Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SEMINAR PROPOSAL                          DISERTASI              ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN...
ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN DAN PSIKOLOGIINVESTOR TERHADAP PERILAKU INVESTASI SAHAM DI BURSA...
Pola Hubungan Teoritis antara variable-variabel dalam              pengembangan model penelitianProposisi pertama     ROA,...
Proposisi kedua     Inflasi, Kurs dan SBI adalah beberapa unsur makro ekonomi yang merupakanfactor fundamental makro perus...
Proposisi ketiga    Harga saham, market kapitalisasi dan nilai kapitalisasi adalah beberapa factoryang menunjukkan bahwa s...
Proposisi Kelima     Harga saham 5 hari sebelum, setelah, dan pada saat publikasi laba triwulananpada Laporan Keuangan Tri...
Proposisi keenam    Faktor kenyamanan dan keamanan, bias pemikiran, keberanianmenghadapi risiko, kepercayaan diri dan inte...
Proposisi ketujuh    Fundamental perusahaan, dan analisis teknikal melalui expected returnsaham dalam bertransaksi saham d...
Kerangka Konseptual• GRAND THEORY   – Portofolio fokus (Philip Fisher:1929),  Mengatakan bahwa ia lebih suka memiliki seju...
KEBERANIAN                         MENGHADAPI RISIKO (X15)Inflasi (X7)              INTERAKSI SOSIAL DAN                  ...
METODE PENELITIAN                        Laporan keuangan dan lampiran                                                  da...
LATAR BELAKANG• Tujuan Investasi di pasar modal memeroleh capital  gain dan deviden, pada investasi jangka pendek  investo...
ANALISIS SEKURITASNO      URAIAN                               FUNDAMENTAL                             TEKNIKAL1     Pence...
LATAR BELAKANG…• Idealnya kedua teknik analisis ini perlu dikuasai. Keduanya bisa  saling melengkapi sehingga tidak jarang...
VariabelVariabel yang             Sifat                yang                         prediksi                              ...
RUMUSAN MASALAH1.   Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara factor     fundamental mikro terhadap perilaku investo...
TUJUAN PENELITIAN    Untuk mendapatkan hubungan dan     pengaruh factor fundamental dan   teknikal yang signifikan (baik s...
KEGUNAAN PENELITIAN1. Dapat menjadi bahan pertimbangan keputusan   investor dalam berinvestasi membeli dan menjual   saham...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti   Topik         Variabel yang digunakan                   Teknik             Hasil      ...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti        Topik                   Variabel yang      Teknik     Hasil                      ...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti    Topik          Variabel yang       Teknik      Hasil                                d...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti    Topik             Variabel  Teknik Analisis                                     Hasil...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti              Topik          Variabel yang          Teknik                        Hasil  ...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti           Topik           Variabel yang        Teknik                   Hasil           ...
PENELITIAN TERDAHULUNo   Peneliti           Topik            Variabel yang          Teknik Analisis                    Has...
PENELITIAN TERDAHULU No   Peneliti         Topik             Variabel yang       Teknik Analisis                      Hasi...
Hipotesis PenelitianH1 : Adanya hubungan dan pengaruh positif antara   ROE, EPS, ROA, DER, DPR dan PBV yang merupakan fact...
Definisi Operasional Variabel Dan Pengukuran• 6 (enam) indikator rasio keuangan emiten sebagai penjelas variable  factor f...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo     Variabel          Definisi Operasional                                     Formul...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo     Variabel        Definisi Operasional                              Formula        ...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo    Variabel        Definisi Operasional                             Formula          ...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo        Variabel       Definisi Operasional                    Formula                ...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo         Variabel                  Definisi Operasional                 Formula      S...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo         Variabel                Definisi Operasional         Formula   Skala         ...
VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo          Variabel                Definisi Operasional            Formula      Skala  ...
