INDUSTRI         Oleh:Muhammad Fajar Musdzalifah
A. MASALAH LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN                     INDUSTRI•                        Pertambahan penduduk yang cep...
• Dibawah ini beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam   pembangunan proyek industri terhadap lingkungan sekitarnya:...
B. KERACUNAN BAHAN LOGAM/METALOID PADA                INDUSTRIALISASI•       Racun-racun logam/metaloid beserta    perseny...
• Gejala keracunan yang ditimbulkan oleh zat-  zat tidaklah sama. Hal ini tergantung dari  persenyawaan kimianya, keadaan ...
C. KERACUNAN BAHAN ORGANIS PADA               INDUSTRIALISASI•                Bahan organis baik itu berupa bahan baku    ...
D. KERACUNAN BAHAN KOROSIF PADA               INDUSTRIALISASI•                  Keracunan bahan ini terutama terjadi pada ...
E. MELINDUNGI MASYARAKAT SEKITAR            PERUSAHAAN INDUSTRI•             Masyarakat sekitar suatu perusahaan    indust...
• Semua perusahaan industri harus  memperhatikan kemungkinan adanya  pencemaran lingkungan, dimana segala macam  hasil bua...
F. ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN•       Analisa Dampak Lingkungan yang biasa    disingkat sebagai ANDAL atau ADL ataupun    a...
• Penyelanggaraan ANDAL seyogyanya dilakukan  menurut ketentuan dibawah ini:• 1.    ANDAL harus merupakan bagian yang  ese...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Industri

625 views

Published on

Published in: Business, Travel
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Industri

