03/12/13

Perbedaan antara Metode ASD & LRFD | Martin's Weblog

Perbedaan antara Metode ASD & LRFD
Pertanyaan :
Sebutkan p...
03/12/13

Perbedaan antara Metode ASD & LRFD | Martin's Weblog

Semua pembebanan dianggap sama
Adanya nilai faktor pengali...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perbedaan antara metode asd & lrfd

3,090 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,090
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
89
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Perbedaan antara metode asd & lrfd

  1. 1. 03/12/13 Perbedaan antara Metode ASD & LRFD | Martin's Weblog Perbedaan antara Metode ASD & LRFD Pertanyaan : Sebutkan perbedaan antara Metode Desain Struktur Baja ASD & LRFD Jawab : No Allowable Stress Design (ASD) Load and Resistance Factor Design (LRFD) 1. Merupakan metoda desain elastik Analisa struktur dapat dilakukan secara elastis maupun plastis. Namun tetap merujuk kondisi keadaan batas struktur (limit state) berupa : kondisi leleh, tekuk dan putus/fraktur. 2. Tegangan pada elemen struktur akibat beban luar yang bekerja lebih kecil atau sama dengan tegangan ijin material baja. Tegangan normal σ ≤ σ dimana σ = σ yield FK Tegangan geser τ ≤ τ dimana τ = 0,6 σ FK = Faktor keamanan (menurut PBBI ’84 FK = 1,5) Perencanaan struktur dan komponen – komponennya dilakukan dengan memenuhi persyaratan kekuatan melalui persamaan : ф Rn ≥ Σ γi Qi dimana : ф = faktor keamanan untuk sisi kekuatan atau sering disebut faktor reduksi kekuatan (resistance/strength reduction factors). Rn = kuat nominal komponen struktur, diambil nilai terkecil dari beberapa skenario kegagalan (kondisi batas) yang mungkin terjadi. γ = faktor keamanan untuk sisi beban atau sering disebut factor pengali beban (overload factors). Q = berbagai jenis beban yang direncanakan untuk dipikul komponen struktur. Faktor keamanan diberlakukan baik terhadap beban maupun kekuatan struktur. 3. martindsp.wordpress.com/2009/04/16/perbedaan-antara-metode-asd-lrfd/ 1/2
  2. 2. 03/12/13 Perbedaan antara Metode ASD & LRFD | Martin's Weblog Semua pembebanan dianggap sama Adanya nilai faktor pengali beban (γ) yang digunakan tergantung pada kombinasi beban yang digunakan yaitu : 1,4 D 1,2 D + 1,6 L + 0,5 (La atau H) 1,2 D + 1,6 (La atau H) + (γLL atau 0,8 W) 1,2 D + 1,3 W + γLL + 0,5 (La atau H) 1,2 D + γLL ± 1,0 E Dimana : D = beban mati yang diakibatkan berat struktur permanen, termasuk dinding, lantai, atap plafon, partisi tetap, tangga dan peralatan menetap lainnya. L = beban hidup, yang ditimbulkan pengguna gedung termasuk beban kejut. La = beban hidup atap H = beban hujan W = beban angin E = beban gempa γL = reduksi beban hidup, bila L 5 Kpa diambil 1,0 4. Dalam mendesain balok dan kolom sama Dalam mendesain balok dan kolom berbeda, dikarenakan adanya nilai faktor Reduksi Kekuatan (ф), yaitu sbb : Nilai (ф) = 0,9 • Untuk komponen struktur yang memikul lentur (balok lentur murni, balok berdinding penuh, perencanaan geser pada balok dan pengaku. • Untuk komponen struktur yang memikul gaya tarik untuk kondisi batas leleh. • Untuk komponen struktur sambungan las tumpul penuh. Nilai (ф) = 0,85 Untuk komponen struktur yang memikul gaya tekan. Nilai (ф) = 0,75 • Untuk komponen struktur yang memikul gaya tarik untuk kondisi batas fraktur • Untuk sambungan baut baik yang memikul geser, tarik ataupun kombinasi geser dan tarik • Untuk komponen struktur sambungan las sudut, pengisi dan las tumpul sebagian. martindsp.wordpress.com/2009/04/16/perbedaan-antara-metode-asd-lrfd/ 2/2

×