METODE DAN ALAT ANALISIS• metode analisis yang sesuai ialah analisis statistic  multivariate.   – variable yang diamati ad...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN DAN PSIKOLOGI INVESTOR TERHADAP PERILAKU INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA

8,704 views

Published on

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN DAN PSIKOLOGI INVESTOR TERHADAP PERILAKU INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA

  1. 1. SEMINAR PROPOSAL DISERTASI ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN DAN PSIKOLOGI INVESTOR TERHADAP PERILAKU INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIAPromotor:Prof.Dr.Cepi Pahlevi, S.E, M.SiCo-promotor :Dr. Muhammad Ismail P., S.E., M.Si Oleh :Dr. Yansor Djaya, S.E., MA MUSDALIFAH AZIS (P0500310004) PROGRAM DOKTOR ILMU EKONOMI PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012
  2. 2. ANALISIS FUNDAMENTAL DAN TEKNIKAL MELALUI EXPECTED RETURN DAN PSIKOLOGIINVESTOR TERHADAP PERILAKU INVESTASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA BAB III. BAB I. BAB II. BAB IV. KERANGKA KONSEPTUAL PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS METODE PENELITIAN PENELITIAN Rancangan Latar Kerangka Penelitian Belakang Pasar Modal Konseptual Masalah Populasi, • Penelitian Sampel, Besar Trerdahulu Sampel dan Rumusan Analisis Teknik Masalah Fundamental Pengambilan dan Teknikal Hipotesis Sampel Penelitian Jenis dan Sumber Data Tujuan Analisis Penelitian Expected Definisi Return Operasional Kegunaan • Variabel Dan Penelitian Pengukuran Perilaku Investor Metode dan Alat Analisis
  3. 3. Pola Hubungan Teoritis antara variable-variabel dalam pengembangan model penelitianProposisi pertama ROA, EPS, ROE, PBV, DER dan DPR adalah beberapa dari rasio keuangan yangmerupakan factor fundamental perusahaan sehingga dapat digunakan dalammenjelaskan kekuatan dan kelemahan keuangan perusahaan serta mempunyai kekuatanuntuk memprediksi Return saham di pasar modal. Gambar 1.1 Proposisi pertama Analisis Fundamental Mikro ROE EPS ROA Expected Return DER DPR PBV Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  4. 4. Proposisi kedua Inflasi, Kurs dan SBI adalah beberapa unsur makro ekonomi yang merupakanfactor fundamental makro perusahaan sehingga dapat digunakan pula dalammenjelaskan kekuatan dan kelemahan keuangan lingkungan makro perusahaandan dapat menjadi factor-faktor yang dipertimbangkan dalam memprediksi returnsaham di pasar modal. Gambar 1.2 Proposisi kedua Analisis Fundamental Makro Inflasi Expected SBI Return Kurs Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  5. 5. Proposisi ketiga Harga saham, market kapitalisasi dan nilai kapitalisasi adalah beberapa factoryang menunjukkan bahwa saham tersebut likuid atau tidak bagi para chartist yangdapat menjadi pertimbangan dalam analisis teknikal perusahaan sehingga dapat ikutdigunakan dalam memprediksi Return saham di pasar modal. Gambar 1.3 Proposisi ketiga Analisis Teknikal Harga Saham Market Expected Kapitalisasi Return Nilai Kapitalisasi Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  6. 6. Proposisi Kelima Harga saham 5 hari sebelum, setelah, dan pada saat publikasi laba triwulananpada Laporan Keuangan Triwulanan yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesiaserta premi risiko perusahaan tersebut dapat menjadi pertimbangan dalammemprediksi return saham di pasar modal. Gambar 1.5 Proposisi kelima 5 hari sebelum publikasi pada saat Harga Saham publikasi Expected 5 hari setelah Return publikasi Premi Risiko Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  7. 7. Proposisi keenam Faktor kenyamanan dan keamanan, bias pemikiran, keberanianmenghadapi risiko, kepercayaan diri dan interaksi sosial dan emosi mempunyaipengaruh keterkaitan terhadap psikologi investor dalam melakukan transaksisaham di Bursa Efek Indonesia. Gambar 1.6 Proposisi keenam kenyamanan dan keamanan bias pemikiran keberanian menghadapi risiko Psikologi investor kepercayaan diri interaksi sosial dan emosi bias penilaian Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  8. 8. Proposisi ketujuh Fundamental perusahaan, dan analisis teknikal melalui expected returnsaham dalam bertransaksi saham di bursa efek, serta adanya psikologi investoryang dapat mempengaruhi perilaku investasi portofolio investor. Gambar 7. Proposisi ketujuh fundamental makro fundamental fundamental expected mikro return Perilaku teknikal Investasi psikologi investor Sumber: Pengembangan konsep teoritik untuk disertasi ini.
  9. 9. Kerangka Konseptual• GRAND THEORY – Portofolio fokus (Philip Fisher:1929), Mengatakan bahwa ia lebih suka memiliki sejumlah kecil perusahaan luar biasa yang ia pahami dengan baik dibandingkan memiliki sejumlah besar yang berkinerja rata-rata, yang kebanyakan ia pahami dengan tidak baik. (dalam buku The Warrant Buffet Portofolio, Robert G.Hagstrom:2010). – Investasi Fokus (Maynard Keynes:1934), Mengatakan bahwa ia dengan sengaja membatasi sahamnya hingga beberapa saham terpilih dan mengandalkan analisis fundamental untuk mengestimasi nilai pengambilannya relatif terhadap harga.• MIDDLE THEORY – Investasi Portofolio Selection (Harry Markowitz:1952-1959), Menekankan bahwa investor menganalisis dan dan memilih sekuritas berdasarkan expected return dan variance return sekuritas tersebut. – CAPM (Sharpe:1964,Treynor:1961) – Perilaku Harga Saham (Fama:1963) – Teori portofolio modern (Warrant Buffet:2005)
  10. 10. KEBERANIAN MENGHADAPI RISIKO (X15)Inflasi (X7) INTERAKSI SOSIAL DAN EMOSI (X16) PSIKOLOGI INVESTOR (Y5) SBI (X8) BIAS PENILAIAN (X17) KENYAMANAN DAN Kurs (X9) KEAMANAN (X13) Fundamental Makro (Y2) BIAS PEMIKIRAN (X14) PERILAKUROE (X1) INVESTASI (Y7) FUNDAMENTALEPS (X2) (Y3) Fundamental Mikro (Y1)ROA (X3) EXPECTED RETURN (Y6) Harga SahamDER (X4) (X10)DPR (X5) Vol.perdagangan TEKNIKAL Kerangka Pemikiran (Y4) (X11) “Peneliti”PBV (X6) Market kapitalisasi (X12)
  11. 11. METODE PENELITIAN Laporan keuangan dan lampiran dari perusahaan go public yang dijadikan sampel. Laporan IDX Monthly Statistik Unit Analisis Bursa Efek Indonesia. Laporan Pengumuman EmitenRancangan Data time series yang masuk dalam perhitunganPenelitian & cross section indeks LQ 45 oleh Bursa Efek Indonesia. SPSS Uji hipotesis Jenis & Indonesia Capital Market Sumber Directory Jakarta 1997-2011 SEM Data Perusahaan Harga Saham 5 hari manufaktur sebelum, setelah dan pada saat Populasi, penerbitan laporan keuangan Sampel, setiap akhir tahun sejak tahun Besar 1997-2011.Sampel, dan Kategori LQ Teknik 45Pengambilan Rata-rata tingkat suku bunga, Sampel inflasi bulanan dari Bank ANTAM, Indonesia untuk tahun 1997–2011. KLBF, MEDC, SMCB, UNVR, dan UNTR Disertasi, Jurnal-jurnal yang terkait dengan penelitian ini.
