 86 ELEKTRON VALENSI 2 8 8 8 8 8 ...
SIFAT FISIS <ul><li>Gas mulia memilki gaya tarik-menarik antarmolekul yang lemah, sehingga memiliki titik leleh dan titik ...
SIFAT FISIS Atom gas mulia, makin bertambah jari-jarinya dari satu periode ke periode selanjutnya bersamaan dengan bertamb...
Sifat periodik unsur gas mulia Kembali Daftar Isi Selanjutnya Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron He 2 1s 2 Ne 10 [He] 2...
SIFAT KIMIA <ul><li>Gas mulia memiliki karakteristik: </li></ul><ul><li>Tidak berwarna </li></ul><ul><li>Tidak berbau </li...
SIFAT KIMIA <ul><li>Sesuai dengan jari-jari atom, kereaktifan gas mulia bertambah besar. Hal ini disebabkan daya tarik int...
UNSUR-UNSUR GOL. VIIIA <ul><li>Helium </li></ul><ul><li>Neon </li></ul><ul><li>Argon </li></ul><ul><li>Kripton </li></ul><...
HELIUM <ul><li>Helium (He) adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, monato...
NEON <ul><li>Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk ...
ARGON <ul><li>Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Gas mulia ke-3, di ...
KRIPTON <ul><li>Kripton adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Kripton ...
XENON <ul><li>Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, t...
RADON <ul><li>Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga t...
PENGOLAHAN <ul><li>Helium bisa didapat dari hasil disintegrasi 88Rd (Radium). 88Rd ? 86Rn + 2He Ditemukan juga dari logam ...
PENGOLAHAN <ul><li>Argon diproduksi dengan metode destilasi udara cair, sebuah proses yang memisahkan nitrogen cair yang b...
KEGUNAAN  dan Bahaya Unsur Gas Mulia   <ul><li>Helium Helium merupakan gas yang ringan dan tidak mudah terbakar. Helium da...
KEGUNAAN  dan Bahaya Unsur Gas Mulia   <ul><li>Neon Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu neon. Neon digunakan jug...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Gas mulia

24,778 views

Published on

kelas XII A

Published in: Education
4 Comments
20 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
24,778
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
19
Actions
Shares
0
Downloads
2,133
Comments
4
Likes
20
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gas mulia

