SlideShare a Scribd company logo
1 of 44
Dr. H. Muslihin, M.Pd.
Widyaiswara Ahli Utama
HP: 081917204866
Email: amaqhilim@gmail.com
6
How we See . . .
Keberlangsungan karir saya sebagai
ASN sangat ditentukan oleh kinerja
dan kapasitas saya
Sumber: FranklinCovey
BASIC CHANGE MODEL
The results we Get..
Birokrasi yang profesional
What we Do. . .
Saya akan berusaha untuk berkinerja
baik dan belajar keras untuk
meningkatkan kapasitas saya
Jika mindset berhasil dirubah
How we See . . .
Sebagai ASN saya sih aman sampai
pensiun, K/L/D tempat saya bekerja
tidak bakal bubar. PGPS?
The results we Get..
Birokrasi yang kurang (tidak)
profesional
What we Do. . .
Saya bekerja secukupnya aja, nggak
usah terlalu ngoyo, yang penting ada
sampingan atau koneksi
Mindset Sebagian ASN
Efek Domino
ASN PROFESIONAL
Birokrasi memudahkan
Sektor ekonomi
tumbuh dengan cepat
Pendapatan pajak
bisa optimal
Kesejahteraan ASN
bisa ditingkatkan
ASN TIDAK PROFESIONAL
Birokrasi menyulitkan
Sektor ekonomi
terhambat
Pendapatan pajak
tidak optimal
Kesejahteraan ASN
sulit ditingkatkan
Harmonis
Akuntabel
Kami bertanggung jawab atas
kepercayaan yang diberikan
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Kompeten
Kami terus belajar dan
mengembangkan kapabilitas
Loyal
Kami berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara
Adaptif
Kami terus berinovasi dan
antusias dalam menggerakan
ataupun menghadapi
perubahan
Kolaboratif
Kami membangun kerja sama yang
sinergis
Kami saling peduli dan menghargai
perbedaan
Muslihin
Membekali Peserta dengan menginternalisasi nilai-nilai
dasar ASN yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas
jabatan PNS secara profesional sebagai pelayan
masyarakat yang meliputi kemampuan untuk:
memberikan pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat, bertanggungjawab atas kepercayaan yang
diberikan, terus belajar dan mengembangkan
kapabilitas, saling peduli dan menghargai perbedaan,
berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa
dan negara, terus berinovasi dan antusias dalam
menggerakkan serta menghadapi perubahan, dan
membangun kerja sama yang sinergi
Agenda II
# Kami berkomitmen memberikan
pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat #
Kata Kunci:
1. Rensponsivitas
2. Kualitas
3. Kepuasan
Kode Etik (Panduan Perilaku) :
1. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat
2. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan
3. Melakukan perbaikan tiada henti
PELATIHAN
DASAR
CPNS
TAHUN
2022
MATERI POKOK
02 NILAIBERORIENTASI
PELAYANAN
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
1. Memahami dan menjelaskan peran ASN
sebagai pelayan publik dan nilai
Berorientasi Pelayanan secara
konseptual/teoretis;
2. Memahami dan menjelaskan panduan
perilaku (kode etik) nilai Berorientasi
Pelayanan, serta memberikan contoh perilaku
spesifik yang kontekstual dengan
jabatan/organisasinya; dan
3. Mengaktualisasikan nilai Berorientasi
Pelayanan dalam pelaksanaan tugas
jabatannya masing-masing
01 KONSEP PELAYANAN
PUBLIK
02 PEDOMANPERILAKU
BERORIENTASIPELAYANAN
Tujuan Pembelajaran
Muslihin
Citra Pelayanan Publik Dulu
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Muslihin
“Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang
sama, yaitu memberikan pelayanan
terbaik untuk masyarakat. Jiwa melayani
serta membantu masyarakat wajib tertanam
kuat dalam diri setiap ASN. Bukan zamannya
lagi ASN bergaya seperti pejabat zaman
kolonial, yang justru minta dilayani. Saat ini
dunia menjadi serba hybrid, serba
kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik
ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu”
- Pidato Presiden Joko Widodo pada Launching Core Values
dan Employer Branding ASN, 27 Juli 2021-
Muslihin
Harapan Masyarakat
dalam Pelayanan Publik
Kepuasan dan
Kebahagiaan Publik
Asas penyelenggaraan
pelayanan publik
1. KEPENTINGAN UMUM;
2. KEPASTIAN HUKUM;
3. KESAMAAN HAK;
4. KESEIMBANGAN HAK DAN
KEWAJ IBAN; KEPROFESIONALAN;
5. PARTISIPATIF;
6. PERSAMAAN PERLAKUAN/TIDAK
DISKRIMINATIF;
7. KETERBUKAAN;
8. AKUNTABILITAS;
9. FASILITAS DAN PERLAKUAN
KHUSUS BAGI KELOMPOK RENTAN;
10. KETEPATAN WAKTU;
11. KECEPATAN, KEMUDAHAN, DAN
KETERJ ANGKAUAN.
Pasal4 UUPelayanan Publik
Pelayanan Publik
UNSUR PENTING yang harus ada:
1. ASN sebagai penyelenggara
2. publik/masyarakat sebagai penerima
layanan
3. kepuasan masyarakat/pelanggan
(customer satisfaction)
Masyarakat Penerima Layanan adalah seluruh pihak, baik warga
negara maupun penduduk sebagai orang-perseorangan, kelompok, maupun
badan hukum yang berkedudukan sebagai penerima manfaat pelayanan
publik, baik secara langsung maupun tidak langsung
Penyelenggara Pelayanan Publik adalah setiap
institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga
independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang
untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang
dibentuk semata- mata untuk kegiatan pelayanan publik
Muslihin
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Muslihin
 Kepuasan pelanggan merupakan sarana untuk
menghadapi kompetisi di masa yang akan
datang;
 Kepuasan pelanggan merupakan promosi
terbaik;
 Kepuasan pelanggan merupakan aset
terpenting;
 Kepuasan pelanggan menjamin pertumbuhan
dan perkembangan organisasi;
 Pelanggan makin kritis dalam memilih produk
atau jasa;
 Pelanggan puas akan kembali (costumer
retention);
 Pelanggan yang puas mudah memberikan
referensi.
Pentingnya Pelayanan Prima
Strategic Concept
Penyediaan layanan sesuai
dengan sasaran dan kebutuhan
masyarakat.
Commitment
Komitmen pimpinan dalam
penyelenggaraan pelayanan publik.
Manajemen tidak hanya dalam
financial performance namun juga
service performance
Services Standards
Penerapan dan Penyesuaian
Standar Pelayanan.
Managing Productivity
Sumber Daya Manusia: Pengembangan