  12. 12. LATAR BELAKANG• Tujuan Investasi di pasar modal memeroleh capital gain dan deviden, pada investasi jangka pendek investor mengharapkan capital gain dan pada jangka panjang investor dapat mengharapkan deviden selain capital gain yang dapat diperolehnya dari transaksi jual beli saham yang terjadi.• Setiap investor maupun analis sekuritas memiliki cara yang berbeda ketika memilih metode analisis untuk mempertimbangkan pemilihan keputusan investasi dalam membeli atau menjual saham. Secara garis besar analisis yang digunakan oleh investor dalam menganalisis sekuritas dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Hal ini sebenarnya merupakan pilihan.
  13. 13. ANALISIS SEKURITASNO URAIAN FUNDAMENTAL TEKNIKAL1 Pencetus ide Benjamin Graham Charles Henry Dow Metode analisis berdasarkan pergerakan harga saham sesuai dengan Metode analisis berdasarkan2 Definisi kemungkinan teknis dari historical data kinerja keuangan suatu perusahaan statistic pergerakannya pada jangka waktu tertentu Fundamentalist, pendekatan pada3 Istilah Chartist, pendekatan pada chart berita-berita keuangan4 Periode untuk jangka waktu panjang Untuk jangka waktu pendek Data dalam beberapa tahun, Data dalam beberapa minggu, hari, atau5 Kerangka Waktu minimal 10 tahun bahkan menit Pergerakan harga saham yang terjadi di6 Data Laporan keuangan bursa Moving Average Convergence Rasio keuangan,analisis makro dan7 Metode Divergence (MACD), Stochastic mikro Oscillator, dan Trendlines8 Tujuan Untuk investasi Untuk perdagangan Untuk mengetahui apakah suatu Untuk mengetahui apkah suatu harga harga overvalued (mahal), atau sudah overbought (jenuh beli) atau9 Principle undervalued (murah), berkaitan oversold (jenuh jual), berkaitan dengan dengan pertanyaan “why” pertanyaan “when buy”
  14. 14. LATAR BELAKANG…• Idealnya kedua teknik analisis ini perlu dikuasai. Keduanya bisa saling melengkapi sehingga tidak jarang investor menggunakan keduanya sekaligus, biasa dikenal dengan istilah techno- fundamentalist.• Terlepas dari silang pendapat dan keyakinan dari penganut analisis teknikal dan analisis fundamental terdapat hal yang perlu dikaji lebih lanjut mengenai variabel yang mempengaruhi perilaku investor.• Oleh karena itu, maka memotivasi peneliti untuk menganalisis hubungan atau pengaruh faktor fundamental dan teknikal yang ada di dalam aktivitas Bursa Efek Indonesia. Perbedaan dengan penelitian sebelumnya adalah penambahan pada proksi fundamental dan faktor teknikal yang mempengaruhi perilaku investor melalui expected return pada saham manufaktur dan meliputi efisiensi operasional perusahaan, cakupan luas sampel, dan periode penelitian.