  1. 1. DISUSUN OLEH: Nadya Nur A Siti Jenabiah SMAN 1 PANGALENGAN Kelas: XII A 3
  2. 2. DAFTAR ISI <ul><li>PENJELASAN GAS MULIA </li></ul><ul><li>SIFAT – SIFAT FISIS GAS MULIA </li></ul><ul><li>SIFAT-SIFAT KIMIA GAS MULIA </li></ul><ul><li>UNSUR-UNSUR GOLONGAN VIIIA </li></ul><ul><li>HELIUM </li></ul><ul><li>NEON </li></ul><ul><li>ARGON </li></ul><ul><li>KRIPTON </li></ul><ul><li>XENON </li></ul><ul><li>RADON </li></ul><ul><li>PENGELOLAHAN </li></ul><ul><li>KEGUNAAN </li></ul>
  3. 3. GAS MULIA <ul><li>Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA (18) dalam tabel periodik. Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil. Tidak ditemukan satupun senyawa alami dari gas mulia. Menurut Lewis, kestabilan gas mulia tersebut disebabkan konfigurasi elektronnya yang terisi penuh, yaitu konfigurasi oktet (duplet untuk Helium). Kestabilan gas mulia dicerminkan oleh energi ionisasinya yang sangat besar, dan afinitas elektronnya yang sangat rendah. Para ahli zaman dahulu yakin bahwa unsur-unsur gas mulia benar-benar inert. Pendapat ini dipatahkan, setelah pada tahun 1962, Neil Bartlett, seorang ahli kimia dari Kanada berhasil membuat senyawa xenon, yaitu XePtF 6 . Sejak itu, berbagai senyawa gas mulia berhasil dibuat. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  4. 4. SIFAT FISIS Kembali Daftar Isi Selanjutnya SIFAT He Ne Ar Kr Xe Rn NO. ATOM 2 10 18 36 54 86 ELEKTRON VALENSI 2 8 8 8 8 8 JARI-JARI ATOM (Å) 0,50 0,65 0,95 1,10 1,30 1,45 TITIK LELEH (°C) -272,2 -248,6 -189,4 -157,2 -111,8 -71 TITIK DIDIH (°C) -268,9 -246,0 -185,9 -153,4 -108,1 -62 ENERGI IONISASI (kJ/mol) 2640 2080 1520 1350 1170 1040 AFINITAS ELEKTRON (kJ/mol) 21 29 35 39 41 41 DENSITAS (g/L) 0,178 0,900 1,78 3,73 5,89 9,73 KELARUTAN DALAM AIR PADA 20 °C (cm 3 /kg) 8,61 10,5 33,6 59,4 108,1 230
  5. 5. SIFAT FISIS <ul><li>Gas mulia memilki gaya tarik-menarik antarmolekul yang lemah, sehingga memiliki titik leleh dan titik didih yang rendah. Pada keadaan standar, gas mulia berupa gas monoatomik. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  6. 6. SIFAT FISIS Atom gas mulia, makin bertambah jari-jarinya dari satu periode ke periode selanjutnya bersamaan dengan bertambahnya jumlah elektron. Energi ionisasi gas mulia lebih besar dibandingkan dengan golongan lainnya. Energi ionisasi gas mulia berkurang sesuai dengan jari-jari atomnya Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  7. 7. Sifat periodik unsur gas mulia Kembali Daftar Isi Selanjutnya Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron He 2 1s 2 Ne 10 [He] 2s 2 2p 6 Ar 18 [Ne] 3s 2 3p6 Kr 36 [Ar] 4s2 3d10 4p6 Xe 54 [Kr] 5s2 4d10 5p6 Rn 86 [Xe] 6s2 5d10 6p6
  8. 8. SIFAT KIMIA <ul><li>Gas mulia memiliki karakteristik: </li></ul><ul><li>Tidak berwarna </li></ul><ul><li>Tidak berbau </li></ul><ul><li>Tidak berasa </li></ul><ul><li>Pada keadaan standar, gas mulia tidak dapat terbakar </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  9. 9. SIFAT KIMIA <ul><li>Sesuai dengan jari-jari atom, kereaktifan gas mulia bertambah besar. Hal ini disebabkan daya tarik inti terhadap elektron semakin berkurang. Sehingga elektron terluar semakin mudah ditarik oleh atom lain. Walaupun demikian, unsur gas mulia hanya dapat berikatan dengan unsur yang sangat elektronegatif, seperti fluorin dan oksigen. </li></ul><ul><li>Pada tahun 1962, Bartlett berhasil membuat senyawa stabil dari xenon, yaitu XePtF 6 , semenjak itu,istilah gas inert tidak sesuai lagi. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  10. 10. UNSUR-UNSUR GOL. VIIIA <ul><li>Helium </li></ul><ul><li>Neon </li></ul><ul><li>Argon </li></ul><ul><li>Kripton </li></ul><ul><li>Xenon </li></ul><ul><li>Radon </li></ul><ul><li>Ununoktium </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  11. 11. HELIUM <ul><li>Helium (He) adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, monatomik, dan merupakan unsur pertama pada seri gas mulia dalam tabel periodik dan memiliki nomor atom 2. Titik didih dan titik leburnya merupakan yang terendah dari unsur-unsur lain dan ia hanya ada dalam bentuk gas kecuali dalam kondisi &quot;ekstrem&quot;. Kondisi ekstrem juga diperlukan untuk menciptakan sedikit senyawa helium, yang semuanya tidak stabil pada suhu dan tekanan standar. Helium memiliki isotop stabil kedua yang langka yang disebut helium-3. Sifat dari cairan varitas helium-4; helium I dan helium II; penting bagi para periset yang mempelajari mekanika kuantum (khususnya dalam fenomena superfluiditas) dan bagi mereka yang mencari efek mendekati suhu nol absolut yang dimiliki benda (seperti superkonduktivitas). </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  12. 