Kompetensi, Penjaminan keamanan dan
keselamatan kerja, fleksibilitas kerja.
Infrastruktur: Teknologi, Informasi, dan
Komunikasi serta Sarana Prasarana
Satisfying both employees
and customers
Memberikan perlindungan bagi
internal pegawai.
Tindaklanjut pengaduan masyarakat.
01
02
03
04
05
06
Monitoring Systems
Melakukan monitoring dan evaluasi
terhadap kinerja penyelenggara
pelayanan publik
MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA
Top Management
Strategi Peningkatan Pelayanan Prima
Kepatuhan terhadap UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik:
• Menerapkan Standar Pelayanan & Maklumat Pelayanan.
• Melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat, minimal 1tahun sekali.
• Pengelolaan pengaduan masyarakat.
• Menyediakan sarana dan prasarana pelayanan.
• Pengembangan Inovasi.
• Replikasi Best Practice.
• Perbaikan Berkelanjutan.
35
KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM
PENINGKATAN PELAYANAN PRIMA
1. Penyusunan kebijakan.
2. Penyusunan standar pelayanan dan maklumat pelayanan.
3. Pelaksanaan survei kepuasan masyarakat.
4. Penyampaian & pengelolaan pengaduan pelayanan publik.
37
“memberikan layanan yang bermutu tidak
boleh berhenti ketika kebutuhan customer
sudah dapat terpenuhi, melainkan harus
terus ditingkatkan dan diperbaiki agar mutu
layanan yang diberikan dapat melebihi
harapan customer. Layanan hari ini harus
lebih baik dari hari kemarin, dan layanan hari
esok akan menjadi lebih baik dari hari ini
(doing something better and better).”
4
A. Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Masyarakat,
Nilai Dasar yang dapat diwujudkan :
1.Mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia;
2.Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak;
3.Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian; dan
4.Menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerja sama.
PANDUAN PERILAKU
BEROREINTASI PELAYANAN
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Muslihin
Perilaku yang semestinya ditampilkan adalah:
1. Menyapa dan memberi salam;
2. Ramah dan senyum manis;
3. Cepat dan tepat waktu;
4. Mendengar dengan sabar dan aktif;
5. Penampilan yang rapi dan bangga akan
penampilan;
6. Terangkan apa yang Saudara lakukan;
7. Jangan lupa mengucapkan terima kasih;
8. Perlakukan teman sekerja seperti pelanggan;
9. Mengingat nama pelanggan.
Djamaludin Ancok (2014)
B.Ramah,Cekatan,Solutif,dan dapatDiandalkan
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Muslihin
C. Melakukan Perbaikan Tiada Henti
Nilai Dasar ASN yang dapat diwujudkan dengan panduan
perilaku Berorientasi Pelayanan yang ketiga ini diantaranya:
1.Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya
kepada publik;
2.Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja
pegawai.
Muslihin
PELATIHAN
DASAR
CPNS
TAHUN
2022
# Kami bertanggung jawab atas
kepercayaan yang diberikan #
"PANDUAN PERILAKU/KODEETIK"
MelaksanakanTugasdenganjujur,bertnggungjawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi
Menggunakankekayaandanbarangmilik negarasecara bertanggungjwab,efektif danEfisien.
Tidak menyalahgunakankewenanganjabatan
1.Potret Pelayanan Publik Negeri Ini
2. Konsep Akuntabilitas
3. Panduan Perilaku Akuntabel
4.Akuntabel dalam Konteks Organisasi
Pemerintahan
PELATIHAN DASAR CPNS
03
MATERI POKOK
Akuntabel
Kami bertanggung jawab atas
kepercayaan yang diberikan
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
Responsibilitas adalah kewajiban untuk
bertanggung jawab yang berangkat dari moral
individu.
Akuntabilitas adalah kewajiban untuk
bertanggung jawab kepada seseorang/organisasi
yang memberikan amanat.
Dalam konteks ASN Akuntabilitas adalah
kewajiban untuk mempertanggungjawabkan
segala tindak dan tanduknya sebagai pelayan
publik kepada atasan, lembaga pembina, dan lebih
luasnya kepada publik (Matsiliza dan Zonke, 2017).
KONSEP AKUNTABILITAS
AKUNTABILITAS CORE VALUES ASN BERAKHLAK
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi
untuk memenuhi tanggung jawab dari amanah yang dipercayakan kepadanya.
Amanah seorang ASN menurut SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 adalah menjamin terwujudnya perilaku
yang sesuai dengan Core Values ASN BerAKHLAK. Dalam konteks Akuntabilitas,
perilaku tersebut adalah:
PERILAKU
AKUNTABEL
Kemampuan melaksanaan tugas dengan jujur, bertanggung jawab,
cermat, disiplin dan berintegritas tinggi
Kemampuan menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara
bertanggung jawab, efektif, dan efisien
Kemampuan menggunakan Kewenangan jabatannya dengan
berintegritas tinggi
Akuntabilitas adalah sebuah hubungan
(Accountability is a relationship)
ASPEK
AKUNTABILITAS
Akuntabilitas berorientasi pada
hasil (Accountability is results-
oriented)
Akuntabilitas membutuhkan
adanya laporan (Accountability
requiers reporting)
Akuntabilitas memerlukan
konsekuensi (Accountability is
meaningless without
consequences)
Akuntabilitas memperbaiki kinerja
(Accountability improves
performance)
Untuk menyediakan kontrol demokratis
(peran demokrasi)
1
Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi organisasi yang berlaku pada setiap level/unit
organisasi sebagai suatu kewajiban jabatan dalam memberikan pertanggungjawaban
laporan kegiatan kepada atasannya. Akuntabilitas publik memiliki tiga fungsi utama
(Bovens, 2007), yaitu:
Pentingnya
Akuntabilitas
Untuk mencegah korupsi dan penyalahgunaan
kekuasaan (peran konstitusional)
2
Untuk meningkatkan efisiensi dan
efektivitas (peran belajar).
3
TINGKATAN AKUNTABILITAS
Akuntabilitas memiliki 5tingkatan yang berbeda yaitu akuntabilitas personal,
akuntabilitas individu, akuntabilitas kelompok, akuntabilitas organisasi, dan
akuntabilitas stakeholder.
TINGKATAN
AKUNTABILITAS
Akuntabilitas Stakeholder
Akuntabilitas Organisasi
Akuntabilitas Kelompok
Akuntabilitas Individu