  15. 15. VariabelVariabel yang Sifat yang prediksi Teori/penelitian pendukung sebelumnya dipengaruhmempengaruhi pengaruh i Fuller dan Farrell (1987), Syahib, 2000, Kusdiyanto, 1996; Rahadjo, 2001; Rosyadi, 2002; Riska, Fundamental 2002; Wibowo, Idawati, Kharisma, Lestari, Santoso, Sitobang, Sudarto, dan Havid, 2003; Fahrani, Positif Faktor 2004; Wulandari, Mawardi, 2005; Enggarini, Asna dan Nugraha, 2006; Faridl, 2007 Mikro Faktor Fundamental Riska, 2002; Haryanto, dan Sugiharto, 2003; Hengki, 2004; Anggraeni dan Sugiharto 2004; Suharli, Negatif 2005; Puspasari, 2006; Siyami, 2007; Suharli, Michell, 2005 Chen dkk (1986), Fama (1981), Moradoglu, dkk (2000), Fabozzi dan Franco (1996:724), Mougoue Fundamental Positif (1996), Weston dan Brigham (1998), Reza(2000), Hilda(2003), Auliyah(2006), Ernawati (2007) Faktor Makro Expected Return Tandelin (1997) dan Gudono (1999), Nurdin (1999), Hardiningsih dkk (2001), Mudji Utami dan Negatif Mudjilah Rahayu (2003), Auliah dan Hamzah ( 2006) Sharpe, Gordon dan Bailey (2005:11), Bodie, Kane, dan Marcus (2006 : 483), Taylor dan Aller (1992) dalam Fernandez-Rodriguez dkk (1999), Wong dan Cheung (1998), Soros, 2007, Husnan (2003) , Positif Tharun Chordia, 2000), Gong Meng Chen (2001), Mustafa dkk (2002), Poon (1994), Dananti (2004),Faktor Teknikal Bagus, 2007 Negatif Cheng F. Lee dkk (2001)Harga Saham 5 Husnan dkk (1994), Husnan dkk (1996), Husnan dan Pudjiastuti, 2002, Chang, Most, dan Brain hari sebelum, Positif (1983), Beaver (1968), Morse (1981), Bamber (1987), Stice (1991), Cready dan Mynatt (1991), sesudah dan Abdelsalam dan Satin (1991) pada saat Prabowo, 2000, Hartono, 2000:192-193 penerbitan Negatif laporan keuangan Rubaltelli, 2008, Sukamulja(2004;2005), Sjahrir(1995; 229), Teguh Prasetya (2000) Expected Positif Perilaku Investor Return Negatif Prasetyo (2006) Fundamental Cheng-Few Lee, Wei K. Shih and Hong-Yi Chen (2011), Jenni L. Bettman, Stephen J. Sault, Emma L. Welch (2008), Imad Moosa and Larry Li (2009), Stefan Reitz, Frank Westerhoff (2012), Gerben de Positif Teknikal Zwart, Laurens Swinkels, and Dick van Dijk (2008), dan Venkatesh. CK and Madhu Tyagi (2011)
  16. 16. RUMUSAN MASALAH1. Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara factor fundamental mikro terhadap perilaku investor melalui expected return saham?.2. Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara factor fundamental makro terhadap perilaku investor melalui expected return saham?.3. Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara factor teknikal terhadap perilaku investor melalui expected return saham?.4. Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara factor fundamental dan teknikal terhadap perilaku investor melalui expected return saham?.5. Apakah ada hubungan dan pengaruh positif antara harga saham 5 hari sebelum, setelah, dan pada saat penerbitan laporan keuangan (perilaku investor) terhadap perilaku investor?.
  17. 17. TUJUAN PENELITIAN Untuk mendapatkan hubungan dan pengaruh factor fundamental dan teknikal yang signifikan (baik secara simultan dan parsial) terhadap PerilakuInvestor melalui expected return SahamPerusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
  18. 18. KEGUNAAN PENELITIAN1. Dapat menjadi bahan pertimbangan keputusan investor dalam berinvestasi membeli dan menjual saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.2. Sebagai upaya kajian teoritis bagi pengembangan teori dalam memperkaya khasanah ilmu dan literature pustaka khususnya yang berkaitan dengan investasi portofolio dan manajemen keuangan.3. Sebagai referensi bagi pihak-pihak yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut dengan objek penelitian yang sama.
  19. 19. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang digunakan Teknik Hasil Analisis Penelitian1 Cheng- Technical, Factor fundamental meliputi Penggabungan Temuan menunjukkan bahwa Few Lee, Fundament profitabilitas terkait sinyal yang strategi analisis fundamental memang Wei K. al, and meliputi ROA, CFO, momentum kami memberikan informasi kepada Shih and Hong-Yi Combined dan Akrual. Kelompok kedua dengan dengan investor sebagai tambahan Chen Information DMargin (perubahan bruto margin) memasukkan informasi teknikal untuk memilih (2011) for dan DTurn (perubahan perputaran system the yang mana sebagai pemenang Separating aset) serta kelompok ketiga terkait FSCORE dan pecundang. Winners dengan perusahaan solvabilitas dan (Piotroski 2000) from likuiditas, misalnya DLever dan GSCORE Losers (perubahan leverage), DLIQUD (Mohanram (perubahan rasio lancar), dan 2005) pada EQOFFER (penerbitan ekuitas). strategi variabel,RDINT (R & D biaya skala momentum oleh jumlah aktiva), ADINT teknikal (Biaya iklan skala oleh jumlah aktiva), dan CAPINT (belanja modal skala oleh jumlah aktiva).2 Chordia Volume perdagangan Regresi Terdapat pengaruh yang et.al dan return saham signifikan antara volume (2000) perdagangan dan return saham