12. NEON <ul><li>Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  13. 13. ARGON <ul><li>Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Gas mulia ke-3, di periode 8, argon membentuk 1% dari atmosfer bumi. Argon padat digunakan untuk mempelajari senyawa yang tidak stabil. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  14. 14. KRIPTON <ul><li>Kripton adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Kripton digunakan dalam lampu yang menghasilkan temperatur warna yang tinggi dan lebih efisien dibanding lampu dari unsur lain. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  15. 15. XENON <ul><li>Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya. </li></ul><ul><li>Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom. </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  16. 16. RADON <ul><li>Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya </li></ul>Kembali Daftar Isi Selanjutnya
  17. 17. PENGOLAHAN <ul><li>Helium bisa didapat dari hasil disintegrasi 88Rd (Radium). 88Rd ? 86Rn + 2He Ditemukan juga dari logam Uranium. </li></ul><ul><li>Neon Menggunakan proses pemisahan udara (proses destilasi udara cair). Pada tahap awal, CO2 dan uap air dipisahkan terlebih dahulu. Kemudian udara diembunkan dengan memberikan tekanan 200 atm diikuti pendinginan cepat. Sebagian besar udara akan membentuk cair dengan kandungan Gas Mulia yang lebih banyak, yaitu 60% Gas Mulia (Ar, Kr, Xe) dan sisanya 30% O2 dan 10% N2. Sisa udara yang mengandung He dan Ne tidak mengembun karena titik didih kedua gas tersebut sangat rendah. Gas He dan Ne akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terionisasi (tidak mencair). </li></ul>Daftar Isi Kembali Selanjutnya
  18. 18. PENGOLAHAN <ul><li>Argon diproduksi dengan metode destilasi udara cair, sebuah proses yang memisahkan nitrogen cair yang bertitik didih 77,3 K dari Argon yang bertitik didih 87,3 K dan oksigen yang bertitik didih 90,2 K. </li></ul><ul><li>Kripton didapat dari hasil destilasi udara cair. Kripton akan ditemukan terpisah dari gas-gas lain. </li></ul><ul><li>Xenon diperoleh dari destilasi udara cair. </li></ul><ul><li>Radon didapat dari disintegrasi Radium </li></ul><ul><li>88Ra ->86Rn+2He </li></ul>Daftar Isi Kembali Selanjutnya
  19. 19. KEGUNAAN dan Bahaya Unsur Gas Mulia <ul><li>Helium Helium merupakan gas yang ringan dan tidak mudah terbakar. Helium dapat digunakan sebagai pengisi balon udara. Helium cair digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah. Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut. Para penyelam bekerja pada tekanan tinggi. Jika digunakan campuran nitrogen dan oksigen untuk membuat udara buatan, nitrogen yang terisap mudah terlarut dalam darah dan dapat menimbulkan halusinasi pada penyelam. Oleh para penyelam, keadaan ini disebut “pesona bawah laut”. Ketika penyelam kembali ke permukaan, (tekanan atmosfer) gas nitrogen keluar dari darah dengan cepat. Terbentuknya gelembung gas dalam darah dapat menimbulkan rasa sakit atau kematian. </li></ul><ul><li>Argon Argon digunakan dalam las titanium pada pembuatan pesawat terbang atau roket. Argon juga digunakan dalam las stainless steel dan sebagai pengisi bola lampu pijar karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas. </li></ul>Kembali Selanjutnya Daftar Isi
  20. 20. KEGUNAAN dan Bahaya Unsur Gas Mulia <ul><li>Neon Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu neon. Neon digunakan juga sebagai zat pendingin, indicator tegangan tinggi, penangkal petir, dan untuk pengisi tabung-tabung televisi. </li></ul><ul><li>Kripton Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi. </li></ul><ul><li>Xenon Xenon dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri). Xenon juga digunakan dalam pembuatan tabung elektron. </li></ul><ul><li>Radon Radon yang bersifat radioaktif digunakan dalam terapi kanker. Namun demikian, jika radon terhisap dalam jumlah banyak, malah akan menimbulkan kanker paru-paru. </li></ul>Kembali Selanjutnya Daftar Isi

×