Akuntabilitas Personal (Personal Accountability)
PANDUAN PERILAKU
AKUNTABEL
1. AKUNTABILITAS DAN INTEGRITAS
Akuntabilitas dan Integritas adalah dua konsep
yang diakui oleh banyak pihak menjadi landasan
dasar dari sebuah Administrasi sebuah negara
(Matsiliza dan Zonke, 2017).
2. INTEGRITAS DAN ANTI KORUPSI
Integritas adalah salah satu pilar penting dalam
pemberantasan korupsi. Secara harafiah, integritas
bisa diartikan sebagai bersatunya antara ucapan dan
perbuatan. Jika ucapan mengatakan antikorupsi,
maka perbuatan pun demikian
#highlight
3.MEKANISME AKUNTABILITAS
Untuk memenuhi terwujudnya organisasi sektor
publik yang akuntabel, maka mekanisme
akuntabilitas harus mengandung dimensi : kejujuran
dan hukum, proses , program dan kebijakan
4.KONFLIK KEPENTINGAN
Persinggungan kepentingan ini dapat menyulitkan
orang tersebut untuk menjalankan tugasnya.
5.PENGELOLAAN GRATIFIKASI YANG
AKUNTABEL
6. MEMBANGUN POLA PIKIR ANTI
KORUPSI
Pentingnya akuntabilitas dan integritas menurut
Matsiliza (2013) adalah nilai yang wajib dimiliki oleh
setiap unsur pelayan publik, dalam konteks modul ini
adalah PNS.
6. APA YANG DIHARAPKAN DARI
SEORANG ASN??
Untuk memenuhi terwujudnya organisasi sektor publik yang akuntabel,
maka mekanisme akuntabilitas harus mengandung dimensi:
Mekanisme
Akuntabilitas
AKUNTABILITAS KEJUJURAN DAN HUKUM
(ACCOUNTABILITY FOR PROBITY AND LEGALITY)
Akuntabilitas hukum terkait dengan kepatuhan terhadap
hukum dan peraturan yang diterapkan.
AKUNTABILITAS PROGRAM (PROGRAM
ACCOUNTABILITY)
Akuntabilitas ini dapat memberikan pertimbangan apakah tujuan
yang ditetapkan dapat tercapai, dan Apakah ada alternatif
program lain yang memberikan hasil maksimal dengan biaya
minimal.
AKUNTABILITAS PROSES (PROCESS
ACCOUNTABILITY)
AAkuntabilitas ini diterjemahkan melalui pemberian pelayanan publik
yang cepat, responsif, dan murah. Pengawasan dan pemeriksaan
akuntabilitas proses dilakukan untuk menghindari terjadinya kolusi,
korupsi dan nepotisme.
AKUNTABILITAS KEBIJAKAN (POLICY
ACCOUNTABILITY)
Akuntabilitas ini terkait dengan pertanggungjawaban
pemerintah atas kebijakan yang diambil terhadap DPR/DPRD dan
masyarakat luas.
PERENCANAAN
STRATEGIS
(STRATEGIC PLANS)
Akuntabilitas tidak akan mungkin terwujud
apabila tidak ada alat akuntabilitas. Di Indonesia,
alat akuntabilitas antara lain adalah:
Mekanisme
Akuntabilitas
Birokrasi Indonesia
KONTRAK KINERJ A
PNS
LAPORAN KINERJ A YAITU
BERUPA LAPORAN
AKUNTABILITAS KINERJ A
INSTANSI PEMERINTAH
(LAKIP)
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Akuntabel
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL
KEPEMIMPINAN
(LEAD BY EXAMPLE)
TRANSPARANSI
TANGGUNG JAWAB
(RESPONSIBILITAS)
INTEGRITAS
KEADILAN
KEPERCAYAAN
KEJELASAN
KESEIMBANGAN
KONSISTENSI
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL
Konflik kepentingan secara umum adalah suatu keadaan sewaktu seseorang pada
posisi yang diberi kewenangan dan kekuasaan untuk mencapai tugas dari
perusahaan atau organisasi yang memberi penugasan, sehingga orang tersebut
memiliki kepentingan profesional dan pribadi yang bersinggungan.
KONFLIK
KEPENTINGAN
Untuk memperkuat pemahaman Anda, silakan pelajari materi-
materi terkait pada tautan berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=822SB0PgZSs
https://aclc.kpk.go.id/learning-
materials/education/infographics/definition-about-conflict-of-interest
https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/pendidikan/infografis/prinsip-
dasar-penanganan-konflik-kepentingan
https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/tata-kelola-
pemerintahan/infografis/tahap-tahap-dalam-penanganan-konflik-
kepentingan
https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/politik/infografis/faktor-
pendukung-keberhasilan-penanganan-konflik-kepentingan
Konsekuensi Konflik Kepentingan
HILANGNYA/BERKURANGNYA KEPERCAYAAN DAN
STAKEHOLDERS
MEMBURUKNYA REPUTASI PRIBADI ATAU INSTITUSI
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
TINDAKAN IN-DISIPLINER,
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
a.
Pengelolaan Gratifikasi yang Akuntabel
Gratifikasi merupakan salah satu
bentuk tindak pidana korupsi. Mari kita
mempelajari lebih dalam mengenai
gratifikasi. Apakah perbedaannya
dengan hadiah, suap-menyuap dan
pemerasan?
1.Transparansi dan
Akses Informasi
Prinsip yang paling universal (berlaku hampir
diseluruh negara dunia) adalah
1.Maximum Access Limited Exemption (MALE)
2.Permintaan Tidak Perlu Disertai Alasan
3.Mekanisme yang Sederhana, Murah, dan
Cepat Nilai dan daya guna suatu informasi
sangat ditentukan oleh konteks waktu
4.Informasi Harus Utuh dan Benar
5.Informasi Proaktif
6.Perlindungan Pejabat yang Beritikad Baik
2. Praktek
Kecurangan dan
Perilaku Korup
Pada umumnya fraud terjadi karena tiga hal yang
dapat terjadi secara bersamaan, yaitu
Insentif atau tekanan untuk melakukan fraud.
Sikap atau rasionalisasi untuk
membenarkan tindakan fraud. Hal ini
terjadi karena seseorang mencari
pembenaran atas aktifitasnya yang
mengandung fraud.
Sikap atau rasionalisasi untuk
membenarkan tindakan fraud
Record Keeping and Use of Government Information
Perilaku berkaitan
dengan Penyimpanan dan
Penggunaan Data serta
Informasi Pemerintah
ASN bertindak dan mengambil keputusan
secara transparan.
ASN menjamin penyimpanan informasi
yang bersifat rahasia.
ASN mematuhi perencanaan yang telah ditetapkan.
ASN diperbolehkan berbagi informasi untuk
mendorong efisiensi dan kreativitas.
ASN menjaga kerahasiaan yang
menyangkut kebijakan negara.
ASN memberikan informasi secara benar dan tidak
menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan
informasi terkait kepentingan kedinasan;
ANTI
CORRUPTION
ANTI
CORRUPTION
ANTI
CORRUPTION
Berorientasi
Pelayanan
Kami berkomitmen memberikan pelayanan
prima demi kepuasan masyarakat
Muslihin