  20. 20. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang Teknik Hasil digunakan Analisis Penelitian metoda nilai tukar rupiah berpengaruh2 Desak Putu Pengaruh Risiko Nilai nilai tukar dan regresi signifikan positif terhadap return Suciwati dan Tukar Rupiah Terhadap return saham saham sebelum terjadi depresiasi Mas’ud Return Saham: Studi dan berpengaruh signifikan Machfoedz Empiris Pada negative terhadap nilai tukar (2002) perusahaan Manufaktur rupiah setelah terjadinya Yang Terdaftar Di BEJ depresiasi. Variable Semua variable fundamental3 Fama, Size and Market factors fundamental dan berpengaruh positif terhadap EugeneF. in Earning and Return CAPM multifaktor expcted stock return, kecuali book Dan Kenneth, to market equity yang tidak (1995) berpengaruh. Laba, Deviden, Salah saatu pendekatan dalam4 Foster (1986) Struktur Modal, melakukan analisis investasi di dan potensi pasar sekuritas adalah analisis pertumbuhan fundamental. Setiap sekuritas perusahaan mempunyai nilai intrinsic yang dapaat ditentukan berdasarkan fundamental perushaan
  21. 21. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang Teknik Hasil digunakan Analisis Penelitian6 GUIDO Behavioral Keuangan perilaku, Expected Temuan studi adalah bahwa orang cenderung untuk BALTUSSE Finance: an psikologi investor, Utility mengevaluasi keberangkatan N introduction perilaku investor, dari titik referensi dengan mengurangi sensitivitas, yang pasar keuangan, berarti bahwa efisiensi pasar, mutlak terjadi penyimpangan dari titik referensi yang pengambilan meningkat dari 1% sampai 2%, keputusan individu. dianggap sebagai peningkatan yang lebih besar daripada perubahan dari 30% menjadi 31%. Utilitas terutama tergantung pada keuntungan dan kerugian bukan posisi kekayaan akhir (Markowitz, 1952, Kahneman dan Tversky, 1979, Tversky dan Kahneman, 1992).8 Gerben de The Nilai tukar, suku cross- Temuan ini mengungkapkan bahwa menggabungkan Zwart, Economic bunga, inflasi, korelasi, dua jenis informasi (fundamental dan teknikal) dapat Laurens Value of neraca rasio meningkatkan kinerja risiko yang disesuaikan dari Swinkels, and Dick Fundament perdagangan, sharpe, strategi investasi pemerintah. van Dijk al and GDP, PDB, dan (2008) Technical return Information in Emerging Currency Markets
  22. 22. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel Teknik Analisis Hasil yang Penelitian digunakan9 Imad Modelling the Data bulanan Koefisien regresi, matriks M1 dan M2, Hasil mengungkapkan Moosa and behaviour of dan harian Enam Model Tes seleksi yang digunakan: bahwa kedua Larry Li technicians and yang dipilih N adalah tes Cox diperoleh Pesaran fundamentalis dan teknisi (2009) fundamentalists secara acak (1974); NT adalah tes Cox disesuaikan memiliki peran dalam in the Shanghai pada diperoleh Godfrey dan Pesaran (1983); W pembentukan harga stock market harga saham adalah saham, meskipun teknisi dari seratus tes Wald-type diusulkan oleh Godfrey dan tampaknya memainkan perusahaan Pesaran (1983); J adalah Davidson peran lebih penting . Hasil yang dan MacKinnon (1981) uji; JA adalah ini berlaku bahkan jika terdaftar di Fisher-McAleer (1981) uji; dan EN adalah terdapat peran intervensi Shanghai tes meliputi diusulkan, antara lain, oleh dari pemerintah. Stock Mizon dan Richard (1986). Semua Exchange uji statistik memiliki distribusi t, kecuali untuk ujian yang mencakup distribusi F . PBVberpengaruh Negative10 Jauhari, Analisis PBV, ROE, Regresi signifikan, ROE Positif Budi fundamental PER dan Berganda signifikan, PER positif tidak Risman, terhadap Return DER signifikan, DER negative Wibowo Saham pada tidak signifikan Basuki periode Bullish (2004) dan Bearish Index Harga Saham Gabungan
  23. 23. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang Teknik Hasil digunakan Analisis Penelitian11 Jenni L. Fundamental and harga terhadap R2 yang Pengujian menunjukkan bahwa Bettman, Technical Analysis: nilai buku per disesuaikan, penegasan sifat alami yang saling Stephen J. Substitutes or saham dan estimasi AIC melengkapi antara analisa fundamental Sault, Emma L. Compliments? pendapatan saat model dan dan teknikal, masing-masing berkinerja Welch ini per tes rasio baik yang saling berisolasi, dan model (2008) saham, dengan mengintegrasikan keduanya sehingga factor momentum memiliki daya penjelas yang unggul sebagai dummy. dalam penilaian saham12 Milan A Conceptual Model of perilaku investor, Kuesioner Model konseptual dapat digunakan Lovric, Investor Behavior pengambilan dengan sebagai alat membangun representasi Uzay keputusan analisis data bergaya (kelas) investor individu, dan Kaymak and Jaap keuangan, kuantitatif, selanjutnya dipelajari dengan Spronk perilaku validitas, menggunakan paradigma berbasis agen (2008) keuangan, reliability. pasar keuangan buatan. Dengan pemodelan memungkinkan kita untuk melaksanakan kognitif, agen- perilaku investor individu, untuk memilih keuangan berbagai mekanisme pasar, dan untuk berbasis pasar menganalisis harga aset yang diperoleh, buatan agen berbasis model dapat menjembatani kesenjangan antara tingkat mikro perilaku investor individu dan tingkat fenomena makro pasar agregat.