  1. 1. INDUSTRI Oleh:Muhammad Fajar Musdzalifah
  2. 2. A. MASALAH LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN INDUSTRI• Pertambahan penduduk yang cepat mempunyai implikasi pada berbagai bidang. Bertambahnya penduduk yang cepat ini mengakibatkan tekanan pada sektor penyediaan fasilitas tenaga kerja yang tidak mungkin dapat ditampung dari sektor pertanian. Maka untuk perluasan kesempatan kerja, sektor industri perlu ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas. Peningkatan secara bertahap berbagai bidang industri akan menyebabkan secara beransur-ansur tidak akan lagi tergantung kepada hasil produksi luar negeri dalam memenuhi kebutuhan hidup.
  3. 3. • Dibawah ini beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pembangunan proyek industri terhadap lingkungan sekitarnya:1. Evaluasi pengaruh sosial ekonomi dan ekologi baik secara umum maupun khusus2. Penelitian dan pengawasan lingkungan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Dari sini akan didapatkan informasi mengenai jenis perindustrian yang cocok dan menguntungkan3. Survey mengenai pengaruh-pengaruh yang mungkin timbul pada lingkungan4. Berdasarkan petunjuk-petunjuk ekologi dibuat formulasi mengenai kriteria analisa biaya, keuntungan proyek, rancangan bentuk proyek dan pengelolaan proyek5. Bila penduduk setempat terpaksa mendapat pengaruh negatif dari pembangunan proyek industri ini, maka buatlah pembangunan alternatif atau dicarikan jalan untuk kompensasi kerugian sepenuhnya
  4. 4. B. KERACUNAN BAHAN LOGAM/METALOID PADA INDUSTRIALISASI• Racun-racun logam/metaloid beserta persenyawaan-persenyawaannya yang sering terjadi pada industrialisasi adalah yang berasal dari timah hitam, air raksa, arsen, chromium, berrylium, cadmium, vanadium dan fosfor.
  5. 5. • Gejala keracunan yang ditimbulkan oleh zat- zat tidaklah sama. Hal ini tergantung dari persenyawaan kimianya, keadaan wujud fisiknya (padat, cair, atau gas), valensi ikatannya, dan cara masuknya ke dalam tubuh.• Beberapa contoh keracunan logam/metaloid• 1. Keracunan oleh timah hitam• 2. Keracunan air raksa (Hg)• 3. Keracunan Arsen• 4. Keracunan fosfor
  6. 6. C. KERACUNAN BAHAN ORGANIS PADA INDUSTRIALISASI• Bahan organis baik itu berupa bahan baku atau hasil akhirnya pada proyek industri banyak sekali. Yang akan dibicarakan di sini hanya yang penting dan pokok-pokok saja, yang sebagian telah diuraikan pada uraian sebelumnya.• Golongan yang penting yang akan diuraikan di sini, yaitu derivat-derivat terarang batu, hologen hidrokarbon, alkohol dan diol.• 1. Keracunan oleh derivat-derivat ter arang batu• 2. Keracunan oleh hologen hidrokarbon• 3. Keracunan oleh alkohol dan diol
  7. 7. D. KERACUNAN BAHAN KOROSIF PADA INDUSTRIALISASI• Keracunan bahan ini terutama terjadi pada industri-industri kimia. Bahan-bahan korosif dari asam-asam, basa-basa serta garam- garamnya yang bersifat asam atau basa, baik organik maupun anorganik. Yang terpenting untuk menghindari terjadinya keracunan oleh bahan- bahan korosif ini adalah pencegahan yang baik berupa antara lain.• 1. Penyimpanan bahan secara baik dan aman untuk orang sekitarnya• 2. Sediakan air yang cukup untuk mencuci bila sewaktu-waktu tubuh terkena bahan ini• 3. Memakai alat pelindung bila sedang bekerja dengan bahan-bahan ini• 4. Pemeliharaan kebersihan dan ketertiban di tempat kerja• 5. Pembuangan air-air bekas dan bahan-bahan sisa disalurkan ke saluran-saluran tertutup, sehingga tak mengotori lingkungan adanya pencemaran• 6. Pengawasan yang baik terhadap kemungkinan adanya pencemaran
  8. 8. E. MELINDUNGI MASYARAKAT SEKITAR PERUSAHAAN INDUSTRI• Masyarakat sekitar suatu perusahaan industri harus dilindungi dari pengaruh- pengaruh buruk yang mungkin ditimbulkan oleh industrialisasi dari kemungkinan pengotoran udara, air, makanan, tempat sekitar dan lain-lain oleh sampah, air bekas dan udara dari perusahaan-perusahaan industri.
  9. 9. • Semua perusahaan industri harus memperhatikan kemungkinan adanya pencemaran lingkungan, dimana segala macam hasil buangan sebelum dibuang harus betul-betul bebas dari bahan yang bisa meracuni.• Pemilihan cara ini pada umumnya didasarkan atas faktor-faktor:• a. Bahaya tidaknya bahan-bahan buangan tersebut• b. Besarnya biaya agar secara ekonomi tidak merugikan perusahaan• c. Derajat efektifnya cara yang dipakai• d. Kondisi lingkungan setempat
  10. 10. F. ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN• Analisa Dampak Lingkungan yang biasa disingkat sebagai ANDAL atau ADL ataupun ada pula yang menyebutnya AMRIL (Analisis Manfaat dan Resiko Lingkungan) adalah salah satu studi yang mengindentifikasi, memprediksi, menginterpr etasi dan mengkomunikasi pengaruh dari suatu kegiatan manusia, khususnya suatu proyek pembangunan fisik, terhadap lingkungan.
  11. 11. • Penyelanggaraan ANDAL seyogyanya dilakukan menurut ketentuan dibawah ini:• 1. ANDAL harus merupakan bagian yang esensial dan terpadu dari kegiatan perencanaan• 2. Sebagai pedoman untuk melakukan ANDAL deiperlukan adanya tujuan dan kebijaksanaan nasional yang jelas mengenai pengelolaan lingkungan• 3. Diperlukan jadwal waktu yang pasti untuk proses penyelenggaraannya• 4. ANDAL merupakan studi alternatif tanpa disertai kegiatan fisik• 5. ANDAL harus mempunyai kerangka spatial yang luas

×