More Related Content

What's hot

Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNS
Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNSAnalisis Isu Kontemporer Latsar CPNS
Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNSSally Salsabila
 
Assessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensiAssessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensipracoyo cipto nugroho
 
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019temanna #LABEDDU
 
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...Muhammad Alfiansyah Alfi
 
Penyusunan rka pelayanan publik pkp oki
Penyusunan rka pelayanan publik  pkp okiPenyusunan rka pelayanan publik  pkp oki
Penyusunan rka pelayanan publik pkp okihoyin rizmu
 
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)temanna #LABEDDU
 
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asn
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asnContoh pelaksanaan aktualisasi nd asn
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asnAgus Triono
 
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi Birokrasi
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi BirokrasiPeran Core Value ASN Dalam Reformasi Birokrasi
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi BirokrasiTri Widodo W. UTOMO
 
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--temanna #LABEDDU
 
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawas
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawaskepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawas
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawasLuqmanSuyanto
 
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)Marsusilanata Wawan
 
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-temanna #LABEDDU
 
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri SipilRancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri SipilKhrisna Ariyudha
 
Telaah staff permohonan komputer
Telaah staff permohonan komputerTelaah staff permohonan komputer
Telaah staff permohonan komputerSisca Yoliza
 
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNSpower point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNStemanna #LABEDDU
 

What's hot (20)

Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNS
Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNSAnalisis Isu Kontemporer Latsar CPNS
Analisis Isu Kontemporer Latsar CPNS
 
Assessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensiAssessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensi
 
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019
Ppt laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS 2019
 
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...
Laporan Aktualisasi "Pelita Mabit" dengan Penerapan Nilai-nilai Dasar BerAKHL...
 
Penyusunan rka pelayanan publik pkp oki
Penyusunan rka pelayanan publik  pkp okiPenyusunan rka pelayanan publik  pkp oki
Penyusunan rka pelayanan publik pkp oki
 
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)
Rancangan aktualisasi mulhaeri (2)
 
Analisis Isu Kontemporer
Analisis Isu KontemporerAnalisis Isu Kontemporer
Analisis Isu Kontemporer
 
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asn
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asnContoh pelaksanaan aktualisasi nd asn
Contoh pelaksanaan aktualisasi nd asn
 
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi Birokrasi
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi BirokrasiPeran Core Value ASN Dalam Reformasi Birokrasi
Peran Core Value ASN Dalam Reformasi Birokrasi
 
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--
Agenda iii pkp-modul manajemen pengawasan--
 
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawas
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawaskepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawas
kepemimpinan dalam pelaksanaan pekerjaan pelatihan kepemimpinan pengawas
 
1. smart asn
1. smart asn1. smart asn
1. smart asn
 
Manajemen ASN
Manajemen ASNManajemen ASN
Manajemen ASN
 
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Tatakelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
 
Kesiapsiagaan Bela Negara
Kesiapsiagaan Bela NegaraKesiapsiagaan Bela Negara
Kesiapsiagaan Bela Negara
 
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-
Agenda ii pkp-modul-kepemimpinan dalam melaksanakan tugas-
 
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri SipilRancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil
Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil
 
Telaah staff permohonan komputer
Telaah staff permohonan komputerTelaah staff permohonan komputer
Telaah staff permohonan komputer
 
Habituasi
HabituasiHabituasi
Habituasi
 
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNSpower point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS
power point untuk presentasi Laporan Aktualisasi Habituasi Latsar CPNS
 

Similar to Berorientasi Pelayanan dan Akuntabel

1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf
1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf
1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdfDi Prihantony
 
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...ssuserd1b7fc
 
Makalah pelayanan prima
Makalah pelayanan primaMakalah pelayanan prima
Makalah pelayanan primaIska Nangin
 
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...Kanaidi ken
 
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNS
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNSPPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNS
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNSSobirin15
 
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdf
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdfBT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdf
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdfSobirin15
 
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021KutsiyatinMSi
 
Presentasi pola pikir asn1
Presentasi pola pikir asn1Presentasi pola pikir asn1
Presentasi pola pikir asn1hadiarnowo
 
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...Kanaidi ken
 
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"Kanaidi ken
 
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Moinah Pakusiam
 
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Moinah Pakusiam
 
Nilai Dan Etika Penjawat Awam
Nilai Dan Etika Penjawat AwamNilai Dan Etika Penjawat Awam
Nilai Dan Etika Penjawat AwamSyed Faris Shah
 
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...Kanaidi ken
 

Similar to Berorientasi Pelayanan dan Akuntabel (20)

1. BT BerAKHLAK_Sync1&Tgs1.pptx
1. BT BerAKHLAK_Sync1&Tgs1.pptx1. BT BerAKHLAK_Sync1&Tgs1.pptx
1. BT BerAKHLAK_Sync1&Tgs1.pptx
 
1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf
1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf
1. BERORIENTASI PELAYANAN.pdf
 
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...
Implementasi Core values ASN BerAKHLAK & Employee Branding Bangga Melayani Ba...
 
Profesionalisme ASN
Profesionalisme ASNProfesionalisme ASN
Profesionalisme ASN
 
Training Pelayanan Prima
Training Pelayanan Prima Training Pelayanan Prima
Training Pelayanan Prima
 
Makalah pelayanan prima
Makalah pelayanan primaMakalah pelayanan prima
Makalah pelayanan prima
 
PELAYANAN PUBLIK.pptx
PELAYANAN PUBLIK.pptxPELAYANAN PUBLIK.pptx
PELAYANAN PUBLIK.pptx
 
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...
Inhouse Training "SERVICE EXCELLENCE, MOTIVATION & TEAMWORK BUILDING" Jasa Pe...
 