  24. 24. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang Teknik Hasil digunakan Analisis Penelitian13 Mustafa Return saham Terdapat autokorelasi positif et.al dan antara future return dan present (2002) volume return. Terdapat hubungan negatif perdagangan pada saat present return diprngsruhi oleh perubahan volume perdagangan14 Narman, Pengaruh Faktur EPS, PER, Beta, Regresi Variabel EPS, PER, Beta, Nilai Tukar Tendi, Fundamental dan Nilai Tukar dan Berganda berpengaruh positif signifikan Stefanus Resiko Sistematis Inflasi sedangkan variable Inflasi Adre Terhadap Tingkat berpengaruh negatif terhadap Return Cipto Pengembalian Saham Saham Setiawan, Maya Arianti (2005)15 Pancawati Pengaruh Faktor Expected Return metoda ROA, PBV, Inflasi berpengaruh positif Hardining Fundamental dan on Assets(ROA), regresi dengan expected Return saham, sih, Resiko Ekonomi Price to Book berganda sedangkan nilai tukar rupiah L. terhadap Expected Value (PBV), dengan berpengaruh negatif terhadap expected Suryanto Return Saham pada Inflasi dan nilai persamaan Return saham dan Anis perusahaan di BEJ tukar rupiah dan kuadrat Chariri expected Return terkecil (2002) saham (OLS)
  25. 25. PENELITIAN TERDAHULUNo Peneliti Topik Variabel yang Teknik Analisis Hasil digunakan Penelitian16 Stefan Nonlinear Nilai tukar tiga mata Estimasi model Temuan utama adalah bahwa jika nilai Reitz, Expectations in uang yaitu jerman, GARCH STAR, tukar terputus dari nilai fundamental, Frank Speculative Markets jepang terhadap Ljung-Box tes Q fundamentalis kehilangan kepercayaan Westerho ff (2012) – dollar, factor pada residu diri mereka dalam kegunaan aturan Evidence from the fundamental dari sisi normalisasi dan perdagangan mereka dan akibatnya ECB Survey of profitabilitas dan kuadrat residual menjauhkan diri dari perdagangan. Professional teknikal dari dinormalisasi dari Forecasters pergerakan harga masing-masing tiga jual-beli mata uang nilai tukar.17 Syahib Pengaruh Beberapa Return on Assets regresi ROA, DER dan book value Natarsya Faktor Fundamental (ROA), Return on berganda berpengaruh positif dan signifikan h Dan Resiko Equity (ROE), dengan terhadap return saham pada level (2000) Sistematik Terhadap Divident Payout model kurang dari 1% dan resiko sistematik Saham, Kasus Ratio (DPR), Debt loglinier (indeks beta) signifikan pada level Industri Barang Equity Ratio (DER), kurang dari 10%. Sedangkan variabel Konsumsi Yang Go nilai buku lainnya tidak signifikan berpengaruh Public Di Pasar (book value), terhadap return saham. Modal Indonesia indeks beta dan return saham18 Teguh Analisa rasio EPP,BPP, Regrsi Linier DTA berpengaruh Prasetya Keuangan dan nilai DTA, ROE Berganda Terhadap return, BPP (2000) Kapitalisasi pasar ,NPM dan ROE berpengaruh Sebagai prediksi OPM, Log positif dan signifikan Harga saham di Meap, return terhadap return saham, EPP BEJ pada periode saham mempunyai pengaruh negatif Bullish dan Bearish terhadap return saham dan NPM tidak signifikan terhadap return saham
  26. 26. PENELITIAN TERDAHULU No Peneliti Topik Variabel yang Teknik Analisis Hasil digunakan Penelitian19 Venkate The use of Factor fundamental Survey dan Temuan penelitian ini sh.CK& Fundamental and dengan standar kuesioner dengan mengungkapkan bahwa lebih dari 85 Madhu Technical Analysis profitabilitas dan responden 600 persen dari responden mengandalkan Tyagi by Stock analisis sampel dengan analisis baik Fundamental dan (2011) Exchange Dealers: pertumbuhan, dan pengolahan data Teknikal dalam memprediksi Indian Evidence factor teknikal secara time series, pergerakan harga di masa depan dengan analisis diolah dengan pada cakrawala waktu yang berbeda. grafik pergerakan menggunakan harga saham ANOVA test.20 Warren THE STOCK Harga, nilai Anlisis regresi Temuan ini menyatakan bahwa Tease MARKET AND investasi, perilaku berganda, analisis spekulasi rasional tidak perlu (1993) INVESTMENT harga ekuitas, residual dan deviasi memastikan bahwa harga efisiensi pasar mencerminkan fundamental dalam saham GDP, dan jangka pendek. Meskipun factor ekonomi pengembalian yang diharapkan untuk makro lainnya arbitraging jauh mispricing (membeli saham underpriced, misalnya) bisa positif, tidak tanpa risiko.Sumber: Ringkasan dari hasil penelitian sebelumnya untuk disertasi peneliti
  27. 27. Hipotesis PenelitianH1 : Adanya hubungan dan pengaruh positif antara ROE, EPS, ROA, DER, DPR dan PBV yang merupakan factor fundamental mikro terhadap expected return saham.H2 :Adanya hubungan dan pengaruh positif antara SBI, Inflasi dan nilai tukar yang merupakan factor fundamental makro terhadap return.H3 : Adanya hubungan dan pengaruh positif antara Harga Saham dan volume perdagangan yang merupakan factor teknikal terhadap expected return saham.H4 : Adanya hubungan dan pengaruh positif antara harga saham 5 hari sebelum, setelah, dan pada saat penerbitan laporan keuangan terhadap perilaku investor.H5 : Adanya hubungan dan pengaruh positif antara factor fundamental dan teknikal melalui expected return terhadap perilaku investor.