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNS
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNSPPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNS
PPT - Berorientasi Pelayanan Latsar CPNS
 
Berorientasi Pelayanan .pptx
Berorientasi Pelayanan .pptxBerorientasi Pelayanan .pptx
Berorientasi Pelayanan .pptx
 
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdf
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdfBT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdf
BT Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.pdf
 
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021
Paparan deputi sdma akselerasi transformasi asn 06102021
 
Presentasi pola pikir asn1
Presentasi pola pikir asn1Presentasi pola pikir asn1
Presentasi pola pikir asn1
 
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...
Pengalaman Kanaidi, SE., M.Si (sebagai Pembicara) Seminar "SERVICE EXCELLENCE...
 
Service Excellence
Service ExcellenceService Excellence
Service Excellence
 
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"
(2022) Silabus Training "Managing CUSTOMER LOYALTY and SERVICE EXCELLENCE"
 
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
 
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
Nilaidanetikapenjawatawam 090625114035-phpapp01
 
Nilai Dan Etika Penjawat Awam
Nilai Dan Etika Penjawat AwamNilai Dan Etika Penjawat Awam
Nilai Dan Etika Penjawat Awam
 
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...
(2021) Silabus Training "Handling Customer, Satisfaction, Retention and Custo...
 

More from Muslihin Hilim

hin pengenalan jabatan p3k.pptx
hin pengenalan jabatan p3k.pptxhin pengenalan jabatan p3k.pptx
hin pengenalan jabatan p3k.pptxMuslihin Hilim
 
RBPMD dan RP manajemen mutu PKP
RBPMD dan RP manajemen mutu PKPRBPMD dan RP manajemen mutu PKP
RBPMD dan RP manajemen mutu PKPMuslihin Hilim
 
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral change
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral changeDesain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral change
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral changeMuslihin Hilim
 
wawasan kebangsaan dan nilai bela negara
wawasan kebangsaan dan nilai bela negarawawasan kebangsaan dan nilai bela negara
wawasan kebangsaan dan nilai bela negaraMuslihin Hilim
 
Anti Korupsi Latsar CPNS
Anti Korupsi Latsar CPNSAnti Korupsi Latsar CPNS
Anti Korupsi Latsar CPNSMuslihin Hilim
 
Merancang proyek perubahan
Merancang proyek perubahanMerancang proyek perubahan
Merancang proyek perubahanMuslihin Hilim
 
Cepat berantas korupsi
Cepat berantas korupsiCepat berantas korupsi
Cepat berantas korupsiMuslihin Hilim
 
Merancang proyek-perubahan
Merancang proyek-perubahan Merancang proyek-perubahan
Merancang proyek-perubahan Muslihin Hilim
 
Wo g (whole of government) materi prajab
Wo g (whole of government) materi prajabWo g (whole of government) materi prajab
Wo g (whole of government) materi prajabMuslihin Hilim
 
Pilar pilar kebangsaan
Pilar pilar kebangsaanPilar pilar kebangsaan
Pilar pilar kebangsaanMuslihin Hilim
 
Gbpp pilar kebangsaan pim4
Gbpp pilar kebangsaan pim4Gbpp pilar kebangsaan pim4
Gbpp pilar kebangsaan pim4Muslihin Hilim
 

More from Muslihin Hilim (20)

hin pengenalan jabatan p3k.pptx
hin pengenalan jabatan p3k.pptxhin pengenalan jabatan p3k.pptx
hin pengenalan jabatan p3k.pptx
 
Muslihin
MuslihinMuslihin
Muslihin
 
Digital Organization
Digital OrganizationDigital Organization
Digital Organization
 
RBPMD dan RP manajemen mutu PKP
RBPMD dan RP manajemen mutu PKPRBPMD dan RP manajemen mutu PKP
RBPMD dan RP manajemen mutu PKP
 
Manajemen mutu
Manajemen mutu Manajemen mutu
Manajemen mutu
 
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral change
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral changeDesain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral change
Desain evaluasi pascadiklat berbasis behavioral change
 
konsep aktualisasi
konsep aktualisasikonsep aktualisasi
konsep aktualisasi
 
Nasionalisme
NasionalismeNasionalisme
Nasionalisme
 
wawasan kebangsaan dan nilai bela negara
wawasan kebangsaan dan nilai bela negarawawasan kebangsaan dan nilai bela negara
wawasan kebangsaan dan nilai bela negara
 
Isu kontemporer
Isu kontemporerIsu kontemporer
Isu kontemporer
 
Anti Korupsi Latsar CPNS
Anti Korupsi Latsar CPNSAnti Korupsi Latsar CPNS
Anti Korupsi Latsar CPNS
 
Merancang proyek perubahan
Merancang proyek perubahanMerancang proyek perubahan
Merancang proyek perubahan
 
Cepat berantas korupsi
Cepat berantas korupsiCepat berantas korupsi
Cepat berantas korupsi
 
Etika publik
Etika publikEtika publik
Etika publik
 
Komitmen mutu
Komitmen mutuKomitmen mutu
Komitmen mutu
 
Merancang proyek-perubahan
Merancang proyek-perubahan Merancang proyek-perubahan
Merancang proyek-perubahan
 
Strategi inovasi
Strategi inovasiStrategi inovasi
Strategi inovasi
 
Wo g (whole of government) materi prajab
Wo g (whole of government) materi prajabWo g (whole of government) materi prajab
Wo g (whole of government) materi prajab
 
Pilar pilar kebangsaan
Pilar pilar kebangsaanPilar pilar kebangsaan
Pilar pilar kebangsaan
 
Gbpp pilar kebangsaan pim4
Gbpp pilar kebangsaan pim4Gbpp pilar kebangsaan pim4
Gbpp pilar kebangsaan pim4
 

Recently uploaded

Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaNovi Cherly
 
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024SABDA
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdf
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdfModul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdf
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdfDianaRuswandari1
 
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docxLAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docxSriHandayaniLubisSpd
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?AdePutraTunggali
 
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)nuhafs
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdfindrawatiahmad62
 
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docx
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docxMOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docx
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docxsukman241
 
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfSusi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfSusiSusanti94678
 
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNaufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNaufalKhawariz
 
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paudMamanDiana
 
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisaiKonflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisaimuhammadmasyhuri9
 
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMform Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMAgungJakaNugraha1
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxHermawati Dwi Susari
 
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptxModul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptxSriayuAnisaToip
 
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdfRingkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdfsutanalisjahbana
 
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNajwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfnaqarin2
 
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...Kanaidi ken
 
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANGKERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANGEviRohimah3
 

Recently uploaded (20)

Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
 
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024
Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA (PPKN) KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdf
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdfModul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdf
Modul Ajar Sosiologi - Lembaga Sosial - Fase E.pdf
 
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docxLAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
LAPORAN PARTISIPAN OBSERVER sdn 211.docx
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)
PPT 1. Segi Empat Tali Busur (lingkaran dan tali busur)
 
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdfLK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
LK 1 - 5T Keputusan Berdampak (1). SDN 001 BU.pdf
 
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docx
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docxMOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docx
MOTIVASI PRILAKU MANUSIA DALAM BERTINDAK.docx
 
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfSusi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Susi Susanti_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNaufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Naufal Khawariz_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
1. Standar Operasional Prosedur PPDB Pada paud
 
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisaiKonflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
Konflik dan Negosiasi dalam perilaku organisai
 
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMMform Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
form Tindak Lanjut Observasi Penilaian Kinerja PMM
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
 
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptxModul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
Modul P5 Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI.pptx
 
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdfRingkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
Ringkasan, Abstrak, dan Sintesis (Pengertian, Contoh, dan Kaidah Penulisan).pdf
 
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdfNajwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
Najwa Qarina_2021 B_Analisis Kritis Jurnal.pdf
 
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
PELAKSANAAN (di Hotel 101 Urban Thamrin Jkt) + Link2 MATERI Training_ "Effect...
 
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANGKERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
KERAJINAN DARI BAHAN LIMBAH BERBENTUK BANGUN RUANG
 

Berorientasi Pelayanan dan Akuntabel

  • 1. Dr. H. Muslihin, M.Pd. Widyaiswara Ahli Utama HP: 081917204866 Email: amaqhilim@gmail.com
  • 2. 6 How we See . . . Keberlangsungan karir saya sebagai ASN sangat ditentukan oleh kinerja dan kapasitas saya Sumber: FranklinCovey BASIC CHANGE MODEL The results we Get.. Birokrasi yang profesional What we Do. . . Saya akan berusaha untuk berkinerja baik dan belajar keras untuk meningkatkan kapasitas saya Jika mindset berhasil dirubah How we See . . . Sebagai ASN saya sih aman sampai pensiun, K/L/D tempat saya bekerja tidak bakal bubar. PGPS? The results we Get.. Birokrasi yang kurang (tidak) profesional What we Do. . . Saya bekerja secukupnya aja, nggak usah terlalu ngoyo, yang penting ada sampingan atau koneksi Mindset Sebagian ASN
  • 3. Efek Domino ASN PROFESIONAL Birokrasi memudahkan Sektor ekonomi tumbuh dengan cepat Pendapatan pajak bisa optimal Kesejahteraan ASN bisa ditingkatkan ASN TIDAK PROFESIONAL Birokrasi menyulitkan Sektor ekonomi terhambat Pendapatan pajak tidak optimal Kesejahteraan ASN sulit ditingkatkan
  • 4. Harmonis Akuntabel Kami bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Kompeten Kami terus belajar dan mengembangkan kapabilitas Loyal Kami berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara Adaptif Kami terus berinovasi dan antusias dalam menggerakan ataupun menghadapi perubahan Kolaboratif Kami membangun kerja sama yang sinergis Kami saling peduli dan menghargai perbedaan
  • 5. Muslihin Membekali Peserta dengan menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat yang meliputi kemampuan untuk: memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat, bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan, terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, saling peduli dan menghargai perbedaan, berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan serta menghadapi perubahan, dan membangun kerja sama yang sinergi Agenda II
  • 6. # Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat # Kata Kunci: 1. Rensponsivitas 2. Kualitas 3. Kepuasan Kode Etik (Panduan Perilaku) : 1. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat 2. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan 3. Melakukan perbaikan tiada henti PELATIHAN DASAR CPNS TAHUN 2022
  • 7. MATERI POKOK 02 NILAIBERORIENTASI PELAYANAN Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat 1. Memahami dan menjelaskan peran ASN sebagai pelayan publik dan nilai Berorientasi Pelayanan secara konseptual/teoretis; 2. Memahami dan menjelaskan panduan perilaku (kode etik) nilai Berorientasi Pelayanan, serta memberikan contoh perilaku spesifik yang kontekstual dengan jabatan/organisasinya; dan 3. Mengaktualisasikan nilai Berorientasi Pelayanan dalam pelaksanaan tugas jabatannya masing-masing 01 KONSEP PELAYANAN PUBLIK 02 PEDOMANPERILAKU BERORIENTASIPELAYANAN Tujuan Pembelajaran
  • 9. Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Muslihin “Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Jiwa melayani serta membantu masyarakat wajib tertanam kuat dalam diri setiap ASN. Bukan zamannya lagi ASN bergaya seperti pejabat zaman kolonial, yang justru minta dilayani. Saat ini dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu” - Pidato Presiden Joko Widodo pada Launching Core Values dan Employer Branding ASN, 27 Juli 2021-
  • 10. Muslihin Harapan Masyarakat dalam Pelayanan Publik Kepuasan dan Kebahagiaan Publik
  • 11.
  • 12. Asas penyelenggaraan pelayanan publik 1. KEPENTINGAN UMUM; 2. KEPASTIAN HUKUM; 3. KESAMAAN HAK; 4. KESEIMBANGAN HAK DAN KEWAJ IBAN; KEPROFESIONALAN; 5. PARTISIPATIF; 6. PERSAMAAN PERLAKUAN/TIDAK DISKRIMINATIF; 7. KETERBUKAAN; 8. AKUNTABILITAS; 9. FASILITAS DAN PERLAKUAN KHUSUS BAGI KELOMPOK RENTAN; 10. KETEPATAN WAKTU; 11. KECEPATAN, KEMUDAHAN, DAN KETERJ ANGKAUAN. Pasal4 UUPelayanan Publik
  • 13. Pelayanan Publik UNSUR PENTING yang harus ada: 1. ASN sebagai penyelenggara 2. publik/masyarakat sebagai penerima layanan 3. kepuasan masyarakat/pelanggan (customer satisfaction) Masyarakat Penerima Layanan adalah seluruh pihak, baik warga negara maupun penduduk sebagai orang-perseorangan, kelompok, maupun badan hukum yang berkedudukan sebagai penerima manfaat pelayanan publik, baik secara langsung maupun tidak langsung Penyelenggara Pelayanan Publik adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata- mata untuk kegiatan pelayanan publik
  • 15. Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Muslihin
  • 16.  Kepuasan pelanggan merupakan sarana untuk menghadapi kompetisi di masa yang akan datang;  Kepuasan pelanggan merupakan promosi terbaik;  Kepuasan pelanggan merupakan aset terpenting;  Kepuasan pelanggan menjamin pertumbuhan dan perkembangan organisasi;  Pelanggan makin kritis dalam memilih produk atau jasa;  Pelanggan puas akan kembali (costumer retention);  Pelanggan yang puas mudah memberikan referensi. Pentingnya Pelayanan Prima
  • 17. Strategic Concept Penyediaan layanan sesuai dengan sasaran dan kebutuhan masyarakat. Commitment Komitmen pimpinan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Manajemen tidak hanya dalam financial performance namun juga service performance Services Standards Penerapan dan Penyesuaian Standar Pelayanan. Managing Productivity Sumber Daya Manusia: Pengembangan Kompetensi, Penjaminan keamanan dan keselamatan kerja, fleksibilitas kerja. Infrastruktur: Teknologi, Informasi, dan Komunikasi serta Sarana Prasarana Satisfying both employees and customers Memberikan perlindungan bagi internal pegawai. Tindaklanjut pengaduan masyarakat. 01 02 03 04 05 06 Monitoring Systems Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja penyelenggara pelayanan publik MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA Top Management
  • 18. Strategi Peningkatan Pelayanan Prima Kepatuhan terhadap UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik: • Menerapkan Standar Pelayanan & Maklumat Pelayanan. • Melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat, minimal 1tahun sekali. • Pengelolaan pengaduan masyarakat. • Menyediakan sarana dan prasarana pelayanan. • Pengembangan Inovasi. • Replikasi Best Practice. • Perbaikan Berkelanjutan. 35
  • 19. KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PRIMA 1. Penyusunan kebijakan. 2. Penyusunan standar pelayanan dan maklumat pelayanan. 3. Pelaksanaan survei kepuasan masyarakat. 4. Penyampaian & pengelolaan pengaduan pelayanan publik. 37
  • 20. “memberikan layanan yang bermutu tidak boleh berhenti ketika kebutuhan customer sudah dapat terpenuhi, melainkan harus terus ditingkatkan dan diperbaiki agar mutu layanan yang diberikan dapat melebihi harapan customer. Layanan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan layanan hari esok akan menjadi lebih baik dari hari ini (doing something better and better).” 4
  • 21. A. Memahami dan Memenuhi Kebutuhan Masyarakat, Nilai Dasar yang dapat diwujudkan : 1.Mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia; 2.Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak; 3.Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian; dan 4.Menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerja sama. PANDUAN PERILAKU BEROREINTASI PELAYANAN
  • 22. Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Muslihin Perilaku yang semestinya ditampilkan adalah: 1. Menyapa dan memberi salam; 2. Ramah dan senyum manis; 3. Cepat dan tepat waktu; 4. Mendengar dengan sabar dan aktif; 5. Penampilan yang rapi dan bangga akan penampilan; 6. Terangkan apa yang Saudara lakukan; 7. Jangan lupa mengucapkan terima kasih; 8. Perlakukan teman sekerja seperti pelanggan; 9. Mengingat nama pelanggan. Djamaludin Ancok (2014) B.Ramah,Cekatan,Solutif,dan dapatDiandalkan
  • 23. Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Muslihin C. Melakukan Perbaikan Tiada Henti Nilai Dasar ASN yang dapat diwujudkan dengan panduan perilaku Berorientasi Pelayanan yang ketiga ini diantaranya: 1.Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik; 2.Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
  • 24. Muslihin PELATIHAN DASAR CPNS TAHUN 2022 # Kami bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan # "PANDUAN PERILAKU/KODEETIK" MelaksanakanTugasdenganjujur,bertnggungjawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi Menggunakankekayaandanbarangmilik negarasecara bertanggungjwab,efektif danEfisien. Tidak menyalahgunakankewenanganjabatan