  28. 28. Definisi Operasional Variabel Dan Pengukuran• 6 (enam) indikator rasio keuangan emiten sebagai penjelas variable factor fundamental, Masing-masing penelitian berbeda dalam menggunakan rasio keuangan sebagaimana penelitian Ball and Brown (1968), Beaver (1968), Laurent (1979), Gombala and Ketz (1982), Bambang Riyanto (1981), Foster (1986), Setyaningsih (1997), dan Sarjono (2000).• Risk Market menurut Spritzer&Freitas:2006 dan Graham, Sadewa dkk : 2009)• Widioatmodjo (2004) dan Arifin (2002), situasi ekonomi global (nilai kurs), situasi ekonomi nasional (inflasi), situasi industry (market capitalization), siklus dan tren. Siklus dan tren dapat diprediksi melalui analisis teknikal, analisis teknikal (Appel, 2009 dan Sadewa dkk, 2009) merupakan analisis pergerakan harga saham berdasarkan data historis transaksi yang terjadi . Investor berpengalaman (Widioatmodjo, 2004) sudah menentukan pilihan investasi dan memantau pergerakan harga sahamnya. Analisa pergerakan harga saham juga menggunakan analisis teknikal (Sadewa dkk, 2009) dan analisis fundamental (Sprietzer dan Freitas, 2006).• Indikator Perilaku investor yaitu penelitian yang dilakukan oleh Stanislaus Kostka Suhendi, (1995) tentang Pengaruh Publikasi Laporan Keuangan terhadap Volume Perdagangan Saham di Bursa Efek Jakarta
  29. 29. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala Harga Saham yang terjadi 1-5 hari sebelum,Harga saham yang ( Pt Pt 1 ) Ri terjadi pada saat , dan Harga Pt 1 Saham yang terjadi 1-5 hari Perilaku Rasio1 setelah tanggal penerbitan n Investor laporan keuangan (Bamber,1987; EV ( A) P ( Ai ) X i Stice,1991; Cready dan i 1 Mynatt,1991) 1. Investor akan tetap memilih investasi yang dimiliki saat ini karena cukup menguntungkan. 2. Investor merasa nyaman dengan suatu faktor yang berhubungan investasi yang dimiliki saat ini karena dengan perasaan aman dan cukup menguntungkan. nyaman yang dirasakan oleh 3. Investor dapat membaca data masa lalu investor dalam melakukan produk investasi sebelum memutuskan transaksi jual beli saham, untuk berinvestasi. Kenyamanan 4. Investor dapat memprediksi kejadian2 dengan cara atau metode atau Likert dan keamanan dimasa yang akan datang dengan style tersendiri dan meneliti produk investasi tersebut dari menggunakannya tanpa mau data masa lalu. merubah lagi sehingga merasa 5. Pengalaman dan memori atas kejadian nyaman dengan gaya yang masa lalu dapat digunakan investor dimilikinya. (Roth : 2007) sebagai dasar untuk berinvestasi yang lebih baik. 6. Investor lebih mengingat kejadian yang mengakibatkan investor tersebut mendapat keuntungan atau kerugian dalam berinvestasi.
  30. 30. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala 1. Membeli saat harga turun dan menjual saat faktor yang berkaitan dengan harga tinggi kesalahan atau bias berpikir 2. Membeli saham secara bertahap dan sedikit atau overestimate yang demi sedikit Bias3 dilakukan investor dalam 3. Membeli saham dari perusahaan yang fun- Likert pemikiran bertansaksi saham. (Kent damental baik Daniel, David Hirshleifer, and 4. Tidak terpancing oleh fluktuasi harga. Siew Hong Teoh : 2001) Lakukan analisis fun-damental dan informasi 5. Sabar, karena investasi di saham membu- tuhkan waktu untuk memetik hasilnya. 1. Tingkat kekecewaan saya jauh lebih tinggi pada saat mengalami kerugian daripada tingkat kepuasan yang saya peroleh setelah mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang suatu faktor yang berkaitan sama. dengan keberanian investor 2. Dalam berinvestasi investor akan takut Kebera nian dalam menghadapi risiko mengambil risiko jika produk investasi4 menghadapi Likert yang akan ditemui dalam tersebut tidak menguntungkan. risiko 3. Dalam berinvestasi investor akan mengambil bertransaksi saham di bursa. (Nofsinger, 2005:33). risiko jika produk investasi tersebut menguntungkan. 4. Dalam berinvestasi investor selalu menghitung keuntungan yang akan diperoleh. 5. Dalam melakukan investasi investor selalu menghitung biaya yang akan dikeluarkan.