  • 25. 1.Potret Pelayanan Publik Negeri Ini 2. Konsep Akuntabilitas 3. Panduan Perilaku Akuntabel 4.Akuntabel dalam Konteks Organisasi Pemerintahan PELATIHAN DASAR CPNS 03 MATERI POKOK Akuntabel Kami bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan
  • 26. PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab yang berangkat dari moral individu. Akuntabilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab kepada seseorang/organisasi yang memberikan amanat. Dalam konteks ASN Akuntabilitas adalah kewajiban untuk mempertanggungjawabkan segala tindak dan tanduknya sebagai pelayan publik kepada atasan, lembaga pembina, dan lebih luasnya kepada publik (Matsiliza dan Zonke, 2017). KONSEP AKUNTABILITAS
  • 27. AKUNTABILITAS CORE VALUES ASN BERAKHLAK Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab dari amanah yang dipercayakan kepadanya. Amanah seorang ASN menurut SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 adalah menjamin terwujudnya perilaku yang sesuai dengan Core Values ASN BerAKHLAK. Dalam konteks Akuntabilitas, perilaku tersebut adalah: PERILAKU AKUNTABEL Kemampuan melaksanaan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi Kemampuan menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien Kemampuan menggunakan Kewenangan jabatannya dengan berintegritas tinggi
  • 28. Akuntabilitas adalah sebuah hubungan (Accountability is a relationship) ASPEK AKUNTABILITAS Akuntabilitas berorientasi pada hasil (Accountability is results- oriented) Akuntabilitas membutuhkan adanya laporan (Accountability requiers reporting) Akuntabilitas memerlukan konsekuensi (Accountability is meaningless without consequences) Akuntabilitas memperbaiki kinerja (Accountability improves performance)
  • 29. Untuk menyediakan kontrol demokratis (peran demokrasi) 1 Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi organisasi yang berlaku pada setiap level/unit organisasi sebagai suatu kewajiban jabatan dalam memberikan pertanggungjawaban laporan kegiatan kepada atasannya. Akuntabilitas publik memiliki tiga fungsi utama (Bovens, 2007), yaitu: Pentingnya Akuntabilitas Untuk mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan (peran konstitusional) 2 Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas (peran belajar). 3
  • 30. TINGKATAN AKUNTABILITAS Akuntabilitas memiliki 5tingkatan yang berbeda yaitu akuntabilitas personal, akuntabilitas individu, akuntabilitas kelompok, akuntabilitas organisasi, dan akuntabilitas stakeholder. TINGKATAN AKUNTABILITAS Akuntabilitas Stakeholder Akuntabilitas Organisasi Akuntabilitas Kelompok Akuntabilitas Individu Akuntabilitas Personal (Personal Accountability)
  • 31. PANDUAN PERILAKU AKUNTABEL 1. AKUNTABILITAS DAN INTEGRITAS Akuntabilitas dan Integritas adalah dua konsep yang diakui oleh banyak pihak menjadi landasan dasar dari sebuah Administrasi sebuah negara (Matsiliza dan Zonke, 2017). 2. INTEGRITAS DAN ANTI KORUPSI Integritas adalah salah satu pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Secara harafiah, integritas bisa diartikan sebagai bersatunya antara ucapan dan perbuatan. Jika ucapan mengatakan antikorupsi, maka perbuatan pun demikian #highlight 3.MEKANISME AKUNTABILITAS Untuk memenuhi terwujudnya organisasi sektor publik yang akuntabel, maka mekanisme akuntabilitas harus mengandung dimensi : kejujuran dan hukum, proses , program dan kebijakan 4.KONFLIK KEPENTINGAN Persinggungan kepentingan ini dapat menyulitkan orang tersebut untuk menjalankan tugasnya. 5.PENGELOLAAN GRATIFIKASI YANG AKUNTABEL 6. MEMBANGUN POLA PIKIR ANTI KORUPSI Pentingnya akuntabilitas dan integritas menurut Matsiliza (2013) adalah nilai yang wajib dimiliki oleh setiap unsur pelayan publik, dalam konteks modul ini adalah PNS. 6. APA YANG DIHARAPKAN DARI SEORANG ASN??
  • 32. Untuk memenuhi terwujudnya organisasi sektor publik yang akuntabel, maka mekanisme akuntabilitas harus mengandung dimensi: Mekanisme Akuntabilitas AKUNTABILITAS KEJUJURAN DAN HUKUM (ACCOUNTABILITY FOR PROBITY AND LEGALITY) Akuntabilitas hukum terkait dengan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang diterapkan. AKUNTABILITAS PROGRAM (PROGRAM ACCOUNTABILITY) Akuntabilitas ini dapat memberikan pertimbangan apakah tujuan yang ditetapkan dapat tercapai, dan Apakah ada alternatif program lain yang memberikan hasil maksimal dengan biaya minimal. AKUNTABILITAS PROSES (PROCESS ACCOUNTABILITY) AAkuntabilitas ini diterjemahkan melalui pemberian pelayanan publik yang cepat, responsif, dan murah. Pengawasan dan pemeriksaan akuntabilitas proses dilakukan untuk menghindari terjadinya kolusi, korupsi dan nepotisme. AKUNTABILITAS KEBIJAKAN (POLICY ACCOUNTABILITY) Akuntabilitas ini terkait dengan pertanggungjawaban pemerintah atas kebijakan yang diambil terhadap DPR/DPRD dan masyarakat luas.
  • 33. PERENCANAAN STRATEGIS (STRATEGIC PLANS) Akuntabilitas tidak akan mungkin terwujud apabila tidak ada alat akuntabilitas. Di Indonesia, alat akuntabilitas antara lain adalah: Mekanisme Akuntabilitas Birokrasi Indonesia KONTRAK KINERJ A PNS LAPORAN KINERJ A YAITU BERUPA LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJ A INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)
  • 34. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Akuntabel MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL KEPEMIMPINAN (LEAD BY EXAMPLE) TRANSPARANSI TANGGUNG JAWAB (RESPONSIBILITAS) INTEGRITAS KEADILAN KEPERCAYAAN KEJELASAN KESEIMBANGAN KONSISTENSI MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG AKUNTABEL
  • 35. Konflik kepentingan secara umum adalah suatu keadaan sewaktu seseorang pada posisi yang diberi kewenangan dan kekuasaan untuk mencapai tugas dari perusahaan atau organisasi yang memberi penugasan, sehingga orang tersebut memiliki kepentingan profesional dan pribadi yang bersinggungan. KONFLIK KEPENTINGAN Untuk memperkuat pemahaman Anda, silakan pelajari materi- materi terkait pada tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=822SB0PgZSs https://aclc.kpk.go.id/learning- materials/education/infographics/definition-about-conflict-of-interest https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/pendidikan/infografis/prinsip- dasar-penanganan-konflik-kepentingan https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/tata-kelola- pemerintahan/infografis/tahap-tahap-dalam-penanganan-konflik- kepentingan https://aclc.kpk.go.id/materi-pembelajaran/politik/infografis/faktor- pendukung-keberhasilan-penanganan-konflik-kepentingan
  • 36. Konsekuensi Konflik Kepentingan HILANGNYA/BERKURANGNYA KEPERCAYAAN DAN STAKEHOLDERS MEMBURUKNYA REPUTASI PRIBADI ATAU INSTITUSI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA TINDAKAN IN-DISIPLINER, PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
  • 37. a. Pengelolaan Gratifikasi yang Akuntabel Gratifikasi merupakan salah satu bentuk tindak pidana korupsi. Mari kita mempelajari lebih dalam mengenai gratifikasi. Apakah perbedaannya dengan hadiah, suap-menyuap dan pemerasan?
  • 38. 1.Transparansi dan Akses Informasi Prinsip yang paling universal (berlaku hampir diseluruh negara dunia) adalah 1.Maximum Access Limited Exemption (MALE) 2.Permintaan Tidak Perlu Disertai Alasan 3.Mekanisme yang Sederhana, Murah, dan Cepat Nilai dan daya guna suatu informasi sangat ditentukan oleh konteks waktu 4.Informasi Harus Utuh dan Benar 5.Informasi Proaktif 6.Perlindungan Pejabat yang Beritikad Baik
  • 39. 2. Praktek Kecurangan dan Perilaku Korup Pada umumnya fraud terjadi karena tiga hal yang dapat terjadi secara bersamaan, yaitu Insentif atau tekanan untuk melakukan fraud. Sikap atau rasionalisasi untuk membenarkan tindakan fraud. Hal ini terjadi karena seseorang mencari pembenaran atas aktifitasnya yang mengandung fraud. Sikap atau rasionalisasi untuk membenarkan tindakan fraud
  • 40. Record Keeping and Use of Government Information Perilaku berkaitan dengan Penyimpanan dan Penggunaan Data serta Informasi Pemerintah ASN bertindak dan mengambil keputusan secara transparan. ASN menjamin penyimpanan informasi yang bersifat rahasia. ASN mematuhi perencanaan yang telah ditetapkan. ASN diperbolehkan berbagi informasi untuk mendorong efisiensi dan kreativitas. ASN menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara. ASN memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan;
  • 44. Berorientasi Pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat Muslihin