  31. 31. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala 1. Pengetahuan investor, dapat membantu investor dalam berinvestasi. suatu faktor yang berkaitan 2. Kemampuan investor, dapat membantu dengan rasa percaya diri yang investor dalam berinvestasi. Kepercay 3. Dalam kondisi seperti saat ini investor lebih5 berlebihan (overconfidence) Likert aan diri berhati-hati dalam menginvestasikan dananya. dalam bertransaksi saham di 4. Risiko menjadi tidak berarti bagi investor. bursa. (Ritter : 2003) 5. Dalam berinvestasi investor percaya diri dapat mengendalikan diri dengan cara mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang akan dihadapi. 1. Dalam memutuskan untuk berinvestasi, investor dapat terpengaruh oleh investor lain suatu faktor yang berkaitan dan pihak lain yang terkait dengan pasar dengan interaksi investor modal. dengan broker dan investor 2. Investor memilih untuk berinvestasi Interaksi lainnya dalam perdagangan berdasarkan informasi dari investor lain atau6 sosial dan Likert saham di bursa dan berkaitan pihak lain yang terkait dengan pasar modal. emosi 3. Investor dapat melakukan investasi dengan pula dengan emosional investor dalam bertransaksi saham di lebih baik dan tepat, saat emosi investor sedang baik (goodmood). bursa. (Nofsinger, 2005:75). 4. Investor dapat salah mengambil keputusan dalam berinvestasi pada saat saya sedang buruk (badmood).
  32. 32. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala suatu faktor yang berkaitan dengan bias 1. Dalam berinvestasi investor penilaian yang dilakukan memilih produk investasi yang investor terahadap lebih dikenal atau ketahui.7 Bias penilaian transaksi saham di bursa 2. Dalam menentukan perusahaan Likert yang berdasarkan tempat investor berinvestasi, familiarity dan investor akan memilih perusahaan yang lebih di kenal atau di stereotype. (Nofsinger, ketahui. 2005:64) Imbalan saham adalah capital gain ditambah ( Pt Pt 1 ) D8 Imbalan saham Ri Rasio dengan dividen yield. Pt 1 (Ri) (Jogianto,1989:85) Imbalan bebas risiko Imbalan aset adalah tingkat suku9 Rasio bebas risiko bunga SBI bulanan (Rf) (Jogianto,1989:85)
  33. 33. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala Imbalan pasar adalah pergerakan Rm Wt .R IHSG10 Imbalan pasar Rasio IHSG bulanan (Jogianto,1989:85) (Rm) Perbandingan antara laba yang tersedia bagi pemilik modal11 Return On Equity Rasio sendiri dengan jumlah modal sendiri (ROE) yg menghasilkan laba tersebut. (Higgins,1998) perbandingan antara laba bersih12 Earning Per Share setelah pajak pada satu tahun buku Rasio (EPS) dengan jumlah saham yang diterbitkan. (Robert Ang,1997) perbandingkan antara net income after tax (NIAT) terhadap avarege13 Return On Asset (ROA) Rasio total asset. (Robert Ang,1997; Riahi- Belkaoui,1998)
  34. 34. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala Perbandingan harga saham14 Price to Book Value dengan nilai buku Rasio (Jones,2000:274) perbandingan antara seluruh hutangperusahaan baik hutang jangka panjang maupun hutang Debt to Equity Ratio15 jangka pendek dengan modal Rasio (DER) sendiri perusahaan (Van Horne, 2005), Walsh, Ciaran,2004; dan (Bambang, 1993) perbandingan antara dividend per Dividend payout ratio share dengan earning per share16 Rasio (DPR) pada akhir tahun. (Brigham dan Gapenski,1996) Jumlah saham perusahaan yang Volume diperdagangkan17 Perdagangan dibagi dengan jumlah Rasio saham saham yang beredar (Copeland,1995; Chordia dkk, 2000)
  35. 35. VARIABLE PENELITIAN DAN PENGUKURANNo Variabel Definisi Operasional Formula Skala Harga pasar saham dikalikan18 Market Capitalization dengan jumlah saham yang Vs = Ps X Ss Rasio beredar (Robert Ang,1997) Perubahan tingkat inflasi adalah Perubahan tingkat pergerakan inflasi bulanan dari 119 Rasio inflasi bulan sebelumnya. (Case dan Fair,1999) Perubahan tingkat suku bunga Perubahan tingkat suku SBI adalah pergerakan suku20 Rasio bunga SBI bunga SBI bulanan dari 1 bulan sebelumnya. (Sasanti, 2005) Perubahan nilai tukar adalah pergerakan kurs bulanan dari 121 Perubahan nilai tukar Rasio bulan sebelumnya. (Dahlifah,2005)
  36. 36. METODE DAN ALAT ANALISIS• metode analisis yang sesuai ialah analisis statistic multivariate. – variable yang diamati adalah sebanyak 2 (dua) variable bebas yang terdiri dari 12 indikator dan 2 (dua) variable tergantung dengan 6 indikator.• Analisis data – hipotesis dilakukan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh yang signifikan antar variable yang diteliti baik secara simultan maupun parsial. – analisis SEM (structural Equation Model), dilakukan untuk mengetahui bagaimana kaitan antara suatu variable terhadap variable lain berdasarkan model struktur yang digambarkan.

×